WhatsApp Image 2023-10-03 at 15.48.01

Jasa Tirta I Ajari Kombis Hingga Ekspor Pada 35 UMKM Binaan

Surabaya – Perum Jasa Tirta (PJT) I melalui Sub Divisi TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) melatih 35 UMKM binaan perusahaan. Puluhan pelaku industri kreatif itu diajarkan tata cara komunikasi bisnis hingga proses ekspor produk. Pelatihan digelar di Surabaya dengan menghadirkan pemateri profesional.

“Untuk pelatihan ini, kami mengundang 35 UMKM dari seluruh wilayah Jawa Timur. Mereka ada UMKM binaan di wilayah kerja kami dan telah bekerjasama dengan PJT I dalam beberapa tahun terakhir,” kata Kepala Sub Divisi TJSL PJT I, Nina Meita Sari, Kamis (28/9/2023).

Adapun pelaku UMKM yang dilatih merupakan pengusaha di sektor perdagangan seperti toko makanan dan oleh-oleh. Ada pula dari UMKM industri kreatif seperti fashion, kerajinan manik-manik, kerajinan kulit dan logam hingga makanan olahan serta kopi.

Sebanyak 35 UMKM itu berasal dari Kota Surabaya, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Trenggalek dan Kabupaten Ponorogo. Nina menjelaskan, peserta yang diundang juga telah dipilih dan disesuaikan dengan materi pelatihan yang diberikan.

Terdapat tiga sesi materi yang disampaikan. Pertama dari Surabaya Export Center untuk memberikan pemahaman proses, persyaratan dan tata cara agar produk UMKM bisa diekspor keluar negeri. Kedua yakni materi pengenalan platform digital PADI atau Pasar Digital yang merupakan inisiasi Kementerian BUMN dan menjadi program dari PT. Telkom.

Selanjutnya, materi ketiga adalah komunikasi bisnis yang disampaikan dari Universitas Brawijaya. “Harapannya, dengan ketiga materi yang disampaikan, para UMKM binaan kami ini bisa mendapatkan tambahan ilmu dan literasi agar usahanya bisa berkembang lebih cepat,” tuturnya.

Selain dari UMKM binaan, PJT I juga mengundang peserta dari internal perusahaan, khususnya dari Divisi Bisnis yang mengelola unit usaha perusahaan. Diundang pula peserta dari Jasa Tirta Energi yang merupakan anak perusahaan dari PJT I.

Nina menambahkan, pelatihan serupa digelar secara rutin setiap tahunnya melalui program TJSL dari sektor Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK). Jika sebelumnya, penyaluran PUMK dikelola secara mandiri oleh Tim TJSL perusahaan, sejak 2022 lalu dikerjasamakan dengan BRI selama lima tahun hingga 2027.

“Kami tetap melakukan pembinaan pada UMKM karena sebagai BUMN pembina. Namun untuk PUMK langsung dengan Bank BRI karena anggaran dari PJT I sudah diserahkan ke sana untuk proses pinjaman dengan bunga rendah hingga assesment oleh BRI. Kerjasama antar BUMN ini program dari Kementerian BUMN,” jelasnya.

Saat ini sudah lebih dari 1.300 UMKM yang telah bekerjasama dengan BUMN pengelola Sumber Daya Air tersebut. “Semoga kedepan kami bisa lebih banyak bekerjasama dengan UMKM baru dan memberikan pelatihan yang lebih inovatif lagi,” pungkasnya.


Sub Divisi Humas dan Informasi Publik PJT I

WhatsApp Image 2023-10-03 at 15.48.01

Apel Siaga Banjir di Bendungan Selorejo, Dukungan Jasa Tirta I Siap Tanggap Dampak El Nino dan Potensi Banjir

Sebagai bentuk kesiapsiagaan hadapi dampak fenomena El Nino dan potensi bencana banjir di musim penghujan, Jasa Tirta I menjadi tuan rumah tempat penyelenggaraan “Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Dampak El Nino dan Banjir 2023/2024”. Kegiatan apel yang berlangsung di Area Bendungan Selorejo, 27 September 2023 dipimpin oleh Gubernur Jawa Timur Ibu Khofifah Indar Parawansa.

Lebih dari 1000 orang menghadiri apel tersebut yang berasal dari berbagai instansi terkait. Selain dari PJT I, apel diikuti oleh pihak dari perangkat daerah Pemprov Jatim, BBWS Brantas, BBWS Bengawan Solo, BBPJN Jatim-Bali, Basarnas, dan stakeholder lainnya.

Dalam rangkaian acara apel siaga dilaksanakan beberapa kegiatan yaitu simbolis kesiapsiagaan dengan penyematan life jacket kepada Nelayan Selorejo serta penyerahan kunci excavator dan pemberian santunan kepada anak yatim serta bantuan terhadap UMKM sekitar. Menutup kegiatan tersebut dilaksanakan kegiatan tanam pohon dan penebaran benih ikan.

Gubernur Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawansa selaku pimpinan apel menyampaikan agar semua stakeholder terkait menyiapkan langkah program mitigasi, preventif dan quick response atau respon cepat. Utamanya dalam menghadapi El Nino sekaligus potensi banjir karena berdasarkan prediksi BMKG pada minggu kedua atau ketiga November sudah mulai terjadi hujan dengan intensitas cukup. Disampaikan juga agar untuk pengelola bendungan memastikan kesiapan bangunan infrastruktur yang dimiliki. Harapannya masyarakat juga ikut dalam upaya pencegahan banjir dengan tidak membuang sampah sembarangan, karena pencegahan yang komprehensif harus dilakukan oleh seluruh elemen termasuk masyarakat.

WhatsApp Image 2023-09-21 at 09.17.14 (2)

Jasa Tirta I Lakukan Uji Coba Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bango 100 Lps

Malang – Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bango di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang mulai diujicobakan operasionalnya oleh Perum Jasa Tirta (PJT) I dengan kapasitas 100 liter per second (LPS). Ujicoba dihadiri oleh Wali Kota Malang, Sutiaji bersama Direktur Utama PJT I, Fahmi Hidayat serta seluruh stakeholder terkait, , Rabu (20/9/2023).

Untuk tahap awal, air yang sudah diproduksi SPAM Bango dinilai sudah layak minum. Namun, Dirut PJT I mengaku masih akan menguji kualitas airnya lebih lanjut di laboratorium milik perusahaan.

“Air ini sudah dinyatakan layak. Tapi untuk bisa dikatakan aman dan menjadi air minum yang bisa langsung dikonsumsi harus dipastikan dulu. Kalau secara kimia seperti kadar pH, kekeruhan, sudah sesuai standar mutu. Tapi dari mikrobiologi dan kandungan bakteri e-colinya itu seperti apa, nanti akan kami pastikan (diujikan) di lab dan PJT I punya alatnya,” kata Fahmi.

Dengan uji laboratorium tersebut, ia ingin memastikan air layak minum dari SPAM Bango bisa sesuai dengan standar aturan. “Ada parameter kualitas air berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) no 2 tahun 2023 yang akan menjadi acuan untuk air permukaan yang diolah hingga layak minum,” ungkapnya.

Untuk kapasitas produksi, jika di awal uji coba saat ini masih 100 LPS, ke depan akan terus ditingkatkan. “Kami terus mengupayakan target operasional IPA 200 LPS sampai dengan akhir 2023. Harapannya kapasitas bisa ditingkatkan 100 LPS di tahun 2025 dan tahun 2027 ditambah lagi 200 LPS. Sehingga totalnya kapasitas IPA Bango menjadi 500 LPS,” ungkapnya.

Namun demikian, ia mengaku peningkatan kapasitas produksi tetap mempertimbangkan kondisi. “Peningkatan produksi tetap harus memperhitungkan keseimbangan atau neraca air keseluruhan, karena pengguna air baku harus dipenuhi dari hulu ke hilir,” tuturnya.

Walikota Malang, Sutiaji menilai dengan diujicobakannya SPAM Bango dengan kapasitas 100 LPS sebagai wujud kemandirian air baku. Menurutnya, SPAM Bango menjadi bentuk kehadiran pemerintah lewat BUMN sebagai perwakilan negara kepada rakyat. Memenuhi kebutuhan air untuk masyarakat dari hulu hingga hilir.

“Ini membanggakan dan pelan-pelan memberikan keyakinan akan pemenuhan kebutuhan air bersih. Apalagi masih ada proses selanjutnya yang diharapkan ada peningkatan hingga sampai di akhir tahun ini bisa 200 LPS. Kami berharap masyarakat tidak khawatir tentang ketersediaan air bersih di Kota Malang,” kata Sutiaji.

Pada momen itu, Sutiaji bahkan tak segan mencoba meminum langsung air produksi SPAM Bango. “Rasanya segar, tidak ada baunya. Artinya sudah layak. Kalau amannya kan memang perlu diujikan di laboratorium. Kalau produksi sudah 200 LPS di Desember 2023 dan terkoneksi (ke saluran distribusi air PDAM Tugu Tirta) nanti bisa tersalurkan ke pelanggan,” pungkasnya.


Sub Divisi Humas dan Informasi Publik PJT I

WhatsApp Image 2023-09-21 at 09.17.14 (3)

Kelola Air secara Efektif, Langkah Perum Jasa Tirta I Jaga Alokasi Air Wilayah Jatim di Musim Kemarau

Sesuai informasi dari BMKG bahwa musim kering di Indonesia untuk tahun 2023 ini akan lebih lama daripada perkiraan dikarenakan fenomena El Nino dan hal tersebut telah menjadi perhatian bagi Perum Jasa Tirta I (PJT I). Provinsi Jawa Timur sebagai salah satu wilayah penyumbang produksi beras tertinggi di Indonesia tentunya sangat terpengaruh dari pola alokasi air irigasi yang dilaksanakan PJT I sebagai bagian dari pelayanan masyarakat.

Dihubungi Kamis 14 September 2023, Fahmi Hidayat, Direktur Utama PJT I menyampaikan bahwa sampai dengan saat ini, untuk pola alokasi air di Wilayah Jawa Timur masih berpedoman pada pola alokasi air tahun 2023 yang disepakati bersama saat rapat dengan Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA).

Untuk Sutami misalnya, Tinggi Muka Air (TMA) Aktual Sutami berada di angka 270,01 m dimana untuk Low Water Level (LWL) Sutami berada pada 256,0 m. Di Bendungan Selorejo terpantau TMA aktualnya yaitu 618,87 m dimana LWLnya yaitu 606,00 m. Di Bendungan Bening dapat kami sampaikan bahwa TMA Aktual yaitu 103,34m dimana LWLnya berada pada 96,40. Untuk Wonorejo TMA Aktual berada di angka 172,98 m dimana LWL Bening berada pada 141,00 m.

“Kami tetap berupaya menjaga TMA pada bendungan yang kami kelola, hal ini terkait dengan keamanan bendungan,” ujar Fahmi. Sehubungan dengan layanan irigasi kepada para petani masih terjaga sesuai dengan pola. Dijelaskan oleh Fahmi, jika diambil rerata layanan irigasi dari Bendung Lodoyo, Tiudan Kanan, Mrican, Mlirip dan Lengkong baru sampai saat ini masih lebih dari 100% yang diprogramkan. Layanan air irigasi masih sesuai dan terpenuhi.

Meskipun demikian, mitigasi risiko telah dilaksanakan baik secara internal maupun dengan melibatkan pihak eksternal. Sesuai dengan rapat internal PJT I yang dilaksanakan Agustus kemarin, PJT I akan melakukan optimalisasi tampungan air di waduk tahunan sebagai optimalisasi tambahan cadangan air untuk menghadapi musim kemarau 2023. Optimasi longstorage juga akan dilakukan pada bendung-bendung di Daerah Hilir. Dalam hal efisiensi, akan dilakukan realokasi air sesuai kebutuhan untuk penerapan efisiensi pengeluaran air dari waduk. Sebagai upaya utama, dilaksanakan juga pembersihan sedimen didepan intake pengambilan air para pemanfaat. Selain itu PJT I akan melakukan pembuatan alur air supaya air dapat mengalir dengan lancar apabila diperlukan.

PJT I akan terus melakukan monitoring dan menginformasikan ketersediaan air kepada para stakeholder. “Kami akan semakin menguatkan pemantauan dan pelaporan pengambilan air tidak berizin. Kami juga tentunya akan menyediakan sarana,prasarana dan peralatan untuk kegiatan tanggap darurat”, ujar Fahmi.

Koordinasi dilakukan dengan stakeholder seperti misalnya Rapat Koordinasi Antisipasi dan Mitigasi Potensi Kemarau dengan Iklim Kering di Jawa Timur bersama PU SDA Prov. Jatim, BMKG, PJT I, BPBD, Dinas Pertanian Prov. Jatim, Dinas Perkebunan Prov. Jatim, Dinas ESDM Prov. Terakhir kemarin 13 September 2023 kami melakukan rapat koordinasi menghadapi El Nino dan musim penghujan yang nantinya kegiatan akan digelar di Bendungan Selorejo pada 27 September 2023. Menutup pembicaraan beliau menyampaikan bahwa PJT I mendukung upaya dari PT PLN NP yang pada tahun ini akan melaksanakan kegiatan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). Intinya kita dukung langkah efektif agar kita dapat bersiap untuk semua hal, ujarnya.

———————————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-09-08 at 09.02.58

Jasa Tirta I Targetkan SPAM Bango Beroperasi 200 LPS di Desember 2023

Malang – Perum Jasa Tirta (PJT) I menargetkan pembangunan SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) Bango di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang bisa segera selesai di akhir 2023. Secara bertahap pembangunan SPAM yang dikerjasamakan PJT I dengan Pemkot Malang melalui Perumda Tugu Tirta masih terus dilakukan.

Uji coba Instalasi Pengolahan Air (IPA) dengan kapasitas sebesar 100 lps (liter per second) akan dilakukan tanggal 21 September 2023. Namun sembari ujicoba dilakukan, kapasitas akan terus ditingkatkan hingga 200 lps pada bulan Desember 2023 dan bisa tersambung hingga didistribusikan untuk masyarakat melalui Perumda Tugu Tirta Kota Malang.

“Ujicoba kelayakan produksi air bersih menggunakan air baku dari Sungai Bango ini dijadwalkan pada tanggal 21 September 2023. Mundur dari jadwal sebelumnya pada Agustus 2023. Pada Desember 2023 baru disempurnakan sebesar 200 lps,” kata Direktur Operasional PJT I, Milfan Rantawi saat meninjau SPAM Bango bersama Wali Kota Malang, Kamis (7/9/2023)

Terkait progres pembangunan, Milfan menuturkan, sampai detik ini pekerjaan terus on progres. “Sejauh ini pekerjaan pembangunan (SPAM Bango) saat ini masih on the track dan tidak molor. Keterlambatan masih di bawah ambang batas 5 persen. Itu sifatnya masih dalam batas kewajaran,” ungkapnya.

Menurutnya, pengerjaan bisa dikatakan terlambat, ketika nilai keterlambatan di atas angka 5 persen. Terkadang, lanjut dia, keterlambatan disebabkan dan diipengaruh oleh hal teknis seperti pengangkutan barang atau material on site,” tuturnya.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, metode water treatment plant (WTP) dengan memanfaatkan air permukaan dari Sungai Bango menjadi penguatan penyediaan air baku di Perumda Tugu Tirta Kota Malang. “Ini menjadikan pelayanan kebutuhan air bersih kepada pelanggan PDAM lebih tersedia,” kata Sutiaji.

Sutiaji menilai pekerjaan SPAM Bango yang dibangun oleh PJT I sudah on the track (sesuai target). Dalam waktu dekat, PJT I akan melakukan ujicoba produksi airnya. Untuk menilai sudah layak apa tidak, sebelum dialirkan ke pipa PDAM.

“Setelah tahap pertama 200 lps ini selesai dan beres,pembangunan untuk penyediaan air baku akan terus ditingkatkan hingga menjadi total 500 lps. Kami juga berharap kepada PJT I bisa membantu memenuhi kebutuhan air baku di Kota Malang sebesar 1.500 lps karena (kapasitas tersebut) akan aman dalam melayani pelanggan sepanjang 25 tahun ke depan,” harapnya.

Sutiaji meminta pada PJT I untuk memastikan dulu kelayakan air baku dari SPAM Bango sebelum dialirkan ke pipa Perumda Tugu Tirta. “Ketika sudah beres dan selesai semuanya,diharapkan pada bulan Desember 2023 nanti, air baku sudah dapat teralirkan ke pipa Perumda Tugu Tirta. Memudahkan penyediaan air baku pada 2027 ke depan,untuk kebutuhan air baku sebesar 500 lps sudah tidak ada masalah,” pungkasnya.

——
Subdiv Humas dan Informasi Publik PJT I

WhatsApp Image 2023-09-05 at 14.17.46

Jasa Tirta I Gowes Bareng BBWS Brantas, BBWS Bengawan Solo, PU SDA Provinsi Jatim Jelajah Semantok- Bening

Ratusan peserta semarakkan acara Gowes Bareng yang digelar Jasa Tirta I pada 2 September 2023. Masih dalam rangkaian peringatan HUT RI ke – 78, kegiatan ini diselenggarakan dengan rute dari Bendungan Semantok hingga Bendungan Bening dengan menempuh jarak kurang lebih 26 km.

Acara ini diadakan dengan harapan dapat meningkatkan rasa kekeluargaan dan kebersamaan insan PJT I, BBWS Brantas, BBWS Bengawan Solo dan Dinas PU SDA Jatim,ujar Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat. “Dengan tema Peringatan HUT RI ke 78 yaitu Terus Melaju untuk Indonesia Maju secara simbolis kita bersepeda bersama-sama tanpa memandang datang darimana representasi kekompakan dalam memajukan Bangsa dan Negara Indonesia. ” ujar beliau

Pukul 06.00 WIB, para pecinta olahraga bersepeda dari 4 instansi telah ramai datang ke Bendungan Semantok, Bendungan yang disebut-sebut sebagai Bendungan terpanjang seAsia Tenggara. Ada 2 pos pemberhentian (water station) jika peserta nantinya butuh waktu untuk beristirahat dan disediakan air minum.
Selain Dirut PJT I, hadir juga Direktur Keuangan, Pengelolaan Sumber Daya dan Manajemen Risiko PJT I Bapak Mukhamad Taufiq,
“Persiapan fisik yang prima mutlak diperlukan agar semua dapat sampai hingga di finish Bendungan Bening”, ujar beliau.
” Keamanan dan keselamatan tetap harus diutamakan, koordinasi dengan polsek dan penyiapan armada ambulan dilengkapi dokter perusahaan telah kami lakukan agar acara dapat terlaksana dengan baik”, ungkap Bapak Taufiq.
Safety briefing juga disampaikan di garis start untuk mengingatkan kepada seluruh peserta agar kegiatan berjalan dengan baik.

Selesai melewati garis finish seluruh peserta disuguhi keindahan Bendungan Bening. “Telah disiapkan sajian khas Bendungan Bening dan beragam hadiah untuk semakin menyemarakkan acara. Semoga event ini juga bisa sekaligus mengenalkan Pariwisata Bening.” ujar Milfan Rantawi Direktur Operasional PJT I.

Sembari menikmati eloknya Waduk Bening, peserta akan dihibur dengan music electone.
Kegiatan ini akan rutin kami selenggarakan kedepannya dan harapannya lebih banyak instansi lainnya yang dapat ikut serta ujar Bapak Milfan. Tetap sehat dan kompak selalu untuk kita semua, ujar Milfan menutup pembicaraan.

————————————————————
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-08-21 at 16.29.37 (1)

Bantu Masyarakat Terdampak Kekeringan, PJT I dan BBWS Bengawan Solo kolaborasi Salurkan Bantuan Air Bersih di sepanjang Wilayah Sungai Bengawan Solo

Kondisi musim kering yang melanda daerah di Indonesia memberikan dampak signifikan bagi masyarakat dan hal ini juga dirasakan masyarakat yang tinggal di wilayah sungai Bengawan Solo. Antisipasi hal dimaksud, PJT I berkolaborasi dengan BBWS Bengawan Solo serta instansi dan stakeholder terkait seperti BPBD dan Perumda Air Minum setempat menyalurkan air bersih kepada masyarakat terdampak di sepanjang wilayah sungai bengawan solo provinsi jawa tengah dan jawa timur.

Di Jawa Timur, PJT I melalui Divisi Jasa ASA III dan BBWS Bengawan Solo memulai penyaluran air bersih di Desa Sekarbagus Kecamatan Sugio, Desa Katemas Kecamatan Kembangbahu, Desa Nguwok Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan sejak 15 Agustus 2023. Kegiatan juga dilanjutkan dengan penyaluran air bersih kepada masyarakat terdampak di Ds. Banjarbanggi, Kec. Pitu, Kab. Ngawi pada 18 Agustus 2023. Di hari yang sama, Tim juga bergerak memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat Desa Alasombo Kecamatan Weru, Desa Pundungrejo Kecamatan Tawangsari, Desa Kamal Kecamatan Bulu Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah.

Direktur Operasional PJT I Milfan Rantawi menyampaikan bahwa kegiatan ini akan terus dilaksanakan karena dampak kekeringan memberatkan masyarakat. Milfan menyebutkan bahwa penyaluran air bersih di bengawan solo provinsi jawa tengah nantinya akan diberikan hingga 50 tangki. Untuk kegiatan tersebut Milfan menyampaikan bahwa pihaknya bekerjasama dengan instansi terkait BBWS Bengawan Solo, Perumda Air Minum dan BPBD Kabupaten/Kota terdampak.

Mengatasi permasalahan ini tentunya butuh langkah yang sistemik dan terarah, ujar Milfan. “Kegiatan pemberian bantuan air bersih ini hanya bersifat jangka pendek ya, harus kita ingat bersama”. Kedepannya kita akan terus mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif dalam kegiatan penghijauan sebagai langkah aktif untuk menjaga air. Konservasi tentunya dapat menjaga pasokan air utamanya di daerah hulu, menjaga jaringan air bersih, irigasi dan juga sungai sekitar ujarnya menutup percakapan.

———————————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-08-21 at 16.29.37

Bantu Masyarakat Hadapi Kekeringan, PJT I Salurkan Bantuan Air Bersih di Jawa Tengah

Perum Jasa Tirta I bersama dengan BPBD dan instansi terkait di beberapa daerah di Jawa Tengah melakukan penyaluran air bersih ke beberapa desa yang terdampak musibah kekeringan. Kegiatan penyaluran dilaksanakan pada 10-11 dan 15 Agustus 2023 kemarin.

Penyaluran dilakukan oleh tim Divisi Jasa ASA (DJA) IV PJT I di Desa Monggot Kabupaten Grobogan dan Desa Ngargosari Kabupaten Sragen pada 10-11 Agustus 2023. Adapun di masing-masing lokasi disalurkan bantuan air bersih dengan kapasitas 34.000 L. Selain ke dua lokasi diatas tim DJA IV pada 15 Agustus 2023 juga melaksanakan penyaluran air bersih sebanyak 5000 L ke RT.1, RW .07 dan RT 04 RW 07 Desa Tunjungseto, Kec. Sempor, Kab. Kebumen, Jawa Tengah.

Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi bahwa penyaluran air bersih yang dilakukan adalah dalam rangka komitmen PJT I mendukung ketersediaan air bersih bagi masyarakat dan turut berperan serta dalam penanggulangan bencana kekeringan di beberapa wilayah di Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata upaya perusahaan mengurangi beban masyarakat yang kekurangan pasokan air bersih di musim kemarau ini.
Ditambahkan lebih lanjut oleh beliau bahwa kegiatan yang dilakukan juga dengan mempertimbangkan aspek lain yaitu terkait kondisi cuaca. Prediksi BKMG menyampaikan bahwa adanya El Nino berpotensi meningkatkan potensi kekeringan di Indonesia secara umum. Fenomena El Nino yang terjadi menyebabkan rendahnya curah hujan hingga kwartal IV tahun 2023. El Nino diprediksi oleh BKMG akan memundurkan periode musim hujan di tahun 2023 ujar Milfan.

Adanya fenomena di atas tentunya mempengaruhi ketersediaan air pada waduk dan bendungan yang dikelola oleh kami ujar Milfan pada Jumat 18 Agustus 2023 terlebih dengan kondisi musim hujan yang diprediksi akan mundur. Sebagai upaya nyata untuk membantu masyarakat terdampak, kami melakukan kegiatan penyaluran air bersih secara langsung. Kami petakan lokasinya, kemudian mempertimbangkan signifikansi dari penyaluran sehingga kegiatan dapat tepat sasaran dengan koordinasi bersama instansi dan stakeholder terkait. Distribusi bantuan air bersih akan kami laksanakan secara periodik sampai dengan akhir musim kemarau. Harapan kami agar kegiatan ini dapat bermanfaat dan tentunya membantu masyarakat secara tepat sasaran, ujarnya menutup pembicaraan.

————————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-08-01 at 14.54.31

Jaga Ekosistem, Jasa Tirta I Sebar 25.000 Ikan di Waduk Delingan

Bersama dengan stakeholder dan instansi terkait, Kamis 27 Juli 2023 Jasa Tirta I melakukan penebaran 25.000 Ikan di Waduk Delingan. Waduk Delingan secara hidrologi memiliki induk Sungai yaitu Bengawan Solo. Waduk Delingan merupakan sebuah ekosistem air tawar yang berlokasi di Dukuh Pojok, Desa Delingan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar. Memiliki fungsi utama untuk sarana irigasi pertanian bagi kurang lebih area seluas 2.410 hektar, waduk ini juga dimanfaatkan masyarakat untuk kegiatan wisata pemancingan dan kegiatan perikanan.

Dalam kegiatan penebaran bibit ikan di Waduk Delingan, PJT I bersama dengan BBWS Bengawan Solo, Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Karanganyar, Camat Karanganyar, KORAMIL Karanganyar, POLSEK Karanganyar, BPBD Karanganyar, Kepala Desa Delingan, Direktur PDAM Karanganyar dan Komunitas Pecinta Waduk “Kyai Delingan” Karanganyar.

Kegiatan penerbaran ikan di Waduk Delingan merupakan bagian dari program clear.cut 2023 bersama dengan BWS Bengawan Solo. PJT I ikut serta dalam menjaga untuk menjaga keseimbangan akuatik di Waduk Delingan. Sinergi dengan BBWS dilakukan tentunya agar pengelolaan SDA terutama di Wilayah Sungai (WS) Bengawan Solo dapat terselenggara dengan baik.

Kepala Divisi Jasa ASA III Bapak Erwando Rachmadi menyampaikan kegiatan penebaran ikan ini adalah upaya PJT I untuk mengembalikan fungsi dan peran perairan umum di Waduk Delingan. Disampaikan juga bahwa kegiatan bersama dengan para stakeholder dan mitra terkait menjadi upaya PJT I melibatkan seluruh pihak dalam menjaga keberlangsungan sumberdaya air. Kelompok masyarakat juga kami libatkan tentunya agar semakin banyak pihak-pihak yang berperan aktif untuk menjaga SDA yang kita miliki, ujarnya menutur pembicaraan.
———————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-08-01 at 14.29.38

Upayakan Konservasi di Hulu DAS Serayu, Jasa Tirta I Kontribusi 500 Bibit Pohon Dalam Peringatan Hari Sungai di Wonosobo

Hari Sungai Nasional yang jatuh pada tanggal 27 Juli 2023 lalu diperingati secara serentak di seluruh pelosok negeri. Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai yang tersebar di seluruh Indonesia, bersama-sama menggelar kegiatan Bersih Sungai (River Clean Up) pada Kamis 27 Juli 2023. Kegiatan ini juga masuk dalam rangkaian awal gelaran event global World Water Forum (WWF) yang puncaknya akan diselenggarakan tahun depan dengan Indonesia sebagai tuan rumah.

Begitu juga di Wilayah Sungai Serayu, aksi penyelamatan lingkungan ini difokuskan di hulu DAS Serayu yang berada di Kabupaten Wonosobo. BBWS Serayu Opak bersama dengan Pemda Provinsi Jateng dan Pemda Kabupaten Wonosobo menggelar acara tanam pohon, susur sungai dan bersih – bersih sungai pada Kamis 27 Juli 2023. Dalam kegiatan dimaksud Perum Jasa Tirta I sebagai BUMN Pengelola Sumber Daya Air di Wilayah Sungai Serayu Bogowonto turut berpartisipasi menyumbangkan 500 batang bibit tanaman konservasi untuk kegiatan tanam pohon yang merupakan salah satu rangkaian acara serta menerjunkan tim untuk ikut serta dalam kegiatan susur sungai dan bersih-bersih sungai.

Kegiatan tanam pohon dan bersih sungai kemarin diharapkan dapat menjadi pemantik awal upaya kolaborasi terstruktur dan terarah dalam Penyelamatan Hulu DAS Serayu seperti harapan Bupati Wonosobo Bapak H. Afif Nurhidayat dalam sambutannya membuka acara. Sinergitas lintas sektor dan masyarakat untuk peduli kondisi di hulu DAS Serayu perlu dilaksanakan agar kita dapat menikmati kemanfaatan air sungai Serayu secara berkelanjutan dalam jangka waktu lama, ujar beliau.

Membuka pembicaraan pada Jumat 28 Juli 2023 Direktur Operasional Perum Jasa Tirta I (PJT I) menyampaikan perihal penugasan yang diberikan kepada perusahaan sebagai BUMN yang turut mengelola Sumber Daya Air (SDA) di 5 Wilayah Sungai di Indonesia, salah satunya di Wilayah Sungai Serayu Bogowonto dimana termasuk didalamnya DAS Serayu.

Milfan kemudian menjelaskan bahwa Sungai Serayu membentang dari timur laut ke barat daya sejauh 181 km, sungai ini melintasi lima kabupaten yakni Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Banyumas, hingga bermuara di Samudra Hindia di Kabupaten Cilacap. Sebagai pengelola SDA, PJT I diberikan wewenang dalam mengupayakan kegiatan konservasi untuk melestarikan air dan menjaga keseimbangan lingkungan sebagai wadah air, termasuk waduk dan sungai.

Sebagai informasi tambahan Milfan Rantawi menyampaikan bahwa kelestarian perairan di Sungai Serayu terutama terancam oleh sedimentasi, dan belakangan juga oleh sampah/ polusi air. Sedimentasi di sungai ini diakibatkan oleh laju erosi tanah, terutama yang terjadi di wilayah hulu DAS seperti di dataran tinggi Dieng. “Hal ini dapat mengancam umur layanan infrastuktur yang berada di sepanjang sistem aliran Sungai Serayu, seperti Waduk Mrica di Banjarnegara”, terang Milfan.

Salah satu pemanfaatan air di sungai Serayu adalah sebagai sumber pembangkitan listrik yang dalam hal ini dikelola oleh PT PLN Indonesia Power (PLN IP), diantaranya PLTA Panglima Besar Soedirman yang memanfaatkan air di Waduk Mrica. PLTA ini memegang peranan penting dalam pembangkitan energi listrik di area barat Jawa Tengah dengan kapasitas hingga 184,5 megawatt (MW). Listrik yang dihasilkan menjadi rangkaian untuk memenuhi aliran sistem Jawa Bali. Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa kegiatan multi stakeholder diperlukan karena permasalahan sedimentasi butuh upaya bersama untuk penanganannya dan kegiatan yang dilaksanakan di Wonosobo ini menjadi upaya nyata bersama untuk mengatasi permasalahan sedimentasi yang dihadapi dalam pengelolaan Sumberdaya Air. Tidak hanya sebagai sumber pembangkitan listrik, keberadaan Waduk Mrica juga bermanfaat sebagai pengendali banjir dan sumber air baku untuk irigasi serta pemenuhan kebutuhan air bersih di Wilayah Banjarnegara, Kebumen, dan Cilacap.

Salah satu permasalahan yang dihadapi di Waduk Mrica adalah sedimentasi yang sangat tinggi, dimana kondisi saat ini laju sedimentasinya telah mencapai 6,5 Juta m³/tahun. Dengan angka ini menyebabkan keterisian sedimen pada waduk mencapai lebih dari 60% dari kapasitas efektif tampungannya. “Upaya konservasi di Hulu Sungai Serayu menjadi salah satu langkah yang harus dilakukan untuk dapat menekan laju sedimentasi di Waduk Mrica” jelas Milfan. “Kedepannya tentu saja PJT I akan terus berupaya dalam upaya penanganan sedimentasi di DAS Serayu, dengan menggandeng mitra strategis para pengguna sumber daya air untuk secara kontinyu menjaga Sungai Serayu agar tetap memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat” ujar Milfan menutup pembicaraan.
—————————————————
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik