omc 2025

Langkah Strategis Menjaga Ketersediaan Air dan Keberlanjutan Energi di Musim Kemarau, PJT I Laksanakan OMC di DAS Brantas

Malang, 29 Oktober 2025 – Perum Jasa Tirta I (PJT I) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketersediaan air bagi berbagai kebutuhan vital masyarakat. Melalui kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), PJT I bekerja sama dengan PLN Nusantara Power, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan penyemaian awan menggunakan bahan semai garam (NaCl) di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas.

Pelaksanaan OMC ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan volume tampungan waduk, menjaga debit air irigasi, serta memastikan pasokan energi PLTA tetap stabil, terutama di tengah kondisi musim kemarau yang berdampak pada penurunan curah hujan di sejumlah wilayah.

Kegiatan OMC ditandai dengan kehadiran Vice President Perencanaan Teknologi Informasi dan Infrastruktur SDA Perum Jasa Tirta I, Senior Manager UP Brantas PLN Nusantara Power, dan Direktur Operasi Modifikasi Cuaca BMKG dalam acara pembukaan. Hal ini mencerminkan sinergi kuat antar lembaga dalam mendukung keberlanjutan pengelolaan sumber daya air nasional.

Proses penyemaian dilakukan menggunakan pesawat khusus yang membawa bahan semai berupa serbuk garam (NaCl), disebarkan pada awan potensial di ketinggian tertentu. Partikel garam tersebut berfungsi sebagai inti kondensasi yang membantu pembentukan butir-butir air di dalam awan hingga akhirnya bergabung dan turun menjadi hujan di wilayah target. Upaya ini menjadi bukti nyata penerapan inovasi teknologi untuk mendukung pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan.

Operasi Modifikasi Cuaca dilaksanakan pada tanggal 14 hingga 29 Oktober 2025 di wilayah DAS Brantas. Melalui kegiatan ini, Perum Jasa Tirta I berupaya menjaga ketersediaan air pada waduk-waduk strategis agar dapat terus menopang kebutuhan pertanian, air baku, dan energi listrik.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat, menyampaikan bahwa upaya ini merupakan bagian dari tanggung jawab PJT I dalam memastikan ketahanan air nasional.
“Ketika air tercukupi, pertanian tetap produktif, energi tetap mengalir, dan masyarakat dapat hidup dengan tenang. Mengatur air bukan sekadar tugas teknis, melainkan tanggung jawab besar untuk menjaga masa depan,” ujar Fahmi Hidayat.

Melalui sinergi ini, Perum Jasa Tirta I terus memperkuat perannya sebagai pengelola sumber daya air yang berorientasi pada keberlanjutan dan ketahanan lingkungan. Upaya tersebut menjadi wujud nyata komitmen PJT I dalam mendukung keseimbangan antara air, energi, dan kehidupan.

———————————————————————————————————————-
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

PRESS FATHERING FJPS 2025

PJT I Gelar Press Gathering FJPS Selorejo 2025, Perkuat Sinergi dengan Media untuk Pengembangan Sport Tourism dan Konservasi Waduk Selorejo

Malang, 19 Oktober 2025 – Dalam suasana alam yang asri di kawasan Waduk Selorejo, Perum Jasa Tirta I (PJT I) bekerja sama dengan Forum Jurnalis Peduli Sungai (FJPS) menyelenggarakan kegiatan Press Gathering FJPS Selorejo 2025 pada 18–19 Oktober 2025. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penguatan sinergi antara PJT I dan insan media dalam mendukung upaya pengelolaan sumber daya air serta pengembangan potensi sport tourism yang berkelanjutan.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta dari berbagai media nasional dan regional mengikuti beragam kegiatan yang dirancang untuk mempererat komunikasi dan pemahaman terhadap pengelolaan Waduk Selorejo. Kegiatan diawali dengan pengenalan kawasan Waduk Selorejo, dilanjutkan dengan aktivitas olahraga air seperti stand up paddle dan kayaking yang memberikan pengalaman langsung mengenai potensi wisata berbasis air yang dikelola secara berkelanjutan.

 

Selanjutnya, dilaksanakan sesi diskusi interaktif (doorstop discussion) bersama Direktur Operasional PJT I, yang membahas berbagai topik strategis, antara lain pengelolaan Bendungan Selorejo, arah pengembangan wisata air berbasis sport tourism, serta perkembangan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Operasional PJT I menyampaikan apresiasi atas dukungan rekan media yang selama ini turut berperan aktif dalam penyebaran informasi dan edukasi publik mengenai pengelolaan sumber daya air.

“Kegiatan Press Gathering FJPS Selorejo 2025 ini merupakan wujud nyata sinergi antara Perum Jasa Tirta I dan insan media dalam memperkuat komunikasi publik terkait pengelolaan sumber daya air dan pengembangan potensi waduk sebagai kawasan wisata berkelanjutan. Media memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga sungai dan waduk sebagai sumber kehidupan,” ujar Direktur Operasional PJT I.

“Waduk Selorejo kami dorong menjadi contoh integrasi antara fungsi konservasi dan pengembangan ekonomi lokal melalui sport tourism. Dengan kolaborasi bersama media, kami berharap pesan-pesan edukatif mengenai kelestarian lingkungan dapat tersampaikan secara luas, sekaligus mendorong tumbuhnya partisipasi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air,” lanjutnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Divisi Jasa ASA Wilayah Sungai Brantas, Bapak Agung Nugroho, Kepala Subdivisi PSDA Wilayah Sungai Brantas I, Bapak Marturiawan Kristyono, serta Kepala Subdivisi Komunikasi Korporat dan Umum, Ibu Yulia Puspitaningroem, beserta jajaran tim terkait.

Pada malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi, berbagi pengalaman, dan kuis interaktif yang dikemas secara santai namun produktif. Dalam suasana keakraban, manajemen PJT I menyampaikan apresiasi kepada rekan-rekan media atas dukungan yang telah diberikan serta mengajak untuk terus memperkuat kolaborasi dalam penyampaian informasi publik yang konstruktif.

Sebagai penutup kegiatan, dilakukan penanaman pohon bersama insan media di kawasan wisata Waduk Selorejo. Jenis bibit yang ditanam antara lain sawo, sukun, durian, dan mahoni, sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan menumbuhkan semangat pelestarian ekosistem waduk. Penanaman pohon tersebut diharapkan menjadi wujud nyata sinergi antara PJT I dan insan pers dalam mewariskan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

———————————————————————————————————————

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

SUSUR SUNGAI BRANTAS 2025

Susur Sungai Brantas 2025: Wujud Nyata Kolaborasi untuk Menjaga Sumber Kehidupan Jawa Timur

Malang, 15 Oktober 2025 – Perum Jasa Tirta I (PJT I) bersama berbagai pihak — pemerintah daerah, komunitas, akademisi, serta masyarakat — menggelar kegiatan Susur Sungai Brantas 2025 pada 13–15 Oktober 2025. Kegiatan ini menempuh rute dari Titik Nol Arboretum Sumber Brantas di Kota Batu hingga Bendungan Sengguruh di Kabupaten Malang, dan diikuti oleh lebih dari 300 personel dari berbagai instansi, termasuk BPBD, DLH, TNI, Polri, BBWS Brantas, serta sejumlah komunitas peduli lingkungan.

Kegiatan Kick Off Susur Sungai Brantas 2025 turut dihadiri oleh Wali Kota Batu, Nurochman, yang memberikan dukungan penuh terhadap upaya kolaboratif ini sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam menjaga hulu Sungai Brantas yang menjadi sumber utama keberlangsungan ekosistem dan kehidupan masyarakat di wilayah Jawa Timur. Kehadiran beliau menjadi penguatan penting bahwa pelestarian sungai harus dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh pemangku kepentingan.

Kegiatan diawali di kawasan Sumber Brantas dengan slametan dan doa bersama sebagai ungkapan syukur dan harapan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Prosesi ini diikuti para peserta dengan penuh kekhidmatan, menggambarkan kepedulian dan rasa hormat terhadap sungai yang menjadi sumber kehidupan bagi jutaan masyarakat Jawa Timur.

Selama tiga hari perjalanan, para peserta melakukan pemantauan kondisi sungai di sejumlah titik strategis di sepanjang aliran Brantas. Observasi meliputi aspek kualitas air, kebersihan bantaran, potensi pencemaran, serta kondisi vegetasi riparian sebagai indikator penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem sungai.

Kepala Divisi Jasa ASA Wilayah Sungai Brantas PJT I, Agung Nugroho, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya bentuk pemantauan, tetapi juga refleksi bersama seluruh pihak yang memiliki kepedulian terhadap sumber daya air.

“Melalui Susur Sungai Brantas 2025, kami ingin menegaskan bahwa menjaga sungai adalah tanggung jawab bersama. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi langkah konkret untuk memulihkan dan mempertahankan kualitas lingkungan perairan yang vital bagi kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program serupa yang telah dilaksanakan pada 2019 dan 2022, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk membandingkan kondisi sungai dari waktu ke waktu serta menyusun program tindak lanjut yang lebih efektif dalam pengelolaan sumber daya air.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan ekosistem sungai semakin meningkat, serta muncul lebih banyak inisiatif berbasis komunitas dalam pelestarian sumber daya air di wilayah Jawa Timur.

————————————————————————————————————————————

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

JKPKA SBY 2025

PJT I dan JKPKA Gelar Regenerasi Lanjutan Anggota JKPKA 2025 Wilayah Sungai Brantas Hilir, Perkuat Partisipasi Pelajar dalam Pemantauan Kualitas Air

Surabaya, 5 Oktober 2025 – Perum Jasa Tirta I (PJT I) bekerja sama dengan Jaring-Jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (JKPKA) menyelenggarakan kegiatan Regenerasi Lanjutan Anggota JKPKA 2025 Wilayah Sungai Brantas Hilir pada 4–5 Oktober 2025 di SMP Negeri 2 Surabaya.

Kegiatan ini diikuti oleh guru dan siswa dari 22 SMP dan SMA di wilayah Surabaya. Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan materi yang mencakup pemantauan kualitas air lintas disiplin—biologi, geografi, kimia, dan fisika—serta sosialisasi JKPKA Competition 2025 dan pelatihan penulisan laporan serta esai ilmiah.

Program ini menjadi bagian dari upaya PJT I dalam menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga kualitas air dan kelestarian lingkungan sungai, sekaligus memperkuat kapasitas literasi sains pelajar agar mampu melakukan kegiatan pemantauan secara mandiri dan berkelanjutan.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pengelola sumber daya air dengan dunia pendidikan.

“Regenerasi anggota JKPKA menjadi wadah pembelajaran penting bagi para pelajar untuk mengenal langsung bagaimana menjaga dan memantau kualitas air. Diharapkan para peserta dapat menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah masing-masing dalam menjaga kebersihan dan keberlanjutan sungai,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum PJT I, Yulia Puspitaningroem, menambahkan bahwa pendekatan lintas disiplin dalam kegiatan ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif bagi peserta.

“Kami ingin para guru dan siswa tidak hanya memahami konsep kualitas air dari sisi teori, tetapi juga mampu melakukan observasi, analisis data sederhana, dan menuliskannya secara ilmiah dengan baik,” jelasnya.

Melalui kegiatan regenerasi ini, diharapkan terbentuk duta pelajar peduli lingkungan dan kualitas air yang akan memperkuat jejaring JKPKA di Wilayah Sungai Brantas Hilir. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi sekolah untuk menyiapkan peserta dalam ajang JKPKA Competition 2025.

————————————————————————————————————————————–

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum