PROFIL

Perum Jasa Tirta I

Riwayat Singkat

Brief History

Pendirian Perusahaan berawal dari kebutuhan terhadap pengelolaan sumber daya air yang bermutu untuk memberikan manfaat pelayanan air dan melindungi masyarakat dari daya rusak air.”

Dengan diselesaikannya proyek pembangunan dua bendungan besar di Wilayah Sungai (WS) Brantas pada tahun 1970-an, perlu dibentuk suatu badan usaha yang memiliki tugas pokok mengelola WS beserta prasarana pengairan yang telah dibangun agar pemenuhan kebutuhan air untuk berbagai sektor dapat tersedia secara akuntabel.  Dengan bantuan PT Indoconsult, disusun kajian pendirian lembaga pengelolaan serupa  di Indonesia setelah pada awal tahun 1980-an dilakukan  studi banding ke beberapa lembaga pengelolaan air dan prasarana pengairan di Amerika Serikat, Australia, Inggris, Jepang, dan Perancis.

Laporan hasil studi diserahkan kepada Menteri Pekerjaan Umum (PU) yang saat itu dijabat oleh Dr. Ir. Suyono Sosrodarsono. Pada tanggal 4 November 1986, disepakati pembentukan suatu lembaga yang menangani WS Brantas dengan nama Perum Jasa Tirta Brantas. Selanjutnya, pada tanggal 12 Februari 1990, Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 1990 tentang Perusahaan Umum Jasa  Tirta (PP 5/1990) sebagai akta pendirian Perusahaan berbentuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bernama Perum Jasa Tirta (PJT) yang berkedudukan di Kota Malang dengan Wilayah Kerja (WK) di WS Kali Brantas.

PJT I bertransformasi dari Perusahaan Umum (Perum) berskala regional menjadi perusahaan nasional yang mengelola Sumber Daya Air (SDA) yang bermutu dalam memberi manfaat pelayanan air dan melindungi masyarakat dari daya rusak air. Saat ini perusahaan telah menjadi benchmark perusahaan pengelola SDA kelas dunia dan sebagai good example dalam Integrated Water Resources Manajemen (IWRM). Keberhasilan pengelolaan SDA dapat terlihat dari

pelaksanaan operasi dan pemeliharaan sarana dan prasarana pengairan yang ada. Pada tahun 1999 Perusahaan mengalami perubahan  nama dan dasar hukum pendirian berdasarkan Peraturan Pemerinth Nomor 93 Tahun 1999 tentang Perusahaan Umum (Perum) Jasa Tirta I (PP 93/1999), tanggal 13 Oktober1999. PP 93/1999 memiliki arti

strategis, karena terdapat perencanaan untuk mengembangkan beberapa badan usaha sejenis di WS lain yang memungkinkan. Dasar hukum pendirian PJT I disempurnakan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2010 tentang Perusahaan Umum (Perum) Jasa Tirta I (PP 46/2010) tanggal 3 Mei 2010, dengan maksud antaran lain untuk

menumbuh kembangkan kegiatan usaha PJT I dalam mencukupi pasokan energy listrik dan air bersih, serta dalam rangka penyesuaian lingkup tugas pengelolaan SDA. PP 46/2010 mengatur tugas dan tanggung jawab PJT I dalam mengoptimalkan kemanfaatan asset yang dikuasai untuk menghasilkan pendapatan guna menambah pembiayaan pelaksanaan tugas pokok, antara lain penyelengaraan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dan penyediaan listrik.

Sesuai ketentuan Pasal 14 Peraturan Pemerintah No.46 Tahun 2010 maksud dan tujuan pendirian PJT I antara lain adalah turut melaksanakan dan menunjang kebijakan dan program Pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan nasional pada  umumnya terutama di bidang Pengusahaan SDA dan  Pengelolaan SDA, serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya Perusahaan untuk menghasilkan barang dan jasa berdasarkan prinsip pengelolaan Perusahaan yang sehat.

Shopping Basket