PJT I KIP 2025_20251215_165940_0000

Perum Jasa Tirta I Kembali Raih Predikat Informatif dalam Monev Keterbukaan Informasi Publik 2025

Jakarta — Perusahaan Umum (Perum) Jasa Tirta I kembali meraih predikat Informatif dalam Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat (KIP). Dalam penilaian tersebut, Perum Jasa Tirta I berhasil mempertahankan predikat Informatif yang mencerminkan tingkat kepatuhan dan kualitas keterbukaan informasi publik yang sangat baik.

 

Penghargaan tersebut diterima secara langsung oleh Kepala Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum Perum Jasa Tirta I, Yulia Puspitaningroem yang diserahkan oleh Ibu Samrohtunajah Ismail selaku Komisioner Komisi Informasi Pusat, dalam acara Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 yang diselenggarakan pada Senin, 15 Desember 2025, bertempat di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta.

 

Capaian ini menegaskan konsistensi Perum Jasa Tirta I dalam menerapkan prinsip keterbukaan informasi publik sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, sekaligus memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).

 

Kepala Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum Perum Jasa Tirta I, dalam keterangannya, menyampaikan bahwa predikat Informatif yang kembali diraih merupakan hasil dari komitmen berkelanjutan seluruh insan perusahaan dalam mengelola dan menyampaikan informasi publik secara akuntabel.

 

“Predikat Informatif yang kembali kami dapatkan ini merupakan wujud komitmen Perum Jasa Tirta I dalam menjamin hak masyarakat atas informasi publik. Kami terus berupaya memastikan layanan informasi dikelola secara transparan, akurat, dan mudah diakses, sebagai bagian dari tanggung jawab kami sebagai badan publik,” ujar Yulia.

 

Lebih lanjut disampaikan bahwa penguatan peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) menjadi salah satu fokus utama perusahaan, baik melalui penyempurnaan kebijakan internal, peningkatan kualitas konten informasi, optimalisasi kanal digital, maupun peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola layanan informasi publik.

 

“Kami memandang keterbukaan informasi bukan hanya sebagai kewajiban regulatif, tetapi juga sebagai instrumen penting untuk membangun kepercayaan publik dan mendukung keberlanjutan pengelolaan sumber daya air secara profesional dan bertanggung jawab,” tambahnya.

 

Perum Jasa Tirta I berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik secara berkelanjutan, sejalan dengan peran strategis perusahaan dalam pengelolaan sumber daya air nasional serta dalam mendukung terciptanya badan publik yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.

 

—————————————

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

Masyarakat Peduli Api Toba

Perkuat Pencegahan Karhutla di Danau Toba, PJT I Bentuk Masyarakat Peduli Api

Samosir, 11 Desember 2025 — Perusahaan Umum (Perum) Jasa Tirta I (PJT I) bersama PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) mengambil langkah preventif dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Danau Toba dengan melibatkan masyarakat lokal melalui pembentukan dan pelatihan Masyarakat Peduli Api (MPA) di Kabupaten Samosir.

Sebagai kawasan strategis nasional dan Destinasi Pariwisata Super Prioritas, Danau Toba memiliki nilai ekologis, sosial, dan ekonomi yang tinggi. Ancaman karhutla yang meningkat akibat perubahan iklim, musim kemarau, dan aktivitas manusia menjadi tantangan serius yang memerlukan penanganan lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat.

Melalui program ini, PJT I menempatkan masyarakat sebagai aktor utama dalam pencegahan dini karhutla. Masyarakat dibekali pemahaman dan keterampilan teknis terkait identifikasi potensi kebakaran, deteksi dini, prosedur pelaporan, penggunaan peralatan pemadaman awal, serta pola koordinasi dengan instansi terkait oleh Tim Manggala Agni. Tim Manggala Agni merupakan pasukan khusus pengendalian kebakaran hutan dan lahan yang berada di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), yang memiliki tugas utama melakukan pencegahan, pemadaman, serta penanganan pascakebakaran hutan dan lahan di seluruh wilayah Indonesia.

Kepala Sub Divisi Pengusahaan Wilayah Sungai Toba Asahan Perum Jasa Tirta I, Gede Santika, menyatakan bahwa pendekatan berbasis masyarakat menjadi kunci dalam menjaga kawasan strategis nasional dari risiko kebakaran.

“Pengendalian kebakaran hutan dan lahan membutuhkan respons cepat yang dimulai dari tingkat dasar. Dengan memperkuat kapasitas masyarakat melalui MPA, kami mendorong upaya pencegahan yang lebih efektif sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem Danau Toba,” ujar Gede Santika.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kesatuan Pengelola Hutan (KPH), BPBD Kabupaten Samosir, Daops Manggala Agni Sumatera II, serta unit konservasi PT Indonesia Asahan Aluminium, sebagai bentuk sinergi pemerintah, BUMN, dan masyarakat dalam pengendalian risiko bencana lingkungan.

PJT I menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengelolaan sumber daya air dan lingkungan hidup secara berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan lingkungan Danau Toba sekaligus mendukung keberlanjutan pariwisata dan ekonomi masyarakat di kawasan tersebut.

————————–
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

Fahmi Hidayat Top Young CEO 2025

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I Raih “Top Young CEO 2025” Versi Infobank Media Group

JAKARTA, 10 Desember 2025 — Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat, menerima penghargaan “Top Young CEO 2025” dari Infobank Media Group — penghargaan tahunan yang menyoroti generasi pemimpin korporasi muda yang menunjukkan kinerja, kepemimpinan, dan komitmen tinggi di bidang korporasi di Indonesia.

Penghargaan ini diberikan sebagai bagian dari program apresiasi “Top 100 CEO & The Future Leader Forum & Appreciation 2025” oleh Infobank Media Group. Dalam pemilihan tahun ini, kandidat dievaluasi berdasarkan kinerja perusahaan, inovasi, tata kelola, serta kontribusi terhadap pertumbuhan industri. Di tengah dinamika sektor layanan sumber daya air dan pengelolaan lingkungan, pencapaian ini menjadi bukti pengakuan atas kualitas kepemimpinan dan kinerja PJT I yang semakin solid dan berkelanjutan.

Penghargaan ini juga didasari oleh kinerja PJT I sepanjang tahun 2024 yang menunjukkan pertumbuhan kuat dan konsisten. Berdasarkan publikasi The Asian Post, PJT I berhasil mencatat laba sebesar Rp73,65 miliar atau meningkat 7,26% dari tahun sebelumnya, dengan pendapatan usaha naik 20,13% menjadi Rp702,24 miliar. Pertumbuhan tersebut mencerminkan operasional perusahaan yang efisien, pengelolaan bisnis yang solid, serta kemampuan perusahaan menjaga keberlanjutan kinerja di tengah tantangan sektor layanan sumber daya air dan lingkungan.

“Penghargaan ini bukan hanya milik saya secara pribadi, melainkan milik seluruh keluarga besar Perum Jasa Tirta I. Kami terus berkomitmen menjalankan amanah negara dalam mengelola sumber daya air dengan profesional, bertanggung jawab, dan penuh integritas. Terima kasih kepada Infobank Media Group atas apresiasinya, dan kami akan terus menghadirkan inovasi untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat,” ujar Fahmi Hidayat, Direktur Utama Perum Jasa Tirta I.

Bagi PJT I, penghargaan ini bukan sekadar simbol — melainkan wujud nyata dari komitmen terhadap tata kelola perusahaan yang baik, kinerja keuangan yang sehat, serta visi kepemimpinan yang adaptif di tengah dinamika sektor layanan sumber daya air dan pelayanan publik. Di bawah kepemimpinan Fahmi Hidayat, PJT I terus menegaskan perannya sebagai entitas publik yang bertanggung jawab, inovatif, dan berdaya saing dalam mengelola sumber daya air untuk masyarakat.

Dengan diraihnya penghargaan “Top Young CEO 2025”, PJT I berharap dapat semakin meningkatkan kepercayaan publik dan pemangku kepentingan terhadap perusahaan, serta memotivasi seluruh jajaran untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja di masa mendatang.
———————————————————
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

Sumur Resapan Wonogiri 2025

Ubah Ancaman Kekeringan Menjadi Potensi Ekonomi, PJT I Resmikan 95 Sumur Resapan di Wonogiri

 Wonogiri, 3 Desember 2025 – Perum Jasa Tirta I (PJT I) kembali membuktikan komitmen nyata dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air nasional. Sebagai tindak lanjut kesuksesan program restorasi mata air yang dimulai sejak 2024, PJT I tahun ini meresmikan pembangunan 95 unit sumur resapan di 6 Desa Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri. Langkah ini merupakan respons cepat perusahaan terhadap kondisi Wonogiri yang kerap menghadapi tantangan kekeringan musiman dan penurunan debit mata air.

Di tahun 2025 dengan mengusung semangat sinergi BUMN, PJT I menggandeng mitra strategis yaitu Perum Perhutani, PT PLN Indonesia Power, InJourney (PT Angkasa Pura Indonesia), dan PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW). Kolaborasi ini juga didukung penuh oleh Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Provinsi Jawa Tengah Wilayah XI yang berperan sentral dalam pelaksanaan konstruksi dan koordinasi intensif dengan pihak desa.

Vice President Regional 1 PJT I, Ganindra Adi Cahyono, menjelaskan bahwa sumur resapan bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan upaya mengembalikan keseimbangan siklus hidrologi. Sebanyak 95 sumur dengan tipe buis beton dan batu bata ini masing-masing memiliki kapasitas tampung sekitar 3,7 meter kubik. Fungsinya vital untuk menangkap air hujan agar tidak terbuang percuma sebagai limpasan permukaan (yang berisiko banjir), tetapi terserap masuk ke dalam akuifer tanah.

“Kita harus ramah agar air dapat datang. Air tidak pernah dihasilkan oleh aktivitas kehidupan manusia, tapi airlah yang memberi daya dukung bagi kehidupan. Melalui sumur resapan ini, kita harapkan air masuk ke dalam tanah, mengembalikan debit mata air yang menyusut, serta mengurangi risiko banjir,” ujar Ganindra. Ia juga mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga fasilitas ini, karena manfaat terbesar akan muncul jika pemeliharaan dilakukan berkelanjutan, terutama jika didukung dengan penanaman pohon agar hasilnya lebih optimal.

Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno yang hadir dalam peresmian tersebut mengapresiasi langkah konkret sinergi BUMN ini. Menurutnya, keberadaan sumur resapan memberikan bukti nyata bagi ketahanan pangan lokal. Dengan kondisi tanah yang lebih lembap dan subur di sekitar sumur resapan, ekonomi masyarakat terdongkrak melalui hasil panen yang lebih baik dan berkelanjutan.

“Pembangunan sumur resapan dan penghijauan adalah solusi dari peningkatan kesadaran masyarakat. Dampaknya nyata, terutama pada ketahanan air pertanian. Lahan pertanian dan tanaman buah di sekitar titik sumur resapan menunjukkan peningkatan produktivitas karena pasokan air tanah kini jauh lebih stabil,” ungkap Setyo.

Acara peresmian ini turut dihadiri oleh Camat Girimarto, perwakilan 6 BUMN, CDK Wilayah XI, Anggota DPRD, Kapolsek, dan Danramil setempat. Selain meresmikan 95 unit sumur resapan, kolaborasi BUMN ini juga menyerahkan bantuan 1.350 bibit pohon. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada Kelompok Tani (KTA) di sejumlah lokasi, yakni Dusun Sanan, Dusun Semagar, Kelurahan Sidokarto, Dusun Girimarto, Dusun Waleng, dan Desa Selorejo.

Rangkaian acara ditutup dengan aksi penanaman pohon bersama, serta peninjauan langsung ke lokasi sumur resapan untuk memastikan kualitas infrastruktur yang terbangun. Program restorasi mata air ini dipastikan akan terus berlanjut mengingat dampak positifnya yang multidimensi. Diantaranya melestarikan lingkungan, mencegah bencana hidrometeorologi, serta menyejahterakan ekonomi masyarakat desa.

 

——————————————————–

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

Perum Jasa Tirta I