coverrbb23

Rekrutmen Bersama BUMN 2023

Halo JTzen…
Rekrutmen Bersama BUMN 2023 telah resmi dibuka, Perum Jasa Tirta I membuka lowongan untuk 4 posisi dalam program ini antara lain :

1. Staf Teknik Sipil
2. Staf Manajemen Pemasaran
3. Staf Manjemen Keuangan
4. Staf Akuntansi

Pendaftaran dibuka mulai tanggal 11 Mei hingga 20 Mei 2023 melalui laman 

https://rekrutmenbersama.fhcibumn.id

Ayo segera daftarkan dirimu dan jadilah Keluarga Besar Perum Jasa Tirta I!

#RBB2023
#rekrutmenbersamabumn2023
#rekrutmenPJT1
#LoKerBUMN2023
#BUMNUntukIndonesia
#ForumHumanCapitalIndonesia

Rilis Cover2

Semarak Mudik Bersama BUMN, Jasa Tirta I Lepas Pemudik dari Malang

Riuh pemudik memadati Kantor Pusat Jasa Tirta I, hari ini Selasa 18 April 2023. Pemudik dengan berbagai tujuan tampak antusias untuk pulang ke kampung halaman. Sedari pagi, sudah ramai berdatangan pemudik untuk menukarkan tiket dan goodybag dari panitia. 5 rute diberangkatkan dari Malang ke berbagai kota tujuan di Pulau Jawa.

Setelah absen selama 3 tahun karena pandemi, Perum Jasa Tirta I (PJT I) kembali menggelar agenda Mudik Gratis pada lebaran tahun 2023 ini. Kegiatan ini masuk dalam program Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk arus mudik lebaran 1444 H. Program mudik gratis ini digelar untuk mengantisipasi lonjakan pemudik yang diperkirakan memuncak tahun ini. Terutama untuk sepeda motor yang menjadi moda transportasi favorit yang banyak digunakan oleh masyarakat saat perjalanan mudik lebaran, setelah mobil pribadi.

Tahun ini PJT I membuka kuota sebanyak 350 kursi yang terbagi ke dalam 6 rute dengan moda transportasi bus. Satu rute berangkat dari Jakarta menuju Malang. Keberangkatan dari Jakarta dilakukan serentak bersama 57 BUMN lainnya di Gelora Bung Karno pagi tadi dan dilepas langsung oleh Menteri BUMN Erick Thohir.

Untuk pelepasan peserta mudik dari Malang dilakukan oleh Direktur Keuangan, Pengelolaan Sumber Daya dan Manajemen Risiko, Bapak Mukhamad Taufiq di Kantor Pusat PJT I Malang. Sebelum peserta mudik diberangkatkan, para peserta terlebih dahulu mendengarkan tausiyah ramadhan yang disampaikan oleh Habib Muhammad bin Anies Shahab. Para pemudik berangkat tepat pukul 11.00 WIB.

Taufiq menyampaikan bahwa tahun ini PJT I membuka 6 rute mudik. “Kami membuka 6 rute, 1 rute berangkat dari Jakarta dan 5 lainnya dari Malang. Untuk bus yang berangkat dari Malang ini tadi terbagi menjadi 5 destinasi, yaitu ke Purwokerto, Semarang, Blora, Trenggalek, dan Banyuwangi,” jelas Taufiq.

“Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat, dengan membantu mereka pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman, selamat sampai tujuan dan bisa berkumpul dengan keluarga,” ujar Taufiq. Kegiatan ini ujar Taufiq sebagai salah satu wujud nyata hadirnya BUMN untuk masyarakat. “Kami sebagai bagian dari BUMN menyambut gembira program mudik gratis ini. Kedepan insya Allah kami akan berpartisipasi kembali, dengan rute dan jumlah kursi yang lebih baik. Tentunya dengan mengevaluasi kesuksesan penyelenggaraan tahun ini,” tutup Taufiq.

————————————————
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

Rilis Cover1

Riuh Mudik Bersama BUMN 2023, Jasa Tirta I Berangkatkan Peserta dari Jakarta

Dari Plaza Barat Gelora Bung Karno Jakarta, Selasa 18 April 2023 Kegiatan Mudik Bersama BUMN dilaksanakan untuk moda transportasi bus kota. Sejumlah 57 bus diberangkatkan oleh Menteri BUMN secara serentak. Perum Jasa Tirta I turut serta dalam penyelenggaraan mudik gratis tahun ini. Kegiatan ini masuk dalam program Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada arus mudik lebaran 1444 H dengan tujuan untuk mengantisipasi lonjakan pemudik yang diperkirakan memuncak tahun ini. Terutama untuk sepeda motor yang menjadi moda transportasi favorit yang banyak digunakan oleh masyarakat saat perjalanan mudik lebaran, setelah mobil pribadi.

Tahun ini PJT I membuka kuota mudik sebanyak 350 kursi. Jumlah ini terbagi atas 6 rute dengan moda transportasi bus, termasuk diantaranya 1 rute Jakarta – Malang yang pagi ini ikut diberangkatkan dari GBK. Pada seremoni pelepasan peserta mudik tersebut, turut hadir Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Milfan Rantawi. Milfan menyampaikan bahwa Perum Jasa Tirta I menyambut baik program Mudik Bersama ini. “Untuk pemberangkatan dari Jakarta, 1 bus muatan 59 kursi disiapkan dan alhamdulilah terisi penuh,” ujar Milfan. Beliau menyampaikan bahwa animo masyarakat cukup besar. “Hingga H-1 kemarin masih banyak masyarakat yang menanyakan ketersediaan kursi. Apakah ada pemudik yang cancel?” Jelas Milfan. Milfan menambahkan bahwa besarnya kebutuhan mudik ini menjadi evaluasi untuk Jasa Tirta I kedepannya untuk menambah kuota mudik, khususnya yang dari Jakarta.

Para pemudik jurusan Malang yang terdaftar melalui Perum Jasa Tirta I, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Mudik Bersama BUMN ini. Seperti salah satu peserta mudik tujuan Malang, Anita Damayanthi yang menyampaikan ucapan terima kasih kepada PJT I karena telah memberikan kesempatan untuk menikmati perjalanan pulang gratis dengan aman dan nyaman. “Alhamdulillah, saya masih bisa kebagian kursi pulang ke Malang dengan program BUMN ini. Selain bisa pulang dengan gratis, program ini cukup gampang dan tidak ribet persyaratannya,”. Berbeda dengan Samsudin, salah satu peserta mudik tujuan Solo yang menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat rutin dilakukan kedepannya. “Terima kasih BUMN, terima kasih Jasa Tirta I. Mudah-mudahan tahun depan PJT I membuka mudik gratis ini lagi,” jelas Samsudin.

Selain memberangkatkan 1 unit bus dari Jakarta, Jasa Tirta I juga membuka 5 rute lainnya dengan keberangkatan dari Malang. Seremoni keberangkatan di Malang juga dilaksanakan Selasa, 18 April 2023 di Kantor Pusat PJT I. Direktur Keuangan PJT I, Mukhammad Taufiq memberangkatkan total 6 bus dengan berbagai destinasi, antara lain Purwokerto, Blora, Semarang, Trenggalek, Banyuwangi.

Euforia berkumpul bersama keluarga di kampung halaman pada momentum lebaran ini tentunya sudah sangat dinantikan, karena larangan mudik beberapa tahun terakhir akibat pandemi. Namun keselamatan dan keamanan tentunya harus diutamakan” ujar Milfan. “Dengan kesuksesan Mudik Gratis BUMN tahun ini, kami mencoba untuk ikut membantu para perantau untuk dapat pulang ke kampung halaman, bersilaturahmi bertemu dengan keluarganya.” ucap Milfan menutup pembicaraan.

———————————————————-

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-04-26 at 16.21.18

Menggerakan Sumber Daya Air Indonesia Maju, Jasa Tirta I Fokus Pengembangan Perusahaan dan Pelayanan

Mengemban amanah sebagai salah satu BUMN Pengelola Sumber Daya Air di Indonesia, Perum Jasa Tirta (PJT) I berupaya untuk meningkatkan kinerja baik dari sisi pelayanan publik maupun penugasan pengusahaan sumber daya air. Mengelola 5 Wilayah Sungai Strategis Nasional di Indonesia, telah membawa Jasa Tirta I menjadi BUMN pengelola Sumber Daya Air dengan wilayah kerja terluas di Indonesia. Hal ini tentunya, menambah kapabilitas PJT I dalam menangani berbagai permasalahan sumber daya air. Atas dedikasinya, saat ini PJT I telah dipercaya oleh Kementerian PUPR untuk mengelola dan mengoperasikan 10 bendungan besar dan puluhan infrastruktur SDA lainnya yang ada di Indonesia. Pengelolaan tidak hanya di Pulau Jawa saja, tapi juga di Sumatera.

Dalam perjalanannya melaksanakan penugasan tersebut, PJT I terus berupaya untuk berkembang menjadi korporasi yang semakin besar. Pengembangan ini dilakukan di semua lini perusahaan, baik dari inovasi bisnis hingga optimalisasi sumber daya. Dalam 10 tahun terakhir ini tercatat peningkatan pendapatan usaha yang cukup signifikan, dimana pada tahun 2013 pendapatan perusahaan masih ada di angka 332,62 Milyar. Ini semakin meningkat naik, hingga pada 2022 pendapatan usaha Jasa Tirta I mencapai 614,67 Milyar atau naik sebesar 84,82%. Adapun aset perusahaan yang dulunya pada tahun 2013 berjumlah 366,96 Milyar, meningkat drastis dalam kurun sepuluh tahun terakhir menjadi 1,135 Trilyun pada 2022 atau meningkat sebesar 209,3%.

Perum Jasa Tirta I menunjukkan keseriusannya dalam pengelolaan Sumber Daya Air. Selain melalui upaya transformasi bisnis, PJT I juga terus hadir berperan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Sebagaimana tertuang di RPJMN 2020 – 2024, dimana ketahanan air, pangan dan energi menjadi prioritas Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Ketercapaian ketahanan pangan (food), energi (energy), dan air (water) ini saling terkait satu sama lain oleh karenanya banyak disebut dengan few nexus. Tupoksi utama PJT I dalam mengelola sumber daya air, turut berperan dalam ketercapaian ketahanan air, pangan dan energi Indonesia secara terintegrasi.

Selain melalui penyediaan air baku untuk PLTA, irigasi dan PDAM, Jasa Tirta I saat ini juga sedang fokus mengembangkan bisnis energi baru terbarukan. Setelah berhasil mendirikan anak perusahaan di bidang energi serta membangun dan mengoperasikan PLTMH, saat ini Jasa Tirta I bersama PLN sedang menyiapkan proyek PLTS terapung di dua waduk besar yang dikelolanya, yaitu di Sutami dan Wonogiri. Dari sisi layanan penyediaan air baku untuk PLTA, setiap tahunnya PJT I turut berperan menyuplai produksi listrik sebesar 6,826 GwH/tahun.

Pengembangan pada sektor penyediaan air bersih untuk masyarakat juga menjadi prioritas perusahaan agar dapat memberikan pelayanan lebih luas. Salah satunya yaitu fokus pada pengembangan SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) Karangbinangun. SPAM Karangbinangun ini sendiri merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Jawa Timur (Perpres 80/2019) yang dimaksudkan untuk mempercepat pembangunan ekonomi di Jawa Timur dan melibatkan multistakeholder. Selain itu, awal tahun 2023 ini juga telah dicapai kesepakatan dengan Pemerintah Kota Malang untuk pembangunan SPAM Kota Malang sebesar 500 lps. Saat ini progresnya sudah masuk dalam tahap lelang pekerjaan konstruksi IPA dan Intake. Dukungan Perusahaan dalam upaya ketahanan air, juga terlihat dari layanan penyediaan air baku untuk PDAM dan SPAM dimana setiap tahunnya menyuplai air baku sebesar 541,7 juta meter kubik.

Sabtu 15 April 2023 Plt. Direktur Utama PJT I Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa perusahaan berupaya keras untuk dapat mewujudkan arti dari BUMN sebagai penggerak roda perekonomian dengan tetap melaksanakan penugasan dari Pemerintah. Beliau juga menjelaskan selain berfokus pada pertumbuhan dan pengembangan, perusahaan tidak melupakan kewajibannya untuk melayani masyarakat. “Salah satu tugas kami adalah memberikan suplai air untuk kebutuhan irigasi rakyat. Dan ini, kami tidak memungut biaya sama sekali alias gratis.” terang Milfan. PJT I memberikan pelayanan irigasi yang bersifat free of charge bagi pertanian rakyat. Total luas lahan irigasi yang berada dibawah kewenangan PJT I seluas 126.193 Ha. “Sebagai BUMN berbentuk Perum, pelayanan masyarakat menjadi aspek utama yang tentunya tidak boleh dilupakan karena merupakan ruh dari penugasan kami,” ujar Milfan. Direktur Utama PJT I menegaskan bahwa Perum Jasa Tirta I akan terus berupaya menjadi BUMN yang turut menggerakkan sumber daya air di Indonesia untuk terus maju. Kemajuan pengelolaan sumber daya air yang mampu memenuhi kebutuhan, menopang pertumbuhan ekonomi dan memakmurkan rakyatnya.

———————————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-04-26 at 16.19.45

Jasa Tirta I Raih Infobank Brand Awards 2023

Dianggap mampu untuk membangun dan menampilkan brand perusahaan secara online, Jasa Tirta I menjadi salah satu penerima penghargaan dalam ajang Digital Brand Awards 2023 yang diselenggarakan Infobank dan Issentia pada Rabu 12 April 2023. PJT I masuk sebagai salah satu pemenang pada kategori “The Best, Perusahaan BUMN Aset 1 Triliun S.d < Rp 2,5 Triliun. Acara diselenggarakan di Hotel Shangri-La Jakarta dan penghargaan diterima oleh Manajer Utama Bisnis Strategis PJT I Bapak Didik Ardianto.

Dalam penghargaan ini sebanyak 190 institusi dan 174 produk berhasil meraih penghargaan “Infobank-Isentia 12th Digital Brand Awards 2023”. Penghargaan diberikan oleh Majalah Infobank dan Isentia (lembaga analisis dan media monitoring global) bagi perusahaan karena dianggap mampu melakukan promosi brand perusahaan (corporate brand) dan brand produk (product brand) secara digital selama setahun terakhir (2022-2023), ujar Chairman Infobank Media Group Eko B. Supriyanto.

Sabtu 15 April 2023 Direktur Keuangan, Pengelolaan Sumber Daya dan Manajemen Risiko Bapak Mukhamad Taufiq menyampaikan bahwa PJT I selalu berupaya untuk memberikan informasi dan edukasi bagi masyarakat melalui platform digital yang dimiliki. Pengguaan secara aktif Instagram, facebook, twitter dan website serta portal berita menjadi langkah perusahaan memberikan informasi secara cepat dan tepat. “Kebaruan” tentunya menjadi salah satu kunci agar informasi perusahaan dianggap relevan untuk diberitakan ujar Taufiq. Informasi terkait pengelolaan SDA, kegiatan perusahaan hingga edukasi terkait SDA menjadi hal-hal utama yang rajin Kami update pada platform digital. Disampaikan juga bahwa informasi secara luas juga terus disampaikan untuk menguatkan branding bisnis perusahaan baik di sektor SDA maupun Non SDA.

Penghargaan ini layaknya menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus berinovasi dan melakukan transformasi digital. Strategi dan upaya-upaya baru harus dirumuskan agar “brand” PJT I semakin dikenal luas oleh masyarakat. Semoga hal ini menjadi penyemangat kami untuk semakin baik kedepannya, ujar Taufiq menutup percakapan.

———————————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

mudik 1

Mudik Dinanti, Mudik di Hati Bersama Jasa Tirta I

Program Mudik Gratis BUMN kembali hadir setelah sebelumnya absen selama tiga tahun karena pandemi. Perum Jasa Tirta I turut serta sebagai salah satu BUMN penyelenggara program yang dipelopori oleh Kementerian BUMN ini. Sebagaimana pernyataan Menteri BUMN Erick Thohir sebelumnya, bahwa program Mudik Bersama BUMN ini merupakan salah satu upaya BUMN untuk membantu masyarakat sekaligus mengurangi kepadatan arus mudik.

Tahun ini PJT I membuka 6 rute mudik. Rute pertama akan berangkat dari Jakarta dengan tujuan akhir Malang, melewati Solo dan Surabaya dengan kuota sebanyak 50 kursi. Untuk rute ini rencananya akan diberangkatkan dari Jakarta, tepatnya dari stadion Gelora Bung Karno (GBK) bersama dengan BUMN lainnya pada 18 April 2023.

Adapun untuk titik keberangkatan lainnya yakni dari Malang dengan 5 pilihan rute, yaitu Malang – Purwokerto (Malang – Solo – Yogyakarta – Purwokerto) dengan kuota 100 kursi, Malang – Trenggalek (Malang – Blitar – Tulungagung – Trenggalek) 50 kursi, Malang – Blora (Malang – Lamongan – Babat – Bojonegoro – Blora) 50 kursi, Malang – Semarang (Malang – Madiun – Solo – Semarang) 50 kursi dan Malang – Banyuwangi (Malang – Probolinggo – Jember – Banyuwangi) 50 kursi.

Cukup mudah untuk mendaftar program Mudik Bersama BUMN ini, peserta tinggal melakukan pendaftaran secara online melalui bit.ly/MudikBersamaPJTI sebelum tanggal 11 April 2023. Dalam waktu bersamaan, Peserta mudik tidak boleh mendaftarkan dirinya melalui BUMN lainnya. Untuk mengisi form registrasi, calon pemudik hanya perlu menyiapkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan sertifikat Vaksin Covid 19. Dan pastinya program ini bebas biaya.

“Program mudik bersama diselenggarakan guna memfasilitasi pemudik dengan moda transportasi yang aman dan nyaman,” ujar Milfan Rantawi selaku Plt. Direktur Utama PJT I. “Ini juga merupakan upaya BUMN untuk menekan kecelakaan yang terjadi selama mudik, tentunya dengan mengurangi kepadatan arus mudik,”. Dalam wawancara terpisah 6 April 2023, Milfan juga menyampaikan bahwa pihaknya akan menyediakan 7 bus dengan total kuota 350 kursi. “Kami akan menyiapkan 7 bus, 6 rute untuk total 350 pemudik. Semua bisa ikut serta, syaratnya hanya KTP dan sertifikat vaksin (covid 19.red) saja,” jelas Milfan. Nantinya kegiatan pemberangkatan akan dilaksanakan serentak baik dari Jakarta ataupun Malang yaitu di tanggal 18 April 2023.

“Euforia berkumpul bersama keluarga di kampung halaman pada momentum lebaran ini tentunya sudah sangat dinantikan, karena adanya larangan mudik beberapa waktu lalu akibat pandemi. Namun keselamatan dan keamanan tentunya harus diutamakan” ujar Milfan. “Dengan senang hati, kami mengajak masyarakat untuk ikut serta memanfaatkan Program Mudik Bersama BUMN ini.” ucap Milfan menutup pembicaraan.
—————————————–
Sub Divisi Humas dan IP

opt bumn

Upayakan Transformasi Organisasi untuk Optimalkan Bisnis Non SDA, Jasa Tirta I Raih Penghargaan Anugerah BUMN 2023

Sebagai upaya untuk mendongkrak bisnis di segmen Non Jasa Air, Jasa Tirta I telah melakukan penataan ulang struktur organisasinya. Atas upaya tersebut, Rabu malam (15/3) Jasa Tirta I berhasil meraih penghargaan dalam ajang Anugerah BUMN 2023 sebagai BUMN terbaik dalam hal Transformasi Organisasi. Penyerahan penghargaan diberikan secara langsung oleh Dr. Agus Nurudin, chairman BTrack Academy pada malam penghargaan yang digelar di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta. Anugerah BUMN tahun ke-12 kali ini mengangkat tema “Akselerasi Transformasi Digital, Inovasi, Dan Recovery Bisnis BUMN” dan diikuti oleh 104 perusahaan BUMN dan anak BUMN.

Hadir secara langsung untuk menerima penghargaan Bapak Milfan Rantawi selaku Plt. Direktur Utama PJT I. Milfan menjelaskan bahwa Transformasi Organisasi menjadi menjadi salah satu poin penting perusahaan dalam beradaptasi merespon berbagai disrupsi. “Tahun 2022 kemarin kami telah melakukan perubahan struktur organisasi, dimana perusahaan telah menambahkan beberapa unit khusus untuk menangani inovasi bisnis dan portofolio,” ucap Milfan. Beliau juga menyampaikan bahwa adanya penambahan divisi ini bertujuan untuk mengakselerasi beberapa potensi pengembangan bisnis yang telah siap dioperasikan. “Sesuai penugasan Pemerintah, kami diamanahkan untuk melakukan pengusahaan di bidang jasa air dan ini sudah berjalan cukup baik selama 33 tahun usia PJT I mengabdi. Namun untuk dapat melakukan scaling up, kami tidak bisa hanya bergantung pada bisnis captive market ini. Perlu ada upaya inovasi dan terobosan untuk kami dapat terus bertumbuh,” jelas Milfan. “Pengembangan bisnis di bidang non jasa air ini adalah tantangan sekaligus peluang bagi kami untuk dapat berkembang”. Dijelaskan pada sesi wawancara, bahwa pengembangan bisnis ini antara lain berupa perluasan bisnis eksisting yang telah beroperasi, seperti bisnis SPAM, Pariwisata maupun Laboratorium Lingkungan. Hal lainnya adalah inovasi bisnis baru yang belum dikelola perusahaan, seperti PLTS terapung, carbon trading, pengaplikasian Smart Water Management dan beragam bisnis dari sektor non SDA lainnya.

“Saat ini perubahan proses bisnis berputar cepat. Adanya digitalisasi membawa banyak perubahan. Kami harus lebih adaptif dan serius dalam mengembangkan bisnis, agar PJT I ini tidak hanya menjadi perusahaan legendaris di masanya, namun dapat terus melaju di tengah pesatnya kompetisi bisnis kedepan,” ujar beliau. Dengan adanya perubahan organisasi dapat dirasakan bahwa saat ini prospek bisnis non jasa air PJT I lebih terlihat progresnya. “Saat ini kami sudah memperoleh beberapa rekanan maupun calon mitra yang siap bersinergi mengembangkan sejumlah bisnis baru,”.

“Penghargaan ini menjadi pemacu bagi Kami agar dapat lebih berinovasi dan terus mengakselerasi pertumbuhan Perusahaan. Kedepan tentunya tidaklah semakin mudah, tantangan yang akan kami hadapi akan lebih besar. Meskipun demikian, Milfan meyakini bahwa dengan mengoptimalkan talenta perusahaan, teknologi informasi, dan menjalin sinergisitas dengan berbagai pihak maka Perusahaan yang dipimpinnya akan dapat terus ada. “Terima kasih atas apresiasi yang diberikan, semoga kami dapat semakin memberikan layanan pengelolaan sumber daya air terbaik untuk Indonesia.” ujarnya menutup pembicaraan.

———————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-03-08 at 13.26.00

Flushing Wlingi-Lodoyo, Upaya Jasa Tirta I Pulihkan Kapasitas Waduk

Perum Jasa Tirta I telah memulai kegiatan flushing waduk Wlingi dan Lodoyo sejak hari Minggu, 5 Maret 2023. Flushing atau yang lebih dikenal oleh masyarakat setempat dengan Pladu ini, rencananya akan berlangsung selama seminggu hingga tanggal 11 Maret 2023, sabtu depan. Sebagai upaya pengamanan dan penertiban selama kegiatan flushing, Jasa Tirta I menghimbau kepada masyarakat setempat untuk tidak berkerumun di sepanjang aliran sungai di sekitar Waduk Wlingi dan Lodoyo. Mengingat biasanya banyak warga setempat yang memanfaatkan momentum pladu ini untuk mencari ikan.

Flushing ini sendiri merupakan upaya pemeliharaan waduk dengan cara mengosongkan tampungan serta menggelontorkan sedimen untuk mengembalikan volume efektif waduk. Akibat dari adanya sedimentasi, volume tampungan waduk kian hari semakin berkurang. Hal ini dapat menurunkan kemampuan waduk sebagai pengendali banjir sekaligus penyimpan cadangan air selama musim kemarau. Untuk itu, Jasa Tirta I secara rutin melakukan upaya pengurangan sedimen waduk, baik melalui pengerukan atau dredging maupun penggelontoran atau flushing.

Selain itu, flushing juga bermanfaat untuk menutup degradasi (penurunan) dasar Sungai Brantas di hilir waduk. Karena sedimen yang keluar nantinya akan mengendap dan mengisi cekungan yang berada di dasar sungai. Hal ini akan memperkuat kestabilan bangunan yang ada di sepanjang aliran Brantas, seperti tanggul dan jembatan. Kesempatan saat pengosongan waduk juga dapat dimanfaatkan untuk membersihkan sampah di depan intake irigasi dan PLTA, sehingga nantinya dapat mengoptimalkan suplai air.

Dengan besarnya manfaat tersebut, PJT I telah mengagendakan flushing waduk ini menjadi kegiatan pemeliharaan rutin tahunan. Plt Direktur Utama sekaligus Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa kegiatan flushing yang dilaksanakan telah memperhatikan berbagai aspek baik lingkungan maupun keamanan bendungan. Milfan menjelaskan bahwa timnya telah mempertimbangkan tren inflow waduk dengan memperhitungkan faktor cuaca dan curah hujan. “Untuk menentukan waktu pelaksanaan flushing, kami selalu mempertimbangkan kondisi cuaca dan cadangan ketersediaan air di sistem Sungai Brantas. Ini untuk mengantisipasi kurangnya debit inflow untuk pengisian waduk pasca flushing,” terang Milfan. “Jangan sampai waduk tidak bisa kembali terisi sesuai Pola yang ditetapkan, sehingga akan mengakibatkan stop operasi PLTA maupun irigasi”.

Disampaikan juga dalam wawancara terpisah oleh beliau bahwa Jasa Tirta I juga memantau kondisi kualitas air sungai, baik sebelum maupun pada saat pelaksanaan flushing. “Kondisi kualitas air setelah pelaksanaan flushing umumnya akan membaik jika dibandingkan dengan sebelumnya. Hal ini karena pada saat penggelontoran, sedimen dan nutrien yang mengendap di dasar waduk dan sungai akan kembali mengalir dan secara alami memecah konsentrasi kandungan yang berlebih, sehingga sungai kembali mampu mempurifikasi dirinya,” jelas Milfan.

Dari sisi keamanan infratruktur, beliau juga menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pengamatan visual, Bendungan Wlingi secara umum berada dalam kondisi baik. Adapun untuk memastikan pengaruh flushing terhadap kondisi bendungan, timnya akan melakukan pemantauan instrumentasi secara rutin selama pelaksanaan kegiatan flushing dilaksanakan. “Kami harus memastikan bahwa tidak terjadi perubahan signifikan terhadap instrumentasi yang diukur. Bendungan harus aman dilihat dari standar keberterimaan atas tekanan air pori, rembesan, muka air tanah maupun dari segi deformasinya,” ungkap Milfan.

Di akhir wawancara, Milfan menyampaikan bahwa hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat mengoptimalkan suplai air irigasi Lodagung dan Tulungagung Timur seluas 13.000 ha serta operasi PLTA Wlingi dan Lodoyo dengan kapasitas pembangkitan total sebesar 58,7 MW. “Tujuan utama flushing adalah untuk mengembalikan volume efektif Waduk Wlingi serta long storage Bendung Lodoyo, sehingga fungsi kedua infrastruktur SDA ini dapat kembali optimal”. Berdasarkan hasil echosounding pada saat flushing tahun 2022 diketahui efektivitas sedimen yang tergelontor pada Waduk Wlingi sebesar 603 ribu meter kubik, sedangkan pada tampungan Lodoyo sebesar 561 ribu meter kubik. Hal ini berhasil menambah sekitar 27 % kapasitas tampungan efektif Waduk Wlingi dan 18 % untuk Lodoyo. “Sesuai amanah yang ditugaskan kepada kami, flushing waduk merupakan upaya Jasa Tirta I dalam melakukan pemeliharaan aset serah kelola milik negara,” tutup Milfan di akhir wawancara.

—————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik.

WhatsApp Image 2023-03-08 at 14.44.52

PJT I Dukung Semarak Jalan Sehat Bersama BUMN di Sumatera Utara dan Jawa Tengah



Hadir di 6 Kabupaten dan Kota, kegiatan Jalan Sehat BUMN bersama kembali dilaksanakan serentak dan Jasa Tirta I mendukung pelaksanaan kegiatan. Hadir di Dairi Sumatera Utara bersama dengan PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero) dan Kimia Farma, kegiatan berhasil menarik antusiasme ribuan warga untuk hadir di Lapangan Sepak Bola Kodim 0206, Dairi. Selain itu kegiatan juga dilaksanakan di Asahan, dimana PJT I kembali hadir bersama PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero) dan Kimia Farma yang hadir di Taman Hutan Kota Kisaran.

Selain di Sumatera Utara, puncak kegiatan Jalan Sehat Bersama BUMN yang diselenggarakan pada 05 Maret 2023 juga dilaksanakan di Jawa Tengah. Kegiatan di Blora dilaksanakan dengan sinergi dari Bank Negara Indonesia dan Taspen yang dilaksanakan di Lapangan Kridosono Blora. Selanjutnya kegiatan juga dilaksanakan di Kabupaten Jepara yang mengambil tempat di Alun-Alun Jepara. Dalam kegiatan ini PJT I bersinergi dengan PT Semen Indonesia (Persero) TBK dan PT Taspen. Kegiatan juga berlanjut di Kabupaten Grobogan yang dilaksanakan bersamaan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Grobogan ke 297 yang dimulai dari Depan Kantor Setda Kabupaten Grobogan. Kegiatan sendiri bersinergi dengan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Dan PT Taspen. Untuk Kabupaten Karanganyar kegiatan difokuskan di Alun-Alun Karanganyar dan bersinergi dengan Bank Rakyat Indonesia dan PERHUTANI. Dalam kegiatan di Karanganyar sendiri hadir Kepala Divisi Jasa ASA III, Bapak Setyantono untuk mewakili perusahaan dalam kegiatan dimaksud.

Direktur Keuangan, Pengelolaan Sumber Daya, dan Manajemen Risiko Bapak Mukhamad Taufiq menyampaikan kebanggaannya ikut serta mendukung pelaksanaan Jalan Sehat Bersama 2023 dalam rangka HUT Kementerian BUMN ke-25. Disampaikan bahwa hal ini senada dengan harapan Menteri BUMN, Bapak Erick Thohir bahwa kegiatan dimaksud dapat Menyehatkan Indonesia. Serangkaian kegiatan yang telah diselenggarakan juga tentunya mendorong peran aktif seluruh karyawan dan keluarga BUMN di masing-masing daerah penyelenggaraan kegiatan.

Disampaikan oleh Taufiq bahwasannya semangat “Estafet OBOR BUMN” menjadi landasan pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan di Kabupaten dan Kota di Indonesia. Kegiatan ini sendiri dilaksanakan dalam Rangka memperingati 25 Tahun Kementerian BUMN, Kementerian BUMN Bersama BUMN menyelenggarakan kegiatan Jalan Sehat Bersama BUMN bagi karyawan, keluarga karyawan BUMN, dan masyarakat dengan konsep “Estafet Obor BUMN” pada Kabupaten/Kota seluruh Indonesia. Lebih lanjut kemudian Taufiq menyampaikan bahwasannya sinergi BUMN mewujudkan pelaksanaan kegiatan di seluruh lokasi di Indonesia. Tentunya apresiasi diberikan oleh beliau atas kerja keras seluruh insan PJT I dan BUMN untuk mewujudkan Semarak Jalan Sehat BUMN. Beliau menyampaikan harapannya agar kegiatan dimaksud dapat dilaksanakan sebagai salah satu wujud kehadiran BUMN di tengah masyarakat, ujarnya menutup pembicaraan.

—————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-03-08 at 13.38.43

Tingkatkan Kompetensi Karyawan, Jasa Tirta I Gelar Workshop dan Employee Gathering

Malang – Untuk meningkatkan kompetensi karyawannya di bidang pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) dan pengelolaan keuangan, Jasa Tirta I menggelar acara workshop dan employee gathering pada Rabu, 22 Februari 2023. Acara tersebut digelar dalam rangkaian peringatan ulang tahun yang ke – 33 PJT I.

Diawali dengan acara lokakarya, kegiatan yang berlangsung di Graha Cakrawala UM Malang ini mendatangkan sejumlah pakar di bidangnya masing – masing.
Dengan tema Berkolaborasi Dalam Akselerasi, lokakarya kali ini menghadirkan narasumber dari Kementerian PUPR, yakni Bapak Dr. Ir. Muhammad Rizal, M.Sc selaku Direktur Bina Teknik dan Personal Financial Management, Prita Ghozie.

Materi lokakarya pertama membahas tentang “Peran Institusi Pengelola Sumber Daya Air dalam Mewujudkan Ketahanan Air Indonesia 2045 di Tengah Permasalahan Global”. Dalam paparannya, Bapak Muhammad Rizal menjelaskan pentingnya peran institusi seperti PJT I dalam sistem pengelolaan SDA. Sebagai BUMN, PJT I harus lebih agile dalam mengelola air serta mengoptimalkan manfaat air secara berkeadilan.

Materi selanjutnya dari Prita Ghozie dengan bahasan mengenai “Plan your Financial Balance”. Dalam paparannya, Prita memberikan pemahaman bagaimana merencanakan finansial, antara lain tentang perlunya memiliki persediaan kas, pengelolaan hutang konsumtif, pengelolaan prioritas alokasi keuangan, pentingnya berinvestasi serta prioritas bahagia dan sejahtera.

Selain workshop, acara juga diselingi oleh tampilan hiburan dari berbagai artis lokal maupun band papan atas. Sejumlah bintang tamu dihadirkan untuk menghibur seluruh undangan yang hadir dari mulai Cak Silo, Ratna Antika dan Grup Band Padi Reborn.

Direktur Utama PJT I, Milfan Rantawi dalam sambutannya menyampaikan bahwa perusahaan telah dibangun 33 tahun silam dengan tujuan utama untuk menjalankan penugasan dalam memberikan manfaat sebesar-besarnya dalam pengelolaan SDA. Dalam perkembangannya perusahaan terus berkembang dan bertransformasi. Tidak hanya dari sisi teknologi informasi, namun juga dari sisi Sumber Daya Manusia dan proses bisnis. Disampaikan juga bahwa PJT I terus berupaya mengoptimalkan aset yang dimiliki untuk mendukung akselerasi tercapainya target Pemerintah dalam bidang penyediaan air bersih dan ketahanan energi baru terbarukan. “Beragam upaya transformasi kami tempuh dengan mengoptimalkan potensi yang kami miliki. Baik potensi tangibel maupun intangibel. Tentunya dengan tetap mengedepankan pelayanan bagi masyarakat.” ucap Milfan pada sambutannya.

Milfan juga menyampaikan bahwa employee gathering tahun ini menggabungkan dua konsep acara yang cukup berbeda. “Acara lokakarya yang biasanya bernuansa formal, dikolaborasikan dengan konser hiburan berbagai artis yang bernuansa ceria dan fun”. Tujuannya untuk menghadirkan sebuah acara yang bersifat edukatif namun menarik untuk diikuti oleh seluruh lapisan karyawan. “Jadi harus dibuat tetap fun,” terang beliau.

Sebagai penutup, Milfan juga mendoakan agar kebersamaan yang ada dalam momentum gathering tersebut, dapat terus terbawa hingga di setiap sudut wilayah penugasan para karyawannya. Karena dengan kolaborasi, maka semua hal yang berat akan dipikul bersama. Sehingga PJT I yang merupakan rumah kita bersama ini dapat terus bertumbuh secara berkelanjutan.

——————————————
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-03-08 at 13.38.44

Jaga Keamanan Bendungan, Jasa Tirta I Lakukan Pengaturan Outflow Waduk Wonogiri

Berdasarkan hasil pantauan Perum Jasa Tirta I, tercatat pada 14-16 Februari 2023 terjadi hujan lebat di hulu Waduk Wonogiri dan area Solo Raya. Hal tersebut terpantau secara realtime melalui telemetri yang dikelola oleh Jasa Tirta I. Dari pembacaan telemetri Automatic Rainfall Record (ARR) diketahui curah hujan di wilayah Wonogiri mencapai angka 145 mm, sedangkan di stasiun Pracimantoro sebesar 136 mm, Jatisrono sebesar 281 mm, Batuwarno sebesar 168 mm, Tirtomoyo sebesar 210 mm dan di wilayah Solo sebesar 50,6 mm. Tingginya curah hujan yang merata ini menyebabkan debit Sungai Bengawan Solo terus meningkat hingga masuk ke level Siaga Merah di Stasiun Jurug pada 16 Februari 2023.

Di sisi lain, tingginya curah hujan di Solo raya juga menyebabkan peningkatan drastis debit di sejumlah anak sungai Bengawan Solo. Diantaranya Kali Dengkeng yang terus meningkat dari kondisi normal sebesar 41 meter kubik per detik menjadi 562 meter kubik per detik atau masuk ke level Siaga Merah. Sedangkan Kali Samin dari kondisi normal 54 meter kubik per detik naik menjadi 401 meter kubik per detik dan juga masuk ke level siaga merah. Hal ini tentunya mengakibatkan debit Bengawan Solo di Kota Surakarta ikut meningkat. Dari hasil pembacaan telemetri di pos pemantauan Jurug Surakarta pada tanggal 14 hingga 16 Februari 2023 tercatat naik dari 204 meter kubik per detik (kondisi Normal) menjadi 1.596 meter kubik per detik (Siaga Merah).

Peningkatan debit ini secara proporsional merupakan kumulatif dari aliran Kali Dengkeng 562 m3/detik atau 35% dari total debit, Kali Samin 401 m3/detik atau sekitar 25%, outflow Waduk Wonogiri sebesar 280 m3/detik atau sekitar 18%, dan sisanya merupakan limpasan air permukaan lainnya dengan prosentase 22%.

Kondisi demikian juga terjadi di hulu Bengawan Solo dimana peningkatan curah hujan di catchment Waduk Wonogiri sejak tanggal 14 – 16 Februari 2023 menyebabkan elevasi muka air Waduk Wonogiri naik dari +135,11 meter menjadi +137,00 meter. Elevasi ini lebih tinggi 3,35 meter dari kondisi normal sesuai pola yakni +133,65 m. Terkait hal tersebut PJT I telah berkoordinasi dengan BBWS Bengawan Solo untuk melakukan pengendalian elevasi muka air Waduk Wonogiri melalui penambahan outflow waduk secara bertahap, dari 50 m3/detik menjadi 280 m3/detik.

Dihubungi terpisah, Plt Direktur Utama PJT I Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa Waduk Wonogiri memiliki fungsi krusial dalam pengendalian banjir. Terdapat aturan yang harus kita patuhi bersama dalam pelaksanaan Operasi dan Pemeliharaan dimana Ketika tinggi muka air mencapai Siaga Hijau (elevasi +135,30 m), maka secara bertahap akan dilaksanakan pelepasan air melalui pembukaan spillway. “Tujuan pengendalian elevasi Waduk Wonogiri dengan pelepasan debit melalui mekanisme pembukaan pintu spillway secara bertahap ditujukan untuk keamanan infrastruktur Bendungan Wonogiri dari bahaya overtopping atau pelimpasan air melalui puncak bendungan. Selain itu juga mencegah potensi terjadinya pelepasan debit banjir yang lebih besar di daerah hilir”, jelas beliau lebih lanjut.

Beliau menyampaikan bahwa outflow Wonogiri sempat diturunkan pada 17 Februari 2023 jam 11.00 WIB. “Kami sempat menurunkan outflow Wonogiri dari 280 m3/detik menjadi 200 m3/detik dan terakhir 100 m3/detik pada jam 15.30 WIB hari Jumat kemarin. Hal ini dilakukan untuk mengurangi beban Bengawan Solo di bagian hilir.” Jelas Milfan. Namun, dalam perkembangannya elevasi waduk kembali naik hingga menyentuh level 137,07 m di jam 20.00 WIB. Sehingga, setelah berkoordinasi dengan BPBD di wilayah Solo Raya, PJT I kembali menambah outflow spillway mulai jam 21.00 WIB. Penambahan dilakukan dari semula 100 m3/detik menjadi 200 m3/detik, jadi total outflow setelah ditambah dari PLTA menjadi 250 m3/detik. “Debit outflow ini kami jaga konstan sampai dengan jam 13.00 siang ini (18/2)”, ujarnya.

Milfan menyampaikan bahwa pengendalian elevasi Waduk Wonogiri melalui pengaturan outflow ini akan terus dievaluasi kemudian dengan terus mempertimbangkan kondisi cuaca di hulu Waduk Wonogiri dan kondisi di hilir Bendungan Wonogiri sesuai dengan Pedoman Operasi yang berlaku serta dengan tetap mengkomunikasikan perkembangan yang ada kepada para stakeholder terkait.

“Selain berupaya untuk meminimalisir dampak yang terjadi, kami juga berusaha meringankan beban para korban terdampak banjir. Hari ini, Sabtu 18 Februari 2023 telah disampaikan bantuan berupa kebutuhan pokok untuk para pengungsi” terang Milfan. Bantuan yang diberikan berupa beras, telur, minyak goreng, mie instan, air mineral, biskuit, susu balita, gula, kecap, terpal dan sabun. Lebih lanjut, Milfan menjelaskan bahwa bantuan dari PJT I diserahkan di 4 titik di wilayah terdampak. “Bantuan tersebut diterima oleh BPBD Kabupaten Wonogiri, BPBD Kabupaten Sukoharjo, Pos Pengungsi SD Joyotakan Surakarta, dan Desa Bener Kecamatan Wonosari Kabupaten Klaten. Harapan kami semoga kondisi segera teratasi dan para korban dapat segera kembali ke rumah mereka,” ungkap Milfan menutup pembicaraan.

———————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-02-27 at 08.34.23

33 Tahun HUT Jasa Tirta I, Berkolaborasi dalam Akselerasi

Merayakan pertambahan usia ke 33 pada 12 Februari 2023, Jasa Tirta I laksanakan beragam kegiatan dari mulai lomba internal, bakti sosial, hingga kegiatan gateball. Momen pertambahan usia ke-33 tahun ini dimaknai dengan semangat dimana akselerasi menjadi semangat yang dijadikan acuan bersama segenap insan perusahaan untuk berkarya. Sejumlah lomba internal diselenggarakan dari mulai lomba tenins, badminton serta lomba foto dan video untuk karyawan. Kegiatan puncak akan diselenggarakan pada 22 Februari 2023 dimana akan dilaksanakan kegiatan workshop dan employee gathering yang mengundang Bapak Direktur Jenderal SDA Kementerian PUPR Bapak Ir. Jarot Widyoko Sp-1 dan Prita Ghozie.

Mengambil tempat di Lapangan Komando Resort Militer 074/Warastratama dan Lapangan Komando Distrik Militer Surakarta kegiatan lomba gateball memperebutkan piala Direktur Utama PJT I digelar pada Sabtu 11 Februari 2023. Sejumlah stakeholder dan shareholder dari Jawa Timur dan Jawa Tengah. Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Plt Dirut PJT I Bapak Milfan Rantawi. Sambutan juga diberikan oleh Ketua Umum KONI Surakarta Bapak Lilik Kusnandar serta Wakil Ketua Umum Pergatsi Jawa Tengah SR Eko Yunianto.

32 tim ikut serta dalam lomba gateball dalam rangka HUT PJT I. Kegiatan diikuti oleh tim dari Dinas PSDA, Balai Besar di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Selain itu Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan dan Borobudur juga ikut mengirimkan tim dalam kegiatan perlombaanDalam perlombaan dimaksud tampil sebagai juara I TWC Borobudur, Juara II Tim A PJT I, Juara III BPSDA Serayu Citanduy dan Juara Harapan I BPSDA Seluna.

Selain kegiatan dimaksud peringatan HUT juga dilaksanakan dengan kegiatan berbagi kepada sesama. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka HUT PJT I diantaranya adalah kegiatan BASKOM atau Bantuan SembaKO peruM Jasa Tirta I yang diberikan kepada masyarakat sekitar kantor PJT I. Milenial PJT I bersama dengan TJSL PJT I juga memberikan bantuan TJSL dan pelatihan usaha bagi Komunitas Penyandang Disabilitas yang dilaksanakan di Workshop Disabilitas Karya Inklusi di Kabupaten Malang. PJT I Berbagi juga dilaksanakan dengan memberikan bantuan komposter kepada Masyarakat Kelurahan Gadingkasri.

Milfan Rantawi selaku Plt Direktur Utama PJT I menyampaikan bahwa sebagai perayaan atas pertambahan usia perusahaan, kegiatan seremoni dilaksanakan pada Senin 12 Februari 2023. Kegiatan dilaksanakan dengan undangan terbatas termasuk mengundang para Direksi periode sebelumnya yang telah memberikan baktinya dalam memajukan perusahaan. Disampaikan oleh Milfan bahwasanya berbagai pencapaian perusahaan adalah sumbangsih dan giat seluruh insan perusahaan. Sejumlah pencapaian hingga tahun 2022 dari mulai aset perusahaan yang bernilai 1 T dan peningkatan lainnya dari sisi finalsial. Hal positif lainnya adalah diterimanya sejumlah penghargaan dari mulai penghargaan atas Implementasi AKHLAK, penghargaan INDI 4.0 oleh Kementerian Perindustrian, Infobank, Anugerah Komisi Informasi Publik yang menobatkan PJT I sebagai Badan Publik Informatif, Penghargaan dari Dinas Kehutanan Provinsi Kehutanan atas kontribusi perusahaan dalam kegiatan konservasi di Kediri dan Tulungagung.

Akserelasi tentunya akan kami laksanakan dalam upaya untuk meningkatkan performa perusahaan. Di tahun 2023 ini sejumlah proyek siap untuk dilaksanakan dari mulai pengembangan SPAM Malang, penjajakan kerjasama carbon trading, hingga pelaksanaan kegiatan PLTS terapung di waduk yang dikelola perusahaan. Upaya untuk semakin mengembangkan bisnis baik di sektor pengelolaan SDA dan Non-SDA tentunya akan kami laksanakan sebagai upaya mengakselerasi pertumbuhan ujar beliau menutup pembicaraan.

————————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-01-12 at 14.30.03

Pengumuman Bagi UMK Mitra Binaan Jasa Tirta I

Berikut kami umumkan daftar Angsuran Belum Teridentifikasi (ABT) dari para mitra binaan PJT I yang telah melakukan pembayaran untuk periode tahun 2022.

Berikut kami umumkan daftar Angsuran Belum Teridentifikasi (ABT) dari para mitra binaan PJT I yang telah melakukan pembayaran untuk periode tahun 2022.

Anda dapat cek tanggal dan besaran nominal pembayaran yang telah anda lakukan. Jika terdapat kesamaan, anda dapat mengkonfirmasi dengan disertai bukti setor asli, identitas asli yang masih berlaku dan bukti pendukung lainnya dengan menghubungi
Departemen Pengelolaan TJSL PJT I di nomor :
0341-551971 ext 116 & 0822-2345-9500

Kami tunggu hingga 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal pengumuman ya…

Rilis berita SPAM

Penuhi Kebutuhan Air Bersih, Jasa Tirta I Kerjasama SPAM dengan Perumda Tugu Tirta

Selang seminggu sejak Wali kota Malang menandatangani nota kesepahaman dengan Direktur Utama Perum Jasa Tirta I (PJT I), Jumat 6 Januari 2022 MoU tersebut langsung ditindaklanjuti dengan penandatanganan perjanjian kerjasama antara PJT I dengan Perumda Tugu Tirta Kota Malang. Perjanjian kerjasama ini ditandatangani oleh Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi dan Direktur Utama PDAM Tugu Tirta Bapak M Nor Muhlas. Para pihak telah bersepakat untuk bekerjasama dalam penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kota Malang dengan volume total sebesar 500 liter per detik melalui mekanisme Build Operate Transfer. 


SPAM sebesar 500 lps ini sendiri nantinya akan dipenuhi secara bertahap dengan memanfaatkan air permukaan Sungai Bango. Air baku dari sungai akan diolah oleh PJT I melalui water treatment plan, dimana selanjutnya diserahkan pada titik yang disepakati sebelum kemudian dialirkan pada jaringan distribusi milik Perumda Tugu Tirta. Untuk tahap pertama, kapasitas WTP disepakati sebesar 200 lps. Ini ditargetkan dapat beroperasi di pertengahan 2023. Selanjutnya akan dilakukan pengembangan di tahap II pada tahun 2025 dengan penambahan kapasitas 100 lps dan tahap III pada tahun 2027 sebesar 200 lps, sehingga total kapasitas keseluruhan adalah sebesar 500 lps. 


Pembangunan SPAM yang dilakukan oleh PJT I dilaksanakan di atas lahan yang akan disewa oleh Perumda Tugu Tirta dengan luasan sebesar 15.939 meter persegi. Untuk pembangunan Unit Air Baku dilaksanakan di atas lahan seluas 1.090 m2 dan pembangunan Unit Produksi di atas lahan Pemkot Malang seluas 14.849 m2. 


Direktur Utama PJT I Bapak Raymond Valiant Ruritan menyampaikan bahwa kerjasama ini telah menjadi cita-cita PJT I untuk turut hadir dalam pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat Malang. “Melalui SPAM ini, Kota Malang dapat lebih mandiri dalam pemenuhan ketahanan air yang menjadi syarat utama terpenuhinya pembangunan berkelanjutan,” terang Raymond dalam sambutannya. Kerjasama ini juga menjadi wujud sinergi antara BUMN dengan BUMD selaku representasi dari kehadiran negara untuk masyarakatnya. “Kami menyadari bahwa BUMN memiliki kewajiban melayani masyarakat sesuai dengan amanat UUD 1945 pasal 33 ayat 3, dimana bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. PJT I dan Perumda Tugu Tirta harus hadir sebagai perwujudan dari negara untuk menyediakan air bersih bagi masyarakat,” jelas Raymond.


Lebih jauh lagi Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakam tindak lanjut dari MoU yang sebelumnya telah disepakati oleh PJT I dengan Pemkot Malang akhir tahun 2022 lalu. “Kami memahami betul bahwa ketergantungan pada mata air sangatlah besar di Malang, dan tindak lanjut PKS dengan Perumda Tugu Tirta merupakan langkah untuk memperkecil ketergantungan akan hal dimaksud serta sebagai bentuk layanan publik”, ujar beliau. Pelayanan untuk SPAM diharapkan dapat dinikmati oleh masyarakat Malang pada Agustus atau September 2023.


Beliau juga menyampaikan bahwa instalasi SPAM yang akan dibangun oleh PJT I ini nantinya akan dioperasikan selama 20 tahun dan setelahnya akan diserah operasikan kepada Perumda Tugu Tirta. “Isi perjanjian sudah sangat detail baik dari sisi legal, teknis, maupun finansial. Juga ada tim khsusus untuk membahas perjanjian secara holistik. Ini semua merupakan upaya antar pihak untuk mengeliminasi kemungkinan munculnya perselisihan di kemudian hari,” ujar Milfan. “Untuk tarif air bersih yang akan dibeli oleh Perumda Tugu Tirta juga telah disepakati sebesar Rp.1.600 per kubik. Harga ini akan naik sebesar 15% setiap empat tahun sekali. Kerjasama ini kami pandang bersama sebagai wujud pelayanan sosial kami sebagai BUMN dan BUMD berbentuk Perum yang tidak semata-mata mengejar keuntungan,” ujarnya menutup percakapan. 


Direktur Utama Perumda Air Minum Tugu Tirta, Bapak M Nor Muhlas juga menyampaikan bahwa dalam menjalankan kerjasama ini nantinya pihaknya tetap akan berpegang pada penerapan good corporate governance. “Kami dan PJT I ini sama-sama Perusahaan negara yang harus mengedepankan pelayanan publik. Jadi kami pastikan penerapan di setiap tahapannya harus berlandaskan pada peraturan yang berlaku,” jelas beliau di akhir sambutannya. 


—————————–

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

Perum Jasa Tirta I

Rilis berita moupemkotmalang

Menjamin Akses Air Bersih Kota Malang, Akhir Tahun 2022 Jasa Tirta I Teken MoU dengan Pemerintah Kota Malang

Ketersediaan Air bersih di Kota Malang menjadi perhatian banyak pihak. Pasalnya kota di hulu Sungai Brantas yang merupakan sungai terbesar di Jawa Timur, hingga saat ini masih menggantungkan pemenuhan air bersihnya dari luar wilayah Kota Malang. Sebagai solusi dari permasalahan tersebut, Sabtu 31 Desember 2022 bertempat di Kantor Pusat Jasa Tirta I dilaksanakan penandatanganan MoU antara PJT I dengan Pemerintah Kota Malang tentang Penyediaan Air Bersih Curah dan Bidang Usaha Lainnya. Penandatanganan dilakukan secara langsung oleh Direktur Utama PJT I Bapak Raymond Valiant Ruritan dan Walikota Malang Bapak Sutiaji.  

Dengan kesepakatan bersama tersebut akan membuka peluang kerjasama dalam rangka pemenuhan air bersih curah Kota Malang melalui Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) oleh Jasa Tirta I. Jangka waktu MoU tersebut satu tahun, dan dalam waktu dekat akan ditindaklanjuti dengan perjanjian kerjasama yang lebih detil antara PJT I dan Perumda Tugu Tirta untuk merealisasikannya.

Raymond Valiant Ruritan selaku Direktur Utama PJT I menyatakan bahwa kerjasama ini diharapkan dapat memberikan efek positif bagi masyarakat Kota Malang. “Kita tentunya melihat bahwa ketergantungan Kota Malang akan sumber air bersih dari luar wilayah ini cukup besar, diharapkan MoU ini nantinya menjadi langkah kongkret dalam pemenuhan ketahanan air yang lebih mandiri untuk Kota Malang,” ujar beliau. Kota Malang sendiri merupakan basis pusat dari Jasa Tirta I. Sebagai BUMN yang diberikan penugasan dalam penyelenggaraan SPAM, Raymond berharap PJT I dapat turut andil dalam pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat Malang. “Kesepakatan hari ini merupakan salah satu bentuk kehadiran kami untuk Kota Malang.”

Dirut PJT I menambahkan bahwa PJT I akan melakukan investasi 200 liter per detik instalasi Water Treatment Plant (WTP) kemudian ditingkatkan hingga 500 liter per detik. Proyek ini direncanakan untuk selesai Agustus atau September 2023 hingga proses produksi air. Untuk kapasitas produksinya akan ditingkatkan lagi pada 2024, sambil melihat progres distribusinya. Untuk tahap awal, air yang akan digunakan adalah aliran dari Sungai Bango dan Sungai Metro. Untuk air dari Sungai Bango dan Sungai Metro sendiri sudah disetujui oleh Perumda Tugu Tirta. Lahan 9 hektar milik Pemkot Malang yang berada di Kedungkandang nantinya akan digunakan untuk membangun tempat penjernih air seluas 1,8 hektar. 

Lebih jauh Walikota Malang Bapak Sutiaji menyampaikan bahwa kerjasama ini diharapkan dapat menjadi realisasi menuju kemandirian air yang selama ini telah dicita-citakan. Harapannya tentu bahwa akan ada jaminan masyarakat agar tidak mengalamai kekurangan air. Disampaikan bahwa selepas kesepakatan bersama ini percepatan akan segera dilaksanakan secara bisnis dimana skema Business to Business (B to B) akan dilaksanakan antara PJT I dan Perumda Tugu Tirta. Bentuk dukungan dari Pemkot diberikan dengan penyiapan lahan 1,8 hektar di area Sungai Bango untuk membangun WTP ujar beliau menutup pembicaraan. 

————————————

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

Rilis berita bening

Nikmati Keseruan Pergantian Tahun di Waduk Bening

Madiun- Penat dan Lelah saatnya Kembali menyegarkan diri dengan menikmati hiburan pergantian tahun di Waduk Bening-Widas. Waduk Bening menjadi salah satu ikon Madiun, menawarkan wisata alam yang tentunya tidak boleh dilewatkan. Tempat ini sangat cocok menjadi alternatif pilihan menghabiskan waktu dengan menikmati keindahan panorama waduk nan asri yang dikelola oleh Perum Jasa Tirta I (PJT I). 

Waduk Bening berlokasi di Dusun Petung, Desa pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur Indonesia. Cukup 1 jam dari Madiun, para pecinta wisata waduk sudah dapat menuju Waduk Bening. Adapun Waduk Bening menjadi salah satu waduk terbesar di Jawa Timur dengan pemandangan hijau yang menghampar serta perairan jernih di Kabupaten Madiun. 

Dua tahun belum pernah ada kegiatan yang dilakukan pada momen pergantian tahun dan pada tahun 2022 sudah saatnya kerinduan ini diobati. Hal ini juga menjadi perhatian dari Inni Dian Rohani selaku Kepala Divisi Operasional Bisnis PJT I. Inni Dian melihat bahwa masyarakat sudah haus akan hiburan merakyat. Melihat hal tersebut kemudian sebagai pengelola Waduk Bening, Inni Dian dan timnya mengurus perizinan untuk membuat kegiatan keramaian di penghujung 2022 dan di awal 2023 yang telah mendapatkan persetujuan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun. 

Semua orang butuh hiburan, dan hiburan rakyat di Waduk Bening tentunya menjadi alternatif untuk meredakan dahaga pada momen pergantian tahun. Inni Dian menyampaikan bahwa harga tiket untuk menikmati hiburan pergantian tahun di Waduk Bening terjangkau yaitu di harga Rp.30.000. Akan ada penampilan dari orkes dangdut serta hiburan kesenian tradisional Madiun. Akan ada High Performe dari Zulfais Audio 16 Sub Double, DJ Ghea Barbie serta Jaranan Lodo Budoyo. 

Menutup pembicaraan Inni Dian menyampaikan bahwa hiburan di Bening buka pada pukul 10.00 WIB. Jadi kalau masih bingung akan kemana pada momen pergantian tahun, jangan lupa untuk menjadikan Waduk Bening sebagai alternatif pilihan, ujarnya menutup pembicaraan. 

 

———————————————-

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

Rilis berita selorejo

Momen Tahun Baru, Selorejo Hotel & Resort Sediakan Promo Menarik

Menyambut Tahun Baru, berbagai bidang usaha seperti hotel, restaurant dan taman wisata mulai gencar memberikan promo-promo akhir tahun, apalagi tahun baru ini merupakan tahun baru pertama yang diperbolehkan oleh pemerintah untuk menggelar kegiatan atau aktivitas dengan mengundang banyak massa setelah 2 tahun masa pandemi. Promo menarik ditawarkan juga Selorejo Hotel and Resort yang dikelola PJT I. Hotel ini menawarkan panorama bendungan Selorejo yang asri, sangat cocok untuk dijadikan destinasi wisata keluarga di akhir tahun.

 –

Berlokasi di Banturejo, Ngantang, Kabupaten Malang, Taman Wisata Bendungan Selorejo Hotel & Resort tidak hanya menawarkan wisata bendungan tapi juga fasilitas-fasilitas lain seperti camping ground, restaurant, kolam renang, recreation area dan wisata perahu. Dengan banyaknya hal yang ditawarkan, tidak heran jika banyak orang mengunjungi Taman Wisata Bendungan Selorejo Hotel & Resort untuk sekedar melepas penat dari kesibukan daerah perkotaan.

Kepala Divisi Operasional Bisnis Perum Jasa Tirta I, Inni Dian mengatakan perayaan malam tahun baru selalu menjadi momen yang berharga untuk dirayakan bersama keluarga, sahabat maupun orang terkasih. “Taman Wisata Bendungan Selorejo Hotel & Resort ingin menjadi bagian dari momen spesial tersebut, harapannya dengan adanya promo ini dapat menarik para tamu untuk memiliki momen perayaan malam tahun baru yang indah di hotel kami dengan adanya promo End Year Package tahun ini akan memberikan keuntungan kepada para tamu dengan pemberian diskon hingga 20% untuk kamar yang di pesan”, ujarnya. 

“End Year package yang kami tawarkan berada dalam range harga mulai 600 ribu permalam dengan diskon mulai 20% off untuk tanggal 27 Desember sampai 30 Desember dan diskon 15% persen untuk range harga 1 juta yang bisa dinikmati mulai tanggal 31 Desember hingga 1 Januari” Dengan adanya paket promo tersebut, para tamu akan mendapatkan beragam fasilitas seperti breakfast untuk dua orang, buffet dinner untuk 2 orang, Wifi, BBQ, Live Music, souvenir, dan diskon 10 persen untuk laundry. Khusus untuk momen tahun baru akan ada live music untuk memeriahkan momen jelang pergantian tahun. 

Secara garis besar kami menawarkan tempat yang dapat menjadi alternatif menghabiskan akhir tahun dengan nuansa berbeda karena ada pemandangan waduk yang tentunya berbeda dengan tempat lain. Selorejo Hotel & Resort dapat menjadi pilihan menghabiskan akhir tahun dengan suasana yang berbeda ujar Inni Dian menutup pembicaraan. 

—————————————————

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

MOUPEMKABLAMONGAN

Jasa Tirta I Kembali Berkolaborasi Dengan Pemkab Lamongan, Penuhi Kebutuhan Air Bersih Domestik dan Industri

Bertempat di Selorejo Hotel and Resort, Perum Jasa Tirta I (PJT I) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan melakukan penandatanganan MoU penyediaan dan pengembangan air bersih melalui SPAM dan produk lainnya pada Jumat 23 Desember 2022. Penandatanganan langsung dilaksanakan oleh Direktur Utama PJT I Bapak Raymond Valiant Ruritan dan Bupati Lamongan Bapak Yuhronur Efendi. MoU ini merupakan kelanjutan dari kesepakatan antara kedua belah pihak yang sebelumnya telah berhasil membuahkan dua unit SPAM di wilayah Brondong dan Sekaran. 


Melalui kesepakatan ini akan muncul komitmen kerja sama antar pihak untuk pentahapan yang lebih riil dalam rangka penyediaan air bersih di Kabupaten Lamongan, terutama di wilayah Karangbinangun. Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Karangbinangun ini sendiri telah masuk dalam Peraturan Presiden (Perpres) nomor 80 tahun 2019, dimana mengatur tentang percepatan pembangunan sejumlah kawasan ekonomi di Jawa Timur, termasuk di Karangbinangun, Lamongan. 


Keberadaan SPAM Karangbinangun nantinya akan melayani kebutuhan air bersih di empat kecamatan di wilayah tengah Lamongan, antara lain Kecamatan Karangbinangun, Glagah, Kalitengah dan Deket. Dengan total kebutuhan air sebesar 300 liter per detik, nantinya akan ditargetkan penyerapannya sebesar 25 liter per detik untuk tiap kecamatan dan 200 liter per detik untuk memenuhi kebutuhan industri.


Dalam sambutannya, Bupati Lamongan menyampaikan bahwa MoU ini sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah Lamongan, sehingga kelanjutan dari MoU ini harus dapat segera terealisasi. “Kerjasama Pemkab Lamongan dan PJT I ini adalah untuk yang ketiga kalinya. Sebelumnya kerjasama dengan PJT I telah berhasil dibuktikan dengan beroperasinya SPAM Brondong dan SPAM Pantura (Sekaran),” terang beliau. Harapannya, untuk SPAM Karangbinangun pun akan menyusul keberhasilannya seperti kerjasama sebelumnya. 


Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan juga menyampaikan bahwa Jasa Tirta I harus bisa hadir dalam pemenuhan kebutuhan air bersih di Kabupaten Lamongan yang masuk dalam Wilayah Sungai Bengawan Solo. “Ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian di Kabupaten Lamongan. Dengan layanan SPAM, masyarakat Lamongan dapat menikmati air bersih dengan harga yang lebih terjangkau,” terang beliau dalam sambutannya. Selain itu, produksi air bersih nantinya juga akan dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan industri. “Sehingga ini juga akan meciptakan iklim investasi yang positif serta mendukung pertumbuhan industri sebagai salah satu penggerak roda perekonomian daerah.” jelas Raymond.


Raymond menambahkan bahwa pemerataan air bersih menjadi salah satu permasalahan bagi banyak pihak. “Kami berupaya untuk mengatasi hal tersebut. Sebagai BUMN berbentuk Perum, kami juga menghadirkan fungsi pelayanan kepada Masyarakat Ekonomi Rendah (MER) yang berada di Lamongan.” ujar Raymond. Saat ini Jasa Tirta I melalui 2 unit IPA yang ada di Brondong dan Sekaran telah memenuhi kebutuhan air bersih untuk lebih dari 4 ribu sambungan rumah


Penandatangan MoU juga dihadiri oleh stakeholder diantaranya Perwakilan Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR, PT Danareksa (Persero) serta tentunya jajaran Pemkab Lamongan. 


Selain pengembangan SPAM, kesepakatan dua pihak ini juga mencakup kegiatan lainnya sesuai kewenangan masing-masing. MoU ini juga memiliki lingkup terkait bidang usaha pengembangan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), pengembangan laboratorium kualitas air/lingkungan, serta penyediaan instalasi pengolahan air bersih dan air limbah.


Melalui kerjasama dengan Pemkab Lamongan serta dengan support dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR, Jasa Tirta I  diharapkan dapat semakin meningkatkan nilai tambahnya dalam memberikan pelayanan di bidang sumber daya air bagi masyarakat di Wilayah Sungai Bengawan Solo, khususnya di Wilayah Lamongan.


—————————————————

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

Rilis berita toba2

Mengubah Sampah Eceng Gondok Menjadi Kompos, PJT I Berdayakan Masyarakat di Siruar

Menjalankan peranan yang ditugaskan oleh pemerintah dalam mengelola Wilayah Sungai (WS) Toba Asahan, Perum Jasa Tirta I (PJT I) secara rutin melakukan pembersihan sungai. Selain bertujuan untuk menjaga kualitas air, pemeliharaan sungai juga merupakan upaya optimasi fungsi bangunan prasarana sumber daya air sebagai penyuplai kebutuhan air maupun pengendali banjir.

 

Secara rutin PJT I melakukan kegiatan pembersihan sampah Sungai Asahan, termasuk di segmen hulu Bendungan Siruar dengan panjang sekitar 15 km. Setiap bulannya, volume rata-rata limbah padat yang diangkat sebanyak 200 – 300 meter kubik atau mencapai 4.000 meter kubik dalam satu tahun.

Hasil dari sampah yang dibersihkan kemudian dipilah antara bahan anorganik dan organik, dimana eceng gondok menjadi salah satu material sampah orgaik yang diangkut. Terkait hal ini, PJT I berupaya untuk mengoptimalkan perolehan eceng gondok agar dapat memiliki nilai ekonomis lebih dengan cara mengolahnya menjadi bahan pupuk kompos. Pada tahun 2020 sesuai hasil kajian kelayakan yang dilakukan PJT I, akhirnya Rumah Komposter kerjasama PJT I dan PT. Bajradaya Setra Nusa dan Konsultan Artajaya resmi beroperasi. Kapasitas produksi kompos yang dihasilkan dalam kurun waktu 1 bulan berkisar 500 kg – 1 ton bergantung volume eceng gondok sebagai bahan baku utama.

Direktur Operasional PJT I, Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa limbah eceng gondok diambil agar tidak mengganggu ekosistem sungai dan operasional intake PLTA yang berada di Bendungan Siruar. Rumah komposter berhasil mengubah limbah menjadi sesuatu yg bermanfaat. Secara sederhana, eceng gondok basah dikeringkan selama 15 hari dan dicampur bahan bio treatment yakni herboclyn dan herbocomp. Kemudian dicacah dengan alat komposter, setelahnya didiamkan selama 3-7 hari untuk mendapatkan suhu dan kelembaban sesuai standar yang dipersyaratkan sehingga menjadi kompos yang aman untuk digunakan. Kompos dari eceng gondok yg dikelola disini sendiri sudah sesuai dengan peraturan dari Kementerian Pertanian dan telah melewati sertifikasi pengujian dari laboratorium lingkungan di Medan.

PJT I tidak memungut maupun menjual hasil olahan kompos ini. Hasil produksi sepenuhnya didistribusikan sebagai bantuan kepada masyarakat, terutama untuk kebutuhan pertanian dengan harapan dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat. Selain itu, kegiatan rumah komposter ini juga menyerap sejumlah tenaga kerja lokal sebagai operator komposter. Pekerja rumah komposter didominasi oleh para wanita atau ibu-ibu di sekitar Desa Siruar. Hal ini juga membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar.

Produk pupuk kompos ini juga telah dibuktikan tingkat keamanannya. Dari testimoni masyarakat penerima bantuan, mereka menyatakan bahwa kompos ini telah meningkatkan produksi tanaman mereka. Baik untuk tanaman non pangan maupun tanaman pangan, seperti jagung dan padi.

“Kedepannya kami mengharapkan rumah komposter ini dapat berkembang dan meningkat kapasitas produksinya.” Terang Milfan. Selain itu, kegiatan semacam ini juga dapat di cpoy paste-kan ke wilayah di sekitar Danau Toba yang lainnya.

 

——————————————————

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

rilistoba1

Lestarikan DTA Danau Toba, Jasa Tirta I Konservasi 900 Hektar Lahan Kritis Milik Masyarakat

Dalam upaya pengelolaan Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba, Jasa Tirta I sebagai BUMN yang ditugaskan oleh Pemerintah untuk mengelola Wilayah Sungai Toba Asahan terus menggiatkan kegiatan konservasi penanaman pohon. Kegiatan konservasi ini sendiri bertujuan untuk menjaga lingkungan danau Toba serta melestarikan ketersediaan air Daerah Aliran Sungai (DAS) Toba Asahan secara berkelanjutan. Tingginya lahan kritis yang ada di DTA Danau Toba, menyebabkan meningkatnya laju sedimentasi. Hal ini yang mendasari perlunya upaya konservasi di DTA Danau Toba, pasalnya peningkatan sedimentasi ini semakin lama semakin berdampak pada menurunnya kapasitas pengaliran Sungai Asahan. Untuk mengatasi hal tersebut maka perlu adanya upaya peningkatan daya dukung lingkungan dengan cara menambah populasi pepohonan menggunakan jenis tanaman konservatif yang bernilai ekonomis. Sehingga diharapkan juga dapat memberi dampak positif bagi masyarakat dalam hal peningkatan sektor ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan hasil tanam.

 –

Kegiatan penanaman pohon yang dilakukan oleh Jasa Tirta I sejak tahun 2019 masuk dalam Program Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (PJPSDA) dimana pembiayaannya diperoleh dari iuran yang dipungut atas pemanfaatan air permukaan untuk berbagai kebutuhan komersial, seperti PLTA, PDAM dan industri. Khusus untuk kegiatan konservasi di hulu Danau Toba, masuk dalam PJPSDA PJT I dengan PT Inalum. Kegiatan ini terbagi di 4 kabupaten di sekitar DTA Danau Toba. Di kabupaten Samosir ada 500 Ha yang telah terlaksana sejak tahun 2019. Untuk Kabupaten Toba total lahan sebanyak 250 Ha dilaksanakan sejak tahun 2021 hingga tahun 2022. Di Kabupaten Humbang Hasundutan dengan luas lahan total 100 Ha dilaksanakan sejak tahun 2021. Sedangkan di Kabupaten Tapanuli Utara, kegiatan penanaman masih berlangsung saat ini dengan target 50 Ha lahan kritis.

 –

Selain di DTA Danau Toba kegiatan penanaman pohon juga di lakukan di area Sungai Asahan dengan luas lahan sebesar 75 Ha, yang menjadi bagian dari PJPSDA dengan PT Bajra Daya Sentra Nusa.

 –

Di Kabupaten Toba sendiri kegiatan penghijauan dilakukan di 3 kecamatan, yakni Kecamatan Ajibata, Kecamatan Lumban Julu dan Kecamatan Bonatua Lunasi. Penanaman pohon tersebar di sejumlah desa. 6 desa di Kecamatan Ajibata dengan total luasan 86,38 Ha, 8 desa di Lumban Julu dengan total 134,17 Ha. Sementara sisanya, sekitar 23 Ha tersebar di 3 desa di Kecamatan Bonatua Lunasi.

 –

Hampir seluruh bibit konservasi ditanam di lahan masyarakat yang teridentifikasi masuk ke dalam areal kritis. Dalam pelaksanaannya, permintaan bibit yang ditanam pun menyesuaikan dengan permintaan dari pemilik lahan. Jenis tanaman yang dominan diminta adalah jenis tanaman produktif buah-buahan, seperti Alpukat dan Durian. Disamping itu, juga terdapat tanaman konservasi seperti Pinus dan Ingul juga banyak diminati oleh masyarakat. Nantinya tanaman produktif ini akan dimiliki oleh para pemilik lahan, sehingga sekaligus sebagai bentuk apresiasi untuk para pemilik lahan yang bersedia menjaga tanaman tersebut.

 –

Untuk memastikan tingkat kehidupan tanaman, Kegiatan penanaman pohon di kabupaten Toba ini juga mendapatkan pendampingan teknis dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat (LPPM) Universitas Sumatera Utara selaku pihak Independen. Selain itu, PJT I bersama PT Inalum juga melibatkan Pemerintah Kabupaten Toba melalui Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama yang telah berlangsung sejak 2021.

 –

Saat ini PJT1 melakukan tahapan pemantauan pasca penanaman sembari mengumpulkan data sebagai acuan perbaikan tingkat hidup tanaman semakin baik untuk dapat berkontribusi dalam usaha konservasi tanah dan air di DTA danau Toba ini. Kegiatan ini masih perlu perbaikan dan pendapat dari banyak stakeholder agar kegiatan ini dapat terlaksana dan tercapai sasarannya yakni melestarikan Danau Toba.

 –

Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa Perum Jasa Tirta I sebagai BUMN berbentuk Perum diberi serah operasi oleh Kementerian dalam hal ini Kementerian PUPR dengan berpegang pada 5 pilar yaitu Konservasi Sumber Daya Air (SDA), Pendayagunaan SDA, Pengendalian Daya Rusak (memastikan infrastuktur optimal dan memiliki usia guna panjang), Memberikan informasi tentang kualitas SDA, dan Melakukan pemberdayaan masyarakat.

Beliau menyampaikan bahwa Konservasi yang dilakukan untuk memastikan tanaman tumbuh, mengawetkan air agar Danau Toba dan Sungai terjaga. Lebih lanjut juga disampaikan bahwa perusahaan mendukung kegiatan pemberdayaan masyarakat. Perusahaan memberikan bantuan bibit, penanaman hingga perawatan pada masyrakat pemilik lahan untuk memastiman tanaman tumbuh terawat dan terjaga. Hasil lahan akan menjadi milik masyarakat. Kegiatan juga sebagai upaya untuk mengantisipasi climate change.

PJT I sendiri sudah sejak 2019 melakukan kegiatan konservasi dan terus dilaksanakan hingga sekarang. Bekerjasama dengan instansi dan stakeholder terkait untuk menjaga kelestarian WS Toba Asahan.

Kegiatan konservasi sebagai bentuk tanggung jawab, kegiatan yang kami lakukan dengan tujuan untuk menjaga Tinggi Muka Air Danau Toba. Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk mengurangi sedimentasi. Menghadirkan BUMN sebagai pilar masyarakat, konservasi dan pemberdayaan masyarakat menjadi kegiatan yang kami lakukan untuk menjaga Toba tetap lestari tutup beliau.

———————————————————-

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

Rilis beritaKIP

Jasa Tirta I Raih Predikat Informatif Anugerah Monev KIP Badan Publik 2022

Jakarta – Badan Publik Informatif menjadi predikat yang diperoleh Perum Jasa Tirta I (PJT I) dalam gelaran Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2022. Pemberian penghargaan diserahkan langsung oleh Menko Polhukam Mahfud MD dalam acara yang bertempat di Hotel Atria Gading Serpong, Tangerang, Rabu 14 Desember 2022. Dari hasil Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilakukan oleh Komisi Informasi Pusat, terdapat 122 badan publik yang memperoleh predikat informatif. 


Dalam sambutannya Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Moh. Mahfud MD yang hadir mewakili Wakil Presiden Republik Indonesia memberikan apresiasi atas peningkatan jumlah badan publik yang berhasil meraih predikat Informatif. “Tahun 2021 hanya ada 83 Badan Publik yang Informatif, tahun ini meningkat menjadi 122 Badan Publik. Ini merupakan bentuk kepatuhan dari lembaga publik akan penerapan undang – undang keterbukaan informasi publik” terang Mahfud. Beliau juga berpesan agar badan publik tidak anti terhadap keterbukaan informasi. Pasalnya, tertutupnya informasi bagi publik dapat memicu munculnya banyak informasi yang salah atau hoax. “Kalau informasi yang seharusnya dibuka itu ditutup-tutupi di zaman sekarang ini medsos bisa sangat cepat menemukan fakta-fakta yang tidak dibuka itu. Lebih baik terbuka dari awal,” ucap Mahfud.


Bagi Perum Jasa Tirta I, capaian pemeringkatan Informatif di tahun 2022 ini merupakan lompatan cukup tinggi. Pasalnya, BUMN yang bergerak di bidang pengelolaan sumber daya air ini tahun 2021 lalu masih berpredikat sebagai Badan Publik Cukup Informatif. “Tahun 2021 skor kami hanya diangka 73, sehingga kami hanya meraih predikat cukup informatif. Tahun ini, dari hasil Monev kami berhasil mencapai skor 98,25 dan masuk sebagai Badan Publik Informatif, ujar beliau Jumat 16 Desember 2022. Jelas Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan dengan skor ini, PJT I masuk sebagai 5 besar dari 19 BUMN yang memperoleh predikat informatif. Dirut PJT I juga turut hadir dalam acara penganugerahan, sekaligus menerima penghargaan secara langsung.


Raymond menyampaikan bahwa pencapaian PJT I ini tidak lepas dari dukungan insan perusahaan, terutama tim PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) yang telah menyiapkan sistem sekaligus melaksanakan layanan informasi publik di Perusahaannya. Menurutnya, banyak inovasi yang telah dilakukan oleh timnya dalam dua tahun terakhir ini. “Banyak pembenahan yang dilakukan dari internal perusahaan, baik dalam aspek teknologi informasi, pendokumentasian dan beragam aspek penunjang lain untuk memenuhi pelayanan informasi kepada masyarakat,” jelas beliau. Yang menjadi targetnya adalah perusahaan dapat memberikan layanan terbaik, yang cepat, efisien dan mudah kepada publik.


Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2022 merupakan akhir dari tahapan pelaksanaan Monev keterbukaan informasi publik yang seluruh prosesnya sudah dilaksanakan sejak Agustus hingga penghujung tahun 2022. Serangkaian proses tersebut antara lain, pengisian Self Assessment Quistioner melalui aplikasi online dan presentasi uji publik. 


Yang berbeda dengan Monev sebelumnya, tahun 2022 ini Jasa Tirta I terpilih sebagai badan publik yang menerima visitasi dari Komisioner Komisi Informasi Pusat Ibu Rospita Vici Paulyn. Visitasi ini dilakukan sebagai bentuk pendalaman sekaligus klarifikasi atas penerapan layanan keterbukaan informasi publik. Dalam kunjungannya ke Kantor Pusat PJT I di Malang, Rospita mengapresiasi sistem layanan publik PJT I, mulai dari layanan permohonan informasi publik berbasis web dan mobile hingga sistem informasi terkait pengadaan barang dan jasa yang dimiliki perusahaan. Menurutnya, tidak banyak badan publik yang terbuka terhadap keseluruhan sistem pengadaannya. Sistem e-proc milik Jasa Tirta I sudah mengumumkan setiap tahapannya dengan cukup informatif.


“Kepercayaan masyarakat terhadap kinerja BUMN harus terus terjaga. Penerapan layanan Keterbukaan Informasi ini menjadi salah satu penghubung kami dengan publik,” tutur Raymond. Kedepannya Jasa Tirta I akan berusaha untuk terus mempertahankan amanah predikat Informatif dengan meningkatkan layanan yang diberikan.


———————————————-

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

Rilis berita PJTVK

Perkuat Lini Bisnis Energi dan SPAM, Jasa Tirta I Teken MoU dengan Virama Karya

Jakarta – Masih dalam momentum Hari Bakti Pekerjaan Umum ke-77, Perusahaan Umum Jasa Tirta I (PJT I) resmi menandatangani MoU dengan PT. Virama Karya terkait kerjasama perencanaan di bidang Energi Baru Terbarukan (EBT) dan pengembangan usaha lainnya. Prosesi penandantangan dilaksanakan di Kantor PT. Virama Karya pada 6 Desember 2022 oleh Direktur Utama PJT I, Bapak Raymond Valiant Ruritan dan Direktur Utama PT. Virama Karya, Bapak Jusarwanto. Turut hadir menyaksikan penandatanganan, Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR yang juga bertindak selaku Komisaris Utama PT. Virama Karya Ibu Ir. Diana Kusumastuti, MT beserta jajaran pejabat dari kedua perusahaan.

Nota Kesepahaman ini menjadi gerbang awal bagi kedua pihak untuk mengakselerasi rencana bisnis keduanya, terutama di bidang EBT, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), maupun optimasi usaha lainnya. Selain itu, kedua pihak juga membuka peluang untuk saling berinvestasi dalam kerangka percepatan pengembangan bisnis. Seperti rencana pengembangan SPAM Malang Raya dan Pemasangan PLTS di area waduk yang dikelola PJT I.

Dalam kesempatan ini Dirjen Cipta Karya menyampaikan dukungannya bahwa selaku Komisaris Utama PT. Virama Karya, beliau meminta agar paska MoU ditandatangani kedua belah pihak dapat segera menyampaikan detil pengembangan bisnis apa saja yang dapat direalisasikan di 2023. Harapannya MoU ini dapat menjadi pemicu akselerasi pengembangan kedua BUMN.

Direktur Utama PT. Virama Karya dalam sambutannya menyampaikan bahwa dirinya akan menyiapkan bentuk bisnis apa yang dapat dikerjasamakan oleh pihaknya. Mulai dari desain engineering, manajemen konstruksi, maupun project supervisi yang merupakan bidang usaha Virama Karya, memiliki value bisnis yang dapat chip in dalam rencana bisnis Jasa Tirta I. Jusarwanto juga mengharapkan dukungan dari Dirjen Cipta Karya terkait potensi proyek di bidang air bersih dan sanitasi yang bisa ditangkap oleh kedua BUMN melalui kerjasama ini. “Tentunya tetap mengedepankan proses tata kelola dan akuntansi yang benar sesuai aturan” ujar beliau.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I menyampaikan bahwa perusahaannya sudah lama berniat untuk bersinergi dengan PT. Virama Karya. Hal ini didasari karena baik PJT I dan PT. Virama Karya, keduanya memiliki kemiripan DNA yang berasal dari BUMN dibawah pembinaan Kementerian PUPR yang sama-sama menerima penugasan dari negara, PT Virama Karya sebagai konsultan dan PJT I sebagai pengelola sumber daya air. Sehingga melalui sinergi ini diharapkan dapat semakin menguatkan kehadiran negara untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui peran BUMN.

Lebih lanjut Raymond juga menyampaikan saat ini pihaknya telah memiliki sejumlah proyek pengembangan bisnis non sumber daya air di bidang energi dan air bersih. Harapannya dengan sinergi BUMN dapat memperkuat skema bisnis melalui optimasi bidang usaha masing-masing pihak. “Kerjasama BUMN di bawah klaster Danareksa ini dapat menciptakan ekosistem usaha yang lebih efektif dan efisien”. Beliau juga menekankan bahwa selepas penandatanganan MoU ini perlu ada tindaklanjut yang riil terkait rencana kerjasama. “Kerja keras kita justru akan dimulai selepas penandatanganan ini, rencana kerjasama perlu di detilkan dalam bentuk skema bisnis dengan timeline terinci,” ujar beliau. Semoga ikhtiar kedua belah pihak berjalan sesuai harapan, sehingga segera menghasilkan manfaat bagi negara maupun masyarakat ujar beliau menutup pembicaraan.

———————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

HARBAKPU

Jasa Tirta I Bersama Insan PU se-Jawa Timur Peringati Harbak PU Ke 77 & 50 Tahun Bendungan Sutami Dengan Menanam 12 Ribu Pohon

3 Desember bagi insan Pekerjaan Umum (PU) merupakan momen istimewa, mengingat pada tanggal tersebut setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Bakti PU. Peringatan ini untuk mengenang sejarah tujuh pemuda PU yang gugur dalam mempertahankan Gedung Sate yang merupakan gedung pertama Departemen PU RI dari pasukan tentara sekutu (NICA) pada tahun 1945.

Dalam rangkaian peringatan Hari Bakti PU ke-77, seluruh instansi dan lembaga Pemerintah di bidang ke-PU an khususnya di Wilayah Jawa Timur menggelar kegiatan tanam pohon serentak. Kegiatan dilaksanakan Jumat, 2 Desember 2022 dan berpusat di Bendungan Sutami, Kabupaten Malang. Dalam kegiatan ini dilakukan penanaman pohon di seluruh Jawa Timur secara serentak sebanyak 12.357 batang pohon dengan rincian 500 batang di tanam di Sutami, 11.857 batang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur.

Jasa Tirta I sebagai salah satu Pengelola Sumber Daya Air di Wilayah Jawa Timur turut serta dalam kegiatan tanam pohon tersebut. Direktur Utama PJT I, Bapak Raymond Valiant Ruritan saat dihubungi pada 04 Desember 2022 menyampaikan bahwa dipilihnya Sutami sebagai titik pusat penyelenggaraan tanam pohon serentak ini sekaligus untuk memperingati ulang tahun emas Bendungan Sutami. “Sebagai bendungan terbesar di sepanjang aliran Brantas, Sutami telah menjalankan tugasnya untuk memakmurkan Jawa Timur selama 50 tahun”. Setidaknya lebih dari 34 ribu hektar sawah irigasi di Jawa Timur bergantung pada alokasi air yang ditampung Sutami setiap tahunnya. Lainnya, Bendungan dengan kapasitas tampungan 343 juta meter kubik ini juga berfungsi untuk mengendalikan banjir maksimal dari 4.200 meter kubik menjadi 1.600 meter kubik. Manfaat lainnya adalah untuk membangkitkan listrik dari PLTA berkapasitas 105 mega watt atau setara dengan produksi listrik sekitar 1.051 juta Kwh per tahunnya.

Seremonial dibuka oleh sambutan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bapak Haeruddin C. Maddi. Dalam sambutannya beliau menjelaskan bahwa tanam pohon ini merupakan upaya konservasi yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan daerah tangkapan air dari ancaman erosi dan sedimentasi. “Kondisi sedimentasi di Sutami ini sudah semakin parah. Sudah lebih dari separo kapasitas bendungan terisi sedimentasi” jelas beliau. Permasalahan sedimentasi ini terjadi hampir di seluruh bendungan di Indonesia. Penyebabnya adalah laju erosi lahan di hulu yang semakin tinggi tiap tahunnya karena tutupan lahan yang semakin gundul.

Kepala Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur, Bapak Muhammad Isa Anshori juga berkesempatan menyampaikan sambutan dan sekaligus menyapa peserta tanam pohon dari 38 kabupaten/kota di seluruh Jatim yang terhubung secara daring dan diwakili oleh tiap Dinas PU kab/kota.

Dalam acara ini juga dilakukan pemotongan tumpeng untuk memperingati 50 tahun peresmian Bendungan Sutami oleh Direktur Utama PJT I.
Raymond juga berpesan bahwa kita semua harus ikut menjaga kelestarian Bendungan Sutami. “Usia bendungan ini telah melampui usia gunanya, perlu ada upaya ekstra untuk memelihara Sutami agar usianya dapat melampui usia kita dan anak cucu kita,” ucap Raymond.

Melalui peringatan hari Bakti Pekerjaan Umum ke-77, PJT I siap bersinergi secara aktif dengan berbagai pihak untuk melestarikan sumber daya air. Tidak hanya di Jawa Timur, namun di seluruh wilayah Indonesia. “Kita tidak bisa bekerja sendiri dalam mengelola sumber daya air, perlu upaya bersama dan kesadaran seluruh pihak, utamanya masyarakat dalam memperlakukan air dan sumber air,” ujar beliau menutup pembicaraan.

————————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

TEMU ILMIAH

Mendukung Generasi Muda Peduli Lingkungan, Jasa Tirta I Adakan Temu Ilmiah JKPKA 2022

Perum Jasa Tirta I (PJT I) dan Jaring-Jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (JKPKA) resmi menyelenggarakan kegiatan Temu Ilmiah JKPKA 2022, Presentasi Finalis Lomba Karya Tulis Ilmiah Pemantauan Kualitas Air dalam Rangkaian Student Competition ke-24 pada 30 November 2022. Kegiatan ini diiikuti oleh 36 kelompok siswa dan siswi anggota JKPKA dan Senin kemarin dilaksanakan kegiatan presentasi bagi 5 besar peserta. Adapun 5 besar dimaksud adalah dari SMKN 7 Malang, SMA Laboratorium UM Malang (2 tim), SMKN 1 Kebonsari Kabupaten Madiun dan SMAN 1 Tulungagung. Dari ke-5 tim yang berpartisipasi juara pertama diperoleh tim SMA Laboratorium UM Malang yang mengusung judul “Pemantauan Kualitas Air secara Fisik dan Kimia”.

Kegiatan dilaksanakan sebagai bentuk dukungan PJT I untuk meningkatkan kompetensi para siswa didik anggota JKPKA serta para guru pembina. PJT I melihat bahwa JKPKA menjadi bentuk nyata pelestarian lingkungan dimana generasi muda dibekali pengetahuan dan juga praktik lapangan untuk melakukan pemantauan kualitas air. Hal ini tentunya diharapkan dapat meningkatkan kepedulian bersama untuk terus melestarikan SDA.

Direktur Keuangan, Pengelolaan Sumber Daya dan Manajemen Risiko Bapak Mukhamad Taufiq dihubungi pada 01 Desember 2022 mengatakan bahwa PJT I akan terus mendukung kegiatan positif yang dilakukan bersama dengan JKPKA. Sesuai dengan semboyan yang dimiliki BUMN yaitu AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif), kerjasama dengan JKPKA merupakan wujud dari Harmonis dan Kolaboratif. Sinergi yang berkesinambungan dengan JKPKA mampu mewujudkan pengelolaan SDA hingga ke generasi muda. Disebutkan bahwa kegiatan Temu Ilmiah JKPKA ke-22 yang dilaksanakan menjadi wujud nyata dukungan PJT I dalam bermitra untuk meningkatkan kompetensi guru dan siswa di sisi akademis.

Lebih lanjut disampaikan oleh Bapak Mukhamad Taufiq bahwa PJT I telah bermitra dengan JKPKA selama lebih dari 25 tahun. Kemitraan strategis sebagai upaya bersama telah dilaksanakan sebagai upaya pengelolaan Sumber Daya Air (SDA). Bersama dengan guru dan siswa di Wilayah Sungai (WS) Brantas, Bengawan Solo, dan Toba Asahan, PJT I bangga menjadi bagian dari upaya pelestarian SDA hingga melibatkan tenaga pendidik hingga generasi muda.

Sinergi dan kolaborasi tentunya kami harapkan akan terus berjalan dengan baik antara PJT I dan JKPKA ungkap Bapak Mukhamad Taufiq. Dukungan kepada JKPKA juga akan kami terus lakukan untuk terus membangun generasi muda yang mencintai lingkungan serta meningkatkan kompetensi tenaga pendidik di bidang pengelolaan SDA. Kedepannya semoga keanggotaan JKPKA dapat semakin luas sehingga lebih banyak pihak teredukasi serta memiliki pengetahuan untuk melestarikan SDA. Kegiatan yang dilakukan sekarang kedepannya akan terus dilaksanakan hingga tahun-tahun selanjutnya pungkas beliau menutup pembicaraan.

———————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

Dukung Pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas Toba, Jasa Tirta I Serahkan Bantuan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

Dukung Pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas Toba, Jasa Tirta I Serahkan Bantuan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

Toba – Bersinergi dengan 10 BUMN, Perum Jasa Tirta (PJT) I turut serta memberikan bantuan kepada Bank Sampah Induk (BSI) Indah Asri Serasi (IAS) Toba. Bantuan tersebut masuk sebagai program bersama Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN tahun 2022. Termasuk program pengelolaan sampah terintegrasi di Wilayah Toba sebagai bagian dari lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). 

Adapun bantuan diberikan kepada bank sampah mitra binaan PT Inalum (Persero) setelah sebelumnya dilakukan survei oleh perwakilan dari sepuluh BUMN pada Juni 2022. Sesuai jadwal, bantuan dari Jasa Tirta I diserahkan kepada BSI IAS Toba. 

Sebagaimana dalam Peraturan Pemerintah No.58 Tahun 2017, kawasan Danau Toba telah ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Dalam perkembangannya telah tumbuh banyak fasilitas pariwisata seperti hotel, rumah makan, dan tempat perbelanjaan di sekitar danau. Hal ini tentunya meningkatkan jumlah timbulan sampah domestik yang berpotensi menjadi permasalahan baru jika tidak dioleh secara terintegrasi. 

Dari data tahun 2016, diketahui jumlah sampah yang mengalir ke Danau Toba mencapai 262 ton/hari. Untuk itu, kehadiran BUMN dalam upaya pengelolaan sampah terintegrasi melalui program TJSL ini diharapkan dapat membantu menjadikan Kawasan Danau Toba lebih bersih dan sehat. 

Paket bantuan yang diberikan kepada Bank Sampah Induk IAS Toba ini tidak hanya berupa barang dan alat kerja saja. Namun juga termasuk penguatan sarana edukasi bagi masyarakat sekitar melalui pemasangan papan informasi dan tong sampah terpilah di area pemukiman warga. 

BSI IAS Toba saat ini telah memiliki jumlah nasabah sebanyak 60 unit Bank Sampah Unit serta 113 nasabah perorangan. Dengan adanya bantuan tersebut diharapkan sampah yang diterima oleh BSI dapat terkelola lebih optimal, baik dari produktivitas mesin pres sampah maupun proses daur ulang dan pengomposan. Pasalnya, pengolahan sampah selama ini terkendala dengan keterbatasan prasarana dan alat kerja. 

Tidak hanya itu, dalam program TJSL juga akan diberikan bantuan berupa pendampingan kepada masyarakat dalam mengelola sampah selama enam bulan kedepan. 

Kepala Sub Divisi TJSL PJT I, Nina Meita Sari menyampaikan bahwa kolaborasi bersama BUMN ini telah menjadi program tahunan yang dikoordinir langsung oleh Kementrian BUMN. “Program Bersama TJSL BUMN ini bertujuan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, sekaligus untuk mendukung pencapaian target yang telah diprogramkan oleh Pemerintah,” jelasnya, Rabu (16/11/2022). 

Ia menjelaskan, kehadiran PJT I di Toba Asahan sejak 2014 diharapkan dapat memberikan manfaat, baik dari segi ekonomi maupun sosial. Ia juga berharap program TJSL tidak hanya meningkatkan perekonomian masyarakat namun juga dapat mewujudkan Toba yang bersih dan asri. 

“Bantuan TJSL diberikan kepada pihak-pihak yang sebelummnya telah terverifikasi dari PT Inalum (Persero), sehingga kami yakin bantuan dimaksud tepat sasaran,” ucap Nina. 

Direktur Operasional PJT I, Milfan Rantawi menyampaikan bahwa bantuan sudah masuk dalam salah satu program TJSL PJT I yang diprogramkan pada tahun 2022. “Bantuan ini masuk dalam lingkup Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) perusahaan yaitu Program Prioritas di Bidang Lingkungan dan untuk tahun ini Bantuan Bank Sampah Terintegrasi Binaan masuk didalamnya selain program-program lain di wilayah kerja perusahaan tentunya,” ungkapnya. 

Lebih lanjut, kata Milfan Rantawi, bantuan pengelolaan sampah juga merupakan salah satu upaya dalam pengurangan emisi karbon yang saat ini tengah menjadi isu global. Penerapan 3R (Reuse, Reduce, dan Recycle) merupakan bentuk pengolahan sampah ramah lingkungan yang dapat menurunkan jumlah emisi gas rumah kaca (GRK). 

“Jika sampah yang terkumpul ini dapat diolah kembali menjadi barang siap guna, maka akan mengurangi jumlah timbunan sampah di TPA yang biasanya proses akhirnya dilakukan pembakaran terbuka (open burning) atau insinerasi. Pembakaran inilah yang berpotensi menghasilkan karbon,” ujarnya. 

Milfan juga menyampaikan bahwa dengan sinergi BUMN maka kehadiran peran BUMN ditengah masyarakat akan lebih dapat dirasakan manfaatnya. “Setidaknya ada 10 BUMN yang terlibat dalam program ini, sehingga kontribusi yang diberikan dapat lebih terintegrasi dan dapat memenuhi seluruh aspek yang diperlukan. Harapan kami, PJT I dapat ikut hadir memberikan manfaat dalam skala makro hingga mikro, untuk memberikan pelayanan pada masyarakat di sekitar wilayah kerja kami,” pungkasnya. 

——————————————– 

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

Perum Jasa Tirta I

Jaga Ketahanan Pangan, Jasa Tirta I Sumbang Traktor Melalui Pemerintah Kabupaten Toba

Jaga Ketahanan Pangan, Jasa Tirta I Sumbang Traktor Melalui Pemerintah Kabupaten Toba

Pemulihan ekonomi paska resesi akibat pandemi Covid-19 menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Toba, diantaranya melalui upaya peningkatan pertumbuhan di sektor pertanian. Perum Jasa Tirta (PJT) I melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) turut berkomitmen mendukung upaya pemulihan ekonomi tersebut. Rabu, 9 November 2022 dilakukan penyerahan bantuan traktor roda 4 dari Jasa Tirta I kepada Pemerintah Kabupaten Toba. Bantuan diserahkan oleh Kepala Sub Divisi Jasa ASA V/2 Bapak Mahendra Sitinjak dan diterima oleh Sekretaris Daerah Pemkab Toba Bapak Drs. Augus Sitorus didampingi oleh Kepala Bagian Ekonomi Bapak Jeffry Maradona Nainggolan.

Ketersediaan pangan yang terjangkau dapat ikut menjaga kestabilan ekonomi di tengah dinamika global saat ini. Maka dari itu, ketahanan pangan perlu menjadi fokus bersama dengan mewujudkan pangan yang berdaulat (food sovereignity) dan mandiri (food resilience). Pemkab Toba dalam upayanya meningkatkan bahan pangan dan hortikultura, telah memprogramkan peningkatan Indeks Pertanaman (IP) padi dan produk pertanian lainnya menjadi tanam dua kali dalam setahun. Peningkatan IP ini dilakukan melalui optimalisasi lahan sawah seluas 17.438 hektar dan potensi lahan kering seluas 30 ribu hektar.

Untuk mendukung program tersebut Jasa Tirta I turut berkontribusi melalui penyediaan alat mesin pertanian atau alsintan berupa 1 unit Traktor roda 4 kapasitas 40 horse power. Bantuan tersebut diberikan dalam rangka pemenuhan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) yang telah dipetakan pada masing-masing BUMN melalui program TJSL. Bantuan traktor ini masuk sebagai pemenuhan pilar TPB pembangunan ekonomi melalui peningkatan produksi dan produktivitas Indeks Pertanian (IP).

Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi dihubungi Jumat 11 November 2022 menyampaikan bahwa bantuan ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang sesuai dengan arahan dari Kementerian BUMN dalam hal ini terkait aspek Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. “Dukungan kami melalui program TJSL, merupakan komitmen perusahaan terhadap pembangunan yang berkelanjutan dengan memberikan manfaat pada ekonomi, sosial, maupun lingkungan di sekitar wilayah kerja kami”, ucap beliau. Bapak Milfan juga menjelaskan bahwa Perusahaannya akan selalu siap berkolaborasi dalam upaya membantu masyarakat, sesuai kaidah tata kelola yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sinergi dengan Pemkab Toba merupakan salah satu cara yang ditempuh perusahaan untuk dapat memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Disampaikan bahwa sumbangan traktor roda 4 ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan para petani. “Semoga sinergi ini dapat terjalin dengan baik dan hadirnya PJT I dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya”, ujarnya menutup pembicaraan
—————————————————
Departemen Humas dan Informasi Publik

Dukung Boat Race F1 H20, Jasa Tirta I Kerjasama dengan Pemkab Toba Siapkan Rumah Toko bagi Masyarakat Terdampak Relokasi

Dukung Boat Race F1 H20, Jasa Tirta I Kerjasama dengan Pemkab Toba Siapkan Rumah Toko bagi Masyarakat Terdampak Relokasi

Gelaran F1 H20 atau yang lebih dikenal dengan F1 Boat Race akan dilaksanakan Maret 2023 di Perairan Danau Toba. Perum Jasa Tirta I (PJT I) sebagai BUMN pengelola Sumber Daya Air di wilayah Toba turut berperan untuk mensukseskan acara ini. Bersama dengan Pemerintah Kabupaten Toba dan sejumlah perusahaan lain, PJT I terlibat dalam proses penyiapan lahan balap Formula Satu (F1) di area perairan yang rencananya akan dilaksanakan di pantai sekitar Lapangan Sisingamangaraja, Kota Balige.
Event internasional ini digelar sebagai upaya untuk memperkenalkan Danau Toba sebagai kawasan wisata bertaraf dunia. Formula One H20 ini sendiri merupakan kejuaraan dunia balap perahu motor tertinggi saat ini. Mirip dengan balap mobil Formula Satu, event ini akan mengundang peserta dari puluhan negara. Sehingga tentunya akan meningkatkan daya tarik wisatawan lokal maupun mancanegara untuk mengunjungi Danau Toba yang juga masuk ke dalam lima Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

PJT I mewujudkan salah satu tugas dan fungsi BUMN untuk turut hadir dalam mendukung pencapaian program nasional. Penyiapan event F1 H2O, saat ini dikoordinasikan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. Salah satu tahapan persiapan yang dikoordinasikan oleh Kemenmarinves adalah relokasi bangunan warga yang berada di sekitar Lapangan Sisingamangaraja ke lokasi yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Toba. Dalam tahapan ini Jasa Tirta I turut berkontribusi dalam pembangunan rumah toko bagi masyarakat terdampak. Bantuan uang tunai untuk pembangunan senilai satu rumah toko direncakan diserahkan secara bertahap pada akhir triwulan IV Tahun 2022 dan awal Tahun 2023. Secara simbolis bantuan ini diserahkan oleh Kepala Sub Divisi Jasa ASA (DJA) V/2 Bapak Mahendra Sitinjak kepada Pihak Pemkab Toba diwakili oleh Sekretariat Daerah Bapak Drs. Augus Sitorus dan Kepala Bagian Ekonomi Bapak Jeffry Maradona Nainggolan pada Rabu, 9 November 2022.

Dihubungi terpisah, Kepala DJA V Bapak Agung Nugroho menyampaikan bahwa bantuan ini sebagai salah satu bentuk dukungan PJT I atas kesuksesan rencana event bertaraf internasional yang diselenggarakan di area Danau Toba dimaksud. “Kami berupaya agar bantuan yang dapat kami lakukan ini nantinya dapat membawa manfaat bagi masyarakat, terutama untuk meningkatkan perekonomian warga sekitar Danau Toba”, ujar beliau. Suksesnya event F1 Boat Race ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, baik saat pelaksanaan event hingga kedepannya.

Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi menegaskan bahwa PJT I sangat mendukung program Pemerintah, baik pusat maupun Pemerintah Kabupaten Toba dalam tahapan persiapan ini. “Relokasi ini juga berguna untuk penataan Danau Toba agar menjadi lebih menarik sebagai kawasan wisata, disamping tujuan utamanya agar event internasional F1 H2O dapat segera terselenggara”, ucap beliau. Selain itu dari sisi masyarakat, dengan relokasi ini diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup yang lebih layak. “Dengan adanya pembangunan 30 unit ruko (rumah toko), harapannya dapat meningkatkan taraf hidup warga terdampak, baik dari sisi ekonomi maupun kebersihan dan kelayakan konstruksi yang tentunya berpengaruh pada tingkat kesehatan penghuninya”. Penataan yang rapi juga akan dapat mendongkrak pariwisata di sekitar Danau Toba.

Direktur Operasional PJT I juga menyampaikan bahwa PJT I berupaya untuk selalu mendukung kegiatan positif yang dilaksanakan untuk kelestarian Danau Toba. Kerjasama yang telah terjalin secara intens dengan Pemerintah Kabupaten Toba, harapanya dapat mendukung terwujudnya pengelolaan sumber saya air berkelanjutan untuk Danau Toba, pungkasnya menutup wawancara.
 —————————–
Departemen Humas dan Informasi Publik

WEB

Lowongan untuk Staf IT dan Staf Akuntansi

Perum Jasa Tirta I membuka kesempatan bagi anda para talenta muda profesional di bidang IT dan Akuntansi untuk bergabung bersama kami di BUMN pengelola sumberdaya air.

Cek informasi selengkapnya di recruit.jasatirta1.co.id dan segera lengkapi syarat-syaratnya.
Pendaftaran dimulai 20 Oktober 2022 pukul 00.00 WIB dan ditutup pada tanggal 28 Oktober 2022 Pukul 23.59 WIB.

Mohon menjadi perhatian!
Bahwa segala tahapan proses rekrutmen ini tidak dipungut biaya dalam bentuk apapun dan tidak ada kerja sama dengan pihak manapun.

Yuk catat tanggalnya dan segera kirimkan lamaranmu secara online.

Perum Jasa Tirta I Jelaskan Penyebab Banjir Parah di Trenggalek

Perum Jasa Tirta I Jelaskan Penyebab Banjir Parah di Trenggalek

Perum Jasa Tirta (PJT) 1 menjelaskan soal penyebab banjir parah yang terjadi di Kabupaten Trenggalek pada Selasa (18/10/2022), hingga Rabu (9/10/2022). Dirut PJT 1, Raymond Valiant Ruritan menjelaskan, banjir di Trenggalek yang akhirnya berdampak juga di Kabupaten Tulungagung, terjadi karena tingginya curah hujan.“Tanggal 18 Oktober, terjadi hujan yang signifikan di Trenggalek yang kami ukur di tiga titik. Yakni Kampak, Bandungan, dan Tugu,” kata Raymond, Rabu (19/10/2022).

Di Kampak, curah hujan yang tercatat sebesar 300 mm dalam waktu 24 jam. Sementara di Bandungan, curah hujan ada di angka 140 mm dalam waktu 24 jam. Di Kecamatan Tugu, curah hujan tercatat 184 mm dalam tempo yang sama. Akibat curah hujan yang tinggi itu, beberapa anak sungai seperti anak sungai Tugu, Keser dan Prambon mengalami limbasan permukaan yang besar. Akibatnya, Sungai Ngasinan tak mampu menampung air yang melintas dari anak-anak sungai tersebut. “Sehingga terjadi genangan. Air melintas keluar dari badan sungai dan menggenang di beberapa titik,” sambungnya.

Hal inilah yang disebut sebagai penyebab banjir di berbagai wilayah di Kabupaten Trenggalek. Yakni di 21 desa, di lima kecamatan. Naiknya debit sungai saat itu, juga dirasakan secara langsung di Pintu Air Bendo. Pintu air ini merupakan pengendali debit di Sungai Ngasinan. “Di Sungai Ngasinan, tercatat debit sebesar 569 m3 per detik pada pukul 11.30 WIB,” ujar Raymond.

Debit itu kembali naik pada pukul 19.00 WIB menjadi 750 m3 per detik. Kenaikkan debit pada siang hari itu menyebabkan Sungai Ngasinan dalan kondisi siaga. “Dampak dari debit yang besar, oleh PJS 1, sebagain besar aliran dari Sungai Ngasinan dapat dialirkan sebanyak mungkin ke Parit Raya,” sambungnya.

Jadi, di Pintu Air Bendo, PJS 1 memisahkan sebagian aliran dari Sungai Ngasinan ke pintu air di Tulungagung Selatan melalui saluran Parit Raya. “Kami selama 24 jam terakhir berusaha mengurangi debit yang meninggi di Ngasinan, dengan membuangnya sebanyak mungkin ke Parit Raya,” sambungnya.

Menurut Raymond, debit air di Sungai Ngasinan telah turun pada Rabu (19/10/2022) siang. “Sudah tidak masuk kondisi siaga. Debitnya 256-300 m3 per detik, yang tentu masih kami buang terus menerus ke Parit Raya,” pungkasnya.

 —————————–
Departemen Humas dan Informasi Publik

Jasa Tirta I Terjunkan Tim Evaluasi Longsor di Terowongan Kereta Karangkates

Jasa Tirta I Terjunkan Tim Evaluasi Longsor di Terowongan Kereta Karangkates

Material longsor sempat menutup rel kereta api (KA) di mulut terowongan Karangkates, Malang. Perum Jasa Tirta (PJT) I langsung menerjunkan tim untuk mengevaluasi penyebab longsor tersebut.

Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan, mengatakan, terowongan ini ada di bawah pengelolaan PT KAI Daop 8 Surabaya. Namun, karena terowongan ini berlokasi di sekitar Bendungan Karangkates di bawah naungannya, pihak PJT I akan turun langsung menyelidiki.

“Yang pertama kami dari Perum Jasa Tirta 1 telah berkoordinasi dengan PT KAI Daop 8 untuk dapat mengevaluasi penyebab longsoran yang terjadi di mulut terowongan Karangkates,” kata Raymond dalam konferensi pers virtual, Rabu (19/10/2022).

Tim ini, lanjut Raymond sudah diterjunkan sejak pagi ini. Mereka akan mengidentifikasi risiko apa yang akan terjadi ke depannya. Setelah teridentifikasi, hasil temuannya akan dilaporkan ke Kementerian PUPR.

“Koordinasi akan ditindaklanjuti pagi ini untuk mengidentifikasi risiko yang akan terjadi ke depannya, semoga hal ini tidak terulang lagi dan kita akan memetakan langkah apa yang kita lakukan untuk melindungi terowongan,” imbuhnya.

Raymond menambahkan, tim ini juga terdiri dari sejumlah pihak. Tak lupa, pihaknya menggandeng PT KAI Daop 8 Surabaya. “PT KAI telah melakukan evaluasi terhadap keamanan jalur KA tersebut, Perum Jasa Tirta menurunkan tim untuk mengevaluasi secara fisik apakah longsoran akan menimbulkan dampak yang lain atau tidak. Tim juga diikuti sejumlah ahli, mulai dari ahli geologi dan teknik sipil untuk melihat apakah itu membahayakan atau tidak,” jelas Raymond.

Dalam kesempatan ini, Raymond menjelaskan, di Bendungan Karangkates ada dua terowongan. Yakni Terowongan Karangkates 1 dengan panjang 850 meter dan sambungannya Terowongan Karangkates 2 yang memiliki panjang 600 meter.

Sementara saat disinggung soal kondisi curah hujan di Bendungan Karangkates hingga menyebabkan longsor, Raymond menyebut curah hujannya cenderung rendah. Namun, pihaknya akan menyelidiki apakah ada perubahan lingkungan di sekitar bendungan yang menjadi salah satu penyebab longsor.

“Hujan yang jatuh di area Bendungan Karangkates tidak terlalu tebal seperti di Blitar, Trenggalek yang hari ini siaga banjir. Tidak lebih dari 20-30 mm dalam sehari,” ungkapnya.

“Tapi kami segera menimimalisasi risiko, segera perlu dievaluasi daerah di sekitar terowongan, misalnya ada perubahan drainase lahan atau ada keretakan yang menyebabkan longsoran tersebut. Yang kita khawatirkan mengapa terjadi longsoran saat curah hujan tidak sedang tinggi,” pungkasnya.

—————————–
Departemen Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2022-10-19 at 08.21.14

Perkuat Layanan Air Bersih di Indonesia Kementerian BUMN, Perum Jasa Tirta I dan Holding Danareksa Luncurkan Indonesia Water Fund (IWF) dalam acara State Owned Enterprises: INTERNATIONAL CONFERENCE “Driving Sustainable and Inclusive Growth”

Peluncuran Indonesia Water Fund (IWF) menjadi salah satu bagian dalam kegiatan State Owned Enterprises road to G-20 di Nusa Dua, Bali pada 17-18 Oktober 2022. Kegiatan hari pertama dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia Bapak Luhut Binsar Panjaitan dilanjutkan paparan oleh Menteri BUMN Bapak Erick Thohir. Acara juga diawali dengan pidato Wakil Presiden RI Bapak Ma’ruf Amin yang mengapresiasi IWF.

Masih dalam rangkaian acara, dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding pembentukan proyek IWF pada 18 Oktober 2022. Direktur Utama Perum Jasa Tirta I bersama Direktur PT Danareksa (Persero), Perum Jasa Tirta II dan PT Nindya Karya menandantangani MoU disaksikan oleh Wakil Menteri II BUMN Bapak Kartika Wirjoatmodjo.

IWF menjadi sarana kolaboratif antara BUMN dan mitra strategis untuk mengatasi permasalahan air bersih di Indonesia. Dukungan tentunya akan diberikan oleh PJT I dalam kerangka memberikan pelayanan lebih prima dan lebih luas untuk Indonesia. Dukungan dari investor dalam IWF juga mempercepat pelaksanaan kegiatan dari sisi pendanaan.

Harapannya agar IWF dapat berjalan dengan baik sehingga memberikan kemakmuran sebesar-besarnya bagi lebih masyarakat Indonesia secara luas.

—————————————-
Departemen Humas dan Informasi Publik

Jasa Tirta Pastikan Pembukaan Pintu Air di Bendungan Serut Bukan Pemicu Banjir di Sutojayan

Jasa Tirta Pastikan Pembukaan Pintu Air di Bendungan Serut Bukan Pemicu Banjir di Sutojayan

Beredar di media sosial berupa video yang memperlihatkan kondisi terkini di Bendungan Serut yang berada di Desa Gogodeso Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar yang mana pintu airnya sedang dibuka. Pada video tersebut juga terdengar suara gemuruh air dan sirine, sehingga banyak warganet yang menduga pembukaan pintu air itu menjadi penyebab banjir di Kelurahan Sutojayan Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar.

Lokasi Bendungan Serut sendiri berada di sebelah barat Kelurahan Sutojayan yang menjadi daerah terparah terdampak banjir. Dengan adanya video viral tersebut, pihak dari Jasa Tirta 1 selaku pengelola Bendungan Serut memberikan penjelasannya.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta 1, Raymond Valiant Ruritan melalui Zoom Meeting mengatakan, penyebab utama banjir di Kecamatan Sutojayan adalah dikarenakan meluapnya air sungai bogel yang tidak mampu menampung air hujan.

Kemudian, meluapnya air dari sungai ini masuk ke sungai Brantas. Sehingga ia bisa memastikan bahwa Bendungan Serut bukan menjadi penyebab banjir di Kecamatan Sutojayan. Selain itu, sungai bogel ini juga termasuk anak sungai Brantas yang mengalir di Bendungan Serut Kabupaten Blitar.

“Bisa saya jelasnya bahwa pelepasan debit air di Bendungan Serut itu tidak menyebabkan banjir di sungai bogel. Tetapi justru debit air di sungai bogel masuk ke sungai Brantas, kemudian oleh kami dikeluarkan secara bertahap dan terkendali melalui Bendungan Serut ini,” kata dia, Selasa (18/10/2022).

Raymond Valiant Ruritan menerangkan, dalam kurun waktu 24 jam pihaknya memantau curah hujan yang turun di sungai bogel dan bacem. Ia menilai, hujan yang jatuh di sungai bogel cukup tebal dan melampaui kapasitas dari sungai bogel.Kemudian pada tanggal 17 Oktober 2022 sekitar pukul 06.00 WIB kondisi Bendungan Serut sudah mencapai siaga hijau dan meningkat menuju siaga kuning.

Hal ini disebabkan oleh tingginya curah hujan pada saat itu. Pada kondisi ini, Perum Jasa Tirta berupaya untuk mengendalikan debit banjir yang melintas di sungai Brantas dengan cara membuka pintu air di Bendungan Serut secara bertahap dan terkendali.

“Dalam kurun waktu 24 jam, kami terus memantau curah hujan yang turun di sungai bogel. Hujan yang turun disana cukup tebal dan ini melampaui kapasitas di sungai bogel. Kami juga berusaha untuk mengendalikan debit air agar tidak membahayakan sebelah hilir Bendungan Serut,” terang dia.

Raymond juga mengaku prihatin dengan bencana banjir yang melanda wilayah Blitar Selatan tepatnya di Kelurahan Sutojayan Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar. Akibat dari bencana banjir ini menyebabkan 465 jiwa harus tinggal di pengungsian, sebanyak 1.094 kepala keluarga terdampak.

 —————————–
Departemen Humas dan Informasi Publik

anti suap 2 - Copy

Jasa Tirta I Raih 3 Penghargaan dalam Ajang Infobank Award 2022

Pemeringkatan yang dilakukan oleh Infobank berhasil menempatkan Jasa Tirta I sebagai BUMN dengan predikat “Sangat Bagus” memimpin dari 19 BUMN lainnya. Dengan nilai 98,95, PJT I berhasil menunjukkan pencapaian yang sangat baik dari laporan keuangan tahun 2021. Pada pemeringkatan tahun ini PJT I memperoleh 3 penghargaan sekaligus sebagai BUMN dengan predikat “sangat bagus” atas kinerja tahun 2021, meraih “The Best Performance SOE 2022” dalam pemeringkatan berdasarkan kinerja tahun 2021, serta penghargaan 5 tahun berturut-turut sebagai BUMN dengan “Excellent Performace” dari tahun 2017 – 2021.

Berdasarkan hasil dari pemeringkatan Infobank, dari lima aspek penilaian, yakni (1) pertumbuhan, yang indikatornya aktiva, ekuitas, pendapatan usaha, dan laba tahun berjalan; (2) rasio aktiva lancar terhadap kewajiban jangka pendek; (3) solvabilitas; (4) efisiensi, yang dicerminkan oleh rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BO/PO); dan (5) rentabilitas, yang indikatornya ialah rasio laba usaha terhadap pendapatan usaha, return on asset (ROA), dan return on equity (ROE), Jasa Tirta I mendapat nilai sempurna di empat aspek yaitu rasio aktiva lancar terhadap kewajiban jangka pendek, solvabilitas, efisiensi yang dicerminkan oleh rasio BO/PO, dan rentabilitas.

Peningkatan laba perusahaan, utamanya ditopang dari kenaikan pendapatan usaha sebesar 16,70% atau menjadi Rp 570,19 miliar dari Rp 488,62 miliar di 2020. Salah satu terlihat dari kinerja Perum Jasa Tirta I adalah sisi rentabilitas. Yang artinya, perusahaan pelat merah ini mampu menghasilkan keuntungan yang maksimal dari bisnisnya. Hal itu tergambar dari tiga indikator rentabilitas Perum Jasa Tirta I, yakni rasio laba usaha terhadap pendapatan usaha, ROA, dan ROE yang masing-masing tercatat 16,74%, 8,93%, dan 10,65%. Jauh di atas rata-rata perusahaan-perusahaan BUMN yang dirating, yang masing-masing sebesar 11,25%, 1,39%, dan 4,77%. Pada akhir 2021, Perum Jasa Tirta I beraset Rp1,05 triliun.

Kamis 22 September 2022 dilakukan penyerahan penghargaan kepada Jasa Tirta I oleh Infobank. Dihubungi Jumat 23 September 2022, dengan diterimanya 3 penghargaan dimaksud, Direktur Utama Perum Jasa Tirta I Bapak Raymond Valiant Ruritan mengungkapkan rasa bahagianya. “Penghargaan ini merupakan bentuk upaya kerja keras seluruh insan perusahaan, dan saya mengapresiasi kinerja seluruh insan perusahaan”. Pertumbuhan positif menunjukkan bahwa perusahaan semakin baik dalam segala aspek pengelolaan. “Sesuai Key Performance Indicator (KPI) yang ditetapkan oleh Kementerian BUMN, kami terus berupaya memenuhi target layanan umum yang menjadi DNA perusahaan berupa kegiatan pengelolaan sumber daya air untuk mendukung ketahanan air, pangan dan energi” ucap Raymond.
Kedepannya PJT I akan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pemanfaat dan masyarakat Indonesia. Dapat dilihat bahwa pencapaian 5 tahun berturut-turut kinerja “Excellent Performance” menunjukkan bahwa perusahaan menunjukkan konsistensi dalam menjaga kinerjanya. Harapan diungkapkan bahwa perusahaan akan semakin dapat memberikan pelayanan prima dan kedepannya dapat memberikan manfaat lebih besar untuk seluruh masyarakat Indonesia, ujarnya menutup wawancara.

—————————————-
Departemen Humas dan Informasi Publik

Rekrutmen PT Jasa Tirta Energi

Rekrutmen PT Jasa Tirta Energi

PT Jasa Tirta Energi yang merupakan anak Perusahaan Perum Jasa Tirta I yang bergerak di bidang Energi dan Konstruksi, saat ini sedang membuka lowongan untuk beberapa posisi.

Cek persyaratannya di recruit.jasatirta1.co.id. Segera lengkapi persyaratannya dan submit pendaftaran anda. Pendaftaran dibuka sampai tanggal 18 September 2022 pukul 23.59 WIB.

Mohon menjadi perhatian bahwa proses rekrutmen ini tidak dipungut biaya apapun dan tidak bekerjasama dengan pihak manapun. Informasi resmi hanya melalui website recruit.jasatirta1.co.id dan help desk rekrutmen melalui email sdm@jasatirta1.com.

Jadilah bagian dari kami, mendukung pembangunan berkelanjutan di negeri ini.

PJT I Dukung Tim Sabers Pungli

PJT I Dukung Tim Sabers Pungli Susuri Hulu Brantas

Setelah digelar pada 2019 lalu, Perum Jasa Tirta (PJT) I kembali menggelar Susur Hulu Sungai Brantas. Kegiatan yang melibatkan Tim Sabers Pungli (Sapu Bersih Sampah Nyemplung Kali) tahun ini dilaksanakan selama tiga hari mulai hari ini, Senin (22/8/2022) hingga Rabu (24/8/2022) mendatang.

Dukungan diberikan PJT I dengan memfasilitasi tim mulai dari seremoni budaya dan pelepasan tim hingga operasional pelaksanaan susur sungai. Dirut PJT I, Raymond Valiant Ruritan mengatakan, digelanya kembali Susur Hulu Brantas itu untuk memotret dan memetakan kembali kondisi faktual hulu Brantas di wikayah Malang Raya. Mulai dari wilayah Sumber Brantas, Kota Batu hingga perbatasan Kab Malang dan Kota Malang.

“Dari data 2019, kami ingin memotret kembali. Memetakan kondisi sungai dan bantaran setelah pandemi 2 tahun lebih kurang terpantau. Hasilnya nanti akan bisa dilihat. Apakah kondisinya jauh lebih baik atau kerusakan dab pencemaran semakin meningkat,” jelas Raymond.

Ia mengatakan, kondisi pencemaran pada 2019 didominasi limbah domestik dan tumpukan sampah padatan di bantaran sungai yang jumlahnya belasan titik antara 15-18 lokasi. Selain itu, titik-titik lokasi rawan longsor karena peralihan fungsi lahan juga menjadi salah satu faktor yang akan dipantau dan dianalisa.

“Selama ini kalau terjadi bencana seperti longsor dan banjir bandang, semua pihak baru merespon dan bertindak. Namun dengan penyusuran ini, kami berharap ada hasil analisa yang bisa menjadi bahan pertimbangan kebijakan kepala daerah dari walikota dan bupati,” tuturnya.

Menurutnya, kajian terkait kondisi hulu Brantas telah banyak dilakukan. Namun data tersebut secara akademis. Dengan penyusuran yang melibatkan elemen masyarakat ini, ia berharap bisa menjadi data untuk pertimbangan kebijakan yang lebih konkret.

“Temuan masyarakat ini akan memberikan efek sosial kebijakan yang lebih baik. Harapannya Wali Kota Batu, Bu Dewanti dan Bupati Malang, Pak Sanusi bisa mengambil langkah kebijakan dari data analisa hasil tim Sabers Pungli ini untuk mendukung kelestarian alam,” pungkasnya.

————————————————–
Departemen Humas dan Informasi Publik

Jasa Tirta I Dukung Misi Ekspedisi Bengawan Solo

Jasa Tirta I Dukung Misi Ekspedisi Bengawan Solo, Membangun Kesadaran Masyarakat Tepian Sungai

Bengawan Solo merupakan sungai terpanjang di pulau Jawa. Keberadaannya berpengaruh besar terhadap perkembangan peradaban manusia di sekitarnya. Selain memberikan manfaat, sungai juga berpotensi membawa musibah. Banjir di musim hujan, kekeringan pada saat kemarau, dan juga pencemaran air akibat limbah maupun sampah. Hal ini tentu tidak terlepas dari aktivitas manusia dan budaya masyarakat di sepanjang sungai.

Berupaya untuk memetakan kondisi Sungai Bengawan Solo, Jasa Tirta I dukung pelaksanaan Misi Ekspedisi Bengawan Solo (MEBS) 2022. Kegiatan yang dilakukan oleh komunitas gabungan dari Stand Up Paddle (SUP), Putra Nusantara, komunitas pecinta lingkungan, akademisi, budayawan, serta kelompok masyarakat ini telah dimulai sejak 14 Juli lalu dan rencananya akan berlanjut selama satu bulan hingga 14 Agustus 2022. Selain fokus pada masalah lingkungan, kegiatan ini juga menyentuh sisi sosio ekonomi masyarakat di sekitar sungai. Tim menginisiasi pembentukan riverside ecological society yang nantinya diharapkan dapat mengimplementasikan kebijakan jasa lingkungan. Adapun kegiatan MEBS menenempuh jarak sejauh 462 kilometer, melintasi 491 desa yang berada di 12 Kabupaten di wilayah Jawa Tengah serta Jawa Timur. Kegiatan dimulai dari pintu air Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri, Jawa Tengah dan nantinya akan berakhir di Desa Bedanten, Gresik, Jawa Timur.

Salah satu bentuk dukungan Jasa Tirta I selaku BUMN Pengelola Sumber Daya Air di Wilayah Sungai Bengawan Solo, diwujudkan berupa kegiatan community meet up yang digelar 10 Agustus 2022 di Bendung Gerak Babat, Lamongan. Rombongan tim MEBS disambut oleh Direktur Utama serta Direktur Operasional PJT I. Dalam kesempatan itu Penanggung Jawab MEBS, Ermiko Effendi menyampaikan sekilas hasil temuan tim ekspedisi di sepanjang Bengawan Solo. diantaranya terkait kondisi di hulu, dimana tim mendapati berbagai masalah sungai baik pencemaran limbah maupun masalah persampahan. Sedangkan di bagian tengah, tim menemui banyak petani yang memiliki sawah di tepian Bengawan namun kesulitan untuk mengakses air untuk kebutuhan irigasi mereka. Sehingga harus memompa langsung air dari sungai. Disampaikan juga bahwasanya di beberapa lokasi masyarakat cukup kesulitan untuk mengakses air dimana saat kemarau terjadi kekurangan air.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Bapak Raymond Valiant Ruritan menyampaikan bahwa kita perlu melihat sungai sebagai benda yang hidup. Bukan hanya sebagai wadah yang hanya dimanfaatkan dan kemudian dijadikan tempat pembuangan. “Perlu adanya penyadaran masyarakat yang berada di tepian sungai untuk bersama-sama merawat sungai melalui penguatan kelembagaan desa yang dilintasi oleh sungai.” terang Raymond. Jasa Tirta I siap mendukung program riverside community yang telah diinisiasi oleh tim MEBS. “Kita cari desa yang siap berkomitmen untuk menyiapkan sisi kelembagaannya, misal membentuk peraturan desa terkait pengelolaan sampah dan penyiapan lahan untuk TPA. PJT I akan masuk dalam pembiayaan bantuan alat pengolahan sampahnya”. jelas beliau.

PJT I juga siap mendukung aksi perdana dari Riverside ecological society berupa kegiatan penanaman bersama disepanjang Bengawan Solo pada bulan September nanti. Rencananya seremoni kegiatan ini akan dipusatkan di Waduk Pidekso. “Kegiatan Konservasi merupakan salah satu hal yang tepat dilaksanakan karena dapat menjaga ketersediaan air dan tentunya menjaga keseimbangan alam”. jelas Raymond di akhir diskusi.

Selain membentuk komunitas masyarakat desa tepi sungai, pada ekspedisi kali ini tim MEBS juga mendorong tiap Pemerintah Kabupaten/Kota untuk membentuk Satgas Patroli Pencemaran Air yang nantinya melakukan monitoring dan pengawasan terhadap pihak yang berpotensi mencemari sungai. Terkait hal ini Direktur Operasional PJT I, Bapak Milfan rantawi menanggapi bahwa hasil penyusuran oleh Tim Ekspedisi Bengawan Solo merupakan potret dari sungai kita. Jika ditemukan ada potensi permasalahan, maka perlu ada upaya tindaklanjutnya. “Satgas patroli pencemaran air ini perlu dibentuk dari kolaborasi berbagai sektor. Ada Pemerintah Daerah selaku regulator, kepolisian, komunitas masyarakat, dan Perusahaan.” jelas beliau. Dibutuhkan keterlibatan multi sektor, karena persoalan sungai adalah masalah bersama. Akan lebih baik jika tim Satgas ini dibentuk per segmen sungai, dari hulu hingga hilir. “Tim ini nanti berperan sebagai cleaning service -nya sungai, yang memiliki kemampuan dan kewenangan dalam menindak para pelaku pencemaran”. Mengakhiri diskusi, beliau mengapresiasi kegiatan yang telah dilakukan oleh Tim MEBS. “Kita bersama harus memiliki kepedulian terhadap sungai, sebagaimana yang telah dilakukan oleh rekan-rekan MEBS”.

————————————————–
Departemen Humas dan Informasi Publik

Tekan Pertumbuhan Eceng Gondok di Rawa Pening, PJT I Tebar 50.000 Benih Ikan

Tekan Pertumbuhan Eceng Gondok di Rawa Pening, PJT I Tebar 50.000 Benih Ikan

Rawa Pening merupakan danau alami di hulu Sungai Tuntang yang terletak di Kabupaten Semarang. Keberadaannya memiliki berbagai manfaat antara lain untuk penyediaan air baku, budidaya ikan, suplai irigasi hingga pariwisata. Kondisi permukaan danau Rawa Pening sempat tertutup oleh eceng gondok. Setidaknya lebih dari 80 persen permukaannya telah dipenuhi oleh gulma air tersebut. Hal ini tentu dapat menurunkan fungsi danau, terutama dari sisi kualitas airnya. Sisa tanaman yang membusuk dan tenggelam di dasar waduk juga mengakibatkan penurunan kapasitasnya, sehingga dapat mengurangi ketersediaan air Sungai Tuntang. Seperti yang terlihat saat ini, Pemerintah melalui BBWS Pemali Juana telah berupaya melakukan pembersihan eceng gondok. Hasilnya saat ini tutupan eceng gondok di danau Rawa Pening sudah jauh berkurang.

Untuk menangani permasalahan danau Rawa Pening diperlukan keterlibatan multisektor. Selaku BUMN pengelola sumber daya air di Wilayah Sungai (WS) Jatun Seluna, PJT I turut berkontribusi dalam upaya konservasi ekosistem danau. Untuk itu, Rabu, 27 Juli 2022 PJT I bersama instasi dan stakeholder terkait melakukan penebaran benih ikan di danau Rawa Pening. Seremonial acara dilaksanakan di area wisata Bukit Cinta, Kebondowo, Kec. Banyubiru, Kab. Semarang.
Pada kegiatan dimaksud dilakukan penebaran 50.000 ekor benih ikan nila dan karper.
Sejumlah pihak turut terlibat diantaranya Pemerintah Daerah Kab. Semarang, BBWS Pemali Juana, Dinas Pusdataru Jawa Tengah, PT Indonesia Power, serta masyarakat kelompok nelayan di sekitar Waduk Rawa Pening.

Direktur Operasional, Milfan Rantawi menjelaskan bahwa tujuan kegiatan penebaran benih ikan ini adalah
untuk menjaga kelestarian alam dan lingkungan di Rawa Pening, sekaligus memberikan sosialisasi ke masyarakat sekitar terkait budidaya perikanan yang ramah lingkungan. “Dengan mengembalikan populasi perikanan darat, diharapkan dapat menyeimbangkan ekosistem perairan dan menekan pertumbuhan eceng gondok di Rawa Pening.” jelas Milfan dalam sambutan yang disampaikan di awal acara.
“Berkurangnya eceng gondok, tentunya juga akan membantu menjaga pasokan air di PLTA Jelok yang airnya diambil melalui Dam Tuntang”.

Beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini akan terus dilaksanakan, sebagai upaya konservasi menjaga keseimbangan ekosistem serta untuk melestarikan jenis ikan asli di Rawa Pening. Selain itu ini merupakan bentuk tanggung jawab kita bersama untuk senantiasa memelihara lingkungan.

Bupati Semarang, Bapak Ngesti Nugraha juga menjelaskan dalam sambutannya yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Semarang bahwa sejak dulu waduk Rawa Pening menjadi sumber mata pencaharian masyarakat sekitarnya, terutama terkait budidaya ikan. Untuk itu perlu adanya restocking populasi ikan, agar pengembangan dan pendayagunaan SDA dapat lebih optimal. Terutama guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Beliau juga menyampaikan pesan agar para kelompok nelayan dapat menggunakan alat tangkap berupa bubu payung dan bubu naga dari Perum Jasa Tirta I yang lebih ramah lingkungan sebagai alternatif pengganti alat tangkap branjang (lift net). “Kami sampaikan terima kasih kepada PJT I dan PT. Indonesia Power yang secara kontinyu telah melakukan penebaran benih ikan di Rawa Pening setiap tahunnya.” ucap beliau di akhir sambutan.
———————————-
Departemen Humas dan Informasi Publik

Perluas Layanan Uji Sampel Di Jawa Tengah, Laboratorium Lingkungan Jasa Tirta I Solo Resmi Peroleh Akreditasi KAN

Perluas Layanan Uji Sampel Di Jawa Tengah, Laboratorium Lingkungan Jasa Tirta I Solo Resmi Peroleh Akreditasi KAN

Hampir setiap aktivitas manusia memberikan dampak terhadap keseimbangan lingkungan. Untuk itu diperlukan adanya kepedulian atas pelestarian lingkungan di setiap aspek. Negara melalui UU Nomor 32 tahun 2009 telah mengatur upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, dimana di dalamnya dijelaskan bahwa setiap usaha wajib menjaga keberlanjutan fungsi lingkungan hidup dengan cara selalu menaati ketentuan baku mutu lingkungan yang telah ditetapkan.

Hal ini berlaku juga pada kondisi lingkungan sungai atau perairan darat lainnya. Kualitas sungai dapat tercemar dengan adanya buangan limbah yang melebihi baku mutu. Untuk itu setiap kegiatan usaha wajib melakukan pemantauan mutu air limbahnya, dengan menggunakan metode pengujian sesuai standar dan dilakukan oleh Laboratorium yang teregistrasi oleh Menteri.

Perum Jasa Tirta I (PJT I) adalah BUMN yang diberikan amanah untuk melaksanakan sebagian tugas dan tanggung jawab Pemerintah dalam Pengelolaan Sumber Daya Air di wilayah kerja Perusahaan. Wilayah Sungai (WS) Bengawan Solo, Jratun Seluna, dan Serayu Bogowonto termasuk wilayah kerja PJT I yang berada di Jawa Tengah. Untuk dapat memperluas jangkauannya dalam melakukan pemantauan dan evaluasi kualitas air sungai di tiga wilayah tersebut, sejak 2019 lalu PJT I telah membuka unit laboratorium lingkungan di Solo. Unit ini merupakan laboratorium lingkungan ketiga yang dikelola oleh PJT I, dimana dua sebelumnya ada di Malang dan Mojokerto. semua unit laboratorium tersebut telah terakreditasi ISO 17025 : 2017 sesuai dengan Surat Keputusan Komite Akreditasi Nasional (KAN) Nomor : 650/3.a.1/LAB/05/2022 dengan no. Akreditasi LP – 1646 – IDN. Dengan terakreditasinya laboratorium PJT I di Solo, kegiatan pemantauan kualitas air di wilayah Jawa Tengah dapat dilakukan dengan lebih efisien dan efektif. Sehingga pelaporan evaluasi hasil pemantauan juga dapat diterima lebih cepat oleh para pengguna sumber daya air maupun instansi Pemerintah terkait.

Selain melaksanakan tugas pemantauan kualitas air, laboratorium lingkungan PJT I juga menerima permintaan layanan pengambilan maupun pengujian sampel. Adapun ruang lingkup akreditasi meliputi jasa pengambilan sampel dan analisa uji laboratorium untuk sampel air sungai atau air permukaan, air limbah, air bersih, air minum, AMDK, dan udara Ambient dengan parameter uji fisika, kimia dan mikrobiologi.

Sebagai bentuk sosialisasi atas ditetapkannya Laboratorium Lingkungan PJT I solo menjadi laboratorium teregistrasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, 26 Juli 2022 lalu digelar acara temu pelanggan di Graha Tirta PJT I Solo. Kegiatan dihadiri oleh 50 pelaku usaha di wilayah kerja PJT I di Jawa Tengah. Pada kegiatan tersebut hadir Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Tri Astuti. Beliau mensosialisasikan kewajiban para pelaku usaha untuk melakukan pemantauan lingkungan dengan pengujian limbah oleh laboratorium teregistrasi, sesuai ketentuan PP nomor 22 tahun 2021.

Milfan Rantawi selaku Direktur Operasional PJT I menyampaikan dalam sambutannya, beliau berharap kehadiran Unit Laboratorium Lingkungan PJT I terakreditasi yang beralamat di Jl. Kartosuro Km 7 Solo dapat membantu Pemerintah dalam upaya pengendalian pencemaran kualitas air di Wilayah Kawa Tengah. “Dengan terakreditasinya Laboratorium kami yang ada di Solo akan mempermudah kegiatan pemantauan kualitas air sungai. Disamping itu, sebagai laboratorium teregistrasi kami juga dapat melayani pengujian sampel limbah dari para pelaku usaha di Jawa Tengah secara profesional,” terang Milfan.
Menutup pernyataannya, beliau menyampaikan bahwa laboratorium lingkungan PJT I didukung oleh personil yang tersertifikasi dan berkompeten di bidang pengujian dan pengambilan sampel. “Kami siap melayani dengan mengutamakan kepuasan pelanggan dengan hasil akurat dan harga yang kompetitif.”

———————————-
Departemen Humas dan Informasi Publik

0e1a0267-0ce0-49f4-b739-1b787ec42b21

Tekankan Amanah Pengelolaan Sumber Daya Air, PJT I Kembali Gelar Sosialisasi BJPSDA di Jawa Tengah

Bagaimana negara membiayai kegiatan pemeliharaan dan pelestarian sumber daya air (SDA), terutama untuk sumber air yang berada di permukaan tanah?

Air merupakan salah satu kekayaan alam yang keberadaannya dikuasai penuh oleh negara. Hal ini sejalan dengan apa yang ditetapkan dalam konstitusi Indonesia – UUD 1945 sebagai hukum dasar tertinggi di negeri ini. Untuk menjaga kelestarian SDA, Pemerintah melakukan upaya pengelolaan secara terencana dan berkelanjutan. Sehingga dibutuhkan adanya skema pembiayaan yang rigid dan berkeadilan, tanpa menghilangkan hak untuk memperoleh air sebagai kebutuhan dasar kehidupan di muka bumi ini.

Mata air, sungai, danau, rawa merupakan sumber air yang berada di atas permukaan tanah. Sumber air permukaan ini harus dapat membiayai dirinya sendiri. Dengan kemandiriannya diharapkan ketersediaan air dapat bermanfaat secara kontinyu. Prinsip beneficiaries to pay atau pemanfaat membayar merupakan salah satu mekanisme pembiayaan yang ditetapkan oleh negara dalam pengelolaan SDA. Sebagaimana dijelaskan pada UU No.17 tahun 2019 bahwa Biaya Jasa Pengelolaan SDA (BJPSDA) merupakan salah satu instrumen biaya yang dikenakan pada para pengguna sumber daya air yang peruntukannya kembali untuk mengelola air itu sendiri. Selain BJPSDA, sumber dana pengelolaan SDA juga dapat berasal dari APBN dan kontribusi swasta. Hal ini sebagai perimbangan atas “ability to pay” dari para pengguna air. Sehingga dalam menetapkan tarif BJPSDA, pemerintah juga memperhitungkan kemampuan para pemanfaat untuk membayar.

Untuk memberikan pemahaman kepada pengguna SDA, Perum Jasa Tirta I (PJT I) bersama dengan Kementerian PUPR kembali menggelar sosialisasi untuk para pengguna air di sektor PDAM wilayah Jawa Tengah. Kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 14 Juli 2022 bertempat di Hotel Harris, Semarang. Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan menyampaikan bahwa kegiatan kali ini ditujukan untuk memperdalam pemahaman sekaligus membangun kesadaran bersama akan ketaatan terhadap UU 17 tahun 2019 guna tercapainya amanat peraturan tersebut. “Kami (PJT I) senantiasa mengemban amanah dalam mengelola BJPSDA yang kami terima dari para pemanfaat. Biaya tersebut kami kelola sepenuhnya untuk konservasi, operasi dan pemeliharaan, serta pengendalian daya rusak air.” jelas Raymond dalam sambutannya. Beliau juga menyampaikan bahwa PJT I siap untuk melayani kebutuhan para pemanfaat dalam memperoleh air baku. “Jangan segan untuk menghubungi kami jika ada masalah pada air baku di intake para pemanfaat, kami akan berupaya menanganinya”.

Sejumlah narasumber dari Kementerian PUPR hadir memberikan penjelasan kepada para peserta dari 35 PDAM di Wilayah Sungai Serayu Bogowonto, Jratun Seluna dan Bengawan Solo. Diantaranya dari Direktorat Bina OP, Dirjen SDA Kementerian PUPR dengan penjelasan tentang Penetapan BJPSDA dan Penggunaannya”. Narasumber kedua yakni Kepala Bagian Penyusunan Peraturan Perundang-undangan dan Kepatuhan Intern, Sekjen Kementerian PUPR yang menyampaikan tentang Peraturan Hukum Terkait Izin Pengelolaan Sumber Daya Air dan Tarif BJPSDA. Paparan terakhir disampaikan oleh Kepala Bidang O&P BBWS Pemali Juana dengan materi sosialisasi terkait Rekomendasi Teknis Pengusahaan dan Penggunaan Sumber Daya Air.

Selain BJPSDA, para pemanfaat air permukaan juga wajib memiliki Izin Penggunaan SDA. Ketaatan para pengguna air akan kewajibannya merupakan kontribusi penting dalam pengelolaan SDA. Sinergi antara Pemerintah, PJT I dan para pemanfaat dapat membuahkan Pengelolaan SDA secara terpadu dan berkelanjutan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
___________
Departemen Humas & Informasi Publik
Perum Jasa Tirta I

Lelang

Pengumuman Lelang Barang Bekas/ Aktiva Perusahaan Umum Jasa Tirta I

Perusahaan Umum Jasa Tirta I akan mengadakan Lelang Barang Bekas/Aktiva Perusahaan Umum Jasa Tirta I melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Malang.

Pelaksanaan lelang dengan jenis penawaran melalui internet ( closed bidding ) pada halaman resmi DJKN Lelang Indonesia (http:/lelang.go.id)

Pelaksanaan Lelang: Rabu, 29 Juni 2022 Jam 11:00 Server WIB
Penutupan Penawaran : Rabu, 29 Juni 2022 Jam 11:00 Server WIB

Narahubung Sdr. M. Sodikin 0813-3442-4220 atau Syaikhu Hidayat 0811-3662-022

Informasi selengkapnya dapat dibaca pada pengumuman berikut:

WhatsApp Image 2022-06-17 at 14.55.11

Jasa Tirta I Bersama Kementerian PUPR Gelar Sosialisasi Pengelolaan SDA Ke Perpamsi Jawa Tengah

Yogyakarta – Air merupakan komponen vital yang dibutuhkan bagi kehidupan. Untuk dapat memberikan manfaat secara optimal, Sumber Daya Air (SDA) harus dikelola secara terintegrasi. Ada lima pilar pengelolaan SDA, antara lain konservasi, pendayagunaan air, pengendalian daya rusak air, sistem informasi SDA dan pemberdayaan masyarakat. Pembiayaan pengelolaan SDA dapat diperoleh melalui APBN, swasta, maupun dari retribusi yang dipungut dari pihak yang memanfaatkan keberadaan air.

Namun agar pengelolaan dapat berkelanjutan, sungai harus bisa membiayai diri sendiri. Prinsip kemandirian inilah yang melandasi Pemerintah menerbitkan aturan Biaya Jasa Pengelolaan SDA (BJPSDA) yakni biaya yang dikenakan kepada badan usaha atau perorangan yang memanfaatkan keberadaan air. Biaya ini nantinya digunakan kembali untuk pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan.

Untuk memberikan pemahaman konsepsi pembiayaan pengelolaan SDA, Perum Jasa Tirta I (PJT I) menggelar sosialisasi BJPSDA kepada para pengguna air permukaan khususnya PDAM di wilayah Jawa Tengah serta Pengurus Persatuan Perusahaan Air Minum (Perpamsi) Jawa Tengah. Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 13 Juni 2022 bertempat di Hotel Grand Mercure Yogyakarta.

Kegiatan sosialisasi dibuka oleh Direktur Operasional PJT I, Milfan Rantawi. Dalam sambutannya Milfan menyampaikan bahwa PJT I merupakan BUMN yang diberikan amanah dalam membantu tugas Pemerintah untuk melakukan pengelolaan sumber daya air, terutama air permukaan di beberapa wilayah sungai yang menjadi kewenangan Pemerintah Pusat. Termasuk wilayah sungai Jratun Seluna, Serayu Bogowonto dan Bengawan Solo yang berada di Jawa Tengah. “Menjadi kewajiban kami untuk dapat melaksanakan pengelolaan SDA, untuk itu perlu adanya profesionalitas dan komitmen dalam mengembannya,” terang Milfan. “Kontribusi dari para pihak yang berkepentingan menggunakan air, menjadikan sungai dapat secara mandiri membiayai dirinya sendiri. Sehingga nantinya dapat tercapai pengelolaan secara terintegrasi serta manfaatnya dapat dirasakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran bersama.” Jelas Milfan di tengah sambutannya.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut hadir tiga narasumber dari Kementerian PUPR selaku kementerian teknis yang membidangi Pengelolaan SDA, antara lain Nur Widiyati dari Dit Bina OP, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR yang menyampaikan tentang penetapan tarif Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air dan penggunannya. Berikutnya narasumber dari Biro Hukum Kementerian PUPR, Mardi Parnowiyoto selaku Kepala Bagian Penyusunan Peraturan Perundang-undangan dan Kepatuhan Intern. Mardi menyampaikan tentang instrumen hukum terkait Izin Pengelolaan Sumber Daya Air dan pembiayaan SDA menggunakan BJPSDA. Narasumber ketiga yaitu Andri Rachmanto Wibowo, Kepala Bidang OP BBWS Pemali Juana.

Lingkup sosialisasi seputar peraturan terkait UU No. 17 tahun 2019 tentang Sumber Daya Air, PP No. 121 tahun 2015 tentang Pengusahaan SDA dan Permen PUPR No. 18/PRT/M/2015 terkait mekanisme penetapan tarif BJPSDA. Salah satu poin sosialisasi yakni menjelaskan bahwa Perusahaan Daerah Air Minum selaku Pengguna Sumber Daya Air berkewajiban untuk membayar Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA) sesuai Izin Pengusahaan Sumber Daya Air yang diterbitkan oleh Menteri PUPR. Disampaikan juga bahwa pengguna air permukaan yang dikenakan kewajiban disini adalah badan usaha atau perorangan yang mengambil air dari mata air, sungai, danau, waduk, rawa, atau sumber air lainnya sebagaimana dijelaskan dalam UU 17/2019 pasal 29.

Dihubungi Kamis, 16 Juni 2022 Direktur Operasional PJT I Milfan Rantawi menyampaikan bahwa dukungan, sinergi, dan kolaborasi berbagai pihak tentunya sangat diperlukan oleh PJT I yang diamanatkan Pemerintah dalam melaksanakan pengelolaan Sumber Daya Air. Diharapkan dengan pengelolaan Sumber Daya Air yang baik, dapat menjadikan keamanan dan ketahanan sumber daya air itu sendiri, sehingga tidak hanya bisa kita nikmati saat ini, namun hingga anak cucu kita nanti. Milfan juga menyampaikan bahwa tujuan sosialisasi ini sebagai wadah diskusi sekaligus memberikan pemahaman akan pentingnya BJPSDA dalam mendukung pengelolaan SDA terpadu dalam suatu Wilayah Sungai. Menutup pembicaraan, beliau menyampaikan bahwa PJT I selalu siap untuk menyelenggarakan kegiatan sosialisasi serupa kepada para pengguna air permukaan di wilayah kerjanya, hal ini agar pengelolaan SDA di wilayah Jawa Tengah terus meningkat derajat OPnya selaras dengan penambahan derajat kontribusi pemanfaat yang menjadi salah satu faktor dalam menetapkan besarnya tarif BJPSDA.
———————————-
Departemen Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2022-06-09 at 09.09.56 (1)

Sinergi Jasa Tirta I, PT Kilang Pertamina International RU IV dan Pemerintah Kabupaten Cilacap Lestarikan Sungai Donan

Sebagai BUMN pengelola Sumber Daya Air sebagaimana diamatkan PP 46 Tahun 2010 dan Kepres 2 Tahun 2014, Perum Jasa Tirta I (PJT I) telah hadir memberikan pelayanannya di 5 Wilayah Sungai di Indonesia, salah satunya pengelolaan di Wilayah Sungai Serayu Bogowonto sejak tahun 2016. Kegiatan pengelolaan sumber daya air yang dilakukan diantaranya berupa konservasi dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun 2022 ini, PJT I bekerjasama dengan Pemkab Cilacap serta PT. Kilang Pertamina Internasional (PT. KPI) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan konservasi Pelestarian Sungai Donan yang terlaksana pada Selasa, 7 Juni 2022 di Kelurahan Kutawaru, Kabupaten Cilacap.

Turut hadir dalam acara tersebut, Direktur Utama PJT I, Kepala Biro Infrastruktur Sumber Daya Alam Provinsi Jawa Tengah, Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cilacal, General Manager PT Kilang Pertamina Internasional RU IV Cilacap serta perwakilan instansi terkait lainnya. Dalam acara tersebut juga dilaksanakan kegiatan penyerahan bantuan secara simbolis dari PJT I kepada pemerintah Kabupaten Cilacap berupa 50.000 batang bibit mangrove, 1.000 ekor bibit kepiting, dan 10 unit sumur resapan serta pemberian sosialisasi kepada masyarakat di sekitar Sungai Donan mengenai strategi pengelolaan Lingkungan Hidup dan penerapannya.

Dalam wawancaranya, Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Bapak Raymond Valiant Ruritan menyampaikan bahwa upaya konservasi muara Sungai Donan ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2016, bersinergi dengan instansi melakukan kegiatan konservasi dan sosialisasi. Hingga tahun ini berarti Kami telah melakukan konservasi 300.000 bibit mangrove untuk menghijaukan muara Sungai Donan. Konservasi ini bertujuan untuk meminimalisir dampak abrasi air laut serta melestarikan ekosistem biota muara sungai. Sebagai salah satu aspek penting penunjang perekonomian di Kabupaten Cilacap, Sungai Donan banyak dimanfaatkan oleh masyarakat dan industri yang berada di sekitarnya, diantaranya sebagai jalur transportasi, penyediaan air baku, dan budidaya kepiting dan perikanan. Harapannya kegiatan ini dapat terus terlaksana agar manfaatnya semakin dapat dinikmati banyak pihak.

Lebih lanjut Beliau menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan ini. “Kami berharap sinergi antara PJT I, PT KPI RU IV, dan Pemerintah Kabupaten Cilacap tetap terjalin dengan baik, khususnya dalam pelestarian Sungai Donan”, ujar beliau. Adapun kegiatan sosialisasi ini pun juga dapat membangun kesadaran dan pemahaman masyarakat dan seluruh pihak akan pentingnya menjaga lingkungan dan kelestarian Sungai.

Menutup pembicaraan, beliau menyampaikan harapannya agar sinergi yang telah terjalin ini dapat tetap terjaga di waktu yang akan datang. Serta mengajak masyarakat untuk peduli akan kelestarian Sungai Donan. “Kita Peduli, Donan Pun Akan Lestari” pungkas beliau.

———————————————–

Departemen Humas dan Informasi Publik

WhatsApp-Image-2022-06-09-at-09.09.56

Jasa Tirta I Dampingi Pendirian Laboratorium Air Perumda Tirta Kanjuruhan

Sebagai tindak lanjut dari Kerjasama antara Perum Jasa Tirta I (PJT I) dan Perumda Tirta Kanjuruhan, Kedua belah pihak bersepakat untuk menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) terkait Pengelolaan dan Pelayanan Air Bersih. Secara spesifik kerjasama akan dilakukan dalam bidang pelayanan uji kualitas air. Penandatanganan dilaksanakan pada Sabtu, 04 Juni 2022 pada acara tasyakuran ulang tahun Perumda Tirta Kanjuruhan. MoU ditandatangani oleh Manajer Utama Bisnis Strategis (MUBS) Perum Jasa Tirta I Bapak M. Taufiruqurrachman dan Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan Bapak Syamsul Hadi. Hadir dalam kegiatan dimaksud Direktur Operasional PJT I Milfan Rantawi serta Bupati Malang HM Sanusi.

Dihubungi Senin, 06 Juni 2022, Bapak Milfan menyampaikan bahwa sinergi antara Jasa Tirta I dengan Perumda Tirta Kanjuruhan telah terjalin lebih dari lima tahun. Utamanya terkait kerjasama dalam hal pengujian kualitas sampel air, dimana selama ini telah terjalin dengan baik. “Kami berupaya memberikan layanan dengan jaminan mutu sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Baik dari kualitas hasil uji laboratorium, maupun kecepatan proses analisa hingga diperoleh sertifikat hasil uji. Semuanya harus sesuai dengan komitmen yang disepakati bersama Perumda” jelas Milfan.

Beliau menambahkan bahwa sinergi dan kolaborasi tentunya diharapkan akan terus berjalan dengan baik antara kedua belah pihak. Tahun ini dukungan kepada pihak Perumda Tirta Kanjuruhan kami tingkatkan berupa pendampingan terhadap SDM dari pihak Perumda dalam rangka pendirian laboratorium kualitas air yang terakreditasi. Harapannya, melalui pendampingan ini dapat meningkatkan kualitas layanan air minum masyarakat di Kabupaten Malang. “Sebagai laboratorium rujukan skala nasional, Laboratorium Lingkungan PJT I memiliki peran untuk meningkatkan kapabilitas laboratorium lain untuk memperoleh akreditasi. Di sini kami harus hadir.” terang Milfan.

Dalam kesempatan ini, Direktur Operasional PJT I juga menyampaikan bahwa ke depan perusahaannya siap berkolaborasi untuk bidang layanan sumber daya air lainnya. Semisal kerjasama dalam penyediaan layanan air bersih melalui mekanisme SPAM atau pengolahan air baku menjadi air bersih. “Kami juga siap kerjasama dalam hal pengolahan air bersih. Ada sejumlah titik sumber air yang telah kami kaji ketersediaan airnya. Kami yang akan kelola air bakunya (sungai.red), sehingga PDAM bisa fokus dengan layanan distribusi ke end user (masyarakat.red)”.

Perum Jasa Tirta I menjadi salah satu BUMN yang mengelola Sumber Daya Air di Indonesia yang mengelola 5 wilayah sungai, termasuk diantaranya WS Brantas. Untuk mengoptimalkan pelaksanaan tupoksi, perusahaan memiliki laboratorium lingkungan dengan fungsi utamanya untuk melaksanakan pemantauan dan evaluasi kualitas air pada Sumber Air yang menjadi tanggung jawab Perusahaan.

Laboratorium Lingkungan Perum Jasa Tirta I menerapkan Sistem Manajemen Mutu sesuai ISO/IEC 17025 mulai tahun 2003 dan sampai dengan saat ini terus dilakukan resertifikasi. Yang terbaru yakni akreditasi ISO 17025 : 2017 oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) untuk laboratorium pengujian dan kalibrasi dengan ruang lingkup air dan udara. Di samping itu, Laboratorium Lingkungan Perum Jasa Tirta I juga telah menjadi laboratorium Rekomendasi Nasional yang ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sejak tahun 2009.

———————————-

Departemen Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2022-05-11 at 10.56.09

Perum Jasa Tirta I dan PT. Indra Karya Kolaborasi Untuk Optimasi Penguatan Peran BUMN Sektor Sumber Daya Air

Jakarta – Penguatan peran BUMN di sektor Sumber Daya Air (SDA) menjadi salah satu agenda Perum Jasa Tirta (PJT) I tahun ini, diantaranya ditempuh melalui optimasi sumber daya Perusahaan. Untuk itulah, Selasa (10/5) dilakukan penandatanganan nota kesepahaman kerjasama antara PJT I dengan PT. Indra Karya (persero). Bertempat di Kantor PJT I Jakarta, Direktur Utama dari kedua BUMN yang memiliki DNA di bidang sumber daya air ini menandatangani sekaligus menyepakati kerjasama di bidang optimasi pemanfaatan sumber daya Perusahaan. Dari pihak PJT I diwakili oleh Raymond Valiant Ruritan selaku Direktur Utama, begitu pula dari Indra Karya diwakili oleh Direktur Utama, Gok Ari Joso Simamora.

Kesepakatan kedua belah pihak berfokus kepada tiga hal yaitu kerjasama di bidang SDA terutama pengembangan pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan SDA. Kedua adalah terkait pengelolaan sumber daya perusahaan, khususnya dalam hal penggunaan teknologi Enterprise Resources Planning (ERP) untuk mengelola SDM dan keuangan Perusahaan. Dan ketiga, kerjasama dalam hal penguatan proses bisnis jasa konsultansi serta laboratorium lingkungan (air, tanah dan udara).

Untuk mempercepat realisasi kerjasama, pada kesempatan tersebut juga dibahas terkait pembentukan pokja yang beranggotakan para praktisi dari kedua belah pihak. Harapannya kerjasama kedua pihak ini dapat segera terealisasi, baik berupa pengkajian, pengembangan maupun pengusahaan atas pemanfaatan sumber daya dari kedua Perusahaan.

Dihubungi terpisah, Direktur Utama PJT I Bapak Raymond Valiant Ruritan menyampaikan apresiasi atas kerjasama dimaksud. “Kerjasama ini sebagai upaya untuk penguatan peran BUMN di sektor SDA, yang juga merupakan bagian dari Holding Danareksa”, jelas Raymond. MoU kedua belah pihak sebagai bentuk kolaborasi antar BUMN dengan dibentuknya klaster, dimana PJT I dan Indra Karya masuk di dalam klaster Danareksa. Disampaikan oleh Raymond bahwa kerjasama ini juga merupakan langkah PJT I dalam menghadapi era disrupsi, karena tidak hanya berfokus kepada pengelolaan SDA namun juga pemanfaatan teknologi serta optimasi aset. “Ini juga selaras dengan blueprint pengembangan jangka panjang perusahaan dalam hal optimasi bisnis baik SDA maupun non SDA” ucap beliau. Raymond menyampaikan bahwa dengan adanya kerjasama ini akan meningkatkan value added perusahaan untuk dapat semakin bersaing di kancah nasional serta global.

Senada dengan pernyataan Direktur Utama PJT I, Direktur Utama PT. Indra Karya (Persero) Bapak Gok Ari Joso Simamora menyampaikan harapannya bahwa dengan kerjasama ini dapat meningkatkan performa kedua perusahaan. Beliau menyampaikan bahwa Indra Karya memiliki keahlian di bidang Jasa Konsultan Engineering, Developer dan Industri yang tentunya dapat mendukung optimasi yang diharapkan oleh PJT I. “Potensi yang kami miliki dalam bidang konsultansi, diharapkan dapat mendukung pengembangan PJT I tentunya dan mampu memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak”, tutur beliau. Pengalaman lebih dari 60 tahun yang dimiliki diharapkan dapat menjadi modal awal untuk semakin memperkuat positioning kedua belah pihak sebagai BUMN di Indonesia.

Kolaborasi dan sinergi BUMN menjadi landasan awal kerjasama kedua belah pihak. Memberikan pelayanan terbaik untuk para pihak yang berkepentingan serta masyarakat menjadi komitmen kedua belah dan MoU menjadi langkah awal mewujudkan hal tersebut. Pengembangan tentunya akan terus dilaksanakan dan harapannya peningkatan performa dan layanan akan semakin baik kedepannya.

————————

Departemen Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2022-05-11 at 15.26.45

Dukung Konservasi WS Serayu Bogowonto, PJT I dan Pertamina Lakukan Penanaman 50.000 Batang Pohon

Sinergi dan kolaborasi terus dilakukan oleh PJT I sebagai upaya untuk menjaga Sumber Daya Air. Dan kali ini PJT I bersama dengan PT Pertamina (Persero) Refinery Unit IV melakukan konservasi di area Wilayah Sungai (WS) Serayu Bogowonto, Cilacap. Kegiatan ini merupakan agenda kerjasama kedua belah pihak pada tahun 2022 dan sebagai bentuk pelayanan manfaat langsung atas pembayaran Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA) oleh PT Pertamina (Persero) RU IV untuk penggunaan air Sungai Donan di tahun 2022. Program pengelolaan sumber daya air tersebut dilaksanakan berupa penanaman 50.000 batang tanaman mangrove.

Dihubungi terpisah, Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi kegiatan rutin yang dilakukan perusahaan. Tujuannya untuk melestarikan sumber daya air yang ada di WS Serayu Bogowonto, sehingga air dapat terus mengalir secara berkelanjutan. Penanaman mangrove ini telah berjalan selama 3 tahun berturut-turut, dan tentunya diharapkan dapat terus terprogram kedepannya.

Ada sedikit perubahan dari tahun lalu. Jika sebelumnya tanaman yang digunakan untuk kegiatan konservasi adalah campuran dari tanaman keras dan mangrove, tahun ini hanya menggunakan tanaman mangrove saja. “Tahun ini kita fokus ke mangrove, sekaligus sebagai upaya untuk mendukung mitra binaan dari PT Pertamina (Persero) RU IV”, ucap beliau. Kami tentunya mendukung mitra binaan dalam hal ini UMKM binaan Pertamina. Hal ini sebagai bentuk sinergi BUMN sekaligus juga upaya untuk tetap melaksanakan tupoksi PJT I dalam hal konservasi SDA.

Disampaikan bahwa PJT I menyadari pentingnya mitra dalam hal pengelolaan SDA. Kegiatan konservasi semacam ini akan terus digiatkan dengan seluruh mitra perusahaan yang tersebar di WS Brantas hingga Toba Asahan. Hal ini menjadi penting karena perusahaan menyadari bahwa tidak mungkin untuk melakukan pengelolaan secara individu namun dibutuhkan kerjasama dan kolaborasi dengan mitra dan stakeholder terkait. Menutup pembicaraan beliau menyampaikan harapannya agar kolaborasi dapat terus terbina dengan baik dan kedepannya perusahaan dapat semakin berkontribusi untuk memberikan yang terbaik dalam pengelolaan SDA. Salam sinergi!

————————

Departemen Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2022-05-11 at 14.34.01

Perum Jasa Tirta I Serius Kembangkan Potensi Energi Terbarukan

Selaras dengan rencana Pemerintah untuk meningkatkan bauran energi baru terbarukan (EBT), Perum Jasa Tirta I serius untuk melakukan pengembangan potensi pembangkitan energi tersebut pada infrastruktur yang dikelola. Sebagaimana telah diprogramkan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dalam Prioritas Nasional (PN) Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2022, Pemerintah menargetkan porsi EBT mencapai 15,7% dari bauran energi nasional dan akan terus meningkat hingga 23% di tahun 2024. Untuk mendukung hal tersebut, PJT I sudah mulai mencanangkan keterlibatannya sejak awal tahun.

Untuk mencapai target bauran EBT, pemerintah membuat beberapa sasaran program. Diantaranya berupa peningkatan pemenuhan kebutuhan energi diutamakan melalui EBT dengan kapasitas (kumulatif) sebesar 13,9 giga watt. Disampaikan oleh Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant bahwa perusahaannya saat ini serius melakukan pengembangan untuk energi terbarukan dari berbagai sumber energi yang berpotensi di wilayah kerjanya. Selain pembangkit listrik berbasis tenaga air (PLTA/PLTM), PJT I juga mulai mengembangkan potensi PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) dan PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu) yang dapat dibangkitkan di Waduk dan Bendungan yang dikelola perusahaan.

“Kami sudah menggandeng konsultan untuk meninjau lokasi mana yang sesuai, sejauh ini ada dua Wilayah Sungai yang sekiranya memenuhi kriteria yaitu di WS Brantas dan WS Bengawan Solo”, ujar beliau. Saat ini sedang dalam tahap studi awal untuk menetapkan lokasi-lokasi mana yang strategis dan memiliki potensi untuk pengembangan PLTB dimaksud. Untuk lokasi detailnya masih dalam proses pengecekan oleh konsultan, karena tidak hanya di Bendung ataupun Bendungan namun juga ada di Pintu Air serta Floodway.

Selain PLTB, PJT I juga serius untuk melakukan pengembangan PLTS pada infrastruktur yang dikelola perusahaan. Sebagai langkah percepatan, PJT I telah membuka peluang kerjasama dengan para investor. Disampaikan terpisah oleh Direktur Operasional PJT I, Milfan Rantawi bahwa hingga saat ini telah masuk beberapa surat keberminatan kerjasama (LoI) dari sejumlah investor. “Ada beberapa investor asing yang sudah menyatakan minatnya, terutama untuk potensi listrik yang sudah masuk di dalam RUPTL seperti PLTS Kedungombo dan PLTS Sutami. Kami harus menangkap dan mendetilkan peluang ini”.
Untuk mempercepat capaian target tersebut, saat ini PJT I sudah menggandeng salah satu investor Jepang, PT. Marubeni Corporation. Diawali dengan penandatanganan kesepahaman bersama (MoU) pada 21 April 2022 lalu oleh Direktur Utama PJT I Bapak Raymond Valiant Ruritan dan Perwakilan Marubeni di Indonesia sekaligus Direktur Utama PT Matlamat Cakera Canggih, Mr. Shigeru Nagashima.

Dirut PJT I menyampaikan bahwa ini baru langkah awal, dimana selanjutnya masih banyak hal yang harus dilaksanakan mulai dari perizinan, perolehan power purchase agreement (PPA) dari PLN, pengurusan rekomendasi teknis terkait keamanan bendungan dari Balai Bendungan, hingga nanti proyek dapat terbangun dan beroperasi (COD). Meskipun demikian beliau berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi langkah nyata perusahaan untuk serius melakukan pengembangan energi terbarukan. “Harapannya kegiatan ini akan berefek positif dalam mendukung ketahanan energi dan meningkatkan performa bisnis perusahaan kedepannya.” ujar beliau menutup pembicaraan.

————————

Departemen Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2022-05-11 at 15.24.52

Jasa Tirta I Berbagi untuk Sesama di Bulan Ramadan

Bulan Ramadan merupakan saat yang tepat untuk kita mendekatkan diri kepada Allah SWT, merayakannya secara sederhana merupakan salah satu cara Jasa Tirta I untuk mensyukuri hal dimaksud. Mengadakan kegiatan perayaan Nuzulul Qur’an pada 20 April 2022 Jasa Tirta I berupaya merangkul dan memberikan bantuan kepada sekitar.

Mengundang Dua Yayasan Panti Asuhan yaitu Yayasan KNDJH Malang dan Yayasan Al Khaff Jabung, perayaan Nuzulul Qur’am dilaksanakan dengan pemberian santunan. Selain pemberian santunan, kegiatan juga diisi dengan pemberian zakat mal karyawan melalui BAZNAS kota Malang. Kegiatan sendiri kemudian ditutup dengan tausiyah tentang keistimewaaan Nuzulul Quran dan Bulan Ramadan.

Dihubungi kemudian, Direktur Keuangan, Pengelolaan, dan Manajemen Risiko Perum Jasa Tirta I Bapak Mukhamad Taufiq menyampaikan rasa syukurnya bahwa kegiatan dapat terlaksana setelah sebelumnya tidak dilaksanakan selama dua tahun karena pandemi Covid-19. “Alhamdulilah tahun ini kita dapat melaksanakan kegiatan dengan tetap menerapkan prokes dan jumlah undangan terbatas”, ujar beliau. Kami menyiasatinya dengan melaksanakan kegiatan secara hybrid (daring dan luring) untuk meminimalkan jumlah yang hadir.

Kegiatan penggalangan dana yang dilakukan oleh Badan Pembina Dakwah Islam (BPDI) PJT I berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp. 24.650.000. Selain uang tunai bingkisan juga diberikan untuk seluruh adik-adik dari kedua yayasan dimaksud. Pihak PJT I juga menyerahkan zakat mal karyawan yang juga dititipkan melalui BPDI sebesar Rp. 27.430.775 kemudian diserahkan kepada BAZNAS Kota Malang.

Menutup pembicaraan, beliau menyampaikan harapannya agar perayaan Nuzulul Quran 1443 H dapat membentuk pribadi tangguh yang menerapkan nilai AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) dengan dilandasi dengan ajaran Al Quran.

————————

Departemen Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2022-04-06 at 10.14.51

Flushing Wlingi-Lodoyo,Upaya Menjaga Efektivitas Tampungan Waduk

Flushing atau penggelontoran waduk merupakan salah satu kegiatan pemeliharaan infrastruktur sumber daya air yang dilakukan Perum Jasa Tirta I yang kali ini dilaksanakan di Waduk Wlingi dan Lodoyo yang terletak di Blitar, Jawa Timur. Kegiatan yang sebelumnya sempat terhenti dilaksanakan pada tahun 2020 dan 2021, akhirnya dapat kembali terlaksana pada 21-26 Maret 2022. Melalui flushing, selain dapat menjamin keberlangsungan fungsi Bendungan Wlingi dan Bendung Lodoyo, juga bertujuan untuk mengoptimalkan ruang tampungan air sehingga dapat meningkatkan suplai air untuk berbagai kebutuhan di hilirnya. Flushing dapat membersihkan sampah sekaligus sedimen yang menumpuk di dasar waduk, terutama yang terletak di depan intake PLTA Wlingi dan Lodoyo. Kegiatan ini dapat meningkatkan efektivitas dan mengoptimalkan penyaluran air untuk produksi listrik melalui PLTA Wlingi dan Lodoyo serta suplai irigasi Lodagung untuk lahan pertanian seluas 15.132 hektare.

Untuk dapat melakukan kegiatan flushing perlu adanya penghentian operasi PLTA maupun suplai air untuk Daerah Irigasi (DI) Lodagung, selain itu diperlukan juga penutupan jalan akses lintas Bendungan Wlingi dan jalan akses lintas Bendung Lodoyo. Direktur Operasional Perum Jasa Tirta I, Milfan Rantawi menyampaikan pada Kamis 31 Maret 2022 bahwa segala konsekuensi atas kegiatan flushing telah diinformasikan kepada seluruh pihak terkait baik mitra, stakeholder serta masyarakat. Sosialisasi kegiatan telah kami laksanakan sebelumnya, agar masyarakat dan para pengguna air dapat memperoleh informasi dengan baik. “Pelaksanaan flushing di musim hujan merupakan salah satu bentuk penanganan risiko, terutama terkait penghentian alokasi air irigasi. Di musim ini kebutuhan air irigasi dapat tercukupi dari curah hujan, sehingga flushing Wlingi – Lodoyo ini tidak mengganggu kebutuhan air irigasi.”

Seluruh tahapan, menurut Milfan telah dipersiapkan secara matang. Mulai dari penyusunan jadwal kegiatan, koordinasi internal maupun lintas sektor, penyiapan dan pengoperasian alat berat, inspeksi keamanan bendungan, hingga pengukuran echosounding serta pengambilan sampel kualitas air dan sedimen di waduk. “Saat ini sedang kami lakukan perhitungan efektivitas pelaksanaan flushing, evaluasi kegiatan dari pengukuran echosounding dan pengambilan sampel kualitas air pasca flushing menjadi tolok ukur berapa kubik volume tampungan yang berhasil dipulihkan. Nantinya hasil evaluasi akan Kami laporkan kepada Kementerian PUPR sebagai Kementerian teknis sekaligus pemilik aset.” ucap Milfan.

Lebih jauh, beliau menyampaikan bahwa kegiatan flushing Wlingi-Lodoyo, selain dapat mengembalikan volume efektif waduk Wlingi juga dapat mengurangi degradasi dasar sungai di Brantas tengah melalui transport sedimen yg terjadi.

Menutup pembicaraan, Direktur Operasional PJT I menyampaikan bahwa kegiatan flushing Wlingi – Lodoyo 2022 telah selesai dilaksanakan dengan baik, beliau mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung kelancaran selama pelaksanaannya. Penerapan protokol kesehatan yang ketat sepanjang kegiatan juga dilakukan untuk mendukung upaya dalam menekan angka penularan penyebaran Covid-19. 

————————

Departemen Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2022-04-06 at 10.14.22

SWM Dukungan Jasa Tirta I Wujudkan Indonesia Tuan Rumah WWF 2024

Pengelolaan Cerdas Sumber Daya Air atau Smart Water Management (SWM) dalam menghadapi perubahan iklim menjadi isu penting yang dipaparkan oleh Menteri PUPR Bapak Basuki Hadimuljono pada perhelatan World Water Forum di Dakkar, Senegal seperti dikutip dari pernyataan resmi biro komunikasi Kementerian PUPR. Dengan adanya implementasi SWM diharapkan mampu untuk menyediakan data terkini (real time) pada kondisi sumber daya air serta prakiraan cuaca dan kondisi iklim. SWM juga mampu memungkinkan pengelolaan terpadu seluruh potensi kawasan sungai dan menjaga kelestarian lingkungan untuk mendukung pembangunan daerah yang strategis, seperti daerah metropolitan, daerah irigasi yang subur, tujuan wisata, kawasan industri, dan lainnya. 

Menteri Basuki menyampaikan bahwa Indonesia menghadapi tiga masalah utama terkait air, yakni terlalu banyak yang menimbulkan banjir ,terlalu  sedikit yang menyebabkan kekeringan, dan terlalu kotor akibat polusi. Masalah-masalah ini saling terkait berpotensi menimbulkan bencana yang merupakan dampak dari perubahan iklim dan menimbulkan permasalahan sosial ekonomi. Melalui optimalisasi teknologi informasi dan komunikasi dalam pengelolaan SDA secara terpadu akan meningkatkan efektifitas dan efesiensi di dalam mengukur kuantitas, kualitas, alokasi penggunaan air irigasi, pemantauan keamanan bendungan, serta penanganan risiko bencana.

Dua orang direksi Perum Jasa Tirta I ikut serta dalam kegiatan yang dihelat di Senegal dari tanggal 21-26 Maret 2022 ini, yaitu Direktur Utama Perum Jasa Tirta I Bapak Raymond Valiant Ruritan dan Direktur Operasional Bapak Milfan Rantawi. Beliau berdua hadir untuk mendampingi Menteri PUPR dan menjadi salah satu perwakilan Indonesia dari sektor BUMN pengelola Sumber Daya Air beserta stakeholder lainnya. 

Dihubungi Selasa 29 Maret 2022, Direktur Operasional Perum Jasa Tirta I Bapak Milfan Rantawi mengatakan bahwa Command Center yang dimiliki perusahaan berperan penting mewujudkan pengelolaan SWM. Digitalisasi dan penerapan teknologi informasi yang tepat guna memungkinkan PJT I memperoleh data hidrologi dan kualitas air yang terukur. Data ini diolah terpusat dan nantinya akan disampaikan kepada para stakeholder terkait dan mitra perusahaan sebagai upaya mewujudkan kolaborasi cerdas dalam pengelolaan SDA. Ditambahkan oleh beliau adanya pengukuran kualitas air juga menunjukkan dukungan perusahaan terhadap upaya monitoring kualitas perairan agar diperoleh data akurat sebagai supporting para regulator dalam mengambil keputusan.   

“Perusahaan memiliki dan mengelola 123 Automatic Rainfall Recorder untuk memonitor curah hujan dan 99 Automatic Water Level Recorder untuk memonitor tinggi muka air di 5 wilayah sungai yang kami kelola” imbuhnya. Lebih lanjut lagi beliau juga menjelaskan bahwa perusahaan memiliki 7 Water Quality Monitoring System untuk memantau kualitas air. Semua data telemetri yang masuk dikelola secara terpusat dan disajikan secara real time. 

Secara terpisah Direktur Utama Perum Jasa Tirta I Bapak Raymond Valiant Ruritan menyampaikan bahwa penerapan SWM di PJT I berhasil mendukung Water-Energy-Food Nexus di sepanjang aliran sungai yang dikelola perusahaan. Disebutkan bahwa perusahaan mensuplai air untuk PDAM sebesar 513,5 juta meter kubik dan untuk Indsutri sebesar 522,8 juta meter kubik. Perusahaan juga mewujudkan bentuk pelayanan publik dengan pelayanan SPAM di Lamongan melalui SPAM Sekaran dan SPAM Brondong. Perusahaan memberikan layanan kepada Masyarakat Ekonomi Rendah (MER) bagi 3.821 Sambungan Rumah (SR) melalui SPAM Sekaran dan 59 SR melalui SPAM Brondong. Penyediaan layanan air bersih yang kami lakukan berupaya untuk dapat menjangkau mereka yang memang membutuhkan imbuhnya. 

Dalam hal mendukung program green energy, perusahaan turut berkontribusi dalam pembangkitan listrik setara 6,619 GWh. Selain itu, Raymond juga menyampaikan bahwa 9,2 juta ton padi dihasilkan dari layanan irigasi di lima wilayah sungai yang dikelolanya. Jumlah tersebut tentunya mendukung pemenuhan ketahanan pangan di Indonesia. “Dengan penerapan SWM diharapkan pengelolaan SDA yang kami lakukan akan semakin professional dan dapat melayani dengan sebaik-baiknya untuk masyarakat Indonesia”, pungkasnya.  

————————————–

Departemen Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2022-04-06 at 10.13.50

PJT I Dukung Pelaksanaan Asia International Water Week 2022

Kegiatan 2nd Asia International Water Week telah dilaksanakan di Labuhan Bajo, Nusa Tenggara Timur beberapa waktu yang lalu dan PJT I turut hadir mendukung penuh kegiatan dimaksud. Dalam kesempatan tersebut, PJT I ikut serta meramaikan pameran yang diselenggarakan di lokasi acara yakni di Hotel Meruorah. Perusahaan pengelola sumberdaya air ini mempresentasikan upayanya dalam mendukung pemenuhan SDG’s dari sisi pemenuhan target 100% layanan air bersih, baik melalui pengelolaan SPAM maupun suplai air baku ke PDAM di sepanjang wilayah kerjanya. Selain itu, PJT I juga menunjukkan perannya dalam pemenuhan green energy melalui pemenuhan kebutuhan air baku untuk sejumlah PLTA. Dan untuk melengkapi Nexus water-food-energy, PJT I juga menunjukkan perannya dalam mendukung program ketahanan pangan melalui suplai air irigasi pada 5 Wilayah Sungai yang dikelolanya.

Dukungan lain juga ditunjukkan dengan keterlibatan Manajer Utama Keuangan, Perencanaan dan Manajemen Kinerja PJT I, Bapak Fahmi Hidayat sebagai salah satu narasumber dalam seminar internasional pada rangkaian kegiatan tersebut. Memaparkan mengenai Smart Solution for Irrigation in Brantas River Basin, beliau menyampaikan mengenai pengelolaan irigasi secara terencana berbasis teknologi informasi di DAS Brantas yang dilakukan PJT I. Keterlibatan aktif PJT I dalam perhelatan akbar para pakar Sumber Daya Air se – ASIA ini semakin dalam dengan hadirnya Direktur Utama PJT I, Bapak Raymond Valiant Ruritan sebagai moderator untuk 4 sesi seminar. Sub- tema seminar yang dikawal oleh beliau antara lain: Smart Water Solutions for Water Users, Smart Water Solutions for Water Environment, Smart Water Solutions for Water-Related Disaster dan Managing Hydrology and Environmental Flows.

Dihubungi terpisah Senin, 28 Maret 2022, Direktur Utama Perum Jasa Tirta I Bapak Raymond Valiant Ruritan mengatakan bahwa ajang 2nd AIWW merupakan upaya perusahaan untuk terus terhubung dengan berbagai komunitas praktisi dan akademisi di bidang sumber daya air. “Konektifitas perlu terus dijaga, agar Kami dapat terus mengakselerasi bisnis dan mengoptimalkan produk layanan sesuai dengan kondisi ataupun isu global yang saat ini sedang mengemuka.” ucap Raymond. Sebagai contoh bagaimana saat ini dunia sedang mentransformasikan pengelolaan sumber daya air menjadi smart water management dengan mengedepankan peran teknologi informasi.

Disebutkan juga oleh Raymond bahwa perusahaannya juga merupakan salah satu BUMN yang sangat strategis dalam kaitannya dengan Nexus Water-Food-Energy yang menjadi salah satu opsi untuk menghadapi krisis air yang kian hari semakin mengancam. Hal ini dilakukan perusahaan melalui penyediaan air baku untuk PLTA, PDAM dan Irigasi maupun secara langsung turut memproduksi energi baru terbarukan dan air bersih melalui PLTM maupun SPAM yang dikelolanya. Setiap tahunnya PJT I ikut berperan dalam membangkitkan 6.626 Juta Kwh ‘energy hijau’. Kedepannya perusahaan juga akan mengembangkan pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terapung di permukaan waduk yang dikelola oleh PJT I. Melalui anak perusahaan PT Jasa Tirta Energi perusahaan juga semakin mengembangkan usaha penyediaan energy melalui pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya melalui Solar Rooftop. Pengelolaan air yang kami lakukan juga mendukung program ketahanan pangan terutama di lima (5) WS yang kami kelola melalui pengaturan atas irigasi. Seperti terlihat bahwa dari perhitungan yang kami lakukan setidaknya pada pengelolaan di 5 WS PJT I mendukung tercapainya pemenuhan 9,2 juta ton padi.

———————————-

Departemen Humas dan Informasi Publik Perum Jasa Tirta I