Tinjau Layanan SPAM Bango: Dirut PJT I Pastikan Keandalan Pasokan Air Bersih untuk Masyarakat Kota Malang

Malang – Perum Jasa Tirta I (PJT I) terus melakukan langkah-langkah strategis dalam memberikan pelayanan kepada PDAM Kota Malang melalui Water Treatment Plant (WTP) Sungai Bango. Kondisi lingkungan yang terdegradasi menjadi tantangan utama dalam pengelolaan WTP Bango saat ini. Utamanya ketika intensitas hujan tinggi yang berdampak pada debit air sungai Bango termasuk sampah yang terbawa oleh air. 

Direktur Utama PJT I, Fahmi Hidayat menyoroti tantangan besar yang dihadapi dalam pengolahan air baku dari Sungai Bango, yakni tingginya beban sampah. “Hal yang menjadi perhatian kita bersama adalah kondisi air baku yang sangat dipengaruhi oleh sampah, terutama saat hujan di mana debit banjir membawa sampah dari hulu. Ini merupakan dampak dari kebiasaan pembuangan sampah ke sungai maupun sistem pengelolaan sampah yang belum memadai” ungkap Fahmi. 

Mengantisipasi kondisi tersebut PJT I mempersiapkan beberapa langkah strategis untuk memastikan kualitas, kuantitas, dan kontinuitas pelayanan air baku tetap terjaga secara berkelanjutan bagi masyarakat Kota Malang. Langkah konkret yang dilakukan adalah melakukan penanganan hambatan pada pipa intake akibat sampah melalui pembersihan intensif di area intake dengan menerjunkan tim selam khusus yang dilatih untuk melakukan pembersihan sedimen dalam air. 

Selain itu, PJT I telah memasang unit trash boom guna menghalau sampah permukaan agar tidak masuk ke dalam sistem pengolahan. Vice President Pengembangan Bisnis PJT I, Didik Ardianto, menjelaskan bahwa tantangan operasional saat ini sangat dipengaruhi oleh faktor alam. 

“Saat curah hujan tinggi, debit sungai membawa muatan yang tidak hanya sampah namun juga sedimen yang dapat menutup saluran intake. Kami menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat,” ungkap Didik, Selasa (17/3/2021). 

Menurutnya, sedimen dan sampah tentu berdampak pada kualitas air baku dari sungai yang masuk melalui intake. Namun bagi PJT I kualitas air adalah prioritas yang harus dijaga. “SOP pengelolaan SPAM Bango mengharuskan operator untuk melakukan penyesuaian produksi guna memastikan air yang dihasilkan tetap memenuhi standar kesehatan,” tambah Didik. 

Ia menegaskan bahwa kualitas air produksi dipantau secara real-time melalui sistem SCADA dan juga melalui pengujian berkala setiap jam oleh petugas PJT I. “Hasil pengolahan kami secara konsisten memenuhi standar air minum sesuai Permenkes No. 2 Tahun 2023. Hal ini diperkuat dengan pengujian rutin oleh laboratorium independen (Sucofindo) yang menunjukkan bahwa sejak operasional Agustus 2025, kualitas air selalu memenuhi baku mutu yang dipersyaratkan,” tambahnya. 

PJT I telah menyiapkan beberapa langkah antisipatif dalam menghadapi tantangan perubahan musim agar pasokan tetap stabil. Berdasarkan studi kelayakan teknis, debit air (baseflow) Sungai Bango berada pada level yang aman untuk menjaga kontinuitas produksi meskipun memasuki musim kemarau. Langkah-langkah preventif dan perawatan aset juga terus dilakukan agar WTP Bango tetap menjadi pilar kemandirian air bersih bagi Kota Malang. 

Fahmi Hidayat menambahkan, tantangan pengelolaan WTP Bango kedepan yang semakin kompleks memerlukan sinergi lintas sektor. Termasuk upaya kolektif dalam merubah perilaku masyarakat mulai dari hal yang sederhana, tidak membuang sampah sembarangan, pengembalian tata guna lahan di hulu yang menyebabkan peningkatan laju erosi hingga perbaikan vegetasi. 

“Kami berharap keandalan WTP Bango bisa maksimal melayani kebutuhan masyarakat Kota Malang dari sisi kuantitas, kualitas dan kontinuitas. Di samping komitmen insan PJT I juga untuk terus melakukan evaluasi operasional secara komprehensif,” tutup Fahmi. 

MUDIK GRATIS 2026 PJT I

Lewat Program Mudik Gratis 2026, PJT I Antarkan Ratusan Pemudik Pulang dengan Aman dan Nyaman

Lewat Program Mudik Gratis 2026, PJT I Antarkan Ratusan Pemudik Pulang dengan Aman dan Nyaman

Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, semangat untuk kembali ke kampung halaman kembali terasa di berbagai penjuru. Di tengah meningkatnya kebutuhan transportasi, Perum Jasa Tirta I (PJT I) hadir memberikan solusi melalui program mudik gratis yang tidak hanya meringankan beban biaya, tetapi juga memastikan perjalanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “Mudik Gratis Aman 2026: Berbagi Harapan Bersama Jasa Tirta I”, sebanyak 377 pemudik diberangkatkan menuju berbagai kota di Pulau Jawa menggunakan 10 armada bus dari dua titik keberangkatan, yakni Jakarta dan Malang.

Program ini secara resmi dilepas oleh Direktur Utama PJT I, Fahmi Hidayat, bersama jajaran manajemen pada Selasa (17/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa mudik merupakan momen penting yang tidak hanya berkaitan dengan mobilitas, tetapi juga memiliki nilai sosial dan emosional yang kuat bagi masyarakat Indonesia.

“Bagi banyak orang, mudik adalah perjalanan penuh makna untuk kembali berkumpul dengan keluarga. Kami ingin memastikan perjalanan tersebut dapat dilakukan dengan lebih aman, nyaman, dan tanpa beban,” ujarnya.

Rute perjalanan mencakup berbagai kota tujuan, antara lain Bandung, Ngawi, Madiun, Ponorogo, Tulungagung, Trenggalek, Banyuwangi, Jember, Purwokerto, hingga Semarang melalui jalur Solo dan Tuban. Pada pelaksanaan tahun ini, PJT I juga menambah rute baru menuju Ponorogo serta meningkatkan jumlah armada sebagai bentuk respons atas tingginya minat masyarakat.

Tidak hanya menyediakan transportasi, PJT I juga memperhatikan kenyamanan para pemudik selama perjalanan. Setiap peserta mendapatkan fasilitas berupa goodie bag yang berisi bantal perjalanan, makanan ringan, nasi, air mineral, serta obat-obatan ringan untuk mendukung kondisi selama perjalanan jarak jauh.

Dari sisi keselamatan, perusahaan memastikan seluruh kru bus dalam kondisi prima melalui pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan, termasuk pengecekan kondisi fisik dan tekanan darah pengemudi. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen PJT I dalam mengutamakan keselamatan perjalanan.

Selain itu, jadwal keberangkatan tahun ini dibuat lebih awal dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini dilakukan agar para pemudik dapat tiba di kota tujuan pada waktu yang lebih aman dan nyaman, sekaligus menghindari potensi kepadatan lalu lintas di malam hari.

Bagi para peserta, program ini memberikan manfaat nyata. Salah satunya dirasakan oleh Sumaryono, pegawai PPPK Kecamatan Klojen, yang telah dua kali mengikuti mudik gratis PJT I.

“Program ini sangat membantu, terutama dari sisi biaya. Selain itu, fasilitas dan keamanannya juga membuat kami merasa lebih tenang selama perjalanan,” ungkapnya.

Melalui program mudik gratis ini, PJT I tidak hanya menghadirkan kemudahan akses transportasi, tetapi juga memperkuat peran perusahaan sebagai bagian dari ekosistem BUMN yang hadir untuk masyarakat. Ke depan, PJT I berkomitmen untuk terus mengembangkan program ini, termasuk membuka peluang penambahan rute baru hingga luar Pulau Jawa sesuai kebutuhan dan regulasi yang berlaku.

Komitmen Berkelanjutan dalam Tata Kelola Sumber Daya Air, Perum Jasa Tirta I Raih Penghargaan di Ajang Anugerah BUMN 2026

Komitmen Berkelanjutan dalam Tata Kelola Sumber Daya Air, Perum Jasa Tirta I Raih Penghargaan di Ajang Anugerah BUMN 2026

Jakarta, 10 Maret 2026 — Perum Jasa Tirta I (PJT I) kembali mencatatkan prestasi dengan meraih penghargaan dalam ajang 15th Anugerah BUMN 2026 yang diselenggarakan oleh BUMN Track di Sumba Ballroom, Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (10/3).

Dalam ajang tersebut, Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat, dinobatkan sebagai Best CEO kategori Water Resources Governance & Sustainability. Selain itu, Perum Jasa Tirta I juga berhasil meraih penghargaan 3rd Best Corporate kategori Transformasi Organisasi.

Penghargaan tersebut diterima secara langsung oleh Heddy Bramantya, Kepala Sub Divisi Inovasi Bisnis Perum Jasa Tirta I, yang hadir mewakili Direktur Utama dalam seremoni penganugerahan.
Ajang Anugerah BUMN 2026 yang mengusung tema “BUMN Menuju Indonesia Emas: Kinerja Kuat, Nilai Ekonomi Berkelanjutan” memberikan apresiasi kepada BUMN yang dinilai berhasil menunjukkan kinerja unggul, kepemimpinan yang kuat, serta kontribusi nyata dalam mendorong pembangunan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan pengakuan atas komitmen perusahaan dalam mendorong transformasi organisasi serta memperkuat tata kelola pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh insan Perum Jasa Tirta I dalam memperkuat tata kelola, meningkatkan inovasi, serta memastikan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan. Kami percaya bahwa pengelolaan air yang baik merupakan fondasi penting dalam mendukung ketahanan air nasional dan pembangunan ekonomi Indonesia,” ujar Fahmi.

Menurutnya, sebagai BUMN yang memiliki mandat dalam pengelolaan sumber daya air, Perum Jasa Tirta I terus berupaya menghadirkan inovasi dan meningkatkan kualitas layanan guna memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.

“Ke depan, Perum Jasa Tirta I akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan serta mendorong transformasi berkelanjutan agar perusahaan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Penghargaan ini sekaligus menjadi motivasi bagi Perum Jasa Tirta I untuk terus meningkatkan kinerja serta memperkuat perannya sebagai pengelola sumber daya air yang profesional, adaptif, dan berkelanjutan bagi kepentingan masyarakat dan negara.
—————————————-
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

Pasar Murah PJT I 1447 H

Perkuat Kepedulian Sosial Untuk Wujudkan Ketahanan Pangan Perum Jasa Tirta I Kembali Gelar Pasar Murah Ramadan 1447 H di berbagai Wilayah Kerja

Malang – Dalam rangka menyongsong dan mengisi bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Perum Jasa Tirta I (PJT I) kembali menyelenggarakan Program Tebus Murah Sembako (TMS) sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat, khususnya dalam membantu pemenuhan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Kegiatan perdana dilaksanakan di Kelurahan Kedungkandang, Kota Malang pada 25 Februari 2026, dengan menyalurkan 200 paket sembako murah kepada masyarakat. Selanjutnya, program dilaksanakan di Desa Grudo dan Desa Selopuro, Kabupaten Ngawi—wilayah tepian Sungai Bengawan Solo—dengan total 150 paket sembako, bekerja sama dengan Komunitas Kecanduan Sedekah Ngawi (KSN) pada 27 Februari 2026.

Setiap paket sembako terdiri atas beras 3 kg, minyak goreng, tepung terigu, gula, garam, dan mi instan senilai Rp.120.000 yang dapat ditebus dengan harga Rp30.000 per paket oleh masyarakat sehingga diharapkan mampu meringankan beban kebutuhan rumah tangga menjelang dan selama Ramadan.

Program Tebus Murah Sembako merupakan agenda rutin Sub Divisi Pengelolaan TJSL dan ESG PJT I setiap bulan Ramadan. Tidak hanya di Malang dan Ngawi, kegiatan serupa juga digelar secara bertahap di berbagai wilayah kerja PJT I. Rangkaian selanjutnya akan dilaksanakan di Banjarnegara pada 5 Maret 2026.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar wilayah kerja.

“Ramadan adalah momentum untuk memperkuat kepedulian dan kebersamaan. Melalui Program Tebus Murah Sembako ini, Perum Jasa Tirta I ingin memastikan kehadiran BUMN benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tidak hanya dalam pengelolaan sumber daya air, tetapi juga dalam kontribusi sosial yang berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih dari sekadar penyaluran bantuan, setiap kegiatan TMS juga disertai sosialisasi mengenai peran dan tugas PJT I dalam pengelolaan sumber daya air. Masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai, diajak untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai dan mencegah pencemaran. Edukasi ini menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kualitas air demi keberlanjutan ekosistem dan ketersediaan air bagi generasi mendatang.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen PJT I dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan), Tujuan 2 (Tanpa Kelaparan), serta Tujuan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). Melalui integrasi program sosial dan edukasi lingkungan, PJT I berupaya memastikan bahwa keberlanjutan tidak hanya diwujudkan dalam aspek operasional pengelolaan sumber daya air, tetapi juga dalam pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, program ini juga mendukung agenda pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam Asta Cita, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan, memperluas pemerataan kesejahteraan, serta membangun pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan. Sebagai BUMN pengelola sumber daya air, PJT I berkomitmen untuk terus berkontribusi aktif dalam mewujudkan Indonesia yang tangguh dan berdaya saing.
—————————————————————————————————–
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

BERBAGI HARAPAN DENGAN MASYARAKAT MELALUI PERJALANAN MUDIK YANG AMAN, PERUM JASA TIRTA I (PJT I) KEMBALI HADIRKAN MUDIK GRATIS BERSAMA BUMN 2026

Berbagi Harapan Dengan Masyarakat Melalui Perjalanan Mudik yang Aman, Perum Jasa Tirta I (PJT I) Kembali Hadirkan Mudik Gratis Bersama BUMN 2026

Malang – Perum Jasa Tirta I (PJT I) telah membuka kembali pendaftaran Mudik Gratis Bersama Jasa Tirta I Tahun 2026. Program ini sejalan dengan penyelenggaraan program Mudik Gratis Bersama BUMN yang rutin digelar melalui sinergi lintas pihak guna mendukung peningkatan pelayanan dan keselamatan masyarakat pada masa Angkutan Lebaran. Mengusung tema “Mudik Aman, Berbagi Harapan”, BUMN berkomitmen hadir untuk masyarakat Indonesia melalui pelayanan perjalanan mudik yang aman, tertib, dan bermakna.

Pada tahun ini, PJT I menyediakan 375 (tiga ratus tujuh puluh lima) kursi dengan menggunakan armada bus dan penambahan 1 (satu) rute baru, yakni Malang – Ngawi – Madiun – Ponorogo. Sehingga, total rute tujuan Mudik Gratis Bersama Jasa Tirta I Tahun 2026 berjumlah 9 (sembilan) dengan rincian sebagai berikut:

Jakarta – Surabaya – Malang
Malang – Bekasi – Jakarta
Malang – Cirebon – Bandung
Malang – Kebumen – Purwokerto
Malang -Tuban – Pati – Semarang (Jalur Utara)
Malang – Solo – Semarang (Jalur Tengah)
Malang – Jember – Banyuwangi
Malang – Blitar – Trenggalek
Malang – Ngawi – Madiun – Ponorogo

Adapun untuk titik keberangkatan dilaksanakan pada tanggal 17 Maret 2026 di 2 (dua) tempat yaitu:
Dari Jakarta – di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat pukul 07.00 WIB
Dari Malang – di Kantor Pusat Perum Jasa Tirta I, Jl. Surabaya 2A pukul 07.00 WIB

Pendaftaran Mudik Gratis Bersama Jasa Tirta I dibuka pada 20 Februari 2026 dan ditutup apabila kuota telah terpenuhi. Pendaftaran dilakukan secara online melalui tautan https://bit.ly/FormDaftarMudikBersamaPJT12026 dengan syarat melampirkan identitas diri berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) sesuai ketentuan yang berlaku.

Sekretaris Perusahaan Perum Jasa Tirta I Erwando Rachmadi, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kontribusi PJT I dalam mendukung pemerintah untuk menciptakan penyelenggaraan arus mudik yang aman, tertib, dan kondusif dengan mengedepankan aspek keamanan dan keselamatan pemudik melalui penyediaan moda transportasi yang berkualitas.

“Kami siap memberikan layanan terbaik agar pemudik lebaran tahun ini dapat menikmati perjalanan yang berkesan, aman, nyaman dan penuh harapan sampai tiba di tempat tujuan.” ujarnya.

“Kami mengajak peserta calon pemudik untuk mencermati syarat dan ketentuan yang ditetapkan serta mengikuti arahan panitia agar proses verifikasi dan keberangkatan dapat berjalan secara lancar dan tertib.” tambahnya menutup pembicaraan.

——————————————-
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum PJT I

HUT PJT I 36

Seremoni dan Workshop Hari Ulang Tahun Perum Jasa Tirta I, Pondasi Kokoh, Transformasi Terakselerasi demi Ketahanan Air Masa Depan

Malang, 12 Februari 2026 — Perum Jasa Tirta I (PJT I) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 melalui kegiatan Seremoni dan Workshop yang diselenggarakan di Hall Serbaguna Karangkates, Kabupaten Malang. Mengusung tema “Pondasi Kokoh, Transformasi Terakselerasi demi Ketahanan Air Masa Depan”, kegiatan ini menjadi momentum refleksi perjalanan perusahaan sekaligus penguatan arah transformasi dalam mendukung ketahanan air nasional.

Kegiatan ini dihadiri oleh Direksi, Dewan Pengawas, jajaran manajemen dari level pejabat, staf hingga pengatur. Keterlibatan lintas jenjang ini mencerminkan komitmen kolektif seluruh insan PJT I dalam menyelaraskan visi dan mempercepat implementasi transformasi di setiap lini organisasi.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Bapak Fahmi Hidayat menegaskan bahwa pondasi kokoh merupakan fondasi tata kelola, sistem operasional yang andal, serta kapasitas SDM yang adaptif terhadap perubahan. Transformasi yang terakselerasi menjadi keniscayaan untuk menjawab tantangan perubahan iklim, pertumbuhan kebutuhan air, serta dinamika pembangunan nasional.

Dewan Pengawas Perum Jasa Tirta I, Ibu Yenny Chaidir dalam sambutannya menyampaikan bahwa perjalanan tiga dekade lebih PJT I merupakan wujud konsistensi dalam menjalankan mandat negara sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 1990 dan diperbarui melalui PP Nomor 46 Tahun 2010. Beliau menegaskan bahwa capaian perusahaan selama ini merupakan hasil kerja kolektif lintas generasi yang telah membangun pondasi kelembagaan, sistem, dan sumber daya manusia yang kokoh

Acara dilanjutkan dengan sesi workshop yang menghadirkan dua narasumber strategis dari pemerintah pusat yang membahas arah kebijakan nasional di bidang sumber daya air.

Narasumber pertama, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Bapak Muhammad Rachmat Kaimuddin, menyampaikan materi bertajuk “Water Security: The Foundation of National Resilience.” Dalam paparannya, beliau menegaskan bahwa ketahanan air merupakan fondasi utama ketahanan nasional, karena berkaitan langsung dengan ketahanan pangan, energi, industri, serta stabilitas sosial. Penguatan sistem pengelolaan air yang terintegrasi dan berbasis data menjadi kunci dalam memastikan keberlanjutan pembangunan Indonesia.

Sementara itu, narasumber kedua, Direktur Sistem dan Strategi Pengelolaan Sumber Daya Air, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum, Bapak Fikri Abdurrachman, menyampaikan materi “Strategi Pemerintah Terkait Penguatan Pengelolaan Sumber Daya Air untuk Mendukung Visi Indonesia Emas 2045.” Beliau memaparkan arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat sistem pengelolaan sumber daya air melalui peningkatan infrastruktur, modernisasi operasi dan pemeliharaan, penguatan kelembagaan, serta sinergi pusat-daerah guna memastikan ketersediaan air yang andal untuk generasi mendatang.

Materi kedua narasumber tersebut memberikan perspektif strategis sekaligus penguatan arah transformasi PJT I agar selaras dengan kebijakan nasional dan visi pembangunan jangka panjang Indonesia.

 

Sebagai bagian penting dari rangkaian kegiatan, dilaksanakan pula Penandatanganan Clear Cut Wilayah Sungai (WS) Brantas Tahun 2026 oleh Direktur Utama bersama jajaran terkait. Penandatanganan ini menjadi simbol penguatan kejelasan kewenangan dan tanggung jawab operasional dalam pengelolaan wilayah sungai, sekaligus langkah konkret reformasi tata kelola operasional yang lebih terstruktur dan terintegrasi.

Dalam momentum yang sama, PJT I juga menganugerahkan Lifetime Achievement Award kepada:

  1. Almarhum Ir. Roedjito Dwidjomestopo, Dipl. HE, Direktur Utama Perum Jasa Tirta I periode 1990–1996, atas kepemimpinan visioner beliau sebagai Direktur Utama pertama yang meletakkan pondasi kokoh organisasi.
  2. Drs. Soetarno Said, M.Si., M.Pd, Koordinator Jaring-Jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (JKPKA), atas dedikasi dalam memajukan pendidikan kualitas air serta menginspirasi generasi muda dalam pelestarian sumber daya air.

Melalui peringatan HUT ke-36 ini, Perum Jasa Tirta I menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pondasi organisasi, mempercepat transformasi, serta memastikan pengelolaan sumber daya air yang adaptif, profesional, dan berkelanjutan demi masa depan Indonesia.

 

SOFT LAUNCHING WATER BREAKING PLTS TERAPUNG

Soft Launching Water Breaking PLTS Terapung Karangkates 100 MW, PJT I Tegaskan Sinergi Pengelolaan Air dan Energi Bersih

Malang – Perum Jasa Tirta I (PJT I) menghadiri dan mendukung pelaksanaan Soft Launching Water Breaking Pembangunan Proyek PLTS Terapung Karangkates 100 MW yang diselenggarakan pada Selasa, 10 Februari 2026, bertempat di Gedung Gardu Pandang Bendungan Karangkates, Sumberpucung, Malang.

Kegiatan ini menandai dimulainya realisasi fisik konstruksi proyek strategis energi baru terbarukan yang dikembangkan oleh PLN Group. PLTS Terapung Karangkates dengan kapasitas terpasang 100 MWac merupakan salah satu proyek PLTS terapung berskala besar di Indonesia yang berperan dalam mendukung target Net Zero Emission (NZE) serta implementasi Green RUPTL. Proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara PLN Nusantara Renewables, GD Power Hongkong, dan Perum Jasa Tirta I melalui PT Nusantara Guodian Karangkates Indonesia (NGKI).

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat, menyampaikan bahwa proyek ini menjadi momentum penting transformasi pemanfaatan waduk secara multipurpose.

“Soft launching ini bukan hanya penanda dimulainya konstruksi fisik PLTS Terapung Karangkates, tetapi juga simbol transformasi pengelolaan bendungan yang semakin adaptif terhadap tantangan energi masa depan. Waduk Karangkates kini berperan ganda, tidak hanya sebagai infrastruktur pengelolaan sumber daya air, tetapi juga sebagai bagian dari solusi transisi energi hijau nasional.”
Beliau menegaskan bahwa PJT I memastikan pengembangan proyek tetap mengedepankan prinsip keamanan bendungan, keberlanjutan fungsi utama waduk, serta tata kelola yang didasari prinsip kehati-hatian.

“Kami memastikan seluruh tahapan konstruksi berjalan selaras dengan aspek teknis keselamatan bendungan dan tidak mengganggu fungsi utama pengelolaan air. Sinergi ini menunjukkan bahwa pengelolaan air dan pengembangan energi terbarukan dapat berjalan harmonis dan saling menguatkan.”

Rangkaian kegiatan soft launching meliputi sambutan para direksi mitra, laporan proyek, arahan manajemen PLN, pembacaan doa, santunan anak yatim, seremoni penandatanganan solar panel, prosesi potong tumpeng, serta sesi foto bersama

Bagi PJT I, kehadiran PLTS Terapung Karangkates menjadi langkah konkret dalam mendukung optimalisasi aset bendungan secara berkelanjutan. Pemanfaatan permukaan waduk untuk energi surya tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga berpotensi memberikan nilai tambah lingkungan, termasuk efisiensi ruang dan pengurangan laju evaporasi air.

Sebagai BUMN pengelola sumber daya air, PJT I berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi strategis yang mendorong inovasi, keberlanjutan, dan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.
————————————————————————
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

PJT I DUKUNG ZERO WASTE

Perum Jasa Tirta I Dukung Zero Waste Academy sebagai Upaya Lindungi Sungai Brantas dari Sumber Sampah

Kediri – Perum Jasa Tirta I (PJT I) mendukung pelaksanaan Zero Waste Academy (ZWA) yang diselenggarakan oleh Ecological Observation and Wetlands Conservation (ECOTON) sebagai ruang belajar strategis dalam penguatan pengelolaan sampah dari sumber. Kegiatan ini bertujuan mendorong perlindungan Sungai Brantas dari hulu hingga hilir melalui pendekatan sistemik berbasis pencegahan timbulan sampah di tingkat rumah tangga dan komunitas. Zero Waste Academy dilaksanakan pada 28–31 Januari 2026 di Kota Kediri.

Kegiatan Zero Waste Academy diikuti oleh lebih dari 50 peserta yang berasal dari lebih dari 12 kota/kabupaten di Pulau Jawa, dengan melibatkan beragam unsur pemangku kepentingan, antara lain BAPPEDA, Dinas Lingkungan Hidup, pemerintah desa dan kelurahan, akademisi, serta organisasi lingkungan. Komposisi peserta yang beragam ini mencerminkan semangat kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat upaya pengelolaan sampah berbasis pencegahan.
Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat, menyampaikan bahwa keterlibatan PJT I dalam Zero Waste Academy merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keberlanjutan kualitas sumber daya air.

“Perlindungan sungai tidak dapat hanya mengandalkan upaya di badan air, tetapi harus dimulai dari pengelolaan sampah di sumbernya. Melalui dukungan terhadap Zero Waste Academy, Perum Jasa Tirta I mendorong penguatan kapasitas masyarakat dan pemangku kepentingan agar mampu mengelola sampah secara bertanggung jawab, sehingga beban pencemaran ke sungai dapat ditekan secara signifikan,” ujar Fahmi.

Dukungan PJT I juga diwujudkan melalui kehadiran generasi muda PJT I, Aulia Agusta Alamsjah, yang turut menjadi narasumber dalam agenda workshop. Dalam kesempatan tersebut, Aulia membagikan pengalaman lapangan PJT I dalam pengendalian sampah di badan sungai, termasuk pemasangan trash barrier di titik-titik strategis untuk mencegah sampah masuk ke infrastruktur penting sumber daya air.

Disampaikan bahwa PJT I selama ini menangani sampah yang terlanjur masuk ke sungai melalui pengumpulan rutin, kemudian diangkut dan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Salah satu contoh nyata terdapat di Waduk Sengguruh, di mana volume sampah yang ditangani mencapai sekitar 35.000 meter kubik per tahun. Praktik ini menjadi pembelajaran penting bagi para peserta Zero Waste Academy dari berbagai daerah di Pulau Jawa mengenai tantangan dan penanganan sampah di badan sungai.

Lebih lanjut, dipaparkan pula bahwa sekitar 57,1% limbah padat di wilayah Brantas berasal dari aktivitas rumah tangga, sementara cakupan layanan persampahan di wilayah pedesaan masih terbatas, yakni sekitar 15%. Kondisi tersebut berkontribusi terhadap kebocoran sampah ke sungai serta meningkatkan risiko pencemaran, termasuk temuan mikroplastik pada ikan di Sungai Brantas.

Melalui dukungan terhadap Zero Waste Academy, PJT I menegaskan bahwa upaya menjaga kualitas sungai harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu ke hilir dan dari darat ke air. Kolaborasi multipihak antara PJT I, ECOTON, pemerintah daerah, komunitas, akademisi, dan organisasi lingkungan diharapkan dapat memperkuat ekosistem pengelolaan sampah berbasis pencegahan, sehingga perlindungan Sungai Brantas sebagai sumber kehidupan dapat terwujud secara berkelanjutan.

PJT I JKPKA DAS BRANTAS TENGAH

Perkuat Edukasi Sungai, PJT I dan JKPKA Bangun Generasi Muda Peduli Kualitas Air di DAS Brantas Tengah

Tulungagung – Perum Jasa Tirta I (PJT I) bersama Jaring-jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (JKPKA) melaksanakan kegiatan sosialisasi dan regenerasi anggota JKPKA di Wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas Bagian Tengah. Kegiatan ini berlangsung di Kawasan Ori Green, Kabupaten Tulungagung, pada 31 Januari 2026, sebagai bagian dari upaya memperkuat edukasi lingkungan serta menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap pelestarian kualitas air sungai.

Kegiatan mengusung tema “Air untuk Hari Ini dan Esok: Peran Strategis JKPKA dalam Konservasi dan Edukasi Sungai yang Berkelanjutan”, dan diikuti oleh 27 sekolah yang tergabung dalam JKPKA di wilayah Tulungagung, Blitar, Kediri, dan Trenggalek. Secara rinci, peserta terdiri dari 27 guru pembina, 28 siswa, serta 9 peserta undangan. Program ini menjadi sarana penguatan kapasitas jejaring sekolah dalam melakukan pemantauan kualitas air sungai sekaligus mengintegrasikan materi sumber daya air ke dalam proses pembelajaran.

Dalam kegiatan tersebut, PJT I diwakili oleh Yulia Puspitaningroem, Kepala Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum, yang memaparkan peran dan fungsi PJT I dalam pengelolaan sumber daya air, khususnya di Wilayah Sungai Brantas. Ia menyampaikan bahwa pengelolaan sumber daya air tidak hanya berfokus pada aspek teknis dan operasional, tetapi juga membutuhkan dukungan edukasi serta keterlibatan masyarakat sejak usia dini.

“Melalui kolaborasi dengan JKPKA, PJT I berupaya memperkuat ekosistem edukasi lingkungan dan mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga kualitas air sungai sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan sumber daya air,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan meliputi penyegaran materi pemantauan kualitas air secara fisik, kimia, dan biologi, penulisan laporan hasil pemantauan, praktik lapangan pemantauan sungai, diskusi kelompok, hingga presentasi hasil pemantauan. Para peserta juga memperoleh penguatan mengenai peran sekolah sebagai agen perubahan dalam membangun budaya peduli sungai di lingkungan masing-masing.

Melalui kegiatan sosialisasi dan regenerasi ini, PJT I dan JKPKA berharap semakin banyak sekolah dan pelajar yang terlibat aktif dalam pemantauan kualitas air sungai. Dengan demikian, diharapkan tercipta sinergi yang berkelanjutan antara dunia pendidikan, masyarakat, dan pengelola sumber daya air dalam menjaga kelestarian sungai sebagai sumber kehidupan bagi generasi kini dan mendatang.

PJT I KIP 2025_20251215_165940_0000

Perum Jasa Tirta I Kembali Raih Predikat Informatif dalam Monev Keterbukaan Informasi Publik 2025

Jakarta — Perusahaan Umum (Perum) Jasa Tirta I kembali meraih predikat Informatif dalam Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat (KIP). Dalam penilaian tersebut, Perum Jasa Tirta I berhasil mempertahankan predikat Informatif yang mencerminkan tingkat kepatuhan dan kualitas keterbukaan informasi publik yang sangat baik.

 

Penghargaan tersebut diterima secara langsung oleh Kepala Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum Perum Jasa Tirta I, Yulia Puspitaningroem yang diserahkan oleh Ibu Samrohtunajah Ismail selaku Komisioner Komisi Informasi Pusat, dalam acara Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 yang diselenggarakan pada Senin, 15 Desember 2025, bertempat di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta.

 

Capaian ini menegaskan konsistensi Perum Jasa Tirta I dalam menerapkan prinsip keterbukaan informasi publik sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, sekaligus memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).

 

Kepala Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum Perum Jasa Tirta I, dalam keterangannya, menyampaikan bahwa predikat Informatif yang kembali diraih merupakan hasil dari komitmen berkelanjutan seluruh insan perusahaan dalam mengelola dan menyampaikan informasi publik secara akuntabel.

 

“Predikat Informatif yang kembali kami dapatkan ini merupakan wujud komitmen Perum Jasa Tirta I dalam menjamin hak masyarakat atas informasi publik. Kami terus berupaya memastikan layanan informasi dikelola secara transparan, akurat, dan mudah diakses, sebagai bagian dari tanggung jawab kami sebagai badan publik,” ujar Yulia.

 

Lebih lanjut disampaikan bahwa penguatan peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) menjadi salah satu fokus utama perusahaan, baik melalui penyempurnaan kebijakan internal, peningkatan kualitas konten informasi, optimalisasi kanal digital, maupun peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola layanan informasi publik.

 

“Kami memandang keterbukaan informasi bukan hanya sebagai kewajiban regulatif, tetapi juga sebagai instrumen penting untuk membangun kepercayaan publik dan mendukung keberlanjutan pengelolaan sumber daya air secara profesional dan bertanggung jawab,” tambahnya.

 

Perum Jasa Tirta I berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik secara berkelanjutan, sejalan dengan peran strategis perusahaan dalam pengelolaan sumber daya air nasional serta dalam mendukung terciptanya badan publik yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.

 

—————————————

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

Masyarakat Peduli Api Toba

Perkuat Pencegahan Karhutla di Danau Toba, PJT I Bentuk Masyarakat Peduli Api

Samosir, 11 Desember 2025 — Perusahaan Umum (Perum) Jasa Tirta I (PJT I) bersama PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) mengambil langkah preventif dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Danau Toba dengan melibatkan masyarakat lokal melalui pembentukan dan pelatihan Masyarakat Peduli Api (MPA) di Kabupaten Samosir.

Sebagai kawasan strategis nasional dan Destinasi Pariwisata Super Prioritas, Danau Toba memiliki nilai ekologis, sosial, dan ekonomi yang tinggi. Ancaman karhutla yang meningkat akibat perubahan iklim, musim kemarau, dan aktivitas manusia menjadi tantangan serius yang memerlukan penanganan lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat.

Melalui program ini, PJT I menempatkan masyarakat sebagai aktor utama dalam pencegahan dini karhutla. Masyarakat dibekali pemahaman dan keterampilan teknis terkait identifikasi potensi kebakaran, deteksi dini, prosedur pelaporan, penggunaan peralatan pemadaman awal, serta pola koordinasi dengan instansi terkait oleh Tim Manggala Agni. Tim Manggala Agni merupakan pasukan khusus pengendalian kebakaran hutan dan lahan yang berada di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), yang memiliki tugas utama melakukan pencegahan, pemadaman, serta penanganan pascakebakaran hutan dan lahan di seluruh wilayah Indonesia.

Kepala Sub Divisi Pengusahaan Wilayah Sungai Toba Asahan Perum Jasa Tirta I, Gede Santika, menyatakan bahwa pendekatan berbasis masyarakat menjadi kunci dalam menjaga kawasan strategis nasional dari risiko kebakaran.

“Pengendalian kebakaran hutan dan lahan membutuhkan respons cepat yang dimulai dari tingkat dasar. Dengan memperkuat kapasitas masyarakat melalui MPA, kami mendorong upaya pencegahan yang lebih efektif sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem Danau Toba,” ujar Gede Santika.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kesatuan Pengelola Hutan (KPH), BPBD Kabupaten Samosir, Daops Manggala Agni Sumatera II, serta unit konservasi PT Indonesia Asahan Aluminium, sebagai bentuk sinergi pemerintah, BUMN, dan masyarakat dalam pengendalian risiko bencana lingkungan.

PJT I menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengelolaan sumber daya air dan lingkungan hidup secara berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan lingkungan Danau Toba sekaligus mendukung keberlanjutan pariwisata dan ekonomi masyarakat di kawasan tersebut.

————————–
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

Fahmi Hidayat Top Young CEO 2025

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I Raih “Top Young CEO 2025” Versi Infobank Media Group

JAKARTA, 10 Desember 2025 — Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat, menerima penghargaan “Top Young CEO 2025” dari Infobank Media Group — penghargaan tahunan yang menyoroti generasi pemimpin korporasi muda yang menunjukkan kinerja, kepemimpinan, dan komitmen tinggi di bidang korporasi di Indonesia.

Penghargaan ini diberikan sebagai bagian dari program apresiasi “Top 100 CEO & The Future Leader Forum & Appreciation 2025” oleh Infobank Media Group. Dalam pemilihan tahun ini, kandidat dievaluasi berdasarkan kinerja perusahaan, inovasi, tata kelola, serta kontribusi terhadap pertumbuhan industri. Di tengah dinamika sektor layanan sumber daya air dan pengelolaan lingkungan, pencapaian ini menjadi bukti pengakuan atas kualitas kepemimpinan dan kinerja PJT I yang semakin solid dan berkelanjutan.

Penghargaan ini juga didasari oleh kinerja PJT I sepanjang tahun 2024 yang menunjukkan pertumbuhan kuat dan konsisten. Berdasarkan publikasi The Asian Post, PJT I berhasil mencatat laba sebesar Rp73,65 miliar atau meningkat 7,26% dari tahun sebelumnya, dengan pendapatan usaha naik 20,13% menjadi Rp702,24 miliar. Pertumbuhan tersebut mencerminkan operasional perusahaan yang efisien, pengelolaan bisnis yang solid, serta kemampuan perusahaan menjaga keberlanjutan kinerja di tengah tantangan sektor layanan sumber daya air dan lingkungan.

“Penghargaan ini bukan hanya milik saya secara pribadi, melainkan milik seluruh keluarga besar Perum Jasa Tirta I. Kami terus berkomitmen menjalankan amanah negara dalam mengelola sumber daya air dengan profesional, bertanggung jawab, dan penuh integritas. Terima kasih kepada Infobank Media Group atas apresiasinya, dan kami akan terus menghadirkan inovasi untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat,” ujar Fahmi Hidayat, Direktur Utama Perum Jasa Tirta I.

Bagi PJT I, penghargaan ini bukan sekadar simbol — melainkan wujud nyata dari komitmen terhadap tata kelola perusahaan yang baik, kinerja keuangan yang sehat, serta visi kepemimpinan yang adaptif di tengah dinamika sektor layanan sumber daya air dan pelayanan publik. Di bawah kepemimpinan Fahmi Hidayat, PJT I terus menegaskan perannya sebagai entitas publik yang bertanggung jawab, inovatif, dan berdaya saing dalam mengelola sumber daya air untuk masyarakat.

Dengan diraihnya penghargaan “Top Young CEO 2025”, PJT I berharap dapat semakin meningkatkan kepercayaan publik dan pemangku kepentingan terhadap perusahaan, serta memotivasi seluruh jajaran untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja di masa mendatang.
———————————————————
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

Sumur Resapan Wonogiri 2025

Ubah Ancaman Kekeringan Menjadi Potensi Ekonomi, PJT I Resmikan 95 Sumur Resapan di Wonogiri

 Wonogiri, 3 Desember 2025 – Perum Jasa Tirta I (PJT I) kembali membuktikan komitmen nyata dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air nasional. Sebagai tindak lanjut kesuksesan program restorasi mata air yang dimulai sejak 2024, PJT I tahun ini meresmikan pembangunan 95 unit sumur resapan di 6 Desa Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri. Langkah ini merupakan respons cepat perusahaan terhadap kondisi Wonogiri yang kerap menghadapi tantangan kekeringan musiman dan penurunan debit mata air.

Di tahun 2025 dengan mengusung semangat sinergi BUMN, PJT I menggandeng mitra strategis yaitu Perum Perhutani, PT PLN Indonesia Power, InJourney (PT Angkasa Pura Indonesia), dan PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW). Kolaborasi ini juga didukung penuh oleh Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Provinsi Jawa Tengah Wilayah XI yang berperan sentral dalam pelaksanaan konstruksi dan koordinasi intensif dengan pihak desa.

Vice President Regional 1 PJT I, Ganindra Adi Cahyono, menjelaskan bahwa sumur resapan bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan upaya mengembalikan keseimbangan siklus hidrologi. Sebanyak 95 sumur dengan tipe buis beton dan batu bata ini masing-masing memiliki kapasitas tampung sekitar 3,7 meter kubik. Fungsinya vital untuk menangkap air hujan agar tidak terbuang percuma sebagai limpasan permukaan (yang berisiko banjir), tetapi terserap masuk ke dalam akuifer tanah.

“Kita harus ramah agar air dapat datang. Air tidak pernah dihasilkan oleh aktivitas kehidupan manusia, tapi airlah yang memberi daya dukung bagi kehidupan. Melalui sumur resapan ini, kita harapkan air masuk ke dalam tanah, mengembalikan debit mata air yang menyusut, serta mengurangi risiko banjir,” ujar Ganindra. Ia juga mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga fasilitas ini, karena manfaat terbesar akan muncul jika pemeliharaan dilakukan berkelanjutan, terutama jika didukung dengan penanaman pohon agar hasilnya lebih optimal.

Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno yang hadir dalam peresmian tersebut mengapresiasi langkah konkret sinergi BUMN ini. Menurutnya, keberadaan sumur resapan memberikan bukti nyata bagi ketahanan pangan lokal. Dengan kondisi tanah yang lebih lembap dan subur di sekitar sumur resapan, ekonomi masyarakat terdongkrak melalui hasil panen yang lebih baik dan berkelanjutan.

“Pembangunan sumur resapan dan penghijauan adalah solusi dari peningkatan kesadaran masyarakat. Dampaknya nyata, terutama pada ketahanan air pertanian. Lahan pertanian dan tanaman buah di sekitar titik sumur resapan menunjukkan peningkatan produktivitas karena pasokan air tanah kini jauh lebih stabil,” ungkap Setyo.

Acara peresmian ini turut dihadiri oleh Camat Girimarto, perwakilan 6 BUMN, CDK Wilayah XI, Anggota DPRD, Kapolsek, dan Danramil setempat. Selain meresmikan 95 unit sumur resapan, kolaborasi BUMN ini juga menyerahkan bantuan 1.350 bibit pohon. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada Kelompok Tani (KTA) di sejumlah lokasi, yakni Dusun Sanan, Dusun Semagar, Kelurahan Sidokarto, Dusun Girimarto, Dusun Waleng, dan Desa Selorejo.

Rangkaian acara ditutup dengan aksi penanaman pohon bersama, serta peninjauan langsung ke lokasi sumur resapan untuk memastikan kualitas infrastruktur yang terbangun. Program restorasi mata air ini dipastikan akan terus berlanjut mengingat dampak positifnya yang multidimensi. Diantaranya melestarikan lingkungan, mencegah bencana hidrometeorologi, serta menyejahterakan ekonomi masyarakat desa.

 

——————————————————–

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

Perum Jasa Tirta I

HMPI 2025 PJT I

Hijaukan Negeri, Pulihkan Bumi: PJT I Bagikan 550 Bibit Pohon di CFD Ijen Malang dalam Momentum Hari Menanam Pohon Indonesia 2025

Malang, 30 November 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2025, Perum Jasa Tirta I (PJT I) menggelar aksi penghijauan dengan membagikan 550 bibit pohon kepada masyarakat yang hadir di kawasan Car Free Day (CFD) Ijen, tepatnya di halaman Wisma Ijen 52, Kota Malang. Mengangkat tema “Hijaukan Negeri, Pulihkan Bumi,” kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PJT I mengajak masyarakat untuk peduli terhadap keberlanjutan lingkungan.

Kegiatan berlangsung meriah dan interaktif. Selain pembagian bibit, masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya pelestarian lingkungan serta berkesempatan mengikuti kuis berhadiah souvenir ramah lingkungan. Bibit yang dibagikan terdiri dari berbagai jenis pohon bernilai ekologis seperti mundu, matoa, juwet, durian, sirsat, dan nangka, yang diharapkan dapat ditanam dan dirawat di lingkungan tempat tinggal warga.

Sebagai perwakilan manajemen PJT I, Kasubdiv Komunikasi Korporat & Umum Yulia Puspitaningroem serta Kasubdiv TJSL & ESG Andriana Kartikasari turut hadir mendampingi kegiatan. Yulia menegaskan bahwa gerakan ini bukan hanya berbagi bibit, tetapi juga mendorong kebiasaan menanam di masyarakat.
“Total kami membagikan 650 bibit, untuk 100 bibit kami salurkan pada DLH Kota Malang dan 550 bibit kami bagikan kepada masyarakat yang hadir di Car Free Day Ijen. Harapannya, masyarakat bisa menanam pohon di rumah dan merawatnya,” ujar Yulia.

Kolaborasi dengan Pemerintah Kota Malang turut memperkuat pelaksanaan kegiatan ini. Afif Frudin, Koordinator Ruang Terbuka Hijau Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang, hadir untuk menerima 100 bibit pohon secara simbolis dari PJT I. Bibit tersebut selanjutnya akan disalurkan ke berbagai kelurahan sebagai bagian dari gerakan penghijauan yang lebih luas di Kota Malang.

Memperkuat pesan pelestarian lingkungan, dilakukan juga penanaman pohon matoa secara simbolis di Taman Slamet, Kota Malang. Matoa dipilih karena merupakan salah satu jenis pohon yang kini semakin jarang ditemukan dan memiliki nilai ekologis tinggi. Penanaman ini menjadi wujud komitmen PJT I bersama DLH Kota Malang dalam memperkuat ruang terbuka hijau sekaligus menjaga keragaman hayati kota.

Antusiasme masyarakat pengunjung Car Free Day terlihat jelas, seluruh bibit pohon habis dibagikan dalam waktu kurang dari dua jam. Tingginya partisipasi ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penghijauan semakin meningkat. Melihat respons positif tersebut, Sekretaris Perusahaan PJT I, Erwando Rachmadi, menekankan pentingnya menjaga momentum gerakan menanam pohon ini.
“Menanam pohon hari ini bukan sekadar simbol, melainkan komitmen nyata PJT I untuk menjaga keberlanjutan ekosistem dan sumber daya air bagi generasi mendatang,” ungkapnya.

Melalui Peringatan HMPI 2025, PJT I mengajak masyarakat untuk terus menanam dan merawat pohon sebagai langkah nyata menjaga lingkungan dan ketersediaan air. Pohon berperan penting dalam menyerap air hujan, meningkatkan cadangan air tanah, serta mencegah erosi dan banjir. “Dengan menanam satu pohon, kita ikut memperkuat upaya konservasi sumber daya air sekaligus mewariskan bumi yang lebih sehat bagi generasi berikutnya,” ujar Erwando menutup pembicaraan.

——–

Sub Divisi Komunikasi Korporat & Umum PJT I

JKPKA COMPETITION 2025

Temu Ilmiah 2025, PJT I dan JKPKA Dorong Kesadaran Siswa dan Guru terhadap Kualitas Air

Malang, 29 November 2025 — Perum Jasa Tirta I (PJT I) bersama Jaring-jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (JKPKA) kembali melaksanakan Temu Ilmiah dan JKPKA Competition 2025, sebuah forum edukatif yang mendorong peningkatan literasi kualitas air serta kesadaran lingkungan di kalangan siswa dan guru. Acara yang diselenggarakan di Kantor Pusat PJT I ini diikuti oleh 24 peserta, terdiri dari 21 siswa dan 3 guru pembina dari sekolah mitra JKPKA di berbagai daerah.

Pada tahun ini, kegiatan mengusung tema “Air untuk Hari Ini dan Esok: Peran Strategis JKPKA dalam Konservasi dan Edukasi Berkelanjutan” yang menekankan pentingnya penguatan pemahaman tentang kualitas air sebagai bagian dari upaya pelestarian sumber daya air nasional. Tema tersebut relevan dengan tugas PJT I sebagai BUMN pengelola sumber daya air yang terus berupaya menjaga keberlanjutan sungai melalui pendekatan edukasi dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan.

Dalam sambutannya, Sekretaris Perusahaan Perum Jasa Tirta I, Bapak Erwando Rachmadi, menyampaikan bahwa kegiatan Temu Ilmiah JKPKA merupakan salah satu bentuk nyata pembinaan generasi muda agar lebih memahami pentingnya kualitas air.

“PJT I memandang bahwa edukasi lingkungan merupakan fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air. Keterlibatan siswa dan guru dalam kegiatan JKPKA menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sungai dapat dibangun sejak dini melalui pembelajaran yang sistematis, pengalaman lapangan, dan penelitian sederhana,” ujar Erwando.

“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan agar literasi kualitas air semakin meningkat dan mampu mencetak generasi yang memiliki kepedulian ekologis yang kuat,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan Temu Ilmiah meliputi presentasi laporan ilmiah, penyampaian esai, pemutaran karya videografi, serta pemaparan best practice yang dilakukan oleh peserta. Selain itu, peserta juga mendapatkan kesempatan mengunjungi laboratorium PJT I untuk melihat proses pemantauan kualitas air secara langsung, termasuk metode pengujian parameter fisika, kimia, dan biologi yang selama ini dilakukan oleh PJT I.

PJT I menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru pembina, dewan juri, serta pengurus JKPKA yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini. Melalui forum seperti Temu Ilmiah, PJT I berharap dapat terus mendorong peningkatan kapasitas sekolah dalam isu-isu kualitas air dan memperluas jaringan kolaborasi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
—————————————————————————————————————————-
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

OMC TOBA

Amankan Jantung Air Sumatera Utara, Perum Jasa Tirta I Bersama PT INALUM dan BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Danau Toba

Medan, 21 November 2025 – Perum Jasa Tirta I (PJT I) bersama PT INALUM dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi memulai Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Daerah Tangkapan Air Danau Toba selama 15 hari kedepan. Pembukaan kegiatan berlangsung di Posko OMC Stasiun Meteorologi Bandara Silangit, Tapanuli Utara, dipimpin oleh Vice President Regional II PJT I, Muhammad Luckmanul Chakim, serta dihadiri oleh Direktur Operasi Modifikasi Cuaca BMKG, Budi Harsoyo, dan Kepala Grup Operasi PLTA PT INALUM, Firman Ashad.

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dilaksanakan sebagai respon terhadap kondisi iklim dan curah hujan yang menurun dalam beberapa bulan terakhir sehingga berdampak pada ketersediaan suplai air ke Danau Toba serta pengoperasian 3 Bendungan Cascade (Bendungan Siruar, Sigura-gura dan Tangga) yang berada di Sungai Asahan bagian Hulu yang menjadi bagian penting bagi pasokan energi, air minum PDAM, industri dan aktivitas masyarakat sekitar. Kegiatan ini juga dalam rangka mendukung kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air sebagai salah satu Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Operasi dilakukan dengan metode penyemaian awan higroskopis menggunakan garam (NaCl) yang disebarkan melalui pesawat khusus pada awan berpotensi hujan. Proses ini sepenuhnya didukung pemantauan atmosfer secara real-time oleh BMKG untuk memastikan pesawat menyasar awan yang tepat, sehingga hujan dapat terjadi di wilayah tangkapan air yang dibutuhkan. Selama operasi berlangsung, PJT I, INALUM, dan BMKG melakukan koordinasi dan evaluasi harian untuk menilai efektivitas penyemaian serta menyesuaikan strategi berdasarkan perkembangan kondisi cuaca. Melalui pendekatan terpadu ini, operasi diharapkan mampu meningkatkan curah hujan di DTA Danau Toba, menjaga elevasi danau tetap stabil bagi kebutuhan irigasi, air baku, energi, dan pariwisata, serta memperkuat ketahanan sumber daya air di kawasan Danau Toba–Sungai Asahan secara berkelanjutan.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat, menyampaikan bahwa OMC adalah bagian penting dari strategi jangka panjang perusahaan dalam menjaga ketahanan air nasional. “Operasi Modifikasi Cuaca di Danau Toba adalah langkah strategis PJT I untuk menjamin ketersediaan air yang berkelanjutan. Ini bukan sekadar respons terhadap cuaca sesaat, tetapi upaya jangka panjang untuk menjaga aset nasional strategis seperti Danau Toba,” ujarnya.

Direktur Operasional Perum Jasa Tirta I, Milfan Rantawi, menambahkan, “Setiap keputusan operasional kami berbasis data hidrologi dan regulasi. Dengan OMC, kami berupaya menjaga elevasi air tetap pada rentang optimal, melindungi infrastruktur KSPN, serta memastikan ketersediaan air baku dan energi tetap stabil bagi masyarakat,” jelasnya.

PJT I berkomitmen untuk terus memantau dinamika iklim dan hidrologi Danau Toba secara real-time. OMC menjadi instrumen pengelolaan air yang adaptif, ilmiah, dan responsif terhadap perubahan iklim, sehingga Danau Toba tetap memberikan manfaat bagi lingkungan, pariwisata, energi, serta kesejahteraan masyarakat sekitar Sumatera Utara.

 

 

 

———————————————————-
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum PJT I

TPS3R

Perum Jasa Tirta I Perkuat Mitigasi Sampah Sungai Brantas Dari Hulu Melalui Pengembangan Kapasitas TPS3R di Kabupaten Malang

Malang, 12 November 2025 — Perum Jasa Tirta I (PJT I) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas dengan menggandeng Center for Southeast Asian Studies (CSEAS) Indonesia dalam Pelatihan Pengembangan Kapasitas Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS3R) di Kabupaten Malang sebagai langkah strategis memperkuat mitigasi sampah sejak dari sumbernya sebelum memasuki Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas.

Diikuti oleh berbagai elemen kunci mulai dari Kepala Dusun, Kepala Desa, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang, serta komunitas pegiat lingkungan seperti Komunitas Kaliku, Alam Hijau, dan Sabers Pungli, pelatihan ini berfokus pada penguatan keterampilan teknis dan kelembagaan pengelolaan sampah di tingkat desa, yang sangat krusial dalam rantai hulu-hilir pengelolaan sungai.

Tiga narasumber kompeten dihadirkan untuk memberikan materi yang komprehensif, Nugraha Wijayanto, Praktisi TPS3R Mulyoagung Bersatu yang membagikan praktik terbaik dan model operasional TPS3R yang sukses dan berkelanjutan. Ir. Renung Rubiyatdji, Senior Partner CSEAS memaparkan Peran Pemangku Kepentingan dalam Penanganan Sampah untuk Mitigasi Sampah, dan dr. Donny Septian, MARS, Dokter & Praktisi K3 PJT I yang membagikan materi Pentingnya Aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dalam Operasional Pengelolaan Sampah.

Selain itu, Executive Director CSEAS, Dr. Arisman, turut hadir memberikan motivasi kepada peserta mengenai penguatan wirausaha sosial dalam pengelolaan sampah.

Sebagai bentuk dukungan nyata, PJT I melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyerahkan bantuan pakaian kerja lapangan kepada perwakilan pengelola TPS3R di 3 Desa, yakni Desa Genengan, Desa Kendalpayak dan Desa Pakisaji. Bantuan ini diharapkan dapat menunjang keamanan serta kenyamanan dalam kegiatan pengelolaan sampah di lapangan.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat sinergi lintas pemangku kepentingan untuk menjaga DAS Brantas.
“Pengelolaan sampah yang tepat di hulu perlu diterapkan, melalui pelatihan TPS3R ini, kami berharap masyarakat dapat menjadi garda terdepan dalam merawat sungai.”

Sementara itu, Kepala Sub Divisi TJSL dan ESG PJT I, Andriana Kartikasari, menegaskan kembali komitmen perusahaan:
“PJT I terus menjaga kelestarian Sungai Brantas melalui kolaborasi, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan kapasitas kelembagaan lingkungan. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen PJT I untuk memastikan sumber daya air tetap lestari bagi generasi mendatang.”

Melalui kegiatan ini, PJT I berharap kemampuan masyarakat dalam mengelola sampah semakin meningkat, sehingga dapat mendorong terbentuknya ekosistem pengelolaan lingkungan yang lebih mandiri, inklusif, dan berkelanjutan di sekitar DAS Brantas.

omc 2025

Langkah Strategis Menjaga Ketersediaan Air dan Keberlanjutan Energi di Musim Kemarau, PJT I Laksanakan OMC di DAS Brantas

Malang, 29 Oktober 2025 – Perum Jasa Tirta I (PJT I) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketersediaan air bagi berbagai kebutuhan vital masyarakat. Melalui kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), PJT I bekerja sama dengan PLN Nusantara Power, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan penyemaian awan menggunakan bahan semai garam (NaCl) di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas.

Pelaksanaan OMC ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan volume tampungan waduk, menjaga debit air irigasi, serta memastikan pasokan energi PLTA tetap stabil, terutama di tengah kondisi musim kemarau yang berdampak pada penurunan curah hujan di sejumlah wilayah.

Kegiatan OMC ditandai dengan kehadiran Vice President Perencanaan Teknologi Informasi dan Infrastruktur SDA Perum Jasa Tirta I, Senior Manager UP Brantas PLN Nusantara Power, dan Direktur Operasi Modifikasi Cuaca BMKG dalam acara pembukaan. Hal ini mencerminkan sinergi kuat antar lembaga dalam mendukung keberlanjutan pengelolaan sumber daya air nasional.

Proses penyemaian dilakukan menggunakan pesawat khusus yang membawa bahan semai berupa serbuk garam (NaCl), disebarkan pada awan potensial di ketinggian tertentu. Partikel garam tersebut berfungsi sebagai inti kondensasi yang membantu pembentukan butir-butir air di dalam awan hingga akhirnya bergabung dan turun menjadi hujan di wilayah target. Upaya ini menjadi bukti nyata penerapan inovasi teknologi untuk mendukung pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan.

Operasi Modifikasi Cuaca dilaksanakan pada tanggal 14 hingga 29 Oktober 2025 di wilayah DAS Brantas. Melalui kegiatan ini, Perum Jasa Tirta I berupaya menjaga ketersediaan air pada waduk-waduk strategis agar dapat terus menopang kebutuhan pertanian, air baku, dan energi listrik.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat, menyampaikan bahwa upaya ini merupakan bagian dari tanggung jawab PJT I dalam memastikan ketahanan air nasional.
“Ketika air tercukupi, pertanian tetap produktif, energi tetap mengalir, dan masyarakat dapat hidup dengan tenang. Mengatur air bukan sekadar tugas teknis, melainkan tanggung jawab besar untuk menjaga masa depan,” ujar Fahmi Hidayat.

Melalui sinergi ini, Perum Jasa Tirta I terus memperkuat perannya sebagai pengelola sumber daya air yang berorientasi pada keberlanjutan dan ketahanan lingkungan. Upaya tersebut menjadi wujud nyata komitmen PJT I dalam mendukung keseimbangan antara air, energi, dan kehidupan.

———————————————————————————————————————-
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

PRESS FATHERING FJPS 2025

PJT I Gelar Press Gathering FJPS Selorejo 2025, Perkuat Sinergi dengan Media untuk Pengembangan Sport Tourism dan Konservasi Waduk Selorejo

Malang, 19 Oktober 2025 – Dalam suasana alam yang asri di kawasan Waduk Selorejo, Perum Jasa Tirta I (PJT I) bekerja sama dengan Forum Jurnalis Peduli Sungai (FJPS) menyelenggarakan kegiatan Press Gathering FJPS Selorejo 2025 pada 18–19 Oktober 2025. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penguatan sinergi antara PJT I dan insan media dalam mendukung upaya pengelolaan sumber daya air serta pengembangan potensi sport tourism yang berkelanjutan.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta dari berbagai media nasional dan regional mengikuti beragam kegiatan yang dirancang untuk mempererat komunikasi dan pemahaman terhadap pengelolaan Waduk Selorejo. Kegiatan diawali dengan pengenalan kawasan Waduk Selorejo, dilanjutkan dengan aktivitas olahraga air seperti stand up paddle dan kayaking yang memberikan pengalaman langsung mengenai potensi wisata berbasis air yang dikelola secara berkelanjutan.

 

Selanjutnya, dilaksanakan sesi diskusi interaktif (doorstop discussion) bersama Direktur Operasional PJT I, yang membahas berbagai topik strategis, antara lain pengelolaan Bendungan Selorejo, arah pengembangan wisata air berbasis sport tourism, serta perkembangan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Operasional PJT I menyampaikan apresiasi atas dukungan rekan media yang selama ini turut berperan aktif dalam penyebaran informasi dan edukasi publik mengenai pengelolaan sumber daya air.

“Kegiatan Press Gathering FJPS Selorejo 2025 ini merupakan wujud nyata sinergi antara Perum Jasa Tirta I dan insan media dalam memperkuat komunikasi publik terkait pengelolaan sumber daya air dan pengembangan potensi waduk sebagai kawasan wisata berkelanjutan. Media memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga sungai dan waduk sebagai sumber kehidupan,” ujar Direktur Operasional PJT I.

“Waduk Selorejo kami dorong menjadi contoh integrasi antara fungsi konservasi dan pengembangan ekonomi lokal melalui sport tourism. Dengan kolaborasi bersama media, kami berharap pesan-pesan edukatif mengenai kelestarian lingkungan dapat tersampaikan secara luas, sekaligus mendorong tumbuhnya partisipasi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air,” lanjutnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Divisi Jasa ASA Wilayah Sungai Brantas, Bapak Agung Nugroho, Kepala Subdivisi PSDA Wilayah Sungai Brantas I, Bapak Marturiawan Kristyono, serta Kepala Subdivisi Komunikasi Korporat dan Umum, Ibu Yulia Puspitaningroem, beserta jajaran tim terkait.

Pada malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi, berbagi pengalaman, dan kuis interaktif yang dikemas secara santai namun produktif. Dalam suasana keakraban, manajemen PJT I menyampaikan apresiasi kepada rekan-rekan media atas dukungan yang telah diberikan serta mengajak untuk terus memperkuat kolaborasi dalam penyampaian informasi publik yang konstruktif.

Sebagai penutup kegiatan, dilakukan penanaman pohon bersama insan media di kawasan wisata Waduk Selorejo. Jenis bibit yang ditanam antara lain sawo, sukun, durian, dan mahoni, sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan menumbuhkan semangat pelestarian ekosistem waduk. Penanaman pohon tersebut diharapkan menjadi wujud nyata sinergi antara PJT I dan insan pers dalam mewariskan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

———————————————————————————————————————

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

SUSUR SUNGAI BRANTAS 2025

Susur Sungai Brantas 2025: Wujud Nyata Kolaborasi untuk Menjaga Sumber Kehidupan Jawa Timur

Malang, 15 Oktober 2025 – Perum Jasa Tirta I (PJT I) bersama berbagai pihak — pemerintah daerah, komunitas, akademisi, serta masyarakat — menggelar kegiatan Susur Sungai Brantas 2025 pada 13–15 Oktober 2025. Kegiatan ini menempuh rute dari Titik Nol Arboretum Sumber Brantas di Kota Batu hingga Bendungan Sengguruh di Kabupaten Malang, dan diikuti oleh lebih dari 300 personel dari berbagai instansi, termasuk BPBD, DLH, TNI, Polri, BBWS Brantas, serta sejumlah komunitas peduli lingkungan.

Kegiatan Kick Off Susur Sungai Brantas 2025 turut dihadiri oleh Wali Kota Batu, Nurochman, yang memberikan dukungan penuh terhadap upaya kolaboratif ini sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam menjaga hulu Sungai Brantas yang menjadi sumber utama keberlangsungan ekosistem dan kehidupan masyarakat di wilayah Jawa Timur. Kehadiran beliau menjadi penguatan penting bahwa pelestarian sungai harus dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh pemangku kepentingan.

Kegiatan diawali di kawasan Sumber Brantas dengan slametan dan doa bersama sebagai ungkapan syukur dan harapan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Prosesi ini diikuti para peserta dengan penuh kekhidmatan, menggambarkan kepedulian dan rasa hormat terhadap sungai yang menjadi sumber kehidupan bagi jutaan masyarakat Jawa Timur.

Selama tiga hari perjalanan, para peserta melakukan pemantauan kondisi sungai di sejumlah titik strategis di sepanjang aliran Brantas. Observasi meliputi aspek kualitas air, kebersihan bantaran, potensi pencemaran, serta kondisi vegetasi riparian sebagai indikator penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem sungai.

Kepala Divisi Jasa ASA Wilayah Sungai Brantas PJT I, Agung Nugroho, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya bentuk pemantauan, tetapi juga refleksi bersama seluruh pihak yang memiliki kepedulian terhadap sumber daya air.

“Melalui Susur Sungai Brantas 2025, kami ingin menegaskan bahwa menjaga sungai adalah tanggung jawab bersama. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi langkah konkret untuk memulihkan dan mempertahankan kualitas lingkungan perairan yang vital bagi kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program serupa yang telah dilaksanakan pada 2019 dan 2022, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk membandingkan kondisi sungai dari waktu ke waktu serta menyusun program tindak lanjut yang lebih efektif dalam pengelolaan sumber daya air.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan ekosistem sungai semakin meningkat, serta muncul lebih banyak inisiatif berbasis komunitas dalam pelestarian sumber daya air di wilayah Jawa Timur.

————————————————————————————————————————————

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

JKPKA SBY 2025

PJT I dan JKPKA Gelar Regenerasi Lanjutan Anggota JKPKA 2025 Wilayah Sungai Brantas Hilir, Perkuat Partisipasi Pelajar dalam Pemantauan Kualitas Air

Surabaya, 5 Oktober 2025 – Perum Jasa Tirta I (PJT I) bekerja sama dengan Jaring-Jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (JKPKA) menyelenggarakan kegiatan Regenerasi Lanjutan Anggota JKPKA 2025 Wilayah Sungai Brantas Hilir pada 4–5 Oktober 2025 di SMP Negeri 2 Surabaya.

Kegiatan ini diikuti oleh guru dan siswa dari 22 SMP dan SMA di wilayah Surabaya. Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan materi yang mencakup pemantauan kualitas air lintas disiplin—biologi, geografi, kimia, dan fisika—serta sosialisasi JKPKA Competition 2025 dan pelatihan penulisan laporan serta esai ilmiah.

Program ini menjadi bagian dari upaya PJT I dalam menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga kualitas air dan kelestarian lingkungan sungai, sekaligus memperkuat kapasitas literasi sains pelajar agar mampu melakukan kegiatan pemantauan secara mandiri dan berkelanjutan.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pengelola sumber daya air dengan dunia pendidikan.

“Regenerasi anggota JKPKA menjadi wadah pembelajaran penting bagi para pelajar untuk mengenal langsung bagaimana menjaga dan memantau kualitas air. Diharapkan para peserta dapat menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah masing-masing dalam menjaga kebersihan dan keberlanjutan sungai,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum PJT I, Yulia Puspitaningroem, menambahkan bahwa pendekatan lintas disiplin dalam kegiatan ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif bagi peserta.

“Kami ingin para guru dan siswa tidak hanya memahami konsep kualitas air dari sisi teori, tetapi juga mampu melakukan observasi, analisis data sederhana, dan menuliskannya secara ilmiah dengan baik,” jelasnya.

Melalui kegiatan regenerasi ini, diharapkan terbentuk duta pelajar peduli lingkungan dan kualitas air yang akan memperkuat jejaring JKPKA di Wilayah Sungai Brantas Hilir. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi sekolah untuk menyiapkan peserta dalam ajang JKPKA Competition 2025.

————————————————————————————————————————————–

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (4)

Gelar Rivluencer Community 1st Gathering, PJT I Bangun Semangat Jaga Sungai, Jaga Kehidupan melalui Konten Digital

Malang, 24 September 2025 – Perum Jasa Tirta I (PJT I) sukses menyelenggarakan Rivluencer Community 1st Gathering yang dilaksanakan secara hybrid, langsung dari Joglo Tirtaloka Taman Wisata Selorejo dan juga melalui Zoom Meeting. Acara ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari finalis Rivluencer Challenge Batch 1 WS Brantas serta para admin media sosial di lingkup kerja PJT I. Kegiatan berlangsung meriah dalam suasana hangat dan penuh antusiasme.

Sebagai informasi, peserta Rivluencer Challenge Batch 1 WS Brantas berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, influencer, guru, hingga tenaga medis. Seluruh peserta otomatis tergabung dalam Rivluencer Community, sebuah komunitas kampanye digital PJT I yang lahir pada momentum Hari Sungai Nasional 2025. Program ini memiliki visi untuk menggaungkan suara ajakan peduli sungai kepada masyarakat luas melalui karya konten digital di media sosial.

Acara gathering perdana ini tidak hanya menjadi ajang perkenalan komunitas, namun juga menghadirkan sesi sharing knowledge bersama dua narasumber.

M. Alaika Rahmatullah, Manajer Edukasi Ecoton Foundation, membawakan materi “Menjaga Sungai Brantas, Menjamin Air untuk Masa Depan”. Materi ini mengajak peserta memahami lebih dalam kondisi Sungai Brantas dan urgensi menjaga keberlanjutannya. Ahmad Izul Haq, digital content creator yang dikenal sebagai Duta Rekomendasi, berbagi pengalaman dan tips seputar “How to Make a Great Content”. Kehadirannya diharapkan dapat menginspirasi Rivluencer dan para admin sosial media PJT I untuk mengasah keterampilan membuat konten yang menarik dan berdampak.

Sebagai puncak acara, dilakukan pengumuman dan pemberian hadiah kepada tiga pemenang Rivluencer Challenge Batch 1 WS Brantas. Para pemenang dipilih melalui proses penjurian ketat yang dilakukan oleh tim manajemen PJT I dengan mempertimbangkan aspek kreativitas, engagement, serta kekuatan storytelling.

Sekretaris Perusahaan Perum Jasa Tirta I, Bapak Erwando Rachmadi menyampaikan harapan agar komunitas ini dapat melahirkan agen-agen perubahan yang menebarkan informasi dan inspirasi serta ajakan menjaga sungai. “Kami berharap Rivluencer Community sebagai wadah generasi muda yang dapat memberikan pengaruh luas  dapat terus berkembang, tidak hanya di WS Brantas, namun juga merambah ke wilayah-wilayah sungai lain yang menjadi tanggung jawab PJT I, mulai dari Bengawan Solo, Jratunseluna, Serayu Bogowonto, hingga Toba Asahan,” ungkapnya.

Dengan semangat “Jaga Sungai, Jaga Kehidupan”, Rivluencer Community diharapkan menjadi gerakan kolektif yang melibatkan masyarakat luas untuk terus menyuarakan pentingnya menjaga sungai melalui media digital. “Kegiatan Rivluencer Gathering akan diagendakan berkelanjutan tidak hanya sekali. Kegiatan ini selain menjadi wadah berbagi pengetahuan tentang pelestarian lingkungan bagi seluruh peserta, sekaligus dapat menjadi ajang bertukar pendapat dalam mengembangkan aksi peduli sungai dan membuat konten yang berdampak sehingga masyarakat dapat turut terlibat dalam menjaga sungai,” ujar Erwando menutup pembicaraan.

——–

Sub Divisi Komunikasi dan Umum Perum Jasa Tirta I

biogas

PJT I Serahkan 5 Titik IPAL Biogas untuk Desa Kradinan, Ciptakan Lingkungan Bersih dan Energi Terbarukan

Tulungagung, 26 Agustus 2025 – Perum Jasa Tirta I (PJT I) melalui Sub Divisi Pengelolaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dan ESG menyerahkan bantuan 5 (lima) titik Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Biogas kepada Pemerintah Desa Kradinan, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung.

Program ini hadir sebagai solusi pengelolaan limbah ternak yang berwawasan lingkungan. Melalui IPAL Biogas, limbah ternak dapat diolah agar tidak mencemari lingkungan, mengurangi bau tidak sedap, menjaga kualitas air tanah, sekaligus menghasilkan energi alternatif ramah lingkungan berupa biogas. Selain itu, pemanfaatan IPAL Biogas juga mendorong pola hidup sehat dan berkelanjutan di tengah masyarakat.

Kepala Sub Divisi Pengelolaan TJSL dan ESG PJT I, Andriana Kartikasari, menekankan bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan dalam mengimplementasikan program TJSL yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Program ini dirancang bukan hanya untuk menjawab permasalahan lingkungan, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Kradinan. Melalui IPAL Biogas, warga mendapatkan lingkungan yang lebih sehat sekaligus sumber energi alternatif yang bisa digunakan sehari-hari. Inilah wujud dari tanggung jawab sosial perusahaan yang tidak sekadar seremonial, tetapi memberi manfaat nyata, terukur, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” jelas Andriana.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat, menyampaikan bahwa penyerahan bantuan ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat.

“Kami percaya bahwa pengelolaan lingkungan yang baik akan membawa manfaat ganda, tidak hanya bagi kelestarian alam tetapi juga kesejahteraan masyarakat. Kehadiran IPAL Biogas di Desa Kradinan merupakan contoh nyata bagaimana limbah ternak yang selama ini dianggap masalah, justru bisa diubah menjadi energi terbarukan yang bermanfaat. Harapan kami, Desa Kradinan dapat menjadi percontohan pengelolaan limbah berbasis energi bersih di wilayah Tulungagung dan sekitarnya,” ujarnya.

Lebih jauh, Fahmi menegaskan bahwa program ini juga selaras dengan Asta Cita Presiden RI, khususnya butir kedua mengenai kemandirian bangsa dalam bidang pangan, energi, dan air. Kehadiran IPAL Biogas merupakan langkah nyata PJT I dalam mendorong ketahanan energi berbasis masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya air sebagai fondasi kesejahteraan rakyat.

Dengan adanya IPAL Biogas, PJT I berharap Desa Kradinan mampu menunjukkan bahwa pengelolaan limbah yang tepat dapat menghadirkan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan secara bersamaan. Langkah ini juga menjadi bagian dari kontribusi PJT I dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan, ketahanan energi nasional, dan terwujudnya Indonesia Emas 2045.
————————————————————————————————————-
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

jkpkaa

Perum Jasa Tirta I Ajak 30 Sekolah SMA di Madiun Laksanakan Regenerasi JKPKA untuk Pembelajaran Pemantauan Kualitas Air di DAS Bengawan Solo

Madiun, 23 Agustus 2025 – Perum Jasa Tirta I (PJT I) bersama Jaring-Jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (JKPKA) melaksanakan Regenerasi Lanjutan Anggota JKPKA Tahun 2025 di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo, Madiun. Kegiatan ini melibatkan siswa dari 30 sekolah tingkat SMA dengan tema “Air untuk Hari Ini dan Esok: Peran Strategis JKPKA dalam Konservasi dan Edukasi Sungai yang Berkelanjutan.”

Dalam kegiatan ini, para siswa tidak hanya memperoleh pembekalan materi di kelas, tetapi juga praktik langsung pemantauan kualitas air di Sungai Kresek. Para narasumber, antara lain Ibu Istri Setyowati, M.Pd., selaku Ketua JKPKA yang menyampaikan materi penyegaran pemantauan kualitas air, serta Bapak Iqbal Bilgrami, S.Pd., yang memberikan arahan penulisan laporan pemantauan dan esai ilmiah, menghadirkan wawasan yang menyeluruh bagi para peserta. Acara juga dihadiri perwakilan PJT I, Bapak Effendi dari Divisi Jasa ASA Bengawan Solo, yang memperkenalkan peran PJT I dalam menjaga kelestarian sumber daya air.

Direktur Utama PJT I, Fahmi Hidayat, menyampaikan bahwa regenerasi JKPKA ini merupakan investasi penting bagi masa depan konservasi sungai di Indonesia.

“Air adalah sumber kehidupan, dan sungai adalah nadi peradaban. Melalui JKPKA, kami ingin menumbuhkan generasi muda yang sadar pentingnya menjaga air sejak dini. Kami percaya dengan membekali mereka keterampilan dan pengalaman langsung, akan lahir agen-agen perubahan yang berkomitmen menjaga sungai dan lingkungan. PJT I berkomitmen untuk terus mendampingi perjalanan ini demi keberlanjutan sumber daya air untuk hari ini dan esok,” ungkap Fahmi.

Melalui kegiatan ini, PJT I berharap lahir kader-kader muda peduli lingkungan yang tidak hanya mampu melakukan pemantauan kualitas air, tetapi juga siap menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus menjaga keberlanjutan sungai.
————————————————————————————————————————–
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (21)

Wujudkan Air Bersih Berkelanjutan di Kota Malang, Jasa Tirta I Resmikan SPAM Bango Tahap I

Perum Jasa Tirta I bersama Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang resmi mengoperasikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bango Tahap I dengan kapasitas 200 liter per detik (LPS) pada Selasa, 5 Agustus 2025. Kegiatan peresmian yang berlangsung di Lahan Pembangunan IPA Bango, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, dihadiri oleh Wali Kota Malang, jajaran direksi kedua perusahaan, serta para pemangku kepentingan dari pusat hingga daerah. Kegiatan peresmian dilakukan simbolis oleh Walikota Malang Bapak Wahyu Hidayat.

Peresmian ini menandai dimulainya operasionalisasi SPAM Bango yang merupakan bagian dari komitmen bersama dalam penyediaan air bersih yang andal dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Malang. Sistem ini memanfaatkan air permukaan dari Sungai Bango, dan akan terus dikembangkan secara bertahap hingga mencapai kapasitas total 500 LPS pada tahun 2029.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Bapak Fahmi Hidayat, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan SPAM Bango adalah wujud sinergi BUMN dan BUMD dalam menjawab tantangan penyediaan air bersih di daerah perkotaan yang terus berkembang.

“SPAM Bango bukan hanya infrastruktur air, tetapi juga simbol kolaborasi dan visi jangka panjang dalam pengelolaan sumber daya air. Ini adalah kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan air Kota Malang,” ujarnya.

Program SPAM Bango merupakan implementasi dari Nota Kesepahaman antara Pemerintah Kota Malang dengan Perum Jasa Tirta I dan Perumda Air Minum Tugu Tirta. Tahap I dengan kapasitas 200 lps telah rampung dan siap melayani masyarakat, sementara tahap II sebesar 100 lps dan tahap III sebesar 200 lps direncanakan selesai masing-masing pada tahun 2027 dan 2029.

Dengan diresmikannya SPAM Bango Tahap I, Perum Jasa Tirta I, Perumda Air Minum Tugu Tirta serta Pemkot Malang menegaskan peran penting mereka dalam membangun ekosistem air bersih yang terintegrasi dan berkelanjutan. Diharapkan, momentum peresmian ini juga dapat meningkatkan pemahaman publik mengenai kontribusi kedua institusi serta stakeholder terkait dalam mendukung kualitas hidup masyarakat melalui layanan air bersih yang terpercaya. Hal ini juga menunjukkan komitmen seluruh pihak untuk mendukung kemandirian air bersih khususnya di Wilayah Malang.

———————————–
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (27)

Kolaborasi PJT I, JKPKA, dan GANDARUSA Ajak Siswa Salatiga Pantau Kualitas Air Kali Banteng

Salatiga, 4 Agustus 2025 — Sebagai wujud komitmen terhadap pelestarian lingkungan berbasis partisipasi masyarakat, Perum Jasa Tirta I (PJT I) bekerja sama dengan Jaring-Jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (JKPKA) dan Komunitas Gandarusa (Gerakan Peduli Air dan Sungai Salatiga), menggelar pelatihan pemantauan kualitas air bagi siswa lintas jenjang di wilayah Salatiga.

Bertempat di Balai Desa Nanggulan, kegiatan ini melibatkan siswa dari tingkat SD, SMP, hingga SMA, serta guru dan perwakilan masyarakat. Pelatihan dirancang untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kualitas air sungai sejak usia dini melalui pendekatan edukatif dan partisipatif.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi pengantar mengenai pentingnya pemantauan kualitas air dan pelestarian ekosistem sungai. Sesi ini dilanjutkan dengan pelatihan teknis yang difasilitasi oleh tim JKPKA. Para peserta diperkenalkan pada penggunaan alat-alat monitoring sederhana serta teknik mengamati indikator biotik dan parameter fisik-kimia air.

Setelah pembekalan, peserta melakukan praktik langsung di Sungai Kali Banteng. Mereka melakukan observasi lapangan, mengumpulkan data, dan mempresentasikan hasil pengamatan sebagai bentuk refleksi dan diskusi bersama fasilitator. Interaksi ini mendorong pemahaman lebih mendalam tentang pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kesehatan sungai.

Kepala Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum PJT I, Yulia Puspitaningroem, menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan misi PJT I dalam pengelolaan sumber daya air berbasis kolaborasi.

“Melalui sinergi dengan komunitas lokal seperti Gandarusa dan JKPKA, kami ingin mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam menjaga kualitas air. Edukasi lingkungan seperti ini tidak hanya memberikan pemahaman teknis, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sejak dini terhadap pentingnya air bersih bagi kehidupan,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi ruang belajar yang kolaboratif antara siswa, guru, komunitas, dan PJT I. Selain memperluas wawasan teknis, program ini juga menguatkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan dan mendorong aksi nyata dari individu maupun komunitas.

Melalui inisiatif ini, PJT I terus memperkuat peran edukatif dalam pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan dan memperluas jejaring mitra lokal sebagai bagian dari strategi perlindungan ekosistem sungai di wilayah kerja perusahaan.
————————————————————————-
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (24)

Dukung Ketahanan Hayati Lokal, PJT I Tebar 30.000 Benih Ikan dan Gelar Sosialisasi di Telaga Ngebel

Ponorogo, 31 Juli 2025 — Perum Jasa Tirta I (PJT I) melalui Divisi Jasa ASA WS Bengawan Solo melaksanakan dua kegiatan strategis dalam rangka konservasi lingkungan di kawasan Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, yaitu Sosialisasi Pengendalian Karamba Ikan dan penebaran 30.000 benih ikan Tawes.

Sosialisasi digelar pada 17 Juli 2025 di Pendopo Kecamatan Ngebel dengan menghadirkan narasumber dari BBWS Bengawan Solo, Dinas Perikanan dan Pertanian Kab. Ponorogo, serta Dinas Lingkungan Hidup Kab. Ponorogo. Topik yang dibahas mencakup perizinan pemanfaatan sumber daya air, teknik budidaya ikan yang berkelanjutan, serta perlindungan lingkungan hidup.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan edukatif tersebut, PJT I melakukan penebaran 30.000 benih ikan Tawes pada 31 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan bentuk konkret dalam memperkuat ekosistem perairan Telaga Ngebel dan mendukung ketahanan hayati lokal.

Astria Nugrahany, Kepala Divisi WS Bengawan Solo, menyatakan bahwa kolaborasi multipihak menjadi kunci keberhasilan konservasi. “Melalui sinergi bersama berbagai pihak, kami ingin mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian sumber daya air dan lingkungan sekitarnya,” ungkapnya.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar PJT I untuk mengintegrasikan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan dengan pelestarian lingkungan melalui pendekatan partisipatif dan berkelanjutan.
‐——‐————————————
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (23)

Pulihkan Ekosistem Perairan Jratunseluna, PJT I Tebar 20.000 Benih Ikan di Semarang

Semarang, 30 Juli 2025 — Sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan dan penguatan ekosistem perairan di wilayah Sungai Jratunseluna, Perum Jasa Tirta I (PJT I) melalui Divisi Jasa ASA WS Jratunseluna bekerja sama dengan PT PLN Indonesia Power melaksanakan Sosialisasi Pelestarian Lingkungan dan seremoni penebaran 20.000 benih ikan. Kegiatan ini digelar di KTH PLTA Timo, Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya kawasan perairan yang menjadi sumber kehidupan dan penghidupan warga sekitar. Penebaran benih ikan menjadi bagian dari upaya rehabilitasi ekosistem air dan pemulihan biodiversitas lokal.

Didit Priyambodo, Kepala Divisi DJA WS Jratunseluna, menyampaikan bahwa pelestarian ekosistem perairan merupakan bentuk investasi jangka panjang. “Kami percaya bahwa menjaga ekosistem perairan adalah investasi masa depan, bukan hanya untuk menjaga keseimbangan alam, tetapi juga untuk mendukung keberlanjutan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Melalui aksi nyata seperti penebaran benih ikan dan pendekatan edukatif kepada masyarakat, PJT I menegaskan komitmennya sebagai BUMN pengelola sumber daya air yang tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga keberlanjutan dan kemitraan sosial di wilayah kerjanya.

‐‐–‐—‐—‐‐—–‐———————
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (22)

PJT I Raih Penghargaan di IDTI Awards 2025, Bukti Komitmen Transformasi Digital Sektor SDA

Jakarta, 30 Juli 2025 — Perum Jasa Tirta I (PJT I) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dalam ajang Indonesia Digital Technology and Innovation (IDTI) Awards 2025 yang diselenggarakan di Mezanine Ballroom, Hotel Aryaduta, Jakarta, PJT I berhasil meraih dua penghargaan sekaligus, yakni Best Data-Driven Performance & KPI Optimization (Gold) serta Best Open Innovation & Digital Ecosystem (Platinum).

Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen PJT I dalam mendorong transformasi digital berkelanjutan di sektor pengelolaan sumber daya air. Melalui pengelolaan data yang optimal dan pengembangan inovasi terbuka dalam ekosistem digital, PJT I terus memperkuat fondasi perusahaan sebagai lembaga pengelola sumber daya air yang adaptif, tangguh, dan berorientasi pada kinerja.

Direktur Utama PJT I, Fahmi Hidayat, menyampaikan apresiasinya atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan bahwa,

“Penghargaan ini merupakan hasil nyata dari semangat kolaborasi dan inovasi yang terus kami bangun di PJT I. Kami percaya bahwa digitalisasi bukan sekadar alat, tetapi fondasi penting untuk membangun perusahaan yang tangguh, transparan, dan adaptif di masa depan. Inilah yang menjadi kunci kami dalam menciptakan lompatan kinerja yang berkelanjutan.”

PJT I berkomitmen untuk terus memperluas pemanfaatan teknologi informasi dan mendorong keberlanjutan transformasi digital di semua lini kerja. Dengan transformasi yang berkelanjutan, PJT I menargetkan terciptanya sistem informasi yang mendukung upaya keberlanjutan sumber daya air.
—————————————————————————-
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (25)

Peringatan Hari Sungai Nasional 2025, Jasa Tirta I Libatkan Berbagai Elemen Masyarakat Jaga Keberlanjutan Sungai

Sungai Jowo-Krajan di Desa Giripurno, Kota Batu, menjadi saksi semangat kolaboratif masyarakat dalam memperingati Hari Sungai Nasional 2025 pada Minggu, 27 Juli 2025. Kegiatan ini diinisiasi oleh Perum Jasa Tirta I (PJT I) bersama komunitas Sabers Pungli (Sapu Bersih Nyapu Kali) yang menghadirkan perpaduan antara aksi lingkungan dan pelestarian budaya lokal.

Dengan mengangkat tema “Nareksa Bengawan Usadaning Sangaskara”, yang bermakna Merawat Sungai adalah Menjaga Peradaban, acara ini menggabungkan ritual budaya, aksi lingkungan, edukasi, dan kampanye digital dalam satu rangkaian kolaboratif.

Rangkaian acara dibuka dengan Apel Bersih Sungai dilanjutkan dengan Tari Tirto Wening, sebuah persembahan simbolik tentang kejernihan air dan keluhuran niat menjaga alam. Ngupokoro Banyu (prosesi memohon restu dan berkah kepada alam), Larung Banyu, Larung Sesajen, dan Larung Ikan juga dilakukan sebagai bentuk pelarungan harapan, rasa syukur, dan niat menjaga keharmonisan antara manusia dan ekosistem sungai. Suasana kebersamaan makin terasa dengan Kirab Tumpeng, yang menyatukan masyarakat dalam arak-arakan simbolis menuju lokasi doa bersama.

Acara ini dihadiri langsung oleh Walikota Batu, Bapak Nurochman, yang memimpin Apel Bersih Sungai, didampingi oleh Kepala Sub Divisi Pengelolaan SDA WS Brantas 1 PJT I, Bapak Sucipto Eko. Bersama warga, mereka melakukan kerja bakti membersihkan aliran sungai dan sempadan.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PJT I menyerahkan bantuan buku bacaan anak-anak untuk melengkapi perpustakaan mini di gazebo tepi sungai, yang dapat diakses oleh anak-anak dan warga sekitar sebagai sarana literasi dan edukasi. Tak hanya itu, PJT I juga membagikan bibit pohon dan pipa biopori kepada masyarakat, sebagai dukungan terhadap konservasi tanah dan pengelolaan air hujan secara alami. Sebagai bagian dari pendekatan edukatif, digelar pula mini workshop bersama Jaring-Jaring Pemantauan Kualitas Air (JKPKA) yang mengajak peserta mempelajari cara sederhana memantau kualitas air sungai.

Momentum Hari Sungai Nasional ini juga dimanfaatkan PJT I untuk meluncurkan kampanye digital dalam kemasan lomba berjudul Rivluencer Challenge Batch 1 WS Brantas, sebuah gerakan yang mengajak masyarakat di wilayah DAS Brantas untuk menjadi duta sungai dan menyuarakan pentingnya menjaga sungai sebagai sumber kehidupan melalui konten kreatif di media sosial.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat, yang ditemui Senin, 28 Juli 2025 menyampaikan, “Sungai adalah urat nadi peradaban. Lewat pendekatan budaya, edukasi, hingga digital campaign, kami ingin menggugah kesadaran kolektif bahwa menjaga sungai adalah tanggung jawab bersama. Sebagai BUMN yang bertugas mengelola sumber daya air strategis nasional, Perum Jasa Tirta I terus berupaya menjadi motor penggerak kolaborasi lintas sektor dalam konservasi sungai dan pemberdayaan masyarakat. Peringatan ini bukan sekadar seremoni, tapi wujud konsistensi kami dalam memastikan keberlanjutan air untuk generasi mendatang.”

Sebagai satu-satunya BUMN pengelola sumber daya air di wilayah ini, PJT I terus mendorong pendekatan holistik dalam konservasi, pengendalian daya rusak air, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat sebagai wujud nyata komitmen menjaga keberlanjutan air dan lingkungan.

 

———————————————————————-

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (16)

Kunjungan Menteri LHK di Arboretum Sumber Brantas: Perum Jasa Tirta I Tegaskan Komitmen Pelestarian Hulu DAS Brantas

Batu, 16 Juli 2025 — Upaya pelestarian Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas kembali mendapat perhatian besar dari pemerintah pusat. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, mengunjungi kawasan Arboretum Sumber Brantas, Desa Sumberbrantas, Kota Batu, yang merupakan titik nol aliran Sungai Brantas. Dalam kunjungan tersebut, Menteri Hanif melakukan aksi simbolis penanaman pohon dan meminum langsung air dari sumber mata air Sumberbrantas, sebagai wujud konkret kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan keberlanjutan sumber daya air nasional.

Dalam keterangannya di lokasi, Menteri Hanif menegaskan pentingnya menjaga kelestarian kawasan hulu sebagai sumber utama air bersih masyarakat.
“Kawasan hulu harus tetap dijaga kelestariannya, aliran sungai harus dibersihkan dan sungai harus kembali menjadi sumber utama air bersih untuk masyarakat, sebab masyarakat tak bisa terus menerus tergantung pada air tanah. Di Sumberbrantas inilah sumber utama air kita, yang mengalir dari Batu hingga Surabaya,” ujar Menteri Hanif.

Sebagai pengelola Arboretum Sumber Brantas dan pemegang mandat pengelolaan Sungai Brantas, Perum Jasa Tirta I (PJT I) menyambut kunjungan ini sebagai bentuk penguatan sinergi dalam upaya menjaga kelestarian kawasan hulu. DAS Brantas merupakan salah satu daerah aliran sungai terpenting di Indonesia yang mengaliri 17 kabupaten/kota di Jawa Timur, memasok kebutuhan air bagi lebih dari 20 juta penduduk, serta mendukung sektor pertanian, industri, dan energi.

Direktur Utama PJT I, Fahmi Hidayat, menyampaikan bahwa menjaga hulu adalah langkah fundamental dalam menjaga keberlanjutan fungsi sungai di hilir.
“Sumber Brantas adalah titik awal kehidupan bagi masyarakat Jawa Timur. Menjaga hulunya berarti kita menjaga seluruh sistem yang bergantung padanya—dari air minum, irigasi pertanian, hingga pembangkit listrik. Kehadiran Menteri LHK dan penanaman pohon hari ini adalah pengingat sekaligus penguat semangat kita untuk terus bekerja menjaga alam,” jelas Fahmi.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penanaman 100 bibit pohon yang berfungsi sebagai penguat struktur tanah dan penambah tutupan vegetasi di kawasan arboretum. Selain berfungsi sebagai daerah tangkapan air, Arboretum Sumber Brantas juga dikembangkan sebagai hutan konservasi. Lebih dari 200 jenis spesies flora dan fauna hidup di kawasan Sumberbrantas, menjadikannya ekosistem penting bagi pelestarian keanekaragaman hayati di hulu Brantas.

PJT I secara konsisten menjalankan berbagai program konservasi dan rehabilitasi wilayah hulu, termasuk perlindungan mata air, pembangunan sumur resapan, penanaman vegetasi, dan pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan konservasi. Upaya ini tidak hanya ditujukan untuk menjaga ketersediaan air, tetapi juga untuk mencegah erosi, sedimentasi, serta degradasi lingkungan yang dapat merusak kualitas hidup masyarakat di sepanjang aliran sungai.

“Kami percaya bahwa konservasi sumber daya air tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dunia usaha, dan masyarakat. Kunjungan ini membuktikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” tambah Fahmi Hidayat.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wali Kota Batu, Nurochman, Direktur Manajemen Human Capital dan Administrasi PT PLN Nusantara Power, Tubagus Ari Wibawa Mukti, jajaran pejabat Kementerian LHK, serta mitra kerja konservasi lainnya. Diharapkan, semangat perlindungan lingkungan yang ditunjukkan melalui kegiatan ini dapat terus bergulir ke berbagai sektor dan lapisan masyarakat.

Sebagai perusahaan BUMN yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan sumber daya air di wilayah Sungai Brantas, Bengawan Solo, dan beberapa wilayah sungai strategis lainnya, PJT I berkomitmen untuk terus memperkuat upaya konservasi hulu melalui pendekatan terintegrasi dan berbasis kolaborasi.
———————————————————————-
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (17)

Perum Jasa Tirta I Raih Tiga Penghargaan Bergengsi dalam Ajang 5th TJSL & CSR Award 2025

Jakarta, 25 Juni 2025 – Perum Jasa Tirta I (PJT I) kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih tiga penghargaan dalam ajang 5th TJSL & CSR Award 2025 yang diselenggarakan oleh BUMN Track di Hotel Borobudur, Jakarta. Ketiga penghargaan tersebut meliputi kategori Strong Leadership on Social and Environment, Gold Award Pilar Lingkungan, serta Silver Award Pilar Sosial.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata apresiasi terhadap konsistensi PJT I dalam melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berdampak luas dan berkelanjutan bagi masyarakat serta lingkungan sekitar.

“Kami sangat bangga dan bersyukur atas pencapaian ini. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dalam mengimplementasikan program TJSL yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Andriana Kartikasari, Kepala Sub Divisi Pengelolaan TJSL & ESG PJT I, saat menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Komite Penilai Kehormatan TJSL & CSR Award 2025, Dr. Eddy Soeparno, SH, MH.

Melalui penghargaan ini, PJT I semakin mempertegas komitmennya dalam menjalankan bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan, dengan tetap menjaga keseimbangan antara aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi. Perusahaan bertekad untuk terus menghadirkan program-program inovatif yang berdampak nyata dan positif bagi masyarakat luas.

“Kami percaya bahwa keberhasilan bisnis tidak hanya dilihat dari profit semata, melainkan juga dari bagaimana kami mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan. Ke depan, PJT I akan terus meningkatkan kualitas dan dampak program TJSL agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas lagi,” pungkas Andriana Kartikasari.

Prestasi ini menjadi langkah penting dalam perjalanan PJT I menuju perusahaan yang tidak hanya unggul dalam pengelolaan sumber daya air, tetapi juga berperan aktif dalam mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang lebih baik dan lingkungan yang berkelanjutan.
————————————————————————–
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (18)

Kejuaraan Porprov Jatim 2025, Bendungan Sutami–Lahor Ditunjuk Menjadi Venue Lomba Olahraga Air

Malang, 21 Juni 2025 — Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 resmi menunjuk Bendungan Sutami dan Bendungan Lahor di kawasan Waduk Karangkates, Kabupaten Malang, sebagai lokasi penyelenggaraan berbagai cabang olahraga air.

Berbagai cabang olahraga air seperti dayung, triathlon, renang perairan terbuka, selam laut, dan ski air akan digelar di dua bendungan tersebut. Kehadiran kompetisi olahraga di tengah lanskap alam yang menawan ini menghadirkan daya tarik tersendiri yang memperkuat posisi Karangkates sebagai destinasi sport tourism unggulan di Jawa Timur.

Pemanfaatan infrastruktur pengelolaan air seperti bendungan untuk ajang olahraga merupakan langkah progresif dalam mendukung pemanfaatan ruang publik yang aman, edukatif, dan berdaya guna.

Sebagai pengelola Bendungan Sutami dan Lahor, Perum Jasa Tirta I menyatakan dukungan penuh atas terselenggaranya ajang ini. Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat, menyampaikan, “Penunjukan Bendungan Sutami dan Lahor sebagai venue Porprov menunjukkan bahwa kawasan waduk dapat bertransformasi menjadi ruang publik yang aman, bermanfaat, dan produktif. Momen Porprov ini menjadi katalisator bagi pengembangan sport tourism di wilayah kerja kami, sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.”

Porprov Jatim 2025 di kawasan Karangkates diharapkan tidak hanya menjadi panggung prestasi atlet, tetapi juga memperkuat kolaborasi lintas sektor, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta mengedukasi masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian sumber daya air.
—————————————————————
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

Rangkaian Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, Jasa Tirta I Bagikan 500 Bibit Pohon pada CFD dan Ikuti Kegiatan di Pantai Gemah

Ratusan warga tumpah ruah di kawasan Car Free Day Ijen, Kota Malang, tepatnya di depan Wisma Ijen 52, dalam kegiatan Bagi Bibit Tanaman Gratis yang digelar sebagai peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia oleh Jasa Tirta I berkolaborasi dengan Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya bagian lingkungan hidup yang tergabung dalam Green Rangers Brawijaya pada Minggu, 8 Juni 2025. Mengusung tema global “Hentikan Polusi Plastik”, PJT I menyerukan aksi nyata dengan membagikan 500 bibit pohon, ratusan botol minum atau tumbler, dan tas belanja ramah lingkungan kepada masyarakat.

Dalam aksi yang menjadi magnet perhatian pengunjung CFD ini, 100 bibit durian, 100 bibit sirsak, 100 bibit jambu merah, 100 bibit nangka dan 100 bibit pucuk merah  yang berasal dari Taman Pendidikan Lingkungan PJT I habis dibagikan dalam waktu kurang lebih 1 jam. Antusiasme luar biasa ini menunjukkan bahwa semangat menjaga lingkungan hidup terus tumbuh di tengah masyarakat.

Antusiasme pengunjung Car Free Day Ijen, Malang dalam Aksi Bagi Bibit Gratis dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 oleh PJT I pada Minggu, 8 Juni 2025.

Pgs. Sekretaris Perusahaan PJT I, Bapak Setiyantono yang dihubungi pada Senin, 09 Juni 2025 menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, khususnya generasi muda yang menjadi motor penggerak perubahan. “Air yang berkelanjutan hanya dapat terwujud jika ekosistem pendukungnya juga lestari. Menanam pohon dan mengurangi polusi plastik bukan hanya langkah pelestarian lingkungan, tapi juga bentuk nyata menjaga keberlangsungan air untuk generasi mendatang. Kolaborasi dengan adik-adik mahasiswa Universitas Brawijaya ini adalah salah satu bentuk investasi untuk masa depan bumi dan keberlanjutan air kita bersama,” ujar Setiyantono.

Tak hanya di Kota Malang, semangat Hari Lingkungan Hidup juga digaungkan di wilayah kerja PJT I lainnya. Pada 5 Juni 2025, PJT I melalui Divisi Jasa ASA Wilayah Sungai Brantas turut ambil bagian dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur di kawasan Pantai Gemah, Tulungagung. Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian lingkungan pesisir, tiga unit alat berat milik PJT I yakni 1 unit HCE Long Boom, 1 unit Bulldozer, dan 1 armada dump truck operasional Sub Divisi PSDA Wilayah Sungai Brantas 2 Tulungagung, dikerahkan untuk membantu membersihkan tumpukan sampah besar yang sulit diangkut secara manual. Sebelum dan sesudah acara peringatan berlangsung, PJT I juga secara rutin telah melakukan kegiatan bersih pantai bersama para pegiat lingkungan dan masyarakat setempat di Pantai Gemah maupun Pantai Sidem, Tulungagung, sebagai wujud komitmen menjaga ekosistem pesisir dari ancaman sampah, terutama sampah plastik yang terbawa dari aliran sungai.

PJT I membantu membersihkan sampah menggunakan alat berat di Pantai Gemah, Tulungagung dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup 2025 bersama Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur, Kamis, 5 Juni 2025.

Sebagai BUMN pengelola sumber daya air, PJT I menempatkan isu lingkungan sebagai bagian tak terpisahkan dari mandat pengelolaan air. Polusi plastik tak hanya merusak daratan dan laut, tetapi juga mencemari sungai dan sumber air, mengancam keberlangsungan ekosistem dan kehidupan masyarakat.

Melalui berbagai program konservasi, edukasi lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat, PJT I akan terus berkomitmen mewujudkan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

__________________________________

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (13)

Semangat Keterbukaan Informasi Publik, PJT I Selenggarakan Sosialisasi dengan Komisioner Informasi Pusat

Menyadari pentingnya Layanan atas Informasi Publik, Selasa 27 Mei 2025 Jasa Tirta I selenggarakan Sosialisai Keterbukaan Informasi Publik (KIP) menghadirkan Komisioner Informasi Pusat Ibu Samrohtun Najah Ismail. Kegiatan ini menjadi komitmen PJT I untuk dapat memberikan layanan terbaik baik bagi masyarakat, stakeholder, dan shareholder dalam hal penyediaan informasi yang mudah, cepat, serta efisien.

Dalam sambutannya, Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi menjadi komitmen berkelanjutan PJT I dalam mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik, dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan publik yang profesional. Harapannya dengan kehadiran Komisioner dari Komisi Informasi Pusat RI dapat memberikan semangat baru untuk terus meningkatkan kualitas layanan informasi publik yang dikelola oleh perusahaan.

Beliau menyampaikan bahwa pada monev keterbukaan informasi publik 2024, PJT I meraih Predikat Informatif dengan nilai 97,67. Namun demikian beliau menyampaikan bahwa capaian tersebut bukanlah akhir dari perjalanan PJT I atas pemenuhan atas KIP. Ke depan, PJT I sebagai badan publik dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks dalam pengelolaan informasi publik. Ekspektasi masyarakat terhadap keterbukaan, kecepatan, serta akurasi informasi semakin tinggi. Oleh sebab itu, kegiatan sosialisasi ini menjadi sangat penting untuk menyegarkan kembali pemahaman seluruh insan PJT I baik di Kantor Pusat hingga Divisi atas rregulasi, prosedur, serta standar pelayanan informasi yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam paparannya Ibu Samrohtunnajah Ismail menyampaikan pembahasan kembali terkait KIP secara keseluruhan. Beliau mengingatkan kembali pentingnya KIP yang diatur dalam Undang-Undang. Beliau mengingatkan pentingnya untuk membentuk struktur PPID dari Pusat hingga ke Divisi. Disampaikan agar Badan Publik dapat mendorong partisipasi, peran aktif, penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik, mengembangkan pengetahuan serta meningkatkan pelayanan informasi. Beliau juga mengingatkan detail teknis terkait informasi, kewajiban dan hak Badan Publik, mekanisme permohoan informasi hingga sengketa informasi.

Menutup kegiatan sosialisasi, beliau menyampaikan pentingnya kita bersama lebih ”aware” tentang Keterbukaan Informasi. Informasi adalah hak semua pihak, namun juga perlu tetap membuat SOP implementasi hal dimaksud di perusahaan.

——————————————————
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (15)

Perum Jasa Tirta I Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Tanah Longsor di Trenggalek

Trenggalek, 21 Mei 2025 – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana tanah longsor, Perum Jasa Tirta I (PJT I) melalui Sub Divisi Pengelolaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dan ESG menyalurkan bantuan kepada warga terdampak bencana di 3 desa, yaitu Desa Krandekan, Desa Bendorejo dan Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek.

Tanah longsor yang terjadi menyebabkan 6 orang dinyatakan hilang, 3 rumah tertimbun total, serta 7 rumah lainnya mengalami kerusakan sebagian. Total terdapat 10 Kepala Keluarga yang terdampak langsung oleh bencana ini.

Bantuan diserahkan kepada warga dan perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Trenggalek, Ibu Christina, berupa logistik dan peralatan memasak untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar dapur umum bagi korban bencana.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat langsung bagi warga yang terdampak, serta mendukung pemulihan kondisi pasca bencana,” ujar Direktur Operasional Perum Jasa Tirta I. Pemberian bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Perum Jasa Tirta I sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pengelola sumber daya air strategis untuk turut hadir dalam momen-momen penting kemanusiaan. Kegiatan ini juga turut melibatkan perwakilan dari Direktorat Jasa ASA Wilayah Sungai (WS) Brantas.

PJT I senantiasa berupaya untuk menjalankan program TJSL yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta mendukung terciptanya lingkungan sosial yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

 

——–

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (12)

Nikmati Eksotisme Bendungan, Jasa Tirta I Adakan Wonorejo Run Challenge 2025

Acara lari yang nantinya akan menjadi agenda rutin di Jawa Timur digelar yaitu Wonorejo Run Challenge 2025 yang diselenggarakan oleh Jasa Tirta I pada Minggu 27 April 2025. Acara mengambil tempat Bendungan Wonorejo, dimana peserta diajak untuk menikmati pemandangan dengan jarak 5 Kilometer dan 10 Kilometer. Peserta melewati rute spesial melalui asdam Wonorejo, dimana peserta diajak menikmati keindahan alam dan kearifan lokal masyarakat di seputar Desa Mulyosari dan Wonorejo.

Lebih dari 1000 pelari ikut serta dalam ajang Wonorejo yang juga didukung oleh masyarakat dan desa sekitar dengan mengirimkan tim untuk ikut serta. Kegiatan terselenggara atas dukungan pemerintah daerah dan dukungan para sponsor.

Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat yang hadir secara langsung untuk melihat kegiatan menyampaikan apresiasinya atas antusiasme pelari yang hadir. Kegiatan tidak hanya diikuti para pegiat lari di Jawa Timur, tapi juga para pelari dari area Pulau Jawa. Fahmi juga menjelaskan antusiasme pelari sangat tinggi bahkan ada peserta dari Aceh, Papua, hingga mancanegara seperti Polandia yang ikut serta. Selaras dengan hal ini, untuk acara Wonorejo Run kedepannya akan kembali diselenggarakan secara rutin dan tahun depan Kami proyeksikan akan menjadi trail run untuk semakin meningkatkan adrenalin para pelari, ujarnya.

Dalam penyelenggaraan kegiatan ini PJT I menggandeng komunitas lari Tulungagung yaitu Tag Runners dan HIPMI Tulungagung. Fahmi menyampaikan lebih jauh kegiatan diharapkan dapat semakin meningkatkan Sport Tourism di Tulungagung khususnya di Wonorejo.

Sebelum menutup pembicaraan Fahmi menyampaikan bahwa dalam waktu dekat PJT I akan melaksanakan Thriathlon (Swimming, Cycling, & Running). Didukung topografi Waduk Selorejo dengan landscape yang lengkap dari waduk, sawah, bukit, gunung, sumber air, kali lahar dingin, hutan tropis, wisata dan resort dalam 1 satu kawasan tentunya ini menjadi kelebihan tersendiri. Segera akan kami selenggarakan Thriathlon di Selorejo, dan kami ucapkan selamat berlari untuk seluruh pelari di Wonorejo Run 2025, ujarnya menutup pembicaraan.

——————————————————————
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (11)

Jaga Kapasitas Tampungan Waduk, PJT I akan Laksanakan Flushing Bendungan Wlingi dan Lodoyo

Blitar – Kegiatan flushing atau penggelontoran sedimen waduk di Bendungan Wlingi dan Lodoyo akan dilaksanakan selama sepekan mulai 27 April hingga 3 Mei 2025 mendatang. Hal ini disampaikan Kepala Divisi Jasa ASA Wilayah Sungai Brantas Perum Jasa Tirta I, Agung Nugroho Dwi Prasetyo, Selasa (22/4/2025).

Agung menjelaskan, dengan adanya flushing maka dampak yang terjadi adalah penurunan elevasi muka air Sungai Brantas pada hulu Waduk Wlingi dan Lodoyo yang signifikan. Selain itu, akan terjadi potensi peningkatan debit dan kekeruhan air, terutama pada ruas hilir Waduk Wlingi dan Lodoyo.

Untuk itu, akan dilakukan penutupan sementara jalan akses lintas Bendungan Wlingi dan jalan akses lintas Bendung Lodoyo. “Demi keselamatan bersama agar masyarakat umum untuk tidak mendekati lokasi kegiatan flushing,” imbaunya.

Ia juga menegaskan telah bersurat kepada seluruh instansi terkait baik Balai Besar Wilayah Sungai Brantas, Dinas-Dinas terkait, Kepolisian, TNI, Camat dan Kepala Desa yang wilayahnya terdampak. “Kami berharap dinas atau instansi dan pemerintah desa terkait bisa turut serta melakukan sosialisasi kegiatan tersebut kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sepanjang aliran Sungai Brantas selama kegiatan flushing berlangsung,” harapnya.

Agung mengatakan, flushing merupakan program untuk mendukung ketahanan pangan dan energi nasional. “Ini kegiatan rutin tahunan yang menjadi salah satu upaya efektif dalam rangka menjamin keberlangsungan fungsi Waduk Wlingi dan Lodoyo, keberlanjutan pembangkitan listrik di PLTA Wlingi, PLTA Lodoyo dan PLTM Lodagung, serta kelancaran pasokan air daerah irigasi Lodagung,” jelasnya.

Melalui flushing, diharapkannya bisa berdampak positif. Selain meningkatkan daya tampung Bendungan Wlingi, material yang tergelontor ini diharapkan dapat mengisi dasar sungai di Brantas Tengah dan Hilir yang saat ini terjadi degradasi dasar sungai.

Sebelum dilaksanakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dan persiapan bersama perwakilan Himpunan Petani Pengguna Air (HIPPA) pada tanggal 9 April 2025 lalu. Dilanjutkan rapat koordinasi persiapan flushing bersama dinas dan stakeholders terkait pada tanggal 17 April 2025.

Berdasarkan kesiapan dan kesepakatan bersama, PJT I selaku operator pengelola bendungan memutuskan pelaksanakan flushing Waduk Wlingi dan Lodoyo pada tanggal 27 April hingga 3 Mei 2025. Untuk itu, ia menyampaikan beberapa hal penting untuk diketahui masyarakat, khususnya di wilayah Blitar dan Kediri yang akan terdampak flushing.

Dengan adanya flushing maka PLTA Wlingi, PLTA Lodoyo dan PLTM Lodagung akan berhenti beroperasi sementara. Selain itu, alokasi air untuk daerah irigasi Lodagung juga akan berhenti sementara.


Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum PJT I

KIP 24 (9)

Mudik Gratis Bersama PJT I, Jumlah Pemudik Naik 20 Persen

Malang – Perum Jasa Tirta (PJT) I kembali menggelar program Mudik Bersama BUMN 2025. Antusiasme pemudik pun cukup tinggi. Berdasarkan data PJT I, terjadi peningkatan jumlah pemudik sebesar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dari 270 pemudik di tahun 2024 menjadi 325 pemudik di tahun 2025.

“Alhamdulillah program Mudik Bersama BUMN 2025 ini bisa berjalan dengan baik. Ada peningkatan jumlah pemudik yang mendaftar. Tahun ini totalnya sekitar 325 pemudik dengan tujuan delapan rute dari Malang dan Jakarta,” kata Direktur Utama PJT I, Fahmi Hidayat, Kamis (27/3/2025).

Terjadinya peningkatan jumlah pemudik tersebut, kata dia, tak lepas dari optimalisasi sosialisasi kepada masyarakat. Selain itu, pihaknya juga menambah rute tujuan baru.

Pemberangkatan peserta mudik gratis dilakukan dari dua titik flag off utama, yakni Malang dan Jakarta. Untuk tahun ini, PJT I membuka total delapan rute perjalanan, yaitu Jakarta-Malang, Malang-Banyuwangi, Malang-Trenggalek, Malang-Jakarta, Malang-Semarang (via tol), Malang-Semarang (non tol), Malang-Purwokerto, dan rute baru yang menghubungkan Malang-Cirebon-Bandung via tol.

PJT I juga memastikan kenyamanan dan keamanan pemudik dengan menyediakan berbagai fasilitas. Setiap peserta mendapatkan paket konsumsi, obat-obatan ringan, serta goodie bag berisi perlengkapan perjalanan. Meskipun perjalanan dilakukan di bulan Ramadan, pemudik tetap diberikan makanan ringan dan nasi kotak untuk berjaga-jaga jika tidak kuat berpuasa selama perjalanan.

Demi memastikan keselamatan perjalanan, seluruh kru bus telah menjalani pemeriksaan kesehatan oleh dokter perusahaan sebelum keberangkatan. Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi fisik pengemudi tetap prima dalam perjalanan jauh.

Selain itu, untuk menambah keseruan dan kebahagiaan bagi pemudik, PJT I juga mengadakan sesi pengundian doorprize dan grandprize berupa peralatan rumah tangga bagi peserta mudik yang beruntung. Hal ini diharapkan dapat menambah kebersamaan serta memberikan pengalaman mudik yang lebih menyenangkan.

Sementara acara pelepasan pemudik dari Jakarta dilakukan di Gelora Bung Karno, dipimpin langsung oleh Menteri BUMN, Erick Thohir. Direktur Operasional PJT I, Milfan Rantawi turut hadir untuk melepas keberangkatan peserta mudik rute Jakarta-Malang.

Menteri BUMN, Erick Thohir, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian BUMN terhadap masyarakat. “Mudik Bersama BUMN telah menjadi agenda rutin dan bentuk nyata kontribusi BUMN dalam mempermudah masyarakat untuk berkumpul dengan keluarga di momen Lebaran,” ujarnya.

Peserta mudik pun memberikan tanggapan positif. M. Fahri Hasan, salah satu peserta asal Jakarta, menyampaikan kesan pertamanya mengikuti program ini. “Senang rasanya bisa mudik bareng dengan orang-orang sekampung halaman. Program ini sangat membantu,” ujarnya.

Sementara itu, seorang peserta lanjut usia berharap program ini akan terus dilaksanakan. “Saya bersyukur PJT I mengadakan program ini setiap tahun. Dari tahun ke tahun, kuotanya selalu cepat penuh,” ungkapnya.
Dengan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi mengikuti program Mudik Gratis, Dirut PJT I juga menyampaikan rencana penambahan rute baru pada tahun 2026 mendatang. “Kami berharap dengan bertambahnya wilayah kerja kami di 4 wilayah sungai baru di 2025 ini nanti dapat membuka lebih banyak rute mudik baru juga seperti tujuan Bali. Kami akan berupaya memperluas manfaat bagi para pemudik di tahun-tahun mendatang,” pungkas Fahmi.

—–
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum PJT I

WhatsApp Image 2025-03-25 at 08.32.20

Menyambut Idul Fitri 2025, Perum Jasa Tirta I Selenggarakan Pasar Murah di 6 Lokasi, Termasuk Kantor Pusat

Malang, 14 Maret 2025 – Menyambut Idul Fitri 2025, Perum Jasa Tirta I melalui Sub Divisi Tanggung Jawab Sosial dan ESG kembali menggelar Pasar Murah 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Pasar Murah PJT I akan berlangsung mulai 14 Maret hingga 24 Maret 2025 di 6 lokasi, yakni Kabupaten Malang, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Nganjuk, Kota Malang, dan Kantor Pusat Perum Jasa Tirta I.

Sebanyak 745 paket sembako disiapkan untuk masyarakat, yang masing-masing berisi 3 kg beras, 1 botol minyak, 1 kg gula, 1 pouch kecap, dan 5 bungkus Indomie Goreng, dengan nilai total sebesar Rp 110.000, namun dapat ditebus dengan harga hanya Rp 30.000. Program ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam mempersiapkan kebutuhan Idul Fitri, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah-daerah yang membutuhkan dukungan ekonomi.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat, menyampaikan bahwa pasar murah ini merupakan wujud nyata perusahaan dalam mendukung masyarakat yang membutuhkan, terutama menjelang Idul Fitri. “Kami paham bahwa menjelang Lebaran, kebutuhan pokok masyarakat akan meningkat. Dengan adanya pasar murah ini, kami berharap dapat membantu mereka yang membutuhkan, serta turut meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya di lokasi-lokasi yang berada dalam wilayah kerja PJT I,” ujarnya.

Fahmi menambahkan bahwa kegiatan pasar murah ini juga sejalan dengan penerapan Asta Cita ke-6 (membangun dari desa dan dari bawah) untuk mendukung pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan, serta SDGs ke-1 (menghapus kemiskinan). “Kami ingin memberikan kontribusi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan memberikan akses yang lebih mudah dan terjangkau terhadap barang kebutuhan pokok,” tambahnya.

Lokasi dengan penyediaan paket terbanyak adalah Kabupaten Malang dan Ngawi, masing-masing sebanyak 150 paket. Khusus di Kantor Pusat Perum Jasa Tirta I, pasar murah akan digelar pada 24 Maret 2025 dengan menyediakan sebanyak 115 paket, hal ini sebagai bagian dari perluasan jangkauan program. Dengan adanya Pasar Murah yang diadakan setiap tahun oleh Perum Jasa Tirta I, diharapkan tidak hanya dapat membantu masyarakat dalam persiapan Idul Fitri, tetapi juga berperan dalam pemerataan kesejahteraan masyarakat.
———————————————————————–
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (7)

Dukung Asta Cita Perkuat Pembangunan SDM Disabilitas Netra dan Inklusivitas di Bulan Ramadhan, PJT I Salurkan Bantuan Mushaf Al-Quran Braille Kepada RSBN Malang

Sore itu, tanggal 13 Ramadhan 1446 H, suasana riuh mulai terasa di UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra (RSBN) Malang. Teman-teman Distra (Disabilitas Netra) berjumlah 105 orang berasal dari berbagai wilayah di Jawa Timur yang merupakan binaan dari RSBN Malang berkumpul bersama dalam acara bertajuk Syiar Ramadhan Perum Jasa Tirta I (PJT I) bersama Distra. Dengan berbagai rangkaian kegiatan seperti tausiyah dan berbuka puasa bersama, PJT I berkesempatan menyerahkan bantuan tujuh mushaf Al-Qur’an Braille kepada RSBN Malang yamg berada di bawah naungan Dinsos Provinsi Jawa Timur.

Salsabila, salah satu teman distra yang berusia 21 tahun merupakan salah satu binaan RSBN Malang yang cukup berprestasi. Salsa, sapaan akrab gadis asal Sidoarjo ini yang sudah dua tahun bergabung di UPT RSBN Malang, terlahir sebagai penyandang disabilitas netra. Salsa yang memiliki hobi membaca Al-Qur’an berhasil membawa pulang piala sebagai juara harapan 1 Baca Quran dengan penyelenggara RRI tingkat Nasional baru-baru ini.

Sembari menunggu waktu berbuka puasa tiba, Salsa menceritakan bagaimana biasanya ia menjalankan aktivitas sehari-hari di UPT RSBN Malang ini. Salsa menuturkan, tidak hanya diajarkan baca tulis braille, di sini ia dan rekan-rekannya juga mendapatkan pelatihan membuat kerajinan seperti keset hingga pelatihan untuk jasa spa dan pijat refleksi secara gratis. Tak lupa aktivitas olahraga juga rutin dilaksanakan untuk menjaga kebugaran. Bahkan terdapat beberapa binaan yang menjadi atlet profesional dan sering mengikuti kejuaraan.

Salsabila (Kiri) dan Firdaus (Kanan) setelah menerima mushaf Al-Qur'an dari Perum Jasa Tirta I di UPT RSBN Malang, Kamis, 13 Maret 2025

Di sebelah Salsa ada teman distra lainnya, Firdaus. Lulusan S1 Ilmu Pendidikan Agama yang menjadi disabilitas tuna netra sejak kelas 2 SD setelah sakit tumor otak dan hidrosefalus yang dideritanya. Senada dengan Salsa, Firdaus juga mencintai Al-Qur’an. Raut sumringah menghiasi wajahnya ketika meraba Al-Qur’an Braille dari PJT I. Firdaus bercerita, bahwa Al-Qur’an tersebut adalah model cetakan yang nyaman untuk membaca braille. Ternyata, seusai Sholat Isya Firdaus kerap kali diminta untuk membantu mengajar baca Al-Qur’an Braille kepada teman-teman Distra lainnya di Masjid An-Nur yang terletak di dalam area UPT RSBN. “Kemampuan saya ini tidak lepas dari bimbingan dan ketelatenan almarhum kakek saya” ujar Firdaus.

Salsabila dan Firdaus kemudian beranjak dari tempat duduknya bergabung dengan teman-temannya di pelataran masjid An-Nur untuk ikut mendengarkan tausiyah sebelum memasuki buka puasa bersama. Suara Bapak Firdaus Sulistijawan, selaku Kepala UPT RSBN mulai terdengar memberikan sambutan. Bapak Daus, sapaan akrab beliau, merasa terharu karena dari seluruh sumbangan Al Quran Braille sejauh ini sumbangan dari PJT I adalah Al-Qur’an Braille tercantik yang pernah diterima . Harapannya dari bantuan ini, RSBN dapat semakin banyak menghasilkan penghafal-penghafal Al-Qur’an khususnya dari Penyandang Disabilitas Netra.

“Semoga tali silaturahmi serta kerjasama antara UPT RSBN Malang dan PJT I dapat terjalin semakin erat kedepannya dan berkelanjutan,” ujar Bapak Daus. Dengan suara yang bergetar, beliau menyampaikan harapannya agar masyarakat lebih mengenal dan memberi perhatian kepada teman-teman disabilitas. Pengabdian yang dilakukan oleh para pembina di UPT RSBN semata-mata agar teman-teman Distra dapat hidup mandiri di masa depan.

Jam menunjukkan pukul 17.47 dan waktu berbuka telah tiba. Bersama dengan rekan-rekan distra, pengurus UPT dan rekan dari PJT I, Salsa dan Firdaus menikmati takjil yang disuguhkan sebelum melaksanakan sholat maghrib berjamaah. Selepas sholat sembari melanjutkan untuk menikmati sajian berbuka, Salsa di salah satu sudut ruangan di Gedung Utama RSBN memamerkan kemampuannya membaca Al Quran Braille kepada Salma dari PJT I. Dia kemudian berujar, “Saya bersyukur karena kami merasa diperhatikan dan dapat menggunakan Qur’an Braille yang bagus. Bagi kami, rekan-rekan disabilitas, bantuan sekecil apapun itu sangatlah berarti. Semoga saya dan teman-teman lain semakin rajin nantinya untuk membaca Al-Qur’an, ya kak.” ucap Salsa menutup pembicaraan.

Suasana Syiar Ramadhan Disabilitas Netra (Distra) bersama Perum Jasa Tirta I (PJT I) di Masjid An-Nur UPT RSBN Malang, Kamis, 13 Maret 2025

Di tengah kegelapan penglihatan, jiwa mereka terang karena cahaya iman. Jari jemari yang menelusuri lembaran ayat suci, seakan mengingatkan kita untuk tidak boleh kalah menyucikan hati.

Semangat yang dibawa teman-teman disabilitas netra UPT RSBN Malang, telah menggerakkan hati kami dari PJT I untuk senantiasa mengalirkan manfaat bagi seluruh umat negeri ini.

—————————————————————

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (2)

Upaya Perkuat Komunikasi, Jasa Tirta I Laksanakan Workshop Komunikasi 2025

Sebagai upaya meningkatkan dan memperkuat komunikasi internal, Jasa Tirta I selenggarakan Woskhop Komunikasi 2025. Kegiatan yang diselenggarakan Jumat 28 Februari 2025 mengundang Juru Bicara Kementerian BUMN Ibu Putri Violla. Paparan awal dibuka dengan penjelasan dari Bapak Wahyu Dutonoto selaku Sekretaris Perusahaan PJT I. Dalam paparannya beliau menyampaikan tentang hasil diskusi yang telah dilakukan sebelumnya pada Februari 2025 dengan rekan-rekan Gen Z. Hasil diskusi dimaksud diformulasikan dan disinergikan dengan agenda strategis perusahaan. Bapak Wahyu juga menjelaskan mengenai apa saja tujuan pelaksanaan Workshop Komunikasi BUMN 2025 PJT I, dalam hal ini untuk menformulasikan bersama program komunikasi korporat yang nantinya berdasarkan kondisi holistik perusahaan secara keseluruhan. 

Selanjutnya paparan diberikan oleh Ibu Putri Violla selaku Jubir Kementerian BUMN. Dalam paparannya beliau menjelaskan strategi komunikasi yang dapat dilaksanakan oleh BUMN serta insan BUMN. Beliau memberikan insight strategi komunikasi apa yang dapat diimplementasikan selaras dengan Asta Cita dan fokus Kementerian BUMN. Beliau juga mengingatkan kepada BUMN pentingnya transparansi, bagaimana seharusnya kita sebagai BUMN untuk dapat memberikan informasi terkait kinerja perusahaan yang selaras dengan upaya untuk pembangunan yang keberlanjutan. 

Selepas paparan beliau memberikan waktu untuk tanya jawab bagi insan PJT I. Dalam tanya jawab dimaksud Ibu Putri Violla menyampaikan bentuk komunikasi Kementerian BUMN yang dapat diadopsi oleh BUMN ketika menghadapi problematika komunikasi yang muncul. Beliau memberikan masukan kepada PJT I strategi-strategi apa yang dapat dilaksanakan untuk mengembangkan branding perusahaan PJT I sebagai pengelola SDA maupun komunikasi bisnis Non SDA yang dikelola perusahaan. Hal lain yang juga disampaikan adalah bagaimana cara menghadapi media yang dirasa memberikan pemberitaan yang tidak mendasar. Disampaikan bahwa dari tingkat divisi maupun korporat PJT I harus dapat memberikan informasi baik melalui massa maupun media sosial. Menanfaatkan kedua media dimaksud dapat menjadi sarana penyebaran informasi untuk klarifikasi atas berita yang sekiranya tidak sesuai. 

Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat menyampaikan sebagai BUMN yang bertugas mengelola sumber daya air, PJT I berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat hubungan dengan masyarakat. Dengan komunikasi yang lebih terbuka, transparan, dan terintegrasi dari pusat hingga ke level terbawah, PJT I dapat semakin dekat dengan masyarakat serta memberikan informasi yang lebih akurat dan relevan, sejalan dengan ASTA CITA dan fokus utama Kementerian BUMN.

Bapak Fahmi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Juru Bicara Kementerian BUMN, Ibu Putri Violla, yang telah berbagi wawasan dan pengalaman berharga dalam membangun komunikasi yang strategis dan berefek positif selaras dengan Asta Cita dan fokus Kementerian BUMN. Kehadiran dan pemaparan beliau sangat memperkaya pemahaman PJT I dalam menyelaraskan komunikasi perusahaan dengan visi besar publikasi Kementerian BUMN. Menutup pembicaraan Bapak Fahmi menyampaikan harapan agar ilmu dan wawasan yang diperoleh dapat diimplementasikan untuk memperkuat strategi komunikasi PJT I ke depannya.

 

——————————————————

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (1)

Pintu Air Wonokromo Dilengkapi Sistem IoT Berbasis Sensor Canggih

Surabaya –  Pintu Air Wonokromo yang menghubungkan Kali Surabaya dengan Kali Mas kini dilengkapi dengan sistem IoT (Internet of Things) berbasis sensor canggih dan otomatis. Dengan sistem tersebut, maka pemantauan Pintu Air Wonokromo dapat dilakukan secara Real Time dari Command Centre atau pusat kendali yang berada di kantor pusat Perum Jasa Tirta (PJT) I di Kota Malang. 

Kepala Sub Divisi Pengelolaan Wilayah Sungai Brantas 3 PJT I, Teguh Bayu Aji menjelaskan, dengan sistem IoT sensor canggih maka pengendalian pintu air dari ruang kendali dapat dilakukan secara presisi. “Dengan modernisasi ini efisiensi pengelolaan air meningkat. Terutama dalam merespon terhadap perubahan debit air yang lebih cepat, risiko human error juga berkurang dan distribusi air menjadi lebih optimal,” jelas Bayu Aji, Jumat (21/2/2025). 

Sebelumnya, pengoperasian Pintu Air Wonokromo masih dilakukan secara manual, sehingga memerlukan tenaga operator luntuk mengoperasikan pintu air di lokasi kontrol. “Proses manual sebelumnya sering mengalami tantangan seperti ketepatan pemantauan realtime dan kecepatan respon terhadap perubahan debit air serta cuaca di Kota Surabaya,” ungkapnya. 

Untuk itu, proses modernisasi Pintu Air Wonokromo dimulai dengan pemasangan sensor pada infrastruktur bendung. Meliputi sensor ketinggian elevasi hulu dan hilir, sensor ketinggian bukaan pintu dan sensor pengaman pintu saat kondisi terbuka dan tertutup penuh. 

Dilanjutkan dengan pemasangan controller berbasis programable logic controller untuk melakukan kalibrasi setiap sensor, sinkronisasi dan integrasi dari infrastruktur menuju server. Dengan sensor tersebut, maka dapat dioperasikan secara online maupun otomatis sesuai aturan yang diberikan untuk memastikan kendali yang lebih efisien dan responsif. 

Supervisor Wilayah Sungai Brantas PJT I, Dwi Mihayanto mengungkapkan, Pintu Air Wonokromo telah dibangun sejak 1917 di masa kolonial Belanda. “Posisinya berada tepat di percabangan antara Kali Mas dan Kali Surabaya di wilayah Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya,” katanya. 

Lalu dilakukan proses rehabilitasi untuk pertama kali pada tahun 1991 oleh Proyek Brantas. “Saat itu dilakukan berupa penggantian pintu air berbahan kayu diganti dengan pintu baja dengan motor elektrik,” ungkap pria yang juga menjadi Tim Elektromekanis tersebut. 

Pintu Air Wonokromo memiliki dua pintu pengatur dan dua pintu pelayaran yang berfungsi mengendalikan banjir di Kali Mas. Selain itu juga berfungsi untuk mengatur debit pemeliharaan sungai, mengatur ketinggian muka air di Kali Surabaya dan untuk air baku PDAM Kota Surabaya serta untuk mengatur ketersediaan air baku industri di bagian hilir sungai. 

Bayu Aji menambahkan, sumber daya air merupakan aset berharga yang perlu dikelola dengan bijak dan modern. Dengan sistem yang bekerja otomatis didukung menggunakan jaringan internet itu diyakininya akan sangat membantu dalam upaya pengendalian banjir. 

“Ini menjadi bagian dari langkah strategis Perum Jasa Tirta I sebagai BUMN pengelola sumber daya air dalam meningkatkan pengelolaan dan pelayanan. PJT I yang kini telah memasuki usia 35 tahun tentu akan terus berinovasi untuk menghadirkan solusi cerdas bagi keberlanjutan air di masa depan,” pungkasnya. 

 

—-

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum PJT I

KIP 24 (6)

Dukung Pemantauan Kualitas Air Wilayah Sungai Danau Toba, Jasa Tirta I Resmikan Gedung Laboratorium Parapat

Jasa Tirta I meresmikan Laboratorium Lingkungan (LL) Parapat di kawasan Danau Toba, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara pada Selasa, 4 Februari 2025. Adapun gedung laboratorium yang berlokasi di Jalan Istana, Kelurahan Tiga Raja, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara berada cukup dekat dengan Danau Toba. Pada kegiatan dimaksud sejumlah tamu undangan hadir dari perwakilan Pemprov Sumatera Utara, Muspida, Kapolsek Parapat, Danramil, Lurah serta Koordinator Wisata Grand Pantai Timur.

Secara langsung peresmian dilakukan oleh Direktur Utama PJT I, Bapak Fahmi Hidayat. Secara simbolis peresmian dilakukan ditandai dengan penandatanganan prasasti yang akan menjadi monumen di Laboratorium Lingkungan Parapat milik PJT I. Bapak Fahmi menyampaikan harapannya, “Semoga kehadiran laboratorium ini memberikan manfaat besar bagi pemantauan dan perlindungan lingkungan di kawasan Danau Toba yang memiliki peran strategis sebagai destinasi wisata dan sumber daya air yang penting”.

Pembangunan Laboratorium Lingkungan ini merupakan bagian dari upaya PJT I dalam mendukung pengelolaan dan pemantauan kualitas lingkungan, khususnya di wilayah Danau Toba dan sekitarnya. Dengan adanya laboratorium ini, pengujian kualitas air dan lingkungan dapat dilakukan lebih efektif guna memastikan kelestarian ekosistem di kawasan tersebut.

Dengan adanya Laboratorium Lingkungan Parapat milik PJT I ini, analisa berbagai parameter kualitas air dapat dilakukan secara langsung tanpa perlu mengirimkan sampel ke laboratorium di Jawa. Langkah yang tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memastikan bahwa setiap parameter kualitas air yang memiliki holding time atau batas waktu tertentu dapat diukur dengan akurasi dan ketepatan waktu.

Bapak Fahmi menyampaikan, “Laboratorium Lingkungan Parapat PJT I diupayakan secepatnya dapat beroperasi. Harapannya tidak lebih dari tahun 2025 Laboratorium PJT I yang ada di Parapat dapat memberikan layanan kepada seluruh pihak terkait. Kami harapkan doanya agar hal dimaksud dapat segera terwujud,” ujarnya menutup pembicaraan.

——————————————————
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (3)

PJT I Ajak Gen-Z Wujudkan Asta Cita Dengan Sadar Alam dan Lingkungan

Perum Jasa Tirta (PJT) I mengajak para Generasi Z atau Gen Z untuk mewujudkan Asta Cita dengan sadar alam dan lingkungan. Satu dari delapan misi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto adalah memperkuat lingkungan. Untuk itu, para Gen Z diajak melakukan konservasi sumber daya air (SDA) dengan melakukan penanaman bibit pohon dan penyebaran benih ikan di Waduk Bening, Madiun. 

Acara dalam rangka rangkaian kegiatan HUT ke-35 tahun PJT I itu juga dihadiri Direktur Utama, Fahmi Hidayat dan Direktur Keuangan, Pengelolaan Sumberdaya, dan Manajemen Risiko, Mukhamad Taufiq. Diikuti sekitar 40 Gen Z dari berbagai divisi perusahaan. 

“Gen Z ini ke depan akan menjadi calon pemimpin masa depan yang akan terus mengawal Visi Presiden Prabowo, Bersama Indonesia Maju, Menuju Indonesia Emas 2045. Dengan mengenal dan menjalankan Asta Cita juga menjadi upaya kami sebagai BUMN pengelola SDA untuk berkontribusi lebih baik untuk bangsa dan negara, khususnya dalam hal penguatan lingkungan,” kata Fahmi Hidayat dikonfirmasi, Rabu (22/1/2025). 

Selain aspek penguatan lingkungan, dalam kegiatan bertajuk PJT I Youth Communications Program itu juga sebagai upaya penguatan SDM yang juga menjadi amanah Asta Cita. “Peluang yang dimiliki PJT I di tahun-tahun mendatang antara lain kerjasama dan sinergi dengan BUMN, kerjasama pengembangan energi baru terbarukan dengan perusahaan multinasional, hingga penambahan wilayah kerja. Melalui penguatan SDM ni juga diharapkan agar seluruh insan perusahaan termasuk Gen-Z dapat ikut serta menjadi tonggak kemajuan perusahaan kedepannya,” kata Fahmi. 

Mukhamad Taufiq juga menyampaikan tentang harapan dan peran Gen-Z PJT I agar dapat memberikan efek positif bagi bisnis perusahaan dan lingkungan. “Apa yang dikerjakan saat ini sebagai upaya atau cara meningkatkan kesadaran tentang pengelolaan SDA. Mendukung teknologi pengolahan dan pemantauan air ramah lingkungan, serta dengan berpartisipasi dalam program konservasi dan penghijauan,” harapnya. 

Penguatan SDM juga dilakukan melalui sesi diskusi terkait Artificial Intelligence (AI) yang dipimpin Kepala Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi PJT I, Oky Widya Wirabuana. Disampaikannya, berbagai perkembangan teknologi AI menjadi sarana untuk dapat meningkatkan efisiensi operasional utamanya bagi perseorangan maupun di dunia kerja. Dengan adanya berbagai perkembangan teknologi diharapkan dapat semakin memaksimalkan program dan target kinerja perusahaan. 

Sebagai penutup acara digelar diskusi dengan dipandu Pranata Humas Ahli Pertama Dinas Kominfo Jawa Timur, M. Afrizal Akbar. Disampaikan penjelasan terkait pentingnya personal branding untuk meningkatkan reputasi perusahaan. Dimana dalam diskusi grup, insan muda Gen-Z PJT I diajak menyelaraskan visi misi pribadi dengan perusahaan yang muaranya kepada visi misi yang tertuang dalam Asta Cita. Dilanjutkan perumusan ide dan masukan terhadap program komunikasi perusahaan yang di susun secara personal dan kelompok. 

Mukhamad Taufiq menambahkan, bahwa PJT I sangat erat dengan kegiatan konservasi. Ia berharap generasi muda perusahaan sadar dan peduli terhadap lingkungan yang dimulai dari menebar benih ikan dan tanam pohon. Insan muda PJT I yang akan menjadi penerus kesuksesan perusahaan juga diharapkan dapat memberikan ide-ide positif untuk pengembangan perusahaan ke depan. 

“Masa Depan Perusahaan ada di tangan Gen-Z, semoga dengan kegiatan ini ada insight baru yang meningkatkan keterampilan dari insan muda PJT I demi perkembangan perusahaan ke depan,” pungkasnya. 

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum PJT I

KIP 24 (1)

Jasa Tirta I Rayakan Semarak Natal Bersama Kementerian BUMN dan BUMN Regional Jawa Timur

Bersama dengan BUMN Regional Jawa Timur, Jasa Tirta I selenggarakan giat Natal Bersama BUMN pada Senin 20 Januari 2025 berkolaborasi dengan Semen Indonesia (SIG), Petrokimia Gresik, PT SIER. Kegiatan Ibadah dan Perayaan Natal Bersama diselenggarakan di Harris Hotel and Conventions Malang. Dengan dresscode nuansa putih, acara yang diselenggarakan berjalan khidmat saat acara ibadah bersama dan semarak dengan menghadirkan penyanyi Anneth Delliecia sebagai bintang tamu yang menghibur insan BUMN dan keluarga yang hadir dalam acara.

Sebagai bagian dari pelaksanaan Natal Bersama dilakukan doa bersama dengan RD. Ignasius Adam Suncoko selaku Pastor Kepala Paroki Katedral Malang dan Pendoa Bapak Nicholas Kurniawan, S.Th dari GKI Bromo Malang.

Sebagai bagian dari perayaan Natal Bersama Kementerian BUMN dan BUMN, telah diserahkan bantuan CSR kepada pihak-pihak yang membutuhkan. Pada 8 Januari 2025 dilaksanakan penyerahan bantuan dari Sub Divisi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PJT I kepada Yayasan Tabur Tuai Pondok Pemulihan di Kabupaten Malang.

Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi menyatakan pada Selasa 21 Januari 2025, bahwa kegiatan yang dilaksanakan bersama dengan BUMN Jawa Timur sebagai upaya untuk memperkuat solidaritas antar insan BUMN. “Selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo, kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya penguatan penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya serta toleransi antar umat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur,” ungkap Bapak Milfan.

Lebih lanjut, Milfan menyampaikan bahwa kegiatan terselenggara atas dukungan dari Kementerian BUMN selaku Pembina BUMN yang terlibat. “Kegiatan Ibadah dan Perayaan Natal Bersama Kementerian BUMN dan BUMN diadakan secara serentak dari berbagai kota di Indonesia pada 20 Januari 2025, serta program bantuan CSR Natal yang dilakukan seluruh BUMN menjadi wujud sinergitas yang solid antara Kementerian BUMN dan BUMN dalam pencapaian Asta Cita Bapak Presiden,” ujar Pak Milfan menutup pembicaraan.


Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24

Kolaborasi Mitigasi Perubahan Iklim dan Upaya Menjaga Ketahanan Air PJT I dan BMKG

Berkolaborasi bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Jasa Tirta I melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman terkait pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Penandatanganan nota kesepahaman antara kedua belah pihak dilaksanakan di Auditorium BMKG Pusat, Jakarta pada 15 Januari 2025. Adapun nota kesepahaman kedua belah pihak berlaku hingga lima tahun kedepan dan ditandangantani oleh Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat dan Plt. Kepala BMKG Ibu Dwi Korita Karnawati

Sebagai langkah awal, PJT I dan BMKG telah melakukan identifikasi mana saja wilayah prioritas yang membutuhkan kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca. Langkah strategis lainnya kedua belah pihak kedepannya juga akan menyusun rencana jangka panjang untuk pengembangan tekmologi modifikasi cuaca yang lebih efektif serta efisien. Harapannya dengan pelaksanaan hal dimaksud dapat memetakan strategi-strategi yang tepat untuk selanjutnya akan diimplementasikan pada perjanjian kerjasama kedua belah pihak.

Kolaborasi antara PJT I dan BMKG terutama bertujuan untuk memastikan ketersediaan air yang lebih optimal melalui penerapan teknologi OMC. Selain itu, kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan energi, pangan, dan air.

Disampaikan Plt. Kepala BMKG, Ibu Dwi Korita Karnawati bahwa BMKG telah mengembangkan sistem peramalan cuaca dengan resolusi tinggi yang dapat memperkirakan kondisi cuaca di skala waduk hingga pada Daerah Aliran Sungai (DAS). Tujuannya tentu agar intervensi kegiatan OMG dapat lebih tepat sasaran.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Bapak Fahmi Hidayat menyampaikan bahwa tantangan dalam pengelolaan Sumber Daya Air salah satunya adalah perubahan iklim global yang mempengaruhi pola hujan dimana berdampak pada inflow air ke waduk-waduk yang dikelola PJT I. Hal ini dapat memberikan dampak terhadap banyak hal, mulai dari kapasitas pembangkitan energi PLTA, aliran irigasi, hingga penyediaan air minum. “Kerja sama dengan BMKG diharapkan dapat membantu memastikan ketersediaan air yang optimal melalui operasi modifikasi cuaca, yang sangat relevan dengan upaya pemerintah untuk mencapai ketahanan energi, pangan, dan air,” ujar Bapak Fahmi.

Bapak Fahmi menyampaikan bahwa kerjasama ini menjadi cerminan keseriusan komitmen bersama untuk memberikan kemanfaatan umum bagi masyarakat. “Harapannya dengan mendukung ketahanan air, energi dan pangan, kami dapat turut serta mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2025,”ucapnya menutup pembicaraan.


Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

Cover web (2)

Jasa Tirta I Raih Predikat Informatif Anugerah KIP 2024

Perum Jasa Tirta (PJT) I berhasil meraih predikat Informatif dalam gelaran Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat. Penghargaan diterima oleh Direktur Operasional PJT I, Milfan Rantawi yang diserahkan langsung oleh Komisioner Komisi Informasi Pusat dalam acara Malam Penganugerahan di Movenpick Hotel Jakarta City Center, Selasa (17/12/2024).

“Kami menyadari bahwa KIP menjadi elemen penting yang harus diimplementasikan sesuai dengan Undang-undang Nomor 14 tahun 2008. Pemenuhan atas aspek informasi diberikan baik melalui pranala web PJT I, aplikasi EPPID, permohonan informasi yang diajukan secara langsung, maupun kunjungan langsung untuk melihat aspek operasional perusahaan,” jelas Milfan usai menerima penghargaan.

Milfan juga menyampaikan komitmen perusahaan untuk dapat memberikan informasi secara cepat pada masyarakat. “Kami juga menggandeng media melalui forum jurnalis yang bermitra dengan perusahaan. Tentunya untuk menyosialisasikan langsung kegiatan kepada masyarakat sebagai bentuk keterbukaan informasi,” ungkapnya.

Dalam hasil penilaian KIP, PJT I berhasil meraih nilai yang sangat tinggi yakni 97,67 dengan predikat informatif di peringkat 12 kategori BUMN. “Mewakili perusahaan kami menyampaikan terima kasih pada seluruh elemen yang mendukung implementasi keterbukaan informasi. Apa yang telah diraih ini tentunya menjadi penyemangat untuk bisa semakin baik kedepannya,” tuturnya.

Ke depan, ia berharap perusahaan akan berusaha untuk mempertahankan predikat informatif yang telah diperoleh. “Layanan akan terus kami tingkatkan agar aspek KIP dapat terus terealisasi dengan baik,” pungkasnya.

Sebelum penganugerahan dilakukan, PJT I menjadi salah satu bagian dari seluruh badan publik yang telah melewati serangkaian proses monitoring dan evaluasi (monev) oleh Komisi Informasi Pusat. Monev dilakukan mulai pengisian SAQ (Self Assessment Quesioner) secara online.

Dilanjutkan tahap presentasi uji publik. Hadir pada saat presentasi uji publik yaitu Direktur Utama PJT I, Fahmi Hidayat untuk membuktikan komitmen perusahaan atas aspek KIP yang telah dijalankan.

——
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum PJT I

JKPKA SALATIGA

PJT I dan JKPKA Hadir dalam Sosialisasi Pemantauan Kualitas Air WS Jratunseluna- Salatiga

Salatiga – Sebagai upaya untuk edukasi kepada masyarakat, Perum Jasa Tirta (PJT) I bersama Jaring-Jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (JKPKA) hadir dalam acara Sosialisasi Pemantauan Kualitas Air Wilayah Sungai Jratunseluna di Salatiga. Acara yang diselenggarakan oleh Gerakan Peduli Air dan Sungai Salatiga (Gandarusa) dihadiri Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit dan Kepala Sub Divisi Divisi Pengusahaan WS Jratunseluna PJT I, Imam Buchori beserta Tim JKPKA.

Dalam acara yang diselenggarakan di Mini Teater Bung Karno Jalan Sukowati, Salatiga dihadiri lebih dari 50 orang yang antusias memenuhi aula auditorium dari berbagai elemen masyarakat seperti Guru SMP dan SMA Salatiga, Tokoh Pemerhati Lingkungan dan para anggota Gandarusa.

Paparan pertama mengenai peran PJT I dalam pemantauan kualitas air di WS Jratunseluna yang disampaikan oleh Imam Buchori selaku Kepala Sub Divisi Divisi Pengusahaan WS Jratunseluna PJT I. Materi berikutnya disampaikan Soetarno Said, senior pembina JKPKA. Ia menyampaikan sekilas tentang JKPKA sebagai organisasi nirlaba penggiat lingkungan itu telah berdiri sejak 1997 atas inisiasi bersama dengan PJT I dan Universitas Negeri Malang (UM).

Sosialisasi dilanjutkan materi mengenai Pemantauan Kualitas Air dengan Metode Bioassessment, Fisika, dan Kimia Sederhana yang dipaparkan oleh Istri Setyowati selaku Koordinator Wilayah JKPKA mengenai Pemantauan Kualitas Air dengan Metode Bioassessment, Fisika, dan Kimia Sederhana.

Dalam paparannya, Istri menjelaskan bagaimana mikrovertebrata, serta parameter fisika dan kimia digunakan untuk memonitor kualitas air. “Ketiga parameter ini digunakan untuk mengetahui kesehatan sungai dan digunakan oleh guru dan siswa anggota JKPKA,” jelasnya.

Paparan terakhir disampaikan Iqbal Bilgrami yang merupakan salah satu guru pembina JKPKA bertajuk Pelestarian Sungai dengan Pemberdayaan Masyarakat. Dalam paparannya ia menyampaikan tentang pentingnya peranan masyarakat dalam kegiatan pelestarian sungai baik secara individu, masyarakat, hingga keterlibatan guru dan siswa. “Keterlibatan semua pihak menjadi penting karena terkait dengan hal dimaksud dapat menginspirasi pihak-pihak lain agar mau terlibat dan ikut serta,” ungkapnya.

Ketua DPRD Kabupaten Salatiga, Dance Ishak Palit menjelaskan, kondisi sumur atau sumber air di Salatiga yang merupakan wilayah pegunungan banyak berkurang. “Dari 75 sekarang 40 sudah banyak yang kering. Sedangkan PDAM harus mengambil air baku dari sungai-sungai yang dialiri (debitnya menurun). Jadi menjaga kelestarian sumber daya air ini sangat penting untuk dilakukan,” jelasnya.

Kepala Divisi WS Sungai Jratunseluna PJT I, Didit Priambodo dikonfirmasi Selasa (10/12/2024) menyampaikan bahwa kegiatan dimaksud sebagai salah satu upaya PJT I untuk menjalankan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat. Harapannya semakin banyak pihak-pihak yang peduli untuk menjaga sumber daya air.

“Terima kasih kepada Gerakan Peduli Air dan Sungai Salatiga dan JKPKA yang telah memberikan informasi kepada seluruh pihak terkait. Semoga pengetahuan yang diperoleh dapat disebarluaskan kepada lebih banyak pihak,” harapnya.


Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum PJT I

Jasa Tirta I bersama JKPKA Selenggarakan Temu Ilmiah Competition 2024

Pada Sabtu 30 November 2024 Perum Jasa Tirta (PJT) I bersama Siswa dan Guru anggota Jaring-Jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (JKPKA) melaksanakan kegiatan Temu Ilmiah JKPKA Competition 2024. Kegiatan yang diselenggarakan PJT I dan JKPKA Mengangkat tema “Ensuring River Vitality: Conservation and Sustainable Strategies for Future Generations”.

Kegiatan Temu Ilmiah 2024 dilaksanakan di kantor pusat PJT I Malang dimana acara ini merupakan puncak perlombaan JKPKA Competition yang telah dilaksanakan sebelumnya yang telah diikuti guru dan siswa anggota JKPKA. Pada kegiatan tersebut dilaksanakan final untuk perlombaan Laporan Karya Ilmiah, Infografis, Video for Student and Teacher dan Public Speaking.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Sub Divisi Komunikasi Korporat & Umum PJT I, Koordinator JKPKA, Ketua Pelaksana JKPKA, dan Jajaran Dewan Juri dari Dosen Kimia Universitas Negeri Malang. Ikut serta berpartisipasi dalam JKPKA Competition siswa dan guru dari 34 sekolah anggota JKPKA mulai Dari DAS Brantas Hulu, tengah, Hilir, Bengawan Solo Madiun, Jratun Seluna Semarang dan DAS Toba Asahan.

JKPKA dan PJT I telah bermitra sejak 1997 dan kegiatan ini menjadi agenda rutin yang rutin dilaksanakan. Kerjasama dengan JKPKA menjadi upaya nyata PJT I untuk terus melakukan pemberdayaan masyarakat agar turut berperan dalam upaya pelestarian Sumber Daya Air (SDA). Gelaran ini menjadi ajang unjuk kreativitas dan inovasi bidang konservasi dan pelestarian sungai bagi generasi muda yang peduli lingkungan sebagai penciptaan agen lingkungan untuk keberlanjutan di masa mendatang.


Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

menteri

Kunjungan Kerja Menteri Pekerjaan Umum, Tinjau Command Center dan Bendungan Sutami

Sebagai upaya untuk melihat sistem pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) terpadu yang dilakukan oleh BUMN yang berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Rabu 20 November 2024 Menteri PU Bapak Dody Hanggodo beserta jajarannya hadir langsung mengunjungi Perum Jasa Tirta I (PJT I). Dalam kunjungan kerja tersebut, Menteri PU hadir bersama dengan Direktur Jenderal SDA Bapak Bob Arthur Lombogia beserta Direktur Bendungan dan Danau Bapak Adenan Rasyid meninjau Command Center di kantor pusat PJT I dan Bendungan Sutami.

Pada kesempatan pertama, saat kunjungan ke Command Center PJT I, Direktur Utama PJT I menjelaskan dalam paparannya terkait Jasa Tirta Smart Water Management System (JTWMS) yang dikelola PJT I. Dimana dengan adanya JTWMS, PJT I memiliki teknologi canggih dalam pengelolaan SDA, dimana kuantitas, kualitas, serta siaga banjir dilakukan secara realtime. Pada Command Center PJT I juga dapat melakukan pemantauan atas keamanan bendungan. Dengan menggunakan software Aquarius, PJT I juga dapat melakukan forecast curah hujan untuk 5 hari ke depan. Hal ini tentunya bermanfaat untuk mengidentifikasi potensi banjir, mengelola risiko serta mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan.

Lebih jauh dalam pemaparannya, Fahmi menjelaskan terkait kemanfaatan umum dalam pengelolaan SDA oleh PJT I sebagai dukungan mencapai ketahanan pangan, air, energi, pengendalian air dan kualitas air. Dalam hal mendukung ketahanan pangan, PJT I melayani air untuk irigasi sebesar 282.498 Ha atau setara 3,07 Milyar m3. Dukungan atas ketahanan air diwujudkan dalam hal layanan air baku untuk pdam dan air baku industri, adapun untuk layanan PDAM sebesar 560,08 juta m3/ Tahun. Untuk layanan air baku industri PJT I melayani sebesar 499,38 juta m3/ tahun. Dukungan atas ketahanan energi dalam hal ini layanan atas air baku untuk PLTA sebesar 7,49 Miliar kWh/.

PJT I juga berkontribusi memitigasi risiko atas daya rusak air dalam hal ini untuk pengendalian banjir. “Kami melaksanakan kegiatan operasi pada waduk-waduk dan melakukan kegiatan pemeliharaan pada infrastruktur SDA yang kami kelola sebagai upaya mereduksi banjir,” ungkap Bapak Fahmi.

Untuk menjaga kualitas air, PJT I juga melakukan pengendalian kualitas air dengan menjamin maintenance flow untuk menjaga baku mutu kualitas air.

Beliau juga memaparkan terkait pengelolaan sedimentasi waduk di DAS Brantas yang dilakukan PJT I. Disampaikan bahwa salah satu permasalahan yang dihadapi sekarang adalah terkait sedimentasi waduk yang berpengaruh terhadap kapasitas tampungan waduk. “Upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan sedimentasi adalah PJT I rutin melakukan kegiatan pengerukan, flushing, serta membangun checkdam di hulu bendungan,” ujar Bapak Fahmi.

Disampaikan oleh Bapak Fahmi bahwa sebagai upaya untuk pengembangan, PJT I dalam proses untuk mengajukan penambahan wilayah. “Kami sangat mengharapkan pelayanan PJT I dapat semakin luas kedepannya dalam sektor keairan. Semoga Kementerian PU dapat memberikan dukungan penuh kepada kami dalam berbagai upaya pengelolaan SDA berkelanjutan, pengembangan EBT serta pada sektor SPAM ” Fahmi menambahkan.

Bapak Dody dan rombongan dalam kunjungannnya ke Command Center PJT I menyampaikan apresiasi atas kecanggihan operasional dan pemeliharaan SDA yang dilakukan PJT I utamanya dalam hal pengelolaan waduk. Disebutkan bahwa dashboard yang ada di Command Center sudah terhubung dengan dashboard di Dirjen SDA Kementerian PU sehingga sangat mendukung upaya pemantauan secara terpadu. Dalam kunjungannya beliau menyoroti sejumlah tantangan utama dalam hal ini sedimentasi serta permasalahan lingkungan di daerah hulu. Bapak Dody menyampaikan bahwa dukungan semua pihak diperlukan untuk mengatasi problematika yang dihadapi pengelola waduk. Pengelolaan hulu yang tepat dalam hal ini perlindungan Kawasan hulu multistakeholder mutlak diperlukan.

Selepas tinjauan ke Command Center PJT I, rombongan bergerak untuk kunjungan lapangan ke Bendungan Sutami. Berlokasi di spillway bendungan Sutami, disampaikan penjelasan oleh tim PJT I mengenai kegiatan Operasional dan Pemeliharaan yang dilakukan serta diinformasikan tentang kondisi terkini Bendungan Sutami. “Waduk memiliki fungsi penting tidak hanya irigasi tapi juga memegang peran penting dalam pengendalian banjir, sehingga dukungan semua pihak mutlak diperlukan untuk menjaga keberlangsungan usia guna waduk yang kita miliki,” ujar Bapak Dody.
Dari berbagai tantangan yang ada, pengelolaan SDA membutuhkan sinergi berbagai pihak, “Bendungan Sutami yang telah memberikan banyak manfaat ini harus kita jaga bersama, kedepannya Kementerian PU akan terus melakukan pemeliharaan agar infrastruktur SDA akan selalu terjaga,” ujar Menteri PU menutup pembicaraan.

——————————————————
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

apel

Jasa Tirta I Dukung Pelaksanaan Apel Kesiapsiagaan Banjir 2024 di Bendung Gerak Waruturi

Upaya tanggap bencana, Perum Jasa Tirta (PJT) I ikut serta dalam giat Apel Siaga Banjir 2024 bertempat di Bendung Gerak Waruturi, Selasa 05 November 2024. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh PJ. Gubernur Jawa Timur Bapak Adhy Karyono. Kegiatan dihadiri oleh seluruh stakeholder terkait yang memiliki tanggung jawab melakukan mitigasi,  persiapan dan penanganan atas kebencanaan hidrometeorologi. Pada kegiatan apel dimaksud, PJT I menerima penghargaan sebagai Pengelola Waduk Terbaik yang diterima oleh Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat. 

PJ Gubernur, Bapak Adhy menyampaikan bahwa bencana itu pasti ada, dimana indeks risiko bencana Jawa Timur adalah berdasarkan data Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRB) tahun 2023, IRB Jatim berada pada level sedang di angka 101,65. Sebelumnya IRB Jatim secara berurutan sejak 2019 hingga 2022 mengalami penurunan dari angka 137,88 ke 126,42, lalu 117,26 dan 108,69 atau berada dalam level risiko tinggi.

Ucapan terima kasih diberikan PJ Gubernur kepada seluruh semua pihak sudah siap melakukan mitigasi bencana hingga persiapan penanganan pasca bencana. Bagaimana mempersiapkan, menghadapi, hingga membersihkan tempat hingga upaya pemulihan dan perbaikan kita harus menjadi yang terdepan. “Harapannya, kita semua dapat berkoordinasi dan berkolaborasi saling mendukung, bersama menangani penanggulangan bencana,” ungkap Bapak Adhy. Bencana dapat ditangani dengan sistem terintegrasi dan dukungan seluruh pihak serta pendanaan yang kuat. PJ Gubernur menyampaikan pentingnya seluruh pihak berkoordinasi baik stakeholder dan instansi terkait maupun keterlibatan dari masyarakat. “Sangat penting mengikuti SOP yang ada dalam hal ini terkait untuk mitigasi risiko. Koordinasi kesiapsiagaan memegang peranan 70% dalam menangani risiko bencana tidak hanya oleh instansi penanggung jawab namun juga peran serta masyarakat,” ujar Bapak PJ Gubernur Jatim.

Fahmi Hidayat selaku Direktur Utama PJT I menyampaikan bahwa dukungan PJT I dilakukan dengan serangkaian kegiatan mitigasi risiko dari pemantauan secara digital pada Command Center PJT I hingga pemasangan Early Warning System (EWS) serta perangkat pendukung pemantauan pada infrastruktur yang dikelola PJT I. “Benar adanya bahwa koordinasi mutlak diperlukan agar kegiatan mitigasi dan penanganan bencana dapat dilakukan tepat sasaran dan sesuai. PJT I siap mendukung melalui pemantauan terpusat di command center, tim pengelolaan sarana prasarana yang bersiaga di lapangan hingga alat berat yang siap digunakan saat dibutuhkan,” ujar Bapak Fahmi menambahkan.  

Lebih jauh dirinya juga mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan terkait “Pengelolaan Waduk Terbaik”. Adanya penghargaan memotivasi agar PJT I semakin baik dalam melaksanakan pengelolaan atas prasarana yang dikelola. “Sebagai BUMN pengelola SDA kami akan selalu berupaya melakukan mitigasi risiko kebencanaan yang timbul dengan mengedepankan koordinasi”, ujarnya menutup pembicaraan.

————————————————

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

pelestarian serayu

Bersama Stakeholder, Jasa Tirta I Laksanakan Giat Pelestarian Lingkungan DAS Serayu

Bersama dengan PT PLN Indonesia Power (PLN IP), Jasa Tirta I selenggarakan rangkaian kegiatan Pelestarian Lingkungan DAS Serayu dari 28-30 Oktober 2024. Pelestarian lingkungan di DAS Serayu sangat penting untuk mempertahankan keseimbangan ekosistem, ketersediaan air, serta mendukung keberlanjutan ekonomi dan sosial di salah satu wilayah kerja yang dikelola PJT I. Adapun rangkaian kegiatan yang diselenggarakan secara berurutan yaitu : Penyuluhan kepada masyarakat diikuti penyerahan bantuan bibit tanaman (kaliandra, indigovera, durian, kopi, petai, matoa dan alpukat) pada 28 Oktober 2024. Dilanjutkan dengan seminar pelestarian lingkungan, dengan melibatkan PJT I, PT PLN IP, Akademisi, pemerintah Daerah dan Komunitas lingkungan.

Adapun pada Rabu 30 Oktober 2024 dilaksanakan kegiatan seremonial penanaman pohon dan penebaran bibit ikan, melibatkan PJT I, PT PLN IP, Akademisi, pemerintah Daerah dan Komunitas lingkungan di Bendung Gerak Serayu. Rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan tujuan menurunkan risiko bencana alam, seperti banjir dan tanah longsor, dengan menjaga kelestarian hutan, merestorasi lahan dan mengelola tata air dengan baik. Lebih lanjut kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, menciptakan lingkungan yang sehat dan mendukung keberlanjutan ekosistem.

Secara garis besar, Kepala Divisi Jasa Air dan Sumber Air Wilayah Sungai Serayu Bogowonto, Kurdianto Idi Rahman menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan tidak hanya bertujuan untuk melakukan kegiatan konservasi namun juga sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan semua pihak untuk menjaga SDA. Kurdi menyampaikan bahwa konsep rangkaian kegiatan “Harmoni” baru dilaksanakan tahun ini bersinergi dengan PT PLN IP, dan harapannya akan terus dilaksanakan kedepannya. 

“Hari ini dilakukan seremoni penebaran 120.000 bibit ikan dan penanaman 35.000 bibit pohon”, ujar Kurdi. Kurdi mengharapkan agar sinergi dengan PLN IP serta segenap stakeholder dan shareholder akan terus dilaksanakan. “Dari air kembali ke air, dimana pendapatan yang diperoleh dari pemanfaat dalam hal ini Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA) kami gunakan kembali untuk menjaga lingkungan.”

Ditanya lebih lanjut tentang kegiatan OP yang dilakukan di Serayu, Kurdi menambahkan bahwa sejumlah kegiatan OP di wilayahnya berfokus pada 5 pilar pengelelolaan SDA. Dijelaskan lebih lanjut kegiatan yang dilaksanakan diantaranya : melakukan penyusunan DED pembuatan Checkdam, menyusun kelayakan disposal area keruk sedimen, serta studi lainnya. Kurdi juga menjelaskan bahwa PJT I melakukan kegiatan OP lainnya seperti pengerukan sedimen alur, pemasangan instrumen telemetri, pemeliharaan WQMS serta melakukan kegiatan pemantauan kualitas air. Kami juga rutin melakukan pembersihan eceng gondok dan tentunya melakukan konservasi, ujarnya.

Menutup pembicaraan, Kurdi menyampaikan harapan dan dukungan dari semua pihak mutlak diperlukan agar pengelolaan SDA dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya. “Semoga kehadiran PJT I disini, dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya dan harapannya”, ujarnya menutup pembicaraan.

————————————————-

Divisi Wilayah Sungai Serayu Bogowonto

Sosialisasi Pelestarian Lingkungan Danau Rawa Pening dengan tema Pemanfaatan Eceng Gondok Sebagai Bahan Kerajinan dan Seremoni Penebaran Benih Ikan

Perum Jasa Tirta I yang merupakan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak dibidang Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) bekerja sama dengan PT PLN Indonesia Power menyelenggarakan Kegiatan Sosialisasi Pelestarian Lingkungan Danau Rawa Pening dan Seremoni Penebaran Benih Ikan di Taman Wisata Bukit Cinta, Desa Kebondowo, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang pada tanggal 30 Oktober 2024. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun dalam rangka upaya pelestarian lingkungan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan pemberdayaan Masyarakat.

Kegiatan Penebaran Benih Ikan di Rawa Pening tahun ini dilaksanakan PJT I bersama para pemangku kepentingan, Dari BBWS Pemali Juana, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Tengah, Dinas terkait di Kabupaten Semarang, Perangkat Desa sekitar serta PLN Indonesia Power. Jumlah benih ikan yang ditebar sebanyak 50.000 ekor dengan jenis ikan nila dan gras crab atau karper. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan ekosistem perairan yang berkelanjutan serta menekan pertumbuhan eceng gondok di perairan Rawa Pening. Selain itu, benih ikan yang ditebar ini nantinya juga diharapkan dapat menunjang peningkatan perekonomian masyarakat sekitar melalui aktivitas nelayan perikanan tangkap. Dengan demikian dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap budidaya perikanan dengan karamba jaring apung, sekaligus menjaga kualitas perairan danau Rawa Pening.

Dari hasil pengujian kualitas air yang dilakukan oleh Perum Jasa Tirta I pada 14 anak sungai yang masuk ke Rawa Pening serta beberapa titik badan air Rawa Pening menunjukan hasil kualitas perairan dengan status cemar ringan. Parameter yang terdeteksi melebihi batasan sesuai baku mutu antara lain, BOD, total Nitrogen dan Phosphat. Hal ini mengindikasikan tingginya kandungan organik yang berasal dari limbah domestik seperti aktivitas pertanian, peternakan, dan budidaya perikanan.  

Dengan menjaga keseimbangan ekosistem perikanan danau, juga dapat menekan laju pertumbuhan gulma / eceng gondok di Rawa Pening. Sebagaimana diketahui Eceng gondok (Eichhornia crassipes) merupakan tanaman gulma yang tumbuh di daerah perairan, warga sekitar menyebut tumbuhan ini dengan sebutan bengok. Di Danau Rawa Pening, eceng gondok merupakan ancaman bagi kelestarian ekosistem perikanan. Populasinya yang berlebihan mengakibatkan pendangkalan hingga terganggunya biota bawah air. Upaya Revitalisasi Rawa Pening yang telah diinisiasi oleh Pemerintah Pusat sejak tahun 2020 telah berhasil menurunkan luasan area danau yang tertutup oleh gulma Eceng Gondok. Namun tanpa adanya keberlanjutan, bukan tidak mungkin kondisi Rawa Pening akan kembali seperti sedia kala. Dengan menurunkan populasi Eceng Gondok, maka akan meningkatkan kualitas perairan dan mengembalikan ekosistem perikanan selain juga membantu memperlancar suplai air menuju intake PLTA di Bendung Jelok.

Pada agenda tersebut, secara pararel juga dilaksanakan kegiatan sosialisasi untuk masyarakat sekitar danau. Materi sosialisasi yang diberikan kepada Masyarakat sekitar dan para nelayan ini juga memiliki tema yang selaras dengan upaya pelestarian lingkungan DAS, yakni Pemanfaatan Eceng Gondok Sebagai Bahan Kerajinan. Kali ini, Perum Jasa Tirta I menghadir pelaku bisnis UMKM di sekitar danau Rawa Pening yang telah berhasil mengembangkan produk kerajinan berbahan dasar Eceng Gondok hingga ke skala International. Hadir dalam kegiatan sosialisasi Co-Founder “Bengok Craft” sebagai narasumber yang memberikan success story-nya guna memotivasi masyarakat di sekitar Rawa Pening untuk berperan dalam kegiatan pelestarian lingkungan dengan cara mengubah gulma Eceng Gondok menjadi bentuk kerajinan yang memiliki value dan nilai jual. Dengan edukasi kewirausahaan tersebut, harapannya dapat bermanfaat bagi masyarakat untuk meningkatkan perekonomiannya sekaligus menjaga danau Rawa Pening dari blooming gulma eceng gondok.

——————

Divisi Jasa ASA WS Jratunseluna

coloo

Pembukaan Pintu Flushing Bendung Colo, Upaya Pemeliharaan Infrastruktur WS Bengawan Solo

Sebagai upaya untuk memelihara infrastruktur Sumber Daya Air (SDA) perlu dilakukan upaya perawatan sehingga kegiatan pembukaan pintu flushing Bendung Colo di Wilayah Sungai Bengawan Solo merupakan hal yang krusial untuk dilaksanakan. 

Tanpa pemeliharaan yang tepat, kondisi infrastruktur sumber daya air dapat menurun. Melalui pemeliharaan berkala, PJT I berusaha untuk meminimalisir risiko kerusakan yang berpotensi terjadi, terutama pada masa tanam yang sangat memerlukan ketersediaan air yang stabil dan terkontrol,” ujar Milfan Rantawi selaku Direktur Operasional Perum Jasa Tirta (PJT) I pada Jumat 25 Oktober 2024.

Adapun Bendung Colo memiliki fungsi strategis dalam mendukung sistem irigasi teknis untuk wilayah Sukoharjo, Wonogiri, Klaten, Karanganyar, Sragen.

Dengan adanya kegiatan pembukaan pintu flushing maka air di Bendung Colo akan dialirkan menuju hilir, yang berdampak pada penurunan elevasi air sungai dan aliran untuk irigasi berhenti. Saat periodesasi flushing dimaksud dilaksanakan kegiatan pemeliharaan prasarana SDA yaitu pengecatan pintu air. Adapun kegiatan pengecatan pintu dilaksanakan pada 16 hingga 31 Oktober 2024, dan pintu flushing akan dibuka penuh pada periode pengecatan. 

Selama periode pembukaan pintu flushing tersebut, Bendung Colo tidak dapat menyediakan air menuju Saluran Irigasi Colo Timur dan Saluran Irigasi Colo Barat, namun hal ini sudah sesuai dengan Rencana Alokasi Air Tahunan (RAAT) Tahun 2023/2024 yang telah disepakati dan disahkan oleh stakeholder terkait.

Pada masa pemeliharaan tersebut PJT I menyadari adanya potensi antusiasme masyarakat sekitar yang mungkin memanfaatkan momentum untuk menangkap ikan di area bendung. Fenomena ini kerap terjadi ketika pintu flushing dibuka, sehingga ikan lebih mudah ditangkap baik di hulu maupun di hilir bendung. Terkait adanya potensi bahaya yang dapat timbul dari situasi ini, Bapak Milfan meminta dukungan dari masyarakat setempat serta pihak berwenang untuk menjaga pengamanan dan pengawasan selama kegiatan pemeliharaan berlangsung. “Harapan kami agar masyarakat dan seluruh pihak selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan selama kegiatan (flushing) ini berlangsung,” ujar Milfan.

 Sebagai penutup, Milfan berharap agar warga dapat memahami pentingnya mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama. 

—————————————————–

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

batu

Tanggulangi Krisis Air, PJT I dan PLN UP Buat 50 Sumur Resapan di Kota Batu

Kota Batu – Sebagai upaya menanggulangi ancaman krisis air di wilayah hulu Sungai Brantas, Perum Jasa Tirta (PJT) I bersama PLN Nusantara Power UP Brantas membangun sumur resapan. Total sebanyak 50 sumur resapan telah dibuat di Kota Batu bekerjasama dengan komunitas pelestari lingkungan Sapu Bersih Nyemplung Kali (Sabers Pungli).

Pembuatan sumur resapan oleh kedua perusahaan BUMN itu sebagai bentuk kolaborasi dalam program tanggung jawab sosial lingkungan. Adapun lokasi puluhan sumur resapan berada di Desa Bumiaji dan Desa Junrejo.

“Pembangunan sumur resapan ini diharapkan mampu memperbaiki kualitas lingkungan sekaligus menambah cadangan air tanah, yang sangat penting untuk keberlangsungan hidup masyarakat. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam upaya melestarikan sumber daya air,” kata Kepala Divisi Jasa ASA WS Brantas PJT I, Hermawan Cahyo Nugroho, Minggu (13/10/2024).

Ia menjelaskan bahwa pelestarian sumber daya air dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk. Misalnya konservasi vegetatif melalui penanaman pohon di sekitar area resapan air. Bahkan melalui konservasi sipil teknis seperti pembuatan biopori dan sumur resapan. 

“Pada kesempatan kali ini, Jasa Tirta I bekerja sama dengan Sabers Pungli, pemerintah desa di Kota Batu, dan PLN Nusantara Power membangun sumur resapan,” ujar Hermawan.

Sumur resapan merupakan media untuk menabung air. Air hujan atau air buangan dari aktivitas sehari-hari dimasukkan kembali ke dalam tanah. Air yang tersimpan menjadi cadangan air yang dapat digunakan saat musim kemarau tiba.

“Ini adalah langkah kecil yang sangat berarti. Kami berharap ketersediaan air dapat diwariskan kepada generasi mendatang. Jangan sampai terjadi krisis yang ujungnya menjadikan air sebagai sumber daya yang mahal,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, PJT I mengajak semua masyarakat bersama-sama turut melestarikan sumber mata air. “Jangan sampai anak cucu nanti kesulitan mendapatkan air di masa depan,” ungkapnya.

Hermawan menambahkan, PJT I berkeinginan kegiatan pembuatan sumur resapan itu bisa menjadi titik awal untuk memantik perusahan-perusahaan lain bergerak. “Maksud bergerak yaitu untuk memberikan kepedulian terhadap kegiatan pelestarian air. Sehingga semua element ikut melindungi dan merawat demi masa mendatang,” tuturnya.

Senior Manager PLN UP Brantas, Arfan mengaku antusias mendukung konservasi sumber air. Apalagi, kata dia, dalam pengoperasian pembangkit listrik sangat bergantung dengan air sebagai sumber energi penggerak utama.

Menurutnya, pembangkit listrik tenaga air selaras dengan tujuan pemerintah yang mencanangkan Nett Zero Emmision di tahun 2026. Pasalnya, pemanfaatan tenaga hidro menjadi sumber energi baru terbarukan menuju green energy.

“Kami juga sangat konsen dalam melestarikan alam, salah satunya menjaga sumber-sumber mata air. Maka komiten kami mendukung alam lestari yang memberi manfaat bagi masyarakat. PLTA memanfaatkan debit air, bukan volumenya. Volumenya dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya.

Subdiv Komunikasi Korporat dan Umum PJT I

wonokromo

Jasa Tirta I Gandeng PT SIER dan PSS Susur Bersih Sungai Wonokromo

Surabaya – Perum Jasa Tirta (PJT) I menggandeng PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) dan aktivis Peduli Sungai Surabaya (PSS) menggelar kegiatan resik Sungai Wonokromo. Selain membersihkan sampah di sungai serta bantaran juga dilakukan tebar benih ikan sebanyak 10 ribu jenis ikan Bader dan ikan Patin, Rabu (9/10/2024). 

Kegiatan dilakukan bertujuan untuk mengajak masyarakat untuk lebih peduli dengan kelestarian kondisi sungai saat ini. Dalam kolaborasi tersebut, setidaknya ada 70 orang yang terlibat, baik dari PJT I, PT SIER dan PSS yang didominasi mahasiswa dan pelajar. Susur resik sungai dilakukan dari Kampung Nelayan Nginden Intan hingga wilayah Medokan Semampir atau Wonorejo Timur berjarak sekitar 2 KM.

Kepala Divisi Jasa ASA Wilayah Sungai Brantas PJT I, Hermawan Cahyo Nugroho mengatakan, untuk kepedulian pada sungai seharusnya tidak hanya bertumpu pada pemerintah. Namun semua orang yang memang merasa bahwa sungai dimanfaatkan untuk kehidupan mereka maka harus lebih peduli.

Menurutnya, salah satu pihak yang harus segera diajak untuk peduli terhadap sungai yaitu perusahaan – perusahaan yang juga memanfaatkan air sungai, agar bisa memberikan kontribusi  melalui CSR (Corporate Social Responbility) yang lebih kongkrit ke lingkungan sungai. 

Dari kegiatan yang dilakukan ini, lanjutnya, selain mengembalikan fungsi sungai secara kuantitas dengan pembersihan sampah dan eceng gondok. “Kami juga ingin mengembalikan fungsi keberadaan biotanya, sehingga bisa menjaga kualitas sungai Jagir ini,” tandasnya.

Satuan Pengawas Internal (Auditor) PT SIER,  Suranto mengatakan, upaya membersihkan sungai sebenarnya sudah dilakukan secara rutin oleh PT SIER seperti di Sungai Tambak Oso, tidak hanya di Sungai Wonokromo atau Jagir saja. “Jadi setiap tahun, ada bagian saluran yang melakukan pemeliharaan rutin drainase seluruh kawasan dan waduk penampungan air hujan kawasan Rungkut Surabaya,” jelasnya.

Ia menambahkan, ada sekitar 300 perusahaan di PT SIER, dan pengelolaan limbah menjadi satu. Sehingga pencemaran dari dulu hingga saat ini tidak terjadi. Senada dengan Kadiv Wilayah Sungai Brantas PJT I, perusahaan yang memanfaatkan sungai sudah seharusnya berkontribusi menyalurkan CSR untuk kepentingan lingkungan sungai.

Subdiv Komunikasi Korporat dan Umum PJT I

ARA AWARD

Jasa Tirta I Raih Penghargaan dalam Gelaran Annual Report Award 2023 sebagai Perusahaan dengan Peningkatan Pengungkapan Tertinggi dalam Kategori Perusahaan dengan Pendapatan di Bawah 1 Triliun

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I (PJT I) pada Rabu 09 Oktober 2024, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak atas penghargaan yang diterima PJT I dalam Penganugerahan Annual Report Award (ARA) bagi Perusahaan dengan Peningkatan  Pengungkapan Tertinggi pada  Kategori Pendapatan di Bawah 1 Triliun. Fahmi menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi tersendiri bagi PJT I untuk semakin meningkatkan kinerja perusahaan serta penerapan prinsip-prinsip governansi dan keberlanjutan dalam penyusunan laporan kinerja tahunan yang lebih baik di tahun-tahun mendatang. Penghargaan ini juga menurut Fahmi menjadi bukti transparansi dan kualitas dalam hal penyajian laporan tahunan. 

Fahmi menambahkan bahwa penghargaan ini juga menjadi bentuk apresiasi kepada manajemen PJT I. Fahmi menyampaikan bahwa Laporan ARA 2023 PJT I mengambil tema Sinergi Terintegrasi untuk Akselerasi Penciptaan Nilai Berkelanjutan yang berfokus pada upaya perusahaan untuk memastikan tercapainya tujuan strategis perusahaan tidak hanya pada jangka pendek tapi jangka panjang yang berkelanjutan. Dengan sinergi serta inovasi berkelanjutan yang dilakukan PJT I diharapkan dapat selalu memberikan nilai positif dalam pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) demi tercapainya ketahanan air di Indonesia. Lebih lanjut penyusunan Laporan PJT I sendiri berkesesuaian dengan tema penghargaan yaitu “Internalizing Integrated Mindset Toward Sustainable Long-Term Value Creation”. 

Ketua Umum Komite Nasional Kebijakan Governansi selaku Ketua Panitia Pengarah ARA 2023, Prof. Mardiasmo menyampaikan bahwa Kegiatan ARA bertujuan untuk mendorong penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan di Indonesia melalui keterbukaan informasi dan praktik pengelolaan pemerintahan berkelanjutan, yang dilakukan melalui penilaian terhadap laporan tahunan dan keberlanjutan perusahaan serta pemberian rekomendasi perbaikan terhadap seluruh peserta ARA. Penilaian sendiri diberikan terhadap keterbukaan informasi laporan tahunan dan laporan keberlanjutan yang sesuai dengan ketentuan dan pedoman yang berlaku dan disajikan secara relevan dan wajar.

Penghargaan diserahkan di Bursa Efek Jakarta 07 Oktober 2024 dan hadir mewakili PJT I untuk menerima penghargaan Kepala Sub Divisi Akuntansi dan Manajemen Bapak Ajib Wisnu Anggoro. “Semoga kami semakin baik kedepannya,”  ujar Fahmi menutup pembicaraan.

————————————————-

Kepala Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

coverrilis

PJT I, Perhutani, dan Pemkab Madiun Kerjasama Kembangkan Wisata Terpadu di Waduk Bening

Perum Jasa Tirta I (PJT I) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) pengelolaan Wisata Waduk Bening. PKS tersebut merupakan kolaborasi bersama dengan Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Saradan dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun.

Kepala Divisi Operasional Bisnis PJT I, Inni Dian Rohani menjelaskan, pihaknya sangat berharap dapat mengembangkan secara berkelanjutan Wisata Waduk Bening agar menjadi tempat rekreasi unggulan di Madiun. “Masih perlu pembenahan, penataan ulang, serta revitalisasi sarana dan pra sarana untuk menuju kesana sehingga dengan adanya kesempatan kerjasama dengan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Madiun dan Perhutani KPH Saradan. Diharapkan dapat segera mewujudkan hal tersebut,” jelasnya, Rabu (17/5/2023).

Dikatakannya, dalam PKS tersebut disepakati bagi hasil pengelolaan wisata Waduk Bening antara ketiga pihak. Para pihak pun bersepakat untuk saling berperan aktif dalam mempromosikan Wisata Waduk Bening. “Setelah terjalin kerjasama perlu dilakukan monitoring serta evaluasi triwulanan atas pelaksanaan kesepakatan tersebut,” ungkal Inni Dian.

Administratur KPH Saradan, Rumhayati mengatakan, tujuan penandatanganan PKS juga untuk optimalisasi potensi sumber daya alam dengan pengembangan wisata alam maupun buatan. “Semoga dapat menaikkan perekonomian daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar obyek wisata Waduk Bening,” harapnya.

Usai penandatanganan PKS beberapa waktu lalu, rombongan Disparpora Kabupaten Madiun dan Perhutani KPH Saradan juga berkesempatan berkeliling Waduk Selorejo dengan perahu. Rumhayati pun mengapresiasi keindahan Waduk Selorejo yang dikelola PJT I. ”Kita bisa mengembangkan potensi wisata Wadung Bening dengan mengadopsi pengembangan seperti yang ada di Waduk Selorejo. Pengelolaannya bagus untuk aktivitas olahraga air,” tambahnya.

Kepala Bidang Pemasaran Disparpora Kabupaten Madiun, Dian Widayanti mengaku siap bekerjasama dengan seluruh instansi dan sektor yang terkait di dalam bidang pengembangan wisata dengan penuh tanggung jawab dan saling menguntungkan. “Kami akan terus berupaya meningkatkan promosi dan penambahan fasilitas umum dan permainan di Waduk Bening,” tuturnya.

Waduk Bening merupakan infrastruktur sumber daya air yang dikelola PJT I di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Waduk Bening telah dikembangkan menjadi tempat rekreasi yang tidak hanya menawarkan keindahan alam namun juga wisata kuliner, camping ground, outbond dan area yang sangat cocok untuk mengadakan event komunitas ataupun outdoor wedding.