WhatsApp Image 2024-10-10 at 13.41.19

DLH Jatim dan PJT I Sepakat Perkuat Tim Patroli Air

Surabaya – Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur, Nurkholis bersama Kepala Divisi Wilayah Sungai Brantas Perum Jasa Tirta I, Hermawan Cahyo Nugroho turut dalam kegiatan Tim Patroli Air Terpadu Provinsi Jawa Timur. Keduanya sepakat untuk ke depan bisa lebih memperkuat Tim Patroli Air dengan menambah sarana prasarana.

Susur sungai untuk identifikasi bantaran dan pencemaran itu digelar, Kamis (3/10/2024). Dimulai dari Desa Cangkir Gresik hingga berhenti di Kampung Geblak Jambangan Surabaya untuk melakukan evaluasi.

Melihat kondisi perahu yang kurang layak, Nurkholis menjanjikan DLH Jatim akan menambah armada perahu untuk Tim Patroli Air. Senada, Hermawan juga menjanjikan hal serupa. “Ya, kami upayakan untuk bisa menambah perahu tahun depan,” kata Hermawan.

Nurkholis menyampaikan harapannya agar Tim Patroli Air Terpadu Jatim lebih meningkat lagi untuk memberikan manfaat pada masyarakat. “Tidak hanya berpatroli maupun pemasangan patok (imbauan bagi warga di bantaran) tapi ada hal yang bermanfaat diberikan pada masyarakat,” kata pria yang juga Pj Bupati Pasuruan tersebut.

Tak hanya menjanjikan adanya penambahan perahu, ia juga meminta agar di jajaran DLH Jatim juga perlu menambah jumlah PPNS Lingkungan Hidup. “Paling tidak setahun ada satu atau dua orang yang bisa disekolahkan untuk menjadi PPNS. Ini juga menjadi hal penting,” tuturnya.

Nurkholis mengusulkan untuk dapat mengetahui pipa pembuangan limbah industri yang berada di dalam air sungai agar diadakan kembali flushing atau penggelontoran di Kali Surabaya. “Kita perlu mengetahui apa saja yang ada di dalam sungai. Termasuk buangan limbah industri dan sampah domestik. Penggelontoran ini tentunya sangat efektif,” ujarnya.

Menanggapi usulan flushing Hermawan menjelaskan, untuk penggelontoran sungai tentunya harus ada kajian studi yang komprehensif terlebih dahulu. “Penggelontoran ini akan banyak dampak yang terjadi. Misalnya banyak bangunan dan rumah di tepi bantaran atau jembatan bisa tergerus aliran air yang sangat deras,” ungkapnya.

Selain itu, pengosongan air di Kali Surabaya juga berdampak pada PDAM dan industri pemanfaat air permukaan tidak bisa berproduksi dalam beberapa hari. “Sektor industri belum tentu memiliki cadangan air untuk produksi. Seperti PDAM Surabaya, jika di Karangpilang dan Jagir tidak produksi, masyarakat Surabaya juga akan terdampak tidak mendapatkan pasokan air bersih dalam beberapa hari,” ujarnya.

Untuk saat ini, lanjutnya, paling efektif dilakukan yaitu pengerukan sungai menggunakan alat berat untuk mengurangi sendimentasi yang tiap tahun selalu bertambah, maupun mengambil eceng gondok. “Jika memang semua pihak keinginan bersama untuk perbaikan atau pengembalian fungsi sungai, ya bertahap harus bisa. Untuk merawat sungai harus memerlukan keterlibatan semua pihak,” katanya

Terlebih, lanjut dia, pihak swasta yang ada di sepanjang sungai yang mengambil air dan membuang limbah belum berkontribusi optimal untuk pelestarian sumber daya air di Kali Surabaya. “Seharusnya Corporate Social Responbility (CSR) mereka juga disalurkan untuk perbaikan dan merawat sungai. Misalnya mengerahkan alat berat untuk mengeruk sedimentasi atau membersihkan sampah sungai di sekitar perusahaan. Jika itu bisa dilakukan, tentunya dengan izin, maka kelestarian Kali Surabaya akan jauh lebih baik,” katanya.

Direktur Konsorsium Lingkungan Hidup, Imam Rochani menambahkan, selama 2024 ini tim menemukan ada beberapa industri yang telah membuang limbah ke Kali Surabaya. Bahkan, ada yang telah masuk proses sanksi administratif, seperti PT Dayasa Aria Prima. Pabrik kertas di Driyorejo Gresik itu diketahui sudah beberapa kali mendapatkan surat peringkatan. “Saat ini Dayasa sudah masuk proses sanksi administratif oleh DLH Jatim,” ungkapnya.

Selain patroli air, Imam menyampaikan bahwa PJT I juga bersedia memfasilitasi identifikasi Kali Surabaya lebih lengkap. “Di luar agenda patroli dalam waktu dekat ini tim akan melakukan identifikasi Kali Surabaya. Tak hanya memantau industri, tapi juga identifikasi bantaran, perahu tambangan sampai titik sampah dan dan saluran drainase,” pungkasnya.


Subdiv Komunikasi Korporat dan Umum PJT I

KODAM

Optimalkan Pengelolaan SDA, Jasa Tirta I Kerjasama dengan Kodam I/ Bukit Barisan

Medan – Perum Jasa Tirta (PJT) I sebagai BUMN pengelola sumber daya air (SDA) di Wilayah Sungai Toba Asahan terus mengoptimalkan kinerja dengan menggandeng mitra strategis. Salah satunya melalui perjanjian kerjasama (PKS) dengan Kodam I/Bukit Barisan (BB). Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PJT I, Fahmi Hidayat dengan Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayor Jenderal TNI Mochammad Hasan. 

Dilanjutkan Penandatanganan Kontrak Kerja (PKK) Tripartit oleh Vice President Regional II PJT I, Lucmanul Chakim bersama Plt Grup Kepala Operasi PLTA PT. Inalum, Dwi Yantho, dan Aster Kodam I/BB, Kolonel Inf Andrian Siregar. PKK tripartit disepakati membahas kegiatan konservasi di area spoilbank pada Wilayah Sungai (WS) Toba Asahan. 

WS Toba Asahan menjadi salah satu wilayah kerja yang diamanatkan pemerintah untuk dikelola PJT I sejak 2014. Sebagai upaya melaksanakan sebagian tugas dan fungsi pengelolaan SDA di WS Toba Asahan, PJT I bermitra dengan shareholder dan stakeholder terkait guna mewujudkan pengelolaan yang efektif dan efisien. 

Fahmi Hidayat menyampaikan, kerjasama bertujuan untuk mengoptimalkan potensi sumber daya para pihak dalam mendukung kinerja para pihak. Khususnya terkait sinergi tugas dan fungsi dalam pengelolaan SDA di WS Toba Asahan. 

“Kerjasama nantinya akan berfokus pada beberapa aspek. Seperti sosialisasi peraturan perundang-undangan, penguatan pembinaan teritorial terkait konservasi SDA. Termasuk di dalamnya penguatan pembinaan teritorial wilaya serta bimbingan teknis SDM,” jelasnya, Senin (30/9/2024). 

Fahmi menyampaikan bahwa penguatan pembinaan teritorial dalam konservasi SDA dilaksanakan dengan cara penanaman pohon. Sedangkan untuk penguatan pembinaan teritorial pada Objek Vital Nasional dalam hal ini Laboratorium Kualitas Air Danau Toba dan WS Sungai Asahan. 

“Harapannya tentu saja dengan adanya kerjasama PJT I dengan Kodam I/BB serta PT Inalum dapat meningkatkan potensi pengelolaan SDA di WS Toba Asahan. Terima kasih kepada Pangdam I/BB beserta jajarannya dalam upaya untuk mewujudkan kehadiran PJT I di Toba Asahan,” ungkapnya. 

Melalui penandatanganan PKK dengan Kodam I/BB dan PT Inalum diharapkannya semua pihak dapat bersama untuk mengawal pelaksanaan kegiatan konservasi di area spoilbank yang disepakati. “Sinergi seluruh pihak terkait semoga selalu terjaga dengan baik kedepannya,” harap Fahmi. 

Mayjen TNI Mochammad Hasan menegaskan bahwa kerja sama tersebut dilakukan guna memperkuat sinergi antara TNI AD dan kedua perusahaan negara tersebut. “Kerja sama ini penting untuk mengamankan objek vital nasional dan pemberdayaan wilayah pertahanan sesuai konsep sistem pertahanan semesta,” ujarnya. 

Jenderal bintang dia itu berharap dengan kolaborasi yang dilakukan dapat menjaga dan mengelola sumber daya alam demi kesejahteraan bangsa. “Melalui kerja sama ini, kami ingin menciptakan situasi yang kondusif bagi kegiatan usaha dan meningkatkan efektivitas penanganan masalah aset di wilayah kerja,” imbuhnya. 

—-

Subdiv Komunikasi Korporat dan Umum PJT I

Waduk Kedungombo

Jasa Tirta I Tebar Bibit Ikan dan Tanam Pohon di Waduk Kedungombo

Grobogan – Perum Jasa Tirta (PJT) I melalui Divisi Wilayah Sungai Jratun Seluna melakukan program sosialisasi pelestarian lingkungan di Waduk Kedungombo, Grobogan. Acara diawali dengan seremoni penyebaran bibit ikan dan penanaman pohon bersama mitra dan stakeholder perusahaan. 

Direktur Operasional PJT I, Milfan Rantawi mengatakan, kegiatan yang dilakukan di DAS Serang tersebut merupakan kegiatan rutin yang tentunya akan terus dilakukan. Adapun ikan yang ditebar sebanyak 10.500 ekor dengan jenis nila dan nilem. 

Selain itu juga dilakukan penanaman 2.000 batang pohon jenis Alpukat Aligator. Lokasi penanaman di Hulu Sungai Serang tepatnya di Arboretum Boyolalu dan Dusun Jlarem Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali. 

“Kegiatan ini sebagai upaya memberdayakan masyarakat agar dapat terlibat aktif menjaga kelestarian lingkungan. Kami bersinegri dengan PT PLN Indonesia Power. Kita tidak bisa sendiri untuk mengelola dan menjaga SDA, sinergi bersama dengan stakeholder dan shareholder terkait tentunya diperlukan,” jelas Milfan, Senin (30/9/2024). 

Ia berharap kesadaran semua pihak dapat tumbuh untuk menjaga kelestarian sumber daya air (SDA) terutama di Waduk Kedungombo. “Kolaborasi lintas sektor semoga dapat ditingkatkan agar kita dapat menjaga kelestarian SDA dari hulu hingga hilir,” harapnya. 

Hadir sebagai narasumber yakni Rahmad Junaidi, Akademisi Fakultas Teknik UIN Sunan Ampel Surabaya. Rahmad menjelaskan tentang strategi pengendalian sedimen yang dapat dilaksanakan melalui metode konservasi tanah dan air. 

Kegiatan itu dilakukan dengan cara menerapkan rehabilitasi serta reklamasi. “Adapun kita semua berkewajiban untuk melaksanakan konservasi tanah dan air sesuai dengan Undang-Undang Nomor 37 tahun 2024. Hal lain yang dapat kita laksanakan adalah melakukan pengelolaan sampah baik dalam skala individu, kawasan, hingga kota,” ujarnya. 

Proses sosialisasi, penebaran ikan dan penanaman bibit pohon juga mengundang Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana, PT PLN Indonesia Power, dan UPB Kedungombo BBWS Pemali Juana. Perwakilan dari Pemkab Grobogan turut hadir dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Peternakan dan Perikanan. Hadir pula Dinas Petenakan dan Perikanan Kabupaten Sragen, Kepala Pusat Kajian, LKFT Fakultas Teknik UGM, Perum Perhutani, Forkopimnda, serta perwakilan kelompok masyarakat. 

—-

Subdiv Komunikasi Korporat dan Umum PJT I

CNN

PJT I Raih Penghargaan Outstanding Digital Transformation for Better Public Service Quality

Surabaya – Perum Jasa Tirta I (PJT I) meraih penghargaan Outstanding Digital Transformation for Better Public Service Quality. Penghargaan dalam ajang CNN Indonesia Awards ke-7 tersebut diserahkan oleh Direktur Transmedia, Warnedy kepada Sekretaris Perum Jasa Tirta I, Wahyu Dutonoto di Surabaya. 

“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi buah dari upaya berbagai transformasi digital yang dilakukan PJT I. Apresiasi dari media seperti CNN Indonesia ini juga menambah semangat perusahaan untuk terus mengembangkan inovasi dan prestasi sesuai visi perusahaan, yakni Menjadi Perusahaan Pengelola Sumber Daya Air Nasional Kelas Dunia,” kata Direktur Utama PJT I, Fahmi Hidayat, Jumat (27/9/2024). 

Fahmi menjelaskan, penghargaan yang diterima juga menambah motivasi bagi PJT I  untuk terus berupaya melakukan transformasi berkelanjutan untuk memberikan pelayanan terbaik kedepannya. “Kami menyadari bahwa di masa mendatang digitalisasi sistem mutlak dilaksanakan demi peningkatan layanan prima,” jelasnya. 

Menurutnya, Command Center yang dimiliki menjadi sarana melakukan pemantauan secara realtime. Bukan hanya kuantitas namun juga kualitas dan kontinuitas sumber daya air. “Dengan adanya sistem Aquarius, kami juga bisa melakukan forecasting kondisi hidrologi di wilayah kerja PJT I,” tuturnya. 

Berbagai aplikasi yang terintegrasi milik PJT I seperti Smart Water Management System menjadi Decision Support System dalam mitigasi risiko atas kemungkinan terjadinya bencana banjir dan kekeringan, serta bencana lain terkait air. “Serangkaian pengembangan teknologi informasi komunikasi dan digitalisasi tetap akan kami terus lakukan, karena zaman akan terus berkembang dan dalam mengelola SDA, maka kami tetap harus beradaptasi,” ungkapnya. 

Perlu diketahui, PJT I merupakan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA). PJT I mengalami berbagai transformasi digital untuk terus tumbuh dan berkembang. Mulai dari pendirian Command Center sebagai bentuk digitalisasi sistem pemantauan hidrologi dan kualitas air di seluruh wilayah kerja perusahaan atau smart water management system secara real time. 

PJT I juga menerapkan sistem Enterprise Resources Planning (ERP) yang merupakan sistem digitalisasi proses bisnis perusahaan. Transformasi digital ini menjadi bentuk keseriusan PJT I menghadirkan beragam inovasi untuk terus bertahan, bersaing dalam mengembangkan bisnis perusahaan, dan mengutamakan kepuasan pelanggan. 

—-

Subdiv Komunikasi Korporat dan Umum PJT I

Kolaborasi Jasa Tirta I, JKPKA dan UM Tingkatkan Kompetensi Guru melalui Pelatihan Pembuatan Modul Ajar Pemantauan Kualitas Air

Bertempat di Selorejo Hotel & Resort, 14-15 September 2024 dilaksanakan kegiatan Workshop Pembuatan Modul Ajar Pemantauan Kualitas Air bagi Guru Anggota JKPKA dengan tema “Integrasi Pembelajaran Multidisiplin untuk Pemantauan Kualitas Air : Mempersiapkan Generasi Penerus Peduli Sumber Daya Air dalam Implementasi Kurikulum Merdeka”. Kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi dari Jasa Tirta I, Jaring-Jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (JKPKA) dan Universitas Negeri Malang (UM). Kegiatan dua hari diisi dengan workshop di hari pertama dilanjutkan dengan praktik lapangan di sungai bersama. 

Membuka acara secara daring, VP Perencanaan, Teknologi Informasi dan Infrastruktur Sumber Daya Air (SDA) Bapak Erwando Rachmadi yang menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh peserta yang hadir tanpa terkecuali. Beliau menjelaskan bahwa PJT I sangat mendukung penuh terselenggaranya kegiatan ini dimana kerjasama PJT I dengan JKPKA telah berlangsung lebih dari 27 tahun. Sinergi dalam pelestarian SDA semoga selalu terjaga dan PJT I berharap lebih banyak lagi guru dan generasi muda yang mengenal JKPKA dan bergabung menjadi anggota JKPKA agar bisa saling berkomunikasi dan bekerjasama meningkatkan kesadaran menjaga lingkungan dan memecahkan isu-isu permasalahan lingkungan. 

Pada kegiatan hari pertama, disampaikan pemaparan materi dari 2 narasumber yaitu tentang pemantauan kualitas air secara Fisika, Kimia, Biologi dan Geografi yang disampaikan oleh Ibu Istri Setyowati, M.Pd dari Koordinator Wilayah Brantas JKPKA. Sedangkan materi kedua pada kegiatan hari pertama disampaikan Ibu Ferryati Masitoh, M.Si. yang merupakan dosen UM. Selanjutnya setelah pemaparan para narasumber, para peserta guru diajak menyusun modul bersama Ibu Yuli Chasanah, M.Pd dari Kooordinator Wilayah Bengawan Solo JKPKA. 

Kegiatan hari kedua diawali dengan paparan dari Koordinator Pusat JKPKA Bapak Sutriyat S.Pd. sebagai persiapan sebelum para peserta perwakilan dari Wilayah Sungai (WS) Brantas, Bengawan Solo dan Toba Asahan yang berjumlah 61 guru terjun ke lapangan. Para guru akan melakukan kegiatan pemantauan air dari berbagai disiplin ilmu mulai biologi, kimia, fisika dan geografi di Sungai Konto. Hasil dari kegiatan nantinya akan menjadi materi pembelajaran dan laporan bersama JKPKA dan PJT I.  

Dihubungi Selasa 17 September 2024, Direktur Utama PJT I, Bapak Fahmi Hidayat menyampaikan apresiasinya kepada pihak-pihak yang turut serta bersama melakukan pelestarian SDA. “Dapat dilihat bahwa Kami tidak sendiri, akademisi juga kami ajak kolaborasi dalam upaya pelestarian Sumber Daya Air.  Kolaborasi bersama PJT I – JKPKA – UM yang telah terjalin selama 27 tahun  menjadi salah satu best practice upaya pemberdayaan masyarakat yang dilakukan PJT I dalam upaya mempertahankan keberlanjutan Sumber Daya Air.” ungkap Bapak Fahmi.  

Kerjasama PJT I dengan JKPKA terjalin sebagai upaya mengedukasi dan mengajak banyak pihak agar lebih peduli terhadap sungai dan lingkungan pada umunya. “Peran guru sangat penting dalam pendidikan lingkungan, sehingga workshop hari ini diharapkan dapat menghasilkan menghasilkan modul ajar yang dapat diaplikasikan di sekolah dan mampu membentuk generasi penerus yang peduli dan bertanggung jawab terhadap keberlanjutan sumber daya air,” ujar Bapak Fahmi menutup pembicaraan.

——————————————————————

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KNF

Karya Nyata Festival Jawa Timur, TJSL PJT I Gandeng Mitra Binaan Pamerkan Produk Unggulan

Sub Divisi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dan Environmental, Social, and Governance PJT I menunjukkan komitmen untuk bersinergi dengan BUMN lainnya dalam mendukung kemajuan UMKM di Indonesia dengan ikut meramaikan kegiatan Karya Nyata Festival Vol.10 di Kota Batu. Rangkaian acara KNF Vol.10 Kota Batu yang diselenggarakan mulai Sabtu 31 Agustus hingga Minggu 1 September 2024 yang diinisiasi oleh Rumah BUMN Jawa Timur sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan UMKM terutama di Jawa Timur.

Acara dibuka oleh Staf Khusus III Menteri BUMN Bapak Arya Sinulingga yang menyampaikan komitmen Kementerian BUMN dalam mendukung pertumbuhan UMKM secara berkelanjutan. “Jika BUMN besar, maka UMKM juga harus besar,” tegasnya. Lebih lanjut Arya menambahkan bahwasanya kegiatan ini menjadi wadah bagi UMKM untuk memasarkan produk unggulan mereka secara langsung. “Dengan terciptanya pasar maka dapat mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujarnya. 

Pada kegiatan dimaksud Bapak Arya Sinulingga mengunjungi booth PJT I untuk melihat produk mitra binaan serta produk unggulan yang ditampilkan. Kepala Sub Divisi Pengelolaan TJSL dan ESG PJT I saat menerima kunjungan Pak Arya menyampaikan terima kasih atas upaya Kementerian BUMN mengangkat mitra binaan serta menyampaikan dukungan penuh PJT I akan terus dilakukan untuk kegiatan serupa kedepannya. “Kegiatan ini menjadi upaya untuk dapat mengangkat citra mitra binaan BUMN termasuk didalamnya binaan PJT I,” ujar Andriana. 

UMKM binaan hadir dalam kegiatan yaitu Kripik Tempe Mispan dan Pempek Tekwan “Pak Pong”. Acara KFN Volume 10 di Batu menjadi kesempatan menjadi bertemu banyak calon pelanggan. “Kami mempunyai outlet store offline, dan dengan adanya kegiatan ini dapat menjemput bola bertemu dengan pelanggan sekaligus menginformasikan lokasi penjualan baik untuk offline maupun online untuk camilan khas Malang ini, ” ujar Mispan.

Sekretaris Perusahaan PJT I, Bapak Wahyu Dutonoto yang akrab disapa Totok menyampaikan bahwa dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan penjualan produk UMKM. “Kegiatan ini diharapkan juga dapat menjadi ajang promosi produk lokal serta eksplorasi pasar baru,” ujar Totok. Selain memamerkan produk unggulan mitra binaannya, PJT I juga memanfaatkan momen ini untuk memperkenalkan diri sebagai salah satu BUMN pengelola SDA di Indonesia. Produk air minum dalam kemasan bermerek ASA serta informasi tentang pariwisata yang dikelola PJT I pun turut dipamerkan dan mendapat sambutan hangat dari para pengunjung. “Kedepannya tentunya kami berharap lebih banyak produk yang dapat kami bawa sehingga PJT I baik mitra binaannya maupun produknya semakin dikenal masyarakat, “ujarnya menutup percakapan. 

—————————————————–

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

Gathering Selorejo, Perayaan HUT RI sekaligus Diskusi Terbuka bersama Insan PJT I

Gathering Selorejo, Perayaan HUT RI sekaligus Diskusi Terbuka bersama Insan PJT I

Dalam rangka merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-79, Perum Jasa Tirta I (PJT I) menggelar giat Employee Gathering di Selorejo Hotel dan Resort. Selain sebagai peringatan HUT RI ke-79, acara yang diselenggarakan 19-20 Agustus 2024 ini bertujuan mempererat kebersamaan, menumbuhkan semangat berkompetisi dan menjunjung tinggi sportivitas serta sebagai upaya meningkatkan kompetensi insan PJT I utamanya terkait teknologi serta pemahaman seputar isu-isu terkini perusahaan.

Acara hari pertama, dibuka dengan workshop yang diawali dengan sambutan dari Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat. “Kegiatan ini merupakan wujud syukur kita terhadap kemerdekaan yang telah diraih negara kita tercinta.,” ujar Bapak Fahmi membuka acara. Beliau menyampaikan tentang perlunya seluruh insan PJT I untuk bersemangat dalam menjalankan estafet pengelolaan SDA dan bersiap dengan tambahan penugasan yang diberikan pemerintah. “Tantangan ke depan dalam pengelolaan SDA pasti ada, namun kita harus yakin berbekal pengalaman yang kita miliki kita bisa menyelesaikan apapun yang menjadi kendala dalam upaya menjalankan penugasan kita,” ungkap Bapak Fahmi. Beliau menyampaikan hal tersebut sejalan dengan upaya optimalisasi pengelolaan Sumber Daya Air di wilayah sungai yang belum dikelola PJT I oleh Kementerian PUPR. Seluruh insan PJT I diminta untuk siap menghadapi penambahan penugasan dari pemerintah. Beliau mengingatkan bahwa pengelolaan SDA memegang peranan penting dalam menciptakan kemakmuran.

Acara hari pertama dimulai dengan workshop. Dua pemateri mengisi acara tersebut, yang pertama yaitu Vice President Pengembangan Bisnis Bapak Didik Ardianto yang menyampaikan tentang pengembangan wilayah kerja PJT I. Dalam paparannya Bapak Didik menjelaskan tentang pengelolaan WS yang menjadi wilayah kerja PJT I. Disampaikan pengelolaan yang dilakukan oleh PJT I adalah bentuk optimasi dimana anggaran yang digunakan berasal dari Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA) yang diperoleh dari pemanfaat. Beliau juga menyampaikan potensi pengembangan WS lainnya yang telah disampaikan kepada stakeholder terkait. Adapun pemateri selanjutnya adalah Asistant Vice President- Head of B2B East Regional Solution Indosat, Bapak Muzakir Adi yang menyampaikan tentang Smart Office Solutions. Dalam paparannya beliau memaparkan tentang penggabungan teknologi dan tata ruang yang tepat dapat menunjang kegiatan perkantoran. Efisiensi, efektivitas serta keterhubungan dalam lingkup pekerjaan.

Acara hari pertama ditutup dengan acara Bisik Manja yaitu Bincang Asik Malam Jasa Tirta dengan tiga direksi hadir untuk menjawab pertanyaan insan PJT I.

Kegiatan hari kedua diawali dengan senam bersama dan dilanjutkan dengan jalan sehat menyusuri eksotisme waduk Selorejo di pagi hari. Selepas itu insan PJT I bersama-bersama melakukan outbond yang melatih ketangkasan dan kekompakan. Seluruh insan PJT I ikut serta termasuk jajaran direksi.

Kamis 22 Agustus 2024, Direktur Keuangan, Pengelolaan Sumberdaya dan Manajemen Risiko Bapak Mukhamad Taufiq menyampaikan bahwa kegiatan ini secara umum dilaksanakan untuk memeriahkan peringatan HUT RI ke-79 dan secara khusus menjadi ruang diskusi terbuka bersama di lingkup PJT I. Diskusi terbuka, pembahasan dengan manajemen hingga kegiatan outbond dilaksanakan untuk semakin mendekatkan jajaran manajemen dengan seluruh insan PJT I. Kegiatan ini harapannya dapat dilaksanakan lagi kedepannya untuk semakin merangkul seluruh insan PJT I tentunya. Peningkatan kapasistas SDM dilaksanakan dimana kegiatan melibatkan karyawan lama hingga para karyawan Gen Z yang ada di PJT I. Semoga manfaat kegiatan dapat meningkatkan ilmu.dan wawasan dan karyawan terkait isu-isu PJT kontemporer, ujarnya menutup percakapan.

——————————————————
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

TJSL Jasa Tirta I Ikutkan Mitra Binaan pada Surabaya Great Expo 2024

TJSL Jasa Tirta I Ikutkan Mitra Binaan pada Surabaya Great Expo 2024

Sub Divisi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dan Environmental Social Government (ESG) Perum Jasa Tirta (PJT) I turut serta menyemarakkan acara Surabaya Great Expo (SGE) di Grand City Surabaya pada 14-18 Agustus 2024. Pada kegiatan ini Sub Divisi TJSL & ESG PJT I mengikutsertakan mitra binaan unggulannya agar dapat semakin dikenal luas oleh masyarakat.

Tiga mitra binaan unggulan Sub Divisi TJSL & ESG PJT I yaitu mitra turut lurik, Kopi Wonogiri dan Manik-Manik Jombang memperkenalkan produk-produknya di booth pameran PJT 1. Selain mitra binaan TJSL, air dalam kemasan produksi PJT I dengan merek ASA turut meramaikan keterlibatan PJT I dalam mendukung pengembangan potensi UMKM.

Nurwakit sebagai salah satu mitra binaan yang hadir menyampaikan terima kasihnya kepada PJT I. Nurwakit merupakan salah satu binaan yang bergelut pada usaha pembuatan manik-manik. Produk Nurwakit terbilang unik karena material pembuatannya berasal dari pecahan piring. “Kami memanfaatkan limbah pecahan piring yang diolah dengan pemanasan untuk menghasilkan manik-manik”, ujarnya. Lebih jauh Nurwakit menyampaikan bahwa pihaknya dulu juga pernah diajak oleh Sub Divisi TJSL & ESG PJT I untuk mengikuti pameran di Malaysia. Nurwakit menyampaikan bahwa PJT I melakukan pembinaan kepada para Mitra Binaan agar dapat naik kelas dengan penyelenggaraan pelatihan-pelatihan. “PJT I benar-benar membantu mitranya untuk berkembang dan dikenal secara luas,” ungkap Nurwakit.

Milfan Rantawi selaku Direktur Operasional PJT I menyampaikan bahwa kegiatan ini rutin diikuti oleh PJT I. “Selain untuk mengenalkan produk mitra binaan. Tujuannya tentu memperluas pangsa pasar produk mitra serta AMDK produksi PJT I yaitu ASA,” ujar Milfan. Harapan beliau semakin banyak mitra binaan yang dapat diikutsertakan dalam pameran yang diikuti PJT I. “Keikutsertaan mitra binaan PJT I ini menjadi salah satu upaya penguatan pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan UMKM, “ujarnya menutup pembicaraan.

——————————————————————

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

 

Ngebel

Peringati Hari Konservasi Alam 2024, Jasa Tirta I Laksanakan Kegiatan Penebaran Benih Ikan

Komitmen Perum Jasa Tirta I dalam pengelolaan SDA terus diperlihatkan utamanya Agustus ini pada Hari Konservasi Alam Nasional. Sebagai upaya untuk menjaga perairan ekosistem, PJT I mellakukan serangkaian kegiatan penebaran benih ikan di tiga lokasi strategis pada minggu pertama dan minggu kedua bulan Agustus 2024. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Divisi Jasa Air (DJA) WS Brantas dan DJA Bengawan Solo. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan mendukung keberlanjutan sumber daya air (SDA) di wilayah operasionalnya.

Kegiatan diawali dengan penebaran bibit ikan pada 1 Agustus 2024 oleh DJA WS Brantas melalui Sub Divisi Pengelolaan SDA WS Brantas 2. Pada kegiatan dimaksud dilakukan penebaran 20.000 bibit ikan nila di Waduk Bening. Tujuannya adalah menambah stok ikan dan untuk melestarikan ekosistem.

Selanjutnya, pada 6 Agustus 2024, DJA WS Brantas melalui Sub Divisi Pengelolaan WS Brantas 1 melaksanakan penebaran 110.000 ekor benih ikan di Waduk Sutami. Penebaran ini terdiri dari 65.000 ikan tombro, 15.000 ikan haruan, dan 30.000 ikan bandeng. Kegiatan ini dilaksanakan bersama dengan PT PLN Nusantara Power (PT. PLN NP). Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara PJT I dengan PT PLN Nusantara Power untuk menjaga kelestarian SDA. Kegiatan ini merupakan bagian dari Perjanjian Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (PJPSDA)  antara PJT I dan PT PLN NP .

Pada kegiatan di Bendungan Sutami, PJT I juga mengundang siswa-siswi SDN Sumberpucung 03, yang diajak untuk ikut serta dalam upaya pelestarian lingkungan. Para siswa dan siswi diajak ikut serta dalam kegiatan penebaran bibit ikan. Siswa dan siswi yang hadir sekaligus mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga ekosistem perairan.

Selanjutnya pada 7 Agustus 2024, melalui DJA Bengawan Solo PJT I juga melaksanakan sosialisasi pengendalian karamba di Telaga Ngebel, Ponorogo disertai dengan kegiatan penebaran 30.000 ekor ikan tawes. Pada kegiatan dimaksud, PJT I tidak hanya memberikan edukasi kepada para petani keramba tapi juga melakukan penebaran bibit ikan untuk menjaga ekosistem air di Telaga Ngebel.

Rabu, 14 Agustus 2024, Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa PJT I akan terus berupaya untuk menjaga kelestarian SDA, dan kegiatan penebaran bibit ikan menjadi salah satu upaya yang dilakukan. Kegiatan tidak hanya melibatkan stakeholder terkait, namun juga diupayakan dapat berdampak positif baik bagi masyarakat maupun generasi muda. Harapannya kegiatan dimaksud dapat lebih banyak penyelenggaraannya untuk kedepannya, dan tentunya  hal dimaksud memerlukan dukungan bersama semua pihak. “Karena pada dasarnya untuk mengelola SDA kami tidak bisa sendiri, dukungan semua pihak mutlak diperlukan,” ujar Milfan menutup pembicaraan

——————————————————-

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

Empat Tahun

Lima Tahun Erick Thohir: Jasa Tirta I Tekankan Pentingnya Implementasi Budaya AKHLAK

Menyadari bahwa implementasi AKHLAK, tata nilai budaya perusahaan yang dicetuskan oleh Kementerian BUMN, sebagai hal fundamental baik bagi perusahaan maupun bagi karyawannya, Jasa Tirta I selenggarakan kegiatan sebagai peringatan 4 tahun implementasi AKHLAK sebagai Core Values SDM Grup dengan mengadakan kegiatan seminar yang diikuti seluruh insan PJT I Group pada Senin 29 Juli 2024.

Seminar dengan tajuk “AKHLAK sebagai Pondasi BUMN untuk Pertumbuhan Kinerja Berkelanjutan dan Pelayanan yang Semakin Baik” diselenggarakan secara hybrid dan berpusat di Kantor Pusat PJT I di Malang. Acara ini menjadi salah satu dari rangkaian acara yang merupakan bagian dari Perayaan 4 Tahun AKHLAK sebagai Core Values BUMN. Sebelumnya PJT I telah melaksanakan survey implementasi AKHLAK dan untuk menyemarakkan kegiatan juga telah menyelenggarakan Lomba Video A Day in My Life with AKHLAK.

Dalam kegiatan peringatan Puncak 4 Tahun AKHLAK di BUMN kegiatan diisi oleh materi oleh narasumber Bapak Muhammad Yusron Shidqi, M.Ag yang membahas tentang “Penguatan AKHLAK BUMN” dengan moderator Vice President Sumber Daya Korporat Bapak Setiyantono. Gus Yusron selaku Pengasuh Pondok Pesantren Al Hikam Depok memaparkan terkait Penguatan Implementasi Akhlak SDM BUMN untuk mengatasi gap generation karyawan BUMN yaitu Babyboomers, Gen X, dan Gen Z.

Dalam pemaparan oleh Gus Yusron, disampaikan bahwasanya ada perbedaan generasi sehingga perlu adanya strategi yang diterapkan untuk menghadapi hal-hal yang mungkin muncul. Strategi tersebut adalah dengan melakukan pengenalan terhadap diri kita dan berupaya memahami orang lain. Selain itu, perlu upaya untuk menerima perbedaan karakter tiap generasi. Sebagai insan BUMN kita juga harus berupaya untuk belajar strategi komunikasi lintas generasi dan perlu untuk semakin menguatkan pemahaman diri kita atas agama yang kita anut. Terakhir beliau menyampaikan agar kita semua tidak lupa untuk selalu bersyukur.

Direktur Keuangan, Pengelolaan Sumber Daya, dan Manajemen Risiko Bapak Mukhamad Taufiq menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menguatkan komitmen tentang pentingnya implementasi AKHLAK. Harapannya bahwa nilai-nilai AKHLAK yaitu Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, dan Adaptif dapat diterapkan dengan sebaik-baiknya dalam keseharian seluruh Insan PJT I Group.

Dihubungi Rabu 31 Juli Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat menyambut baik pelaksanaan seminar ini. Beliau menyampaikan bahwa beliau memilih mengundang Gus Yusron bukan tanpa alasan. “Beliau dianggap sebagai salah satu pemuka agama muda yang memiliki pandangan baik dari sisi agamis maupun keilmuan,” ujar Bapak Fahmi. Gus Yusron membuka pemahaman baru bagi Insan PJT I Grup utamanya tentang bagaimana menyikapi gap yang muncul antar generasi. “Harapannya ke depan, kita semua dapat meneladani implementasi AKHLAK, dengan menghargai toleransi kepada seluruh pihak tanpa memandang dari generasi manapun,” ujar Fahmi menutup percakapan.

——————————————————-

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

Jasa Tirta I Rayakan Hari Anak Nasional dan Hari Sungai, Undang Siswa Usia Dini ke Taman Pendidikan Lingkungan

Jasa Tirta I Rayakan Hari Anak Nasional dan Hari Sungai, Undang Siswa Usia Dini ke Taman Pendidikan Lingkungan

Dalam peringatan Hari Anak Nasional dan Hari Sungai Nasional, Rabu 31 Juli 2024 Jasa Tirta I mengundang siswa-siswi Taman Kanak-Kanak yang berlokasi di sekitar Taman Pendidikan Lingkungan (TPL) sebagai upaya untuk meningkatkan kepedulian lingkungan sejak dini. Lebih dari 75 anak-anak usia dini didampingi oleh guru-guru hadir mengikuti serangkaian acara diantaranya edukasi pencegahan banjir, lomba mewarna, TPL tour, menanam buah dalam pot. TPL yang dimiliki oleh PJT I  merupakan area konservasi pembibitan, dimana masyarakat maupun berbagai instansi dapat mengajukan permintaan bibit untuk konservasi dengan mengirimkan surat permohonan secara resmi.

Acara diawali dengan edukasi peduli lingkungan melalui eksperimen pencegahan banjir oleh tim PJT I serta informasi singkat tentang TPL PJT I. Para peserta diajarkan mengenai pentingnya air hingga pentingnya  kita semua turut berperan dalam menjaga air. Langkah kongkrit untuk menjaga lingkungan bisa dilakukan mulai dari diri sendiri yakni dengan membuang sampah pada tempatnya, menanam pohon di sekitar rumah dan menjaga kebersihan sungai. Peserta kegiatan selepas mewarnai diajak untuk menyusuri TPL dan belajar tanaman buah dalam pot (tabulampot) serta cara menanam.

Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat menyampaikan bahwa kegiatan hari ini yang merupakan gabungan peringatan Hari Anak Nasional dan Hari Sungai Nasional, mengusung tema “Merawat Lingkungan: Wariskan Kepedulian untuk Masa Depan”. Kegiatan ini diharapkan dapat memupuk kepedulian anak sejak usia dini. “Anak kecil menjadi aset bagi kita semua, karena pengelolaan lingkungan dan Sumber Daya Air (SDA) nantinya akan kita serahkan kepada mereka,” ujar Bapak Fahmi.

Fahmi menyampaikan bahwa perayaan hari ini cukup sederhana, dimana PJT I mengundang 3 TK yang berada di sekitar kantor yaitu TK Tunas Rimba Perhutani, TK NU 16, dan TK Dian Agung untuk bersama belajar dan bermain di TPL. “Kami berupaya mengenalkan kecintaan akan lingkungan dengan bahasa yang sederhana,” ungkap Fahmi.

Menutup percakapan Fahmi menyampaikan harapan agar acara hari ini dapat menjadi kenangan tersendiri bagi siswa dan siswi yang hadir. “Semoga mereka ingat bahwa mereka pernah bermain dan belajar bersama PJT I tentang pentingnya merawat lingkungan untuk masa depan kita bersama,”ujarnya.

——————————————————

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

Bantuan bendo

Jasa Tirta I Serahkan Bantuan Sarana Sanitasi di Desa Bendo Tulungagung

Implementasi pelaksanaan Program Prioritas di Bidang Lingkungan, Jasa Tirta I serahkan bantuan sarana sanitasi bagi masyarakat di Desa Bendo, Tulungagung. Kegiatan ini menjadi salah satu program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PJT I. Latar belakang pemberian bantuan adalah masih adanya masyarakat yang membuang hajatnya di kali Ngasinan. Kegiatan TJSL PJT I merupakan program triwulan II kegiatan PJT I yang disalurkan pada Senin 29 Juli 2024. Penyaluran dilakukan secara langsung oleh tim TJSL PJT I.

Bantuan sarana sanitasi merupakan salah satu bentuk penyaluran TJSL Community Involvement and Development (CID) dengan tujuan memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Bantuan ini menjadi salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dimana kegiatan yang dilakukan PJT tidak hanya sebatas pelayanan kepada pemanfaat dan masyarakat tapi juga berdampak positif kepada kehidupan masyarakat.

Selaku Direktur yang membawahi TJSL PJT I Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa PJT I selaku BUMN berbentuk Perum memberikan pelayanan terbesar kepada masyarakat dalam hal ini irigasi kepada petani secara gratis. Pembayaran diterima dalam hal ini dari Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA) dari pemanfaat komersil. Kami mengelola pendapatan yang kami peroleh untuk kemudian juga diberikan bantuan kepada masyarakat sesuai dengan pedoman Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-1/MBU/03/2023 tentang Penugasan Khusus dan Program TJSL BUMN.

“Kegiatan TJSL yang dilakukan oleh PJT I merupakan kewajiban dari BUMN yang kemudian juga diikuti oleh pihak swasta. Kegiatan yang dilaksanakan merupakan upaya untuk mendukung upaya pemerintah untuk melaksanakan perbaikan yang sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) 2023. Bantuan sanitasi dalam hal ini jambanisasi merupakan upaya untuk menghadapi tuntutan masyarakat dunia akan kualitas hidup yang lebih baik,” ujar Milfan. Harapannya kesehatan dan kebersihan masyarakat terutama yang berada di Desa Bendo, Tulungagung yang belum memiliki sarana sanitasi layak dapat meningkat. “Semoga bantuan ini dapat membantu dan tentunya bermanfaat serta kedepannya semakin luas dampak positif dari kegiatan TJSL yang dilakukan oleh PJT I,” tutup Milfan mengakhiri percakapan.

——————————————————-

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

pak dhoni

Hari Sungai Nasional 2024, Jasa Tirta I Lakukan Sosialisasi dan Ikut Giat Lestarikan Lingkungan

Juli ini sejumlah kegiatan telah dilaksanakan oleh Jasa Tirta I sebagai upaya untuk menjaga kelestarian SDA dan memperingati Hari Sungai Nasional 2024. Awal Juli, PJT I ikut serta dalam diskusi interaktif bersama jurnalis, praktisi lingkungan di Kantor PJT I Gunung Sari. Dalam kegiatan dimaksud perwakilan PJT I menyampaikan tentang upaya PJT I menjaga kelestarian sungai melalui patroli air dan konservasi. Kegiatan diikuti oleh Supervisor Sub Divisi Operasi dan Pemeliharaan Brantas III, bersama dengan Direktur Konsorsium Lingkungan  Hidup, Koordinator Forum Jurnalis Peduli Sungai dan Koordinator Garda Lingkungan Jawa Timur berdiskusi bersama upaya yang dilakukan untuk memelihara Kelestarian Sungai. 

Dalam diskusi disampaikan bahwa patroli air bersama berbagai stakeholder terkait merupakan salah satu cara PJT I untuk melakukan pemantauan kondisi sungai. PJT I tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penindakan dan hasil dari patrol air nantinya dilaporkan kepada pihak berwenang untuk tindak lanjut. Sebagai operator PJT I berupaya untuk dapat membantu melakukan pengawasan sebaik-baiknya bersama dengan seluruh pihak terkait. Di sisi lain kegiatan yang dilakukan untuk menjaga kelestarian sungai adalah dengan kegiatan konservasi. PJT I secara rutin melakukan penanaman bibit tanaman menggunakan Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA) yang dibayarkan oleh pemanfaat. Dalam diskusi juga disampaikan harapan agar masyarakat juga dapat menjaga sungai dengan tidak membuang sampah ke sungai. Harapannya seluruh stakeholder bersama-sama dapat menjaga sungai tetap lestari.

Kegiatan lain yang diikuti adalah PJT I adalah turut serta komunitas peduli lingkungan yaitu Sapu Bersih Nyemplung Kali (Sabers Pungli) pada 14 Juli 2024 di Kali Tledung. Pada kegiatan ini ikut serta Kepala Sub Divisi Operasi dan Pemeliharaan Brantas I, Bapak Dony Trio Prabowo, beserta tim. Adapun selain kegiatan bersih-bersih sungai, kegiatan ini juga mengagendakan pemasangan trash barrier, edukasi pengolahan sampah organik, edukasi game bersih sungai dan kampanye sungai bersih dari sampah. “Kegiatan tidak hanya terfokus pada pembersihan sungai, namun juga bersama mengedukasi masyarakat melalui games interaktif dan juga kegiatan sosialisasi”, ujar Dony. Kegiatan yang dilaksanakan juga melibatkan masyarakat Desa Sidomulyo dan komunitas peduli lingkungan, termasuk warga sekitar, komunitas pecinta lingkungan, serta para relawan.

Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi dihubungi pada Minggu 28 Juli 2024 menyampaikan bahwa PJT I mendukung serangkaian kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan stakeholder dan shareholder  untuk memperingati Hari Sungai Nasional 2024 dari 13-28 Juli 2024. “Serangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Kelompok Sadar Wisata Kota Malang mendapatkan dukungan melalui Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum, dimana hal ini merupakan salah satu pilar pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan Sumber Daya Air,” ujar Milfan. Kegiatan dibuka di Arboretum Sumber Brantas dengan pelaksanaan kegiatan seremoni pada 13 Juli 2024. Kegiatan berakhir di Kelurahan Jodipan pada28 Juli 2024. Disampaikan oleh Milfan bahwa melalui kegiatan sosialisasi dan keterlibatan aktif PJT I, diharapkan dapat meningkatkan kepedulian dan keaktifan masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai, serta mendukung upaya pelestarian lingkungan

 ——————————————————-

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

Dukungan untuk Masyarakat, TJSL PJT I Serahkan Bantuan IPAL Biogas bagi Peternak Sekitar Waduk Wonorejo

Dukungan untuk Masyarakat, TJSL PJT I Serahkan Bantuan IPAL Biogas bagi Peternak Sekitar Waduk Wonorejo

Salah satu program prioritas di bidang lingkungan dari kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dilaksanakan di Bulan Juli oleh PJT I adalah penyerahan bantuan biogas kepada peternak di daerah sekitar Bendungan Wonorejo tepatnya Desa Mulyorejo Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung. Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Senin 22 Juli 2024 oleh tim TJSL PJT I didampingi Tim Divisi Jasa ASA WS Brantas.

Penyerahan bantuan utamanya diberikan kepada peternak sapi yang hingga saat ini masih membuang kotoran sapinya ke Kali Song. Hal ini tentunya menjadi salah satu sumber pencemaran sungai dan menyebabkan menurunnya kualitas air di hilir Sungai Brantas. Melalui pemberian bantuan pembuatan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) skala rumah tangga ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan tersebut.

Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa kotoran sapi yang tidak dikelola dengan baik berdampak buruk bagi lingkungan. “Kotoran sapi menghasilkan banyak gas metana yang berkontribusi kepada perubahan iklim. Bahaya lain yang muncul dari sisi polusi udara, pengaruh terhadap kualitas hidup hingga dapat berakibat pada penurunan kualitas hidup,” ungkap Milfan.

“Aktivitas warga yang membuang limbah kotoran sapi ke Sungai Song yang merupakan bagian dari Sistem Sungai Brantas berdampak menyumbang kerusakan ekosistem sungai,” Milfan menambahkan. Hal dimaksud tentunya akan mencemari air tanah dan air permukaan. Dampak buruk yang lain yaitu dapat mengganggu aktivitas dan lingkungan hidup masyarakat. “Harapannya dengan pemberian bantuan 3 unit IPAL Biogas, para peternak dapat mengelola limbah dengan baik sehingga tidak menimbulkan pencemaran baik bagi lingkungan serta merugikan orang lain,” ujarnya menutup percakapan.

—————————————————–

Sub Divisi Komunikasi Koporat dan Umum

 

Jasa Tirta I Bersama Tim Patroli Air Terpadu Jatim Lakukan Patroli Air Kali Surabaya

Jasa Tirta I Bersama Tim Patroli Air Terpadu Jatim Lakukan Patroli Air Kali Surabaya

Rutin dilaksanakan untuk memantau kondisi DAS Brantas utamanya di area Kali Surabaya, kegiatan patroli air dilaksanakan pada Senin 22 Juli 2024. Kegiatan dengan komando Dinas Lingkungan Hidup, Jasa Tirta I BBWS Brantas, BPBD Provinsi Jatim, Satpol PP dan instansi serta LSM dan komunitas masyarakat bersama-sama melakukan pemantauan untuk mengecek langsung kondisi lapangan. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menginventarisasi sumber pencemar yang ada. Dalam kegiatan ini PJT I juga mengikutsertakan tim Laboratorium Lingkungan PJT I untuk terlibat dalam pengambilan sampel air. 

Kegiatan diawali dari Dusun Perning Kabupaten Mojokerto melintasi Desa Wringin Anom hingga ke Rolak Gunungsari berhenti di kantor PJT I. Tim dibagi dua yaitu pada jalur darat dan sungai. Dalam kegiatan kali ini patroli air tidak hanya memantau kondisi sungai, namun tim juga memasang papan pendirian larangan untuk mendirikan bangunan liar. Diharapkan hal ini menjadi bentuk sosialisasi, bahwasanya tidak boleh untuk memanfaatkan ruang/ sempadan sungai tanpa izin karena ada ancaman pidana yang menyertai sesuai yang tercantum pada pasal 17 UU SDA tahun 2019. 

Selain pemantauan lingkungan tim patroli air juga melakukan pemetaan lokasi tambangan yang ada di Kali Surabaya. Dari hasil pantauan setidaknya ada 56 titik penyeberangan dengan 54 perahu tambangan dan 2 jembatan apung sepanjang Kali Surabaya. Hal ini tentunya akan menjadi perhatian seluruh pihak terkait. 

Direktur Operasional PJT I, Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa kegiatan patroli air rutin dilaksanakan dalam kurun waktu sebulan sekali. Tujuannya untuk melihat dan memetakan sumber pencemaran yang ada. Lebih jauh Milfan juga menyampaikan bahwasanya adanya bangunan yang berada di sempadan sungai sangat membahayakan. Hal ini dikarenakan kerawanan struktur tanah di area sempadan sungai. Seyogyanya kami terus mengingatkan hal dimaksud. Selain itu adanya bangunan di sempadan juga berpotensi menimbulkan masalah baru terkait pencemaran. Beliau mengingatkan bahwa semua pihak sebaiknya untuk taat kepada hal dimaksud demi keselamatan dan lingkungan, ujarnya menutup percakapan. 

———————————————————

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

Waruturi

Momen Liburan Sekolah, Penawaran Menarik Menunggu di Pariwisata PJT I

Libur sekolah menjadi saat yang tepat untuk menghabiskan waktu bagi keluarga, dan Pariwisata yang dikelola Perum Jasa Tirta (PJT) I dapat menjadi alternatif tempat yang layak untuk dikunjungi. Pata Selorejo, Sutami Lahor, Wonorejo, Waruturi, Wlingi, Lodoyo, dan Bening dapat menjadi alternatif tempat menghabiskan waktu liburan utamanya saat libur sekolah seperti sekarang.

Jika ingin menikmati waktu sambil berolah raga ataupun piknik Pata Waruturi, Wlingi, Lodoyo dan Bening dapat menjadi pilihan. Masyarakat dapat mengakses lokasi Pata yang dikelola PJT I dengan biaya tiket yang terjangkau. Beberapa tempat dapat menjadi alternatif menikmati pemandangan di waduk yang dikelola PJT I. Di Pata Bening, masyarakat dapat mencoba untuk menikmati wisata camping di pinggir Waduk Bening. Pata Bening juga biasanya menjadi rujukan komunitas untuk berkegiatan.

Pata Selorejo menawarkan paket wisata menginap 3 hari 2 malam dengan harga 1,49 Juta Rupiah. Dengan paket Fun School Holiday pengunjung dapat menikmati menginap di cottage mawar untuk 4 orang. Fasilitas yang disediakan adalah makan pagi, akses wifi, kolam renang anak, HTM kereta mini serta berperahu. Untuk malam hari pengunjung dapat menikmati satu kali BBQ bersama dengan keluarga.

Disampaikan oleh Kepala Divisi Operasional Bisnis Ibu Inni Dian Rohani pada Kamis 11 Juli 2024, bahwa paket yang ditawarkan di Selorejo dapat dinikmati dari periode 8-20 Juli 2024. Penawaran istimewa ini tentunya sangat sayang untuk dilewatkan.

Inni Dian menyampaikan bahwa pada momen libur sekolah ini ada tren kenaikan di beberapa Pariwisata yang dikelola PJT I yaitu di Sutami Lahor dan Selorejo. Disampaikan bahwa ada kenaikan jumlah pengunjung 30-40% jika dibandingkan hari biasa. Sedangkan menurutnya untuk Pata lainnya relative masih sama. “Di Wonorejo misalnya jumlah pengunjung relative sama dikarenakan adanya perbaikan jalan menuju kea rah bendungan sehingga mengurangi jumlah kunjungan untuk wisata”, ujar Dian. “Bagi yang masih bingung kemana akan menghabiskan waktu di momen liburan sekolah, bisa memilih Pariwisata PJT I sebagai rujukan”, ujarnya mengakhiri pembicaraan.

—————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

1200

1200 Mahasiswa Poltekes Malang Ikuti Pelatihan Simulasi Implementasi IPE di Selorejo

Bertempat di Selorejo, 3-7 Juli 2024 dilaksanakan kegiatan Simulasi Implementasi Interprofesional Education (IPE) mahasiswa Kemenkes Poltekes Malang di Waduk Selorejo. Kegiatan ini diikuti kurang lebih 1200 peserta dan dilaksanakan selama empat hari berturut turut. Kegiatan ini diikuti oleh calon tenaga kesehatan agar memahami bentuk pelayanan kesehatan dalam rangka penyiapan penanggulangan krisis kesehatan di Indonesia.

Pariwisata Selorejo tidak hanya menawarkan penginapan baik di hotel maupun cottage dengan wisata eksotisme waduk dengan pilihan kamar di hotel dan tetapi juga memiliki lokasi yang cukup luas sehingga cocok untuk kegiatan berkemah semacam ini.

Kepala Divisi Operasional Bisnis Ibu Inni Dian Rohani menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini bukanlah yang pertama kali diselenggarakan di Selorejo. Sebelumnya beberapa kegiatan besar seperti kegiatan Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Dampak El Nino dan Banjir Tahun 2023-2024, pertemuan komunitas, dan kegiatan lainnya yang mengumpulkan massa. Inni Dian menyampaikan bahwa ada area camping ground yang cukup luas sehingga dapat menampung banyak peserta.

Inni Dian menyampaikan bahwa Selorejo siap menampung jika ada kegiatan yang melibatkan orang banyak dan dilaksanakan beberapa hari. Disampaikan oleh beliau bahwa fasilitas Selorejo cukup lengkap sehingga tidak perlu khawatir bagi pihak-pihak yang akan melaksanakan giat disini. Jika hendak reservasi tempat dapat menghubungi marketing kami di nomor +62822-3233-3430, ujarnya menutup percakapan.

—————————————————–
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

WhatsApp Image 2024-07-02 at 15.11.58

SPAM Bango, Upaya PJT I Penuhi Kecukupan Air di Kota Malang

Perum Jasa Tirta (PJT) I sebagai BUMN penyelenggara SPAM mendukung program Pemerintah Kota Malang dalam upaya penyediaan air bersih yang bersumber dari air permukaan di Kota Malang melalui pemanfaatan potensi air baku Sungai Bango sebesar 500 lps yang pembangunannya dilaksanakan secara bertahap, dimana pembangunan tahap awal dilakukan sebesar 200 lps pada tahun 2023-2024.

“Proyek pembangunan SPAM Malang nantinya akan memberikan manfaat terutama dalam mewujudkan kemandirian atas akses air bersih bagi masyarakat Kota Malang”

Pembangunan SPAM Malang menjadi langkah nyata kolaborasi bersama untuk memenuhi akses dan pemerataan air minum yang aman serta terjangkau sesuai dengan target dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 6. Presiden Joko Widodo telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 tahun 2024 tentang Percepatan Penyediaan Air Minum dan Layanan Pengelolaan Limbah. Hal ini menjadi landasan penting dalam akselerasi pencapaian target tersebut salah satunya diwujudkan melalui pembangunan SPAM Bango.

Sebagai BUMN pengelola Sumber Daya Air (SDA), dalam mendukung akselerasi capaian target SDGs tersebut, PJT I berkolaborasi dengan Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang untuk menyediakan akses air bersih dengan sumber air baku yang berasal dari Kota Malang, dimana sebelumnya sebagian sumber air baku berasal dari luar Kota Malang.

Dihubungi Rabu 26 Juni 2024, Kepala Divisi Hukum PJT I Achmad Yunus memberikan pernyataannya terkait perizinan pembangunan SPAM Bango. Beliau menyampaikan bahwa PJT I selalu berkomitmen menerapkan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) sehingga untuk pengurusan perizinan dalam proses mengikuti kaidah peraturan yang berlaku. “Intinya sebagai BUMN, kami menjalankan proses sebagaimana ketentuan yang berlaku dan semoga segala proses dapat diselesaikan dengan segera. Adapun beberapa data yang perlu perbaikan atau disesuaikan telah berproses dan disubmit ulang,” ujarnya.

Kehadiran BUMN sebagai agent of development pada prinsipnya harus memberikan impact bagi masyarakat termasuk kolaborasi dalam kegiatan pengembangan SPAM Bango oleh PJT I dan PDAM Tugu Tirta guna menjamin tersedianya akses dan layanan air yang dapat memberikan manfaat besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menjadi stimulan bagi iklim investasi.

“Kami telah mendapatkan Legal Opinion dari Kejaksaan Negeri Kota Malang untuk dapat mulai kembali proses konstruksi, dengan harapan agar pembangunan SPAM Bango dapat segera selesai pembangunannya dan segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Malang”. “Kami mohon dukungan dan doanya agar segala proses ini dapat dilalui dengan baik dan masyarakat dapat segera merasakan manfaat dengan adanya SPAM Malang,” ujar Achmad Yunus menutup pembicaraan.

———————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

Rakor MOU

Rakor Kermater Tingkat Kotama: Koordinasi dengan Kodam Bukit Barisan Upaya Percepat MoU Konservasi Tripartit PJT I dan PT Inalum

Perusahaam Umum Jasa Tirta I (PJT I), Kodam Bukit Barisan, dan PT Indonesia Asahan Alumunium (PT Inalum) berencana untuk melakukan Memorandum of Understanding (MoU) tripartite terkait kegiatan konservasi. MoU yang seyogyanya dilaksanakan pada Juni 2024 hingga saat berita ini ditayangkan masih dalam proses karena masih dibutuhkannya koordinasi lanjutan terkait materi dalam kesepakatan pihak-pihak terkait.

Sebagai upaya untuk mempercepat MoU pihak Kodam Bukit Barisan mengundang pihak-pihak terkait termasuk PJT I dan PT Inalum untuk hadir dalam acara Rapat Koordinasi Tingkat Kotama 2024. Pihak-pihak yang membidangi kerjasama diundang untuk hadir dalam kegiatan yang bertujuan untuk mempercepat kerjasama yang dilakukan oleh Kodam Bukit Barisan dengan pihak-pihak terkait. Pada kegiatan dilaksanakan paparan dari Asisten Teritorial (Aster) Bukit Barisan terkait MoU/ PKS yang dikerjasamakan.

Kegiatan dihadiri oleh perwakilan dari Divisi Jasa ASA V yang membidangi kerjasama. Harapannya dengan pertemuan yang dilaksanakan dapat mempercepat proses MoU Tripartite PJT I, PT Inalum dan Kodam Bukit Barisan yang nantinya dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat utamanya yang menikmati hasil konservasi yang dilaksanakan.

————————————————

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

qurban

Hari Raya Kurban, Jasa Tirta I Berbagi untuk Masyarakat Sekitar

Perayaan Hari Idul Adha erat dengan berbagi kepada sesama dan tahun ini pada kegiatan dimaksud sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Jasa Tirta I membagikan hewan-hewan kurban kepada masyarakat sekitar lingkungan PJT I. Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat sekitar dapat bersama-sama menikmati momen Idul Adha.

Pada Idul Adha 1445 H ini Badan Pembina Da’wah Islam (BPDI) bersama insan PJT I berkurban 2 ekor sapi dan 4 ekor kambing. Dari hewan kurban dimaksud ada tambahan 1 hewan kurban sumbangan dari Bank BSI sehingga total hewan kurban yang diterima adalah 2 ekor sapi dan 5 ekor kambing. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu 19 Juni 2024 mengambil tempat di Taman Pendidikan Lingkungan PJT I.

Warga sekitar serta sejumlah panti asuhan, pondok pesantren dan instansi menjadi tempat penyaluran daging hewan kurban. Ketua BPDI, Bapak Ajib Wisnu Anggoro menyampaikan bahwa penyaluran diserahkan kepada beberapa instansi diantaranya Babinsa Sumbersari, Panti Asuhan Mabarrot Sunan Giri, Panti Asuhan Arrohman, Pondok Pesantren Abbas Singosari, TK Muslimat NU 16 dan beberapa instansi lainnya. “Beberapa instansi bersurat kepada BPDI sedangkan lainnya menghubungi secara langsung”, ujar Ajib.

Direktur Keuangan, Pengelolaan Sumber Daya dan Manajemen Risiko, Bapak Mukhamad Taufiq menyampaikan bahwa hakikat Idul Adha mengingatkan kita tentang semangat untuk berkurban dan berbagi untuk sesama. Semangat untuk menyisihkan sebagian harta kita dirupakan dalam bentuk hewan kurban yang dibagikan untuk sesama. “Tidak setiap hari orang dapat menikmati daging kurban, momen ini menjadi saat yang pas untuk menyenangkan orang lain”, ujar Taufiq. “Semoga tauladan yang baik ini dapat kita terapkan setiap saat dan menjadi keberkahan untuk semua,” ujar Taufiq menutup percakapan.

———————————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

Jepang 2024

Understanding Risk Global Forum 2024 (UR 24): Jasa Tirta I Tekankan Pentingnya Sinergi Kesiapsiagaan Bencana

Acara Understanding Risk Global Forum 2024 (UR24) yang digelar di Himeji, Jepang pada 17 s.d 19 Juni 2024 dihadiri lebih dari 1.550 delegasi dari 135 negara dan Perum Jasa Tirta I (PJT I) ikut serta dalam kegiatan dimaksud. PJT I hadir menegaskan pentingnya sinergi dalam kesiapsiagaan bencana. Pada forum ini, PJT I mengirimkan 3 delegasi yaitu Manajer Utama Regional I, Manajer Utama Regional II dan Kepala Divisi Jasa ASA II. Hadir sebagai salah satu narasumber kegiatan yaitu Bapak M. Luckmanul Chakim, Manager Utama Regional II yang membawakan materi bertajuk “Engaging Communities in Watershed and Disaster Management”.

Sebagai praktisi Disaster Risk Management, dalam presentasinya, Bapak Luckman menyoroti pentingnya kolaborasi dan peran krusial masyarakat dalam menjaga Daerah Aliran Sungai (DAS) dan penanggulangan bencana. PJT I telah melakukan berbagai upaya, termasuk pengelolaan DAS, manajemen kuantitas dan kualitas air, pengelolaan infrastruktur Sumber Daya Air (SDA) hingga pengembangan teknologi sebagai salah satu Decision Support System yaitu Jasa Tirta Water Management System (JTWMS). Semua ini bertujuan untuk mengurangi risiko bencana dan memastikan keberlanjutan SDA.

Selain itu, PJT I juga menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat melalui edukasi, pelatihan, dan partisipasi aktif dalam pengelolaan DAS dan kesiapsiagaan bencana. Hal ini karena sinergi antara pemerintah, PJT I, dan masyarakat lokal merupakan kunci untuk membangun ketahanan terhadap bencana dan memastikan kesejahteraan masyarakat.

Bapak Luckman menyampaikan bahwa UR24 menjadi platform penting bagi PJT I untuk berbagi pengalaman dan memperkuat kerjasama internasional dalam menghadapi tantangan bencana alam, terutama dalam menghadapi banjir. Harapannya dengan keikutsertaan dalam kegiatan seluruh pihak yang hadir dapat menemukan alternatif-alternatif terbaik dari praktisi yang untuk mengatasi kebencanaan. Perlunya juga untuk melibatkan masyarakat sebagai salah satu upaya mitigasi risiko kebencanaan tentunya

———————————————–

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

 

WhatsApp Image 2024-06-20 at 09.24.42

Perum Jasa Tirta I dan PT Kilang Pertamina Internasional RU IV Cilacap Komitmen Tanam 100.000 Mangrove

Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup 2024, Perum Jasa Tirta I bersama PT Kilang Pertamina Internasional RU IV Cilacap mengumumkan komitmen mereka untuk menanam 100.000 pohon mangrove sepanjang tahun 2024.

Komitmen ini akan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama melibatkan penanaman 50.000 pohon, diikuti dengan tahap kedua yang juga akan menanam 50.000 pohon mangrove. Kegiatan awal telah dimulai dengan penanaman 200 pohon di Segara Anakan, Desa Ujungalang, Kecamatan Kampung Laut.

Penanaman mangrove ini merupakan langkah konkret untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s), khususnya dalam pilar pembangunan lingkungan. Hal ini mencakup penanganan perubahan iklim, pelestarian ekosistem laut, dan ekosistem darat. Tujuannya adalah untuk mencapai pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan yang berkelanjutan sebagai penyangga seluruh kehidupan.

Dengan langkah ini, Perum Jasa Tirta I dan PT Kilang Pertamina Internasional RU IV Cilacap berharap dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar. Penanaman mangrove tidak hanya akan membantu mengurangi dampak perubahan iklim, tetapi juga meningkatkan kualitas ekosistem laut yang sangat penting bagi kehidupan manusia dan keanekaragaman hayati.

———————————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2024-06-13 at 14.26.10

Giat Konservasi 10.000 bibit, Kolaborasi Jasa Tirta I dan PT PLN Nusantara Power

Penanaman pohon atau konservasi menjadi salah satu upaya yang dapat kita lakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan hal tersebut menjadi landasan kegiatan konservasi Perum Jasa Tirta I (PJT I) bersama dengan PT PLN Nusantara Power (PLN NP). Dalam rangka Hari Lingkungan Hidup 2024., dilakukan acara seremoni penanaman pohon di area konservasi PJT I yaitu di Arboretum Sumber Brantas. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu 12 Maret 2024 dengan mengundang stakeholder terkait.

Hadir dalam kegiatan Kepala Sub Divisi Jasa ASA I/1 Ibu Kamsiyah Windianita dengan Senior Manajer UP Brantas Bapak Arfan. Kegiatan ini juga diikuti oleh baik insan PJT I maupun insan PT PLN NP. Pada kegiatan dimaksud dilakukan seremoni penanaman pohon Gaharu dan Pohon Cendana. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (PJPSDA) yang dilakukan oleh PJT I. Kegiatan kolaborasi ini bertujuan untuk dapat terus menjaga ekosistem air dan tanah dimana upaya konservasi ini diharapkan dapat menjaga lestarinya Sumber Daya Air (SDA).

Pgs Direktur Utama PJT I Bapak Milfan Rantawi sekaligus Direktur Operasional PJT I yang dihubungi Rabu 12 Juni 2024 menyampaikan bahwa kegiatan di Arboretum Brantas ini merupakan salah satu kerjasama mutualisme dengan PLN NP. “Acara hari ini merupakan kegiatan seremonial untuk PJPSDA 2024 yang disepakati antara PJT I dengan PLN NP dimana dilakukan kegiatan penanaman 10.000 pohon di Hulu sungai Brantas dengan rincian 5.000 batang ditanam di Desa Tlekung dan 5.000 di Desah Dampit,” ujarnya Milfan.

Kegiatan ini tentunya akan terus kami laksanakan mengingat pentingnya penanaman pohon dan melestarikan lingkungan melalui tanaman untuk keberlangsungan masa depan kita bersama.

Lebih jauh Milfan menyampaikan terima kasih kepada seluruh stakeholder PJT I yang ikut serta mendukung kegiatan konservasi. “PJPSDA menjadi penting karena uang yang diperoleh untuk pengelolaan SDA dikembalikan dalam bentuk kegiatan menjaga lingkungan. Prinsip “dari Air Kembali ke Air” diimiplementasikan dengan tujuan menjaga kelestariannya,” ujar Milfan. Harapannya kegiatan kolaborasi ini akan semakin terjaga dan kedepannya dapat memberikan manfaat nyata tidak yhanya sekarang tapi hingga anak cucu kita dapat menikmati hasilnya, ujarnya menutup pembicaraan.

———————————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2024-06-13 at 14.26.10 (1)

Jasa Tirta I dan PT PLN IP Sebar 100.000 Ikan Tawes dan Patin di Waduk Wonogiri

2024, Jasa Tirta I bersama dengan PT PLN Indonesia Power (PT PLN IP) bersama melakukan kegiatan rutin penebaran bibit ikan di Waduk Wonogiri. Kegiatan ini rutin dilakukan guna menambah stok ikan di Waduk Wonogiri. Kegiatan dilaksanakan Rabu, 12 Juni 2024.

Tahun ini akan ditebar 100.000 bibit ikan yang terdiri dari 50.000 ikan tawes dan ikan patin.. Adapun kegiatan penyebaran ikan dilakukan karena penangkapan ikan patin di area Waduk Wonogiri terbilang tinggi baik dilakukan oleh nelayan ataupun pemancing yang datang dari berbagai daerah. Untuk populasi tawes juga demikian, berdasarkan hasil studi yang dilakukan populasi ikan tawes menurun dan pemijahan alami yang terjadi sangat sedikit. Sehingga kegiatan penebaran ini sudah tepat dilakukan.

Menanggapi kegiatan restoking ikan di Waduk Wonogiri, Pgs. Direktur Utama PJT I Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa kegiatan dari sisi ekologi kegiatan restoking tentunya dapat mengembalikan keseimbangan mata rantau kehidupan dalam waduk. Hal ini bertujuan untuk mencegah terhadinya kelimbahad jasad renik/ blooming. Adapun dari sisi lingkungan dampak dari blooming adalah penurunan kualitas air atau pencemaran baik di waduk maupun aliran sungai di bagian hilir. Sehingga jelas bahwa ikan memiliki peranan penting dalam keseimbangan mata rantai ekosistem di waduk, ujar Milfan.

Dengan kegiatan ini diharapkan dapat menambah jumlah stok ikan di perairan umum sehingga nantinya memberikan manfaat bagi para nelayan secara ekonomi. Peningkatan daya dukung perairan atas budidaya ikan yang dilakukan diharapkan dapat memberikan manfaat tentunya kepada masyarakat nelayan yang berada di sekitar waduk. Disampaikan oleh Milfan bahwa kolaborasi yang dilakukan secara berkala antara PJT I dan PT PLN NP diharapkan dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi lingkungan namun juga memberikan efek positif bagi masyarakat, ujarnya.

———————————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2024-06-13 at 14.26.02

Bagikan Bibit Ke Masyarakat Kota Malang, Jasa Tirta I Peringati Hari Lingkungan Hidup 2024

Hari lingkungan hidup sedunia diperingati 5 Juni setiap tahunnya. Tahun ini, Jasa Tirta I menyemarakkan peringatan tersebut dengan mengadakan pembagian bibit tanaman kepada masyarakat kota Malang
dalam acara Car Free Day (CFD) pada 9 Juni 2024 yang lalu. Kegiatan ini merupakan
kolaborasi antara Milenial Jasa Tirta I dengan mahasiswa fakultas vokasi jurusan administrasi bisnis Universitas Brawijaya sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk turut ambil peran dalam upaya pelestarian lingkungan.

Kegiatan yang mengusung tema “Plant Trees, Save Earth” menjadi gerakan bersama untuk memberi langkah nyata perbaikan lingkungan untuk masa mendatang dengan melibatkan peran serta masyarakat yang lebih luas.

Dalam kegiatan ini, dibagikan sebanyak 400 bibit tanaman buah antara lain durian, jambu merah, sirsak dan mangga yang berasal dari Taman Pendidikan Lingkungan Jasa Tirta I serta bantuan bibit dari Unit Tanggung Jawab Sosial Perusahaan.

Sekretaris Perusahaan Perum Jasa Tirta I, Bapak Wahyu Dutonoto yang dihubungi Rabu, 12 Juni 2024 mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan. “Perum Jasa Tirta I sebagai BUMN pengelola Sumber Daya Air sangat mendukung segala bentuk inisiasi kegiatan konservasi seperti yang dilakukan adek-adek dari Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya ini. Hal ini merupakan salah satu upaya pencapaian program pemerintah untuk mendukung ketahanan air, pangan,dan energi,” ungkap Wahyu.

Untuk mengatasi berbagai permasalahan lingkungan sangat diperlukan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat, hal tersebut menjadi landasan dukungan penuh PJT I dalam kegiatan kali ini.”Kami merasa senang karena generasi muda terlibat aktif mengkampanyekan kebiasaan menanam pohon dengan berbagai manfaatnya yaitu mengurangi polusi udara, mencegah banjir dan tidak kalah pentingnya untuk tercapainya ketahanan air di masa mendatang,” imbuh Totok.

Dari antusiasme masyarakat terlihat warga Kota Malang sangat menyambut baik kegiatan ini. Tidak lebih dari 60 menit seluruh bibit habis dibagikan. “Harapan kami, setelah kegiatan ini lebih banyak masyarakat yang peduli terhadap lingkungan, aktif menanam pohon untuk memperbanyak ruang terbuka hijau di Kota Malang dan tentunya kegiatan serupa agar dapat rutin dilakukan dan nantinya lebih banyak generasi muda yang tergerak ikut serta menjaga lingkungan,”ujar Wahyu menutup pembicaraan.

————————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2024-06-11 at 10.03.11 (1)

Patroli Air Bengawan Solo, Upaya Jasa Tirta I Bersama Jaga Kelestarian Sungai

Sebagai operator di salah satu wilayah sungai (WS) strategis nasional yaitu Sungai Bengawan Solo, Jasa Tirta I laksanakan kegiatan susur sungai bersama para pemangku kepentingan. Kegiatan ini dilaksanakan sejak tanggal 28 Mei 2024 hingga berakhir Rabu 05 Juni 2024 kemarin. Rute yang diambil pada kegiatan yaitu dari outlet Bendungan Wonogiri hingga pertemuan Kali Bengawan Solo dan Kali Madiun. Kegiatan patroli air difokuskan pada wilayah Bengawan Solo Hulu. Kegiatan ini dilaksanakan oleh PJT I bersama dengan Balai Besar Sungai Bengawan Solo (BBWS BS), Balai Pengelolaan Sumber Daya Air Bengawan Solo (Balai PSDA BS) serta Tim SAR Majelis Tafsir Al Qur’an (MTA) Surakarta.

Pada kegiatan susur sungai, ketiga instansi terkait menugaskan pelaksana survey perwakilan masing-masing instansi untuk melaksanakan kegiatan patrol air. Kegiatan yang direncanakan akan dilaksanakan 7 hari yaitu 28 Mei hingga 06 Juni 2024, selesai lebih cepat karena peserta patroli air telah berhasil untuk memetakan serta menginventarisasi area Bengawan Solo Hulu sehingga jadwal kegiatan dimampatkan.

Pgs. Direktur Utama sekaligus Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi yang dihubungi pada Kamis 06 Juni menyampaikan bahwa kegiatan ini rutin dilakukan oleh PJT I. Disampaikan oleh beliau bahwa selaku operator, PJT I menjalankan penugasan sesuai amanat pemerintah untuk melakukan kegiatan pemantauan. Hasilnya nanti akan dilaporkan kepada BBWS BS dan Balai PSDA Bengawan Solo. “Kami menjalankan fungsi kami dalam hal pengawasan dengan tentunya meminta keterlibatan stakeholder terkait,”ujarnya.

Lebih lanjut Milfan juga menyampaikan bahwa kegiatan patroli air atau susur sungai dilakukan dengan tujuan melakukan pembaruan data lapangan untuk keperluan inventarisasi awal kegiatan monitoring dan pemantauan kondisi badan air, pemantauan lokasi pengambilan air untuk kegiatan pengusahaan SDA, lokasi aktivitas penyeberangan sungai, pemantauan lokasi rawan pencemaran dan pemantauan kondisi tanggul Sungai Bengawan Solo Hulu. Menjaga kualitas air adalah tugas kita bersama, karenanya kegiatan patrol air rutin dilakukan dengan melibatkan stakleholder dan shareholder terkait termasuk didalamnya masyarakat. “Menjaga air sama dengan menjaga masa depan, karenanya semoga kita semua dapat selalu berupaya untuk menjaganya bersama-sama,” ujarnya menutup pembicaraan.

————————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

Beijing 2024

Konferensi Internasional Hidroinformatika ke-15 di Beijing: Keterlibatan Aktif PJT I pada Penerapan dan Optimasi Pengelolaan SDA

Pada 27-30 Mei 2024, 15th International Conference on Hydroinformatics (HIC 2024) diselenggarakan di Empark Grand Hotel, Beijing, China, dengan tema “From Nature to Digital Water: Challenges and Opportunities”. Konferensi ini menghadirkan berbagai topik yang relevan dengan tantangan dan peluang dalam pengelolaan SDA, termasuk:

  • Teknologi untuk Pengelolaan dan Pemantauan SDA
  • Big-data, Pengetahuan, dan Pengelolaan Data SDA
  • Solusi Baru dalam Metode Pemodelan (AI, High Performance Computing, dan Cloud Computing)
  • Transformasi Digital Sistem Air Perkotaan
  • Pemodelan Hidraulik dan Hidrologi
  • Dampak Perubahan Iklim
  • Hidroinformatika Lingkungan dan Pesisir
  • Sistem Air Kompleks, Penginderaan Jauh dan Pengendalian
  • Refleksi Pandemi COVID-19 dalam Hidroinformatika
  • Hubungan Nexus Air – Energi – Pangan
  • Inovasi dalam Pendidikan dan Pelatihan Hidroinformatika

HIC 2024 menjadi platform dinamis untuk pertukaran ide dan kolaborasi global, mengumpulkan akademisi dan praktisi dari berbagai negara untuk berbagi teknologi terbaru dan praktik terbaik di bidang hidroinformatika. Konferensi ini bertujuan membuka jalan bagi solusi terbaik untuk keamanan air global dan mencapai tujuan SDA dalam Agenda Pembangunan Berkelanjutan PBB 2030. Selain itu, konferensi ini diharapkan dapat menginspirasi inovasi akademis, mendorong dialog lintas disiplin dan negara, serta membangun fondasi untuk masa depan pembangunan dan kemajuan teknologi hidroinformatika yang berkelanjutan.

 

Konferensi ini didukung oleh berbagai institusi terkemuka seperti China Water, IAHR (International Association for Hydro-Environment Engineering and Research), IWA (The International Water Association), IWHR (China Institute of Water Resources and Hydropower Research), DHI (Danish Hydraulic Institute), serta beberapa universitas dan lembaga riset di Tiongkok.

 

Salah satu sorotan utama konferensi ini adalah aplikasi teknologi digital-twin dalam manajemen SDA. Teknologi ini dilengkapi dengan fungsi perkiraan, peringatan dini, simulasi, dan perencanaan awal, yang mampu meningkatkan pengelolaan SDA dan mendorong produktivitas sektor ini. China, sebagai tuan rumah, telah mendorong pengembangan teknologi digital twin untuk mencapai digital mapping, intelligent simulation, dan forward-looking rehearsal dalam seluruh proses tata kelola SDA.

 

PJT I mengirimkan delegasi yang terdiri dari Kepala Divisi Teknologi Informasi, Oky Widya Wira Buana, dan staf DTI, Rasyid Muhammad Amirul Muttaqin. Rasyid berperan sebagai moderator pada sesi “S3.2 Technologies for Water Management and Monitoring (III)” juga sebagai presenter pada sesi tersebut dengan topik “Utilizing AQUARIUS as Water Resource Management Software: A Decision Support Tool in the Operational Area of Jasa Tirta I State-Owned Enterprise, Indonesia”.

Dalam presentasinya, Rasyid menyoroti peran aktif PJT I dalam penerapan teknologi informasi untuk sistem pengelolaan SDA. Ia memaparkan bagaimana teknologi AQUARIUS digunakan sebagai alat bantu dalam proses monitoring, pengumpulan data, analisis, dan pelaporan. Teknologi ini memungkinkan PJT I untuk melakukan pengambilan keputusan yang lebih tepat dan efisien dalam operasional pengelolaan SDA.

 

Keterlibatan aktif PJT I dalam HIC 2024 menunjukkan komitmen perusahaan dalam berkontribusi pada diskusi global mengenai teknologi dan best-practice dalam hidroinformatika. serta bagaimana PJT I terus berkomitmen untuk mengadopsi teknologi terbaru demi mendukung pengelolaan SDA yang berkelanjutan di Indonesia.

 

———————————————–

 

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

Beawsiswa TJSL 2024

Dukung Pendidikan Generasi Muda, Jasa Tirta I Salurkan Dana Pendidikan bagi Siswa Berprestasi

Dalam momentum Hari Pendidikan Nasional tahun 2024 Perum Jasa Tirta I (PJT I) menunjukkan komitmennya mendukung pendidikan melalui program pemberian bantuan dana pendidikan kepada 35 putra/putri karyawan dengan status Pekerja Kontrak dengan Waktu Tertentu (PKWT) jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Berdasarkan pasal 20 ayat 3 Peraturan Menteri Badan Usaha Milik negara (BUMN) Nomor: PER1/MBU/03/2023 tentang Penugasan Khusus dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkingan Badan usaha Milik Negara bahwa salah satu program yang menjadi prioritas adalah Pendidikan dan pemberian bantuan beasiswa kepada siswa berprestasi tentunya sejalan dengan hal tersebut.

Adapun berdasarkan pendaftar yang telah masuk data nya terdapat 64 siswa yang mengikuti tahapan seleksi pada program ini. namun, siswa yang terpilih adalah dengan memenuhi syarat yang telah ditentukan yaitu sebanyak 25 siswa SD dan 10 siswa SMP. Secara simbolis pemberian dana bantuan ini diserahkan kepada 3 (tiga) Siswi SMP dan 5 (lima) Siswi SD yang dilaksanakan di Kantor Pusat Perum Jasa Tirta I. Bantuan ini langsung diserahkan perwakilan Perum Jasa Tirta I oleh Bapak Wahyu Dutonoto selaku Sekretaris Perusahaan.

Bantuan dana pendidikan yang merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini diserahkan langsung oleh Sekretaris Perusahaan, Bapak Wahyu Dutonoto, pada 27 Mei 2024 di Kantor Pusat PJT I. Program ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi keluarga karyawan dan mendukung agar anak-anak  dapat menempuh pendidikan yang lebih baik.

Sekretaris Perusahaan, Bapak Wahyu Dutonoto menyampaikan bahwa program bantuan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam mendukung pendidikan anak-anak karyawan. Selain itu, bantuan ini juga mencerminkan komitmen PJT I dalam mendukung pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Beliau menyampaikan bahwa bantuan yang telah diberikan oleh Perum Jasa Tirta I dapat membangkitkan semangat anak-anak siswa untuk belajar hingga berprestasi dan para orang tua yang bekerja di lingkungan kerja Perum Jasa Tirta I selalu bersemangat dalam menjalankan pekerjaan nya sehari-hari.

———————————————–

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

coverweb

Jasa Tirta I Paparkan Benchmarking Polluter Pay Principle pada SWaM 2024 di Malaysia

Memenuhi undangan dari Mejar (K) Dato’ Ir. Hj. Ahmad Bin Othman selaku President Malaysian Stormwater Organisaztion (MSO), rombongan Perum Jasa Tirta I (PJT I ) hadir pada kegiatan Stormwater Management (SWaM) 2024 di Le Méridien, Putrajaya, Malaysia. Hadir dalam kegiatan mewakili PJT I Pgs.Vice President Perencanaan, Teknologi Informasi, dan Infrastruktur Sumber Daya Air Bapak Erwando Rachmadi didampingi oleh Kepala Divisi Perencanaan Korporat Bapak Sugik Edi Sartono dan Staf Muda Sdr. Tiar Ranu K. SWaM 2024: National Conference on Stormwater Management- Stormwater Rresiliency Solutions for the Future. Kegiatan diselenggarakan pada 27-30 Mei 2024 dan Bapak Erwando Rachmadi hadir sebagai salah satu keynote speaker pada perhelatan dimaksud.

SWaM 2024 merupakan kegiatan keempat yang diselenggarakan dari konferensi nasional yang diselenggarakan oleh MSO yang fokus kepada pengelolaan air hujan baik dari sisi kualitas dan kuantitas. SWaM 2024 menekankan pada aspek ketahanan iklim atas pengelolaan air hujan. Konferensi diselenggarakan dengan tujuan untuk mengurangi dampak buruk dari perubahan iklim terutama kaitannya dengan curah hujan. Dengan adanya konferensi diharapkan akan ada penyebaran informasi yang nantinya memberikan manfaat bagi seluruh pihak terkait terutama pengelolaan air hujan, erosi, serta pergeseran tanah. Lebih jauh konferensi ini juga membahas tentang kebijakan terbaru, tatacara serta pengelolaan banjir

Pada konferensi internasional ini Bapak Erwando menjelaskan tentang Benchmarking Polluter Pays Principle. Dalam paparannya beliau menyampikan pentingnya melakukan pengelolaan SDA terpadu. Dijelaskan bahwa PJT I melaksanakan pengelolaan SDA terpadu dari hulu, tengah hingga hilir. Dari mulai pengelolaan daerah tangkapan hujan, pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS), pengelolaan kualitas air, pengelolaan kuantitas air, pengelolaan infrastruktur SDA dan pengelolaan banjir. Terkait peraturan bahwa pemanfaat SDA memiliki tanggung jawab yang diatur dalam Peraturan Perundangan untuk membayar Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air yang nantinya dikembalikan untuk pegelolaan SDA. Beliau menutup presentasi dengan tanya jawab seputar pengelolaan SDA.

Keikutsertaan PJT I dalam konferensi internasional ini bukan hanya memperkuat posisi perusahaan dalam komunitas air global, tetapi juga membuka peluang kerjasama lebih luas di kancah internasional dalam lingkup pengelolaan SDA. Melalui inovasi dan kolaborasi, PJT I berupaya menciptakan masa depan pengelolaan air yang lebih baik, tidak hanya untuk Indonesia, tetapi juga untuk dunia.

————————————————
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2024-05-26 at 09.02.50

10th World Water Forum: Jasa Tirta I Kenalkan Smart Water Management System

Berperan aktif dalam memperkenalkan teknologi terbaru dalam pengelolaan air di perhelatan 10th World Water Forum (WWF) yang diselenggarakan di Nusa Dua Bali, Perum Jasa Tirta I (PJT I) kirimkan delegasi untuk menjadi pembicara dalam sesi yang bertajuk “Synthesis and Disseminating Innovations in Smart Water Management Worldwide” yaitu Kepala Divisi Jasa ASA III, Ibu Astria Nugrahany.

Pada paparannya, Ibu Astria Nugrahany menjelaskan tentang Jasa Tirta Water Management System (JTWMS) yang digunakan oleh PJT I. JTWMS adalah sebuah sistem yang mengintegrasikan penggunaan data real-time untuk mengukur kuantitas, kualitas, dan efisiensi penggunaan air. Selain itu, sistem ini juga memungkinkan pemantauan keamanan infrastruktur sumber daya air serta penanganan risiko bencana alam yang berkaitan dengan air, seperti banjir dan kekeringan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa penggunaan JTWMS oleh Perum Jasa Tirta I merupakan langkah konkret dalam mendukung upaya pemerintah dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan terkait dengan pengelolaan sumber daya air. Diharapkan dengan adopsi teknologi canggih ini, pengelolaan air di Indonesia dapat semakin efektif, efisien, inovatif dan berkelanjutan.

Pgs Direktur Utama PJT I Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa kegiatan WWF menjadi sarana untuk menginformasikan kegiatan yang pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) yang dilakukan perusahaan. “WWF menjadi sarana pembelajaran serta pertukaran informasi strategis pengelolaan air secara holistik. Sebagai bentuk dukungan, PJT I tidak hanya mengirimkan delegasi sebagai narasumber acara tapi juga turut serta dalam kegiatan seminar dan expo pameran,” ungkap Bapak Milfan.

30 delegasi dari level manajerial hingga Milenial diberangkatkan oleh PJT I untuk ikut aktif dalam WWF ke-10 di Bali. “Semoga pengelolaan SDA yang dilaksanakan oleh PJT I dapat terdengar gaungnya oleh seluruh stakeholder dan shareholder terkait hingga dunia internasional, serta insan PJT I dapat mengambil insight, ilmu, serta beragam hal positif selama kegiatan,” ujarnya menutup percakapan.

———————————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2024-05-25 at 09.25.13

Momentum WWF, Jasa Tirta I, CISPDR China dan Indra Karya Teken MoU Pengelolaan SDA dan EBT

Bertempat di Paviliun Cina, Bali Nusa Dua Convention Center, Rabu 22 Mei 2024 dilaksanakan kegiatan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) antara Perum Jasa Tirta I, Changjiang Institute of Survey, Planning, Design and Research (CISPDR) serta PT Indra Karya (Persero). Kerjasama tripartit ini berfokus pada pengembangan di bidang SDA dan Energi Baru Terbarukan (EBT). Dalam perhelatan World Water Forum ke-10 di Bali, 3 BUMN dari 2 negara ini menyepakati kerjasama terkait studi dan peluang pengembangan dalam pengelolaan SDA meliputi salah satunya pengembangan EBT dengan fokus khusus pada teknologi Pumped Storage

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Pgs. Direktur Utama PJT I Bapak Milfan Rantawi, Chairman of the Board CISPDR Mr. Xiangyang Hu dan Direktur Utama PT Indra Karya Bapak Gok Ari Joso Simamora. Penandatanganan disaksikan langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Bapak Basuki Hadimuljono, Minister of Water Resource China Mr. Li Guoying serta President of the World Water Council Mr. Loïc Fauchon.

Ajang WWF ke-10 menurut Pgs. Direktur Utama PJT I Bapak Milfan Rantawi menjadi ajang dan sarana yang tepat berkumpulnya para stakeholder dan shareholder terkait untuk membahas isu terkait air. “Tentunya pertemuan berbagai pihak didukung oleh stakeholder terkait menjadi upaya bersama untuk memetakan isu strategis seputar pengelolaan SDA, energi dan sejumlah isu penting lainnya,”ujar Milfan. Penandatanganan MoU tripartit antara PJT I, CISPDR dan PT Indra Karya menjadi salah satu upaya untuk menyelesaikan bersama isu strategis yang dihadapi seluruh pihak.

“Harapan saya, kerjasama ini dapat meningkatkan hubungan antara Indonesia dan China dalam skala yang lebih luas, khususnya dalam hal meningkatkan kapasitas pengembangan pengelolaan SDA di Indonesia. Isu green energy juga menjadi krusial dan diharapkan kerjasama ini dapat mempercepat eskalasi implementasi penerapan green energy untuk mendukung program Pemerintah Indonesia,” ungkap Milfan.

Menggandeng CISPDR dan Indra Karya lebih lanjut Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa penandatanganan MoU dapat menciptakan sinergi bagi seluruh pihak terkait. Memberikan efek positif bagi Indonesia dan China secara umum dan tentunya kepada seluruh pihak terkait. “Solusi inovatif dan berkelanjutan diharapkan dapat diperoleh agar kedepannya kita dapat menemukan solusi efektif pengelolaan SDA dan penerapan Energi baru Terbarukan, ujarnya menutup pembicaraan”.

————————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

Rilis Coverweb (2)

Flushing Wlingi Lodoyo 2024, Upaya Jaga Optimasi Layanan Irigasi dan Suplai Air

Sebagai upaya untuk menjaga fungsi waduk, tahun 2024 Jasa Tirta I kembali laksanakan kegiatan flushing atau penggelontoran di Waduk Wlingi dan Bendung Lodoyo. Kegiatan yang semula akan dilaksanakan pada 13-17 Mei 2024 diubah menjadi tanggal 20-24 Mei 2024. Penundaan ini dikarenakan adanya kondisi kebutuhan air pada Daerah Irigasi Lodagung yang hingga saat ini masih membutuhkan alokasi air.

Sesuai dengan penugasan dari pemerintah berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) 46 tahun 2010 pasal 4 ayat (2) huruf g bahwa kegiatan flushing sebagai upaya pemeliharaan sungai. Secara spesifik kegiatan ini menjadi penting karena terkait dengan menjaga kapasitas tampungan Bendungan Wlingi dan Bendung Lodoyo dari sedimentasi. Termasuk salah satu manfaat kegiatan ini juga untuk dapat memastikan PLTA berfungsi optimal dan berkelanjutan.

Bendungan Wlingi memegang peranan penting karena menjadi tempat pengambilan dan penyediaan air untuk irigasi daerah Lodoyo- Tulungagung Timur seluas 13.000 Ha. Bagi Bendungan Wlingi kegiatan flushing juga penting karena fungsinya sebagai pengatur debit air (after bay) PLTA Sutami dan pembangkit tenaga listrik dengan daya terpasang 2 X 27 MW. Lebih jauh lagi, Bendungan Wlingi memiliki peranan penting antara lain sebagai pengendali banjir dan pengendali pasir Gunung Kelud. Selain itu manfaat dan tujuan lainnya adalah untuk menjaga perikanan darat dan pariwisata di Bendungan Wlingi.

Bagi Bendung Lodoyo, kegiatan flushing penting karena bendung ini berfungsi membangkitkan PLTA Lodoyo dengan daya terpasang 1 x 4,7 MW. Lodoyo juga memegang peranan penting sebagai pengatur debit (afer bay) PLTA Wlingi. Lodoyo juga memegang fungsi pengendali banjir dan penggelontoran pasir ke hilir Waduk Lodoyo serta bagi perikanan darat dan pariwisata.

Terkait kegiatan flushing yang dilakukan Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi menyampaikan beberapa himbauan agar masyarakat baik yang berada meningkatkan kewaspadaan saat kegiatan flushing dilakukan. “Sangat kami harapkan, pada saat kegiatan flushing dilaksanakan pada 20-24 Mei nanti, masyarakat dapat menjaga diri dengan tidak melakukan kegiatan baik menjala ikan ataupun memancing khususnya di area sepanjang aliran sungai Brantas, mulai dari daerah Blitar, Tulungagung, Kediri hingga Nganjuk,” ujar Milfan.

Pelaksanaan flushing Bendungan Wlingi dan Bendung Lodoyo membutuhkan kerjasama masyarakat agar dapat berjalan lancar. “Kepada masyarakat dan pihak-pihak terkait, mari bersama-sama kita kawal pelaksanaan kegiatan penggelontoran Wlingi-Lodoyo agar dapat berjalan dengan baik dan lancar tanpa insiden,” ujar Milfan menutup percakapan.

——————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2024-04-23 at 07.59.25

Halal Bihalal Syawal 1445 H Jasa Tirta I Group, Menjalin Keakraban dan Kebersamaan

Dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1445 H Jasa Tirta I selenggarakan Halal Bihalal di Gedung Graha Tirta Malang. Bersama dengan PT Jasa Tirta Energi (PT. JTE,), Ikatan Istri Karyawan dan Karyawati (IIKK), Keluarga Alumni Perum Jasa Tirta I (KIJATA) beserta seluruh insan PJT I Group kegiatan Halal Bihalal dilaksanakan pada Kamis 18 maret 2024. Kegiatan diselenggarakan secara hybrid, kegiatan luring di Gedung Graha Tirta serta online melalui zoom dan Youtube. Acara ini sebagai ajang menjalin kebersamaan untuk menjaga silaturahmi dan saling memaafkan selepas satu bulan berpuasa di Bulan Ramadhan.

Acara Halal Bihalal yang dilaksanakan diisi dengan tausiyah oleh Habib Muhammad Bin Anies Shahab yang menyampaikan tentang keberkahan Ramadhan dan pentingnya maaf memaafkan. Disampaikan juga oleh beliau bahwa PJT I menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan karena melakukan pengaturan atas air dan hal dimaksud berpengaruh besar dalam kehidupan masyarakat. Hal ini diharapkan menjadi ladang ibadah untuk seluruh insan PJT I. Disampaikan beliau bahwa memberi minum air dapat menjadi ladang pahala yang kebaikannya setara dengan membebaskan budak pada zaman Nabi Muhammad dahulu. Dari sini dapat kita simpulkan bahwa amanah pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) berpengaruh besar bagi banyak pihak dan sudah selayaknya dilaksanakan sebaik-baiknya oleh seluruh insan PJT I. Habib Muhammad bin Anies juga mendoakan agar eksistensi PJT I semakin membawa berkah dan manfaat bagi seluruh pihak.

Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat yang memberikan sambutan dalam acara tersebut, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum refleksi bersama seluruh insan PJT I Group untuk saling memaafkan dan meraih kemenangan selepas ramadhan dan menjadi golongan yang kembali fitrah. Diungkapkan beliau bahwa kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan ukhuwah, menambah kekompakan dengan harapan agar tali silaturrahmi seluruh insan PJT I Group dapat terjalin dengan baik sehingga dapat tercipta keselarasan hubungan antar sesama.

Bapak Fahmi mengingatkan seluruh insan perusahaan tentang pentingnya PJT I karena bertugas mengelola SDA. Pekerjaan yang dilakukan oleh PJT I terkait dengan kesejahteraan sosial dan kemaslahatan umum sehingga sudah sepatutnya seluruh insan PJT I bersungguh-sungguh dalam menjalankan pekerjaan yang diamanatkan oleh negara. Menutup pembicaraan beliau tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada seluruh insan perusahaan dan harapan kedepannya seluruh insan PJT I semakin baik lagi dalam memberikan pelayanan kepada seluruh pihak dan tentunya bekerja dengan hati.

———————————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2024-04-22 at 15.30.45

Mudik Asyik Bersama BUMN 2024, Perum Jasa Tirta I Berangkatkan Pemudik dari Malang dan Jakarta

Pada tahun ini Perum Jasa Tirta I (PJT I) kembali menggelar mudik gratis dari 2 lokasi flag off pemberangkatan yaitu Jakarta dan Malang di hari Jumat (5/04) yang diikuti sekitar 350 orang pemudik.

Dari 2 lokasi flag off pemberangkatan tersebut dibagi menjadi 7 rute perjalanan untuk berbagai kota tujuan seperti Jakarta-Malang, Malang-Jakarta, Malang-Semarang (Via Tol), Malang-Semarang (Non Tol), Malang-Banyuwangi, Malang-Purwokerto dan Malang-Trenggalek.

Mudik gratis ini merupakan pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PJT I sebagai bentuk sumbangsih perusahaan pada masyarakat.

Fahmi Hidayat, Direktur Utama PJT I melepas secara langsung rombongan pemudik dari Kantor Pusat PJT I di Malang untuk tujuan beberapa kota di Jawa Timur, Jawa Tengah hingga Jakarta. Dalam sambutannya Fahmi menyampaikan rasa syukurnya kegiatan rutin ini dapat kembali dilaksanakan untuk membantu masyarakat umum dan semakin mendekatkan PJT I dengan masyarakat. “Harapan kami, dengan kegiatan ini dapat meringankan pengeluaran pemudik untuk berkumpul bersama keluarga” ungkapnya.

Peserta Mudik Asyik Bersama BUMN 2024 ini diikuti oleh masyarakat umum, mahasiswa hingga para karyawan. Setiap peserta mendapatkan goodie bag yang berisikan konsumsi hingga obat-obatan untuk kenyamanan pemudik selama perjalanan hingga kota tujuan.

Dari Jakarta, Direktur Operasional PJT I, Milfan Rantawi hadir melepas peserta Mudik Bersama BUMN 2024 dari Lapangan Monas untuk penumpang rute Jakarta-Malang yang seremoninya dilaksanakan serentak seluruh BUMN untuk flag off pemudik dari Jakarta.Pemberangkatan pemudik dipimpin secara langsung oleh Menteri BUMN Bapak Erick Thohir.

Dalam kesempatan tersebut Milfan sempat berbincang dengan salah satu pemudik bernama Bapak Nuryadin yang berangkat bersama istrinya untuk tujuan Surabaya.
“Terima kasih kepada PJT I yang sudah membantu meringankan beban dalam pelaksanaan Mudik Asyik 2024, semoga selalu rutin diselenggarakan setiap tahun”, harap Nuryadin.

Selamat berkumpul bersama keluarga, tetap waspada dan mengutamakan keselamatan dalam perjalanan.

————————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2024-04-22 at 15.30.44

Nuzulul Quran dan Safari Ramadhan, Upaya Insan Jasa Tirta I Raih Berkah Ramadhan

Bulan Ramadhan 1445 H, keluarga Besar Perum Jasa Tirta I (PJT I) menyelenggarakan puncak acara Safari Ramadhan sekaligus peringatan Nuzulul Quran pada Selasa 02 April 2024. Kegiatan diselenggarakan di Kantor Pusat PJT I dan dihadiri langsung oleh Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat dan Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi beserta jajarannya.

Dalam kegiatan dimaksud, sedekah dan infaq yang telah dikumpulkan dari para karyawan diserahkan melalui santunan kepada tiga panti asuhan yaitu Panti Asuhan Al Hayatul Islamiyah Kedungkandang Kota Malang, Pesantren Tahfidz dan Panti Syairurrifa dan Panti Asuhan dan Ponpes Al Hidayah. Selain santunan kepada pengurus dan adik-adik dari panti asuhan, juga diberikan bantuan Al Quran dari PJT I untuk masing-masing panti asuhan.

Dalam kegiatan perayaan Nuzulul Quran dan Safari Ramadhan dimaksud, PJT I juga menyerahkan Zakat Maal karyawan PJT I melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang. Tim BAZNAS juga menyerahkan piagam apresiasi kepada PJT I atas Zakat Maal yang diberikan oleh segenap karyawan PJT I. Dalam kegiatan dimaksud Tim BAZNAS juga memaparkan tentang “Tata Kelola di BAZNAS”.

Kegiatan diakhiri dengan tausiyah dari Bapak Dr. KH. Halimi Zuhdy, M. Pd., M. A, dengan tema “Melestarikan Al-Quran untuk Memperoleh Keberkahan Lailatur Qadar”. Beliau menyampaikan tentang berbagai keajaiban Al-Quran dari sisi sastra baik dari sisi Bahasa yang indah hingga memberikan pengaruh yang luas bagi pembacanya.

Bapak Milfan Rantawi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh insan PJT I yang ikut serta dalam kegiatan pemberian santunan kepada pengurus dan adik-adik dari panti asuhan. Harapannya agar keberkahan di Bulan Ramadhan dapat kita rengkuh bersama. Hadirnya ustad Halimi Zuhdi juga menjadi oase bagi semua insan PJT I karena memberikan paparan mengenai keindahan Al-Quran dan faedahnya untuk kita semua.

Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat menyampaikan bahwa kegiatan ini rutin diselenggarakan dan kedepannya akan terus dilaksanakan dengan harapan dapat merangkul lebih banyak pihak yang membutuhkan. “Besar harapan kami agar eksistensi PJT I dapat menjadi keberkahan dan kebermanfaatan bagi lebih banyak pihak, “ujarnya menutup pembicaraan.
——————————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2024-03-26 at 09.45.15

Jasa Tirta I Tanam Pohon Serentak, Peringati Hari Air Dunia 2024

22 Maret diperingati sebagai Hari Air Dunia (HAD) dan sebagai upaya untuk mengingatkan tentang pentingnya Air, dilaksanakan kegiatan penghijauan dengan penanaman pohon serentak di 5 (lima) Wilayah Sungai (WS) yang dikelola Perum Jasa Tirta I.
5 lokasi penghijauan dimaksud adalah di Desa Tlekung, Kota Batu, dilaksanakan penanaman 5000 Batang, Waruturi Kab.Kediri sebanyak 4000 Batang, Desa Kare, Madiun sebanyak 5000 Batang, Hulu Rawa Pening, Kab. Semarang sebanyak 1000 Batang dan Desa Ambar Halim, Kabupaten Toba sebanyak 1500 Batang.

Kegiatan penanaman tersebut juga mengundang stakeholder perusahaan di masing-masing wilayah. Selain penanaman pohon, dilaksanakan juga kegiatan edukasi bagi anak usia dini dari Taman Kanak Kanak maupun Sekolah Dasar yang berlokasi di dekat wilayah penanaman. Adapun kegiatan edukasi tersebut berupa story telling tentang air serta berbagai mini games dan hiburan yang dikemas dengan kreatif untuk mengedukasi anak usia dini tentang pentingnya melestarikan air bagi kehidupan. Selain itu, anak-anak juga dilibatkan saat penanaman pohon bersama stakeholder terkait.

Kegiatan penanaman pohon di WS Toba Asahan dihadiri oleh seluruh Direksi PJTI. Direktur Operasional Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen PJT I dalam menjaga sumber daya air melalui generasi yang akan datang.
Dengan tema Water For Peace PJT I berusaha untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya air.

“Untuk generasi muda Kami berupaya melakukan edukasi dengan media yang berbeda yaitu story telling dengan tajuk Air Bercerita agar esensi peranan penting air untuk kehidupan dapat dicerna dengan cara yang menyenangkan,” ungkapnya.

“pohon yang ditanam adalah jenis pohon keras yang bernilai ekonomis,” tambah Direktur Keuangan, Pengelolaan Sumber Daya dan Manajemen Risiko Bapak Mukhamad Taufiq yang ikut hadir pada kegiatan peringatan HAD di Toba Asahan.

“Namun di lokasi Desa Ambar Halim juga dipilih beberapa Tanaman buah dengan harapan nantinya tidak hanya mampu menjaga air namun hasilnya juga dapat dinikmati oleh masyarakat. Tujuan lainnya adalah agar masyarakat bersemangat menanam karena dalam jangka panjang buah hasil panen akan mereka nikmati,” Taufiq menambahkan.

Menutup pembicaraan, Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai wujud kolaborasi serta komitmen bersama untuk menjaga kelestarian SDA. “Menjaga air adalah tugas kita bersama, dan semoga kegiatan yang kita laksanakan dapat dinikmati hasilnya hingga anak cucu kita kelak karena sangat penting menanamkan rasa peduli untuk melestarikan air untuk ketahanan air di masa mendatang,”ujar Fahmi.

———————————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

AnugerahBUMN

Anugerah BUMN ke 13 tahun 2024, Jasa Tirta I Raih Penghargaan Best CEO dan Transformasi Organisasi Perusahaan Terbaik

Mengusung tema “Business Reinvention untuk Optimalisasi Peluang Bisnis di Industry 4.0”, Malam Anugerah BUMN ke-13 resmi digelar 13 Maret 2024 dan PJT I mendapatkan dua penghargaan sekaligus pada kategori The Best CEO dan Korporat Terbaik Ke-3 Kategori Transformasi Perusahaan. Pada malam penganugerahan, Direktur Utama PJT I, Bapak Fahmi Hidayat menerima penghargaan “The Best CEO in Talent Development” sedangkan pada level korporat PJT I memperoleh penghargaan sebagai terbaik ke-3 kategori Transformasi Organisasi. Penghargaan diterima langsung oleh Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi. Acara ini merupakan acara rutin yang digelar oleh BUMN Track bekerjasama dengan PPM Manajemen.

Untuk membuka acara, Ketua Dewan Juri Bapak Tanri Abeng menyampaikan bahwa kegiatan ini selaras dengan visi 2045 Indonesia Emas. Untuk melihat kesiapan BUMN dan mewujudkan hal dimaksud. Selaras dengan tema “Business Reinvention untuk Optimalisasi Peluang Bisnis di Industri 4.0”, terbukti bahwa kinerja BUMN dan Anak BUMN pasca pandemi menunjukkan kinerja yang positif.

Direktur Operasional PJT I, Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa penghargaan ini tidak lepas dari upaya PJT I untuk terus berinovasi agar dapat bertahan, bersaing dan tentunya mengembangkan sektor bisnis perusahaan di era 4.0. PJT I terus berupaya memberikan pelayanan terutama terkait pengelolaan Sumber Daya Air (SDA). Transformasi dilakukan tidak hanya dalam upaya penambahan wilayah, pengembangan energi terbarukan, pengembangan SPAM hingga digitalisasi pengelolaan SDA. Transformasi lebih jauh menurut Milfan tidak hanya dari sisi pengelolaan SDA namun juga dalam pengelolaan keuangan melalui SAP, core value, pemantauan keamanan bendungan, hingga otomatisasi infrastruktur SDA. PJT I juga selalu mengutamakan kepuasan pelanggan dengan menerapkan berbagai kebijakan dan prosedur demi mewujudkan excellence service level, ujarnya.

Dihubungi terpisah, Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat menyampaikan penghargaan Best CEO yang diraihnya, tidak lepas dari pembinaan talenta yang dilakukan di PJT I. Pembinaan dilakukan kepada baik jajaran pimpinan hingga level karyawan milenial. Akhir 2023 kami mengumpulkan milenial perusahaan untuk mendiskusikan problematika dan pengembangan perusahaaan kedepannya. Awal tahun 2024 ini PJT I juga sudah memberangkatkan dalam beberapa kloter jajaran pimpinan muda serta staf milenial untuk belajar pengelolaan SDA secara langsung melalui kegiatan benchmarking ke Japan Water Agency. Menutup pembicaraan Fahmi menyampaikan harapannya agar penghargaan ini menjadi semangat bagi PJT I dan seluruh insan perusahaan agar dapat memberikan pelayanan terbaik dan terus berinovasi mencapai Ketahanan Air menuju Indonesia Emas.

————————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

BanjirMoker

Sinergi Jasa Tirta I dan Stakeholder, Bersama Tangani Banjir di Kabupaten Mojokerto

Hujan lebat sejak 5 Maret 2024 di area Brantas Tengah mengakibatkan peningkatan debit cukup signifikan sehingga mengakibatkan kerusakan tanggul sungai sehingga pada tanggal 6 Maret 2024 terjadi banjir di beberapa lokasi area Kabupaten Mojokerto.

Kondisi tersebut diperparah dengan terjadinya hujan lebat pada tanggal 9 Maret 2024 yang mengakibatkan banjir susulan serta rusaknya konstruksi darurat yang telah dibangun mulai tanggal 7 Maret 2024.

Berdasarkan koordinasi bersama di lapangan antara Kepala BBWS Brantas, Dirut PJT I dan PUSDA Prov Jatim, masing-masing instansi kemudian bersepakat berbagi tugas dalam penanganan di beberapa lokasi terdampak banjir. PJT I bertugas menangani perbaikan darurat tanggul Kali Brangkal yang mengakibatkan banjir di Kec. Sooko, Kab. Mojokerto pada 2 lokasi yaitu Desa Wringinrejo dan Desa Sambiroto dengan didukung oleh Dinas PUPR Kab. Mojokerto serta warga sekitar dalam pelaksanaanya.

Selain melaksanakan kegiatan penanganan perbaikan darurat pada 2 lokasi tersebut, PJT I juga memberikan dukungan material banjiran berupa jumbo bag untuk penanganan putusnya tanggul Kali Sadar yang dilaksanakan oleh BBWS Brantas.

Direktur SPB BNPB dan Bupati Mojokerto beserta jajarannya meninjau langsung kegiatan penanganan perbaikan darurat yang dilaksanakan PJT I serta memberikan dukungan kebutuhan alat & tenaga yang diperlukan untuk mempercepat penyelesaian perbaikan darurat termasuk alternatif rencana penanganan selanjutnya.

Dihubungi Kamis 14 Maret 2024, Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat menyampaikan bahwa sebagai upaya untuk meringankan beban masyarakat, PJT I melalui Tim TJSL telah menyalurkan bantuan melalui BPBD Kabupaten Mojokerjo. Bantuan berupa sembako diserahkan pada Rabu, 13 Maret 2024, dan diterima langsung oleh Kabid. Kedaruratan dan Logistik BPBD Kab. Mojokerto.

Menutup pembicaraan, Fahmi menyampaikan harapan semoga upaya yang telah dilakukan oleh PJT I dapat memininalisir dampak kerusakan tanggul di Kali Brangkal dan Kali Sadar serta dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak akibat terjadinya banjir di Kab. Mojokerto, ujarnya menutup pembicaraan.

———————————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

Rilis1

Tingkatkan Layanan Prima, PJT I Gelar Temu Pelanggan Laboratorium Lingkungan

Malang – Guna meningkatkan pelayanan prima kepada pelanggan Laboratorium Lingkungan, Perum Jasa Tirta (PJT) I menggelar temu pelanggan. Sebanyak lebih dari 200 perusahaan yang menjadi mitra PJT I dalam proses pengujian laboratorium tersebut hadir dan sekaligus diberikan pembekalan materi.

“Kegiatan ini tidak hanya sebagai upaya untuk mengenalkan lebih jauh tentang layanan laboratorium lingkungan PJT I. Namun juga sebagai sarana untuk silaturahmi dengan seluruh perwakilan pemanfaat dan pelanggan khususnya area Malang dan Mojokerto,” kata Manajer Utama Bisnis Strategis, Didik Ardianto saat dikonfirmasi, Kamis (7/3/2024).

Dalam kegiatan temu pelanggan, PJT I juga menghadirkan narasumber yang memberikan materi bagi ratusan tamu undangan yang hadir. Adapun materi yang disampaikan, yakni dari Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur terkait uji riksa lingkungan kerja serta sosialisasi tentang uji limbah dan emisi oleh Dinas Lingkungan Hidup Jawa Timur.

“Kami berharap para pelanggan laboratorium lingkungan PJT I dapat menambah wawasan baru. Untuk area Solo kegiatan serupa akan digelar usai Lebaran,” ungkapnya.

Di sela temu pelanggan, PJT I juga menerima simbolis SKP (Surat Keputusan Penunjukan) sebagai PJK3 (Perusahaan Jasa Kesehatan dan Keselamatan Kerja) Riksa Lingkungan Kerja. Sertifikat ini menjadi modal bagi PJT I karena ditunjuk sebagai Perusahaan penyedia Jasa K3 oleh Direktur Jenderal Pembinaan dan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

“Selaku penanggung jawab untuk penyelenggaraan PJK3 di PJT I adalah Kepala Divisi Operasional Bisnis, Ibu Inni Dian Rohani. Sertifikat ini telah diterima oleh PJT I sejak November 2023 namun secara simbolis baru diserahkan,” ujar Didik.

Dihubungi terpisah, Direktur Operasional PJT I, Milfan Rantawi menyatakan bahwa kegiatan temu pelanggan adalah rutin dan sebagai bentuk servis PJT I atas loyalitas pelanggan Laboratorium Lingkungan. “Dengan kemajemukan pelanggan laboratorium menunjukkan bahwa pangsa pasar usaha ini cukup luas,” ujar Milfan.

Lebih lanjut disampaikannya, bahwa layanan prima menjadi dasar dari setiap layanan yang diberikan dimana hal tersebut teruji dengan akreditasi yang dimiliki oleh Laboratorium Lingkungan PJT I. “Dalam kegiatan temu pelanggan juga dilaksanakan kegiatan penyerahan apresiasi pelanggan sebagai bentuk terima kasih atas dukungan selama ini kepada PJT I,” tambahnya.

Ia berharap kedepannya Laboratorium PJT I dapat terus berkembang dan memberikan layanan seluas-luasnya untuk para pihak terkait. “Semoga layanan prima dapat kami berikan kepada seluruh pemanfaat dan pelanggan PJT I,” pungkasnya. 

—-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik PJT I

Rilis21

PJT I Apresiasi Aplikasi BrantaSae, Wujud Kolaborasi Jaga Kelestarian Sungai Brantas

Malang – Perum Jasa Tirta (PJT) I mengapresiasi Aplikasi BrantaSae yang menjadi program kolaborasi Indonesia dengan Belanda melalui Universitas Brawijaya dan Universitas Teknologi Delft (TU Delft). Kepala Sub Divisi Humas dan Informasi Publik PJT I,  Yulia Puspitaningroem menilai, hadirnya BrantaSae menjadi wujud kepedulian bersama menjaga kelestarian sumber daya air di Sungai Brantas.

 

“PJT I sangat mendukung program pengembangan aplikasi BrantaSae karena mengelola Sungai Brantas tidak bisa kami lakukan sendiri. Kolaborasi dan kerjasama pentahelix yang melibatkan berbagai unsur seperti pemerintah, akademisi dan masyarakat ini menjadi upaya bersama untuk menjaga kelestarian SDA Sungai Brantas,” kata Yulia, Jumat (1/3/2024).

 

Ia menyampaikan, berbagai upaya telah dilakukan oleh PJT I untuk menjaga kualitas dan kuantitas SDA di Brantas. “Secara aktual kuantitas debit air telah kami pantau secara online dan realtime dari ruang Command Center menggunakan Smart Water Management System. Dalam pengembangan SWMS juga terdapat fitur SIKUALA atau Sistem Informasi Kualitas Air yang memberikan pelaporan rutin kualitas air di beberapa titik pemantauan serta informasi adanya pencemaran ,” ungkapnya.

 

Dengan adanya aplikasi BrantaSae, kata dia, dapat menjadi tambahan data dan informasi untuk pemantauan Sungai Brantas. “Kelebihan dari BrantaSae ada pada proses partisipasi masyarakat untuk mengentri data. Tentunya informasi tersebut sangat bermanfaat untuk mendukung upaya pelestarian Sungai Brantas yang terus kami lakukan selama ini,” jelasnya.

 

Dalam upaya pemantauan Sungai, khususnya di Kali Surabaya yang merupakan hilir Sungai Brantas, PJT I sejak 2009 telah melakukan kegiatan Patroli Air dengan melibatkan lintas instansi. Dengan konsep susur sungai memantau pencemaran, khususnya dari sektor industri menjadi upaya bersama menjaga kualitas air.

 

Dukungan bagi TU Delft yang mulai mengoperasikan aplikasi BrantaSae juga diberikan oleh PJT I. Salah satunya dengan memfasilitasi tiga perahu untuk susur sungai dari Pintu Air Gunungsari hingga Desa Cangkir, Driyorejo Gresik.

 

Proses identifikasi yang juga melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim, DLH Kota Surabaya, DLH Kabupaten Gresik dan Balai Besar Wilayah Sungai Brantas itu selayaknya kegiatan rutin Patroli Air. Berbagai temuan selama menyusuri Kali Surabaya itu juga menjadi catatan informasi yang diunggah di aplikasi BrantaSae.

 

Ia berharap, ke depan kerjasama lintas instansi bisa lebih dioptimalkan. “Kami sangat senang dan menyambut baik hadirnya TU Delft dengan aplikasi BrantaSae. Semoga sinergisitas dalam menjaga kelestarian air di Sungai Brantas bisa terus dilakukan dan diupayakan secara bersama,” pungkasnya.

 

——

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik PJT I 

WhatsApp Image 2024-02-26 at 10.33.38

Fun Run HUT PJT I ke-34 Nikmati Keindahan Selorejo dan Sehat Bersamaan

Sabtu 24 Februari 2024 dalam rangkaian acara peringatan HUT Perum Jasa Tirta I (PJT I) ke 34, PJT I selenggarakan kegiatan Fun Run 2024 dengan dihadiri kurang lebih 150 peserta karyawan dan karyawati dari seluruh divisi di PJT I beserta undangan dari BUMN lain dan mitra kerja.
Mengambil tempat di Taman Wisata Selorejo, Giat Fun Run dibagi menjadi 2 kategori yaitu lari jarak 5 km dan 10 km. Melalui rute yang dilalui, peserta disuguhkan keindahan Bendungan Selorejo maupun keelokan pemandangan Desa Pandansari.

Jam 5.00, Taman wisata Selorejo sudah mulai ramai oleh peserta dari seluruh wilayah kerja PJT I maupun para mitra undangan. Manajemen puncak PJT I turut hadir untuk ikut serta menyemarakkan acara. Peserta yang hadir melakukan registrasi, kemudian briefing, pemanasan dan pembukaan acara oleh Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat. Selepas pembukaan, pemberangkatan peserta dilaksanakan tepat pukul 06.05 oleh Bapak Direktur Keuangan, Pengelolaan Sumber Daya dan Manajemen Risiko, Bapak Mukhamad Taufiq.

Beliau menyambut baik diadakannya kegiatan Fun Run tersebut dan menyampaikan bahwa kegiatan ini mengingatkan kita semua tentang pentingnya hidup sehat. “Pemandangan Selorejo yang indah tentunya memberikan sensasi tersendiri utamanya untuk seluruh peserta. Dalam kegiatan lari ini kami juga mengundang mitra PJT I dari mulai Nippon Koei, PT Boma Bisma Indra, PT Garam, Bank Syariah Indonesia, PT Kliring Berjangka Indonesia, PT SIER, dan lainnya. Tujuannya tentu saja meningkatkan kekerabatan dengan insan dan Mitra PJT I,” ujar Taufiq.Giat Fun Run ditutup dengan acara hiburan dan pembagian doorprize serta pengumuman 3 pemenang tercepat kategori wanita 5 km dan 10 km sert pria 5 km dan 10km.

Dihubungi terpisah Minggu 24 Februari 2024, Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh panitia dan peserta yang hadir. Terima kasih karena rangkaian HUT PJT I telah dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dari awal hingga penutupan Fun Run kemarin, ujarnya. Terima kasih juga untuk dukungan seluruh pihak eksternal yang berkenan hadir dan menyemarakkan rangkaian HUT PJT ke-34. “Semoga PJT I dapat selalu memberikan yang terbaik, dan keberadaan kami dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat” ujarnya menutup pembicaraan.

———————————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2024-02-26 at 10.33.37

Kementerian PUPR dan Kementerian BUMN hadir Semarakkan HUT PJT I ke-34

Menteri Basuki Hadimuljono dan rombongan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) beserta Staf Ahli Bidang Implementasi Kebijakan Strategis Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) beserta rombongan hadir menyemarakkan puncak acara HUT Perum Jasa Tirta I ( PJT I) ke-34. Kedatangan rombongan Kementerian BUMN dimulai pada Sabtu, 17 Februari 2024 dalam acara Fun Bike Peringatan HUT PJT I ke-34. Kegiatan ini dihadiri jajaran Direksi PJT I serta pecinta gowes PJT I dan rombongan Staf Ahli Bidang Implementasi Kebijakan Strategis Kementerian BUMN, Bapak Wahyu Setyawan. Titik awal keberangkatan di Bukit Jemplang dengan rute sepanjang 27 km, peserta fun bike menyusuri bukit dan lereng taman nasional Bromo dan berakhir di Bromo Hillside.

Selanjutnya pada Minggu, 18 Februari 2024 dilaksanakan acara Family Gathering dengan mengundang Band Gigi sebagai bintang tamu utama acara. Kegiatan ini mengundang seluruh insan PJT I dan keluarga untuk ikut serta merayakan semarak pergantian usia. Kegiatan diisi dengan hiburan dan juga penampilan dari seluruh divisi yang ada di PJT I. Hadir dalam kegiatan Staf Ahli Kebijakan Strategis Kementerian BUMN dan rombongan untuk menyaksikan acara. Selepas acara peresmian Auditorium Universitas Brawijaya, rombongan Menteri PUPR Bapak Basuki Hadimuljono bergerak menuju Graha Cakrawala untuk ikut serta dalam kemeriahan Family Gathering PJT I. Pada kegiatan Family Gathering tersebut, Menteri PUPR ikut menyemarakkan kegiatan dengan bermain drum saat band Gigi tampil. Mengiringi nyanyian Armand Maulana dan grupnya pada beberapa lagu.

Direktur Utama PJT I, Bapak Fahmi Hidayat dihubungi pada Rabu 21 Februari 2024 menyampaikan terima kasih kepada seluruh insan PJT I atas sumbangsih seluruh insan perusahaan dalam memajukan perusahaan. Rangkaian acara yang diselenggarakan utamanya untuk diperuntukkan menghibur insan PJT I dan keluarga serta undangan eksternal yang hadir.

Kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi PJT I kepada kedua kementerian pembinanya yaitu Kementerian PUPR dan BUMN. Harapannya dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan fungsi koordinasi PJT I dengan dua Kementerian terkait. Fahmi menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah turut serta memeriahkan acara, ucapnya menutup pembicaraan.

———————————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2024-02-20 at 07.59.48

Memasuki Usia 34 tahun, Perum Jasa Tirta I Target Tingkatkan Pengembangan Potensi Bisnis

Malang – Perum Jasa Tirta (PJT) I menargetkan peningkatan pengembangan potensi bisnis di 2024. Hal itu ditegaskan Direktur Utama PJT I, Fahmi Hidayat saat peringatan HUT PJT I ke-34 tahun di Kota Malang.

“Peluang pengembangan perusahaan tahun ini menjadi salah satu sasaran yang akan dicapai perusahaan sebagai upaya optimasi aset dan sumber daya yang dimiliki,” kata Fahmi, Selasa (13/2/2024).

Ia menjelaskan, pengembangan potensi bisnis bisa dilakukan dengan banyak cara. Di antaranya peluang pengembangan wilayah dan penerapan BJPSDA (Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air) dengan Skema MIP atau Mitra Instansi Pengelola.

Selain itu, Fahmi juga menargetkan pengembangan Sumber Daya Air (SDA) yang dikelola PJT I untuk pengembangan energi baru dan terbarukan. Seperti diketahui, jika potensi air di bendungan yang dikelola PJT I telah digunakan untuk PLTA dan ke depan dikembangkan PLTS terapung di permukaan waduk menggunakan panel surya. Salah satunya di Bendungan Sutami, Kabupaten Malang.

Di sisi lain, pengembangan SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) juga akan terus dilakukan. Saat ini SPAM telah dibangun dan dioperasikan di Kabupaten Lamongan dan saat ini juga dalam tahap pembangunan di Kota Malang.

Pengembangan hidroinformatika melalui Smart Water Management System secara online dan realtime juga telah dilakukan PJT I. Bahkan terkait kredit karbon melalui kegiatan penanaman pohon juga menjadi investasi perusahaan yang akan terus dilakukan. Sekaligus menjaga ketahanan SDA.

Fahmi juga menyampaikan beragam tantangan kini dihadapi PJT I sebagai salah satu BUMN pengelola SDA di Indonesia. “Tantangan itu terutama terkait layanan pengelolaan SDA dari mulai ancaman keberlanjutan SDA yang meliputi kuantitas, kualitas, kontinuitas hingga ancaman bencana terkait air yang semakin meningkat frekuensi dan magnitudonya,” katanya.

Menurutnya, tantangan lain yakni keberlanjutan dan kondisi infrastruktur SDA yang menua dan bahkan rusak. Untuk itu, lanjut dia, perlu adanya perbaikan dan peremajaan infrastruktur guna mengoptimalkan kinerja dan pemanfaatannya untuk pengelolaan SDA di lima wilayah sungai yang dikelola PJT I baik di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Sumatera Utara.

Ia juga menyampaikan pentingnya keberlanjutan finansial baik untuk CAPEX (Capital Expenditure) dan OPEX (Operating Expenditure) juga menjadi tantangan mengemuka yang dihadapi. CAPEX bagi PJT I yakni pengeluaran yang dikeluarkan untuk membeli atau memperbarui sarana dan infrastruktur tetap, khususnya dalam pemeliharaan dan pengelolaan SDA. Sedangkan OPEX berkaitan dengan biaya operasional dari kegiatan bisnis rutin seperti gaji karyawan, listrik.

Fahmi berharap agar PJT I yang kini memasuki usia 34 tahun dapat lebih adaptif dengan perubahan global. “PJT I harus semakin cepat bertransformasi dari segala sisi,” pungkasnya.

Dalam rangkaian peringatan HUT tahun ini, PJT I telah menggelar seremoni perayaan secara sederhana di kantor pusat PJT I di Kota Malang tepat 12 Februari lalu. Dilanjutkan kegiatan family gathering yang akan dilaksanakan Minggu 18 Februari 2024.

Selanjutnya Senin 19 Februari 2024 akan dilaksanakan kegiatan workshop yang akan mengundang para stakeholder dan shareholder terkait Transformasi dalam Pengelolaan SDA. Workshop rencananya akan dihadiri Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono. Selain itu turut mengundang pula Staf Ahli Menteri Bidang Usaha Strategis Kementerian BUMN.

Adapun acara HUT PJT I di Februari ini akan ditutup dengan kegiatan Fun Run. Acara direncanakan akan berlangsung di Bendungan Selorejo, Kabupaten Malang pada 24 Februari 2024 mendatang.

—-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik PJT I

WhatsApp Image 2024-02-08 at 08.05.30

Jasa Tirta I Dukung Aksi Cepat Tanggap Atasi Banjir Grobogan

Hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Minggu malam, 05 Februari 2024 hingga Senin, 06 Februari 2024 telah mengakibatkan meluapnya sejumlah ruas sungai di DAS Serang dan DAS Tuntang. Selain itu, tingginya debit air dari hulu juga mengakibatkan jebolnya beberapa titik tanggul di Sungai Tuntang dan Serang. Kondisi ini mengakibatkan kejadian banjir pada 16 kecamatan di kabupaten Grobogan. Sebagai bentuk upaya penanganan kejadian dimaksud, Perum Jasa Tirta I (PJT I) bersinergi dengan Dinas PU SDA & Tata Ruang Jawa Tengah melalui Balai Pengelolaan SDA Serang Lusi Juana dan Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana bersama-sama melakukan langkah penanganan darurat. Koordinasi dilakukan untuk mempermudah penanganan bencana untuk memastikan peran dan tugas masing-masing instansi.

Sebagai pengelola beberapa infrastruktur SDA, PJT I menjalankan perannya dalam mengendalikan debit banjir dengan mengoperasikan sejumlah infrastruktur di DAS Serang, diantaranya Bendungan Kedungombo, Bendung Sidorejo, Bendung Sedadi, dan Bendung Klambu, serta infrastruktur di DAS Tuntang melalui Bendung Jelok untuk menurunkan elevasi sungai, sehingga dapat mempercepat surutnya genangan. Selain itu, PJT I juga mendukung penanganan bencana dengan membantu material banjiran dan alat berat untuk mempercepat proses penanganan darurat tanggul jebol.

Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat datang langsung meninjau lokasi terdampak di Desa Kemiri dan Desa Gubug Kabupaten Grobogan, serta Saluran irigasi Klambu Kiri yang merupakan salah satu titik lokasi tanggul jebol di hilir Bendung Klambu. Beliau menyampaikan bahwa koordinasi penanganan kegiatan tidak hanya berfokus pada ranah stakeholder di daerah, namun juga ke pusat. Kementerian PUPR dalam hal ini juga hadir langsung ke lokasi untuk mendiskusikan langkah konkret penanganan bencana.

“Seperti sudah disampaikan bahwa langkah cepat yang kami lakukan adalah membantu penyediaan jumbo bag, material banjiran dan menyiapkan amphibious excavator bersinergi dengan penanganan dari BBWS Pemali Juana”, tuturnya. Alat berat Amphibious di Bendung Klambu dipindahkan ke Sungai Serang untuk mengatasi tanggul jebol disana.

Selain kegiatan yang telah disebutkan sebelumnya, Rabu 07 Februari 2024 Direktur Utama PJT I didampingi Manajer Utama Regional II serta tim dari Divisi Jasa ASA IV menyampaikan bantuan kepada korban terdampak banjir. Bantuan berupa sembako serta air mineral ini disalurkan melalui BPBD Kabupaten Grobogan. “Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dan dirasakan manfaatnya langsung oleh para korban”, ujar Fahmi. “Kami bersama seluruh stakeholder dan pihak terkait akan terus berupaya agar banjir dapat segera teratasi,” pungkas Fahmi menutup pembicaraan.

————————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2024-01-15 at 08.28.55

Awal 2024, HATHI dan Jasa Tirta I Gelar Pelantikan Pengurus serta FGD Bahas Banjir di Kota Malang

Himpunan Ahli Teknik Indonesia (HATHI) bersama Jasa Tirta I menyelenggarakan kegiatan pelantikan Pengurus HATHI Cabang Malang pediode 2022-2025 serta kegiatan Focus Group Discussion (FGD) pada Selasa 09 Januari 2024. Haadir pada kegiatan Dr. M. Adek Rizaldi, ST., MTech selaku Sekretaris Umum HATHI mewakili Ketua Umum yang berhalangan hadir.

Kegiatan pelantikan Pengurus HATHI untuk mengukuhkan tenaga kompeten yang telah tersertifikasi di bidang keairan untuk bersama mengembangkan, memanfaatkan dan melakukan penyebar luasan ilmu pengetahuan.
Pada kegiatan tersebut dilantik Bapak Fahmi Hidayat selaku Ketua HATHI Cabang Malang beserta para pengurus lainnya.

Selanjutnya selepas pelantikan dilakukan kegiatan FGD bertajuk ‘Permasalahan Banjir Kota Malang’, yang diawali dengan sambutan dan keynote speech dari Sekretaris Umum HATHI Bapak Dr. M. Adek Rizaldi, ST., MTech mewakili Ketua Umum HATHI. Bapak Adek menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan, dimana acara pelantikan dan FGD menjadi penting agar kegiatan tidak hanya melibatkan kegiatan simbolis dalam hal ini pelantikan pengurus HATHI Cabang Malang, namun juga menjadi sarana berbagi informasi terkini dalam sektor keairan khususnya terkait isu banjir di Kota Malang.

Selepas menyampaikan sambutan, dalam paparannya Bapak Adek menjelaskan tentang tantangan pengelolaan risiko banjir saat ini dan di masa yang akan datang. Beliau menyampaikan bahwa pada tahun 2023 terjadi beberapa kejadian banjir untuk pertama kalinya di beberapa daerah yaitu Nusa Tenggara dan Papua. Faktor pertumbuhan penduduk yang berimbas pada terjadinya eksploitasi Sumber Daya Air (SDA) serta kejadian alam menjadi pemicu tergangguny keseimbangan Daerah Aliran Sungai (DAS). Adapun disampaikan oleh beliau bahwa penerapan Zero Delta AQ Policy dalam hal ini memberikan ruang untuk air menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan dimaksud. Zero Delta AQ Policy berpatokan tentang keharusan bahwa tiap bangunan tidak boleh mengakibatkan bertambahnya debit air ke sistem saluran drainase atau sistem aliran sungai.

Acara selanjutnya adalah FGD yang mengundang beberapa narasumber yaitu Bapak Prof. Dr. Eng. Donny Harisuseno, ST., MT. selaku Guru Besar Bidang Hidrologi dan Konservasi SDA Universitas Brawijaya, Bapak Yocky Agus Firmanda, ST, MT selaku Analis Sumber Daya Air pada Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman, Ibu Astria Nugrahany, ST., M.Sc selaku Kepala Divisi Teknologi Informasi PJT I dengan moderator Ibu Dr. Dian Noorvy Khaeruddin, ST., MT selaku Dosen Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Bertindak sebagai penanggap adalah Ibu Prof. Dr.Ir. Ussy Andawayanti, MS., IPM, ASEAN Eng dan Ibu Prof. Ratih Indri Hapsari, ST., MT., Ph.D.

Dihubungi Jumat 12 Desember 2024, Direktur Fahmi Hidayat selaku Sekretaris Umum HATHI dan Direktur Utama PJT I menyampaikan kegiatan bertujuan untik melantik pengurus HATHI Cabang Malang periode 2022-2025. Selanjutnya dijelaskan oleh beliau bahwa kegiatan FGD diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam terkait akar masalah, faktor penyebab, dan dampak yang dapat ditimbulkan oleh banjir khususnya di Kota Malang. Berbekal perspektif dari para ahli dan stakeholder terkait diharapkan kedepannya dapat dilakukan sinergi untuk menyelesaikan permasalahan banjir secara efektif dan efisien ujarnya menutup pembicaraan.

———————————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2024-01-10 at 13.50.57

Pengunjung Waduk Selorejo Meningkat, PJT I Siapkan Even Akhir Tahun

Malang – Jumlah kunjungan wisatawan di Waduk Selorejo, Kecamatan Ngantang, Kab Malang melonjak pada masa libur Hari Raya Natal 2023. Dari data Perum Jasa Tirta (PJT) I total jumlah pengunjung mencapai 1.934 orang terhitung mulai 22-26 Desember 2023.

Dibanding jumlah kunjungan wisatawan di periode yang sama tahun 2022, yakni 1.129 orang. Artinya jumlah wisatawan ke Selorejo mengalami peningkatan mencapai 58,3 persen.

Tingkat okupansi hotel dan villa di Selorejo yang dikelola PJT I juga cukup tinggi. Puncaknya tercatat pada tanggal 24 dan 25 Desember dengan okupansi mencapai 46 hingga 50 pesen.

“Alhamdulillah kunjungan wisatawan ke Selorejo meningkat. Untuk okupansi juga naik, biasanya tak sampai 10 persen, kemarin libur Natal puncaknya bisa 50 persen,” kata Kepala Divisi Operasional Bisnis PJT I, Inni Dian Rohani saat dikonfirmasi, Selasa (26/12/2023).

Melihat peningkatan antusiasme masyarakat berlibur ke Selorejo, PJT I menyiapkan program liburan akhir tahun. “Ada dua acara besar di Pariwisata Selorejo. Pesta tahun baru akan dimeriahkan dengan promo barbeque buffet pada tanggal 31 Desember 2023, diikuti oleh semarak musik tahun baru pada tanggal 1 Januari 2024,” kata Inni Dian.

Ia mengungkapkan, barbeque buffet akan disajikan khusus oleh Restoran Melati Pariwisata Selorejo. “Hanya dengan Rp 850 ribu untuk dua orang, pengunjung sudah mendapatkan fasilitas berupa menginap satu malam di hotel, kembang api dan hidangan lezat yang disiapkan khusus untuk menyambut tahun baru,” ujarnya.

Pada puncak tahun baru tanggal 1 Januari 2024, pengunjung juga dapat menikmati acara live musik yang memainkan musik-musik hits kekinian. “Akan ada bintang tamu Sukma Safira, Sita Echa, dan Siska Alexia yang akan memeriahkan panggung hiburan di Wisata Selorejo,” ungkapnya.

Tak hanya di Waduk Selorejo, event pada momen libur pergantian tahun juga akan digelar di Wisata Bendungan Sutami-Lahor, Malang dan Wisata Waduk Bening, Madiun. Akan ada bintang tamu yang dapat memeriahkan suasana tahun baru, yakni Widy-Santoso Entertainment dan Sagita.

Tidak hanya itu saja, untuk memastikan kenyamanan pengunjung selama liburan tahun baru, PJT I juga menawarkan promo staycation di Hotel Wonorejo Tulungagung dan Cottage Pariwisata Karangkates Kabupaten Malang.

Dengan suasana yang nyaman dan view pemandangan bendungan yang eksotis, menginap di Hotel Wonorejo hanya dibandrol Rp 300 ribu per malam sudah free breakfast dan kolam renang. Sedangkan untuk area Kabupaten Malang hanya dengan merogoh kocek Rp 525 ribu  per malam dapat menginap di Cottage Karangkates dengan fasilitas tiket gratis kolam renang dan taman wisata serta paket barbeque untuk makan malam sekaligus free breakfast.

“Hiburan dan promo menginap tersebut tentunya bisa menjadi pilihan ideal untuk menghabiskan libur Natal dan Tahun Baru. Semoga dengan adanya promo dan event ini dapat menarik para tamu untuk memiliki momen perayaan malam tahun baru yang indah di Pariwisata PJT I,” pungkasnya.

———

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

 

Rilis Coverweb (1)

Tingkatkan Kepedulian Generasi Muda akan Pelestarian Sumber Daya Air, Perum Jasa Tirta I Gelar Temu Ilmiah JKPKA ke-25

Menghadapi tantangan di era globalisasi, membutuhkan kerjasama antar berbagai pemangku kepentingan untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya air sebagai sumber kehidupan, serta komitmen untuk melindungi, menggunakan, dan mengelola Sumber Daya Air (SDA) secara terpadu dan berkelanjutan.  

Sebagai salah satu tugas PJT I yang diamanatkan pemerintah adalah memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan pemberdayaan masyarakat. Dalam upaya edukasi pelestarian sumber daya air kepada masyarakat, PJT I berkolaborasi dengan organisasi non-pemerintah dan institusi pendidikan, yaitu dengan Jaring-jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (JKPKA) dan Universitas Negeri Malang (UM). 

Sebagai puncak kegiatan, PJT I bersama JKPKA menyelenggarakan kegiatan Temu Ilmiah ke-25 JKPKA tahun 2023 dengan tema “Pelestarian Sumber Daya Air di Era Globalisasi” pada tanggal 20 Desember 2023. Dalam kegiatan tersebut, dilakukan Presentasi oleh para Finalis JKPKA Competition 2023 diantaranya Lomba Karya Tulis Ilmiah oleh Guru Pembina JKPKA dan Laporan Pemantauan Kualitas Air oleh siswa anggota JKPKA. Selain itu, dalam JKPKA Competition 2023 juga diadakan lomba Poster Digital dan non-digital dengan tema Pelestarian SDA. 

JKPKA Competition Tahun 2023 diikuti oleh 26 kelompok siswa dan siswi anggota JKPKA yang mengikuti lomba laporan pemantauan kualitas air dan 4 kelompok guru yang telah menyampaikan ide dan inovasi terkait pelestarian SDA melalui karya tulis ilmiah. Selain itu, sebanyak 38 karya poster digital dan 13 karya poster non-digital dengan tema pelestarian SDA yang masuk dalam penilaian dewan juri yang terdiri dari perwakilan PJT I, Bapak Wijayanto Hasan, Pembina JKPKA Bapak Soetarno Said, perwakilan Universitas Negeri Malang, Prof Sugeng Utaya dan Ibu Silvana Andriani perwakilan Guru Seni Budaya.

Dalam acara temu ilmiah JKPKA yang digelar di Kantor Pusat PJT I, dilaksanakan presentasi dari 6 kelompok siswa SMA yang terpilih sebagai finalis. antara lain dari SMA Negeri 2 Jombang, SMK Negeri 7 Malang, SMA Negeri 1 Tulungagung, SMK Negeri Nawangan 1 dan SMA Laboratorium UM (2 tim). Dari hasil penilaian juri diperoleh juara pertama dari tim SMA Negeri 2 Jombang yang mengusung judul “Pemantauan Kualitas Air Sungai di DAS Kali Brantas Kabupaten Jombang menggunakan Metode Biologi, Kimia dan Fisika”.
Untuk Kategori Karya Tulis Ilmiah oleh Guru Pembina dimenangkan oleh Bapak Priya Santosa dari SMA Negeri 1 Dolopo yang mempresentasikan karya tulis ilmiah dengan judul “Jejak Terumbu Karang Historis pada Dasar Sungai Palempayung Penyeimbang Kualitas Biota Air Daerah Aliran Sungai Bengawan Solo, Madiun”

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur Utama PJT I, Bapak Fahmi Hidayat. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa PJT I akan terus mendukung kegiatan positif yang dilakukan bersama dengan JKPKA sebagai best practice bentuk pemberdayaan masyarakat turut serta dalam pemantauan kualitas air sungai.

Sinergi yang berkesinambungan dengan JKPKA diharapkan mampu mewujudkan pengelolaan sumber daya air terpadu dan meningkatkan kepedulian masyarakat khususnya generasi muda dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air serta meningkatkan kompetensi tenaga pengajar khususnya dalam hal pengelolaan sumber daya air. “Dari guru-guru bertalenta yang menjadi anggota JKPKA kami harapkan muncul ide-ide inovasi dalam menghadapi segala tantangan keberlanjutan sumber daya air. Melalui karya tulis ilmiah maupun penelitian yang telah dilakukan, dapat membuka peluang para guru menjadi pembicara dalam forum internasional membahas permasalahan air dan lingkungan seperti World Water Forum.” ujar Bapak Fahmi menutup pembicaraan.

———
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2024-01-10 at 13.50.58

Momen Pergantian Tahun Baru, Perum Jasa Tirta I Menghadirkan Promo dan Event Menarik

Pergantian tahun menjadi momen yang penuh kegembiraan dan ditunggu-tunggu, untuk itu Perum Jasa Tirta I menghadirkan serangkaian acara istimewa di destinasi wisata unggulannya. Dengan sentuhan khusus, Pariwisata Selorejo dan Pariwisata Wonorejo siap menghadirkan event menarik bagi pengunjung.

Berlokasi di Banturejo, Ngantang, Kabupaten Malang, Taman Wisata Bendungan Selorejo Hotel & Resort mengundang masyarakat untuk merayakan momen istimewa ini dengan dua acara besar di Pariwisata Selorejo. Pesta tahun baru akan dimeriahkan dengan promo barbeque buffet pada tanggal 31 Desember 2023, diikuti oleh semarak musik tahun baru pada tanggal 1 Januari 2024.

 

Barbeque buffet akan disajikan disajikan oleh Restoran Melati Pariwisata Selorejo. Hanya dengan 850/2 pax, pengunjung sudah mendapatkan fasilitas berupa menginap satu malam, kembang api dan hidangan lezat yang disiapkan khusus untuk menyambut tahun baru.

Pada puncak tahun baru tanggal 1 Januari 2024, pengunjung dapat menikmati acara live musik yang memainkan musik-musik hits tahun ini dengan bintang tamu Sukma Safira, Sita Echa, dan Siska Alexia.

Tidak hanya itu saja, untuk memastikan kenyamanan pengunjung selama liburan tahun baru, Perum Jasa Tirta I juga menawarkan promo hotel Nataru di Hotel Wonorejo. Promo ini berlaku mulai tanggal 23 Desember sampai 1 Januari 2024. Dengan suasana yang nyaman dan pelayanan yang ramah, Hotel Wonorejo bisa menjadi pilihan ideal untuk menghabiskan libur Natal dan Tahun Baru.

Kepala Divisi Operasional Bisnis Perum Jasa Tirta I, Inni Dian Rohani membenarkan adanya promo dan event tersebut. Harapannya dengan adanya promo dan event ini dapat menarik para tamu untuk memiliki momen perayaan malam tahun baru yang indah di Pariwisata PJT I

—————————————————

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2024-01-10 at 12.13.05

Penghujung 2023, Jasa Titra I Laksanakan Sejumlah Pelatihan Tingkatkan Kompetensi

Akhir tahun 2023 diisi kegiatan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi insan Jasa Tirta I baik bagi para karyawan purna bakti, para milenial, hingga operator kapel keruk.

Untuk mempersiapkan masa pensiun yang berdaya guna, pada 14-15 Desember 2023 PJT I melaksanakan pelatihan persiapan masa pensiun bagi karyawannya. Pelatihan selama dua harı dilaksanakan sebagai pembekalan agar para karyawan yang akan purna memiliki kemampuan yang dapat digunakan selepas menyelesaikan pengabdian di PJT I.

Selanjutnya PJT I juga menyelenggarakan pelatihan sosial media dan editing video bagi milenial PJT I. Kegiatan dua hari dari 18-19 Desember 2023 dilaksanakan di Hotel Aria Gajayana kemudian dilanjutkan di Gardu Pandang, Bendungan Sutami. Dalam kegiatan dua hari dimaksud hadir dua narasumber yaitu Pranichia Resya dan Ilham Fauzi.

Pranichia atau yang sering disapa dengan Cia hadir pada hari pertama yang memberikan wawasan bagi Milenial tentang menjadi seorang konten kreator. Dijelaskan bagaimana cara pengelolaan media sosial dan cara-cara untuk menjadi seorang konten kreator. Kak Cia menjelaskan bahwa kegiatan hari ini adalah penting karena nantinya para milenial yang hadir akan menjadi cerminan perusahaan keluar. Sedangkan Kak Ilham Fauzia tau yang dikenal dengan Ilham VX menjelaskan kepada peserta pada Hari Senin dan Selasa tentang tata cara editing video. Peserta yang hadir tidak hanya dibekali dengan materi namun juga dengan kegiatan praktik editing di hari kedua. Kegiatan editing di hari kedua dimentori oleh Kak Ilham VX dan peserta yang hadir diberikan arahan dan masukan atas video yang telah dipresentasikan.

Upaya meningkatkan kompetensi juga diberikan kepada para operator alat berat di lingkup PJT I. Pelatihan ini diberikan dari tanggal 11 hingga 22 Desember 2023 nantinya. Kegiatan diikuti oleh 10  operator alat berat di lingkungan PJT I. Pelatihan diberikan dalam bentuk teknik pembelajaran di kelas bertempat di kantor pusat PJT I.

Dihubungi Rabu, 20 Desember 2023 Direktur Keuangan, Pengeolaan Sumber Daya dan Manajemen Risiko PJT I Bapak Mukhamad Taufiq bahwa PJT I senantiasa mendukung upaya peningkatan kompetensi karyawan yang dimiliki. Dari para pelaksana, pekerja purna hingga teman-teman milenial, sebisa mungkin Kami penuhi kebutuhannya terkait upaya peningkatan kompetensi. Harapannya tentu saja kemampuan teman-teman semakin bertambah dan semakin percaya diri degna kemampuan yang dimiliki. Teman-teman semakin berilmu yang nantinya akan meningkatkan produktivitas dan kinerja, ujarnya menutup pembicaraan.

————————————————————

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

Rilis Coverweb (1)

Perum Jasa Tirta I Gelar Pelatihan di Bidang Pertanian, Optimalisasi Hasil Tanaman Holtikultura Dengan Metode Hayati

Perum Jasa Tirta I kembali menggelar pelatihan Mitra Binaan pada hari Kamis tanggal 21 Desember 2023 di Desa Karangsono, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Sekitar 10 petani yang telah mendapatkan bantuan Program Usaha Mikro Kecil Perum Jasa Tirta I di Kabupaten Blitar ikut dalam pelatihan dengan tema Optimalisasi Hasil Tanaman Holtikultura Dengan Metode Hayati ini.

Pada pelatihan ini materi disampaikan langsung oleh Dosen dan Praktisi serta Laboran dari Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya degan konsentrasi Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan. Materi I yang disampaikan oleh Bapak Antok Wahyu Sektiono, SP, MP dengan materi Teknik Optimalisasi Tanaman Holtikultura (Cabai) sedangkan Materi II disampaikan oleh Laboran Bapak Tomo Agus Supriyantono, ST terkait Teknik Pengayaan Agens Hayati dengan Pemberdayaan Potensi Mikororganisme dan Jamur.

Pelatihan ini dibagi dalam 2 sesi yaitu pemaparan secara teori dan praktek dalam membuat pupuk alami. Praktek yang dilakukan terbagi menjadi dua, yang pertama praktek dalam pembuatan kompos dari kotoran kambing dan yang kedua praktek perbanyakan agens hayati dari media jamur dan bakteri.
“Harapannya dengan dilaksanakannya pelatihan ini, para petani mitra Binaan Perum Jasa Tirta I dapat membuat pupuk seacara alami yang tidak hanya dapat digunakan sendiri, namun juga dapat dikembangkan menjadi suatu ladang bisnis yang dapt dikembangkan,” kata Kepala Sub Divisi TJSL PJT I, Nina Meita Sari.

Dipenghujung acara Kepala Subdiv Pengelolaan TJSL Ibu Nina Meita Sari memberikan secara simbolis Benih dari cabai dan peralatan demo dalam perbanyakan agens hayati, agar dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh para Mitra Binaan dalam bidang pertanian.

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik PJT I

WhatsApp Image 2024-01-10 at 13.50.59

Penanaman Pohon, Upaya Jasa Tirta I Hijaukan Greenbelt Rawa Pening

Bersama dengan PT PLN Indonesia Power, Jasa Tirta I lakukan penghijauan di area Greenbelt Rawa Pening, Semarang, Jawa Tengah. Seremonial kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 21 Desember 2023 bertempat di Dusun Ngipik Desa Candi Kecamatan Bandungan, Semarang, Jawa Tengah. Pada kegiatan ini hadir Kepala Sub Divisi Jasa ASA IV/1 Bapak Ariet Setiawan selaku perwakilan dari PJT I dan Bapak Anang Rosihan Assistant Manager PT PLN Indonesia Power Sub Unit PLTA Jelok  selaku perwakilan dari PT PLN IP.

Pada kegiatan penghijauan ini dilaksanakan penanaman 1.250 pohon dengan jenis alpukat. Kegiatan penghijauan yang dilakukan antara PJT I dengan PT PLN IP merupakan bagian dari program Jasa Pengelolaan Sumberdaya Air (PJPSDA) 2023 PLTA Jelok. Turut mendukung dan hadir dalam kegiatan seremoni yaitu Kepala Cabang Dinas Kehutanan wilayah III Jawa Tengah, Muspika, Dinas Lingkungan Hidup, Kelompok Tani sebagai mitra. Pada kegiatan seremoni, PJT I dan PT PLN IP memperoleh piagam penghargaan dari Dinas Cabang Kehutanan Wilayah III atas upayanya melaksanakan Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan.

Direktur Operasional PJT I, Milfan Rantawi dihubungi pada Juamt 22 Desember 2023 menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk sinergi untuk pelestarian SDA. Penghijaunan di area greenbelt berguna untuk meminimalisir terjadinya erosi. Dengna adanya kegiatan konservasi tentunya juga akan menjaga ketersediaan air tanah. Dengan adanya tanaman tentunya juga akan meningkatkan kualitas udara, ujar Milfan. Buah hasil dari kegiatan nantinya juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan tentunya memberikan nilai ekonomi tersendiri.

Sinergi PJT I dan PT PLN IP kedepannya akan terus dilaksanakan. Kegiatan di daerah Rawa Pening hanya satu dari kegiatan konservasi lain yang kami laksanakan bekerjasama dengan PT PLN IP. Harapannya kegiatan ini dapat berefek positif bagi masyarakat dan menjaga kelestarian SDA dalam jangka Panjang, ujarnya menutup pembicaraan.

————————————————

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2024-01-10 at 12.11.21

Pelatihan Social Media dan Videografi, Upaya PJT I Tingkatkan SoftSkill Milenial

Akhir tahun 2023 diisi kegiatan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi sosial media dan editing video bagi milenial Perum Jasa Tirta I. Kegiatan dua hari dari 18-19 Desember 2023 dilaksanakan di Hotel Aria Gajayana kemudian dilanjutkan di Gardu Pandang, Bendungan Sutami. Dalam kegiatan dua hari dimaksud hadir dua narasumber yaitu Pranichia Resya dan Ilham Fauzi.

Pranichia atau yang sering disapa dengan Cia hadir pada hari pertama yang memberikan wawasan bagi Milenial tentang menjadi seorang content creator. Dijelaskan bagaimana cara pengelolaan media sosial dan cara-cara untuk menjadi seorang konten creator. Kak Cia menjelaskan bahwa kegiatan hari ini adalah penting karena nantinya para milenial yang hadir akan menjadi cerminan perusahaan keluar. Sedangkan Kak Ilham Fauzia tau yang dikenal dengan Ilham VX menjelaskan kepada peserta pada Hari Senin dan Selasa tentang tata cara editing video. Peserta yang hadir tidak hanya dibekali dengan materi namun juga dengan kegiatan praktik editing di hari kedua. Kegiatan editing di hari kedua dimentori oleh Kak Ilham VX dan peserta yang hadir diberikan arahan dan masukan atas video yang telah dipresentasikan.

Hadir mendampingi acara selama dua hari Kepala Sub Divisi Humas dan Informasi Publik Ibu Yulia Puspitaningroem selaku perwakilan manajemen. Dalam sambutan yang diberikan Ibu Yulia menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat membuka wawasan insan milenial PJT I tentunya. Harapannya agar kedepannya milenual PJT I dapat semakin handal dalam menggunakan sosial media baik untuk kepentingan personal dan juga untuk menunjang kegiatan perusahaan. Lebih lanjut pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan soft skill baik untuk membuat konten maupun editing video menjadi semakin terasah, ujarnya.

Dihubungi Rabu, 20 Desember 2023 Direktur Keuangan, Pengeolaan Sumber Daya dan Manajemen Risiko PJT I Bapak Mukhamad Taufiq menyampaikan rasa senangnya atas kegiatan pelatihan yang dilaksanakan. “Kegiatan ini tentunya dapat memunculkan keberanian milenial PJT I dalam menggunakan sosial media secara tepat, ujarnya”. Kegiatan ini rutin kami laksanakan dengan harapan lebih banyak insan muda PJT I yang dapat menjadi “wajah perusahaan” kedepannya. Harapannya teman-teman menjadi insan yang dapay menggunakan sosial media dengan tepat dan juga sesuai kaidah yang berlaku ujarnya menutup percakapan.

————————————————————
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-12-15 at 16.47.44

Kolaborasi Aksi TJSL Jasa Tirta I dan PNM untuk Hijaukan Brantas

Menutup akhir 2023, kegiatan Sinergi BUMN kembali dilakukan antara Perum Jasa Tirta I (PJT I) dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Sinergi kedua belah pihak dilaksanakan dengan adanya kegiatan bersama penanaman 5.750 bibit pohon di Desan Rembun, Kecamatan Dampit, Malang. Kegiatan kolaborasi kedua belah pihak merupakan langkah nyata bersama perusahaan mendukung kegiatan konservasi dalam payung program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Seremoni kegiatan dihadiri oleh Kepala Sub Divisi Pengelolaan TJSL, Kepala Sub Divisi Jasa ASA I/1 PJT I beserta jajarannya. Dari pihak PNM hadir Pimpinan PT PNM Cabang Malang sebagai perwakilan. Hadir pula dalam kegiatan Wakil Bupati Malang Bapak Didik Gatot Subroto, Anggota DPRD Kabupaten Malang Bapak Rahmat Kartala serta Camat Dampit Bapak Abai Saleh.

Wakil Bupati Malang yang hadir dalam kegiatan menyambut baik kolaborasi antara PJT I dan PNM. Disampaikan oleh Bapak Didik Gatot Subroto bahwa kegiatan ini dapat membawa kebermanfaatan bagi kelestarian alam, menjaga lingkungan serta menjaga sumber air dan oksigen. Pemilihan tanaman berupa mangga, alpukat, durian dan sengon adalah tepat karena dapat bermanfaat dari sisi ekonomi untuk warga masyarakat. Dari sisi kebermanfaatan lingkungan dinyatakan bahwa penanaman pohon dapat mencegah terjadinya erosi.

Dihubungi terpisah, Jumat 15 Desember 2023 Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi BUMN untuk keberlangsungan pengelolaan Sumber Daya Air (SDA). Terima kasih tentunya kepada PNM yang telah bersama dengan PJT I melakukan kegiatan penghijauan. Beliau juga meyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga kegiatan program TJSL PJT I dan PNM dapat terselenggara dengan baik.

Kedepannya menurut Milfan diharapkan kegiatan serupa akan lebih banyak dilaksanakan dan pelaksanaannya semakin tersebar. Tahun ini kegiatan sinergi BUMN semacam ini berfokus di Brantas, harapannya tahun depan dapat menyebar lebih luas ke WS lain yang dikelola PJT I. Pelestarian lingkungan membutuhkan aksi bersama, dan semoga semakin banyak hal baik yang dapat kita sebarkan bersama ujarnya menutup percakapan.

———————————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-12-15 at 17.21.06

Green Collaboration- Sinergi Jasa Tirta I dan Indra Karya Tanam Pohon di Kalipare Malang

Malang – Perum Jasa Tirta I (PJT I) menggandeng PT Indra Karya (Persero) berkolaborasi melakukan penanaman pohon di kawasan Kalipare, Kabupaten Malang tepatnya di Desa Sumberpetung dalam giat yang diberi judul Green Collaboration. Kedua BUMN itu melaksanakan penanaman bibit pohon dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia 2023, Kamis (7/12/2023).

Sekretaris PJT I, Wahyu Dutonoto mengatakan, penanaman bibit pohon itu merupakan bagian dari tugas pokok fungsi perusahaan sesuai dari amanat PP 46 tahun 2010. Dalam pelaksanaan kegiatan PJT I, memilih bibit pohon yang mempunyai nilai ekonomis untuk masyarakat.

Kegiatan penghijauan dilaksanakan sebagai bagian dari pengelolaan Sumber Daya Air (SDA). Dalam kegiatan di Kalipare khususnya untuk tanaman-tanaman yang dipilih merupakan tanaman yang menghasilkan bagi masyarakat, sehingga nantinya setelah kita menanam bisa meningkatkan ekonomi. Jadi tujuannya ketahanan pangan, ketahanan air, dan juga ketahanan ekonomi,” tegas Wahyu.

Wahyu melanjutkan, sedikitnya ada 400 bibit pohon yang ditanam di Desa Sumberpetung kali ini. Bibit pohon yang ditanam meliputi durian, alpukat, dan mangga. “Ini akan kita lakukan di beberapa tempat di area Sumberpetung. Kegiatan semacam ini menurut Wahyu tidak hanya dilaksanakan di Sumberpetung, Wilayah Sungai (WS) Brantas namun juga di WS lainnya yang dikelola oleh PJT I,” jelasnya.

Direktur Utama PT Indra Karya, Gok Ari Joso Simamora menyampaikan, pihaknya sebagai bagian dari BUMN, juga telah intensif untuk terlibat melaksanakan program-program terkait dengan tujuan untuk menjaga kelestarian alam.

“Kita berharap dengan kontribusi ini, sirkulasi air itu bisa berjalan dengan baik. Di luar dari itu juga ada manfaat, pohon yang berbuah ini selain menyehatkan tanah itu sendiri, dapat bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Kepala Desa Sumberpetung, Hamim Achmad menambahkan, masyarakat disana sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan PJT I dan PT IK. Ia berharap, bibit pohon yang ditanam hari ini bisa dinikmati masyarakat pada tahun-tahun mendatang.

“Harapan kami tanaman ini nanti dapat membuahkan hasil, berkembang, bisa dinikmati hasilnya 3 atau 5 tahun ke depan,” harapnya.


Sub Divisi Humas dan Informasi Publik PJT I

WhatsApp Image 2023-11-28 at 10.06.03

Jasa Tirta I Sosialisasikan Pemanfaatan Eceng Gondok di Rawa Pening

Semarang – Perum Jasa Tirta (PJT) I menggelar sosialisasi pemanfaatan eceng gondok yang banyak terdapat di Rawa Pening, Semarang. Dalam kegiatan yang dikerjasamakan bersama PT. PLN Indonesia Power tersebut, disampaikan bahwa eceng gondok dapat diolah menjadi biogas, kompos atau pupuk organik, pakan ternak, briket dan kerajinan tangan.

“Dengan pengelolaan yang tepat maka eceng gondok dapat berubah menjadi benda yang bernilai jual ekonomis serta bermanfaat. Untuk itu, PJT I sebagai BUMN pengelola Sumber Daya Air melihat eceng gondok yang kerap dianggap sebagai sampah atau masalah, ternyata bisa membawa berkah,” kata Direktur Operasional PJT I, Milfan Rantawi, Selasa (21/11/2023).

Ia menyampaikan bahwa Rawa Pening memiliki keunikan sekaligus persoalan yang kompleks. Disampaikannya, banyak penelitian yang dilakukan dan kebijakan yang diterapkan untuk menangani permasalahan di Rawa Pening. Mulai program pengangkutan atau pemanenan eceng gondok, pelarangan alat tangkap, pengerukan danau, konsep co-manejemen hingga proyek pembuatan master plan Rawa Pening yang menelan biaya cukup besar.

Oleh karena itu, lanjut dia, untuk memberi hasil yang signifikan maka penanganan konservasi dan pengelolaan Rawa Pening harus dilakukan secara terpadu. “PJT I tidak bisa bekerja sendiri. Harus sinergi bersama masyarakat, pemerintah dan stakeholder terkait. Jadi perlu dukungan seluruh pihak agar keberlangsungan Rawa Pening dapat terjaga,” tuturnya.

Perlu diketahui, Danau Rawa Pening terletak di cekungan terendah lereng Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo, dan Gunung Ungaran. Danau ini dangkal dan menjadi hulu bagi Sungai Tuntang dan merupakan tempat bermuaranya 14 sungai yang membawa sedimentasi.

Adanya eceng gondok tumbuh tanpa kendali mengakibatkan pendangkalan sehingga volume Rawa Pening berkurang yang juga berdampak pada pasokan air ke PLTA Jelok yang mengambil air melalui Bendung Jelok. Pertumbuhan eceng gondok di Rawa Pening menyebabkan penurunan kualitas air dan penyusutan luas permukaan air sebesar 30 persen.

Selain itu, dampak negatif lainnya dengan adanya eceng gondok berpotensi meningkatkan evapotranspirasi dan menurunnya jumlah kelarutan oksigen dalam air. Bahkan, eceng gondok juga mempercepat proses pendangkalan, menganggu lalu lintas air, menurunkan nilai estetika, dan meningkatkan vektor penyakit.

Sosialisasi dihadiri Kepala Sub Divisi Jasa ASA IV/1 PJT I, Ariet Setiawan dan Asisten Manajer PLTA Jelok sebagai perwakilan dari PT. PLN IP. Selain itu, tamu undangan yang juga hadir dari Dinas Pertanian dan Perikanan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kehutanan, Dinas Pariwisata, jajaran Muspika, perwakilan masyarakat dan nelayan Rawa Pening. Adapun narasumber didatangkan Akademisi dari Fakultas Lingkungan Universitas Diponegoro.

—-

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-11-17 at 10.23.41

PJT I dan Jurnalis Toba Diskusi Jaga Kelestarian Sumber Daya Air

Horas, PJT I dan Jurnalis Toba Diskusi Jaga Kelestarian Sumber Daya Air

Toba – Perum Jasa Tirta (PJT) I bersama dengan Forum Jurnalis Peduli Sungai (FJPS) di wilayah Kabupaten Toba menggelar diskusi guna menjaga kelestarian sumber daya air Danau Toba. Acara yang digelar di WITA Cafe Balige, Selasa (14/11/2023) itu dihadiri Direktur Operasional PJT I, Milfan Rantawi didampingi Manajer Utama Regional II, Lukman Chakim dan 22 jurnalis dari Toba serta tiga jurnalis dari Jawa Timur.

“Kami sebagai BUMN pengelola sumber daya air di wilayah Sungai Toba Asahan tidak bisa kerja sendiri. Perlu bantuan dan kerjasama, khususnya dari teman-teman pers untuk bisa menyampaikan informasi kepada masyarakat,” kata Milfan, Selasa (14/11/2023).

Ia menjelaskan, salah satu fungsi Perum Jasa Tirta I yakni melakukan konservasi untuk menjaga kelestarian sumber daya air di Toba. “Upaya konservasi ini dibagi dua, yakni dengan penanaman pohon atau penghijauan dan pembuatan sumur resapan serta biopori,” jelasnya.

Untuk penghijauan, penanaman pohon dilakukan oleh PJT I bekerjasama dengan masyarakat. “Untuk penanaman pohon ini kami memang kesulitan soal lahan, karena banyak lahan milik warga. Jika kawan-kawan pers bisa membantu untuk mendata lahan, terutama yg statusnya kritis dan sesuai dengan kriteria, maka kami dengan hati akan membantu penanaman pohon disana,” ungkapnya.

Milfan berharap, wartawan atau pers di Kabupaten Toba bisa membuat kelompok untuk melakukan upaya konservasi. Mulai dengan mendata lahan yang kritis sampai proses penanaman.

Perlu diketahui, sejak 2019 sudah hampir 1.100 hektare lahan di Wilayah Sungai Toba Asahan yang telah dilakukan penanaman pohon. Di antaranya wilayah Kabupaten Toba, Kabupaten Samosir, Kabupaten Humbahas, Kabupaten Tapanuli Utara dan Arboretum Ambarhalim.

Total pohon yang ditanam mencapai lebih dari 378 ribu batang pohon berbagai jenis. “Untuk jenis pohon kami menyesuaikan permintaan masyarakat yang memiliki lahan. Kami dampingi perawatan untuk memastikan bibit yang ditanam bisa hidup. Kalau sudah panen, hasilnya bisa dinikmati masyarakat dan kami dari PJT I tidak meminta karena hanya benefitnya saja yang kami harapkan sebagai upaya menyelamatkan sumber daya air di Danau Toba,” tuturnya.

Selain penghijauan, Jasa Tirta I juga membuat 100 sumur resapan dan 8.000 lubang biopori. Namun saat ini, program yang baru dilakukan itu progres fisiknya masih sekitar empat persen. Menurut studi masterplan untuk sumur resapan memiliki daya resap 20 liter per jam per sumur. Sedangkan lubang biopori memiliki daya resap 300 meter kubik per hektare per tahun.

Kemudian untuk Sekolah Peduli Lingkungan (SPL) saat ini PJT I juga sudah bergerak pada 4 SMP dari 10 SMP di Kabupaten Toba sesuai target 2023. Di SPL ini, masing-masing sekolah dibuatkan greenhouse untuk proses edukasi siswa akan pentingnya menjaga kelestarian alam untuk menjaga sumber daya air di wilayah Toba.

WhatsApp Image 2023-11-17 at 16.25.01

Terapkan Digitalisasi dan Implementasi IoT Jasa Tirta I Raih Penghargaan dalam Ajang IDIA Award 2023

Sukses untuk menerapkan digitalisasi dan implementasi Internet of Thing (IoT) Perum Jasa Tirta I (PJT I) raih Best Digital Innovation and IoT Implementation 2023 in Water Resources Management serta Best Chief Executive Officer (CEO) Indonesia Digital Innovation and Achievement of The Year 2023 untuk Direktur Utama Perum Jasa Tirta I dalam Ajang IDIA Award Tahun 2023. Penghargaan diberikan di Hotel Arya Duta pada Rabu 8 November 2023, diterima oleh Manajer Utama Keuangan, Perencanaan, Manajemen Risiko dan Teknologi, Bapak Zainal Alim.

Penghargaan diberikan kepada PJT I atas pengembangan teknologi informasi yang dilaksanakan oleh perusahaan. Sebelum tahun 2019, sejumlah pengembangan sistem informasi telah diimplementasikan diantaranya peningkatan sistem telemetri Hidro Informatika , River Management System, realtime pemantauan CCTV, penerapan aplikasi Peringatan Dini Banjir di Bengawan Solo, Sistem Informasi SDM hingga Sistem E-Procurement di tahun 2016. Di tahun selanjutnya dilakukan bridging serta integrasi Sistem telemetri hidroinformatika, aplikasi JDIH berbasis hukum serta kolokasi data center. Pada tahun 2018 perusahaan berfokus pada pengembangan bidang pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) dari sistem pemantauan kualitas air, Flood Warning and Forecasting System (Aquarius Software), Sistem Monitoring dan Analisa Laboratorium Lingkungan serta pengembangan aplikasi persuratan, E-office.

Tahun 2019 ,sistem keuangan PJT I mengalami transformasi melalui implementasi aplikasi Enterprise Resources Planning (ERP) SAP dan beberapa pengembangan IT lainnya seperti Sistem Pemantauan, Pengendalian, dan Peringatan Banjir (SIGAB). Berlanjut di tahun 2020, PJT I berupaya untuk menerapkan pengembangan Sistem Informasi Manajemen Aset (SIMASTIRTA), Sistem Informasi Kualitas Air berbasis web (SIKUALA) dan Aplikasi Kehadiran berbasis web.
Pada tahun 2021 hingga 2022, sejumlah aplikasi dikembangkan sebagai bentuk realisasi dari master plan IT PJT I yang telah disusun diantaranya Aplikasi Sistem Informasi Flowmeter (Pemantauan Debit PLTA), Aplikasi PPID, Aplikasi E-Monev. Atas transformasi digital yang telah dilakukan , PJT I mengikuti Assesment IT Maturity Level dan Assessment INDI 4.0 Cyber Security. Hingga tahun 2023 ini pengembangan teknologi informasi masih dilakukan dengan Implementasi ERP-SAP Anak Perusahaan (PT. JTE) dan Shared Services Klaster Danareksa (SIEM, GRC, etc.).
Direktur Keuangan, Pengelolaan Sumber Daya, dan Manajemen Risiko Perum Jasa Tirta I Bapak Mukhamad Taufiq menyampaikan pengembangan dan transformasi terus dilakukan perusahaan dari segala aspek termasuk didalamnya pengembangan sistem pemantauan banjir yang dilakukan perusahaan. “Pada tahun 2019, PJT I memiliki command center, yang menjadi ruangan pengelolaan data terpusat dan menjadi titik awal pengelolaan secara digital dimana ada terdapat perubahan dari sistem analog menjadi sistem digital. Setahun kemudian, PJT I kemudian mengimplementasikan Disaster Recovery Center (DRC) untuk meminimalisir potensi downtime dan kehilangan data dengan pemulihan aplikasi berbasis cloud secara realtime dan reliable. Dalam rencana pengembangan TI, kami berencana untuk mengimplementasikan Autonomous Water Resource Infrastructure Operation kurang dari empat tahun kedepan,” ujarnya.
Taufiq menambahkan, “Adaptasi pengelolaan sumber daya air (SDA) terhadap era digitalisasi industrial untuk pengelolaan SDA terpadu yang didukung dengan 𝙢𝙖𝙩𝙪𝙧𝙞𝙩𝙮 sistem teknologi dan informasi akan menghasilkan pengelolaan SDA yang cerdas dan efektif.”
Menjadi #BUMNMelekPerubahan merupakan upaya yang terus lakukan PJT I agar dapat terus bertahan di tengah sengitnya persaingan global. Dengan adanya dua penghargaan yang diterima dalam IDIA 2023, “Penghargaan ini menjadi motivasi kepada perusahaan untuk selalu berupaya menerapkan TI dan IoT dalam seluruh aspek perusahaan yang harapannya akan semakin meningkatkan pelayanan,” ujar Taufiq menutup pembicaraan.

————————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-10-03 at 15.48.01

Jasa Tirta I Ajari Kombis Hingga Ekspor Pada 35 UMKM Binaan

Surabaya – Perum Jasa Tirta (PJT) I melalui Sub Divisi TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) melatih 35 UMKM binaan perusahaan. Puluhan pelaku industri kreatif itu diajarkan tata cara komunikasi bisnis hingga proses ekspor produk. Pelatihan digelar di Surabaya dengan menghadirkan pemateri profesional.

“Untuk pelatihan ini, kami mengundang 35 UMKM dari seluruh wilayah Jawa Timur. Mereka ada UMKM binaan di wilayah kerja kami dan telah bekerjasama dengan PJT I dalam beberapa tahun terakhir,” kata Kepala Sub Divisi TJSL PJT I, Nina Meita Sari, Kamis (28/9/2023).

Adapun pelaku UMKM yang dilatih merupakan pengusaha di sektor perdagangan seperti toko makanan dan oleh-oleh. Ada pula dari UMKM industri kreatif seperti fashion, kerajinan manik-manik, kerajinan kulit dan logam hingga makanan olahan serta kopi.

Sebanyak 35 UMKM itu berasal dari Kota Surabaya, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Trenggalek dan Kabupaten Ponorogo. Nina menjelaskan, peserta yang diundang juga telah dipilih dan disesuaikan dengan materi pelatihan yang diberikan.

Terdapat tiga sesi materi yang disampaikan. Pertama dari Surabaya Export Center untuk memberikan pemahaman proses, persyaratan dan tata cara agar produk UMKM bisa diekspor keluar negeri. Kedua yakni materi pengenalan platform digital PADI atau Pasar Digital yang merupakan inisiasi Kementerian BUMN dan menjadi program dari PT. Telkom.

Selanjutnya, materi ketiga adalah komunikasi bisnis yang disampaikan dari Universitas Brawijaya. “Harapannya, dengan ketiga materi yang disampaikan, para UMKM binaan kami ini bisa mendapatkan tambahan ilmu dan literasi agar usahanya bisa berkembang lebih cepat,” tuturnya.

Selain dari UMKM binaan, PJT I juga mengundang peserta dari internal perusahaan, khususnya dari Divisi Bisnis yang mengelola unit usaha perusahaan. Diundang pula peserta dari Jasa Tirta Energi yang merupakan anak perusahaan dari PJT I.

Nina menambahkan, pelatihan serupa digelar secara rutin setiap tahunnya melalui program TJSL dari sektor Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK). Jika sebelumnya, penyaluran PUMK dikelola secara mandiri oleh Tim TJSL perusahaan, sejak 2022 lalu dikerjasamakan dengan BRI selama lima tahun hingga 2027.

“Kami tetap melakukan pembinaan pada UMKM karena sebagai BUMN pembina. Namun untuk PUMK langsung dengan Bank BRI karena anggaran dari PJT I sudah diserahkan ke sana untuk proses pinjaman dengan bunga rendah hingga assesment oleh BRI. Kerjasama antar BUMN ini program dari Kementerian BUMN,” jelasnya.

Saat ini sudah lebih dari 1.300 UMKM yang telah bekerjasama dengan BUMN pengelola Sumber Daya Air tersebut. “Semoga kedepan kami bisa lebih banyak bekerjasama dengan UMKM baru dan memberikan pelatihan yang lebih inovatif lagi,” pungkasnya.


Sub Divisi Humas dan Informasi Publik PJT I

WhatsApp Image 2023-10-03 at 15.48.01

Apel Siaga Banjir di Bendungan Selorejo, Dukungan Jasa Tirta I Siap Tanggap Dampak El Nino dan Potensi Banjir

Sebagai bentuk kesiapsiagaan hadapi dampak fenomena El Nino dan potensi bencana banjir di musim penghujan, Jasa Tirta I menjadi tuan rumah tempat penyelenggaraan “Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Dampak El Nino dan Banjir 2023/2024”. Kegiatan apel yang berlangsung di Area Bendungan Selorejo, 27 September 2023 dipimpin oleh Gubernur Jawa Timur Ibu Khofifah Indar Parawansa.

Lebih dari 1000 orang menghadiri apel tersebut yang berasal dari berbagai instansi terkait. Selain dari PJT I, apel diikuti oleh pihak dari perangkat daerah Pemprov Jatim, BBWS Brantas, BBWS Bengawan Solo, BBPJN Jatim-Bali, Basarnas, dan stakeholder lainnya.

Dalam rangkaian acara apel siaga dilaksanakan beberapa kegiatan yaitu simbolis kesiapsiagaan dengan penyematan life jacket kepada Nelayan Selorejo serta penyerahan kunci excavator dan pemberian santunan kepada anak yatim serta bantuan terhadap UMKM sekitar. Menutup kegiatan tersebut dilaksanakan kegiatan tanam pohon dan penebaran benih ikan.

Gubernur Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawansa selaku pimpinan apel menyampaikan agar semua stakeholder terkait menyiapkan langkah program mitigasi, preventif dan quick response atau respon cepat. Utamanya dalam menghadapi El Nino sekaligus potensi banjir karena berdasarkan prediksi BMKG pada minggu kedua atau ketiga November sudah mulai terjadi hujan dengan intensitas cukup. Disampaikan juga agar untuk pengelola bendungan memastikan kesiapan bangunan infrastruktur yang dimiliki. Harapannya masyarakat juga ikut dalam upaya pencegahan banjir dengan tidak membuang sampah sembarangan, karena pencegahan yang komprehensif harus dilakukan oleh seluruh elemen termasuk masyarakat.

WhatsApp Image 2023-09-21 at 09.17.14 (2)

Jasa Tirta I Lakukan Uji Coba Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bango 100 Lps

Malang – Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bango di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang mulai diujicobakan operasionalnya oleh Perum Jasa Tirta (PJT) I dengan kapasitas 100 liter per second (LPS). Ujicoba dihadiri oleh Wali Kota Malang, Sutiaji bersama Direktur Utama PJT I, Fahmi Hidayat serta seluruh stakeholder terkait, , Rabu (20/9/2023).

Untuk tahap awal, air yang sudah diproduksi SPAM Bango dinilai sudah layak minum. Namun, Dirut PJT I mengaku masih akan menguji kualitas airnya lebih lanjut di laboratorium milik perusahaan.

“Air ini sudah dinyatakan layak. Tapi untuk bisa dikatakan aman dan menjadi air minum yang bisa langsung dikonsumsi harus dipastikan dulu. Kalau secara kimia seperti kadar pH, kekeruhan, sudah sesuai standar mutu. Tapi dari mikrobiologi dan kandungan bakteri e-colinya itu seperti apa, nanti akan kami pastikan (diujikan) di lab dan PJT I punya alatnya,” kata Fahmi.

Dengan uji laboratorium tersebut, ia ingin memastikan air layak minum dari SPAM Bango bisa sesuai dengan standar aturan. “Ada parameter kualitas air berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) no 2 tahun 2023 yang akan menjadi acuan untuk air permukaan yang diolah hingga layak minum,” ungkapnya.

Untuk kapasitas produksi, jika di awal uji coba saat ini masih 100 LPS, ke depan akan terus ditingkatkan. “Kami terus mengupayakan target operasional IPA 200 LPS sampai dengan akhir 2023. Harapannya kapasitas bisa ditingkatkan 100 LPS di tahun 2025 dan tahun 2027 ditambah lagi 200 LPS. Sehingga totalnya kapasitas IPA Bango menjadi 500 LPS,” ungkapnya.

Namun demikian, ia mengaku peningkatan kapasitas produksi tetap mempertimbangkan kondisi. “Peningkatan produksi tetap harus memperhitungkan keseimbangan atau neraca air keseluruhan, karena pengguna air baku harus dipenuhi dari hulu ke hilir,” tuturnya.

Walikota Malang, Sutiaji menilai dengan diujicobakannya SPAM Bango dengan kapasitas 100 LPS sebagai wujud kemandirian air baku. Menurutnya, SPAM Bango menjadi bentuk kehadiran pemerintah lewat BUMN sebagai perwakilan negara kepada rakyat. Memenuhi kebutuhan air untuk masyarakat dari hulu hingga hilir.

“Ini membanggakan dan pelan-pelan memberikan keyakinan akan pemenuhan kebutuhan air bersih. Apalagi masih ada proses selanjutnya yang diharapkan ada peningkatan hingga sampai di akhir tahun ini bisa 200 LPS. Kami berharap masyarakat tidak khawatir tentang ketersediaan air bersih di Kota Malang,” kata Sutiaji.

Pada momen itu, Sutiaji bahkan tak segan mencoba meminum langsung air produksi SPAM Bango. “Rasanya segar, tidak ada baunya. Artinya sudah layak. Kalau amannya kan memang perlu diujikan di laboratorium. Kalau produksi sudah 200 LPS di Desember 2023 dan terkoneksi (ke saluran distribusi air PDAM Tugu Tirta) nanti bisa tersalurkan ke pelanggan,” pungkasnya.


Sub Divisi Humas dan Informasi Publik PJT I

WhatsApp Image 2023-09-21 at 09.17.14 (3)

Kelola Air secara Efektif, Langkah Perum Jasa Tirta I Jaga Alokasi Air Wilayah Jatim di Musim Kemarau

Sesuai informasi dari BMKG bahwa musim kering di Indonesia untuk tahun 2023 ini akan lebih lama daripada perkiraan dikarenakan fenomena El Nino dan hal tersebut telah menjadi perhatian bagi Perum Jasa Tirta I (PJT I). Provinsi Jawa Timur sebagai salah satu wilayah penyumbang produksi beras tertinggi di Indonesia tentunya sangat terpengaruh dari pola alokasi air irigasi yang dilaksanakan PJT I sebagai bagian dari pelayanan masyarakat.

Dihubungi Kamis 14 September 2023, Fahmi Hidayat, Direktur Utama PJT I menyampaikan bahwa sampai dengan saat ini, untuk pola alokasi air di Wilayah Jawa Timur masih berpedoman pada pola alokasi air tahun 2023 yang disepakati bersama saat rapat dengan Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA).

Untuk Sutami misalnya, Tinggi Muka Air (TMA) Aktual Sutami berada di angka 270,01 m dimana untuk Low Water Level (LWL) Sutami berada pada 256,0 m. Di Bendungan Selorejo terpantau TMA aktualnya yaitu 618,87 m dimana LWLnya yaitu 606,00 m. Di Bendungan Bening dapat kami sampaikan bahwa TMA Aktual yaitu 103,34m dimana LWLnya berada pada 96,40. Untuk Wonorejo TMA Aktual berada di angka 172,98 m dimana LWL Bening berada pada 141,00 m.

“Kami tetap berupaya menjaga TMA pada bendungan yang kami kelola, hal ini terkait dengan keamanan bendungan,” ujar Fahmi. Sehubungan dengan layanan irigasi kepada para petani masih terjaga sesuai dengan pola. Dijelaskan oleh Fahmi, jika diambil rerata layanan irigasi dari Bendung Lodoyo, Tiudan Kanan, Mrican, Mlirip dan Lengkong baru sampai saat ini masih lebih dari 100% yang diprogramkan. Layanan air irigasi masih sesuai dan terpenuhi.

Meskipun demikian, mitigasi risiko telah dilaksanakan baik secara internal maupun dengan melibatkan pihak eksternal. Sesuai dengan rapat internal PJT I yang dilaksanakan Agustus kemarin, PJT I akan melakukan optimalisasi tampungan air di waduk tahunan sebagai optimalisasi tambahan cadangan air untuk menghadapi musim kemarau 2023. Optimasi longstorage juga akan dilakukan pada bendung-bendung di Daerah Hilir. Dalam hal efisiensi, akan dilakukan realokasi air sesuai kebutuhan untuk penerapan efisiensi pengeluaran air dari waduk. Sebagai upaya utama, dilaksanakan juga pembersihan sedimen didepan intake pengambilan air para pemanfaat. Selain itu PJT I akan melakukan pembuatan alur air supaya air dapat mengalir dengan lancar apabila diperlukan.

PJT I akan terus melakukan monitoring dan menginformasikan ketersediaan air kepada para stakeholder. “Kami akan semakin menguatkan pemantauan dan pelaporan pengambilan air tidak berizin. Kami juga tentunya akan menyediakan sarana,prasarana dan peralatan untuk kegiatan tanggap darurat”, ujar Fahmi.

Koordinasi dilakukan dengan stakeholder seperti misalnya Rapat Koordinasi Antisipasi dan Mitigasi Potensi Kemarau dengan Iklim Kering di Jawa Timur bersama PU SDA Prov. Jatim, BMKG, PJT I, BPBD, Dinas Pertanian Prov. Jatim, Dinas Perkebunan Prov. Jatim, Dinas ESDM Prov. Terakhir kemarin 13 September 2023 kami melakukan rapat koordinasi menghadapi El Nino dan musim penghujan yang nantinya kegiatan akan digelar di Bendungan Selorejo pada 27 September 2023. Menutup pembicaraan beliau menyampaikan bahwa PJT I mendukung upaya dari PT PLN NP yang pada tahun ini akan melaksanakan kegiatan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). Intinya kita dukung langkah efektif agar kita dapat bersiap untuk semua hal, ujarnya.

———————————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

Webinar 2022

Penguatan IT dan SDM menjadi Tema Webinar HUT Jasa Tirta I 2022

Malang – Dalam rangka HUT ke-32, Perum Jasa Tirta (PJT) I menggelar Webinar dengan mengusung tema “Stronger Together, Facing a Bright Future”. Penguatan IT dan Sumber Daya Manusia menjadi latar belakang sekaligus topik webinar yang dapat diakses tidak hanya oleh seluruh insan perusahaan tapi juga oleh masyarakat umum 

Di tengah situasi pandemi Covid-19 yang terjadi, terdapat silver lining dimana terjadi peningkatan terhadap kebutuhan teknologi digital sehingga Perusahaan dituntut untuk melakukan lompatan besar di seluruh mata rantai kegiatan bisnisnya. Hal ini sangat diperlukan untuk menjaga kualitas produk dan layanan serta meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam proses bisnis. Untuk mendukung keberhasilan perubahan yang dilakukan oleh Perusahaan, tidak bisa dipungkiri bahwa perlu adanya penyiapan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang agile dan adaptif sehingga diharapkan perubahan tersebut dapat berjalan lancar. 

Hal lain yang juga menjadi perhatian PJT I adalah terkait faktor Keselamatan dan Kesejatan Kerja (K3). Dasar aturan terbaru mengenai K3 ini diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2018 Tentang Keselamatan dan Kesehatan Lingkungan Kerja dimana di dalamnya juga mengatur mengenai Kesehatan Mental. Kesehatan mental adalah keadaan sejahtera dimana setiap individu menyadari potensi yang dimilikinya, dapat mengatasi tekanan normal dari kehidupan, dapat bekerja secara produktif dan baik, dan mampu memberikan kontribusi kepada komunitasnya. Stress kerja yang tidak ditangani dengan baik bisa berpengaruh terhadap kesehatan mental, dan hal ini tentunya juga berpengaruh terhadap produktivitas.

Narasumber pertama yaitu Dr. -Ing. Paryanto selaku Kreator Program INDI 4.0 di Kementerian Perindustrian sekaligus berprofesi sebagai Dosen di Universitas Diponegoro. Membahas mengenai penyiapan perusahaan dan berbagai sumber daya yang dibutuhkan untuk dapat bersiap menghadapi era 4.0. Perusahaan perlu mempersiapkan strategi pengembangan IT, dan ini tentunya memerlukan komitmen dari top manajemen hingga level pelaksana. Penggunaan teknologi tepat guna dengan penerapan budaya kerja profesional menjadi kunci keberhasilan proses transformasi 4.0. Dan tentunya agar proses transformasi dapat berjalan berkelanjutan, perlu ditetapkan sistem monitoring dan evaluasi secara terstruktur. 

Topik yang selanjutnya menjadi pembahasan adalah terkait kesehatan mental. Bersama dengan Analisa Widyaningrum selaku Direktur sekaligus founder Analisa Personality Development Center (APDC), dipaparkan topik mengenai kesehatan mental menghadapi tuntutan pekerjaan dan lingkungan kerja yang semakin unpredictable. Analisa menjelaskan bahwa semua orang sedang berada dalam kondisi yang sama, dikarenakan adanya pandemic Covid-19. Penting bagi kita untuk menjaga kondisi fisik dan pikiran (mental) agar dapat secara konsisten memberikan yang terbaik dalam pekerjaan, karena kedepan disrupsi atau perubahan menjadi sebuah tuntutan bagi suatu ekosistem untuk dapat terus bertahan. Kita tidak akan pernah tahu perubahan apa yang akan dihadapi, untuk itu kita perlu mengatur mindset dan menghindari stress agar segala perubahan yang ada dapat menjadikan turning point untuk kita dapat lebih berkembang. Salah satunya dengan mengatur manajemen waktu dalam melakukan pekerjaan dan pemenuhan kebutuhan pribadi atau keluarga. Keduanya harus terpenuhi, namun jangan sampai saling mengganggu. 

Dihubungi Jumat, 04 Maret 2022 Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menambah wawasan dan pemahaman insan PJT I dalam menghadapi era disrupsi. “Pengembangan teknologi industri 4.0 untuk menunjang proses bisnis PJT I, merupakan disrupsi yang mutlak harus dihadapi oleh seluruh insan Perusahaaan.” ucap Milfan. Beliau juga menyampaikan bahwa untuk dapat menghadapi transformasi yang unpredictable kedepan, diperlukan tim yang sehat secara fisik maupun mental serta adaptif terhadap perubahan. Harapannya, kegiatan ini dapat bermanfaat bagi kemajuan perusahaan melalui penguatan mental insan perusahaan.

————————————

Dep. Humas dan Informasi Publik PJT I

anti-suap-2-Copy

Jasa Tirta I Gelar FGD BJPSDA Untuk Kepentingan Umum

1

Digital Competition Jasa Tirta I 2022

Pada Hari Ulang Tahun (HUT) Perusahaan Umum Jasa Tirta I (PJT I) Ke-32 tahun dan mengingat saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, maka untuk tetap menyemarakkan kegiatan ulang tahun akan dilakukan beberapa kegiatan yang berkaitan dengan digitalisasi. Melihat semakin tingginya penggunaan media sosial dan e-sport di kalangan masyarakat saat ini, maka dalam rangka merayakan perayaan HUT PJT I ke-32 akan diselenggarakan Digital Competition.

Informasi lebih lanjut:

KAK Digital Competition_HUT PJT I_2022_R11 (1)

2

Jasa Tirta Virtual Race 2022

Pada Hari Ulang Tahun (HUT) Perusahaan Umum Jasa Tirta I (PJT I) ke-32 tahun, untuk tetap menyemarakkan kegiatan ulang tahun pada kondisi pandemi Covid-19 maka akan dilakukan kegiatan virtual race yaitu virtual run dan virtual ride yang dapat diikuti oleh insan perusahaan dan masyarakat umum. Pada kegiatan ini, peserta dapat merasakan sensasi berkompetisi berlari dan bersepeda dengan mengatur kecepatan, rute sesuai dengan kemampuan masing-masing (menggunakan aplikasi lari & sepeda) namun tetap mengikuti protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah setempat termasuk memperhatikan jarak sosial dan jarak fisik.

GAMBARAN PELAKSANAAN KEGIATAN

  1. Persyaratan Secara Umum
  2. Peserta harus mengikuti akun Instagram PJT I yaitu @perumjasatirta1; @jt_runners dan @jasatirta.riders.
  3. Kuota pendaftaran 4200 peserta dengan detail sebagai berikut:
  4. Karyawan : 100 peserta virtual run; 100 peserta virtual ride
  5. Umum : 2000 peserta virtual run; 2000 peserta virtual ride
  6. Peserta hanya diperbolehkan memilih 1 (satu) kegiatan virtual race.
  7. Peserta dilarang menggunakan sepeda E-Bike atau kendaraan bermotor dalam mengikuti Virtual Race.
  8. Apabila ada aktifitas yang mencurigakan atau kecurangan dalam lomba, sesama peserta diperbolehkan untuk melaporkan kecurangan tersebut kepada panitia.
  9. Aktifitas harus diunggah dan hanya dapat melakukan 2 kali aktivitas di hari yang sama.
  10. Penentuan finisher terbaik akan dipilih berdasarkan jarak tempuh; elevasi gain atau pace rata-rata di tiap workout dalam batas periode waktu yang sama.
  11. Keputusan tidak dapat diganggu gugat & bersifat mutlak.
  12. Biaya pengiriman dan pajak hadiah ditanggung oleh PJT I sebagai penyelenggara.
  13. Pengumuman resmi pemenang ditampilkan melalui Instagram PJT I dan website https://virtualracejasatirta1.com Pemenang diharuskan untuk mengirimkan data diri lengkap, berupa: foto KTP, foto NPWP (apabila ada), no. telp yang bisa dihubungi dan alamat lengkap tempat tinggal, melalui Direct Message (DM) Instagram PJT I. Data diri pemenang ditunggu paling lambat hingga 14 hari setelah pengumuman. Apabila melebihi tanggal tersebut, PJT I berhak untuk membatalkan kemenangan dan hadiah dapat diberikan kepada pemenang lain yang ditentukan oleh pihak PJT I.
  14. PJT I berhak untuk mengubah Syarat dan Ketentuan kompetisi ini setiap saat, tanpa memberi pemberitahuan sebelumnya kepada pihak manapun. Dengan mengikuti kompetisi ini, peserta dianggap setuju untuk terikat dengan Syarat dan Ketentuan, dan bahwa keputusan PJT I adalah mengikat.
  15. Hati-hati dengan penipuan, PJT I tidak memungut biaya apapun dari kompetisi ini.

Virtual Run Competition

1. Peserta kompetisi Internal : Karyawan, Calon Karyawan, MPK, PKWT, Outsourcing, dan kelompok bantuan)

Eksternal : Umum

2. Jumlah Peserta Internal : 200 orang

Eksternal : 4000 orang

3. Waktu Pelaksanaan Pengumuman : 5 s.d. 6 Feb 2022

Pendaftaran : 7 s.d. 10 Feb 2022 (kuota dibatasi 500 orang/hari)

Pelaksanaan : 12 dan 13 Feb 2022

4. Registrasi 1. Peserta melakukan registrasi pada saat pendaftaran di website https://virtualracejasatirta1.com

2. Peserta hanya diperkenankan memilih 1 kategori Virtual Run kelompok umum atau karyawan.

3. Mengisi data diri; alamat lengkap (untuk pengiriman medali dan kaos jersey); serta akun strava yang digunakan.

4. Peserta akan mendapatkan email konfirmasi apabila telah sukses melakukan registrasi.

5. Panitia akan memasukkan peserta ke dalam even.

6. Memiliki aplikasi Strava untuk validasi aktifitas dengan cara mengunggah link Strava pada website https://virtualracejasatirta1.com

5. Persyaratan Peserta dalam Virtual Run – Memiliki aplikasi Strava.

– Aktivitas harus di unggah dan hanya dapat melakukan 1 kali aktifitas saja di hari yang sama.

– Wajib menerapkan protokol kesehatan selama melakukan kegiatan virtual run

6. Jarak Minimal Total jarak 10 km selama 2 hari (12 s.d 13 Feb 2022)
7. Penentuan 50 Best Finisher – Jarak tempuh total selama 2 hari akan di akumulasi.

Pace rata-rata akan menjadi poin extra dalam penentuan best finisher.

8. Pengumuman Finisher tanggal 22 Februari 2022 pada website https://virtualracejasatirta1.com dan akun instagram PJT I yaitu @perumjasatirta1.
9. Hadiah Medali & jersey : untuk 50 best finisher di tiap kategori.

Total Hadiah kategori Eksternal senilai Rp 2.500.000 : untuk 5 finisher teratas.

Total Hadiah kategori Internal senilai Rp 2.500.000 : untuk 5 finisher teratas.

10. Lain – lain pengiriman hadiah, medali & jersey akan dilakukan ± 2 bulan setelah pengumuman 50 finisher terbaik.

Virtual Ride Competition

1. Peserta kompetisi Internal : Karyawan, Calon Karyawan, MPK, PKWT, Outsourcing, dan kelompok bantuan)

Eksternal : Umum

2. Jumlah Peserta Internal : 100 orang

Eksternal : 2000 orang

3. Waktu Pelaksanaan Pengumuman : 5 s.d. 6 Feb 2022

Pendaftaran : 7 s.d. 10 Feb 2022 (kuota dibatasi 500 orang/hari)

Pelaksanaan : 12 dan 13 Feb 2022

4. Registrasi 1. Peserta melakukan registrasi pada saat pendaftaran di website https://virtualracejasatirta1.com

2. Peserta hanya diperkenankan memilih 1 kategori Virtual Ride kelompok umum atau karyawan.

3. Mengisi data diri; alamat lengkap (untuk pengiriman medali dan kaos jersey); serta akun strava yang digunakan.

4. Peserta akan mendapatkan email konfirmasi apabila telah sukses melakukan registrasi.

5. Panitia akan memasukkan peserta ke dalam even.

6. Memiliki aplikasi Strava untuk validasi aktifitas dengan cara mengunggah link Strava pada website https://virtualracejasatirta1.com.

5. Persyaratan Peserta dalam Virtual Ride – Memiliki aplikasi Strava.

– Aktivitas harus di unggah dan hanya dapat melakukan 1 kali aktifitas saja di hari yang sama.

– Wajib menerapkan protokol kesehatan selama melakukan kegiatan virtual ride

6. Jarak Minimal Total jarak 40 km selama 2 hari (12 s.d 13 Feb 2022)
7. Penentuan 50 Best Finisher – Jarak tempuh total selama 2 hari akan di akumulasi.

Elevasi Gain akan menjadi poin extra dalam penentuan best finisher.

8. Pengumuman Finisher tanggal 22 Februari 2022 pada website https://virtualracejasatirta1.com dan akun instagram PJT I yaitu @perumjasatirta1.
9. Hadiah Medali & jersey : untuk 50 best finisher di tiap kategori.

Total Hadiah kategori Eksternal senilai Rp 2.500.000 : untuk 5 finisher teratas.

Total Hadiah kategori Internal senilai Rp 2.500.000 : untuk 5 finisher teratas.

10. Lain – lain pengiriman hadiah, medali & jersey akan dilakukan ± 2 bulan setelah pengumuman 50 finisher terbaik.

CONTACT PERSON

Janu : 0857 5533 9885

Sofii : 0812 5274 1200

Nada : 0813 5561 6663

Info selengkapnya:

HUT PJT 32 – KAK Virtual Race 2022 Final

3

Jasa Tirta I Kelola Alokasi Air, Dukung Pasokan Padi di Jatim

2021 menjadi tahun yang membanggakan bagi Jawa Timur yang telah berhasil mencapai target produksi padi tertinggi se Indonesia. Data dari Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa produksi padi pada tahun 2021 mencapai 9,9 juta ton GKG (Gabah Kering Giling) dan menjadikan Jawa Timur untuk pertama kalinya sebagai sentra produksi beras terbesar di Indonesia.

Sebagai perusahaan milik negara yang memiliki penugasan untuk mengoperasikam sejumlah Bendungan dan Bendung di Wilayah Sungai Brantas dan Bengawan Solo, Perum Jasa Tirta I turut andil dalam pencapaian target produksi padi tersebut. Pasalnya, BUMN pengelola sumber daya air inilah yang setiap harinya memastikan alokasi air untuk kebutuhan irigasi dapat terpenuhi. Ketersediaan air di dua sungai besar di Jawa Timur yaitu Brantas dan Bengawan Solo sangat dipengaruhi oleh kondisi tampungan di waduk-waduk tahunan yang dikelola PJT I, antara lain Waduk Sutami, Waduk Lahor, Waduk Bening, Waduk Wonorejo, Waduk Selorejo dan Waduk Wonogiri. Sepanjang 2021, secara umum elevasi aktual dari muka air waduk di Wilayah Sungai Brantas dan Bengawan Solo berada di atas pola yang sudah ditetapkan dalam RTOW (Rencana Tahunan Operasi Waduk). Hal ini disebabkan karena intensitas hujan yang juga berada di atas rata-rata. Disamping itu dengan pemeliharaan waduk dan bendungan yang dilakukan oleh PJT I, seperti pengerukan dan penggelontoran sedimentasi dapat mengoptimalkan kapasitas tampungan waduk. Sehingga kelebihan debit inflow di atas pola ini dapat secara optimal dimanfaatkan mengairi sawah-sawah di lahan irigasi teknis sepanjang tahun.

Dihubungi Senin 31 Januari 2022 Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant menjelaskan bahwa khusus penggunaan sumber daya air untuk memenuhi kebutuhan irigasi ini merupakan salah satu bentuk pelayanan publik yang dilakukan PJT I secara cuma-cuma. “Sesuai amanah negara yang ditetapkan melalui Undang-Undang Sumber Daya Air nomor 17 Tahun 2019, para pengguna air untuk kebutuhan sehari-hari dan pertanian rakyat tidak dibebani Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA). Untuk itulah diperlukan komitmen dan keprofesionalan untuk menjalankan amanah tersebut.” ujar Raymond saat dikomfirmasi Senin (31/1). Menurut Raymond, luasan irigasi teknis yang mendapat layanan langsung dari intake di sepanjang Sungai Brantas sebesar 101.180 Ha, sedangkan di Wilayah Bengawan Solo sebesar 25.013 Ha berdasarkan Rencana Tata Tanam Global (RTTG) 2020 yang digunakan sebagai acuan pembuatan rencana alokasi air tahunan (RAAT).

Adapun alokasi air irigasi yang dijamin dari waduk untuk keperluan irigasi di Wilayah Sungai Brantas dilakukan melalui 12 (dua belas) intake yang menjangkau 13 (tiga belas) Kota dan Kabupaten, antara lain Kabupaten dan Kota Malang, Kabupaten dan Kota Blitar, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten dan Kota Kediri, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Jombang, Kabupaten dan Kota Mojokerto, Kabupaten Sidoarjo, Kota Surabaya. Sedangkan alokasi air irigasi di aliran utama Bengawan Solo yang dijamin dari Waduk Wonogiri dilakukan melalui 2 (dua) intake, yakni intake Colo Barat dan ColoTimur. Pengaturan alokasi air kedua intake ini berada di Bendung Colo yang menjangkau enam Kabupaten yakni Wonogiri, Sukoharjo, Klaten, Karanganyar, hingga Sragen (di Provinsi Jawa Tengah) dan Kabupaten Ngawi (di Provinsi Jawa Timur). Sedangkan untuk pemenuhan kebutuhan irigasi di sistem Kali Madiun yang merupakan anak sungai Bengawan Solo diatur melalui intake yang berada di Bendung Jati dengan area layanan di Kabupaten dan Kota Madiun, Kabupaten Magetan dan Kabupaten Ngawi.

Raymond menambahkan bahwa untuk dapat mencapai target produksi ini, tentunya merupakan hasil kerjasama berbagai pihak. Terutama Pemerintah dan masyarakat, dalam hal ini para kelompok petani. “Kami tidak bekerja sendiri. Multi stakeholder dan masyarakat terlibat dalam penetapan pola alokasi air yang ditetapkan melalui forum TKPSDA.” ucap Raymond.

Bahwasanya dukungan Jasa Tirta I untuk mencapai ketahanan pangan tidak hanya di dua wilayah sungai saja, namun juga di wilayah sungai lain yang dikelolanya yakni di WS Jratun Seluna, Serayu Bogowonto dan Toba Asahan. “Semoga kedepannya perusahaan dapat memberikan manfaat lebih besar untuk mendukung ketahanan pangan nasional, seperti di Jawa Timur dan provinsi yang lainnya” pungkas Raymond.Jasa Tirta I Kelola Alokasi Air, Dukung Pasokan Padi di Jawa Timur

4

PJT I Siap Kembangkan Bisnis Air dan Non Air di 2022

Malang – Memasuki tahun 2022, Perum Jasa Tirta (PJT) I sebagai salah satu BUMN pengelola sumber daya air (SDA) siap mengembangkan bisnisnya. Dengan hadirnya dua orang direksi baru, yakni Direktur Operasional, Milfan Rantawi dan Direktur Keuangan, Pengelolaan Sumber Daya, dan Manajemen Risiko, Mukhamad Taufiq kini PJT I siap mengembangkan bisnis dari sektor air dan non air.

Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan mengatakan, target pengembangan bisnis menjadi salah satu rencana perusahaan setelah masuk dalam klastering BUMN. “Kami berupaya memberikan kontribusi kepada negara melalui klastering BUMN. Dua orang direksi baru kami punya kemampuan di bidang pengembangan usaha. Usaha rutin tetap diupayakan lebih baik lagi di tahun ini,” kata Raymond, Jumat (21/1/2022).

Ia menjelaskan, melalui klastering BUMN maka PJT I dan PJT II masuk dalam satu klaster di bawah PT Danareksa yang akan memberikan fasilitasi dan investasi pengembangan perusahaan. “2022 ini akan erat kerjasama dengan sub klaster keairan seperti dengan PJT II dan BUMN lain. Kita bersama memiliki KPI (Key Performance Indikator) sebagai BUMN pengelola SDA,” katanya.

Untuk bisnis air, PJT I akan melakukan pengembangan tiga SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum). Pertama di Lamongan dengan mengembangkan SPAM Sekaran untuk tambahan 3.000 sambungan rumah baru. Kedua dikembangkan pula SPAM Karangbinangun di Lamongan yang telah disepakati dengan Bupati Lamongan. Ketiga yakni rencana kerjasama pembangunan SPAM di Kota Malang melalui kerjasama dengan Pemkot Malang.

“Untuk bisnis air bersih kami akan lebih progresif dengan Danareksa untuk bisa mengembangkan dan investasi untuk air minum. Jadi harapannya, BUMN semacam kita ini bisa lebih berperan mengcover air untuk masyarakat yang belum terjangkau PDAM,” tuturnya.

Dari sektor bisnis non air, PJT I melalui anak perusahaan PT Jasa Tirta Energi (JTE) juga mulai mengagresifkan rencana pembangunan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya). “Tahun ini JTE masuk lebih agresif untuk PLTS. Memang regulasi sangat banyak dan cukup kompleks tapi tetap bisa dinavigasi,” ungkapnya.

Untuk pembangunan PLTS rencananya akan dibangun secara terapung di bendungan yang dikelola PJT I. Untuk pilot project PLTS disiapkan di tiga lokasi bendungan. Pertama di Bendungan Wonogiri Jawa Tengah yang telah masuk RUPTL (rencana usaha penyediaan tenaga listrik) oleh PT PLN. “Semoga PLTS di Bendungan Wonogiri bisa ikut berkembang dalam prosesnya dengan PLN,” harapnya.

Kedua yakni rencana pembangunan PLTS di Bendung Kedungombo, Grobogan, Jawa Tengah. Ketiga yakni rencana pembangunan PLTS di Bendungan Sutami, Kab Malang.

Saat ini PJT I juga menargetkan penyelesaian pembangunan Laboratorium Kualitas Air di Parapat, Sumatera Utara. “Lab Parapat ini awalnya bisa selesai 2021. Karena dekat dengan bangunan cagar budaya, maka proses pembangunannya tidak boleh menggunakan alat berat. Saat ini sudah masuk tahap pembangunan konstruksi, semuanya harus terlaksana lebih hati-hati. Sudah terbangun fisik 30 persen per akhir 2021. Nanti akan kita akselerasikan lagi dan kami targetkan selesai akhir semester satu atau pertengahan 2022,” pungkasnya.

——
Dept. Humas dan Informasi Publik PJT I

5

??????? ??????? ????, ????? ???? ????? ? ?????????? ?????? ????????? ??? ????? ????

Mendukung pelestarian sumber daya air Danau Toba, Sabtu tanggal 08 Januari 2022 kemarin, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Bapak Erick Thohir bersama Direktur Operasional Perum Jasa Tirta I, Direktur Pengembangan Usaha PT Inalum, Direktur Utama PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) III (Persero), Direktur PT Inhutani IV, dan Bupati Toba melaksanakan seremonial penanaman pohon di Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba, Desa Sionggang Tengah, Kec. Lumban Julu, Kabupaten Toba. Area pelaksanaan dimaksud adalah area tempat dilakukannya kegiatan konservasi Program Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air Perum Jasa Tirta I. Kegiatan Seremonial ini merupakan Komitmen Sinergi BUMN dalam Upaya Pelestarian Lingkungan khusunya di DTA Danau Toba. Dalam kegiatan ini Menteri BUMN didampingi Para Direktur dari BUMN secara simbolik menanam tanaman Macadamia yang merupakan jenis tanaman keras berasal dari Australia namun dapat tumbuh baik di Kawasan Danau Toba dan dapat menghasilkan kacang yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Selain tanaman Macadamia juga akan ditanam tanaman jenis lainnya seperti Alpukat, Jengkol, durian, mangga dan tanama pohon yang berbuah lainnya. Dalam Kesempatan ini Bapak Erick Thohir menjelaskan tentang program – program Kementerian BUMN lainnya yang tidak hanya berpusat di Pulau Jawa melainkan untuk pengembangan di wilayah lain khususnya Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan penanaman pohon ini juga merupakan salah satu program Kementerian BUMN untuk menaman 1,1 juta pohon yang 460 ribu diantarannya sedang dilaksanakan di Kawasan Danau Toba. BUMN menjadi bagian dari agen pembangunan di Indonesia dan Kami bangga menjadi bagian untuk mewujudkan pemerataan pembangunan dimaksud. Salam Kolaborasi.
6

Serah Terima Jabatan Direksi Perum Jasa Tirta I Jakarta, 03 Januari 2022

Jajaran Direksi Perum Jasa Tirta I berganti berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor : SK-419/MBU/12/2021 tanggal 29 Desember 2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Umum (Perum) Jasa Tirta I. Seremoni serah terima jabatan Direktur Operasional dan Direktur Keuangan, Pengelolaan Sumber Daya, dan Manajemen Risiko dilakukan di Kantor Jakarta pada Senin 03, Januari 2022 kemarin. Kegiatan ini ditandai dengan penandatanganan akta notaris pergantian direksi oleh Direktur Utama PJT I disaksikan oleh Dewan Pengawas.

Demi pemenuhan tata kelola perusahaan yang baik, pada kesempatan tersebut Direksi baru sebagai bagian dari insan Perusahaan melakukan penandatanganan pakta integritas serta surat pernyataan bebas benturan kepentingan. Selain itu dilakukan juga penandatanganan Berita Acara Serah Terima Jabatan yang dilengkapi dengan daftar pending matters dari direktur lama kepada direktur baru.

Acara langsung dilanjutkan dengan rapat perdana jajaran direksi baru bersama dengan dua direksi sebelumnya, yakni bapak Bastian dan bapak GAJ Simamora untuk membahas berbagai isu utama korporat yang menjadi pencapaian Perusahaan sepanjang 2021.

Perubahan adalah suatu kepastian. Bagaimana cara menyikapi perubahan tersebut lah, yang akan membawa nilai berbeda pada proses berikutnya.

Semangat kami tiada henti, mengelola SDA untuk Indonesia.

7

Penghormatan Bagimu Tokoh Pekerjaan Umum Atas Pengabdian dalam Membangun Negeri

Untuk tahun ini dalam rangka peringatan Hari Bakti PU ke-76, Perum Jasa Tirta I memperingatinya dengan melaksanakan kegiatan tabur bunga dan upacara penghormatan secara serentak di beberapa makam para Menteri PU selalu tokoh Pekerjaan Umum.

Untuk wilayah Sumatera Utara, kegiatan dilakukan dengan upacara tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bukit Barisan, Medan. Takziah ini dilakukan di makam mantan Menteri Pekerjaan Umum Kabinet Darurat, Bapak Ir. Mananti Sitompul. Kegiatan dipimpin oleh Kepala Divisi Jasa ASA V, Didik Ardianto beserta jajaran staf PJT I di wilayah sungai Toba Asahan.

Mananti Sitompul adalah Menteri Pekerjaan Umum merangkap Menteri Kesehatan pada Kabinet Darurat dengan masa bakti mulai 19 Desember 1948 – 4 Agustus 1949. Kabinet tersebut terbentuk pada masa ketika Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) dipimpin oleh Syafruddin Prawiranegara untuk memimpin sementara. Tak hanya itu saja, Mananti Sitompul juga pernah kembali dipercaya sebagai Menteri Pekerjaaan Umum dan Menteri Perhubungan pada Kabinet Halim dengan periode
kerja 21 Januari 1950 – 06 September 1950. Bagi warga di tanah kelahirannya, sosok Mananti Sitompul dikenang sebagai Putra Luat Pahae yang berjasa dan dialah orang Batak pertama yang menjadi menteri.

Tabur bunga juga dilaksanakan di makam mantan Menteri PU lainnya, yakni di makam Ir. Sutami selaku Menteri PU tahun 1964 – 1978 yang namanya diabadikan sebagai nama Bendungan di Brantas. Beliau meninggal tahun 1980 dan dimakamkan di TPU Tanah Kusir Jakarta. Kegiatan tabur bunga dilakukan oleh perwakilan milenial PJT I.

Untuk di Wilayah Jawa Tengah, tabur bunga di makam Ir. Soenarno, Dipl. HE selaku Menteri Pemukiman dan Prasarana Wilayah tahun 2001 – 2004 di Laweyan, Solo. Bapak Soenarno merupakan salah satu tokoh PUPR yang menaruh perhatian besar pada infrastruktur kerakyatan, diantaranya pembangunan sejumlah jembatan di daerah terpencil seperti Jembatan Sari di Sragen yang melintas di atas Sungai Bengawan Solo. Adapun kegiatan tabur bunga dilakukan oleh Direktur Utama Perum Jasa Tirta I Bapak Raymond Valiant Ruritan.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meneladani setiap pengorbanan dan pengabdian yang diberikan dalam pembangunan infrastruktur sumber daya air di Wilayah PJT I. Ini adalah salah satu cara bagi PJT I untuk melakukan penghormatan. Dengan kembali mengenal sejarah, kiranya akan menumbuhkan semangat untuk melanjutkan perjuangan dalam merawat dan memelihara infrastruktur yang dihasilkan atas pengorbanan pendahulu kita.

8

Peringati Hari Bakti PU, Jasa Tirta I Lakukan Penghormatan Di Monumen Bedol Desa Wonogiri

Kualitas manusia dinilai dari apa yang dilakukannya untuk orang lain, bukan hanya untuk dirinya semata. Karena itulah pengorbanan yang diberikan, menjadikan manusia memiliki nilai hidup yang berbeda. Pesan ini lah yang tertangkap saat kita melihat monumen Bedol Desa di kawasan Bendungan Wonogiri. Monumen ini berada di area green belt, sisi kanan tubuh bendungan.

Monumen Bedol Desa dibangun untuk mengenang pengorbanan dari 68.000 penduduk dari 7 Kecamatan di Kabupaten Wonogiri. Untuk dapat menyelesaikan pembangunan bendungan, penduduk dari 51 desa ini harus rela meninggalkan kampung halamannya yang tenggelam terisi air Waduk Gajah Mungkur. Pemerintah memindahkan penduduk setempat ke Pulau Sumatera. Program ini dikenal dengan istilah transmigrasi bedol desa.

Monumen bedol desa berbentuk patung yang menggambarkan satu keluarga lengkap yang terdiri dari bapak, ibu dan kedua anaknya. Sang ayah tampak menghadap ke arah waduk dengan melambaikan tangan sebagai simbol perpisahan dengan kampung halamannya.

Pengorbanan ribuan warga ini menjadi pondasi dari Bendungan Wonogiri yang saat ini dapat berfungsi sebagai pengendali banjir sekaligus penyedia air baku untuk irigasi, air minum, PLTA, serta kebutuhan masyarakat lainnya di sepanjang aliran Bengawan Solo.

Jumat, 3 Desember 2021 dalam rangka peringatan Hari Bakti PU, Perum Jasa Tirta I melaksanakan upacara penghormatan di lokasi monumen Bedol Desa. Upacara dipimpin langsung oleh Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan dan diikuti oleh segenap karyawan PJT I Wilayah Sungai Bengawan Solo. Upacara ini diselenggarakan untuk memberikan penghormatan atas pengorbanan warga untuk pembangunan Bendungan Wonogiri.

Selain upacara, juga dilakukan tabur bunga di makam Ir. Soenarno, Dipl. HE selaku Menteri Pemukiman dan Prasarana Wilayah tahun 2001 – 2004 di Laweyan, Solo. Bapak Soenarno merupakan salah satu tokoh PUPR yang menaruh perhatian besar pada infrastruktur kerakyatan, diantaranya pembangunan sejumlah jembatan di daerah terpencil seperti Jembatan Sari di Sragen yang melintas di atas Sungai Bengawan Solo.

Dihubungi Sabtu, 4 Desember 2021 Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meneladani setiap pengorbanan dan pengabdian yang diberikan dalam pembangunan infrastruktur sumber daya air di Wilayah PJT I. “Ini adalah salah satu cara bagi kami untuk melakukan penghormatan. Dengan kembali mengenal sejarah, kiranya akan menumbuhkan semangat kami untuk melanjutkan perjuangan mereka dalam merawat dan memelihara infrastruktur yang dihasilkan atas pengorbanan pendahulu kami.” tutur Raymond.

Selain di wilayah Wonogiri dan Solo, rangkaian kegiatan upacara dan tabur bunga juga dilaksanakan secara serentak di wilayah lainnya. Diantaranya Monumen Romusha di Terowong Tulungagung Selatan, monumen Pathok Loding di Bendungan Wlingi, dan tugu Metro di Kepanjen, Malang.

Sedangkan untuk menghormati para tokoh PU, selain tabur bunga di makam Ir. Soenarno, Dipl. HE, juga dilakukan di makam Ir. Sutami selaku menteri PUPR tahun 1966-1978 di TPU Tanah Kusir, Jakarta, dan Ir. Mananti Sitompoel selaku Menteri Pekerjaan Umum pada kabinet darurat tahun 1948-1949 di TMP Bukit Barisan, Medan.

9

Mengenal Monumen Bersejarah Di Sejumlah Bendungan Yang Dikelola PJT I

Pencapaian besar selalu membutuhkan pengorbanan yang besar pula. Pepatah ini bukan hanya sekedar tulisan tanpa makna. Setidaknya, itulah yang terjadi pada proses pembuatan beberapa infrastruktur sumber daya air yang saat ini dikelola oleh PJT I. Terdapat sejumlah monumen bersejarah yang saat ini masih menyimpan sejumlah kisah tragis dibalik megahnya bangunan Bendungan maupun infrastruktur lainnya.

Monumen pertama adalah Monumen Metro atau yang lebih dikenal dengan sebutan Tugu Metro. Tugu ini terletak di tepi Jembatan Metro yang berada di wilayah Kepanjen, Kabupaten Malang. Tugu ini dibangun untuk menandai kecelakaan tragis yang terjadi beberapa tahun silam, tepatnya pada 21 November 1985 di lokasi setempat. Sore itu kendaraan truk proyek yang mengantar pulang 80 orang pekerja Proyek Bendungan Sengguruh terjatuh dan meluncur masuk ke jurang Sungai Metro. Sebanyak 49 orang meninggal dunia, dan sisanya luka-luka. Monumen ini berbentuk empat buah bangunan serupa sayap yang mengapit papan trapesium bertuliskan nama para korban. Peristiwa ini menjadi bagian kisah pilu semasa pembangunan Bendungan Sengguruh yang saat ini berfungsi sebagai salah satu pengendali banjir dan menyuplai kebutuhan PLTA di sistem Sungai Brantas.

Berikutnya adalah monumen yang berada di area genangan waduk dari Bendungan Wlingi, Blitar. Monumen ini dikenal dengan sebutan Pathok Loding, karena bentuknya yang menyerupai pasak (bahasa jawa : pathok) dengan tumpukan batu di bagian atasnya. Monumen ini dibangun untuk mengenang pengorbanan dari para pekerja dan tenaga ahli yang gugur pada masa pembangunan Bendungan Wlingi (1974 – 1977). Salah satu peristiwa tragis yang terjadi adalah tergulingnya perahu yang mengangkut para insinyur Jepang pada saat hendak melalukan survey perencanaan bendungan. Terdapat 5 nama orang insinyur Jepang dan 11 nama pekerja proyek yang terpahat pada tumpukan batu yang ada di bagian atas monumen. Dengan pengorbanan tersebut, terbangunlah Bendungan Wlingi yang saat ini bermanfaat untuk menyuplai kebutuhan irigasi seluas 12 ribu hektar sawah melalui saluran Lodagung serta membangkitkan PLTA dengan kapasitas 2 x 27 MW.

Monumen lainnya yang juga menyimpan kisah tragis terdapat di wilayah Tulungagung Selatan. Pada masa penjajahan (1942 – 1945), Jepang melaksanakan sistem kerja paksa atau romusha untuk membangun saluran sudetan banjir dengan mengalirkan air melalui terowongan yang menembus bukit Neyama (Gunung Selatan) untuk dibuang langsung ke Samudera Hindia. Ribuan warga Tulungagung, Blitar dan Kediri dipaksa untuk bekerja membangun Parit Raya dan menggali terowongan. Mereka dipekerjakan tanpa upah dengan penuh penderitaan dan kelaparan. Ditambah dengan adanya wabah malaria pada saat itu, mengakibatkan banyak pekerja yang meninggal dunia karena penyakit dan kelelahan. Jasad mereka dikuburkan di bukit Neyama tidak jauh dari lokasi terowongan yang digali. Pembuatan terowongan ini gagal dan terhenti. Tahun 1986, proyek kembali diteruskan oleh Pemerintah. Dan untuk mengenang jejak kekejaman romusha ini, dibuatlah sebuah monumen di kawasan Terowongan Neyama yang bernama Monumen Sukamakmur.

Dalam rangka peringatan Hari Bakti PU ke-67, PJT I melaksanakan kegiatan tabur bunga dan upacara penghormatan secara serentak di sejumlah monumen bersejarah tersebut. Selain itu, dilakukan juga takziah ke beberapa makam para Menteri PU. Diantaranya ke makam Ir. Sutami selaku Menteri PU tahun 1966 – 1978 sekaligus Tokoh PU yang namanya diabadikan sebagai nama Bendungan di Brantas. Beliau meninggal tahun 1980 dan dimakamkan di TPU Tanah Kusir Jakarta. Selain itu tabur bunga juga dilakukan di makam Ir. Soenarno, Dipl. HE selaku Menteri Pemukiman dan Prasarana Wilayah tahun 2001-2004 di Solo, dan Ir. Mananti Sitompoel selaku Menteri Pekerjaan Umum pada kabinet darurat tahun 1948-1949 dan 1950.

Dihubungi Sabtu, 4 Desember 2021 Direktur utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meneladani setiap pengorbanan serta pengabdian yang diberikan dalam pembangunan infrastruktur sumber daya air di Wilayah Kerja PJT I. “Ini adalah salah satu cara bagi kami untuk melakukan penghormatan. Dengan kembali mengenal sejarah, kiranya akan menumbuhkan semangat kami untuk melanjutkan perjuangan mereka dalam merawat dan memelihara infrastruktur yang dihasilkan atas pengorbanan para pendahulu kami.” tutur Raymond.

10

Pasca banjir batu, jasa tirta I memotret kondisi hulu brantas hingga lereng arjuna

Banjir bandang yang terjadi di salah satu alur anak sungai Brantas, 4 November 2021 lalu menyisakan duka mendalam bagi warga Kota Batu. Setidaknya 7 korban meninggal akibat terseret arus dan tertimbun material banjiran. Sedangkan lebih dari 50 rumah rusak dan beberapa diantaranya hanyut.

Banjir terjadi bukan di sungai utama Kali Brantas, melainkan di alur kecil yang terbentuk secara alami dan merupakan aliran dari lereng Gunung Arjuna. Alur ini pada musim kemarau cenderung kering dan hanya teraliri air pada saat musim hujan. Sehingga secara alami kedalaman dan lebar alur pun cenderung dangkal dan sempit. Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Raymond Valiant menyampaikan bahwa dalam kondisi normal, debit yang mengalir di alur semacam ini cenderung kecil mengikuti intensitas hujan di hulunya. “Curah hujan kumulatif pada 4 November lalu hanya sebesar 80 mm selama dua jam. Ini artinya bukan hanya hujan yang menjadi penyebab utama banjir, melainkan debris atau material banjiran yang terbawa oleh aliran air sungai.”

Untuk memperoleh potret riil penyebab dari bencana banjir bandang ini, Perum Jasa Tirta I (PJT I) melakukan upaya penelusuran alur sungai tersebut hingga ke bagian hulu. Penelusuran dilakukan secara langsung dengan menggunakan teknologi droning selama 4 hari, dari tanggal 5 – 9 November 2021. Dari hasil penelusuran tersebut diketahui bahwa sebagian besar lahan di hulu Brantas cukup kritis. Area dengan tegakan pohon hanya tersisa di lereng-lereng terjal di punggung bukit, selebihnya banyak digunakan sebagai lahan pertanian dan pemukiman. “Tutupan lahan yang kritis ini menjadi pemicu tingginya laju erosi di hulu. Dari hasil foto udara yang kami peroleh, banyak terlihat longsoran baru pada lereng-lereng Arjuna. Longsoran ini akan masuk ke alur-alur alami dan membentuk tumpukan yang membendung alur tersebut,” ujar Raymond selepas mendampingi kunjungan Menteri PUPR pada Kamis, 11 November 2021.

Selain menggunakan drone, PJT I juga melakukan penelusuran secara manual. “Petugas kami naik hingga masuk ke lereng Pusung Lading, Gelagah Wangi, dan Alas Bengking. Di situ ditemukan bekas-bekas bendung alami yang telah jebol terbawa aliran air pada saat hujan turun.” Terang Raymond. Menurutnya kondisi ini yang mengakibatkan tingginya debris flow pada kejadian banjir bandang 4 November lalu.

Laporan hasil penelusuran ini nantinya akan disampaikan kepada pemangku kebijakan, baik Pemerintah Kota Batu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, maupun Kementerian PUPR. Dengan potret kondisi riil hulu Brantas ini, diharapkan dapat memudahkan pemangku kebijakan dalam menentukan upaya penanganan dan sekaligus pencegahan bencana serupa di masa mendatang.

Selain upaya penelusuran alur, Perum Jasa Tirta I juga bersinergi dengan BPBD Kota Batu, Pemkot Batu, Pemerintah Provinsi Jatim, BBWS Brantas, TNI, dan masyarakat melakukan proses pembersihan pasca kejadian banjir. PJT I mengerahkan dua dump truck untuk membantu proses pembersihan sisa material kayu dan lumpur di lokasi kejadian, tepatnya di titik terdampak di Bulukerto, Sambong, dan Bumiaji. PJT I juga bersinergi dengan Satgas Tanggap Darurat Bencana BUMN wilayah Jawa Timur, dengan memberikan bantuan logistik bagi para korban banjir. Bantuan diserahkan secara langsung melalui Walikota Batu, Dewanti Rumpoko.

Di lain sisi dalam kunjungannya ke Bulukerto, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Bapak Basuki Hadimuljono menyampaikan bahwa banjir bandang terjadi karena rusaknya daerah resapan air di hulu aliran Sungai Brantas. Sebagai Langkah penanganan beliau menginstruksikan pembersihan aliran sungai dari titik kejadian di sekitar Alas Bengking sampai pertemuan Sungai Brantas sepanjang 4 KM serta pembangunan check dam di area hulu. Relokasi warga di sepanjang bantaran alur sungai juga perlu dilakukan, untuk menghindari korban yang sama kedepannya. Kementerian PUPR, imbuhnya akan membangun rumah tinggal para warga yang terdampak banjir maupun yang terkena relokasi.

——————————————-

Departemen Humas dan Informasi Publik

Perusahaan Umum Jasa Tirta I

11

SINERGI BUMN JATIM PEDULI BENCANA BANJIR BANDANG BATU

Satgas Bencana BUMN Wilayah Jawa Timur bersinergi menyalurkan bantuan bagi korban banjir bandang Kota Batu. Bantuan diserahkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Batu dan Kota Malang, Jumat (5/11/2021). Keduanya menjadi wilayah yang paling terdampak bencana.

Penyerahan bantuan diberikan oleh Direktur Utama Perum Jasa Tirta (PJT) I, Raymond Valiant serta Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo. Hadir pula perwakilan dari sejumlah BUMN lain diantaranya PT PLN (Persero), PT. INKA, dan PT. Kimia Farma.

Bantuan bagi para korban terdampak banjir bandang diterima langsung oleh Walikota Batu, Dewanti Rumpoko. Raymond menyampaikan, kejadian bencana itu menjadi kedukaan bersama. “Ini jadi duka bersama dan sudah sepatutnya kita bahu membahu untuk membantu para korban terdampak,” katanya.

“Dukungan bersama dari BUMN Jawa Timur merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat terdampak. Tentunya untuk sedikit meringankan beban para korban banjir,” tambahnya saat dikonfirmasi di lokasi penyerahan di Dusun Sambong, Desa Bulukerto.

Adapun bantuan yang diserahkan berupa sembako yang berisi kebutuhan pokok. Diantaranya beras kemasan 5 kg sejumlah 1500 kg, minyak goreng sejumlah 200 karton, mie instan sejumlah 200 karton, gula pasir sejumlah 1000 kg dan AMDK (air minum dalam kemasan) sejumlah 60 karton.

Selain Kota Batu, bantuan juga diserahkan kepada masyarakat terdampak banjir di Kota Malang. Penyerahan dilakukan di Balai Kota Malang dan diterima langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang.

“Seluruh BUMN Jawa Timur sudah menetapkan akan memberikan dana CSR (Corporate Social Responsibility) yang dimiliki untuk membantu korban terdampak banjir bandang di Batu,” tuturnya.

Seperti diketahui, hujan dengan intensitas tinggi di hulu Sungai Brantas telah menyebabkan banjir bandang pada sejumlah titik di Kota Batu pada hari Kamis, 4 November 2021. Dari hasil pantauan PJT I diketahui bahwa hujan yang terjadi sejak pukul 14.00 hingga 16.00 WIB mencapai 80 mm secara kumulatif selama dua jam.

Selain itu, dari aliran air yang terlihat di badan sungai diketahui membawa debris banjir yang cukup tinggi. Debris disini berupa campuran lumpur pekat disertai sampah dan batang kayu yang tumbang.

Raymond menjelaskan, banjir bandang tersebut membawa dampak cukup serius bagi masyarakat Kota Batu. Diketahui puluhan rumah rusak berat disertai dengan kerugian material lainnya. Bahkan terdapat beberapa korban jiwa baik yang telah ditemukan meninggal dunia maupun yang hingga saat ini masih dalam proses pencarian.

Ia menambahkan, aliran debit tinggi Sungai Brantas ini terus mengalir hingga masuk Kota Malang. “Tercatat di Kota Malang debit aliran mencapai 430 meter kubik per detik pada pukul 18.00 WIB, dan ini memasuki kondisi siaga,” tegasnya.

Sebelumnya, usai banjir bandang terjadi Raymond mendampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang juga hadir meninjau lokasi di Bulukerto. Bersama rombongan yang hadir beliau mengunjungi posko pengungsi, meninjau lokasi hingga mengecek bersama dapur umum yang ada di lokasi.

———————————

Departemen Humas dan Informasi Publik PJT I

12

PJT I Perkuat Sinergi dan Talenta Milenial BUMN

Era disrupsi saat ini telah banyak merubah sistem dan tatanan perilaku manusia. Tidak hanya di sektor bisnis, pengaruh inovasi teknologi digital berpotensi menggantikan pemain lama dengan yang baru. Untuk bisa bertahan, perlu terus berinovasi dan bersinergi. Hal ini lah yang menjadikan Perum Jasa Tirta (PJT) I sebagai BUMN yang mengelola sektor vital negara berupa sumber daya air, untuk terus berupaya memperkuat talenta dan karakter SDM nya, terutama dari kalangan milenial.

Salah satu bentuk keseriusan PJT I dalam menyiapkan talenta mudanya adalah dengan menggelar acara bertajuk Millenials Go Dynamic (MGD) 2021 selama dua hari di Bendungan Selorejo, Kab Malang, 28-29 Oktober 2021. Acara ini diikuti oleh ratusan Karyawan Milenial BUMN secara hybrid (offline – online), baik dari internal PJT I maupun dari berbagai BUMN lainnya.

Direktur Keuangan, Pengelolaan Sumber Daya dan Manajemen Risiko PJT I, Bastian mengatakan MGD 2021 dapat menjadi wadah untuk membuka wawasan keilmuan para milenial muda PJT I bersama BUMN lain. “Kegiatan ini menjadi sarana bagi para milenial BUMN untuk saling bertukar pikiran. Juga untuk meningkatkan relasi antar insan BUMN. Terutama sinergi dan kolaborasi BUMN,” katanya saat dikonfirmasi, Minggu (31/10/2021).

Menurutnya, menjalin sinergi dan kolaborasi menjadi modal penting dalam menghadapi era disrupsi saat ini. “Peningkatan kapasitas SDM merupakan prioritas kami, agar BUMN siap menghadapi era digitalisasi, khususnya bagi PJT I dalam memperkuat layanannya di bidang pengelolaan Sumber Daya Air (SDA),” ungkapnya.

Kegiatan MGD 2021 ini diisi dengan berbagai acara. Diantaranya berupa webinar dengan menghadirkan profesional muda BUMN yang telah menduduki jabatan manajerial di perusahaan mereka. Dari PT ASDP Indonesian Ferry (Persero) hadir Investor and Industrial Manager, Virgina Dharmasasmita. Dalam paparannya Virgina menjelaskan pentingnya mengembangkan karakter diri dengan memahami potensi serta memperkuat motivasi untuk menghadapi VUCA (Volatility, Uncertainity, Complexity, Ambiguity).

Narasumber kedua dari Vice President Corporate Secretary Strategic Planning PT Industri Telekomunikasi Indonesia, Rizqy Ayunda Pratama. Ia menjelaskan bagaimana percepatan performa kerja melalui digital savy dan agility. “Internet of Thing (internet untuk segala) menjadi sebuah hal penting karena dapat mengubah perangkat menjadi sesuatu yang berharga. Termasuk untuk monitoring, analisis, serta hal-hal krusial lainnya,” katanya.

Di era disrupsi seperti sekarang, lanjut dia, penting bagi milenial untuk memiliki kemampuan terutama memahami perkembangan teknologi informasi yang sedang berkembang. Sehingga, dapat berinovasi serta kreatif untuk dapat menghasilkan kebaruan yang dapat menghasilkan manfaat untuk orang lain.

Pada kesempatan tersebut, para milenial BUMN juga diajak mengenal bendungan beserta instrumennya secara langsung melalui kegiatan susur bendungan. Selain itu peserta juga diberi kesempatan dalam aksi penyelamatan lingkungan melalui “adopsi bibit”

Acara juga dihadiri oleh Direktur Operasional PJT I, Gok Ari Joso Simamora dan Manajer Utama Sumber Daya Korporat selaku pembina milenial, Ganindra Adi Cahyono. Untuk peserta milenial BUMN selain dari PJT I juga diikuti sejumlah milenial BUMN lain. Diantaranya, PT Danareksa (Persero), PJT II, Bank Mandiri, Bank BTN, Bank BRI, Bank BNI, PT SIER, PT PLN (Persero) dan PT Petrokimia Gresik.

Dept Humas dan Informasi Publik PJT I

13

Sosialisasi dan Konservasi Sumber Daya Air di Bendungan Kedungombo dan Bendung Sidorejo

Posisi Waduk Kedung Ombo memiliki peranan penting dalam mengairi 60 ribu hektar sawah dan membangkitkan listrik melalui PLTA. Untuk itu perlu adanya upaya pelestarian sumber daya air yang berada di area perairan Bendungan Kedung Ombo serta bangunan prasarana lainnya yang masih berada dalam satu sistem Daerah Aliran Sungai (DAS). Sebagai BUMN Pengelola Sumber Daya Air, Perum Jasa Tirta I memiliki peran dalam upaya konservasi lingkungan DAS. Dalam melaksanakan tugasnya tersebut, PJT I sering melibatkan masyarakat maupun lembaga pemerintah daerah setempat.

Mengambil tempat di Bendungan Kedungombo dan Bendung Sidorejo, Perum Jasa Tirta I bersama Pemerintah Kabupaten Grobogan menyelenggarakan sosialisasi terkait konservasi sumber daya air ke masyarakat di sekitar Bendungan. Sosialisasi dilaksanakan 12 Oktober 2021 di Aula pendopo Desa Sobo, Kecamatan Geyer, Kab. Grobogan. Materi sosialisasi disampaikan oleh narasumber dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup serta Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Grobogan.

Acara berlangsung padat. Setelah sosialisasi, acara dilanjut dengan aksi tebar benih ikan dan penanaman pohon. PJT I melakukan penebaran ikan di sejumlah bendungan dan bendung di DAS Tuntang. Sekitar 10.000 ekor benih ikan ditebar di tiga lokasi, yakni Bendungan Kedungombo sebanyak 5000 ekor ikan Nila, di Bendungan Sidorejo sebanyak 2500 ekor ikan Kalper dan di Bendung Klambu sebanyak 2500 ikan Kalper. Selanjutnya, juga dilaksanakan penghijauan di lokasi yang sama yaitu penanaman 2000 batang pohon di Bendungan Kedungombo, 1500 batang pohon di Bendung Sidorejo dan 2000 batang pohon di Bendung Klambu. Jenis tanaman konservasi yang dibagikan merupakan tanaman buah-buahan antara lain kelengkeng, sirsat, jambu, mangga, matoa dan durian. “Total ada 5.500 batang pohon yang kami serahkan ke warga untuk dilakukan penanaman. Tujuannya untuk memberdayakan masyarakat sekitar daerah perairan Kedung Ombo, Sidorejo, dan Klambu agar ikut terlibat dalam upaya pelestarian DAS.” Ujar Kepala Divisi Jasa ASA IV, Sugik Edy Sartono. “Selain itu, nantinya masyarakat juga akan menikmati hasil dari pohon yang ditanam maupun ikan yang ditebar. Ini tentunya dapat membantu meningkatkan perekonomian lokal masyarakat setempat.” Pungkas Sugik pada saat dikonfirmasi Jumat sore (15/10)

Acara ini juga melibatkan sejumlah instansi pengelola SDA, diantaranya BBWS Pemali Juana, Dinas PSDA Prov. Jateng, serta PT. Indonesia Power selaku pemanfaat air permukaan dari series bangunan prasaran di DAS Serang. “Agar upaya konservasi dapat berjalan optimal dan terintegrasi dengan para pengelola SDA lain, kami melibatkan sejumlah instansi pusat maupun daerah serta kelompok masyarakat dalam hal ini kelompok tani dan nelayan Desa Sobo.” ucap Sugik. Beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai upaya untuk mengenalkan PJT I kepada masyarakat dan bentuk tanggung jawab perusahaan baik kepada masyarakat maupun stakeholder terkait. Sinergi dan kolaborasi dengan berbagai instansi adalah wujud nyata kehadiran PJT I sebagai pengelolaan SDA di Wilayah Sungai Jratun Seluna. Kegiatan ini juga menurut beliau adalah bentuk sosialisasi karena di akhir tahun 2021 ini PJT I diserahi amanah mengelola beberapa infrastruktur diantaranya Bendung Sidorejo, Bendung Sedadi, Bendung Klambu dan disusul dengan Bendungan Kedungombo di awal tahun 2022.

15

Rekrutmen Tenaga Ahli Hukum Perum Jasa Tirta I

Perum Jasa Tirta I sebagai salah satu BUMN Pengelola Sumber Daya Air di Indonesia membuka peluang bagi putra putri terbaik Indonesia untuk bergabung bersama kami. Informasi seputar rekrutmen Tenaga Ahli Hukum selengkapnya dapat dicek pada tautan berikut: https://recruit.jasatirta1.co.id/?mod=berita&id=944 .

Cek detailnya di link berikut: Berita

Mohon waspada terhadap penipuan. Kami tidak bekerjasama dengan pihak travel agent manapun dan tidak memungut biaya apapun dari peserta sehubungan dengan pelaksanaan rekrutmen ini. Informasi resmi hanya melalui website recruit.jasatirta1.co.id dan helpdesk via email sdm@jasatirta1.com.

Terima kasih

16

PJT I Optimalkan Penanganan Sampah Bendungan Sengguruh Secara Mekanis

Malang – Memasuki musim hujan, Perum Jasa Tirta (PJT) I terus melakukan optimalisasi penanganan sampah. Salah satunya di sisi hulu DAS Brantas dengan pengangkatan sampah secara mekanis di Bendungan Sengguruh, Kabupaten Malang.

Direktur Operasional PJT I, Gok Ari Joso Simamora mengatakan, permasalahan sampah pada sungai Brantas merupakan tanggung jawab bersama. Baik pemerintah maupun masyarakat.

“Kami dari Perum Jasa Tirta I berkomitmen untuk melakukan pemeliharaan di setiap infrastruktur yang dikelola. Termasuk Bendungan Sengguruh yang merupakan bendungan paling hulu di sistem sungai Brantas,” kata Simamora, Kamis (16/9/2021).

Ia menjelaskan, Bendungan Sengguruh menerima sampah yang mengalir dari hulu Brantas, yakni dari Kota Batu, Kota Malang dan Kabupaten Malang dengan total daerah tangkapan air seluas 1.659 km². Tingginya tingkat kepadatan penduduk di ketiga wilayah tersebut, kata dia, mengakibatkan volume timbulan sampah domestik yang tertampung di Bendungan Sengguruh sangat besar. “Masih banyak masyarakat yang tidak segan membuang atau menumpuk sampah di badan sungai, termasuk sempadan,” ucap Simamora. Dari hasil penelusuran yang dilakukan oleh PJT I di akhir 2019 lalu, ditemukan setidaknya ada 76 titik pembuangan sampah di sempadan sungai. Penelusuran dilakukan di sepanjang aliran sungai Brantas, dari Arboretum Sumber Brantas sampai jembatan Gadang atau sekitar 46 km.

“Untuk penanganan sampah ini, setiap harinya kami juga melakukan pengangkatan sampah secara mekanis. Rata-rata volume sampah yang terangkat pada musim kemarau mencapai 30 m³ per hari. Namun apabila musim hujan bisa mencapai 200 m³ per hari. Dalam satu tahun rata-rata volume sampah yang tertangkap di Bendungan bisa mencapai lebih dari 40.000 m³,” ungkapnya.

Sampah yang telah terangkat ini tidak bisa langsung dibuang ke dumping area, melainkan harus melalui proses pengeringan di lahan pembuangan sementara untuk kemudian secara rutin di hauling ke TPA.

Upaya pencegahan juga dilakukan PJT I melalui berbagai kegiatan. Diantaranya sosialisasi ke masyarakat terkait penanganan sampah domestik melalui pemberdayaan masyarakat dari program TJSL (tanggung jawab sosial dan lingkungan). Program itu dirupakan dengan memberikan bantuan pembuatan TPS, alat pencacah sampah, gerobak sampah maupun melaksanakan berbagai program kerjasama dengan instansi pemerintah dan organisasi non pemerintah.

Selain itu, pihaknya juga melakukan berbagai studi untuk mendalami dampak dari timbulan sampah yang ada di Sungai Brantas. “Saat ini sedang berlangsung studi terkait kandungan mikroplastik di DAS Brantas. Studi ini dilakukan bersama antara PJT I dengan Universitas Brawijaya untuk memotret karakteristik dan profil sebaran kandungan mikroplastik di sepanjang Sungai Brantas. Nantinya, hasil studi ini akan kami sampaikan juga kepada pemerintah pusat maupun daerah sebagai data input dalam merumuskan upaya penanganan sampah plastik,” katanya.

Ia berharap perlu adanya komitmen dan kerjasama dari seluruh pihak dalam mengatasi permasalahan sampah di Sungai Brantas. “Kepedulian dan kedisiplinan kita dalam kehidupan sehari-hari akan memberikan kontribusi dalam melestarikan lingkungan tempat dimana kita dan anak cucu kita bernaung,” pungkasnya.

Dept. Humas dan Informasi Publik PJT I

17

PJT I Tanam 150 Ribu Batang Pohon di Lahan Kritis Danau Toba

Toba – Perum Jasa Tirta (PJT) I bersama dengan Pemkab Toba melakukan penanaman 150 ribu batang pohon di sekitar area Danau Toba. Penanaman pohon dilakukan di areal lahan lahan kritis seluas 250 hektare yang berada di daerah tangkapan air (DTA) Danau Toba.

Kegiatan seremoni penanaman dilakukan di lahan seluas 20 hektare yang berada di Desa Sionggang Tengah, Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba, Jumat (3/9/2021). Penanaman simbolis dilakukan Direktur Operasional (Dirops) PJT I, Gok Ari Joso Simamora bersama Bupati Toba, Poltak Sitorus dan perwakilan Inhutani IV selaku pelaksana konservasi, Kejaksaan Negeri Toba, Forkopimda Toba, serta masyarakat.

Adapun bibit pohon yang ditanam adalah jenis buah dan kayu. Di antaranya kopi, alpukat, durian, jengkol, petai, pinus, durian, dan kemiri.

Simamora mengatakan, penanaman pohon di DTA Danau Toba dinisiasi oleh PJT I untuk mengatasi banyaknya lahan kritis yang berpotensi menimbulkan erosi dan sedimentasi. “Program ini kami lakukan mulai September ini hingga Desember. Seluruh pembiayaan dari kami dengan pelaksana oleh pihak Inhutani IV,” katanya.

Ia berharap, bibit pohon yang ditanam bisa dijaga dan dirawat agar bisa tumbuh dengan baik. Untuk itu, ia juga meminta Inhutani IV melibatkan masyarakat agar turut menjaga bibit yang telah ditanam.

Ditanya mengapa pelaksanaan dilakukan jelang akhir tahun, kata dia, menyesuaikan dengan cuaca di wilayah Sumatera. “Berbeda dengan di Jawa. Kalau di Sumatera bulan September ini sudah mulai hujan sehingga akan lebih efektif dan bibit yang ditanam bisa hidup. Kalau waktu kemarau, pasti mati,” jelasnya.

Untuk penanaman pohon di wilayah Kabupaten Toba itu menyasar lima desa di lima kecamatan. Seluruh lokasi masuk dalam kategori lahan kritis yang berada dekat dengan Danau Toba.

Bupati Toba mengucapkan terima kasih pada PJT I yang bekerjasama dengan Inhutani IV dalam melakukan upaya konservasi di Danau Toba. “Saya lihat, tanahnya luas, tapi pohonnya dimana. Tidak ada. Ada pohon tapi pohon jagung. Ini masuk kategori lahan kritis karena rawan longsor,” kata Poltak Sitorus.

“Pohon yang kita tanam harus dipelihara dengan baik. Banyak keuntungannya. Di samping menahan air juga supaya tidak erosi dan bisa menghasilkan oksigen. Buahnya bisa dinikmati,” jelasnya.

Ia berharap suatu saat jika kembali ke Desa Sionggang Tengah bisa memanen buah yang telah ditanam. “Kalau kesini lagi tidak untuk menanam tapi makan buah. Makan buah durian yang hari ini saya tanam. Buah ini bisa memperbaiki gizi. Jadi warga juga tidak perlu beli, karena bisa panen dari banyak pohon yang ditanam,” tuturnya.

Perlu diketahui, berdasarkan data dari peta lahan DTA Toba yang dirilis Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup tahun 2018 seluas 385.596 hektare. Dari luas itu, lahan dengan kategori sangat kritis seluas 7.812 hektare dan lahan kritis 21.983 hektare.

Untuk kategori lahan agak kritis seluas 172.094 hektare dam lahan potensial kritis 15.745 hektare. Sedangkan lahan tidak kritis tercatat seluas 167.960 hektare.

18

Semarak HUT RI ke 76, Jasa Tirta I Gelar Webinar Wawasan Kebangsaan Untuk Pengelola Sumberdaya Air.

Malang – Memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76, Perum Jasa Tirta I (PJT I) menggelar serangkaian acara secara daring. Mulai dari perlombaan virtual hingga ditutup dengan penyelenggaraan webinar bertemakan “Menuju Indonesia Tangguh dan Bertumbuh” pada Selasa 31 Agustus 2021. Webinar tersebut menghadirkan tiga orang narasumber dengan topik utama yang berbeda yakni seputar isu kebangsaan, perubahan badan hukum Perusahaan, dan tentang peran PJT I dalam mendukung ketahanan sumberdaya air nasional. Meski acara diselenggarakan secara daring, namun cukup dapat menarik antusiasme insan perusahaan baik dari induk maupun anak perusahaan untuk mengikuti hingga akhir acara.

 

Materi sesi pertama dipaparkan oleh Wakil Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Prof. Hariono. Beliau menyampaikan bahwa sebuah bangsa dapat dikatakan mandiri apabila dapat mengelola sumberdaya airnya secara berkelanjutan. Diantaranya dengan melakukan konservasi, sehingga manfaat air dapat terus dirasakan oleh generasi mendatang. Hal ini sejalan dengan misi Negara yakni melindungi segenap bangsa dan memajukan kesejahteraan umum. Beliau juga menjelaskan bahwa selain sebagai dasar negara, Pancasila sebagai leitstar dinamis maupun meja statis akan selalu menjadi pandangan hidup sekaligus ideologi dalam menentukan tujuan pembangunan. Untuk itu beliau berpesan agar insan PJT I sebagai pengelola sumberdaya air harus menjadi manusia pancasilais yang memiliki kebanggaan dalam berbangsa serta terus berinovasi mengembangkan potensi alam Indonesia untuk kesejahteraan masyarakatnya.

 

Pada webinar ini dihadirkan juga pembicara dari PT. Danareksa selaku induk PJT I dalam program klasterisasi BUMN. Materi pada sesi tengah ini disampaikan oleh Direktur Keuangan dan Investasi, Chris Soemijantoro. Dalam paparannya beliau menjelaskan bahwa program klasterisasi merupakan bentuk upaya penguatan BUMN. Bagi sebagian BUMN yang tidak dapat diklasterisasi maka akan dibentuk holding perusahaan di bawah PT. Danareksa dan PT. PPA, dengan fokus transformasi bisnis berupa penguatan kinerja melalui kolaborasi value chain and product, penguatan bargaining position, maupun sharing capabilities. PJT I sebagai entitas bisnis berbentuk Perum dimana sahamnya dimiliki sepenuhnya oleh negara memiliki peran utama sebagai “public service” di bidang sumber daya air. Hal ini sesuai dengan arahan sekaligus dukungan dari Kementerian PUPR terhadap rencana pembentukan holding untuk PJT I. Disampaikan juga bahwa timeline pembentukan holding untuk PJT I ditargetkan selesai di tahun 2022, dimana saat ini sedang dikaji terkait perubahan bentuk badan hukum yang sesuai dengan profil PJT I. Pemerseroan perusahaan nantinya harus dapat memperkuat peran utama PJT I dalam memberikan layanan umum sebagaimana diamanahkan dalam UU No. 17 tahun 2019 tentang Sumber Daya Air.

 

Untuk menambah wawasan terkait apa fungsi dan peran PJT I sebagai Pengelola Sumber Daya Air, dihadirkan juga narasumber dari Kementerian PUPR. Materi ketiga ini disampaikan oleh Direktur Bina Operasi dan Pemeliharaan, Ir. Lilik Cahyadiningsih, MA. Beliau menjelaskan bahwa fungsi dan peran PJT I yang utama adalah “Pelayanan Umum” di bidang SDA. Diantaranya berupa kegiatan konservasi, pendayagunaan sumberdaya air dan pengendalian daya rusak Air. Pokok-pokok tentang tugas dan tanggung jawab perusahan kemudian dijabarkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2010 tentang Perum Jasa Tirta I. Adapun untuk dapat mengelola SDA secara terpadu, beliau juga menyampaikan pentingnya Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air atau BJPSDA yang ditarik dari pemanfaat dan tarifnya telah ditetapkan oleh Tim Evaluasi Tarif Kementerian PUPR. Disampaikan bahwa untuk dapat mengelola SDA dengan baik perusahaan perlu untuk bersinergi dengan BBWS/BWS di masing-masing sungai. Tidak lupa beliau mengingatkan agar perusahaan dapat mengoptimalkan peranan dalam hal pemberian izin penggunaan air serta bertindak selaku pengelola Sumber Daya Air.

 

Dihubungi terpisah Rabu 01 September 2021, Direktur Utama PJT I Raymond Valiant Ruritan menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh penyelenggara acara. Menurutnya sebagai bangsa Indonesia, kita semua harus bersyukur atas kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu kita. Bentuk rasa syukur ini dapat dirupakan dalam bentuk upaya menjaga amanah dan marwah sebagai negara kesatuan. Untuk itu diperlukan banyak literasi berupa apapun dalam rangka meningkatkan kompetensi kita dalam mencintai bangsa ini. Diantaranya melalui keikutsertaan kegiatan webinar ini. Harapannya, PJT I dapat terus berkontribusi dalam menjaga amanah negara serta semakin profesional dalam mengelola SDA untuk kemakmuran Indonesia.

 

———-

Departemen Humas dan Informasi Publik

Perum Jasa Tirta I

19

Dukung Program Strategis Nasional, Perum Jasa Tirta I (PJT I) Bangun Laboratorium Kualitas Air di Danau Toba

Toba – Keindahan Danau Toba serta kelimpahan sumber daya alamnya telah menjadikan danau vulkanik terbesar di dunia ini memiliki daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Pemerintah pun telah menetapkan Danau Toba sebagai salah satu dari 5 (lima) Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Super Prioritas. Potensi pariwisata Danau Toba diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, sosial dan budaya daerah sekitar. Dengan ditetapkannya sebagai program strategis nasional, tentunya masalah lingkungan hidup akan menjadi kebutuhan yang harus menjadi perhatian bersama. Termasuk juga kebutuhan akan menjaga lingkungan dari pencemaran terutama kualitas air, baik yang ada di dalam area danau maupun air yang mengalir melalui Sungai Asahan.

Untuk mendukung upaya pemerintah daerah dalam melakukan pengendalian pencemaran air permukaan di Danau Toba dan Sungai Asahan, Perum Jasa Tirta I (PJT I) akan membuka satu Laboratorium Lingkungan di daerah Parapat, Sumatera Utara yang berguna sebagai Decision Support System bagi pemerintah. Saat ini sedang dalam tahap pembangunan yang direncanakan akan selesai dan siap beroperasi mulai tahun 2022. Laboratorium ini dibangun di lahan seluas 400 meter persegi di Desa Tigaraja, Kecamatan Girsang Sioangon Bolon, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Laboratorium lingkungan Parapat ini nantinya sekaligus sebagai laboratorium keempat yang dioperasikan oleh PJT I. Tiga lainnya berada di Wilayah Sungai Brantas dan Bengawan Solo. Salah satu produk layanannya antara lain berupa pengujian analisa kualitas air dengan berbagai parameter, baik organik seperti BOD, COD, nitrat, maupun parameter fisik seperti TSS. Para pelanggan dapat melakukan berbagai macam uji sampel, baik air sungai, air limbah, maupun air hasil olahan yang digunakan sebagai bahan baku seperti PDAM. Laboratorium PJT I sendiri telah memperoleh akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) untuk penerapan Sistem Mutu SNI 19-17025-2000 No. LP-227-IDN sebagai Laboratorium Penguji.

PJT I bersama Pemerintah Daerah setempat juga telah mendiskusikan skema pemantauan kualitas air kedepan. Dengan adanya laboratorium ini maka akan dilakukan pemantauan secara terpadu dan berkesinambungan dari hulu hingga hilir Sungai Asahan. Hal ini bertujuan untuk memotret kualitas air sepanjang Sungai Asahan, sehingga dapat terevaluasi secara berkala. Untuk tahap awal nantinya Laboratorium Parapat akan menitikberatkan kualitas air yang berada di bagian hulu terlebih dahulu, yakni di Danau Toba. Secara bertahap akan dipasang beberapa alat ukur Water Quality Monitoring System (WQMS) serta pos pemantauan di bagian hulu dan hilir, dimana data hasil pengukuran ini akan terintegrasi secara otomatis dan real time dengan main panel yang berada di Laboratorium Parapat.

Hasil analisa kualitas air Sungai Asahan secara series, nantinya dapat digunakan sebagai data primer dalam melakukan berbagai kajian. Diantaranya untuk menghitung daya tampung Danau Toba serta penetapan zonasi area budidaya keramba, dengan demikian dapat diketahui berapa jumlah maksimal keramba yang diperbolehkan berada di kawasan perairan danau. Laboratorium Parapat juga mendukung kebutuhan evaluasi akan keseimbangan ekosistem danau. Sehingga dapat diketahui keseimbangan jumlah dan jenis ikan perairan darat dengan memperhitungkan kondisi kualitas air danau di setiap zonasinya.

Dihubungi terpisah, Direktur Operasional Perum Jasa Tirta I Gok Ari Joso Simamora menyampaikan “Kami akan mengupayakan agar pembangunan laboratorium dapat berjalan on schedule, sehingga kami dapat turut berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan hidup di Kawasan Danau Toba,”. Simamora juga menjelaskan bahwa untuk mendukung tercapainya tujuan dari penetapan Danau Toba sebagai KSPN Super Prioritas, tentunya diperlukan adanya sinergitas antar stakeholder. Diantaranya melalui pembangunan yang berwawasan lingkungan dengan memanfaatkan alam secara bijaksana serta memperhatikan prinsip pengelolaan sumberdaya alam berkelanjutan untuk peningkatan mutu hidup. “Untuk itulah, kami akan hadir bersama Laboratorium Lingkungan di tanah Toba ini,” pungkasnya.

Dukungan Perum Jasa Tirta I dalam pelestarian lingkungan hidup Dana Toba selama ini juga telah dilakukan melalui kegiatan konservasi berupa penanaman pohon di catchment area danau. Dari 2016 lalu hingga saat ini, program penghijauan ini telah terealisasi di lebih dari 370 hektar lahan kritis yang tersebar di green belt danau. Kedepan target penghijauan masih akan diperluas lagi, setidaknya dapat tercapai 500 hektar totalnya.

—-
Departemen Humas & Informasi Publik
Perum Jasa Tirta I

20

Pengumuman Pra Kualifikasi Pekerjaan Terintegrasi Pengerukan Bendungan Tangga

Uraian Singkat Pekerjaan :

Pengadaan Peralatan Pengerukan berupa Cutter Suction Dredger (CSD), Work Boat (WB), Floating Booster Pump (FDP), Booster Pump (BP) dan Service Pontoon (SP) serta Perlengkapan Pengerukan berupa Rubber Hose, HDPE Pipe dan Floater serta Peralatan Pengendalian berupa Control System serta Pekerjaan Konstruksi berupa Pengerukan Sedimen Waduk Tangga untuk menunjang Pelaksanaan Kegiatan OP (Pengerukan Sedimen Waduk) pada Bendungan / Waduk Tangga yang terletak di Wilayah Sungai Toba Asahan yang merupakan Wilayah Kerja Divisi Jasa ASA V.

Persyaratan Utama Kualifikasi Teknis Calon Penyedia :
a. Memiliki Pengalaman Terkait dalam arti Pengalaman Tunggal yaitu memperoleh paling sedikit 1 (Satu) Kali Paket Pekerjaan Pekerjaan Terintegrasi Sejenis atau dalam arti Pengalaman Multi yaitu memperoleh paling sedikit 1 (Satu) Kali Paket Pekerjaan Pengadaan Peralatan Pengerukan dan 1 (Satu) Kali Paket Pekerjaan Pengadaan Perlengkapan Pengerukan dan 1 (Satu) Kali Paket Pekerjaan Pengerukan Sedimen sebagai Penyedia dengan Hasil Pekerjaan dinyatakan Baik / Layak Diterima selama kurun waktu 10 Tahun Terakhir, baik pada Lingkungan Pemerintah atau BUMN / BUMD / BLUD / BHMN maupun Swasta, termasuk Pengalaman Sub Kontrak.
b. Detail Persyaratan Kualifikasi Teknis Calon Penyedia sebagaimana tertuang pada Dokumen Pra Kualifikasi.
Persyaratan Utama Kualifikasi Keuangan Calon Penyedia :
a. Laporan Keuangan Perusahaan Tahun 2020 yang bersifat Audited oleh Kantor Akuntan Publik (KAP). Apabila
Peserta merupakan Kemitraan, maka Perusahaan yang diwajibkan untuk menyampaikan Laporan Keuangan
Perusahaan Audited adalah Perusahaan Utama (Leading Firm) Kemitraan.
b. Detail Persyaratan Kualifikasi Keuangan Calon Penyediai sebagaimana tertuang pada Dokumen Pra
Kualifikasi.

Pendaftaran Pra Kualifikasi, Distribusi Dokumen Pra Kualifikasi, Distribusi Undangan Berita Acara Pemberian Penjelasan Pra Kualifikasi dan Distribusi Berita Acara Pemberian Penjelasan Pra Kualifikasi memiliki Tata Cara sebagai berikut :
a. Pendaftaran Pra Kualifikasi dilaksanakan mulai dari Tanggal 14 Agustus 2021 Pukul 00.00 WIB sampai dengan Tanggal 03 september 2021 Pukul 24.00 WIB.
b. Pendaftaran Pra Kualifikasi dilaksanakan dengan cara Calon Penyedia mengisi lengkap Form Pendaftaran sebagaimana terlampir dan selanjutnya Calon Penyedia mengirimkan kembali Form Pendaftaran yang telah diisi lengkap kepada Pokja Pekerjaan Terintegrasi Pengerukan Bendungan Tangga melalui Email dengan alamat pokjaepcpjt1@gmail.com dan/atau pokja2ulp@jasatirta1.com.
c. Dokumen Pra Kualifikasi, Undangan Pemberian Penjelasan Pra Kualifikasi dan Berita Acara Pemberian Penjelasan Pra Kualifikasi akan diberikan oleh Pokja Pekerjaan Terintegrasi Pengerukan Bendungan Tangga kepada Calon Penyedia yang telah mengirimkan kembali Form Pendaftaran yang telah diisi lengkap melalui Email pokjaepcpjt1@gmail.com atau pokja2ulp@jasatirta1.com

Pemberian Penjelasan Pra Kualifikasi 25 Agustus 2021 jam 09.00

Informasi selengkapnya kunjungi https://eproc.jasatirta1.co.id/

https://eproc.jasatirta1.co.id/eproc_front/index.php/frontend/detail_berita/108

21

PJT I Gelar Webinar Merangkul AKHLAK, Berdamai Dengan Pandemi

Malang – Kementerian BUMN sejak setahun lalu mencanangkan nilai-nilai utama atau core value dengan akronim AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif). Untuk memperingatinya, Perum Jasa Tirta (PJT) I sebagai salah satu BUMN pengelola sumber daya air menggelar webinar dengan tema Merangkul AKHLAK, Berdamai Dengan Pandemi, Kamis (29/7/2021).

Webinar yang digelar melalui platform zoom maupun youtube tersebut dibuka oleh Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan. Acara dihadiri pula oleh Ketua Dewan Pengawas PJT I, Pitojo Tri Juwono serta Komisaris dan Direksi Jasa Tirta Energi yang merupakan anak perusahaan dari PJT I.

“Adanya core value AKHLAK yang dicanangkan Menteri BUMN, Erick Thohir setahun lalu harus dipegang oleh semua insan di lingkup Kementerian BUMN di Indonesia. Tentunya ini sudah menjadi satu nilai yang tunggal dianut oleh semua BUMN dan anak perusahaannya,” kata Raymond saat dikonfirmasi, Jumat (30/7/2021).

Sebelumnya, kata Raymond, kurang lebih ada 140 BUMN yang masing-masing memiliki core value sendiri, termasuk PJT I. Namun dengan menjadikan AKHLAK sebagai core value seluruh BUMN, maka seluruh insan BUMN diharapkan memiliki keseragaman budaya kerja, yang tentunya akan memunculkan satu karakter kuat yang tumbuh di setiap insan BUMN.

“Ini merupakan rancangan yang sangat visioner dari Bapak Menteri BUMN. Bahwa di dalam segala perubahan yang terjadi termasuk volatility, uncertainty, complexity, dan juga berbagai ambiguity, beliau menyatukan core value dari 140an BUMN menjadi satu core value yang kita sebut AKHLAK. Tidak lain adalah untuk menyiapkan agar SDM di seluruh BUMN memiliki standar perilaku dan etika yang sama, dimana nantinya dapat menjadi agent of change yang siap menjalankan roda pembangunan negeri ini,” ungkapnya.

PJT I sendiri telah menetapkan AKHLAK sebagai budaya kerja perusahaan melalui Keputusan Direksi per tanggal 30 Juli 2020. Penetapan ini merupakan komitmen perusahaan untuk mengoptimalkan penerapan AKHLAK hingga ke ranah direksi, dewan pengawas dan karyawan perusahaan.

“Agar lebih efektif dan efisien, implementasi transformasi budaya organisasi harus terukur. Agar selanjutnya dapat disusun program transformasi yang berkesinambungan dan terintegrasi dengan visi misi perusahaan,” kata Ganindra Adi Cahyono dalam paparannya pada materi webinar sesi pertama.

Manajer Utama yang membidangi Sumber Daya Manusia di PJT I tersebut, menjelaskan secara rinci penjabaran dari AKHLAK. Ia menjadi narasumber pertama yang membawakan materi berjudul Menakar tingkat kesehatan AKHLAK sebagai Budaya Organisasi.

Dalam webinar itu juga menghadirkan pemateri dari luar lingkup PJT I. Dengan membawakan materi Living in Harmony with Covid-19, Sharlinni Erisa Putri selaku Co-Founder PT Nusantics ikut sebagai narasumber kedua.Pendiri perusahaan startup teknologi genom pertama di Indonesia itu menjelaskan bagaimana cara virus Covid-19 bermutasi serta apa yang perlu dilakukan agar kita dapat berdamai dengan kondisi pandemi ini. “Sampai hari ini kematian akibat Covid-19 di dunia tercatat sebanyak 4,6 juta jiwa. Namun para ahli memprediksi di tahun 2050 kematian manusia akibat antibiotic resistance bacteria bisa mencapai 2 kali jumlah korban akibat Covid-19,” ungkap Sharlini dalam paparannya.

Dia menjelaskan bahwa tubuh manusia di dalamnya terdiri dari berbagai microbiome seperti bakteri, virus, jamur yang perlu diseimbangkan jenis dan jumlahnya agar imunitas manusia tidak terus melemah. Dengan penggunaan antibiotik berlebihan dapat merusak keseimbangan tersebut. Untuk itu diperlukan adanya upaya mendiagnosa dan mengembalikan keberagaman microbiome di tubuh kita.

Adaptif adalah salah satu nilai AKHLAK yang saat ini diperlukan bagi kita untuk tetap dapat bertahan di kondisi pandemi.

24

Penuhi 166 Kriteria, Jasa Tirta I Peroleh Sertifikat SMK3

Perum Jasa Tirta (PJT) I berhasil memperoleh sertifikat penghargaan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) dari Kementerian Ketenagakerjaan RI. Sertifikat ini ditandatangani oleh Ibu Menteri, Ida Fauziyah pada tanggal 22 April 2021 dan diterima Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan.

PJT I sebagai BUMN di bidang pengelolaan sumber daya air (SDA) telah memenuhi 166 kriteria untuk kategori Tingkat Lanjutan sesuai PP No. 50 Tahun 2012 tentang Penerapan SMK3. Hasil skoring penilaian yang diraih pun cukup tinggi, dengan nilai 91,56 persen yang berarti masuk dalam kategori tingkat penerapan memuaskan.

Sertifikat tersebut ditetapkan melalui SK Menaker RI No. 37 Tahun 2021 dan disampaikan oleh Kepala Cabang PT. Sucofindo (Persero) Surabaya, Ida Bagus Kade Padma sebagai pihak yang melakukan assesmen atas penerapan SMK3 di lingkup PJT I. Proses penyerahan yang dilakukan pada masa PPKM Darurat itu diselenggarakan secara virtual pada Kamis 22 Juli 2021.

“Penerimaan Sertifikat SMK3 di PJT I adalah sebuah proses dimana penerapannya sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu dan penerimaannya sudah sepatutnya disyukuri. Kami mewakili direksi berterima kasih kepada seluruh pihak di PJT I yang telah berkomitmen untuk dapat menghasilkan sistem kerja dengan standar K3 sesuai peraturan perundangan yang berlaku dan konsisten dalam penerapannya sebagai BUMN pengelola SDA,” kata Raymond, Jumat (23/7/2021).

Menurutnya, sistem manajemen adalah kebutuhan sebuah korporasi, bukan ego sektoral semata. Dalam implementasinya, lanjut dia, diperlukan upaya bersama untuk memberikan hasil terbaik bagi perusahaan dan berkontribusi untuk bangsa dan negara.

Ia menegaskan pada seluruh jajarannya, bahwa SMK3 diperoleh sebagai pemicu untuk lebih bekerjasama dengan mengesampingkan ego, berupaya lebih mendengarkan dan mengupayakan hal terbaik untuk kepentingan korporasi. “Kami akan pertahankan, dengan membangun kesadaran K3 sebagai kebutuhan dan budaya keseharian dalam menjalankan segala proses bisnis perusahaan,” jelasnya.
Berdasarkan PP No. 50 Tahun 2012, setiap perusahaan yang memperkerjakan tenaga kerja sebanyak 100 orang atau lebih dan atau mengandung potensi bahaya dan kecelakaan kerja seperti peledakan, kebakaran, pencemaran lingkungan dan penyakit akibat kerja wajib menerapkan SMK3. Selain itu, berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dijelaskan bahwa setiap perusahaan wajib menetapkan SMK3 yang terintegrasi dengan sistem manajemen perusahaan.

Dalam pencapaian penghargaan sertifikat SMK3, PJT I memiliki dua kegiatan utama. Pertama, kegiatan operasi sebagai upaya untuk dapat memanfaatkan air dan sumber-sumber air secara optimal dan mengendalikan daya rusaknya yang berupa banjir, kekeringan maupun pencemaran air. Kedua adalah kegiatan pemeliharaan sebagai upaya menjaga air dan sumber air serta prasarana pengairan untuk tetap dapat berfungsi sebagaimana yang diharapkan.

Untuk dapat menunjang kegiatan itu, dengan telah diperolehnya sertifikat SMK3 atas assesmen yang telah dilakukan Desember 2020 lalu, maka PJT I dinyatakan telah berhasil meminimalisir risiko kecelakaan kerja.
Selain Sistem Manajemen K3, PJT I juga telah memperoleh sertifikasi dalam penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 : 2015, Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO 37002 : 2016, serta khusus untuk produk layanan Laboratorium Lingkungan juga diperoleh sertifikasi sebagai laboratorium penguji berstandar SNI ISO/IEC 17025 : 2008.

25

Jasa Tirta I Ajak Puluhan Wartawan Belajar Jurnalisme Data

Perum Jasa Tirta (PJT) I mengajak puluhan jurnalis dari wilayah sungai Brantas, Bengawan Solo dan Toba Asahan untuk belajar jurnalisme data di era digital. Workshop yang digelar, Jumat (16/7/2021) secara virtual itu menghadirkan narasumber Atmaji Sapto Anggoro, CEO PT Binokular Media Utama.

Sapto juga dikenal sebagai mantan CEO Tirto.id serta pendiri detik.com dan merdeka.com yang menjadi portal media online terkemuka di Indonesia. Workshop dibuka oleh Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan yang juga menjadi keynote speaker dalam workshop yang berlangsung 150 menit tersebut.

Dalam paparannya, Raymond mengapresiasi workshop yang diikuti wartawan dari Forum Jurnalis Peduli Sungai dari daerah Surabaya, Malang, Batu, Lamongan, Medan, dan Toba. “Dunia jurnalistik tidak asing bagi saya. Dulu saya juga sempat hampir menjadi jurnalis pada tahun 90-an,” katanya.

Ia bercerita pengalamannya pernah mendaftar menjadi kontributor The Jakarta Post. “Waktu itu tes pakai TOEFL minimal 500 dan saya 500 sekian dan dinyatakan lolos. Tapi saat itu saya memilih tidak melanjutkan dan memilih melanjutkan kuliah hingga bekarir di PJT I,” ungkapnya bercerita.

Dengan pelbagai pengalaman di dunia jurnalistiknya itu, ia pun mengaku sangat mengapresiasi kerja wartawan dalam mencari informasi berita. “Saya walaupun malam hari di WA atau ditelpon wartawan selalu saya balas. Saya paham wartawan kerja juga ada deadline. Jadi dengan workshop yang digelar ini, saya berharap bisa menambah ilmu bagi kawan-kawan jurnalis,” harapnya.

Dalam materi workshop, Sapto selaku narasumber menjelaskan bahwa jurnalisme data bukanlah hal baru dalam dunia jurnalistik. Bahkan, jurnalisme data sudah ada sejak 1858 saat seorang perawat pada perang Inggris di Krimea, dulu Uni Soviet sekarang Ukraina merilis data jumlah kematian dalam perang.

Namun, kata dia, dengan perkembangan dunia digital saat ini jurnalisme data masih menjadi hal penting. “Saat ini banyak sekali informasi hoaks, missinformasi dan disinformasi melalui media sosial. Peran jurnalisme data ini sangat penting untuk bisa meng-counter informasi yang salah itu,” katanya.

Dalam sesi tanya jawab, sejumlah jurnalis menanyakan perihal sulitnya mencari data yang akurat. Selain itu, berkembangnya media sosial juga menjadi tantangan bagu para jurnalis di tengah banyaknya informasi yang beredar di masyarakat.

Sapto menjelaskan, di dalam jurnalisme data, kecepatan tidak menjadi hal penting karena akurasi data yang tepat menjadikan berita menjadi lebih kredibel. “Yang dicari orang saat ini adalah kebenaran. Namun kebenaran tidak tunggal tapi bisa diadu fakta dan datanya. Cilaka buat seorang jurnalis jika tidak menyampaikan data yang benar,” pungkasnya.

26

Pejabat Struktural Jasa Tirta I Belajar Strategi Komunikasi Media

Sekitar 50 pejabat struktural dari Perum Jasa Tirta (PJT) I belajar tentang strategi komunikasi media untuk korporasi. Pembelajaran workshop digelar secara online dengan menghadirkan narasumber Zainal Arifin Emka yang merupakan Staf Ahli Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur.

Workshop dibuka oleh Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan, Jumat (16/7/2021). Dalam sambutannya, Raymond memberikan keleluasaan bagi seluruh pejabat struktural di jajarannya untuk bisa menyampaikan pesan pada media massa.

“Sebagai salah satu BUMN di Indonesia, seluruh pejabat di PJT I adalah penyampai pesan yang merepresentasikan perusahaan. Baik melalui media massa ataupun media sosial,” jelasnya.

Ia pun menyambut baik workshop yang digelar oleh Departemen Humas dan Informasi Publik PJT I bersama dengan Forum Jurnalis Peduli Sungai (FJPS). “Sembari bekerja di kantor dan di rumah bagi yang WFH, sambil duduk-duduk saja mengikuti workshop strategi komunikasi media untuk korporasi ini bisa dapat ilmu yang luar biasa dari Pak Zainal,” ungkapnya.

Ia juga mengenalkan sosol Zainal Arifin Emka pada seluruh pejabat strukturalnya. “Pak Zainal ini assesor untuk uji kompetensi wartawan. Beliau juga dosen komunikasi di Stikosa AWS. Semoga banyak ilmu yang bisa didapat dari webinar kali ini,” harapnya.

Dalam paparannya, Zainal menjelaskan tentang pentingnya komunikasi dengan media massa. “Intinya jangan menghindar dari wartawan. Jika ada pertanyaan lebih baik dijawab. Jika tidak maka pemberitaannya akan menggelinding tak tentu arah karena wartawan pastibakan mencari narasumber lain yang mungkin kurang kompeten,” katanya.

Saat sesi tanya jawab, sejumlah pejabat PJT I juga menanyakan perihal kompetensi SDM di perusahaan yang berlatar belakang teknik sipil dan mesin. Secara sederhana, Zainal memberikan saran atas pertanyaan tersebut.

“Memang tidak semua pejabat menguasai dan mampu menjawab pertanyaan wartawan. Lebih baik tetap direspon dan meminta waktu untuk menyiapkan jawaban. Bisa minta jawaban pada pehabat lain yang kebih kompeten di bidangnya. Atau bahkan bisa membantu memfasilitasi atau menghubungkan wartawan dengan pejabat yang bisa menjawab,” ungkapnya.

Ia meminta pejabat PJT I tidak hanya reakrif atau merespon saat ada berita jelek tentang perusahaan. Namun, kata dia, jika ada data yang memang menjadi siklus rutin tahunan bisa disiapkan sebelum ada pertanyaan dari wartawan.

“Saat kemarau pasti pertanyaan wartawan soal debit air di waduk, kualitas air sungai. Kalau musim hujan biasanya soal potensi banjir dan cara penanggulangannya. Ini siklus tahunan yang datanya bisa disiapkan sejak awal. Tinggal update angka atau data terbarunya saja,” sarannya.

Untuk mengurangi potensi kesalahan wartawan dalam menulis berita hasil wawancara, ia juga menyarankan dibuatkan rilis berita tertulis. “Terkadang ada istilah teknis yang tidak semua wartawan paham dan tahu. Dengan rilis tertulis bisa mengurangi potensi kesalahan dalam pemberitaan,” pungkasnya.

24

PJT I Flushing Bendungan Sengguruh

Malang – Perum Jasa Tirta (PJT) I melakukan flushing atau penggelontoran sedimen di Bendungan Sengguruh, Kabupaten Malang. Kegiatan pemeliharaan waduk itu dilakukan untuk memperpanjang usia guna bendungan dengan cara mengoptimalkan daya tampung waduk yang menyusut akibat tingginya sedimentasi. Proses flushing dilakukan selama enam hari. Terhitung mulai 26 Juni 2021 lalu dan berakhir hari ini, Kamis 1 Juli 2021.

Direktur Operasional PJT I, Gok Ari Joso Simamora menjelaskan, daya tampung air Bendungan Sengguruh memang telah mengalami penurunan cukup drastis akibat sedimentasi. “Pada Awal beroperasi di tahun 1989, kapasitas tampungan Bendungan Sengguruh mencapai 21,5 juta meter kubik. Namun karena posisinya yang berada paling hulu di sistem Brantas, maka bendungan ini menerima sedimen dan sampah dengan volume yang cukup tinggi tiap tahunnya. Laju sedimentasi Sengguruh saat ini telah mencapai 1,1 juta meter kubik per tahun. Ini mengakibatkan kapasitasnya turun dan hanya menyisakan 5-6 persennya atau sekitar 900 ribu meter kubik,” kata Simamora.

Ia menambahkan, luas daerah tangkapan air Waduk Sengguruh 1.659 km². Mencakup Kota Batu, Kota Malang, dan sebagian Kabupaten Malang. “Aktivitas manusia yang semakin meningkat pasti membutuhkan ruang, ini menyebabkan berkurangnya areal hutan di hulu. Bertambahnya areal pertanian dan pemukiman menyebabkan laju erosi di hulu meningkat, dan berakhir menjadi sedimentasi di Bendungan Sengguruh ini,” terang Simamora. “Pekerjaan flushing ini sangat diperlukan untuk menjaga bendungan agar tetap berfungsi. Idealnya kegiatan flushing dilaksanakan tiap tiga tahun. Flushing pertama sejak awal beroperasinya bendungan dilaksanakan pada tahun 2016, kemudian di tahun 2018. Jadi tahun 2021 ini adalah kali ketiga pelaksanaan flushing di Sengguruh.”

Simamora juga menambahkan bahwa kegiatan flushing ini merupakan salah satu bentuk implementasi penggunaan Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA) yang selama ini telah dipungut oleh PJT I kepada PT. PJB atas penggunaan air dari Waduk Sengguruh untuk pengoperasian PLTA. “Kegiatan flushing ini juga merupakan bentuk pelayanan kami kepada para pemanfaat, dalam hal ini PT. PJB yang telah membayarkan BJPSDA nya untuk kebutuhan pengelolaan sumberdaya air.”

Proses penggelontoran di awali dengan sosialisasi pada instansi terkait seperti TNI, Polri dan masyarakat sekitar, termasuk pemberitahuan pada Bupati Malang akhir Mei lalu. Kasubdiv Jasa ASA I/1 PJT I, Hermawan C Nugroho menambahkan, untuk sosialisasi pada masyarakat dilakukan untuk mengamankan agar tidak ada warga yang mendekat dan beraktivitas di hilir bendungan selama proses flushing dilakukan.

Untuk tahap pelaksanaan, di awal pihaknya sudah membuka pintu spillway untuk menggelontorkan air dan sedimen yang ada di dasar bendungan. Guna mengoptimalkan penggelontoran sedimen yang berwujud lumpur dan pasir, PJT I menurunkan empat alat berat amphibious excavator long arm. Flushing kali ini ditargetkan dapat menggelontor 200 hingga 250 ribu meter kubik sedimen. “Untuk bisa mengimbangi sedimen yang masuk ke waduk, tidak cukup jika hanya mengandalkan kapal keruk. Dari evaluasi flushing sebelumnya, kegiatan ini dinilai cukup efektif menambah kapasitas waduk hingga 250 meter kubik dalam waktu relatif singkat,” jelas Hermawan.

Saat ini proses flushing masih dilakukan untuk memindahkan sedimen dengan eskavator agar larut dan ikut mengalir ke sisi hilir bendungan. “Sampai sekarang masih kami lakukan. Rencananya, flushing akan selesai hari ini. Kalau memungkinkan, sore atau malam nanti, pintu air sudah ditutup dan bisa kembali diisi air,” katanya.

Ditanya mengenai daya tampung bendungan setelah digelontor, ia mengaku belum bisa menghitung secara pasti. “Sekarang baru kasat mata saja, tapi hitungan pasti untuk daya tampungnya akan dilakukan pengukuran echosounding lebih dulu oleh tim dari kantor pusat. Segera kami infokan lebih lanjut. Mungkin minggu depan,” tuturnya.

Setelah pintu air di Bendungan Sengguruh ditutup, Hermawan memastikan waduk dapat terisi penuh kembali dengan durasi setengah hari. “Untuk pengisian kembali air di Sengguruh bisa 8 sampai 12 jam. Air diisi dari aliran hulu di Sungai Brantas dan Sungai Lesti. Saat ini debit air dari kedua sungai masih normal di kisaran 30-40 meter kubik per detik,” ungkapnya.

Untuk mengurangi sedimentasi di Sengguruh, ia juga berharap agar masyarakat lebih memperhatikan kaidah konservasi dalam menjalankan aktivitas kesehariannya. Seperti tidak melakukan penebangan pohon di sisi hulu Sungai Brantas, termasuk juga menggunakan terasan dalam mengolah lahan pertanian. Selain itu lebih dimasifkan lagi kegiatan penanaman pohon untuk mengurangi erosi dan tanah longsor.

Ia juga mengimbau masyarakat di wilayah hulu, seperti Kota Batu, Kota Malang dan Kabupaten Malang agar tidak membuang sampah ke sungai atau bantaran sungai. Pasalnya, kata dia, sampah juga menjadi masalah yang cukup mendominasi di Bendungan Sengguruh.

Perlu diketahui, Bendungan Sengguruh merupakan salah satu bendungan yang berada di sistem Sungai Brantas dan dikelola oleh PJT I. Lokasinya berada di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang atau sekitar 24 KM di selatan Kota Malang dan 14 KM hulu Bendungan Sutami.

Bendungan ini berfungsi sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan kapasitas pembangkitan sebesar 2 x 14,5 MW. Selain itu, juga berperan sebagai penangkap sedimen yang akan masuk ke Bendungan Sutami, dengan demikian umur ekonomis Bendungan Sutami dapat terjaga.

22

PJT I Bersama Pemkab Madiun Tanam 10 Ribu Bibit Akar Wangi

Perum Jasa Tirta (PJT) I bersama dengan Pemkab Madiun melalui BPBD Madiun melakukan penanaman 10 ribu bibit akar wangi (chrysopogon zizanioides). Penanaman dalam rangka peringatan Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia itu dilakukan di kawasan lereng Gunung Wilis Desa Durenan, Gemarang, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Kepala Departemen Pengelolaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan, Nina Meita Sari mengatakan, penanaman tersebut sebagai implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) No 13 yaitu Penanganan Perubahan Iklim. Pelaksanaannya dituangkan dalam Program Penanaman Pohon di wilayah kerja PJT I sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

“Kami memberikan bantuan dana program TJSL kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Madiun untuk melaksanakan penanaman akar wangi di sepanjang bantaran anak Sungai Bengawan Solo di daerah Kabupaten Madiun. Ini sebagai upaya pencegahan dan mitigasi bencana,” jelasnya, Sabtu (19/6/2021).

Pemerintah Daerah Kabupaten Madiun juga memberikan penghargaan kepada PJT I. Penghargaan itu atas partisipasi dan peran sertanya dalam mendukung kegiatan pembangunan di Kabupaten Madiun melalui program TJSL tersebut.

Kepala Sub Divisi Jasa ASA III/2 PJT I, Achmad Syuhairus Syam mengatakan, kegiataan konservasi di wilayah Kabupaten Madiun telah dilakukan setiap tahun oleh PJT I.
Pada tahun ini, kegiatan konservasi difokuskan pada mitigasi bencana banjir dan longsor yang diwujudkan dalam bentuk penanaman jenis tanaman akar wangi atau vetiver.

“Vetiver ini memiliki akar serabutnya bersifat mengikat tanah dan panjangnya sampai lima meter ke dalam tanah. Sehingga sangat cocok untuk mencegah bencana longsor,” jelasnya.

Lokasi dipilihnya Desa Durenan, Kecamatan Gemarang karena termasuk wilayah DAS Brantas. Pertimbang lain, karena pernah terjadi longsor pada tanggal 5 April 2021 yang menelan banyak kerugian. Selain itu, lanjut dia, untuk membentuk keseimbangan ekologi dimana tanaman porang yang menjadi andalan ekonomi warga sekitar dapat dikurangi dampaknya dengan tanaman akar wangi.

Untuk diketahui, akar wangi dengan nama lain vetiver merupakan tanaman sejenis rumput besar atau alang-alang. Akar wangi secara masif akarnya tumbuh hingga kedalam lima meter sehingga dinilai memiliki fungsi seperti kolom-kolom beton yang dapat menahan tanah agar tidak longsor.

Akar wangi juga dapat tumbuh di daerah lahan marginal, kering ataupun tercemar. Disisi lain akar wangi juga tahan terhadap iklim, hama penyakit maupun api.

PJT I dan Inalum Kerjasama Bersihkan Bendungan Siruar dan Sigura-Gura

Perum Jasa Tirta (PJT) I melakukan kerjasama dengan PT Inalum untuk membersihkan dua bendungan di Wilayah Sungai (WS) Toba Asahan. Dua lokasi bendungan yang dibersihkan yakni Bendungan Siruar dan Bendungan Sigura-gura.

Direktur Operasional PJT I, Gok Ari Joso Simamora menjelaskan, kerjasama dengan Inalum sebagai bentuk komitmen terhadap layanan dan pengelolaan sumber daya air di WS Toba Asahan, Provinsi Sumatera Utara.

“Kami dari PJT I bersama dengan PT Inalum telah melakukan kerjasama untuk melaksanakan beberapa program kegiatan secara rutin dan berkala. Satu diantaranya adalah pada tahun 2020-2021 kami melaksanakan kegiatan yang dibilang masih baru yaitu pekerjaan penyemprotan dan pembersihan dinding bendungan yang mencakup area Bendungan Siruar, Sigura-gura dan Tangga,” jelas Simamora, Kamis (3/6/2021).

Pembersihan tubuh bendungan ini merupakan salah satu upaya pemeliharaan bangunan bermaterial beton. Bendungan Siruar mulai beroperasi sejak 1983, sedangkan Bendungan Sigura-gura sejak 1981. Selain untuk mempercantik tampilan bendungan, pembersihan ini juga berfungsi untuk memperpanjang usia guna bangunan.

Sampai dengan bulan Mei 2021 telah dilaksanakan kegiatan pembersihan pada dua lokasi bendungan yaitu Bendungan Siruar seluas 3.200 m2 dan Bendungan Sigura-gura 5.200 m2. Kegiatan pembersihan tersebut dilakukan dengan menggunakan metode Rope Access dan dilengkapi alat bantu Water Jet.

Pembersihan didukung tim pelaksana yang profesional dan tersertifikasi, serta memenuhi persyaratan K3 untuk bekerja di ketinggian. “Kegiatan pembersihan dinding bendungan ini dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar,” katanya.

Selain pembersihan diding bendungan, PJT I yang hadir di WS Toba Asahan sejak 2014 dan eksis tahun 2016 itu juga bekerjasama dengan Inalum dalam kegiatan konservasi. Sejak 2019 hingga kini sudah menanam pohon di lahan 371 hektare atau sebanyak 191 ribu batang pohon.

Khusus Kabupaten Toba, sudah dilakukan penanaman seluas 50 hektare atau 41 ribu batang di Desa Ombur Kecamatan Silaen. Adapun tahun 2021 seluas 290 hektare masih dalam proses penanaman.

Dikerjasamakan pula sosialisasi dan pelaksanaan operasi dan pemeliharaan Sungai Asahan. Kerjasama Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) juga dilakukan pada saat musim kemarau. Hal itu dilakukan agar menambah tampungan air di Danau Toba.

Adapun kegiatan lain yang dilakukan termasuk pembangunan Laboratorium Air di Parapat. Laboratorium itu akan menjadi sumber informasi bagi masyarakat terkait kondisi kualitas air Danau Toba.


Dept. Humas dan Informasi Publik PJT I

MoU Tripartit Konservasi Danau Toba resmi disepakati, PJT I, Inalum dan Pemkab Toba siap berkolaborasi

Perum Jasa Tirta (PJT) I bersama dengan PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) dan Pemkab Toba telah resmi menyepakati kerjasama pelaksanaan kegiatan konservasi Danau Toba, diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU. Perjanjian tripartit itu dilakukan untuk semakin menguatkan kinerja dalam pengelolaan daerah tangkapan air Danau Toba.

Penandatanganan MoU dilaksanakan Rabu, 2 Juni 2021 lalu. MoU ditandatangani oleh Direktur Operasional PJT I, Gok Ari Joso Simamora, Kepala Direktur Operasi dan Produksi PT Inalum, Rainaldy Harahap, dan Bupati Toba, Poltak Sitorus.

“Para pihak terkait MoU ini telah bersepakat untuk merealisasikan upaya konservasi Danau Toba secara berkelanjutan dan terkoordinir, sehingga diperoleh hasil yang optimal.” kata Gok Joso Ari Simamora saat dikonfirmasi, Jumat (4/6/2021).

Ia menjelaskan, dengan adanya kerjasama tripartit itu diharapkan dapat mendukung pelaksanaan kegiatan penghijauan yang selama ini telah berjalan, dengan pelibatan peran masyarakat setempat untuk menjaga kearifan lokal yang ada disekitar Danau Toba. Penanaman pohon ini, nantinya akan dapat mengembalikan fungsi daerah tangkapan air sebagai buffering zone untuk mengurangi tingkat erosi di hulu danau. Hal itu, kata dia, sebagai langkah untuk menjaga ketersediaan dan kestabilan muka air Danau Toba sekaligus menjadi program pemberdayaan masyarakat.

MoU ini akan membuka akses bagi para pihak untuk dapat saling berkoordinasi, diskusi dan melakukan pertukaran informasi dalam rangka pelaksanaan sejumlah program. Simamora juga menjelaskan bahwa program konservasi ini tidak hanya berhenti pada penanaman pohon saja, namun akan dilakukan secara berkesinambungan mulai dari penentuan lokasi penghijauan, sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat, pemeliharaan tanaman, hingga pengawasan dan evaluasi.

Direktur Operasional PJT I menegaskan, kegiatan konservasi sejauh ini diyakini belum cukup maksimal. “Dengan adanya kerjasama ini semoga akan diperoleh manfaat konservasi secara optimal. Tentunya dengan dukungan Bupati Toba dan jajarannya supaya Danau Toba semakin asri,” harapnya.

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan konservasi penghijauan sangat penting. “Masyarakat bisa terlibat dalam kegiatan konservasi dan merawat pohon yang telah ditanam. Sinergitas ini juga menjadi kewajiban kami dari BUMN untuk mengedukasi akan manfaat dari penghijauan, terutama bagi masyarakat setempat,” pungkasnya.

Dalam hal konservasi di Wilayah Sungai Toba Asahan, PJT I yang memperoleh penugasan dari Pemerintah sejak 2014 telah bekerjasama dengan PT. Inalum sejak 2016. Dari 2019 hingga kini sudah terlaksana program penanaman pohon di lahan kritis Danau Toba seluas 371 hektare atau sebanyak 191 ribu batang pohon.

Khusus Kabupaten Toba sudah terlaksana seluas 50 hektar atau 41 ribu batang di Desa Ombur, Kecamatan Silaen. Adapun tahun 2021 seluas 290 hektar masih dalam proses penanaman.


Dept. Humas dan Informasi Publik PJT I

Jasa Tirta I Siap Kolaborasi Benahi Permasalahan Kali Surabaya

Kegiatan patroli air rutin dilakukan untuk mengetahui kondisi pencemaran yang terjadi utamanya di Kali Surabaya. Bersama dengan instansi terkait, 25 Mei 2021 di Kali Surabaya dilakukan patroli air yang menghasilkan sejumlah temuan diantaranya ditemukan adanya banyak perahu tambang yang masih beroperasi. Selain itu, banyak juga ditemukan tumpukan sampah di bantaran sungai dan tak sedikit pula yang dibakar hingga masuk ke badan sungai.

Mencermati hal itu, pihak Perum Jasa Tirta (PJT) I selaku operator pengelola SDA di Wilayah Sungai Brantas akan segera melakukan pembenahan bersama Pemerintah dan Instansi terkait. Adapun berdasar data dari data tim patroli air, untuk perahu tambang dari wilayah Wringin Anom, Gresik hingga Gunungsari, Surabaya tercatat sebanyak 54 perahu yang beroperasi dan tiga lainnya tidak, karena kondisi rusak. Sementara sampah di sepanjang bantaran Kali Surabaya yang terpantau di wilayah Gresik, Sidoarjo, dan Surabaya juga mencapai ratusan titik.

Menyikapi maraknya perahu tambang yang digunakan untuk penyeberangan orang dan motor itu, pihak PJT I akan memastikan bersama instansi terkait akan memeriksa keberadaan izin formal dari perahu penyeberangan di Kali Surabaya. Selain permasalahan izin hal lain yang juga menjadi perhatian adalah pemenuhan kelengkapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) perahu yang beroperasi.

Hal lain yang juga menjadi temuan terkait kegiatan penambangan dimana pihak PJT I kedepannya akan segera melakukan survei. Tujuan besarnya agar jangan sampai perahu penambangan itu beroperasi tanpa pembinaan keselamatan. Adanya upaya preventif agar tidak terulang kembali tragedi di Kota Surabaya tahun 1998 dimana ada belasan orang meninggal karena perahunya terbalik akibat perahu tidak layak beroperasi.

Kedepannya perusahaan akan segera melakukan survei dan mengecek kondisi perahu tambang di Kali Surabaya. Dari pantauan tim patroli di lokasi, tak sedikit pula perahu tambang menggunakan dermaga yang posisinya menjorok ke sungai. Untuk penertiban perahu tambang, tidak hanya soal dermaga saja tapi unsur keselamatan juga penting. Jangan sampai terjadi kecelakaan dan menimbulkan korban jiwa.

Permasalahan lain yang juga mengemuka kemudian adalah banyaknya tumpukan sampah di bantaran Kali Surabaya. Di era pandemi ada dampak perubahan pola hidup masyarakat. Namun membuang sampah di bantaran sungai juga tidak bisa dibenarkan. Sebelumnya pada tahun 2019 akhir bersama Balai Besar Wilayah Sungai Brantas dan Pemkab Gresik, PJT I pernah melakukan pendataan dan survei papan larangan pembuangan sampah di bantaran Kali Surabaya. Pertanyaan yang mengemuka kemudian adalah apakah sampai sekarang papannya masih ada atau tidak, dihiraukan atau tidak dan hal tersebut tentunya menjadi perhatian bersama seluruh pihak yang berkepentingan.

Langkah strategis lain yang akan dilakukan adalah dalam waktu dekat PJT I akan membuat survei terkait sampah bantaran. Hasilnya akan dipaparkan pada Pemkab Gresik, Sidoarjo dan Pemkot Surabaya agar bisa segera dibuatkan rencana aksi penangangan sampah yang sebenarnya menjadi kewajiban dari pemkab atau pemkot. Tujuan akhirnya adalah ditemukan langkah strategis bersama pihak terkait untuk mengatasi permasalahan yang terjadi di Kali Surabaya.

Delapan Bendungan dan Dua Terowongan Aman Pasca Gempa Blitar

Malang – Peristiwa gempa tektonik berkekuatan 6,2 Skala Richter (SR) berpusat di 57 km tenggara Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Dari gempa yang terjadi Jumat (21/5/2021) pukul 19.09 WIB itu sempat dikhawatirkan berdampak pada bendungan yang menyinpan cadangan air dan terowongan yang dikelola Perum Jasa Tirta (PJT) I.

Namun dari hasil pemantauan visual dan pengecekan fisik, kondisi bendungan dan terowongan masih dalam keadaan normal. “Kalau dari gempa yang di Blitar kemarin, sudah kami cek kondisi delapan bendungan dan dua terowongan yang kami kelola masih kategori aman,” kata Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan saat dikonfirmasi, Senin (24/5/2021).

Raymond mengungkapkan, dalam dua bulan terakhir ada tiga kali gempa di atas 5 SR. Gempa itu, kata dia, terasa di beberapa bendungan dengan kisaran sebesar II hingga IV Modified Mercalli Intensity (MMI), sehingga perlu dilakukan pemerikasaan keamanan bendungan.

Ia menjelaskan, tidak ada retakan dan pergeseran atau rembesan air akibat gempa. “Setelah gempa (Jumat malam), keesokan harinya, tim kami dari PJT I langsung memantau kondisi bendungan dan terowongan. Alhamdulillah semuanya aman,” ujarnya.

Adapun delapan bendungan yang dipantau, yakni Bendungan Sengguruh, Sutami dan Selorejo di wilayah Kab Malang. Dua bendungan di Kab Blitar, yakni Bendungan Lahor dan Wlingi. Lalu Bendungan Wonorejo di Tulungagung, Bendungan Bening di Madiun, dan Bendungan Wonogiri di Jawa Tengah.

Sedangkan dua terowongan yang dikelola PJT I berada di Tulungagung. Pertama adalah Terowongan Tulungagung I atau dikenal dengan nama Terowongan Niyama yang dibangun tahun 1961. Kedua adalah Terowongan Tulungagung II atau Terowongan Tulungagung Selatan.

“Dua terowongan ini memang usianya cukup tua, jadi saat terjadi gempa maka setelahnya kami pantau langsung kondisinya. Kondisinya juga cukup aman dan tidak ada tanda-tanda retakan atau pergeseran,” ungkapnya.

Hasil pemantauan bendungan dan terowongan pasca gempa Blitar itu juga langsung dilaporkannya pada Dirjen SDA Kementerian PUPR. Selanjutnya, PJT I kini juga masih melakukan pemantauan kondisi dengan memakai instrumen keamanan bendungan yang terpasang dan laporan analisis serta evaluasi.


Dept. Humas dan Informasi Publik PJT I

Cegah Covid-19, PJT I Perketat Prokes Delapan Lokasi Wisata

Masa libur lebaran banyak dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur mengunjungi lokasi wisata. Selaku pengelola delapan lokasi wisata waduk atau bendungan di Jawa Timur PJT I tetap melakukan pengetatan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 menyesuaikan kebijakan pemerintah daerah setempat dalam mengoperasionalkan 8 lokasi wisata yang dikelola yaitu Pariwisata Sutami, Lahor, Wonorejo, Waruturi, Wlingi, Lodoyo, Bening, dan Selorejo. Dari delapan lokasi, tiga ditutup sementara menyesuaikan kebijakan Pemerintah Kabupaten. Untuk Taman Wisata Wlingi dan Lodoyo di Blitar terhitung tutup dari 12-17 Mei 2021. Adapun taman Wisata Bening di Madiun tutup sejak 4 Mei 2021 dan baru dapat beroperasi kembali pada 18 Mei 2021 dan diwajibkan untuk membatasi jumlah pengunjung hanya 50% dari 50% kapasitas normal. Kendati ditutup, perusahaan tetap melakukan perawatan lokasi wisata dan menyiagakan petugas di pos masuk lokasi wisata Wlingi dan Lodoyo serta Bening. Giat personel ketiga taman wisata adalah merawat aset dan meminta putar balik pengunjung yang datang ke lokasi.

Adapun untuk lima lokasi taman wisata bendungan yang tetap beroperasi, yakni Bendungan Lahor di perbatasan Blitar dan Malang, Bendungan Karangkates Malang, Bendungan Selorejo Malang, Bendung Gerak Waruturi Kediri, dan Bendungan Wonorejo Tulungagung. Lima tempat wisata yang dikelola PJT I tetap buka dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Pengunjung yang masuk diharuskan berasal dari wilayah sesuai dengan rayon lokasi wisata dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau membawa hasil Rapid Antigen Negatif. Pengetatan prokes ini dilakukan dengan penyekatan dan pembatasan di pintu masuk pariwisata. Dengan adanya penyekatan yang dilakukan kami meminta pengunjung untuk kembali ketika persyaratan yang diminta tidak terpenuhi,” jelasnya.

Hal lain yang menjadi perhatian khusus PJT I selaku pengelola untuk lokasi wisata yang dibuka selama masa pandemi adalah terkait keselamatan. PJT I sangat memperhatikan keselamatan para wisatawan. Di antaranya dengan melengkapi perlengkapan safety di setiap wahana yang tersedia, seperti perahu wisata serta memastikan batasan maksimal jumlah penumpang perahu.

Dua taman wisata yang dikelola yaitu Pariwisata Selorejo dan Pariwisata Bening telah tersertifikasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Untuk Selorejo dan Bening sudah tersertifikasi CHSE atau Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment (Ramah lingkungan). Dengan adanya sertifikasi CHSE itu, diharapkan dapat memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan dalam berwisata untuk masyarakat yang berkunjung.

Waktu liburan akhir pekan dan nantinya libur nasional akan menjelang, pastikan jika akan berkunjung ke obyek wisata yang dikelola oleh PJT I tetap patuhi dan terapkan protocol kesehatan. Gunakan masker, cuci tangan, dan tetap menjaga jarak agar kita terbebas dari penularan Covid-19. Ikuti seluruh kebijakan yang diterapkan dengan tujuan untuk menjaga keamanan dan keselamatan kita semua saat berwisata. Pembatasan pengunjung juga kami lakukan dengan harapan agar tidak ada klaster baru Covid-19 dari tempat wisata yang kami kelola. Tetap berwisata dengan aman dan nyaman.

Lowongan PT Jasa Tirta Energi

Info lowongan lagi dari PT Jasa Tirta Energi (JTE), anak perusahaan dari Perum Jasa Tirta I yang bergerak di bidang Energi dan Konstruksi.

Segera cek ketentuan dan kualifikasinya di http://bit.ly/Rekrutmen_JTE. Pendaftaran ditutup 22 Mei 2021. Ingat ya, PT JTE tidak memungut biaya dalam bentuk apapun dan tidak bekerjasama dengan pihak manapun dalam pelaksanaan rekrutmen ini.

Ayo segera daftarkan diri dan bergabung dengan PT JTE untuk ambil bagian dalam membangun negeri.

Yuk, catat seluruh persyaratannya dan pastikan juga kamu mendaftar jika masuk kualifikasinya.

 

Rekrutmen Staf Bidang Akuntansi dan Hukum

Perusahaan Umum Jasa Tirta I adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pengelola Sumber Daya Air yang berkantor pusat di Malang dan memiliki wilayah kerja mencakup lima wilayah sungai di Indonesia, memberi kesempatan kepada talenta profesional untuk mengisi posisi sebagai karyawan BUMN dengan jabatan:

  1. Staf Hukum
  2. Staf Akuntan

Dengan ketentuan sebagai berikut:

No Kebutuhan Jumlah Kebutuhan Kode Lamaran
  Kelompok Program Keahlian/ Kompetensi Program Studi Keahlian
1. Profesional Non Teknik Ilmu Hukum 1 PRF HKM
2. Profesional Non Teknik Akuntansi 1 PRF AK

 

Tata Cara Pendaftaran:

  1. Pendaftaran lamaran dilakukan secara online, melalui website: recruit.jasatirta1.co.id, dengan cara melakukan login terlebih dahulu kemudian melakukan registrasi lamaran yang dipilih.
  2. Register Online dimulai pada tanggal 28 April 2021 pukul 00.00 WIB dan ditutup pada tanggal 22 Mei 2021 Pukul 23.59 WIB.
  3. Pendaftaran yang dilakukan sebelum dan sesudah batas waktu yang telah ditentukan pada butir 2, akan ditolak secara otomatis oleh sistem.
  4. Ketentuan batas maksimal unggahan sebagai berikut: a. Foto dan KTP 150kb (jpeg/png) b. Ijazah, Transkrip, surat-surat keterangan, sertifikat 300kb (jpeg/png/pdf)

Informasi selanjutnya silakan kunjungi http://recruit.jasatirta1.co.id/?mod=berita&id=844

Pengumuman Lowongan

Jasa Tirta I Bantu Paket Sembako Untuk Korban Gempa Kabupaten Malang

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial atas bencana alam yang melanda Kabupaten Malang dan sekiratnya, Perum Jasa Tirta I (PJT I) memberikan bantuan berupa 200 paket sembako bagi korban gempa di Malang. Bantuan disalurkan melalui BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Malang. Perusahaan prihatin dan berduka atas terjadinya gempa yang terjadi di Malang bagian Selatan. Sebagai salah satu BUMN yang berpusat di wilayah Malang, bantuan ini diharapkan dapat memberikan memberikan rasa empati untuk para korban gempa.
Adapun bantuan paket sembako yang diberikan berisi beras tiga kilogram, gula pasir satu kilogram, tepung satu kilogram dan minyak goreng dua liter. Bantuan diserahkan secara langsung oleh Kepala Departeman Pengelolaan PKBL PJT I, Nina Meita Sari dan diterima Staf BPBD Kabupaten Malang, Isa Ansori pada Kamis, 22 April 2021. Direktur Utama PJT I Bapak Raymond Valiant menyatakan bahwa “Bantuan yang disalurkan berupa 200 paket sembako senilai Rp 20 Juta. Semoga apa yang diberikan PJT I walau tak dapat dinilai secara material, dapat ikut sedikit meringankan beban dan derita korban,”
Bantuan dari PJT I tersebut sendiri tercatat di dalam Tim Satgas Bencana BUMN Jatim. Sebelumnya, banyak BUMN lain yang berpusat di wilayah Jawa Timur juga menyalurkan bantuan serupa yakni paket sembako. Paket dibagikan tak hanya di wilayah Malang, tapi juga Lumajang, Blitar dan Tulungagung.
Seperti diketahui, gempa bumi bermagnitudo 6,7 mengguncang daerah Malang dan sekitarnya pada Sabtu (10/4/2021) pukul 14.00 WIB. Menurut keterangan resmi BMKG, pusat gempa berada di 8,95 LS dan 112,48 BT (90 km barat daya Kab Malang-Jatim) dengan kedalaman 25 km. Gempa juga dirasakan di sejumlah wilayah, yakni Jawa Timur bagian Selatan dan Tengah, hingga wilayah Jogja dan Jawa Tengah. Namun gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami.
—-
Dept. Humas dan Informasi Publik PJT I

Jasa Tirta I Bagikan Beasiswa Pada 50 Pelajar di Kota Malang

Perum Jasa Tirta (PJT) I membagikan bantuan beasiswa pada 50 pelajar di wilayah Kota Malang. Bantuan dari Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) itu diserahkan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Malang.

Untuk 50 pelajar penerima beasiswa terdiri dari 23 siswa jenjang SD dan 27 pelajar jenjang SMP. Masing-masing menerima beasiswa Rp 500 ribu yang diberikan secara tunai kepada siswa dengan didampingi orang tua atau wali murid.

Penyerahan beasiswa dilakukan simbolis oleh Kepala Dindikbud Kota Malang, Suwarjana bersama Kepala Departemen Pengelolaan PKBL PJT I, Nina Meita Sari. Nina menjelaskan, penyaluran beasiswa tersebut merupakan salah satu bentuk pelaksanaan program tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahan tahun 2021.

Ia menjelaskan, PJT I berkantor pusat di Kota Malang sehingga memberikan beasiswa bagi pelajar jenjang SD dan SMP di Kota Malang. Adapaun kriteria pelajar penerima beasiswa, yakni memiliki prestasi akademik yang baik, bertempat tinggal di sekitar wilayah sungai atau anak sungai Kali Brantas yang melintasi Kota Malang serta orang tua pelajar penerima beasiswa terdampak pandemi Covid-19.

Untuk memenuhi kriteria tersebut, pihaknya menilai Dindikbud Kota Malang yang tahu persis. “Agar program ini berjalan lancar dan sesuai tujuan yang diharapkan, kami dari PJT I sebagai BUMN pengelola Sumber Daya Air menggandeng Dindikbud Kota Malang agar penyaluran beasiswa ini tepat sasaran saat menjelaskan pada Kamis, 15 April 2021.

Kepala Dindikbud Kota Malang, Suwarjana menyampiakan terima kasih pada jajaran PJT I yang telah ikut andil peduli mewujudkan pembangunan berkelanjutan, salahsatunya melalui pendidikan berkualitas. Penyaluran beasiswa itu, kata dia, sebagai bentuk program kemitraan dan bina lingkungan dapat membantu dan meningkatkan motivasi semangat belajar siswa SD dan siswa SMP.

“Kriteria pelajar penerima beasiswa memiliki prestasi akademik yang baik secara tidak langsung mendorong siswa untuk berlomba belajar giat. Sehingga selain memperoleh nilai yang memuaskan juga mendapatkan berbagai bentuk apresiasi di antaranya mendapatkan beasiswa, baik itu beasiswa dari pemerintah maupun beasiswa dari pihak ketiga seperti PJT I,” ungkapnya.

Suwarjana berpesan pada murid serta orang tua dan wali murid penerima beasiswa agar bersyukur dengan adanya bantuan tersebut. “Patut kiranya berkah ini kita syukuri bersama. Sebab, Ananda sekalian terpilih dari ribuan pelajar yang ada. Untuk itu, selain bersyukur, maka gunakanlah beasiswa dari PJT I ini sebagaimana mestinya. Gunakan sesuai peruntukkannya seperti memenuhi kebutuhan sekolah atau kebutuhan belajar Ananda sekalian,” imbaunya.

Dept. Humas dan Informasi Publik PJT I

Jasa Tirta I Dukung Sentra Vaksinasi Covid-19 Bersama BUMN di Surabaya

Surabaya – Upaya Kementerian BUMN dalam percepatan program vaksinasi Covid-19 terus mendapatkan dukungan dari pelbagai pihak. Salah satunya dari Perum Jasa Tirta (PJT) I yang turut mengikutsertakan ratusan pekerjanya untuk menerima vaksinasi yang dipusatkan di Grand City, Surabaya.

“Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk insan Perusahaan Umum Jasa Tirta I adalah langkah penting dalam memerangi persebaran virus ini,” kata Dirut PJT I, Raymond Valiant Ruritan saat dikonfirmasi, Senin (5/4/2021).

Menurutnya, PJT I sebagai perusahaan BUMN yang bertugas mengoperasikan infrastruktur pengairan dan memberi pelayanan di bidang sumber daya air memang memerlukan vaksinasi. “Diharapkan (karyawan PJT I) bisa bekerja lebih optimal dan dapat lebih menangkal virus ini,” jelasnya.

Tak hanya karyawan PJT I, Raymond pun turut menjadi peserta yang menerima vaksinasi pada hari Minggu (3/4/2021). Ia pun menyampaikan terima kasih atas perhatian Kementerian BUMN pada pemenuhan vaksinasi untuk insan perusahaan. “Semoga ini benar-benar bermanfaat bagi peningkatan daya tahan para pelayan masyarakat,” ungkapnya.

Pelaksanaan Sentra Vaksinasi Bersama (SVB) BUMN telah berlangsung di tiga kota besar. Setelah Jakarta dan Semarang, kini giliran Surabaya menjadi lokus SVB BUMN untuk wilayah Jatim. SVB dipusatkan di Kompleks Grand City Mall Surabaya untuk melayani para warga lanjut usia atau lansia, serta karyawan BUMN khususnya di wilayah Jawa Timur. Pelaksanaan dibuka selama dua bulan, mulai 28 Maret 2021 lalu hingga 28 Mei 2021 mendatang.

SVB BUMN di Surabaya dibuka langsung oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Minggu (28/3/2021). Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan BUMN untuk mempercepat vaksinasi, terutama di kota besar, yang penduduknya juga padat.

Program tersebut didukung oleh Kementerian Kesehatan, Pemprov Jatim dan Pemerintah Kota Surabaya, serta perusahaan BUMN yang ada di Jatim. Targetnya adalah vaksinasi 5.000 orang dalam sehari, terutama bagi lansia.

Dalam memberikan pelayanan, SVB BUMN didukung sekitar 150 orang Covid Ranger dari seluruh BUMN di Jatim. Didukung pula sekitar 50 tenaga kesehatan baik dokter dan perawat yang berasal dari Indonesian Health Care (IHC) Corporation, Perusahaan yang terdiri dari gabungan rumah sakit BUMN.

Adapun target vaksinasi 5000 orang per hari tidak lain karena lansia ini bisa segera mendapatkan vaksinasi Covid-19 tercepat. Menurut Erick Thohir, rata-rata mortalitas atau kematian karena covid -19 didominasi oleh kelompok lansia.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) di awal tahun 2021, Jawa Timur memiliki sekitar 4,3 juta warga berusia 60 tahun ke atas. Kota Surabaya menyumbang sekitar 265 ribu lansia. Sementara itu terdapat 27 perusahaan BUMN yang beroperasi di Jawa Timur dimana pekerjanya merupakan bagian dari petugas layanan publik yang akan mendapatkan vaksinasi.


Dept. Humas dan Informasi Publik PJT I

Jasa Tirta I dan Kejati Sumut Kerjasama Tangani Permasalahan Perdata dan TUN

Medan – Perum Jasa Tirta (PJT) I bersama dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) melakukan kerjasama terkait penanganan masalah perdata dan tata usaha negara (TUN). Sinergitas kerjasama itu dituangkan dalam nota kesepahaman atau MoU yang dilakukan di kantor Kejati Sumut.

MoU ditandatangani oleh Kepala Kejati Sumut, IBN Wiswantanu dengan Manajer Utama Regional II PJT I, Ganindra Adi Cahyono. Penandatanganan juga disaksikan Direktur Operasional PJT I, Gok Ari Joso Simamora didampingi Kasubdiv Jasa ASA V/1, Mahendra Sitinjak.

Seusai Mou, Direktur Operasional PJT I menyampaikan bahwa kerjasama bilateral ini bertujuan untuk mengoptimalkan kegiatan operasional PJT I di wilayah sungai Toba Asahan, terutama meminimalisir potensi munculnya perkara perdata dan tata usaha negara. “Kerjasama ini merupakan upaya sinergitas kedua lembaga untuk memberikan hasil terbaik dalam memberikan pelayanan prima pengelolaan sumberdaya air di Toba Asahan, sesuai amanah Pemerintah,” jelasnya saat dikonfirmasi, Senin (29/3/2021).

Dalam MoU tersebut, PJT I selaku pihak pertama dimungkinkan mendapatkan bantuan advokasi hukum dari Kejati Sumut selaku pihak kedua. Advokasi itu dalam bentuk bantuan baik di dalam maupun di luar pengadilan untuk melakukan pemulihan dan penyelamatan keuangan atau kekayaan atas aset PJT I. Termasuk advokasi hukum terkait sengketa dalam bidang TUN yang dihadapi PJT I.

Kejati Sumut nantinya juga dapat memberikan bantuan hukum mewakili PJT I dalam perkara perdata dan TUN dalam proses litigasi maupun non litigasi. Perwakilan ini tentunya menunjuk pada surat kuasa khusus, baik sebagai penggugat maupun sebagai tergugat.

Selain itu, Kejati Sumut juga dapat memberikan pertimbangan atau pendapat hukum maupun pendampingan atas perkara Perdata dan TUN yang dihadapi oleh PJT I. Tindakan hukum lain juga diberikan Kejati Sumut yang bertindak sebagai mediator atau fasilitator dalam hal terjadi sengketa atau perselisihan antar lembaga negara, instansi pemerintah maupun BUMN/BUMD di bidang Perdata dan TUN.


Dept. Humas dan Informasi Publik PJT I

PJT I dan Pemkab Lamongan Sepakat Bangun SPAM Karangbinangun dan Brondong II

Lamongan – Pengembangan usaha melalui pembangunan SPAM (Sistem Pengolahan Air Minum) terus dilakukan Perum Jasa Tirta (PJT) I. BUMN pengelola sumber daya air itu tengah menyiapkan pembangunan SPAM Karangbinangun dan Brondong II di Kabupaten Lamongan.

Inisiasi PJT I untuk mendukung program penyediaan air bersih bagi masyarakat Lamongan itu disampaikan langsung oleh Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan usai audiensi (17/3) dengan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi. Raymond mengatakan, rencana pembangunan SPAM Karangbinangun dan Brondong II itu juga telah melalui proses penyusunan studi kelayakan Detail Engineering Desain (DED) yang telah selesai 2019.

“Studi kelayakan DED sudah selesai 2019. Kami juga telah beraudiensi langsung dengan Bupati Lamongan untuk memohon dukungan dari Pemkab Lamongan terkait upaya percepatan realisasi program SPAM Karangbinangun dan Brondong II. Ini merupakan tindaklanjut dari nota kesepahaman yang telah disepakati antara PJT I, Pemkab Lamongan, Pemerintah Pusat melalui BBWS Bengawan Solo serta Pemprov Jatim,” kata Dirut PJT I Bapak Raymond saat dikonfirmasi, Jumat (19/3/2021).

Melalui MoU itu, kata dia, dilakukan pembagian peran dari keempat pilar kelembagaan tersebut sesuai tugas dan fungsi masing-masing lembaga. Ia pun menargetkan proses pembangunan dapat terealisasi mulai 2022 mendatang. Namun langkah terdekat yang akan ditempuh oleh PJT I bersama dengan Pemda Lamongan yakni melalukan pembahasan teknis dengan melibatkan BBWS Bengawan Solo dan Balai PPW Jatim terkait pentahapan realisasinya.

Ia menjelaskan, untuk pembangunan SPAM Karangbinangun nantinya akan dioperasikan dengan kapasitas layanan 300 liter per detik. Sasarannya yakni untuk pemenuhan kebutuhan air bersih warga di wilayah Kecamatan Deket, Glagah, Kalitengah, dan Karangbinangun. Selain itu SPAM ini juga akan diperuntukan untuk pemenuhan sambungan industri di lokasi sekitar.

Sedangkan untuk pembangunan SPAM Brondong II berupa peningkatan kapasitas produksi hingga mencapai 200 liter per detik. Diharapkannya, penambahan kapasitas itu dapat mendukung PDAM Lamongan maupun menambah jangkauan pelayanan air bersih untuk industri di wilayah pantai utara Lamongan.

Dirut PJT I berharap dengan pembangunan SPAM baru ke depannya mampu menumbuhkan perekonomian Jawa Timur, khususnya di Kawasan Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan. Hal itu juga sebagai implementasi dari Perpres 80 Tahun 2019 untuk pengembangan kawasan yang diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan investasi di wilayah tersebut

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi merespon positif usulan program PJT I. Ia beserta segenap jajarannya akan berupaya mengawal percepatan program program SPAM untuk menjadi salah satu program 100 hari pertamanya sebagai Bupati baru di Lamongan.

Sebelumnya, pembangunan SPAM oleh PJT I di Lamongan telah dilakukan di dua lokasi, yakni SPAM Sekaran dan Brondong. Keduanya telah beroperasi sejak 2013.

Kapasitas produksi SPAM Sekaran juga telah ditambahkan menjadi 85 liter per detik dari awalnya yang hanya 35 liter per detik. Saat ini jangkauan pelayanan masih mencapai 3.742 Sambungan rumah atau 44 persen dari kapasitas terpasang.

Dengan adanya dukungan dari Pemkab dan PDAM Lamongan, percepatan penyerapan sambungan rumah ditargetkan dapat terlaksana pada triwulan II/2021. Adapun target layanannya sebanyak 4.700 sambungan rumah yang berada di Desa Duri Kulon, Desa Centini, dan Desa Keduyung di Kecamatan Laren. Bentuk layanan air bersih ini nantinya dilakukan PJT I dengan menggandeng PDAM serta HIPPAM setempat melalui sistem jual curah.

—-

Dept. Humas dan Informasi Publik PJT I

Melalui Klasterisasi BUMN, PJT I Siap Kembangkan Bisnis SPAM dan PLTS

Program holding atau klasterisasi yang dilakukan Kementerian BUMN memasukkan Perum Jasa Tirta (PJT) I dalam Klaster Danareksa. PJT I bersama puluhan BUMN lainnya masuk dalam kelompok Perusahaan scale up. Kepastian Holding ini nantinya akan dimintakan persetujuan langsung kepada Presiden. Saat ini Kementerian BUMN bersama PT. Danareksa sebagai induk klaster sedang menyiapkan strategic bussiness plan-nya. Ini disampaikan oleh Direktur Utama PT. Danareksa, Arisudono Soerono saat Webinar HUT PJT I ke-31 tahun, Jumat (26/2) lalu.

Dirut Danareksa, Bapak Arisudono juga menyatakan dukungan pada PJT I sebagai BUMN pengelola SDA untuk bisa mengembangkan usahanya. Bahkan, ia menyatakan siap berkoordinasi lebih lanjut terkait pengembangan usaha PJT I. “Ke depan bisa dibicarakan lebih lanjut dan minggu depan akan dibahas di Jakarta,” ujarnya saat webinar.

Menyikapi rencana holding tersebut, Dirut PJT I, Bapak Raymond Valiant Ruritan saat dikonfirmasi, Minggu (28/2/2021) menyatakan dengan adanya klasterisasi BUMN, maka akan memperkuat pengembangan bisnis PJT I yang selama ini telah dipersiapkan dengan matang. Terutama sektor SPAM (Sistem Pengolahan Air Minum) yang telah digarap dan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) yang akan dibangun dengan memanfaatkan bendungan yang dikelola.

Untuk pembangunan SPAM, PJT I telah menjalin kerjasama dengan pihak PDAM Lamongan di Jawa Timur. Seperti pengelolaan SPAM Brondong dengan kapasitas 50 liter per detik untuk 224 sambungan rumah dan 14 sambungan industri. SPAM Sekaran dengan kapasitas 85 liter per detik untuk 3.532 sambungan rumah.

Selain itu, ada rencana pengembangan SPAM Karangbinangun 300 liter per detik dengan rencana konstruksi tahun 2021-2022 dengan layanan untuk empat kecamatan. Dan yang terbaru, PJT I akan membangun SPAM dengan menggandeng Pemkot Malang dengan kapasitas awal 500 liter per detik.

Dari aspek energi, PJT I melalui anak perusahaannya selama ini telah menyuplai listrik melalui PLTM. Dan ini akan terus dikembangkan dengan menggunakan alternatif energi lain, diantaranya dengan membangun PLTS menggunakan solar panel (energi tenaga matahari) yang ditempatkan di atas permukaan air waduk. Setidaknya ada potensi sebesar 350 MW yang dapat dibangkitkan dari hasil kajian kelayakan PLTS Wonogiri dan Sutami.

Dirut PJT I menjelaskan, pihaknya tertarik dengan pemasangan solar panel karena banyak manfaat. “Kita tidak perlu sewa lahan karena di atas waduk dan bisa mengurangi penguapan air atau water loss,” ujarnya.

Solar panel itu, kata dia, diposisikan terapung dan bisa digeser. “Pemasangan solar panel ini tidak akan mengganggu operasional perawatan waduk karena tidak menutupi seluruh permukaan waduk. Jadi kalau banjir bisa digeser dan ditepikan sehingga tidak mendekati area spillway,” tuturnya.

Dengan adanya holding dalam Klaster Danareksa, ia mengakui potensi pengembangan usaha semakin terbuka. “Tergabungnya PJT I dalam klaster BUMN di bawah PT. Danareksa ini memungkinkan kami lebih berperan dalam menyelenggarakan pengusahaan SDA,” jelasnya.

“Kami berikhtiar menjalankan penugasan yang diberikan negara untuk memberikan pelayanan berupa pengelolaan sumberdaya air. Sinergi untuk pendanaan terkait pengusahaan air, seperti pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung di permukaan waduk atau penyediaan air bersih dapat didorong melalui klasterisasi di bawah pembinaan PT. Danareksa. Semoga PT. Danareksa dapat memperkuat aspek pendanaan dari upaya semacam ini,” harapnya.

Dalam webinar HUT PJT I ke 31 juga disampaikan materi Kebijakan Strategi Penyelenggaraan SPAM dengan narasumber Sekjen SDA Kementerian PUPR, Mohammad Zainal Fatah. Dalam paparannya, dijelaskan tentang harapan pemerintah kepada PJT I untuk dapat mendukung pencapaian program 100 % akses air bersih di tahun 2024. Selain itu, ada pula materi Pengelolaan Talenta dalam Kerangka Transformasi BUMN dengan narasumber Deputi Bidang SDM, Teknologi dan Informasi Kementerian BUMN, Alex Denni.

Webinar diikuti oleh ratusan peserta secara virtual dari PJT I grup serta dapat diakses melalui kanal Youtube Perusahaan.

Perum Jasa Tirta I Siapkan SPAM Untuk Penuhi Kebutuhan Air Minum Masyarakat Kota Malang

Sebagai upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih, pemerintah terus berupaya keras mewujudkan 100 persen akses air minum yang dapat langsung digunakan oleh penduduk Indonesia. Hal ini sesuai dengan target Sustainable Development Goal’s (SDG’s) 2030. Untuk itu negara melalui UU Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air telah memberikan kewenangan kepada BUMN/BUMD dalam menyelenggarakan sistem penyediaan air minum yang layak bagi masyarakat.

Menyikapi hal ini, Perum Jasa Tirta I selaku BUMN yang juga diberikan kewenangan dalam penyelenggaraan SPAM turut terjun dalam upaya pemenuhan target SDG’s 2030. Setelah berhasil mendirikan 2 water treatment plant (WTP) di Kabupaten Lamongan, Kali ini PJT I tengah menyiapkan konsep pembangunan SPAM di Kota Malang. Rencana ini telah dipaparkan oleh Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant dihadapan Walikota Malang, Sutiaji dalam rangka penawaran kerjasama penyediaan air bersih pada Selasa 23 Februari 2021 .

Dalam paparannya, Dirut PJT I yang didampingi Direktur Operasional Bapak Gok Ari Joso Simamora menyampaikan bahwa Kota Malang memiliki potensi sumberdaya air permukaan dari 3 sungai besar yang melintasinya. Pertama yang menjadi prioritas dengan potensi cukup besar yakni di Bendung Kedung Kandang, Sungai Amprong. Alternatif kedua dari Sungai Bango, tepatnya di bagian hulu sisi utara Kota Malang. Ketiga di Sungai Metro tepatnya di wilayah Barat Kota Malang. Ketiganya merupakan anak Sungai Brantas yang berada di bawah kewenangan pengelolaan PJT I. “Dari hasil kajian awal diketahui potensi sumber air bersih di ketiga sungai ini dapat dimanfaatkan untuk menunjang pembangunan sosial ekonomi daerah dengan kapasitas hingga 4.000 liter/detik, namun untuk tahap awal kami menawarkan penyediaan SPAM dengan kapasitas antara 500 – 1.000 liter/detik, menyesuaikan rencana tahapan pengembangan kota.” ucap Dirut PJT I, Selasa (23/2/2021).

Dirut PJT I menambahkan, penawaran kerjasama pengelolaan SPAM ini dilakukan karena hingga saat ini belum ada sumber air bersih yang berlokasi di Kota Malang. Beliau mencatat, selama ini sekitar 80 persen suplai air bersih oleh PDAM Kota Malang berasal dari sumber air di Kabupaten Malang dan Kota Batu. “Selama ini PDAM Kota Malang kurang lebih memiliki 110 ribu pelanggan air bersih. Untuk memenuhi kebutuhannya, 80 persen mengambil air dari Kabupaten Malang dan Kota Batu. Penggunaan air bawah tanah dalam jangka waktu lama pun memberikan dampak kurang baik terhadap lingkungan.” ujar beliau.

Walikota Malang, Sutiaji merespon baik tawaran yang disampaikan oleh PJT I. Di tengah sambutannya beliau menjelaskan bahwa kerjasama terkait penyediaan air minum ini sejalan dengan rencana pengembangan Kota Malang kedepan, sekaligus dapat mendukung pemenuhan target 100 persen layanan akses air bersih untuk masyarakat Kota Malang. “Tawaran kerjasama ini akan kami telaah berdasarkan kebutuhan air bersih Kota Malang hingga 5 tahun kedepan. Bahkan agar kerjasama berbasis bisnis ini dapat sustainable, maka perlu dikaji ketersediaan air baku hingga 25 tahun kedepan,” respon Walikota Malang. “Prinsipnya, bentuk kerjasama yang terjalin harus tetap mengedepankan kebutuhan masyarakat. Sehingga perlu lebih detil terkait teknis maupun model bisnis yang akan digunakan. Jangan sampai masyarakat menanggung beban berat atas tarif air bersih nantinya”.

Di akhir diskusi, Dirut PJT I menjelaskan bahwa sebagai BUMN pengelola sumberdaya air tentunya PJT I akan mengedepankan jaminan ketersediaan air secara kontinyu. “Kami pastikan air permukaan yang nantinya akan digunakan tidak mengganggu alokasi air untuk kebutuhan lainnya, terutama untuk suplai irigasi di sekitarnya.” Jelas Dirut PJT I.

Konsep kerjasama yang ditawarkan berbasis bussiness to bussiness. PJT I akan memproduksi air bersih dari air baku yang ada, yang kemudian dijual kepada PDAM Kota Malang untuk disalurkan ke masyarakat. “Kami akan melakukan perhitungan, untuk memperoleh best price untuk kerjasama ini,” Ucap Dirut PJT I. Pertemuan ini nantinya akan ditindaklanjuti dengan pengajuan proposal yang telah disesuaikan dengan kebutuhan Pemkot Malang, untuk kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman. Melalui proses awal ini diharapkan dapat ditemukan kesamaan visi dalam memberikan kontribusi dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat akan air bersih, khusunya di Kota Malang.

———————

Departemen Humas dan Informasi Publik

Perum Jasa Tirta I

Pengumuman Lelang Barang Bekas/ Aktiva Perum Jasa Tirta I

Yth. Bapak dan Ibu,

Terlampir kami umumkan “Lelang Barang Bekas/ Aktiva Perum Jasa Tirta I”. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh pada Panitia Pelelangan Barang Bekas/ Aktiva Perum Jasa Tirta I, beralamat di Jalan Surabaya 2A Malang, Telp. (0341) 551971 ext 375, Fax. (0341) 551976 Email : yunus@jasatirta1.net / syaikhuh48@gmail.com cp. Sdr. Syaikhu Hidayat. Detail pengumuman lelang dapat dilihat pada dokumen terkait. Terima kasih

Pengumuman Lelang 2021

KOLABORASI DAN LANGKAH BERSAMA ATASI BANJIR DI JOMBANG

Hujan deras yang mengguyur selama beberapa hari di hulu Sub DAS Konto menyebabkan banjir di Kabupaten Jombang, Jawa Timur sejak Kamis 04/02/2021. Debit besar di Sungai Konto menyebabkan tanggul di hulu rolak 70 jebol. Akibatnya air sungai meluap menggenangi daerah persawahan dan masuk ke saluran irigasi dengan debit yang cukup tinggi hingga melebihi kapasitasnya. Sejumlah tanggul dari Afvour Besuk dan Afvour Brawijaya ikut jebol dan menumpahkan air hingga melumpuhkan akses jalan nasional Jombang – Madiun sejak Jumat 05/02/2021.


Beberapa titik tanggul jebol yang telah teridentifikasi hingga Sabtu diantaranya ada di Desa Bandar Kedungmulyo sebanyak dua titik, yakni di Dusun Plosorejo dengan lebar kurang lebih 20 meter, Dusun Kedunggabus sepanjang 10 meter dan di Dusun Prayungan, Desa Gondangmanis dengan lebar 20 meter.

Sabtu, 06 Februari 2021 Gubernur Jawa Timur mengunjungi lokasi banjir bersama Bupati dan Wakil Bupati Jombang, Direktur Utama dan Direktur Operasional Perum Jasa Tirta (PJT) I serta Kepala BBWS Brantas. Dalam kesempatan tersebut Direktur Utama PJT I menjelaskan lebih lanjut bahwa sebagian besar air dari Sungai Konto sudah dikendalikan di Bendungan Selorejo, sehingga air yang dilepaskan di hilir bendungan sangat kecil. Namun besarnya tambahan debit dari sejumlah anak sungai lainnya yang membawa sampah serta material longsoran seperti pohon dan potongan kayu, menyebabkan air Sungai Konto meluap. Dirut PJT I juga menyampaikan bahwa sejumlah anak sungai Konto tersebut sebagian berasal dari Gunung Kelud, sehingga banyak membawa material sedimen.

Untuk mengatasi kondisi darurat ini, Direktur Operasional PJT I Bapak GAJ Simamora menyampaikan langkah tindak lanjut yang telah dilakukan. PJT I bersama dengan Dinas SDA PUPR Jombang, BPBD, BBWS Brantas serta masyarakat bergotong royong melakukan pembersihan Kali Konto dari sampah banjir. Pembersihan dilakukan secara mekanis dengan sejumlah alat berat. Selain itu, untuk menutup tanggul yang jebol dilakukan penanganan darurat dengan pemasangan Jumbo bag, bio bag, dolken, serta sesek bambu.

Sebagai penutup Dirut PJT I, Raymond Valiant menjelaskan bahwa kita semua perlu beradaptasi dengan melakukan mitigasi risiko mengingat kondisi daerah tangkapan air yang semakin kritis. Kolaborasi dan komitmen tentunya menjadi kata kunci penting agar bersama-sama kita dapat melakukan pembenahan secara sistematis terkait upaya pengelolaan banjir.
———————————————————
Departemen Humas dan Informasi Publik
Perum Jasa Tirta I

Tingkatkan Kewaspadaan, Jasa Tirta I Ingatkan Kerentanan Longsor di Tepian Sempadan Sungai

Malang – Bencana longsor masih menjadi ancaman di wilayah hulu Sungai Brantas, khususnya di wilayah Kota Malang. Hal itu ditegaskan Direktur Utama Perum Jasa Tirta (PJT) I, Raymond Valiant Ruritan, Kamis (28/1/2021).

Selama Januari 2021 telah terjadi 22 kejadian longsor di Kota Malang, seluruhnya terjadi pada sempadan sungai. Tanggal 18 Januari 2021 terjadi longsor di JI. Sadang, Kec Bunulrejo, Kec. Blimbing dan terdapat satu korban jiwa yang tenggelam di Sungai Bango akibat longsor tersebut.

Terhadap kejadian longsor yang ada, ia mengingatkan tentang kondisi geografis dan geologi Kota Malang. “Malang berada di lokasi perbukitan yang sebagian besar tanahnya terbentuk dari hasil pelapukan material erupsi di masa silam, sehingga tanah relatif mudah tererosi oleh air. Tanah mudah longsor pada saat jenuh dan dibebani oleh aktivitas manusia di atasnya,” kata Raymond.

Untuk hujan di 2021, ia mengatakan masih terdapat intensitas yang tinggi. Hal itu juga diprediksi berdampak pada kerentanan longsor yang terjadi di sempadan empat sungai besar yang ada di Kota Malang, yakni Brantas, Bango, Amprong, dan Metro.

Raymond menjelaskan, Sungai Brantas dari daerah Oro-oro Dowo sampai Jodipan merupakan daerah rawan longsor. Begitu juga beberapa area lain yang ada di tiga sungai lainnya.

“Yang telah terlanjur bermukim disana, maka perlu meningkatkan kewaspadaan. Jika rumah sudah mulai ada retakan, maka itu mengindikasikan adanya pergerakan tanah dan rawan longsor,” jelasnya.

Ia juga mengimbau warga yang akan membeli rumah maupun apartemen di daerah sempadan atau dekat sungai juga perlu hati-hati. “Pastikan jaminan keamanan yang menjadi kewajiban developer atau pengelola apartemen itu tersedia,” sarannya.

Dari catatan PJT I, debit terbesar Sungai Brantas di Kota Malang 1.580 m3/detik terjadi pada Desember 2007. Debit yang terpantau pada saat terjadi hujan dengan ketebalan 70 mm dalam satu jam pada tanggal 18 Januari ternyata masih di kisaran 200 m3/detik.

Selain itu elevasi Kota Malang sekitar 380-400 mdpl, sedangkan dasar sungai berada di 360-370 mdpl.

“Setidaknya, ada perbedaan elevasi 10 meter antara permukaan tanah di kota dengan dasar sungai di sekelilingnya. Artinya, masih ada perbedaan yang cukup untuk mengalirkan air dari drainase ke sungai,” ungkapnya.

Namun kata dia, salah satu masalah yang kerap terjadi di Kota Malang pada saat durasi hujan cukup lama adalah tingginya genangan, karena fungsi drainase yang tidak mampu mengalirkan air dengan lancar. Selain itu, saluran irigasi di beberapa tempat di sekitar Kota Malang juga beralih fungsi menjadi saluran drainase.

Kepala Pusat Studi Kebumian dan Mitigasi Bencana Universitas Brawijaya, Adi Susilo mengatakan, sempadan bukan hak manusia, karena merupakan ruang yang menjadi haknya sungai. “Tentu, sempadan yang digunakan sebagai pemukiman maupun aktivitas lain seperti hotel dan apartemen juga menjadi sangat rawan longsor,” jelasnya.

Hal itu, kata dia, karena sebelum dilakukan pembangunan, umumnya dilakukan pengurukan tanah yang sifatnya rentan longsor karena tidak padat. “Untuk itu, aturan batas sempadan harus dipatuhi dan kearifan lokal juga perlu diperhatikan. Warning dari alam juga perlu diwaspadai agar bencana bisa dihindari,” imbaunya.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya koordinasi antar instansi agar ada langkah yang sinergis dalam penanganan bencana di sempadan sungai. “Masyarakat yang menggunakan sempadan tetap mendapat aliran listrik dari PLN. Jika memang daerah terlarang untuk bangunan, seharusnya izin tidak keluar. Sehingga, proses pemberian listrik juga tidak diberikan,” pungkasnya.

Departemen Humas dan Informasi Publik PJT I

PJT I, JKPKA dan UM Gelar Temu Ilmiah Tentang Manajemen Air Hujan

Pembelajaran terkait hubungan antara air, lingkungan, serta manusia selalu diperlukan untuk menumbuhkan wawasan akan pentingnya kelestarian alam. Karena keseimbangan diantara ketiga komponen ini lah yang mampu menopang kehidupan di bumi ini.

Untuk itu Perum Jasa Tirta (PJT) I bersama Jaring-jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (JKPKA) dan Universitas Negeri Malang (UM) menggelar Temu Ilmiah secara online atau daring pada hari Selasa, 15 Desember 2020.
Kegiatan ini merupakan rangkaian dari program berkelanjutan berupa pendidikan lingkungan bagi para siswa SMA dan SMP di wilayah kerja PJT I. Temu Ilmiah ke-23 kali ini mengangkat tema Konservasi Partisipatif untuk Meningkatkan Ecoliterasi Siswa.

Orasi ilmiah berjudul Memanen Air Hujan disampaikan oleh Ketua UM Green Campus, Dr. Vivi Novianti M.Si. Dalam penjelasannya ia mengatakan, Indonesia menyimpan cadangan air dunia sebanyak 6 persen. Namun ironisnya, Pulau Jawa sebagai pulau terpadat penduduknya diramalkan akan menghadapi ancaman krisis air di tahun 2040.

Menurutnya, Indonesia dengan iklim tropis memiliki kelebihan dalam hal ketersediaan air. Curah Hujan rata-rata 2.500 mm per tahun. Namun jumlah air yang melimpah terkendala oleh banyaknya lahan seperti hutan yang beralih fungsi, sehingga tidak dapat menyerap air dalam tanah dan cenderung menjadi run off atau luapan air seperti banjir.

Saat ini, ketersediaan air dan pemanfaatan untuk kebutuhan manusia di Indonesia cukup beragam. Di Jawa, per orang memiliki ketersediaan air sebanyak 1.169 M³ per tahun, di Bali sebanyak 4.224 M³ per tahun, di Papua 296,84 M³ per tahun. Sedangkan di Sumatera 15.892 M³ per tahun dan Kalimantan menjadi yang terbanyak yakni 80.167 M³ per tahun atau sekitar 80 kali lipat ketersediaan air bagi perorangan di Jawa.

“Krisis air kini juga banyak terjadi di Pulau Jawa. Bahkan warga harus membeli air bersih dengan harga mahal yang seharusnya bisa diperoleh secara gratis dari alam. Untuk itu manajemen air hujan menjadi sangat penting untuk bisa dipelajari bersama untuk menjaga ketersediaan air di masa yang akan datang,” ungkapnya.

Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan mengapresiasi Temu Ilmiah yang digelar JKPKA. “Air menjadi komponen dasar kehidupan manusia. 70 persen lebih tubuh manusia terdiri dari air. Tentunya juga tidak bisa dilepaskan dari sumber daya ini,” jelasnya.

Ia memberikan pemahaman bahwa, air, lingkungan dan manusia adalah hal yang menyatu. Ia juga mengutip kalimat Marilyn Ferguson, seorang visioner yang pada tahun 1995 menulis buku tentang The Aquarian Conspiracy.

“Masa depan manusia ditentukan, bagaimana caranya mengatasi krisis. Saat itu yang dibahas adalah krisis lingkungan dan pemanasan global. Dan hari ini kita masih berhadapan dengan krisis tersebut. Saat ini juga ada krisis Covid-19 yang dampaknya sangat luas,” ungkapnya.

Karena pandemi pula, lanjut dia, Temu Ilmiah yang sebelumnya menjadi ajang pertemuan para guru dan pembina JKPKA dalam ruang fisik, kini hanya bisa bertatap muka lewat daring. Namun hal itu menurutnya, tak mengurangi makna dari pembelajaran bagi para guru dan siswa yang tergabung dalam JKPKA.

Ia pun menegaskan, kalimat Marilyn Ferguson, bahwa krisis menjadi penentu apakah manusia menghadapi berbagai perubahan. “Saya percaya ecoliterasi menjadi salah satu jawaban bagi kita semua untuk menentukan masa depan,” ungkapnya.

Koordinator Pusat JKPKA, Soetarno Said menegaskan komitmennya menjadikan JKPKA sebagai media pembelajaran bagi guru dan siswa dalam menjaga kelestarian air. Saat ini, JKPKA juga berkembang di enam wilayah di Indonesia. Wilayah tersebut adalah Wilayah Hulu, Tengah, Hilir DAS Kali Brantas, Hulu dan Tengah DAS Bengawan Solo serta Hulu DAS Asahan Kab. Toba Samosir Sumatera Utara.

(Departemen Humas dan Informasi Publik PJT I)

Diskusi Pengelolaan Sumber Daya Air bersama Dirut PJT I

Jumat 11 Desember 2020 dilaksanakan Diskusi Pengelolaan Sumber Daya Air bersama Direktur Utama PJT I dan rekan-rekan wartawan. Dalam diskusi dengan rekan-rekan media disampaikan bahwa curah hujan yang tinggi di penghujung tahun 2020 ini diprediksi masih berlanjut di 2021. Dengan debit air yang cukup tinggi, Perum Jasa Tirta (PJT) I mencatat sebanyak 17 titik tanggul rawan longsor di sepanjang DAS (Daerah Aliran Sungai) Brantas. Adapun untuk potensi banjir kami mencatat ada 17 titik (tanggul yang rawan longsor) di DAS Brantas. Mulai dari Kediri hingga Gresik. Rinciannya, ada tiga di Kab Kediri, dua di Nganjuk, lima di Jombang, tiga di Sidoarjo, dua di Kab Mojokerto, dan dua di Gresik. Dijelaskan bahwa kerawanan banjir dengan kondisi tanggul yang kritis menjadi sangat besar. Untuk itu, di tengah pandemi Covid-19, ia meminta pemerintah tetap mewaspadai potensi banjir yang belum bisa diprediksi.
Adapun dijelaskan bahwa curah hujan saat ini terus mengalami peningkatan. Di tahun 2019, tingkat curah hujan mencapai 1.250 milli meter per tahun. Di tahun 2020 sekitar 1.450-1550 mm per tahun. Sementara, pada 2021 diperkirakan lebih dari 1550 mm per tahun. Kedepannya kondisi akan lebih basah, karena curah hujan lebh tinggi. Di tahun 2021 curah hujan di DAS Brantas diperkirakan lebih dari 1500 mm per tahun. Ditambah lagi, kondisi pengelolaan lingkungan yang cenderung mengakibatkan berkurangnya resapan. Sehingga potensi banjir lebih tinggi, termasuk tanah longsor.
Ketika beliau ditanyakan mengenai daya tampung sungai dan bendungan yang dikelola PJT I, dapat dipastikan bahwa kapasitasnya masih mencukupi untuk daya tampung bendungan dan sungai. Meskipun demikian PJT I tidak bisa mengendalikan banjir di luar itu, seperti banjir yang menggenangi jalan raya atau wilayah pemukiman.
Selain itu, potensi bencana longsor juga cukup besar di DAS Brantas sisi hulu di wilayah Malang Raya. Seperti di Pujon Malang, sering terjadi longsor. Hal ini terjadi karena rata-rata daerah tangkapan air hujan yang semestinya bisa terserap dalam tanah mulai banyak berkurang. Kami mengimbau agar masing-masing individu untuk bersama-sama menciptakan perilaku pencegahan banjir. Salah satunya dengan menghindari pencermaran lingkungan khususnya di bantaran Sungai Brantas. Mengingat, limbah domestik di Brantas, baik padat berupa sampah dan cair yang berasal dari masyarakat persentasenya cukup besar mencapai 60 persen.

PJT I Bersama Kementerian PUPR Selenggarkan Sosialisasi BJPSDA untuk Industri & PDAM di Wilayah Sungai Toba Asahan, Sumatera Utara

Sebagaimana amanah dalam UUD 1945 dimana air termasuk kekayaan alam yang dikuasai oleh negara demi kemakmuran rakyat Indonesia. Aturan ini diperjelas juga dalam UU No. 17 Tahun 2019 tentang sumberdaya air. Melalui peraturan tersebut Pemerintah telah menugaskan Perum Jasa Tirta I (PJT I) untuk melaksanakan kegiatan pengelolaan sumberdaya air di beberapa wilayah sungai kewenangan Pemerintah Pusat. Tentunya di dalam pelaksanaannya, PJT I selalu menyelaraskan dengan langkah Kementerian PUPR sebagai regulator melalui pembagian peran dan tanggung jawabnya.

Kamis, 3 Desember 2020 Kementerian PUPR bersama PJT I menyelenggarakan sosialisasi terkait Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA) di Wilayah Sungai Toba Asahan. Sosialisasi ini merupakan tindaklanjut akan terbitnya KepMen PUPR No. 406 Tahun 2020 tentang penetapan tarif BJPSDA, khususnya bagi para pengguna air di sektor PDAM dan Industri di WS Toba Asahan.

Kegiatan yang dilangsungkan di Hotel Santika Medan ini menghadirkan narasumber dari Kementerian PUPR, Ibu Nur Widayati selaku pembicara dari Direktorat Bina OP. Beliau menjelaskan tentang konsepsi pembiayaan kegiatan pengelolaan sumberdaya air.
“Untuk dapat menjalankan fungsi sebagai pengelola, tentunya dibutuhkan adanya pendanaan. Negara telah merumuskan bahwa pembiayaan atas pengelolaan sumberdaya air ini dapat diperoleh dari APBN, swasta dan BJPSDA.” tutur Ibu Nur Widayati di awal paparannya.

Dijelaskan juga bahwa BJPSDA ini merupakan dana yang didapatkan dari para pengguna air seperti PLTA, PDAM maupun industri yang telah memperoleh manfaat atas air tersebut. Kepala Sub Koordinator Kelembagaan tersebut juga menyampaikan “Melalui UU No.17/2019 dan PP No.46/2010, negara telah memberikan kewenangan kepada PJT I sebagai BUMN yang memungut, menerima, serta menggunakan BJPSDA untuk kembali digunakan untuk kegiatan pengelolaan sumberdaya air.”

Kegiatan sosialisasi yang dihadiri oleh 27 pemanfaat SDA dari sektor PDAM & Industri ini dibuka oleh Direktur Operasional PJT I, Bapak Gok Ari Joso Simamora. Di awal sambutannya beliau menjelaskan bahwa kehadiran PJT I di WS Toba Asahan ini merupakan mandat dari Pemerintah sesuai Peraturan Presiden No.2/2014. “Kami melaksanakan penugasan yang diamanatkan oleh Pemerintah untuk dapat melaksanakan sebagian kegiatan pengelolaan sumberdaya air di Wilayah Sungai Toba Asahan”. Bapak Simamora juga menyampaikan bahwa sebelum adanya penetapan tarif di sektor Industri dan PDAM, PJT I telah melaksanakan sejumlah kegiatan pengelolaan SDA di Toba Asahan dimana pendanaannya diperoleh dari BJPSDA yang diperoleh dari sektor PLTA. “Kegiatan konservasi DAS Toba, normalisasi sungai melalui pengerukan lebih dari 500.000 m³ sedimen, hingga kegiatan modifikasi cuaca untuk menambah curah hujan di daerah tangkapan Danau Toba serta kegiatan pengelolaan lainnya dapat kami laksanakan selama kurun waktu empat tahun terakhir ini dengan adanya kontribusi BJPSDA dari PLTA.”

Dalam paparannya, beliau didampiingi oleh Bapak Fahmi Hidayat selaku Manajer Utama yang membidangi perencanaan dan keuangan di PJT I. “Peran dari PDAM dan Industri dalam pembayaran BJPSDA nantinya dapat meningkatkan layanan kami dalam mengelola sumberdaya air di wilayah Toba Asahan. Kedepan kami akan membangun Laboratorium Kualitas Air untuk meningkatkan kapasitas kami dalam melakukan pemantauan kualitas air di Danau Toba dan Sungai Asahan.” ucap Bapak Fahmi dalam paparannya.

Dengan terlaksananya kegiatan sosialisasi ini, maka diharapkan adanya pemahaman akan kewajiban bagi para pengguna air untuk turut berkontribusi dalam upaya pengelolaan SDA secara menyeluruh dan berkelanjutan melalui pembayaran BJPSDA. Sehingga dengan demikian PJT I dapat segera melaksanakan pemungutan tarif BJPSDA di wilayah sungai Toba Asahan, yaitu sebesar Rp.10,63/m³ untuk PDAM dan Rp.156,64/m³ untuk industri.

___________
Departemen Humas & Informasi Publik.

PJT I Berikan Pelatihan Online kepada Pelaku UMKM untuk Bangkit di Tengah Pandemi

Pandemi Covid-19 memberikan dampak negatif terhadap sektor ekonomi di Indonesia terutama bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Untuk mendukung program pemulihan ekonomi nasional termasuk diantaranya dukungan di sektor UMKM, Perum Jasa Tirta I (PJT I) turut berkontribusi melaksanakan sejumlah program bersama para mitra binaannya yang merupakan pelaku UMKM.

Pemberian suntikan modal berbunga ringan serta program relaksasi pengembalian pinjaman selama 1 tahun menjadi kebijakan perusahaan dalam menstimulus keberlangsungan usaha para mitra binaan. “Diharapkan dengan program relaksasi ini dapat sedikit meringankan beban para pelaku UMKM ditengah masa pandemi ini.” kata Samsul Hidayat, Sekretaris Perusahaan Perum Jasa Tirta I.

Selain itu, PJT I juga menyelenggarakan pelatihan online khusus untuk para mitra binaannya. Sesuai dengan tujuannya, pelatihan ini mengangkat tema tentang Pemberdayaan Mitra Binaan Untuk Bangkit Di Masa Pandemi.

Kali ini unit PKBL PJT I menggandeng Pusat Studi Pendampingan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (PSP-KUMKM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) sebagai narasumber. Tidak hanya itu, untuk memberikan pengalaman praktis tentang bisnis online kepada para mitra binaannya, PJT I pun menghadirkan narasumber dari Shopee Indonesia. “Harapan kami melalui pelatihan online ini dapat menambah wawasan serta kompetensi para mitra binaan, sehingga dapat naik kelas” ucap Sekretaris Perusahaan PJT I ditengah sambutannya sekaligus membuka acara pelatihan.

Pelatihan dilaksanakan selama 3 (tiga) hari yaitu mulai tanggal 24 – 26 November 2020. Materi yang disampaikan cukup beragam, mulai dari paparan kebijakan Pemerintah dalam upaya menyelamatkan UMKM di masa pandemi Covid-19, hingga bagaimana cara UMKM dapat bangkit dari krisis. Khusus untuk ini, para peserta diberikan pelatihan terkait strategi pengembangan diversifikasi produk dalam membaca peluang pasar, strategi pemasaran dalam menyiasati kondisi Pandemi Covid-19, serta pemanfaatan teknologi sosial media dalam mendukung pengembangan pasar UMKM.

Pelatihan diikuti oleh 50 pelaku UMKM yang terdiri dari 21 peserta di bidang olahan makanan dan minuman dan 29 peserta di bidang non makanan. Para peserta ini pun berasal dari berbagai daerah, diantaranya dari Sidoarjo, Kediri, Malang, Trenggalek, Surabaya, Mojokerto, Jombang, Pati dan Surakarta. Antusias peserta cukup tinggi, ini terlihat dari banyaknya pertanyaan kepada narasumber. Terutama terkait permasalahan yang dihadapi di masa pandemi Covid-19 ini.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada PJT I. Pelatihan ini memberi bekal wawasan kepada kami tentang bagaimana mengembangkan usaha. Terutama cara memasarkan produk UMKM melalui media online.” Ucap Muhammad Zamzam, mitra binaan pengrajin sepatu dari Mojokerto. “Kami juga berharap agar PJT I dapat memberikan pendampingan untuk pendaftaran merk atas produk buatan kami.”

Pembinaan berupa pemberian modal, pelatihan, pameran dan pendampingan akan senantiasa dilakukan PJT I sebagai BUMN pembina untuk meningkatkan kapasitas usaha UMKM yang berdaya saing tinggi. Secara riil, UMKM telah menjadi sektor utama penggerak perekonomian berbasis kemasyarakatan. Kontribusinya pada PDB Indonesia mencapai angka 60,3 %. Sehingga dengan mendukung sektor ini, maka sudah barang tentu akan mampu membantu percepatan pemulihan ekonomi masyarakat Indonesia.

___________
Departemen Humas dan Informasi Publik
Perum Jasa Tirta I

Jasa Tirta I sosialisasikan Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO 37001:2016

Setelah berhasil memperoleh sertifikat ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan pada Agustus lalu, secara bertahap implementasi pada sistem internal Perusahaan dilakukan penyesuaian. Mulai dari penetapan kebijakan anti penyuapan, penunjukan tim pengawas kepatuhan, melakukan analisa resiko terjadinya penyuapan, hingga menetapkan prosedur pengendalian finansial dan pelaporan & penyelidikan.

Sebagai upaya internalisasi semangat perubahan ini, Jumat 13 November 2020 telah dilaksanakan sosialisasi akan implementasi SMAP bagi internal PJT I. Materi sosialisasi diberikan oleh lembaga sertifikasi TUV Nord Indonesia, Bapak Boby Arief Indrajaja selaku Training Services Manajer. Kegiatan dilaksanakan secara daring dan dihadiri oleh pejabat serta karyawan perusahaan di seluruh unit kerja.

Sistem Anti Suap ini merupakan High Level System (HLS) dimana penerapnnya dapat diintegrasikan ke dalam sistem internal Perusahaan. Untuk itu perusahaan perlu menetapkan sasaran SMAP dan mereview sejumlah prosedur operasional dengan memasukkan proses pengendalian resiko penyuapan sekaligus tindak lanjut jika didapati adanya kejadian penyuapan. Di dalam paparannya, bapak Bobby pun menjelaskan bahwa aksi penyuapan ini merupakan bagian dari tindak korupsi yang tunduk pada UU nomor 11 tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap serta UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Oleh karenanya dalam implementasi SMAP, setiap insan perusahaan harus memahami dasar hukum akan tindakan penyuapan serta konsekuensinya.

Menerapkan SMAP dengan mengedepankan nilai-nilai AKHLAK adalah upaya kami untuk dapat memberikan pelayanan terbaik dengan mengutamakan integritas dalam segala tindakan yang dilakukan.

PJT I Raih Golden Award BUMN 2020 Infobank

Perum Jasa Tirta (PJT) I kembali meraih penghargaan dalam State Owned Enterprise Award 2020. Rating BUMN ini secara rutin diselenggarakan tiap tahun oleh Infobank sebagai sarana untuk mengukur kinerja dari perusahaan milik negara. Tahun 2020 ini PJT I berhasil menerima Golden Award atas prestasinya dalam mempertahankan predikat “sangat bagus” dalam kinerjanya sebagai BUMN pengelolaan Sumber Daya Air untuk kelima kalinya.

Dengan mengedepankan semangat AKHLAK dari seluruh insan perusahaan,perusahaan menerima penghargaan Golden Award BUMN 2020. Penghargaan ini diraih atas kinerja perusahaan dengan predikat sangat bagus.

Adapun penilaian pada ajang penghargaan ini dilakukan oleh tim independen secara profesional dengan melihat beberapa faktor. Diantaranya terkait pertumbuhan usaha yang dinilai dari pertumbuhan aset, ekuitas, dan laba perusahaan. Dari aspek rasio keuangan juga dinilai dengan delapan kriteria. Diantaranya, rasio aktiva lancar terhadap kewajiban jangka pendek, kewajiban terhadap total aset, ekuitas terhadap aktiva total, dan kewajiban terhadap ekuitas. Selain itu, dinilai pula dari rasio biaya terhadap pendapatan operasional, laba perusahaan terhadap pendapatan, return on average assets atau ROA dan return on average equity atau ROE.

Dari hasil penilaian sejumlah parameter itu, PJT I berhasil memperoleh nilai 96,08 atau masuk dalam kategori sangat bagus. Dari 118 BUMN yang dinilai, PJT I menduduki peringkat ke-7 sebagai BUMN yang memiliki kinerja sangat baik selama 5 (lima) tahun terakhir, terhitung mulai 2015 hingga 2019. Hasil yang diperoleh tidak lepas dari arahan serta dukungan dari Pemerintah, dalam hal ini Kementerian BUMN dibawah kepemimpinan Erick Thohir selama 365 hari ke belakang. Melalui program #365HariUntukIndonesia, PJT I telah melakukan sejumlah aksi korporasi untuk menerapkan 5 Prioritas Kementerian BUMN,.

Di bidang pengembangan teknologi, PJT I telah melakukan transformasi digital dalam menunjang kepemimpinan teknologi. Misalnya melalui sistem pemantauan hidrologi secara terpusat dengan analisa peramalan banjir yang mampu mempersingkat dan mengefisienkan pengambilan keputusan dalam rangka upaya pengendalian banjir. Hal itu merupakan salah satu peran Command Center PJT I yang menjadi wujud nyata akan transformasi teknologi. Terkait investasi optimalisasi aset, PJT I juga menambah investasi pengembangan bisnis di bidang pariwisata alam. Misalnya, memanfaatkan lahan greenbelt waduk yang merupakan aset serah kelola perusahaan yang berpusat di Kota Malang tersebut. Saat ini, PJT I tengah mempercantik sembilan lokasi pariwisata yang disiapkan sebagai tempat untuk menikmati eksotisme keindahan bendungan.

Inovasi model bisnis juga dilakukan, salah satunya dengan pengembangan bisnis Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM). Kedepan diharapkan PJT I dapat menjadi BUMN pengelola air bersih untuk mendukung pencapaian Millenium Development Goals berupa 100% layanan air bersih untuk masyarakat. Hal lain yang dilakukan adalah pengembangan talenta muda melalui proses rekrutment hingga ke Indonesia Timur maupun peningkatan skill bisnis para karyawan milenial melalui sejumlah pelatihan. Ini bertujuan untuk menjadikan BUMN sebagai pabrik talenta yang siap besaing di kancah global.

Adapun keberadaan perusahaan telah memberikan dukungan pada peningkatan sosial ekonomi Indonesia, terutama dalam program ketahanan pangan dan energi. Melalui kegiatan pengelolaan sumberdaya air, PJT I berupaya menjamin ketersediaan air untuk kebutuhan irigasi dan PLTA (sesuai Rencana Alokasi Air yang telah ditetapkan). Dari lima wilayah sungai yang dikelola, PJT I berkontribusi terhadap layanan irigasi seluas 1,39 juta hektar sawah dan pembangkitan listrik dari PLTA dan PLTM sebesar 4.500 juta Kwh/tahun.

Dept. Humas dan Informasi Publik

Perum Jasa Tirta I

Menjaring talenta muda Indonesia menjadi agen perubahan

Tenaga muda bertalenta tersebar di seluruh negeri ini, dari ujung barat hingga timur. Untuk memperoleh talenta terbaiknya, PJT I menjaring karyawan dari seluruh Indonesia. Tak terkecuali putra – putri terbaik dari Papua.

Proses seleksi para talenta muda diselenggarakan melalui berbagai program. Baik yang dilakukan oleh internal Perusahaan, maupun yang terkoordinir melalui program rekrutment bersama BUMN yang diselenggarakan oleh Forum Human Capital Indonesia (FHCI). Hal ini merupakan langkah strategis Kementerian BUMN untuk menjadikan perusahaan negara sebagai pabrik talenta yang mampu menyerap tenaga dari seluruh nusantara.

Tahun 2019 lalu, Papua terpilih sebagai lokasi rekrutmen bersama BUMN. Secara khusus, kami membuka kesempatan kepada putra-putri daerah untuk bersaing secara sehat. Proses rekrutmen dilaksanakan secara transparan dan profesional, dimana kompetensi pesertalah yang menjadi faktor utama untuk terpilih.

Dengan sumberdaya manusia yang handal, diharapkan mampu menjadikan BUMN bersaing secara global. Untuk membawa negeri ini, menjadi Indonesia maju.

Membangun Ekosistem Investasi Melalui Optimalisasi Nilai Aset Perusahaan

Untuk dapat terus bertumbuh, Perusahaan perlu melakukan investasi yang layak dan memiliki nilai manfaat. Diantaranya berupa optimalisasi potensi aset yang dikelola. Nilai aset yang meningkat, akan memberikan kontribusi positif bagi pengembangan Perusahaan.

Iklim investasi semacam ini, telah terbentuk di PJT I. Salah satunya berupa investasi pengembangan bisnis di bidang pariwisata alam. Dengan memanfaatkan lahan greenbelt waduk yang merupakan aset serah kelola Perusahaan, PJT I telah mengembangkan 9 (sembilan) lokasi pariwisata yang disiapkan sebagai tempat untuk menikmati eksotisme keindahan bendungan.

Dalam dua tahun terakhir ini, sejumlah area Pariwisata telah dikembangkan, baik berupa renovasi fisik maupun penambahan wahana wisata. diantaranya PATA Lahor, PATA Wonorejo, PATA Selorejo. Anda bisa menikmati keseruan camping di pinggir waduk maupun berkuda di Selorejo, atau puas berselfie ria di spot – spot menarik di PATA Lahor sambil menikmati aneka bakaran ikan.

Dengan tetap mengutamakan keamanan dan kenyamanan, setiap Unit Pariwisata yang kami kelola wajib menerapkan protokol kesehatan. Sehingga untuk anda yang menginginkan wisata alam bersama keluarga yang nyaman dan tenang, dapat menjadikan unit pariwisata kami sebagai pilihan menikmati akhir pekan.

Mengoptimalkan potensi aset yang Kami miliki merupakan implementasi akan nilai AKHLAK. Amanah dalam mengharmonisasikan antara kebutuhan dengan kapasitas Perusahaan untuk terus loyal dalam menjalankan tugas sebagai agent of change…

Transformasi Digital dalam Menunjang Kepemimpinan Teknologi

Sistem pemantauan hidrologi secara terpusat dengan analisa peramalan banjir mampu mempersingkat dan mengefisienkan pengambilan keputusan dalam rangka upaya pengendalian banjir. Itulah salah satu peran Command Center yang menjadi wujud nyata akan transformasi teknologi di Perum Jasa Tirta I.

Pemantauan 96 titik Tinggi Muka Air (AWLR) dan 121 Titik Lokasi Hujan (ARR) di 5 Wilayah Sungai PJT I kini dilakukan dengan menggunakan sistem digital berbasis internet. Kebutuhan akan kapasitas penyimpanan data yang besar dapat terpenuhi dengan adanya sistem digital ini.

Diresmikan sejak 2019, Command Center merubah proses bisnis dari sebelumnya bersifat sebagai data statis menjadi piranti aktif yang berkemampuan menganalisa data serta melakukan perhitungan kapasitas tampungan dan jumlah ketersediaan air waduk melalui cloud computing dengan software Aquarius.

Adanya Command Center telah memudahkan kami dalam pengambilan keputusan terkait pengoperasian infrastruktur maupun pelaporan kondisi hidrologi ke Pemerintah serta para stakeholder lain. Transformasi digital di era teknologi 4.0 merupakan jawaban akan kebutuhan kami untuk dapat memberikan pelayanan terbaik secara real time.

Inovasi Bisnis SPAM Suplai Kebutuhan Air Bersih

Untuk mampu bersaing di era disrupsi diperlukan inovasi bisnis dengan berorientasi pada kebutuhan pasar. Hilirisasi proses bisnis menjadi pilihan inovasi bagi kami. Tidak hanya mengelola air baku, namun juga berkontribusi dalam pencapaian MDG’s 100% layanan air bersih domestik maupun kawasan/perindustrian melalui bisnis Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM).

Kebaruan menjadi perspektif untuk memberikan layanan prima kepada para stakeholder. Pengembangan kapasitas dan potensi bisnis dapat dilakukan melalui kerjasama dan kolaborasi, baik dengan Pemerintah melalui KPBU maupun melalui MoU dengan Badan Usaha lainnya.

Inovasi bisnis akan terus kami lakukan agar hasil maksimal dapat diperoleh.
Pengembangan ini dapat berupa diversifikasi jenis usaha, maupun kebaruan dalam efisiensi proses bisnis utama.

Perum Jasa Tirta I Mendukung Ketahanan Pangan dan Energi

Untuk menuju Indonesia maju, ketahanan pangan dan energi menjadi parameter dalam upaya peningkatan kesejahteraan ekonomi dan sosial. Untuk itu Perum Jasa Tirta I berperan melakukan pengelolaan sumberdaya air secara terpadu di 5 Wilayah Sungai yang dikelola.

Melaksanakan kegiatan operasi dan pemeliharaan prasarana pengairan, konservasi daerah aliran sungai, serta menjamin ketersediaan air untuk irigasi dan PLTA (sesuai Rencana Alokasi Air yang telah ditetapkan) menjadi sarana PJT I untuk ikut serta dalam mendukung program ketahanan pangan dan energi.

#NilaiEkonomidanSosialUntukIndonesia
#365HariUntukIndonesia
#BUMNUntukIndonesia

Susur Sungai Kali Surabaya

Surabaya – Pemantauan pencemaran limbah di sungai terus dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Prov. Jatim, PJT I, BBWS Brantas dan sejumlah LSM yang tergabung dalam Tim Patroli Air Jawa Timur. Dari hasil susur sungai di Kali Surabaya, tim menemukan lima industri yang membuang limbah ke sungai. Kelimanya, yakni PT Mount Dream Indonesia, PT Miwon, PT Adiprima Suraprinta, PT Dewasa Aria Prima, dan UD Sumber Agung.

“Dari hasil pemantauan tim menyusuri Kali Surabaya mulai pukul 10.30 hingga 15.00 WIB ada lima industri yang buang limbah. Secara kasat mata limbahnya cukup bagus. Dari patroli sebelumnya, sampel limbah sudah pernah diambil dan hasilnya masih memenuhi baku mutu,” kata Koordinator Garda Lingkungan Jatim, Didik Harimuko saat dikonfirmasi, Selasa (29/9/2020).

Didik menjelaskan, sejak pandemi Covid-19, tim sempat menghentikan kegiatan sidak patroli di bulan Maret hingga Juni atau selama empat bulan. Namun, kini patroli yang kembali dilanjutkan, hanya menggunakan perahu dengan memantau outlet pembuangan limbah industri.

“Tim hanya pantau dan ambil sampel limbah dari sungai. Kami tidak langsung masuk ke pabrik, karena banyak industri yang menerapkan protokol kesehatan ketat dan tim diminta menunjukkan hasil rapid test atau swab. Jadi dari sampel limbah yang diujikan di lab dan hasilnya tidak memenuhi baku mutu, maka akan ditindaklanjuti oleh tim,” ungkapnya.

Tak hanya pencemaran limbah industri, limbah domestik dari pembuangan sampah di bantaran sungai juga menjadi perhatian Tim Patroli Air. “Banyak sampah menumpuk di bantaran sungai yang dibakar. Bisa jadi karena pandemi ini, banyak masyarakat sekitar bantaran yang membeli makanan siap saji yang dibungkus. Lalu kemasannya dibuang di pinggir sungai dan dibakar. Kami melihat ada lebih dari 10 titik di sepanjang Kali Surabaya,” jelasnya.

Kepala Sub Divisi Jasa ASA II/2 Perum Jasa Tirta I, Firman Sarifuddin Efendi mengatakan, pihaknya mendukung penuh pelaksanaan Patroli Air, khususnya di Kali Surabaya. “Memang sejak Covid-19 sempat berhenti (kegiatan patroli air). Dan kini sudah mulai digelar kembali. Tentunya, kami menerapkan protokol kesehatan dengan wajib mengenakan masker, cuci tangan dengan sabun, serta menggunakan rompi pelampung,” katanya.

Ditanya mengenai kondisi Kali Surabaya selama pandemi Covid-19, Ia memastikan tidak ada perubahan secara signifikan. Menurutnya, dibandingkan dengan tahun lalu, selama pandemi ini tidak ada perubahan dan masih sama

“Hanya untuk laporan pencemaran dari pembuangan limbah industri ini hampir tidak ada. Fenomena shock loading (pembuangan limbah industri) yang menyebabkan ikan munggut hanya terjadi sekali dan itu bukan di Kali Surabaya,” pungkasnya.

(Dept. Humas dan Informasi Publik PJT I)

Wisata Selorejo Kembali Dibuka Dengan Terapkan Protokol Kesehatan

Malang – Sejak masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) terjadi Maret 2020 lalu, wisata Bendungan Selorejo sempat ditutup untuk umum. Namun kini wisata yang menyuguhkan pemandangan waduk yang indah dengan suasana alam yang sejuk di Kecamatan Ngantang, Kab Malang yang dikelola Perum Jasa Tirta (PJT) I ini bisa kembali anda nikmati.

“Untuk Wisata Selorejo ini sudah buka mulai tanggal 1 September 2020. Penerapan protokol kesehatan dilaksanakan untuk semua karyawan dan mitra usaha pedagang serta pengemudi perahu yang dilengkapi dengan masker dan face shield,” kata Kepala Kepala Sub Divisi Pariwisata dan Jasa Lain PJT I, Inni Dian Rohani saat dikonfrimasi, Senin (28/9/2020).

Untuk penerapan protokol kesehatan, pihaknya juga memasang imbauan penggunaan masker, menjaga jarak, mencuci tangan yang tersebar di area hotel dan taman wisata. Selain itu, pengunjung juga diwajibkan menggunakan masker mulai dari pintu masuk serta di dalam taman wisata.

“Di lokasi wisata ada petugas Covid Rangers. Tugasnya untuk mengingatkan pengunjung agar tetap melaksanakan protokol kesehatan,” tuturnya.

Terkait kapasitas, pada masa normal, Taman Wisata Selorejo mampu menampung hingga 10 ribu pengunjung. Namun di era kebiasaan baru ini jumlah pengunjung dibatasi hanya 5 ribu orang per harinya.

“Pembatasan jumlah pengunjung yang hanya separuh dari kapasitas ini sudah kami ujicobakan. Syaratnya, apabila berkunjung adalah dalam kondisi sehat. Di pintu masuk ada pengukuran suhu dan mengisi buku tamu tentang riwayat data diri,” ungkapnya.

Menurutnya, Wisata Selorejo menawarkan sensasi bagi pengunjung yang benar-benar akan dekat dengan alam. Pengunjung dapat menikmati sajian kuliner khas ikan bakar dengan aneka sambal yang nikmat. Bahkan, kata dia, pengunjung bisa memancing bersama keluarga baik di tepi waduk maupun di atas perah sembari menikmati sensasi perahu dayung dan motor berkeliling waduk.

“Yang tak dapat dilupakan adalah melintas jembatan gantung yang cukup panjang di atas waduk. Jembatan gantung ini menjadi ikon Selorejo. Pengunjung juga dapat berenang di taman air untuk keluarga maupun kolam renang dewasa standar internasional bagi yang ingin menggelar even kompetisi renang,” ungkapnya.

Manajer Unit Bisnis Pariwisata PJT I, Bayu Pramadya menjelaskan, untuk tiket masuk Taman Wisata Selorejo pada hari biasa sebesar Rp 13 ribu per orang dan akhir pekan atau hari libur nasional sebesar Rp 20 ribu per orang. Tiket kendaraan bermotor roda dua sebesar Rp 2.000, roda empat Rp 5.000 dan bus Rp 15 ribu.

Bayu menambahkan, Selorejo juga menyediakan hotel dan fasilitas meeting atau rapat. Harga hotel mulai Rp 260 ribu per kamar untuk dua orang. Tersedia pula cottage mulai Rp 540 ribu per unit. Sedangkan paket meeting juga tersedia dengan harga ekonomis Rp 150 ribu per pax dengan makan siang dan coffee break.

Selain itu, ada pula paket hemat untuk diklat siswa dengan harga ekonomis mulai Rp 100 ribu per malam. Yang terbaru adalah paket Waterside Camp juga dapat dinikmati di Selorejo yang memiliki view tepi waduk dengan harga Rp 250 ribu per tenda per malam. Apabila pengunjung sudah memiliki tenda sendiri, ground atau lokasi kemah bisa disewa dengan membayar Rp 40 ribu per tenda untuk dua orang. Seluruh paket itu, lanjut dia, sudah termasuk asuransi.

Perlu diketahui, selama Wisata Selorejo ditutup untuk umum selama lebih dari lima bulan, PJT I berusaha memperbaiki layanan. Misalnya dengan memperbaiki seluruh cottage yang ada. Salah satu cottage yang telah direnovasi yaitu Anggrek Cattleya. Perbaikannya mengusung konsep Scandi Boho dalam penataan interiornya. Lokasinya terletak di ujung dengan view waduk.

“Dengan pemandangan di lokasi yang indah, tentu menjadi makin hangat dan cocok sekali untuk menghabiskan akhir pekan bersama keluarga. Bagi keluarga yang menyukai cita rasa artistik dan memiliki gaya hidup yang tidak konvensional, cottage ini menawarkan sensasi yang luar biasa,” pungkasnya.

(Dept. Humas dan Informasi Publik PJT I)

Perum Jasa Tirta I Bahas Mikroplastik Di Brantas Bersama Mahasiswa Pemerhati Lingkungan

Brantas merupakan salah satu Sungai Strategis yang keberadaannya memberikan pengaruh besar terhadap masyarakat Provinsi Jawa Timur dengan panjang sungai mencapai 320 km serta luasan DAS hingga 12.000 km2, Sungai Brantas menjadi tumpuan hampir 50% populasi penduduk Jawa Timur. Dari fakta di atas menjadikan banyak pihak yang menaruh perhatian pada kondisi Sungai Brantas.

Isu sampah mikroplastik telah mengemuka tidak hanya di Indonesia, namun telah menjadi isu global. Hal ini menarik minat beberapa peneliti muda untuk melakukan penelitian mandiri terkait kandungan mikroplastik di Sungai Brantas. Sejak Bulan Juli lalu, kelompok mahasiswa tersebut telah melakukan penelitian mikroplastik di beberapa titik sepanjang Sungai Brantas.

Menanggapi isu mikroplastik ini, Perum Jasa Tirta I sebagai BUMN Pengelola Wilayah Sungai Brantas merasa perlu melakukan pendalaman secara komprehensif. Salah satu pendekatan untuk memahami pengaruh mikroplastik adalah dengan melakukan penelitian dengan metode yang teruji dan memenuhi standar kaidah ilmiah sesuai panduan. Mikroplastik sendiri merupakan partikel yang berasal dari polymer dengan diameter < 5 mm. Sebagian dapat diamati secara visual menggunakan mikroskop dengan pembesaran 100 kali, sedangkan untuk mikroplastik berukuran lebih kecil (< 200 mikron) memerlukan instrumentasi dengan Fourier Transform Infrared (FTIR).

Sebelum melakukan penelitian tersebut, Perum Jasa Tirta I mengajak diskusi mahasiwa peneliti mikroplastik untuk memperoleh kesepahaman terkait metodologi penelitian maupun pengambilan data sampel air. Diskusi ini diselenggarakan secara terbatas di Kantor Pusat Perum Jasa Tirta I Jumat, 11 September 2020. Pada diskusi tersebut dibahas juga terkait upaya pengelolaan kualitas air yang telah dilakukan oleh Perum Jasa Tirta I, mulai dari teknis pengambilan sampel air, metode uji analisis sampel pada laboratorium, hingga cara memonitor kondisi kualitas air sepanjang Brantas secara ofline maupun online melalui sistem informasi kualitas air (SIKUALA). Diskusi dipimpin oleh Ir. Hermien Indraswari, MT selaku Ahli Lingkungan dari Perum Jasa Tirta I dan berlangsung kurang lebih selama 120 menit.

Permasalahan mikroplastik baru saja mengemuka lebih kurang 2 tahun terakhir ini. Hingga saat ini, mikroplastik belum ditetapkan sebagai parameter dalam menentukan kriteria mutu air sungai sebagaimana diatur pada Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001. Dari hasil penelitian yang akan dilakukan oleh Perum Jasa Tirta I nantinya diharapkan dapat memberikan gambaran tentang pengaruh mikroplastik dalam menentukan status mutu air sungai. Jika dari hasil penelitian diketahui adanya pengaruh yang signifikan, akan menjadi masukan kepada Pemerintah. Penelitian ini direncanakan akan dilakukan awal 2021 dengan menggandeng sejumlah akademisi serta stakeholder terkait.

Selepas diskusi, para Mahasiswa juga diperlihatkan ruang kendali yang dimiliki oleh PJT I. Dari Command Center ini, dapat terpantau kondisi kuantitas maupun kualitas air sungai yang dikelola oleh PJT I. Selain itu, mahasiswa juga diajak melihat proses uji analisa sampel air di Laboratorium Lingkungan PJT I. Dari cara menyimpan sampel, metode pengujiannya, hingga dihasilkan nilai kualitas air sesuai parameter yang dipersyaratkan.

_______
Departemen Humas & Informasi Publik
Perum Jasa Tirta I

Pengumuman Lelang PT Jasa Tirta Energi

PENGUMUMAN LELANG

Jasa Tirta Energi adalah Anak Perusahaan Perusahaan Umum (Perum) Jasa Tirta I yang bergerak di bidang Pengembangan Energi Baru Terbarukan dan Konstruksi. Kami mengundang Calon Penyedia untuk mengikuti Lelang Pengadaan Barang sebagai berikut :

  1. Bidang pekerjaan : Penyediaan barang
  2. Pemberi kerja : PT. Jasa Tirta Energi
  3. Paket Pekerjaan : Pengadaan Steel Sheet Pile (SSP) Type FSP III L = 12 m sebanyak 450 btg
  4. Lokasi Pekerjaan : Divisi Konstruksi PT. Jasa Tirta Energi Jl. Sekartaji No. 5, Kel. Doko, Kec. Ngasem, Kab. Kediri, Jawa Timur
  5. HPS : Rp. 4.419.360.000,00
  6. Cara Pengadaan : Pasca Kualifikasi Sistem Gugur Satu Sampul
  7. Penyedia merupakan Badan Usaha dengan kriteria :
    • Perizinan : SIUP
    • Bidang Pekerjaan : KBLI 46631
    • Kualifikasi usaha : Menengah/ besar
  8. Pendaftaran :

Kediri, Agustus 2020

Pokja Pengadaan Barang&Jasa Div. Konstruksi

Jasa Tirta Energi

Pengumuman Lelang PT Jasa Tirta Energi

PENGUMUMAN LELANG

  1. Jasa Tirta Energi adalah Anak Perusahaan Perusahaan Umum (Perum) Jasa Tirta I yang bergerak di bidang Pengembangan Energi Baru Terbarukan dan Konstruksi. Kami mengundang Calon Penyedia untuk mengikuti Lelang Pengadaan Barang sebagai berikut :
  2. Bidang pekerjaan : Penyediaan barang
  3. Pemberi kerja : PT. Jasa Tirta Energi
  4. Paket Pekerjaan : Pengadaan Steel Sheet Pile (SSP) Type FSP III L = 12 m sebanyak 250 btg
  5. Lokasi Pekerjaan : Divisi Konstruksi PT. Jasa Tirta Energi

Jl. Sekartaji No. 5, Kel. Doko, Kec. Ngasem, Kab. Kediri, Jawa Timur

  1. HPS : Rp. 2.455.200.000,00 (termasuk Ppn 10%)
  2. Cara Pengadaan : Pasca Kualifikasi Sistem Gugur Satu Sampul
  3. Penyedia merupakan Badan Usaha dengan kriteria :
    • Perizinan : SIUP
    • Bidang Pekerjaan : KBLI 46631
    • Kualifikasi usaha : Kecil/ Menengah/ besar
  4. Pendaftaran :

Kediri, Agustus 2020

Pokja Pengadaan Barang&Jasa Div. Konstruksi

Jasa Tirta Energi

Pengibaran Bendera Raksasa Terbentang di Pintu Air Jagir

Masih dalam suasana HUT Kemerdekaan RI ke-75 di bulan Agustus tahun ini banyak cara dilakukan untuk memupuk rasa nasionalisme di tengah masa pandemi. Salah satunya seperti yang dilakukan Perum Jasa Tirta (PJT) I dengan membentangkan bendera Merah Putih berukuran raksasa.

BUMN yang bertugas mengelola Sumber Daya Air termasuk di antaranya Wilayah Sungai Brantas itu, membentangkan bendera berukuran 10 x 20 meter di Pintu Air Jagir. Pembentangan dilakukan, Senin (24/8/2020) pagi sejak matahari terbit.

“Pembentangan bendera Merah Putih raksasa ini sebagai bentuk rasa syukur atas Kemerdekaan Indonesia yang kini memasuki usia 75 tahun. Dengan bendera yang sangat besar ini, maka masyarakat, khususnya di Surabaya yang melintas bisa melihat. Harapannya bisa menumbuhkan rasa nasionalisme pada warga,” ujar Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan.

Dipilihnya Pintu Air Jagir, kata dia, juga membawa pesan sejarah. “Pintu Air Jagir ini merupakan salah satu heritage bersejarah yang dibangun sekitar 1917 pada masa pemerintahan Hindia Belanda. Fungsinya untuk mengantisipasi banjir di Kota Surabaya,” ungkapnya.

Kepala Divisi Jasa ASA II PJT I, Arief Budiyantono menambahkan, bendera yang dibentangkan memiliki lebar 10 meter. Ukuran itu masih ideal untuk menyesuaikan dengan ketinggian puncak bangunan pintu air sekitar 16,5 meter dari permukaan tanah. Namun bendera dipasang di ketinggian sekitar 11 meter.

Arief menjelaskan, Pintu Air Jagir adalah salah satu infrastruktur melintang Kali Surabaya yang fungsi utamanya untuk mengatur aliran Kali Surabaya yang akan masuk Kali Wonokromo. Pintu Air Jagir juga berfungsi mengatur ketinggian muka air Kali Surabaya untuk menyuplai kebutuhan air bersih masyarakat Surabaya yang dikelola oleh PDAM Kota Surabaya.

Kali Surabaya merupakan anak sungai Brantas yang melintasi Kota Surabaya dan bermuara di Selat Madura. Terbentang mulai dari Mlirip Mojokerto melintasi wilayah Gresik, Sidoarjo dan Surabaya yang berakhir di Wonokromo, tepatnya sekitar Terminal Joyoboyo.

Lalu terpecah menjadi dua aliran sebelum bermuara ke laut. Pertama yaitu ke Kali Wonokromo melalui Pintu Air Jagir menuju wilayah Wonorejo. Kedua yaitu Kali Mas melalui Pintu Air Wonokromo yang melintasi tengah Kota Surabaya seperti wilayah Gubeng, Jembatan Merah hingga Petekan.

Launching Virtual Workshop Peralatan Kediri

Kediri – Perum Jasa Tirta (PJT) I melakukan revitalisasi bengkel alat berat untuk proses operasional perawatan sungai, bendung, dan bendungan. Dengan waktu yang singkat sekitar lima bulan dua minggu, bengkel lama di Kediri itu, kini disulap menjadi Workshop Peralatan dengan konsep ramah lingkungan.

Peresmian pun dilakukan langsung oleh Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan, Senin (17/8/2020) kemarin bertepatan dengan HUT RI ke-75 tahun. Launching dilakukan secara langsung dengan jumlah peserta yang dibatasi hanya untuk beberapa undangan dan karyawan dari Workshop Peralatan Kediri.

Selain itu, peresmian di masa pandemi Covid-19 ini juga dilakukan pula secara virtual melalui zoom meeting dan live streaming lewat youtube. Peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Dirut PJT I dilanjutkan penandatanganan prasasti.

“Tahun ini kita merayakan Proklamasi Kemerdekaan RI ke-75 dan tahun ini PJT I memasuki usia 30 tahun, dan pada tahun ini pula saya meresmikan revitalisasi Workshop Peralatan Kediri. Mungkin ini kesempatan yang tidak akan terulang pada masa saya dan masa mendatang,” kata Raymond.

Ia bercerita perihal kunjungannya ke Bengkel Peralatan Kediri sebagai direksi pertama kali tanggal 5 Desember 2014 saat peringatan Hari Bhakti PU. Saat itu, untuk pertama kalinya juga ia melihat langsung kondisi bengkel.

“Saat itu saya lihat ada banyak peralatan yang sudah menua. Barang-barang tersebut tidak tertata dengan baik bahkan banyak yang ditumbuhi sulur atau tanaman,” ungkapnya.

Namun saat ini semuanya telah berubah. “Kantor telah diperbaiki, telah direvitalisasi. Dengan kondisi yang lebih higienis dan ramah lingkungan. Semua ini menjadi salah satu bukti kerja keras yang dilakukan kawan-kawan di bawah divisi pengadaan dan pengelolaan aset,” pujinya.

Workshop Peralatan Kediri kini menjadi aset yang memiliki nilai tambah bagi perusahaan. Ia berharap Workshop Peralatan dapat dimanfaatkan dengan baik untuk merawat peralatan berat perusahaan dalam rangka menunjang kegiatan operasional pengelolaan Sumber Daya Air yang dilakukan PJT I.

Manajer Utama Sumber Daya Korporat PJT I, Taufiqqurahman mengatakan, revitalisasi Bengkel Peralatan Kediri itu menjadi yang pertama dan terbesar yang dilakukan PJT I sejak berdirinya bengkel Kediri pada masa proyek Brantas. Hal itu, kata dia menjadi keseriusan perusahaan dalam merawat aset dan menyediakan alat berat yang prima.

“Revitalisasi bengkel ini sesuai tupoksi PJT I dalam mengelola Sumber Daya Air di lima wilayah sungai di Indonesia. Revitalisasi dilakukan baik secara fisik konstruksi dan sistem kerja. Mulai alih fungsi gudang menjadi perkantoran modern dengan konsep industrial. Kantor lama menjadi mess karyawan dengan kapasitas 28 orang, hingga perbaikan area bengkel dan perbaikan fasilitas,” jelasnya.

Adapun anggaran revitalisasi tercatat sekitar Rp 1,18 milar dari anggaran perusahaan program investasi tahun 2019. Pengerjaan dilakukan selama 5,5 bulan pelaksanaan sejak November 2019 hingga pertengahan April 2020.

Taufiq menambahkan, wokshop tidak hanya membawahi perbaikan alat berat tapi juga mengelola 100 unit alat berat. Selain itu, pihaknya juga melakukan pengembangan layanan internal tidak hanya melakukan pemeliharaan dan perbaikan, namun juga pembuatan ponton dan kapal keruk melalui Workshop Peralatan.

Ia mengakui, alat berat yang dimiliki perusahaan sudah berusia tua. Hal itu menjadi tantangan tersendiri, khususnya ketersediaan sparepart atau suku cadang yang langka di pasaran dan mahalnya biaya pemeliharaan. Untuk itu ke depan, ia berharap perusahaan dapat membeli alat berat baru untuk meminimalisasi biaya perawatan.

Adapun proses kerja di Workshop Peralatan Kediri diawali dengan mobilisasi alat berat ke bengkel. Lalu memposisikan alat berat di dalam zona diagnosis. Di ruang tersebut, alat diperiksa untuk dipastikan kerusakan dan perawatan yang perlu dilakukan.

Proses pemeriksaan alat berat diawali dengan persetujuan work order. Selanjutnya dilakukan pengecekan mesin, perbaikan pengelasan, pengecekan kelistrikan, hingga pengecatan alat berat di ruang painting. Fasilitas ruang ganti dan ruang makan juga dilengkapi untuk menjadikan konsep bengkel semakin modern dan lebih higienis.

Revitalisasi ini juga merupakan bentuk implementasi core values AKHLAK, dimana perusahaan berupaya merawat serta menambah nilai aset yang diamanahkan oleh negara. Disamping itu berbagai inovasi dan peningkatan kompetensi juga digarap pada proyek ini. Kesemuanya untuk mendukung upaya PJT I dalam memberikan pelayanan prima kepada stakeholder termasuk juga masyarakat.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-75

Dirgahayu Republik Indonesia ke-75

Semangat Nasionalisme BUMN menjadi landasan kami melakukan pengelolaan sumber daya air secara terpadu untuk negeri ini. Kebergaaman dan kebhinekaan yang ada di seluruh Indonesia tidak menjadi penghalang bagi kami untuk terus berjuang demi kejayaan bangsa.

Peningkatan kompetensi SDM di bidang masing-masing, mempersatukan visi dan misi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik.
Kami percaya bahwa pekerjaan yang kami lakukan demi menunjang pemenuhan kebutuhan air, irigasi, listrik, serta tata kelola banjir menjadi kontribusi kecil kami untuk Indonesia.

Dirgahayu ke-75 Republik Indonesia, apapun kita, dimanapun kita berada mari wujudkan kiprah sebagai insan mandiri dalam mewujudkan kemerdekaan!

PJT I Menerima Sertifikat Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO 37001:2016

Perum Jasa Tirta (PJT) I terus melakukan inovasi dan pembenahan sistem manajemen internal. Sebagai salah satu BUMN, PJT I juga turut mendukung program pemerintah dalam meminimalisasi tindak penyuapan atau korupsi.

Implementasi dari dua hal tersebut, kini PJT I berhasil dan menerima Sertifikat ISO 37001:2016 yang diberikan oleh lembaga sertifikasi TUV NORD Indonesia. Sertifikat itu terkait dengan pengimplementasian sistem perusahaan dalam upaya mencegah, melawan, serta menindak setiap perilaku penyuapan yang berpotensi menimbulkan kerugian bagi perusahaan dan negara.

“Rabu, 12 Agustus 2020 kemarin menjadi salah satu tanggal bersejarah bagi kami Perum Jasa Tirta I. Untuk pertama kalinya, kami sebagai BUMN di bidang pengelolaan Sumber Daya Air berhasil menerima Sertifikat ISO 37001:2016,” kata Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan saat dikonfirmasi, Rabu (19/8/2020).

Hal ini, kata dia, menjadi parameter bahwa sistem bisnis PJT I telah mengakomodir upaya anti penyuapan. Selain itu, sertifikasi ISO itu juga menjadi wujud nyata dari implementasi core values BUMN yakni AKHLAK atau akronim dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

“Tentunya kami pegang teguh core values BUMN, yakni AKHLAK. Artinya, kami memegang teguh kepercayaan yang diberikan melalui perilaku integritas, terpercaya, bertanggung jawab, berkomitmen, akuntabilitas, jujur, dan disiplin,” jelas Raymond.

Menurutnya, core values BUMN AKHLAK itu bertujuan untuk proses transformasi human capital dalam meningkatkan daya saing BUMN agar mampu bersaing di era global. Prinsip core values dan sertifikat ISO itu juga seturut dengan Surat Menteri BUMN Nomor S-17/S/MBU/02/2020.

Bahkan, lanjut dia, PJT I juga telah menetapkan langkah untuk menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Raymond menuturkan, dalam hal ISO 37001:2016, terdapat empat aspek yang masuk dalam perolehan sertifikat Anti Penyuapan tersebut.

Pertama adalah aktivitas penagihan Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA) dan kedua yakni pengadaan barang dan jasa. Ketiga, yaitu proses penerimaan karyawan serta keempat, yakni pelaksanaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL).

Raymond juga menegaskan komitmen untuk menjadikan PJT I lebih amanah dan profesional dalam mengemban tugas yang diberikan oleh negara untuk mewujudkan pengelolaan Sumber Daya Air yang transparan dan akuntable.

“Tentunya, kami mengelola perusahaan secara profesional, menghindari benturan kepentingan, dan tidak menoleransi suap. Kami juga menjunjung tinggi kepercayaan dan integritas, serta berpedoman pada asas-asas tata kelola korporasi yang baik,” ujarnya.

Perlu diketahui, untuk mendapatkan ISO tersebut, perusahaan telah melalui sejumlah tahapan dalam proses sertifikasi. Di antaranya adalah Pelatihan Awarenes, Pelatihan Dokumentasi, Gap Analysis, Pelatihan Internal Auditor ISO 37001:2016 SMAP, Audit Internal, Pre Audit oleh Lembaga Sertifikasi dan Final Audit untuk menentukan kelayakan sertifikasi.

(Departemen Humas dan Informasi Publik)

PJT I bersama dengan Pemerintah Provinsi Jateng Terus Berupaya Menangani Pencemaran Bengawan Solo

Langkah nyata terus dilakukan untuk mengatasi pencemaran yang terjadi di Sungai Bengawan Solo. Perum Jasa Tirta I terlibat aktif bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengatasi permasalahan pencemaran di salah satu Sungai Lintas Provinsi tersebut. Berbagai rencana penanganan dan program dibahas pada Rapat Koordinasi Evaluasi Penanganan Sungai Bengawan Solo yang diselenggarakan oleh Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah pada tanggal 6 Juli 2020 melalui media teleconference. Rapat yang dihadiri oleh sejumlah instansi pemerintah dan para pelaku industri yang memiliki outlet buangan limbahnya di Bengawan Solo ini dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Bapak Ganjar Pranowo. Pada rapat ini Gubernur Jawa Tengah kembali mengingatkan komitmen para pelaku industri di sepanjang sungai untuk memastikan buangan air limbah yang masuk ke badan sungai telah sesuai dengan baku mutu yang dipersyaratkan. Limbah yang dibuang harus melalui sistem Pengolahan Air Limbah (IPAL). Apabila diperlukan waktu lebih dalam menyiapkan sistem pengolahannya, maka industri tersebut wajib mendapat izin khusus untuk terus dipantau perkembangannya. Setelah Desember 2020, jika pelaku usaha tidak melakukan perbaikan sistem IPALnya dan tetap mencemari sungai maka akan dilakukan penindakan hukum.

Untuk mendukung penanganan pencemaran Sungai Bengawan Solo, beberapa langkah telah diambil perusahaan. Diantaranya, PJT I telah memenuhi kebutuhan akan penambahan titik pemantauan kualitas air sebagaimana diminta oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada rapat sebelumnya. Titik pemantauan kualitas air di sepanjang Bengawan Solo, yang sebelumnya berjumlah 14 titik ditambah menjadi 17 titik. Lokasi baru yang menjadi titik pengambilan sampel berada di Jembatan Semanggi (Sungai Premulung) di dekat intake PDAM Surakarta, Jembatan Sungai Pepe dan Jembatan Jalan Ciu Karangwuni (Sungai Samin). Titik-titik pantau ini diletakkan di lokasi yang cukup strategis untuk memperoleh potret kualitas air Bengawan. Diharapkan dengan adanya monitoring secara rutin, dapat memberikan feeding data kepada Pemerintah untuk segera menindaklanjuti apabila diketahui adanya penurunan kualitas.

Untuk memperoleh hasil analisa daya tampung dan beban pencemar yang lebih komprehensif, saat ini PJT I juga sedang melakukan studi rasionalisasi titik pemantauan kualitas air bersama dengan ITS. Hasil studi ini akan dapat mengevaluasi lokasi eksisting pemantauan sekaligus untuk memetakan potensi titik baru lainnya yang diperlukan kedepannya.

Sesuai Keputusan Gubernur Jawa Tengah No. 660.1/23 Tahun 2020 telah dibentuk Tim Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Sungai Bengawan Solo di Provinsi Jawa Tengah. Pada tim ini, PJT I berperan sebagai anggota pokja 2 dengan fokus konservasi DAS, berupa penyusunan Rencana Tahunan Operasi Waduk Wonogiri dan pelaksanaannya, pemantauan kualitas air beserta pelaporan secara berkala, serta penyampaian informasi penurunan kualitas air yang bersifat insidental.

Perlu adanya komitmen dari semua pihak agar permasalahan pencemaran di Sungai Bengawan Solo dapat teratasi.
Dengan bersama kita dapat mewujudkan Sungai Bersih!!

Silaturahmi BUMN Pengelola SDA- Kunjungan Direksi PJT I ke PJT II

Kamis, 16 Juli 2020 Direksi Perum Jasa Tirta I bersilaturahmi ke kantor Perum Jasa Tirta II untuk berdiskusi sekaligus berbagi informasi terkait pengelolaan Sumberdaya Air yang dilakukan oleh kedua perusahaan BUMN. Hadir dalam pertemuan dimaksud dari pihak PJT I yaitur Direktur Utama, Bapak Raymond Valiant Ruritan, Direktur Operasional, Bapak Alfan Rianto, dan Direktur Keuangan dan Pengelolaan Sumber Daya, Bapak Bastian. Kunjungan diterima secara langsung oleh Plt. Direktur Utama dan Direktur Keuangan dan SDM Bapak Haris Zulkarnain, Direktur Pengembangan Usaha, Ibu Indriani Widiastuti dan Direktur Operasional dan Pemeliharaan, Bapak Anton Mardiyono.

Kerja sama serta sinergi merupakan wujud kolaborasi untuk meningkatkan kinerja BUMN untuk Indonesia

Pendidikan lingkungan bersama JKPKA di Era Pandemi Covid-19

Kehidupan tetap berjalan dan bumi akan selalu berputar, sudah menjadi kewajiban kita lah untuk terus menjaga lingkungan setiap saat. Meski di tengah masa pandemi global, Jasa Tirta I bersama dengan JKPKA tetap menjalankan program edukasi pelestarian lingkungan perairan dan salah satunya melalui penyelenggaraan Webinar. Adapun seminar online kali ini mengambil tema Pembelajaran Jarak Jauh tentang Peningkatan Kualitas Air di Indonesia, di Era Pandemi Covid-19 dengan Model Water Inquiry yang diikuti guru-guru serta para penggiat lingkungan.

Bersama Jaring-Jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (JKPKA), Perum Jasa Tirta I serta Universitas Negeri Malang turut hadir sebagai pemateri. Webinar ini disiarkan langsung melalui live streaming youtube pada Rabu, 15 Juli 2020 dan diikuti oleh ribuan peserta di seluruh Indonesia.
Adapun narasumber pada webinar kali ini yakni :
1. Bapak Raymond Valiant R – Direktur Utama Perum Jasa Tirta I
2. Prof. Dr. Sugeng Utaya, M.Si dari Pusat Studi Kebencanaan, Mitigasi, dan Lingkungan Universitas Negeri Malang
3. Bapak Soetarno – Koordinator Pusat JKPKA.
4. Bapak Budi Santoso, M.Pd – Koordinator Wilayah JKPKA Bagian Hilir DAS Brantas.

Water inquiry adalah metode pembelajaran yang diterapkan pada siswa sekolah (SMA dan SMP) untuk menganalisa kualitas air permukaan seperti air sungai, waduk, danau dengan cara memantau, mengambil sampel, dan menganalisa keragaman hayatinya untuk memperoleh skor kualitasnya. Metode ini berelasi dengan subyek pelajaran biologi, fisika, geografi, bahkan Bahasa Indonesia.

Edukasi di tiap tingkatan menjadi salah satu upaya menjaga kesinambungan dan keberlangsungan akan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan.

Rapat Koordinasi dan Perkenalan Pejabat di Lingkungan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo dan Perum Jasa Tirta I

Adanya pergantian pejabat di lingkungan Kementerian PUPR pada awal Juni lalu serta kebutuhan akan koordinasi tindaklanjut sejumlah permasalahan terkait pengelolaan Sumber Daya Air di Wilayah Sungai Bengawan Solo menjadi dasar penyelenggaraan rapat kerja dua instansi pengelola SDA ini.
Kegiatan rapat dilaksanakan secara langsung / off line dengan tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan. Bertempat di Kantor DJA III/2 Madiun acara dilaksanakan pada 8 Juli 2020. Rapat kerja dipimpin langsung oleh kedua pihak instansi yakni Bapak Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech selaku Kepala BBWS Bengawan Solo dan Direktur Operasional PJT I Bapak Ir. Alfan Rianto, M.Tech.

Pada acara tersebut dibahas sejumlah permasalahan dari hulu hingga hilir Bengawan Solo, diantaranya terkait rencana inspeksi besar Bendungan Wonogiri pasca dibangunnya Closure Dike, kondisi kualitas air Bengawan Solo dengan adanya sejumlah point source limbah industri, hingga permasalahan ketersediaan air di Bengawan Solo untuk pemenuhan kebutuhan sejumlah PDAM dan industri di hilir.

Dalam sambutannya baik Kepala BBWS Bengawan Solo maupun Direktur Operasional PJT I sepakat bahwa untuk menciptakan sistem pengelolaan yang terintegrasi diperlukan adanya kolaborasi dan kerja sama antar kedua pengelola SDA di bawah Kementerian PUPR ini. Upaya terbaik dari masing-masing instansi dengan mengenyampingkan ego sektoral akan menciptakan suasana harmonis, sehingga tiap permasalahan dapat terselesaikan sesuai kewenangan dan tupoksi masing-masing pihak.

Semoga kolaborasi selalu terjaga dengan baik agar pelayanan kepada masyarakat dapat selalu optimal.

Perum Jasa Tirta I Bantu UMKM

Di masa Pandemi CoVid-19 ini diperlukan adanya dukungan pada sektor UMKM sebagai salah satu penopang ekonomi masyarakat.

BUMN sebagai salah satu penggerak perekonomian negara juga turut berkontribusi untuk menjaga kestabilan perekonomian masyarakat melalui program kemitraannya.

PJT I turut berupaya melakukan langkah nyata perlindungan kepada semua UMKM binaan melalui program pemberian stimulus berupa penundaan pembayaran angsuran pokok pinjaman selama 1 tahun.
Selain kebijakan stimulus, PJT I juga tetap mengoptimalkan penyaluran dana Program Kemitraannya. Pada Semester I Tahun 2020, PJT I akan menyalurkan dana program kemitraan kepada 69 MB yang tersebar di seluruh wilayah kerja.

#BUMNuntukUMKM merupakan bentuk kontribusi nyata membangkitkan perekonomian masyarakat melalui usaha skala mikro, kecil dan menengah di Indonesia.

2 Tim Milenial PJT I masuk 30 besar MIS 2020

Ada kabar yang membanggakan dimana ada 2 tim @perumjasatirta1 masuk dalam “30 Besar Millennial Innovation Summit 2020” pada kategori Business Innovation dan Social Innovation dari total 8.610 inovasi yang masuk dari seluruh BUMN.

Perwakilan tim dari PJT I nantinya akan memasuki tahap Final Judgement dimana seluruh tim BUMN yang lolos akan bertemu disana. Yuk dukung terus para insan muda PJT I!

MENJAGA KEBERLANGSUNGAN UMKM DI TENGAH MASA PANDEMI


UMKM merupakan salah satu sektor riil penggerak perekonomian berbasis kemasyarakatan yang berkontribusi sebesar 60,3 % dari total Produk Domestik Bruto Indonesia. Dengan jumlah mencapai 64,2 juta unit, UMKM mampu menyerap 97% dari total tenaga kerja dan 99 % dari total lapangan kerja. Meskipun demikian Pandemi CoVid-19 telah membawa dampak negatif bagi para pelaku sektor UMKM, tidak terkecuali UMKM mitra binaan Jasa Tirta I. Kondisi pandemi ini menyebabkan menurunnya permintaan produk mitra binaan serta terhambatnya pasokan bahan baku produksi yang mengganggu kelancaran bisnis UMKM.

Dukungan agar sektor UMKM kembali menggeliat dilakukan PJT I dengan turut melakukan langkah nyata perlindungan kepada semua UMKM yang berada di bawah binaannya. PJT I memberikan stimulus berupa penundaan pembayaran angsuran pokok pinjaman para mitra binaan selama 1 tahun penuh. Hal ini merupakan salah satu upaya mitigasi dampak Pandemi CoVid-19 yang dilakukan oleh manajemen melalui Keputusan Direksi PJT I Nomor 0018/KPTS/DRUT/V/2020. Terhitung sejak tanggal 1 April 2020 – 31 Maret 202, para mitra binaan akan dibebaskan dari pembayaran angsuran pinjaman pokok.

Selain itu, tahun ini PJT I tetap akan mengoptimalkan penyaluran dana Program Kemitraannya. Pada Semester ini, dana telah disalurkan kepada 69 mitra binaan yang tersebar di seluruh wilayah kerja. Kegiatan UMKM binaan PJT I cukup beragam, mulai dari sektor industri perdagangan, perkebunan, peternakan, pertanian, perikanan maupun jasa.

Kami berupaya untuk menjaga keberlangsungan usaha para UMKM agar terus dapat meningkatkan kemampuannya menjadi UMKM yang tangguh dan mandiri.

PENGUMUMAN LELANG

PENGUMUMAN LELANG

No. 01/PLPJT1/VI/2020

 

Panitia Pelelangan Barang Bekas/ Aktiva Perum Jasa Tirta I akan melaksanakan lelang barang-barang inventaris yang dihapuskan dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Surakarta, dengan perincian sebagai berikut:

 

No Nama Barang Type

Tahun

Tonase (Kg) Nilai Limit (Rp) Jaminan (Rp)
A Kendaraan Kondisi Scrab (Besi Tua) dijual satu paket
1 Dump Truck TSD 402 D 1980 2.355 112.100.000 33.630.000
2 Dump Truck TSD 402 D 1979 2.355
3 Dump Truck TSD 402 D 1980 2.355
4 Dump Truck TSD 402 D 1980 2.355
5 Dump Truck TSD 402 D 1979 2.355
6 Dump Truck TSD 402 D 1979 2.750
7 Dump Truck 912 1983 2.355
8 Dump Truck 911 1983 2.355
9 Dump Truck SM8 1976 1.500
10 Dump Truck 1984 1.860
B Alat Berat Kondisi Scrab (Besi Tua) dijual satu paket 317.300.000 95.190.000
1 Wheel Loader 35B 1984 18.676
Vibration Roller CC21 1984 10.500
Truck Crane TI 100 L 1980 27.700
Truck Crane DA-1103 1984 2.355
Vibration Roller SV25 1980 750
Vibration Roller SV25 1980 750
Vibration Roller CC21 1984 2.000
Vibration Roller CC21 1984 2.000
Truck Crane TSD 402 D 1979 2.355

 

Keterangan

  • Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan.
  • Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Malang selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang.
  • Dihimbau kepada calon peserta lelang agar tidak melakukan penyetoran uang jaminan lelang di atas pukul 22.00 WIB karena terkait mekanisme End of Day (EOD) PT BRI (persero), Tbk. yang mempengaruhi pencatatan penyetoran uang jaminan pada KPKNL.
  • Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang.

Persyaratan Lelang:

  1. Memiliki akun yang telah terverifikasi pada website http://www.lelang.go.id
  2. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website di atas.
  3. Objek lelang tersebut diatas dijual lelang dengan kondisi apa adanya dan kepada peserta lelang dianggap telah mengetahui/memahami kondisi objek lelang.
  4. Apabila karena suatu hal terjadi gugatan, tuntutan dan pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang terhadap salah satu atau beberapa barang/obyek lelang tersebut di atas, pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak diperkenankan untuk melakukan tuntutan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Surakarta maupun Panitia Pelelangan Barang Bekas/ Aktiva Perum Jasa Tirta I
  5. Barang-barang yang akan dilelang tersebut di atas dapat dilihat pada Hari Senin tanggal 22 – 23 Juni 2020 pukul 08.00 – 15.00 WIB bertempat di Kantor Divisi Jasa Air & Sumber Air III Jalan Raya Kartasura KM 7 Banaran, Pabelan Surakarta 57102
  6. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh pada Panitia Pelelangan Barang Bekas/ Aktiva Perum Jasa Tirta I, beralamat di Jalan Surabaya 2A Malang, Telp. (0341) 551971 ext 375, Fax. (0341) 551976 Email : yunus@jasatirta1.net / syaikhuh48@gmail.com Sdr. Syaikhu Hidayat

 

 

Pelaksanaan Lelang:

Cara Penawaran Closed Bidding (dengan mengakses url http://www.lelang.go.id)
Hari, Tanggal Rabu, 24 Juni 2020 Jam 13.30 Server WIB
Batas akhir penawaran Rabu, 24 Juni 2020 Jam 13.30 Server WIB
Penetapan Pemenang Setelah batas akhir penawaran
Pelunasan lelang 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang
Bea Lelang Pembeli 2% dari harga lelang
Tempat Pelaksanaan Lelang KPKNL Surakarta

Kimangunsarkoro Nomor 141 Surakarta 57138

 

 

Malang, 17 Juni 2020

Ttd

Hermien Indrawari

(Ketua Pelelangan Barang Bekas/ Aktiva Perum Jasa Tirta I)

 

Rapat Kerja Perum Jasa Tirta i

Untuk menghadapi skenario The New Normal, Perum Jasa Tirta I menggelar Rapat Kerja yang diikuti oleh segenap jajaran Direksi dan Pejabat di semua level. Rapat ini dilaksanakan tepat sehari setelah libur Hari Raya Idul Fitri yaitu tanggal 26 Mei 2020, dengan tujuan agar penerapannya dapat segera terimplementasikan di seluruh lini bisnis perusahaan.

Dalam rapat kerja online tersebut Direktur Utama PJT I, Bpk. Raymond Valiant mensosialisasikan terkait perlunya skenario The New Normal sebagai upaya untuk menjaga keberlangsungan hidup manusia di tengah pandemi ini. Dalam scope perusahaan, Direksi juga menjelaskan agar tugas pengelolaan sumber daya air tetap dapat terlaksana dengan optimal maka kesehatan dan keselamatan para pekerja harus diutamakan. Untuk itu seluruh insan perusahaan (termasuk para stakeholder yang berkepentingan) harus menjalankan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Hal ini menjadi penting agar perusahaan dapat adaptif dan menuju kuadran New Normal dari sebelumnya Death Zone.
#coronavirus
#CovidSafeBUMN
#BUMNLawanCorona
#BUMNHadapiCorona
#NewNormal
#PerumJasaTirta1

Halal Bihalal “Online” Perum Jasa Tirta I

Salah satu ritual yang biasa dilakukan pada momentum Idul Fitri adalah Halal Bihalal. Momen ini menjadi sarana bersilaturahmi untuk saling bermaaf-maafan dengan kerabat dan handai taulan.
Kali ini ada yang berbeda dalam perayaan halal bihalal PJT I yang diselenggarakan secara daring melalui aplikasi Cloud X dari Telkom, Selasa 26 Mei 2020. Meskipun tak langsung bertatap muka namun hal ini tidak mengurangi khidmadnya acara. Kegiatan halal bihalal diikuti oleh seluruh insan PJT I dan PT JTE (anak perusahaan). –
Halal bihalal on line menjadi salah satu wujud implementasi New Normal kedepannya. Hal tersebut juga dibahas oleh Jajaran Direksi PJT I dalam sambutannya. Proses bisnis dan aktivitas perusahaan akan diupayakan dapat terus berjalan, dengan penerapan pola hidup bersih dan sehat serta menjaga physical distancing. Selain sambutan direksi acara juga diisi dengan sambutan dan ucapan selamat dari Ketua dan Anggota Dewas PJT I. Ucapan selamat juga disampaikan oleh jajaran pejabat 1 level di bawah direksi, perwakilan pejabat 2 level serta 3 level di bawah direksi. Sebelum acara diakhiri dengan doa penutup, Direktur Utama PT.JTE juga berkesempatan menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri dalam forum tersebut.

Selamat berlebaran, semoga kita dapat saling memaafkan. Mari bersama kita hadapi The New Normal.

 

Lebaran di Tengah Pandemi, PJT I Bagikan 2.600 Paket Sembako dan APD di Empat Provinsi

Untuk meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Corona Virus Disease (COVID)-19, terutama jelang Lebaran Idul Fitri 1441 H, Perum Jasa Tirta (PJT) I menggulirkan program Quick Win. Kegiatan perlindungan sosial dan kesehatan bagi masyarakat terdampak itu menyasar 25 kabupaten/kota di empat provinsi di Indonesia.

Total ada 2.600 paket sembako yang dibagikan untuk masyarakat terdampak Covid dan juga APD (alat pelindung diri) untuk fasilitas kesehatan tingkat bawah yang dibagikan. Empat provinsi yang menjadi sasaran, yakni Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Utara, dan DKI Jakarta.

Tiga provinsi berada di lima wilayah sungai (WS) yang dikelola PJT I. Mulai WS Bengawan Solo di Jatim dan Jateng, WS Brantas di Jatim, WS Jeratun Seluna di Jateng, WS Serayu Bogowonto di Jateng, dan WS Toba Asahan di Sumut. Dan ditambah wilayah kerja anak perusahaan, yakni PT JTE (Jasa Tirta Energi) di Provinsi DKI Jakarta.

“Quick Win ini merupakan program donasi kemanusiaan dalam rangka penanggulangan dampak COVID-19. Untuk paket sembako kami salurkan jelang Lebaran untuk meringankan beban masyarakat,” kata Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan, Jumat (22/5/2020).

Ia menjelaskan, ribuan paket sembako itu dibagikan kepada masyarakat yang terkena PHK dan/atau tutup usaha akibat adanya pandemi COVID-19. Disamping itu, pihaknya juga telah membagikan APD dan obat-obatan bagi petugas medis yang telah menjadi garda terdepan dalam penanganan pasien Corona.

Mulai dari baju hazmat, masker, boots, face shield, dan peralatan lainnya telah dibagikan ke beberapa faskes di 25 kabupaten/kota di seluruh wilayah kerja PJT I serta anak perusahaan PT JTE. Pemberian sembako dan APD itu berbasis wilayah serta ketersediaan dana.

Setiap daerah mendapat porsi jumlah paket sembako dan APD yang sama. Paket sembako dapat berisi 5 kg beras, 1 liter minyak goreng, 1 kg gula dan makanan instan atau sesuai ketersediaan sembako di masing masing wilayah.

Untuk pelaksanaan program Quick Win itu, ia tidak memperkenankan pemberian sembako dan APD dalam bentuk uang tunai. Sembako itu dibeli dan diperoleh dari Perum Bulog atau toko-toko yang dapat memenuhi kebutuhan di masing masing wilayah.

Anggaran paket sembako dan APD senilai total Rp 454 juta itu diperoleh dari pengalihan Tunjangan Hari Raya (THR) Dewan Pengawas dan Direksi PJT I, serta THR dari Komisaris dan Direksi PT JTE.

Pelaksana program juga bekerja sama dengan kelurahan atau desa setempat dalam menentukan target penerima manfaat. Untuk menghindari kerumunan massa, kata dia, pembagian sembako dilakukan secara door to door.

“Kami berharap bantuan paket sembako yang kami salurkan membawa manfaat bagi masyarakat. Terutama di saat pandemi dan jelang Lebaran. Termasuk bantuan APD semoga dapat melindungi para petugas medis dan paramedis dalam penanganan pasien COVID-19,” pungkasnya.
(Dept. Humas & Informasi Publik)

PJT I Bantu APD dan Obat-Obatan untuk Posko Satgas BUMN Lawan Covid-19

Wujud nyata BUMN Lawan Corona, PJT I memberikan bantuan secara langsung ke salah satu pusat informasi Covid-19 BUMN Gugus Tugas Kabupaten Malang, Jawa Timur. Bantuan diberikan secara langsung oleh oleh tim PKBL beserta Perwakilan Milenial (MAGENTA) PJT I, Rabu 06 Maret 2020. Bantuan yang diberikan berupa APD, dari Hazmat hingga masker serta obat-obatan yang diperuntukkan bagi Posko Karangkates. Bantuan dari Magenta PJT I berasal dari penggalangan dana yang telah dilakukan sebelumnya.

Mari bersama kita dukung upaya penanggulangan CoVid-19. Dengan bersama kita bisa melawan penyebaran CoVid-19!

Ramaikan Millenial Innovation Summit 2020!!

Insan Milenial PJT I,
Ayo ikuti dan ramaikan dan ikuti Millenial Innovation Summit (MIS) 2020. MIS 2020 diinisiasi oleh Kementerian BUMN dan bertujuan untuk mendorong peran serta kontribusi milenial BUMN untuk Indonesia.

Ada 5 kegiatan yang harus diikuti sebagai tahapan untuk kegiatan MIS 2020 yaitu pengumpulan judul ide, seleksi internal, input MIS 2020, proses seleksi, final booth camp, dan terakhir adalah pengumuman pemenang. Ada hadiah menarik yang bisa kalian raih berupa fresh fund untuk menjalankan proyek dimaksud. –
Ayokkkk, Insan Milenial PJT I segera daftarkan dirimu dan wujudkan inovasi-inovasi yang kamu miliki di kesempatan ini. Caranya dengan langsung kontak ke CP Mas Rheyza Gigih selaku Captain Milenial di nomor +62812-3989-8820 untuk menyampaikan ide dan gagasanmu yaaaa..