BERBAGI HARAPAN DENGAN MASYARAKAT MELALUI PERJALANAN MUDIK YANG AMAN, PERUM JASA TIRTA I (PJT I) KEMBALI HADIRKAN MUDIK GRATIS BERSAMA BUMN 2026

Berbagi Harapan Dengan Masyarakat Melalui Perjalanan Mudik yang Aman, Perum Jasa Tirta I (PJT I) Kembali Hadirkan Mudik Gratis Bersama BUMN 2026

Malang – Perum Jasa Tirta I (PJT I) telah membuka kembali pendaftaran Mudik Gratis Bersama Jasa Tirta I Tahun 2026. Program ini sejalan dengan penyelenggaraan program Mudik Gratis Bersama BUMN yang rutin digelar melalui sinergi lintas pihak guna mendukung peningkatan pelayanan dan keselamatan masyarakat pada masa Angkutan Lebaran. Mengusung tema “Mudik Aman, Berbagi Harapan”, BUMN berkomitmen hadir untuk masyarakat Indonesia melalui pelayanan perjalanan mudik yang aman, tertib, dan bermakna.

Pada tahun ini, PJT I menyediakan 375 (tiga ratus tujuh puluh lima) kursi dengan menggunakan armada bus dan penambahan 1 (satu) rute baru, yakni Malang – Ngawi – Madiun – Ponorogo. Sehingga, total rute tujuan Mudik Gratis Bersama Jasa Tirta I Tahun 2026 berjumlah 9 (sembilan) dengan rincian sebagai berikut:

Jakarta – Surabaya – Malang
Malang – Bekasi – Jakarta
Malang – Cirebon – Bandung
Malang – Kebumen – Purwokerto
Malang -Tuban – Pati – Semarang (Jalur Utara)
Malang – Solo – Semarang (Jalur Tengah)
Malang – Jember – Banyuwangi
Malang – Blitar – Trenggalek
Malang – Ngawi – Madiun – Ponorogo

Adapun untuk titik keberangkatan dilaksanakan pada tanggal 17 Maret 2026 di 2 (dua) tempat yaitu:
Dari Jakarta – di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat pukul 07.00 WIB
Dari Malang – di Kantor Pusat Perum Jasa Tirta I, Jl. Surabaya 2A pukul 07.00 WIB

Pendaftaran Mudik Gratis Bersama Jasa Tirta I dibuka pada 20 Februari 2026 dan ditutup apabila kuota telah terpenuhi. Pendaftaran dilakukan secara online melalui tautan https://bit.ly/FormDaftarMudikBersamaPJT12026 dengan syarat melampirkan identitas diri berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) sesuai ketentuan yang berlaku.

Sekretaris Perusahaan Perum Jasa Tirta I Erwando Rachmadi, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kontribusi PJT I dalam mendukung pemerintah untuk menciptakan penyelenggaraan arus mudik yang aman, tertib, dan kondusif dengan mengedepankan aspek keamanan dan keselamatan pemudik melalui penyediaan moda transportasi yang berkualitas.

“Kami siap memberikan layanan terbaik agar pemudik lebaran tahun ini dapat menikmati perjalanan yang berkesan, aman, nyaman dan penuh harapan sampai tiba di tempat tujuan.” ujarnya.

“Kami mengajak peserta calon pemudik untuk mencermati syarat dan ketentuan yang ditetapkan serta mengikuti arahan panitia agar proses verifikasi dan keberangkatan dapat berjalan secara lancar dan tertib.” tambahnya menutup pembicaraan.

——————————————-
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum PJT I

HUT PJT I 36

Seremoni dan Workshop Hari Ulang Tahun Perum Jasa Tirta I, Pondasi Kokoh, Transformasi Terakselerasi demi Ketahanan Air Masa Depan

Malang, 12 Februari 2026 — Perum Jasa Tirta I (PJT I) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 melalui kegiatan Seremoni dan Workshop yang diselenggarakan di Hall Serbaguna Karangkates, Kabupaten Malang. Mengusung tema “Pondasi Kokoh, Transformasi Terakselerasi demi Ketahanan Air Masa Depan”, kegiatan ini menjadi momentum refleksi perjalanan perusahaan sekaligus penguatan arah transformasi dalam mendukung ketahanan air nasional.

Kegiatan ini dihadiri oleh Direksi, Dewan Pengawas, jajaran manajemen dari level pejabat, staf hingga pengatur. Keterlibatan lintas jenjang ini mencerminkan komitmen kolektif seluruh insan PJT I dalam menyelaraskan visi dan mempercepat implementasi transformasi di setiap lini organisasi.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Bapak Fahmi Hidayat menegaskan bahwa pondasi kokoh merupakan fondasi tata kelola, sistem operasional yang andal, serta kapasitas SDM yang adaptif terhadap perubahan. Transformasi yang terakselerasi menjadi keniscayaan untuk menjawab tantangan perubahan iklim, pertumbuhan kebutuhan air, serta dinamika pembangunan nasional.

Dewan Pengawas Perum Jasa Tirta I, Ibu Yenny Chaidir dalam sambutannya menyampaikan bahwa perjalanan tiga dekade lebih PJT I merupakan wujud konsistensi dalam menjalankan mandat negara sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 1990 dan diperbarui melalui PP Nomor 46 Tahun 2010. Beliau menegaskan bahwa capaian perusahaan selama ini merupakan hasil kerja kolektif lintas generasi yang telah membangun pondasi kelembagaan, sistem, dan sumber daya manusia yang kokoh

Acara dilanjutkan dengan sesi workshop yang menghadirkan dua narasumber strategis dari pemerintah pusat yang membahas arah kebijakan nasional di bidang sumber daya air.

Narasumber pertama, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Bapak Muhammad Rachmat Kaimuddin, menyampaikan materi bertajuk “Water Security: The Foundation of National Resilience.” Dalam paparannya, beliau menegaskan bahwa ketahanan air merupakan fondasi utama ketahanan nasional, karena berkaitan langsung dengan ketahanan pangan, energi, industri, serta stabilitas sosial. Penguatan sistem pengelolaan air yang terintegrasi dan berbasis data menjadi kunci dalam memastikan keberlanjutan pembangunan Indonesia.

Sementara itu, narasumber kedua, Direktur Sistem dan Strategi Pengelolaan Sumber Daya Air, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum, Bapak Fikri Abdurrachman, menyampaikan materi “Strategi Pemerintah Terkait Penguatan Pengelolaan Sumber Daya Air untuk Mendukung Visi Indonesia Emas 2045.” Beliau memaparkan arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat sistem pengelolaan sumber daya air melalui peningkatan infrastruktur, modernisasi operasi dan pemeliharaan, penguatan kelembagaan, serta sinergi pusat-daerah guna memastikan ketersediaan air yang andal untuk generasi mendatang.

Materi kedua narasumber tersebut memberikan perspektif strategis sekaligus penguatan arah transformasi PJT I agar selaras dengan kebijakan nasional dan visi pembangunan jangka panjang Indonesia.

 

Sebagai bagian penting dari rangkaian kegiatan, dilaksanakan pula Penandatanganan Clear Cut Wilayah Sungai (WS) Brantas Tahun 2026 oleh Direktur Utama bersama jajaran terkait. Penandatanganan ini menjadi simbol penguatan kejelasan kewenangan dan tanggung jawab operasional dalam pengelolaan wilayah sungai, sekaligus langkah konkret reformasi tata kelola operasional yang lebih terstruktur dan terintegrasi.

Dalam momentum yang sama, PJT I juga menganugerahkan Lifetime Achievement Award kepada:

  1. Almarhum Ir. Roedjito Dwidjomestopo, Dipl. HE, Direktur Utama Perum Jasa Tirta I periode 1990–1996, atas kepemimpinan visioner beliau sebagai Direktur Utama pertama yang meletakkan pondasi kokoh organisasi.
  2. Drs. Soetarno Said, M.Si., M.Pd, Koordinator Jaring-Jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (JKPKA), atas dedikasi dalam memajukan pendidikan kualitas air serta menginspirasi generasi muda dalam pelestarian sumber daya air.

Melalui peringatan HUT ke-36 ini, Perum Jasa Tirta I menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pondasi organisasi, mempercepat transformasi, serta memastikan pengelolaan sumber daya air yang adaptif, profesional, dan berkelanjutan demi masa depan Indonesia.

 

SOFT LAUNCHING WATER BREAKING PLTS TERAPUNG

Soft Launching Water Breaking PLTS Terapung Karangkates 100 MW, PJT I Tegaskan Sinergi Pengelolaan Air dan Energi Bersih

Malang – Perum Jasa Tirta I (PJT I) menghadiri dan mendukung pelaksanaan Soft Launching Water Breaking Pembangunan Proyek PLTS Terapung Karangkates 100 MW yang diselenggarakan pada Selasa, 10 Februari 2026, bertempat di Gedung Gardu Pandang Bendungan Karangkates, Sumberpucung, Malang.

Kegiatan ini menandai dimulainya realisasi fisik konstruksi proyek strategis energi baru terbarukan yang dikembangkan oleh PLN Group. PLTS Terapung Karangkates dengan kapasitas terpasang 100 MWac merupakan salah satu proyek PLTS terapung berskala besar di Indonesia yang berperan dalam mendukung target Net Zero Emission (NZE) serta implementasi Green RUPTL. Proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara PLN Nusantara Renewables, GD Power Hongkong, dan Perum Jasa Tirta I melalui PT Nusantara Guodian Karangkates Indonesia (NGKI).

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat, menyampaikan bahwa proyek ini menjadi momentum penting transformasi pemanfaatan waduk secara multipurpose.

“Soft launching ini bukan hanya penanda dimulainya konstruksi fisik PLTS Terapung Karangkates, tetapi juga simbol transformasi pengelolaan bendungan yang semakin adaptif terhadap tantangan energi masa depan. Waduk Karangkates kini berperan ganda, tidak hanya sebagai infrastruktur pengelolaan sumber daya air, tetapi juga sebagai bagian dari solusi transisi energi hijau nasional.”
Beliau menegaskan bahwa PJT I memastikan pengembangan proyek tetap mengedepankan prinsip keamanan bendungan, keberlanjutan fungsi utama waduk, serta tata kelola yang didasari prinsip kehati-hatian.

“Kami memastikan seluruh tahapan konstruksi berjalan selaras dengan aspek teknis keselamatan bendungan dan tidak mengganggu fungsi utama pengelolaan air. Sinergi ini menunjukkan bahwa pengelolaan air dan pengembangan energi terbarukan dapat berjalan harmonis dan saling menguatkan.”

Rangkaian kegiatan soft launching meliputi sambutan para direksi mitra, laporan proyek, arahan manajemen PLN, pembacaan doa, santunan anak yatim, seremoni penandatanganan solar panel, prosesi potong tumpeng, serta sesi foto bersama

Bagi PJT I, kehadiran PLTS Terapung Karangkates menjadi langkah konkret dalam mendukung optimalisasi aset bendungan secara berkelanjutan. Pemanfaatan permukaan waduk untuk energi surya tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga berpotensi memberikan nilai tambah lingkungan, termasuk efisiensi ruang dan pengurangan laju evaporasi air.

Sebagai BUMN pengelola sumber daya air, PJT I berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi strategis yang mendorong inovasi, keberlanjutan, dan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.
————————————————————————
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum