Pasar Murah PJT I 1447 H

Perkuat Kepedulian Sosial Untuk Wujudkan Ketahanan Pangan Perum Jasa Tirta I Kembali Gelar Pasar Murah Ramadan 1447 H di berbagai Wilayah Kerja

Malang – Dalam rangka menyongsong dan mengisi bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Perum Jasa Tirta I (PJT I) kembali menyelenggarakan Program Tebus Murah Sembako (TMS) sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat, khususnya dalam membantu pemenuhan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Kegiatan perdana dilaksanakan di Kelurahan Kedungkandang, Kota Malang pada 25 Februari 2026, dengan menyalurkan 200 paket sembako murah kepada masyarakat. Selanjutnya, program dilaksanakan di Desa Grudo dan Desa Selopuro, Kabupaten Ngawi—wilayah tepian Sungai Bengawan Solo—dengan total 150 paket sembako, bekerja sama dengan Komunitas Kecanduan Sedekah Ngawi (KSN) pada 27 Februari 2026.

Setiap paket sembako terdiri atas beras 3 kg, minyak goreng, tepung terigu, gula, garam, dan mi instan senilai Rp.120.000 yang dapat ditebus dengan harga Rp30.000 per paket oleh masyarakat sehingga diharapkan mampu meringankan beban kebutuhan rumah tangga menjelang dan selama Ramadan.

Program Tebus Murah Sembako merupakan agenda rutin Sub Divisi Pengelolaan TJSL dan ESG PJT I setiap bulan Ramadan. Tidak hanya di Malang dan Ngawi, kegiatan serupa juga digelar secara bertahap di berbagai wilayah kerja PJT I. Rangkaian selanjutnya akan dilaksanakan di Banjarnegara pada 5 Maret 2026.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar wilayah kerja.

“Ramadan adalah momentum untuk memperkuat kepedulian dan kebersamaan. Melalui Program Tebus Murah Sembako ini, Perum Jasa Tirta I ingin memastikan kehadiran BUMN benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tidak hanya dalam pengelolaan sumber daya air, tetapi juga dalam kontribusi sosial yang berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih dari sekadar penyaluran bantuan, setiap kegiatan TMS juga disertai sosialisasi mengenai peran dan tugas PJT I dalam pengelolaan sumber daya air. Masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai, diajak untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai dan mencegah pencemaran. Edukasi ini menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kualitas air demi keberlanjutan ekosistem dan ketersediaan air bagi generasi mendatang.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen PJT I dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan), Tujuan 2 (Tanpa Kelaparan), serta Tujuan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). Melalui integrasi program sosial dan edukasi lingkungan, PJT I berupaya memastikan bahwa keberlanjutan tidak hanya diwujudkan dalam aspek operasional pengelolaan sumber daya air, tetapi juga dalam pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, program ini juga mendukung agenda pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam Asta Cita, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan, memperluas pemerataan kesejahteraan, serta membangun pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan. Sebagai BUMN pengelola sumber daya air, PJT I berkomitmen untuk terus berkontribusi aktif dalam mewujudkan Indonesia yang tangguh dan berdaya saing.
—————————————————————————————————–
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

BERBAGI HARAPAN DENGAN MASYARAKAT MELALUI PERJALANAN MUDIK YANG AMAN, PERUM JASA TIRTA I (PJT I) KEMBALI HADIRKAN MUDIK GRATIS BERSAMA BUMN 2026

Berbagi Harapan Dengan Masyarakat Melalui Perjalanan Mudik yang Aman, Perum Jasa Tirta I (PJT I) Kembali Hadirkan Mudik Gratis Bersama BUMN 2026

Malang – Perum Jasa Tirta I (PJT I) telah membuka kembali pendaftaran Mudik Gratis Bersama Jasa Tirta I Tahun 2026. Program ini sejalan dengan penyelenggaraan program Mudik Gratis Bersama BUMN yang rutin digelar melalui sinergi lintas pihak guna mendukung peningkatan pelayanan dan keselamatan masyarakat pada masa Angkutan Lebaran. Mengusung tema “Mudik Aman, Berbagi Harapan”, BUMN berkomitmen hadir untuk masyarakat Indonesia melalui pelayanan perjalanan mudik yang aman, tertib, dan bermakna.

Pada tahun ini, PJT I menyediakan 375 (tiga ratus tujuh puluh lima) kursi dengan menggunakan armada bus dan penambahan 1 (satu) rute baru, yakni Malang – Ngawi – Madiun – Ponorogo. Sehingga, total rute tujuan Mudik Gratis Bersama Jasa Tirta I Tahun 2026 berjumlah 9 (sembilan) dengan rincian sebagai berikut:

Jakarta – Surabaya – Malang
Malang – Bekasi – Jakarta
Malang – Cirebon – Bandung
Malang – Kebumen – Purwokerto
Malang -Tuban – Pati – Semarang (Jalur Utara)
Malang – Solo – Semarang (Jalur Tengah)
Malang – Jember – Banyuwangi
Malang – Blitar – Trenggalek
Malang – Ngawi – Madiun – Ponorogo

Adapun untuk titik keberangkatan dilaksanakan pada tanggal 17 Maret 2026 di 2 (dua) tempat yaitu:
Dari Jakarta – di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat pukul 07.00 WIB
Dari Malang – di Kantor Pusat Perum Jasa Tirta I, Jl. Surabaya 2A pukul 07.00 WIB

Pendaftaran Mudik Gratis Bersama Jasa Tirta I dibuka pada 20 Februari 2026 dan ditutup apabila kuota telah terpenuhi. Pendaftaran dilakukan secara online melalui tautan https://bit.ly/FormDaftarMudikBersamaPJT12026 dengan syarat melampirkan identitas diri berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) sesuai ketentuan yang berlaku.

Sekretaris Perusahaan Perum Jasa Tirta I Erwando Rachmadi, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kontribusi PJT I dalam mendukung pemerintah untuk menciptakan penyelenggaraan arus mudik yang aman, tertib, dan kondusif dengan mengedepankan aspek keamanan dan keselamatan pemudik melalui penyediaan moda transportasi yang berkualitas.

“Kami siap memberikan layanan terbaik agar pemudik lebaran tahun ini dapat menikmati perjalanan yang berkesan, aman, nyaman dan penuh harapan sampai tiba di tempat tujuan.” ujarnya.

“Kami mengajak peserta calon pemudik untuk mencermati syarat dan ketentuan yang ditetapkan serta mengikuti arahan panitia agar proses verifikasi dan keberangkatan dapat berjalan secara lancar dan tertib.” tambahnya menutup pembicaraan.

——————————————-
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum PJT I

HUT PJT I 36

Seremoni dan Workshop Hari Ulang Tahun Perum Jasa Tirta I, Pondasi Kokoh, Transformasi Terakselerasi demi Ketahanan Air Masa Depan

Malang, 12 Februari 2026 — Perum Jasa Tirta I (PJT I) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 melalui kegiatan Seremoni dan Workshop yang diselenggarakan di Hall Serbaguna Karangkates, Kabupaten Malang. Mengusung tema “Pondasi Kokoh, Transformasi Terakselerasi demi Ketahanan Air Masa Depan”, kegiatan ini menjadi momentum refleksi perjalanan perusahaan sekaligus penguatan arah transformasi dalam mendukung ketahanan air nasional.

Kegiatan ini dihadiri oleh Direksi, Dewan Pengawas, jajaran manajemen dari level pejabat, staf hingga pengatur. Keterlibatan lintas jenjang ini mencerminkan komitmen kolektif seluruh insan PJT I dalam menyelaraskan visi dan mempercepat implementasi transformasi di setiap lini organisasi.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Bapak Fahmi Hidayat menegaskan bahwa pondasi kokoh merupakan fondasi tata kelola, sistem operasional yang andal, serta kapasitas SDM yang adaptif terhadap perubahan. Transformasi yang terakselerasi menjadi keniscayaan untuk menjawab tantangan perubahan iklim, pertumbuhan kebutuhan air, serta dinamika pembangunan nasional.

Dewan Pengawas Perum Jasa Tirta I, Ibu Yenny Chaidir dalam sambutannya menyampaikan bahwa perjalanan tiga dekade lebih PJT I merupakan wujud konsistensi dalam menjalankan mandat negara sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 1990 dan diperbarui melalui PP Nomor 46 Tahun 2010. Beliau menegaskan bahwa capaian perusahaan selama ini merupakan hasil kerja kolektif lintas generasi yang telah membangun pondasi kelembagaan, sistem, dan sumber daya manusia yang kokoh

Acara dilanjutkan dengan sesi workshop yang menghadirkan dua narasumber strategis dari pemerintah pusat yang membahas arah kebijakan nasional di bidang sumber daya air.

Narasumber pertama, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Bapak Muhammad Rachmat Kaimuddin, menyampaikan materi bertajuk “Water Security: The Foundation of National Resilience.” Dalam paparannya, beliau menegaskan bahwa ketahanan air merupakan fondasi utama ketahanan nasional, karena berkaitan langsung dengan ketahanan pangan, energi, industri, serta stabilitas sosial. Penguatan sistem pengelolaan air yang terintegrasi dan berbasis data menjadi kunci dalam memastikan keberlanjutan pembangunan Indonesia.

Sementara itu, narasumber kedua, Direktur Sistem dan Strategi Pengelolaan Sumber Daya Air, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum, Bapak Fikri Abdurrachman, menyampaikan materi “Strategi Pemerintah Terkait Penguatan Pengelolaan Sumber Daya Air untuk Mendukung Visi Indonesia Emas 2045.” Beliau memaparkan arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat sistem pengelolaan sumber daya air melalui peningkatan infrastruktur, modernisasi operasi dan pemeliharaan, penguatan kelembagaan, serta sinergi pusat-daerah guna memastikan ketersediaan air yang andal untuk generasi mendatang.

Materi kedua narasumber tersebut memberikan perspektif strategis sekaligus penguatan arah transformasi PJT I agar selaras dengan kebijakan nasional dan visi pembangunan jangka panjang Indonesia.

 

Sebagai bagian penting dari rangkaian kegiatan, dilaksanakan pula Penandatanganan Clear Cut Wilayah Sungai (WS) Brantas Tahun 2026 oleh Direktur Utama bersama jajaran terkait. Penandatanganan ini menjadi simbol penguatan kejelasan kewenangan dan tanggung jawab operasional dalam pengelolaan wilayah sungai, sekaligus langkah konkret reformasi tata kelola operasional yang lebih terstruktur dan terintegrasi.

Dalam momentum yang sama, PJT I juga menganugerahkan Lifetime Achievement Award kepada:

  1. Almarhum Ir. Roedjito Dwidjomestopo, Dipl. HE, Direktur Utama Perum Jasa Tirta I periode 1990–1996, atas kepemimpinan visioner beliau sebagai Direktur Utama pertama yang meletakkan pondasi kokoh organisasi.
  2. Drs. Soetarno Said, M.Si., M.Pd, Koordinator Jaring-Jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (JKPKA), atas dedikasi dalam memajukan pendidikan kualitas air serta menginspirasi generasi muda dalam pelestarian sumber daya air.

Melalui peringatan HUT ke-36 ini, Perum Jasa Tirta I menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pondasi organisasi, mempercepat transformasi, serta memastikan pengelolaan sumber daya air yang adaptif, profesional, dan berkelanjutan demi masa depan Indonesia.

 

SOFT LAUNCHING WATER BREAKING PLTS TERAPUNG

Soft Launching Water Breaking PLTS Terapung Karangkates 100 MW, PJT I Tegaskan Sinergi Pengelolaan Air dan Energi Bersih

Malang – Perum Jasa Tirta I (PJT I) menghadiri dan mendukung pelaksanaan Soft Launching Water Breaking Pembangunan Proyek PLTS Terapung Karangkates 100 MW yang diselenggarakan pada Selasa, 10 Februari 2026, bertempat di Gedung Gardu Pandang Bendungan Karangkates, Sumberpucung, Malang.

Kegiatan ini menandai dimulainya realisasi fisik konstruksi proyek strategis energi baru terbarukan yang dikembangkan oleh PLN Group. PLTS Terapung Karangkates dengan kapasitas terpasang 100 MWac merupakan salah satu proyek PLTS terapung berskala besar di Indonesia yang berperan dalam mendukung target Net Zero Emission (NZE) serta implementasi Green RUPTL. Proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara PLN Nusantara Renewables, GD Power Hongkong, dan Perum Jasa Tirta I melalui PT Nusantara Guodian Karangkates Indonesia (NGKI).

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat, menyampaikan bahwa proyek ini menjadi momentum penting transformasi pemanfaatan waduk secara multipurpose.

“Soft launching ini bukan hanya penanda dimulainya konstruksi fisik PLTS Terapung Karangkates, tetapi juga simbol transformasi pengelolaan bendungan yang semakin adaptif terhadap tantangan energi masa depan. Waduk Karangkates kini berperan ganda, tidak hanya sebagai infrastruktur pengelolaan sumber daya air, tetapi juga sebagai bagian dari solusi transisi energi hijau nasional.”
Beliau menegaskan bahwa PJT I memastikan pengembangan proyek tetap mengedepankan prinsip keamanan bendungan, keberlanjutan fungsi utama waduk, serta tata kelola yang didasari prinsip kehati-hatian.

“Kami memastikan seluruh tahapan konstruksi berjalan selaras dengan aspek teknis keselamatan bendungan dan tidak mengganggu fungsi utama pengelolaan air. Sinergi ini menunjukkan bahwa pengelolaan air dan pengembangan energi terbarukan dapat berjalan harmonis dan saling menguatkan.”

Rangkaian kegiatan soft launching meliputi sambutan para direksi mitra, laporan proyek, arahan manajemen PLN, pembacaan doa, santunan anak yatim, seremoni penandatanganan solar panel, prosesi potong tumpeng, serta sesi foto bersama

Bagi PJT I, kehadiran PLTS Terapung Karangkates menjadi langkah konkret dalam mendukung optimalisasi aset bendungan secara berkelanjutan. Pemanfaatan permukaan waduk untuk energi surya tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga berpotensi memberikan nilai tambah lingkungan, termasuk efisiensi ruang dan pengurangan laju evaporasi air.

Sebagai BUMN pengelola sumber daya air, PJT I berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi strategis yang mendorong inovasi, keberlanjutan, dan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.
————————————————————————
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

PJT I DUKUNG ZERO WASTE

Perum Jasa Tirta I Dukung Zero Waste Academy sebagai Upaya Lindungi Sungai Brantas dari Sumber Sampah

Kediri – Perum Jasa Tirta I (PJT I) mendukung pelaksanaan Zero Waste Academy (ZWA) yang diselenggarakan oleh Ecological Observation and Wetlands Conservation (ECOTON) sebagai ruang belajar strategis dalam penguatan pengelolaan sampah dari sumber. Kegiatan ini bertujuan mendorong perlindungan Sungai Brantas dari hulu hingga hilir melalui pendekatan sistemik berbasis pencegahan timbulan sampah di tingkat rumah tangga dan komunitas. Zero Waste Academy dilaksanakan pada 28–31 Januari 2026 di Kota Kediri.

Kegiatan Zero Waste Academy diikuti oleh lebih dari 50 peserta yang berasal dari lebih dari 12 kota/kabupaten di Pulau Jawa, dengan melibatkan beragam unsur pemangku kepentingan, antara lain BAPPEDA, Dinas Lingkungan Hidup, pemerintah desa dan kelurahan, akademisi, serta organisasi lingkungan. Komposisi peserta yang beragam ini mencerminkan semangat kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat upaya pengelolaan sampah berbasis pencegahan.
Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat, menyampaikan bahwa keterlibatan PJT I dalam Zero Waste Academy merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keberlanjutan kualitas sumber daya air.

“Perlindungan sungai tidak dapat hanya mengandalkan upaya di badan air, tetapi harus dimulai dari pengelolaan sampah di sumbernya. Melalui dukungan terhadap Zero Waste Academy, Perum Jasa Tirta I mendorong penguatan kapasitas masyarakat dan pemangku kepentingan agar mampu mengelola sampah secara bertanggung jawab, sehingga beban pencemaran ke sungai dapat ditekan secara signifikan,” ujar Fahmi.

Dukungan PJT I juga diwujudkan melalui kehadiran generasi muda PJT I, Aulia Agusta Alamsjah, yang turut menjadi narasumber dalam agenda workshop. Dalam kesempatan tersebut, Aulia membagikan pengalaman lapangan PJT I dalam pengendalian sampah di badan sungai, termasuk pemasangan trash barrier di titik-titik strategis untuk mencegah sampah masuk ke infrastruktur penting sumber daya air.

Disampaikan bahwa PJT I selama ini menangani sampah yang terlanjur masuk ke sungai melalui pengumpulan rutin, kemudian diangkut dan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Salah satu contoh nyata terdapat di Waduk Sengguruh, di mana volume sampah yang ditangani mencapai sekitar 35.000 meter kubik per tahun. Praktik ini menjadi pembelajaran penting bagi para peserta Zero Waste Academy dari berbagai daerah di Pulau Jawa mengenai tantangan dan penanganan sampah di badan sungai.

Lebih lanjut, dipaparkan pula bahwa sekitar 57,1% limbah padat di wilayah Brantas berasal dari aktivitas rumah tangga, sementara cakupan layanan persampahan di wilayah pedesaan masih terbatas, yakni sekitar 15%. Kondisi tersebut berkontribusi terhadap kebocoran sampah ke sungai serta meningkatkan risiko pencemaran, termasuk temuan mikroplastik pada ikan di Sungai Brantas.

Melalui dukungan terhadap Zero Waste Academy, PJT I menegaskan bahwa upaya menjaga kualitas sungai harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu ke hilir dan dari darat ke air. Kolaborasi multipihak antara PJT I, ECOTON, pemerintah daerah, komunitas, akademisi, dan organisasi lingkungan diharapkan dapat memperkuat ekosistem pengelolaan sampah berbasis pencegahan, sehingga perlindungan Sungai Brantas sebagai sumber kehidupan dapat terwujud secara berkelanjutan.

PJT I JKPKA DAS BRANTAS TENGAH

Perkuat Edukasi Sungai, PJT I dan JKPKA Bangun Generasi Muda Peduli Kualitas Air di DAS Brantas Tengah

Tulungagung – Perum Jasa Tirta I (PJT I) bersama Jaring-jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (JKPKA) melaksanakan kegiatan sosialisasi dan regenerasi anggota JKPKA di Wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas Bagian Tengah. Kegiatan ini berlangsung di Kawasan Ori Green, Kabupaten Tulungagung, pada 31 Januari 2026, sebagai bagian dari upaya memperkuat edukasi lingkungan serta menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap pelestarian kualitas air sungai.

Kegiatan mengusung tema “Air untuk Hari Ini dan Esok: Peran Strategis JKPKA dalam Konservasi dan Edukasi Sungai yang Berkelanjutan”, dan diikuti oleh 27 sekolah yang tergabung dalam JKPKA di wilayah Tulungagung, Blitar, Kediri, dan Trenggalek. Secara rinci, peserta terdiri dari 27 guru pembina, 28 siswa, serta 9 peserta undangan. Program ini menjadi sarana penguatan kapasitas jejaring sekolah dalam melakukan pemantauan kualitas air sungai sekaligus mengintegrasikan materi sumber daya air ke dalam proses pembelajaran.

Dalam kegiatan tersebut, PJT I diwakili oleh Yulia Puspitaningroem, Kepala Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum, yang memaparkan peran dan fungsi PJT I dalam pengelolaan sumber daya air, khususnya di Wilayah Sungai Brantas. Ia menyampaikan bahwa pengelolaan sumber daya air tidak hanya berfokus pada aspek teknis dan operasional, tetapi juga membutuhkan dukungan edukasi serta keterlibatan masyarakat sejak usia dini.

“Melalui kolaborasi dengan JKPKA, PJT I berupaya memperkuat ekosistem edukasi lingkungan dan mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga kualitas air sungai sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan sumber daya air,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan meliputi penyegaran materi pemantauan kualitas air secara fisik, kimia, dan biologi, penulisan laporan hasil pemantauan, praktik lapangan pemantauan sungai, diskusi kelompok, hingga presentasi hasil pemantauan. Para peserta juga memperoleh penguatan mengenai peran sekolah sebagai agen perubahan dalam membangun budaya peduli sungai di lingkungan masing-masing.

Melalui kegiatan sosialisasi dan regenerasi ini, PJT I dan JKPKA berharap semakin banyak sekolah dan pelajar yang terlibat aktif dalam pemantauan kualitas air sungai. Dengan demikian, diharapkan tercipta sinergi yang berkelanjutan antara dunia pendidikan, masyarakat, dan pengelola sumber daya air dalam menjaga kelestarian sungai sebagai sumber kehidupan bagi generasi kini dan mendatang.

PJT I KIP 2025_20251215_165940_0000

Perum Jasa Tirta I Kembali Raih Predikat Informatif dalam Monev Keterbukaan Informasi Publik 2025

Jakarta — Perusahaan Umum (Perum) Jasa Tirta I kembali meraih predikat Informatif dalam Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat (KIP). Dalam penilaian tersebut, Perum Jasa Tirta I berhasil mempertahankan predikat Informatif yang mencerminkan tingkat kepatuhan dan kualitas keterbukaan informasi publik yang sangat baik.

 

Penghargaan tersebut diterima secara langsung oleh Kepala Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum Perum Jasa Tirta I, Yulia Puspitaningroem yang diserahkan oleh Ibu Samrohtunajah Ismail selaku Komisioner Komisi Informasi Pusat, dalam acara Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 yang diselenggarakan pada Senin, 15 Desember 2025, bertempat di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta.

 

Capaian ini menegaskan konsistensi Perum Jasa Tirta I dalam menerapkan prinsip keterbukaan informasi publik sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, sekaligus memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).

 

Kepala Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum Perum Jasa Tirta I, dalam keterangannya, menyampaikan bahwa predikat Informatif yang kembali diraih merupakan hasil dari komitmen berkelanjutan seluruh insan perusahaan dalam mengelola dan menyampaikan informasi publik secara akuntabel.

 

“Predikat Informatif yang kembali kami dapatkan ini merupakan wujud komitmen Perum Jasa Tirta I dalam menjamin hak masyarakat atas informasi publik. Kami terus berupaya memastikan layanan informasi dikelola secara transparan, akurat, dan mudah diakses, sebagai bagian dari tanggung jawab kami sebagai badan publik,” ujar Yulia.

 

Lebih lanjut disampaikan bahwa penguatan peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) menjadi salah satu fokus utama perusahaan, baik melalui penyempurnaan kebijakan internal, peningkatan kualitas konten informasi, optimalisasi kanal digital, maupun peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola layanan informasi publik.

 

“Kami memandang keterbukaan informasi bukan hanya sebagai kewajiban regulatif, tetapi juga sebagai instrumen penting untuk membangun kepercayaan publik dan mendukung keberlanjutan pengelolaan sumber daya air secara profesional dan bertanggung jawab,” tambahnya.

 

Perum Jasa Tirta I berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik secara berkelanjutan, sejalan dengan peran strategis perusahaan dalam pengelolaan sumber daya air nasional serta dalam mendukung terciptanya badan publik yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.

 

—————————————

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

Masyarakat Peduli Api Toba

Perkuat Pencegahan Karhutla di Danau Toba, PJT I Bentuk Masyarakat Peduli Api

Samosir, 11 Desember 2025 — Perusahaan Umum (Perum) Jasa Tirta I (PJT I) bersama PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) mengambil langkah preventif dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Danau Toba dengan melibatkan masyarakat lokal melalui pembentukan dan pelatihan Masyarakat Peduli Api (MPA) di Kabupaten Samosir.

Sebagai kawasan strategis nasional dan Destinasi Pariwisata Super Prioritas, Danau Toba memiliki nilai ekologis, sosial, dan ekonomi yang tinggi. Ancaman karhutla yang meningkat akibat perubahan iklim, musim kemarau, dan aktivitas manusia menjadi tantangan serius yang memerlukan penanganan lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat.

Melalui program ini, PJT I menempatkan masyarakat sebagai aktor utama dalam pencegahan dini karhutla. Masyarakat dibekali pemahaman dan keterampilan teknis terkait identifikasi potensi kebakaran, deteksi dini, prosedur pelaporan, penggunaan peralatan pemadaman awal, serta pola koordinasi dengan instansi terkait oleh Tim Manggala Agni. Tim Manggala Agni merupakan pasukan khusus pengendalian kebakaran hutan dan lahan yang berada di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), yang memiliki tugas utama melakukan pencegahan, pemadaman, serta penanganan pascakebakaran hutan dan lahan di seluruh wilayah Indonesia.

Kepala Sub Divisi Pengusahaan Wilayah Sungai Toba Asahan Perum Jasa Tirta I, Gede Santika, menyatakan bahwa pendekatan berbasis masyarakat menjadi kunci dalam menjaga kawasan strategis nasional dari risiko kebakaran.

“Pengendalian kebakaran hutan dan lahan membutuhkan respons cepat yang dimulai dari tingkat dasar. Dengan memperkuat kapasitas masyarakat melalui MPA, kami mendorong upaya pencegahan yang lebih efektif sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem Danau Toba,” ujar Gede Santika.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kesatuan Pengelola Hutan (KPH), BPBD Kabupaten Samosir, Daops Manggala Agni Sumatera II, serta unit konservasi PT Indonesia Asahan Aluminium, sebagai bentuk sinergi pemerintah, BUMN, dan masyarakat dalam pengendalian risiko bencana lingkungan.

PJT I menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengelolaan sumber daya air dan lingkungan hidup secara berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan lingkungan Danau Toba sekaligus mendukung keberlanjutan pariwisata dan ekonomi masyarakat di kawasan tersebut.

————————–
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

Fahmi Hidayat Top Young CEO 2025

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I Raih “Top Young CEO 2025” Versi Infobank Media Group

JAKARTA, 10 Desember 2025 — Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat, menerima penghargaan “Top Young CEO 2025” dari Infobank Media Group — penghargaan tahunan yang menyoroti generasi pemimpin korporasi muda yang menunjukkan kinerja, kepemimpinan, dan komitmen tinggi di bidang korporasi di Indonesia.

Penghargaan ini diberikan sebagai bagian dari program apresiasi “Top 100 CEO & The Future Leader Forum & Appreciation 2025” oleh Infobank Media Group. Dalam pemilihan tahun ini, kandidat dievaluasi berdasarkan kinerja perusahaan, inovasi, tata kelola, serta kontribusi terhadap pertumbuhan industri. Di tengah dinamika sektor layanan sumber daya air dan pengelolaan lingkungan, pencapaian ini menjadi bukti pengakuan atas kualitas kepemimpinan dan kinerja PJT I yang semakin solid dan berkelanjutan.

Penghargaan ini juga didasari oleh kinerja PJT I sepanjang tahun 2024 yang menunjukkan pertumbuhan kuat dan konsisten. Berdasarkan publikasi The Asian Post, PJT I berhasil mencatat laba sebesar Rp73,65 miliar atau meningkat 7,26% dari tahun sebelumnya, dengan pendapatan usaha naik 20,13% menjadi Rp702,24 miliar. Pertumbuhan tersebut mencerminkan operasional perusahaan yang efisien, pengelolaan bisnis yang solid, serta kemampuan perusahaan menjaga keberlanjutan kinerja di tengah tantangan sektor layanan sumber daya air dan lingkungan.

“Penghargaan ini bukan hanya milik saya secara pribadi, melainkan milik seluruh keluarga besar Perum Jasa Tirta I. Kami terus berkomitmen menjalankan amanah negara dalam mengelola sumber daya air dengan profesional, bertanggung jawab, dan penuh integritas. Terima kasih kepada Infobank Media Group atas apresiasinya, dan kami akan terus menghadirkan inovasi untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat,” ujar Fahmi Hidayat, Direktur Utama Perum Jasa Tirta I.

Bagi PJT I, penghargaan ini bukan sekadar simbol — melainkan wujud nyata dari komitmen terhadap tata kelola perusahaan yang baik, kinerja keuangan yang sehat, serta visi kepemimpinan yang adaptif di tengah dinamika sektor layanan sumber daya air dan pelayanan publik. Di bawah kepemimpinan Fahmi Hidayat, PJT I terus menegaskan perannya sebagai entitas publik yang bertanggung jawab, inovatif, dan berdaya saing dalam mengelola sumber daya air untuk masyarakat.

Dengan diraihnya penghargaan “Top Young CEO 2025”, PJT I berharap dapat semakin meningkatkan kepercayaan publik dan pemangku kepentingan terhadap perusahaan, serta memotivasi seluruh jajaran untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja di masa mendatang.
———————————————————
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

Sumur Resapan Wonogiri 2025

Ubah Ancaman Kekeringan Menjadi Potensi Ekonomi, PJT I Resmikan 95 Sumur Resapan di Wonogiri

 Wonogiri, 3 Desember 2025 – Perum Jasa Tirta I (PJT I) kembali membuktikan komitmen nyata dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air nasional. Sebagai tindak lanjut kesuksesan program restorasi mata air yang dimulai sejak 2024, PJT I tahun ini meresmikan pembangunan 95 unit sumur resapan di 6 Desa Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri. Langkah ini merupakan respons cepat perusahaan terhadap kondisi Wonogiri yang kerap menghadapi tantangan kekeringan musiman dan penurunan debit mata air.

Di tahun 2025 dengan mengusung semangat sinergi BUMN, PJT I menggandeng mitra strategis yaitu Perum Perhutani, PT PLN Indonesia Power, InJourney (PT Angkasa Pura Indonesia), dan PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW). Kolaborasi ini juga didukung penuh oleh Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Provinsi Jawa Tengah Wilayah XI yang berperan sentral dalam pelaksanaan konstruksi dan koordinasi intensif dengan pihak desa.

Vice President Regional 1 PJT I, Ganindra Adi Cahyono, menjelaskan bahwa sumur resapan bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan upaya mengembalikan keseimbangan siklus hidrologi. Sebanyak 95 sumur dengan tipe buis beton dan batu bata ini masing-masing memiliki kapasitas tampung sekitar 3,7 meter kubik. Fungsinya vital untuk menangkap air hujan agar tidak terbuang percuma sebagai limpasan permukaan (yang berisiko banjir), tetapi terserap masuk ke dalam akuifer tanah.

“Kita harus ramah agar air dapat datang. Air tidak pernah dihasilkan oleh aktivitas kehidupan manusia, tapi airlah yang memberi daya dukung bagi kehidupan. Melalui sumur resapan ini, kita harapkan air masuk ke dalam tanah, mengembalikan debit mata air yang menyusut, serta mengurangi risiko banjir,” ujar Ganindra. Ia juga mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga fasilitas ini, karena manfaat terbesar akan muncul jika pemeliharaan dilakukan berkelanjutan, terutama jika didukung dengan penanaman pohon agar hasilnya lebih optimal.

Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno yang hadir dalam peresmian tersebut mengapresiasi langkah konkret sinergi BUMN ini. Menurutnya, keberadaan sumur resapan memberikan bukti nyata bagi ketahanan pangan lokal. Dengan kondisi tanah yang lebih lembap dan subur di sekitar sumur resapan, ekonomi masyarakat terdongkrak melalui hasil panen yang lebih baik dan berkelanjutan.

“Pembangunan sumur resapan dan penghijauan adalah solusi dari peningkatan kesadaran masyarakat. Dampaknya nyata, terutama pada ketahanan air pertanian. Lahan pertanian dan tanaman buah di sekitar titik sumur resapan menunjukkan peningkatan produktivitas karena pasokan air tanah kini jauh lebih stabil,” ungkap Setyo.

Acara peresmian ini turut dihadiri oleh Camat Girimarto, perwakilan 6 BUMN, CDK Wilayah XI, Anggota DPRD, Kapolsek, dan Danramil setempat. Selain meresmikan 95 unit sumur resapan, kolaborasi BUMN ini juga menyerahkan bantuan 1.350 bibit pohon. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada Kelompok Tani (KTA) di sejumlah lokasi, yakni Dusun Sanan, Dusun Semagar, Kelurahan Sidokarto, Dusun Girimarto, Dusun Waleng, dan Desa Selorejo.

Rangkaian acara ditutup dengan aksi penanaman pohon bersama, serta peninjauan langsung ke lokasi sumur resapan untuk memastikan kualitas infrastruktur yang terbangun. Program restorasi mata air ini dipastikan akan terus berlanjut mengingat dampak positifnya yang multidimensi. Diantaranya melestarikan lingkungan, mencegah bencana hidrometeorologi, serta menyejahterakan ekonomi masyarakat desa.

 

——————————————————–

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

Perum Jasa Tirta I

HMPI 2025 PJT I

Hijaukan Negeri, Pulihkan Bumi: PJT I Bagikan 550 Bibit Pohon di CFD Ijen Malang dalam Momentum Hari Menanam Pohon Indonesia 2025

Malang, 30 November 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2025, Perum Jasa Tirta I (PJT I) menggelar aksi penghijauan dengan membagikan 550 bibit pohon kepada masyarakat yang hadir di kawasan Car Free Day (CFD) Ijen, tepatnya di halaman Wisma Ijen 52, Kota Malang. Mengangkat tema “Hijaukan Negeri, Pulihkan Bumi,” kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PJT I mengajak masyarakat untuk peduli terhadap keberlanjutan lingkungan.

Kegiatan berlangsung meriah dan interaktif. Selain pembagian bibit, masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya pelestarian lingkungan serta berkesempatan mengikuti kuis berhadiah souvenir ramah lingkungan. Bibit yang dibagikan terdiri dari berbagai jenis pohon bernilai ekologis seperti mundu, matoa, juwet, durian, sirsat, dan nangka, yang diharapkan dapat ditanam dan dirawat di lingkungan tempat tinggal warga.

Sebagai perwakilan manajemen PJT I, Kasubdiv Komunikasi Korporat & Umum Yulia Puspitaningroem serta Kasubdiv TJSL & ESG Andriana Kartikasari turut hadir mendampingi kegiatan. Yulia menegaskan bahwa gerakan ini bukan hanya berbagi bibit, tetapi juga mendorong kebiasaan menanam di masyarakat.
“Total kami membagikan 650 bibit, untuk 100 bibit kami salurkan pada DLH Kota Malang dan 550 bibit kami bagikan kepada masyarakat yang hadir di Car Free Day Ijen. Harapannya, masyarakat bisa menanam pohon di rumah dan merawatnya,” ujar Yulia.

Kolaborasi dengan Pemerintah Kota Malang turut memperkuat pelaksanaan kegiatan ini. Afif Frudin, Koordinator Ruang Terbuka Hijau Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang, hadir untuk menerima 100 bibit pohon secara simbolis dari PJT I. Bibit tersebut selanjutnya akan disalurkan ke berbagai kelurahan sebagai bagian dari gerakan penghijauan yang lebih luas di Kota Malang.

Memperkuat pesan pelestarian lingkungan, dilakukan juga penanaman pohon matoa secara simbolis di Taman Slamet, Kota Malang. Matoa dipilih karena merupakan salah satu jenis pohon yang kini semakin jarang ditemukan dan memiliki nilai ekologis tinggi. Penanaman ini menjadi wujud komitmen PJT I bersama DLH Kota Malang dalam memperkuat ruang terbuka hijau sekaligus menjaga keragaman hayati kota.

Antusiasme masyarakat pengunjung Car Free Day terlihat jelas, seluruh bibit pohon habis dibagikan dalam waktu kurang dari dua jam. Tingginya partisipasi ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penghijauan semakin meningkat. Melihat respons positif tersebut, Sekretaris Perusahaan PJT I, Erwando Rachmadi, menekankan pentingnya menjaga momentum gerakan menanam pohon ini.
“Menanam pohon hari ini bukan sekadar simbol, melainkan komitmen nyata PJT I untuk menjaga keberlanjutan ekosistem dan sumber daya air bagi generasi mendatang,” ungkapnya.

Melalui Peringatan HMPI 2025, PJT I mengajak masyarakat untuk terus menanam dan merawat pohon sebagai langkah nyata menjaga lingkungan dan ketersediaan air. Pohon berperan penting dalam menyerap air hujan, meningkatkan cadangan air tanah, serta mencegah erosi dan banjir. “Dengan menanam satu pohon, kita ikut memperkuat upaya konservasi sumber daya air sekaligus mewariskan bumi yang lebih sehat bagi generasi berikutnya,” ujar Erwando menutup pembicaraan.

——–

Sub Divisi Komunikasi Korporat & Umum PJT I

JKPKA COMPETITION 2025

Temu Ilmiah 2025, PJT I dan JKPKA Dorong Kesadaran Siswa dan Guru terhadap Kualitas Air

Malang, 29 November 2025 — Perum Jasa Tirta I (PJT I) bersama Jaring-jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (JKPKA) kembali melaksanakan Temu Ilmiah dan JKPKA Competition 2025, sebuah forum edukatif yang mendorong peningkatan literasi kualitas air serta kesadaran lingkungan di kalangan siswa dan guru. Acara yang diselenggarakan di Kantor Pusat PJT I ini diikuti oleh 24 peserta, terdiri dari 21 siswa dan 3 guru pembina dari sekolah mitra JKPKA di berbagai daerah.

Pada tahun ini, kegiatan mengusung tema “Air untuk Hari Ini dan Esok: Peran Strategis JKPKA dalam Konservasi dan Edukasi Berkelanjutan” yang menekankan pentingnya penguatan pemahaman tentang kualitas air sebagai bagian dari upaya pelestarian sumber daya air nasional. Tema tersebut relevan dengan tugas PJT I sebagai BUMN pengelola sumber daya air yang terus berupaya menjaga keberlanjutan sungai melalui pendekatan edukasi dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan.

Dalam sambutannya, Sekretaris Perusahaan Perum Jasa Tirta I, Bapak Erwando Rachmadi, menyampaikan bahwa kegiatan Temu Ilmiah JKPKA merupakan salah satu bentuk nyata pembinaan generasi muda agar lebih memahami pentingnya kualitas air.

“PJT I memandang bahwa edukasi lingkungan merupakan fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air. Keterlibatan siswa dan guru dalam kegiatan JKPKA menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sungai dapat dibangun sejak dini melalui pembelajaran yang sistematis, pengalaman lapangan, dan penelitian sederhana,” ujar Erwando.

“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan agar literasi kualitas air semakin meningkat dan mampu mencetak generasi yang memiliki kepedulian ekologis yang kuat,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan Temu Ilmiah meliputi presentasi laporan ilmiah, penyampaian esai, pemutaran karya videografi, serta pemaparan best practice yang dilakukan oleh peserta. Selain itu, peserta juga mendapatkan kesempatan mengunjungi laboratorium PJT I untuk melihat proses pemantauan kualitas air secara langsung, termasuk metode pengujian parameter fisika, kimia, dan biologi yang selama ini dilakukan oleh PJT I.

PJT I menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru pembina, dewan juri, serta pengurus JKPKA yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini. Melalui forum seperti Temu Ilmiah, PJT I berharap dapat terus mendorong peningkatan kapasitas sekolah dalam isu-isu kualitas air dan memperluas jaringan kolaborasi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
—————————————————————————————————————————-
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

OMC TOBA

Amankan Jantung Air Sumatera Utara, Perum Jasa Tirta I Bersama PT INALUM dan BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Danau Toba

Medan, 21 November 2025 – Perum Jasa Tirta I (PJT I) bersama PT INALUM dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi memulai Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Daerah Tangkapan Air Danau Toba selama 15 hari kedepan. Pembukaan kegiatan berlangsung di Posko OMC Stasiun Meteorologi Bandara Silangit, Tapanuli Utara, dipimpin oleh Vice President Regional II PJT I, Muhammad Luckmanul Chakim, serta dihadiri oleh Direktur Operasi Modifikasi Cuaca BMKG, Budi Harsoyo, dan Kepala Grup Operasi PLTA PT INALUM, Firman Ashad.

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dilaksanakan sebagai respon terhadap kondisi iklim dan curah hujan yang menurun dalam beberapa bulan terakhir sehingga berdampak pada ketersediaan suplai air ke Danau Toba serta pengoperasian 3 Bendungan Cascade (Bendungan Siruar, Sigura-gura dan Tangga) yang berada di Sungai Asahan bagian Hulu yang menjadi bagian penting bagi pasokan energi, air minum PDAM, industri dan aktivitas masyarakat sekitar. Kegiatan ini juga dalam rangka mendukung kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air sebagai salah satu Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Operasi dilakukan dengan metode penyemaian awan higroskopis menggunakan garam (NaCl) yang disebarkan melalui pesawat khusus pada awan berpotensi hujan. Proses ini sepenuhnya didukung pemantauan atmosfer secara real-time oleh BMKG untuk memastikan pesawat menyasar awan yang tepat, sehingga hujan dapat terjadi di wilayah tangkapan air yang dibutuhkan. Selama operasi berlangsung, PJT I, INALUM, dan BMKG melakukan koordinasi dan evaluasi harian untuk menilai efektivitas penyemaian serta menyesuaikan strategi berdasarkan perkembangan kondisi cuaca. Melalui pendekatan terpadu ini, operasi diharapkan mampu meningkatkan curah hujan di DTA Danau Toba, menjaga elevasi danau tetap stabil bagi kebutuhan irigasi, air baku, energi, dan pariwisata, serta memperkuat ketahanan sumber daya air di kawasan Danau Toba–Sungai Asahan secara berkelanjutan.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat, menyampaikan bahwa OMC adalah bagian penting dari strategi jangka panjang perusahaan dalam menjaga ketahanan air nasional. “Operasi Modifikasi Cuaca di Danau Toba adalah langkah strategis PJT I untuk menjamin ketersediaan air yang berkelanjutan. Ini bukan sekadar respons terhadap cuaca sesaat, tetapi upaya jangka panjang untuk menjaga aset nasional strategis seperti Danau Toba,” ujarnya.

Direktur Operasional Perum Jasa Tirta I, Milfan Rantawi, menambahkan, “Setiap keputusan operasional kami berbasis data hidrologi dan regulasi. Dengan OMC, kami berupaya menjaga elevasi air tetap pada rentang optimal, melindungi infrastruktur KSPN, serta memastikan ketersediaan air baku dan energi tetap stabil bagi masyarakat,” jelasnya.

PJT I berkomitmen untuk terus memantau dinamika iklim dan hidrologi Danau Toba secara real-time. OMC menjadi instrumen pengelolaan air yang adaptif, ilmiah, dan responsif terhadap perubahan iklim, sehingga Danau Toba tetap memberikan manfaat bagi lingkungan, pariwisata, energi, serta kesejahteraan masyarakat sekitar Sumatera Utara.

 

 

 

———————————————————-
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum PJT I

TPS3R

Perum Jasa Tirta I Perkuat Mitigasi Sampah Sungai Brantas Dari Hulu Melalui Pengembangan Kapasitas TPS3R di Kabupaten Malang

Malang, 12 November 2025 — Perum Jasa Tirta I (PJT I) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas dengan menggandeng Center for Southeast Asian Studies (CSEAS) Indonesia dalam Pelatihan Pengembangan Kapasitas Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS3R) di Kabupaten Malang sebagai langkah strategis memperkuat mitigasi sampah sejak dari sumbernya sebelum memasuki Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas.

Diikuti oleh berbagai elemen kunci mulai dari Kepala Dusun, Kepala Desa, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang, serta komunitas pegiat lingkungan seperti Komunitas Kaliku, Alam Hijau, dan Sabers Pungli, pelatihan ini berfokus pada penguatan keterampilan teknis dan kelembagaan pengelolaan sampah di tingkat desa, yang sangat krusial dalam rantai hulu-hilir pengelolaan sungai.

Tiga narasumber kompeten dihadirkan untuk memberikan materi yang komprehensif, Nugraha Wijayanto, Praktisi TPS3R Mulyoagung Bersatu yang membagikan praktik terbaik dan model operasional TPS3R yang sukses dan berkelanjutan. Ir. Renung Rubiyatdji, Senior Partner CSEAS memaparkan Peran Pemangku Kepentingan dalam Penanganan Sampah untuk Mitigasi Sampah, dan dr. Donny Septian, MARS, Dokter & Praktisi K3 PJT I yang membagikan materi Pentingnya Aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dalam Operasional Pengelolaan Sampah.

Selain itu, Executive Director CSEAS, Dr. Arisman, turut hadir memberikan motivasi kepada peserta mengenai penguatan wirausaha sosial dalam pengelolaan sampah.

Sebagai bentuk dukungan nyata, PJT I melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyerahkan bantuan pakaian kerja lapangan kepada perwakilan pengelola TPS3R di 3 Desa, yakni Desa Genengan, Desa Kendalpayak dan Desa Pakisaji. Bantuan ini diharapkan dapat menunjang keamanan serta kenyamanan dalam kegiatan pengelolaan sampah di lapangan.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat sinergi lintas pemangku kepentingan untuk menjaga DAS Brantas.
“Pengelolaan sampah yang tepat di hulu perlu diterapkan, melalui pelatihan TPS3R ini, kami berharap masyarakat dapat menjadi garda terdepan dalam merawat sungai.”

Sementara itu, Kepala Sub Divisi TJSL dan ESG PJT I, Andriana Kartikasari, menegaskan kembali komitmen perusahaan:
“PJT I terus menjaga kelestarian Sungai Brantas melalui kolaborasi, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan kapasitas kelembagaan lingkungan. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen PJT I untuk memastikan sumber daya air tetap lestari bagi generasi mendatang.”

Melalui kegiatan ini, PJT I berharap kemampuan masyarakat dalam mengelola sampah semakin meningkat, sehingga dapat mendorong terbentuknya ekosistem pengelolaan lingkungan yang lebih mandiri, inklusif, dan berkelanjutan di sekitar DAS Brantas.

omc 2025

Langkah Strategis Menjaga Ketersediaan Air dan Keberlanjutan Energi di Musim Kemarau, PJT I Laksanakan OMC di DAS Brantas

Malang, 29 Oktober 2025 – Perum Jasa Tirta I (PJT I) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketersediaan air bagi berbagai kebutuhan vital masyarakat. Melalui kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), PJT I bekerja sama dengan PLN Nusantara Power, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan penyemaian awan menggunakan bahan semai garam (NaCl) di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas.

Pelaksanaan OMC ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan volume tampungan waduk, menjaga debit air irigasi, serta memastikan pasokan energi PLTA tetap stabil, terutama di tengah kondisi musim kemarau yang berdampak pada penurunan curah hujan di sejumlah wilayah.

Kegiatan OMC ditandai dengan kehadiran Vice President Perencanaan Teknologi Informasi dan Infrastruktur SDA Perum Jasa Tirta I, Senior Manager UP Brantas PLN Nusantara Power, dan Direktur Operasi Modifikasi Cuaca BMKG dalam acara pembukaan. Hal ini mencerminkan sinergi kuat antar lembaga dalam mendukung keberlanjutan pengelolaan sumber daya air nasional.

Proses penyemaian dilakukan menggunakan pesawat khusus yang membawa bahan semai berupa serbuk garam (NaCl), disebarkan pada awan potensial di ketinggian tertentu. Partikel garam tersebut berfungsi sebagai inti kondensasi yang membantu pembentukan butir-butir air di dalam awan hingga akhirnya bergabung dan turun menjadi hujan di wilayah target. Upaya ini menjadi bukti nyata penerapan inovasi teknologi untuk mendukung pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan.

Operasi Modifikasi Cuaca dilaksanakan pada tanggal 14 hingga 29 Oktober 2025 di wilayah DAS Brantas. Melalui kegiatan ini, Perum Jasa Tirta I berupaya menjaga ketersediaan air pada waduk-waduk strategis agar dapat terus menopang kebutuhan pertanian, air baku, dan energi listrik.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat, menyampaikan bahwa upaya ini merupakan bagian dari tanggung jawab PJT I dalam memastikan ketahanan air nasional.
“Ketika air tercukupi, pertanian tetap produktif, energi tetap mengalir, dan masyarakat dapat hidup dengan tenang. Mengatur air bukan sekadar tugas teknis, melainkan tanggung jawab besar untuk menjaga masa depan,” ujar Fahmi Hidayat.

Melalui sinergi ini, Perum Jasa Tirta I terus memperkuat perannya sebagai pengelola sumber daya air yang berorientasi pada keberlanjutan dan ketahanan lingkungan. Upaya tersebut menjadi wujud nyata komitmen PJT I dalam mendukung keseimbangan antara air, energi, dan kehidupan.

———————————————————————————————————————-
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

PRESS FATHERING FJPS 2025

PJT I Gelar Press Gathering FJPS Selorejo 2025, Perkuat Sinergi dengan Media untuk Pengembangan Sport Tourism dan Konservasi Waduk Selorejo

Malang, 19 Oktober 2025 – Dalam suasana alam yang asri di kawasan Waduk Selorejo, Perum Jasa Tirta I (PJT I) bekerja sama dengan Forum Jurnalis Peduli Sungai (FJPS) menyelenggarakan kegiatan Press Gathering FJPS Selorejo 2025 pada 18–19 Oktober 2025. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penguatan sinergi antara PJT I dan insan media dalam mendukung upaya pengelolaan sumber daya air serta pengembangan potensi sport tourism yang berkelanjutan.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta dari berbagai media nasional dan regional mengikuti beragam kegiatan yang dirancang untuk mempererat komunikasi dan pemahaman terhadap pengelolaan Waduk Selorejo. Kegiatan diawali dengan pengenalan kawasan Waduk Selorejo, dilanjutkan dengan aktivitas olahraga air seperti stand up paddle dan kayaking yang memberikan pengalaman langsung mengenai potensi wisata berbasis air yang dikelola secara berkelanjutan.

 

Selanjutnya, dilaksanakan sesi diskusi interaktif (doorstop discussion) bersama Direktur Operasional PJT I, yang membahas berbagai topik strategis, antara lain pengelolaan Bendungan Selorejo, arah pengembangan wisata air berbasis sport tourism, serta perkembangan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Operasional PJT I menyampaikan apresiasi atas dukungan rekan media yang selama ini turut berperan aktif dalam penyebaran informasi dan edukasi publik mengenai pengelolaan sumber daya air.

“Kegiatan Press Gathering FJPS Selorejo 2025 ini merupakan wujud nyata sinergi antara Perum Jasa Tirta I dan insan media dalam memperkuat komunikasi publik terkait pengelolaan sumber daya air dan pengembangan potensi waduk sebagai kawasan wisata berkelanjutan. Media memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga sungai dan waduk sebagai sumber kehidupan,” ujar Direktur Operasional PJT I.

“Waduk Selorejo kami dorong menjadi contoh integrasi antara fungsi konservasi dan pengembangan ekonomi lokal melalui sport tourism. Dengan kolaborasi bersama media, kami berharap pesan-pesan edukatif mengenai kelestarian lingkungan dapat tersampaikan secara luas, sekaligus mendorong tumbuhnya partisipasi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air,” lanjutnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Divisi Jasa ASA Wilayah Sungai Brantas, Bapak Agung Nugroho, Kepala Subdivisi PSDA Wilayah Sungai Brantas I, Bapak Marturiawan Kristyono, serta Kepala Subdivisi Komunikasi Korporat dan Umum, Ibu Yulia Puspitaningroem, beserta jajaran tim terkait.

Pada malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi, berbagi pengalaman, dan kuis interaktif yang dikemas secara santai namun produktif. Dalam suasana keakraban, manajemen PJT I menyampaikan apresiasi kepada rekan-rekan media atas dukungan yang telah diberikan serta mengajak untuk terus memperkuat kolaborasi dalam penyampaian informasi publik yang konstruktif.

Sebagai penutup kegiatan, dilakukan penanaman pohon bersama insan media di kawasan wisata Waduk Selorejo. Jenis bibit yang ditanam antara lain sawo, sukun, durian, dan mahoni, sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan menumbuhkan semangat pelestarian ekosistem waduk. Penanaman pohon tersebut diharapkan menjadi wujud nyata sinergi antara PJT I dan insan pers dalam mewariskan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

———————————————————————————————————————

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

SUSUR SUNGAI BRANTAS 2025

Susur Sungai Brantas 2025: Wujud Nyata Kolaborasi untuk Menjaga Sumber Kehidupan Jawa Timur

Malang, 15 Oktober 2025 – Perum Jasa Tirta I (PJT I) bersama berbagai pihak — pemerintah daerah, komunitas, akademisi, serta masyarakat — menggelar kegiatan Susur Sungai Brantas 2025 pada 13–15 Oktober 2025. Kegiatan ini menempuh rute dari Titik Nol Arboretum Sumber Brantas di Kota Batu hingga Bendungan Sengguruh di Kabupaten Malang, dan diikuti oleh lebih dari 300 personel dari berbagai instansi, termasuk BPBD, DLH, TNI, Polri, BBWS Brantas, serta sejumlah komunitas peduli lingkungan.

Kegiatan Kick Off Susur Sungai Brantas 2025 turut dihadiri oleh Wali Kota Batu, Nurochman, yang memberikan dukungan penuh terhadap upaya kolaboratif ini sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam menjaga hulu Sungai Brantas yang menjadi sumber utama keberlangsungan ekosistem dan kehidupan masyarakat di wilayah Jawa Timur. Kehadiran beliau menjadi penguatan penting bahwa pelestarian sungai harus dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh pemangku kepentingan.

Kegiatan diawali di kawasan Sumber Brantas dengan slametan dan doa bersama sebagai ungkapan syukur dan harapan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Prosesi ini diikuti para peserta dengan penuh kekhidmatan, menggambarkan kepedulian dan rasa hormat terhadap sungai yang menjadi sumber kehidupan bagi jutaan masyarakat Jawa Timur.

Selama tiga hari perjalanan, para peserta melakukan pemantauan kondisi sungai di sejumlah titik strategis di sepanjang aliran Brantas. Observasi meliputi aspek kualitas air, kebersihan bantaran, potensi pencemaran, serta kondisi vegetasi riparian sebagai indikator penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem sungai.

Kepala Divisi Jasa ASA Wilayah Sungai Brantas PJT I, Agung Nugroho, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya bentuk pemantauan, tetapi juga refleksi bersama seluruh pihak yang memiliki kepedulian terhadap sumber daya air.

“Melalui Susur Sungai Brantas 2025, kami ingin menegaskan bahwa menjaga sungai adalah tanggung jawab bersama. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi langkah konkret untuk memulihkan dan mempertahankan kualitas lingkungan perairan yang vital bagi kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program serupa yang telah dilaksanakan pada 2019 dan 2022, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk membandingkan kondisi sungai dari waktu ke waktu serta menyusun program tindak lanjut yang lebih efektif dalam pengelolaan sumber daya air.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan ekosistem sungai semakin meningkat, serta muncul lebih banyak inisiatif berbasis komunitas dalam pelestarian sumber daya air di wilayah Jawa Timur.

————————————————————————————————————————————

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

JKPKA SBY 2025

PJT I dan JKPKA Gelar Regenerasi Lanjutan Anggota JKPKA 2025 Wilayah Sungai Brantas Hilir, Perkuat Partisipasi Pelajar dalam Pemantauan Kualitas Air

Surabaya, 5 Oktober 2025 – Perum Jasa Tirta I (PJT I) bekerja sama dengan Jaring-Jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (JKPKA) menyelenggarakan kegiatan Regenerasi Lanjutan Anggota JKPKA 2025 Wilayah Sungai Brantas Hilir pada 4–5 Oktober 2025 di SMP Negeri 2 Surabaya.

Kegiatan ini diikuti oleh guru dan siswa dari 22 SMP dan SMA di wilayah Surabaya. Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan materi yang mencakup pemantauan kualitas air lintas disiplin—biologi, geografi, kimia, dan fisika—serta sosialisasi JKPKA Competition 2025 dan pelatihan penulisan laporan serta esai ilmiah.

Program ini menjadi bagian dari upaya PJT I dalam menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga kualitas air dan kelestarian lingkungan sungai, sekaligus memperkuat kapasitas literasi sains pelajar agar mampu melakukan kegiatan pemantauan secara mandiri dan berkelanjutan.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pengelola sumber daya air dengan dunia pendidikan.

“Regenerasi anggota JKPKA menjadi wadah pembelajaran penting bagi para pelajar untuk mengenal langsung bagaimana menjaga dan memantau kualitas air. Diharapkan para peserta dapat menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah masing-masing dalam menjaga kebersihan dan keberlanjutan sungai,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum PJT I, Yulia Puspitaningroem, menambahkan bahwa pendekatan lintas disiplin dalam kegiatan ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif bagi peserta.

“Kami ingin para guru dan siswa tidak hanya memahami konsep kualitas air dari sisi teori, tetapi juga mampu melakukan observasi, analisis data sederhana, dan menuliskannya secara ilmiah dengan baik,” jelasnya.

Melalui kegiatan regenerasi ini, diharapkan terbentuk duta pelajar peduli lingkungan dan kualitas air yang akan memperkuat jejaring JKPKA di Wilayah Sungai Brantas Hilir. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi sekolah untuk menyiapkan peserta dalam ajang JKPKA Competition 2025.

————————————————————————————————————————————–

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (4)

Gelar Rivluencer Community 1st Gathering, PJT I Bangun Semangat Jaga Sungai, Jaga Kehidupan melalui Konten Digital

Malang, 24 September 2025 – Perum Jasa Tirta I (PJT I) sukses menyelenggarakan Rivluencer Community 1st Gathering yang dilaksanakan secara hybrid, langsung dari Joglo Tirtaloka Taman Wisata Selorejo dan juga melalui Zoom Meeting. Acara ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari finalis Rivluencer Challenge Batch 1 WS Brantas serta para admin media sosial di lingkup kerja PJT I. Kegiatan berlangsung meriah dalam suasana hangat dan penuh antusiasme.

Sebagai informasi, peserta Rivluencer Challenge Batch 1 WS Brantas berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, influencer, guru, hingga tenaga medis. Seluruh peserta otomatis tergabung dalam Rivluencer Community, sebuah komunitas kampanye digital PJT I yang lahir pada momentum Hari Sungai Nasional 2025. Program ini memiliki visi untuk menggaungkan suara ajakan peduli sungai kepada masyarakat luas melalui karya konten digital di media sosial.

Acara gathering perdana ini tidak hanya menjadi ajang perkenalan komunitas, namun juga menghadirkan sesi sharing knowledge bersama dua narasumber.

M. Alaika Rahmatullah, Manajer Edukasi Ecoton Foundation, membawakan materi “Menjaga Sungai Brantas, Menjamin Air untuk Masa Depan”. Materi ini mengajak peserta memahami lebih dalam kondisi Sungai Brantas dan urgensi menjaga keberlanjutannya. Ahmad Izul Haq, digital content creator yang dikenal sebagai Duta Rekomendasi, berbagi pengalaman dan tips seputar “How to Make a Great Content”. Kehadirannya diharapkan dapat menginspirasi Rivluencer dan para admin sosial media PJT I untuk mengasah keterampilan membuat konten yang menarik dan berdampak.

Sebagai puncak acara, dilakukan pengumuman dan pemberian hadiah kepada tiga pemenang Rivluencer Challenge Batch 1 WS Brantas. Para pemenang dipilih melalui proses penjurian ketat yang dilakukan oleh tim manajemen PJT I dengan mempertimbangkan aspek kreativitas, engagement, serta kekuatan storytelling.

Sekretaris Perusahaan Perum Jasa Tirta I, Bapak Erwando Rachmadi menyampaikan harapan agar komunitas ini dapat melahirkan agen-agen perubahan yang menebarkan informasi dan inspirasi serta ajakan menjaga sungai. “Kami berharap Rivluencer Community sebagai wadah generasi muda yang dapat memberikan pengaruh luas  dapat terus berkembang, tidak hanya di WS Brantas, namun juga merambah ke wilayah-wilayah sungai lain yang menjadi tanggung jawab PJT I, mulai dari Bengawan Solo, Jratunseluna, Serayu Bogowonto, hingga Toba Asahan,” ungkapnya.

Dengan semangat “Jaga Sungai, Jaga Kehidupan”, Rivluencer Community diharapkan menjadi gerakan kolektif yang melibatkan masyarakat luas untuk terus menyuarakan pentingnya menjaga sungai melalui media digital. “Kegiatan Rivluencer Gathering akan diagendakan berkelanjutan tidak hanya sekali. Kegiatan ini selain menjadi wadah berbagi pengetahuan tentang pelestarian lingkungan bagi seluruh peserta, sekaligus dapat menjadi ajang bertukar pendapat dalam mengembangkan aksi peduli sungai dan membuat konten yang berdampak sehingga masyarakat dapat turut terlibat dalam menjaga sungai,” ujar Erwando menutup pembicaraan.

——–

Sub Divisi Komunikasi dan Umum Perum Jasa Tirta I

biogas

PJT I Serahkan 5 Titik IPAL Biogas untuk Desa Kradinan, Ciptakan Lingkungan Bersih dan Energi Terbarukan

Tulungagung, 26 Agustus 2025 – Perum Jasa Tirta I (PJT I) melalui Sub Divisi Pengelolaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dan ESG menyerahkan bantuan 5 (lima) titik Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Biogas kepada Pemerintah Desa Kradinan, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung.

Program ini hadir sebagai solusi pengelolaan limbah ternak yang berwawasan lingkungan. Melalui IPAL Biogas, limbah ternak dapat diolah agar tidak mencemari lingkungan, mengurangi bau tidak sedap, menjaga kualitas air tanah, sekaligus menghasilkan energi alternatif ramah lingkungan berupa biogas. Selain itu, pemanfaatan IPAL Biogas juga mendorong pola hidup sehat dan berkelanjutan di tengah masyarakat.

Kepala Sub Divisi Pengelolaan TJSL dan ESG PJT I, Andriana Kartikasari, menekankan bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan dalam mengimplementasikan program TJSL yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Program ini dirancang bukan hanya untuk menjawab permasalahan lingkungan, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Kradinan. Melalui IPAL Biogas, warga mendapatkan lingkungan yang lebih sehat sekaligus sumber energi alternatif yang bisa digunakan sehari-hari. Inilah wujud dari tanggung jawab sosial perusahaan yang tidak sekadar seremonial, tetapi memberi manfaat nyata, terukur, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” jelas Andriana.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat, menyampaikan bahwa penyerahan bantuan ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat.

“Kami percaya bahwa pengelolaan lingkungan yang baik akan membawa manfaat ganda, tidak hanya bagi kelestarian alam tetapi juga kesejahteraan masyarakat. Kehadiran IPAL Biogas di Desa Kradinan merupakan contoh nyata bagaimana limbah ternak yang selama ini dianggap masalah, justru bisa diubah menjadi energi terbarukan yang bermanfaat. Harapan kami, Desa Kradinan dapat menjadi percontohan pengelolaan limbah berbasis energi bersih di wilayah Tulungagung dan sekitarnya,” ujarnya.

Lebih jauh, Fahmi menegaskan bahwa program ini juga selaras dengan Asta Cita Presiden RI, khususnya butir kedua mengenai kemandirian bangsa dalam bidang pangan, energi, dan air. Kehadiran IPAL Biogas merupakan langkah nyata PJT I dalam mendorong ketahanan energi berbasis masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya air sebagai fondasi kesejahteraan rakyat.

Dengan adanya IPAL Biogas, PJT I berharap Desa Kradinan mampu menunjukkan bahwa pengelolaan limbah yang tepat dapat menghadirkan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan secara bersamaan. Langkah ini juga menjadi bagian dari kontribusi PJT I dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan, ketahanan energi nasional, dan terwujudnya Indonesia Emas 2045.
————————————————————————————————————-
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

jkpkaa

Perum Jasa Tirta I Ajak 30 Sekolah SMA di Madiun Laksanakan Regenerasi JKPKA untuk Pembelajaran Pemantauan Kualitas Air di DAS Bengawan Solo

Madiun, 23 Agustus 2025 – Perum Jasa Tirta I (PJT I) bersama Jaring-Jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (JKPKA) melaksanakan Regenerasi Lanjutan Anggota JKPKA Tahun 2025 di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo, Madiun. Kegiatan ini melibatkan siswa dari 30 sekolah tingkat SMA dengan tema “Air untuk Hari Ini dan Esok: Peran Strategis JKPKA dalam Konservasi dan Edukasi Sungai yang Berkelanjutan.”

Dalam kegiatan ini, para siswa tidak hanya memperoleh pembekalan materi di kelas, tetapi juga praktik langsung pemantauan kualitas air di Sungai Kresek. Para narasumber, antara lain Ibu Istri Setyowati, M.Pd., selaku Ketua JKPKA yang menyampaikan materi penyegaran pemantauan kualitas air, serta Bapak Iqbal Bilgrami, S.Pd., yang memberikan arahan penulisan laporan pemantauan dan esai ilmiah, menghadirkan wawasan yang menyeluruh bagi para peserta. Acara juga dihadiri perwakilan PJT I, Bapak Effendi dari Divisi Jasa ASA Bengawan Solo, yang memperkenalkan peran PJT I dalam menjaga kelestarian sumber daya air.

Direktur Utama PJT I, Fahmi Hidayat, menyampaikan bahwa regenerasi JKPKA ini merupakan investasi penting bagi masa depan konservasi sungai di Indonesia.

“Air adalah sumber kehidupan, dan sungai adalah nadi peradaban. Melalui JKPKA, kami ingin menumbuhkan generasi muda yang sadar pentingnya menjaga air sejak dini. Kami percaya dengan membekali mereka keterampilan dan pengalaman langsung, akan lahir agen-agen perubahan yang berkomitmen menjaga sungai dan lingkungan. PJT I berkomitmen untuk terus mendampingi perjalanan ini demi keberlanjutan sumber daya air untuk hari ini dan esok,” ungkap Fahmi.

Melalui kegiatan ini, PJT I berharap lahir kader-kader muda peduli lingkungan yang tidak hanya mampu melakukan pemantauan kualitas air, tetapi juga siap menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus menjaga keberlanjutan sungai.
————————————————————————————————————————–
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (21)

Wujudkan Air Bersih Berkelanjutan di Kota Malang, Jasa Tirta I Resmikan SPAM Bango Tahap I

Perum Jasa Tirta I bersama Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang resmi mengoperasikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bango Tahap I dengan kapasitas 200 liter per detik (LPS) pada Selasa, 5 Agustus 2025. Kegiatan peresmian yang berlangsung di Lahan Pembangunan IPA Bango, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, dihadiri oleh Wali Kota Malang, jajaran direksi kedua perusahaan, serta para pemangku kepentingan dari pusat hingga daerah. Kegiatan peresmian dilakukan simbolis oleh Walikota Malang Bapak Wahyu Hidayat.

Peresmian ini menandai dimulainya operasionalisasi SPAM Bango yang merupakan bagian dari komitmen bersama dalam penyediaan air bersih yang andal dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Malang. Sistem ini memanfaatkan air permukaan dari Sungai Bango, dan akan terus dikembangkan secara bertahap hingga mencapai kapasitas total 500 LPS pada tahun 2029.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Bapak Fahmi Hidayat, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan SPAM Bango adalah wujud sinergi BUMN dan BUMD dalam menjawab tantangan penyediaan air bersih di daerah perkotaan yang terus berkembang.

“SPAM Bango bukan hanya infrastruktur air, tetapi juga simbol kolaborasi dan visi jangka panjang dalam pengelolaan sumber daya air. Ini adalah kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan air Kota Malang,” ujarnya.

Program SPAM Bango merupakan implementasi dari Nota Kesepahaman antara Pemerintah Kota Malang dengan Perum Jasa Tirta I dan Perumda Air Minum Tugu Tirta. Tahap I dengan kapasitas 200 lps telah rampung dan siap melayani masyarakat, sementara tahap II sebesar 100 lps dan tahap III sebesar 200 lps direncanakan selesai masing-masing pada tahun 2027 dan 2029.

Dengan diresmikannya SPAM Bango Tahap I, Perum Jasa Tirta I, Perumda Air Minum Tugu Tirta serta Pemkot Malang menegaskan peran penting mereka dalam membangun ekosistem air bersih yang terintegrasi dan berkelanjutan. Diharapkan, momentum peresmian ini juga dapat meningkatkan pemahaman publik mengenai kontribusi kedua institusi serta stakeholder terkait dalam mendukung kualitas hidup masyarakat melalui layanan air bersih yang terpercaya. Hal ini juga menunjukkan komitmen seluruh pihak untuk mendukung kemandirian air bersih khususnya di Wilayah Malang.

———————————–
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (27)

Kolaborasi PJT I, JKPKA, dan GANDARUSA Ajak Siswa Salatiga Pantau Kualitas Air Kali Banteng

Salatiga, 4 Agustus 2025 — Sebagai wujud komitmen terhadap pelestarian lingkungan berbasis partisipasi masyarakat, Perum Jasa Tirta I (PJT I) bekerja sama dengan Jaring-Jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (JKPKA) dan Komunitas Gandarusa (Gerakan Peduli Air dan Sungai Salatiga), menggelar pelatihan pemantauan kualitas air bagi siswa lintas jenjang di wilayah Salatiga.

Bertempat di Balai Desa Nanggulan, kegiatan ini melibatkan siswa dari tingkat SD, SMP, hingga SMA, serta guru dan perwakilan masyarakat. Pelatihan dirancang untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kualitas air sungai sejak usia dini melalui pendekatan edukatif dan partisipatif.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi pengantar mengenai pentingnya pemantauan kualitas air dan pelestarian ekosistem sungai. Sesi ini dilanjutkan dengan pelatihan teknis yang difasilitasi oleh tim JKPKA. Para peserta diperkenalkan pada penggunaan alat-alat monitoring sederhana serta teknik mengamati indikator biotik dan parameter fisik-kimia air.

Setelah pembekalan, peserta melakukan praktik langsung di Sungai Kali Banteng. Mereka melakukan observasi lapangan, mengumpulkan data, dan mempresentasikan hasil pengamatan sebagai bentuk refleksi dan diskusi bersama fasilitator. Interaksi ini mendorong pemahaman lebih mendalam tentang pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kesehatan sungai.

Kepala Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum PJT I, Yulia Puspitaningroem, menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan misi PJT I dalam pengelolaan sumber daya air berbasis kolaborasi.

“Melalui sinergi dengan komunitas lokal seperti Gandarusa dan JKPKA, kami ingin mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam menjaga kualitas air. Edukasi lingkungan seperti ini tidak hanya memberikan pemahaman teknis, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sejak dini terhadap pentingnya air bersih bagi kehidupan,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi ruang belajar yang kolaboratif antara siswa, guru, komunitas, dan PJT I. Selain memperluas wawasan teknis, program ini juga menguatkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan dan mendorong aksi nyata dari individu maupun komunitas.

Melalui inisiatif ini, PJT I terus memperkuat peran edukatif dalam pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan dan memperluas jejaring mitra lokal sebagai bagian dari strategi perlindungan ekosistem sungai di wilayah kerja perusahaan.
————————————————————————-
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (24)

Dukung Ketahanan Hayati Lokal, PJT I Tebar 30.000 Benih Ikan dan Gelar Sosialisasi di Telaga Ngebel

Ponorogo, 31 Juli 2025 — Perum Jasa Tirta I (PJT I) melalui Divisi Jasa ASA WS Bengawan Solo melaksanakan dua kegiatan strategis dalam rangka konservasi lingkungan di kawasan Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, yaitu Sosialisasi Pengendalian Karamba Ikan dan penebaran 30.000 benih ikan Tawes.

Sosialisasi digelar pada 17 Juli 2025 di Pendopo Kecamatan Ngebel dengan menghadirkan narasumber dari BBWS Bengawan Solo, Dinas Perikanan dan Pertanian Kab. Ponorogo, serta Dinas Lingkungan Hidup Kab. Ponorogo. Topik yang dibahas mencakup perizinan pemanfaatan sumber daya air, teknik budidaya ikan yang berkelanjutan, serta perlindungan lingkungan hidup.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan edukatif tersebut, PJT I melakukan penebaran 30.000 benih ikan Tawes pada 31 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan bentuk konkret dalam memperkuat ekosistem perairan Telaga Ngebel dan mendukung ketahanan hayati lokal.

Astria Nugrahany, Kepala Divisi WS Bengawan Solo, menyatakan bahwa kolaborasi multipihak menjadi kunci keberhasilan konservasi. “Melalui sinergi bersama berbagai pihak, kami ingin mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian sumber daya air dan lingkungan sekitarnya,” ungkapnya.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar PJT I untuk mengintegrasikan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan dengan pelestarian lingkungan melalui pendekatan partisipatif dan berkelanjutan.
‐——‐————————————
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (23)

Pulihkan Ekosistem Perairan Jratunseluna, PJT I Tebar 20.000 Benih Ikan di Semarang

Semarang, 30 Juli 2025 — Sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan dan penguatan ekosistem perairan di wilayah Sungai Jratunseluna, Perum Jasa Tirta I (PJT I) melalui Divisi Jasa ASA WS Jratunseluna bekerja sama dengan PT PLN Indonesia Power melaksanakan Sosialisasi Pelestarian Lingkungan dan seremoni penebaran 20.000 benih ikan. Kegiatan ini digelar di KTH PLTA Timo, Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya kawasan perairan yang menjadi sumber kehidupan dan penghidupan warga sekitar. Penebaran benih ikan menjadi bagian dari upaya rehabilitasi ekosistem air dan pemulihan biodiversitas lokal.

Didit Priyambodo, Kepala Divisi DJA WS Jratunseluna, menyampaikan bahwa pelestarian ekosistem perairan merupakan bentuk investasi jangka panjang. “Kami percaya bahwa menjaga ekosistem perairan adalah investasi masa depan, bukan hanya untuk menjaga keseimbangan alam, tetapi juga untuk mendukung keberlanjutan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Melalui aksi nyata seperti penebaran benih ikan dan pendekatan edukatif kepada masyarakat, PJT I menegaskan komitmennya sebagai BUMN pengelola sumber daya air yang tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga keberlanjutan dan kemitraan sosial di wilayah kerjanya.

‐‐–‐—‐—‐‐—–‐———————
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (22)

PJT I Raih Penghargaan di IDTI Awards 2025, Bukti Komitmen Transformasi Digital Sektor SDA

Jakarta, 30 Juli 2025 — Perum Jasa Tirta I (PJT I) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dalam ajang Indonesia Digital Technology and Innovation (IDTI) Awards 2025 yang diselenggarakan di Mezanine Ballroom, Hotel Aryaduta, Jakarta, PJT I berhasil meraih dua penghargaan sekaligus, yakni Best Data-Driven Performance & KPI Optimization (Gold) serta Best Open Innovation & Digital Ecosystem (Platinum).

Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen PJT I dalam mendorong transformasi digital berkelanjutan di sektor pengelolaan sumber daya air. Melalui pengelolaan data yang optimal dan pengembangan inovasi terbuka dalam ekosistem digital, PJT I terus memperkuat fondasi perusahaan sebagai lembaga pengelola sumber daya air yang adaptif, tangguh, dan berorientasi pada kinerja.

Direktur Utama PJT I, Fahmi Hidayat, menyampaikan apresiasinya atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan bahwa,

“Penghargaan ini merupakan hasil nyata dari semangat kolaborasi dan inovasi yang terus kami bangun di PJT I. Kami percaya bahwa digitalisasi bukan sekadar alat, tetapi fondasi penting untuk membangun perusahaan yang tangguh, transparan, dan adaptif di masa depan. Inilah yang menjadi kunci kami dalam menciptakan lompatan kinerja yang berkelanjutan.”

PJT I berkomitmen untuk terus memperluas pemanfaatan teknologi informasi dan mendorong keberlanjutan transformasi digital di semua lini kerja. Dengan transformasi yang berkelanjutan, PJT I menargetkan terciptanya sistem informasi yang mendukung upaya keberlanjutan sumber daya air.
—————————————————————————-
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (25)

Peringatan Hari Sungai Nasional 2025, Jasa Tirta I Libatkan Berbagai Elemen Masyarakat Jaga Keberlanjutan Sungai

Sungai Jowo-Krajan di Desa Giripurno, Kota Batu, menjadi saksi semangat kolaboratif masyarakat dalam memperingati Hari Sungai Nasional 2025 pada Minggu, 27 Juli 2025. Kegiatan ini diinisiasi oleh Perum Jasa Tirta I (PJT I) bersama komunitas Sabers Pungli (Sapu Bersih Nyapu Kali) yang menghadirkan perpaduan antara aksi lingkungan dan pelestarian budaya lokal.

Dengan mengangkat tema “Nareksa Bengawan Usadaning Sangaskara”, yang bermakna Merawat Sungai adalah Menjaga Peradaban, acara ini menggabungkan ritual budaya, aksi lingkungan, edukasi, dan kampanye digital dalam satu rangkaian kolaboratif.

Rangkaian acara dibuka dengan Apel Bersih Sungai dilanjutkan dengan Tari Tirto Wening, sebuah persembahan simbolik tentang kejernihan air dan keluhuran niat menjaga alam. Ngupokoro Banyu (prosesi memohon restu dan berkah kepada alam), Larung Banyu, Larung Sesajen, dan Larung Ikan juga dilakukan sebagai bentuk pelarungan harapan, rasa syukur, dan niat menjaga keharmonisan antara manusia dan ekosistem sungai. Suasana kebersamaan makin terasa dengan Kirab Tumpeng, yang menyatukan masyarakat dalam arak-arakan simbolis menuju lokasi doa bersama.

Acara ini dihadiri langsung oleh Walikota Batu, Bapak Nurochman, yang memimpin Apel Bersih Sungai, didampingi oleh Kepala Sub Divisi Pengelolaan SDA WS Brantas 1 PJT I, Bapak Sucipto Eko. Bersama warga, mereka melakukan kerja bakti membersihkan aliran sungai dan sempadan.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PJT I menyerahkan bantuan buku bacaan anak-anak untuk melengkapi perpustakaan mini di gazebo tepi sungai, yang dapat diakses oleh anak-anak dan warga sekitar sebagai sarana literasi dan edukasi. Tak hanya itu, PJT I juga membagikan bibit pohon dan pipa biopori kepada masyarakat, sebagai dukungan terhadap konservasi tanah dan pengelolaan air hujan secara alami. Sebagai bagian dari pendekatan edukatif, digelar pula mini workshop bersama Jaring-Jaring Pemantauan Kualitas Air (JKPKA) yang mengajak peserta mempelajari cara sederhana memantau kualitas air sungai.

Momentum Hari Sungai Nasional ini juga dimanfaatkan PJT I untuk meluncurkan kampanye digital dalam kemasan lomba berjudul Rivluencer Challenge Batch 1 WS Brantas, sebuah gerakan yang mengajak masyarakat di wilayah DAS Brantas untuk menjadi duta sungai dan menyuarakan pentingnya menjaga sungai sebagai sumber kehidupan melalui konten kreatif di media sosial.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat, yang ditemui Senin, 28 Juli 2025 menyampaikan, “Sungai adalah urat nadi peradaban. Lewat pendekatan budaya, edukasi, hingga digital campaign, kami ingin menggugah kesadaran kolektif bahwa menjaga sungai adalah tanggung jawab bersama. Sebagai BUMN yang bertugas mengelola sumber daya air strategis nasional, Perum Jasa Tirta I terus berupaya menjadi motor penggerak kolaborasi lintas sektor dalam konservasi sungai dan pemberdayaan masyarakat. Peringatan ini bukan sekadar seremoni, tapi wujud konsistensi kami dalam memastikan keberlanjutan air untuk generasi mendatang.”

Sebagai satu-satunya BUMN pengelola sumber daya air di wilayah ini, PJT I terus mendorong pendekatan holistik dalam konservasi, pengendalian daya rusak air, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat sebagai wujud nyata komitmen menjaga keberlanjutan air dan lingkungan.

 

———————————————————————-

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (16)

Kunjungan Menteri LHK di Arboretum Sumber Brantas: Perum Jasa Tirta I Tegaskan Komitmen Pelestarian Hulu DAS Brantas

Batu, 16 Juli 2025 — Upaya pelestarian Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas kembali mendapat perhatian besar dari pemerintah pusat. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, mengunjungi kawasan Arboretum Sumber Brantas, Desa Sumberbrantas, Kota Batu, yang merupakan titik nol aliran Sungai Brantas. Dalam kunjungan tersebut, Menteri Hanif melakukan aksi simbolis penanaman pohon dan meminum langsung air dari sumber mata air Sumberbrantas, sebagai wujud konkret kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan keberlanjutan sumber daya air nasional.

Dalam keterangannya di lokasi, Menteri Hanif menegaskan pentingnya menjaga kelestarian kawasan hulu sebagai sumber utama air bersih masyarakat.
“Kawasan hulu harus tetap dijaga kelestariannya, aliran sungai harus dibersihkan dan sungai harus kembali menjadi sumber utama air bersih untuk masyarakat, sebab masyarakat tak bisa terus menerus tergantung pada air tanah. Di Sumberbrantas inilah sumber utama air kita, yang mengalir dari Batu hingga Surabaya,” ujar Menteri Hanif.

Sebagai pengelola Arboretum Sumber Brantas dan pemegang mandat pengelolaan Sungai Brantas, Perum Jasa Tirta I (PJT I) menyambut kunjungan ini sebagai bentuk penguatan sinergi dalam upaya menjaga kelestarian kawasan hulu. DAS Brantas merupakan salah satu daerah aliran sungai terpenting di Indonesia yang mengaliri 17 kabupaten/kota di Jawa Timur, memasok kebutuhan air bagi lebih dari 20 juta penduduk, serta mendukung sektor pertanian, industri, dan energi.

Direktur Utama PJT I, Fahmi Hidayat, menyampaikan bahwa menjaga hulu adalah langkah fundamental dalam menjaga keberlanjutan fungsi sungai di hilir.
“Sumber Brantas adalah titik awal kehidupan bagi masyarakat Jawa Timur. Menjaga hulunya berarti kita menjaga seluruh sistem yang bergantung padanya—dari air minum, irigasi pertanian, hingga pembangkit listrik. Kehadiran Menteri LHK dan penanaman pohon hari ini adalah pengingat sekaligus penguat semangat kita untuk terus bekerja menjaga alam,” jelas Fahmi.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penanaman 100 bibit pohon yang berfungsi sebagai penguat struktur tanah dan penambah tutupan vegetasi di kawasan arboretum. Selain berfungsi sebagai daerah tangkapan air, Arboretum Sumber Brantas juga dikembangkan sebagai hutan konservasi. Lebih dari 200 jenis spesies flora dan fauna hidup di kawasan Sumberbrantas, menjadikannya ekosistem penting bagi pelestarian keanekaragaman hayati di hulu Brantas.

PJT I secara konsisten menjalankan berbagai program konservasi dan rehabilitasi wilayah hulu, termasuk perlindungan mata air, pembangunan sumur resapan, penanaman vegetasi, dan pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan konservasi. Upaya ini tidak hanya ditujukan untuk menjaga ketersediaan air, tetapi juga untuk mencegah erosi, sedimentasi, serta degradasi lingkungan yang dapat merusak kualitas hidup masyarakat di sepanjang aliran sungai.

“Kami percaya bahwa konservasi sumber daya air tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dunia usaha, dan masyarakat. Kunjungan ini membuktikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” tambah Fahmi Hidayat.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wali Kota Batu, Nurochman, Direktur Manajemen Human Capital dan Administrasi PT PLN Nusantara Power, Tubagus Ari Wibawa Mukti, jajaran pejabat Kementerian LHK, serta mitra kerja konservasi lainnya. Diharapkan, semangat perlindungan lingkungan yang ditunjukkan melalui kegiatan ini dapat terus bergulir ke berbagai sektor dan lapisan masyarakat.

Sebagai perusahaan BUMN yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan sumber daya air di wilayah Sungai Brantas, Bengawan Solo, dan beberapa wilayah sungai strategis lainnya, PJT I berkomitmen untuk terus memperkuat upaya konservasi hulu melalui pendekatan terintegrasi dan berbasis kolaborasi.
———————————————————————-
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (17)

Perum Jasa Tirta I Raih Tiga Penghargaan Bergengsi dalam Ajang 5th TJSL & CSR Award 2025

Jakarta, 25 Juni 2025 – Perum Jasa Tirta I (PJT I) kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih tiga penghargaan dalam ajang 5th TJSL & CSR Award 2025 yang diselenggarakan oleh BUMN Track di Hotel Borobudur, Jakarta. Ketiga penghargaan tersebut meliputi kategori Strong Leadership on Social and Environment, Gold Award Pilar Lingkungan, serta Silver Award Pilar Sosial.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata apresiasi terhadap konsistensi PJT I dalam melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berdampak luas dan berkelanjutan bagi masyarakat serta lingkungan sekitar.

“Kami sangat bangga dan bersyukur atas pencapaian ini. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dalam mengimplementasikan program TJSL yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Andriana Kartikasari, Kepala Sub Divisi Pengelolaan TJSL & ESG PJT I, saat menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Komite Penilai Kehormatan TJSL & CSR Award 2025, Dr. Eddy Soeparno, SH, MH.

Melalui penghargaan ini, PJT I semakin mempertegas komitmennya dalam menjalankan bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan, dengan tetap menjaga keseimbangan antara aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi. Perusahaan bertekad untuk terus menghadirkan program-program inovatif yang berdampak nyata dan positif bagi masyarakat luas.

“Kami percaya bahwa keberhasilan bisnis tidak hanya dilihat dari profit semata, melainkan juga dari bagaimana kami mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan. Ke depan, PJT I akan terus meningkatkan kualitas dan dampak program TJSL agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas lagi,” pungkas Andriana Kartikasari.

Prestasi ini menjadi langkah penting dalam perjalanan PJT I menuju perusahaan yang tidak hanya unggul dalam pengelolaan sumber daya air, tetapi juga berperan aktif dalam mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang lebih baik dan lingkungan yang berkelanjutan.
————————————————————————–
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (18)

Kejuaraan Porprov Jatim 2025, Bendungan Sutami–Lahor Ditunjuk Menjadi Venue Lomba Olahraga Air

Malang, 21 Juni 2025 — Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 resmi menunjuk Bendungan Sutami dan Bendungan Lahor di kawasan Waduk Karangkates, Kabupaten Malang, sebagai lokasi penyelenggaraan berbagai cabang olahraga air.

Berbagai cabang olahraga air seperti dayung, triathlon, renang perairan terbuka, selam laut, dan ski air akan digelar di dua bendungan tersebut. Kehadiran kompetisi olahraga di tengah lanskap alam yang menawan ini menghadirkan daya tarik tersendiri yang memperkuat posisi Karangkates sebagai destinasi sport tourism unggulan di Jawa Timur.

Pemanfaatan infrastruktur pengelolaan air seperti bendungan untuk ajang olahraga merupakan langkah progresif dalam mendukung pemanfaatan ruang publik yang aman, edukatif, dan berdaya guna.

Sebagai pengelola Bendungan Sutami dan Lahor, Perum Jasa Tirta I menyatakan dukungan penuh atas terselenggaranya ajang ini. Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat, menyampaikan, “Penunjukan Bendungan Sutami dan Lahor sebagai venue Porprov menunjukkan bahwa kawasan waduk dapat bertransformasi menjadi ruang publik yang aman, bermanfaat, dan produktif. Momen Porprov ini menjadi katalisator bagi pengembangan sport tourism di wilayah kerja kami, sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.”

Porprov Jatim 2025 di kawasan Karangkates diharapkan tidak hanya menjadi panggung prestasi atlet, tetapi juga memperkuat kolaborasi lintas sektor, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta mengedukasi masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian sumber daya air.
—————————————————————
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

Rangkaian Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, Jasa Tirta I Bagikan 500 Bibit Pohon pada CFD dan Ikuti Kegiatan di Pantai Gemah

Ratusan warga tumpah ruah di kawasan Car Free Day Ijen, Kota Malang, tepatnya di depan Wisma Ijen 52, dalam kegiatan Bagi Bibit Tanaman Gratis yang digelar sebagai peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia oleh Jasa Tirta I berkolaborasi dengan Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya bagian lingkungan hidup yang tergabung dalam Green Rangers Brawijaya pada Minggu, 8 Juni 2025. Mengusung tema global “Hentikan Polusi Plastik”, PJT I menyerukan aksi nyata dengan membagikan 500 bibit pohon, ratusan botol minum atau tumbler, dan tas belanja ramah lingkungan kepada masyarakat.

Dalam aksi yang menjadi magnet perhatian pengunjung CFD ini, 100 bibit durian, 100 bibit sirsak, 100 bibit jambu merah, 100 bibit nangka dan 100 bibit pucuk merah  yang berasal dari Taman Pendidikan Lingkungan PJT I habis dibagikan dalam waktu kurang lebih 1 jam. Antusiasme luar biasa ini menunjukkan bahwa semangat menjaga lingkungan hidup terus tumbuh di tengah masyarakat.

Antusiasme pengunjung Car Free Day Ijen, Malang dalam Aksi Bagi Bibit Gratis dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 oleh PJT I pada Minggu, 8 Juni 2025.

Pgs. Sekretaris Perusahaan PJT I, Bapak Setiyantono yang dihubungi pada Senin, 09 Juni 2025 menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, khususnya generasi muda yang menjadi motor penggerak perubahan. “Air yang berkelanjutan hanya dapat terwujud jika ekosistem pendukungnya juga lestari. Menanam pohon dan mengurangi polusi plastik bukan hanya langkah pelestarian lingkungan, tapi juga bentuk nyata menjaga keberlangsungan air untuk generasi mendatang. Kolaborasi dengan adik-adik mahasiswa Universitas Brawijaya ini adalah salah satu bentuk investasi untuk masa depan bumi dan keberlanjutan air kita bersama,” ujar Setiyantono.

Tak hanya di Kota Malang, semangat Hari Lingkungan Hidup juga digaungkan di wilayah kerja PJT I lainnya. Pada 5 Juni 2025, PJT I melalui Divisi Jasa ASA Wilayah Sungai Brantas turut ambil bagian dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur di kawasan Pantai Gemah, Tulungagung. Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian lingkungan pesisir, tiga unit alat berat milik PJT I yakni 1 unit HCE Long Boom, 1 unit Bulldozer, dan 1 armada dump truck operasional Sub Divisi PSDA Wilayah Sungai Brantas 2 Tulungagung, dikerahkan untuk membantu membersihkan tumpukan sampah besar yang sulit diangkut secara manual. Sebelum dan sesudah acara peringatan berlangsung, PJT I juga secara rutin telah melakukan kegiatan bersih pantai bersama para pegiat lingkungan dan masyarakat setempat di Pantai Gemah maupun Pantai Sidem, Tulungagung, sebagai wujud komitmen menjaga ekosistem pesisir dari ancaman sampah, terutama sampah plastik yang terbawa dari aliran sungai.

PJT I membantu membersihkan sampah menggunakan alat berat di Pantai Gemah, Tulungagung dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup 2025 bersama Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur, Kamis, 5 Juni 2025.

Sebagai BUMN pengelola sumber daya air, PJT I menempatkan isu lingkungan sebagai bagian tak terpisahkan dari mandat pengelolaan air. Polusi plastik tak hanya merusak daratan dan laut, tetapi juga mencemari sungai dan sumber air, mengancam keberlangsungan ekosistem dan kehidupan masyarakat.

Melalui berbagai program konservasi, edukasi lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat, PJT I akan terus berkomitmen mewujudkan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

__________________________________

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (13)

Semangat Keterbukaan Informasi Publik, PJT I Selenggarakan Sosialisasi dengan Komisioner Informasi Pusat

Menyadari pentingnya Layanan atas Informasi Publik, Selasa 27 Mei 2025 Jasa Tirta I selenggarakan Sosialisai Keterbukaan Informasi Publik (KIP) menghadirkan Komisioner Informasi Pusat Ibu Samrohtun Najah Ismail. Kegiatan ini menjadi komitmen PJT I untuk dapat memberikan layanan terbaik baik bagi masyarakat, stakeholder, dan shareholder dalam hal penyediaan informasi yang mudah, cepat, serta efisien.

Dalam sambutannya, Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi menjadi komitmen berkelanjutan PJT I dalam mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik, dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan publik yang profesional. Harapannya dengan kehadiran Komisioner dari Komisi Informasi Pusat RI dapat memberikan semangat baru untuk terus meningkatkan kualitas layanan informasi publik yang dikelola oleh perusahaan.

Beliau menyampaikan bahwa pada monev keterbukaan informasi publik 2024, PJT I meraih Predikat Informatif dengan nilai 97,67. Namun demikian beliau menyampaikan bahwa capaian tersebut bukanlah akhir dari perjalanan PJT I atas pemenuhan atas KIP. Ke depan, PJT I sebagai badan publik dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks dalam pengelolaan informasi publik. Ekspektasi masyarakat terhadap keterbukaan, kecepatan, serta akurasi informasi semakin tinggi. Oleh sebab itu, kegiatan sosialisasi ini menjadi sangat penting untuk menyegarkan kembali pemahaman seluruh insan PJT I baik di Kantor Pusat hingga Divisi atas rregulasi, prosedur, serta standar pelayanan informasi yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam paparannya Ibu Samrohtunnajah Ismail menyampaikan pembahasan kembali terkait KIP secara keseluruhan. Beliau mengingatkan kembali pentingnya KIP yang diatur dalam Undang-Undang. Beliau mengingatkan pentingnya untuk membentuk struktur PPID dari Pusat hingga ke Divisi. Disampaikan agar Badan Publik dapat mendorong partisipasi, peran aktif, penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik, mengembangkan pengetahuan serta meningkatkan pelayanan informasi. Beliau juga mengingatkan detail teknis terkait informasi, kewajiban dan hak Badan Publik, mekanisme permohoan informasi hingga sengketa informasi.

Menutup kegiatan sosialisasi, beliau menyampaikan pentingnya kita bersama lebih ”aware” tentang Keterbukaan Informasi. Informasi adalah hak semua pihak, namun juga perlu tetap membuat SOP implementasi hal dimaksud di perusahaan.

——————————————————
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (15)

Perum Jasa Tirta I Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Tanah Longsor di Trenggalek

Trenggalek, 21 Mei 2025 – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana tanah longsor, Perum Jasa Tirta I (PJT I) melalui Sub Divisi Pengelolaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dan ESG menyalurkan bantuan kepada warga terdampak bencana di 3 desa, yaitu Desa Krandekan, Desa Bendorejo dan Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek.

Tanah longsor yang terjadi menyebabkan 6 orang dinyatakan hilang, 3 rumah tertimbun total, serta 7 rumah lainnya mengalami kerusakan sebagian. Total terdapat 10 Kepala Keluarga yang terdampak langsung oleh bencana ini.

Bantuan diserahkan kepada warga dan perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Trenggalek, Ibu Christina, berupa logistik dan peralatan memasak untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar dapur umum bagi korban bencana.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat langsung bagi warga yang terdampak, serta mendukung pemulihan kondisi pasca bencana,” ujar Direktur Operasional Perum Jasa Tirta I. Pemberian bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Perum Jasa Tirta I sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pengelola sumber daya air strategis untuk turut hadir dalam momen-momen penting kemanusiaan. Kegiatan ini juga turut melibatkan perwakilan dari Direktorat Jasa ASA Wilayah Sungai (WS) Brantas.

PJT I senantiasa berupaya untuk menjalankan program TJSL yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta mendukung terciptanya lingkungan sosial yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

 

——–

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (12)

Nikmati Eksotisme Bendungan, Jasa Tirta I Adakan Wonorejo Run Challenge 2025

Acara lari yang nantinya akan menjadi agenda rutin di Jawa Timur digelar yaitu Wonorejo Run Challenge 2025 yang diselenggarakan oleh Jasa Tirta I pada Minggu 27 April 2025. Acara mengambil tempat Bendungan Wonorejo, dimana peserta diajak untuk menikmati pemandangan dengan jarak 5 Kilometer dan 10 Kilometer. Peserta melewati rute spesial melalui asdam Wonorejo, dimana peserta diajak menikmati keindahan alam dan kearifan lokal masyarakat di seputar Desa Mulyosari dan Wonorejo.

Lebih dari 1000 pelari ikut serta dalam ajang Wonorejo yang juga didukung oleh masyarakat dan desa sekitar dengan mengirimkan tim untuk ikut serta. Kegiatan terselenggara atas dukungan pemerintah daerah dan dukungan para sponsor.

Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat yang hadir secara langsung untuk melihat kegiatan menyampaikan apresiasinya atas antusiasme pelari yang hadir. Kegiatan tidak hanya diikuti para pegiat lari di Jawa Timur, tapi juga para pelari dari area Pulau Jawa. Fahmi juga menjelaskan antusiasme pelari sangat tinggi bahkan ada peserta dari Aceh, Papua, hingga mancanegara seperti Polandia yang ikut serta. Selaras dengan hal ini, untuk acara Wonorejo Run kedepannya akan kembali diselenggarakan secara rutin dan tahun depan Kami proyeksikan akan menjadi trail run untuk semakin meningkatkan adrenalin para pelari, ujarnya.

Dalam penyelenggaraan kegiatan ini PJT I menggandeng komunitas lari Tulungagung yaitu Tag Runners dan HIPMI Tulungagung. Fahmi menyampaikan lebih jauh kegiatan diharapkan dapat semakin meningkatkan Sport Tourism di Tulungagung khususnya di Wonorejo.

Sebelum menutup pembicaraan Fahmi menyampaikan bahwa dalam waktu dekat PJT I akan melaksanakan Thriathlon (Swimming, Cycling, & Running). Didukung topografi Waduk Selorejo dengan landscape yang lengkap dari waduk, sawah, bukit, gunung, sumber air, kali lahar dingin, hutan tropis, wisata dan resort dalam 1 satu kawasan tentunya ini menjadi kelebihan tersendiri. Segera akan kami selenggarakan Thriathlon di Selorejo, dan kami ucapkan selamat berlari untuk seluruh pelari di Wonorejo Run 2025, ujarnya menutup pembicaraan.

——————————————————————
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (11)

Jaga Kapasitas Tampungan Waduk, PJT I akan Laksanakan Flushing Bendungan Wlingi dan Lodoyo

Blitar – Kegiatan flushing atau penggelontoran sedimen waduk di Bendungan Wlingi dan Lodoyo akan dilaksanakan selama sepekan mulai 27 April hingga 3 Mei 2025 mendatang. Hal ini disampaikan Kepala Divisi Jasa ASA Wilayah Sungai Brantas Perum Jasa Tirta I, Agung Nugroho Dwi Prasetyo, Selasa (22/4/2025).

Agung menjelaskan, dengan adanya flushing maka dampak yang terjadi adalah penurunan elevasi muka air Sungai Brantas pada hulu Waduk Wlingi dan Lodoyo yang signifikan. Selain itu, akan terjadi potensi peningkatan debit dan kekeruhan air, terutama pada ruas hilir Waduk Wlingi dan Lodoyo.

Untuk itu, akan dilakukan penutupan sementara jalan akses lintas Bendungan Wlingi dan jalan akses lintas Bendung Lodoyo. “Demi keselamatan bersama agar masyarakat umum untuk tidak mendekati lokasi kegiatan flushing,” imbaunya.

Ia juga menegaskan telah bersurat kepada seluruh instansi terkait baik Balai Besar Wilayah Sungai Brantas, Dinas-Dinas terkait, Kepolisian, TNI, Camat dan Kepala Desa yang wilayahnya terdampak. “Kami berharap dinas atau instansi dan pemerintah desa terkait bisa turut serta melakukan sosialisasi kegiatan tersebut kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sepanjang aliran Sungai Brantas selama kegiatan flushing berlangsung,” harapnya.

Agung mengatakan, flushing merupakan program untuk mendukung ketahanan pangan dan energi nasional. “Ini kegiatan rutin tahunan yang menjadi salah satu upaya efektif dalam rangka menjamin keberlangsungan fungsi Waduk Wlingi dan Lodoyo, keberlanjutan pembangkitan listrik di PLTA Wlingi, PLTA Lodoyo dan PLTM Lodagung, serta kelancaran pasokan air daerah irigasi Lodagung,” jelasnya.

Melalui flushing, diharapkannya bisa berdampak positif. Selain meningkatkan daya tampung Bendungan Wlingi, material yang tergelontor ini diharapkan dapat mengisi dasar sungai di Brantas Tengah dan Hilir yang saat ini terjadi degradasi dasar sungai.

Sebelum dilaksanakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dan persiapan bersama perwakilan Himpunan Petani Pengguna Air (HIPPA) pada tanggal 9 April 2025 lalu. Dilanjutkan rapat koordinasi persiapan flushing bersama dinas dan stakeholders terkait pada tanggal 17 April 2025.

Berdasarkan kesiapan dan kesepakatan bersama, PJT I selaku operator pengelola bendungan memutuskan pelaksanakan flushing Waduk Wlingi dan Lodoyo pada tanggal 27 April hingga 3 Mei 2025. Untuk itu, ia menyampaikan beberapa hal penting untuk diketahui masyarakat, khususnya di wilayah Blitar dan Kediri yang akan terdampak flushing.

Dengan adanya flushing maka PLTA Wlingi, PLTA Lodoyo dan PLTM Lodagung akan berhenti beroperasi sementara. Selain itu, alokasi air untuk daerah irigasi Lodagung juga akan berhenti sementara.


Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum PJT I

KIP 24 (9)

Mudik Gratis Bersama PJT I, Jumlah Pemudik Naik 20 Persen

Malang – Perum Jasa Tirta (PJT) I kembali menggelar program Mudik Bersama BUMN 2025. Antusiasme pemudik pun cukup tinggi. Berdasarkan data PJT I, terjadi peningkatan jumlah pemudik sebesar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dari 270 pemudik di tahun 2024 menjadi 325 pemudik di tahun 2025.

“Alhamdulillah program Mudik Bersama BUMN 2025 ini bisa berjalan dengan baik. Ada peningkatan jumlah pemudik yang mendaftar. Tahun ini totalnya sekitar 325 pemudik dengan tujuan delapan rute dari Malang dan Jakarta,” kata Direktur Utama PJT I, Fahmi Hidayat, Kamis (27/3/2025).

Terjadinya peningkatan jumlah pemudik tersebut, kata dia, tak lepas dari optimalisasi sosialisasi kepada masyarakat. Selain itu, pihaknya juga menambah rute tujuan baru.

Pemberangkatan peserta mudik gratis dilakukan dari dua titik flag off utama, yakni Malang dan Jakarta. Untuk tahun ini, PJT I membuka total delapan rute perjalanan, yaitu Jakarta-Malang, Malang-Banyuwangi, Malang-Trenggalek, Malang-Jakarta, Malang-Semarang (via tol), Malang-Semarang (non tol), Malang-Purwokerto, dan rute baru yang menghubungkan Malang-Cirebon-Bandung via tol.

PJT I juga memastikan kenyamanan dan keamanan pemudik dengan menyediakan berbagai fasilitas. Setiap peserta mendapatkan paket konsumsi, obat-obatan ringan, serta goodie bag berisi perlengkapan perjalanan. Meskipun perjalanan dilakukan di bulan Ramadan, pemudik tetap diberikan makanan ringan dan nasi kotak untuk berjaga-jaga jika tidak kuat berpuasa selama perjalanan.

Demi memastikan keselamatan perjalanan, seluruh kru bus telah menjalani pemeriksaan kesehatan oleh dokter perusahaan sebelum keberangkatan. Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi fisik pengemudi tetap prima dalam perjalanan jauh.

Selain itu, untuk menambah keseruan dan kebahagiaan bagi pemudik, PJT I juga mengadakan sesi pengundian doorprize dan grandprize berupa peralatan rumah tangga bagi peserta mudik yang beruntung. Hal ini diharapkan dapat menambah kebersamaan serta memberikan pengalaman mudik yang lebih menyenangkan.

Sementara acara pelepasan pemudik dari Jakarta dilakukan di Gelora Bung Karno, dipimpin langsung oleh Menteri BUMN, Erick Thohir. Direktur Operasional PJT I, Milfan Rantawi turut hadir untuk melepas keberangkatan peserta mudik rute Jakarta-Malang.

Menteri BUMN, Erick Thohir, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian BUMN terhadap masyarakat. “Mudik Bersama BUMN telah menjadi agenda rutin dan bentuk nyata kontribusi BUMN dalam mempermudah masyarakat untuk berkumpul dengan keluarga di momen Lebaran,” ujarnya.

Peserta mudik pun memberikan tanggapan positif. M. Fahri Hasan, salah satu peserta asal Jakarta, menyampaikan kesan pertamanya mengikuti program ini. “Senang rasanya bisa mudik bareng dengan orang-orang sekampung halaman. Program ini sangat membantu,” ujarnya.

Sementara itu, seorang peserta lanjut usia berharap program ini akan terus dilaksanakan. “Saya bersyukur PJT I mengadakan program ini setiap tahun. Dari tahun ke tahun, kuotanya selalu cepat penuh,” ungkapnya.
Dengan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi mengikuti program Mudik Gratis, Dirut PJT I juga menyampaikan rencana penambahan rute baru pada tahun 2026 mendatang. “Kami berharap dengan bertambahnya wilayah kerja kami di 4 wilayah sungai baru di 2025 ini nanti dapat membuka lebih banyak rute mudik baru juga seperti tujuan Bali. Kami akan berupaya memperluas manfaat bagi para pemudik di tahun-tahun mendatang,” pungkas Fahmi.

—–
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum PJT I

WhatsApp Image 2025-03-25 at 08.32.20

Menyambut Idul Fitri 2025, Perum Jasa Tirta I Selenggarakan Pasar Murah di 6 Lokasi, Termasuk Kantor Pusat

Malang, 14 Maret 2025 – Menyambut Idul Fitri 2025, Perum Jasa Tirta I melalui Sub Divisi Tanggung Jawab Sosial dan ESG kembali menggelar Pasar Murah 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Pasar Murah PJT I akan berlangsung mulai 14 Maret hingga 24 Maret 2025 di 6 lokasi, yakni Kabupaten Malang, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Nganjuk, Kota Malang, dan Kantor Pusat Perum Jasa Tirta I.

Sebanyak 745 paket sembako disiapkan untuk masyarakat, yang masing-masing berisi 3 kg beras, 1 botol minyak, 1 kg gula, 1 pouch kecap, dan 5 bungkus Indomie Goreng, dengan nilai total sebesar Rp 110.000, namun dapat ditebus dengan harga hanya Rp 30.000. Program ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam mempersiapkan kebutuhan Idul Fitri, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah-daerah yang membutuhkan dukungan ekonomi.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat, menyampaikan bahwa pasar murah ini merupakan wujud nyata perusahaan dalam mendukung masyarakat yang membutuhkan, terutama menjelang Idul Fitri. “Kami paham bahwa menjelang Lebaran, kebutuhan pokok masyarakat akan meningkat. Dengan adanya pasar murah ini, kami berharap dapat membantu mereka yang membutuhkan, serta turut meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya di lokasi-lokasi yang berada dalam wilayah kerja PJT I,” ujarnya.

Fahmi menambahkan bahwa kegiatan pasar murah ini juga sejalan dengan penerapan Asta Cita ke-6 (membangun dari desa dan dari bawah) untuk mendukung pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan, serta SDGs ke-1 (menghapus kemiskinan). “Kami ingin memberikan kontribusi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan memberikan akses yang lebih mudah dan terjangkau terhadap barang kebutuhan pokok,” tambahnya.

Lokasi dengan penyediaan paket terbanyak adalah Kabupaten Malang dan Ngawi, masing-masing sebanyak 150 paket. Khusus di Kantor Pusat Perum Jasa Tirta I, pasar murah akan digelar pada 24 Maret 2025 dengan menyediakan sebanyak 115 paket, hal ini sebagai bagian dari perluasan jangkauan program. Dengan adanya Pasar Murah yang diadakan setiap tahun oleh Perum Jasa Tirta I, diharapkan tidak hanya dapat membantu masyarakat dalam persiapan Idul Fitri, tetapi juga berperan dalam pemerataan kesejahteraan masyarakat.
———————————————————————–
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (7)

Dukung Asta Cita Perkuat Pembangunan SDM Disabilitas Netra dan Inklusivitas di Bulan Ramadhan, PJT I Salurkan Bantuan Mushaf Al-Quran Braille Kepada RSBN Malang

Sore itu, tanggal 13 Ramadhan 1446 H, suasana riuh mulai terasa di UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra (RSBN) Malang. Teman-teman Distra (Disabilitas Netra) berjumlah 105 orang berasal dari berbagai wilayah di Jawa Timur yang merupakan binaan dari RSBN Malang berkumpul bersama dalam acara bertajuk Syiar Ramadhan Perum Jasa Tirta I (PJT I) bersama Distra. Dengan berbagai rangkaian kegiatan seperti tausiyah dan berbuka puasa bersama, PJT I berkesempatan menyerahkan bantuan tujuh mushaf Al-Qur’an Braille kepada RSBN Malang yamg berada di bawah naungan Dinsos Provinsi Jawa Timur.

Salsabila, salah satu teman distra yang berusia 21 tahun merupakan salah satu binaan RSBN Malang yang cukup berprestasi. Salsa, sapaan akrab gadis asal Sidoarjo ini yang sudah dua tahun bergabung di UPT RSBN Malang, terlahir sebagai penyandang disabilitas netra. Salsa yang memiliki hobi membaca Al-Qur’an berhasil membawa pulang piala sebagai juara harapan 1 Baca Quran dengan penyelenggara RRI tingkat Nasional baru-baru ini.

Sembari menunggu waktu berbuka puasa tiba, Salsa menceritakan bagaimana biasanya ia menjalankan aktivitas sehari-hari di UPT RSBN Malang ini. Salsa menuturkan, tidak hanya diajarkan baca tulis braille, di sini ia dan rekan-rekannya juga mendapatkan pelatihan membuat kerajinan seperti keset hingga pelatihan untuk jasa spa dan pijat refleksi secara gratis. Tak lupa aktivitas olahraga juga rutin dilaksanakan untuk menjaga kebugaran. Bahkan terdapat beberapa binaan yang menjadi atlet profesional dan sering mengikuti kejuaraan.

Salsabila (Kiri) dan Firdaus (Kanan) setelah menerima mushaf Al-Qur'an dari Perum Jasa Tirta I di UPT RSBN Malang, Kamis, 13 Maret 2025

Di sebelah Salsa ada teman distra lainnya, Firdaus. Lulusan S1 Ilmu Pendidikan Agama yang menjadi disabilitas tuna netra sejak kelas 2 SD setelah sakit tumor otak dan hidrosefalus yang dideritanya. Senada dengan Salsa, Firdaus juga mencintai Al-Qur’an. Raut sumringah menghiasi wajahnya ketika meraba Al-Qur’an Braille dari PJT I. Firdaus bercerita, bahwa Al-Qur’an tersebut adalah model cetakan yang nyaman untuk membaca braille. Ternyata, seusai Sholat Isya Firdaus kerap kali diminta untuk membantu mengajar baca Al-Qur’an Braille kepada teman-teman Distra lainnya di Masjid An-Nur yang terletak di dalam area UPT RSBN. “Kemampuan saya ini tidak lepas dari bimbingan dan ketelatenan almarhum kakek saya” ujar Firdaus.

Salsabila dan Firdaus kemudian beranjak dari tempat duduknya bergabung dengan teman-temannya di pelataran masjid An-Nur untuk ikut mendengarkan tausiyah sebelum memasuki buka puasa bersama. Suara Bapak Firdaus Sulistijawan, selaku Kepala UPT RSBN mulai terdengar memberikan sambutan. Bapak Daus, sapaan akrab beliau, merasa terharu karena dari seluruh sumbangan Al Quran Braille sejauh ini sumbangan dari PJT I adalah Al-Qur’an Braille tercantik yang pernah diterima . Harapannya dari bantuan ini, RSBN dapat semakin banyak menghasilkan penghafal-penghafal Al-Qur’an khususnya dari Penyandang Disabilitas Netra.

“Semoga tali silaturahmi serta kerjasama antara UPT RSBN Malang dan PJT I dapat terjalin semakin erat kedepannya dan berkelanjutan,” ujar Bapak Daus. Dengan suara yang bergetar, beliau menyampaikan harapannya agar masyarakat lebih mengenal dan memberi perhatian kepada teman-teman disabilitas. Pengabdian yang dilakukan oleh para pembina di UPT RSBN semata-mata agar teman-teman Distra dapat hidup mandiri di masa depan.

Jam menunjukkan pukul 17.47 dan waktu berbuka telah tiba. Bersama dengan rekan-rekan distra, pengurus UPT dan rekan dari PJT I, Salsa dan Firdaus menikmati takjil yang disuguhkan sebelum melaksanakan sholat maghrib berjamaah. Selepas sholat sembari melanjutkan untuk menikmati sajian berbuka, Salsa di salah satu sudut ruangan di Gedung Utama RSBN memamerkan kemampuannya membaca Al Quran Braille kepada Salma dari PJT I. Dia kemudian berujar, “Saya bersyukur karena kami merasa diperhatikan dan dapat menggunakan Qur’an Braille yang bagus. Bagi kami, rekan-rekan disabilitas, bantuan sekecil apapun itu sangatlah berarti. Semoga saya dan teman-teman lain semakin rajin nantinya untuk membaca Al-Qur’an, ya kak.” ucap Salsa menutup pembicaraan.

Suasana Syiar Ramadhan Disabilitas Netra (Distra) bersama Perum Jasa Tirta I (PJT I) di Masjid An-Nur UPT RSBN Malang, Kamis, 13 Maret 2025

Di tengah kegelapan penglihatan, jiwa mereka terang karena cahaya iman. Jari jemari yang menelusuri lembaran ayat suci, seakan mengingatkan kita untuk tidak boleh kalah menyucikan hati.

Semangat yang dibawa teman-teman disabilitas netra UPT RSBN Malang, telah menggerakkan hati kami dari PJT I untuk senantiasa mengalirkan manfaat bagi seluruh umat negeri ini.

—————————————————————

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (2)

Upaya Perkuat Komunikasi, Jasa Tirta I Laksanakan Workshop Komunikasi 2025

Sebagai upaya meningkatkan dan memperkuat komunikasi internal, Jasa Tirta I selenggarakan Woskhop Komunikasi 2025. Kegiatan yang diselenggarakan Jumat 28 Februari 2025 mengundang Juru Bicara Kementerian BUMN Ibu Putri Violla. Paparan awal dibuka dengan penjelasan dari Bapak Wahyu Dutonoto selaku Sekretaris Perusahaan PJT I. Dalam paparannya beliau menyampaikan tentang hasil diskusi yang telah dilakukan sebelumnya pada Februari 2025 dengan rekan-rekan Gen Z. Hasil diskusi dimaksud diformulasikan dan disinergikan dengan agenda strategis perusahaan. Bapak Wahyu juga menjelaskan mengenai apa saja tujuan pelaksanaan Workshop Komunikasi BUMN 2025 PJT I, dalam hal ini untuk menformulasikan bersama program komunikasi korporat yang nantinya berdasarkan kondisi holistik perusahaan secara keseluruhan. 

Selanjutnya paparan diberikan oleh Ibu Putri Violla selaku Jubir Kementerian BUMN. Dalam paparannya beliau menjelaskan strategi komunikasi yang dapat dilaksanakan oleh BUMN serta insan BUMN. Beliau memberikan insight strategi komunikasi apa yang dapat diimplementasikan selaras dengan Asta Cita dan fokus Kementerian BUMN. Beliau juga mengingatkan kepada BUMN pentingnya transparansi, bagaimana seharusnya kita sebagai BUMN untuk dapat memberikan informasi terkait kinerja perusahaan yang selaras dengan upaya untuk pembangunan yang keberlanjutan. 

Selepas paparan beliau memberikan waktu untuk tanya jawab bagi insan PJT I. Dalam tanya jawab dimaksud Ibu Putri Violla menyampaikan bentuk komunikasi Kementerian BUMN yang dapat diadopsi oleh BUMN ketika menghadapi problematika komunikasi yang muncul. Beliau memberikan masukan kepada PJT I strategi-strategi apa yang dapat dilaksanakan untuk mengembangkan branding perusahaan PJT I sebagai pengelola SDA maupun komunikasi bisnis Non SDA yang dikelola perusahaan. Hal lain yang juga disampaikan adalah bagaimana cara menghadapi media yang dirasa memberikan pemberitaan yang tidak mendasar. Disampaikan bahwa dari tingkat divisi maupun korporat PJT I harus dapat memberikan informasi baik melalui massa maupun media sosial. Menanfaatkan kedua media dimaksud dapat menjadi sarana penyebaran informasi untuk klarifikasi atas berita yang sekiranya tidak sesuai. 

Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat menyampaikan sebagai BUMN yang bertugas mengelola sumber daya air, PJT I berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat hubungan dengan masyarakat. Dengan komunikasi yang lebih terbuka, transparan, dan terintegrasi dari pusat hingga ke level terbawah, PJT I dapat semakin dekat dengan masyarakat serta memberikan informasi yang lebih akurat dan relevan, sejalan dengan ASTA CITA dan fokus utama Kementerian BUMN.

Bapak Fahmi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Juru Bicara Kementerian BUMN, Ibu Putri Violla, yang telah berbagi wawasan dan pengalaman berharga dalam membangun komunikasi yang strategis dan berefek positif selaras dengan Asta Cita dan fokus Kementerian BUMN. Kehadiran dan pemaparan beliau sangat memperkaya pemahaman PJT I dalam menyelaraskan komunikasi perusahaan dengan visi besar publikasi Kementerian BUMN. Menutup pembicaraan Bapak Fahmi menyampaikan harapan agar ilmu dan wawasan yang diperoleh dapat diimplementasikan untuk memperkuat strategi komunikasi PJT I ke depannya.

 

——————————————————

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (1)

Pintu Air Wonokromo Dilengkapi Sistem IoT Berbasis Sensor Canggih

Surabaya –  Pintu Air Wonokromo yang menghubungkan Kali Surabaya dengan Kali Mas kini dilengkapi dengan sistem IoT (Internet of Things) berbasis sensor canggih dan otomatis. Dengan sistem tersebut, maka pemantauan Pintu Air Wonokromo dapat dilakukan secara Real Time dari Command Centre atau pusat kendali yang berada di kantor pusat Perum Jasa Tirta (PJT) I di Kota Malang. 

Kepala Sub Divisi Pengelolaan Wilayah Sungai Brantas 3 PJT I, Teguh Bayu Aji menjelaskan, dengan sistem IoT sensor canggih maka pengendalian pintu air dari ruang kendali dapat dilakukan secara presisi. “Dengan modernisasi ini efisiensi pengelolaan air meningkat. Terutama dalam merespon terhadap perubahan debit air yang lebih cepat, risiko human error juga berkurang dan distribusi air menjadi lebih optimal,” jelas Bayu Aji, Jumat (21/2/2025). 

Sebelumnya, pengoperasian Pintu Air Wonokromo masih dilakukan secara manual, sehingga memerlukan tenaga operator luntuk mengoperasikan pintu air di lokasi kontrol. “Proses manual sebelumnya sering mengalami tantangan seperti ketepatan pemantauan realtime dan kecepatan respon terhadap perubahan debit air serta cuaca di Kota Surabaya,” ungkapnya. 

Untuk itu, proses modernisasi Pintu Air Wonokromo dimulai dengan pemasangan sensor pada infrastruktur bendung. Meliputi sensor ketinggian elevasi hulu dan hilir, sensor ketinggian bukaan pintu dan sensor pengaman pintu saat kondisi terbuka dan tertutup penuh. 

Dilanjutkan dengan pemasangan controller berbasis programable logic controller untuk melakukan kalibrasi setiap sensor, sinkronisasi dan integrasi dari infrastruktur menuju server. Dengan sensor tersebut, maka dapat dioperasikan secara online maupun otomatis sesuai aturan yang diberikan untuk memastikan kendali yang lebih efisien dan responsif. 

Supervisor Wilayah Sungai Brantas PJT I, Dwi Mihayanto mengungkapkan, Pintu Air Wonokromo telah dibangun sejak 1917 di masa kolonial Belanda. “Posisinya berada tepat di percabangan antara Kali Mas dan Kali Surabaya di wilayah Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya,” katanya. 

Lalu dilakukan proses rehabilitasi untuk pertama kali pada tahun 1991 oleh Proyek Brantas. “Saat itu dilakukan berupa penggantian pintu air berbahan kayu diganti dengan pintu baja dengan motor elektrik,” ungkap pria yang juga menjadi Tim Elektromekanis tersebut. 

Pintu Air Wonokromo memiliki dua pintu pengatur dan dua pintu pelayaran yang berfungsi mengendalikan banjir di Kali Mas. Selain itu juga berfungsi untuk mengatur debit pemeliharaan sungai, mengatur ketinggian muka air di Kali Surabaya dan untuk air baku PDAM Kota Surabaya serta untuk mengatur ketersediaan air baku industri di bagian hilir sungai. 

Bayu Aji menambahkan, sumber daya air merupakan aset berharga yang perlu dikelola dengan bijak dan modern. Dengan sistem yang bekerja otomatis didukung menggunakan jaringan internet itu diyakininya akan sangat membantu dalam upaya pengendalian banjir. 

“Ini menjadi bagian dari langkah strategis Perum Jasa Tirta I sebagai BUMN pengelola sumber daya air dalam meningkatkan pengelolaan dan pelayanan. PJT I yang kini telah memasuki usia 35 tahun tentu akan terus berinovasi untuk menghadirkan solusi cerdas bagi keberlanjutan air di masa depan,” pungkasnya. 

 

—-

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum PJT I

KIP 24 (6)

Dukung Pemantauan Kualitas Air Wilayah Sungai Danau Toba, Jasa Tirta I Resmikan Gedung Laboratorium Parapat

Jasa Tirta I meresmikan Laboratorium Lingkungan (LL) Parapat di kawasan Danau Toba, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara pada Selasa, 4 Februari 2025. Adapun gedung laboratorium yang berlokasi di Jalan Istana, Kelurahan Tiga Raja, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara berada cukup dekat dengan Danau Toba. Pada kegiatan dimaksud sejumlah tamu undangan hadir dari perwakilan Pemprov Sumatera Utara, Muspida, Kapolsek Parapat, Danramil, Lurah serta Koordinator Wisata Grand Pantai Timur.

Secara langsung peresmian dilakukan oleh Direktur Utama PJT I, Bapak Fahmi Hidayat. Secara simbolis peresmian dilakukan ditandai dengan penandatanganan prasasti yang akan menjadi monumen di Laboratorium Lingkungan Parapat milik PJT I. Bapak Fahmi menyampaikan harapannya, “Semoga kehadiran laboratorium ini memberikan manfaat besar bagi pemantauan dan perlindungan lingkungan di kawasan Danau Toba yang memiliki peran strategis sebagai destinasi wisata dan sumber daya air yang penting”.

Pembangunan Laboratorium Lingkungan ini merupakan bagian dari upaya PJT I dalam mendukung pengelolaan dan pemantauan kualitas lingkungan, khususnya di wilayah Danau Toba dan sekitarnya. Dengan adanya laboratorium ini, pengujian kualitas air dan lingkungan dapat dilakukan lebih efektif guna memastikan kelestarian ekosistem di kawasan tersebut.

Dengan adanya Laboratorium Lingkungan Parapat milik PJT I ini, analisa berbagai parameter kualitas air dapat dilakukan secara langsung tanpa perlu mengirimkan sampel ke laboratorium di Jawa. Langkah yang tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memastikan bahwa setiap parameter kualitas air yang memiliki holding time atau batas waktu tertentu dapat diukur dengan akurasi dan ketepatan waktu.

Bapak Fahmi menyampaikan, “Laboratorium Lingkungan Parapat PJT I diupayakan secepatnya dapat beroperasi. Harapannya tidak lebih dari tahun 2025 Laboratorium PJT I yang ada di Parapat dapat memberikan layanan kepada seluruh pihak terkait. Kami harapkan doanya agar hal dimaksud dapat segera terwujud,” ujarnya menutup pembicaraan.

——————————————————
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24 (3)

PJT I Ajak Gen-Z Wujudkan Asta Cita Dengan Sadar Alam dan Lingkungan

Perum Jasa Tirta (PJT) I mengajak para Generasi Z atau Gen Z untuk mewujudkan Asta Cita dengan sadar alam dan lingkungan. Satu dari delapan misi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto adalah memperkuat lingkungan. Untuk itu, para Gen Z diajak melakukan konservasi sumber daya air (SDA) dengan melakukan penanaman bibit pohon dan penyebaran benih ikan di Waduk Bening, Madiun. 

Acara dalam rangka rangkaian kegiatan HUT ke-35 tahun PJT I itu juga dihadiri Direktur Utama, Fahmi Hidayat dan Direktur Keuangan, Pengelolaan Sumberdaya, dan Manajemen Risiko, Mukhamad Taufiq. Diikuti sekitar 40 Gen Z dari berbagai divisi perusahaan. 

“Gen Z ini ke depan akan menjadi calon pemimpin masa depan yang akan terus mengawal Visi Presiden Prabowo, Bersama Indonesia Maju, Menuju Indonesia Emas 2045. Dengan mengenal dan menjalankan Asta Cita juga menjadi upaya kami sebagai BUMN pengelola SDA untuk berkontribusi lebih baik untuk bangsa dan negara, khususnya dalam hal penguatan lingkungan,” kata Fahmi Hidayat dikonfirmasi, Rabu (22/1/2025). 

Selain aspek penguatan lingkungan, dalam kegiatan bertajuk PJT I Youth Communications Program itu juga sebagai upaya penguatan SDM yang juga menjadi amanah Asta Cita. “Peluang yang dimiliki PJT I di tahun-tahun mendatang antara lain kerjasama dan sinergi dengan BUMN, kerjasama pengembangan energi baru terbarukan dengan perusahaan multinasional, hingga penambahan wilayah kerja. Melalui penguatan SDM ni juga diharapkan agar seluruh insan perusahaan termasuk Gen-Z dapat ikut serta menjadi tonggak kemajuan perusahaan kedepannya,” kata Fahmi. 

Mukhamad Taufiq juga menyampaikan tentang harapan dan peran Gen-Z PJT I agar dapat memberikan efek positif bagi bisnis perusahaan dan lingkungan. “Apa yang dikerjakan saat ini sebagai upaya atau cara meningkatkan kesadaran tentang pengelolaan SDA. Mendukung teknologi pengolahan dan pemantauan air ramah lingkungan, serta dengan berpartisipasi dalam program konservasi dan penghijauan,” harapnya. 

Penguatan SDM juga dilakukan melalui sesi diskusi terkait Artificial Intelligence (AI) yang dipimpin Kepala Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi PJT I, Oky Widya Wirabuana. Disampaikannya, berbagai perkembangan teknologi AI menjadi sarana untuk dapat meningkatkan efisiensi operasional utamanya bagi perseorangan maupun di dunia kerja. Dengan adanya berbagai perkembangan teknologi diharapkan dapat semakin memaksimalkan program dan target kinerja perusahaan. 

Sebagai penutup acara digelar diskusi dengan dipandu Pranata Humas Ahli Pertama Dinas Kominfo Jawa Timur, M. Afrizal Akbar. Disampaikan penjelasan terkait pentingnya personal branding untuk meningkatkan reputasi perusahaan. Dimana dalam diskusi grup, insan muda Gen-Z PJT I diajak menyelaraskan visi misi pribadi dengan perusahaan yang muaranya kepada visi misi yang tertuang dalam Asta Cita. Dilanjutkan perumusan ide dan masukan terhadap program komunikasi perusahaan yang di susun secara personal dan kelompok. 

Mukhamad Taufiq menambahkan, bahwa PJT I sangat erat dengan kegiatan konservasi. Ia berharap generasi muda perusahaan sadar dan peduli terhadap lingkungan yang dimulai dari menebar benih ikan dan tanam pohon. Insan muda PJT I yang akan menjadi penerus kesuksesan perusahaan juga diharapkan dapat memberikan ide-ide positif untuk pengembangan perusahaan ke depan. 

“Masa Depan Perusahaan ada di tangan Gen-Z, semoga dengan kegiatan ini ada insight baru yang meningkatkan keterampilan dari insan muda PJT I demi perkembangan perusahaan ke depan,” pungkasnya. 

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum PJT I

KIP 24 (1)

Jasa Tirta I Rayakan Semarak Natal Bersama Kementerian BUMN dan BUMN Regional Jawa Timur

Bersama dengan BUMN Regional Jawa Timur, Jasa Tirta I selenggarakan giat Natal Bersama BUMN pada Senin 20 Januari 2025 berkolaborasi dengan Semen Indonesia (SIG), Petrokimia Gresik, PT SIER. Kegiatan Ibadah dan Perayaan Natal Bersama diselenggarakan di Harris Hotel and Conventions Malang. Dengan dresscode nuansa putih, acara yang diselenggarakan berjalan khidmat saat acara ibadah bersama dan semarak dengan menghadirkan penyanyi Anneth Delliecia sebagai bintang tamu yang menghibur insan BUMN dan keluarga yang hadir dalam acara.

Sebagai bagian dari pelaksanaan Natal Bersama dilakukan doa bersama dengan RD. Ignasius Adam Suncoko selaku Pastor Kepala Paroki Katedral Malang dan Pendoa Bapak Nicholas Kurniawan, S.Th dari GKI Bromo Malang.

Sebagai bagian dari perayaan Natal Bersama Kementerian BUMN dan BUMN, telah diserahkan bantuan CSR kepada pihak-pihak yang membutuhkan. Pada 8 Januari 2025 dilaksanakan penyerahan bantuan dari Sub Divisi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PJT I kepada Yayasan Tabur Tuai Pondok Pemulihan di Kabupaten Malang.

Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi menyatakan pada Selasa 21 Januari 2025, bahwa kegiatan yang dilaksanakan bersama dengan BUMN Jawa Timur sebagai upaya untuk memperkuat solidaritas antar insan BUMN. “Selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo, kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya penguatan penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya serta toleransi antar umat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur,” ungkap Bapak Milfan.

Lebih lanjut, Milfan menyampaikan bahwa kegiatan terselenggara atas dukungan dari Kementerian BUMN selaku Pembina BUMN yang terlibat. “Kegiatan Ibadah dan Perayaan Natal Bersama Kementerian BUMN dan BUMN diadakan secara serentak dari berbagai kota di Indonesia pada 20 Januari 2025, serta program bantuan CSR Natal yang dilakukan seluruh BUMN menjadi wujud sinergitas yang solid antara Kementerian BUMN dan BUMN dalam pencapaian Asta Cita Bapak Presiden,” ujar Pak Milfan menutup pembicaraan.


Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KIP 24

Kolaborasi Mitigasi Perubahan Iklim dan Upaya Menjaga Ketahanan Air PJT I dan BMKG

Berkolaborasi bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Jasa Tirta I melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman terkait pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Penandatanganan nota kesepahaman antara kedua belah pihak dilaksanakan di Auditorium BMKG Pusat, Jakarta pada 15 Januari 2025. Adapun nota kesepahaman kedua belah pihak berlaku hingga lima tahun kedepan dan ditandangantani oleh Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat dan Plt. Kepala BMKG Ibu Dwi Korita Karnawati

Sebagai langkah awal, PJT I dan BMKG telah melakukan identifikasi mana saja wilayah prioritas yang membutuhkan kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca. Langkah strategis lainnya kedua belah pihak kedepannya juga akan menyusun rencana jangka panjang untuk pengembangan tekmologi modifikasi cuaca yang lebih efektif serta efisien. Harapannya dengan pelaksanaan hal dimaksud dapat memetakan strategi-strategi yang tepat untuk selanjutnya akan diimplementasikan pada perjanjian kerjasama kedua belah pihak.

Kolaborasi antara PJT I dan BMKG terutama bertujuan untuk memastikan ketersediaan air yang lebih optimal melalui penerapan teknologi OMC. Selain itu, kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan energi, pangan, dan air.

Disampaikan Plt. Kepala BMKG, Ibu Dwi Korita Karnawati bahwa BMKG telah mengembangkan sistem peramalan cuaca dengan resolusi tinggi yang dapat memperkirakan kondisi cuaca di skala waduk hingga pada Daerah Aliran Sungai (DAS). Tujuannya tentu agar intervensi kegiatan OMG dapat lebih tepat sasaran.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Bapak Fahmi Hidayat menyampaikan bahwa tantangan dalam pengelolaan Sumber Daya Air salah satunya adalah perubahan iklim global yang mempengaruhi pola hujan dimana berdampak pada inflow air ke waduk-waduk yang dikelola PJT I. Hal ini dapat memberikan dampak terhadap banyak hal, mulai dari kapasitas pembangkitan energi PLTA, aliran irigasi, hingga penyediaan air minum. “Kerja sama dengan BMKG diharapkan dapat membantu memastikan ketersediaan air yang optimal melalui operasi modifikasi cuaca, yang sangat relevan dengan upaya pemerintah untuk mencapai ketahanan energi, pangan, dan air,” ujar Bapak Fahmi.

Bapak Fahmi menyampaikan bahwa kerjasama ini menjadi cerminan keseriusan komitmen bersama untuk memberikan kemanfaatan umum bagi masyarakat. “Harapannya dengan mendukung ketahanan air, energi dan pangan, kami dapat turut serta mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2025,”ucapnya menutup pembicaraan.


Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

Cover web (2)

Jasa Tirta I Raih Predikat Informatif Anugerah KIP 2024

Perum Jasa Tirta (PJT) I berhasil meraih predikat Informatif dalam gelaran Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat. Penghargaan diterima oleh Direktur Operasional PJT I, Milfan Rantawi yang diserahkan langsung oleh Komisioner Komisi Informasi Pusat dalam acara Malam Penganugerahan di Movenpick Hotel Jakarta City Center, Selasa (17/12/2024).

“Kami menyadari bahwa KIP menjadi elemen penting yang harus diimplementasikan sesuai dengan Undang-undang Nomor 14 tahun 2008. Pemenuhan atas aspek informasi diberikan baik melalui pranala web PJT I, aplikasi EPPID, permohonan informasi yang diajukan secara langsung, maupun kunjungan langsung untuk melihat aspek operasional perusahaan,” jelas Milfan usai menerima penghargaan.

Milfan juga menyampaikan komitmen perusahaan untuk dapat memberikan informasi secara cepat pada masyarakat. “Kami juga menggandeng media melalui forum jurnalis yang bermitra dengan perusahaan. Tentunya untuk menyosialisasikan langsung kegiatan kepada masyarakat sebagai bentuk keterbukaan informasi,” ungkapnya.

Dalam hasil penilaian KIP, PJT I berhasil meraih nilai yang sangat tinggi yakni 97,67 dengan predikat informatif di peringkat 12 kategori BUMN. “Mewakili perusahaan kami menyampaikan terima kasih pada seluruh elemen yang mendukung implementasi keterbukaan informasi. Apa yang telah diraih ini tentunya menjadi penyemangat untuk bisa semakin baik kedepannya,” tuturnya.

Ke depan, ia berharap perusahaan akan berusaha untuk mempertahankan predikat informatif yang telah diperoleh. “Layanan akan terus kami tingkatkan agar aspek KIP dapat terus terealisasi dengan baik,” pungkasnya.

Sebelum penganugerahan dilakukan, PJT I menjadi salah satu bagian dari seluruh badan publik yang telah melewati serangkaian proses monitoring dan evaluasi (monev) oleh Komisi Informasi Pusat. Monev dilakukan mulai pengisian SAQ (Self Assessment Quesioner) secara online.

Dilanjutkan tahap presentasi uji publik. Hadir pada saat presentasi uji publik yaitu Direktur Utama PJT I, Fahmi Hidayat untuk membuktikan komitmen perusahaan atas aspek KIP yang telah dijalankan.

——
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum PJT I

JKPKA SALATIGA

PJT I dan JKPKA Hadir dalam Sosialisasi Pemantauan Kualitas Air WS Jratunseluna- Salatiga

Salatiga – Sebagai upaya untuk edukasi kepada masyarakat, Perum Jasa Tirta (PJT) I bersama Jaring-Jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (JKPKA) hadir dalam acara Sosialisasi Pemantauan Kualitas Air Wilayah Sungai Jratunseluna di Salatiga. Acara yang diselenggarakan oleh Gerakan Peduli Air dan Sungai Salatiga (Gandarusa) dihadiri Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit dan Kepala Sub Divisi Divisi Pengusahaan WS Jratunseluna PJT I, Imam Buchori beserta Tim JKPKA.

Dalam acara yang diselenggarakan di Mini Teater Bung Karno Jalan Sukowati, Salatiga dihadiri lebih dari 50 orang yang antusias memenuhi aula auditorium dari berbagai elemen masyarakat seperti Guru SMP dan SMA Salatiga, Tokoh Pemerhati Lingkungan dan para anggota Gandarusa.

Paparan pertama mengenai peran PJT I dalam pemantauan kualitas air di WS Jratunseluna yang disampaikan oleh Imam Buchori selaku Kepala Sub Divisi Divisi Pengusahaan WS Jratunseluna PJT I. Materi berikutnya disampaikan Soetarno Said, senior pembina JKPKA. Ia menyampaikan sekilas tentang JKPKA sebagai organisasi nirlaba penggiat lingkungan itu telah berdiri sejak 1997 atas inisiasi bersama dengan PJT I dan Universitas Negeri Malang (UM).

Sosialisasi dilanjutkan materi mengenai Pemantauan Kualitas Air dengan Metode Bioassessment, Fisika, dan Kimia Sederhana yang dipaparkan oleh Istri Setyowati selaku Koordinator Wilayah JKPKA mengenai Pemantauan Kualitas Air dengan Metode Bioassessment, Fisika, dan Kimia Sederhana.

Dalam paparannya, Istri menjelaskan bagaimana mikrovertebrata, serta parameter fisika dan kimia digunakan untuk memonitor kualitas air. “Ketiga parameter ini digunakan untuk mengetahui kesehatan sungai dan digunakan oleh guru dan siswa anggota JKPKA,” jelasnya.

Paparan terakhir disampaikan Iqbal Bilgrami yang merupakan salah satu guru pembina JKPKA bertajuk Pelestarian Sungai dengan Pemberdayaan Masyarakat. Dalam paparannya ia menyampaikan tentang pentingnya peranan masyarakat dalam kegiatan pelestarian sungai baik secara individu, masyarakat, hingga keterlibatan guru dan siswa. “Keterlibatan semua pihak menjadi penting karena terkait dengan hal dimaksud dapat menginspirasi pihak-pihak lain agar mau terlibat dan ikut serta,” ungkapnya.

Ketua DPRD Kabupaten Salatiga, Dance Ishak Palit menjelaskan, kondisi sumur atau sumber air di Salatiga yang merupakan wilayah pegunungan banyak berkurang. “Dari 75 sekarang 40 sudah banyak yang kering. Sedangkan PDAM harus mengambil air baku dari sungai-sungai yang dialiri (debitnya menurun). Jadi menjaga kelestarian sumber daya air ini sangat penting untuk dilakukan,” jelasnya.

Kepala Divisi WS Sungai Jratunseluna PJT I, Didit Priambodo dikonfirmasi Selasa (10/12/2024) menyampaikan bahwa kegiatan dimaksud sebagai salah satu upaya PJT I untuk menjalankan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat. Harapannya semakin banyak pihak-pihak yang peduli untuk menjaga sumber daya air.

“Terima kasih kepada Gerakan Peduli Air dan Sungai Salatiga dan JKPKA yang telah memberikan informasi kepada seluruh pihak terkait. Semoga pengetahuan yang diperoleh dapat disebarluaskan kepada lebih banyak pihak,” harapnya.


Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum PJT I

Jasa Tirta I bersama JKPKA Selenggarakan Temu Ilmiah Competition 2024

Pada Sabtu 30 November 2024 Perum Jasa Tirta (PJT) I bersama Siswa dan Guru anggota Jaring-Jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (JKPKA) melaksanakan kegiatan Temu Ilmiah JKPKA Competition 2024. Kegiatan yang diselenggarakan PJT I dan JKPKA Mengangkat tema “Ensuring River Vitality: Conservation and Sustainable Strategies for Future Generations”.

Kegiatan Temu Ilmiah 2024 dilaksanakan di kantor pusat PJT I Malang dimana acara ini merupakan puncak perlombaan JKPKA Competition yang telah dilaksanakan sebelumnya yang telah diikuti guru dan siswa anggota JKPKA. Pada kegiatan tersebut dilaksanakan final untuk perlombaan Laporan Karya Ilmiah, Infografis, Video for Student and Teacher dan Public Speaking.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Sub Divisi Komunikasi Korporat & Umum PJT I, Koordinator JKPKA, Ketua Pelaksana JKPKA, dan Jajaran Dewan Juri dari Dosen Kimia Universitas Negeri Malang. Ikut serta berpartisipasi dalam JKPKA Competition siswa dan guru dari 34 sekolah anggota JKPKA mulai Dari DAS Brantas Hulu, tengah, Hilir, Bengawan Solo Madiun, Jratun Seluna Semarang dan DAS Toba Asahan.

JKPKA dan PJT I telah bermitra sejak 1997 dan kegiatan ini menjadi agenda rutin yang rutin dilaksanakan. Kerjasama dengan JKPKA menjadi upaya nyata PJT I untuk terus melakukan pemberdayaan masyarakat agar turut berperan dalam upaya pelestarian Sumber Daya Air (SDA). Gelaran ini menjadi ajang unjuk kreativitas dan inovasi bidang konservasi dan pelestarian sungai bagi generasi muda yang peduli lingkungan sebagai penciptaan agen lingkungan untuk keberlanjutan di masa mendatang.


Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

menteri

Kunjungan Kerja Menteri Pekerjaan Umum, Tinjau Command Center dan Bendungan Sutami

Sebagai upaya untuk melihat sistem pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) terpadu yang dilakukan oleh BUMN yang berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Rabu 20 November 2024 Menteri PU Bapak Dody Hanggodo beserta jajarannya hadir langsung mengunjungi Perum Jasa Tirta I (PJT I). Dalam kunjungan kerja tersebut, Menteri PU hadir bersama dengan Direktur Jenderal SDA Bapak Bob Arthur Lombogia beserta Direktur Bendungan dan Danau Bapak Adenan Rasyid meninjau Command Center di kantor pusat PJT I dan Bendungan Sutami.

Pada kesempatan pertama, saat kunjungan ke Command Center PJT I, Direktur Utama PJT I menjelaskan dalam paparannya terkait Jasa Tirta Smart Water Management System (JTWMS) yang dikelola PJT I. Dimana dengan adanya JTWMS, PJT I memiliki teknologi canggih dalam pengelolaan SDA, dimana kuantitas, kualitas, serta siaga banjir dilakukan secara realtime. Pada Command Center PJT I juga dapat melakukan pemantauan atas keamanan bendungan. Dengan menggunakan software Aquarius, PJT I juga dapat melakukan forecast curah hujan untuk 5 hari ke depan. Hal ini tentunya bermanfaat untuk mengidentifikasi potensi banjir, mengelola risiko serta mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan.

Lebih jauh dalam pemaparannya, Fahmi menjelaskan terkait kemanfaatan umum dalam pengelolaan SDA oleh PJT I sebagai dukungan mencapai ketahanan pangan, air, energi, pengendalian air dan kualitas air. Dalam hal mendukung ketahanan pangan, PJT I melayani air untuk irigasi sebesar 282.498 Ha atau setara 3,07 Milyar m3. Dukungan atas ketahanan air diwujudkan dalam hal layanan air baku untuk pdam dan air baku industri, adapun untuk layanan PDAM sebesar 560,08 juta m3/ Tahun. Untuk layanan air baku industri PJT I melayani sebesar 499,38 juta m3/ tahun. Dukungan atas ketahanan energi dalam hal ini layanan atas air baku untuk PLTA sebesar 7,49 Miliar kWh/.

PJT I juga berkontribusi memitigasi risiko atas daya rusak air dalam hal ini untuk pengendalian banjir. “Kami melaksanakan kegiatan operasi pada waduk-waduk dan melakukan kegiatan pemeliharaan pada infrastruktur SDA yang kami kelola sebagai upaya mereduksi banjir,” ungkap Bapak Fahmi.

Untuk menjaga kualitas air, PJT I juga melakukan pengendalian kualitas air dengan menjamin maintenance flow untuk menjaga baku mutu kualitas air.

Beliau juga memaparkan terkait pengelolaan sedimentasi waduk di DAS Brantas yang dilakukan PJT I. Disampaikan bahwa salah satu permasalahan yang dihadapi sekarang adalah terkait sedimentasi waduk yang berpengaruh terhadap kapasitas tampungan waduk. “Upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan sedimentasi adalah PJT I rutin melakukan kegiatan pengerukan, flushing, serta membangun checkdam di hulu bendungan,” ujar Bapak Fahmi.

Disampaikan oleh Bapak Fahmi bahwa sebagai upaya untuk pengembangan, PJT I dalam proses untuk mengajukan penambahan wilayah. “Kami sangat mengharapkan pelayanan PJT I dapat semakin luas kedepannya dalam sektor keairan. Semoga Kementerian PU dapat memberikan dukungan penuh kepada kami dalam berbagai upaya pengelolaan SDA berkelanjutan, pengembangan EBT serta pada sektor SPAM ” Fahmi menambahkan.

Bapak Dody dan rombongan dalam kunjungannnya ke Command Center PJT I menyampaikan apresiasi atas kecanggihan operasional dan pemeliharaan SDA yang dilakukan PJT I utamanya dalam hal pengelolaan waduk. Disebutkan bahwa dashboard yang ada di Command Center sudah terhubung dengan dashboard di Dirjen SDA Kementerian PU sehingga sangat mendukung upaya pemantauan secara terpadu. Dalam kunjungannya beliau menyoroti sejumlah tantangan utama dalam hal ini sedimentasi serta permasalahan lingkungan di daerah hulu. Bapak Dody menyampaikan bahwa dukungan semua pihak diperlukan untuk mengatasi problematika yang dihadapi pengelola waduk. Pengelolaan hulu yang tepat dalam hal ini perlindungan Kawasan hulu multistakeholder mutlak diperlukan.

Selepas tinjauan ke Command Center PJT I, rombongan bergerak untuk kunjungan lapangan ke Bendungan Sutami. Berlokasi di spillway bendungan Sutami, disampaikan penjelasan oleh tim PJT I mengenai kegiatan Operasional dan Pemeliharaan yang dilakukan serta diinformasikan tentang kondisi terkini Bendungan Sutami. “Waduk memiliki fungsi penting tidak hanya irigasi tapi juga memegang peran penting dalam pengendalian banjir, sehingga dukungan semua pihak mutlak diperlukan untuk menjaga keberlangsungan usia guna waduk yang kita miliki,” ujar Bapak Dody.
Dari berbagai tantangan yang ada, pengelolaan SDA membutuhkan sinergi berbagai pihak, “Bendungan Sutami yang telah memberikan banyak manfaat ini harus kita jaga bersama, kedepannya Kementerian PU akan terus melakukan pemeliharaan agar infrastruktur SDA akan selalu terjaga,” ujar Menteri PU menutup pembicaraan.

——————————————————
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

apel

Jasa Tirta I Dukung Pelaksanaan Apel Kesiapsiagaan Banjir 2024 di Bendung Gerak Waruturi

Upaya tanggap bencana, Perum Jasa Tirta (PJT) I ikut serta dalam giat Apel Siaga Banjir 2024 bertempat di Bendung Gerak Waruturi, Selasa 05 November 2024. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh PJ. Gubernur Jawa Timur Bapak Adhy Karyono. Kegiatan dihadiri oleh seluruh stakeholder terkait yang memiliki tanggung jawab melakukan mitigasi,  persiapan dan penanganan atas kebencanaan hidrometeorologi. Pada kegiatan apel dimaksud, PJT I menerima penghargaan sebagai Pengelola Waduk Terbaik yang diterima oleh Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat. 

PJ Gubernur, Bapak Adhy menyampaikan bahwa bencana itu pasti ada, dimana indeks risiko bencana Jawa Timur adalah berdasarkan data Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRB) tahun 2023, IRB Jatim berada pada level sedang di angka 101,65. Sebelumnya IRB Jatim secara berurutan sejak 2019 hingga 2022 mengalami penurunan dari angka 137,88 ke 126,42, lalu 117,26 dan 108,69 atau berada dalam level risiko tinggi.

Ucapan terima kasih diberikan PJ Gubernur kepada seluruh semua pihak sudah siap melakukan mitigasi bencana hingga persiapan penanganan pasca bencana. Bagaimana mempersiapkan, menghadapi, hingga membersihkan tempat hingga upaya pemulihan dan perbaikan kita harus menjadi yang terdepan. “Harapannya, kita semua dapat berkoordinasi dan berkolaborasi saling mendukung, bersama menangani penanggulangan bencana,” ungkap Bapak Adhy. Bencana dapat ditangani dengan sistem terintegrasi dan dukungan seluruh pihak serta pendanaan yang kuat. PJ Gubernur menyampaikan pentingnya seluruh pihak berkoordinasi baik stakeholder dan instansi terkait maupun keterlibatan dari masyarakat. “Sangat penting mengikuti SOP yang ada dalam hal ini terkait untuk mitigasi risiko. Koordinasi kesiapsiagaan memegang peranan 70% dalam menangani risiko bencana tidak hanya oleh instansi penanggung jawab namun juga peran serta masyarakat,” ujar Bapak PJ Gubernur Jatim.

Fahmi Hidayat selaku Direktur Utama PJT I menyampaikan bahwa dukungan PJT I dilakukan dengan serangkaian kegiatan mitigasi risiko dari pemantauan secara digital pada Command Center PJT I hingga pemasangan Early Warning System (EWS) serta perangkat pendukung pemantauan pada infrastruktur yang dikelola PJT I. “Benar adanya bahwa koordinasi mutlak diperlukan agar kegiatan mitigasi dan penanganan bencana dapat dilakukan tepat sasaran dan sesuai. PJT I siap mendukung melalui pemantauan terpusat di command center, tim pengelolaan sarana prasarana yang bersiaga di lapangan hingga alat berat yang siap digunakan saat dibutuhkan,” ujar Bapak Fahmi menambahkan.  

Lebih jauh dirinya juga mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan terkait “Pengelolaan Waduk Terbaik”. Adanya penghargaan memotivasi agar PJT I semakin baik dalam melaksanakan pengelolaan atas prasarana yang dikelola. “Sebagai BUMN pengelola SDA kami akan selalu berupaya melakukan mitigasi risiko kebencanaan yang timbul dengan mengedepankan koordinasi”, ujarnya menutup pembicaraan.

————————————————

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

pelestarian serayu

Bersama Stakeholder, Jasa Tirta I Laksanakan Giat Pelestarian Lingkungan DAS Serayu

Bersama dengan PT PLN Indonesia Power (PLN IP), Jasa Tirta I selenggarakan rangkaian kegiatan Pelestarian Lingkungan DAS Serayu dari 28-30 Oktober 2024. Pelestarian lingkungan di DAS Serayu sangat penting untuk mempertahankan keseimbangan ekosistem, ketersediaan air, serta mendukung keberlanjutan ekonomi dan sosial di salah satu wilayah kerja yang dikelola PJT I. Adapun rangkaian kegiatan yang diselenggarakan secara berurutan yaitu : Penyuluhan kepada masyarakat diikuti penyerahan bantuan bibit tanaman (kaliandra, indigovera, durian, kopi, petai, matoa dan alpukat) pada 28 Oktober 2024. Dilanjutkan dengan seminar pelestarian lingkungan, dengan melibatkan PJT I, PT PLN IP, Akademisi, pemerintah Daerah dan Komunitas lingkungan.

Adapun pada Rabu 30 Oktober 2024 dilaksanakan kegiatan seremonial penanaman pohon dan penebaran bibit ikan, melibatkan PJT I, PT PLN IP, Akademisi, pemerintah Daerah dan Komunitas lingkungan di Bendung Gerak Serayu. Rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan tujuan menurunkan risiko bencana alam, seperti banjir dan tanah longsor, dengan menjaga kelestarian hutan, merestorasi lahan dan mengelola tata air dengan baik. Lebih lanjut kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, menciptakan lingkungan yang sehat dan mendukung keberlanjutan ekosistem.

Secara garis besar, Kepala Divisi Jasa Air dan Sumber Air Wilayah Sungai Serayu Bogowonto, Kurdianto Idi Rahman menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan tidak hanya bertujuan untuk melakukan kegiatan konservasi namun juga sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan semua pihak untuk menjaga SDA. Kurdi menyampaikan bahwa konsep rangkaian kegiatan “Harmoni” baru dilaksanakan tahun ini bersinergi dengan PT PLN IP, dan harapannya akan terus dilaksanakan kedepannya. 

“Hari ini dilakukan seremoni penebaran 120.000 bibit ikan dan penanaman 35.000 bibit pohon”, ujar Kurdi. Kurdi mengharapkan agar sinergi dengan PLN IP serta segenap stakeholder dan shareholder akan terus dilaksanakan. “Dari air kembali ke air, dimana pendapatan yang diperoleh dari pemanfaat dalam hal ini Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA) kami gunakan kembali untuk menjaga lingkungan.”

Ditanya lebih lanjut tentang kegiatan OP yang dilakukan di Serayu, Kurdi menambahkan bahwa sejumlah kegiatan OP di wilayahnya berfokus pada 5 pilar pengelelolaan SDA. Dijelaskan lebih lanjut kegiatan yang dilaksanakan diantaranya : melakukan penyusunan DED pembuatan Checkdam, menyusun kelayakan disposal area keruk sedimen, serta studi lainnya. Kurdi juga menjelaskan bahwa PJT I melakukan kegiatan OP lainnya seperti pengerukan sedimen alur, pemasangan instrumen telemetri, pemeliharaan WQMS serta melakukan kegiatan pemantauan kualitas air. Kami juga rutin melakukan pembersihan eceng gondok dan tentunya melakukan konservasi, ujarnya.

Menutup pembicaraan, Kurdi menyampaikan harapan dan dukungan dari semua pihak mutlak diperlukan agar pengelolaan SDA dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya. “Semoga kehadiran PJT I disini, dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya dan harapannya”, ujarnya menutup pembicaraan.

————————————————-

Divisi Wilayah Sungai Serayu Bogowonto

Sosialisasi Pelestarian Lingkungan Danau Rawa Pening dengan tema Pemanfaatan Eceng Gondok Sebagai Bahan Kerajinan dan Seremoni Penebaran Benih Ikan

Perum Jasa Tirta I yang merupakan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak dibidang Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) bekerja sama dengan PT PLN Indonesia Power menyelenggarakan Kegiatan Sosialisasi Pelestarian Lingkungan Danau Rawa Pening dan Seremoni Penebaran Benih Ikan di Taman Wisata Bukit Cinta, Desa Kebondowo, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang pada tanggal 30 Oktober 2024. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun dalam rangka upaya pelestarian lingkungan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan pemberdayaan Masyarakat.

Kegiatan Penebaran Benih Ikan di Rawa Pening tahun ini dilaksanakan PJT I bersama para pemangku kepentingan, Dari BBWS Pemali Juana, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Tengah, Dinas terkait di Kabupaten Semarang, Perangkat Desa sekitar serta PLN Indonesia Power. Jumlah benih ikan yang ditebar sebanyak 50.000 ekor dengan jenis ikan nila dan gras crab atau karper. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan ekosistem perairan yang berkelanjutan serta menekan pertumbuhan eceng gondok di perairan Rawa Pening. Selain itu, benih ikan yang ditebar ini nantinya juga diharapkan dapat menunjang peningkatan perekonomian masyarakat sekitar melalui aktivitas nelayan perikanan tangkap. Dengan demikian dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap budidaya perikanan dengan karamba jaring apung, sekaligus menjaga kualitas perairan danau Rawa Pening.

Dari hasil pengujian kualitas air yang dilakukan oleh Perum Jasa Tirta I pada 14 anak sungai yang masuk ke Rawa Pening serta beberapa titik badan air Rawa Pening menunjukan hasil kualitas perairan dengan status cemar ringan. Parameter yang terdeteksi melebihi batasan sesuai baku mutu antara lain, BOD, total Nitrogen dan Phosphat. Hal ini mengindikasikan tingginya kandungan organik yang berasal dari limbah domestik seperti aktivitas pertanian, peternakan, dan budidaya perikanan.  

Dengan menjaga keseimbangan ekosistem perikanan danau, juga dapat menekan laju pertumbuhan gulma / eceng gondok di Rawa Pening. Sebagaimana diketahui Eceng gondok (Eichhornia crassipes) merupakan tanaman gulma yang tumbuh di daerah perairan, warga sekitar menyebut tumbuhan ini dengan sebutan bengok. Di Danau Rawa Pening, eceng gondok merupakan ancaman bagi kelestarian ekosistem perikanan. Populasinya yang berlebihan mengakibatkan pendangkalan hingga terganggunya biota bawah air. Upaya Revitalisasi Rawa Pening yang telah diinisiasi oleh Pemerintah Pusat sejak tahun 2020 telah berhasil menurunkan luasan area danau yang tertutup oleh gulma Eceng Gondok. Namun tanpa adanya keberlanjutan, bukan tidak mungkin kondisi Rawa Pening akan kembali seperti sedia kala. Dengan menurunkan populasi Eceng Gondok, maka akan meningkatkan kualitas perairan dan mengembalikan ekosistem perikanan selain juga membantu memperlancar suplai air menuju intake PLTA di Bendung Jelok.

Pada agenda tersebut, secara pararel juga dilaksanakan kegiatan sosialisasi untuk masyarakat sekitar danau. Materi sosialisasi yang diberikan kepada Masyarakat sekitar dan para nelayan ini juga memiliki tema yang selaras dengan upaya pelestarian lingkungan DAS, yakni Pemanfaatan Eceng Gondok Sebagai Bahan Kerajinan. Kali ini, Perum Jasa Tirta I menghadir pelaku bisnis UMKM di sekitar danau Rawa Pening yang telah berhasil mengembangkan produk kerajinan berbahan dasar Eceng Gondok hingga ke skala International. Hadir dalam kegiatan sosialisasi Co-Founder “Bengok Craft” sebagai narasumber yang memberikan success story-nya guna memotivasi masyarakat di sekitar Rawa Pening untuk berperan dalam kegiatan pelestarian lingkungan dengan cara mengubah gulma Eceng Gondok menjadi bentuk kerajinan yang memiliki value dan nilai jual. Dengan edukasi kewirausahaan tersebut, harapannya dapat bermanfaat bagi masyarakat untuk meningkatkan perekonomiannya sekaligus menjaga danau Rawa Pening dari blooming gulma eceng gondok.

——————

Divisi Jasa ASA WS Jratunseluna

coloo

Pembukaan Pintu Flushing Bendung Colo, Upaya Pemeliharaan Infrastruktur WS Bengawan Solo

Sebagai upaya untuk memelihara infrastruktur Sumber Daya Air (SDA) perlu dilakukan upaya perawatan sehingga kegiatan pembukaan pintu flushing Bendung Colo di Wilayah Sungai Bengawan Solo merupakan hal yang krusial untuk dilaksanakan. 

Tanpa pemeliharaan yang tepat, kondisi infrastruktur sumber daya air dapat menurun. Melalui pemeliharaan berkala, PJT I berusaha untuk meminimalisir risiko kerusakan yang berpotensi terjadi, terutama pada masa tanam yang sangat memerlukan ketersediaan air yang stabil dan terkontrol,” ujar Milfan Rantawi selaku Direktur Operasional Perum Jasa Tirta (PJT) I pada Jumat 25 Oktober 2024.

Adapun Bendung Colo memiliki fungsi strategis dalam mendukung sistem irigasi teknis untuk wilayah Sukoharjo, Wonogiri, Klaten, Karanganyar, Sragen.

Dengan adanya kegiatan pembukaan pintu flushing maka air di Bendung Colo akan dialirkan menuju hilir, yang berdampak pada penurunan elevasi air sungai dan aliran untuk irigasi berhenti. Saat periodesasi flushing dimaksud dilaksanakan kegiatan pemeliharaan prasarana SDA yaitu pengecatan pintu air. Adapun kegiatan pengecatan pintu dilaksanakan pada 16 hingga 31 Oktober 2024, dan pintu flushing akan dibuka penuh pada periode pengecatan. 

Selama periode pembukaan pintu flushing tersebut, Bendung Colo tidak dapat menyediakan air menuju Saluran Irigasi Colo Timur dan Saluran Irigasi Colo Barat, namun hal ini sudah sesuai dengan Rencana Alokasi Air Tahunan (RAAT) Tahun 2023/2024 yang telah disepakati dan disahkan oleh stakeholder terkait.

Pada masa pemeliharaan tersebut PJT I menyadari adanya potensi antusiasme masyarakat sekitar yang mungkin memanfaatkan momentum untuk menangkap ikan di area bendung. Fenomena ini kerap terjadi ketika pintu flushing dibuka, sehingga ikan lebih mudah ditangkap baik di hulu maupun di hilir bendung. Terkait adanya potensi bahaya yang dapat timbul dari situasi ini, Bapak Milfan meminta dukungan dari masyarakat setempat serta pihak berwenang untuk menjaga pengamanan dan pengawasan selama kegiatan pemeliharaan berlangsung. “Harapan kami agar masyarakat dan seluruh pihak selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan selama kegiatan (flushing) ini berlangsung,” ujar Milfan.

 Sebagai penutup, Milfan berharap agar warga dapat memahami pentingnya mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama. 

—————————————————–

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

batu

Tanggulangi Krisis Air, PJT I dan PLN UP Buat 50 Sumur Resapan di Kota Batu

Kota Batu – Sebagai upaya menanggulangi ancaman krisis air di wilayah hulu Sungai Brantas, Perum Jasa Tirta (PJT) I bersama PLN Nusantara Power UP Brantas membangun sumur resapan. Total sebanyak 50 sumur resapan telah dibuat di Kota Batu bekerjasama dengan komunitas pelestari lingkungan Sapu Bersih Nyemplung Kali (Sabers Pungli).

Pembuatan sumur resapan oleh kedua perusahaan BUMN itu sebagai bentuk kolaborasi dalam program tanggung jawab sosial lingkungan. Adapun lokasi puluhan sumur resapan berada di Desa Bumiaji dan Desa Junrejo.

“Pembangunan sumur resapan ini diharapkan mampu memperbaiki kualitas lingkungan sekaligus menambah cadangan air tanah, yang sangat penting untuk keberlangsungan hidup masyarakat. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam upaya melestarikan sumber daya air,” kata Kepala Divisi Jasa ASA WS Brantas PJT I, Hermawan Cahyo Nugroho, Minggu (13/10/2024).

Ia menjelaskan bahwa pelestarian sumber daya air dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk. Misalnya konservasi vegetatif melalui penanaman pohon di sekitar area resapan air. Bahkan melalui konservasi sipil teknis seperti pembuatan biopori dan sumur resapan. 

“Pada kesempatan kali ini, Jasa Tirta I bekerja sama dengan Sabers Pungli, pemerintah desa di Kota Batu, dan PLN Nusantara Power membangun sumur resapan,” ujar Hermawan.

Sumur resapan merupakan media untuk menabung air. Air hujan atau air buangan dari aktivitas sehari-hari dimasukkan kembali ke dalam tanah. Air yang tersimpan menjadi cadangan air yang dapat digunakan saat musim kemarau tiba.

“Ini adalah langkah kecil yang sangat berarti. Kami berharap ketersediaan air dapat diwariskan kepada generasi mendatang. Jangan sampai terjadi krisis yang ujungnya menjadikan air sebagai sumber daya yang mahal,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, PJT I mengajak semua masyarakat bersama-sama turut melestarikan sumber mata air. “Jangan sampai anak cucu nanti kesulitan mendapatkan air di masa depan,” ungkapnya.

Hermawan menambahkan, PJT I berkeinginan kegiatan pembuatan sumur resapan itu bisa menjadi titik awal untuk memantik perusahan-perusahaan lain bergerak. “Maksud bergerak yaitu untuk memberikan kepedulian terhadap kegiatan pelestarian air. Sehingga semua element ikut melindungi dan merawat demi masa mendatang,” tuturnya.

Senior Manager PLN UP Brantas, Arfan mengaku antusias mendukung konservasi sumber air. Apalagi, kata dia, dalam pengoperasian pembangkit listrik sangat bergantung dengan air sebagai sumber energi penggerak utama.

Menurutnya, pembangkit listrik tenaga air selaras dengan tujuan pemerintah yang mencanangkan Nett Zero Emmision di tahun 2026. Pasalnya, pemanfaatan tenaga hidro menjadi sumber energi baru terbarukan menuju green energy.

“Kami juga sangat konsen dalam melestarikan alam, salah satunya menjaga sumber-sumber mata air. Maka komiten kami mendukung alam lestari yang memberi manfaat bagi masyarakat. PLTA memanfaatkan debit air, bukan volumenya. Volumenya dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya.

Subdiv Komunikasi Korporat dan Umum PJT I

wonokromo

Jasa Tirta I Gandeng PT SIER dan PSS Susur Bersih Sungai Wonokromo

Surabaya – Perum Jasa Tirta (PJT) I menggandeng PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) dan aktivis Peduli Sungai Surabaya (PSS) menggelar kegiatan resik Sungai Wonokromo. Selain membersihkan sampah di sungai serta bantaran juga dilakukan tebar benih ikan sebanyak 10 ribu jenis ikan Bader dan ikan Patin, Rabu (9/10/2024). 

Kegiatan dilakukan bertujuan untuk mengajak masyarakat untuk lebih peduli dengan kelestarian kondisi sungai saat ini. Dalam kolaborasi tersebut, setidaknya ada 70 orang yang terlibat, baik dari PJT I, PT SIER dan PSS yang didominasi mahasiswa dan pelajar. Susur resik sungai dilakukan dari Kampung Nelayan Nginden Intan hingga wilayah Medokan Semampir atau Wonorejo Timur berjarak sekitar 2 KM.

Kepala Divisi Jasa ASA Wilayah Sungai Brantas PJT I, Hermawan Cahyo Nugroho mengatakan, untuk kepedulian pada sungai seharusnya tidak hanya bertumpu pada pemerintah. Namun semua orang yang memang merasa bahwa sungai dimanfaatkan untuk kehidupan mereka maka harus lebih peduli.

Menurutnya, salah satu pihak yang harus segera diajak untuk peduli terhadap sungai yaitu perusahaan – perusahaan yang juga memanfaatkan air sungai, agar bisa memberikan kontribusi  melalui CSR (Corporate Social Responbility) yang lebih kongkrit ke lingkungan sungai. 

Dari kegiatan yang dilakukan ini, lanjutnya, selain mengembalikan fungsi sungai secara kuantitas dengan pembersihan sampah dan eceng gondok. “Kami juga ingin mengembalikan fungsi keberadaan biotanya, sehingga bisa menjaga kualitas sungai Jagir ini,” tandasnya.

Satuan Pengawas Internal (Auditor) PT SIER,  Suranto mengatakan, upaya membersihkan sungai sebenarnya sudah dilakukan secara rutin oleh PT SIER seperti di Sungai Tambak Oso, tidak hanya di Sungai Wonokromo atau Jagir saja. “Jadi setiap tahun, ada bagian saluran yang melakukan pemeliharaan rutin drainase seluruh kawasan dan waduk penampungan air hujan kawasan Rungkut Surabaya,” jelasnya.

Ia menambahkan, ada sekitar 300 perusahaan di PT SIER, dan pengelolaan limbah menjadi satu. Sehingga pencemaran dari dulu hingga saat ini tidak terjadi. Senada dengan Kadiv Wilayah Sungai Brantas PJT I, perusahaan yang memanfaatkan sungai sudah seharusnya berkontribusi menyalurkan CSR untuk kepentingan lingkungan sungai.

Subdiv Komunikasi Korporat dan Umum PJT I

ARA AWARD

Jasa Tirta I Raih Penghargaan dalam Gelaran Annual Report Award 2023 sebagai Perusahaan dengan Peningkatan Pengungkapan Tertinggi dalam Kategori Perusahaan dengan Pendapatan di Bawah 1 Triliun

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I (PJT I) pada Rabu 09 Oktober 2024, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak atas penghargaan yang diterima PJT I dalam Penganugerahan Annual Report Award (ARA) bagi Perusahaan dengan Peningkatan  Pengungkapan Tertinggi pada  Kategori Pendapatan di Bawah 1 Triliun. Fahmi menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi tersendiri bagi PJT I untuk semakin meningkatkan kinerja perusahaan serta penerapan prinsip-prinsip governansi dan keberlanjutan dalam penyusunan laporan kinerja tahunan yang lebih baik di tahun-tahun mendatang. Penghargaan ini juga menurut Fahmi menjadi bukti transparansi dan kualitas dalam hal penyajian laporan tahunan. 

Fahmi menambahkan bahwa penghargaan ini juga menjadi bentuk apresiasi kepada manajemen PJT I. Fahmi menyampaikan bahwa Laporan ARA 2023 PJT I mengambil tema Sinergi Terintegrasi untuk Akselerasi Penciptaan Nilai Berkelanjutan yang berfokus pada upaya perusahaan untuk memastikan tercapainya tujuan strategis perusahaan tidak hanya pada jangka pendek tapi jangka panjang yang berkelanjutan. Dengan sinergi serta inovasi berkelanjutan yang dilakukan PJT I diharapkan dapat selalu memberikan nilai positif dalam pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) demi tercapainya ketahanan air di Indonesia. Lebih lanjut penyusunan Laporan PJT I sendiri berkesesuaian dengan tema penghargaan yaitu “Internalizing Integrated Mindset Toward Sustainable Long-Term Value Creation”. 

Ketua Umum Komite Nasional Kebijakan Governansi selaku Ketua Panitia Pengarah ARA 2023, Prof. Mardiasmo menyampaikan bahwa Kegiatan ARA bertujuan untuk mendorong penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan di Indonesia melalui keterbukaan informasi dan praktik pengelolaan pemerintahan berkelanjutan, yang dilakukan melalui penilaian terhadap laporan tahunan dan keberlanjutan perusahaan serta pemberian rekomendasi perbaikan terhadap seluruh peserta ARA. Penilaian sendiri diberikan terhadap keterbukaan informasi laporan tahunan dan laporan keberlanjutan yang sesuai dengan ketentuan dan pedoman yang berlaku dan disajikan secara relevan dan wajar.

Penghargaan diserahkan di Bursa Efek Jakarta 07 Oktober 2024 dan hadir mewakili PJT I untuk menerima penghargaan Kepala Sub Divisi Akuntansi dan Manajemen Bapak Ajib Wisnu Anggoro. “Semoga kami semakin baik kedepannya,”  ujar Fahmi menutup pembicaraan.

————————————————-

Kepala Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

WhatsApp Image 2024-10-10 at 13.41.19

DLH Jatim dan PJT I Sepakat Perkuat Tim Patroli Air

Surabaya – Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur, Nurkholis bersama Kepala Divisi Wilayah Sungai Brantas Perum Jasa Tirta I, Hermawan Cahyo Nugroho turut dalam kegiatan Tim Patroli Air Terpadu Provinsi Jawa Timur. Keduanya sepakat untuk ke depan bisa lebih memperkuat Tim Patroli Air dengan menambah sarana prasarana.

Susur sungai untuk identifikasi bantaran dan pencemaran itu digelar, Kamis (3/10/2024). Dimulai dari Desa Cangkir Gresik hingga berhenti di Kampung Geblak Jambangan Surabaya untuk melakukan evaluasi.

Melihat kondisi perahu yang kurang layak, Nurkholis menjanjikan DLH Jatim akan menambah armada perahu untuk Tim Patroli Air. Senada, Hermawan juga menjanjikan hal serupa. “Ya, kami upayakan untuk bisa menambah perahu tahun depan,” kata Hermawan.

Nurkholis menyampaikan harapannya agar Tim Patroli Air Terpadu Jatim lebih meningkat lagi untuk memberikan manfaat pada masyarakat. “Tidak hanya berpatroli maupun pemasangan patok (imbauan bagi warga di bantaran) tapi ada hal yang bermanfaat diberikan pada masyarakat,” kata pria yang juga Pj Bupati Pasuruan tersebut.

Tak hanya menjanjikan adanya penambahan perahu, ia juga meminta agar di jajaran DLH Jatim juga perlu menambah jumlah PPNS Lingkungan Hidup. “Paling tidak setahun ada satu atau dua orang yang bisa disekolahkan untuk menjadi PPNS. Ini juga menjadi hal penting,” tuturnya.

Nurkholis mengusulkan untuk dapat mengetahui pipa pembuangan limbah industri yang berada di dalam air sungai agar diadakan kembali flushing atau penggelontoran di Kali Surabaya. “Kita perlu mengetahui apa saja yang ada di dalam sungai. Termasuk buangan limbah industri dan sampah domestik. Penggelontoran ini tentunya sangat efektif,” ujarnya.

Menanggapi usulan flushing Hermawan menjelaskan, untuk penggelontoran sungai tentunya harus ada kajian studi yang komprehensif terlebih dahulu. “Penggelontoran ini akan banyak dampak yang terjadi. Misalnya banyak bangunan dan rumah di tepi bantaran atau jembatan bisa tergerus aliran air yang sangat deras,” ungkapnya.

Selain itu, pengosongan air di Kali Surabaya juga berdampak pada PDAM dan industri pemanfaat air permukaan tidak bisa berproduksi dalam beberapa hari. “Sektor industri belum tentu memiliki cadangan air untuk produksi. Seperti PDAM Surabaya, jika di Karangpilang dan Jagir tidak produksi, masyarakat Surabaya juga akan terdampak tidak mendapatkan pasokan air bersih dalam beberapa hari,” ujarnya.

Untuk saat ini, lanjutnya, paling efektif dilakukan yaitu pengerukan sungai menggunakan alat berat untuk mengurangi sendimentasi yang tiap tahun selalu bertambah, maupun mengambil eceng gondok. “Jika memang semua pihak keinginan bersama untuk perbaikan atau pengembalian fungsi sungai, ya bertahap harus bisa. Untuk merawat sungai harus memerlukan keterlibatan semua pihak,” katanya

Terlebih, lanjut dia, pihak swasta yang ada di sepanjang sungai yang mengambil air dan membuang limbah belum berkontribusi optimal untuk pelestarian sumber daya air di Kali Surabaya. “Seharusnya Corporate Social Responbility (CSR) mereka juga disalurkan untuk perbaikan dan merawat sungai. Misalnya mengerahkan alat berat untuk mengeruk sedimentasi atau membersihkan sampah sungai di sekitar perusahaan. Jika itu bisa dilakukan, tentunya dengan izin, maka kelestarian Kali Surabaya akan jauh lebih baik,” katanya.

Direktur Konsorsium Lingkungan Hidup, Imam Rochani menambahkan, selama 2024 ini tim menemukan ada beberapa industri yang telah membuang limbah ke Kali Surabaya. Bahkan, ada yang telah masuk proses sanksi administratif, seperti PT Dayasa Aria Prima. Pabrik kertas di Driyorejo Gresik itu diketahui sudah beberapa kali mendapatkan surat peringkatan. “Saat ini Dayasa sudah masuk proses sanksi administratif oleh DLH Jatim,” ungkapnya.

Selain patroli air, Imam menyampaikan bahwa PJT I juga bersedia memfasilitasi identifikasi Kali Surabaya lebih lengkap. “Di luar agenda patroli dalam waktu dekat ini tim akan melakukan identifikasi Kali Surabaya. Tak hanya memantau industri, tapi juga identifikasi bantaran, perahu tambangan sampai titik sampah dan dan saluran drainase,” pungkasnya.


Subdiv Komunikasi Korporat dan Umum PJT I

KODAM

Optimalkan Pengelolaan SDA, Jasa Tirta I Kerjasama dengan Kodam I/ Bukit Barisan

Medan – Perum Jasa Tirta (PJT) I sebagai BUMN pengelola sumber daya air (SDA) di Wilayah Sungai Toba Asahan terus mengoptimalkan kinerja dengan menggandeng mitra strategis. Salah satunya melalui perjanjian kerjasama (PKS) dengan Kodam I/Bukit Barisan (BB). Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PJT I, Fahmi Hidayat dengan Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayor Jenderal TNI Mochammad Hasan. 

Dilanjutkan Penandatanganan Kontrak Kerja (PKK) Tripartit oleh Vice President Regional II PJT I, Lucmanul Chakim bersama Plt Grup Kepala Operasi PLTA PT. Inalum, Dwi Yantho, dan Aster Kodam I/BB, Kolonel Inf Andrian Siregar. PKK tripartit disepakati membahas kegiatan konservasi di area spoilbank pada Wilayah Sungai (WS) Toba Asahan. 

WS Toba Asahan menjadi salah satu wilayah kerja yang diamanatkan pemerintah untuk dikelola PJT I sejak 2014. Sebagai upaya melaksanakan sebagian tugas dan fungsi pengelolaan SDA di WS Toba Asahan, PJT I bermitra dengan shareholder dan stakeholder terkait guna mewujudkan pengelolaan yang efektif dan efisien. 

Fahmi Hidayat menyampaikan, kerjasama bertujuan untuk mengoptimalkan potensi sumber daya para pihak dalam mendukung kinerja para pihak. Khususnya terkait sinergi tugas dan fungsi dalam pengelolaan SDA di WS Toba Asahan. 

“Kerjasama nantinya akan berfokus pada beberapa aspek. Seperti sosialisasi peraturan perundang-undangan, penguatan pembinaan teritorial terkait konservasi SDA. Termasuk di dalamnya penguatan pembinaan teritorial wilaya serta bimbingan teknis SDM,” jelasnya, Senin (30/9/2024). 

Fahmi menyampaikan bahwa penguatan pembinaan teritorial dalam konservasi SDA dilaksanakan dengan cara penanaman pohon. Sedangkan untuk penguatan pembinaan teritorial pada Objek Vital Nasional dalam hal ini Laboratorium Kualitas Air Danau Toba dan WS Sungai Asahan. 

“Harapannya tentu saja dengan adanya kerjasama PJT I dengan Kodam I/BB serta PT Inalum dapat meningkatkan potensi pengelolaan SDA di WS Toba Asahan. Terima kasih kepada Pangdam I/BB beserta jajarannya dalam upaya untuk mewujudkan kehadiran PJT I di Toba Asahan,” ungkapnya. 

Melalui penandatanganan PKK dengan Kodam I/BB dan PT Inalum diharapkannya semua pihak dapat bersama untuk mengawal pelaksanaan kegiatan konservasi di area spoilbank yang disepakati. “Sinergi seluruh pihak terkait semoga selalu terjaga dengan baik kedepannya,” harap Fahmi. 

Mayjen TNI Mochammad Hasan menegaskan bahwa kerja sama tersebut dilakukan guna memperkuat sinergi antara TNI AD dan kedua perusahaan negara tersebut. “Kerja sama ini penting untuk mengamankan objek vital nasional dan pemberdayaan wilayah pertahanan sesuai konsep sistem pertahanan semesta,” ujarnya. 

Jenderal bintang dia itu berharap dengan kolaborasi yang dilakukan dapat menjaga dan mengelola sumber daya alam demi kesejahteraan bangsa. “Melalui kerja sama ini, kami ingin menciptakan situasi yang kondusif bagi kegiatan usaha dan meningkatkan efektivitas penanganan masalah aset di wilayah kerja,” imbuhnya. 

—-

Subdiv Komunikasi Korporat dan Umum PJT I

Waduk Kedungombo

Jasa Tirta I Tebar Bibit Ikan dan Tanam Pohon di Waduk Kedungombo

Grobogan – Perum Jasa Tirta (PJT) I melalui Divisi Wilayah Sungai Jratun Seluna melakukan program sosialisasi pelestarian lingkungan di Waduk Kedungombo, Grobogan. Acara diawali dengan seremoni penyebaran bibit ikan dan penanaman pohon bersama mitra dan stakeholder perusahaan. 

Direktur Operasional PJT I, Milfan Rantawi mengatakan, kegiatan yang dilakukan di DAS Serang tersebut merupakan kegiatan rutin yang tentunya akan terus dilakukan. Adapun ikan yang ditebar sebanyak 10.500 ekor dengan jenis nila dan nilem. 

Selain itu juga dilakukan penanaman 2.000 batang pohon jenis Alpukat Aligator. Lokasi penanaman di Hulu Sungai Serang tepatnya di Arboretum Boyolalu dan Dusun Jlarem Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali. 

“Kegiatan ini sebagai upaya memberdayakan masyarakat agar dapat terlibat aktif menjaga kelestarian lingkungan. Kami bersinegri dengan PT PLN Indonesia Power. Kita tidak bisa sendiri untuk mengelola dan menjaga SDA, sinergi bersama dengan stakeholder dan shareholder terkait tentunya diperlukan,” jelas Milfan, Senin (30/9/2024). 

Ia berharap kesadaran semua pihak dapat tumbuh untuk menjaga kelestarian sumber daya air (SDA) terutama di Waduk Kedungombo. “Kolaborasi lintas sektor semoga dapat ditingkatkan agar kita dapat menjaga kelestarian SDA dari hulu hingga hilir,” harapnya. 

Hadir sebagai narasumber yakni Rahmad Junaidi, Akademisi Fakultas Teknik UIN Sunan Ampel Surabaya. Rahmad menjelaskan tentang strategi pengendalian sedimen yang dapat dilaksanakan melalui metode konservasi tanah dan air. 

Kegiatan itu dilakukan dengan cara menerapkan rehabilitasi serta reklamasi. “Adapun kita semua berkewajiban untuk melaksanakan konservasi tanah dan air sesuai dengan Undang-Undang Nomor 37 tahun 2024. Hal lain yang dapat kita laksanakan adalah melakukan pengelolaan sampah baik dalam skala individu, kawasan, hingga kota,” ujarnya. 

Proses sosialisasi, penebaran ikan dan penanaman bibit pohon juga mengundang Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana, PT PLN Indonesia Power, dan UPB Kedungombo BBWS Pemali Juana. Perwakilan dari Pemkab Grobogan turut hadir dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Peternakan dan Perikanan. Hadir pula Dinas Petenakan dan Perikanan Kabupaten Sragen, Kepala Pusat Kajian, LKFT Fakultas Teknik UGM, Perum Perhutani, Forkopimnda, serta perwakilan kelompok masyarakat. 

—-

Subdiv Komunikasi Korporat dan Umum PJT I

CNN

PJT I Raih Penghargaan Outstanding Digital Transformation for Better Public Service Quality

Surabaya – Perum Jasa Tirta I (PJT I) meraih penghargaan Outstanding Digital Transformation for Better Public Service Quality. Penghargaan dalam ajang CNN Indonesia Awards ke-7 tersebut diserahkan oleh Direktur Transmedia, Warnedy kepada Sekretaris Perum Jasa Tirta I, Wahyu Dutonoto di Surabaya. 

“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi buah dari upaya berbagai transformasi digital yang dilakukan PJT I. Apresiasi dari media seperti CNN Indonesia ini juga menambah semangat perusahaan untuk terus mengembangkan inovasi dan prestasi sesuai visi perusahaan, yakni Menjadi Perusahaan Pengelola Sumber Daya Air Nasional Kelas Dunia,” kata Direktur Utama PJT I, Fahmi Hidayat, Jumat (27/9/2024). 

Fahmi menjelaskan, penghargaan yang diterima juga menambah motivasi bagi PJT I  untuk terus berupaya melakukan transformasi berkelanjutan untuk memberikan pelayanan terbaik kedepannya. “Kami menyadari bahwa di masa mendatang digitalisasi sistem mutlak dilaksanakan demi peningkatan layanan prima,” jelasnya. 

Menurutnya, Command Center yang dimiliki menjadi sarana melakukan pemantauan secara realtime. Bukan hanya kuantitas namun juga kualitas dan kontinuitas sumber daya air. “Dengan adanya sistem Aquarius, kami juga bisa melakukan forecasting kondisi hidrologi di wilayah kerja PJT I,” tuturnya. 

Berbagai aplikasi yang terintegrasi milik PJT I seperti Smart Water Management System menjadi Decision Support System dalam mitigasi risiko atas kemungkinan terjadinya bencana banjir dan kekeringan, serta bencana lain terkait air. “Serangkaian pengembangan teknologi informasi komunikasi dan digitalisasi tetap akan kami terus lakukan, karena zaman akan terus berkembang dan dalam mengelola SDA, maka kami tetap harus beradaptasi,” ungkapnya. 

Perlu diketahui, PJT I merupakan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA). PJT I mengalami berbagai transformasi digital untuk terus tumbuh dan berkembang. Mulai dari pendirian Command Center sebagai bentuk digitalisasi sistem pemantauan hidrologi dan kualitas air di seluruh wilayah kerja perusahaan atau smart water management system secara real time. 

PJT I juga menerapkan sistem Enterprise Resources Planning (ERP) yang merupakan sistem digitalisasi proses bisnis perusahaan. Transformasi digital ini menjadi bentuk keseriusan PJT I menghadirkan beragam inovasi untuk terus bertahan, bersaing dalam mengembangkan bisnis perusahaan, dan mengutamakan kepuasan pelanggan. 

—-

Subdiv Komunikasi Korporat dan Umum PJT I

Kolaborasi Jasa Tirta I, JKPKA dan UM Tingkatkan Kompetensi Guru melalui Pelatihan Pembuatan Modul Ajar Pemantauan Kualitas Air

Bertempat di Selorejo Hotel & Resort, 14-15 September 2024 dilaksanakan kegiatan Workshop Pembuatan Modul Ajar Pemantauan Kualitas Air bagi Guru Anggota JKPKA dengan tema “Integrasi Pembelajaran Multidisiplin untuk Pemantauan Kualitas Air : Mempersiapkan Generasi Penerus Peduli Sumber Daya Air dalam Implementasi Kurikulum Merdeka”. Kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi dari Jasa Tirta I, Jaring-Jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (JKPKA) dan Universitas Negeri Malang (UM). Kegiatan dua hari diisi dengan workshop di hari pertama dilanjutkan dengan praktik lapangan di sungai bersama. 

Membuka acara secara daring, VP Perencanaan, Teknologi Informasi dan Infrastruktur Sumber Daya Air (SDA) Bapak Erwando Rachmadi yang menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh peserta yang hadir tanpa terkecuali. Beliau menjelaskan bahwa PJT I sangat mendukung penuh terselenggaranya kegiatan ini dimana kerjasama PJT I dengan JKPKA telah berlangsung lebih dari 27 tahun. Sinergi dalam pelestarian SDA semoga selalu terjaga dan PJT I berharap lebih banyak lagi guru dan generasi muda yang mengenal JKPKA dan bergabung menjadi anggota JKPKA agar bisa saling berkomunikasi dan bekerjasama meningkatkan kesadaran menjaga lingkungan dan memecahkan isu-isu permasalahan lingkungan. 

Pada kegiatan hari pertama, disampaikan pemaparan materi dari 2 narasumber yaitu tentang pemantauan kualitas air secara Fisika, Kimia, Biologi dan Geografi yang disampaikan oleh Ibu Istri Setyowati, M.Pd dari Koordinator Wilayah Brantas JKPKA. Sedangkan materi kedua pada kegiatan hari pertama disampaikan Ibu Ferryati Masitoh, M.Si. yang merupakan dosen UM. Selanjutnya setelah pemaparan para narasumber, para peserta guru diajak menyusun modul bersama Ibu Yuli Chasanah, M.Pd dari Kooordinator Wilayah Bengawan Solo JKPKA. 

Kegiatan hari kedua diawali dengan paparan dari Koordinator Pusat JKPKA Bapak Sutriyat S.Pd. sebagai persiapan sebelum para peserta perwakilan dari Wilayah Sungai (WS) Brantas, Bengawan Solo dan Toba Asahan yang berjumlah 61 guru terjun ke lapangan. Para guru akan melakukan kegiatan pemantauan air dari berbagai disiplin ilmu mulai biologi, kimia, fisika dan geografi di Sungai Konto. Hasil dari kegiatan nantinya akan menjadi materi pembelajaran dan laporan bersama JKPKA dan PJT I.  

Dihubungi Selasa 17 September 2024, Direktur Utama PJT I, Bapak Fahmi Hidayat menyampaikan apresiasinya kepada pihak-pihak yang turut serta bersama melakukan pelestarian SDA. “Dapat dilihat bahwa Kami tidak sendiri, akademisi juga kami ajak kolaborasi dalam upaya pelestarian Sumber Daya Air.  Kolaborasi bersama PJT I – JKPKA – UM yang telah terjalin selama 27 tahun  menjadi salah satu best practice upaya pemberdayaan masyarakat yang dilakukan PJT I dalam upaya mempertahankan keberlanjutan Sumber Daya Air.” ungkap Bapak Fahmi.  

Kerjasama PJT I dengan JKPKA terjalin sebagai upaya mengedukasi dan mengajak banyak pihak agar lebih peduli terhadap sungai dan lingkungan pada umunya. “Peran guru sangat penting dalam pendidikan lingkungan, sehingga workshop hari ini diharapkan dapat menghasilkan menghasilkan modul ajar yang dapat diaplikasikan di sekolah dan mampu membentuk generasi penerus yang peduli dan bertanggung jawab terhadap keberlanjutan sumber daya air,” ujar Bapak Fahmi menutup pembicaraan.

——————————————————————

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

KNF

Karya Nyata Festival Jawa Timur, TJSL PJT I Gandeng Mitra Binaan Pamerkan Produk Unggulan

Sub Divisi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dan Environmental, Social, and Governance PJT I menunjukkan komitmen untuk bersinergi dengan BUMN lainnya dalam mendukung kemajuan UMKM di Indonesia dengan ikut meramaikan kegiatan Karya Nyata Festival Vol.10 di Kota Batu. Rangkaian acara KNF Vol.10 Kota Batu yang diselenggarakan mulai Sabtu 31 Agustus hingga Minggu 1 September 2024 yang diinisiasi oleh Rumah BUMN Jawa Timur sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan UMKM terutama di Jawa Timur.

Acara dibuka oleh Staf Khusus III Menteri BUMN Bapak Arya Sinulingga yang menyampaikan komitmen Kementerian BUMN dalam mendukung pertumbuhan UMKM secara berkelanjutan. “Jika BUMN besar, maka UMKM juga harus besar,” tegasnya. Lebih lanjut Arya menambahkan bahwasanya kegiatan ini menjadi wadah bagi UMKM untuk memasarkan produk unggulan mereka secara langsung. “Dengan terciptanya pasar maka dapat mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujarnya. 

Pada kegiatan dimaksud Bapak Arya Sinulingga mengunjungi booth PJT I untuk melihat produk mitra binaan serta produk unggulan yang ditampilkan. Kepala Sub Divisi Pengelolaan TJSL dan ESG PJT I saat menerima kunjungan Pak Arya menyampaikan terima kasih atas upaya Kementerian BUMN mengangkat mitra binaan serta menyampaikan dukungan penuh PJT I akan terus dilakukan untuk kegiatan serupa kedepannya. “Kegiatan ini menjadi upaya untuk dapat mengangkat citra mitra binaan BUMN termasuk didalamnya binaan PJT I,” ujar Andriana. 

UMKM binaan hadir dalam kegiatan yaitu Kripik Tempe Mispan dan Pempek Tekwan “Pak Pong”. Acara KFN Volume 10 di Batu menjadi kesempatan menjadi bertemu banyak calon pelanggan. “Kami mempunyai outlet store offline, dan dengan adanya kegiatan ini dapat menjemput bola bertemu dengan pelanggan sekaligus menginformasikan lokasi penjualan baik untuk offline maupun online untuk camilan khas Malang ini, ” ujar Mispan.

Sekretaris Perusahaan PJT I, Bapak Wahyu Dutonoto yang akrab disapa Totok menyampaikan bahwa dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan penjualan produk UMKM. “Kegiatan ini diharapkan juga dapat menjadi ajang promosi produk lokal serta eksplorasi pasar baru,” ujar Totok. Selain memamerkan produk unggulan mitra binaannya, PJT I juga memanfaatkan momen ini untuk memperkenalkan diri sebagai salah satu BUMN pengelola SDA di Indonesia. Produk air minum dalam kemasan bermerek ASA serta informasi tentang pariwisata yang dikelola PJT I pun turut dipamerkan dan mendapat sambutan hangat dari para pengunjung. “Kedepannya tentunya kami berharap lebih banyak produk yang dapat kami bawa sehingga PJT I baik mitra binaannya maupun produknya semakin dikenal masyarakat, “ujarnya menutup percakapan. 

—————————————————–

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

Gathering Selorejo, Perayaan HUT RI sekaligus Diskusi Terbuka bersama Insan PJT I

Gathering Selorejo, Perayaan HUT RI sekaligus Diskusi Terbuka bersama Insan PJT I

Dalam rangka merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-79, Perum Jasa Tirta I (PJT I) menggelar giat Employee Gathering di Selorejo Hotel dan Resort. Selain sebagai peringatan HUT RI ke-79, acara yang diselenggarakan 19-20 Agustus 2024 ini bertujuan mempererat kebersamaan, menumbuhkan semangat berkompetisi dan menjunjung tinggi sportivitas serta sebagai upaya meningkatkan kompetensi insan PJT I utamanya terkait teknologi serta pemahaman seputar isu-isu terkini perusahaan.

Acara hari pertama, dibuka dengan workshop yang diawali dengan sambutan dari Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat. “Kegiatan ini merupakan wujud syukur kita terhadap kemerdekaan yang telah diraih negara kita tercinta.,” ujar Bapak Fahmi membuka acara. Beliau menyampaikan tentang perlunya seluruh insan PJT I untuk bersemangat dalam menjalankan estafet pengelolaan SDA dan bersiap dengan tambahan penugasan yang diberikan pemerintah. “Tantangan ke depan dalam pengelolaan SDA pasti ada, namun kita harus yakin berbekal pengalaman yang kita miliki kita bisa menyelesaikan apapun yang menjadi kendala dalam upaya menjalankan penugasan kita,” ungkap Bapak Fahmi. Beliau menyampaikan hal tersebut sejalan dengan upaya optimalisasi pengelolaan Sumber Daya Air di wilayah sungai yang belum dikelola PJT I oleh Kementerian PUPR. Seluruh insan PJT I diminta untuk siap menghadapi penambahan penugasan dari pemerintah. Beliau mengingatkan bahwa pengelolaan SDA memegang peranan penting dalam menciptakan kemakmuran.

Acara hari pertama dimulai dengan workshop. Dua pemateri mengisi acara tersebut, yang pertama yaitu Vice President Pengembangan Bisnis Bapak Didik Ardianto yang menyampaikan tentang pengembangan wilayah kerja PJT I. Dalam paparannya Bapak Didik menjelaskan tentang pengelolaan WS yang menjadi wilayah kerja PJT I. Disampaikan pengelolaan yang dilakukan oleh PJT I adalah bentuk optimasi dimana anggaran yang digunakan berasal dari Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA) yang diperoleh dari pemanfaat. Beliau juga menyampaikan potensi pengembangan WS lainnya yang telah disampaikan kepada stakeholder terkait. Adapun pemateri selanjutnya adalah Asistant Vice President- Head of B2B East Regional Solution Indosat, Bapak Muzakir Adi yang menyampaikan tentang Smart Office Solutions. Dalam paparannya beliau memaparkan tentang penggabungan teknologi dan tata ruang yang tepat dapat menunjang kegiatan perkantoran. Efisiensi, efektivitas serta keterhubungan dalam lingkup pekerjaan.

Acara hari pertama ditutup dengan acara Bisik Manja yaitu Bincang Asik Malam Jasa Tirta dengan tiga direksi hadir untuk menjawab pertanyaan insan PJT I.

Kegiatan hari kedua diawali dengan senam bersama dan dilanjutkan dengan jalan sehat menyusuri eksotisme waduk Selorejo di pagi hari. Selepas itu insan PJT I bersama-bersama melakukan outbond yang melatih ketangkasan dan kekompakan. Seluruh insan PJT I ikut serta termasuk jajaran direksi.

Kamis 22 Agustus 2024, Direktur Keuangan, Pengelolaan Sumberdaya dan Manajemen Risiko Bapak Mukhamad Taufiq menyampaikan bahwa kegiatan ini secara umum dilaksanakan untuk memeriahkan peringatan HUT RI ke-79 dan secara khusus menjadi ruang diskusi terbuka bersama di lingkup PJT I. Diskusi terbuka, pembahasan dengan manajemen hingga kegiatan outbond dilaksanakan untuk semakin mendekatkan jajaran manajemen dengan seluruh insan PJT I. Kegiatan ini harapannya dapat dilaksanakan lagi kedepannya untuk semakin merangkul seluruh insan PJT I tentunya. Peningkatan kapasistas SDM dilaksanakan dimana kegiatan melibatkan karyawan lama hingga para karyawan Gen Z yang ada di PJT I. Semoga manfaat kegiatan dapat meningkatkan ilmu.dan wawasan dan karyawan terkait isu-isu PJT kontemporer, ujarnya menutup percakapan.

——————————————————
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

TJSL Jasa Tirta I Ikutkan Mitra Binaan pada Surabaya Great Expo 2024

TJSL Jasa Tirta I Ikutkan Mitra Binaan pada Surabaya Great Expo 2024

Sub Divisi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dan Environmental Social Government (ESG) Perum Jasa Tirta (PJT) I turut serta menyemarakkan acara Surabaya Great Expo (SGE) di Grand City Surabaya pada 14-18 Agustus 2024. Pada kegiatan ini Sub Divisi TJSL & ESG PJT I mengikutsertakan mitra binaan unggulannya agar dapat semakin dikenal luas oleh masyarakat.

Tiga mitra binaan unggulan Sub Divisi TJSL & ESG PJT I yaitu mitra turut lurik, Kopi Wonogiri dan Manik-Manik Jombang memperkenalkan produk-produknya di booth pameran PJT 1. Selain mitra binaan TJSL, air dalam kemasan produksi PJT I dengan merek ASA turut meramaikan keterlibatan PJT I dalam mendukung pengembangan potensi UMKM.

Nurwakit sebagai salah satu mitra binaan yang hadir menyampaikan terima kasihnya kepada PJT I. Nurwakit merupakan salah satu binaan yang bergelut pada usaha pembuatan manik-manik. Produk Nurwakit terbilang unik karena material pembuatannya berasal dari pecahan piring. “Kami memanfaatkan limbah pecahan piring yang diolah dengan pemanasan untuk menghasilkan manik-manik”, ujarnya. Lebih jauh Nurwakit menyampaikan bahwa pihaknya dulu juga pernah diajak oleh Sub Divisi TJSL & ESG PJT I untuk mengikuti pameran di Malaysia. Nurwakit menyampaikan bahwa PJT I melakukan pembinaan kepada para Mitra Binaan agar dapat naik kelas dengan penyelenggaraan pelatihan-pelatihan. “PJT I benar-benar membantu mitranya untuk berkembang dan dikenal secara luas,” ungkap Nurwakit.

Milfan Rantawi selaku Direktur Operasional PJT I menyampaikan bahwa kegiatan ini rutin diikuti oleh PJT I. “Selain untuk mengenalkan produk mitra binaan. Tujuannya tentu memperluas pangsa pasar produk mitra serta AMDK produksi PJT I yaitu ASA,” ujar Milfan. Harapan beliau semakin banyak mitra binaan yang dapat diikutsertakan dalam pameran yang diikuti PJT I. “Keikutsertaan mitra binaan PJT I ini menjadi salah satu upaya penguatan pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan UMKM, “ujarnya menutup pembicaraan.

——————————————————————

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

 

Ngebel

Peringati Hari Konservasi Alam 2024, Jasa Tirta I Laksanakan Kegiatan Penebaran Benih Ikan

Komitmen Perum Jasa Tirta I dalam pengelolaan SDA terus diperlihatkan utamanya Agustus ini pada Hari Konservasi Alam Nasional. Sebagai upaya untuk menjaga perairan ekosistem, PJT I mellakukan serangkaian kegiatan penebaran benih ikan di tiga lokasi strategis pada minggu pertama dan minggu kedua bulan Agustus 2024. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Divisi Jasa Air (DJA) WS Brantas dan DJA Bengawan Solo. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan mendukung keberlanjutan sumber daya air (SDA) di wilayah operasionalnya.

Kegiatan diawali dengan penebaran bibit ikan pada 1 Agustus 2024 oleh DJA WS Brantas melalui Sub Divisi Pengelolaan SDA WS Brantas 2. Pada kegiatan dimaksud dilakukan penebaran 20.000 bibit ikan nila di Waduk Bening. Tujuannya adalah menambah stok ikan dan untuk melestarikan ekosistem.

Selanjutnya, pada 6 Agustus 2024, DJA WS Brantas melalui Sub Divisi Pengelolaan WS Brantas 1 melaksanakan penebaran 110.000 ekor benih ikan di Waduk Sutami. Penebaran ini terdiri dari 65.000 ikan tombro, 15.000 ikan haruan, dan 30.000 ikan bandeng. Kegiatan ini dilaksanakan bersama dengan PT PLN Nusantara Power (PT. PLN NP). Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara PJT I dengan PT PLN Nusantara Power untuk menjaga kelestarian SDA. Kegiatan ini merupakan bagian dari Perjanjian Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (PJPSDA)  antara PJT I dan PT PLN NP .

Pada kegiatan di Bendungan Sutami, PJT I juga mengundang siswa-siswi SDN Sumberpucung 03, yang diajak untuk ikut serta dalam upaya pelestarian lingkungan. Para siswa dan siswi diajak ikut serta dalam kegiatan penebaran bibit ikan. Siswa dan siswi yang hadir sekaligus mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga ekosistem perairan.

Selanjutnya pada 7 Agustus 2024, melalui DJA Bengawan Solo PJT I juga melaksanakan sosialisasi pengendalian karamba di Telaga Ngebel, Ponorogo disertai dengan kegiatan penebaran 30.000 ekor ikan tawes. Pada kegiatan dimaksud, PJT I tidak hanya memberikan edukasi kepada para petani keramba tapi juga melakukan penebaran bibit ikan untuk menjaga ekosistem air di Telaga Ngebel.

Rabu, 14 Agustus 2024, Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa PJT I akan terus berupaya untuk menjaga kelestarian SDA, dan kegiatan penebaran bibit ikan menjadi salah satu upaya yang dilakukan. Kegiatan tidak hanya melibatkan stakeholder terkait, namun juga diupayakan dapat berdampak positif baik bagi masyarakat maupun generasi muda. Harapannya kegiatan dimaksud dapat lebih banyak penyelenggaraannya untuk kedepannya, dan tentunya  hal dimaksud memerlukan dukungan bersama semua pihak. “Karena pada dasarnya untuk mengelola SDA kami tidak bisa sendiri, dukungan semua pihak mutlak diperlukan,” ujar Milfan menutup pembicaraan

——————————————————-

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

Empat Tahun

Lima Tahun Erick Thohir: Jasa Tirta I Tekankan Pentingnya Implementasi Budaya AKHLAK

Menyadari bahwa implementasi AKHLAK, tata nilai budaya perusahaan yang dicetuskan oleh Kementerian BUMN, sebagai hal fundamental baik bagi perusahaan maupun bagi karyawannya, Jasa Tirta I selenggarakan kegiatan sebagai peringatan 4 tahun implementasi AKHLAK sebagai Core Values SDM Grup dengan mengadakan kegiatan seminar yang diikuti seluruh insan PJT I Group pada Senin 29 Juli 2024.

Seminar dengan tajuk “AKHLAK sebagai Pondasi BUMN untuk Pertumbuhan Kinerja Berkelanjutan dan Pelayanan yang Semakin Baik” diselenggarakan secara hybrid dan berpusat di Kantor Pusat PJT I di Malang. Acara ini menjadi salah satu dari rangkaian acara yang merupakan bagian dari Perayaan 4 Tahun AKHLAK sebagai Core Values BUMN. Sebelumnya PJT I telah melaksanakan survey implementasi AKHLAK dan untuk menyemarakkan kegiatan juga telah menyelenggarakan Lomba Video A Day in My Life with AKHLAK.

Dalam kegiatan peringatan Puncak 4 Tahun AKHLAK di BUMN kegiatan diisi oleh materi oleh narasumber Bapak Muhammad Yusron Shidqi, M.Ag yang membahas tentang “Penguatan AKHLAK BUMN” dengan moderator Vice President Sumber Daya Korporat Bapak Setiyantono. Gus Yusron selaku Pengasuh Pondok Pesantren Al Hikam Depok memaparkan terkait Penguatan Implementasi Akhlak SDM BUMN untuk mengatasi gap generation karyawan BUMN yaitu Babyboomers, Gen X, dan Gen Z.

Dalam pemaparan oleh Gus Yusron, disampaikan bahwasanya ada perbedaan generasi sehingga perlu adanya strategi yang diterapkan untuk menghadapi hal-hal yang mungkin muncul. Strategi tersebut adalah dengan melakukan pengenalan terhadap diri kita dan berupaya memahami orang lain. Selain itu, perlu upaya untuk menerima perbedaan karakter tiap generasi. Sebagai insan BUMN kita juga harus berupaya untuk belajar strategi komunikasi lintas generasi dan perlu untuk semakin menguatkan pemahaman diri kita atas agama yang kita anut. Terakhir beliau menyampaikan agar kita semua tidak lupa untuk selalu bersyukur.

Direktur Keuangan, Pengelolaan Sumber Daya, dan Manajemen Risiko Bapak Mukhamad Taufiq menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menguatkan komitmen tentang pentingnya implementasi AKHLAK. Harapannya bahwa nilai-nilai AKHLAK yaitu Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, dan Adaptif dapat diterapkan dengan sebaik-baiknya dalam keseharian seluruh Insan PJT I Group.

Dihubungi Rabu 31 Juli Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat menyambut baik pelaksanaan seminar ini. Beliau menyampaikan bahwa beliau memilih mengundang Gus Yusron bukan tanpa alasan. “Beliau dianggap sebagai salah satu pemuka agama muda yang memiliki pandangan baik dari sisi agamis maupun keilmuan,” ujar Bapak Fahmi. Gus Yusron membuka pemahaman baru bagi Insan PJT I Grup utamanya tentang bagaimana menyikapi gap yang muncul antar generasi. “Harapannya ke depan, kita semua dapat meneladani implementasi AKHLAK, dengan menghargai toleransi kepada seluruh pihak tanpa memandang dari generasi manapun,” ujar Fahmi menutup percakapan.

——————————————————-

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

Jasa Tirta I Rayakan Hari Anak Nasional dan Hari Sungai, Undang Siswa Usia Dini ke Taman Pendidikan Lingkungan

Jasa Tirta I Rayakan Hari Anak Nasional dan Hari Sungai, Undang Siswa Usia Dini ke Taman Pendidikan Lingkungan

Dalam peringatan Hari Anak Nasional dan Hari Sungai Nasional, Rabu 31 Juli 2024 Jasa Tirta I mengundang siswa-siswi Taman Kanak-Kanak yang berlokasi di sekitar Taman Pendidikan Lingkungan (TPL) sebagai upaya untuk meningkatkan kepedulian lingkungan sejak dini. Lebih dari 75 anak-anak usia dini didampingi oleh guru-guru hadir mengikuti serangkaian acara diantaranya edukasi pencegahan banjir, lomba mewarna, TPL tour, menanam buah dalam pot. TPL yang dimiliki oleh PJT I  merupakan area konservasi pembibitan, dimana masyarakat maupun berbagai instansi dapat mengajukan permintaan bibit untuk konservasi dengan mengirimkan surat permohonan secara resmi.

Acara diawali dengan edukasi peduli lingkungan melalui eksperimen pencegahan banjir oleh tim PJT I serta informasi singkat tentang TPL PJT I. Para peserta diajarkan mengenai pentingnya air hingga pentingnya  kita semua turut berperan dalam menjaga air. Langkah kongkrit untuk menjaga lingkungan bisa dilakukan mulai dari diri sendiri yakni dengan membuang sampah pada tempatnya, menanam pohon di sekitar rumah dan menjaga kebersihan sungai. Peserta kegiatan selepas mewarnai diajak untuk menyusuri TPL dan belajar tanaman buah dalam pot (tabulampot) serta cara menanam.

Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat menyampaikan bahwa kegiatan hari ini yang merupakan gabungan peringatan Hari Anak Nasional dan Hari Sungai Nasional, mengusung tema “Merawat Lingkungan: Wariskan Kepedulian untuk Masa Depan”. Kegiatan ini diharapkan dapat memupuk kepedulian anak sejak usia dini. “Anak kecil menjadi aset bagi kita semua, karena pengelolaan lingkungan dan Sumber Daya Air (SDA) nantinya akan kita serahkan kepada mereka,” ujar Bapak Fahmi.

Fahmi menyampaikan bahwa perayaan hari ini cukup sederhana, dimana PJT I mengundang 3 TK yang berada di sekitar kantor yaitu TK Tunas Rimba Perhutani, TK NU 16, dan TK Dian Agung untuk bersama belajar dan bermain di TPL. “Kami berupaya mengenalkan kecintaan akan lingkungan dengan bahasa yang sederhana,” ungkap Fahmi.

Menutup percakapan Fahmi menyampaikan harapan agar acara hari ini dapat menjadi kenangan tersendiri bagi siswa dan siswi yang hadir. “Semoga mereka ingat bahwa mereka pernah bermain dan belajar bersama PJT I tentang pentingnya merawat lingkungan untuk masa depan kita bersama,”ujarnya.

——————————————————

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

Bantuan bendo

Jasa Tirta I Serahkan Bantuan Sarana Sanitasi di Desa Bendo Tulungagung

Implementasi pelaksanaan Program Prioritas di Bidang Lingkungan, Jasa Tirta I serahkan bantuan sarana sanitasi bagi masyarakat di Desa Bendo, Tulungagung. Kegiatan ini menjadi salah satu program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PJT I. Latar belakang pemberian bantuan adalah masih adanya masyarakat yang membuang hajatnya di kali Ngasinan. Kegiatan TJSL PJT I merupakan program triwulan II kegiatan PJT I yang disalurkan pada Senin 29 Juli 2024. Penyaluran dilakukan secara langsung oleh tim TJSL PJT I.

Bantuan sarana sanitasi merupakan salah satu bentuk penyaluran TJSL Community Involvement and Development (CID) dengan tujuan memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Bantuan ini menjadi salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dimana kegiatan yang dilakukan PJT tidak hanya sebatas pelayanan kepada pemanfaat dan masyarakat tapi juga berdampak positif kepada kehidupan masyarakat.

Selaku Direktur yang membawahi TJSL PJT I Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa PJT I selaku BUMN berbentuk Perum memberikan pelayanan terbesar kepada masyarakat dalam hal ini irigasi kepada petani secara gratis. Pembayaran diterima dalam hal ini dari Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA) dari pemanfaat komersil. Kami mengelola pendapatan yang kami peroleh untuk kemudian juga diberikan bantuan kepada masyarakat sesuai dengan pedoman Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-1/MBU/03/2023 tentang Penugasan Khusus dan Program TJSL BUMN.

“Kegiatan TJSL yang dilakukan oleh PJT I merupakan kewajiban dari BUMN yang kemudian juga diikuti oleh pihak swasta. Kegiatan yang dilaksanakan merupakan upaya untuk mendukung upaya pemerintah untuk melaksanakan perbaikan yang sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) 2023. Bantuan sanitasi dalam hal ini jambanisasi merupakan upaya untuk menghadapi tuntutan masyarakat dunia akan kualitas hidup yang lebih baik,” ujar Milfan. Harapannya kesehatan dan kebersihan masyarakat terutama yang berada di Desa Bendo, Tulungagung yang belum memiliki sarana sanitasi layak dapat meningkat. “Semoga bantuan ini dapat membantu dan tentunya bermanfaat serta kedepannya semakin luas dampak positif dari kegiatan TJSL yang dilakukan oleh PJT I,” tutup Milfan mengakhiri percakapan.

——————————————————-

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

pak dhoni

Hari Sungai Nasional 2024, Jasa Tirta I Lakukan Sosialisasi dan Ikut Giat Lestarikan Lingkungan

Juli ini sejumlah kegiatan telah dilaksanakan oleh Jasa Tirta I sebagai upaya untuk menjaga kelestarian SDA dan memperingati Hari Sungai Nasional 2024. Awal Juli, PJT I ikut serta dalam diskusi interaktif bersama jurnalis, praktisi lingkungan di Kantor PJT I Gunung Sari. Dalam kegiatan dimaksud perwakilan PJT I menyampaikan tentang upaya PJT I menjaga kelestarian sungai melalui patroli air dan konservasi. Kegiatan diikuti oleh Supervisor Sub Divisi Operasi dan Pemeliharaan Brantas III, bersama dengan Direktur Konsorsium Lingkungan  Hidup, Koordinator Forum Jurnalis Peduli Sungai dan Koordinator Garda Lingkungan Jawa Timur berdiskusi bersama upaya yang dilakukan untuk memelihara Kelestarian Sungai. 

Dalam diskusi disampaikan bahwa patroli air bersama berbagai stakeholder terkait merupakan salah satu cara PJT I untuk melakukan pemantauan kondisi sungai. PJT I tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penindakan dan hasil dari patrol air nantinya dilaporkan kepada pihak berwenang untuk tindak lanjut. Sebagai operator PJT I berupaya untuk dapat membantu melakukan pengawasan sebaik-baiknya bersama dengan seluruh pihak terkait. Di sisi lain kegiatan yang dilakukan untuk menjaga kelestarian sungai adalah dengan kegiatan konservasi. PJT I secara rutin melakukan penanaman bibit tanaman menggunakan Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA) yang dibayarkan oleh pemanfaat. Dalam diskusi juga disampaikan harapan agar masyarakat juga dapat menjaga sungai dengan tidak membuang sampah ke sungai. Harapannya seluruh stakeholder bersama-sama dapat menjaga sungai tetap lestari.

Kegiatan lain yang diikuti adalah PJT I adalah turut serta komunitas peduli lingkungan yaitu Sapu Bersih Nyemplung Kali (Sabers Pungli) pada 14 Juli 2024 di Kali Tledung. Pada kegiatan ini ikut serta Kepala Sub Divisi Operasi dan Pemeliharaan Brantas I, Bapak Dony Trio Prabowo, beserta tim. Adapun selain kegiatan bersih-bersih sungai, kegiatan ini juga mengagendakan pemasangan trash barrier, edukasi pengolahan sampah organik, edukasi game bersih sungai dan kampanye sungai bersih dari sampah. “Kegiatan tidak hanya terfokus pada pembersihan sungai, namun juga bersama mengedukasi masyarakat melalui games interaktif dan juga kegiatan sosialisasi”, ujar Dony. Kegiatan yang dilaksanakan juga melibatkan masyarakat Desa Sidomulyo dan komunitas peduli lingkungan, termasuk warga sekitar, komunitas pecinta lingkungan, serta para relawan.

Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi dihubungi pada Minggu 28 Juli 2024 menyampaikan bahwa PJT I mendukung serangkaian kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan stakeholder dan shareholder  untuk memperingati Hari Sungai Nasional 2024 dari 13-28 Juli 2024. “Serangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Kelompok Sadar Wisata Kota Malang mendapatkan dukungan melalui Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum, dimana hal ini merupakan salah satu pilar pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan Sumber Daya Air,” ujar Milfan. Kegiatan dibuka di Arboretum Sumber Brantas dengan pelaksanaan kegiatan seremoni pada 13 Juli 2024. Kegiatan berakhir di Kelurahan Jodipan pada28 Juli 2024. Disampaikan oleh Milfan bahwa melalui kegiatan sosialisasi dan keterlibatan aktif PJT I, diharapkan dapat meningkatkan kepedulian dan keaktifan masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai, serta mendukung upaya pelestarian lingkungan

 ——————————————————-

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

Dukungan untuk Masyarakat, TJSL PJT I Serahkan Bantuan IPAL Biogas bagi Peternak Sekitar Waduk Wonorejo

Dukungan untuk Masyarakat, TJSL PJT I Serahkan Bantuan IPAL Biogas bagi Peternak Sekitar Waduk Wonorejo

Salah satu program prioritas di bidang lingkungan dari kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dilaksanakan di Bulan Juli oleh PJT I adalah penyerahan bantuan biogas kepada peternak di daerah sekitar Bendungan Wonorejo tepatnya Desa Mulyorejo Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung. Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Senin 22 Juli 2024 oleh tim TJSL PJT I didampingi Tim Divisi Jasa ASA WS Brantas.

Penyerahan bantuan utamanya diberikan kepada peternak sapi yang hingga saat ini masih membuang kotoran sapinya ke Kali Song. Hal ini tentunya menjadi salah satu sumber pencemaran sungai dan menyebabkan menurunnya kualitas air di hilir Sungai Brantas. Melalui pemberian bantuan pembuatan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) skala rumah tangga ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan tersebut.

Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa kotoran sapi yang tidak dikelola dengan baik berdampak buruk bagi lingkungan. “Kotoran sapi menghasilkan banyak gas metana yang berkontribusi kepada perubahan iklim. Bahaya lain yang muncul dari sisi polusi udara, pengaruh terhadap kualitas hidup hingga dapat berakibat pada penurunan kualitas hidup,” ungkap Milfan.

“Aktivitas warga yang membuang limbah kotoran sapi ke Sungai Song yang merupakan bagian dari Sistem Sungai Brantas berdampak menyumbang kerusakan ekosistem sungai,” Milfan menambahkan. Hal dimaksud tentunya akan mencemari air tanah dan air permukaan. Dampak buruk yang lain yaitu dapat mengganggu aktivitas dan lingkungan hidup masyarakat. “Harapannya dengan pemberian bantuan 3 unit IPAL Biogas, para peternak dapat mengelola limbah dengan baik sehingga tidak menimbulkan pencemaran baik bagi lingkungan serta merugikan orang lain,” ujarnya menutup percakapan.

—————————————————–

Sub Divisi Komunikasi Koporat dan Umum

 

Jasa Tirta I Bersama Tim Patroli Air Terpadu Jatim Lakukan Patroli Air Kali Surabaya

Jasa Tirta I Bersama Tim Patroli Air Terpadu Jatim Lakukan Patroli Air Kali Surabaya

Rutin dilaksanakan untuk memantau kondisi DAS Brantas utamanya di area Kali Surabaya, kegiatan patroli air dilaksanakan pada Senin 22 Juli 2024. Kegiatan dengan komando Dinas Lingkungan Hidup, Jasa Tirta I BBWS Brantas, BPBD Provinsi Jatim, Satpol PP dan instansi serta LSM dan komunitas masyarakat bersama-sama melakukan pemantauan untuk mengecek langsung kondisi lapangan. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menginventarisasi sumber pencemar yang ada. Dalam kegiatan ini PJT I juga mengikutsertakan tim Laboratorium Lingkungan PJT I untuk terlibat dalam pengambilan sampel air. 

Kegiatan diawali dari Dusun Perning Kabupaten Mojokerto melintasi Desa Wringin Anom hingga ke Rolak Gunungsari berhenti di kantor PJT I. Tim dibagi dua yaitu pada jalur darat dan sungai. Dalam kegiatan kali ini patroli air tidak hanya memantau kondisi sungai, namun tim juga memasang papan pendirian larangan untuk mendirikan bangunan liar. Diharapkan hal ini menjadi bentuk sosialisasi, bahwasanya tidak boleh untuk memanfaatkan ruang/ sempadan sungai tanpa izin karena ada ancaman pidana yang menyertai sesuai yang tercantum pada pasal 17 UU SDA tahun 2019. 

Selain pemantauan lingkungan tim patroli air juga melakukan pemetaan lokasi tambangan yang ada di Kali Surabaya. Dari hasil pantauan setidaknya ada 56 titik penyeberangan dengan 54 perahu tambangan dan 2 jembatan apung sepanjang Kali Surabaya. Hal ini tentunya akan menjadi perhatian seluruh pihak terkait. 

Direktur Operasional PJT I, Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa kegiatan patroli air rutin dilaksanakan dalam kurun waktu sebulan sekali. Tujuannya untuk melihat dan memetakan sumber pencemaran yang ada. Lebih jauh Milfan juga menyampaikan bahwasanya adanya bangunan yang berada di sempadan sungai sangat membahayakan. Hal ini dikarenakan kerawanan struktur tanah di area sempadan sungai. Seyogyanya kami terus mengingatkan hal dimaksud. Selain itu adanya bangunan di sempadan juga berpotensi menimbulkan masalah baru terkait pencemaran. Beliau mengingatkan bahwa semua pihak sebaiknya untuk taat kepada hal dimaksud demi keselamatan dan lingkungan, ujarnya menutup percakapan. 

———————————————————

Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

Waruturi

Momen Liburan Sekolah, Penawaran Menarik Menunggu di Pariwisata PJT I

Libur sekolah menjadi saat yang tepat untuk menghabiskan waktu bagi keluarga, dan Pariwisata yang dikelola Perum Jasa Tirta (PJT) I dapat menjadi alternatif tempat yang layak untuk dikunjungi. Pata Selorejo, Sutami Lahor, Wonorejo, Waruturi, Wlingi, Lodoyo, dan Bening dapat menjadi alternatif tempat menghabiskan waktu liburan utamanya saat libur sekolah seperti sekarang.

Jika ingin menikmati waktu sambil berolah raga ataupun piknik Pata Waruturi, Wlingi, Lodoyo dan Bening dapat menjadi pilihan. Masyarakat dapat mengakses lokasi Pata yang dikelola PJT I dengan biaya tiket yang terjangkau. Beberapa tempat dapat menjadi alternatif menikmati pemandangan di waduk yang dikelola PJT I. Di Pata Bening, masyarakat dapat mencoba untuk menikmati wisata camping di pinggir Waduk Bening. Pata Bening juga biasanya menjadi rujukan komunitas untuk berkegiatan.

Pata Selorejo menawarkan paket wisata menginap 3 hari 2 malam dengan harga 1,49 Juta Rupiah. Dengan paket Fun School Holiday pengunjung dapat menikmati menginap di cottage mawar untuk 4 orang. Fasilitas yang disediakan adalah makan pagi, akses wifi, kolam renang anak, HTM kereta mini serta berperahu. Untuk malam hari pengunjung dapat menikmati satu kali BBQ bersama dengan keluarga.

Disampaikan oleh Kepala Divisi Operasional Bisnis Ibu Inni Dian Rohani pada Kamis 11 Juli 2024, bahwa paket yang ditawarkan di Selorejo dapat dinikmati dari periode 8-20 Juli 2024. Penawaran istimewa ini tentunya sangat sayang untuk dilewatkan.

Inni Dian menyampaikan bahwa pada momen libur sekolah ini ada tren kenaikan di beberapa Pariwisata yang dikelola PJT I yaitu di Sutami Lahor dan Selorejo. Disampaikan bahwa ada kenaikan jumlah pengunjung 30-40% jika dibandingkan hari biasa. Sedangkan menurutnya untuk Pata lainnya relative masih sama. “Di Wonorejo misalnya jumlah pengunjung relative sama dikarenakan adanya perbaikan jalan menuju kea rah bendungan sehingga mengurangi jumlah kunjungan untuk wisata”, ujar Dian. “Bagi yang masih bingung kemana akan menghabiskan waktu di momen liburan sekolah, bisa memilih Pariwisata PJT I sebagai rujukan”, ujarnya mengakhiri pembicaraan.

—————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

1200

1200 Mahasiswa Poltekes Malang Ikuti Pelatihan Simulasi Implementasi IPE di Selorejo

Bertempat di Selorejo, 3-7 Juli 2024 dilaksanakan kegiatan Simulasi Implementasi Interprofesional Education (IPE) mahasiswa Kemenkes Poltekes Malang di Waduk Selorejo. Kegiatan ini diikuti kurang lebih 1200 peserta dan dilaksanakan selama empat hari berturut turut. Kegiatan ini diikuti oleh calon tenaga kesehatan agar memahami bentuk pelayanan kesehatan dalam rangka penyiapan penanggulangan krisis kesehatan di Indonesia.

Pariwisata Selorejo tidak hanya menawarkan penginapan baik di hotel maupun cottage dengan wisata eksotisme waduk dengan pilihan kamar di hotel dan tetapi juga memiliki lokasi yang cukup luas sehingga cocok untuk kegiatan berkemah semacam ini.

Kepala Divisi Operasional Bisnis Ibu Inni Dian Rohani menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini bukanlah yang pertama kali diselenggarakan di Selorejo. Sebelumnya beberapa kegiatan besar seperti kegiatan Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Dampak El Nino dan Banjir Tahun 2023-2024, pertemuan komunitas, dan kegiatan lainnya yang mengumpulkan massa. Inni Dian menyampaikan bahwa ada area camping ground yang cukup luas sehingga dapat menampung banyak peserta.

Inni Dian menyampaikan bahwa Selorejo siap menampung jika ada kegiatan yang melibatkan orang banyak dan dilaksanakan beberapa hari. Disampaikan oleh beliau bahwa fasilitas Selorejo cukup lengkap sehingga tidak perlu khawatir bagi pihak-pihak yang akan melaksanakan giat disini. Jika hendak reservasi tempat dapat menghubungi marketing kami di nomor +62822-3233-3430, ujarnya menutup percakapan.

—————————————————–
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

WhatsApp Image 2024-07-02 at 15.11.58

SPAM Bango, Upaya PJT I Penuhi Kecukupan Air di Kota Malang

Perum Jasa Tirta (PJT) I sebagai BUMN penyelenggara SPAM mendukung program Pemerintah Kota Malang dalam upaya penyediaan air bersih yang bersumber dari air permukaan di Kota Malang melalui pemanfaatan potensi air baku Sungai Bango sebesar 500 lps yang pembangunannya dilaksanakan secara bertahap, dimana pembangunan tahap awal dilakukan sebesar 200 lps pada tahun 2023-2024.

“Proyek pembangunan SPAM Malang nantinya akan memberikan manfaat terutama dalam mewujudkan kemandirian atas akses air bersih bagi masyarakat Kota Malang”

Pembangunan SPAM Malang menjadi langkah nyata kolaborasi bersama untuk memenuhi akses dan pemerataan air minum yang aman serta terjangkau sesuai dengan target dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 6. Presiden Joko Widodo telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 tahun 2024 tentang Percepatan Penyediaan Air Minum dan Layanan Pengelolaan Limbah. Hal ini menjadi landasan penting dalam akselerasi pencapaian target tersebut salah satunya diwujudkan melalui pembangunan SPAM Bango.

Sebagai BUMN pengelola Sumber Daya Air (SDA), dalam mendukung akselerasi capaian target SDGs tersebut, PJT I berkolaborasi dengan Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang untuk menyediakan akses air bersih dengan sumber air baku yang berasal dari Kota Malang, dimana sebelumnya sebagian sumber air baku berasal dari luar Kota Malang.

Dihubungi Rabu 26 Juni 2024, Kepala Divisi Hukum PJT I Achmad Yunus memberikan pernyataannya terkait perizinan pembangunan SPAM Bango. Beliau menyampaikan bahwa PJT I selalu berkomitmen menerapkan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) sehingga untuk pengurusan perizinan dalam proses mengikuti kaidah peraturan yang berlaku. “Intinya sebagai BUMN, kami menjalankan proses sebagaimana ketentuan yang berlaku dan semoga segala proses dapat diselesaikan dengan segera. Adapun beberapa data yang perlu perbaikan atau disesuaikan telah berproses dan disubmit ulang,” ujarnya.

Kehadiran BUMN sebagai agent of development pada prinsipnya harus memberikan impact bagi masyarakat termasuk kolaborasi dalam kegiatan pengembangan SPAM Bango oleh PJT I dan PDAM Tugu Tirta guna menjamin tersedianya akses dan layanan air yang dapat memberikan manfaat besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menjadi stimulan bagi iklim investasi.

“Kami telah mendapatkan Legal Opinion dari Kejaksaan Negeri Kota Malang untuk dapat mulai kembali proses konstruksi, dengan harapan agar pembangunan SPAM Bango dapat segera selesai pembangunannya dan segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Malang”. “Kami mohon dukungan dan doanya agar segala proses ini dapat dilalui dengan baik dan masyarakat dapat segera merasakan manfaat dengan adanya SPAM Malang,” ujar Achmad Yunus menutup pembicaraan.

———————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

Rakor MOU

Rakor Kermater Tingkat Kotama: Koordinasi dengan Kodam Bukit Barisan Upaya Percepat MoU Konservasi Tripartit PJT I dan PT Inalum

Perusahaam Umum Jasa Tirta I (PJT I), Kodam Bukit Barisan, dan PT Indonesia Asahan Alumunium (PT Inalum) berencana untuk melakukan Memorandum of Understanding (MoU) tripartite terkait kegiatan konservasi. MoU yang seyogyanya dilaksanakan pada Juni 2024 hingga saat berita ini ditayangkan masih dalam proses karena masih dibutuhkannya koordinasi lanjutan terkait materi dalam kesepakatan pihak-pihak terkait.

Sebagai upaya untuk mempercepat MoU pihak Kodam Bukit Barisan mengundang pihak-pihak terkait termasuk PJT I dan PT Inalum untuk hadir dalam acara Rapat Koordinasi Tingkat Kotama 2024. Pihak-pihak yang membidangi kerjasama diundang untuk hadir dalam kegiatan yang bertujuan untuk mempercepat kerjasama yang dilakukan oleh Kodam Bukit Barisan dengan pihak-pihak terkait. Pada kegiatan dilaksanakan paparan dari Asisten Teritorial (Aster) Bukit Barisan terkait MoU/ PKS yang dikerjasamakan.

Kegiatan dihadiri oleh perwakilan dari Divisi Jasa ASA V yang membidangi kerjasama. Harapannya dengan pertemuan yang dilaksanakan dapat mempercepat proses MoU Tripartite PJT I, PT Inalum dan Kodam Bukit Barisan yang nantinya dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat utamanya yang menikmati hasil konservasi yang dilaksanakan.

————————————————

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

qurban

Hari Raya Kurban, Jasa Tirta I Berbagi untuk Masyarakat Sekitar

Perayaan Hari Idul Adha erat dengan berbagi kepada sesama dan tahun ini pada kegiatan dimaksud sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Jasa Tirta I membagikan hewan-hewan kurban kepada masyarakat sekitar lingkungan PJT I. Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat sekitar dapat bersama-sama menikmati momen Idul Adha.

Pada Idul Adha 1445 H ini Badan Pembina Da’wah Islam (BPDI) bersama insan PJT I berkurban 2 ekor sapi dan 4 ekor kambing. Dari hewan kurban dimaksud ada tambahan 1 hewan kurban sumbangan dari Bank BSI sehingga total hewan kurban yang diterima adalah 2 ekor sapi dan 5 ekor kambing. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu 19 Juni 2024 mengambil tempat di Taman Pendidikan Lingkungan PJT I.

Warga sekitar serta sejumlah panti asuhan, pondok pesantren dan instansi menjadi tempat penyaluran daging hewan kurban. Ketua BPDI, Bapak Ajib Wisnu Anggoro menyampaikan bahwa penyaluran diserahkan kepada beberapa instansi diantaranya Babinsa Sumbersari, Panti Asuhan Mabarrot Sunan Giri, Panti Asuhan Arrohman, Pondok Pesantren Abbas Singosari, TK Muslimat NU 16 dan beberapa instansi lainnya. “Beberapa instansi bersurat kepada BPDI sedangkan lainnya menghubungi secara langsung”, ujar Ajib.

Direktur Keuangan, Pengelolaan Sumber Daya dan Manajemen Risiko, Bapak Mukhamad Taufiq menyampaikan bahwa hakikat Idul Adha mengingatkan kita tentang semangat untuk berkurban dan berbagi untuk sesama. Semangat untuk menyisihkan sebagian harta kita dirupakan dalam bentuk hewan kurban yang dibagikan untuk sesama. “Tidak setiap hari orang dapat menikmati daging kurban, momen ini menjadi saat yang pas untuk menyenangkan orang lain”, ujar Taufiq. “Semoga tauladan yang baik ini dapat kita terapkan setiap saat dan menjadi keberkahan untuk semua,” ujar Taufiq menutup percakapan.

———————————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

Jepang 2024

Understanding Risk Global Forum 2024 (UR 24): Jasa Tirta I Tekankan Pentingnya Sinergi Kesiapsiagaan Bencana

Acara Understanding Risk Global Forum 2024 (UR24) yang digelar di Himeji, Jepang pada 17 s.d 19 Juni 2024 dihadiri lebih dari 1.550 delegasi dari 135 negara dan Perum Jasa Tirta I (PJT I) ikut serta dalam kegiatan dimaksud. PJT I hadir menegaskan pentingnya sinergi dalam kesiapsiagaan bencana. Pada forum ini, PJT I mengirimkan 3 delegasi yaitu Manajer Utama Regional I, Manajer Utama Regional II dan Kepala Divisi Jasa ASA II. Hadir sebagai salah satu narasumber kegiatan yaitu Bapak M. Luckmanul Chakim, Manager Utama Regional II yang membawakan materi bertajuk “Engaging Communities in Watershed and Disaster Management”.

Sebagai praktisi Disaster Risk Management, dalam presentasinya, Bapak Luckman menyoroti pentingnya kolaborasi dan peran krusial masyarakat dalam menjaga Daerah Aliran Sungai (DAS) dan penanggulangan bencana. PJT I telah melakukan berbagai upaya, termasuk pengelolaan DAS, manajemen kuantitas dan kualitas air, pengelolaan infrastruktur Sumber Daya Air (SDA) hingga pengembangan teknologi sebagai salah satu Decision Support System yaitu Jasa Tirta Water Management System (JTWMS). Semua ini bertujuan untuk mengurangi risiko bencana dan memastikan keberlanjutan SDA.

Selain itu, PJT I juga menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat melalui edukasi, pelatihan, dan partisipasi aktif dalam pengelolaan DAS dan kesiapsiagaan bencana. Hal ini karena sinergi antara pemerintah, PJT I, dan masyarakat lokal merupakan kunci untuk membangun ketahanan terhadap bencana dan memastikan kesejahteraan masyarakat.

Bapak Luckman menyampaikan bahwa UR24 menjadi platform penting bagi PJT I untuk berbagi pengalaman dan memperkuat kerjasama internasional dalam menghadapi tantangan bencana alam, terutama dalam menghadapi banjir. Harapannya dengan keikutsertaan dalam kegiatan seluruh pihak yang hadir dapat menemukan alternatif-alternatif terbaik dari praktisi yang untuk mengatasi kebencanaan. Perlunya juga untuk melibatkan masyarakat sebagai salah satu upaya mitigasi risiko kebencanaan tentunya

———————————————–

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

 

WhatsApp Image 2024-06-20 at 09.24.42

Perum Jasa Tirta I dan PT Kilang Pertamina Internasional RU IV Cilacap Komitmen Tanam 100.000 Mangrove

Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup 2024, Perum Jasa Tirta I bersama PT Kilang Pertamina Internasional RU IV Cilacap mengumumkan komitmen mereka untuk menanam 100.000 pohon mangrove sepanjang tahun 2024.

Komitmen ini akan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama melibatkan penanaman 50.000 pohon, diikuti dengan tahap kedua yang juga akan menanam 50.000 pohon mangrove. Kegiatan awal telah dimulai dengan penanaman 200 pohon di Segara Anakan, Desa Ujungalang, Kecamatan Kampung Laut.

Penanaman mangrove ini merupakan langkah konkret untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s), khususnya dalam pilar pembangunan lingkungan. Hal ini mencakup penanganan perubahan iklim, pelestarian ekosistem laut, dan ekosistem darat. Tujuannya adalah untuk mencapai pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan yang berkelanjutan sebagai penyangga seluruh kehidupan.

Dengan langkah ini, Perum Jasa Tirta I dan PT Kilang Pertamina Internasional RU IV Cilacap berharap dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar. Penanaman mangrove tidak hanya akan membantu mengurangi dampak perubahan iklim, tetapi juga meningkatkan kualitas ekosistem laut yang sangat penting bagi kehidupan manusia dan keanekaragaman hayati.

———————————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2024-06-13 at 14.26.10

Giat Konservasi 10.000 bibit, Kolaborasi Jasa Tirta I dan PT PLN Nusantara Power

Penanaman pohon atau konservasi menjadi salah satu upaya yang dapat kita lakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan hal tersebut menjadi landasan kegiatan konservasi Perum Jasa Tirta I (PJT I) bersama dengan PT PLN Nusantara Power (PLN NP). Dalam rangka Hari Lingkungan Hidup 2024., dilakukan acara seremoni penanaman pohon di area konservasi PJT I yaitu di Arboretum Sumber Brantas. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu 12 Maret 2024 dengan mengundang stakeholder terkait.

Hadir dalam kegiatan Kepala Sub Divisi Jasa ASA I/1 Ibu Kamsiyah Windianita dengan Senior Manajer UP Brantas Bapak Arfan. Kegiatan ini juga diikuti oleh baik insan PJT I maupun insan PT PLN NP. Pada kegiatan dimaksud dilakukan seremoni penanaman pohon Gaharu dan Pohon Cendana. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (PJPSDA) yang dilakukan oleh PJT I. Kegiatan kolaborasi ini bertujuan untuk dapat terus menjaga ekosistem air dan tanah dimana upaya konservasi ini diharapkan dapat menjaga lestarinya Sumber Daya Air (SDA).

Pgs Direktur Utama PJT I Bapak Milfan Rantawi sekaligus Direktur Operasional PJT I yang dihubungi Rabu 12 Juni 2024 menyampaikan bahwa kegiatan di Arboretum Brantas ini merupakan salah satu kerjasama mutualisme dengan PLN NP. “Acara hari ini merupakan kegiatan seremonial untuk PJPSDA 2024 yang disepakati antara PJT I dengan PLN NP dimana dilakukan kegiatan penanaman 10.000 pohon di Hulu sungai Brantas dengan rincian 5.000 batang ditanam di Desa Tlekung dan 5.000 di Desah Dampit,” ujarnya Milfan.

Kegiatan ini tentunya akan terus kami laksanakan mengingat pentingnya penanaman pohon dan melestarikan lingkungan melalui tanaman untuk keberlangsungan masa depan kita bersama.

Lebih jauh Milfan menyampaikan terima kasih kepada seluruh stakeholder PJT I yang ikut serta mendukung kegiatan konservasi. “PJPSDA menjadi penting karena uang yang diperoleh untuk pengelolaan SDA dikembalikan dalam bentuk kegiatan menjaga lingkungan. Prinsip “dari Air Kembali ke Air” diimiplementasikan dengan tujuan menjaga kelestariannya,” ujar Milfan. Harapannya kegiatan kolaborasi ini akan semakin terjaga dan kedepannya dapat memberikan manfaat nyata tidak yhanya sekarang tapi hingga anak cucu kita dapat menikmati hasilnya, ujarnya menutup pembicaraan.

———————————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2024-06-13 at 14.26.10 (1)

Jasa Tirta I dan PT PLN IP Sebar 100.000 Ikan Tawes dan Patin di Waduk Wonogiri

2024, Jasa Tirta I bersama dengan PT PLN Indonesia Power (PT PLN IP) bersama melakukan kegiatan rutin penebaran bibit ikan di Waduk Wonogiri. Kegiatan ini rutin dilakukan guna menambah stok ikan di Waduk Wonogiri. Kegiatan dilaksanakan Rabu, 12 Juni 2024.

Tahun ini akan ditebar 100.000 bibit ikan yang terdiri dari 50.000 ikan tawes dan ikan patin.. Adapun kegiatan penyebaran ikan dilakukan karena penangkapan ikan patin di area Waduk Wonogiri terbilang tinggi baik dilakukan oleh nelayan ataupun pemancing yang datang dari berbagai daerah. Untuk populasi tawes juga demikian, berdasarkan hasil studi yang dilakukan populasi ikan tawes menurun dan pemijahan alami yang terjadi sangat sedikit. Sehingga kegiatan penebaran ini sudah tepat dilakukan.

Menanggapi kegiatan restoking ikan di Waduk Wonogiri, Pgs. Direktur Utama PJT I Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa kegiatan dari sisi ekologi kegiatan restoking tentunya dapat mengembalikan keseimbangan mata rantau kehidupan dalam waduk. Hal ini bertujuan untuk mencegah terhadinya kelimbahad jasad renik/ blooming. Adapun dari sisi lingkungan dampak dari blooming adalah penurunan kualitas air atau pencemaran baik di waduk maupun aliran sungai di bagian hilir. Sehingga jelas bahwa ikan memiliki peranan penting dalam keseimbangan mata rantai ekosistem di waduk, ujar Milfan.

Dengan kegiatan ini diharapkan dapat menambah jumlah stok ikan di perairan umum sehingga nantinya memberikan manfaat bagi para nelayan secara ekonomi. Peningkatan daya dukung perairan atas budidaya ikan yang dilakukan diharapkan dapat memberikan manfaat tentunya kepada masyarakat nelayan yang berada di sekitar waduk. Disampaikan oleh Milfan bahwa kolaborasi yang dilakukan secara berkala antara PJT I dan PT PLN NP diharapkan dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi lingkungan namun juga memberikan efek positif bagi masyarakat, ujarnya.

———————————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2024-06-13 at 14.26.02

Bagikan Bibit Ke Masyarakat Kota Malang, Jasa Tirta I Peringati Hari Lingkungan Hidup 2024

Hari lingkungan hidup sedunia diperingati 5 Juni setiap tahunnya. Tahun ini, Jasa Tirta I menyemarakkan peringatan tersebut dengan mengadakan pembagian bibit tanaman kepada masyarakat kota Malang
dalam acara Car Free Day (CFD) pada 9 Juni 2024 yang lalu. Kegiatan ini merupakan
kolaborasi antara Milenial Jasa Tirta I dengan mahasiswa fakultas vokasi jurusan administrasi bisnis Universitas Brawijaya sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk turut ambil peran dalam upaya pelestarian lingkungan.

Kegiatan yang mengusung tema “Plant Trees, Save Earth” menjadi gerakan bersama untuk memberi langkah nyata perbaikan lingkungan untuk masa mendatang dengan melibatkan peran serta masyarakat yang lebih luas.

Dalam kegiatan ini, dibagikan sebanyak 400 bibit tanaman buah antara lain durian, jambu merah, sirsak dan mangga yang berasal dari Taman Pendidikan Lingkungan Jasa Tirta I serta bantuan bibit dari Unit Tanggung Jawab Sosial Perusahaan.

Sekretaris Perusahaan Perum Jasa Tirta I, Bapak Wahyu Dutonoto yang dihubungi Rabu, 12 Juni 2024 mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan. “Perum Jasa Tirta I sebagai BUMN pengelola Sumber Daya Air sangat mendukung segala bentuk inisiasi kegiatan konservasi seperti yang dilakukan adek-adek dari Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya ini. Hal ini merupakan salah satu upaya pencapaian program pemerintah untuk mendukung ketahanan air, pangan,dan energi,” ungkap Wahyu.

Untuk mengatasi berbagai permasalahan lingkungan sangat diperlukan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat, hal tersebut menjadi landasan dukungan penuh PJT I dalam kegiatan kali ini.”Kami merasa senang karena generasi muda terlibat aktif mengkampanyekan kebiasaan menanam pohon dengan berbagai manfaatnya yaitu mengurangi polusi udara, mencegah banjir dan tidak kalah pentingnya untuk tercapainya ketahanan air di masa mendatang,” imbuh Totok.

Dari antusiasme masyarakat terlihat warga Kota Malang sangat menyambut baik kegiatan ini. Tidak lebih dari 60 menit seluruh bibit habis dibagikan. “Harapan kami, setelah kegiatan ini lebih banyak masyarakat yang peduli terhadap lingkungan, aktif menanam pohon untuk memperbanyak ruang terbuka hijau di Kota Malang dan tentunya kegiatan serupa agar dapat rutin dilakukan dan nantinya lebih banyak generasi muda yang tergerak ikut serta menjaga lingkungan,”ujar Wahyu menutup pembicaraan.

————————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2024-06-11 at 10.03.11 (1)

Patroli Air Bengawan Solo, Upaya Jasa Tirta I Bersama Jaga Kelestarian Sungai

Sebagai operator di salah satu wilayah sungai (WS) strategis nasional yaitu Sungai Bengawan Solo, Jasa Tirta I laksanakan kegiatan susur sungai bersama para pemangku kepentingan. Kegiatan ini dilaksanakan sejak tanggal 28 Mei 2024 hingga berakhir Rabu 05 Juni 2024 kemarin. Rute yang diambil pada kegiatan yaitu dari outlet Bendungan Wonogiri hingga pertemuan Kali Bengawan Solo dan Kali Madiun. Kegiatan patroli air difokuskan pada wilayah Bengawan Solo Hulu. Kegiatan ini dilaksanakan oleh PJT I bersama dengan Balai Besar Sungai Bengawan Solo (BBWS BS), Balai Pengelolaan Sumber Daya Air Bengawan Solo (Balai PSDA BS) serta Tim SAR Majelis Tafsir Al Qur’an (MTA) Surakarta.

Pada kegiatan susur sungai, ketiga instansi terkait menugaskan pelaksana survey perwakilan masing-masing instansi untuk melaksanakan kegiatan patrol air. Kegiatan yang direncanakan akan dilaksanakan 7 hari yaitu 28 Mei hingga 06 Juni 2024, selesai lebih cepat karena peserta patroli air telah berhasil untuk memetakan serta menginventarisasi area Bengawan Solo Hulu sehingga jadwal kegiatan dimampatkan.

Pgs. Direktur Utama sekaligus Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi yang dihubungi pada Kamis 06 Juni menyampaikan bahwa kegiatan ini rutin dilakukan oleh PJT I. Disampaikan oleh beliau bahwa selaku operator, PJT I menjalankan penugasan sesuai amanat pemerintah untuk melakukan kegiatan pemantauan. Hasilnya nanti akan dilaporkan kepada BBWS BS dan Balai PSDA Bengawan Solo. “Kami menjalankan fungsi kami dalam hal pengawasan dengan tentunya meminta keterlibatan stakeholder terkait,”ujarnya.

Lebih lanjut Milfan juga menyampaikan bahwa kegiatan patroli air atau susur sungai dilakukan dengan tujuan melakukan pembaruan data lapangan untuk keperluan inventarisasi awal kegiatan monitoring dan pemantauan kondisi badan air, pemantauan lokasi pengambilan air untuk kegiatan pengusahaan SDA, lokasi aktivitas penyeberangan sungai, pemantauan lokasi rawan pencemaran dan pemantauan kondisi tanggul Sungai Bengawan Solo Hulu. Menjaga kualitas air adalah tugas kita bersama, karenanya kegiatan patrol air rutin dilakukan dengan melibatkan stakleholder dan shareholder terkait termasuk didalamnya masyarakat. “Menjaga air sama dengan menjaga masa depan, karenanya semoga kita semua dapat selalu berupaya untuk menjaganya bersama-sama,” ujarnya menutup pembicaraan.

————————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

Beijing 2024

Konferensi Internasional Hidroinformatika ke-15 di Beijing: Keterlibatan Aktif PJT I pada Penerapan dan Optimasi Pengelolaan SDA

Pada 27-30 Mei 2024, 15th International Conference on Hydroinformatics (HIC 2024) diselenggarakan di Empark Grand Hotel, Beijing, China, dengan tema “From Nature to Digital Water: Challenges and Opportunities”. Konferensi ini menghadirkan berbagai topik yang relevan dengan tantangan dan peluang dalam pengelolaan SDA, termasuk:

  • Teknologi untuk Pengelolaan dan Pemantauan SDA
  • Big-data, Pengetahuan, dan Pengelolaan Data SDA
  • Solusi Baru dalam Metode Pemodelan (AI, High Performance Computing, dan Cloud Computing)
  • Transformasi Digital Sistem Air Perkotaan
  • Pemodelan Hidraulik dan Hidrologi
  • Dampak Perubahan Iklim
  • Hidroinformatika Lingkungan dan Pesisir
  • Sistem Air Kompleks, Penginderaan Jauh dan Pengendalian
  • Refleksi Pandemi COVID-19 dalam Hidroinformatika
  • Hubungan Nexus Air – Energi – Pangan
  • Inovasi dalam Pendidikan dan Pelatihan Hidroinformatika

HIC 2024 menjadi platform dinamis untuk pertukaran ide dan kolaborasi global, mengumpulkan akademisi dan praktisi dari berbagai negara untuk berbagi teknologi terbaru dan praktik terbaik di bidang hidroinformatika. Konferensi ini bertujuan membuka jalan bagi solusi terbaik untuk keamanan air global dan mencapai tujuan SDA dalam Agenda Pembangunan Berkelanjutan PBB 2030. Selain itu, konferensi ini diharapkan dapat menginspirasi inovasi akademis, mendorong dialog lintas disiplin dan negara, serta membangun fondasi untuk masa depan pembangunan dan kemajuan teknologi hidroinformatika yang berkelanjutan.

 

Konferensi ini didukung oleh berbagai institusi terkemuka seperti China Water, IAHR (International Association for Hydro-Environment Engineering and Research), IWA (The International Water Association), IWHR (China Institute of Water Resources and Hydropower Research), DHI (Danish Hydraulic Institute), serta beberapa universitas dan lembaga riset di Tiongkok.

 

Salah satu sorotan utama konferensi ini adalah aplikasi teknologi digital-twin dalam manajemen SDA. Teknologi ini dilengkapi dengan fungsi perkiraan, peringatan dini, simulasi, dan perencanaan awal, yang mampu meningkatkan pengelolaan SDA dan mendorong produktivitas sektor ini. China, sebagai tuan rumah, telah mendorong pengembangan teknologi digital twin untuk mencapai digital mapping, intelligent simulation, dan forward-looking rehearsal dalam seluruh proses tata kelola SDA.

 

PJT I mengirimkan delegasi yang terdiri dari Kepala Divisi Teknologi Informasi, Oky Widya Wira Buana, dan staf DTI, Rasyid Muhammad Amirul Muttaqin. Rasyid berperan sebagai moderator pada sesi “S3.2 Technologies for Water Management and Monitoring (III)” juga sebagai presenter pada sesi tersebut dengan topik “Utilizing AQUARIUS as Water Resource Management Software: A Decision Support Tool in the Operational Area of Jasa Tirta I State-Owned Enterprise, Indonesia”.

Dalam presentasinya, Rasyid menyoroti peran aktif PJT I dalam penerapan teknologi informasi untuk sistem pengelolaan SDA. Ia memaparkan bagaimana teknologi AQUARIUS digunakan sebagai alat bantu dalam proses monitoring, pengumpulan data, analisis, dan pelaporan. Teknologi ini memungkinkan PJT I untuk melakukan pengambilan keputusan yang lebih tepat dan efisien dalam operasional pengelolaan SDA.

 

Keterlibatan aktif PJT I dalam HIC 2024 menunjukkan komitmen perusahaan dalam berkontribusi pada diskusi global mengenai teknologi dan best-practice dalam hidroinformatika. serta bagaimana PJT I terus berkomitmen untuk mengadopsi teknologi terbaru demi mendukung pengelolaan SDA yang berkelanjutan di Indonesia.

 

———————————————–

 

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

Beawsiswa TJSL 2024

Dukung Pendidikan Generasi Muda, Jasa Tirta I Salurkan Dana Pendidikan bagi Siswa Berprestasi

Dalam momentum Hari Pendidikan Nasional tahun 2024 Perum Jasa Tirta I (PJT I) menunjukkan komitmennya mendukung pendidikan melalui program pemberian bantuan dana pendidikan kepada 35 putra/putri karyawan dengan status Pekerja Kontrak dengan Waktu Tertentu (PKWT) jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Berdasarkan pasal 20 ayat 3 Peraturan Menteri Badan Usaha Milik negara (BUMN) Nomor: PER1/MBU/03/2023 tentang Penugasan Khusus dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkingan Badan usaha Milik Negara bahwa salah satu program yang menjadi prioritas adalah Pendidikan dan pemberian bantuan beasiswa kepada siswa berprestasi tentunya sejalan dengan hal tersebut.

Adapun berdasarkan pendaftar yang telah masuk data nya terdapat 64 siswa yang mengikuti tahapan seleksi pada program ini. namun, siswa yang terpilih adalah dengan memenuhi syarat yang telah ditentukan yaitu sebanyak 25 siswa SD dan 10 siswa SMP. Secara simbolis pemberian dana bantuan ini diserahkan kepada 3 (tiga) Siswi SMP dan 5 (lima) Siswi SD yang dilaksanakan di Kantor Pusat Perum Jasa Tirta I. Bantuan ini langsung diserahkan perwakilan Perum Jasa Tirta I oleh Bapak Wahyu Dutonoto selaku Sekretaris Perusahaan.

Bantuan dana pendidikan yang merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini diserahkan langsung oleh Sekretaris Perusahaan, Bapak Wahyu Dutonoto, pada 27 Mei 2024 di Kantor Pusat PJT I. Program ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi keluarga karyawan dan mendukung agar anak-anak  dapat menempuh pendidikan yang lebih baik.

Sekretaris Perusahaan, Bapak Wahyu Dutonoto menyampaikan bahwa program bantuan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam mendukung pendidikan anak-anak karyawan. Selain itu, bantuan ini juga mencerminkan komitmen PJT I dalam mendukung pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Beliau menyampaikan bahwa bantuan yang telah diberikan oleh Perum Jasa Tirta I dapat membangkitkan semangat anak-anak siswa untuk belajar hingga berprestasi dan para orang tua yang bekerja di lingkungan kerja Perum Jasa Tirta I selalu bersemangat dalam menjalankan pekerjaan nya sehari-hari.

———————————————–

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

coverweb

Jasa Tirta I Paparkan Benchmarking Polluter Pay Principle pada SWaM 2024 di Malaysia

Memenuhi undangan dari Mejar (K) Dato’ Ir. Hj. Ahmad Bin Othman selaku President Malaysian Stormwater Organisaztion (MSO), rombongan Perum Jasa Tirta I (PJT I ) hadir pada kegiatan Stormwater Management (SWaM) 2024 di Le Méridien, Putrajaya, Malaysia. Hadir dalam kegiatan mewakili PJT I Pgs.Vice President Perencanaan, Teknologi Informasi, dan Infrastruktur Sumber Daya Air Bapak Erwando Rachmadi didampingi oleh Kepala Divisi Perencanaan Korporat Bapak Sugik Edi Sartono dan Staf Muda Sdr. Tiar Ranu K. SWaM 2024: National Conference on Stormwater Management- Stormwater Rresiliency Solutions for the Future. Kegiatan diselenggarakan pada 27-30 Mei 2024 dan Bapak Erwando Rachmadi hadir sebagai salah satu keynote speaker pada perhelatan dimaksud.

SWaM 2024 merupakan kegiatan keempat yang diselenggarakan dari konferensi nasional yang diselenggarakan oleh MSO yang fokus kepada pengelolaan air hujan baik dari sisi kualitas dan kuantitas. SWaM 2024 menekankan pada aspek ketahanan iklim atas pengelolaan air hujan. Konferensi diselenggarakan dengan tujuan untuk mengurangi dampak buruk dari perubahan iklim terutama kaitannya dengan curah hujan. Dengan adanya konferensi diharapkan akan ada penyebaran informasi yang nantinya memberikan manfaat bagi seluruh pihak terkait terutama pengelolaan air hujan, erosi, serta pergeseran tanah. Lebih jauh konferensi ini juga membahas tentang kebijakan terbaru, tatacara serta pengelolaan banjir

Pada konferensi internasional ini Bapak Erwando menjelaskan tentang Benchmarking Polluter Pays Principle. Dalam paparannya beliau menyampikan pentingnya melakukan pengelolaan SDA terpadu. Dijelaskan bahwa PJT I melaksanakan pengelolaan SDA terpadu dari hulu, tengah hingga hilir. Dari mulai pengelolaan daerah tangkapan hujan, pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS), pengelolaan kualitas air, pengelolaan kuantitas air, pengelolaan infrastruktur SDA dan pengelolaan banjir. Terkait peraturan bahwa pemanfaat SDA memiliki tanggung jawab yang diatur dalam Peraturan Perundangan untuk membayar Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air yang nantinya dikembalikan untuk pegelolaan SDA. Beliau menutup presentasi dengan tanya jawab seputar pengelolaan SDA.

Keikutsertaan PJT I dalam konferensi internasional ini bukan hanya memperkuat posisi perusahaan dalam komunitas air global, tetapi juga membuka peluang kerjasama lebih luas di kancah internasional dalam lingkup pengelolaan SDA. Melalui inovasi dan kolaborasi, PJT I berupaya menciptakan masa depan pengelolaan air yang lebih baik, tidak hanya untuk Indonesia, tetapi juga untuk dunia.

————————————————
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2024-05-26 at 09.02.50

10th World Water Forum: Jasa Tirta I Kenalkan Smart Water Management System

Berperan aktif dalam memperkenalkan teknologi terbaru dalam pengelolaan air di perhelatan 10th World Water Forum (WWF) yang diselenggarakan di Nusa Dua Bali, Perum Jasa Tirta I (PJT I) kirimkan delegasi untuk menjadi pembicara dalam sesi yang bertajuk “Synthesis and Disseminating Innovations in Smart Water Management Worldwide” yaitu Kepala Divisi Jasa ASA III, Ibu Astria Nugrahany.

Pada paparannya, Ibu Astria Nugrahany menjelaskan tentang Jasa Tirta Water Management System (JTWMS) yang digunakan oleh PJT I. JTWMS adalah sebuah sistem yang mengintegrasikan penggunaan data real-time untuk mengukur kuantitas, kualitas, dan efisiensi penggunaan air. Selain itu, sistem ini juga memungkinkan pemantauan keamanan infrastruktur sumber daya air serta penanganan risiko bencana alam yang berkaitan dengan air, seperti banjir dan kekeringan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa penggunaan JTWMS oleh Perum Jasa Tirta I merupakan langkah konkret dalam mendukung upaya pemerintah dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan terkait dengan pengelolaan sumber daya air. Diharapkan dengan adopsi teknologi canggih ini, pengelolaan air di Indonesia dapat semakin efektif, efisien, inovatif dan berkelanjutan.

Pgs Direktur Utama PJT I Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa kegiatan WWF menjadi sarana untuk menginformasikan kegiatan yang pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) yang dilakukan perusahaan. “WWF menjadi sarana pembelajaran serta pertukaran informasi strategis pengelolaan air secara holistik. Sebagai bentuk dukungan, PJT I tidak hanya mengirimkan delegasi sebagai narasumber acara tapi juga turut serta dalam kegiatan seminar dan expo pameran,” ungkap Bapak Milfan.

30 delegasi dari level manajerial hingga Milenial diberangkatkan oleh PJT I untuk ikut aktif dalam WWF ke-10 di Bali. “Semoga pengelolaan SDA yang dilaksanakan oleh PJT I dapat terdengar gaungnya oleh seluruh stakeholder dan shareholder terkait hingga dunia internasional, serta insan PJT I dapat mengambil insight, ilmu, serta beragam hal positif selama kegiatan,” ujarnya menutup percakapan.

———————————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2024-05-25 at 09.25.13

Momentum WWF, Jasa Tirta I, CISPDR China dan Indra Karya Teken MoU Pengelolaan SDA dan EBT

Bertempat di Paviliun Cina, Bali Nusa Dua Convention Center, Rabu 22 Mei 2024 dilaksanakan kegiatan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) antara Perum Jasa Tirta I, Changjiang Institute of Survey, Planning, Design and Research (CISPDR) serta PT Indra Karya (Persero). Kerjasama tripartit ini berfokus pada pengembangan di bidang SDA dan Energi Baru Terbarukan (EBT). Dalam perhelatan World Water Forum ke-10 di Bali, 3 BUMN dari 2 negara ini menyepakati kerjasama terkait studi dan peluang pengembangan dalam pengelolaan SDA meliputi salah satunya pengembangan EBT dengan fokus khusus pada teknologi Pumped Storage

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Pgs. Direktur Utama PJT I Bapak Milfan Rantawi, Chairman of the Board CISPDR Mr. Xiangyang Hu dan Direktur Utama PT Indra Karya Bapak Gok Ari Joso Simamora. Penandatanganan disaksikan langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Bapak Basuki Hadimuljono, Minister of Water Resource China Mr. Li Guoying serta President of the World Water Council Mr. Loïc Fauchon.

Ajang WWF ke-10 menurut Pgs. Direktur Utama PJT I Bapak Milfan Rantawi menjadi ajang dan sarana yang tepat berkumpulnya para stakeholder dan shareholder terkait untuk membahas isu terkait air. “Tentunya pertemuan berbagai pihak didukung oleh stakeholder terkait menjadi upaya bersama untuk memetakan isu strategis seputar pengelolaan SDA, energi dan sejumlah isu penting lainnya,”ujar Milfan. Penandatanganan MoU tripartit antara PJT I, CISPDR dan PT Indra Karya menjadi salah satu upaya untuk menyelesaikan bersama isu strategis yang dihadapi seluruh pihak.

“Harapan saya, kerjasama ini dapat meningkatkan hubungan antara Indonesia dan China dalam skala yang lebih luas, khususnya dalam hal meningkatkan kapasitas pengembangan pengelolaan SDA di Indonesia. Isu green energy juga menjadi krusial dan diharapkan kerjasama ini dapat mempercepat eskalasi implementasi penerapan green energy untuk mendukung program Pemerintah Indonesia,” ungkap Milfan.

Menggandeng CISPDR dan Indra Karya lebih lanjut Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa penandatanganan MoU dapat menciptakan sinergi bagi seluruh pihak terkait. Memberikan efek positif bagi Indonesia dan China secara umum dan tentunya kepada seluruh pihak terkait. “Solusi inovatif dan berkelanjutan diharapkan dapat diperoleh agar kedepannya kita dapat menemukan solusi efektif pengelolaan SDA dan penerapan Energi baru Terbarukan, ujarnya menutup pembicaraan”.

————————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

Rilis Coverweb (2)

Flushing Wlingi Lodoyo 2024, Upaya Jaga Optimasi Layanan Irigasi dan Suplai Air

Sebagai upaya untuk menjaga fungsi waduk, tahun 2024 Jasa Tirta I kembali laksanakan kegiatan flushing atau penggelontoran di Waduk Wlingi dan Bendung Lodoyo. Kegiatan yang semula akan dilaksanakan pada 13-17 Mei 2024 diubah menjadi tanggal 20-24 Mei 2024. Penundaan ini dikarenakan adanya kondisi kebutuhan air pada Daerah Irigasi Lodagung yang hingga saat ini masih membutuhkan alokasi air.

Sesuai dengan penugasan dari pemerintah berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) 46 tahun 2010 pasal 4 ayat (2) huruf g bahwa kegiatan flushing sebagai upaya pemeliharaan sungai. Secara spesifik kegiatan ini menjadi penting karena terkait dengan menjaga kapasitas tampungan Bendungan Wlingi dan Bendung Lodoyo dari sedimentasi. Termasuk salah satu manfaat kegiatan ini juga untuk dapat memastikan PLTA berfungsi optimal dan berkelanjutan.

Bendungan Wlingi memegang peranan penting karena menjadi tempat pengambilan dan penyediaan air untuk irigasi daerah Lodoyo- Tulungagung Timur seluas 13.000 Ha. Bagi Bendungan Wlingi kegiatan flushing juga penting karena fungsinya sebagai pengatur debit air (after bay) PLTA Sutami dan pembangkit tenaga listrik dengan daya terpasang 2 X 27 MW. Lebih jauh lagi, Bendungan Wlingi memiliki peranan penting antara lain sebagai pengendali banjir dan pengendali pasir Gunung Kelud. Selain itu manfaat dan tujuan lainnya adalah untuk menjaga perikanan darat dan pariwisata di Bendungan Wlingi.

Bagi Bendung Lodoyo, kegiatan flushing penting karena bendung ini berfungsi membangkitkan PLTA Lodoyo dengan daya terpasang 1 x 4,7 MW. Lodoyo juga memegang peranan penting sebagai pengatur debit (afer bay) PLTA Wlingi. Lodoyo juga memegang fungsi pengendali banjir dan penggelontoran pasir ke hilir Waduk Lodoyo serta bagi perikanan darat dan pariwisata.

Terkait kegiatan flushing yang dilakukan Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi menyampaikan beberapa himbauan agar masyarakat baik yang berada meningkatkan kewaspadaan saat kegiatan flushing dilakukan. “Sangat kami harapkan, pada saat kegiatan flushing dilaksanakan pada 20-24 Mei nanti, masyarakat dapat menjaga diri dengan tidak melakukan kegiatan baik menjala ikan ataupun memancing khususnya di area sepanjang aliran sungai Brantas, mulai dari daerah Blitar, Tulungagung, Kediri hingga Nganjuk,” ujar Milfan.

Pelaksanaan flushing Bendungan Wlingi dan Bendung Lodoyo membutuhkan kerjasama masyarakat agar dapat berjalan lancar. “Kepada masyarakat dan pihak-pihak terkait, mari bersama-sama kita kawal pelaksanaan kegiatan penggelontoran Wlingi-Lodoyo agar dapat berjalan dengan baik dan lancar tanpa insiden,” ujar Milfan menutup percakapan.

——————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2024-04-23 at 07.59.25

Halal Bihalal Syawal 1445 H Jasa Tirta I Group, Menjalin Keakraban dan Kebersamaan

Dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1445 H Jasa Tirta I selenggarakan Halal Bihalal di Gedung Graha Tirta Malang. Bersama dengan PT Jasa Tirta Energi (PT. JTE,), Ikatan Istri Karyawan dan Karyawati (IIKK), Keluarga Alumni Perum Jasa Tirta I (KIJATA) beserta seluruh insan PJT I Group kegiatan Halal Bihalal dilaksanakan pada Kamis 18 maret 2024. Kegiatan diselenggarakan secara hybrid, kegiatan luring di Gedung Graha Tirta serta online melalui zoom dan Youtube. Acara ini sebagai ajang menjalin kebersamaan untuk menjaga silaturahmi dan saling memaafkan selepas satu bulan berpuasa di Bulan Ramadhan.

Acara Halal Bihalal yang dilaksanakan diisi dengan tausiyah oleh Habib Muhammad Bin Anies Shahab yang menyampaikan tentang keberkahan Ramadhan dan pentingnya maaf memaafkan. Disampaikan juga oleh beliau bahwa PJT I menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan karena melakukan pengaturan atas air dan hal dimaksud berpengaruh besar dalam kehidupan masyarakat. Hal ini diharapkan menjadi ladang ibadah untuk seluruh insan PJT I. Disampaikan beliau bahwa memberi minum air dapat menjadi ladang pahala yang kebaikannya setara dengan membebaskan budak pada zaman Nabi Muhammad dahulu. Dari sini dapat kita simpulkan bahwa amanah pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) berpengaruh besar bagi banyak pihak dan sudah selayaknya dilaksanakan sebaik-baiknya oleh seluruh insan PJT I. Habib Muhammad bin Anies juga mendoakan agar eksistensi PJT I semakin membawa berkah dan manfaat bagi seluruh pihak.

Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat yang memberikan sambutan dalam acara tersebut, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum refleksi bersama seluruh insan PJT I Group untuk saling memaafkan dan meraih kemenangan selepas ramadhan dan menjadi golongan yang kembali fitrah. Diungkapkan beliau bahwa kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan ukhuwah, menambah kekompakan dengan harapan agar tali silaturrahmi seluruh insan PJT I Group dapat terjalin dengan baik sehingga dapat tercipta keselarasan hubungan antar sesama.

Bapak Fahmi mengingatkan seluruh insan perusahaan tentang pentingnya PJT I karena bertugas mengelola SDA. Pekerjaan yang dilakukan oleh PJT I terkait dengan kesejahteraan sosial dan kemaslahatan umum sehingga sudah sepatutnya seluruh insan PJT I bersungguh-sungguh dalam menjalankan pekerjaan yang diamanatkan oleh negara. Menutup pembicaraan beliau tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada seluruh insan perusahaan dan harapan kedepannya seluruh insan PJT I semakin baik lagi dalam memberikan pelayanan kepada seluruh pihak dan tentunya bekerja dengan hati.

———————————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2024-04-22 at 15.30.45

Mudik Asyik Bersama BUMN 2024, Perum Jasa Tirta I Berangkatkan Pemudik dari Malang dan Jakarta

Pada tahun ini Perum Jasa Tirta I (PJT I) kembali menggelar mudik gratis dari 2 lokasi flag off pemberangkatan yaitu Jakarta dan Malang di hari Jumat (5/04) yang diikuti sekitar 350 orang pemudik.

Dari 2 lokasi flag off pemberangkatan tersebut dibagi menjadi 7 rute perjalanan untuk berbagai kota tujuan seperti Jakarta-Malang, Malang-Jakarta, Malang-Semarang (Via Tol), Malang-Semarang (Non Tol), Malang-Banyuwangi, Malang-Purwokerto dan Malang-Trenggalek.

Mudik gratis ini merupakan pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PJT I sebagai bentuk sumbangsih perusahaan pada masyarakat.

Fahmi Hidayat, Direktur Utama PJT I melepas secara langsung rombongan pemudik dari Kantor Pusat PJT I di Malang untuk tujuan beberapa kota di Jawa Timur, Jawa Tengah hingga Jakarta. Dalam sambutannya Fahmi menyampaikan rasa syukurnya kegiatan rutin ini dapat kembali dilaksanakan untuk membantu masyarakat umum dan semakin mendekatkan PJT I dengan masyarakat. “Harapan kami, dengan kegiatan ini dapat meringankan pengeluaran pemudik untuk berkumpul bersama keluarga” ungkapnya.

Peserta Mudik Asyik Bersama BUMN 2024 ini diikuti oleh masyarakat umum, mahasiswa hingga para karyawan. Setiap peserta mendapatkan goodie bag yang berisikan konsumsi hingga obat-obatan untuk kenyamanan pemudik selama perjalanan hingga kota tujuan.

Dari Jakarta, Direktur Operasional PJT I, Milfan Rantawi hadir melepas peserta Mudik Bersama BUMN 2024 dari Lapangan Monas untuk penumpang rute Jakarta-Malang yang seremoninya dilaksanakan serentak seluruh BUMN untuk flag off pemudik dari Jakarta.Pemberangkatan pemudik dipimpin secara langsung oleh Menteri BUMN Bapak Erick Thohir.

Dalam kesempatan tersebut Milfan sempat berbincang dengan salah satu pemudik bernama Bapak Nuryadin yang berangkat bersama istrinya untuk tujuan Surabaya.
“Terima kasih kepada PJT I yang sudah membantu meringankan beban dalam pelaksanaan Mudik Asyik 2024, semoga selalu rutin diselenggarakan setiap tahun”, harap Nuryadin.

Selamat berkumpul bersama keluarga, tetap waspada dan mengutamakan keselamatan dalam perjalanan.

————————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2024-04-22 at 15.30.44

Nuzulul Quran dan Safari Ramadhan, Upaya Insan Jasa Tirta I Raih Berkah Ramadhan

Bulan Ramadhan 1445 H, keluarga Besar Perum Jasa Tirta I (PJT I) menyelenggarakan puncak acara Safari Ramadhan sekaligus peringatan Nuzulul Quran pada Selasa 02 April 2024. Kegiatan diselenggarakan di Kantor Pusat PJT I dan dihadiri langsung oleh Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat dan Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi beserta jajarannya.

Dalam kegiatan dimaksud, sedekah dan infaq yang telah dikumpulkan dari para karyawan diserahkan melalui santunan kepada tiga panti asuhan yaitu Panti Asuhan Al Hayatul Islamiyah Kedungkandang Kota Malang, Pesantren Tahfidz dan Panti Syairurrifa dan Panti Asuhan dan Ponpes Al Hidayah. Selain santunan kepada pengurus dan adik-adik dari panti asuhan, juga diberikan bantuan Al Quran dari PJT I untuk masing-masing panti asuhan.

Dalam kegiatan perayaan Nuzulul Quran dan Safari Ramadhan dimaksud, PJT I juga menyerahkan Zakat Maal karyawan PJT I melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang. Tim BAZNAS juga menyerahkan piagam apresiasi kepada PJT I atas Zakat Maal yang diberikan oleh segenap karyawan PJT I. Dalam kegiatan dimaksud Tim BAZNAS juga memaparkan tentang “Tata Kelola di BAZNAS”.

Kegiatan diakhiri dengan tausiyah dari Bapak Dr. KH. Halimi Zuhdy, M. Pd., M. A, dengan tema “Melestarikan Al-Quran untuk Memperoleh Keberkahan Lailatur Qadar”. Beliau menyampaikan tentang berbagai keajaiban Al-Quran dari sisi sastra baik dari sisi Bahasa yang indah hingga memberikan pengaruh yang luas bagi pembacanya.

Bapak Milfan Rantawi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh insan PJT I yang ikut serta dalam kegiatan pemberian santunan kepada pengurus dan adik-adik dari panti asuhan. Harapannya agar keberkahan di Bulan Ramadhan dapat kita rengkuh bersama. Hadirnya ustad Halimi Zuhdi juga menjadi oase bagi semua insan PJT I karena memberikan paparan mengenai keindahan Al-Quran dan faedahnya untuk kita semua.

Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat menyampaikan bahwa kegiatan ini rutin diselenggarakan dan kedepannya akan terus dilaksanakan dengan harapan dapat merangkul lebih banyak pihak yang membutuhkan. “Besar harapan kami agar eksistensi PJT I dapat menjadi keberkahan dan kebermanfaatan bagi lebih banyak pihak, “ujarnya menutup pembicaraan.
——————————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2024-03-26 at 09.45.15

Jasa Tirta I Tanam Pohon Serentak, Peringati Hari Air Dunia 2024

22 Maret diperingati sebagai Hari Air Dunia (HAD) dan sebagai upaya untuk mengingatkan tentang pentingnya Air, dilaksanakan kegiatan penghijauan dengan penanaman pohon serentak di 5 (lima) Wilayah Sungai (WS) yang dikelola Perum Jasa Tirta I.
5 lokasi penghijauan dimaksud adalah di Desa Tlekung, Kota Batu, dilaksanakan penanaman 5000 Batang, Waruturi Kab.Kediri sebanyak 4000 Batang, Desa Kare, Madiun sebanyak 5000 Batang, Hulu Rawa Pening, Kab. Semarang sebanyak 1000 Batang dan Desa Ambar Halim, Kabupaten Toba sebanyak 1500 Batang.

Kegiatan penanaman tersebut juga mengundang stakeholder perusahaan di masing-masing wilayah. Selain penanaman pohon, dilaksanakan juga kegiatan edukasi bagi anak usia dini dari Taman Kanak Kanak maupun Sekolah Dasar yang berlokasi di dekat wilayah penanaman. Adapun kegiatan edukasi tersebut berupa story telling tentang air serta berbagai mini games dan hiburan yang dikemas dengan kreatif untuk mengedukasi anak usia dini tentang pentingnya melestarikan air bagi kehidupan. Selain itu, anak-anak juga dilibatkan saat penanaman pohon bersama stakeholder terkait.

Kegiatan penanaman pohon di WS Toba Asahan dihadiri oleh seluruh Direksi PJTI. Direktur Operasional Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen PJT I dalam menjaga sumber daya air melalui generasi yang akan datang.
Dengan tema Water For Peace PJT I berusaha untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya air.

“Untuk generasi muda Kami berupaya melakukan edukasi dengan media yang berbeda yaitu story telling dengan tajuk Air Bercerita agar esensi peranan penting air untuk kehidupan dapat dicerna dengan cara yang menyenangkan,” ungkapnya.

“pohon yang ditanam adalah jenis pohon keras yang bernilai ekonomis,” tambah Direktur Keuangan, Pengelolaan Sumber Daya dan Manajemen Risiko Bapak Mukhamad Taufiq yang ikut hadir pada kegiatan peringatan HAD di Toba Asahan.

“Namun di lokasi Desa Ambar Halim juga dipilih beberapa Tanaman buah dengan harapan nantinya tidak hanya mampu menjaga air namun hasilnya juga dapat dinikmati oleh masyarakat. Tujuan lainnya adalah agar masyarakat bersemangat menanam karena dalam jangka panjang buah hasil panen akan mereka nikmati,” Taufiq menambahkan.

Menutup pembicaraan, Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai wujud kolaborasi serta komitmen bersama untuk menjaga kelestarian SDA. “Menjaga air adalah tugas kita bersama, dan semoga kegiatan yang kita laksanakan dapat dinikmati hasilnya hingga anak cucu kita kelak karena sangat penting menanamkan rasa peduli untuk melestarikan air untuk ketahanan air di masa mendatang,”ujar Fahmi.

———————————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

AnugerahBUMN

Anugerah BUMN ke 13 tahun 2024, Jasa Tirta I Raih Penghargaan Best CEO dan Transformasi Organisasi Perusahaan Terbaik

Mengusung tema “Business Reinvention untuk Optimalisasi Peluang Bisnis di Industry 4.0”, Malam Anugerah BUMN ke-13 resmi digelar 13 Maret 2024 dan PJT I mendapatkan dua penghargaan sekaligus pada kategori The Best CEO dan Korporat Terbaik Ke-3 Kategori Transformasi Perusahaan. Pada malam penganugerahan, Direktur Utama PJT I, Bapak Fahmi Hidayat menerima penghargaan “The Best CEO in Talent Development” sedangkan pada level korporat PJT I memperoleh penghargaan sebagai terbaik ke-3 kategori Transformasi Organisasi. Penghargaan diterima langsung oleh Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi. Acara ini merupakan acara rutin yang digelar oleh BUMN Track bekerjasama dengan PPM Manajemen.

Untuk membuka acara, Ketua Dewan Juri Bapak Tanri Abeng menyampaikan bahwa kegiatan ini selaras dengan visi 2045 Indonesia Emas. Untuk melihat kesiapan BUMN dan mewujudkan hal dimaksud. Selaras dengan tema “Business Reinvention untuk Optimalisasi Peluang Bisnis di Industri 4.0”, terbukti bahwa kinerja BUMN dan Anak BUMN pasca pandemi menunjukkan kinerja yang positif.

Direktur Operasional PJT I, Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa penghargaan ini tidak lepas dari upaya PJT I untuk terus berinovasi agar dapat bertahan, bersaing dan tentunya mengembangkan sektor bisnis perusahaan di era 4.0. PJT I terus berupaya memberikan pelayanan terutama terkait pengelolaan Sumber Daya Air (SDA). Transformasi dilakukan tidak hanya dalam upaya penambahan wilayah, pengembangan energi terbarukan, pengembangan SPAM hingga digitalisasi pengelolaan SDA. Transformasi lebih jauh menurut Milfan tidak hanya dari sisi pengelolaan SDA namun juga dalam pengelolaan keuangan melalui SAP, core value, pemantauan keamanan bendungan, hingga otomatisasi infrastruktur SDA. PJT I juga selalu mengutamakan kepuasan pelanggan dengan menerapkan berbagai kebijakan dan prosedur demi mewujudkan excellence service level, ujarnya.

Dihubungi terpisah, Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat menyampaikan penghargaan Best CEO yang diraihnya, tidak lepas dari pembinaan talenta yang dilakukan di PJT I. Pembinaan dilakukan kepada baik jajaran pimpinan hingga level karyawan milenial. Akhir 2023 kami mengumpulkan milenial perusahaan untuk mendiskusikan problematika dan pengembangan perusahaaan kedepannya. Awal tahun 2024 ini PJT I juga sudah memberangkatkan dalam beberapa kloter jajaran pimpinan muda serta staf milenial untuk belajar pengelolaan SDA secara langsung melalui kegiatan benchmarking ke Japan Water Agency. Menutup pembicaraan Fahmi menyampaikan harapannya agar penghargaan ini menjadi semangat bagi PJT I dan seluruh insan perusahaan agar dapat memberikan pelayanan terbaik dan terus berinovasi mencapai Ketahanan Air menuju Indonesia Emas.

————————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

BanjirMoker

Sinergi Jasa Tirta I dan Stakeholder, Bersama Tangani Banjir di Kabupaten Mojokerto

Hujan lebat sejak 5 Maret 2024 di area Brantas Tengah mengakibatkan peningkatan debit cukup signifikan sehingga mengakibatkan kerusakan tanggul sungai sehingga pada tanggal 6 Maret 2024 terjadi banjir di beberapa lokasi area Kabupaten Mojokerto.

Kondisi tersebut diperparah dengan terjadinya hujan lebat pada tanggal 9 Maret 2024 yang mengakibatkan banjir susulan serta rusaknya konstruksi darurat yang telah dibangun mulai tanggal 7 Maret 2024.

Berdasarkan koordinasi bersama di lapangan antara Kepala BBWS Brantas, Dirut PJT I dan PUSDA Prov Jatim, masing-masing instansi kemudian bersepakat berbagi tugas dalam penanganan di beberapa lokasi terdampak banjir. PJT I bertugas menangani perbaikan darurat tanggul Kali Brangkal yang mengakibatkan banjir di Kec. Sooko, Kab. Mojokerto pada 2 lokasi yaitu Desa Wringinrejo dan Desa Sambiroto dengan didukung oleh Dinas PUPR Kab. Mojokerto serta warga sekitar dalam pelaksanaanya.

Selain melaksanakan kegiatan penanganan perbaikan darurat pada 2 lokasi tersebut, PJT I juga memberikan dukungan material banjiran berupa jumbo bag untuk penanganan putusnya tanggul Kali Sadar yang dilaksanakan oleh BBWS Brantas.

Direktur SPB BNPB dan Bupati Mojokerto beserta jajarannya meninjau langsung kegiatan penanganan perbaikan darurat yang dilaksanakan PJT I serta memberikan dukungan kebutuhan alat & tenaga yang diperlukan untuk mempercepat penyelesaian perbaikan darurat termasuk alternatif rencana penanganan selanjutnya.

Dihubungi Kamis 14 Maret 2024, Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat menyampaikan bahwa sebagai upaya untuk meringankan beban masyarakat, PJT I melalui Tim TJSL telah menyalurkan bantuan melalui BPBD Kabupaten Mojokerjo. Bantuan berupa sembako diserahkan pada Rabu, 13 Maret 2024, dan diterima langsung oleh Kabid. Kedaruratan dan Logistik BPBD Kab. Mojokerto.

Menutup pembicaraan, Fahmi menyampaikan harapan semoga upaya yang telah dilakukan oleh PJT I dapat memininalisir dampak kerusakan tanggul di Kali Brangkal dan Kali Sadar serta dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak akibat terjadinya banjir di Kab. Mojokerto, ujarnya menutup pembicaraan.

———————————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

Rilis1

Tingkatkan Layanan Prima, PJT I Gelar Temu Pelanggan Laboratorium Lingkungan

Malang – Guna meningkatkan pelayanan prima kepada pelanggan Laboratorium Lingkungan, Perum Jasa Tirta (PJT) I menggelar temu pelanggan. Sebanyak lebih dari 200 perusahaan yang menjadi mitra PJT I dalam proses pengujian laboratorium tersebut hadir dan sekaligus diberikan pembekalan materi.

“Kegiatan ini tidak hanya sebagai upaya untuk mengenalkan lebih jauh tentang layanan laboratorium lingkungan PJT I. Namun juga sebagai sarana untuk silaturahmi dengan seluruh perwakilan pemanfaat dan pelanggan khususnya area Malang dan Mojokerto,” kata Manajer Utama Bisnis Strategis, Didik Ardianto saat dikonfirmasi, Kamis (7/3/2024).

Dalam kegiatan temu pelanggan, PJT I juga menghadirkan narasumber yang memberikan materi bagi ratusan tamu undangan yang hadir. Adapun materi yang disampaikan, yakni dari Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur terkait uji riksa lingkungan kerja serta sosialisasi tentang uji limbah dan emisi oleh Dinas Lingkungan Hidup Jawa Timur.

“Kami berharap para pelanggan laboratorium lingkungan PJT I dapat menambah wawasan baru. Untuk area Solo kegiatan serupa akan digelar usai Lebaran,” ungkapnya.

Di sela temu pelanggan, PJT I juga menerima simbolis SKP (Surat Keputusan Penunjukan) sebagai PJK3 (Perusahaan Jasa Kesehatan dan Keselamatan Kerja) Riksa Lingkungan Kerja. Sertifikat ini menjadi modal bagi PJT I karena ditunjuk sebagai Perusahaan penyedia Jasa K3 oleh Direktur Jenderal Pembinaan dan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

“Selaku penanggung jawab untuk penyelenggaraan PJK3 di PJT I adalah Kepala Divisi Operasional Bisnis, Ibu Inni Dian Rohani. Sertifikat ini telah diterima oleh PJT I sejak November 2023 namun secara simbolis baru diserahkan,” ujar Didik.

Dihubungi terpisah, Direktur Operasional PJT I, Milfan Rantawi menyatakan bahwa kegiatan temu pelanggan adalah rutin dan sebagai bentuk servis PJT I atas loyalitas pelanggan Laboratorium Lingkungan. “Dengan kemajemukan pelanggan laboratorium menunjukkan bahwa pangsa pasar usaha ini cukup luas,” ujar Milfan.

Lebih lanjut disampaikannya, bahwa layanan prima menjadi dasar dari setiap layanan yang diberikan dimana hal tersebut teruji dengan akreditasi yang dimiliki oleh Laboratorium Lingkungan PJT I. “Dalam kegiatan temu pelanggan juga dilaksanakan kegiatan penyerahan apresiasi pelanggan sebagai bentuk terima kasih atas dukungan selama ini kepada PJT I,” tambahnya.

Ia berharap kedepannya Laboratorium PJT I dapat terus berkembang dan memberikan layanan seluas-luasnya untuk para pihak terkait. “Semoga layanan prima dapat kami berikan kepada seluruh pemanfaat dan pelanggan PJT I,” pungkasnya. 

—-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik PJT I

Rilis21

PJT I Apresiasi Aplikasi BrantaSae, Wujud Kolaborasi Jaga Kelestarian Sungai Brantas

Malang – Perum Jasa Tirta (PJT) I mengapresiasi Aplikasi BrantaSae yang menjadi program kolaborasi Indonesia dengan Belanda melalui Universitas Brawijaya dan Universitas Teknologi Delft (TU Delft). Kepala Sub Divisi Humas dan Informasi Publik PJT I,  Yulia Puspitaningroem menilai, hadirnya BrantaSae menjadi wujud kepedulian bersama menjaga kelestarian sumber daya air di Sungai Brantas.

 

“PJT I sangat mendukung program pengembangan aplikasi BrantaSae karena mengelola Sungai Brantas tidak bisa kami lakukan sendiri. Kolaborasi dan kerjasama pentahelix yang melibatkan berbagai unsur seperti pemerintah, akademisi dan masyarakat ini menjadi upaya bersama untuk menjaga kelestarian SDA Sungai Brantas,” kata Yulia, Jumat (1/3/2024).

 

Ia menyampaikan, berbagai upaya telah dilakukan oleh PJT I untuk menjaga kualitas dan kuantitas SDA di Brantas. “Secara aktual kuantitas debit air telah kami pantau secara online dan realtime dari ruang Command Center menggunakan Smart Water Management System. Dalam pengembangan SWMS juga terdapat fitur SIKUALA atau Sistem Informasi Kualitas Air yang memberikan pelaporan rutin kualitas air di beberapa titik pemantauan serta informasi adanya pencemaran ,” ungkapnya.

 

Dengan adanya aplikasi BrantaSae, kata dia, dapat menjadi tambahan data dan informasi untuk pemantauan Sungai Brantas. “Kelebihan dari BrantaSae ada pada proses partisipasi masyarakat untuk mengentri data. Tentunya informasi tersebut sangat bermanfaat untuk mendukung upaya pelestarian Sungai Brantas yang terus kami lakukan selama ini,” jelasnya.

 

Dalam upaya pemantauan Sungai, khususnya di Kali Surabaya yang merupakan hilir Sungai Brantas, PJT I sejak 2009 telah melakukan kegiatan Patroli Air dengan melibatkan lintas instansi. Dengan konsep susur sungai memantau pencemaran, khususnya dari sektor industri menjadi upaya bersama menjaga kualitas air.

 

Dukungan bagi TU Delft yang mulai mengoperasikan aplikasi BrantaSae juga diberikan oleh PJT I. Salah satunya dengan memfasilitasi tiga perahu untuk susur sungai dari Pintu Air Gunungsari hingga Desa Cangkir, Driyorejo Gresik.

 

Proses identifikasi yang juga melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim, DLH Kota Surabaya, DLH Kabupaten Gresik dan Balai Besar Wilayah Sungai Brantas itu selayaknya kegiatan rutin Patroli Air. Berbagai temuan selama menyusuri Kali Surabaya itu juga menjadi catatan informasi yang diunggah di aplikasi BrantaSae.

 

Ia berharap, ke depan kerjasama lintas instansi bisa lebih dioptimalkan. “Kami sangat senang dan menyambut baik hadirnya TU Delft dengan aplikasi BrantaSae. Semoga sinergisitas dalam menjaga kelestarian air di Sungai Brantas bisa terus dilakukan dan diupayakan secara bersama,” pungkasnya.

 

——

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik PJT I 

WhatsApp Image 2024-02-26 at 10.33.38

Fun Run HUT PJT I ke-34 Nikmati Keindahan Selorejo dan Sehat Bersamaan

Sabtu 24 Februari 2024 dalam rangkaian acara peringatan HUT Perum Jasa Tirta I (PJT I) ke 34, PJT I selenggarakan kegiatan Fun Run 2024 dengan dihadiri kurang lebih 150 peserta karyawan dan karyawati dari seluruh divisi di PJT I beserta undangan dari BUMN lain dan mitra kerja.
Mengambil tempat di Taman Wisata Selorejo, Giat Fun Run dibagi menjadi 2 kategori yaitu lari jarak 5 km dan 10 km. Melalui rute yang dilalui, peserta disuguhkan keindahan Bendungan Selorejo maupun keelokan pemandangan Desa Pandansari.

Jam 5.00, Taman wisata Selorejo sudah mulai ramai oleh peserta dari seluruh wilayah kerja PJT I maupun para mitra undangan. Manajemen puncak PJT I turut hadir untuk ikut serta menyemarakkan acara. Peserta yang hadir melakukan registrasi, kemudian briefing, pemanasan dan pembukaan acara oleh Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat. Selepas pembukaan, pemberangkatan peserta dilaksanakan tepat pukul 06.05 oleh Bapak Direktur Keuangan, Pengelolaan Sumber Daya dan Manajemen Risiko, Bapak Mukhamad Taufiq.

Beliau menyambut baik diadakannya kegiatan Fun Run tersebut dan menyampaikan bahwa kegiatan ini mengingatkan kita semua tentang pentingnya hidup sehat. “Pemandangan Selorejo yang indah tentunya memberikan sensasi tersendiri utamanya untuk seluruh peserta. Dalam kegiatan lari ini kami juga mengundang mitra PJT I dari mulai Nippon Koei, PT Boma Bisma Indra, PT Garam, Bank Syariah Indonesia, PT Kliring Berjangka Indonesia, PT SIER, dan lainnya. Tujuannya tentu saja meningkatkan kekerabatan dengan insan dan Mitra PJT I,” ujar Taufiq.Giat Fun Run ditutup dengan acara hiburan dan pembagian doorprize serta pengumuman 3 pemenang tercepat kategori wanita 5 km dan 10 km sert pria 5 km dan 10km.

Dihubungi terpisah Minggu 24 Februari 2024, Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh panitia dan peserta yang hadir. Terima kasih karena rangkaian HUT PJT I telah dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dari awal hingga penutupan Fun Run kemarin, ujarnya. Terima kasih juga untuk dukungan seluruh pihak eksternal yang berkenan hadir dan menyemarakkan rangkaian HUT PJT ke-34. “Semoga PJT I dapat selalu memberikan yang terbaik, dan keberadaan kami dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat” ujarnya menutup pembicaraan.

———————————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2024-02-26 at 10.33.37

Kementerian PUPR dan Kementerian BUMN hadir Semarakkan HUT PJT I ke-34

Menteri Basuki Hadimuljono dan rombongan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) beserta Staf Ahli Bidang Implementasi Kebijakan Strategis Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) beserta rombongan hadir menyemarakkan puncak acara HUT Perum Jasa Tirta I ( PJT I) ke-34. Kedatangan rombongan Kementerian BUMN dimulai pada Sabtu, 17 Februari 2024 dalam acara Fun Bike Peringatan HUT PJT I ke-34. Kegiatan ini dihadiri jajaran Direksi PJT I serta pecinta gowes PJT I dan rombongan Staf Ahli Bidang Implementasi Kebijakan Strategis Kementerian BUMN, Bapak Wahyu Setyawan. Titik awal keberangkatan di Bukit Jemplang dengan rute sepanjang 27 km, peserta fun bike menyusuri bukit dan lereng taman nasional Bromo dan berakhir di Bromo Hillside.

Selanjutnya pada Minggu, 18 Februari 2024 dilaksanakan acara Family Gathering dengan mengundang Band Gigi sebagai bintang tamu utama acara. Kegiatan ini mengundang seluruh insan PJT I dan keluarga untuk ikut serta merayakan semarak pergantian usia. Kegiatan diisi dengan hiburan dan juga penampilan dari seluruh divisi yang ada di PJT I. Hadir dalam kegiatan Staf Ahli Kebijakan Strategis Kementerian BUMN dan rombongan untuk menyaksikan acara. Selepas acara peresmian Auditorium Universitas Brawijaya, rombongan Menteri PUPR Bapak Basuki Hadimuljono bergerak menuju Graha Cakrawala untuk ikut serta dalam kemeriahan Family Gathering PJT I. Pada kegiatan Family Gathering tersebut, Menteri PUPR ikut menyemarakkan kegiatan dengan bermain drum saat band Gigi tampil. Mengiringi nyanyian Armand Maulana dan grupnya pada beberapa lagu.

Direktur Utama PJT I, Bapak Fahmi Hidayat dihubungi pada Rabu 21 Februari 2024 menyampaikan terima kasih kepada seluruh insan PJT I atas sumbangsih seluruh insan perusahaan dalam memajukan perusahaan. Rangkaian acara yang diselenggarakan utamanya untuk diperuntukkan menghibur insan PJT I dan keluarga serta undangan eksternal yang hadir.

Kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi PJT I kepada kedua kementerian pembinanya yaitu Kementerian PUPR dan BUMN. Harapannya dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan fungsi koordinasi PJT I dengan dua Kementerian terkait. Fahmi menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah turut serta memeriahkan acara, ucapnya menutup pembicaraan.

———————————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2024-02-20 at 07.59.48

Memasuki Usia 34 tahun, Perum Jasa Tirta I Target Tingkatkan Pengembangan Potensi Bisnis

Malang – Perum Jasa Tirta (PJT) I menargetkan peningkatan pengembangan potensi bisnis di 2024. Hal itu ditegaskan Direktur Utama PJT I, Fahmi Hidayat saat peringatan HUT PJT I ke-34 tahun di Kota Malang.

“Peluang pengembangan perusahaan tahun ini menjadi salah satu sasaran yang akan dicapai perusahaan sebagai upaya optimasi aset dan sumber daya yang dimiliki,” kata Fahmi, Selasa (13/2/2024).

Ia menjelaskan, pengembangan potensi bisnis bisa dilakukan dengan banyak cara. Di antaranya peluang pengembangan wilayah dan penerapan BJPSDA (Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air) dengan Skema MIP atau Mitra Instansi Pengelola.

Selain itu, Fahmi juga menargetkan pengembangan Sumber Daya Air (SDA) yang dikelola PJT I untuk pengembangan energi baru dan terbarukan. Seperti diketahui, jika potensi air di bendungan yang dikelola PJT I telah digunakan untuk PLTA dan ke depan dikembangkan PLTS terapung di permukaan waduk menggunakan panel surya. Salah satunya di Bendungan Sutami, Kabupaten Malang.

Di sisi lain, pengembangan SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) juga akan terus dilakukan. Saat ini SPAM telah dibangun dan dioperasikan di Kabupaten Lamongan dan saat ini juga dalam tahap pembangunan di Kota Malang.

Pengembangan hidroinformatika melalui Smart Water Management System secara online dan realtime juga telah dilakukan PJT I. Bahkan terkait kredit karbon melalui kegiatan penanaman pohon juga menjadi investasi perusahaan yang akan terus dilakukan. Sekaligus menjaga ketahanan SDA.

Fahmi juga menyampaikan beragam tantangan kini dihadapi PJT I sebagai salah satu BUMN pengelola SDA di Indonesia. “Tantangan itu terutama terkait layanan pengelolaan SDA dari mulai ancaman keberlanjutan SDA yang meliputi kuantitas, kualitas, kontinuitas hingga ancaman bencana terkait air yang semakin meningkat frekuensi dan magnitudonya,” katanya.

Menurutnya, tantangan lain yakni keberlanjutan dan kondisi infrastruktur SDA yang menua dan bahkan rusak. Untuk itu, lanjut dia, perlu adanya perbaikan dan peremajaan infrastruktur guna mengoptimalkan kinerja dan pemanfaatannya untuk pengelolaan SDA di lima wilayah sungai yang dikelola PJT I baik di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Sumatera Utara.

Ia juga menyampaikan pentingnya keberlanjutan finansial baik untuk CAPEX (Capital Expenditure) dan OPEX (Operating Expenditure) juga menjadi tantangan mengemuka yang dihadapi. CAPEX bagi PJT I yakni pengeluaran yang dikeluarkan untuk membeli atau memperbarui sarana dan infrastruktur tetap, khususnya dalam pemeliharaan dan pengelolaan SDA. Sedangkan OPEX berkaitan dengan biaya operasional dari kegiatan bisnis rutin seperti gaji karyawan, listrik.

Fahmi berharap agar PJT I yang kini memasuki usia 34 tahun dapat lebih adaptif dengan perubahan global. “PJT I harus semakin cepat bertransformasi dari segala sisi,” pungkasnya.

Dalam rangkaian peringatan HUT tahun ini, PJT I telah menggelar seremoni perayaan secara sederhana di kantor pusat PJT I di Kota Malang tepat 12 Februari lalu. Dilanjutkan kegiatan family gathering yang akan dilaksanakan Minggu 18 Februari 2024.

Selanjutnya Senin 19 Februari 2024 akan dilaksanakan kegiatan workshop yang akan mengundang para stakeholder dan shareholder terkait Transformasi dalam Pengelolaan SDA. Workshop rencananya akan dihadiri Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono. Selain itu turut mengundang pula Staf Ahli Menteri Bidang Usaha Strategis Kementerian BUMN.

Adapun acara HUT PJT I di Februari ini akan ditutup dengan kegiatan Fun Run. Acara direncanakan akan berlangsung di Bendungan Selorejo, Kabupaten Malang pada 24 Februari 2024 mendatang.

—-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik PJT I

WhatsApp Image 2024-02-08 at 08.05.30

Jasa Tirta I Dukung Aksi Cepat Tanggap Atasi Banjir Grobogan

Hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Minggu malam, 05 Februari 2024 hingga Senin, 06 Februari 2024 telah mengakibatkan meluapnya sejumlah ruas sungai di DAS Serang dan DAS Tuntang. Selain itu, tingginya debit air dari hulu juga mengakibatkan jebolnya beberapa titik tanggul di Sungai Tuntang dan Serang. Kondisi ini mengakibatkan kejadian banjir pada 16 kecamatan di kabupaten Grobogan. Sebagai bentuk upaya penanganan kejadian dimaksud, Perum Jasa Tirta I (PJT I) bersinergi dengan Dinas PU SDA & Tata Ruang Jawa Tengah melalui Balai Pengelolaan SDA Serang Lusi Juana dan Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana bersama-sama melakukan langkah penanganan darurat. Koordinasi dilakukan untuk mempermudah penanganan bencana untuk memastikan peran dan tugas masing-masing instansi.

Sebagai pengelola beberapa infrastruktur SDA, PJT I menjalankan perannya dalam mengendalikan debit banjir dengan mengoperasikan sejumlah infrastruktur di DAS Serang, diantaranya Bendungan Kedungombo, Bendung Sidorejo, Bendung Sedadi, dan Bendung Klambu, serta infrastruktur di DAS Tuntang melalui Bendung Jelok untuk menurunkan elevasi sungai, sehingga dapat mempercepat surutnya genangan. Selain itu, PJT I juga mendukung penanganan bencana dengan membantu material banjiran dan alat berat untuk mempercepat proses penanganan darurat tanggul jebol.

Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat datang langsung meninjau lokasi terdampak di Desa Kemiri dan Desa Gubug Kabupaten Grobogan, serta Saluran irigasi Klambu Kiri yang merupakan salah satu titik lokasi tanggul jebol di hilir Bendung Klambu. Beliau menyampaikan bahwa koordinasi penanganan kegiatan tidak hanya berfokus pada ranah stakeholder di daerah, namun juga ke pusat. Kementerian PUPR dalam hal ini juga hadir langsung ke lokasi untuk mendiskusikan langkah konkret penanganan bencana.

“Seperti sudah disampaikan bahwa langkah cepat yang kami lakukan adalah membantu penyediaan jumbo bag, material banjiran dan menyiapkan amphibious excavator bersinergi dengan penanganan dari BBWS Pemali Juana”, tuturnya. Alat berat Amphibious di Bendung Klambu dipindahkan ke Sungai Serang untuk mengatasi tanggul jebol disana.

Selain kegiatan yang telah disebutkan sebelumnya, Rabu 07 Februari 2024 Direktur Utama PJT I didampingi Manajer Utama Regional II serta tim dari Divisi Jasa ASA IV menyampaikan bantuan kepada korban terdampak banjir. Bantuan berupa sembako serta air mineral ini disalurkan melalui BPBD Kabupaten Grobogan. “Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dan dirasakan manfaatnya langsung oleh para korban”, ujar Fahmi. “Kami bersama seluruh stakeholder dan pihak terkait akan terus berupaya agar banjir dapat segera teratasi,” pungkas Fahmi menutup pembicaraan.

————————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2024-01-15 at 08.28.55

Awal 2024, HATHI dan Jasa Tirta I Gelar Pelantikan Pengurus serta FGD Bahas Banjir di Kota Malang

Himpunan Ahli Teknik Indonesia (HATHI) bersama Jasa Tirta I menyelenggarakan kegiatan pelantikan Pengurus HATHI Cabang Malang pediode 2022-2025 serta kegiatan Focus Group Discussion (FGD) pada Selasa 09 Januari 2024. Haadir pada kegiatan Dr. M. Adek Rizaldi, ST., MTech selaku Sekretaris Umum HATHI mewakili Ketua Umum yang berhalangan hadir.

Kegiatan pelantikan Pengurus HATHI untuk mengukuhkan tenaga kompeten yang telah tersertifikasi di bidang keairan untuk bersama mengembangkan, memanfaatkan dan melakukan penyebar luasan ilmu pengetahuan.
Pada kegiatan tersebut dilantik Bapak Fahmi Hidayat selaku Ketua HATHI Cabang Malang beserta para pengurus lainnya.

Selanjutnya selepas pelantikan dilakukan kegiatan FGD bertajuk ‘Permasalahan Banjir Kota Malang’, yang diawali dengan sambutan dan keynote speech dari Sekretaris Umum HATHI Bapak Dr. M. Adek Rizaldi, ST., MTech mewakili Ketua Umum HATHI. Bapak Adek menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan, dimana acara pelantikan dan FGD menjadi penting agar kegiatan tidak hanya melibatkan kegiatan simbolis dalam hal ini pelantikan pengurus HATHI Cabang Malang, namun juga menjadi sarana berbagi informasi terkini dalam sektor keairan khususnya terkait isu banjir di Kota Malang.

Selepas menyampaikan sambutan, dalam paparannya Bapak Adek menjelaskan tentang tantangan pengelolaan risiko banjir saat ini dan di masa yang akan datang. Beliau menyampaikan bahwa pada tahun 2023 terjadi beberapa kejadian banjir untuk pertama kalinya di beberapa daerah yaitu Nusa Tenggara dan Papua. Faktor pertumbuhan penduduk yang berimbas pada terjadinya eksploitasi Sumber Daya Air (SDA) serta kejadian alam menjadi pemicu tergangguny keseimbangan Daerah Aliran Sungai (DAS). Adapun disampaikan oleh beliau bahwa penerapan Zero Delta AQ Policy dalam hal ini memberikan ruang untuk air menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan dimaksud. Zero Delta AQ Policy berpatokan tentang keharusan bahwa tiap bangunan tidak boleh mengakibatkan bertambahnya debit air ke sistem saluran drainase atau sistem aliran sungai.

Acara selanjutnya adalah FGD yang mengundang beberapa narasumber yaitu Bapak Prof. Dr. Eng. Donny Harisuseno, ST., MT. selaku Guru Besar Bidang Hidrologi dan Konservasi SDA Universitas Brawijaya, Bapak Yocky Agus Firmanda, ST, MT selaku Analis Sumber Daya Air pada Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman, Ibu Astria Nugrahany, ST., M.Sc selaku Kepala Divisi Teknologi Informasi PJT I dengan moderator Ibu Dr. Dian Noorvy Khaeruddin, ST., MT selaku Dosen Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Bertindak sebagai penanggap adalah Ibu Prof. Dr.Ir. Ussy Andawayanti, MS., IPM, ASEAN Eng dan Ibu Prof. Ratih Indri Hapsari, ST., MT., Ph.D.

Dihubungi Jumat 12 Desember 2024, Direktur Fahmi Hidayat selaku Sekretaris Umum HATHI dan Direktur Utama PJT I menyampaikan kegiatan bertujuan untik melantik pengurus HATHI Cabang Malang periode 2022-2025. Selanjutnya dijelaskan oleh beliau bahwa kegiatan FGD diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam terkait akar masalah, faktor penyebab, dan dampak yang dapat ditimbulkan oleh banjir khususnya di Kota Malang. Berbekal perspektif dari para ahli dan stakeholder terkait diharapkan kedepannya dapat dilakukan sinergi untuk menyelesaikan permasalahan banjir secara efektif dan efisien ujarnya menutup pembicaraan.

———————————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2024-01-10 at 13.50.57

Pengunjung Waduk Selorejo Meningkat, PJT I Siapkan Even Akhir Tahun

Malang – Jumlah kunjungan wisatawan di Waduk Selorejo, Kecamatan Ngantang, Kab Malang melonjak pada masa libur Hari Raya Natal 2023. Dari data Perum Jasa Tirta (PJT) I total jumlah pengunjung mencapai 1.934 orang terhitung mulai 22-26 Desember 2023.

Dibanding jumlah kunjungan wisatawan di periode yang sama tahun 2022, yakni 1.129 orang. Artinya jumlah wisatawan ke Selorejo mengalami peningkatan mencapai 58,3 persen.

Tingkat okupansi hotel dan villa di Selorejo yang dikelola PJT I juga cukup tinggi. Puncaknya tercatat pada tanggal 24 dan 25 Desember dengan okupansi mencapai 46 hingga 50 pesen.

“Alhamdulillah kunjungan wisatawan ke Selorejo meningkat. Untuk okupansi juga naik, biasanya tak sampai 10 persen, kemarin libur Natal puncaknya bisa 50 persen,” kata Kepala Divisi Operasional Bisnis PJT I, Inni Dian Rohani saat dikonfirmasi, Selasa (26/12/2023).

Melihat peningkatan antusiasme masyarakat berlibur ke Selorejo, PJT I menyiapkan program liburan akhir tahun. “Ada dua acara besar di Pariwisata Selorejo. Pesta tahun baru akan dimeriahkan dengan promo barbeque buffet pada tanggal 31 Desember 2023, diikuti oleh semarak musik tahun baru pada tanggal 1 Januari 2024,” kata Inni Dian.

Ia mengungkapkan, barbeque buffet akan disajikan khusus oleh Restoran Melati Pariwisata Selorejo. “Hanya dengan Rp 850 ribu untuk dua orang, pengunjung sudah mendapatkan fasilitas berupa menginap satu malam di hotel, kembang api dan hidangan lezat yang disiapkan khusus untuk menyambut tahun baru,” ujarnya.

Pada puncak tahun baru tanggal 1 Januari 2024, pengunjung juga dapat menikmati acara live musik yang memainkan musik-musik hits kekinian. “Akan ada bintang tamu Sukma Safira, Sita Echa, dan Siska Alexia yang akan memeriahkan panggung hiburan di Wisata Selorejo,” ungkapnya.

Tak hanya di Waduk Selorejo, event pada momen libur pergantian tahun juga akan digelar di Wisata Bendungan Sutami-Lahor, Malang dan Wisata Waduk Bening, Madiun. Akan ada bintang tamu yang dapat memeriahkan suasana tahun baru, yakni Widy-Santoso Entertainment dan Sagita.

Tidak hanya itu saja, untuk memastikan kenyamanan pengunjung selama liburan tahun baru, PJT I juga menawarkan promo staycation di Hotel Wonorejo Tulungagung dan Cottage Pariwisata Karangkates Kabupaten Malang.

Dengan suasana yang nyaman dan view pemandangan bendungan yang eksotis, menginap di Hotel Wonorejo hanya dibandrol Rp 300 ribu per malam sudah free breakfast dan kolam renang. Sedangkan untuk area Kabupaten Malang hanya dengan merogoh kocek Rp 525 ribu  per malam dapat menginap di Cottage Karangkates dengan fasilitas tiket gratis kolam renang dan taman wisata serta paket barbeque untuk makan malam sekaligus free breakfast.

“Hiburan dan promo menginap tersebut tentunya bisa menjadi pilihan ideal untuk menghabiskan libur Natal dan Tahun Baru. Semoga dengan adanya promo dan event ini dapat menarik para tamu untuk memiliki momen perayaan malam tahun baru yang indah di Pariwisata PJT I,” pungkasnya.

———

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

 

Rilis Coverweb (1)

Tingkatkan Kepedulian Generasi Muda akan Pelestarian Sumber Daya Air, Perum Jasa Tirta I Gelar Temu Ilmiah JKPKA ke-25

Menghadapi tantangan di era globalisasi, membutuhkan kerjasama antar berbagai pemangku kepentingan untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya air sebagai sumber kehidupan, serta komitmen untuk melindungi, menggunakan, dan mengelola Sumber Daya Air (SDA) secara terpadu dan berkelanjutan.  

Sebagai salah satu tugas PJT I yang diamanatkan pemerintah adalah memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan pemberdayaan masyarakat. Dalam upaya edukasi pelestarian sumber daya air kepada masyarakat, PJT I berkolaborasi dengan organisasi non-pemerintah dan institusi pendidikan, yaitu dengan Jaring-jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (JKPKA) dan Universitas Negeri Malang (UM). 

Sebagai puncak kegiatan, PJT I bersama JKPKA menyelenggarakan kegiatan Temu Ilmiah ke-25 JKPKA tahun 2023 dengan tema “Pelestarian Sumber Daya Air di Era Globalisasi” pada tanggal 20 Desember 2023. Dalam kegiatan tersebut, dilakukan Presentasi oleh para Finalis JKPKA Competition 2023 diantaranya Lomba Karya Tulis Ilmiah oleh Guru Pembina JKPKA dan Laporan Pemantauan Kualitas Air oleh siswa anggota JKPKA. Selain itu, dalam JKPKA Competition 2023 juga diadakan lomba Poster Digital dan non-digital dengan tema Pelestarian SDA. 

JKPKA Competition Tahun 2023 diikuti oleh 26 kelompok siswa dan siswi anggota JKPKA yang mengikuti lomba laporan pemantauan kualitas air dan 4 kelompok guru yang telah menyampaikan ide dan inovasi terkait pelestarian SDA melalui karya tulis ilmiah. Selain itu, sebanyak 38 karya poster digital dan 13 karya poster non-digital dengan tema pelestarian SDA yang masuk dalam penilaian dewan juri yang terdiri dari perwakilan PJT I, Bapak Wijayanto Hasan, Pembina JKPKA Bapak Soetarno Said, perwakilan Universitas Negeri Malang, Prof Sugeng Utaya dan Ibu Silvana Andriani perwakilan Guru Seni Budaya.

Dalam acara temu ilmiah JKPKA yang digelar di Kantor Pusat PJT I, dilaksanakan presentasi dari 6 kelompok siswa SMA yang terpilih sebagai finalis. antara lain dari SMA Negeri 2 Jombang, SMK Negeri 7 Malang, SMA Negeri 1 Tulungagung, SMK Negeri Nawangan 1 dan SMA Laboratorium UM (2 tim). Dari hasil penilaian juri diperoleh juara pertama dari tim SMA Negeri 2 Jombang yang mengusung judul “Pemantauan Kualitas Air Sungai di DAS Kali Brantas Kabupaten Jombang menggunakan Metode Biologi, Kimia dan Fisika”.
Untuk Kategori Karya Tulis Ilmiah oleh Guru Pembina dimenangkan oleh Bapak Priya Santosa dari SMA Negeri 1 Dolopo yang mempresentasikan karya tulis ilmiah dengan judul “Jejak Terumbu Karang Historis pada Dasar Sungai Palempayung Penyeimbang Kualitas Biota Air Daerah Aliran Sungai Bengawan Solo, Madiun”

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur Utama PJT I, Bapak Fahmi Hidayat. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa PJT I akan terus mendukung kegiatan positif yang dilakukan bersama dengan JKPKA sebagai best practice bentuk pemberdayaan masyarakat turut serta dalam pemantauan kualitas air sungai.

Sinergi yang berkesinambungan dengan JKPKA diharapkan mampu mewujudkan pengelolaan sumber daya air terpadu dan meningkatkan kepedulian masyarakat khususnya generasi muda dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air serta meningkatkan kompetensi tenaga pengajar khususnya dalam hal pengelolaan sumber daya air. “Dari guru-guru bertalenta yang menjadi anggota JKPKA kami harapkan muncul ide-ide inovasi dalam menghadapi segala tantangan keberlanjutan sumber daya air. Melalui karya tulis ilmiah maupun penelitian yang telah dilakukan, dapat membuka peluang para guru menjadi pembicara dalam forum internasional membahas permasalahan air dan lingkungan seperti World Water Forum.” ujar Bapak Fahmi menutup pembicaraan.

———
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2024-01-10 at 13.50.58

Momen Pergantian Tahun Baru, Perum Jasa Tirta I Menghadirkan Promo dan Event Menarik

Pergantian tahun menjadi momen yang penuh kegembiraan dan ditunggu-tunggu, untuk itu Perum Jasa Tirta I menghadirkan serangkaian acara istimewa di destinasi wisata unggulannya. Dengan sentuhan khusus, Pariwisata Selorejo dan Pariwisata Wonorejo siap menghadirkan event menarik bagi pengunjung.

Berlokasi di Banturejo, Ngantang, Kabupaten Malang, Taman Wisata Bendungan Selorejo Hotel & Resort mengundang masyarakat untuk merayakan momen istimewa ini dengan dua acara besar di Pariwisata Selorejo. Pesta tahun baru akan dimeriahkan dengan promo barbeque buffet pada tanggal 31 Desember 2023, diikuti oleh semarak musik tahun baru pada tanggal 1 Januari 2024.

 

Barbeque buffet akan disajikan disajikan oleh Restoran Melati Pariwisata Selorejo. Hanya dengan 850/2 pax, pengunjung sudah mendapatkan fasilitas berupa menginap satu malam, kembang api dan hidangan lezat yang disiapkan khusus untuk menyambut tahun baru.

Pada puncak tahun baru tanggal 1 Januari 2024, pengunjung dapat menikmati acara live musik yang memainkan musik-musik hits tahun ini dengan bintang tamu Sukma Safira, Sita Echa, dan Siska Alexia.

Tidak hanya itu saja, untuk memastikan kenyamanan pengunjung selama liburan tahun baru, Perum Jasa Tirta I juga menawarkan promo hotel Nataru di Hotel Wonorejo. Promo ini berlaku mulai tanggal 23 Desember sampai 1 Januari 2024. Dengan suasana yang nyaman dan pelayanan yang ramah, Hotel Wonorejo bisa menjadi pilihan ideal untuk menghabiskan libur Natal dan Tahun Baru.

Kepala Divisi Operasional Bisnis Perum Jasa Tirta I, Inni Dian Rohani membenarkan adanya promo dan event tersebut. Harapannya dengan adanya promo dan event ini dapat menarik para tamu untuk memiliki momen perayaan malam tahun baru yang indah di Pariwisata PJT I

—————————————————

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2024-01-10 at 12.13.05

Penghujung 2023, Jasa Titra I Laksanakan Sejumlah Pelatihan Tingkatkan Kompetensi

Akhir tahun 2023 diisi kegiatan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi insan Jasa Tirta I baik bagi para karyawan purna bakti, para milenial, hingga operator kapel keruk.

Untuk mempersiapkan masa pensiun yang berdaya guna, pada 14-15 Desember 2023 PJT I melaksanakan pelatihan persiapan masa pensiun bagi karyawannya. Pelatihan selama dua harı dilaksanakan sebagai pembekalan agar para karyawan yang akan purna memiliki kemampuan yang dapat digunakan selepas menyelesaikan pengabdian di PJT I.

Selanjutnya PJT I juga menyelenggarakan pelatihan sosial media dan editing video bagi milenial PJT I. Kegiatan dua hari dari 18-19 Desember 2023 dilaksanakan di Hotel Aria Gajayana kemudian dilanjutkan di Gardu Pandang, Bendungan Sutami. Dalam kegiatan dua hari dimaksud hadir dua narasumber yaitu Pranichia Resya dan Ilham Fauzi.

Pranichia atau yang sering disapa dengan Cia hadir pada hari pertama yang memberikan wawasan bagi Milenial tentang menjadi seorang konten kreator. Dijelaskan bagaimana cara pengelolaan media sosial dan cara-cara untuk menjadi seorang konten kreator. Kak Cia menjelaskan bahwa kegiatan hari ini adalah penting karena nantinya para milenial yang hadir akan menjadi cerminan perusahaan keluar. Sedangkan Kak Ilham Fauzia tau yang dikenal dengan Ilham VX menjelaskan kepada peserta pada Hari Senin dan Selasa tentang tata cara editing video. Peserta yang hadir tidak hanya dibekali dengan materi namun juga dengan kegiatan praktik editing di hari kedua. Kegiatan editing di hari kedua dimentori oleh Kak Ilham VX dan peserta yang hadir diberikan arahan dan masukan atas video yang telah dipresentasikan.

Upaya meningkatkan kompetensi juga diberikan kepada para operator alat berat di lingkup PJT I. Pelatihan ini diberikan dari tanggal 11 hingga 22 Desember 2023 nantinya. Kegiatan diikuti oleh 10  operator alat berat di lingkungan PJT I. Pelatihan diberikan dalam bentuk teknik pembelajaran di kelas bertempat di kantor pusat PJT I.

Dihubungi Rabu, 20 Desember 2023 Direktur Keuangan, Pengeolaan Sumber Daya dan Manajemen Risiko PJT I Bapak Mukhamad Taufiq bahwa PJT I senantiasa mendukung upaya peningkatan kompetensi karyawan yang dimiliki. Dari para pelaksana, pekerja purna hingga teman-teman milenial, sebisa mungkin Kami penuhi kebutuhannya terkait upaya peningkatan kompetensi. Harapannya tentu saja kemampuan teman-teman semakin bertambah dan semakin percaya diri degna kemampuan yang dimiliki. Teman-teman semakin berilmu yang nantinya akan meningkatkan produktivitas dan kinerja, ujarnya menutup pembicaraan.

————————————————————

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

Rilis Coverweb (1)

Perum Jasa Tirta I Gelar Pelatihan di Bidang Pertanian, Optimalisasi Hasil Tanaman Holtikultura Dengan Metode Hayati

Perum Jasa Tirta I kembali menggelar pelatihan Mitra Binaan pada hari Kamis tanggal 21 Desember 2023 di Desa Karangsono, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Sekitar 10 petani yang telah mendapatkan bantuan Program Usaha Mikro Kecil Perum Jasa Tirta I di Kabupaten Blitar ikut dalam pelatihan dengan tema Optimalisasi Hasil Tanaman Holtikultura Dengan Metode Hayati ini.

Pada pelatihan ini materi disampaikan langsung oleh Dosen dan Praktisi serta Laboran dari Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya degan konsentrasi Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan. Materi I yang disampaikan oleh Bapak Antok Wahyu Sektiono, SP, MP dengan materi Teknik Optimalisasi Tanaman Holtikultura (Cabai) sedangkan Materi II disampaikan oleh Laboran Bapak Tomo Agus Supriyantono, ST terkait Teknik Pengayaan Agens Hayati dengan Pemberdayaan Potensi Mikororganisme dan Jamur.

Pelatihan ini dibagi dalam 2 sesi yaitu pemaparan secara teori dan praktek dalam membuat pupuk alami. Praktek yang dilakukan terbagi menjadi dua, yang pertama praktek dalam pembuatan kompos dari kotoran kambing dan yang kedua praktek perbanyakan agens hayati dari media jamur dan bakteri.
“Harapannya dengan dilaksanakannya pelatihan ini, para petani mitra Binaan Perum Jasa Tirta I dapat membuat pupuk seacara alami yang tidak hanya dapat digunakan sendiri, namun juga dapat dikembangkan menjadi suatu ladang bisnis yang dapt dikembangkan,” kata Kepala Sub Divisi TJSL PJT I, Nina Meita Sari.

Dipenghujung acara Kepala Subdiv Pengelolaan TJSL Ibu Nina Meita Sari memberikan secara simbolis Benih dari cabai dan peralatan demo dalam perbanyakan agens hayati, agar dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh para Mitra Binaan dalam bidang pertanian.

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik PJT I

WhatsApp Image 2024-01-10 at 13.50.59

Penanaman Pohon, Upaya Jasa Tirta I Hijaukan Greenbelt Rawa Pening

Bersama dengan PT PLN Indonesia Power, Jasa Tirta I lakukan penghijauan di area Greenbelt Rawa Pening, Semarang, Jawa Tengah. Seremonial kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 21 Desember 2023 bertempat di Dusun Ngipik Desa Candi Kecamatan Bandungan, Semarang, Jawa Tengah. Pada kegiatan ini hadir Kepala Sub Divisi Jasa ASA IV/1 Bapak Ariet Setiawan selaku perwakilan dari PJT I dan Bapak Anang Rosihan Assistant Manager PT PLN Indonesia Power Sub Unit PLTA Jelok  selaku perwakilan dari PT PLN IP.

Pada kegiatan penghijauan ini dilaksanakan penanaman 1.250 pohon dengan jenis alpukat. Kegiatan penghijauan yang dilakukan antara PJT I dengan PT PLN IP merupakan bagian dari program Jasa Pengelolaan Sumberdaya Air (PJPSDA) 2023 PLTA Jelok. Turut mendukung dan hadir dalam kegiatan seremoni yaitu Kepala Cabang Dinas Kehutanan wilayah III Jawa Tengah, Muspika, Dinas Lingkungan Hidup, Kelompok Tani sebagai mitra. Pada kegiatan seremoni, PJT I dan PT PLN IP memperoleh piagam penghargaan dari Dinas Cabang Kehutanan Wilayah III atas upayanya melaksanakan Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan.

Direktur Operasional PJT I, Milfan Rantawi dihubungi pada Juamt 22 Desember 2023 menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk sinergi untuk pelestarian SDA. Penghijaunan di area greenbelt berguna untuk meminimalisir terjadinya erosi. Dengna adanya kegiatan konservasi tentunya juga akan menjaga ketersediaan air tanah. Dengan adanya tanaman tentunya juga akan meningkatkan kualitas udara, ujar Milfan. Buah hasil dari kegiatan nantinya juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan tentunya memberikan nilai ekonomi tersendiri.

Sinergi PJT I dan PT PLN IP kedepannya akan terus dilaksanakan. Kegiatan di daerah Rawa Pening hanya satu dari kegiatan konservasi lain yang kami laksanakan bekerjasama dengan PT PLN IP. Harapannya kegiatan ini dapat berefek positif bagi masyarakat dan menjaga kelestarian SDA dalam jangka Panjang, ujarnya menutup pembicaraan.

————————————————

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2024-01-10 at 12.11.21

Pelatihan Social Media dan Videografi, Upaya PJT I Tingkatkan SoftSkill Milenial

Akhir tahun 2023 diisi kegiatan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi sosial media dan editing video bagi milenial Perum Jasa Tirta I. Kegiatan dua hari dari 18-19 Desember 2023 dilaksanakan di Hotel Aria Gajayana kemudian dilanjutkan di Gardu Pandang, Bendungan Sutami. Dalam kegiatan dua hari dimaksud hadir dua narasumber yaitu Pranichia Resya dan Ilham Fauzi.

Pranichia atau yang sering disapa dengan Cia hadir pada hari pertama yang memberikan wawasan bagi Milenial tentang menjadi seorang content creator. Dijelaskan bagaimana cara pengelolaan media sosial dan cara-cara untuk menjadi seorang konten creator. Kak Cia menjelaskan bahwa kegiatan hari ini adalah penting karena nantinya para milenial yang hadir akan menjadi cerminan perusahaan keluar. Sedangkan Kak Ilham Fauzia tau yang dikenal dengan Ilham VX menjelaskan kepada peserta pada Hari Senin dan Selasa tentang tata cara editing video. Peserta yang hadir tidak hanya dibekali dengan materi namun juga dengan kegiatan praktik editing di hari kedua. Kegiatan editing di hari kedua dimentori oleh Kak Ilham VX dan peserta yang hadir diberikan arahan dan masukan atas video yang telah dipresentasikan.

Hadir mendampingi acara selama dua hari Kepala Sub Divisi Humas dan Informasi Publik Ibu Yulia Puspitaningroem selaku perwakilan manajemen. Dalam sambutan yang diberikan Ibu Yulia menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat membuka wawasan insan milenial PJT I tentunya. Harapannya agar kedepannya milenual PJT I dapat semakin handal dalam menggunakan sosial media baik untuk kepentingan personal dan juga untuk menunjang kegiatan perusahaan. Lebih lanjut pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan soft skill baik untuk membuat konten maupun editing video menjadi semakin terasah, ujarnya.

Dihubungi Rabu, 20 Desember 2023 Direktur Keuangan, Pengeolaan Sumber Daya dan Manajemen Risiko PJT I Bapak Mukhamad Taufiq menyampaikan rasa senangnya atas kegiatan pelatihan yang dilaksanakan. “Kegiatan ini tentunya dapat memunculkan keberanian milenial PJT I dalam menggunakan sosial media secara tepat, ujarnya”. Kegiatan ini rutin kami laksanakan dengan harapan lebih banyak insan muda PJT I yang dapat menjadi “wajah perusahaan” kedepannya. Harapannya teman-teman menjadi insan yang dapay menggunakan sosial media dengan tepat dan juga sesuai kaidah yang berlaku ujarnya menutup percakapan.

————————————————————
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-12-15 at 16.47.44

Kolaborasi Aksi TJSL Jasa Tirta I dan PNM untuk Hijaukan Brantas

Menutup akhir 2023, kegiatan Sinergi BUMN kembali dilakukan antara Perum Jasa Tirta I (PJT I) dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Sinergi kedua belah pihak dilaksanakan dengan adanya kegiatan bersama penanaman 5.750 bibit pohon di Desan Rembun, Kecamatan Dampit, Malang. Kegiatan kolaborasi kedua belah pihak merupakan langkah nyata bersama perusahaan mendukung kegiatan konservasi dalam payung program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Seremoni kegiatan dihadiri oleh Kepala Sub Divisi Pengelolaan TJSL, Kepala Sub Divisi Jasa ASA I/1 PJT I beserta jajarannya. Dari pihak PNM hadir Pimpinan PT PNM Cabang Malang sebagai perwakilan. Hadir pula dalam kegiatan Wakil Bupati Malang Bapak Didik Gatot Subroto, Anggota DPRD Kabupaten Malang Bapak Rahmat Kartala serta Camat Dampit Bapak Abai Saleh.

Wakil Bupati Malang yang hadir dalam kegiatan menyambut baik kolaborasi antara PJT I dan PNM. Disampaikan oleh Bapak Didik Gatot Subroto bahwa kegiatan ini dapat membawa kebermanfaatan bagi kelestarian alam, menjaga lingkungan serta menjaga sumber air dan oksigen. Pemilihan tanaman berupa mangga, alpukat, durian dan sengon adalah tepat karena dapat bermanfaat dari sisi ekonomi untuk warga masyarakat. Dari sisi kebermanfaatan lingkungan dinyatakan bahwa penanaman pohon dapat mencegah terjadinya erosi.

Dihubungi terpisah, Jumat 15 Desember 2023 Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi BUMN untuk keberlangsungan pengelolaan Sumber Daya Air (SDA). Terima kasih tentunya kepada PNM yang telah bersama dengan PJT I melakukan kegiatan penghijauan. Beliau juga meyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga kegiatan program TJSL PJT I dan PNM dapat terselenggara dengan baik.

Kedepannya menurut Milfan diharapkan kegiatan serupa akan lebih banyak dilaksanakan dan pelaksanaannya semakin tersebar. Tahun ini kegiatan sinergi BUMN semacam ini berfokus di Brantas, harapannya tahun depan dapat menyebar lebih luas ke WS lain yang dikelola PJT I. Pelestarian lingkungan membutuhkan aksi bersama, dan semoga semakin banyak hal baik yang dapat kita sebarkan bersama ujarnya menutup percakapan.

———————————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-12-15 at 17.21.06

Green Collaboration- Sinergi Jasa Tirta I dan Indra Karya Tanam Pohon di Kalipare Malang

Malang – Perum Jasa Tirta I (PJT I) menggandeng PT Indra Karya (Persero) berkolaborasi melakukan penanaman pohon di kawasan Kalipare, Kabupaten Malang tepatnya di Desa Sumberpetung dalam giat yang diberi judul Green Collaboration. Kedua BUMN itu melaksanakan penanaman bibit pohon dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia 2023, Kamis (7/12/2023).

Sekretaris PJT I, Wahyu Dutonoto mengatakan, penanaman bibit pohon itu merupakan bagian dari tugas pokok fungsi perusahaan sesuai dari amanat PP 46 tahun 2010. Dalam pelaksanaan kegiatan PJT I, memilih bibit pohon yang mempunyai nilai ekonomis untuk masyarakat.

Kegiatan penghijauan dilaksanakan sebagai bagian dari pengelolaan Sumber Daya Air (SDA). Dalam kegiatan di Kalipare khususnya untuk tanaman-tanaman yang dipilih merupakan tanaman yang menghasilkan bagi masyarakat, sehingga nantinya setelah kita menanam bisa meningkatkan ekonomi. Jadi tujuannya ketahanan pangan, ketahanan air, dan juga ketahanan ekonomi,” tegas Wahyu.

Wahyu melanjutkan, sedikitnya ada 400 bibit pohon yang ditanam di Desa Sumberpetung kali ini. Bibit pohon yang ditanam meliputi durian, alpukat, dan mangga. “Ini akan kita lakukan di beberapa tempat di area Sumberpetung. Kegiatan semacam ini menurut Wahyu tidak hanya dilaksanakan di Sumberpetung, Wilayah Sungai (WS) Brantas namun juga di WS lainnya yang dikelola oleh PJT I,” jelasnya.

Direktur Utama PT Indra Karya, Gok Ari Joso Simamora menyampaikan, pihaknya sebagai bagian dari BUMN, juga telah intensif untuk terlibat melaksanakan program-program terkait dengan tujuan untuk menjaga kelestarian alam.

“Kita berharap dengan kontribusi ini, sirkulasi air itu bisa berjalan dengan baik. Di luar dari itu juga ada manfaat, pohon yang berbuah ini selain menyehatkan tanah itu sendiri, dapat bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Kepala Desa Sumberpetung, Hamim Achmad menambahkan, masyarakat disana sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan PJT I dan PT IK. Ia berharap, bibit pohon yang ditanam hari ini bisa dinikmati masyarakat pada tahun-tahun mendatang.

“Harapan kami tanaman ini nanti dapat membuahkan hasil, berkembang, bisa dinikmati hasilnya 3 atau 5 tahun ke depan,” harapnya.


Sub Divisi Humas dan Informasi Publik PJT I

WhatsApp Image 2023-11-28 at 10.06.03

Jasa Tirta I Sosialisasikan Pemanfaatan Eceng Gondok di Rawa Pening

Semarang – Perum Jasa Tirta (PJT) I menggelar sosialisasi pemanfaatan eceng gondok yang banyak terdapat di Rawa Pening, Semarang. Dalam kegiatan yang dikerjasamakan bersama PT. PLN Indonesia Power tersebut, disampaikan bahwa eceng gondok dapat diolah menjadi biogas, kompos atau pupuk organik, pakan ternak, briket dan kerajinan tangan.

“Dengan pengelolaan yang tepat maka eceng gondok dapat berubah menjadi benda yang bernilai jual ekonomis serta bermanfaat. Untuk itu, PJT I sebagai BUMN pengelola Sumber Daya Air melihat eceng gondok yang kerap dianggap sebagai sampah atau masalah, ternyata bisa membawa berkah,” kata Direktur Operasional PJT I, Milfan Rantawi, Selasa (21/11/2023).

Ia menyampaikan bahwa Rawa Pening memiliki keunikan sekaligus persoalan yang kompleks. Disampaikannya, banyak penelitian yang dilakukan dan kebijakan yang diterapkan untuk menangani permasalahan di Rawa Pening. Mulai program pengangkutan atau pemanenan eceng gondok, pelarangan alat tangkap, pengerukan danau, konsep co-manejemen hingga proyek pembuatan master plan Rawa Pening yang menelan biaya cukup besar.

Oleh karena itu, lanjut dia, untuk memberi hasil yang signifikan maka penanganan konservasi dan pengelolaan Rawa Pening harus dilakukan secara terpadu. “PJT I tidak bisa bekerja sendiri. Harus sinergi bersama masyarakat, pemerintah dan stakeholder terkait. Jadi perlu dukungan seluruh pihak agar keberlangsungan Rawa Pening dapat terjaga,” tuturnya.

Perlu diketahui, Danau Rawa Pening terletak di cekungan terendah lereng Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo, dan Gunung Ungaran. Danau ini dangkal dan menjadi hulu bagi Sungai Tuntang dan merupakan tempat bermuaranya 14 sungai yang membawa sedimentasi.

Adanya eceng gondok tumbuh tanpa kendali mengakibatkan pendangkalan sehingga volume Rawa Pening berkurang yang juga berdampak pada pasokan air ke PLTA Jelok yang mengambil air melalui Bendung Jelok. Pertumbuhan eceng gondok di Rawa Pening menyebabkan penurunan kualitas air dan penyusutan luas permukaan air sebesar 30 persen.

Selain itu, dampak negatif lainnya dengan adanya eceng gondok berpotensi meningkatkan evapotranspirasi dan menurunnya jumlah kelarutan oksigen dalam air. Bahkan, eceng gondok juga mempercepat proses pendangkalan, menganggu lalu lintas air, menurunkan nilai estetika, dan meningkatkan vektor penyakit.

Sosialisasi dihadiri Kepala Sub Divisi Jasa ASA IV/1 PJT I, Ariet Setiawan dan Asisten Manajer PLTA Jelok sebagai perwakilan dari PT. PLN IP. Selain itu, tamu undangan yang juga hadir dari Dinas Pertanian dan Perikanan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kehutanan, Dinas Pariwisata, jajaran Muspika, perwakilan masyarakat dan nelayan Rawa Pening. Adapun narasumber didatangkan Akademisi dari Fakultas Lingkungan Universitas Diponegoro.

—-

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-11-17 at 10.23.41

PJT I dan Jurnalis Toba Diskusi Jaga Kelestarian Sumber Daya Air

Horas, PJT I dan Jurnalis Toba Diskusi Jaga Kelestarian Sumber Daya Air

Toba – Perum Jasa Tirta (PJT) I bersama dengan Forum Jurnalis Peduli Sungai (FJPS) di wilayah Kabupaten Toba menggelar diskusi guna menjaga kelestarian sumber daya air Danau Toba. Acara yang digelar di WITA Cafe Balige, Selasa (14/11/2023) itu dihadiri Direktur Operasional PJT I, Milfan Rantawi didampingi Manajer Utama Regional II, Lukman Chakim dan 22 jurnalis dari Toba serta tiga jurnalis dari Jawa Timur.

“Kami sebagai BUMN pengelola sumber daya air di wilayah Sungai Toba Asahan tidak bisa kerja sendiri. Perlu bantuan dan kerjasama, khususnya dari teman-teman pers untuk bisa menyampaikan informasi kepada masyarakat,” kata Milfan, Selasa (14/11/2023).

Ia menjelaskan, salah satu fungsi Perum Jasa Tirta I yakni melakukan konservasi untuk menjaga kelestarian sumber daya air di Toba. “Upaya konservasi ini dibagi dua, yakni dengan penanaman pohon atau penghijauan dan pembuatan sumur resapan serta biopori,” jelasnya.

Untuk penghijauan, penanaman pohon dilakukan oleh PJT I bekerjasama dengan masyarakat. “Untuk penanaman pohon ini kami memang kesulitan soal lahan, karena banyak lahan milik warga. Jika kawan-kawan pers bisa membantu untuk mendata lahan, terutama yg statusnya kritis dan sesuai dengan kriteria, maka kami dengan hati akan membantu penanaman pohon disana,” ungkapnya.

Milfan berharap, wartawan atau pers di Kabupaten Toba bisa membuat kelompok untuk melakukan upaya konservasi. Mulai dengan mendata lahan yang kritis sampai proses penanaman.

Perlu diketahui, sejak 2019 sudah hampir 1.100 hektare lahan di Wilayah Sungai Toba Asahan yang telah dilakukan penanaman pohon. Di antaranya wilayah Kabupaten Toba, Kabupaten Samosir, Kabupaten Humbahas, Kabupaten Tapanuli Utara dan Arboretum Ambarhalim.

Total pohon yang ditanam mencapai lebih dari 378 ribu batang pohon berbagai jenis. “Untuk jenis pohon kami menyesuaikan permintaan masyarakat yang memiliki lahan. Kami dampingi perawatan untuk memastikan bibit yang ditanam bisa hidup. Kalau sudah panen, hasilnya bisa dinikmati masyarakat dan kami dari PJT I tidak meminta karena hanya benefitnya saja yang kami harapkan sebagai upaya menyelamatkan sumber daya air di Danau Toba,” tuturnya.

Selain penghijauan, Jasa Tirta I juga membuat 100 sumur resapan dan 8.000 lubang biopori. Namun saat ini, program yang baru dilakukan itu progres fisiknya masih sekitar empat persen. Menurut studi masterplan untuk sumur resapan memiliki daya resap 20 liter per jam per sumur. Sedangkan lubang biopori memiliki daya resap 300 meter kubik per hektare per tahun.

Kemudian untuk Sekolah Peduli Lingkungan (SPL) saat ini PJT I juga sudah bergerak pada 4 SMP dari 10 SMP di Kabupaten Toba sesuai target 2023. Di SPL ini, masing-masing sekolah dibuatkan greenhouse untuk proses edukasi siswa akan pentingnya menjaga kelestarian alam untuk menjaga sumber daya air di wilayah Toba.

WhatsApp Image 2023-11-17 at 16.25.01

Terapkan Digitalisasi dan Implementasi IoT Jasa Tirta I Raih Penghargaan dalam Ajang IDIA Award 2023

Sukses untuk menerapkan digitalisasi dan implementasi Internet of Thing (IoT) Perum Jasa Tirta I (PJT I) raih Best Digital Innovation and IoT Implementation 2023 in Water Resources Management serta Best Chief Executive Officer (CEO) Indonesia Digital Innovation and Achievement of The Year 2023 untuk Direktur Utama Perum Jasa Tirta I dalam Ajang IDIA Award Tahun 2023. Penghargaan diberikan di Hotel Arya Duta pada Rabu 8 November 2023, diterima oleh Manajer Utama Keuangan, Perencanaan, Manajemen Risiko dan Teknologi, Bapak Zainal Alim.

Penghargaan diberikan kepada PJT I atas pengembangan teknologi informasi yang dilaksanakan oleh perusahaan. Sebelum tahun 2019, sejumlah pengembangan sistem informasi telah diimplementasikan diantaranya peningkatan sistem telemetri Hidro Informatika , River Management System, realtime pemantauan CCTV, penerapan aplikasi Peringatan Dini Banjir di Bengawan Solo, Sistem Informasi SDM hingga Sistem E-Procurement di tahun 2016. Di tahun selanjutnya dilakukan bridging serta integrasi Sistem telemetri hidroinformatika, aplikasi JDIH berbasis hukum serta kolokasi data center. Pada tahun 2018 perusahaan berfokus pada pengembangan bidang pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) dari sistem pemantauan kualitas air, Flood Warning and Forecasting System (Aquarius Software), Sistem Monitoring dan Analisa Laboratorium Lingkungan serta pengembangan aplikasi persuratan, E-office.

Tahun 2019 ,sistem keuangan PJT I mengalami transformasi melalui implementasi aplikasi Enterprise Resources Planning (ERP) SAP dan beberapa pengembangan IT lainnya seperti Sistem Pemantauan, Pengendalian, dan Peringatan Banjir (SIGAB). Berlanjut di tahun 2020, PJT I berupaya untuk menerapkan pengembangan Sistem Informasi Manajemen Aset (SIMASTIRTA), Sistem Informasi Kualitas Air berbasis web (SIKUALA) dan Aplikasi Kehadiran berbasis web.
Pada tahun 2021 hingga 2022, sejumlah aplikasi dikembangkan sebagai bentuk realisasi dari master plan IT PJT I yang telah disusun diantaranya Aplikasi Sistem Informasi Flowmeter (Pemantauan Debit PLTA), Aplikasi PPID, Aplikasi E-Monev. Atas transformasi digital yang telah dilakukan , PJT I mengikuti Assesment IT Maturity Level dan Assessment INDI 4.0 Cyber Security. Hingga tahun 2023 ini pengembangan teknologi informasi masih dilakukan dengan Implementasi ERP-SAP Anak Perusahaan (PT. JTE) dan Shared Services Klaster Danareksa (SIEM, GRC, etc.).
Direktur Keuangan, Pengelolaan Sumber Daya, dan Manajemen Risiko Perum Jasa Tirta I Bapak Mukhamad Taufiq menyampaikan pengembangan dan transformasi terus dilakukan perusahaan dari segala aspek termasuk didalamnya pengembangan sistem pemantauan banjir yang dilakukan perusahaan. “Pada tahun 2019, PJT I memiliki command center, yang menjadi ruangan pengelolaan data terpusat dan menjadi titik awal pengelolaan secara digital dimana ada terdapat perubahan dari sistem analog menjadi sistem digital. Setahun kemudian, PJT I kemudian mengimplementasikan Disaster Recovery Center (DRC) untuk meminimalisir potensi downtime dan kehilangan data dengan pemulihan aplikasi berbasis cloud secara realtime dan reliable. Dalam rencana pengembangan TI, kami berencana untuk mengimplementasikan Autonomous Water Resource Infrastructure Operation kurang dari empat tahun kedepan,” ujarnya.
Taufiq menambahkan, “Adaptasi pengelolaan sumber daya air (SDA) terhadap era digitalisasi industrial untuk pengelolaan SDA terpadu yang didukung dengan 𝙢𝙖𝙩𝙪𝙧𝙞𝙩𝙮 sistem teknologi dan informasi akan menghasilkan pengelolaan SDA yang cerdas dan efektif.”
Menjadi #BUMNMelekPerubahan merupakan upaya yang terus lakukan PJT I agar dapat terus bertahan di tengah sengitnya persaingan global. Dengan adanya dua penghargaan yang diterima dalam IDIA 2023, “Penghargaan ini menjadi motivasi kepada perusahaan untuk selalu berupaya menerapkan TI dan IoT dalam seluruh aspek perusahaan yang harapannya akan semakin meningkatkan pelayanan,” ujar Taufiq menutup pembicaraan.

————————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-10-03 at 15.48.01

Jasa Tirta I Ajari Kombis Hingga Ekspor Pada 35 UMKM Binaan

Surabaya – Perum Jasa Tirta (PJT) I melalui Sub Divisi TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) melatih 35 UMKM binaan perusahaan. Puluhan pelaku industri kreatif itu diajarkan tata cara komunikasi bisnis hingga proses ekspor produk. Pelatihan digelar di Surabaya dengan menghadirkan pemateri profesional.

“Untuk pelatihan ini, kami mengundang 35 UMKM dari seluruh wilayah Jawa Timur. Mereka ada UMKM binaan di wilayah kerja kami dan telah bekerjasama dengan PJT I dalam beberapa tahun terakhir,” kata Kepala Sub Divisi TJSL PJT I, Nina Meita Sari, Kamis (28/9/2023).

Adapun pelaku UMKM yang dilatih merupakan pengusaha di sektor perdagangan seperti toko makanan dan oleh-oleh. Ada pula dari UMKM industri kreatif seperti fashion, kerajinan manik-manik, kerajinan kulit dan logam hingga makanan olahan serta kopi.

Sebanyak 35 UMKM itu berasal dari Kota Surabaya, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Trenggalek dan Kabupaten Ponorogo. Nina menjelaskan, peserta yang diundang juga telah dipilih dan disesuaikan dengan materi pelatihan yang diberikan.

Terdapat tiga sesi materi yang disampaikan. Pertama dari Surabaya Export Center untuk memberikan pemahaman proses, persyaratan dan tata cara agar produk UMKM bisa diekspor keluar negeri. Kedua yakni materi pengenalan platform digital PADI atau Pasar Digital yang merupakan inisiasi Kementerian BUMN dan menjadi program dari PT. Telkom.

Selanjutnya, materi ketiga adalah komunikasi bisnis yang disampaikan dari Universitas Brawijaya. “Harapannya, dengan ketiga materi yang disampaikan, para UMKM binaan kami ini bisa mendapatkan tambahan ilmu dan literasi agar usahanya bisa berkembang lebih cepat,” tuturnya.

Selain dari UMKM binaan, PJT I juga mengundang peserta dari internal perusahaan, khususnya dari Divisi Bisnis yang mengelola unit usaha perusahaan. Diundang pula peserta dari Jasa Tirta Energi yang merupakan anak perusahaan dari PJT I.

Nina menambahkan, pelatihan serupa digelar secara rutin setiap tahunnya melalui program TJSL dari sektor Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK). Jika sebelumnya, penyaluran PUMK dikelola secara mandiri oleh Tim TJSL perusahaan, sejak 2022 lalu dikerjasamakan dengan BRI selama lima tahun hingga 2027.

“Kami tetap melakukan pembinaan pada UMKM karena sebagai BUMN pembina. Namun untuk PUMK langsung dengan Bank BRI karena anggaran dari PJT I sudah diserahkan ke sana untuk proses pinjaman dengan bunga rendah hingga assesment oleh BRI. Kerjasama antar BUMN ini program dari Kementerian BUMN,” jelasnya.

Saat ini sudah lebih dari 1.300 UMKM yang telah bekerjasama dengan BUMN pengelola Sumber Daya Air tersebut. “Semoga kedepan kami bisa lebih banyak bekerjasama dengan UMKM baru dan memberikan pelatihan yang lebih inovatif lagi,” pungkasnya.


Sub Divisi Humas dan Informasi Publik PJT I

WhatsApp Image 2023-10-03 at 15.48.01

Apel Siaga Banjir di Bendungan Selorejo, Dukungan Jasa Tirta I Siap Tanggap Dampak El Nino dan Potensi Banjir

Sebagai bentuk kesiapsiagaan hadapi dampak fenomena El Nino dan potensi bencana banjir di musim penghujan, Jasa Tirta I menjadi tuan rumah tempat penyelenggaraan “Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Dampak El Nino dan Banjir 2023/2024”. Kegiatan apel yang berlangsung di Area Bendungan Selorejo, 27 September 2023 dipimpin oleh Gubernur Jawa Timur Ibu Khofifah Indar Parawansa.

Lebih dari 1000 orang menghadiri apel tersebut yang berasal dari berbagai instansi terkait. Selain dari PJT I, apel diikuti oleh pihak dari perangkat daerah Pemprov Jatim, BBWS Brantas, BBWS Bengawan Solo, BBPJN Jatim-Bali, Basarnas, dan stakeholder lainnya.

Dalam rangkaian acara apel siaga dilaksanakan beberapa kegiatan yaitu simbolis kesiapsiagaan dengan penyematan life jacket kepada Nelayan Selorejo serta penyerahan kunci excavator dan pemberian santunan kepada anak yatim serta bantuan terhadap UMKM sekitar. Menutup kegiatan tersebut dilaksanakan kegiatan tanam pohon dan penebaran benih ikan.

Gubernur Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawansa selaku pimpinan apel menyampaikan agar semua stakeholder terkait menyiapkan langkah program mitigasi, preventif dan quick response atau respon cepat. Utamanya dalam menghadapi El Nino sekaligus potensi banjir karena berdasarkan prediksi BMKG pada minggu kedua atau ketiga November sudah mulai terjadi hujan dengan intensitas cukup. Disampaikan juga agar untuk pengelola bendungan memastikan kesiapan bangunan infrastruktur yang dimiliki. Harapannya masyarakat juga ikut dalam upaya pencegahan banjir dengan tidak membuang sampah sembarangan, karena pencegahan yang komprehensif harus dilakukan oleh seluruh elemen termasuk masyarakat.

WhatsApp Image 2023-09-21 at 09.17.14 (2)

Jasa Tirta I Lakukan Uji Coba Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bango 100 Lps

Malang – Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bango di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang mulai diujicobakan operasionalnya oleh Perum Jasa Tirta (PJT) I dengan kapasitas 100 liter per second (LPS). Ujicoba dihadiri oleh Wali Kota Malang, Sutiaji bersama Direktur Utama PJT I, Fahmi Hidayat serta seluruh stakeholder terkait, , Rabu (20/9/2023).

Untuk tahap awal, air yang sudah diproduksi SPAM Bango dinilai sudah layak minum. Namun, Dirut PJT I mengaku masih akan menguji kualitas airnya lebih lanjut di laboratorium milik perusahaan.

“Air ini sudah dinyatakan layak. Tapi untuk bisa dikatakan aman dan menjadi air minum yang bisa langsung dikonsumsi harus dipastikan dulu. Kalau secara kimia seperti kadar pH, kekeruhan, sudah sesuai standar mutu. Tapi dari mikrobiologi dan kandungan bakteri e-colinya itu seperti apa, nanti akan kami pastikan (diujikan) di lab dan PJT I punya alatnya,” kata Fahmi.

Dengan uji laboratorium tersebut, ia ingin memastikan air layak minum dari SPAM Bango bisa sesuai dengan standar aturan. “Ada parameter kualitas air berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) no 2 tahun 2023 yang akan menjadi acuan untuk air permukaan yang diolah hingga layak minum,” ungkapnya.

Untuk kapasitas produksi, jika di awal uji coba saat ini masih 100 LPS, ke depan akan terus ditingkatkan. “Kami terus mengupayakan target operasional IPA 200 LPS sampai dengan akhir 2023. Harapannya kapasitas bisa ditingkatkan 100 LPS di tahun 2025 dan tahun 2027 ditambah lagi 200 LPS. Sehingga totalnya kapasitas IPA Bango menjadi 500 LPS,” ungkapnya.

Namun demikian, ia mengaku peningkatan kapasitas produksi tetap mempertimbangkan kondisi. “Peningkatan produksi tetap harus memperhitungkan keseimbangan atau neraca air keseluruhan, karena pengguna air baku harus dipenuhi dari hulu ke hilir,” tuturnya.

Walikota Malang, Sutiaji menilai dengan diujicobakannya SPAM Bango dengan kapasitas 100 LPS sebagai wujud kemandirian air baku. Menurutnya, SPAM Bango menjadi bentuk kehadiran pemerintah lewat BUMN sebagai perwakilan negara kepada rakyat. Memenuhi kebutuhan air untuk masyarakat dari hulu hingga hilir.

“Ini membanggakan dan pelan-pelan memberikan keyakinan akan pemenuhan kebutuhan air bersih. Apalagi masih ada proses selanjutnya yang diharapkan ada peningkatan hingga sampai di akhir tahun ini bisa 200 LPS. Kami berharap masyarakat tidak khawatir tentang ketersediaan air bersih di Kota Malang,” kata Sutiaji.

Pada momen itu, Sutiaji bahkan tak segan mencoba meminum langsung air produksi SPAM Bango. “Rasanya segar, tidak ada baunya. Artinya sudah layak. Kalau amannya kan memang perlu diujikan di laboratorium. Kalau produksi sudah 200 LPS di Desember 2023 dan terkoneksi (ke saluran distribusi air PDAM Tugu Tirta) nanti bisa tersalurkan ke pelanggan,” pungkasnya.


Sub Divisi Humas dan Informasi Publik PJT I

WhatsApp Image 2023-09-21 at 09.17.14 (3)

Kelola Air secara Efektif, Langkah Perum Jasa Tirta I Jaga Alokasi Air Wilayah Jatim di Musim Kemarau

Sesuai informasi dari BMKG bahwa musim kering di Indonesia untuk tahun 2023 ini akan lebih lama daripada perkiraan dikarenakan fenomena El Nino dan hal tersebut telah menjadi perhatian bagi Perum Jasa Tirta I (PJT I). Provinsi Jawa Timur sebagai salah satu wilayah penyumbang produksi beras tertinggi di Indonesia tentunya sangat terpengaruh dari pola alokasi air irigasi yang dilaksanakan PJT I sebagai bagian dari pelayanan masyarakat.

Dihubungi Kamis 14 September 2023, Fahmi Hidayat, Direktur Utama PJT I menyampaikan bahwa sampai dengan saat ini, untuk pola alokasi air di Wilayah Jawa Timur masih berpedoman pada pola alokasi air tahun 2023 yang disepakati bersama saat rapat dengan Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA).

Untuk Sutami misalnya, Tinggi Muka Air (TMA) Aktual Sutami berada di angka 270,01 m dimana untuk Low Water Level (LWL) Sutami berada pada 256,0 m. Di Bendungan Selorejo terpantau TMA aktualnya yaitu 618,87 m dimana LWLnya yaitu 606,00 m. Di Bendungan Bening dapat kami sampaikan bahwa TMA Aktual yaitu 103,34m dimana LWLnya berada pada 96,40. Untuk Wonorejo TMA Aktual berada di angka 172,98 m dimana LWL Bening berada pada 141,00 m.

“Kami tetap berupaya menjaga TMA pada bendungan yang kami kelola, hal ini terkait dengan keamanan bendungan,” ujar Fahmi. Sehubungan dengan layanan irigasi kepada para petani masih terjaga sesuai dengan pola. Dijelaskan oleh Fahmi, jika diambil rerata layanan irigasi dari Bendung Lodoyo, Tiudan Kanan, Mrican, Mlirip dan Lengkong baru sampai saat ini masih lebih dari 100% yang diprogramkan. Layanan air irigasi masih sesuai dan terpenuhi.

Meskipun demikian, mitigasi risiko telah dilaksanakan baik secara internal maupun dengan melibatkan pihak eksternal. Sesuai dengan rapat internal PJT I yang dilaksanakan Agustus kemarin, PJT I akan melakukan optimalisasi tampungan air di waduk tahunan sebagai optimalisasi tambahan cadangan air untuk menghadapi musim kemarau 2023. Optimasi longstorage juga akan dilakukan pada bendung-bendung di Daerah Hilir. Dalam hal efisiensi, akan dilakukan realokasi air sesuai kebutuhan untuk penerapan efisiensi pengeluaran air dari waduk. Sebagai upaya utama, dilaksanakan juga pembersihan sedimen didepan intake pengambilan air para pemanfaat. Selain itu PJT I akan melakukan pembuatan alur air supaya air dapat mengalir dengan lancar apabila diperlukan.

PJT I akan terus melakukan monitoring dan menginformasikan ketersediaan air kepada para stakeholder. “Kami akan semakin menguatkan pemantauan dan pelaporan pengambilan air tidak berizin. Kami juga tentunya akan menyediakan sarana,prasarana dan peralatan untuk kegiatan tanggap darurat”, ujar Fahmi.

Koordinasi dilakukan dengan stakeholder seperti misalnya Rapat Koordinasi Antisipasi dan Mitigasi Potensi Kemarau dengan Iklim Kering di Jawa Timur bersama PU SDA Prov. Jatim, BMKG, PJT I, BPBD, Dinas Pertanian Prov. Jatim, Dinas Perkebunan Prov. Jatim, Dinas ESDM Prov. Terakhir kemarin 13 September 2023 kami melakukan rapat koordinasi menghadapi El Nino dan musim penghujan yang nantinya kegiatan akan digelar di Bendungan Selorejo pada 27 September 2023. Menutup pembicaraan beliau menyampaikan bahwa PJT I mendukung upaya dari PT PLN NP yang pada tahun ini akan melaksanakan kegiatan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). Intinya kita dukung langkah efektif agar kita dapat bersiap untuk semua hal, ujarnya.

———————————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-09-08 at 09.02.58

Jasa Tirta I Targetkan SPAM Bango Beroperasi 200 LPS di Desember 2023

Malang – Perum Jasa Tirta (PJT) I menargetkan pembangunan SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) Bango di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang bisa segera selesai di akhir 2023. Secara bertahap pembangunan SPAM yang dikerjasamakan PJT I dengan Pemkot Malang melalui Perumda Tugu Tirta masih terus dilakukan.

Uji coba Instalasi Pengolahan Air (IPA) dengan kapasitas sebesar 100 lps (liter per second) akan dilakukan tanggal 21 September 2023. Namun sembari ujicoba dilakukan, kapasitas akan terus ditingkatkan hingga 200 lps pada bulan Desember 2023 dan bisa tersambung hingga didistribusikan untuk masyarakat melalui Perumda Tugu Tirta Kota Malang.

“Ujicoba kelayakan produksi air bersih menggunakan air baku dari Sungai Bango ini dijadwalkan pada tanggal 21 September 2023. Mundur dari jadwal sebelumnya pada Agustus 2023. Pada Desember 2023 baru disempurnakan sebesar 200 lps,” kata Direktur Operasional PJT I, Milfan Rantawi saat meninjau SPAM Bango bersama Wali Kota Malang, Kamis (7/9/2023)

Terkait progres pembangunan, Milfan menuturkan, sampai detik ini pekerjaan terus on progres. “Sejauh ini pekerjaan pembangunan (SPAM Bango) saat ini masih on the track dan tidak molor. Keterlambatan masih di bawah ambang batas 5 persen. Itu sifatnya masih dalam batas kewajaran,” ungkapnya.

Menurutnya, pengerjaan bisa dikatakan terlambat, ketika nilai keterlambatan di atas angka 5 persen. Terkadang, lanjut dia, keterlambatan disebabkan dan diipengaruh oleh hal teknis seperti pengangkutan barang atau material on site,” tuturnya.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, metode water treatment plant (WTP) dengan memanfaatkan air permukaan dari Sungai Bango menjadi penguatan penyediaan air baku di Perumda Tugu Tirta Kota Malang. “Ini menjadikan pelayanan kebutuhan air bersih kepada pelanggan PDAM lebih tersedia,” kata Sutiaji.

Sutiaji menilai pekerjaan SPAM Bango yang dibangun oleh PJT I sudah on the track (sesuai target). Dalam waktu dekat, PJT I akan melakukan ujicoba produksi airnya. Untuk menilai sudah layak apa tidak, sebelum dialirkan ke pipa PDAM.

“Setelah tahap pertama 200 lps ini selesai dan beres,pembangunan untuk penyediaan air baku akan terus ditingkatkan hingga menjadi total 500 lps. Kami juga berharap kepada PJT I bisa membantu memenuhi kebutuhan air baku di Kota Malang sebesar 1.500 lps karena (kapasitas tersebut) akan aman dalam melayani pelanggan sepanjang 25 tahun ke depan,” harapnya.

Sutiaji meminta pada PJT I untuk memastikan dulu kelayakan air baku dari SPAM Bango sebelum dialirkan ke pipa Perumda Tugu Tirta. “Ketika sudah beres dan selesai semuanya,diharapkan pada bulan Desember 2023 nanti, air baku sudah dapat teralirkan ke pipa Perumda Tugu Tirta. Memudahkan penyediaan air baku pada 2027 ke depan,untuk kebutuhan air baku sebesar 500 lps sudah tidak ada masalah,” pungkasnya.

——
Subdiv Humas dan Informasi Publik PJT I

WhatsApp Image 2023-09-05 at 14.17.46

Jasa Tirta I Gowes Bareng BBWS Brantas, BBWS Bengawan Solo, PU SDA Provinsi Jatim Jelajah Semantok- Bening

Ratusan peserta semarakkan acara Gowes Bareng yang digelar Jasa Tirta I pada 2 September 2023. Masih dalam rangkaian peringatan HUT RI ke – 78, kegiatan ini diselenggarakan dengan rute dari Bendungan Semantok hingga Bendungan Bening dengan menempuh jarak kurang lebih 26 km.

Acara ini diadakan dengan harapan dapat meningkatkan rasa kekeluargaan dan kebersamaan insan PJT I, BBWS Brantas, BBWS Bengawan Solo dan Dinas PU SDA Jatim,ujar Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat. “Dengan tema Peringatan HUT RI ke 78 yaitu Terus Melaju untuk Indonesia Maju secara simbolis kita bersepeda bersama-sama tanpa memandang datang darimana representasi kekompakan dalam memajukan Bangsa dan Negara Indonesia. ” ujar beliau

Pukul 06.00 WIB, para pecinta olahraga bersepeda dari 4 instansi telah ramai datang ke Bendungan Semantok, Bendungan yang disebut-sebut sebagai Bendungan terpanjang seAsia Tenggara. Ada 2 pos pemberhentian (water station) jika peserta nantinya butuh waktu untuk beristirahat dan disediakan air minum.
Selain Dirut PJT I, hadir juga Direktur Keuangan, Pengelolaan Sumber Daya dan Manajemen Risiko PJT I Bapak Mukhamad Taufiq,
“Persiapan fisik yang prima mutlak diperlukan agar semua dapat sampai hingga di finish Bendungan Bening”, ujar beliau.
” Keamanan dan keselamatan tetap harus diutamakan, koordinasi dengan polsek dan penyiapan armada ambulan dilengkapi dokter perusahaan telah kami lakukan agar acara dapat terlaksana dengan baik”, ungkap Bapak Taufiq.
Safety briefing juga disampaikan di garis start untuk mengingatkan kepada seluruh peserta agar kegiatan berjalan dengan baik.

Selesai melewati garis finish seluruh peserta disuguhi keindahan Bendungan Bening. “Telah disiapkan sajian khas Bendungan Bening dan beragam hadiah untuk semakin menyemarakkan acara. Semoga event ini juga bisa sekaligus mengenalkan Pariwisata Bening.” ujar Milfan Rantawi Direktur Operasional PJT I.

Sembari menikmati eloknya Waduk Bening, peserta akan dihibur dengan music electone.
Kegiatan ini akan rutin kami selenggarakan kedepannya dan harapannya lebih banyak instansi lainnya yang dapat ikut serta ujar Bapak Milfan. Tetap sehat dan kompak selalu untuk kita semua, ujar Milfan menutup pembicaraan.

————————————————————
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-08-21 at 16.29.37 (1)

Bantu Masyarakat Terdampak Kekeringan, PJT I dan BBWS Bengawan Solo kolaborasi Salurkan Bantuan Air Bersih di sepanjang Wilayah Sungai Bengawan Solo

Kondisi musim kering yang melanda daerah di Indonesia memberikan dampak signifikan bagi masyarakat dan hal ini juga dirasakan masyarakat yang tinggal di wilayah sungai Bengawan Solo. Antisipasi hal dimaksud, PJT I berkolaborasi dengan BBWS Bengawan Solo serta instansi dan stakeholder terkait seperti BPBD dan Perumda Air Minum setempat menyalurkan air bersih kepada masyarakat terdampak di sepanjang wilayah sungai bengawan solo provinsi jawa tengah dan jawa timur.

Di Jawa Timur, PJT I melalui Divisi Jasa ASA III dan BBWS Bengawan Solo memulai penyaluran air bersih di Desa Sekarbagus Kecamatan Sugio, Desa Katemas Kecamatan Kembangbahu, Desa Nguwok Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan sejak 15 Agustus 2023. Kegiatan juga dilanjutkan dengan penyaluran air bersih kepada masyarakat terdampak di Ds. Banjarbanggi, Kec. Pitu, Kab. Ngawi pada 18 Agustus 2023. Di hari yang sama, Tim juga bergerak memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat Desa Alasombo Kecamatan Weru, Desa Pundungrejo Kecamatan Tawangsari, Desa Kamal Kecamatan Bulu Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah.

Direktur Operasional PJT I Milfan Rantawi menyampaikan bahwa kegiatan ini akan terus dilaksanakan karena dampak kekeringan memberatkan masyarakat. Milfan menyebutkan bahwa penyaluran air bersih di bengawan solo provinsi jawa tengah nantinya akan diberikan hingga 50 tangki. Untuk kegiatan tersebut Milfan menyampaikan bahwa pihaknya bekerjasama dengan instansi terkait BBWS Bengawan Solo, Perumda Air Minum dan BPBD Kabupaten/Kota terdampak.

Mengatasi permasalahan ini tentunya butuh langkah yang sistemik dan terarah, ujar Milfan. “Kegiatan pemberian bantuan air bersih ini hanya bersifat jangka pendek ya, harus kita ingat bersama”. Kedepannya kita akan terus mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif dalam kegiatan penghijauan sebagai langkah aktif untuk menjaga air. Konservasi tentunya dapat menjaga pasokan air utamanya di daerah hulu, menjaga jaringan air bersih, irigasi dan juga sungai sekitar ujarnya menutup percakapan.

———————————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-08-21 at 16.29.37

Bantu Masyarakat Hadapi Kekeringan, PJT I Salurkan Bantuan Air Bersih di Jawa Tengah

Perum Jasa Tirta I bersama dengan BPBD dan instansi terkait di beberapa daerah di Jawa Tengah melakukan penyaluran air bersih ke beberapa desa yang terdampak musibah kekeringan. Kegiatan penyaluran dilaksanakan pada 10-11 dan 15 Agustus 2023 kemarin.

Penyaluran dilakukan oleh tim Divisi Jasa ASA (DJA) IV PJT I di Desa Monggot Kabupaten Grobogan dan Desa Ngargosari Kabupaten Sragen pada 10-11 Agustus 2023. Adapun di masing-masing lokasi disalurkan bantuan air bersih dengan kapasitas 34.000 L. Selain ke dua lokasi diatas tim DJA IV pada 15 Agustus 2023 juga melaksanakan penyaluran air bersih sebanyak 5000 L ke RT.1, RW .07 dan RT 04 RW 07 Desa Tunjungseto, Kec. Sempor, Kab. Kebumen, Jawa Tengah.

Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi bahwa penyaluran air bersih yang dilakukan adalah dalam rangka komitmen PJT I mendukung ketersediaan air bersih bagi masyarakat dan turut berperan serta dalam penanggulangan bencana kekeringan di beberapa wilayah di Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata upaya perusahaan mengurangi beban masyarakat yang kekurangan pasokan air bersih di musim kemarau ini.
Ditambahkan lebih lanjut oleh beliau bahwa kegiatan yang dilakukan juga dengan mempertimbangkan aspek lain yaitu terkait kondisi cuaca. Prediksi BKMG menyampaikan bahwa adanya El Nino berpotensi meningkatkan potensi kekeringan di Indonesia secara umum. Fenomena El Nino yang terjadi menyebabkan rendahnya curah hujan hingga kwartal IV tahun 2023. El Nino diprediksi oleh BKMG akan memundurkan periode musim hujan di tahun 2023 ujar Milfan.

Adanya fenomena di atas tentunya mempengaruhi ketersediaan air pada waduk dan bendungan yang dikelola oleh kami ujar Milfan pada Jumat 18 Agustus 2023 terlebih dengan kondisi musim hujan yang diprediksi akan mundur. Sebagai upaya nyata untuk membantu masyarakat terdampak, kami melakukan kegiatan penyaluran air bersih secara langsung. Kami petakan lokasinya, kemudian mempertimbangkan signifikansi dari penyaluran sehingga kegiatan dapat tepat sasaran dengan koordinasi bersama instansi dan stakeholder terkait. Distribusi bantuan air bersih akan kami laksanakan secara periodik sampai dengan akhir musim kemarau. Harapan kami agar kegiatan ini dapat bermanfaat dan tentunya membantu masyarakat secara tepat sasaran, ujarnya menutup pembicaraan.

————————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-08-01 at 14.54.31

Jaga Ekosistem, Jasa Tirta I Sebar 25.000 Ikan di Waduk Delingan

Bersama dengan stakeholder dan instansi terkait, Kamis 27 Juli 2023 Jasa Tirta I melakukan penebaran 25.000 Ikan di Waduk Delingan. Waduk Delingan secara hidrologi memiliki induk Sungai yaitu Bengawan Solo. Waduk Delingan merupakan sebuah ekosistem air tawar yang berlokasi di Dukuh Pojok, Desa Delingan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar. Memiliki fungsi utama untuk sarana irigasi pertanian bagi kurang lebih area seluas 2.410 hektar, waduk ini juga dimanfaatkan masyarakat untuk kegiatan wisata pemancingan dan kegiatan perikanan.

Dalam kegiatan penebaran bibit ikan di Waduk Delingan, PJT I bersama dengan BBWS Bengawan Solo, Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Karanganyar, Camat Karanganyar, KORAMIL Karanganyar, POLSEK Karanganyar, BPBD Karanganyar, Kepala Desa Delingan, Direktur PDAM Karanganyar dan Komunitas Pecinta Waduk “Kyai Delingan” Karanganyar.

Kegiatan penerbaran ikan di Waduk Delingan merupakan bagian dari program clear.cut 2023 bersama dengan BWS Bengawan Solo. PJT I ikut serta dalam menjaga untuk menjaga keseimbangan akuatik di Waduk Delingan. Sinergi dengan BBWS dilakukan tentunya agar pengelolaan SDA terutama di Wilayah Sungai (WS) Bengawan Solo dapat terselenggara dengan baik.

Kepala Divisi Jasa ASA III Bapak Erwando Rachmadi menyampaikan kegiatan penebaran ikan ini adalah upaya PJT I untuk mengembalikan fungsi dan peran perairan umum di Waduk Delingan. Disampaikan juga bahwa kegiatan bersama dengan para stakeholder dan mitra terkait menjadi upaya PJT I melibatkan seluruh pihak dalam menjaga keberlangsungan sumberdaya air. Kelompok masyarakat juga kami libatkan tentunya agar semakin banyak pihak-pihak yang berperan aktif untuk menjaga SDA yang kita miliki, ujarnya menutur pembicaraan.
———————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-08-01 at 14.29.38

Upayakan Konservasi di Hulu DAS Serayu, Jasa Tirta I Kontribusi 500 Bibit Pohon Dalam Peringatan Hari Sungai di Wonosobo

Hari Sungai Nasional yang jatuh pada tanggal 27 Juli 2023 lalu diperingati secara serentak di seluruh pelosok negeri. Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai yang tersebar di seluruh Indonesia, bersama-sama menggelar kegiatan Bersih Sungai (River Clean Up) pada Kamis 27 Juli 2023. Kegiatan ini juga masuk dalam rangkaian awal gelaran event global World Water Forum (WWF) yang puncaknya akan diselenggarakan tahun depan dengan Indonesia sebagai tuan rumah.

Begitu juga di Wilayah Sungai Serayu, aksi penyelamatan lingkungan ini difokuskan di hulu DAS Serayu yang berada di Kabupaten Wonosobo. BBWS Serayu Opak bersama dengan Pemda Provinsi Jateng dan Pemda Kabupaten Wonosobo menggelar acara tanam pohon, susur sungai dan bersih – bersih sungai pada Kamis 27 Juli 2023. Dalam kegiatan dimaksud Perum Jasa Tirta I sebagai BUMN Pengelola Sumber Daya Air di Wilayah Sungai Serayu Bogowonto turut berpartisipasi menyumbangkan 500 batang bibit tanaman konservasi untuk kegiatan tanam pohon yang merupakan salah satu rangkaian acara serta menerjunkan tim untuk ikut serta dalam kegiatan susur sungai dan bersih-bersih sungai.

Kegiatan tanam pohon dan bersih sungai kemarin diharapkan dapat menjadi pemantik awal upaya kolaborasi terstruktur dan terarah dalam Penyelamatan Hulu DAS Serayu seperti harapan Bupati Wonosobo Bapak H. Afif Nurhidayat dalam sambutannya membuka acara. Sinergitas lintas sektor dan masyarakat untuk peduli kondisi di hulu DAS Serayu perlu dilaksanakan agar kita dapat menikmati kemanfaatan air sungai Serayu secara berkelanjutan dalam jangka waktu lama, ujar beliau.

Membuka pembicaraan pada Jumat 28 Juli 2023 Direktur Operasional Perum Jasa Tirta I (PJT I) menyampaikan perihal penugasan yang diberikan kepada perusahaan sebagai BUMN yang turut mengelola Sumber Daya Air (SDA) di 5 Wilayah Sungai di Indonesia, salah satunya di Wilayah Sungai Serayu Bogowonto dimana termasuk didalamnya DAS Serayu.

Milfan kemudian menjelaskan bahwa Sungai Serayu membentang dari timur laut ke barat daya sejauh 181 km, sungai ini melintasi lima kabupaten yakni Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Banyumas, hingga bermuara di Samudra Hindia di Kabupaten Cilacap. Sebagai pengelola SDA, PJT I diberikan wewenang dalam mengupayakan kegiatan konservasi untuk melestarikan air dan menjaga keseimbangan lingkungan sebagai wadah air, termasuk waduk dan sungai.

Sebagai informasi tambahan Milfan Rantawi menyampaikan bahwa kelestarian perairan di Sungai Serayu terutama terancam oleh sedimentasi, dan belakangan juga oleh sampah/ polusi air. Sedimentasi di sungai ini diakibatkan oleh laju erosi tanah, terutama yang terjadi di wilayah hulu DAS seperti di dataran tinggi Dieng. “Hal ini dapat mengancam umur layanan infrastuktur yang berada di sepanjang sistem aliran Sungai Serayu, seperti Waduk Mrica di Banjarnegara”, terang Milfan.

Salah satu pemanfaatan air di sungai Serayu adalah sebagai sumber pembangkitan listrik yang dalam hal ini dikelola oleh PT PLN Indonesia Power (PLN IP), diantaranya PLTA Panglima Besar Soedirman yang memanfaatkan air di Waduk Mrica. PLTA ini memegang peranan penting dalam pembangkitan energi listrik di area barat Jawa Tengah dengan kapasitas hingga 184,5 megawatt (MW). Listrik yang dihasilkan menjadi rangkaian untuk memenuhi aliran sistem Jawa Bali. Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa kegiatan multi stakeholder diperlukan karena permasalahan sedimentasi butuh upaya bersama untuk penanganannya dan kegiatan yang dilaksanakan di Wonosobo ini menjadi upaya nyata bersama untuk mengatasi permasalahan sedimentasi yang dihadapi dalam pengelolaan Sumberdaya Air. Tidak hanya sebagai sumber pembangkitan listrik, keberadaan Waduk Mrica juga bermanfaat sebagai pengendali banjir dan sumber air baku untuk irigasi serta pemenuhan kebutuhan air bersih di Wilayah Banjarnegara, Kebumen, dan Cilacap.

Salah satu permasalahan yang dihadapi di Waduk Mrica adalah sedimentasi yang sangat tinggi, dimana kondisi saat ini laju sedimentasinya telah mencapai 6,5 Juta m³/tahun. Dengan angka ini menyebabkan keterisian sedimen pada waduk mencapai lebih dari 60% dari kapasitas efektif tampungannya. “Upaya konservasi di Hulu Sungai Serayu menjadi salah satu langkah yang harus dilakukan untuk dapat menekan laju sedimentasi di Waduk Mrica” jelas Milfan. “Kedepannya tentu saja PJT I akan terus berupaya dalam upaya penanganan sedimentasi di DAS Serayu, dengan menggandeng mitra strategis para pengguna sumber daya air untuk secara kontinyu menjaga Sungai Serayu agar tetap memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat” ujar Milfan menutup pembicaraan.
—————————————————
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

Rilis Coverweb-sumenep

Jasa Tirta I Teken MoU Pengembangan AMDK dengan Pemkab Sumenep

Bertempat di Edutorium Universita Batik Islam (Uniba) Sumenep, dalam rangkaian acara Sumenep Investment Summit, Jumat 21 Juli 2023 dilksanakan kegiatan penandatanganan MoU antara Jasa Tirta I dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Hadir dalam penandatanganan secara langsung Bupati Sumenep Bapak Achmad Fauzi dan diwakili Kepala Divisi Operasional Bisnis Ibu Inni Dian Rohani yang menjadi perwakilan Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi.

Bupati Sumenep Bapak Achmad Fauzi menyampaikan bahwa kerjasama ini menjadi wujud nyata hadirnya Pemkab Sumenep dalam memastikan akses layanan air minum kepada masyarakat. Disampaikan juga bahwa kerjasama ini membuka potensi pengembangan industri hilir seperti Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) atau usaha lain yang berkaitan dengan bidang air minum untuk masyarakat. “Kemaslahatan masyarakat yang menjadi tujuan kami tentunya, ujar beliau”.

Disisi lain Kepala Divisi Operasional Bisnis Ibu Inni Dian Rohani menyampaikan bahwa dengan adanya kerjasama ini kedua belah pihak secara bersama-sama dapat mengembangkan koordinasi dan saling bekerjasama dalam rangka pengembangan bisnis AMDK. Harapan kami tentunya, kerjasama dapat menghadirkan nilai tambah bagi kedua belah pihak dalam pengembangan bisnis AMDK, ujar Inni.

Dihubungi terpisah pada Sabtu 22 Juli 2023, Milfan pertama-tama menyampaikan permohonan maaf tidak dapat hadir langsung dalam acara penantanganan MoU karena ada acara yang dilaksanakan bersamaan dan tidak dapat diwakilkan. Meskipun demikian tidak menyurutkan antusiasmenya atas penandatanganan MoU dapat dimaksud.

Selanjutnya Milfan juga menjelaskan secara garis besar timeline kerjasama antara PJT I dan Pemkab Sumenep yaitu penyusunan time schedule, penyusunan studi kelayakan proyek, penyediaan informasi dan juga hal-hal lain yang diperlukan untuk keberlangsungan proyek. Kita akan dukung kerjasama semacam ini, bukan semata hanya tentang materi namun juga menjadi wujud nyata perluasan area layanan PJT I dalam bisnis AMDK, ujarnya menutup percakapan.

—————————————————
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

Rilis Coverweb-fgd

Focus Group Discussion Perizinan Sumber Daya Air dan Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA) di Wilayah Sungai Jratun Seluna

Bertempat di Hotel Horison Semarang, Selasa 18 Juli 2023 dilaksanakan “Focus Group Discussion Perizinan Sumber Daya Air dan Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA) di Wilayah Sungai Jratunseluna”.

Hadir sebagai narasumber kegiatan Kepala Bidang OP SDA BBWS Pemali Juana Bapak Andri Rachmanto Wibowo, Sub Koordinator Kelembagaan I Direktorat Bina OP Ditjen SDA Ibu Nur Widayati dan Koordinator Pengawas IPP 1 BPKP Provinsi Jawa Tengah Bapak Imam Yunarto.

Turut hadir untuk memberikan pendampingan dalam acara tersebut yaitu Kepala Seksi Perdata Kejaksaan Tinggi Provinsi Jawa Tengah Ibu Nilla Aldriani. Sedangkan yang bertindak sebagai moderator dalam sesi diskusi adalah Kepala Sub Divisi Penelitian PJT I, Bapak Pandham Giri.

Kegiatan dilaksanakan sebagai sarana berbagi pengalaman serta informasi terkait permasalahan BJPSDA dan perizinan pengusahaan Sumber Daya Air di WS Jeratun Seluna yang dihadiri pemanfaat PDAM dan industri.

Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan hubungan baik seluruh stakeholder sehingga permasalahan terkait Perizinan Pengusahaan dan BJPSDA khususnya di WS Jratun Seluna dapat teratasi. Salam sinergi!

WhatsApp Image 2023-08-21 at 16.52.40

Jasa Tirta I Deklarasikan Respectful Workplace Policy Bertepatan Perayaan 3 Tahun AKHLAK

Bersamaan dengan Peringatan Tiga Tahun AKHLAK dimana Jasa Tirta I menyelenggarakan kegiatan Akhlak Culture Festival Webinar dilaksanakan juga kegiatan Deklarasi Respectful Workplace Policies pada 17 Juli 2023.

Kegiatan yang diadakan secara daring ini dihadiri seluruh insan PJT I Group mulai jajaran Dewan Pengawas dan Komisaris, Direksi PJT I, Direktur Jasa Tirta Energi serta seluruh karyawan dan karyawati PJT I Group. Acara dibuka dengan Sambutan Direktur Utama PJT I disertai deklarasi Respectful Worplace Policies (RWP) di PJT I.

Respectful Workplace Policy merupakan komitmen bersama dari seluruh jajaran executive board PJT I untuk menyediakan lingkungan kerja yang saling menghormati, bebas dari diskriminasi, pengucilan atau pembatasan, pelecehan, perundungan, dan berbagai bentuk kekerasan lainnya serta menjunjung tinggi martabat dan harga diri, untuk menjaga produktivitas selama bekerja.

Dengan implementasi RWP, PJT I juga berkomitmen memberi perhatian pada penyandang disabilitas, kesetaraan gender serta mencegah adanya bias dan diskriminasi terhadap perempuan di Iingkungan PJT I serta PJT I group. Kebijakan ini menjadi pedoman bagi manajemen dan semua pekerja PJT I grup di seluruh tingkatan induk hingga anak perusahaan.

Penerapan RWP diharapkan dapat mewujudkan lingkungan kerja yang aman, kondusif, inklusif supaya dapat mendukung produktivitas kerja dan pencapaian target perusahaan ke depan. Dengan terpenuhinya RWP di PJT I, hal ini akan sejalan dengan aspirasi masyarakat global dalam penerapan Environmental, Social and Governance (ESG).

Selain deklarasi RWP, dalam kegiatan webinar tersebut disampaikan materi pembahasan tentang “Penerapan Respectful Workplace Policy (RWP) di PJT I” yang disampaikan oleh Kepala Divisi Teknologi  dan Informasi, Ibu Astria Nugrahany. Dengan adanya paparan dimaksud, diharapkan seluruh insan PJT I group dapat lebih memahami dan akan menerapkan RWP sebagai bagian dari Budaya Kerja kedepannya.

Untuk seluruh insan PJT I Group, jika ada tindakan yang dirasa menyalahi konsep RWP dapat melakukan pelaporan melalui mekanisme Pengaduan. Pengaduan dapat dilakukan dengan berkirim surat ataupun melalui website PJT I. Bersama mari kita wujudkan nilai Harmonis dalam AKHLAK dengan implementasi RWP di semua sektor perusahaan.

———————————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-07-05 at 17.54.24 (1)

Pengadaan Kapal Keruk (Cutter Suction Dredger) Bendungan Sutami- Kabupaten Malang, Jawa Timur

Jasa Tirta I membuka tender pengadaan kapal keruk (cutter suction dredger) Bendungan Sutami-Kabupaten Malang, Jawa Timur. Nominal HPS pengadaan ini sebesar Rp. 43.245.218.049 dengan batas waktu pendaftaran hingga 17 Juli 2023 pukul 16:00. Pendaftaran dan informasi terkait hal dimaksud dapat dilihat pada laman https://neweproc.jasatirta1.co.id.

WhatsApp Image 2023-06-27 at 08.40.05

Ground Breaking SPAM Malang, Langkah Jasa Tirta I Penuhi Kebutuhan Air Masyarakat

26 Juni 2023 menjadi hari yang bersejarah bagi Jasa Tirta I karena hari ini dilakukan ground breaking pembangunan SPAM Malang. Bersama dengan Walikota Malang, Bapak Sutiaji, Direktur Utama Perumda Tugu Tirta Bapak M. Nor Muhlas serta seluruh stakeholder terkait, hadir dalam kegiatan dalam peletakan batu pertama pekerjaan terintegrasi pembangunan Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Bango 200 lps Malang.

Kerjasama ini dilatarbelakangi keterbatasan Perumda Tugu Tirta dalam hal melayani air minum dari aspek ketersediaan air baku yang berada diluar administratif Kota Malang sehingga Perumda Tugu Tirta tidak memiliki kewenangan penuh dalam menggunakan sumber air secara maksimal untuk melayani kebutuhan air minum penduduk Kota Malang. Disampaikan bahwa hasil identifikasi yang telah dilakukan sebagai alternatif penyediaan air minum pilihan yang tepat untuk menggantikan sumber air sebagai air baku yang selama ini digunakan oleh Perumda Tugu Tirta ialah air permukaan. Pengolahan air permukaan menjadi air minum, merupakan salah satu program sumber air baku mandiri yang bisa mengendalikan pengembangan pelayanan air minum Kota Malang dalam jangka menengah.

Terkait dengan hal tersebut diatas, PJT I sebagai BUMN penyelenggara SPAM mendukung program Pemerintah Kita Malang dalam upaya penyediaan air bersih yang bersumber air permukaan Kota Malang dalam upaya penyediaan air bersih yang bersumber air permukaan di Kota Malang dengan memanfaatkan air baku Sungai Bango sebesar 500 lps yang akan dilaksanakan dalam beberapa tahapan dengan tahapan awal sebesar 200 lps pada tahun 2023.

Walikota Malang menyampaikan bahwa gagasan pengelolaan air permukaan sudah ada sejak 2010 dan terealisasi ground breaking pada 26 Juni 2023. Berbagai isu global dunia, dinamika kebutuhan air yang semakin besar mengharuskan kita antisipatif untuk mengatasinya, ujar beliau. Dukungan akademisi Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, yang merupakan Guru Besar Teknik Pengairan Universitas Brawijaya memberikan berbagai masukan kebijakan tepat yang harus dilaksanakan terkait pengembangan SPAM. Ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung, dari pihak Kejaksaan Negeri Kota Malang atas pendampingan selama pelaksanaan pekerjaan serta Balai Besar Wilayah Sungai Brantas yang mendukung kelancaran prosesn perizinan. Harapannya Malang dapat mandiri dalam pengelolaan air minum. Kebutuhan air semakin besar dan jumlah air tanah semakin berkurang sehingga air permukaan menjadi solusinya. Harapannya proyek dapat segera terealisasi sesuai jadwal dan masyarakat dapat segera menikmati akses air yang aman tanpa terkendala. Niatkan ini semua sebagai usaha untuk melayani agar menjadi keberkahan bagi kita semua, ujar beliau.

Direktur Utama PJT I, Bapak Fahmi Hidayat menyampaikan air dibutuhkan untuk kehidupan, sosial ekonomi, dimana tanpa air kita akan mati. Negara perlu hadir untuk memenuhi kebutuhan warga negara atas air. Dalam PP 46 tahun 2010, PJT I memiliki kewajiban salah satunya untuk pengembangan SPAM, dimana kemudian PJT I aktif mendukung kemandirian air baku di Kota Malang. Potensi konflik, perubahan iklim serta berbagai hal lainnya mendorong kita perlu mendukung hal ini. Tantangan terkait SDA, kita upayakan bersama untuk mewujudkan pengelolaan terpadunya serta mengatasi permasalahan yang menyertainya.

Menutup pembicaraan Direktur Utama PJT I Bapak Fahmi Hidayat menyampaikan terima kasih sebesar besarnya atas dukungan seluruh stakholder dan shareholder terkait. Kepada Bapak Walikota Malang, Bapak Sutiaji, jajaran pemerintah Kota Malang, Kementerian PUPR melalui BBWS Brantas dan instansi terkait, Kementerian BUMN serta seluruh pihak terkait dan Kejaksaan Negeri Malang, tetap mengharapkan dukungan ke depannya, agar segala upaya dan ikhtiar memberikan pelayanan terhadap kebutuhan primer masyarakat melalui pembangunan SPAM Bango dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

———————————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-06-26 at 17.50.37

Flushing Bendungan Sengguruh, Agenda Rutin Jasa Tirta I untuk Optimalkan Fungsi Bendungan

Tahun 2023, Jasa Tirta I kembali laksanakan flushing atau penggelontoran sedimen yang ada di Waduk Sengguruh. Kegiatan ini dilandasi beberapa penyebab yaitu sedimen yang ada di Waduk Sengguruh telah mendekati intake PLTA sehingga perlu dilakukan penanganan untuk mencegah sedimen agar tidak masuk ke turbin, dan adanya sampah di area trashrack PLTA Sengguruh yang juga berpotensi mengganggu operasional PLTA. Selain itu, adanya 3 unit sand flushing yang tidak dapat beroperasi membutuhkan inspeksi untuk tindakan perbaikannya.

Kegiatan flushing yang sedianya akan dilaksanakan dari 19-23 Juni 2023 ini diperpanjang hingga 28 Juni 2023, hal ini dikarenakan adanya kerusakan pada trashrack intake PLTA Sengguruh yang memerlukan waktu lebih untuk perbaikan.

Bendungan Sengguruh sendiri merupakan bendungan yang terletak di hulu sungai Brantas. Akibat cukup tingginya laju sedimentasi mencapai 2 juta meter kubik pertahun, daya tampung waduk telah menurun drastis dari kapasitas di awal pembangunannya di tahun 1989 sebesar 21,5 juta meter kubik menjadi hampir 1,12 juta meter kubik pada tahun 2023.

Sebagai pengelola Bendungan Sengguruh, PJT I secara rutin melakukan kegiatan flushing ini sejak tahun 2016, hal ini merupakan salah satu bentuk implementasi penggunaan Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA) kepada pemanfaat, dimana kegiatan flushing ini selain untuk meningkatkan daya tampung waduk dan PLTA, namun juga untuk mengoptimalkan fungsi Bendungan Sengguruh yang lain seperti penahan sedimen dan pengendali banjir.

———————————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-06-23 at 10.48.49

100.000 Ikan Nila dan Ikan Patin disebar Di Waduk Wonogori, Sinergi Jasa Tirta I dan PT PLN Indonesia Power

Perum Jasa Tirta 1 bersama dengan PT PLN Indonesia Power melakukan penebaran sebanyak 100.000 ekor benih dua jenis ikan yang merupakan komoditas utama dari Waduk Wonogiri yaitu nila hitam dan ikan patin. Sinergi kedua instansi dilakukan sebagai wujud Penebaran bibit ikan ini dilaksanakan pada Kamis 15 Juni 2023. 

Dalam kegiatan hadir juga stakeholder terkait dari Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo, Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan Kabupaten Wonogiri, KODIM Kabupaten Wonigiri, Polres Kabupaten Wonogiri, BPBD Kabupaten Wonogiri, BPBD Kabupaten Wonogiri, POLRES Kabupaten Wonogiri, BPBD Kabupaten Wonogiri, Camat Wonogiri, Lurah Mulyorejo, PDAM Giri Tirta Sari Wonogiri, serta Paguyuban Nelayan WGM (Waduk Gajah Mungkur).

Kegiatan restocking atau penebaran bibit ikan bersama dengan stakeholder terkait merupakan salah satu upaya penambahan stok ikan tangkapan untuk ditebarkan diperairan umum yang dianggap telah mengalami krisis akibat penangkapan ikan atau tingkat pemanfaatan secara berlebihan. Hal ini untuk menambahkan stok ikan agar dapat dipanen sebagai ikan konsumsi, juga bertujuan mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai ekosistem akuatik yang seimbang.

Kepala Divisi Jasa ASA III/1 Bapak Erwando Rachmadi yang ikut serta dalam kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan ini rutin dilakukan di Waduk Wonogiri. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah upaya yang diambil oleh PJT I bersinergi dengan instansi terkait untuk melestarikan ekosistem Waduk Wonogiri.

Dihubungi Rabu, 21 Juni 2023 Direktur Utama PJT I PJT I Bapak Fahmi Hidayat menyampaikan bahwa ikan nila hitam dan ikan patin dipilih karena jenis ikan ini mudah beradaptasi dengan lingkungan baru. Kegiatan ini diharapkan dapat menjaga kelestarian alam dan lingkungan. Lebih jauh kegiatan ini diharapkan dapat mengembalikan populasi perikanan darat sehingga dapat menyeimbangkan ekosistem perairan. “Semoga sinergitas seluruh instansi terkait dapat terus terlaksana untuk mendukung keseimbangan ekosistem di Waduk Wonogiri”, ujarnya menutup percakapan.

———————————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-06-21 at 11.55.29

Terapkan Transformasi Digital, Jasa Tirta I Raih The Most Promising Company in Marketing 3.0 dalam BEMA 2023

Gelaran BUMN Entrepreneurial Marketing Awards 2023 kembali diselenggarakan dan Jasa Tirta I raih penghargaan Silver Winner kategori The Most Promising Company in Marketing 3.0. Hadir secara langsung menerima penghargaan Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi.

Hermawan Kartajaya selaku Founder MarkplusInc (pakar di bidang pemasaran) dan founder Asia Marketing Federation (AMF) menyampaikan bahwa penghargaan ini telah digelar sejak tahun 2012 dan merupakan salah satu rangkaian acara Jakarta Marketing Week 2022. 11 tahun kegiatan ini telah terselenggara dan tahun ini kembali digelar di Grand Atrium Kota Kasablanka, Jakarta pada Rabu 15 Juni 2023. Penghargaan ini menurut Hermawan bertujuan untuk memberikan apresiasi bagi BUMN dan BUMD yang sukses menerapkan transformasi digital dalam strategi pemasarannya, ujarnya.

Transformasi digital dihadirkan PJT I sebagai upaya untuk lebih adaptif atas perubahan yang terjadi, ujar Milfan. Penerapan Smart Water Management System (sistem informasi SIAGA banjir, sistem informasi kualitas air, River Management System) menjadi bentuk inovasi perusahaan menghadirkan pemantauan secara real time di Wilayah Sungai yang dikelola perusahaan. Penerapan ERP- SAP, pembaharuan website, implementasi Aquarius, telemetri menjadi upaya perusahaan untuk mendukung menerapkan digitalisasi secara optimal.

Lebih lanjut Milfan tak lupa menyampaikan apresiasi tertinggi kepada seluruh Insan PJT I atas dukungan dan kontribusi yang maksimal didukung kreativitas untuk menciptakan beragam inovasi layanan digital. Milfan berharap penghargaan kali ini menjadi pemicu semangat bagi PJT I untuk terus menghadirkan beragam inovasi layanan sesuai perkembangan teknologi. Menutup pembicaraan Milfan menyampaikan bahwa tujuan besar dari seluruh proses tranformasi digital perusahaan adalah dapat memberikan layanan terbaik bagi masyarakat dalam hal pengelolaan SDA, ujarnya menutup pembicaraan.

—————————————————

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-06-21 at 11.50.18

Kopi Selo Parang, UMKM Binaan Jasa Tirta 1 yang Berhasil Naik Kelas

Kopi Selo Parang namanya, salah satu mitra binaan Jasa Tirta I. Kopi yang diproduksi Wong Tani Sumber Lancar di Dusun Gagar RT 17 RW 07 Desa Tulungrejo Kecamatan Ngantang sudah tidak bisa diragukan lagi cita rasanya. Kopi jenis robusta ini mempunyai rasa yang pahit dan memiliki kandungan gula yang lebih sedikit dibandingkan kopi arabika dan memiliki tingkat kafein yang lebih tinggi.

Kopi hasil budi daya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Jasa Tirta dari kerjasama Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini juga mengembangkan beberapa varian mulai dari kopi robusta, kopi robusta fermentasi, kopi lanang, kopi arabica dan kopi excelso.

Kopi Selo Parang dirintis sejak 2019 lalu oleh Siswanto dan Yeti Ratnaningsih yang merupakan petani kopi di daerah Ngantang, Kabupaten Malang. Pasangan suami istri ini mengaku tertarik menerjuni dunia kopi sejak lama, namun keseriusannya untuk menggeluti kopi hingga memberikan nama kopi Selo muncul beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, kopi milik mereka dinamakan Selo Parang dikarenakan lahan kopi miliknya yang menyewa lahan Perhutani seluas 2 hektar ini berada di tepi tebing yang dipenuhi oleh bebatuan. “Selo parang diambil dari nama lokasi kebun kopi yang mana Selo berarti batu sedangkan parang berarti tebing atau bisa diartikan yang lain yaitu senjata, karena perkebunan berada di tebing batu maka saya namanya kopi Selo parang,” tutur Siswanto dirumahnya, Sabtu (10/6/2023).

Karena kegigihannya, saat ini usaha kopi itu, terus berkembang dan berhasil mengangkat ekonomi keluarga. “Alhamdulillah sudah dikirim ke beberapa wilayah, mulai dari Malang raya, Probolinggo, Pasuruan, Surabaya dan beberapa wilayah lainnya di Jawa Timur,” imbuhnya. Ia mengaku, usahanya berkembang setelah mendapat bantuan modal usaha dan pembinaan dari Perum Jasa Tirta 1 sejak 2021.” Usaha kami berkembang setelah ada pembinaan dari PJT I mulai dari produksi, permodalan hingga pemasaran,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, dalam setahun, kebun seluas dua hektar ini mampu menghasilkan 12 ton biji kopi. ” Kopi yang saya jual ini tidak sembarangan karena saya menjual kopi murni yang sudah diproses melalui sistem modern dan bantuan alat dari PJT I,” ungkapnya.

Diceritakan, jika usaha kopi Selo parang yang digelutinya selama ini sempat tersendat karena pandemi Covid 19 lalu. “Pandemi Covid 19 membuat usaha ini hampir guling tikar, namun karena semangat dan dukungan berbagai pihak terutama PJT 1 membuat kami kembali pulih dan tetap bertahan,” ucapnya.

Meskipun saat ini harga kopi cukup manis sehingga petani kopi bisa merasakan hasil yang bagus. Salah satu petani Siswanto mengaku beberapa tahun sebelumnya kopi dihargai murah.”Dahulu sekilonya hanya Rp 70 ribuan sekarang sudah naik dua kali lipat sebesar Rp 120 ribu hingga Rp150 ribuan,” ungkap Siswanto

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Operasional Perum PJT I, Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa Kopi Selo Parang yang merupakan UMKM binaaan perusahaan. Sebagai salah satu BUMN, PJT I berperan aktif dalam menjaga keharmonisan dengan karyawan, keluarga dan komunitas yang ada di sekitar dimana salah satu tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas hidup bersama.

Hal tersebut sendiri dilaksanakan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berkomitmen untuk mensejahterakan komunitas dan masyarakat sekitar yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga dengan memperhatikan kondisi sosial dan lingkungan.

Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa program TJSL merupakan komitmen perusahaan untuk turut berkontribusi dalam membangun ekonomi berkelanjutan.  Menurutnya melalui fungsi TJSL dan peran sebagai BUMN, PJT I berpartisipasi aktif dalam upaya membantu UMKM khususnya mitra binaan yang terdampak pandemi Covid-19. “Kami bantu UMKM bertahan, bangkit dan maju bersama, dengan memberikan bantuan program kemitraan, pendidikan dan pelatihan mengelola keuangan dan mengenalkan produk UMKM ke masyarakat,”tutupnya mengakhiri pembicaraan.

—————————————————

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-06-21 at 12.02.22

Diseminasi Informasi, Jasa Tirta I Selenggarakan Press Gathering bersama Forum Jurnalis Peduli Sungai

Bersama dengan komunitas Jurnalis yang tergabung dalam Forum Jurnalis Peduli Sungai (FJPS) dan Jasa Tirta I selenggarakan kegiatan press gathering. Kegiatan ini diselenggarakan di Selorejo Hotel and Resort pada 10-11 Juni 2023 (Jumat-Sabtu).

Hadir dalam kegiatan dimaksud Direktur Operasional Bapak Milfan Rantawi, Kepala Sub Divisi PATA, Aset, dan Bisnis Lain Ibu Ivania Aestrianingsih, Kepala Sub Divisi Humas dan Informasi Publik Ibu Yulia Puspitaningroem beserta tim humas PJT I.

Dalam kegiatan dimaksud Bapak Milfan Rantawi menyapa para jurnalis dengan ramah Milfan pada malam itu. Adapun dalam kegiatan Press Gathering tema yang diangkat adalah“Kolaborasi Perkuat Diseminasi Informasi”.

Dalam sambutannya, Bapak Milfan menyampaikan bahwa tugas PJT I adalah mengelola sumber daya air. “Sungai ini tidak mengenal batas wilayah, tidak mengenal gubenur, bupati/walikota dan sebagainya. Sungai adalah pertahanan air. Manusia tidak bisa hidup tanpa air,” ujarnya. Untuk itu, bersama Forum Jurnalis Peduli Sungai ini, lanjut beliau agar bersama kita bisa memberikan informasi pentingnya menjaga kebersihan sungai kepada masyarakat. “Jangan membuang sampah ke sungai dll, mari kita bersama-sama menjaga ekosistem dan kebersihan sungai,” pesannya.

Usai memberikan sambutan, acara dilanjutkan dengan hiburan malam bersama musik electone. Acara yang sangat dinantikan oleh rekan-rekan Jurnalis. Kegiatan ini menjadi upaya untuk menguatkan komunikasi dengan rekan media serta sebagai upaya menggandeng seluruh pihak agar lebih peduli dengan pengelolaan sungai.

——————————————

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-06-12 at 10.44.34

Kunjungan Kerja & Focus Group Discussion Kerjasama Non SDA PT.Danareksa (Persero), Perum Jasa Tirta I danPerum Jasa Tirta II

Perum Jasa Tirta (PJT) I berkesempatan mengembangkan bisnis non-sumber daya air (SDA) sebagai bentuk optimasi pengelolaan aset. Saat satunya berkolaborasi bersama PT Danareksa (Persero) dan PJT II. Untuk itu, kerja sama dibahas intensif direksi ketiga BUMN di Taman Wisata Selorejo.

Hadir dalam Focus Group Discussion, Plt. Direktur Utama PJT I, Bapak Milfan Rantawi didampingi Direktur Keuangan Pengelolaan Sumber Daya dan Manajemen Risiko Mukhamad Taufiq. Sedangkan dari PT Danareksa (Persero) hadir Direktur Utama, Bapak Yadi Jaya Ruchandi dan Direktur Investasi Bapak Chris Soemijantoro. Untuk Direksi PJT II yang hadir adalah Direktur Pengembangan Usaha, Dikdik Permadi Yoffana.

Fokus bisnis pengembangan sektor Non SDA menjadi materi bahasan utama pada pertemuan tersebut. Harapan dari diadakannya diskusi ini adalah agar rencana kerjasama yang digagas mendapatkan langkah yang jelas untuk semua pihak. Termasuk kebijakan, nantinya dapat diimplementasikan atau tidak.

———————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

coverrilis

PJT I, Perhutani, dan Pemkab Madiun Kerjasama Kembangkan Wisata Terpadu di Waduk Bening

Perum Jasa Tirta I (PJT I) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) pengelolaan Wisata Waduk Bening. PKS tersebut merupakan kolaborasi bersama dengan Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Saradan dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun.

Kepala Divisi Operasional Bisnis PJT I, Inni Dian Rohani menjelaskan, pihaknya sangat berharap dapat mengembangkan secara berkelanjutan Wisata Waduk Bening agar menjadi tempat rekreasi unggulan di Madiun. “Masih perlu pembenahan, penataan ulang, serta revitalisasi sarana dan pra sarana untuk menuju kesana sehingga dengan adanya kesempatan kerjasama dengan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Madiun dan Perhutani KPH Saradan. Diharapkan dapat segera mewujudkan hal tersebut,” jelasnya, Rabu (17/5/2023).

Dikatakannya, dalam PKS tersebut disepakati bagi hasil pengelolaan wisata Waduk Bening antara ketiga pihak. Para pihak pun bersepakat untuk saling berperan aktif dalam mempromosikan Wisata Waduk Bening. “Setelah terjalin kerjasama perlu dilakukan monitoring serta evaluasi triwulanan atas pelaksanaan kesepakatan tersebut,” ungkal Inni Dian.

Administratur KPH Saradan, Rumhayati mengatakan, tujuan penandatanganan PKS juga untuk optimalisasi potensi sumber daya alam dengan pengembangan wisata alam maupun buatan. “Semoga dapat menaikkan perekonomian daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar obyek wisata Waduk Bening,” harapnya.

Usai penandatanganan PKS beberapa waktu lalu, rombongan Disparpora Kabupaten Madiun dan Perhutani KPH Saradan juga berkesempatan berkeliling Waduk Selorejo dengan perahu. Rumhayati pun mengapresiasi keindahan Waduk Selorejo yang dikelola PJT I. ”Kita bisa mengembangkan potensi wisata Wadung Bening dengan mengadopsi pengembangan seperti yang ada di Waduk Selorejo. Pengelolaannya bagus untuk aktivitas olahraga air,” tambahnya.

Kepala Bidang Pemasaran Disparpora Kabupaten Madiun, Dian Widayanti mengaku siap bekerjasama dengan seluruh instansi dan sektor yang terkait di dalam bidang pengembangan wisata dengan penuh tanggung jawab dan saling menguntungkan. “Kami akan terus berupaya meningkatkan promosi dan penambahan fasilitas umum dan permainan di Waduk Bening,” tuturnya.

Waduk Bening merupakan infrastruktur sumber daya air yang dikelola PJT I di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Waduk Bening telah dikembangkan menjadi tempat rekreasi yang tidak hanya menawarkan keindahan alam namun juga wisata kuliner, camping ground, outbond dan area yang sangat cocok untuk mengadakan event komunitas ataupun outdoor wedding.

coverrbb23

Rekrutmen Bersama BUMN 2023

Halo JTzen…
Rekrutmen Bersama BUMN 2023 telah resmi dibuka, Perum Jasa Tirta I membuka lowongan untuk 4 posisi dalam program ini antara lain :

1. Staf Teknik Sipil
2. Staf Manajemen Pemasaran
3. Staf Manjemen Keuangan
4. Staf Akuntansi

Pendaftaran dibuka mulai tanggal 11 Mei hingga 20 Mei 2023 melalui laman 

https://rekrutmenbersama.fhcibumn.id

Ayo segera daftarkan dirimu dan jadilah Keluarga Besar Perum Jasa Tirta I!

#RBB2023
#rekrutmenbersamabumn2023
#rekrutmenPJT1
#LoKerBUMN2023
#BUMNUntukIndonesia
#ForumHumanCapitalIndonesia

Rilis Cover2

Semarak Mudik Bersama BUMN, Jasa Tirta I Lepas Pemudik dari Malang

Riuh pemudik memadati Kantor Pusat Jasa Tirta I, hari ini Selasa 18 April 2023. Pemudik dengan berbagai tujuan tampak antusias untuk pulang ke kampung halaman. Sedari pagi, sudah ramai berdatangan pemudik untuk menukarkan tiket dan goodybag dari panitia. 5 rute diberangkatkan dari Malang ke berbagai kota tujuan di Pulau Jawa.

Setelah absen selama 3 tahun karena pandemi, Perum Jasa Tirta I (PJT I) kembali menggelar agenda Mudik Gratis pada lebaran tahun 2023 ini. Kegiatan ini masuk dalam program Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk arus mudik lebaran 1444 H. Program mudik gratis ini digelar untuk mengantisipasi lonjakan pemudik yang diperkirakan memuncak tahun ini. Terutama untuk sepeda motor yang menjadi moda transportasi favorit yang banyak digunakan oleh masyarakat saat perjalanan mudik lebaran, setelah mobil pribadi.

Tahun ini PJT I membuka kuota sebanyak 350 kursi yang terbagi ke dalam 6 rute dengan moda transportasi bus. Satu rute berangkat dari Jakarta menuju Malang. Keberangkatan dari Jakarta dilakukan serentak bersama 57 BUMN lainnya di Gelora Bung Karno pagi tadi dan dilepas langsung oleh Menteri BUMN Erick Thohir.

Untuk pelepasan peserta mudik dari Malang dilakukan oleh Direktur Keuangan, Pengelolaan Sumber Daya dan Manajemen Risiko, Bapak Mukhamad Taufiq di Kantor Pusat PJT I Malang. Sebelum peserta mudik diberangkatkan, para peserta terlebih dahulu mendengarkan tausiyah ramadhan yang disampaikan oleh Habib Muhammad bin Anies Shahab. Para pemudik berangkat tepat pukul 11.00 WIB.

Taufiq menyampaikan bahwa tahun ini PJT I membuka 6 rute mudik. “Kami membuka 6 rute, 1 rute berangkat dari Jakarta dan 5 lainnya dari Malang. Untuk bus yang berangkat dari Malang ini tadi terbagi menjadi 5 destinasi, yaitu ke Purwokerto, Semarang, Blora, Trenggalek, dan Banyuwangi,” jelas Taufiq.

“Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat, dengan membantu mereka pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman, selamat sampai tujuan dan bisa berkumpul dengan keluarga,” ujar Taufiq. Kegiatan ini ujar Taufiq sebagai salah satu wujud nyata hadirnya BUMN untuk masyarakat. “Kami sebagai bagian dari BUMN menyambut gembira program mudik gratis ini. Kedepan insya Allah kami akan berpartisipasi kembali, dengan rute dan jumlah kursi yang lebih baik. Tentunya dengan mengevaluasi kesuksesan penyelenggaraan tahun ini,” tutup Taufiq.

————————————————
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

Rilis Cover1

Riuh Mudik Bersama BUMN 2023, Jasa Tirta I Berangkatkan Peserta dari Jakarta

Dari Plaza Barat Gelora Bung Karno Jakarta, Selasa 18 April 2023 Kegiatan Mudik Bersama BUMN dilaksanakan untuk moda transportasi bus kota. Sejumlah 57 bus diberangkatkan oleh Menteri BUMN secara serentak. Perum Jasa Tirta I turut serta dalam penyelenggaraan mudik gratis tahun ini. Kegiatan ini masuk dalam program Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada arus mudik lebaran 1444 H dengan tujuan untuk mengantisipasi lonjakan pemudik yang diperkirakan memuncak tahun ini. Terutama untuk sepeda motor yang menjadi moda transportasi favorit yang banyak digunakan oleh masyarakat saat perjalanan mudik lebaran, setelah mobil pribadi.

Tahun ini PJT I membuka kuota mudik sebanyak 350 kursi. Jumlah ini terbagi atas 6 rute dengan moda transportasi bus, termasuk diantaranya 1 rute Jakarta – Malang yang pagi ini ikut diberangkatkan dari GBK. Pada seremoni pelepasan peserta mudik tersebut, turut hadir Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Milfan Rantawi. Milfan menyampaikan bahwa Perum Jasa Tirta I menyambut baik program Mudik Bersama ini. “Untuk pemberangkatan dari Jakarta, 1 bus muatan 59 kursi disiapkan dan alhamdulilah terisi penuh,” ujar Milfan. Beliau menyampaikan bahwa animo masyarakat cukup besar. “Hingga H-1 kemarin masih banyak masyarakat yang menanyakan ketersediaan kursi. Apakah ada pemudik yang cancel?” Jelas Milfan. Milfan menambahkan bahwa besarnya kebutuhan mudik ini menjadi evaluasi untuk Jasa Tirta I kedepannya untuk menambah kuota mudik, khususnya yang dari Jakarta.

Para pemudik jurusan Malang yang terdaftar melalui Perum Jasa Tirta I, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Mudik Bersama BUMN ini. Seperti salah satu peserta mudik tujuan Malang, Anita Damayanthi yang menyampaikan ucapan terima kasih kepada PJT I karena telah memberikan kesempatan untuk menikmati perjalanan pulang gratis dengan aman dan nyaman. “Alhamdulillah, saya masih bisa kebagian kursi pulang ke Malang dengan program BUMN ini. Selain bisa pulang dengan gratis, program ini cukup gampang dan tidak ribet persyaratannya,”. Berbeda dengan Samsudin, salah satu peserta mudik tujuan Solo yang menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat rutin dilakukan kedepannya. “Terima kasih BUMN, terima kasih Jasa Tirta I. Mudah-mudahan tahun depan PJT I membuka mudik gratis ini lagi,” jelas Samsudin.

Selain memberangkatkan 1 unit bus dari Jakarta, Jasa Tirta I juga membuka 5 rute lainnya dengan keberangkatan dari Malang. Seremoni keberangkatan di Malang juga dilaksanakan Selasa, 18 April 2023 di Kantor Pusat PJT I. Direktur Keuangan PJT I, Mukhammad Taufiq memberangkatkan total 6 bus dengan berbagai destinasi, antara lain Purwokerto, Blora, Semarang, Trenggalek, Banyuwangi.

Euforia berkumpul bersama keluarga di kampung halaman pada momentum lebaran ini tentunya sudah sangat dinantikan, karena larangan mudik beberapa tahun terakhir akibat pandemi. Namun keselamatan dan keamanan tentunya harus diutamakan” ujar Milfan. “Dengan kesuksesan Mudik Gratis BUMN tahun ini, kami mencoba untuk ikut membantu para perantau untuk dapat pulang ke kampung halaman, bersilaturahmi bertemu dengan keluarganya.” ucap Milfan menutup pembicaraan.

———————————————————-

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-04-26 at 16.21.18

Menggerakan Sumber Daya Air Indonesia Maju, Jasa Tirta I Fokus Pengembangan Perusahaan dan Pelayanan

Mengemban amanah sebagai salah satu BUMN Pengelola Sumber Daya Air di Indonesia, Perum Jasa Tirta (PJT) I berupaya untuk meningkatkan kinerja baik dari sisi pelayanan publik maupun penugasan pengusahaan sumber daya air. Mengelola 5 Wilayah Sungai Strategis Nasional di Indonesia, telah membawa Jasa Tirta I menjadi BUMN pengelola Sumber Daya Air dengan wilayah kerja terluas di Indonesia. Hal ini tentunya, menambah kapabilitas PJT I dalam menangani berbagai permasalahan sumber daya air. Atas dedikasinya, saat ini PJT I telah dipercaya oleh Kementerian PUPR untuk mengelola dan mengoperasikan 10 bendungan besar dan puluhan infrastruktur SDA lainnya yang ada di Indonesia. Pengelolaan tidak hanya di Pulau Jawa saja, tapi juga di Sumatera.

Dalam perjalanannya melaksanakan penugasan tersebut, PJT I terus berupaya untuk berkembang menjadi korporasi yang semakin besar. Pengembangan ini dilakukan di semua lini perusahaan, baik dari inovasi bisnis hingga optimalisasi sumber daya. Dalam 10 tahun terakhir ini tercatat peningkatan pendapatan usaha yang cukup signifikan, dimana pada tahun 2013 pendapatan perusahaan masih ada di angka 332,62 Milyar. Ini semakin meningkat naik, hingga pada 2022 pendapatan usaha Jasa Tirta I mencapai 614,67 Milyar atau naik sebesar 84,82%. Adapun aset perusahaan yang dulunya pada tahun 2013 berjumlah 366,96 Milyar, meningkat drastis dalam kurun sepuluh tahun terakhir menjadi 1,135 Trilyun pada 2022 atau meningkat sebesar 209,3%.

Perum Jasa Tirta I menunjukkan keseriusannya dalam pengelolaan Sumber Daya Air. Selain melalui upaya transformasi bisnis, PJT I juga terus hadir berperan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Sebagaimana tertuang di RPJMN 2020 – 2024, dimana ketahanan air, pangan dan energi menjadi prioritas Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Ketercapaian ketahanan pangan (food), energi (energy), dan air (water) ini saling terkait satu sama lain oleh karenanya banyak disebut dengan few nexus. Tupoksi utama PJT I dalam mengelola sumber daya air, turut berperan dalam ketercapaian ketahanan air, pangan dan energi Indonesia secara terintegrasi.

Selain melalui penyediaan air baku untuk PLTA, irigasi dan PDAM, Jasa Tirta I saat ini juga sedang fokus mengembangkan bisnis energi baru terbarukan. Setelah berhasil mendirikan anak perusahaan di bidang energi serta membangun dan mengoperasikan PLTMH, saat ini Jasa Tirta I bersama PLN sedang menyiapkan proyek PLTS terapung di dua waduk besar yang dikelolanya, yaitu di Sutami dan Wonogiri. Dari sisi layanan penyediaan air baku untuk PLTA, setiap tahunnya PJT I turut berperan menyuplai produksi listrik sebesar 6,826 GwH/tahun.

Pengembangan pada sektor penyediaan air bersih untuk masyarakat juga menjadi prioritas perusahaan agar dapat memberikan pelayanan lebih luas. Salah satunya yaitu fokus pada pengembangan SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) Karangbinangun. SPAM Karangbinangun ini sendiri merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Jawa Timur (Perpres 80/2019) yang dimaksudkan untuk mempercepat pembangunan ekonomi di Jawa Timur dan melibatkan multistakeholder. Selain itu, awal tahun 2023 ini juga telah dicapai kesepakatan dengan Pemerintah Kota Malang untuk pembangunan SPAM Kota Malang sebesar 500 lps. Saat ini progresnya sudah masuk dalam tahap lelang pekerjaan konstruksi IPA dan Intake. Dukungan Perusahaan dalam upaya ketahanan air, juga terlihat dari layanan penyediaan air baku untuk PDAM dan SPAM dimana setiap tahunnya menyuplai air baku sebesar 541,7 juta meter kubik.

Sabtu 15 April 2023 Plt. Direktur Utama PJT I Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa perusahaan berupaya keras untuk dapat mewujudkan arti dari BUMN sebagai penggerak roda perekonomian dengan tetap melaksanakan penugasan dari Pemerintah. Beliau juga menjelaskan selain berfokus pada pertumbuhan dan pengembangan, perusahaan tidak melupakan kewajibannya untuk melayani masyarakat. “Salah satu tugas kami adalah memberikan suplai air untuk kebutuhan irigasi rakyat. Dan ini, kami tidak memungut biaya sama sekali alias gratis.” terang Milfan. PJT I memberikan pelayanan irigasi yang bersifat free of charge bagi pertanian rakyat. Total luas lahan irigasi yang berada dibawah kewenangan PJT I seluas 126.193 Ha. “Sebagai BUMN berbentuk Perum, pelayanan masyarakat menjadi aspek utama yang tentunya tidak boleh dilupakan karena merupakan ruh dari penugasan kami,” ujar Milfan. Direktur Utama PJT I menegaskan bahwa Perum Jasa Tirta I akan terus berupaya menjadi BUMN yang turut menggerakkan sumber daya air di Indonesia untuk terus maju. Kemajuan pengelolaan sumber daya air yang mampu memenuhi kebutuhan, menopang pertumbuhan ekonomi dan memakmurkan rakyatnya.

———————————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-04-26 at 16.19.45

Jasa Tirta I Raih Infobank Brand Awards 2023

Dianggap mampu untuk membangun dan menampilkan brand perusahaan secara online, Jasa Tirta I menjadi salah satu penerima penghargaan dalam ajang Digital Brand Awards 2023 yang diselenggarakan Infobank dan Issentia pada Rabu 12 April 2023. PJT I masuk sebagai salah satu pemenang pada kategori “The Best, Perusahaan BUMN Aset 1 Triliun S.d < Rp 2,5 Triliun. Acara diselenggarakan di Hotel Shangri-La Jakarta dan penghargaan diterima oleh Manajer Utama Bisnis Strategis PJT I Bapak Didik Ardianto.

Dalam penghargaan ini sebanyak 190 institusi dan 174 produk berhasil meraih penghargaan “Infobank-Isentia 12th Digital Brand Awards 2023”. Penghargaan diberikan oleh Majalah Infobank dan Isentia (lembaga analisis dan media monitoring global) bagi perusahaan karena dianggap mampu melakukan promosi brand perusahaan (corporate brand) dan brand produk (product brand) secara digital selama setahun terakhir (2022-2023), ujar Chairman Infobank Media Group Eko B. Supriyanto.

Sabtu 15 April 2023 Direktur Keuangan, Pengelolaan Sumber Daya dan Manajemen Risiko Bapak Mukhamad Taufiq menyampaikan bahwa PJT I selalu berupaya untuk memberikan informasi dan edukasi bagi masyarakat melalui platform digital yang dimiliki. Pengguaan secara aktif Instagram, facebook, twitter dan website serta portal berita menjadi langkah perusahaan memberikan informasi secara cepat dan tepat. “Kebaruan” tentunya menjadi salah satu kunci agar informasi perusahaan dianggap relevan untuk diberitakan ujar Taufiq. Informasi terkait pengelolaan SDA, kegiatan perusahaan hingga edukasi terkait SDA menjadi hal-hal utama yang rajin Kami update pada platform digital. Disampaikan juga bahwa informasi secara luas juga terus disampaikan untuk menguatkan branding bisnis perusahaan baik di sektor SDA maupun Non SDA.

Penghargaan ini layaknya menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus berinovasi dan melakukan transformasi digital. Strategi dan upaya-upaya baru harus dirumuskan agar “brand” PJT I semakin dikenal luas oleh masyarakat. Semoga hal ini menjadi penyemangat kami untuk semakin baik kedepannya, ujar Taufiq menutup percakapan.

———————————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

mudik 1

Mudik Dinanti, Mudik di Hati Bersama Jasa Tirta I

Program Mudik Gratis BUMN kembali hadir setelah sebelumnya absen selama tiga tahun karena pandemi. Perum Jasa Tirta I turut serta sebagai salah satu BUMN penyelenggara program yang dipelopori oleh Kementerian BUMN ini. Sebagaimana pernyataan Menteri BUMN Erick Thohir sebelumnya, bahwa program Mudik Bersama BUMN ini merupakan salah satu upaya BUMN untuk membantu masyarakat sekaligus mengurangi kepadatan arus mudik.

Tahun ini PJT I membuka 6 rute mudik. Rute pertama akan berangkat dari Jakarta dengan tujuan akhir Malang, melewati Solo dan Surabaya dengan kuota sebanyak 50 kursi. Untuk rute ini rencananya akan diberangkatkan dari Jakarta, tepatnya dari stadion Gelora Bung Karno (GBK) bersama dengan BUMN lainnya pada 18 April 2023.

Adapun untuk titik keberangkatan lainnya yakni dari Malang dengan 5 pilihan rute, yaitu Malang – Purwokerto (Malang – Solo – Yogyakarta – Purwokerto) dengan kuota 100 kursi, Malang – Trenggalek (Malang – Blitar – Tulungagung – Trenggalek) 50 kursi, Malang – Blora (Malang – Lamongan – Babat – Bojonegoro – Blora) 50 kursi, Malang – Semarang (Malang – Madiun – Solo – Semarang) 50 kursi dan Malang – Banyuwangi (Malang – Probolinggo – Jember – Banyuwangi) 50 kursi.

Cukup mudah untuk mendaftar program Mudik Bersama BUMN ini, peserta tinggal melakukan pendaftaran secara online melalui bit.ly/MudikBersamaPJTI sebelum tanggal 11 April 2023. Dalam waktu bersamaan, Peserta mudik tidak boleh mendaftarkan dirinya melalui BUMN lainnya. Untuk mengisi form registrasi, calon pemudik hanya perlu menyiapkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan sertifikat Vaksin Covid 19. Dan pastinya program ini bebas biaya.

“Program mudik bersama diselenggarakan guna memfasilitasi pemudik dengan moda transportasi yang aman dan nyaman,” ujar Milfan Rantawi selaku Plt. Direktur Utama PJT I. “Ini juga merupakan upaya BUMN untuk menekan kecelakaan yang terjadi selama mudik, tentunya dengan mengurangi kepadatan arus mudik,”. Dalam wawancara terpisah 6 April 2023, Milfan juga menyampaikan bahwa pihaknya akan menyediakan 7 bus dengan total kuota 350 kursi. “Kami akan menyiapkan 7 bus, 6 rute untuk total 350 pemudik. Semua bisa ikut serta, syaratnya hanya KTP dan sertifikat vaksin (covid 19.red) saja,” jelas Milfan. Nantinya kegiatan pemberangkatan akan dilaksanakan serentak baik dari Jakarta ataupun Malang yaitu di tanggal 18 April 2023.

“Euforia berkumpul bersama keluarga di kampung halaman pada momentum lebaran ini tentunya sudah sangat dinantikan, karena adanya larangan mudik beberapa waktu lalu akibat pandemi. Namun keselamatan dan keamanan tentunya harus diutamakan” ujar Milfan. “Dengan senang hati, kami mengajak masyarakat untuk ikut serta memanfaatkan Program Mudik Bersama BUMN ini.” ucap Milfan menutup pembicaraan.
—————————————–
Sub Divisi Humas dan IP

opt bumn

Upayakan Transformasi Organisasi untuk Optimalkan Bisnis Non SDA, Jasa Tirta I Raih Penghargaan Anugerah BUMN 2023

Sebagai upaya untuk mendongkrak bisnis di segmen Non Jasa Air, Jasa Tirta I telah melakukan penataan ulang struktur organisasinya. Atas upaya tersebut, Rabu malam (15/3) Jasa Tirta I berhasil meraih penghargaan dalam ajang Anugerah BUMN 2023 sebagai BUMN terbaik dalam hal Transformasi Organisasi. Penyerahan penghargaan diberikan secara langsung oleh Dr. Agus Nurudin, chairman BTrack Academy pada malam penghargaan yang digelar di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta. Anugerah BUMN tahun ke-12 kali ini mengangkat tema “Akselerasi Transformasi Digital, Inovasi, Dan Recovery Bisnis BUMN” dan diikuti oleh 104 perusahaan BUMN dan anak BUMN.

Hadir secara langsung untuk menerima penghargaan Bapak Milfan Rantawi selaku Plt. Direktur Utama PJT I. Milfan menjelaskan bahwa Transformasi Organisasi menjadi menjadi salah satu poin penting perusahaan dalam beradaptasi merespon berbagai disrupsi. “Tahun 2022 kemarin kami telah melakukan perubahan struktur organisasi, dimana perusahaan telah menambahkan beberapa unit khusus untuk menangani inovasi bisnis dan portofolio,” ucap Milfan. Beliau juga menyampaikan bahwa adanya penambahan divisi ini bertujuan untuk mengakselerasi beberapa potensi pengembangan bisnis yang telah siap dioperasikan. “Sesuai penugasan Pemerintah, kami diamanahkan untuk melakukan pengusahaan di bidang jasa air dan ini sudah berjalan cukup baik selama 33 tahun usia PJT I mengabdi. Namun untuk dapat melakukan scaling up, kami tidak bisa hanya bergantung pada bisnis captive market ini. Perlu ada upaya inovasi dan terobosan untuk kami dapat terus bertumbuh,” jelas Milfan. “Pengembangan bisnis di bidang non jasa air ini adalah tantangan sekaligus peluang bagi kami untuk dapat berkembang”. Dijelaskan pada sesi wawancara, bahwa pengembangan bisnis ini antara lain berupa perluasan bisnis eksisting yang telah beroperasi, seperti bisnis SPAM, Pariwisata maupun Laboratorium Lingkungan. Hal lainnya adalah inovasi bisnis baru yang belum dikelola perusahaan, seperti PLTS terapung, carbon trading, pengaplikasian Smart Water Management dan beragam bisnis dari sektor non SDA lainnya.

“Saat ini perubahan proses bisnis berputar cepat. Adanya digitalisasi membawa banyak perubahan. Kami harus lebih adaptif dan serius dalam mengembangkan bisnis, agar PJT I ini tidak hanya menjadi perusahaan legendaris di masanya, namun dapat terus melaju di tengah pesatnya kompetisi bisnis kedepan,” ujar beliau. Dengan adanya perubahan organisasi dapat dirasakan bahwa saat ini prospek bisnis non jasa air PJT I lebih terlihat progresnya. “Saat ini kami sudah memperoleh beberapa rekanan maupun calon mitra yang siap bersinergi mengembangkan sejumlah bisnis baru,”.

“Penghargaan ini menjadi pemacu bagi Kami agar dapat lebih berinovasi dan terus mengakselerasi pertumbuhan Perusahaan. Kedepan tentunya tidaklah semakin mudah, tantangan yang akan kami hadapi akan lebih besar. Meskipun demikian, Milfan meyakini bahwa dengan mengoptimalkan talenta perusahaan, teknologi informasi, dan menjalin sinergisitas dengan berbagai pihak maka Perusahaan yang dipimpinnya akan dapat terus ada. “Terima kasih atas apresiasi yang diberikan, semoga kami dapat semakin memberikan layanan pengelolaan sumber daya air terbaik untuk Indonesia.” ujarnya menutup pembicaraan.

———————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-03-08 at 13.26.00

Flushing Wlingi-Lodoyo, Upaya Jasa Tirta I Pulihkan Kapasitas Waduk

Perum Jasa Tirta I telah memulai kegiatan flushing waduk Wlingi dan Lodoyo sejak hari Minggu, 5 Maret 2023. Flushing atau yang lebih dikenal oleh masyarakat setempat dengan Pladu ini, rencananya akan berlangsung selama seminggu hingga tanggal 11 Maret 2023, sabtu depan. Sebagai upaya pengamanan dan penertiban selama kegiatan flushing, Jasa Tirta I menghimbau kepada masyarakat setempat untuk tidak berkerumun di sepanjang aliran sungai di sekitar Waduk Wlingi dan Lodoyo. Mengingat biasanya banyak warga setempat yang memanfaatkan momentum pladu ini untuk mencari ikan.

Flushing ini sendiri merupakan upaya pemeliharaan waduk dengan cara mengosongkan tampungan serta menggelontorkan sedimen untuk mengembalikan volume efektif waduk. Akibat dari adanya sedimentasi, volume tampungan waduk kian hari semakin berkurang. Hal ini dapat menurunkan kemampuan waduk sebagai pengendali banjir sekaligus penyimpan cadangan air selama musim kemarau. Untuk itu, Jasa Tirta I secara rutin melakukan upaya pengurangan sedimen waduk, baik melalui pengerukan atau dredging maupun penggelontoran atau flushing.

Selain itu, flushing juga bermanfaat untuk menutup degradasi (penurunan) dasar Sungai Brantas di hilir waduk. Karena sedimen yang keluar nantinya akan mengendap dan mengisi cekungan yang berada di dasar sungai. Hal ini akan memperkuat kestabilan bangunan yang ada di sepanjang aliran Brantas, seperti tanggul dan jembatan. Kesempatan saat pengosongan waduk juga dapat dimanfaatkan untuk membersihkan sampah di depan intake irigasi dan PLTA, sehingga nantinya dapat mengoptimalkan suplai air.

Dengan besarnya manfaat tersebut, PJT I telah mengagendakan flushing waduk ini menjadi kegiatan pemeliharaan rutin tahunan. Plt Direktur Utama sekaligus Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa kegiatan flushing yang dilaksanakan telah memperhatikan berbagai aspek baik lingkungan maupun keamanan bendungan. Milfan menjelaskan bahwa timnya telah mempertimbangkan tren inflow waduk dengan memperhitungkan faktor cuaca dan curah hujan. “Untuk menentukan waktu pelaksanaan flushing, kami selalu mempertimbangkan kondisi cuaca dan cadangan ketersediaan air di sistem Sungai Brantas. Ini untuk mengantisipasi kurangnya debit inflow untuk pengisian waduk pasca flushing,” terang Milfan. “Jangan sampai waduk tidak bisa kembali terisi sesuai Pola yang ditetapkan, sehingga akan mengakibatkan stop operasi PLTA maupun irigasi”.

Disampaikan juga dalam wawancara terpisah oleh beliau bahwa Jasa Tirta I juga memantau kondisi kualitas air sungai, baik sebelum maupun pada saat pelaksanaan flushing. “Kondisi kualitas air setelah pelaksanaan flushing umumnya akan membaik jika dibandingkan dengan sebelumnya. Hal ini karena pada saat penggelontoran, sedimen dan nutrien yang mengendap di dasar waduk dan sungai akan kembali mengalir dan secara alami memecah konsentrasi kandungan yang berlebih, sehingga sungai kembali mampu mempurifikasi dirinya,” jelas Milfan.

Dari sisi keamanan infratruktur, beliau juga menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pengamatan visual, Bendungan Wlingi secara umum berada dalam kondisi baik. Adapun untuk memastikan pengaruh flushing terhadap kondisi bendungan, timnya akan melakukan pemantauan instrumentasi secara rutin selama pelaksanaan kegiatan flushing dilaksanakan. “Kami harus memastikan bahwa tidak terjadi perubahan signifikan terhadap instrumentasi yang diukur. Bendungan harus aman dilihat dari standar keberterimaan atas tekanan air pori, rembesan, muka air tanah maupun dari segi deformasinya,” ungkap Milfan.

Di akhir wawancara, Milfan menyampaikan bahwa hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat mengoptimalkan suplai air irigasi Lodagung dan Tulungagung Timur seluas 13.000 ha serta operasi PLTA Wlingi dan Lodoyo dengan kapasitas pembangkitan total sebesar 58,7 MW. “Tujuan utama flushing adalah untuk mengembalikan volume efektif Waduk Wlingi serta long storage Bendung Lodoyo, sehingga fungsi kedua infrastruktur SDA ini dapat kembali optimal”. Berdasarkan hasil echosounding pada saat flushing tahun 2022 diketahui efektivitas sedimen yang tergelontor pada Waduk Wlingi sebesar 603 ribu meter kubik, sedangkan pada tampungan Lodoyo sebesar 561 ribu meter kubik. Hal ini berhasil menambah sekitar 27 % kapasitas tampungan efektif Waduk Wlingi dan 18 % untuk Lodoyo. “Sesuai amanah yang ditugaskan kepada kami, flushing waduk merupakan upaya Jasa Tirta I dalam melakukan pemeliharaan aset serah kelola milik negara,” tutup Milfan di akhir wawancara.

—————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik.

WhatsApp Image 2023-03-08 at 14.44.52

PJT I Dukung Semarak Jalan Sehat Bersama BUMN di Sumatera Utara dan Jawa Tengah



Hadir di 6 Kabupaten dan Kota, kegiatan Jalan Sehat BUMN bersama kembali dilaksanakan serentak dan Jasa Tirta I mendukung pelaksanaan kegiatan. Hadir di Dairi Sumatera Utara bersama dengan PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero) dan Kimia Farma, kegiatan berhasil menarik antusiasme ribuan warga untuk hadir di Lapangan Sepak Bola Kodim 0206, Dairi. Selain itu kegiatan juga dilaksanakan di Asahan, dimana PJT I kembali hadir bersama PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero) dan Kimia Farma yang hadir di Taman Hutan Kota Kisaran.

Selain di Sumatera Utara, puncak kegiatan Jalan Sehat Bersama BUMN yang diselenggarakan pada 05 Maret 2023 juga dilaksanakan di Jawa Tengah. Kegiatan di Blora dilaksanakan dengan sinergi dari Bank Negara Indonesia dan Taspen yang dilaksanakan di Lapangan Kridosono Blora. Selanjutnya kegiatan juga dilaksanakan di Kabupaten Jepara yang mengambil tempat di Alun-Alun Jepara. Dalam kegiatan ini PJT I bersinergi dengan PT Semen Indonesia (Persero) TBK dan PT Taspen. Kegiatan juga berlanjut di Kabupaten Grobogan yang dilaksanakan bersamaan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Grobogan ke 297 yang dimulai dari Depan Kantor Setda Kabupaten Grobogan. Kegiatan sendiri bersinergi dengan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Dan PT Taspen. Untuk Kabupaten Karanganyar kegiatan difokuskan di Alun-Alun Karanganyar dan bersinergi dengan Bank Rakyat Indonesia dan PERHUTANI. Dalam kegiatan di Karanganyar sendiri hadir Kepala Divisi Jasa ASA III, Bapak Setyantono untuk mewakili perusahaan dalam kegiatan dimaksud.

Direktur Keuangan, Pengelolaan Sumber Daya, dan Manajemen Risiko Bapak Mukhamad Taufiq menyampaikan kebanggaannya ikut serta mendukung pelaksanaan Jalan Sehat Bersama 2023 dalam rangka HUT Kementerian BUMN ke-25. Disampaikan bahwa hal ini senada dengan harapan Menteri BUMN, Bapak Erick Thohir bahwa kegiatan dimaksud dapat Menyehatkan Indonesia. Serangkaian kegiatan yang telah diselenggarakan juga tentunya mendorong peran aktif seluruh karyawan dan keluarga BUMN di masing-masing daerah penyelenggaraan kegiatan.

Disampaikan oleh Taufiq bahwasannya semangat “Estafet OBOR BUMN” menjadi landasan pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan di Kabupaten dan Kota di Indonesia. Kegiatan ini sendiri dilaksanakan dalam Rangka memperingati 25 Tahun Kementerian BUMN, Kementerian BUMN Bersama BUMN menyelenggarakan kegiatan Jalan Sehat Bersama BUMN bagi karyawan, keluarga karyawan BUMN, dan masyarakat dengan konsep “Estafet Obor BUMN” pada Kabupaten/Kota seluruh Indonesia. Lebih lanjut kemudian Taufiq menyampaikan bahwasannya sinergi BUMN mewujudkan pelaksanaan kegiatan di seluruh lokasi di Indonesia. Tentunya apresiasi diberikan oleh beliau atas kerja keras seluruh insan PJT I dan BUMN untuk mewujudkan Semarak Jalan Sehat BUMN. Beliau menyampaikan harapannya agar kegiatan dimaksud dapat dilaksanakan sebagai salah satu wujud kehadiran BUMN di tengah masyarakat, ujarnya menutup pembicaraan.

—————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-03-08 at 13.38.43

Tingkatkan Kompetensi Karyawan, Jasa Tirta I Gelar Workshop dan Employee Gathering

Malang – Untuk meningkatkan kompetensi karyawannya di bidang pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) dan pengelolaan keuangan, Jasa Tirta I menggelar acara workshop dan employee gathering pada Rabu, 22 Februari 2023. Acara tersebut digelar dalam rangkaian peringatan ulang tahun yang ke – 33 PJT I.

Diawali dengan acara lokakarya, kegiatan yang berlangsung di Graha Cakrawala UM Malang ini mendatangkan sejumlah pakar di bidangnya masing – masing.
Dengan tema Berkolaborasi Dalam Akselerasi, lokakarya kali ini menghadirkan narasumber dari Kementerian PUPR, yakni Bapak Dr. Ir. Muhammad Rizal, M.Sc selaku Direktur Bina Teknik dan Personal Financial Management, Prita Ghozie.

Materi lokakarya pertama membahas tentang “Peran Institusi Pengelola Sumber Daya Air dalam Mewujudkan Ketahanan Air Indonesia 2045 di Tengah Permasalahan Global”. Dalam paparannya, Bapak Muhammad Rizal menjelaskan pentingnya peran institusi seperti PJT I dalam sistem pengelolaan SDA. Sebagai BUMN, PJT I harus lebih agile dalam mengelola air serta mengoptimalkan manfaat air secara berkeadilan.

Materi selanjutnya dari Prita Ghozie dengan bahasan mengenai “Plan your Financial Balance”. Dalam paparannya, Prita memberikan pemahaman bagaimana merencanakan finansial, antara lain tentang perlunya memiliki persediaan kas, pengelolaan hutang konsumtif, pengelolaan prioritas alokasi keuangan, pentingnya berinvestasi serta prioritas bahagia dan sejahtera.

Selain workshop, acara juga diselingi oleh tampilan hiburan dari berbagai artis lokal maupun band papan atas. Sejumlah bintang tamu dihadirkan untuk menghibur seluruh undangan yang hadir dari mulai Cak Silo, Ratna Antika dan Grup Band Padi Reborn.

Direktur Utama PJT I, Milfan Rantawi dalam sambutannya menyampaikan bahwa perusahaan telah dibangun 33 tahun silam dengan tujuan utama untuk menjalankan penugasan dalam memberikan manfaat sebesar-besarnya dalam pengelolaan SDA. Dalam perkembangannya perusahaan terus berkembang dan bertransformasi. Tidak hanya dari sisi teknologi informasi, namun juga dari sisi Sumber Daya Manusia dan proses bisnis. Disampaikan juga bahwa PJT I terus berupaya mengoptimalkan aset yang dimiliki untuk mendukung akselerasi tercapainya target Pemerintah dalam bidang penyediaan air bersih dan ketahanan energi baru terbarukan. “Beragam upaya transformasi kami tempuh dengan mengoptimalkan potensi yang kami miliki. Baik potensi tangibel maupun intangibel. Tentunya dengan tetap mengedepankan pelayanan bagi masyarakat.” ucap Milfan pada sambutannya.

Milfan juga menyampaikan bahwa employee gathering tahun ini menggabungkan dua konsep acara yang cukup berbeda. “Acara lokakarya yang biasanya bernuansa formal, dikolaborasikan dengan konser hiburan berbagai artis yang bernuansa ceria dan fun”. Tujuannya untuk menghadirkan sebuah acara yang bersifat edukatif namun menarik untuk diikuti oleh seluruh lapisan karyawan. “Jadi harus dibuat tetap fun,” terang beliau.

Sebagai penutup, Milfan juga mendoakan agar kebersamaan yang ada dalam momentum gathering tersebut, dapat terus terbawa hingga di setiap sudut wilayah penugasan para karyawannya. Karena dengan kolaborasi, maka semua hal yang berat akan dipikul bersama. Sehingga PJT I yang merupakan rumah kita bersama ini dapat terus bertumbuh secara berkelanjutan.

——————————————
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-03-08 at 13.38.44

Jaga Keamanan Bendungan, Jasa Tirta I Lakukan Pengaturan Outflow Waduk Wonogiri

Berdasarkan hasil pantauan Perum Jasa Tirta I, tercatat pada 14-16 Februari 2023 terjadi hujan lebat di hulu Waduk Wonogiri dan area Solo Raya. Hal tersebut terpantau secara realtime melalui telemetri yang dikelola oleh Jasa Tirta I. Dari pembacaan telemetri Automatic Rainfall Record (ARR) diketahui curah hujan di wilayah Wonogiri mencapai angka 145 mm, sedangkan di stasiun Pracimantoro sebesar 136 mm, Jatisrono sebesar 281 mm, Batuwarno sebesar 168 mm, Tirtomoyo sebesar 210 mm dan di wilayah Solo sebesar 50,6 mm. Tingginya curah hujan yang merata ini menyebabkan debit Sungai Bengawan Solo terus meningkat hingga masuk ke level Siaga Merah di Stasiun Jurug pada 16 Februari 2023.

Di sisi lain, tingginya curah hujan di Solo raya juga menyebabkan peningkatan drastis debit di sejumlah anak sungai Bengawan Solo. Diantaranya Kali Dengkeng yang terus meningkat dari kondisi normal sebesar 41 meter kubik per detik menjadi 562 meter kubik per detik atau masuk ke level Siaga Merah. Sedangkan Kali Samin dari kondisi normal 54 meter kubik per detik naik menjadi 401 meter kubik per detik dan juga masuk ke level siaga merah. Hal ini tentunya mengakibatkan debit Bengawan Solo di Kota Surakarta ikut meningkat. Dari hasil pembacaan telemetri di pos pemantauan Jurug Surakarta pada tanggal 14 hingga 16 Februari 2023 tercatat naik dari 204 meter kubik per detik (kondisi Normal) menjadi 1.596 meter kubik per detik (Siaga Merah).

Peningkatan debit ini secara proporsional merupakan kumulatif dari aliran Kali Dengkeng 562 m3/detik atau 35% dari total debit, Kali Samin 401 m3/detik atau sekitar 25%, outflow Waduk Wonogiri sebesar 280 m3/detik atau sekitar 18%, dan sisanya merupakan limpasan air permukaan lainnya dengan prosentase 22%.

Kondisi demikian juga terjadi di hulu Bengawan Solo dimana peningkatan curah hujan di catchment Waduk Wonogiri sejak tanggal 14 – 16 Februari 2023 menyebabkan elevasi muka air Waduk Wonogiri naik dari +135,11 meter menjadi +137,00 meter. Elevasi ini lebih tinggi 3,35 meter dari kondisi normal sesuai pola yakni +133,65 m. Terkait hal tersebut PJT I telah berkoordinasi dengan BBWS Bengawan Solo untuk melakukan pengendalian elevasi muka air Waduk Wonogiri melalui penambahan outflow waduk secara bertahap, dari 50 m3/detik menjadi 280 m3/detik.

Dihubungi terpisah, Plt Direktur Utama PJT I Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa Waduk Wonogiri memiliki fungsi krusial dalam pengendalian banjir. Terdapat aturan yang harus kita patuhi bersama dalam pelaksanaan Operasi dan Pemeliharaan dimana Ketika tinggi muka air mencapai Siaga Hijau (elevasi +135,30 m), maka secara bertahap akan dilaksanakan pelepasan air melalui pembukaan spillway. “Tujuan pengendalian elevasi Waduk Wonogiri dengan pelepasan debit melalui mekanisme pembukaan pintu spillway secara bertahap ditujukan untuk keamanan infrastruktur Bendungan Wonogiri dari bahaya overtopping atau pelimpasan air melalui puncak bendungan. Selain itu juga mencegah potensi terjadinya pelepasan debit banjir yang lebih besar di daerah hilir”, jelas beliau lebih lanjut.

Beliau menyampaikan bahwa outflow Wonogiri sempat diturunkan pada 17 Februari 2023 jam 11.00 WIB. “Kami sempat menurunkan outflow Wonogiri dari 280 m3/detik menjadi 200 m3/detik dan terakhir 100 m3/detik pada jam 15.30 WIB hari Jumat kemarin. Hal ini dilakukan untuk mengurangi beban Bengawan Solo di bagian hilir.” Jelas Milfan. Namun, dalam perkembangannya elevasi waduk kembali naik hingga menyentuh level 137,07 m di jam 20.00 WIB. Sehingga, setelah berkoordinasi dengan BPBD di wilayah Solo Raya, PJT I kembali menambah outflow spillway mulai jam 21.00 WIB. Penambahan dilakukan dari semula 100 m3/detik menjadi 200 m3/detik, jadi total outflow setelah ditambah dari PLTA menjadi 250 m3/detik. “Debit outflow ini kami jaga konstan sampai dengan jam 13.00 siang ini (18/2)”, ujarnya.

Milfan menyampaikan bahwa pengendalian elevasi Waduk Wonogiri melalui pengaturan outflow ini akan terus dievaluasi kemudian dengan terus mempertimbangkan kondisi cuaca di hulu Waduk Wonogiri dan kondisi di hilir Bendungan Wonogiri sesuai dengan Pedoman Operasi yang berlaku serta dengan tetap mengkomunikasikan perkembangan yang ada kepada para stakeholder terkait.

“Selain berupaya untuk meminimalisir dampak yang terjadi, kami juga berusaha meringankan beban para korban terdampak banjir. Hari ini, Sabtu 18 Februari 2023 telah disampaikan bantuan berupa kebutuhan pokok untuk para pengungsi” terang Milfan. Bantuan yang diberikan berupa beras, telur, minyak goreng, mie instan, air mineral, biskuit, susu balita, gula, kecap, terpal dan sabun. Lebih lanjut, Milfan menjelaskan bahwa bantuan dari PJT I diserahkan di 4 titik di wilayah terdampak. “Bantuan tersebut diterima oleh BPBD Kabupaten Wonogiri, BPBD Kabupaten Sukoharjo, Pos Pengungsi SD Joyotakan Surakarta, dan Desa Bener Kecamatan Wonosari Kabupaten Klaten. Harapan kami semoga kondisi segera teratasi dan para korban dapat segera kembali ke rumah mereka,” ungkap Milfan menutup pembicaraan.

———————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-02-27 at 08.34.23

33 Tahun HUT Jasa Tirta I, Berkolaborasi dalam Akselerasi

Merayakan pertambahan usia ke 33 pada 12 Februari 2023, Jasa Tirta I laksanakan beragam kegiatan dari mulai lomba internal, bakti sosial, hingga kegiatan gateball. Momen pertambahan usia ke-33 tahun ini dimaknai dengan semangat dimana akselerasi menjadi semangat yang dijadikan acuan bersama segenap insan perusahaan untuk berkarya. Sejumlah lomba internal diselenggarakan dari mulai lomba tenins, badminton serta lomba foto dan video untuk karyawan. Kegiatan puncak akan diselenggarakan pada 22 Februari 2023 dimana akan dilaksanakan kegiatan workshop dan employee gathering yang mengundang Bapak Direktur Jenderal SDA Kementerian PUPR Bapak Ir. Jarot Widyoko Sp-1 dan Prita Ghozie.

Mengambil tempat di Lapangan Komando Resort Militer 074/Warastratama dan Lapangan Komando Distrik Militer Surakarta kegiatan lomba gateball memperebutkan piala Direktur Utama PJT I digelar pada Sabtu 11 Februari 2023. Sejumlah stakeholder dan shareholder dari Jawa Timur dan Jawa Tengah. Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Plt Dirut PJT I Bapak Milfan Rantawi. Sambutan juga diberikan oleh Ketua Umum KONI Surakarta Bapak Lilik Kusnandar serta Wakil Ketua Umum Pergatsi Jawa Tengah SR Eko Yunianto.

32 tim ikut serta dalam lomba gateball dalam rangka HUT PJT I. Kegiatan diikuti oleh tim dari Dinas PSDA, Balai Besar di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Selain itu Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan dan Borobudur juga ikut mengirimkan tim dalam kegiatan perlombaanDalam perlombaan dimaksud tampil sebagai juara I TWC Borobudur, Juara II Tim A PJT I, Juara III BPSDA Serayu Citanduy dan Juara Harapan I BPSDA Seluna.

Selain kegiatan dimaksud peringatan HUT juga dilaksanakan dengan kegiatan berbagi kepada sesama. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka HUT PJT I diantaranya adalah kegiatan BASKOM atau Bantuan SembaKO peruM Jasa Tirta I yang diberikan kepada masyarakat sekitar kantor PJT I. Milenial PJT I bersama dengan TJSL PJT I juga memberikan bantuan TJSL dan pelatihan usaha bagi Komunitas Penyandang Disabilitas yang dilaksanakan di Workshop Disabilitas Karya Inklusi di Kabupaten Malang. PJT I Berbagi juga dilaksanakan dengan memberikan bantuan komposter kepada Masyarakat Kelurahan Gadingkasri.

Milfan Rantawi selaku Plt Direktur Utama PJT I menyampaikan bahwa sebagai perayaan atas pertambahan usia perusahaan, kegiatan seremoni dilaksanakan pada Senin 12 Februari 2023. Kegiatan dilaksanakan dengan undangan terbatas termasuk mengundang para Direksi periode sebelumnya yang telah memberikan baktinya dalam memajukan perusahaan. Disampaikan oleh Milfan bahwasanya berbagai pencapaian perusahaan adalah sumbangsih dan giat seluruh insan perusahaan. Sejumlah pencapaian hingga tahun 2022 dari mulai aset perusahaan yang bernilai 1 T dan peningkatan lainnya dari sisi finalsial. Hal positif lainnya adalah diterimanya sejumlah penghargaan dari mulai penghargaan atas Implementasi AKHLAK, penghargaan INDI 4.0 oleh Kementerian Perindustrian, Infobank, Anugerah Komisi Informasi Publik yang menobatkan PJT I sebagai Badan Publik Informatif, Penghargaan dari Dinas Kehutanan Provinsi Kehutanan atas kontribusi perusahaan dalam kegiatan konservasi di Kediri dan Tulungagung.

Akserelasi tentunya akan kami laksanakan dalam upaya untuk meningkatkan performa perusahaan. Di tahun 2023 ini sejumlah proyek siap untuk dilaksanakan dari mulai pengembangan SPAM Malang, penjajakan kerjasama carbon trading, hingga pelaksanaan kegiatan PLTS terapung di waduk yang dikelola perusahaan. Upaya untuk semakin mengembangkan bisnis baik di sektor pengelolaan SDA dan Non-SDA tentunya akan kami laksanakan sebagai upaya mengakselerasi pertumbuhan ujar beliau menutup pembicaraan.

————————————–
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2023-01-12 at 14.30.03

Pengumuman Bagi UMK Mitra Binaan Jasa Tirta I

Berikut kami umumkan daftar Angsuran Belum Teridentifikasi (ABT) dari para mitra binaan PJT I yang telah melakukan pembayaran untuk periode tahun 2022.

Berikut kami umumkan daftar Angsuran Belum Teridentifikasi (ABT) dari para mitra binaan PJT I yang telah melakukan pembayaran untuk periode tahun 2022.

Anda dapat cek tanggal dan besaran nominal pembayaran yang telah anda lakukan. Jika terdapat kesamaan, anda dapat mengkonfirmasi dengan disertai bukti setor asli, identitas asli yang masih berlaku dan bukti pendukung lainnya dengan menghubungi
Departemen Pengelolaan TJSL PJT I di nomor :
0341-551971 ext 116 & 0822-2345-9500

Kami tunggu hingga 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal pengumuman ya…

Rilis berita SPAM

Penuhi Kebutuhan Air Bersih, Jasa Tirta I Kerjasama SPAM dengan Perumda Tugu Tirta

Selang seminggu sejak Wali kota Malang menandatangani nota kesepahaman dengan Direktur Utama Perum Jasa Tirta I (PJT I), Jumat 6 Januari 2022 MoU tersebut langsung ditindaklanjuti dengan penandatanganan perjanjian kerjasama antara PJT I dengan Perumda Tugu Tirta Kota Malang. Perjanjian kerjasama ini ditandatangani oleh Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi dan Direktur Utama PDAM Tugu Tirta Bapak M Nor Muhlas. Para pihak telah bersepakat untuk bekerjasama dalam penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kota Malang dengan volume total sebesar 500 liter per detik melalui mekanisme Build Operate Transfer. 


SPAM sebesar 500 lps ini sendiri nantinya akan dipenuhi secara bertahap dengan memanfaatkan air permukaan Sungai Bango. Air baku dari sungai akan diolah oleh PJT I melalui water treatment plan, dimana selanjutnya diserahkan pada titik yang disepakati sebelum kemudian dialirkan pada jaringan distribusi milik Perumda Tugu Tirta. Untuk tahap pertama, kapasitas WTP disepakati sebesar 200 lps. Ini ditargetkan dapat beroperasi di pertengahan 2023. Selanjutnya akan dilakukan pengembangan di tahap II pada tahun 2025 dengan penambahan kapasitas 100 lps dan tahap III pada tahun 2027 sebesar 200 lps, sehingga total kapasitas keseluruhan adalah sebesar 500 lps. 


Pembangunan SPAM yang dilakukan oleh PJT I dilaksanakan di atas lahan yang akan disewa oleh Perumda Tugu Tirta dengan luasan sebesar 15.939 meter persegi. Untuk pembangunan Unit Air Baku dilaksanakan di atas lahan seluas 1.090 m2 dan pembangunan Unit Produksi di atas lahan Pemkot Malang seluas 14.849 m2. 


Direktur Utama PJT I Bapak Raymond Valiant Ruritan menyampaikan bahwa kerjasama ini telah menjadi cita-cita PJT I untuk turut hadir dalam pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat Malang. “Melalui SPAM ini, Kota Malang dapat lebih mandiri dalam pemenuhan ketahanan air yang menjadi syarat utama terpenuhinya pembangunan berkelanjutan,” terang Raymond dalam sambutannya. Kerjasama ini juga menjadi wujud sinergi antara BUMN dengan BUMD selaku representasi dari kehadiran negara untuk masyarakatnya. “Kami menyadari bahwa BUMN memiliki kewajiban melayani masyarakat sesuai dengan amanat UUD 1945 pasal 33 ayat 3, dimana bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. PJT I dan Perumda Tugu Tirta harus hadir sebagai perwujudan dari negara untuk menyediakan air bersih bagi masyarakat,” jelas Raymond.


Lebih jauh lagi Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakam tindak lanjut dari MoU yang sebelumnya telah disepakati oleh PJT I dengan Pemkot Malang akhir tahun 2022 lalu. “Kami memahami betul bahwa ketergantungan pada mata air sangatlah besar di Malang, dan tindak lanjut PKS dengan Perumda Tugu Tirta merupakan langkah untuk memperkecil ketergantungan akan hal dimaksud serta sebagai bentuk layanan publik”, ujar beliau. Pelayanan untuk SPAM diharapkan dapat dinikmati oleh masyarakat Malang pada Agustus atau September 2023.


Beliau juga menyampaikan bahwa instalasi SPAM yang akan dibangun oleh PJT I ini nantinya akan dioperasikan selama 20 tahun dan setelahnya akan diserah operasikan kepada Perumda Tugu Tirta. “Isi perjanjian sudah sangat detail baik dari sisi legal, teknis, maupun finansial. Juga ada tim khsusus untuk membahas perjanjian secara holistik. Ini semua merupakan upaya antar pihak untuk mengeliminasi kemungkinan munculnya perselisihan di kemudian hari,” ujar Milfan. “Untuk tarif air bersih yang akan dibeli oleh Perumda Tugu Tirta juga telah disepakati sebesar Rp.1.600 per kubik. Harga ini akan naik sebesar 15% setiap empat tahun sekali. Kerjasama ini kami pandang bersama sebagai wujud pelayanan sosial kami sebagai BUMN dan BUMD berbentuk Perum yang tidak semata-mata mengejar keuntungan,” ujarnya menutup percakapan. 


Direktur Utama Perumda Air Minum Tugu Tirta, Bapak M Nor Muhlas juga menyampaikan bahwa dalam menjalankan kerjasama ini nantinya pihaknya tetap akan berpegang pada penerapan good corporate governance. “Kami dan PJT I ini sama-sama Perusahaan negara yang harus mengedepankan pelayanan publik. Jadi kami pastikan penerapan di setiap tahapannya harus berlandaskan pada peraturan yang berlaku,” jelas beliau di akhir sambutannya. 


—————————–

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

Perum Jasa Tirta I

Rilis berita moupemkotmalang

Menjamin Akses Air Bersih Kota Malang, Akhir Tahun 2022 Jasa Tirta I Teken MoU dengan Pemerintah Kota Malang

Ketersediaan Air bersih di Kota Malang menjadi perhatian banyak pihak. Pasalnya kota di hulu Sungai Brantas yang merupakan sungai terbesar di Jawa Timur, hingga saat ini masih menggantungkan pemenuhan air bersihnya dari luar wilayah Kota Malang. Sebagai solusi dari permasalahan tersebut, Sabtu 31 Desember 2022 bertempat di Kantor Pusat Jasa Tirta I dilaksanakan penandatanganan MoU antara PJT I dengan Pemerintah Kota Malang tentang Penyediaan Air Bersih Curah dan Bidang Usaha Lainnya. Penandatanganan dilakukan secara langsung oleh Direktur Utama PJT I Bapak Raymond Valiant Ruritan dan Walikota Malang Bapak Sutiaji.  

Dengan kesepakatan bersama tersebut akan membuka peluang kerjasama dalam rangka pemenuhan air bersih curah Kota Malang melalui Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) oleh Jasa Tirta I. Jangka waktu MoU tersebut satu tahun, dan dalam waktu dekat akan ditindaklanjuti dengan perjanjian kerjasama yang lebih detil antara PJT I dan Perumda Tugu Tirta untuk merealisasikannya.

Raymond Valiant Ruritan selaku Direktur Utama PJT I menyatakan bahwa kerjasama ini diharapkan dapat memberikan efek positif bagi masyarakat Kota Malang. “Kita tentunya melihat bahwa ketergantungan Kota Malang akan sumber air bersih dari luar wilayah ini cukup besar, diharapkan MoU ini nantinya menjadi langkah kongkret dalam pemenuhan ketahanan air yang lebih mandiri untuk Kota Malang,” ujar beliau. Kota Malang sendiri merupakan basis pusat dari Jasa Tirta I. Sebagai BUMN yang diberikan penugasan dalam penyelenggaraan SPAM, Raymond berharap PJT I dapat turut andil dalam pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat Malang. “Kesepakatan hari ini merupakan salah satu bentuk kehadiran kami untuk Kota Malang.”

Dirut PJT I menambahkan bahwa PJT I akan melakukan investasi 200 liter per detik instalasi Water Treatment Plant (WTP) kemudian ditingkatkan hingga 500 liter per detik. Proyek ini direncanakan untuk selesai Agustus atau September 2023 hingga proses produksi air. Untuk kapasitas produksinya akan ditingkatkan lagi pada 2024, sambil melihat progres distribusinya. Untuk tahap awal, air yang akan digunakan adalah aliran dari Sungai Bango dan Sungai Metro. Untuk air dari Sungai Bango dan Sungai Metro sendiri sudah disetujui oleh Perumda Tugu Tirta. Lahan 9 hektar milik Pemkot Malang yang berada di Kedungkandang nantinya akan digunakan untuk membangun tempat penjernih air seluas 1,8 hektar. 

Lebih jauh Walikota Malang Bapak Sutiaji menyampaikan bahwa kerjasama ini diharapkan dapat menjadi realisasi menuju kemandirian air yang selama ini telah dicita-citakan. Harapannya tentu bahwa akan ada jaminan masyarakat agar tidak mengalamai kekurangan air. Disampaikan bahwa selepas kesepakatan bersama ini percepatan akan segera dilaksanakan secara bisnis dimana skema Business to Business (B to B) akan dilaksanakan antara PJT I dan Perumda Tugu Tirta. Bentuk dukungan dari Pemkot diberikan dengan penyiapan lahan 1,8 hektar di area Sungai Bango untuk membangun WTP ujar beliau menutup pembicaraan. 

————————————

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

Rilis berita bening

Nikmati Keseruan Pergantian Tahun di Waduk Bening

Madiun- Penat dan Lelah saatnya Kembali menyegarkan diri dengan menikmati hiburan pergantian tahun di Waduk Bening-Widas. Waduk Bening menjadi salah satu ikon Madiun, menawarkan wisata alam yang tentunya tidak boleh dilewatkan. Tempat ini sangat cocok menjadi alternatif pilihan menghabiskan waktu dengan menikmati keindahan panorama waduk nan asri yang dikelola oleh Perum Jasa Tirta I (PJT I). 

Waduk Bening berlokasi di Dusun Petung, Desa pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur Indonesia. Cukup 1 jam dari Madiun, para pecinta wisata waduk sudah dapat menuju Waduk Bening. Adapun Waduk Bening menjadi salah satu waduk terbesar di Jawa Timur dengan pemandangan hijau yang menghampar serta perairan jernih di Kabupaten Madiun. 

Dua tahun belum pernah ada kegiatan yang dilakukan pada momen pergantian tahun dan pada tahun 2022 sudah saatnya kerinduan ini diobati. Hal ini juga menjadi perhatian dari Inni Dian Rohani selaku Kepala Divisi Operasional Bisnis PJT I. Inni Dian melihat bahwa masyarakat sudah haus akan hiburan merakyat. Melihat hal tersebut kemudian sebagai pengelola Waduk Bening, Inni Dian dan timnya mengurus perizinan untuk membuat kegiatan keramaian di penghujung 2022 dan di awal 2023 yang telah mendapatkan persetujuan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun. 

Semua orang butuh hiburan, dan hiburan rakyat di Waduk Bening tentunya menjadi alternatif untuk meredakan dahaga pada momen pergantian tahun. Inni Dian menyampaikan bahwa harga tiket untuk menikmati hiburan pergantian tahun di Waduk Bening terjangkau yaitu di harga Rp.30.000. Akan ada penampilan dari orkes dangdut serta hiburan kesenian tradisional Madiun. Akan ada High Performe dari Zulfais Audio 16 Sub Double, DJ Ghea Barbie serta Jaranan Lodo Budoyo. 

Menutup pembicaraan Inni Dian menyampaikan bahwa hiburan di Bening buka pada pukul 10.00 WIB. Jadi kalau masih bingung akan kemana pada momen pergantian tahun, jangan lupa untuk menjadikan Waduk Bening sebagai alternatif pilihan, ujarnya menutup pembicaraan. 

 

———————————————-

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

Rilis berita selorejo

Momen Tahun Baru, Selorejo Hotel & Resort Sediakan Promo Menarik

Menyambut Tahun Baru, berbagai bidang usaha seperti hotel, restaurant dan taman wisata mulai gencar memberikan promo-promo akhir tahun, apalagi tahun baru ini merupakan tahun baru pertama yang diperbolehkan oleh pemerintah untuk menggelar kegiatan atau aktivitas dengan mengundang banyak massa setelah 2 tahun masa pandemi. Promo menarik ditawarkan juga Selorejo Hotel and Resort yang dikelola PJT I. Hotel ini menawarkan panorama bendungan Selorejo yang asri, sangat cocok untuk dijadikan destinasi wisata keluarga di akhir tahun.

 –

Berlokasi di Banturejo, Ngantang, Kabupaten Malang, Taman Wisata Bendungan Selorejo Hotel & Resort tidak hanya menawarkan wisata bendungan tapi juga fasilitas-fasilitas lain seperti camping ground, restaurant, kolam renang, recreation area dan wisata perahu. Dengan banyaknya hal yang ditawarkan, tidak heran jika banyak orang mengunjungi Taman Wisata Bendungan Selorejo Hotel & Resort untuk sekedar melepas penat dari kesibukan daerah perkotaan.

Kepala Divisi Operasional Bisnis Perum Jasa Tirta I, Inni Dian mengatakan perayaan malam tahun baru selalu menjadi momen yang berharga untuk dirayakan bersama keluarga, sahabat maupun orang terkasih. “Taman Wisata Bendungan Selorejo Hotel & Resort ingin menjadi bagian dari momen spesial tersebut, harapannya dengan adanya promo ini dapat menarik para tamu untuk memiliki momen perayaan malam tahun baru yang indah di hotel kami dengan adanya promo End Year Package tahun ini akan memberikan keuntungan kepada para tamu dengan pemberian diskon hingga 20% untuk kamar yang di pesan”, ujarnya. 

“End Year package yang kami tawarkan berada dalam range harga mulai 600 ribu permalam dengan diskon mulai 20% off untuk tanggal 27 Desember sampai 30 Desember dan diskon 15% persen untuk range harga 1 juta yang bisa dinikmati mulai tanggal 31 Desember hingga 1 Januari” Dengan adanya paket promo tersebut, para tamu akan mendapatkan beragam fasilitas seperti breakfast untuk dua orang, buffet dinner untuk 2 orang, Wifi, BBQ, Live Music, souvenir, dan diskon 10 persen untuk laundry. Khusus untuk momen tahun baru akan ada live music untuk memeriahkan momen jelang pergantian tahun. 

Secara garis besar kami menawarkan tempat yang dapat menjadi alternatif menghabiskan akhir tahun dengan nuansa berbeda karena ada pemandangan waduk yang tentunya berbeda dengan tempat lain. Selorejo Hotel & Resort dapat menjadi pilihan menghabiskan akhir tahun dengan suasana yang berbeda ujar Inni Dian menutup pembicaraan. 

—————————————————

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

MOUPEMKABLAMONGAN

Jasa Tirta I Kembali Berkolaborasi Dengan Pemkab Lamongan, Penuhi Kebutuhan Air Bersih Domestik dan Industri

Bertempat di Selorejo Hotel and Resort, Perum Jasa Tirta I (PJT I) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan melakukan penandatanganan MoU penyediaan dan pengembangan air bersih melalui SPAM dan produk lainnya pada Jumat 23 Desember 2022. Penandatanganan langsung dilaksanakan oleh Direktur Utama PJT I Bapak Raymond Valiant Ruritan dan Bupati Lamongan Bapak Yuhronur Efendi. MoU ini merupakan kelanjutan dari kesepakatan antara kedua belah pihak yang sebelumnya telah berhasil membuahkan dua unit SPAM di wilayah Brondong dan Sekaran. 


Melalui kesepakatan ini akan muncul komitmen kerja sama antar pihak untuk pentahapan yang lebih riil dalam rangka penyediaan air bersih di Kabupaten Lamongan, terutama di wilayah Karangbinangun. Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Karangbinangun ini sendiri telah masuk dalam Peraturan Presiden (Perpres) nomor 80 tahun 2019, dimana mengatur tentang percepatan pembangunan sejumlah kawasan ekonomi di Jawa Timur, termasuk di Karangbinangun, Lamongan. 


Keberadaan SPAM Karangbinangun nantinya akan melayani kebutuhan air bersih di empat kecamatan di wilayah tengah Lamongan, antara lain Kecamatan Karangbinangun, Glagah, Kalitengah dan Deket. Dengan total kebutuhan air sebesar 300 liter per detik, nantinya akan ditargetkan penyerapannya sebesar 25 liter per detik untuk tiap kecamatan dan 200 liter per detik untuk memenuhi kebutuhan industri.


Dalam sambutannya, Bupati Lamongan menyampaikan bahwa MoU ini sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah Lamongan, sehingga kelanjutan dari MoU ini harus dapat segera terealisasi. “Kerjasama Pemkab Lamongan dan PJT I ini adalah untuk yang ketiga kalinya. Sebelumnya kerjasama dengan PJT I telah berhasil dibuktikan dengan beroperasinya SPAM Brondong dan SPAM Pantura (Sekaran),” terang beliau. Harapannya, untuk SPAM Karangbinangun pun akan menyusul keberhasilannya seperti kerjasama sebelumnya. 


Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan juga menyampaikan bahwa Jasa Tirta I harus bisa hadir dalam pemenuhan kebutuhan air bersih di Kabupaten Lamongan yang masuk dalam Wilayah Sungai Bengawan Solo. “Ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian di Kabupaten Lamongan. Dengan layanan SPAM, masyarakat Lamongan dapat menikmati air bersih dengan harga yang lebih terjangkau,” terang beliau dalam sambutannya. Selain itu, produksi air bersih nantinya juga akan dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan industri. “Sehingga ini juga akan meciptakan iklim investasi yang positif serta mendukung pertumbuhan industri sebagai salah satu penggerak roda perekonomian daerah.” jelas Raymond.


Raymond menambahkan bahwa pemerataan air bersih menjadi salah satu permasalahan bagi banyak pihak. “Kami berupaya untuk mengatasi hal tersebut. Sebagai BUMN berbentuk Perum, kami juga menghadirkan fungsi pelayanan kepada Masyarakat Ekonomi Rendah (MER) yang berada di Lamongan.” ujar Raymond. Saat ini Jasa Tirta I melalui 2 unit IPA yang ada di Brondong dan Sekaran telah memenuhi kebutuhan air bersih untuk lebih dari 4 ribu sambungan rumah


Penandatangan MoU juga dihadiri oleh stakeholder diantaranya Perwakilan Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR, PT Danareksa (Persero) serta tentunya jajaran Pemkab Lamongan. 


Selain pengembangan SPAM, kesepakatan dua pihak ini juga mencakup kegiatan lainnya sesuai kewenangan masing-masing. MoU ini juga memiliki lingkup terkait bidang usaha pengembangan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), pengembangan laboratorium kualitas air/lingkungan, serta penyediaan instalasi pengolahan air bersih dan air limbah.


Melalui kerjasama dengan Pemkab Lamongan serta dengan support dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR, Jasa Tirta I  diharapkan dapat semakin meningkatkan nilai tambahnya dalam memberikan pelayanan di bidang sumber daya air bagi masyarakat di Wilayah Sungai Bengawan Solo, khususnya di Wilayah Lamongan.


—————————————————

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

Rilis berita toba2

Mengubah Sampah Eceng Gondok Menjadi Kompos, PJT I Berdayakan Masyarakat di Siruar

Menjalankan peranan yang ditugaskan oleh pemerintah dalam mengelola Wilayah Sungai (WS) Toba Asahan, Perum Jasa Tirta I (PJT I) secara rutin melakukan pembersihan sungai. Selain bertujuan untuk menjaga kualitas air, pemeliharaan sungai juga merupakan upaya optimasi fungsi bangunan prasarana sumber daya air sebagai penyuplai kebutuhan air maupun pengendali banjir.

 

Secara rutin PJT I melakukan kegiatan pembersihan sampah Sungai Asahan, termasuk di segmen hulu Bendungan Siruar dengan panjang sekitar 15 km. Setiap bulannya, volume rata-rata limbah padat yang diangkat sebanyak 200 – 300 meter kubik atau mencapai 4.000 meter kubik dalam satu tahun.

Hasil dari sampah yang dibersihkan kemudian dipilah antara bahan anorganik dan organik, dimana eceng gondok menjadi salah satu material sampah orgaik yang diangkut. Terkait hal ini, PJT I berupaya untuk mengoptimalkan perolehan eceng gondok agar dapat memiliki nilai ekonomis lebih dengan cara mengolahnya menjadi bahan pupuk kompos. Pada tahun 2020 sesuai hasil kajian kelayakan yang dilakukan PJT I, akhirnya Rumah Komposter kerjasama PJT I dan PT. Bajradaya Setra Nusa dan Konsultan Artajaya resmi beroperasi. Kapasitas produksi kompos yang dihasilkan dalam kurun waktu 1 bulan berkisar 500 kg – 1 ton bergantung volume eceng gondok sebagai bahan baku utama.

Direktur Operasional PJT I, Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa limbah eceng gondok diambil agar tidak mengganggu ekosistem sungai dan operasional intake PLTA yang berada di Bendungan Siruar. Rumah komposter berhasil mengubah limbah menjadi sesuatu yg bermanfaat. Secara sederhana, eceng gondok basah dikeringkan selama 15 hari dan dicampur bahan bio treatment yakni herboclyn dan herbocomp. Kemudian dicacah dengan alat komposter, setelahnya didiamkan selama 3-7 hari untuk mendapatkan suhu dan kelembaban sesuai standar yang dipersyaratkan sehingga menjadi kompos yang aman untuk digunakan. Kompos dari eceng gondok yg dikelola disini sendiri sudah sesuai dengan peraturan dari Kementerian Pertanian dan telah melewati sertifikasi pengujian dari laboratorium lingkungan di Medan.

PJT I tidak memungut maupun menjual hasil olahan kompos ini. Hasil produksi sepenuhnya didistribusikan sebagai bantuan kepada masyarakat, terutama untuk kebutuhan pertanian dengan harapan dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat. Selain itu, kegiatan rumah komposter ini juga menyerap sejumlah tenaga kerja lokal sebagai operator komposter. Pekerja rumah komposter didominasi oleh para wanita atau ibu-ibu di sekitar Desa Siruar. Hal ini juga membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar.

Produk pupuk kompos ini juga telah dibuktikan tingkat keamanannya. Dari testimoni masyarakat penerima bantuan, mereka menyatakan bahwa kompos ini telah meningkatkan produksi tanaman mereka. Baik untuk tanaman non pangan maupun tanaman pangan, seperti jagung dan padi.

“Kedepannya kami mengharapkan rumah komposter ini dapat berkembang dan meningkat kapasitas produksinya.” Terang Milfan. Selain itu, kegiatan semacam ini juga dapat di cpoy paste-kan ke wilayah di sekitar Danau Toba yang lainnya.

 

——————————————————

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

rilistoba1

Lestarikan DTA Danau Toba, Jasa Tirta I Konservasi 900 Hektar Lahan Kritis Milik Masyarakat

Dalam upaya pengelolaan Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba, Jasa Tirta I sebagai BUMN yang ditugaskan oleh Pemerintah untuk mengelola Wilayah Sungai Toba Asahan terus menggiatkan kegiatan konservasi penanaman pohon. Kegiatan konservasi ini sendiri bertujuan untuk menjaga lingkungan danau Toba serta melestarikan ketersediaan air Daerah Aliran Sungai (DAS) Toba Asahan secara berkelanjutan. Tingginya lahan kritis yang ada di DTA Danau Toba, menyebabkan meningkatnya laju sedimentasi. Hal ini yang mendasari perlunya upaya konservasi di DTA Danau Toba, pasalnya peningkatan sedimentasi ini semakin lama semakin berdampak pada menurunnya kapasitas pengaliran Sungai Asahan. Untuk mengatasi hal tersebut maka perlu adanya upaya peningkatan daya dukung lingkungan dengan cara menambah populasi pepohonan menggunakan jenis tanaman konservatif yang bernilai ekonomis. Sehingga diharapkan juga dapat memberi dampak positif bagi masyarakat dalam hal peningkatan sektor ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan hasil tanam.

 –

Kegiatan penanaman pohon yang dilakukan oleh Jasa Tirta I sejak tahun 2019 masuk dalam Program Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (PJPSDA) dimana pembiayaannya diperoleh dari iuran yang dipungut atas pemanfaatan air permukaan untuk berbagai kebutuhan komersial, seperti PLTA, PDAM dan industri. Khusus untuk kegiatan konservasi di hulu Danau Toba, masuk dalam PJPSDA PJT I dengan PT Inalum. Kegiatan ini terbagi di 4 kabupaten di sekitar DTA Danau Toba. Di kabupaten Samosir ada 500 Ha yang telah terlaksana sejak tahun 2019. Untuk Kabupaten Toba total lahan sebanyak 250 Ha dilaksanakan sejak tahun 2021 hingga tahun 2022. Di Kabupaten Humbang Hasundutan dengan luas lahan total 100 Ha dilaksanakan sejak tahun 2021. Sedangkan di Kabupaten Tapanuli Utara, kegiatan penanaman masih berlangsung saat ini dengan target 50 Ha lahan kritis.

 –

Selain di DTA Danau Toba kegiatan penanaman pohon juga di lakukan di area Sungai Asahan dengan luas lahan sebesar 75 Ha, yang menjadi bagian dari PJPSDA dengan PT Bajra Daya Sentra Nusa.

 –

Di Kabupaten Toba sendiri kegiatan penghijauan dilakukan di 3 kecamatan, yakni Kecamatan Ajibata, Kecamatan Lumban Julu dan Kecamatan Bonatua Lunasi. Penanaman pohon tersebar di sejumlah desa. 6 desa di Kecamatan Ajibata dengan total luasan 86,38 Ha, 8 desa di Lumban Julu dengan total 134,17 Ha. Sementara sisanya, sekitar 23 Ha tersebar di 3 desa di Kecamatan Bonatua Lunasi.

 –

Hampir seluruh bibit konservasi ditanam di lahan masyarakat yang teridentifikasi masuk ke dalam areal kritis. Dalam pelaksanaannya, permintaan bibit yang ditanam pun menyesuaikan dengan permintaan dari pemilik lahan. Jenis tanaman yang dominan diminta adalah jenis tanaman produktif buah-buahan, seperti Alpukat dan Durian. Disamping itu, juga terdapat tanaman konservasi seperti Pinus dan Ingul juga banyak diminati oleh masyarakat. Nantinya tanaman produktif ini akan dimiliki oleh para pemilik lahan, sehingga sekaligus sebagai bentuk apresiasi untuk para pemilik lahan yang bersedia menjaga tanaman tersebut.

 –

Untuk memastikan tingkat kehidupan tanaman, Kegiatan penanaman pohon di kabupaten Toba ini juga mendapatkan pendampingan teknis dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat (LPPM) Universitas Sumatera Utara selaku pihak Independen. Selain itu, PJT I bersama PT Inalum juga melibatkan Pemerintah Kabupaten Toba melalui Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama yang telah berlangsung sejak 2021.

 –

Saat ini PJT1 melakukan tahapan pemantauan pasca penanaman sembari mengumpulkan data sebagai acuan perbaikan tingkat hidup tanaman semakin baik untuk dapat berkontribusi dalam usaha konservasi tanah dan air di DTA danau Toba ini. Kegiatan ini masih perlu perbaikan dan pendapat dari banyak stakeholder agar kegiatan ini dapat terlaksana dan tercapai sasarannya yakni melestarikan Danau Toba.

 –

Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa Perum Jasa Tirta I sebagai BUMN berbentuk Perum diberi serah operasi oleh Kementerian dalam hal ini Kementerian PUPR dengan berpegang pada 5 pilar yaitu Konservasi Sumber Daya Air (SDA), Pendayagunaan SDA, Pengendalian Daya Rusak (memastikan infrastuktur optimal dan memiliki usia guna panjang), Memberikan informasi tentang kualitas SDA, dan Melakukan pemberdayaan masyarakat.

Beliau menyampaikan bahwa Konservasi yang dilakukan untuk memastikan tanaman tumbuh, mengawetkan air agar Danau Toba dan Sungai terjaga. Lebih lanjut juga disampaikan bahwa perusahaan mendukung kegiatan pemberdayaan masyarakat. Perusahaan memberikan bantuan bibit, penanaman hingga perawatan pada masyrakat pemilik lahan untuk memastiman tanaman tumbuh terawat dan terjaga. Hasil lahan akan menjadi milik masyarakat. Kegiatan juga sebagai upaya untuk mengantisipasi climate change.

PJT I sendiri sudah sejak 2019 melakukan kegiatan konservasi dan terus dilaksanakan hingga sekarang. Bekerjasama dengan instansi dan stakeholder terkait untuk menjaga kelestarian WS Toba Asahan.

Kegiatan konservasi sebagai bentuk tanggung jawab, kegiatan yang kami lakukan dengan tujuan untuk menjaga Tinggi Muka Air Danau Toba. Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk mengurangi sedimentasi. Menghadirkan BUMN sebagai pilar masyarakat, konservasi dan pemberdayaan masyarakat menjadi kegiatan yang kami lakukan untuk menjaga Toba tetap lestari tutup beliau.

———————————————————-

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

Rilis beritaKIP

Jasa Tirta I Raih Predikat Informatif Anugerah Monev KIP Badan Publik 2022

Jakarta – Badan Publik Informatif menjadi predikat yang diperoleh Perum Jasa Tirta I (PJT I) dalam gelaran Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2022. Pemberian penghargaan diserahkan langsung oleh Menko Polhukam Mahfud MD dalam acara yang bertempat di Hotel Atria Gading Serpong, Tangerang, Rabu 14 Desember 2022. Dari hasil Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilakukan oleh Komisi Informasi Pusat, terdapat 122 badan publik yang memperoleh predikat informatif. 


Dalam sambutannya Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Moh. Mahfud MD yang hadir mewakili Wakil Presiden Republik Indonesia memberikan apresiasi atas peningkatan jumlah badan publik yang berhasil meraih predikat Informatif. “Tahun 2021 hanya ada 83 Badan Publik yang Informatif, tahun ini meningkat menjadi 122 Badan Publik. Ini merupakan bentuk kepatuhan dari lembaga publik akan penerapan undang – undang keterbukaan informasi publik” terang Mahfud. Beliau juga berpesan agar badan publik tidak anti terhadap keterbukaan informasi. Pasalnya, tertutupnya informasi bagi publik dapat memicu munculnya banyak informasi yang salah atau hoax. “Kalau informasi yang seharusnya dibuka itu ditutup-tutupi di zaman sekarang ini medsos bisa sangat cepat menemukan fakta-fakta yang tidak dibuka itu. Lebih baik terbuka dari awal,” ucap Mahfud.


Bagi Perum Jasa Tirta I, capaian pemeringkatan Informatif di tahun 2022 ini merupakan lompatan cukup tinggi. Pasalnya, BUMN yang bergerak di bidang pengelolaan sumber daya air ini tahun 2021 lalu masih berpredikat sebagai Badan Publik Cukup Informatif. “Tahun 2021 skor kami hanya diangka 73, sehingga kami hanya meraih predikat cukup informatif. Tahun ini, dari hasil Monev kami berhasil mencapai skor 98,25 dan masuk sebagai Badan Publik Informatif, ujar beliau Jumat 16 Desember 2022. Jelas Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan dengan skor ini, PJT I masuk sebagai 5 besar dari 19 BUMN yang memperoleh predikat informatif. Dirut PJT I juga turut hadir dalam acara penganugerahan, sekaligus menerima penghargaan secara langsung.


Raymond menyampaikan bahwa pencapaian PJT I ini tidak lepas dari dukungan insan perusahaan, terutama tim PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) yang telah menyiapkan sistem sekaligus melaksanakan layanan informasi publik di Perusahaannya. Menurutnya, banyak inovasi yang telah dilakukan oleh timnya dalam dua tahun terakhir ini. “Banyak pembenahan yang dilakukan dari internal perusahaan, baik dalam aspek teknologi informasi, pendokumentasian dan beragam aspek penunjang lain untuk memenuhi pelayanan informasi kepada masyarakat,” jelas beliau. Yang menjadi targetnya adalah perusahaan dapat memberikan layanan terbaik, yang cepat, efisien dan mudah kepada publik.


Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2022 merupakan akhir dari tahapan pelaksanaan Monev keterbukaan informasi publik yang seluruh prosesnya sudah dilaksanakan sejak Agustus hingga penghujung tahun 2022. Serangkaian proses tersebut antara lain, pengisian Self Assessment Quistioner melalui aplikasi online dan presentasi uji publik. 


Yang berbeda dengan Monev sebelumnya, tahun 2022 ini Jasa Tirta I terpilih sebagai badan publik yang menerima visitasi dari Komisioner Komisi Informasi Pusat Ibu Rospita Vici Paulyn. Visitasi ini dilakukan sebagai bentuk pendalaman sekaligus klarifikasi atas penerapan layanan keterbukaan informasi publik. Dalam kunjungannya ke Kantor Pusat PJT I di Malang, Rospita mengapresiasi sistem layanan publik PJT I, mulai dari layanan permohonan informasi publik berbasis web dan mobile hingga sistem informasi terkait pengadaan barang dan jasa yang dimiliki perusahaan. Menurutnya, tidak banyak badan publik yang terbuka terhadap keseluruhan sistem pengadaannya. Sistem e-proc milik Jasa Tirta I sudah mengumumkan setiap tahapannya dengan cukup informatif.


“Kepercayaan masyarakat terhadap kinerja BUMN harus terus terjaga. Penerapan layanan Keterbukaan Informasi ini menjadi salah satu penghubung kami dengan publik,” tutur Raymond. Kedepannya Jasa Tirta I akan berusaha untuk terus mempertahankan amanah predikat Informatif dengan meningkatkan layanan yang diberikan.


———————————————-

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

Rilis berita PJTVK

Perkuat Lini Bisnis Energi dan SPAM, Jasa Tirta I Teken MoU dengan Virama Karya

Jakarta – Masih dalam momentum Hari Bakti Pekerjaan Umum ke-77, Perusahaan Umum Jasa Tirta I (PJT I) resmi menandatangani MoU dengan PT. Virama Karya terkait kerjasama perencanaan di bidang Energi Baru Terbarukan (EBT) dan pengembangan usaha lainnya. Prosesi penandantangan dilaksanakan di Kantor PT. Virama Karya pada 6 Desember 2022 oleh Direktur Utama PJT I, Bapak Raymond Valiant Ruritan dan Direktur Utama PT. Virama Karya, Bapak Jusarwanto. Turut hadir menyaksikan penandatanganan, Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR yang juga bertindak selaku Komisaris Utama PT. Virama Karya Ibu Ir. Diana Kusumastuti, MT beserta jajaran pejabat dari kedua perusahaan.

Nota Kesepahaman ini menjadi gerbang awal bagi kedua pihak untuk mengakselerasi rencana bisnis keduanya, terutama di bidang EBT, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), maupun optimasi usaha lainnya. Selain itu, kedua pihak juga membuka peluang untuk saling berinvestasi dalam kerangka percepatan pengembangan bisnis. Seperti rencana pengembangan SPAM Malang Raya dan Pemasangan PLTS di area waduk yang dikelola PJT I.

Dalam kesempatan ini Dirjen Cipta Karya menyampaikan dukungannya bahwa selaku Komisaris Utama PT. Virama Karya, beliau meminta agar paska MoU ditandatangani kedua belah pihak dapat segera menyampaikan detil pengembangan bisnis apa saja yang dapat direalisasikan di 2023. Harapannya MoU ini dapat menjadi pemicu akselerasi pengembangan kedua BUMN.

Direktur Utama PT. Virama Karya dalam sambutannya menyampaikan bahwa dirinya akan menyiapkan bentuk bisnis apa yang dapat dikerjasamakan oleh pihaknya. Mulai dari desain engineering, manajemen konstruksi, maupun project supervisi yang merupakan bidang usaha Virama Karya, memiliki value bisnis yang dapat chip in dalam rencana bisnis Jasa Tirta I. Jusarwanto juga mengharapkan dukungan dari Dirjen Cipta Karya terkait potensi proyek di bidang air bersih dan sanitasi yang bisa ditangkap oleh kedua BUMN melalui kerjasama ini. “Tentunya tetap mengedepankan proses tata kelola dan akuntansi yang benar sesuai aturan” ujar beliau.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I menyampaikan bahwa perusahaannya sudah lama berniat untuk bersinergi dengan PT. Virama Karya. Hal ini didasari karena baik PJT I dan PT. Virama Karya, keduanya memiliki kemiripan DNA yang berasal dari BUMN dibawah pembinaan Kementerian PUPR yang sama-sama menerima penugasan dari negara, PT Virama Karya sebagai konsultan dan PJT I sebagai pengelola sumber daya air. Sehingga melalui sinergi ini diharapkan dapat semakin menguatkan kehadiran negara untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui peran BUMN.

Lebih lanjut Raymond juga menyampaikan saat ini pihaknya telah memiliki sejumlah proyek pengembangan bisnis non sumber daya air di bidang energi dan air bersih. Harapannya dengan sinergi BUMN dapat memperkuat skema bisnis melalui optimasi bidang usaha masing-masing pihak. “Kerjasama BUMN di bawah klaster Danareksa ini dapat menciptakan ekosistem usaha yang lebih efektif dan efisien”. Beliau juga menekankan bahwa selepas penandatanganan MoU ini perlu ada tindaklanjut yang riil terkait rencana kerjasama. “Kerja keras kita justru akan dimulai selepas penandatanganan ini, rencana kerjasama perlu di detilkan dalam bentuk skema bisnis dengan timeline terinci,” ujar beliau. Semoga ikhtiar kedua belah pihak berjalan sesuai harapan, sehingga segera menghasilkan manfaat bagi negara maupun masyarakat ujar beliau menutup pembicaraan.

———————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

HARBAKPU

Jasa Tirta I Bersama Insan PU se-Jawa Timur Peringati Harbak PU Ke 77 & 50 Tahun Bendungan Sutami Dengan Menanam 12 Ribu Pohon

3 Desember bagi insan Pekerjaan Umum (PU) merupakan momen istimewa, mengingat pada tanggal tersebut setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Bakti PU. Peringatan ini untuk mengenang sejarah tujuh pemuda PU yang gugur dalam mempertahankan Gedung Sate yang merupakan gedung pertama Departemen PU RI dari pasukan tentara sekutu (NICA) pada tahun 1945.

Dalam rangkaian peringatan Hari Bakti PU ke-77, seluruh instansi dan lembaga Pemerintah di bidang ke-PU an khususnya di Wilayah Jawa Timur menggelar kegiatan tanam pohon serentak. Kegiatan dilaksanakan Jumat, 2 Desember 2022 dan berpusat di Bendungan Sutami, Kabupaten Malang. Dalam kegiatan ini dilakukan penanaman pohon di seluruh Jawa Timur secara serentak sebanyak 12.357 batang pohon dengan rincian 500 batang di tanam di Sutami, 11.857 batang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur.

Jasa Tirta I sebagai salah satu Pengelola Sumber Daya Air di Wilayah Jawa Timur turut serta dalam kegiatan tanam pohon tersebut. Direktur Utama PJT I, Bapak Raymond Valiant Ruritan saat dihubungi pada 04 Desember 2022 menyampaikan bahwa dipilihnya Sutami sebagai titik pusat penyelenggaraan tanam pohon serentak ini sekaligus untuk memperingati ulang tahun emas Bendungan Sutami. “Sebagai bendungan terbesar di sepanjang aliran Brantas, Sutami telah menjalankan tugasnya untuk memakmurkan Jawa Timur selama 50 tahun”. Setidaknya lebih dari 34 ribu hektar sawah irigasi di Jawa Timur bergantung pada alokasi air yang ditampung Sutami setiap tahunnya. Lainnya, Bendungan dengan kapasitas tampungan 343 juta meter kubik ini juga berfungsi untuk mengendalikan banjir maksimal dari 4.200 meter kubik menjadi 1.600 meter kubik. Manfaat lainnya adalah untuk membangkitkan listrik dari PLTA berkapasitas 105 mega watt atau setara dengan produksi listrik sekitar 1.051 juta Kwh per tahunnya.

Seremonial dibuka oleh sambutan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bapak Haeruddin C. Maddi. Dalam sambutannya beliau menjelaskan bahwa tanam pohon ini merupakan upaya konservasi yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan daerah tangkapan air dari ancaman erosi dan sedimentasi. “Kondisi sedimentasi di Sutami ini sudah semakin parah. Sudah lebih dari separo kapasitas bendungan terisi sedimentasi” jelas beliau. Permasalahan sedimentasi ini terjadi hampir di seluruh bendungan di Indonesia. Penyebabnya adalah laju erosi lahan di hulu yang semakin tinggi tiap tahunnya karena tutupan lahan yang semakin gundul.

Kepala Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur, Bapak Muhammad Isa Anshori juga berkesempatan menyampaikan sambutan dan sekaligus menyapa peserta tanam pohon dari 38 kabupaten/kota di seluruh Jatim yang terhubung secara daring dan diwakili oleh tiap Dinas PU kab/kota.

Dalam acara ini juga dilakukan pemotongan tumpeng untuk memperingati 50 tahun peresmian Bendungan Sutami oleh Direktur Utama PJT I.
Raymond juga berpesan bahwa kita semua harus ikut menjaga kelestarian Bendungan Sutami. “Usia bendungan ini telah melampui usia gunanya, perlu ada upaya ekstra untuk memelihara Sutami agar usianya dapat melampui usia kita dan anak cucu kita,” ucap Raymond.

Melalui peringatan hari Bakti Pekerjaan Umum ke-77, PJT I siap bersinergi secara aktif dengan berbagai pihak untuk melestarikan sumber daya air. Tidak hanya di Jawa Timur, namun di seluruh wilayah Indonesia. “Kita tidak bisa bekerja sendiri dalam mengelola sumber daya air, perlu upaya bersama dan kesadaran seluruh pihak, utamanya masyarakat dalam memperlakukan air dan sumber air,” ujar beliau menutup pembicaraan.

————————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

TEMU ILMIAH

Mendukung Generasi Muda Peduli Lingkungan, Jasa Tirta I Adakan Temu Ilmiah JKPKA 2022

Perum Jasa Tirta I (PJT I) dan Jaring-Jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (JKPKA) resmi menyelenggarakan kegiatan Temu Ilmiah JKPKA 2022, Presentasi Finalis Lomba Karya Tulis Ilmiah Pemantauan Kualitas Air dalam Rangkaian Student Competition ke-24 pada 30 November 2022. Kegiatan ini diiikuti oleh 36 kelompok siswa dan siswi anggota JKPKA dan Senin kemarin dilaksanakan kegiatan presentasi bagi 5 besar peserta. Adapun 5 besar dimaksud adalah dari SMKN 7 Malang, SMA Laboratorium UM Malang (2 tim), SMKN 1 Kebonsari Kabupaten Madiun dan SMAN 1 Tulungagung. Dari ke-5 tim yang berpartisipasi juara pertama diperoleh tim SMA Laboratorium UM Malang yang mengusung judul “Pemantauan Kualitas Air secara Fisik dan Kimia”.

Kegiatan dilaksanakan sebagai bentuk dukungan PJT I untuk meningkatkan kompetensi para siswa didik anggota JKPKA serta para guru pembina. PJT I melihat bahwa JKPKA menjadi bentuk nyata pelestarian lingkungan dimana generasi muda dibekali pengetahuan dan juga praktik lapangan untuk melakukan pemantauan kualitas air. Hal ini tentunya diharapkan dapat meningkatkan kepedulian bersama untuk terus melestarikan SDA.

Direktur Keuangan, Pengelolaan Sumber Daya dan Manajemen Risiko Bapak Mukhamad Taufiq dihubungi pada 01 Desember 2022 mengatakan bahwa PJT I akan terus mendukung kegiatan positif yang dilakukan bersama dengan JKPKA. Sesuai dengan semboyan yang dimiliki BUMN yaitu AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif), kerjasama dengan JKPKA merupakan wujud dari Harmonis dan Kolaboratif. Sinergi yang berkesinambungan dengan JKPKA mampu mewujudkan pengelolaan SDA hingga ke generasi muda. Disebutkan bahwa kegiatan Temu Ilmiah JKPKA ke-22 yang dilaksanakan menjadi wujud nyata dukungan PJT I dalam bermitra untuk meningkatkan kompetensi guru dan siswa di sisi akademis.

Lebih lanjut disampaikan oleh Bapak Mukhamad Taufiq bahwa PJT I telah bermitra dengan JKPKA selama lebih dari 25 tahun. Kemitraan strategis sebagai upaya bersama telah dilaksanakan sebagai upaya pengelolaan Sumber Daya Air (SDA). Bersama dengan guru dan siswa di Wilayah Sungai (WS) Brantas, Bengawan Solo, dan Toba Asahan, PJT I bangga menjadi bagian dari upaya pelestarian SDA hingga melibatkan tenaga pendidik hingga generasi muda.

Sinergi dan kolaborasi tentunya kami harapkan akan terus berjalan dengan baik antara PJT I dan JKPKA ungkap Bapak Mukhamad Taufiq. Dukungan kepada JKPKA juga akan kami terus lakukan untuk terus membangun generasi muda yang mencintai lingkungan serta meningkatkan kompetensi tenaga pendidik di bidang pengelolaan SDA. Kedepannya semoga keanggotaan JKPKA dapat semakin luas sehingga lebih banyak pihak teredukasi serta memiliki pengetahuan untuk melestarikan SDA. Kegiatan yang dilakukan sekarang kedepannya akan terus dilaksanakan hingga tahun-tahun selanjutnya pungkas beliau menutup pembicaraan.

———————————————-
Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

Dukung Pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas Toba, Jasa Tirta I Serahkan Bantuan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

Dukung Pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas Toba, Jasa Tirta I Serahkan Bantuan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

Toba – Bersinergi dengan 10 BUMN, Perum Jasa Tirta (PJT) I turut serta memberikan bantuan kepada Bank Sampah Induk (BSI) Indah Asri Serasi (IAS) Toba. Bantuan tersebut masuk sebagai program bersama Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN tahun 2022. Termasuk program pengelolaan sampah terintegrasi di Wilayah Toba sebagai bagian dari lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). 

Adapun bantuan diberikan kepada bank sampah mitra binaan PT Inalum (Persero) setelah sebelumnya dilakukan survei oleh perwakilan dari sepuluh BUMN pada Juni 2022. Sesuai jadwal, bantuan dari Jasa Tirta I diserahkan kepada BSI IAS Toba. 

Sebagaimana dalam Peraturan Pemerintah No.58 Tahun 2017, kawasan Danau Toba telah ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Dalam perkembangannya telah tumbuh banyak fasilitas pariwisata seperti hotel, rumah makan, dan tempat perbelanjaan di sekitar danau. Hal ini tentunya meningkatkan jumlah timbulan sampah domestik yang berpotensi menjadi permasalahan baru jika tidak dioleh secara terintegrasi. 

Dari data tahun 2016, diketahui jumlah sampah yang mengalir ke Danau Toba mencapai 262 ton/hari. Untuk itu, kehadiran BUMN dalam upaya pengelolaan sampah terintegrasi melalui program TJSL ini diharapkan dapat membantu menjadikan Kawasan Danau Toba lebih bersih dan sehat. 

Paket bantuan yang diberikan kepada Bank Sampah Induk IAS Toba ini tidak hanya berupa barang dan alat kerja saja. Namun juga termasuk penguatan sarana edukasi bagi masyarakat sekitar melalui pemasangan papan informasi dan tong sampah terpilah di area pemukiman warga. 

BSI IAS Toba saat ini telah memiliki jumlah nasabah sebanyak 60 unit Bank Sampah Unit serta 113 nasabah perorangan. Dengan adanya bantuan tersebut diharapkan sampah yang diterima oleh BSI dapat terkelola lebih optimal, baik dari produktivitas mesin pres sampah maupun proses daur ulang dan pengomposan. Pasalnya, pengolahan sampah selama ini terkendala dengan keterbatasan prasarana dan alat kerja. 

Tidak hanya itu, dalam program TJSL juga akan diberikan bantuan berupa pendampingan kepada masyarakat dalam mengelola sampah selama enam bulan kedepan. 

Kepala Sub Divisi TJSL PJT I, Nina Meita Sari menyampaikan bahwa kolaborasi bersama BUMN ini telah menjadi program tahunan yang dikoordinir langsung oleh Kementrian BUMN. “Program Bersama TJSL BUMN ini bertujuan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, sekaligus untuk mendukung pencapaian target yang telah diprogramkan oleh Pemerintah,” jelasnya, Rabu (16/11/2022). 

Ia menjelaskan, kehadiran PJT I di Toba Asahan sejak 2014 diharapkan dapat memberikan manfaat, baik dari segi ekonomi maupun sosial. Ia juga berharap program TJSL tidak hanya meningkatkan perekonomian masyarakat namun juga dapat mewujudkan Toba yang bersih dan asri. 

“Bantuan TJSL diberikan kepada pihak-pihak yang sebelummnya telah terverifikasi dari PT Inalum (Persero), sehingga kami yakin bantuan dimaksud tepat sasaran,” ucap Nina. 

Direktur Operasional PJT I, Milfan Rantawi menyampaikan bahwa bantuan sudah masuk dalam salah satu program TJSL PJT I yang diprogramkan pada tahun 2022. “Bantuan ini masuk dalam lingkup Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) perusahaan yaitu Program Prioritas di Bidang Lingkungan dan untuk tahun ini Bantuan Bank Sampah Terintegrasi Binaan masuk didalamnya selain program-program lain di wilayah kerja perusahaan tentunya,” ungkapnya. 

Lebih lanjut, kata Milfan Rantawi, bantuan pengelolaan sampah juga merupakan salah satu upaya dalam pengurangan emisi karbon yang saat ini tengah menjadi isu global. Penerapan 3R (Reuse, Reduce, dan Recycle) merupakan bentuk pengolahan sampah ramah lingkungan yang dapat menurunkan jumlah emisi gas rumah kaca (GRK). 

“Jika sampah yang terkumpul ini dapat diolah kembali menjadi barang siap guna, maka akan mengurangi jumlah timbunan sampah di TPA yang biasanya proses akhirnya dilakukan pembakaran terbuka (open burning) atau insinerasi. Pembakaran inilah yang berpotensi menghasilkan karbon,” ujarnya. 

Milfan juga menyampaikan bahwa dengan sinergi BUMN maka kehadiran peran BUMN ditengah masyarakat akan lebih dapat dirasakan manfaatnya. “Setidaknya ada 10 BUMN yang terlibat dalam program ini, sehingga kontribusi yang diberikan dapat lebih terintegrasi dan dapat memenuhi seluruh aspek yang diperlukan. Harapan kami, PJT I dapat ikut hadir memberikan manfaat dalam skala makro hingga mikro, untuk memberikan pelayanan pada masyarakat di sekitar wilayah kerja kami,” pungkasnya. 

——————————————– 

Sub Divisi Humas dan Informasi Publik

Perum Jasa Tirta I

Jaga Ketahanan Pangan, Jasa Tirta I Sumbang Traktor Melalui Pemerintah Kabupaten Toba

Jaga Ketahanan Pangan, Jasa Tirta I Sumbang Traktor Melalui Pemerintah Kabupaten Toba

Pemulihan ekonomi paska resesi akibat pandemi Covid-19 menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Toba, diantaranya melalui upaya peningkatan pertumbuhan di sektor pertanian. Perum Jasa Tirta (PJT) I melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) turut berkomitmen mendukung upaya pemulihan ekonomi tersebut. Rabu, 9 November 2022 dilakukan penyerahan bantuan traktor roda 4 dari Jasa Tirta I kepada Pemerintah Kabupaten Toba. Bantuan diserahkan oleh Kepala Sub Divisi Jasa ASA V/2 Bapak Mahendra Sitinjak dan diterima oleh Sekretaris Daerah Pemkab Toba Bapak Drs. Augus Sitorus didampingi oleh Kepala Bagian Ekonomi Bapak Jeffry Maradona Nainggolan.

Ketersediaan pangan yang terjangkau dapat ikut menjaga kestabilan ekonomi di tengah dinamika global saat ini. Maka dari itu, ketahanan pangan perlu menjadi fokus bersama dengan mewujudkan pangan yang berdaulat (food sovereignity) dan mandiri (food resilience). Pemkab Toba dalam upayanya meningkatkan bahan pangan dan hortikultura, telah memprogramkan peningkatan Indeks Pertanaman (IP) padi dan produk pertanian lainnya menjadi tanam dua kali dalam setahun. Peningkatan IP ini dilakukan melalui optimalisasi lahan sawah seluas 17.438 hektar dan potensi lahan kering seluas 30 ribu hektar.

Untuk mendukung program tersebut Jasa Tirta I turut berkontribusi melalui penyediaan alat mesin pertanian atau alsintan berupa 1 unit Traktor roda 4 kapasitas 40 horse power. Bantuan tersebut diberikan dalam rangka pemenuhan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) yang telah dipetakan pada masing-masing BUMN melalui program TJSL. Bantuan traktor ini masuk sebagai pemenuhan pilar TPB pembangunan ekonomi melalui peningkatan produksi dan produktivitas Indeks Pertanian (IP).

Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi dihubungi Jumat 11 November 2022 menyampaikan bahwa bantuan ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang sesuai dengan arahan dari Kementerian BUMN dalam hal ini terkait aspek Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. “Dukungan kami melalui program TJSL, merupakan komitmen perusahaan terhadap pembangunan yang berkelanjutan dengan memberikan manfaat pada ekonomi, sosial, maupun lingkungan di sekitar wilayah kerja kami”, ucap beliau. Bapak Milfan juga menjelaskan bahwa Perusahaannya akan selalu siap berkolaborasi dalam upaya membantu masyarakat, sesuai kaidah tata kelola yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sinergi dengan Pemkab Toba merupakan salah satu cara yang ditempuh perusahaan untuk dapat memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Disampaikan bahwa sumbangan traktor roda 4 ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan para petani. “Semoga sinergi ini dapat terjalin dengan baik dan hadirnya PJT I dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya”, ujarnya menutup pembicaraan
—————————————————
Departemen Humas dan Informasi Publik

Dukung Boat Race F1 H20, Jasa Tirta I Kerjasama dengan Pemkab Toba Siapkan Rumah Toko bagi Masyarakat Terdampak Relokasi

Dukung Boat Race F1 H20, Jasa Tirta I Kerjasama dengan Pemkab Toba Siapkan Rumah Toko bagi Masyarakat Terdampak Relokasi

Gelaran F1 H20 atau yang lebih dikenal dengan F1 Boat Race akan dilaksanakan Maret 2023 di Perairan Danau Toba. Perum Jasa Tirta I (PJT I) sebagai BUMN pengelola Sumber Daya Air di wilayah Toba turut berperan untuk mensukseskan acara ini. Bersama dengan Pemerintah Kabupaten Toba dan sejumlah perusahaan lain, PJT I terlibat dalam proses penyiapan lahan balap Formula Satu (F1) di area perairan yang rencananya akan dilaksanakan di pantai sekitar Lapangan Sisingamangaraja, Kota Balige.
Event internasional ini digelar sebagai upaya untuk memperkenalkan Danau Toba sebagai kawasan wisata bertaraf dunia. Formula One H20 ini sendiri merupakan kejuaraan dunia balap perahu motor tertinggi saat ini. Mirip dengan balap mobil Formula Satu, event ini akan mengundang peserta dari puluhan negara. Sehingga tentunya akan meningkatkan daya tarik wisatawan lokal maupun mancanegara untuk mengunjungi Danau Toba yang juga masuk ke dalam lima Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

PJT I mewujudkan salah satu tugas dan fungsi BUMN untuk turut hadir dalam mendukung pencapaian program nasional. Penyiapan event F1 H2O, saat ini dikoordinasikan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. Salah satu tahapan persiapan yang dikoordinasikan oleh Kemenmarinves adalah relokasi bangunan warga yang berada di sekitar Lapangan Sisingamangaraja ke lokasi yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Toba. Dalam tahapan ini Jasa Tirta I turut berkontribusi dalam pembangunan rumah toko bagi masyarakat terdampak. Bantuan uang tunai untuk pembangunan senilai satu rumah toko direncakan diserahkan secara bertahap pada akhir triwulan IV Tahun 2022 dan awal Tahun 2023. Secara simbolis bantuan ini diserahkan oleh Kepala Sub Divisi Jasa ASA (DJA) V/2 Bapak Mahendra Sitinjak kepada Pihak Pemkab Toba diwakili oleh Sekretariat Daerah Bapak Drs. Augus Sitorus dan Kepala Bagian Ekonomi Bapak Jeffry Maradona Nainggolan pada Rabu, 9 November 2022.

Dihubungi terpisah, Kepala DJA V Bapak Agung Nugroho menyampaikan bahwa bantuan ini sebagai salah satu bentuk dukungan PJT I atas kesuksesan rencana event bertaraf internasional yang diselenggarakan di area Danau Toba dimaksud. “Kami berupaya agar bantuan yang dapat kami lakukan ini nantinya dapat membawa manfaat bagi masyarakat, terutama untuk meningkatkan perekonomian warga sekitar Danau Toba”, ujar beliau. Suksesnya event F1 Boat Race ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, baik saat pelaksanaan event hingga kedepannya.

Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi menegaskan bahwa PJT I sangat mendukung program Pemerintah, baik pusat maupun Pemerintah Kabupaten Toba dalam tahapan persiapan ini. “Relokasi ini juga berguna untuk penataan Danau Toba agar menjadi lebih menarik sebagai kawasan wisata, disamping tujuan utamanya agar event internasional F1 H2O dapat segera terselenggara”, ucap beliau. Selain itu dari sisi masyarakat, dengan relokasi ini diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup yang lebih layak. “Dengan adanya pembangunan 30 unit ruko (rumah toko), harapannya dapat meningkatkan taraf hidup warga terdampak, baik dari sisi ekonomi maupun kebersihan dan kelayakan konstruksi yang tentunya berpengaruh pada tingkat kesehatan penghuninya”. Penataan yang rapi juga akan dapat mendongkrak pariwisata di sekitar Danau Toba.

Direktur Operasional PJT I juga menyampaikan bahwa PJT I berupaya untuk selalu mendukung kegiatan positif yang dilaksanakan untuk kelestarian Danau Toba. Kerjasama yang telah terjalin secara intens dengan Pemerintah Kabupaten Toba, harapanya dapat mendukung terwujudnya pengelolaan sumber saya air berkelanjutan untuk Danau Toba, pungkasnya menutup wawancara.
 —————————–
Departemen Humas dan Informasi Publik

WEB

Lowongan untuk Staf IT dan Staf Akuntansi

Perum Jasa Tirta I membuka kesempatan bagi anda para talenta muda profesional di bidang IT dan Akuntansi untuk bergabung bersama kami di BUMN pengelola sumberdaya air.

Cek informasi selengkapnya di recruit.jasatirta1.co.id dan segera lengkapi syarat-syaratnya.
Pendaftaran dimulai 20 Oktober 2022 pukul 00.00 WIB dan ditutup pada tanggal 28 Oktober 2022 Pukul 23.59 WIB.

Mohon menjadi perhatian!
Bahwa segala tahapan proses rekrutmen ini tidak dipungut biaya dalam bentuk apapun dan tidak ada kerja sama dengan pihak manapun.

Yuk catat tanggalnya dan segera kirimkan lamaranmu secara online.

Perum Jasa Tirta I Jelaskan Penyebab Banjir Parah di Trenggalek

Perum Jasa Tirta I Jelaskan Penyebab Banjir Parah di Trenggalek

Perum Jasa Tirta (PJT) 1 menjelaskan soal penyebab banjir parah yang terjadi di Kabupaten Trenggalek pada Selasa (18/10/2022), hingga Rabu (9/10/2022). Dirut PJT 1, Raymond Valiant Ruritan menjelaskan, banjir di Trenggalek yang akhirnya berdampak juga di Kabupaten Tulungagung, terjadi karena tingginya curah hujan.“Tanggal 18 Oktober, terjadi hujan yang signifikan di Trenggalek yang kami ukur di tiga titik. Yakni Kampak, Bandungan, dan Tugu,” kata Raymond, Rabu (19/10/2022).

Di Kampak, curah hujan yang tercatat sebesar 300 mm dalam waktu 24 jam. Sementara di Bandungan, curah hujan ada di angka 140 mm dalam waktu 24 jam. Di Kecamatan Tugu, curah hujan tercatat 184 mm dalam tempo yang sama. Akibat curah hujan yang tinggi itu, beberapa anak sungai seperti anak sungai Tugu, Keser dan Prambon mengalami limbasan permukaan yang besar. Akibatnya, Sungai Ngasinan tak mampu menampung air yang melintas dari anak-anak sungai tersebut. “Sehingga terjadi genangan. Air melintas keluar dari badan sungai dan menggenang di beberapa titik,” sambungnya.

Hal inilah yang disebut sebagai penyebab banjir di berbagai wilayah di Kabupaten Trenggalek. Yakni di 21 desa, di lima kecamatan. Naiknya debit sungai saat itu, juga dirasakan secara langsung di Pintu Air Bendo. Pintu air ini merupakan pengendali debit di Sungai Ngasinan. “Di Sungai Ngasinan, tercatat debit sebesar 569 m3 per detik pada pukul 11.30 WIB,” ujar Raymond.

Debit itu kembali naik pada pukul 19.00 WIB menjadi 750 m3 per detik. Kenaikkan debit pada siang hari itu menyebabkan Sungai Ngasinan dalan kondisi siaga. “Dampak dari debit yang besar, oleh PJS 1, sebagain besar aliran dari Sungai Ngasinan dapat dialirkan sebanyak mungkin ke Parit Raya,” sambungnya.

Jadi, di Pintu Air Bendo, PJS 1 memisahkan sebagian aliran dari Sungai Ngasinan ke pintu air di Tulungagung Selatan melalui saluran Parit Raya. “Kami selama 24 jam terakhir berusaha mengurangi debit yang meninggi di Ngasinan, dengan membuangnya sebanyak mungkin ke Parit Raya,” sambungnya.

Menurut Raymond, debit air di Sungai Ngasinan telah turun pada Rabu (19/10/2022) siang. “Sudah tidak masuk kondisi siaga. Debitnya 256-300 m3 per detik, yang tentu masih kami buang terus menerus ke Parit Raya,” pungkasnya.

 —————————–
Departemen Humas dan Informasi Publik

Jasa Tirta I Terjunkan Tim Evaluasi Longsor di Terowongan Kereta Karangkates

Jasa Tirta I Terjunkan Tim Evaluasi Longsor di Terowongan Kereta Karangkates

Material longsor sempat menutup rel kereta api (KA) di mulut terowongan Karangkates, Malang. Perum Jasa Tirta (PJT) I langsung menerjunkan tim untuk mengevaluasi penyebab longsor tersebut.

Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan, mengatakan, terowongan ini ada di bawah pengelolaan PT KAI Daop 8 Surabaya. Namun, karena terowongan ini berlokasi di sekitar Bendungan Karangkates di bawah naungannya, pihak PJT I akan turun langsung menyelidiki.

“Yang pertama kami dari Perum Jasa Tirta 1 telah berkoordinasi dengan PT KAI Daop 8 untuk dapat mengevaluasi penyebab longsoran yang terjadi di mulut terowongan Karangkates,” kata Raymond dalam konferensi pers virtual, Rabu (19/10/2022).

Tim ini, lanjut Raymond sudah diterjunkan sejak pagi ini. Mereka akan mengidentifikasi risiko apa yang akan terjadi ke depannya. Setelah teridentifikasi, hasil temuannya akan dilaporkan ke Kementerian PUPR.

“Koordinasi akan ditindaklanjuti pagi ini untuk mengidentifikasi risiko yang akan terjadi ke depannya, semoga hal ini tidak terulang lagi dan kita akan memetakan langkah apa yang kita lakukan untuk melindungi terowongan,” imbuhnya.

Raymond menambahkan, tim ini juga terdiri dari sejumlah pihak. Tak lupa, pihaknya menggandeng PT KAI Daop 8 Surabaya. “PT KAI telah melakukan evaluasi terhadap keamanan jalur KA tersebut, Perum Jasa Tirta menurunkan tim untuk mengevaluasi secara fisik apakah longsoran akan menimbulkan dampak yang lain atau tidak. Tim juga diikuti sejumlah ahli, mulai dari ahli geologi dan teknik sipil untuk melihat apakah itu membahayakan atau tidak,” jelas Raymond.

Dalam kesempatan ini, Raymond menjelaskan, di Bendungan Karangkates ada dua terowongan. Yakni Terowongan Karangkates 1 dengan panjang 850 meter dan sambungannya Terowongan Karangkates 2 yang memiliki panjang 600 meter.

Sementara saat disinggung soal kondisi curah hujan di Bendungan Karangkates hingga menyebabkan longsor, Raymond menyebut curah hujannya cenderung rendah. Namun, pihaknya akan menyelidiki apakah ada perubahan lingkungan di sekitar bendungan yang menjadi salah satu penyebab longsor.

“Hujan yang jatuh di area Bendungan Karangkates tidak terlalu tebal seperti di Blitar, Trenggalek yang hari ini siaga banjir. Tidak lebih dari 20-30 mm dalam sehari,” ungkapnya.

“Tapi kami segera menimimalisasi risiko, segera perlu dievaluasi daerah di sekitar terowongan, misalnya ada perubahan drainase lahan atau ada keretakan yang menyebabkan longsoran tersebut. Yang kita khawatirkan mengapa terjadi longsoran saat curah hujan tidak sedang tinggi,” pungkasnya.

—————————–
Departemen Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2022-10-19 at 08.21.14

Perkuat Layanan Air Bersih di Indonesia Kementerian BUMN, Perum Jasa Tirta I dan Holding Danareksa Luncurkan Indonesia Water Fund (IWF) dalam acara State Owned Enterprises: INTERNATIONAL CONFERENCE “Driving Sustainable and Inclusive Growth”

Peluncuran Indonesia Water Fund (IWF) menjadi salah satu bagian dalam kegiatan State Owned Enterprises road to G-20 di Nusa Dua, Bali pada 17-18 Oktober 2022. Kegiatan hari pertama dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia Bapak Luhut Binsar Panjaitan dilanjutkan paparan oleh Menteri BUMN Bapak Erick Thohir. Acara juga diawali dengan pidato Wakil Presiden RI Bapak Ma’ruf Amin yang mengapresiasi IWF.

Masih dalam rangkaian acara, dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding pembentukan proyek IWF pada 18 Oktober 2022. Direktur Utama Perum Jasa Tirta I bersama Direktur PT Danareksa (Persero), Perum Jasa Tirta II dan PT Nindya Karya menandantangani MoU disaksikan oleh Wakil Menteri II BUMN Bapak Kartika Wirjoatmodjo.

IWF menjadi sarana kolaboratif antara BUMN dan mitra strategis untuk mengatasi permasalahan air bersih di Indonesia. Dukungan tentunya akan diberikan oleh PJT I dalam kerangka memberikan pelayanan lebih prima dan lebih luas untuk Indonesia. Dukungan dari investor dalam IWF juga mempercepat pelaksanaan kegiatan dari sisi pendanaan.

Harapannya agar IWF dapat berjalan dengan baik sehingga memberikan kemakmuran sebesar-besarnya bagi lebih masyarakat Indonesia secara luas.

—————————————-
Departemen Humas dan Informasi Publik

Jasa Tirta Pastikan Pembukaan Pintu Air di Bendungan Serut Bukan Pemicu Banjir di Sutojayan

Jasa Tirta Pastikan Pembukaan Pintu Air di Bendungan Serut Bukan Pemicu Banjir di Sutojayan

Beredar di media sosial berupa video yang memperlihatkan kondisi terkini di Bendungan Serut yang berada di Desa Gogodeso Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar yang mana pintu airnya sedang dibuka. Pada video tersebut juga terdengar suara gemuruh air dan sirine, sehingga banyak warganet yang menduga pembukaan pintu air itu menjadi penyebab banjir di Kelurahan Sutojayan Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar.

Lokasi Bendungan Serut sendiri berada di sebelah barat Kelurahan Sutojayan yang menjadi daerah terparah terdampak banjir. Dengan adanya video viral tersebut, pihak dari Jasa Tirta 1 selaku pengelola Bendungan Serut memberikan penjelasannya.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta 1, Raymond Valiant Ruritan melalui Zoom Meeting mengatakan, penyebab utama banjir di Kecamatan Sutojayan adalah dikarenakan meluapnya air sungai bogel yang tidak mampu menampung air hujan.

Kemudian, meluapnya air dari sungai ini masuk ke sungai Brantas. Sehingga ia bisa memastikan bahwa Bendungan Serut bukan menjadi penyebab banjir di Kecamatan Sutojayan. Selain itu, sungai bogel ini juga termasuk anak sungai Brantas yang mengalir di Bendungan Serut Kabupaten Blitar.

“Bisa saya jelasnya bahwa pelepasan debit air di Bendungan Serut itu tidak menyebabkan banjir di sungai bogel. Tetapi justru debit air di sungai bogel masuk ke sungai Brantas, kemudian oleh kami dikeluarkan secara bertahap dan terkendali melalui Bendungan Serut ini,” kata dia, Selasa (18/10/2022).

Raymond Valiant Ruritan menerangkan, dalam kurun waktu 24 jam pihaknya memantau curah hujan yang turun di sungai bogel dan bacem. Ia menilai, hujan yang jatuh di sungai bogel cukup tebal dan melampaui kapasitas dari sungai bogel.Kemudian pada tanggal 17 Oktober 2022 sekitar pukul 06.00 WIB kondisi Bendungan Serut sudah mencapai siaga hijau dan meningkat menuju siaga kuning.

Hal ini disebabkan oleh tingginya curah hujan pada saat itu. Pada kondisi ini, Perum Jasa Tirta berupaya untuk mengendalikan debit banjir yang melintas di sungai Brantas dengan cara membuka pintu air di Bendungan Serut secara bertahap dan terkendali.

“Dalam kurun waktu 24 jam, kami terus memantau curah hujan yang turun di sungai bogel. Hujan yang turun disana cukup tebal dan ini melampaui kapasitas di sungai bogel. Kami juga berusaha untuk mengendalikan debit air agar tidak membahayakan sebelah hilir Bendungan Serut,” terang dia.

Raymond juga mengaku prihatin dengan bencana banjir yang melanda wilayah Blitar Selatan tepatnya di Kelurahan Sutojayan Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar. Akibat dari bencana banjir ini menyebabkan 465 jiwa harus tinggal di pengungsian, sebanyak 1.094 kepala keluarga terdampak.

 —————————–
Departemen Humas dan Informasi Publik

anti suap 2 - Copy

Jasa Tirta I Raih 3 Penghargaan dalam Ajang Infobank Award 2022

Pemeringkatan yang dilakukan oleh Infobank berhasil menempatkan Jasa Tirta I sebagai BUMN dengan predikat “Sangat Bagus” memimpin dari 19 BUMN lainnya. Dengan nilai 98,95, PJT I berhasil menunjukkan pencapaian yang sangat baik dari laporan keuangan tahun 2021. Pada pemeringkatan tahun ini PJT I memperoleh 3 penghargaan sekaligus sebagai BUMN dengan predikat “sangat bagus” atas kinerja tahun 2021, meraih “The Best Performance SOE 2022” dalam pemeringkatan berdasarkan kinerja tahun 2021, serta penghargaan 5 tahun berturut-turut sebagai BUMN dengan “Excellent Performace” dari tahun 2017 – 2021.

Berdasarkan hasil dari pemeringkatan Infobank, dari lima aspek penilaian, yakni (1) pertumbuhan, yang indikatornya aktiva, ekuitas, pendapatan usaha, dan laba tahun berjalan; (2) rasio aktiva lancar terhadap kewajiban jangka pendek; (3) solvabilitas; (4) efisiensi, yang dicerminkan oleh rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BO/PO); dan (5) rentabilitas, yang indikatornya ialah rasio laba usaha terhadap pendapatan usaha, return on asset (ROA), dan return on equity (ROE), Jasa Tirta I mendapat nilai sempurna di empat aspek yaitu rasio aktiva lancar terhadap kewajiban jangka pendek, solvabilitas, efisiensi yang dicerminkan oleh rasio BO/PO, dan rentabilitas.

Peningkatan laba perusahaan, utamanya ditopang dari kenaikan pendapatan usaha sebesar 16,70% atau menjadi Rp 570,19 miliar dari Rp 488,62 miliar di 2020. Salah satu terlihat dari kinerja Perum Jasa Tirta I adalah sisi rentabilitas. Yang artinya, perusahaan pelat merah ini mampu menghasilkan keuntungan yang maksimal dari bisnisnya. Hal itu tergambar dari tiga indikator rentabilitas Perum Jasa Tirta I, yakni rasio laba usaha terhadap pendapatan usaha, ROA, dan ROE yang masing-masing tercatat 16,74%, 8,93%, dan 10,65%. Jauh di atas rata-rata perusahaan-perusahaan BUMN yang dirating, yang masing-masing sebesar 11,25%, 1,39%, dan 4,77%. Pada akhir 2021, Perum Jasa Tirta I beraset Rp1,05 triliun.

Kamis 22 September 2022 dilakukan penyerahan penghargaan kepada Jasa Tirta I oleh Infobank. Dihubungi Jumat 23 September 2022, dengan diterimanya 3 penghargaan dimaksud, Direktur Utama Perum Jasa Tirta I Bapak Raymond Valiant Ruritan mengungkapkan rasa bahagianya. “Penghargaan ini merupakan bentuk upaya kerja keras seluruh insan perusahaan, dan saya mengapresiasi kinerja seluruh insan perusahaan”. Pertumbuhan positif menunjukkan bahwa perusahaan semakin baik dalam segala aspek pengelolaan. “Sesuai Key Performance Indicator (KPI) yang ditetapkan oleh Kementerian BUMN, kami terus berupaya memenuhi target layanan umum yang menjadi DNA perusahaan berupa kegiatan pengelolaan sumber daya air untuk mendukung ketahanan air, pangan dan energi” ucap Raymond.
Kedepannya PJT I akan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pemanfaat dan masyarakat Indonesia. Dapat dilihat bahwa pencapaian 5 tahun berturut-turut kinerja “Excellent Performance” menunjukkan bahwa perusahaan menunjukkan konsistensi dalam menjaga kinerjanya. Harapan diungkapkan bahwa perusahaan akan semakin dapat memberikan pelayanan prima dan kedepannya dapat memberikan manfaat lebih besar untuk seluruh masyarakat Indonesia, ujarnya menutup wawancara.

—————————————-
Departemen Humas dan Informasi Publik

Rekrutmen PT Jasa Tirta Energi

Rekrutmen PT Jasa Tirta Energi

PT Jasa Tirta Energi yang merupakan anak Perusahaan Perum Jasa Tirta I yang bergerak di bidang Energi dan Konstruksi, saat ini sedang membuka lowongan untuk beberapa posisi.

Cek persyaratannya di recruit.jasatirta1.co.id. Segera lengkapi persyaratannya dan submit pendaftaran anda. Pendaftaran dibuka sampai tanggal 18 September 2022 pukul 23.59 WIB.

Mohon menjadi perhatian bahwa proses rekrutmen ini tidak dipungut biaya apapun dan tidak bekerjasama dengan pihak manapun. Informasi resmi hanya melalui website recruit.jasatirta1.co.id dan help desk rekrutmen melalui email sdm@jasatirta1.com.

Jadilah bagian dari kami, mendukung pembangunan berkelanjutan di negeri ini.

PJT I Dukung Tim Sabers Pungli

PJT I Dukung Tim Sabers Pungli Susuri Hulu Brantas

Setelah digelar pada 2019 lalu, Perum Jasa Tirta (PJT) I kembali menggelar Susur Hulu Sungai Brantas. Kegiatan yang melibatkan Tim Sabers Pungli (Sapu Bersih Sampah Nyemplung Kali) tahun ini dilaksanakan selama tiga hari mulai hari ini, Senin (22/8/2022) hingga Rabu (24/8/2022) mendatang.

Dukungan diberikan PJT I dengan memfasilitasi tim mulai dari seremoni budaya dan pelepasan tim hingga operasional pelaksanaan susur sungai. Dirut PJT I, Raymond Valiant Ruritan mengatakan, digelanya kembali Susur Hulu Brantas itu untuk memotret dan memetakan kembali kondisi faktual hulu Brantas di wikayah Malang Raya. Mulai dari wilayah Sumber Brantas, Kota Batu hingga perbatasan Kab Malang dan Kota Malang.

“Dari data 2019, kami ingin memotret kembali. Memetakan kondisi sungai dan bantaran setelah pandemi 2 tahun lebih kurang terpantau. Hasilnya nanti akan bisa dilihat. Apakah kondisinya jauh lebih baik atau kerusakan dab pencemaran semakin meningkat,” jelas Raymond.

Ia mengatakan, kondisi pencemaran pada 2019 didominasi limbah domestik dan tumpukan sampah padatan di bantaran sungai yang jumlahnya belasan titik antara 15-18 lokasi. Selain itu, titik-titik lokasi rawan longsor karena peralihan fungsi lahan juga menjadi salah satu faktor yang akan dipantau dan dianalisa.

“Selama ini kalau terjadi bencana seperti longsor dan banjir bandang, semua pihak baru merespon dan bertindak. Namun dengan penyusuran ini, kami berharap ada hasil analisa yang bisa menjadi bahan pertimbangan kebijakan kepala daerah dari walikota dan bupati,” tuturnya.

Menurutnya, kajian terkait kondisi hulu Brantas telah banyak dilakukan. Namun data tersebut secara akademis. Dengan penyusuran yang melibatkan elemen masyarakat ini, ia berharap bisa menjadi data untuk pertimbangan kebijakan yang lebih konkret.

“Temuan masyarakat ini akan memberikan efek sosial kebijakan yang lebih baik. Harapannya Wali Kota Batu, Bu Dewanti dan Bupati Malang, Pak Sanusi bisa mengambil langkah kebijakan dari data analisa hasil tim Sabers Pungli ini untuk mendukung kelestarian alam,” pungkasnya.

————————————————–
Departemen Humas dan Informasi Publik

Jasa Tirta I Dukung Misi Ekspedisi Bengawan Solo

Jasa Tirta I Dukung Misi Ekspedisi Bengawan Solo, Membangun Kesadaran Masyarakat Tepian Sungai

Bengawan Solo merupakan sungai terpanjang di pulau Jawa. Keberadaannya berpengaruh besar terhadap perkembangan peradaban manusia di sekitarnya. Selain memberikan manfaat, sungai juga berpotensi membawa musibah. Banjir di musim hujan, kekeringan pada saat kemarau, dan juga pencemaran air akibat limbah maupun sampah. Hal ini tentu tidak terlepas dari aktivitas manusia dan budaya masyarakat di sepanjang sungai.

Berupaya untuk memetakan kondisi Sungai Bengawan Solo, Jasa Tirta I dukung pelaksanaan Misi Ekspedisi Bengawan Solo (MEBS) 2022. Kegiatan yang dilakukan oleh komunitas gabungan dari Stand Up Paddle (SUP), Putra Nusantara, komunitas pecinta lingkungan, akademisi, budayawan, serta kelompok masyarakat ini telah dimulai sejak 14 Juli lalu dan rencananya akan berlanjut selama satu bulan hingga 14 Agustus 2022. Selain fokus pada masalah lingkungan, kegiatan ini juga menyentuh sisi sosio ekonomi masyarakat di sekitar sungai. Tim menginisiasi pembentukan riverside ecological society yang nantinya diharapkan dapat mengimplementasikan kebijakan jasa lingkungan. Adapun kegiatan MEBS menenempuh jarak sejauh 462 kilometer, melintasi 491 desa yang berada di 12 Kabupaten di wilayah Jawa Tengah serta Jawa Timur. Kegiatan dimulai dari pintu air Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri, Jawa Tengah dan nantinya akan berakhir di Desa Bedanten, Gresik, Jawa Timur.

Salah satu bentuk dukungan Jasa Tirta I selaku BUMN Pengelola Sumber Daya Air di Wilayah Sungai Bengawan Solo, diwujudkan berupa kegiatan community meet up yang digelar 10 Agustus 2022 di Bendung Gerak Babat, Lamongan. Rombongan tim MEBS disambut oleh Direktur Utama serta Direktur Operasional PJT I. Dalam kesempatan itu Penanggung Jawab MEBS, Ermiko Effendi menyampaikan sekilas hasil temuan tim ekspedisi di sepanjang Bengawan Solo. diantaranya terkait kondisi di hulu, dimana tim mendapati berbagai masalah sungai baik pencemaran limbah maupun masalah persampahan. Sedangkan di bagian tengah, tim menemui banyak petani yang memiliki sawah di tepian Bengawan namun kesulitan untuk mengakses air untuk kebutuhan irigasi mereka. Sehingga harus memompa langsung air dari sungai. Disampaikan juga bahwasanya di beberapa lokasi masyarakat cukup kesulitan untuk mengakses air dimana saat kemarau terjadi kekurangan air.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Bapak Raymond Valiant Ruritan menyampaikan bahwa kita perlu melihat sungai sebagai benda yang hidup. Bukan hanya sebagai wadah yang hanya dimanfaatkan dan kemudian dijadikan tempat pembuangan. “Perlu adanya penyadaran masyarakat yang berada di tepian sungai untuk bersama-sama merawat sungai melalui penguatan kelembagaan desa yang dilintasi oleh sungai.” terang Raymond. Jasa Tirta I siap mendukung program riverside community yang telah diinisiasi oleh tim MEBS. “Kita cari desa yang siap berkomitmen untuk menyiapkan sisi kelembagaannya, misal membentuk peraturan desa terkait pengelolaan sampah dan penyiapan lahan untuk TPA. PJT I akan masuk dalam pembiayaan bantuan alat pengolahan sampahnya”. jelas beliau.

PJT I juga siap mendukung aksi perdana dari Riverside ecological society berupa kegiatan penanaman bersama disepanjang Bengawan Solo pada bulan September nanti. Rencananya seremoni kegiatan ini akan dipusatkan di Waduk Pidekso. “Kegiatan Konservasi merupakan salah satu hal yang tepat dilaksanakan karena dapat menjaga ketersediaan air dan tentunya menjaga keseimbangan alam”. jelas Raymond di akhir diskusi.

Selain membentuk komunitas masyarakat desa tepi sungai, pada ekspedisi kali ini tim MEBS juga mendorong tiap Pemerintah Kabupaten/Kota untuk membentuk Satgas Patroli Pencemaran Air yang nantinya melakukan monitoring dan pengawasan terhadap pihak yang berpotensi mencemari sungai. Terkait hal ini Direktur Operasional PJT I, Bapak Milfan rantawi menanggapi bahwa hasil penyusuran oleh Tim Ekspedisi Bengawan Solo merupakan potret dari sungai kita. Jika ditemukan ada potensi permasalahan, maka perlu ada upaya tindaklanjutnya. “Satgas patroli pencemaran air ini perlu dibentuk dari kolaborasi berbagai sektor. Ada Pemerintah Daerah selaku regulator, kepolisian, komunitas masyarakat, dan Perusahaan.” jelas beliau. Dibutuhkan keterlibatan multi sektor, karena persoalan sungai adalah masalah bersama. Akan lebih baik jika tim Satgas ini dibentuk per segmen sungai, dari hulu hingga hilir. “Tim ini nanti berperan sebagai cleaning service -nya sungai, yang memiliki kemampuan dan kewenangan dalam menindak para pelaku pencemaran”. Mengakhiri diskusi, beliau mengapresiasi kegiatan yang telah dilakukan oleh Tim MEBS. “Kita bersama harus memiliki kepedulian terhadap sungai, sebagaimana yang telah dilakukan oleh rekan-rekan MEBS”.

————————————————–
Departemen Humas dan Informasi Publik

Tekan Pertumbuhan Eceng Gondok di Rawa Pening, PJT I Tebar 50.000 Benih Ikan

Tekan Pertumbuhan Eceng Gondok di Rawa Pening, PJT I Tebar 50.000 Benih Ikan

Rawa Pening merupakan danau alami di hulu Sungai Tuntang yang terletak di Kabupaten Semarang. Keberadaannya memiliki berbagai manfaat antara lain untuk penyediaan air baku, budidaya ikan, suplai irigasi hingga pariwisata. Kondisi permukaan danau Rawa Pening sempat tertutup oleh eceng gondok. Setidaknya lebih dari 80 persen permukaannya telah dipenuhi oleh gulma air tersebut. Hal ini tentu dapat menurunkan fungsi danau, terutama dari sisi kualitas airnya. Sisa tanaman yang membusuk dan tenggelam di dasar waduk juga mengakibatkan penurunan kapasitasnya, sehingga dapat mengurangi ketersediaan air Sungai Tuntang. Seperti yang terlihat saat ini, Pemerintah melalui BBWS Pemali Juana telah berupaya melakukan pembersihan eceng gondok. Hasilnya saat ini tutupan eceng gondok di danau Rawa Pening sudah jauh berkurang.

Untuk menangani permasalahan danau Rawa Pening diperlukan keterlibatan multisektor. Selaku BUMN pengelola sumber daya air di Wilayah Sungai (WS) Jatun Seluna, PJT I turut berkontribusi dalam upaya konservasi ekosistem danau. Untuk itu, Rabu, 27 Juli 2022 PJT I bersama instasi dan stakeholder terkait melakukan penebaran benih ikan di danau Rawa Pening. Seremonial acara dilaksanakan di area wisata Bukit Cinta, Kebondowo, Kec. Banyubiru, Kab. Semarang.
Pada kegiatan dimaksud dilakukan penebaran 50.000 ekor benih ikan nila dan karper.
Sejumlah pihak turut terlibat diantaranya Pemerintah Daerah Kab. Semarang, BBWS Pemali Juana, Dinas Pusdataru Jawa Tengah, PT Indonesia Power, serta masyarakat kelompok nelayan di sekitar Waduk Rawa Pening.

Direktur Operasional, Milfan Rantawi menjelaskan bahwa tujuan kegiatan penebaran benih ikan ini adalah
untuk menjaga kelestarian alam dan lingkungan di Rawa Pening, sekaligus memberikan sosialisasi ke masyarakat sekitar terkait budidaya perikanan yang ramah lingkungan. “Dengan mengembalikan populasi perikanan darat, diharapkan dapat menyeimbangkan ekosistem perairan dan menekan pertumbuhan eceng gondok di Rawa Pening.” jelas Milfan dalam sambutan yang disampaikan di awal acara.
“Berkurangnya eceng gondok, tentunya juga akan membantu menjaga pasokan air di PLTA Jelok yang airnya diambil melalui Dam Tuntang”.

Beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini akan terus dilaksanakan, sebagai upaya konservasi menjaga keseimbangan ekosistem serta untuk melestarikan jenis ikan asli di Rawa Pening. Selain itu ini merupakan bentuk tanggung jawab kita bersama untuk senantiasa memelihara lingkungan.

Bupati Semarang, Bapak Ngesti Nugraha juga menjelaskan dalam sambutannya yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Semarang bahwa sejak dulu waduk Rawa Pening menjadi sumber mata pencaharian masyarakat sekitarnya, terutama terkait budidaya ikan. Untuk itu perlu adanya restocking populasi ikan, agar pengembangan dan pendayagunaan SDA dapat lebih optimal. Terutama guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Beliau juga menyampaikan pesan agar para kelompok nelayan dapat menggunakan alat tangkap berupa bubu payung dan bubu naga dari Perum Jasa Tirta I yang lebih ramah lingkungan sebagai alternatif pengganti alat tangkap branjang (lift net). “Kami sampaikan terima kasih kepada PJT I dan PT. Indonesia Power yang secara kontinyu telah melakukan penebaran benih ikan di Rawa Pening setiap tahunnya.” ucap beliau di akhir sambutan.
———————————-
Departemen Humas dan Informasi Publik

Perluas Layanan Uji Sampel Di Jawa Tengah, Laboratorium Lingkungan Jasa Tirta I Solo Resmi Peroleh Akreditasi KAN

Perluas Layanan Uji Sampel Di Jawa Tengah, Laboratorium Lingkungan Jasa Tirta I Solo Resmi Peroleh Akreditasi KAN

Hampir setiap aktivitas manusia memberikan dampak terhadap keseimbangan lingkungan. Untuk itu diperlukan adanya kepedulian atas pelestarian lingkungan di setiap aspek. Negara melalui UU Nomor 32 tahun 2009 telah mengatur upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, dimana di dalamnya dijelaskan bahwa setiap usaha wajib menjaga keberlanjutan fungsi lingkungan hidup dengan cara selalu menaati ketentuan baku mutu lingkungan yang telah ditetapkan.

Hal ini berlaku juga pada kondisi lingkungan sungai atau perairan darat lainnya. Kualitas sungai dapat tercemar dengan adanya buangan limbah yang melebihi baku mutu. Untuk itu setiap kegiatan usaha wajib melakukan pemantauan mutu air limbahnya, dengan menggunakan metode pengujian sesuai standar dan dilakukan oleh Laboratorium yang teregistrasi oleh Menteri.

Perum Jasa Tirta I (PJT I) adalah BUMN yang diberikan amanah untuk melaksanakan sebagian tugas dan tanggung jawab Pemerintah dalam Pengelolaan Sumber Daya Air di wilayah kerja Perusahaan. Wilayah Sungai (WS) Bengawan Solo, Jratun Seluna, dan Serayu Bogowonto termasuk wilayah kerja PJT I yang berada di Jawa Tengah. Untuk dapat memperluas jangkauannya dalam melakukan pemantauan dan evaluasi kualitas air sungai di tiga wilayah tersebut, sejak 2019 lalu PJT I telah membuka unit laboratorium lingkungan di Solo. Unit ini merupakan laboratorium lingkungan ketiga yang dikelola oleh PJT I, dimana dua sebelumnya ada di Malang dan Mojokerto. semua unit laboratorium tersebut telah terakreditasi ISO 17025 : 2017 sesuai dengan Surat Keputusan Komite Akreditasi Nasional (KAN) Nomor : 650/3.a.1/LAB/05/2022 dengan no. Akreditasi LP – 1646 – IDN. Dengan terakreditasinya laboratorium PJT I di Solo, kegiatan pemantauan kualitas air di wilayah Jawa Tengah dapat dilakukan dengan lebih efisien dan efektif. Sehingga pelaporan evaluasi hasil pemantauan juga dapat diterima lebih cepat oleh para pengguna sumber daya air maupun instansi Pemerintah terkait.

Selain melaksanakan tugas pemantauan kualitas air, laboratorium lingkungan PJT I juga menerima permintaan layanan pengambilan maupun pengujian sampel. Adapun ruang lingkup akreditasi meliputi jasa pengambilan sampel dan analisa uji laboratorium untuk sampel air sungai atau air permukaan, air limbah, air bersih, air minum, AMDK, dan udara Ambient dengan parameter uji fisika, kimia dan mikrobiologi.

Sebagai bentuk sosialisasi atas ditetapkannya Laboratorium Lingkungan PJT I solo menjadi laboratorium teregistrasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, 26 Juli 2022 lalu digelar acara temu pelanggan di Graha Tirta PJT I Solo. Kegiatan dihadiri oleh 50 pelaku usaha di wilayah kerja PJT I di Jawa Tengah. Pada kegiatan tersebut hadir Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Tri Astuti. Beliau mensosialisasikan kewajiban para pelaku usaha untuk melakukan pemantauan lingkungan dengan pengujian limbah oleh laboratorium teregistrasi, sesuai ketentuan PP nomor 22 tahun 2021.

Milfan Rantawi selaku Direktur Operasional PJT I menyampaikan dalam sambutannya, beliau berharap kehadiran Unit Laboratorium Lingkungan PJT I terakreditasi yang beralamat di Jl. Kartosuro Km 7 Solo dapat membantu Pemerintah dalam upaya pengendalian pencemaran kualitas air di Wilayah Kawa Tengah. “Dengan terakreditasinya Laboratorium kami yang ada di Solo akan mempermudah kegiatan pemantauan kualitas air sungai. Disamping itu, sebagai laboratorium teregistrasi kami juga dapat melayani pengujian sampel limbah dari para pelaku usaha di Jawa Tengah secara profesional,” terang Milfan.
Menutup pernyataannya, beliau menyampaikan bahwa laboratorium lingkungan PJT I didukung oleh personil yang tersertifikasi dan berkompeten di bidang pengujian dan pengambilan sampel. “Kami siap melayani dengan mengutamakan kepuasan pelanggan dengan hasil akurat dan harga yang kompetitif.”

———————————-
Departemen Humas dan Informasi Publik

0e1a0267-0ce0-49f4-b739-1b787ec42b21

Tekankan Amanah Pengelolaan Sumber Daya Air, PJT I Kembali Gelar Sosialisasi BJPSDA di Jawa Tengah

Bagaimana negara membiayai kegiatan pemeliharaan dan pelestarian sumber daya air (SDA), terutama untuk sumber air yang berada di permukaan tanah?

Air merupakan salah satu kekayaan alam yang keberadaannya dikuasai penuh oleh negara. Hal ini sejalan dengan apa yang ditetapkan dalam konstitusi Indonesia – UUD 1945 sebagai hukum dasar tertinggi di negeri ini. Untuk menjaga kelestarian SDA, Pemerintah melakukan upaya pengelolaan secara terencana dan berkelanjutan. Sehingga dibutuhkan adanya skema pembiayaan yang rigid dan berkeadilan, tanpa menghilangkan hak untuk memperoleh air sebagai kebutuhan dasar kehidupan di muka bumi ini.

Mata air, sungai, danau, rawa merupakan sumber air yang berada di atas permukaan tanah. Sumber air permukaan ini harus dapat membiayai dirinya sendiri. Dengan kemandiriannya diharapkan ketersediaan air dapat bermanfaat secara kontinyu. Prinsip beneficiaries to pay atau pemanfaat membayar merupakan salah satu mekanisme pembiayaan yang ditetapkan oleh negara dalam pengelolaan SDA. Sebagaimana dijelaskan pada UU No.17 tahun 2019 bahwa Biaya Jasa Pengelolaan SDA (BJPSDA) merupakan salah satu instrumen biaya yang dikenakan pada para pengguna sumber daya air yang peruntukannya kembali untuk mengelola air itu sendiri. Selain BJPSDA, sumber dana pengelolaan SDA juga dapat berasal dari APBN dan kontribusi swasta. Hal ini sebagai perimbangan atas “ability to pay” dari para pengguna air. Sehingga dalam menetapkan tarif BJPSDA, pemerintah juga memperhitungkan kemampuan para pemanfaat untuk membayar.

Untuk memberikan pemahaman kepada pengguna SDA, Perum Jasa Tirta I (PJT I) bersama dengan Kementerian PUPR kembali menggelar sosialisasi untuk para pengguna air di sektor PDAM wilayah Jawa Tengah. Kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 14 Juli 2022 bertempat di Hotel Harris, Semarang. Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan menyampaikan bahwa kegiatan kali ini ditujukan untuk memperdalam pemahaman sekaligus membangun kesadaran bersama akan ketaatan terhadap UU 17 tahun 2019 guna tercapainya amanat peraturan tersebut. “Kami (PJT I) senantiasa mengemban amanah dalam mengelola BJPSDA yang kami terima dari para pemanfaat. Biaya tersebut kami kelola sepenuhnya untuk konservasi, operasi dan pemeliharaan, serta pengendalian daya rusak air.” jelas Raymond dalam sambutannya. Beliau juga menyampaikan bahwa PJT I siap untuk melayani kebutuhan para pemanfaat dalam memperoleh air baku. “Jangan segan untuk menghubungi kami jika ada masalah pada air baku di intake para pemanfaat, kami akan berupaya menanganinya”.

Sejumlah narasumber dari Kementerian PUPR hadir memberikan penjelasan kepada para peserta dari 35 PDAM di Wilayah Sungai Serayu Bogowonto, Jratun Seluna dan Bengawan Solo. Diantaranya dari Direktorat Bina OP, Dirjen SDA Kementerian PUPR dengan penjelasan tentang Penetapan BJPSDA dan Penggunaannya”. Narasumber kedua yakni Kepala Bagian Penyusunan Peraturan Perundang-undangan dan Kepatuhan Intern, Sekjen Kementerian PUPR yang menyampaikan tentang Peraturan Hukum Terkait Izin Pengelolaan Sumber Daya Air dan Tarif BJPSDA. Paparan terakhir disampaikan oleh Kepala Bidang O&P BBWS Pemali Juana dengan materi sosialisasi terkait Rekomendasi Teknis Pengusahaan dan Penggunaan Sumber Daya Air.

Selain BJPSDA, para pemanfaat air permukaan juga wajib memiliki Izin Penggunaan SDA. Ketaatan para pengguna air akan kewajibannya merupakan kontribusi penting dalam pengelolaan SDA. Sinergi antara Pemerintah, PJT I dan para pemanfaat dapat membuahkan Pengelolaan SDA secara terpadu dan berkelanjutan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
___________
Departemen Humas & Informasi Publik
Perum Jasa Tirta I

Lelang

Pengumuman Lelang Barang Bekas/ Aktiva Perusahaan Umum Jasa Tirta I

Perusahaan Umum Jasa Tirta I akan mengadakan Lelang Barang Bekas/Aktiva Perusahaan Umum Jasa Tirta I melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Malang.

Pelaksanaan lelang dengan jenis penawaran melalui internet ( closed bidding ) pada halaman resmi DJKN Lelang Indonesia (http:/lelang.go.id)

Pelaksanaan Lelang: Rabu, 29 Juni 2022 Jam 11:00 Server WIB
Penutupan Penawaran : Rabu, 29 Juni 2022 Jam 11:00 Server WIB

Narahubung Sdr. M. Sodikin 0813-3442-4220 atau Syaikhu Hidayat 0811-3662-022

Informasi selengkapnya dapat dibaca pada pengumuman berikut:

WhatsApp Image 2022-06-17 at 14.55.11

Jasa Tirta I Bersama Kementerian PUPR Gelar Sosialisasi Pengelolaan SDA Ke Perpamsi Jawa Tengah

Yogyakarta – Air merupakan komponen vital yang dibutuhkan bagi kehidupan. Untuk dapat memberikan manfaat secara optimal, Sumber Daya Air (SDA) harus dikelola secara terintegrasi. Ada lima pilar pengelolaan SDA, antara lain konservasi, pendayagunaan air, pengendalian daya rusak air, sistem informasi SDA dan pemberdayaan masyarakat. Pembiayaan pengelolaan SDA dapat diperoleh melalui APBN, swasta, maupun dari retribusi yang dipungut dari pihak yang memanfaatkan keberadaan air.

Namun agar pengelolaan dapat berkelanjutan, sungai harus bisa membiayai diri sendiri. Prinsip kemandirian inilah yang melandasi Pemerintah menerbitkan aturan Biaya Jasa Pengelolaan SDA (BJPSDA) yakni biaya yang dikenakan kepada badan usaha atau perorangan yang memanfaatkan keberadaan air. Biaya ini nantinya digunakan kembali untuk pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan.

Untuk memberikan pemahaman konsepsi pembiayaan pengelolaan SDA, Perum Jasa Tirta I (PJT I) menggelar sosialisasi BJPSDA kepada para pengguna air permukaan khususnya PDAM di wilayah Jawa Tengah serta Pengurus Persatuan Perusahaan Air Minum (Perpamsi) Jawa Tengah. Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 13 Juni 2022 bertempat di Hotel Grand Mercure Yogyakarta.

Kegiatan sosialisasi dibuka oleh Direktur Operasional PJT I, Milfan Rantawi. Dalam sambutannya Milfan menyampaikan bahwa PJT I merupakan BUMN yang diberikan amanah dalam membantu tugas Pemerintah untuk melakukan pengelolaan sumber daya air, terutama air permukaan di beberapa wilayah sungai yang menjadi kewenangan Pemerintah Pusat. Termasuk wilayah sungai Jratun Seluna, Serayu Bogowonto dan Bengawan Solo yang berada di Jawa Tengah. “Menjadi kewajiban kami untuk dapat melaksanakan pengelolaan SDA, untuk itu perlu adanya profesionalitas dan komitmen dalam mengembannya,” terang Milfan. “Kontribusi dari para pihak yang berkepentingan menggunakan air, menjadikan sungai dapat secara mandiri membiayai dirinya sendiri. Sehingga nantinya dapat tercapai pengelolaan secara terintegrasi serta manfaatnya dapat dirasakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran bersama.” Jelas Milfan di tengah sambutannya.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut hadir tiga narasumber dari Kementerian PUPR selaku kementerian teknis yang membidangi Pengelolaan SDA, antara lain Nur Widiyati dari Dit Bina OP, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR yang menyampaikan tentang penetapan tarif Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air dan penggunannya. Berikutnya narasumber dari Biro Hukum Kementerian PUPR, Mardi Parnowiyoto selaku Kepala Bagian Penyusunan Peraturan Perundang-undangan dan Kepatuhan Intern. Mardi menyampaikan tentang instrumen hukum terkait Izin Pengelolaan Sumber Daya Air dan pembiayaan SDA menggunakan BJPSDA. Narasumber ketiga yaitu Andri Rachmanto Wibowo, Kepala Bidang OP BBWS Pemali Juana.

Lingkup sosialisasi seputar peraturan terkait UU No. 17 tahun 2019 tentang Sumber Daya Air, PP No. 121 tahun 2015 tentang Pengusahaan SDA dan Permen PUPR No. 18/PRT/M/2015 terkait mekanisme penetapan tarif BJPSDA. Salah satu poin sosialisasi yakni menjelaskan bahwa Perusahaan Daerah Air Minum selaku Pengguna Sumber Daya Air berkewajiban untuk membayar Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA) sesuai Izin Pengusahaan Sumber Daya Air yang diterbitkan oleh Menteri PUPR. Disampaikan juga bahwa pengguna air permukaan yang dikenakan kewajiban disini adalah badan usaha atau perorangan yang mengambil air dari mata air, sungai, danau, waduk, rawa, atau sumber air lainnya sebagaimana dijelaskan dalam UU 17/2019 pasal 29.

Dihubungi Kamis, 16 Juni 2022 Direktur Operasional PJT I Milfan Rantawi menyampaikan bahwa dukungan, sinergi, dan kolaborasi berbagai pihak tentunya sangat diperlukan oleh PJT I yang diamanatkan Pemerintah dalam melaksanakan pengelolaan Sumber Daya Air. Diharapkan dengan pengelolaan Sumber Daya Air yang baik, dapat menjadikan keamanan dan ketahanan sumber daya air itu sendiri, sehingga tidak hanya bisa kita nikmati saat ini, namun hingga anak cucu kita nanti. Milfan juga menyampaikan bahwa tujuan sosialisasi ini sebagai wadah diskusi sekaligus memberikan pemahaman akan pentingnya BJPSDA dalam mendukung pengelolaan SDA terpadu dalam suatu Wilayah Sungai. Menutup pembicaraan, beliau menyampaikan bahwa PJT I selalu siap untuk menyelenggarakan kegiatan sosialisasi serupa kepada para pengguna air permukaan di wilayah kerjanya, hal ini agar pengelolaan SDA di wilayah Jawa Tengah terus meningkat derajat OPnya selaras dengan penambahan derajat kontribusi pemanfaat yang menjadi salah satu faktor dalam menetapkan besarnya tarif BJPSDA.
———————————-
Departemen Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2022-06-09 at 09.09.56 (1)

Sinergi Jasa Tirta I, PT Kilang Pertamina International RU IV dan Pemerintah Kabupaten Cilacap Lestarikan Sungai Donan

Sebagai BUMN pengelola Sumber Daya Air sebagaimana diamatkan PP 46 Tahun 2010 dan Kepres 2 Tahun 2014, Perum Jasa Tirta I (PJT I) telah hadir memberikan pelayanannya di 5 Wilayah Sungai di Indonesia, salah satunya pengelolaan di Wilayah Sungai Serayu Bogowonto sejak tahun 2016. Kegiatan pengelolaan sumber daya air yang dilakukan diantaranya berupa konservasi dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun 2022 ini, PJT I bekerjasama dengan Pemkab Cilacap serta PT. Kilang Pertamina Internasional (PT. KPI) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan konservasi Pelestarian Sungai Donan yang terlaksana pada Selasa, 7 Juni 2022 di Kelurahan Kutawaru, Kabupaten Cilacap.

Turut hadir dalam acara tersebut, Direktur Utama PJT I, Kepala Biro Infrastruktur Sumber Daya Alam Provinsi Jawa Tengah, Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cilacal, General Manager PT Kilang Pertamina Internasional RU IV Cilacap serta perwakilan instansi terkait lainnya. Dalam acara tersebut juga dilaksanakan kegiatan penyerahan bantuan secara simbolis dari PJT I kepada pemerintah Kabupaten Cilacap berupa 50.000 batang bibit mangrove, 1.000 ekor bibit kepiting, dan 10 unit sumur resapan serta pemberian sosialisasi kepada masyarakat di sekitar Sungai Donan mengenai strategi pengelolaan Lingkungan Hidup dan penerapannya.

Dalam wawancaranya, Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Bapak Raymond Valiant Ruritan menyampaikan bahwa upaya konservasi muara Sungai Donan ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2016, bersinergi dengan instansi melakukan kegiatan konservasi dan sosialisasi. Hingga tahun ini berarti Kami telah melakukan konservasi 300.000 bibit mangrove untuk menghijaukan muara Sungai Donan. Konservasi ini bertujuan untuk meminimalisir dampak abrasi air laut serta melestarikan ekosistem biota muara sungai. Sebagai salah satu aspek penting penunjang perekonomian di Kabupaten Cilacap, Sungai Donan banyak dimanfaatkan oleh masyarakat dan industri yang berada di sekitarnya, diantaranya sebagai jalur transportasi, penyediaan air baku, dan budidaya kepiting dan perikanan. Harapannya kegiatan ini dapat terus terlaksana agar manfaatnya semakin dapat dinikmati banyak pihak.

Lebih lanjut Beliau menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan ini. “Kami berharap sinergi antara PJT I, PT KPI RU IV, dan Pemerintah Kabupaten Cilacap tetap terjalin dengan baik, khususnya dalam pelestarian Sungai Donan”, ujar beliau. Adapun kegiatan sosialisasi ini pun juga dapat membangun kesadaran dan pemahaman masyarakat dan seluruh pihak akan pentingnya menjaga lingkungan dan kelestarian Sungai.

Menutup pembicaraan, beliau menyampaikan harapannya agar sinergi yang telah terjalin ini dapat tetap terjaga di waktu yang akan datang. Serta mengajak masyarakat untuk peduli akan kelestarian Sungai Donan. “Kita Peduli, Donan Pun Akan Lestari” pungkas beliau.

———————————————–

Departemen Humas dan Informasi Publik

WhatsApp-Image-2022-06-09-at-09.09.56

Jasa Tirta I Dampingi Pendirian Laboratorium Air Perumda Tirta Kanjuruhan

Sebagai tindak lanjut dari Kerjasama antara Perum Jasa Tirta I (PJT I) dan Perumda Tirta Kanjuruhan, Kedua belah pihak bersepakat untuk menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) terkait Pengelolaan dan Pelayanan Air Bersih. Secara spesifik kerjasama akan dilakukan dalam bidang pelayanan uji kualitas air. Penandatanganan dilaksanakan pada Sabtu, 04 Juni 2022 pada acara tasyakuran ulang tahun Perumda Tirta Kanjuruhan. MoU ditandatangani oleh Manajer Utama Bisnis Strategis (MUBS) Perum Jasa Tirta I Bapak M. Taufiruqurrachman dan Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan Bapak Syamsul Hadi. Hadir dalam kegiatan dimaksud Direktur Operasional PJT I Milfan Rantawi serta Bupati Malang HM Sanusi.

Dihubungi Senin, 06 Juni 2022, Bapak Milfan menyampaikan bahwa sinergi antara Jasa Tirta I dengan Perumda Tirta Kanjuruhan telah terjalin lebih dari lima tahun. Utamanya terkait kerjasama dalam hal pengujian kualitas sampel air, dimana selama ini telah terjalin dengan baik. “Kami berupaya memberikan layanan dengan jaminan mutu sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Baik dari kualitas hasil uji laboratorium, maupun kecepatan proses analisa hingga diperoleh sertifikat hasil uji. Semuanya harus sesuai dengan komitmen yang disepakati bersama Perumda” jelas Milfan.

Beliau menambahkan bahwa sinergi dan kolaborasi tentunya diharapkan akan terus berjalan dengan baik antara kedua belah pihak. Tahun ini dukungan kepada pihak Perumda Tirta Kanjuruhan kami tingkatkan berupa pendampingan terhadap SDM dari pihak Perumda dalam rangka pendirian laboratorium kualitas air yang terakreditasi. Harapannya, melalui pendampingan ini dapat meningkatkan kualitas layanan air minum masyarakat di Kabupaten Malang. “Sebagai laboratorium rujukan skala nasional, Laboratorium Lingkungan PJT I memiliki peran untuk meningkatkan kapabilitas laboratorium lain untuk memperoleh akreditasi. Di sini kami harus hadir.” terang Milfan.

Dalam kesempatan ini, Direktur Operasional PJT I juga menyampaikan bahwa ke depan perusahaannya siap berkolaborasi untuk bidang layanan sumber daya air lainnya. Semisal kerjasama dalam penyediaan layanan air bersih melalui mekanisme SPAM atau pengolahan air baku menjadi air bersih. “Kami juga siap kerjasama dalam hal pengolahan air bersih. Ada sejumlah titik sumber air yang telah kami kaji ketersediaan airnya. Kami yang akan kelola air bakunya (sungai.red), sehingga PDAM bisa fokus dengan layanan distribusi ke end user (masyarakat.red)”.

Perum Jasa Tirta I menjadi salah satu BUMN yang mengelola Sumber Daya Air di Indonesia yang mengelola 5 wilayah sungai, termasuk diantaranya WS Brantas. Untuk mengoptimalkan pelaksanaan tupoksi, perusahaan memiliki laboratorium lingkungan dengan fungsi utamanya untuk melaksanakan pemantauan dan evaluasi kualitas air pada Sumber Air yang menjadi tanggung jawab Perusahaan.

Laboratorium Lingkungan Perum Jasa Tirta I menerapkan Sistem Manajemen Mutu sesuai ISO/IEC 17025 mulai tahun 2003 dan sampai dengan saat ini terus dilakukan resertifikasi. Yang terbaru yakni akreditasi ISO 17025 : 2017 oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) untuk laboratorium pengujian dan kalibrasi dengan ruang lingkup air dan udara. Di samping itu, Laboratorium Lingkungan Perum Jasa Tirta I juga telah menjadi laboratorium Rekomendasi Nasional yang ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sejak tahun 2009.

———————————-

Departemen Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2022-05-11 at 10.56.09

Perum Jasa Tirta I dan PT. Indra Karya Kolaborasi Untuk Optimasi Penguatan Peran BUMN Sektor Sumber Daya Air

Jakarta – Penguatan peran BUMN di sektor Sumber Daya Air (SDA) menjadi salah satu agenda Perum Jasa Tirta (PJT) I tahun ini, diantaranya ditempuh melalui optimasi sumber daya Perusahaan. Untuk itulah, Selasa (10/5) dilakukan penandatanganan nota kesepahaman kerjasama antara PJT I dengan PT. Indra Karya (persero). Bertempat di Kantor PJT I Jakarta, Direktur Utama dari kedua BUMN yang memiliki DNA di bidang sumber daya air ini menandatangani sekaligus menyepakati kerjasama di bidang optimasi pemanfaatan sumber daya Perusahaan. Dari pihak PJT I diwakili oleh Raymond Valiant Ruritan selaku Direktur Utama, begitu pula dari Indra Karya diwakili oleh Direktur Utama, Gok Ari Joso Simamora.

Kesepakatan kedua belah pihak berfokus kepada tiga hal yaitu kerjasama di bidang SDA terutama pengembangan pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan SDA. Kedua adalah terkait pengelolaan sumber daya perusahaan, khususnya dalam hal penggunaan teknologi Enterprise Resources Planning (ERP) untuk mengelola SDM dan keuangan Perusahaan. Dan ketiga, kerjasama dalam hal penguatan proses bisnis jasa konsultansi serta laboratorium lingkungan (air, tanah dan udara).

Untuk mempercepat realisasi kerjasama, pada kesempatan tersebut juga dibahas terkait pembentukan pokja yang beranggotakan para praktisi dari kedua belah pihak. Harapannya kerjasama kedua pihak ini dapat segera terealisasi, baik berupa pengkajian, pengembangan maupun pengusahaan atas pemanfaatan sumber daya dari kedua Perusahaan.

Dihubungi terpisah, Direktur Utama PJT I Bapak Raymond Valiant Ruritan menyampaikan apresiasi atas kerjasama dimaksud. “Kerjasama ini sebagai upaya untuk penguatan peran BUMN di sektor SDA, yang juga merupakan bagian dari Holding Danareksa”, jelas Raymond. MoU kedua belah pihak sebagai bentuk kolaborasi antar BUMN dengan dibentuknya klaster, dimana PJT I dan Indra Karya masuk di dalam klaster Danareksa. Disampaikan oleh Raymond bahwa kerjasama ini juga merupakan langkah PJT I dalam menghadapi era disrupsi, karena tidak hanya berfokus kepada pengelolaan SDA namun juga pemanfaatan teknologi serta optimasi aset. “Ini juga selaras dengan blueprint pengembangan jangka panjang perusahaan dalam hal optimasi bisnis baik SDA maupun non SDA” ucap beliau. Raymond menyampaikan bahwa dengan adanya kerjasama ini akan meningkatkan value added perusahaan untuk dapat semakin bersaing di kancah nasional serta global.

Senada dengan pernyataan Direktur Utama PJT I, Direktur Utama PT. Indra Karya (Persero) Bapak Gok Ari Joso Simamora menyampaikan harapannya bahwa dengan kerjasama ini dapat meningkatkan performa kedua perusahaan. Beliau menyampaikan bahwa Indra Karya memiliki keahlian di bidang Jasa Konsultan Engineering, Developer dan Industri yang tentunya dapat mendukung optimasi yang diharapkan oleh PJT I. “Potensi yang kami miliki dalam bidang konsultansi, diharapkan dapat mendukung pengembangan PJT I tentunya dan mampu memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak”, tutur beliau. Pengalaman lebih dari 60 tahun yang dimiliki diharapkan dapat menjadi modal awal untuk semakin memperkuat positioning kedua belah pihak sebagai BUMN di Indonesia.

Kolaborasi dan sinergi BUMN menjadi landasan awal kerjasama kedua belah pihak. Memberikan pelayanan terbaik untuk para pihak yang berkepentingan serta masyarakat menjadi komitmen kedua belah dan MoU menjadi langkah awal mewujudkan hal tersebut. Pengembangan tentunya akan terus dilaksanakan dan harapannya peningkatan performa dan layanan akan semakin baik kedepannya.

————————

Departemen Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2022-05-11 at 15.26.45

Dukung Konservasi WS Serayu Bogowonto, PJT I dan Pertamina Lakukan Penanaman 50.000 Batang Pohon

Sinergi dan kolaborasi terus dilakukan oleh PJT I sebagai upaya untuk menjaga Sumber Daya Air. Dan kali ini PJT I bersama dengan PT Pertamina (Persero) Refinery Unit IV melakukan konservasi di area Wilayah Sungai (WS) Serayu Bogowonto, Cilacap. Kegiatan ini merupakan agenda kerjasama kedua belah pihak pada tahun 2022 dan sebagai bentuk pelayanan manfaat langsung atas pembayaran Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA) oleh PT Pertamina (Persero) RU IV untuk penggunaan air Sungai Donan di tahun 2022. Program pengelolaan sumber daya air tersebut dilaksanakan berupa penanaman 50.000 batang tanaman mangrove.

Dihubungi terpisah, Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi kegiatan rutin yang dilakukan perusahaan. Tujuannya untuk melestarikan sumber daya air yang ada di WS Serayu Bogowonto, sehingga air dapat terus mengalir secara berkelanjutan. Penanaman mangrove ini telah berjalan selama 3 tahun berturut-turut, dan tentunya diharapkan dapat terus terprogram kedepannya.

Ada sedikit perubahan dari tahun lalu. Jika sebelumnya tanaman yang digunakan untuk kegiatan konservasi adalah campuran dari tanaman keras dan mangrove, tahun ini hanya menggunakan tanaman mangrove saja. “Tahun ini kita fokus ke mangrove, sekaligus sebagai upaya untuk mendukung mitra binaan dari PT Pertamina (Persero) RU IV”, ucap beliau. Kami tentunya mendukung mitra binaan dalam hal ini UMKM binaan Pertamina. Hal ini sebagai bentuk sinergi BUMN sekaligus juga upaya untuk tetap melaksanakan tupoksi PJT I dalam hal konservasi SDA.

Disampaikan bahwa PJT I menyadari pentingnya mitra dalam hal pengelolaan SDA. Kegiatan konservasi semacam ini akan terus digiatkan dengan seluruh mitra perusahaan yang tersebar di WS Brantas hingga Toba Asahan. Hal ini menjadi penting karena perusahaan menyadari bahwa tidak mungkin untuk melakukan pengelolaan secara individu namun dibutuhkan kerjasama dan kolaborasi dengan mitra dan stakeholder terkait. Menutup pembicaraan beliau menyampaikan harapannya agar kolaborasi dapat terus terbina dengan baik dan kedepannya perusahaan dapat semakin berkontribusi untuk memberikan yang terbaik dalam pengelolaan SDA. Salam sinergi!

————————

Departemen Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2022-05-11 at 14.34.01

Perum Jasa Tirta I Serius Kembangkan Potensi Energi Terbarukan

Selaras dengan rencana Pemerintah untuk meningkatkan bauran energi baru terbarukan (EBT), Perum Jasa Tirta I serius untuk melakukan pengembangan potensi pembangkitan energi tersebut pada infrastruktur yang dikelola. Sebagaimana telah diprogramkan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dalam Prioritas Nasional (PN) Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2022, Pemerintah menargetkan porsi EBT mencapai 15,7% dari bauran energi nasional dan akan terus meningkat hingga 23% di tahun 2024. Untuk mendukung hal tersebut, PJT I sudah mulai mencanangkan keterlibatannya sejak awal tahun.

Untuk mencapai target bauran EBT, pemerintah membuat beberapa sasaran program. Diantaranya berupa peningkatan pemenuhan kebutuhan energi diutamakan melalui EBT dengan kapasitas (kumulatif) sebesar 13,9 giga watt. Disampaikan oleh Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant bahwa perusahaannya saat ini serius melakukan pengembangan untuk energi terbarukan dari berbagai sumber energi yang berpotensi di wilayah kerjanya. Selain pembangkit listrik berbasis tenaga air (PLTA/PLTM), PJT I juga mulai mengembangkan potensi PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) dan PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu) yang dapat dibangkitkan di Waduk dan Bendungan yang dikelola perusahaan.

“Kami sudah menggandeng konsultan untuk meninjau lokasi mana yang sesuai, sejauh ini ada dua Wilayah Sungai yang sekiranya memenuhi kriteria yaitu di WS Brantas dan WS Bengawan Solo”, ujar beliau. Saat ini sedang dalam tahap studi awal untuk menetapkan lokasi-lokasi mana yang strategis dan memiliki potensi untuk pengembangan PLTB dimaksud. Untuk lokasi detailnya masih dalam proses pengecekan oleh konsultan, karena tidak hanya di Bendung ataupun Bendungan namun juga ada di Pintu Air serta Floodway.

Selain PLTB, PJT I juga serius untuk melakukan pengembangan PLTS pada infrastruktur yang dikelola perusahaan. Sebagai langkah percepatan, PJT I telah membuka peluang kerjasama dengan para investor. Disampaikan terpisah oleh Direktur Operasional PJT I, Milfan Rantawi bahwa hingga saat ini telah masuk beberapa surat keberminatan kerjasama (LoI) dari sejumlah investor. “Ada beberapa investor asing yang sudah menyatakan minatnya, terutama untuk potensi listrik yang sudah masuk di dalam RUPTL seperti PLTS Kedungombo dan PLTS Sutami. Kami harus menangkap dan mendetilkan peluang ini”.
Untuk mempercepat capaian target tersebut, saat ini PJT I sudah menggandeng salah satu investor Jepang, PT. Marubeni Corporation. Diawali dengan penandatanganan kesepahaman bersama (MoU) pada 21 April 2022 lalu oleh Direktur Utama PJT I Bapak Raymond Valiant Ruritan dan Perwakilan Marubeni di Indonesia sekaligus Direktur Utama PT Matlamat Cakera Canggih, Mr. Shigeru Nagashima.

Dirut PJT I menyampaikan bahwa ini baru langkah awal, dimana selanjutnya masih banyak hal yang harus dilaksanakan mulai dari perizinan, perolehan power purchase agreement (PPA) dari PLN, pengurusan rekomendasi teknis terkait keamanan bendungan dari Balai Bendungan, hingga nanti proyek dapat terbangun dan beroperasi (COD). Meskipun demikian beliau berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi langkah nyata perusahaan untuk serius melakukan pengembangan energi terbarukan. “Harapannya kegiatan ini akan berefek positif dalam mendukung ketahanan energi dan meningkatkan performa bisnis perusahaan kedepannya.” ujar beliau menutup pembicaraan.

————————

Departemen Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2022-05-11 at 15.24.52

Jasa Tirta I Berbagi untuk Sesama di Bulan Ramadan

Bulan Ramadan merupakan saat yang tepat untuk kita mendekatkan diri kepada Allah SWT, merayakannya secara sederhana merupakan salah satu cara Jasa Tirta I untuk mensyukuri hal dimaksud. Mengadakan kegiatan perayaan Nuzulul Qur’an pada 20 April 2022 Jasa Tirta I berupaya merangkul dan memberikan bantuan kepada sekitar.

Mengundang Dua Yayasan Panti Asuhan yaitu Yayasan KNDJH Malang dan Yayasan Al Khaff Jabung, perayaan Nuzulul Qur’am dilaksanakan dengan pemberian santunan. Selain pemberian santunan, kegiatan juga diisi dengan pemberian zakat mal karyawan melalui BAZNAS kota Malang. Kegiatan sendiri kemudian ditutup dengan tausiyah tentang keistimewaaan Nuzulul Quran dan Bulan Ramadan.

Dihubungi kemudian, Direktur Keuangan, Pengelolaan, dan Manajemen Risiko Perum Jasa Tirta I Bapak Mukhamad Taufiq menyampaikan rasa syukurnya bahwa kegiatan dapat terlaksana setelah sebelumnya tidak dilaksanakan selama dua tahun karena pandemi Covid-19. “Alhamdulilah tahun ini kita dapat melaksanakan kegiatan dengan tetap menerapkan prokes dan jumlah undangan terbatas”, ujar beliau. Kami menyiasatinya dengan melaksanakan kegiatan secara hybrid (daring dan luring) untuk meminimalkan jumlah yang hadir.

Kegiatan penggalangan dana yang dilakukan oleh Badan Pembina Dakwah Islam (BPDI) PJT I berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp. 24.650.000. Selain uang tunai bingkisan juga diberikan untuk seluruh adik-adik dari kedua yayasan dimaksud. Pihak PJT I juga menyerahkan zakat mal karyawan yang juga dititipkan melalui BPDI sebesar Rp. 27.430.775 kemudian diserahkan kepada BAZNAS Kota Malang.

Menutup pembicaraan, beliau menyampaikan harapannya agar perayaan Nuzulul Quran 1443 H dapat membentuk pribadi tangguh yang menerapkan nilai AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) dengan dilandasi dengan ajaran Al Quran.

————————

Departemen Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2022-04-06 at 10.14.51

Flushing Wlingi-Lodoyo,Upaya Menjaga Efektivitas Tampungan Waduk

Flushing atau penggelontoran waduk merupakan salah satu kegiatan pemeliharaan infrastruktur sumber daya air yang dilakukan Perum Jasa Tirta I yang kali ini dilaksanakan di Waduk Wlingi dan Lodoyo yang terletak di Blitar, Jawa Timur. Kegiatan yang sebelumnya sempat terhenti dilaksanakan pada tahun 2020 dan 2021, akhirnya dapat kembali terlaksana pada 21-26 Maret 2022. Melalui flushing, selain dapat menjamin keberlangsungan fungsi Bendungan Wlingi dan Bendung Lodoyo, juga bertujuan untuk mengoptimalkan ruang tampungan air sehingga dapat meningkatkan suplai air untuk berbagai kebutuhan di hilirnya. Flushing dapat membersihkan sampah sekaligus sedimen yang menumpuk di dasar waduk, terutama yang terletak di depan intake PLTA Wlingi dan Lodoyo. Kegiatan ini dapat meningkatkan efektivitas dan mengoptimalkan penyaluran air untuk produksi listrik melalui PLTA Wlingi dan Lodoyo serta suplai irigasi Lodagung untuk lahan pertanian seluas 15.132 hektare.

Untuk dapat melakukan kegiatan flushing perlu adanya penghentian operasi PLTA maupun suplai air untuk Daerah Irigasi (DI) Lodagung, selain itu diperlukan juga penutupan jalan akses lintas Bendungan Wlingi dan jalan akses lintas Bendung Lodoyo. Direktur Operasional Perum Jasa Tirta I, Milfan Rantawi menyampaikan pada Kamis 31 Maret 2022 bahwa segala konsekuensi atas kegiatan flushing telah diinformasikan kepada seluruh pihak terkait baik mitra, stakeholder serta masyarakat. Sosialisasi kegiatan telah kami laksanakan sebelumnya, agar masyarakat dan para pengguna air dapat memperoleh informasi dengan baik. “Pelaksanaan flushing di musim hujan merupakan salah satu bentuk penanganan risiko, terutama terkait penghentian alokasi air irigasi. Di musim ini kebutuhan air irigasi dapat tercukupi dari curah hujan, sehingga flushing Wlingi – Lodoyo ini tidak mengganggu kebutuhan air irigasi.”

Seluruh tahapan, menurut Milfan telah dipersiapkan secara matang. Mulai dari penyusunan jadwal kegiatan, koordinasi internal maupun lintas sektor, penyiapan dan pengoperasian alat berat, inspeksi keamanan bendungan, hingga pengukuran echosounding serta pengambilan sampel kualitas air dan sedimen di waduk. “Saat ini sedang kami lakukan perhitungan efektivitas pelaksanaan flushing, evaluasi kegiatan dari pengukuran echosounding dan pengambilan sampel kualitas air pasca flushing menjadi tolok ukur berapa kubik volume tampungan yang berhasil dipulihkan. Nantinya hasil evaluasi akan Kami laporkan kepada Kementerian PUPR sebagai Kementerian teknis sekaligus pemilik aset.” ucap Milfan.

Lebih jauh, beliau menyampaikan bahwa kegiatan flushing Wlingi-Lodoyo, selain dapat mengembalikan volume efektif waduk Wlingi juga dapat mengurangi degradasi dasar sungai di Brantas tengah melalui transport sedimen yg terjadi.

Menutup pembicaraan, Direktur Operasional PJT I menyampaikan bahwa kegiatan flushing Wlingi – Lodoyo 2022 telah selesai dilaksanakan dengan baik, beliau mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung kelancaran selama pelaksanaannya. Penerapan protokol kesehatan yang ketat sepanjang kegiatan juga dilakukan untuk mendukung upaya dalam menekan angka penularan penyebaran Covid-19. 

————————

Departemen Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2022-04-06 at 10.14.22

SWM Dukungan Jasa Tirta I Wujudkan Indonesia Tuan Rumah WWF 2024

Pengelolaan Cerdas Sumber Daya Air atau Smart Water Management (SWM) dalam menghadapi perubahan iklim menjadi isu penting yang dipaparkan oleh Menteri PUPR Bapak Basuki Hadimuljono pada perhelatan World Water Forum di Dakkar, Senegal seperti dikutip dari pernyataan resmi biro komunikasi Kementerian PUPR. Dengan adanya implementasi SWM diharapkan mampu untuk menyediakan data terkini (real time) pada kondisi sumber daya air serta prakiraan cuaca dan kondisi iklim. SWM juga mampu memungkinkan pengelolaan terpadu seluruh potensi kawasan sungai dan menjaga kelestarian lingkungan untuk mendukung pembangunan daerah yang strategis, seperti daerah metropolitan, daerah irigasi yang subur, tujuan wisata, kawasan industri, dan lainnya. 

Menteri Basuki menyampaikan bahwa Indonesia menghadapi tiga masalah utama terkait air, yakni terlalu banyak yang menimbulkan banjir ,terlalu  sedikit yang menyebabkan kekeringan, dan terlalu kotor akibat polusi. Masalah-masalah ini saling terkait berpotensi menimbulkan bencana yang merupakan dampak dari perubahan iklim dan menimbulkan permasalahan sosial ekonomi. Melalui optimalisasi teknologi informasi dan komunikasi dalam pengelolaan SDA secara terpadu akan meningkatkan efektifitas dan efesiensi di dalam mengukur kuantitas, kualitas, alokasi penggunaan air irigasi, pemantauan keamanan bendungan, serta penanganan risiko bencana.

Dua orang direksi Perum Jasa Tirta I ikut serta dalam kegiatan yang dihelat di Senegal dari tanggal 21-26 Maret 2022 ini, yaitu Direktur Utama Perum Jasa Tirta I Bapak Raymond Valiant Ruritan dan Direktur Operasional Bapak Milfan Rantawi. Beliau berdua hadir untuk mendampingi Menteri PUPR dan menjadi salah satu perwakilan Indonesia dari sektor BUMN pengelola Sumber Daya Air beserta stakeholder lainnya. 

Dihubungi Selasa 29 Maret 2022, Direktur Operasional Perum Jasa Tirta I Bapak Milfan Rantawi mengatakan bahwa Command Center yang dimiliki perusahaan berperan penting mewujudkan pengelolaan SWM. Digitalisasi dan penerapan teknologi informasi yang tepat guna memungkinkan PJT I memperoleh data hidrologi dan kualitas air yang terukur. Data ini diolah terpusat dan nantinya akan disampaikan kepada para stakeholder terkait dan mitra perusahaan sebagai upaya mewujudkan kolaborasi cerdas dalam pengelolaan SDA. Ditambahkan oleh beliau adanya pengukuran kualitas air juga menunjukkan dukungan perusahaan terhadap upaya monitoring kualitas perairan agar diperoleh data akurat sebagai supporting para regulator dalam mengambil keputusan.   

“Perusahaan memiliki dan mengelola 123 Automatic Rainfall Recorder untuk memonitor curah hujan dan 99 Automatic Water Level Recorder untuk memonitor tinggi muka air di 5 wilayah sungai yang kami kelola” imbuhnya. Lebih lanjut lagi beliau juga menjelaskan bahwa perusahaan memiliki 7 Water Quality Monitoring System untuk memantau kualitas air. Semua data telemetri yang masuk dikelola secara terpusat dan disajikan secara real time. 

Secara terpisah Direktur Utama Perum Jasa Tirta I Bapak Raymond Valiant Ruritan menyampaikan bahwa penerapan SWM di PJT I berhasil mendukung Water-Energy-Food Nexus di sepanjang aliran sungai yang dikelola perusahaan. Disebutkan bahwa perusahaan mensuplai air untuk PDAM sebesar 513,5 juta meter kubik dan untuk Indsutri sebesar 522,8 juta meter kubik. Perusahaan juga mewujudkan bentuk pelayanan publik dengan pelayanan SPAM di Lamongan melalui SPAM Sekaran dan SPAM Brondong. Perusahaan memberikan layanan kepada Masyarakat Ekonomi Rendah (MER) bagi 3.821 Sambungan Rumah (SR) melalui SPAM Sekaran dan 59 SR melalui SPAM Brondong. Penyediaan layanan air bersih yang kami lakukan berupaya untuk dapat menjangkau mereka yang memang membutuhkan imbuhnya. 

Dalam hal mendukung program green energy, perusahaan turut berkontribusi dalam pembangkitan listrik setara 6,619 GWh. Selain itu, Raymond juga menyampaikan bahwa 9,2 juta ton padi dihasilkan dari layanan irigasi di lima wilayah sungai yang dikelolanya. Jumlah tersebut tentunya mendukung pemenuhan ketahanan pangan di Indonesia. “Dengan penerapan SWM diharapkan pengelolaan SDA yang kami lakukan akan semakin professional dan dapat melayani dengan sebaik-baiknya untuk masyarakat Indonesia”, pungkasnya.  

————————————–

Departemen Humas dan Informasi Publik

WhatsApp Image 2022-04-06 at 10.13.50

PJT I Dukung Pelaksanaan Asia International Water Week 2022

Kegiatan 2nd Asia International Water Week telah dilaksanakan di Labuhan Bajo, Nusa Tenggara Timur beberapa waktu yang lalu dan PJT I turut hadir mendukung penuh kegiatan dimaksud. Dalam kesempatan tersebut, PJT I ikut serta meramaikan pameran yang diselenggarakan di lokasi acara yakni di Hotel Meruorah. Perusahaan pengelola sumberdaya air ini mempresentasikan upayanya dalam mendukung pemenuhan SDG’s dari sisi pemenuhan target 100% layanan air bersih, baik melalui pengelolaan SPAM maupun suplai air baku ke PDAM di sepanjang wilayah kerjanya. Selain itu, PJT I juga menunjukkan perannya dalam pemenuhan green energy melalui pemenuhan kebutuhan air baku untuk sejumlah PLTA. Dan untuk melengkapi Nexus water-food-energy, PJT I juga menunjukkan perannya dalam mendukung program ketahanan pangan melalui suplai air irigasi pada 5 Wilayah Sungai yang dikelolanya.

Dukungan lain juga ditunjukkan dengan keterlibatan Manajer Utama Keuangan, Perencanaan dan Manajemen Kinerja PJT I, Bapak Fahmi Hidayat sebagai salah satu narasumber dalam seminar internasional pada rangkaian kegiatan tersebut. Memaparkan mengenai Smart Solution for Irrigation in Brantas River Basin, beliau menyampaikan mengenai pengelolaan irigasi secara terencana berbasis teknologi informasi di DAS Brantas yang dilakukan PJT I. Keterlibatan aktif PJT I dalam perhelatan akbar para pakar Sumber Daya Air se – ASIA ini semakin dalam dengan hadirnya Direktur Utama PJT I, Bapak Raymond Valiant Ruritan sebagai moderator untuk 4 sesi seminar. Sub- tema seminar yang dikawal oleh beliau antara lain: Smart Water Solutions for Water Users, Smart Water Solutions for Water Environment, Smart Water Solutions for Water-Related Disaster dan Managing Hydrology and Environmental Flows.

Dihubungi terpisah Senin, 28 Maret 2022, Direktur Utama Perum Jasa Tirta I Bapak Raymond Valiant Ruritan mengatakan bahwa ajang 2nd AIWW merupakan upaya perusahaan untuk terus terhubung dengan berbagai komunitas praktisi dan akademisi di bidang sumber daya air. “Konektifitas perlu terus dijaga, agar Kami dapat terus mengakselerasi bisnis dan mengoptimalkan produk layanan sesuai dengan kondisi ataupun isu global yang saat ini sedang mengemuka.” ucap Raymond. Sebagai contoh bagaimana saat ini dunia sedang mentransformasikan pengelolaan sumber daya air menjadi smart water management dengan mengedepankan peran teknologi informasi.

Disebutkan juga oleh Raymond bahwa perusahaannya juga merupakan salah satu BUMN yang sangat strategis dalam kaitannya dengan Nexus Water-Food-Energy yang menjadi salah satu opsi untuk menghadapi krisis air yang kian hari semakin mengancam. Hal ini dilakukan perusahaan melalui penyediaan air baku untuk PLTA, PDAM dan Irigasi maupun secara langsung turut memproduksi energi baru terbarukan dan air bersih melalui PLTM maupun SPAM yang dikelolanya. Setiap tahunnya PJT I ikut berperan dalam membangkitkan 6.626 Juta Kwh ‘energy hijau’. Kedepannya perusahaan juga akan mengembangkan pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terapung di permukaan waduk yang dikelola oleh PJT I. Melalui anak perusahaan PT Jasa Tirta Energi perusahaan juga semakin mengembangkan usaha penyediaan energy melalui pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya melalui Solar Rooftop. Pengelolaan air yang kami lakukan juga mendukung program ketahanan pangan terutama di lima (5) WS yang kami kelola melalui pengaturan atas irigasi. Seperti terlihat bahwa dari perhitungan yang kami lakukan setidaknya pada pengelolaan di 5 WS PJT I mendukung tercapainya pemenuhan 9,2 juta ton padi.

———————————-

Departemen Humas dan Informasi Publik Perum Jasa Tirta I

Webinar 2022

Penguatan IT dan SDM menjadi Tema Webinar HUT Jasa Tirta I 2022

Malang – Dalam rangka HUT ke-32, Perum Jasa Tirta (PJT) I menggelar Webinar dengan mengusung tema “Stronger Together, Facing a Bright Future”. Penguatan IT dan Sumber Daya Manusia menjadi latar belakang sekaligus topik webinar yang dapat diakses tidak hanya oleh seluruh insan perusahaan tapi juga oleh masyarakat umum 

Di tengah situasi pandemi Covid-19 yang terjadi, terdapat silver lining dimana terjadi peningkatan terhadap kebutuhan teknologi digital sehingga Perusahaan dituntut untuk melakukan lompatan besar di seluruh mata rantai kegiatan bisnisnya. Hal ini sangat diperlukan untuk menjaga kualitas produk dan layanan serta meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam proses bisnis. Untuk mendukung keberhasilan perubahan yang dilakukan oleh Perusahaan, tidak bisa dipungkiri bahwa perlu adanya penyiapan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang agile dan adaptif sehingga diharapkan perubahan tersebut dapat berjalan lancar. 

Hal lain yang juga menjadi perhatian PJT I adalah terkait faktor Keselamatan dan Kesejatan Kerja (K3). Dasar aturan terbaru mengenai K3 ini diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2018 Tentang Keselamatan dan Kesehatan Lingkungan Kerja dimana di dalamnya juga mengatur mengenai Kesehatan Mental. Kesehatan mental adalah keadaan sejahtera dimana setiap individu menyadari potensi yang dimilikinya, dapat mengatasi tekanan normal dari kehidupan, dapat bekerja secara produktif dan baik, dan mampu memberikan kontribusi kepada komunitasnya. Stress kerja yang tidak ditangani dengan baik bisa berpengaruh terhadap kesehatan mental, dan hal ini tentunya juga berpengaruh terhadap produktivitas.

Narasumber pertama yaitu Dr. -Ing. Paryanto selaku Kreator Program INDI 4.0 di Kementerian Perindustrian sekaligus berprofesi sebagai Dosen di Universitas Diponegoro. Membahas mengenai penyiapan perusahaan dan berbagai sumber daya yang dibutuhkan untuk dapat bersiap menghadapi era 4.0. Perusahaan perlu mempersiapkan strategi pengembangan IT, dan ini tentunya memerlukan komitmen dari top manajemen hingga level pelaksana. Penggunaan teknologi tepat guna dengan penerapan budaya kerja profesional menjadi kunci keberhasilan proses transformasi 4.0. Dan tentunya agar proses transformasi dapat berjalan berkelanjutan, perlu ditetapkan sistem monitoring dan evaluasi secara terstruktur. 

Topik yang selanjutnya menjadi pembahasan adalah terkait kesehatan mental. Bersama dengan Analisa Widyaningrum selaku Direktur sekaligus founder Analisa Personality Development Center (APDC), dipaparkan topik mengenai kesehatan mental menghadapi tuntutan pekerjaan dan lingkungan kerja yang semakin unpredictable. Analisa menjelaskan bahwa semua orang sedang berada dalam kondisi yang sama, dikarenakan adanya pandemic Covid-19. Penting bagi kita untuk menjaga kondisi fisik dan pikiran (mental) agar dapat secara konsisten memberikan yang terbaik dalam pekerjaan, karena kedepan disrupsi atau perubahan menjadi sebuah tuntutan bagi suatu ekosistem untuk dapat terus bertahan. Kita tidak akan pernah tahu perubahan apa yang akan dihadapi, untuk itu kita perlu mengatur mindset dan menghindari stress agar segala perubahan yang ada dapat menjadikan turning point untuk kita dapat lebih berkembang. Salah satunya dengan mengatur manajemen waktu dalam melakukan pekerjaan dan pemenuhan kebutuhan pribadi atau keluarga. Keduanya harus terpenuhi, namun jangan sampai saling mengganggu. 

Dihubungi Jumat, 04 Maret 2022 Direktur Operasional PJT I Bapak Milfan Rantawi menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menambah wawasan dan pemahaman insan PJT I dalam menghadapi era disrupsi. “Pengembangan teknologi industri 4.0 untuk menunjang proses bisnis PJT I, merupakan disrupsi yang mutlak harus dihadapi oleh seluruh insan Perusahaaan.” ucap Milfan. Beliau juga menyampaikan bahwa untuk dapat menghadapi transformasi yang unpredictable kedepan, diperlukan tim yang sehat secara fisik maupun mental serta adaptif terhadap perubahan. Harapannya, kegiatan ini dapat bermanfaat bagi kemajuan perusahaan melalui penguatan mental insan perusahaan.

————————————

Dep. Humas dan Informasi Publik PJT I

anti-suap-2-Copy

Jasa Tirta I Gelar FGD BJPSDA Untuk Kepentingan Umum

1

Digital Competition Jasa Tirta I 2022

Pada Hari Ulang Tahun (HUT) Perusahaan Umum Jasa Tirta I (PJT I) Ke-32 tahun dan mengingat saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, maka untuk tetap menyemarakkan kegiatan ulang tahun akan dilakukan beberapa kegiatan yang berkaitan dengan digitalisasi. Melihat semakin tingginya penggunaan media sosial dan e-sport di kalangan masyarakat saat ini, maka dalam rangka merayakan perayaan HUT PJT I ke-32 akan diselenggarakan Digital Competition.

Informasi lebih lanjut:

KAK Digital Competition_HUT PJT I_2022_R11 (1)

2

Jasa Tirta Virtual Race 2022

Pada Hari Ulang Tahun (HUT) Perusahaan Umum Jasa Tirta I (PJT I) ke-32 tahun, untuk tetap menyemarakkan kegiatan ulang tahun pada kondisi pandemi Covid-19 maka akan dilakukan kegiatan virtual race yaitu virtual run dan virtual ride yang dapat diikuti oleh insan perusahaan dan masyarakat umum. Pada kegiatan ini, peserta dapat merasakan sensasi berkompetisi berlari dan bersepeda dengan mengatur kecepatan, rute sesuai dengan kemampuan masing-masing (menggunakan aplikasi lari & sepeda) namun tetap mengikuti protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah setempat termasuk memperhatikan jarak sosial dan jarak fisik.

GAMBARAN PELAKSANAAN KEGIATAN

  1. Persyaratan Secara Umum
  2. Peserta harus mengikuti akun Instagram PJT I yaitu @perumjasatirta1; @jt_runners dan @jasatirta.riders.
  3. Kuota pendaftaran 4200 peserta dengan detail sebagai berikut:
  4. Karyawan : 100 peserta virtual run; 100 peserta virtual ride
  5. Umum : 2000 peserta virtual run; 2000 peserta virtual ride
  6. Peserta hanya diperbolehkan memilih 1 (satu) kegiatan virtual race.
  7. Peserta dilarang menggunakan sepeda E-Bike atau kendaraan bermotor dalam mengikuti Virtual Race.
  8. Apabila ada aktifitas yang mencurigakan atau kecurangan dalam lomba, sesama peserta diperbolehkan untuk melaporkan kecurangan tersebut kepada panitia.
  9. Aktifitas harus diunggah dan hanya dapat melakukan 2 kali aktivitas di hari yang sama.
  10. Penentuan finisher terbaik akan dipilih berdasarkan jarak tempuh; elevasi gain atau pace rata-rata di tiap workout dalam batas periode waktu yang sama.
  11. Keputusan tidak dapat diganggu gugat & bersifat mutlak.
  12. Biaya pengiriman dan pajak hadiah ditanggung oleh PJT I sebagai penyelenggara.
  13. Pengumuman resmi pemenang ditampilkan melalui Instagram PJT I dan website https://virtualracejasatirta1.com Pemenang diharuskan untuk mengirimkan data diri lengkap, berupa: foto KTP, foto NPWP (apabila ada), no. telp yang bisa dihubungi dan alamat lengkap tempat tinggal, melalui Direct Message (DM) Instagram PJT I. Data diri pemenang ditunggu paling lambat hingga 14 hari setelah pengumuman. Apabila melebihi tanggal tersebut, PJT I berhak untuk membatalkan kemenangan dan hadiah dapat diberikan kepada pemenang lain yang ditentukan oleh pihak PJT I.
  14. PJT I berhak untuk mengubah Syarat dan Ketentuan kompetisi ini setiap saat, tanpa memberi pemberitahuan sebelumnya kepada pihak manapun. Dengan mengikuti kompetisi ini, peserta dianggap setuju untuk terikat dengan Syarat dan Ketentuan, dan bahwa keputusan PJT I adalah mengikat.
  15. Hati-hati dengan penipuan, PJT I tidak memungut biaya apapun dari kompetisi ini.

Virtual Run Competition

1. Peserta kompetisi Internal : Karyawan, Calon Karyawan, MPK, PKWT, Outsourcing, dan kelompok bantuan)

Eksternal : Umum

2. Jumlah Peserta Internal : 200 orang

Eksternal : 4000 orang

3. Waktu Pelaksanaan Pengumuman : 5 s.d. 6 Feb 2022

Pendaftaran : 7 s.d. 10 Feb 2022 (kuota dibatasi 500 orang/hari)

Pelaksanaan : 12 dan 13 Feb 2022

4. Registrasi 1. Peserta melakukan registrasi pada saat pendaftaran di website https://virtualracejasatirta1.com

2. Peserta hanya diperkenankan memilih 1 kategori Virtual Run kelompok umum atau karyawan.

3. Mengisi data diri; alamat lengkap (untuk pengiriman medali dan kaos jersey); serta akun strava yang digunakan.

4. Peserta akan mendapatkan email konfirmasi apabila telah sukses melakukan registrasi.

5. Panitia akan memasukkan peserta ke dalam even.

6. Memiliki aplikasi Strava untuk validasi aktifitas dengan cara mengunggah link Strava pada website https://virtualracejasatirta1.com

5. Persyaratan Peserta dalam Virtual Run – Memiliki aplikasi Strava.

– Aktivitas harus di unggah dan hanya dapat melakukan 1 kali aktifitas saja di hari yang sama.

– Wajib menerapkan protokol kesehatan selama melakukan kegiatan virtual run

6. Jarak Minimal Total jarak 10 km selama 2 hari (12 s.d 13 Feb 2022)
7. Penentuan 50 Best Finisher – Jarak tempuh total selama 2 hari akan di akumulasi.

Pace rata-rata akan menjadi poin extra dalam penentuan best finisher.

8. Pengumuman Finisher tanggal 22 Februari 2022 pada website https://virtualracejasatirta1.com dan akun instagram PJT I yaitu @perumjasatirta1.
9. Hadiah Medali & jersey : untuk 50 best finisher di tiap kategori.

Total Hadiah kategori Eksternal senilai Rp 2.500.000 : untuk 5 finisher teratas.

Total Hadiah kategori Internal senilai Rp 2.500.000 : untuk 5 finisher teratas.

10. Lain – lain pengiriman hadiah, medali & jersey akan dilakukan ± 2 bulan setelah pengumuman 50 finisher terbaik.

Virtual Ride Competition

1. Peserta kompetisi Internal : Karyawan, Calon Karyawan, MPK, PKWT, Outsourcing, dan kelompok bantuan)

Eksternal : Umum

2. Jumlah Peserta Internal : 100 orang

Eksternal : 2000 orang

3. Waktu Pelaksanaan Pengumuman : 5 s.d. 6 Feb 2022

Pendaftaran : 7 s.d. 10 Feb 2022 (kuota dibatasi 500 orang/hari)

Pelaksanaan : 12 dan 13 Feb 2022

4. Registrasi 1. Peserta melakukan registrasi pada saat pendaftaran di website https://virtualracejasatirta1.com

2. Peserta hanya diperkenankan memilih 1 kategori Virtual Ride kelompok umum atau karyawan.

3. Mengisi data diri; alamat lengkap (untuk pengiriman medali dan kaos jersey); serta akun strava yang digunakan.

4. Peserta akan mendapatkan email konfirmasi apabila telah sukses melakukan registrasi.

5. Panitia akan memasukkan peserta ke dalam even.

6. Memiliki aplikasi Strava untuk validasi aktifitas dengan cara mengunggah link Strava pada website https://virtualracejasatirta1.com.

5. Persyaratan Peserta dalam Virtual Ride – Memiliki aplikasi Strava.

– Aktivitas harus di unggah dan hanya dapat melakukan 1 kali aktifitas saja di hari yang sama.

– Wajib menerapkan protokol kesehatan selama melakukan kegiatan virtual ride

6. Jarak Minimal Total jarak 40 km selama 2 hari (12 s.d 13 Feb 2022)
7. Penentuan 50 Best Finisher – Jarak tempuh total selama 2 hari akan di akumulasi.

Elevasi Gain akan menjadi poin extra dalam penentuan best finisher.

8. Pengumuman Finisher tanggal 22 Februari 2022 pada website https://virtualracejasatirta1.com dan akun instagram PJT I yaitu @perumjasatirta1.
9. Hadiah Medali & jersey : untuk 50 best finisher di tiap kategori.

Total Hadiah kategori Eksternal senilai Rp 2.500.000 : untuk 5 finisher teratas.

Total Hadiah kategori Internal senilai Rp 2.500.000 : untuk 5 finisher teratas.

10. Lain – lain pengiriman hadiah, medali & jersey akan dilakukan ± 2 bulan setelah pengumuman 50 finisher terbaik.

CONTACT PERSON

Janu : 0857 5533 9885

Sofii : 0812 5274 1200

Nada : 0813 5561 6663

Info selengkapnya:

HUT PJT 32 – KAK Virtual Race 2022 Final

3

Jasa Tirta I Kelola Alokasi Air, Dukung Pasokan Padi di Jatim

2021 menjadi tahun yang membanggakan bagi Jawa Timur yang telah berhasil mencapai target produksi padi tertinggi se Indonesia. Data dari Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa produksi padi pada tahun 2021 mencapai 9,9 juta ton GKG (Gabah Kering Giling) dan menjadikan Jawa Timur untuk pertama kalinya sebagai sentra produksi beras terbesar di Indonesia.

Sebagai perusahaan milik negara yang memiliki penugasan untuk mengoperasikam sejumlah Bendungan dan Bendung di Wilayah Sungai Brantas dan Bengawan Solo, Perum Jasa Tirta I turut andil dalam pencapaian target produksi padi tersebut. Pasalnya, BUMN pengelola sumber daya air inilah yang setiap harinya memastikan alokasi air untuk kebutuhan irigasi dapat terpenuhi. Ketersediaan air di dua sungai besar di Jawa Timur yaitu Brantas dan Bengawan Solo sangat dipengaruhi oleh kondisi tampungan di waduk-waduk tahunan yang dikelola PJT I, antara lain Waduk Sutami, Waduk Lahor, Waduk Bening, Waduk Wonorejo, Waduk Selorejo dan Waduk Wonogiri. Sepanjang 2021, secara umum elevasi aktual dari muka air waduk di Wilayah Sungai Brantas dan Bengawan Solo berada di atas pola yang sudah ditetapkan dalam RTOW (Rencana Tahunan Operasi Waduk). Hal ini disebabkan karena intensitas hujan yang juga berada di atas rata-rata. Disamping itu dengan pemeliharaan waduk dan bendungan yang dilakukan oleh PJT I, seperti pengerukan dan penggelontoran sedimentasi dapat mengoptimalkan kapasitas tampungan waduk. Sehingga kelebihan debit inflow di atas pola ini dapat secara optimal dimanfaatkan mengairi sawah-sawah di lahan irigasi teknis sepanjang tahun.

Dihubungi Senin 31 Januari 2022 Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant menjelaskan bahwa khusus penggunaan sumber daya air untuk memenuhi kebutuhan irigasi ini merupakan salah satu bentuk pelayanan publik yang dilakukan PJT I secara cuma-cuma. “Sesuai amanah negara yang ditetapkan melalui Undang-Undang Sumber Daya Air nomor 17 Tahun 2019, para pengguna air untuk kebutuhan sehari-hari dan pertanian rakyat tidak dibebani Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA). Untuk itulah diperlukan komitmen dan keprofesionalan untuk menjalankan amanah tersebut.” ujar Raymond saat dikomfirmasi Senin (31/1). Menurut Raymond, luasan irigasi teknis yang mendapat layanan langsung dari intake di sepanjang Sungai Brantas sebesar 101.180 Ha, sedangkan di Wilayah Bengawan Solo sebesar 25.013 Ha berdasarkan Rencana Tata Tanam Global (RTTG) 2020 yang digunakan sebagai acuan pembuatan rencana alokasi air tahunan (RAAT).

Adapun alokasi air irigasi yang dijamin dari waduk untuk keperluan irigasi di Wilayah Sungai Brantas dilakukan melalui 12 (dua belas) intake yang menjangkau 13 (tiga belas) Kota dan Kabupaten, antara lain Kabupaten dan Kota Malang, Kabupaten dan Kota Blitar, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten dan Kota Kediri, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Jombang, Kabupaten dan Kota Mojokerto, Kabupaten Sidoarjo, Kota Surabaya. Sedangkan alokasi air irigasi di aliran utama Bengawan Solo yang dijamin dari Waduk Wonogiri dilakukan melalui 2 (dua) intake, yakni intake Colo Barat dan ColoTimur. Pengaturan alokasi air kedua intake ini berada di Bendung Colo yang menjangkau enam Kabupaten yakni Wonogiri, Sukoharjo, Klaten, Karanganyar, hingga Sragen (di Provinsi Jawa Tengah) dan Kabupaten Ngawi (di Provinsi Jawa Timur). Sedangkan untuk pemenuhan kebutuhan irigasi di sistem Kali Madiun yang merupakan anak sungai Bengawan Solo diatur melalui intake yang berada di Bendung Jati dengan area layanan di Kabupaten dan Kota Madiun, Kabupaten Magetan dan Kabupaten Ngawi.

Raymond menambahkan bahwa untuk dapat mencapai target produksi ini, tentunya merupakan hasil kerjasama berbagai pihak. Terutama Pemerintah dan masyarakat, dalam hal ini para kelompok petani. “Kami tidak bekerja sendiri. Multi stakeholder dan masyarakat terlibat dalam penetapan pola alokasi air yang ditetapkan melalui forum TKPSDA.” ucap Raymond.

Bahwasanya dukungan Jasa Tirta I untuk mencapai ketahanan pangan tidak hanya di dua wilayah sungai saja, namun juga di wilayah sungai lain yang dikelolanya yakni di WS Jratun Seluna, Serayu Bogowonto dan Toba Asahan. “Semoga kedepannya perusahaan dapat memberikan manfaat lebih besar untuk mendukung ketahanan pangan nasional, seperti di Jawa Timur dan provinsi yang lainnya” pungkas Raymond.Jasa Tirta I Kelola Alokasi Air, Dukung Pasokan Padi di Jawa Timur

4

PJT I Siap Kembangkan Bisnis Air dan Non Air di 2022

Malang – Memasuki tahun 2022, Perum Jasa Tirta (PJT) I sebagai salah satu BUMN pengelola sumber daya air (SDA) siap mengembangkan bisnisnya. Dengan hadirnya dua orang direksi baru, yakni Direktur Operasional, Milfan Rantawi dan Direktur Keuangan, Pengelolaan Sumber Daya, dan Manajemen Risiko, Mukhamad Taufiq kini PJT I siap mengembangkan bisnis dari sektor air dan non air.

Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan mengatakan, target pengembangan bisnis menjadi salah satu rencana perusahaan setelah masuk dalam klastering BUMN. “Kami berupaya memberikan kontribusi kepada negara melalui klastering BUMN. Dua orang direksi baru kami punya kemampuan di bidang pengembangan usaha. Usaha rutin tetap diupayakan lebih baik lagi di tahun ini,” kata Raymond, Jumat (21/1/2022).

Ia menjelaskan, melalui klastering BUMN maka PJT I dan PJT II masuk dalam satu klaster di bawah PT Danareksa yang akan memberikan fasilitasi dan investasi pengembangan perusahaan. “2022 ini akan erat kerjasama dengan sub klaster keairan seperti dengan PJT II dan BUMN lain. Kita bersama memiliki KPI (Key Performance Indikator) sebagai BUMN pengelola SDA,” katanya.

Untuk bisnis air, PJT I akan melakukan pengembangan tiga SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum). Pertama di Lamongan dengan mengembangkan SPAM Sekaran untuk tambahan 3.000 sambungan rumah baru. Kedua dikembangkan pula SPAM Karangbinangun di Lamongan yang telah disepakati dengan Bupati Lamongan. Ketiga yakni rencana kerjasama pembangunan SPAM di Kota Malang melalui kerjasama dengan Pemkot Malang.

“Untuk bisnis air bersih kami akan lebih progresif dengan Danareksa untuk bisa mengembangkan dan investasi untuk air minum. Jadi harapannya, BUMN semacam kita ini bisa lebih berperan mengcover air untuk masyarakat yang belum terjangkau PDAM,” tuturnya.

Dari sektor bisnis non air, PJT I melalui anak perusahaan PT Jasa Tirta Energi (JTE) juga mulai mengagresifkan rencana pembangunan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya). “Tahun ini JTE masuk lebih agresif untuk PLTS. Memang regulasi sangat banyak dan cukup kompleks tapi tetap bisa dinavigasi,” ungkapnya.

Untuk pembangunan PLTS rencananya akan dibangun secara terapung di bendungan yang dikelola PJT I. Untuk pilot project PLTS disiapkan di tiga lokasi bendungan. Pertama di Bendungan Wonogiri Jawa Tengah yang telah masuk RUPTL (rencana usaha penyediaan tenaga listrik) oleh PT PLN. “Semoga PLTS di Bendungan Wonogiri bisa ikut berkembang dalam prosesnya dengan PLN,” harapnya.

Kedua yakni rencana pembangunan PLTS di Bendung Kedungombo, Grobogan, Jawa Tengah. Ketiga yakni rencana pembangunan PLTS di Bendungan Sutami, Kab Malang.

Saat ini PJT I juga menargetkan penyelesaian pembangunan Laboratorium Kualitas Air di Parapat, Sumatera Utara. “Lab Parapat ini awalnya bisa selesai 2021. Karena dekat dengan bangunan cagar budaya, maka proses pembangunannya tidak boleh menggunakan alat berat. Saat ini sudah masuk tahap pembangunan konstruksi, semuanya harus terlaksana lebih hati-hati. Sudah terbangun fisik 30 persen per akhir 2021. Nanti akan kita akselerasikan lagi dan kami targetkan selesai akhir semester satu atau pertengahan 2022,” pungkasnya.

——
Dept. Humas dan Informasi Publik PJT I

5

??????? ??????? ????, ????? ???? ????? ? ?????????? ?????? ????????? ??? ????? ????

Mendukung pelestarian sumber daya air Danau Toba, Sabtu tanggal 08 Januari 2022 kemarin, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Bapak Erick Thohir bersama Direktur Operasional Perum Jasa Tirta I, Direktur Pengembangan Usaha PT Inalum, Direktur Utama PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) III (Persero), Direktur PT Inhutani IV, dan Bupati Toba melaksanakan seremonial penanaman pohon di Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba, Desa Sionggang Tengah, Kec. Lumban Julu, Kabupaten Toba. Area pelaksanaan dimaksud adalah area tempat dilakukannya kegiatan konservasi Program Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air Perum Jasa Tirta I. Kegiatan Seremonial ini merupakan Komitmen Sinergi BUMN dalam Upaya Pelestarian Lingkungan khusunya di DTA Danau Toba. Dalam kegiatan ini Menteri BUMN didampingi Para Direktur dari BUMN secara simbolik menanam tanaman Macadamia yang merupakan jenis tanaman keras berasal dari Australia namun dapat tumbuh baik di Kawasan Danau Toba dan dapat menghasilkan kacang yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Selain tanaman Macadamia juga akan ditanam tanaman jenis lainnya seperti Alpukat, Jengkol, durian, mangga dan tanama pohon yang berbuah lainnya. Dalam Kesempatan ini Bapak Erick Thohir menjelaskan tentang program – program Kementerian BUMN lainnya yang tidak hanya berpusat di Pulau Jawa melainkan untuk pengembangan di wilayah lain khususnya Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan penanaman pohon ini juga merupakan salah satu program Kementerian BUMN untuk menaman 1,1 juta pohon yang 460 ribu diantarannya sedang dilaksanakan di Kawasan Danau Toba. BUMN menjadi bagian dari agen pembangunan di Indonesia dan Kami bangga menjadi bagian untuk mewujudkan pemerataan pembangunan dimaksud. Salam Kolaborasi.
6

Serah Terima Jabatan Direksi Perum Jasa Tirta I Jakarta, 03 Januari 2022

Jajaran Direksi Perum Jasa Tirta I berganti berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor : SK-419/MBU/12/2021 tanggal 29 Desember 2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Umum (Perum) Jasa Tirta I. Seremoni serah terima jabatan Direktur Operasional dan Direktur Keuangan, Pengelolaan Sumber Daya, dan Manajemen Risiko dilakukan di Kantor Jakarta pada Senin 03, Januari 2022 kemarin. Kegiatan ini ditandai dengan penandatanganan akta notaris pergantian direksi oleh Direktur Utama PJT I disaksikan oleh Dewan Pengawas.

Demi pemenuhan tata kelola perusahaan yang baik, pada kesempatan tersebut Direksi baru sebagai bagian dari insan Perusahaan melakukan penandatanganan pakta integritas serta surat pernyataan bebas benturan kepentingan. Selain itu dilakukan juga penandatanganan Berita Acara Serah Terima Jabatan yang dilengkapi dengan daftar pending matters dari direktur lama kepada direktur baru.

Acara langsung dilanjutkan dengan rapat perdana jajaran direksi baru bersama dengan dua direksi sebelumnya, yakni bapak Bastian dan bapak GAJ Simamora untuk membahas berbagai isu utama korporat yang menjadi pencapaian Perusahaan sepanjang 2021.

Perubahan adalah suatu kepastian. Bagaimana cara menyikapi perubahan tersebut lah, yang akan membawa nilai berbeda pada proses berikutnya.

Semangat kami tiada henti, mengelola SDA untuk Indonesia.

7

Penghormatan Bagimu Tokoh Pekerjaan Umum Atas Pengabdian dalam Membangun Negeri

Untuk tahun ini dalam rangka peringatan Hari Bakti PU ke-76, Perum Jasa Tirta I memperingatinya dengan melaksanakan kegiatan tabur bunga dan upacara penghormatan secara serentak di beberapa makam para Menteri PU selalu tokoh Pekerjaan Umum.

Untuk wilayah Sumatera Utara, kegiatan dilakukan dengan upacara tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bukit Barisan, Medan. Takziah ini dilakukan di makam mantan Menteri Pekerjaan Umum Kabinet Darurat, Bapak Ir. Mananti Sitompul. Kegiatan dipimpin oleh Kepala Divisi Jasa ASA V, Didik Ardianto beserta jajaran staf PJT I di wilayah sungai Toba Asahan.

Mananti Sitompul adalah Menteri Pekerjaan Umum merangkap Menteri Kesehatan pada Kabinet Darurat dengan masa bakti mulai 19 Desember 1948 – 4 Agustus 1949. Kabinet tersebut terbentuk pada masa ketika Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) dipimpin oleh Syafruddin Prawiranegara untuk memimpin sementara. Tak hanya itu saja, Mananti Sitompul juga pernah kembali dipercaya sebagai Menteri Pekerjaaan Umum dan Menteri Perhubungan pada Kabinet Halim dengan periode
kerja 21 Januari 1950 – 06 September 1950. Bagi warga di tanah kelahirannya, sosok Mananti Sitompul dikenang sebagai Putra Luat Pahae yang berjasa dan dialah orang Batak pertama yang menjadi menteri.

Tabur bunga juga dilaksanakan di makam mantan Menteri PU lainnya, yakni di makam Ir. Sutami selaku Menteri PU tahun 1964 – 1978 yang namanya diabadikan sebagai nama Bendungan di Brantas. Beliau meninggal tahun 1980 dan dimakamkan di TPU Tanah Kusir Jakarta. Kegiatan tabur bunga dilakukan oleh perwakilan milenial PJT I.

Untuk di Wilayah Jawa Tengah, tabur bunga di makam Ir. Soenarno, Dipl. HE selaku Menteri Pemukiman dan Prasarana Wilayah tahun 2001 – 2004 di Laweyan, Solo. Bapak Soenarno merupakan salah satu tokoh PUPR yang menaruh perhatian besar pada infrastruktur kerakyatan, diantaranya pembangunan sejumlah jembatan di daerah terpencil seperti Jembatan Sari di Sragen yang melintas di atas Sungai Bengawan Solo. Adapun kegiatan tabur bunga dilakukan oleh Direktur Utama Perum Jasa Tirta I Bapak Raymond Valiant Ruritan.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meneladani setiap pengorbanan dan pengabdian yang diberikan dalam pembangunan infrastruktur sumber daya air di Wilayah PJT I. Ini adalah salah satu cara bagi PJT I untuk melakukan penghormatan. Dengan kembali mengenal sejarah, kiranya akan menumbuhkan semangat untuk melanjutkan perjuangan dalam merawat dan memelihara infrastruktur yang dihasilkan atas pengorbanan pendahulu kita.

8

Peringati Hari Bakti PU, Jasa Tirta I Lakukan Penghormatan Di Monumen Bedol Desa Wonogiri

Kualitas manusia dinilai dari apa yang dilakukannya untuk orang lain, bukan hanya untuk dirinya semata. Karena itulah pengorbanan yang diberikan, menjadikan manusia memiliki nilai hidup yang berbeda. Pesan ini lah yang tertangkap saat kita melihat monumen Bedol Desa di kawasan Bendungan Wonogiri. Monumen ini berada di area green belt, sisi kanan tubuh bendungan.

Monumen Bedol Desa dibangun untuk mengenang pengorbanan dari 68.000 penduduk dari 7 Kecamatan di Kabupaten Wonogiri. Untuk dapat menyelesaikan pembangunan bendungan, penduduk dari 51 desa ini harus rela meninggalkan kampung halamannya yang tenggelam terisi air Waduk Gajah Mungkur. Pemerintah memindahkan penduduk setempat ke Pulau Sumatera. Program ini dikenal dengan istilah transmigrasi bedol desa.

Monumen bedol desa berbentuk patung yang menggambarkan satu keluarga lengkap yang terdiri dari bapak, ibu dan kedua anaknya. Sang ayah tampak menghadap ke arah waduk dengan melambaikan tangan sebagai simbol perpisahan dengan kampung halamannya.

Pengorbanan ribuan warga ini menjadi pondasi dari Bendungan Wonogiri yang saat ini dapat berfungsi sebagai pengendali banjir sekaligus penyedia air baku untuk irigasi, air minum, PLTA, serta kebutuhan masyarakat lainnya di sepanjang aliran Bengawan Solo.

Jumat, 3 Desember 2021 dalam rangka peringatan Hari Bakti PU, Perum Jasa Tirta I melaksanakan upacara penghormatan di lokasi monumen Bedol Desa. Upacara dipimpin langsung oleh Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan dan diikuti oleh segenap karyawan PJT I Wilayah Sungai Bengawan Solo. Upacara ini diselenggarakan untuk memberikan penghormatan atas pengorbanan warga untuk pembangunan Bendungan Wonogiri.

Selain upacara, juga dilakukan tabur bunga di makam Ir. Soenarno, Dipl. HE selaku Menteri Pemukiman dan Prasarana Wilayah tahun 2001 – 2004 di Laweyan, Solo. Bapak Soenarno merupakan salah satu tokoh PUPR yang menaruh perhatian besar pada infrastruktur kerakyatan, diantaranya pembangunan sejumlah jembatan di daerah terpencil seperti Jembatan Sari di Sragen yang melintas di atas Sungai Bengawan Solo.

Dihubungi Sabtu, 4 Desember 2021 Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meneladani setiap pengorbanan dan pengabdian yang diberikan dalam pembangunan infrastruktur sumber daya air di Wilayah PJT I. “Ini adalah salah satu cara bagi kami untuk melakukan penghormatan. Dengan kembali mengenal sejarah, kiranya akan menumbuhkan semangat kami untuk melanjutkan perjuangan mereka dalam merawat dan memelihara infrastruktur yang dihasilkan atas pengorbanan pendahulu kami.” tutur Raymond.

Selain di wilayah Wonogiri dan Solo, rangkaian kegiatan upacara dan tabur bunga juga dilaksanakan secara serentak di wilayah lainnya. Diantaranya Monumen Romusha di Terowong Tulungagung Selatan, monumen Pathok Loding di Bendungan Wlingi, dan tugu Metro di Kepanjen, Malang.

Sedangkan untuk menghormati para tokoh PU, selain tabur bunga di makam Ir. Soenarno, Dipl. HE, juga dilakukan di makam Ir. Sutami selaku menteri PUPR tahun 1966-1978 di TPU Tanah Kusir, Jakarta, dan Ir. Mananti Sitompoel selaku Menteri Pekerjaan Umum pada kabinet darurat tahun 1948-1949 di TMP Bukit Barisan, Medan.

9

Mengenal Monumen Bersejarah Di Sejumlah Bendungan Yang Dikelola PJT I

Pencapaian besar selalu membutuhkan pengorbanan yang besar pula. Pepatah ini bukan hanya sekedar tulisan tanpa makna. Setidaknya, itulah yang terjadi pada proses pembuatan beberapa infrastruktur sumber daya air yang saat ini dikelola oleh PJT I. Terdapat sejumlah monumen bersejarah yang saat ini masih menyimpan sejumlah kisah tragis dibalik megahnya bangunan Bendungan maupun infrastruktur lainnya.

Monumen pertama adalah Monumen Metro atau yang lebih dikenal dengan sebutan Tugu Metro. Tugu ini terletak di tepi Jembatan Metro yang berada di wilayah Kepanjen, Kabupaten Malang. Tugu ini dibangun untuk menandai kecelakaan tragis yang terjadi beberapa tahun silam, tepatnya pada 21 November 1985 di lokasi setempat. Sore itu kendaraan truk proyek yang mengantar pulang 80 orang pekerja Proyek Bendungan Sengguruh terjatuh dan meluncur masuk ke jurang Sungai Metro. Sebanyak 49 orang meninggal dunia, dan sisanya luka-luka. Monumen ini berbentuk empat buah bangunan serupa sayap yang mengapit papan trapesium bertuliskan nama para korban. Peristiwa ini menjadi bagian kisah pilu semasa pembangunan Bendungan Sengguruh yang saat ini berfungsi sebagai salah satu pengendali banjir dan menyuplai kebutuhan PLTA di sistem Sungai Brantas.

Berikutnya adalah monumen yang berada di area genangan waduk dari Bendungan Wlingi, Blitar. Monumen ini dikenal dengan sebutan Pathok Loding, karena bentuknya yang menyerupai pasak (bahasa jawa : pathok) dengan tumpukan batu di bagian atasnya. Monumen ini dibangun untuk mengenang pengorbanan dari para pekerja dan tenaga ahli yang gugur pada masa pembangunan Bendungan Wlingi (1974 – 1977). Salah satu peristiwa tragis yang terjadi adalah tergulingnya perahu yang mengangkut para insinyur Jepang pada saat hendak melalukan survey perencanaan bendungan. Terdapat 5 nama orang insinyur Jepang dan 11 nama pekerja proyek yang terpahat pada tumpukan batu yang ada di bagian atas monumen. Dengan pengorbanan tersebut, terbangunlah Bendungan Wlingi yang saat ini bermanfaat untuk menyuplai kebutuhan irigasi seluas 12 ribu hektar sawah melalui saluran Lodagung serta membangkitkan PLTA dengan kapasitas 2 x 27 MW.

Monumen lainnya yang juga menyimpan kisah tragis terdapat di wilayah Tulungagung Selatan. Pada masa penjajahan (1942 – 1945), Jepang melaksanakan sistem kerja paksa atau romusha untuk membangun saluran sudetan banjir dengan mengalirkan air melalui terowongan yang menembus bukit Neyama (Gunung Selatan) untuk dibuang langsung ke Samudera Hindia. Ribuan warga Tulungagung, Blitar dan Kediri dipaksa untuk bekerja membangun Parit Raya dan menggali terowongan. Mereka dipekerjakan tanpa upah dengan penuh penderitaan dan kelaparan. Ditambah dengan adanya wabah malaria pada saat itu, mengakibatkan banyak pekerja yang meninggal dunia karena penyakit dan kelelahan. Jasad mereka dikuburkan di bukit Neyama tidak jauh dari lokasi terowongan yang digali. Pembuatan terowongan ini gagal dan terhenti. Tahun 1986, proyek kembali diteruskan oleh Pemerintah. Dan untuk mengenang jejak kekejaman romusha ini, dibuatlah sebuah monumen di kawasan Terowongan Neyama yang bernama Monumen Sukamakmur.

Dalam rangka peringatan Hari Bakti PU ke-67, PJT I melaksanakan kegiatan tabur bunga dan upacara penghormatan secara serentak di sejumlah monumen bersejarah tersebut. Selain itu, dilakukan juga takziah ke beberapa makam para Menteri PU. Diantaranya ke makam Ir. Sutami selaku Menteri PU tahun 1966 – 1978 sekaligus Tokoh PU yang namanya diabadikan sebagai nama Bendungan di Brantas. Beliau meninggal tahun 1980 dan dimakamkan di TPU Tanah Kusir Jakarta. Selain itu tabur bunga juga dilakukan di makam Ir. Soenarno, Dipl. HE selaku Menteri Pemukiman dan Prasarana Wilayah tahun 2001-2004 di Solo, dan Ir. Mananti Sitompoel selaku Menteri Pekerjaan Umum pada kabinet darurat tahun 1948-1949 dan 1950.

Dihubungi Sabtu, 4 Desember 2021 Direktur utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meneladani setiap pengorbanan serta pengabdian yang diberikan dalam pembangunan infrastruktur sumber daya air di Wilayah Kerja PJT I. “Ini adalah salah satu cara bagi kami untuk melakukan penghormatan. Dengan kembali mengenal sejarah, kiranya akan menumbuhkan semangat kami untuk melanjutkan perjuangan mereka dalam merawat dan memelihara infrastruktur yang dihasilkan atas pengorbanan para pendahulu kami.” tutur Raymond.

10

Pasca banjir batu, jasa tirta I memotret kondisi hulu brantas hingga lereng arjuna

Banjir bandang yang terjadi di salah satu alur anak sungai Brantas, 4 November 2021 lalu menyisakan duka mendalam bagi warga Kota Batu. Setidaknya 7 korban meninggal akibat terseret arus dan tertimbun material banjiran. Sedangkan lebih dari 50 rumah rusak dan beberapa diantaranya hanyut.

Banjir terjadi bukan di sungai utama Kali Brantas, melainkan di alur kecil yang terbentuk secara alami dan merupakan aliran dari lereng Gunung Arjuna. Alur ini pada musim kemarau cenderung kering dan hanya teraliri air pada saat musim hujan. Sehingga secara alami kedalaman dan lebar alur pun cenderung dangkal dan sempit. Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Raymond Valiant menyampaikan bahwa dalam kondisi normal, debit yang mengalir di alur semacam ini cenderung kecil mengikuti intensitas hujan di hulunya. “Curah hujan kumulatif pada 4 November lalu hanya sebesar 80 mm selama dua jam. Ini artinya bukan hanya hujan yang menjadi penyebab utama banjir, melainkan debris atau material banjiran yang terbawa oleh aliran air sungai.”

Untuk memperoleh potret riil penyebab dari bencana banjir bandang ini, Perum Jasa Tirta I (PJT I) melakukan upaya penelusuran alur sungai tersebut hingga ke bagian hulu. Penelusuran dilakukan secara langsung dengan menggunakan teknologi droning selama 4 hari, dari tanggal 5 – 9 November 2021. Dari hasil penelusuran tersebut diketahui bahwa sebagian besar lahan di hulu Brantas cukup kritis. Area dengan tegakan pohon hanya tersisa di lereng-lereng terjal di punggung bukit, selebihnya banyak digunakan sebagai lahan pertanian dan pemukiman. “Tutupan lahan yang kritis ini menjadi pemicu tingginya laju erosi di hulu. Dari hasil foto udara yang kami peroleh, banyak terlihat longsoran baru pada lereng-lereng Arjuna. Longsoran ini akan masuk ke alur-alur alami dan membentuk tumpukan yang membendung alur tersebut,” ujar Raymond selepas mendampingi kunjungan Menteri PUPR pada Kamis, 11 November 2021.

Selain menggunakan drone, PJT I juga melakukan penelusuran secara manual. “Petugas kami naik hingga masuk ke lereng Pusung Lading, Gelagah Wangi, dan Alas Bengking. Di situ ditemukan bekas-bekas bendung alami yang telah jebol terbawa aliran air pada saat hujan turun.” Terang Raymond. Menurutnya kondisi ini yang mengakibatkan tingginya debris flow pada kejadian banjir bandang 4 November lalu.

Laporan hasil penelusuran ini nantinya akan disampaikan kepada pemangku kebijakan, baik Pemerintah Kota Batu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, maupun Kementerian PUPR. Dengan potret kondisi riil hulu Brantas ini, diharapkan dapat memudahkan pemangku kebijakan dalam menentukan upaya penanganan dan sekaligus pencegahan bencana serupa di masa mendatang.

Selain upaya penelusuran alur, Perum Jasa Tirta I juga bersinergi dengan BPBD Kota Batu, Pemkot Batu, Pemerintah Provinsi Jatim, BBWS Brantas, TNI, dan masyarakat melakukan proses pembersihan pasca kejadian banjir. PJT I mengerahkan dua dump truck untuk membantu proses pembersihan sisa material kayu dan lumpur di lokasi kejadian, tepatnya di titik terdampak di Bulukerto, Sambong, dan Bumiaji. PJT I juga bersinergi dengan Satgas Tanggap Darurat Bencana BUMN wilayah Jawa Timur, dengan memberikan bantuan logistik bagi para korban banjir. Bantuan diserahkan secara langsung melalui Walikota Batu, Dewanti Rumpoko.

Di lain sisi dalam kunjungannya ke Bulukerto, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Bapak Basuki Hadimuljono menyampaikan bahwa banjir bandang terjadi karena rusaknya daerah resapan air di hulu aliran Sungai Brantas. Sebagai Langkah penanganan beliau menginstruksikan pembersihan aliran sungai dari titik kejadian di sekitar Alas Bengking sampai pertemuan Sungai Brantas sepanjang 4 KM serta pembangunan check dam di area hulu. Relokasi warga di sepanjang bantaran alur sungai juga perlu dilakukan, untuk menghindari korban yang sama kedepannya. Kementerian PUPR, imbuhnya akan membangun rumah tinggal para warga yang terdampak banjir maupun yang terkena relokasi.

——————————————-

Departemen Humas dan Informasi Publik

Perusahaan Umum Jasa Tirta I

11

SINERGI BUMN JATIM PEDULI BENCANA BANJIR BANDANG BATU

Satgas Bencana BUMN Wilayah Jawa Timur bersinergi menyalurkan bantuan bagi korban banjir bandang Kota Batu. Bantuan diserahkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Batu dan Kota Malang, Jumat (5/11/2021). Keduanya menjadi wilayah yang paling terdampak bencana.

Penyerahan bantuan diberikan oleh Direktur Utama Perum Jasa Tirta (PJT) I, Raymond Valiant serta Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo. Hadir pula perwakilan dari sejumlah BUMN lain diantaranya PT PLN (Persero), PT. INKA, dan PT. Kimia Farma.

Bantuan bagi para korban terdampak banjir bandang diterima langsung oleh Walikota Batu, Dewanti Rumpoko. Raymond menyampaikan, kejadian bencana itu menjadi kedukaan bersama. “Ini jadi duka bersama dan sudah sepatutnya kita bahu membahu untuk membantu para korban terdampak,” katanya.

“Dukungan bersama dari BUMN Jawa Timur merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat terdampak. Tentunya untuk sedikit meringankan beban para korban banjir,” tambahnya saat dikonfirmasi di lokasi penyerahan di Dusun Sambong, Desa Bulukerto.

Adapun bantuan yang diserahkan berupa sembako yang berisi kebutuhan pokok. Diantaranya beras kemasan 5 kg sejumlah 1500 kg, minyak goreng sejumlah 200 karton, mie instan sejumlah 200 karton, gula pasir sejumlah 1000 kg dan AMDK (air minum dalam kemasan) sejumlah 60 karton.

Selain Kota Batu, bantuan juga diserahkan kepada masyarakat terdampak banjir di Kota Malang. Penyerahan dilakukan di Balai Kota Malang dan diterima langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang.

“Seluruh BUMN Jawa Timur sudah menetapkan akan memberikan dana CSR (Corporate Social Responsibility) yang dimiliki untuk membantu korban terdampak banjir bandang di Batu,” tuturnya.

Seperti diketahui, hujan dengan intensitas tinggi di hulu Sungai Brantas telah menyebabkan banjir bandang pada sejumlah titik di Kota Batu pada hari Kamis, 4 November 2021. Dari hasil pantauan PJT I diketahui bahwa hujan yang terjadi sejak pukul 14.00 hingga 16.00 WIB mencapai 80 mm secara kumulatif selama dua jam.

Selain itu, dari aliran air yang terlihat di badan sungai diketahui membawa debris banjir yang cukup tinggi. Debris disini berupa campuran lumpur pekat disertai sampah dan batang kayu yang tumbang.

Raymond menjelaskan, banjir bandang tersebut membawa dampak cukup serius bagi masyarakat Kota Batu. Diketahui puluhan rumah rusak berat disertai dengan kerugian material lainnya. Bahkan terdapat beberapa korban jiwa baik yang telah ditemukan meninggal dunia maupun yang hingga saat ini masih dalam proses pencarian.

Ia menambahkan, aliran debit tinggi Sungai Brantas ini terus mengalir hingga masuk Kota Malang. “Tercatat di Kota Malang debit aliran mencapai 430 meter kubik per detik pada pukul 18.00 WIB, dan ini memasuki kondisi siaga,” tegasnya.

Sebelumnya, usai banjir bandang terjadi Raymond mendampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang juga hadir meninjau lokasi di Bulukerto. Bersama rombongan yang hadir beliau mengunjungi posko pengungsi, meninjau lokasi hingga mengecek bersama dapur umum yang ada di lokasi.

———————————

Departemen Humas dan Informasi Publik PJT I

12

PJT I Perkuat Sinergi dan Talenta Milenial BUMN

Era disrupsi saat ini telah banyak merubah sistem dan tatanan perilaku manusia. Tidak hanya di sektor bisnis, pengaruh inovasi teknologi digital berpotensi menggantikan pemain lama dengan yang baru. Untuk bisa bertahan, perlu terus berinovasi dan bersinergi. Hal ini lah yang menjadikan Perum Jasa Tirta (PJT) I sebagai BUMN yang mengelola sektor vital negara berupa sumber daya air, untuk terus berupaya memperkuat talenta dan karakter SDM nya, terutama dari kalangan milenial.

Salah satu bentuk keseriusan PJT I dalam menyiapkan talenta mudanya adalah dengan menggelar acara bertajuk Millenials Go Dynamic (MGD) 2021 selama dua hari di Bendungan Selorejo, Kab Malang, 28-29 Oktober 2021. Acara ini diikuti oleh ratusan Karyawan Milenial BUMN secara hybrid (offline – online), baik dari internal PJT I maupun dari berbagai BUMN lainnya.

Direktur Keuangan, Pengelolaan Sumber Daya dan Manajemen Risiko PJT I, Bastian mengatakan MGD 2021 dapat menjadi wadah untuk membuka wawasan keilmuan para milenial muda PJT I bersama BUMN lain. “Kegiatan ini menjadi sarana bagi para milenial BUMN untuk saling bertukar pikiran. Juga untuk meningkatkan relasi antar insan BUMN. Terutama sinergi dan kolaborasi BUMN,” katanya saat dikonfirmasi, Minggu (31/10/2021).

Menurutnya, menjalin sinergi dan kolaborasi menjadi modal penting dalam menghadapi era disrupsi saat ini. “Peningkatan kapasitas SDM merupakan prioritas kami, agar BUMN siap menghadapi era digitalisasi, khususnya bagi PJT I dalam memperkuat layanannya di bidang pengelolaan Sumber Daya Air (SDA),” ungkapnya.

Kegiatan MGD 2021 ini diisi dengan berbagai acara. Diantaranya berupa webinar dengan menghadirkan profesional muda BUMN yang telah menduduki jabatan manajerial di perusahaan mereka. Dari PT ASDP Indonesian Ferry (Persero) hadir Investor and Industrial Manager, Virgina Dharmasasmita. Dalam paparannya Virgina menjelaskan pentingnya mengembangkan karakter diri dengan memahami potensi serta memperkuat motivasi untuk menghadapi VUCA (Volatility, Uncertainity, Complexity, Ambiguity).

Narasumber kedua dari Vice President Corporate Secretary Strategic Planning PT Industri Telekomunikasi Indonesia, Rizqy Ayunda Pratama. Ia menjelaskan bagaimana percepatan performa kerja melalui digital savy dan agility. “Internet of Thing (internet untuk segala) menjadi sebuah hal penting karena dapat mengubah perangkat menjadi sesuatu yang berharga. Termasuk untuk monitoring, analisis, serta hal-hal krusial lainnya,” katanya.

Di era disrupsi seperti sekarang, lanjut dia, penting bagi milenial untuk memiliki kemampuan terutama memahami perkembangan teknologi informasi yang sedang berkembang. Sehingga, dapat berinovasi serta kreatif untuk dapat menghasilkan kebaruan yang dapat menghasilkan manfaat untuk orang lain.

Pada kesempatan tersebut, para milenial BUMN juga diajak mengenal bendungan beserta instrumennya secara langsung melalui kegiatan susur bendungan. Selain itu peserta juga diberi kesempatan dalam aksi penyelamatan lingkungan melalui “adopsi bibit”

Acara juga dihadiri oleh Direktur Operasional PJT I, Gok Ari Joso Simamora dan Manajer Utama Sumber Daya Korporat selaku pembina milenial, Ganindra Adi Cahyono. Untuk peserta milenial BUMN selain dari PJT I juga diikuti sejumlah milenial BUMN lain. Diantaranya, PT Danareksa (Persero), PJT II, Bank Mandiri, Bank BTN, Bank BRI, Bank BNI, PT SIER, PT PLN (Persero) dan PT Petrokimia Gresik.

Dept Humas dan Informasi Publik PJT I

13

Sosialisasi dan Konservasi Sumber Daya Air di Bendungan Kedungombo dan Bendung Sidorejo

Posisi Waduk Kedung Ombo memiliki peranan penting dalam mengairi 60 ribu hektar sawah dan membangkitkan listrik melalui PLTA. Untuk itu perlu adanya upaya pelestarian sumber daya air yang berada di area perairan Bendungan Kedung Ombo serta bangunan prasarana lainnya yang masih berada dalam satu sistem Daerah Aliran Sungai (DAS). Sebagai BUMN Pengelola Sumber Daya Air, Perum Jasa Tirta I memiliki peran dalam upaya konservasi lingkungan DAS. Dalam melaksanakan tugasnya tersebut, PJT I sering melibatkan masyarakat maupun lembaga pemerintah daerah setempat.

Mengambil tempat di Bendungan Kedungombo dan Bendung Sidorejo, Perum Jasa Tirta I bersama Pemerintah Kabupaten Grobogan menyelenggarakan sosialisasi terkait konservasi sumber daya air ke masyarakat di sekitar Bendungan. Sosialisasi dilaksanakan 12 Oktober 2021 di Aula pendopo Desa Sobo, Kecamatan Geyer, Kab. Grobogan. Materi sosialisasi disampaikan oleh narasumber dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup serta Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Grobogan.

Acara berlangsung padat. Setelah sosialisasi, acara dilanjut dengan aksi tebar benih ikan dan penanaman pohon. PJT I melakukan penebaran ikan di sejumlah bendungan dan bendung di DAS Tuntang. Sekitar 10.000 ekor benih ikan ditebar di tiga lokasi, yakni Bendungan Kedungombo sebanyak 5000 ekor ikan Nila, di Bendungan Sidorejo sebanyak 2500 ekor ikan Kalper dan di Bendung Klambu sebanyak 2500 ikan Kalper. Selanjutnya, juga dilaksanakan penghijauan di lokasi yang sama yaitu penanaman 2000 batang pohon di Bendungan Kedungombo, 1500 batang pohon di Bendung Sidorejo dan 2000 batang pohon di Bendung Klambu. Jenis tanaman konservasi yang dibagikan merupakan tanaman buah-buahan antara lain kelengkeng, sirsat, jambu, mangga, matoa dan durian. “Total ada 5.500 batang pohon yang kami serahkan ke warga untuk dilakukan penanaman. Tujuannya untuk memberdayakan masyarakat sekitar daerah perairan Kedung Ombo, Sidorejo, dan Klambu agar ikut terlibat dalam upaya pelestarian DAS.” Ujar Kepala Divisi Jasa ASA IV, Sugik Edy Sartono. “Selain itu, nantinya masyarakat juga akan menikmati hasil dari pohon yang ditanam maupun ikan yang ditebar. Ini tentunya dapat membantu meningkatkan perekonomian lokal masyarakat setempat.” Pungkas Sugik pada saat dikonfirmasi Jumat sore (15/10)

Acara ini juga melibatkan sejumlah instansi pengelola SDA, diantaranya BBWS Pemali Juana, Dinas PSDA Prov. Jateng, serta PT. Indonesia Power selaku pemanfaat air permukaan dari series bangunan prasaran di DAS Serang. “Agar upaya konservasi dapat berjalan optimal dan terintegrasi dengan para pengelola SDA lain, kami melibatkan sejumlah instansi pusat maupun daerah serta kelompok masyarakat dalam hal ini kelompok tani dan nelayan Desa Sobo.” ucap Sugik. Beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai upaya untuk mengenalkan PJT I kepada masyarakat dan bentuk tanggung jawab perusahaan baik kepada masyarakat maupun stakeholder terkait. Sinergi dan kolaborasi dengan berbagai instansi adalah wujud nyata kehadiran PJT I sebagai pengelolaan SDA di Wilayah Sungai Jratun Seluna. Kegiatan ini juga menurut beliau adalah bentuk sosialisasi karena di akhir tahun 2021 ini PJT I diserahi amanah mengelola beberapa infrastruktur diantaranya Bendung Sidorejo, Bendung Sedadi, Bendung Klambu dan disusul dengan Bendungan Kedungombo di awal tahun 2022.

15

Rekrutmen Tenaga Ahli Hukum Perum Jasa Tirta I

Perum Jasa Tirta I sebagai salah satu BUMN Pengelola Sumber Daya Air di Indonesia membuka peluang bagi putra putri terbaik Indonesia untuk bergabung bersama kami. Informasi seputar rekrutmen Tenaga Ahli Hukum selengkapnya dapat dicek pada tautan berikut: https://recruit.jasatirta1.co.id/?mod=berita&id=944 .

Cek detailnya di link berikut: Berita

Mohon waspada terhadap penipuan. Kami tidak bekerjasama dengan pihak travel agent manapun dan tidak memungut biaya apapun dari peserta sehubungan dengan pelaksanaan rekrutmen ini. Informasi resmi hanya melalui website recruit.jasatirta1.co.id dan helpdesk via email sdm@jasatirta1.com.

Terima kasih

16

PJT I Optimalkan Penanganan Sampah Bendungan Sengguruh Secara Mekanis

Malang – Memasuki musim hujan, Perum Jasa Tirta (PJT) I terus melakukan optimalisasi penanganan sampah. Salah satunya di sisi hulu DAS Brantas dengan pengangkatan sampah secara mekanis di Bendungan Sengguruh, Kabupaten Malang.

Direktur Operasional PJT I, Gok Ari Joso Simamora mengatakan, permasalahan sampah pada sungai Brantas merupakan tanggung jawab bersama. Baik pemerintah maupun masyarakat.

“Kami dari Perum Jasa Tirta I berkomitmen untuk melakukan pemeliharaan di setiap infrastruktur yang dikelola. Termasuk Bendungan Sengguruh yang merupakan bendungan paling hulu di sistem sungai Brantas,” kata Simamora, Kamis (16/9/2021).

Ia menjelaskan, Bendungan Sengguruh menerima sampah yang mengalir dari hulu Brantas, yakni dari Kota Batu, Kota Malang dan Kabupaten Malang dengan total daerah tangkapan air seluas 1.659 km². Tingginya tingkat kepadatan penduduk di ketiga wilayah tersebut, kata dia, mengakibatkan volume timbulan sampah domestik yang tertampung di Bendungan Sengguruh sangat besar. “Masih banyak masyarakat yang tidak segan membuang atau menumpuk sampah di badan sungai, termasuk sempadan,” ucap Simamora. Dari hasil penelusuran yang dilakukan oleh PJT I di akhir 2019 lalu, ditemukan setidaknya ada 76 titik pembuangan sampah di sempadan sungai. Penelusuran dilakukan di sepanjang aliran sungai Brantas, dari Arboretum Sumber Brantas sampai jembatan Gadang atau sekitar 46 km.

“Untuk penanganan sampah ini, setiap harinya kami juga melakukan pengangkatan sampah secara mekanis. Rata-rata volume sampah yang terangkat pada musim kemarau mencapai 30 m³ per hari. Namun apabila musim hujan bisa mencapai 200 m³ per hari. Dalam satu tahun rata-rata volume sampah yang tertangkap di Bendungan bisa mencapai lebih dari 40.000 m³,” ungkapnya.

Sampah yang telah terangkat ini tidak bisa langsung dibuang ke dumping area, melainkan harus melalui proses pengeringan di lahan pembuangan sementara untuk kemudian secara rutin di hauling ke TPA.

Upaya pencegahan juga dilakukan PJT I melalui berbagai kegiatan. Diantaranya sosialisasi ke masyarakat terkait penanganan sampah domestik melalui pemberdayaan masyarakat dari program TJSL (tanggung jawab sosial dan lingkungan). Program itu dirupakan dengan memberikan bantuan pembuatan TPS, alat pencacah sampah, gerobak sampah maupun melaksanakan berbagai program kerjasama dengan instansi pemerintah dan organisasi non pemerintah.

Selain itu, pihaknya juga melakukan berbagai studi untuk mendalami dampak dari timbulan sampah yang ada di Sungai Brantas. “Saat ini sedang berlangsung studi terkait kandungan mikroplastik di DAS Brantas. Studi ini dilakukan bersama antara PJT I dengan Universitas Brawijaya untuk memotret karakteristik dan profil sebaran kandungan mikroplastik di sepanjang Sungai Brantas. Nantinya, hasil studi ini akan kami sampaikan juga kepada pemerintah pusat maupun daerah sebagai data input dalam merumuskan upaya penanganan sampah plastik,” katanya.

Ia berharap perlu adanya komitmen dan kerjasama dari seluruh pihak dalam mengatasi permasalahan sampah di Sungai Brantas. “Kepedulian dan kedisiplinan kita dalam kehidupan sehari-hari akan memberikan kontribusi dalam melestarikan lingkungan tempat dimana kita dan anak cucu kita bernaung,” pungkasnya.

Dept. Humas dan Informasi Publik PJT I

17

PJT I Tanam 150 Ribu Batang Pohon di Lahan Kritis Danau Toba

Toba – Perum Jasa Tirta (PJT) I bersama dengan Pemkab Toba melakukan penanaman 150 ribu batang pohon di sekitar area Danau Toba. Penanaman pohon dilakukan di areal lahan lahan kritis seluas 250 hektare yang berada di daerah tangkapan air (DTA) Danau Toba.

Kegiatan seremoni penanaman dilakukan di lahan seluas 20 hektare yang berada di Desa Sionggang Tengah, Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba, Jumat (3/9/2021). Penanaman simbolis dilakukan Direktur Operasional (Dirops) PJT I, Gok Ari Joso Simamora bersama Bupati Toba, Poltak Sitorus dan perwakilan Inhutani IV selaku pelaksana konservasi, Kejaksaan Negeri Toba, Forkopimda Toba, serta masyarakat.

Adapun bibit pohon yang ditanam adalah jenis buah dan kayu. Di antaranya kopi, alpukat, durian, jengkol, petai, pinus, durian, dan kemiri.

Simamora mengatakan, penanaman pohon di DTA Danau Toba dinisiasi oleh PJT I untuk mengatasi banyaknya lahan kritis yang berpotensi menimbulkan erosi dan sedimentasi. “Program ini kami lakukan mulai September ini hingga Desember. Seluruh pembiayaan dari kami dengan pelaksana oleh pihak Inhutani IV,” katanya.

Ia berharap, bibit pohon yang ditanam bisa dijaga dan dirawat agar bisa tumbuh dengan baik. Untuk itu, ia juga meminta Inhutani IV melibatkan masyarakat agar turut menjaga bibit yang telah ditanam.

Ditanya mengapa pelaksanaan dilakukan jelang akhir tahun, kata dia, menyesuaikan dengan cuaca di wilayah Sumatera. “Berbeda dengan di Jawa. Kalau di Sumatera bulan September ini sudah mulai hujan sehingga akan lebih efektif dan bibit yang ditanam bisa hidup. Kalau waktu kemarau, pasti mati,” jelasnya.

Untuk penanaman pohon di wilayah Kabupaten Toba itu menyasar lima desa di lima kecamatan. Seluruh lokasi masuk dalam kategori lahan kritis yang berada dekat dengan Danau Toba.

Bupati Toba mengucapkan terima kasih pada PJT I yang bekerjasama dengan Inhutani IV dalam melakukan upaya konservasi di Danau Toba. “Saya lihat, tanahnya luas, tapi pohonnya dimana. Tidak ada. Ada pohon tapi pohon jagung. Ini masuk kategori lahan kritis karena rawan longsor,” kata Poltak Sitorus.

“Pohon yang kita tanam harus dipelihara dengan baik. Banyak keuntungannya. Di samping menahan air juga supaya tidak erosi dan bisa menghasilkan oksigen. Buahnya bisa dinikmati,” jelasnya.

Ia berharap suatu saat jika kembali ke Desa Sionggang Tengah bisa memanen buah yang telah ditanam. “Kalau kesini lagi tidak untuk menanam tapi makan buah. Makan buah durian yang hari ini saya tanam. Buah ini bisa memperbaiki gizi. Jadi warga juga tidak perlu beli, karena bisa panen dari banyak pohon yang ditanam,” tuturnya.

Perlu diketahui, berdasarkan data dari peta lahan DTA Toba yang dirilis Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup tahun 2018 seluas 385.596 hektare. Dari luas itu, lahan dengan kategori sangat kritis seluas 7.812 hektare dan lahan kritis 21.983 hektare.

Untuk kategori lahan agak kritis seluas 172.094 hektare dam lahan potensial kritis 15.745 hektare. Sedangkan lahan tidak kritis tercatat seluas 167.960 hektare.

18

Semarak HUT RI ke 76, Jasa Tirta I Gelar Webinar Wawasan Kebangsaan Untuk Pengelola Sumberdaya Air.

Malang – Memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76, Perum Jasa Tirta I (PJT I) menggelar serangkaian acara secara daring. Mulai dari perlombaan virtual hingga ditutup dengan penyelenggaraan webinar bertemakan “Menuju Indonesia Tangguh dan Bertumbuh” pada Selasa 31 Agustus 2021. Webinar tersebut menghadirkan tiga orang narasumber dengan topik utama yang berbeda yakni seputar isu kebangsaan, perubahan badan hukum Perusahaan, dan tentang peran PJT I dalam mendukung ketahanan sumberdaya air nasional. Meski acara diselenggarakan secara daring, namun cukup dapat menarik antusiasme insan perusahaan baik dari induk maupun anak perusahaan untuk mengikuti hingga akhir acara.

 

Materi sesi pertama dipaparkan oleh Wakil Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Prof. Hariono. Beliau menyampaikan bahwa sebuah bangsa dapat dikatakan mandiri apabila dapat mengelola sumberdaya airnya secara berkelanjutan. Diantaranya dengan melakukan konservasi, sehingga manfaat air dapat terus dirasakan oleh generasi mendatang. Hal ini sejalan dengan misi Negara yakni melindungi segenap bangsa dan memajukan kesejahteraan umum. Beliau juga menjelaskan bahwa selain sebagai dasar negara, Pancasila sebagai leitstar dinamis maupun meja statis akan selalu menjadi pandangan hidup sekaligus ideologi dalam menentukan tujuan pembangunan. Untuk itu beliau berpesan agar insan PJT I sebagai pengelola sumberdaya air harus menjadi manusia pancasilais yang memiliki kebanggaan dalam berbangsa serta terus berinovasi mengembangkan potensi alam Indonesia untuk kesejahteraan masyarakatnya.

 

Pada webinar ini dihadirkan juga pembicara dari PT. Danareksa selaku induk PJT I dalam program klasterisasi BUMN. Materi pada sesi tengah ini disampaikan oleh Direktur Keuangan dan Investasi, Chris Soemijantoro. Dalam paparannya beliau menjelaskan bahwa program klasterisasi merupakan bentuk upaya penguatan BUMN. Bagi sebagian BUMN yang tidak dapat diklasterisasi maka akan dibentuk holding perusahaan di bawah PT. Danareksa dan PT. PPA, dengan fokus transformasi bisnis berupa penguatan kinerja melalui kolaborasi value chain and product, penguatan bargaining position, maupun sharing capabilities. PJT I sebagai entitas bisnis berbentuk Perum dimana sahamnya dimiliki sepenuhnya oleh negara memiliki peran utama sebagai “public service” di bidang sumber daya air. Hal ini sesuai dengan arahan sekaligus dukungan dari Kementerian PUPR terhadap rencana pembentukan holding untuk PJT I. Disampaikan juga bahwa timeline pembentukan holding untuk PJT I ditargetkan selesai di tahun 2022, dimana saat ini sedang dikaji terkait perubahan bentuk badan hukum yang sesuai dengan profil PJT I. Pemerseroan perusahaan nantinya harus dapat memperkuat peran utama PJT I dalam memberikan layanan umum sebagaimana diamanahkan dalam UU No. 17 tahun 2019 tentang Sumber Daya Air.

 

Untuk menambah wawasan terkait apa fungsi dan peran PJT I sebagai Pengelola Sumber Daya Air, dihadirkan juga narasumber dari Kementerian PUPR. Materi ketiga ini disampaikan oleh Direktur Bina Operasi dan Pemeliharaan, Ir. Lilik Cahyadiningsih, MA. Beliau menjelaskan bahwa fungsi dan peran PJT I yang utama adalah “Pelayanan Umum” di bidang SDA. Diantaranya berupa kegiatan konservasi, pendayagunaan sumberdaya air dan pengendalian daya rusak Air. Pokok-pokok tentang tugas dan tanggung jawab perusahan kemudian dijabarkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2010 tentang Perum Jasa Tirta I. Adapun untuk dapat mengelola SDA secara terpadu, beliau juga menyampaikan pentingnya Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air atau BJPSDA yang ditarik dari pemanfaat dan tarifnya telah ditetapkan oleh Tim Evaluasi Tarif Kementerian PUPR. Disampaikan bahwa untuk dapat mengelola SDA dengan baik perusahaan perlu untuk bersinergi dengan BBWS/BWS di masing-masing sungai. Tidak lupa beliau mengingatkan agar perusahaan dapat mengoptimalkan peranan dalam hal pemberian izin penggunaan air serta bertindak selaku pengelola Sumber Daya Air.

 

Dihubungi terpisah Rabu 01 September 2021, Direktur Utama PJT I Raymond Valiant Ruritan menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh penyelenggara acara. Menurutnya sebagai bangsa Indonesia, kita semua harus bersyukur atas kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu kita. Bentuk rasa syukur ini dapat dirupakan dalam bentuk upaya menjaga amanah dan marwah sebagai negara kesatuan. Untuk itu diperlukan banyak literasi berupa apapun dalam rangka meningkatkan kompetensi kita dalam mencintai bangsa ini. Diantaranya melalui keikutsertaan kegiatan webinar ini. Harapannya, PJT I dapat terus berkontribusi dalam menjaga amanah negara serta semakin profesional dalam mengelola SDA untuk kemakmuran Indonesia.

 

———-

Departemen Humas dan Informasi Publik

Perum Jasa Tirta I

19

Dukung Program Strategis Nasional, Perum Jasa Tirta I (PJT I) Bangun Laboratorium Kualitas Air di Danau Toba

Toba – Keindahan Danau Toba serta kelimpahan sumber daya alamnya telah menjadikan danau vulkanik terbesar di dunia ini memiliki daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Pemerintah pun telah menetapkan Danau Toba sebagai salah satu dari 5 (lima) Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Super Prioritas. Potensi pariwisata Danau Toba diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, sosial dan budaya daerah sekitar. Dengan ditetapkannya sebagai program strategis nasional, tentunya masalah lingkungan hidup akan menjadi kebutuhan yang harus menjadi perhatian bersama. Termasuk juga kebutuhan akan menjaga lingkungan dari pencemaran terutama kualitas air, baik yang ada di dalam area danau maupun air yang mengalir melalui Sungai Asahan.

Untuk mendukung upaya pemerintah daerah dalam melakukan pengendalian pencemaran air permukaan di Danau Toba dan Sungai Asahan, Perum Jasa Tirta I (PJT I) akan membuka satu Laboratorium Lingkungan di daerah Parapat, Sumatera Utara yang berguna sebagai Decision Support System bagi pemerintah. Saat ini sedang dalam tahap pembangunan yang direncanakan akan selesai dan siap beroperasi mulai tahun 2022. Laboratorium ini dibangun di lahan seluas 400 meter persegi di Desa Tigaraja, Kecamatan Girsang Sioangon Bolon, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Laboratorium lingkungan Parapat ini nantinya sekaligus sebagai laboratorium keempat yang dioperasikan oleh PJT I. Tiga lainnya berada di Wilayah Sungai Brantas dan Bengawan Solo. Salah satu produk layanannya antara lain berupa pengujian analisa kualitas air dengan berbagai parameter, baik organik seperti BOD, COD, nitrat, maupun parameter fisik seperti TSS. Para pelanggan dapat melakukan berbagai macam uji sampel, baik air sungai, air limbah, maupun air hasil olahan yang digunakan sebagai bahan baku seperti PDAM. Laboratorium PJT I sendiri telah memperoleh akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) untuk penerapan Sistem Mutu SNI 19-17025-2000 No. LP-227-IDN sebagai Laboratorium Penguji.

PJT I bersama Pemerintah Daerah setempat juga telah mendiskusikan skema pemantauan kualitas air kedepan. Dengan adanya laboratorium ini maka akan dilakukan pemantauan secara terpadu dan berkesinambungan dari hulu hingga hilir Sungai Asahan. Hal ini bertujuan untuk memotret kualitas air sepanjang Sungai Asahan, sehingga dapat terevaluasi secara berkala. Untuk tahap awal nantinya Laboratorium Parapat akan menitikberatkan kualitas air yang berada di bagian hulu terlebih dahulu, yakni di Danau Toba. Secara bertahap akan dipasang beberapa alat ukur Water Quality Monitoring System (WQMS) serta pos pemantauan di bagian hulu dan hilir, dimana data hasil pengukuran ini akan terintegrasi secara otomatis dan real time dengan main panel yang berada di Laboratorium Parapat.

Hasil analisa kualitas air Sungai Asahan secara series, nantinya dapat digunakan sebagai data primer dalam melakukan berbagai kajian. Diantaranya untuk menghitung daya tampung Danau Toba serta penetapan zonasi area budidaya keramba, dengan demikian dapat diketahui berapa jumlah maksimal keramba yang diperbolehkan berada di kawasan perairan danau. Laboratorium Parapat juga mendukung kebutuhan evaluasi akan keseimbangan ekosistem danau. Sehingga dapat diketahui keseimbangan jumlah dan jenis ikan perairan darat dengan memperhitungkan kondisi kualitas air danau di setiap zonasinya.

Dihubungi terpisah, Direktur Operasional Perum Jasa Tirta I Gok Ari Joso Simamora menyampaikan “Kami akan mengupayakan agar pembangunan laboratorium dapat berjalan on schedule, sehingga kami dapat turut berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan hidup di Kawasan Danau Toba,”. Simamora juga menjelaskan bahwa untuk mendukung tercapainya tujuan dari penetapan Danau Toba sebagai KSPN Super Prioritas, tentunya diperlukan adanya sinergitas antar stakeholder. Diantaranya melalui pembangunan yang berwawasan lingkungan dengan memanfaatkan alam secara bijaksana serta memperhatikan prinsip pengelolaan sumberdaya alam berkelanjutan untuk peningkatan mutu hidup. “Untuk itulah, kami akan hadir bersama Laboratorium Lingkungan di tanah Toba ini,” pungkasnya.

Dukungan Perum Jasa Tirta I dalam pelestarian lingkungan hidup Dana Toba selama ini juga telah dilakukan melalui kegiatan konservasi berupa penanaman pohon di catchment area danau. Dari 2016 lalu hingga saat ini, program penghijauan ini telah terealisasi di lebih dari 370 hektar lahan kritis yang tersebar di green belt danau. Kedepan target penghijauan masih akan diperluas lagi, setidaknya dapat tercapai 500 hektar totalnya.

—-
Departemen Humas & Informasi Publik
Perum Jasa Tirta I

20

Pengumuman Pra Kualifikasi Pekerjaan Terintegrasi Pengerukan Bendungan Tangga

Uraian Singkat Pekerjaan :

Pengadaan Peralatan Pengerukan berupa Cutter Suction Dredger (CSD), Work Boat (WB), Floating Booster Pump (FDP), Booster Pump (BP) dan Service Pontoon (SP) serta Perlengkapan Pengerukan berupa Rubber Hose, HDPE Pipe dan Floater serta Peralatan Pengendalian berupa Control System serta Pekerjaan Konstruksi berupa Pengerukan Sedimen Waduk Tangga untuk menunjang Pelaksanaan Kegiatan OP (Pengerukan Sedimen Waduk) pada Bendungan / Waduk Tangga yang terletak di Wilayah Sungai Toba Asahan yang merupakan Wilayah Kerja Divisi Jasa ASA V.

Persyaratan Utama Kualifikasi Teknis Calon Penyedia :
a. Memiliki Pengalaman Terkait dalam arti Pengalaman Tunggal yaitu memperoleh paling sedikit 1 (Satu) Kali Paket Pekerjaan Pekerjaan Terintegrasi Sejenis atau dalam arti Pengalaman Multi yaitu memperoleh paling sedikit 1 (Satu) Kali Paket Pekerjaan Pengadaan Peralatan Pengerukan dan 1 (Satu) Kali Paket Pekerjaan Pengadaan Perlengkapan Pengerukan dan 1 (Satu) Kali Paket Pekerjaan Pengerukan Sedimen sebagai Penyedia dengan Hasil Pekerjaan dinyatakan Baik / Layak Diterima selama kurun waktu 10 Tahun Terakhir, baik pada Lingkungan Pemerintah atau BUMN / BUMD / BLUD / BHMN maupun Swasta, termasuk Pengalaman Sub Kontrak.
b. Detail Persyaratan Kualifikasi Teknis Calon Penyedia sebagaimana tertuang pada Dokumen Pra Kualifikasi.
Persyaratan Utama Kualifikasi Keuangan Calon Penyedia :
a. Laporan Keuangan Perusahaan Tahun 2020 yang bersifat Audited oleh Kantor Akuntan Publik (KAP). Apabila
Peserta merupakan Kemitraan, maka Perusahaan yang diwajibkan untuk menyampaikan Laporan Keuangan
Perusahaan Audited adalah Perusahaan Utama (Leading Firm) Kemitraan.
b. Detail Persyaratan Kualifikasi Keuangan Calon Penyediai sebagaimana tertuang pada Dokumen Pra
Kualifikasi.

Pendaftaran Pra Kualifikasi, Distribusi Dokumen Pra Kualifikasi, Distribusi Undangan Berita Acara Pemberian Penjelasan Pra Kualifikasi dan Distribusi Berita Acara Pemberian Penjelasan Pra Kualifikasi memiliki Tata Cara sebagai berikut :
a. Pendaftaran Pra Kualifikasi dilaksanakan mulai dari Tanggal 14 Agustus 2021 Pukul 00.00 WIB sampai dengan Tanggal 03 september 2021 Pukul 24.00 WIB.
b. Pendaftaran Pra Kualifikasi dilaksanakan dengan cara Calon Penyedia mengisi lengkap Form Pendaftaran sebagaimana terlampir dan selanjutnya Calon Penyedia mengirimkan kembali Form Pendaftaran yang telah diisi lengkap kepada Pokja Pekerjaan Terintegrasi Pengerukan Bendungan Tangga melalui Email dengan alamat pokjaepcpjt1@gmail.com dan/atau pokja2ulp@jasatirta1.com.
c. Dokumen Pra Kualifikasi, Undangan Pemberian Penjelasan Pra Kualifikasi dan Berita Acara Pemberian Penjelasan Pra Kualifikasi akan diberikan oleh Pokja Pekerjaan Terintegrasi Pengerukan Bendungan Tangga kepada Calon Penyedia yang telah mengirimkan kembali Form Pendaftaran yang telah diisi lengkap melalui Email pokjaepcpjt1@gmail.com atau pokja2ulp@jasatirta1.com

Pemberian Penjelasan Pra Kualifikasi 25 Agustus 2021 jam 09.00

Informasi selengkapnya kunjungi https://eproc.jasatirta1.co.id/

https://eproc.jasatirta1.co.id/eproc_front/index.php/frontend/detail_berita/108

21

PJT I Gelar Webinar Merangkul AKHLAK, Berdamai Dengan Pandemi

Malang – Kementerian BUMN sejak setahun lalu mencanangkan nilai-nilai utama atau core value dengan akronim AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif). Untuk memperingatinya, Perum Jasa Tirta (PJT) I sebagai salah satu BUMN pengelola sumber daya air menggelar webinar dengan tema Merangkul AKHLAK, Berdamai Dengan Pandemi, Kamis (29/7/2021).

Webinar yang digelar melalui platform zoom maupun youtube tersebut dibuka oleh Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan. Acara dihadiri pula oleh Ketua Dewan Pengawas PJT I, Pitojo Tri Juwono serta Komisaris dan Direksi Jasa Tirta Energi yang merupakan anak perusahaan dari PJT I.

“Adanya core value AKHLAK yang dicanangkan Menteri BUMN, Erick Thohir setahun lalu harus dipegang oleh semua insan di lingkup Kementerian BUMN di Indonesia. Tentunya ini sudah menjadi satu nilai yang tunggal dianut oleh semua BUMN dan anak perusahaannya,” kata Raymond saat dikonfirmasi, Jumat (30/7/2021).

Sebelumnya, kata Raymond, kurang lebih ada 140 BUMN yang masing-masing memiliki core value sendiri, termasuk PJT I. Namun dengan menjadikan AKHLAK sebagai core value seluruh BUMN, maka seluruh insan BUMN diharapkan memiliki keseragaman budaya kerja, yang tentunya akan memunculkan satu karakter kuat yang tumbuh di setiap insan BUMN.

“Ini merupakan rancangan yang sangat visioner dari Bapak Menteri BUMN. Bahwa di dalam segala perubahan yang terjadi termasuk volatility, uncertainty, complexity, dan juga berbagai ambiguity, beliau menyatukan core value dari 140an BUMN menjadi satu core value yang kita sebut AKHLAK. Tidak lain adalah untuk menyiapkan agar SDM di seluruh BUMN memiliki standar perilaku dan etika yang sama, dimana nantinya dapat menjadi agent of change yang siap menjalankan roda pembangunan negeri ini,” ungkapnya.

PJT I sendiri telah menetapkan AKHLAK sebagai budaya kerja perusahaan melalui Keputusan Direksi per tanggal 30 Juli 2020. Penetapan ini merupakan komitmen perusahaan untuk mengoptimalkan penerapan AKHLAK hingga ke ranah direksi, dewan pengawas dan karyawan perusahaan.

“Agar lebih efektif dan efisien, implementasi transformasi budaya organisasi harus terukur. Agar selanjutnya dapat disusun program transformasi yang berkesinambungan dan terintegrasi dengan visi misi perusahaan,” kata Ganindra Adi Cahyono dalam paparannya pada materi webinar sesi pertama.

Manajer Utama yang membidangi Sumber Daya Manusia di PJT I tersebut, menjelaskan secara rinci penjabaran dari AKHLAK. Ia menjadi narasumber pertama yang membawakan materi berjudul Menakar tingkat kesehatan AKHLAK sebagai Budaya Organisasi.

Dalam webinar itu juga menghadirkan pemateri dari luar lingkup PJT I. Dengan membawakan materi Living in Harmony with Covid-19, Sharlinni Erisa Putri selaku Co-Founder PT Nusantics ikut sebagai narasumber kedua.Pendiri perusahaan startup teknologi genom pertama di Indonesia itu menjelaskan bagaimana cara virus Covid-19 bermutasi serta apa yang perlu dilakukan agar kita dapat berdamai dengan kondisi pandemi ini. “Sampai hari ini kematian akibat Covid-19 di dunia tercatat sebanyak 4,6 juta jiwa. Namun para ahli memprediksi di tahun 2050 kematian manusia akibat antibiotic resistance bacteria bisa mencapai 2 kali jumlah korban akibat Covid-19,” ungkap Sharlini dalam paparannya.

Dia menjelaskan bahwa tubuh manusia di dalamnya terdiri dari berbagai microbiome seperti bakteri, virus, jamur yang perlu diseimbangkan jenis dan jumlahnya agar imunitas manusia tidak terus melemah. Dengan penggunaan antibiotik berlebihan dapat merusak keseimbangan tersebut. Untuk itu diperlukan adanya upaya mendiagnosa dan mengembalikan keberagaman microbiome di tubuh kita.

Adaptif adalah salah satu nilai AKHLAK yang saat ini diperlukan bagi kita untuk tetap dapat bertahan di kondisi pandemi.

24

Penuhi 166 Kriteria, Jasa Tirta I Peroleh Sertifikat SMK3

Perum Jasa Tirta (PJT) I berhasil memperoleh sertifikat penghargaan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) dari Kementerian Ketenagakerjaan RI. Sertifikat ini ditandatangani oleh Ibu Menteri, Ida Fauziyah pada tanggal 22 April 2021 dan diterima Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan.

PJT I sebagai BUMN di bidang pengelolaan sumber daya air (SDA) telah memenuhi 166 kriteria untuk kategori Tingkat Lanjutan sesuai PP No. 50 Tahun 2012 tentang Penerapan SMK3. Hasil skoring penilaian yang diraih pun cukup tinggi, dengan nilai 91,56 persen yang berarti masuk dalam kategori tingkat penerapan memuaskan.

Sertifikat tersebut ditetapkan melalui SK Menaker RI No. 37 Tahun 2021 dan disampaikan oleh Kepala Cabang PT. Sucofindo (Persero) Surabaya, Ida Bagus Kade Padma sebagai pihak yang melakukan assesmen atas penerapan SMK3 di lingkup PJT I. Proses penyerahan yang dilakukan pada masa PPKM Darurat itu diselenggarakan secara virtual pada Kamis 22 Juli 2021.

“Penerimaan Sertifikat SMK3 di PJT I adalah sebuah proses dimana penerapannya sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu dan penerimaannya sudah sepatutnya disyukuri. Kami mewakili direksi berterima kasih kepada seluruh pihak di PJT I yang telah berkomitmen untuk dapat menghasilkan sistem kerja dengan standar K3 sesuai peraturan perundangan yang berlaku dan konsisten dalam penerapannya sebagai BUMN pengelola SDA,” kata Raymond, Jumat (23/7/2021).

Menurutnya, sistem manajemen adalah kebutuhan sebuah korporasi, bukan ego sektoral semata. Dalam implementasinya, lanjut dia, diperlukan upaya bersama untuk memberikan hasil terbaik bagi perusahaan dan berkontribusi untuk bangsa dan negara.

Ia menegaskan pada seluruh jajarannya, bahwa SMK3 diperoleh sebagai pemicu untuk lebih bekerjasama dengan mengesampingkan ego, berupaya lebih mendengarkan dan mengupayakan hal terbaik untuk kepentingan korporasi. “Kami akan pertahankan, dengan membangun kesadaran K3 sebagai kebutuhan dan budaya keseharian dalam menjalankan segala proses bisnis perusahaan,” jelasnya.
Berdasarkan PP No. 50 Tahun 2012, setiap perusahaan yang memperkerjakan tenaga kerja sebanyak 100 orang atau lebih dan atau mengandung potensi bahaya dan kecelakaan kerja seperti peledakan, kebakaran, pencemaran lingkungan dan penyakit akibat kerja wajib menerapkan SMK3. Selain itu, berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dijelaskan bahwa setiap perusahaan wajib menetapkan SMK3 yang terintegrasi dengan sistem manajemen perusahaan.

Dalam pencapaian penghargaan sertifikat SMK3, PJT I memiliki dua kegiatan utama. Pertama, kegiatan operasi sebagai upaya untuk dapat memanfaatkan air dan sumber-sumber air secara optimal dan mengendalikan daya rusaknya yang berupa banjir, kekeringan maupun pencemaran air. Kedua adalah kegiatan pemeliharaan sebagai upaya menjaga air dan sumber air serta prasarana pengairan untuk tetap dapat berfungsi sebagaimana yang diharapkan.

Untuk dapat menunjang kegiatan itu, dengan telah diperolehnya sertifikat SMK3 atas assesmen yang telah dilakukan Desember 2020 lalu, maka PJT I dinyatakan telah berhasil meminimalisir risiko kecelakaan kerja.
Selain Sistem Manajemen K3, PJT I juga telah memperoleh sertifikasi dalam penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 : 2015, Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO 37002 : 2016, serta khusus untuk produk layanan Laboratorium Lingkungan juga diperoleh sertifikasi sebagai laboratorium penguji berstandar SNI ISO/IEC 17025 : 2008.

25

Jasa Tirta I Ajak Puluhan Wartawan Belajar Jurnalisme Data

Perum Jasa Tirta (PJT) I mengajak puluhan jurnalis dari wilayah sungai Brantas, Bengawan Solo dan Toba Asahan untuk belajar jurnalisme data di era digital. Workshop yang digelar, Jumat (16/7/2021) secara virtual itu menghadirkan narasumber Atmaji Sapto Anggoro, CEO PT Binokular Media Utama.

Sapto juga dikenal sebagai mantan CEO Tirto.id serta pendiri detik.com dan merdeka.com yang menjadi portal media online terkemuka di Indonesia. Workshop dibuka oleh Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan yang juga menjadi keynote speaker dalam workshop yang berlangsung 150 menit tersebut.

Dalam paparannya, Raymond mengapresiasi workshop yang diikuti wartawan dari Forum Jurnalis Peduli Sungai dari daerah Surabaya, Malang, Batu, Lamongan, Medan, dan Toba. “Dunia jurnalistik tidak asing bagi saya. Dulu saya juga sempat hampir menjadi jurnalis pada tahun 90-an,” katanya.

Ia bercerita pengalamannya pernah mendaftar menjadi kontributor The Jakarta Post. “Waktu itu tes pakai TOEFL minimal 500 dan saya 500 sekian dan dinyatakan lolos. Tapi saat itu saya memilih tidak melanjutkan dan memilih melanjutkan kuliah hingga bekarir di PJT I,” ungkapnya bercerita.

Dengan pelbagai pengalaman di dunia jurnalistiknya itu, ia pun mengaku sangat mengapresiasi kerja wartawan dalam mencari informasi berita. “Saya walaupun malam hari di WA atau ditelpon wartawan selalu saya balas. Saya paham wartawan kerja juga ada deadline. Jadi dengan workshop yang digelar ini, saya berharap bisa menambah ilmu bagi kawan-kawan jurnalis,” harapnya.

Dalam materi workshop, Sapto selaku narasumber menjelaskan bahwa jurnalisme data bukanlah hal baru dalam dunia jurnalistik. Bahkan, jurnalisme data sudah ada sejak 1858 saat seorang perawat pada perang Inggris di Krimea, dulu Uni Soviet sekarang Ukraina merilis data jumlah kematian dalam perang.

Namun, kata dia, dengan perkembangan dunia digital saat ini jurnalisme data masih menjadi hal penting. “Saat ini banyak sekali informasi hoaks, missinformasi dan disinformasi melalui media sosial. Peran jurnalisme data ini sangat penting untuk bisa meng-counter informasi yang salah itu,” katanya.

Dalam sesi tanya jawab, sejumlah jurnalis menanyakan perihal sulitnya mencari data yang akurat. Selain itu, berkembangnya media sosial juga menjadi tantangan bagu para jurnalis di tengah banyaknya informasi yang beredar di masyarakat.

Sapto menjelaskan, di dalam jurnalisme data, kecepatan tidak menjadi hal penting karena akurasi data yang tepat menjadikan berita menjadi lebih kredibel. “Yang dicari orang saat ini adalah kebenaran. Namun kebenaran tidak tunggal tapi bisa diadu fakta dan datanya. Cilaka buat seorang jurnalis jika tidak menyampaikan data yang benar,” pungkasnya.

26

Pejabat Struktural Jasa Tirta I Belajar Strategi Komunikasi Media

Sekitar 50 pejabat struktural dari Perum Jasa Tirta (PJT) I belajar tentang strategi komunikasi media untuk korporasi. Pembelajaran workshop digelar secara online dengan menghadirkan narasumber Zainal Arifin Emka yang merupakan Staf Ahli Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur.

Workshop dibuka oleh Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan, Jumat (16/7/2021). Dalam sambutannya, Raymond memberikan keleluasaan bagi seluruh pejabat struktural di jajarannya untuk bisa menyampaikan pesan pada media massa.

“Sebagai salah satu BUMN di Indonesia, seluruh pejabat di PJT I adalah penyampai pesan yang merepresentasikan perusahaan. Baik melalui media massa ataupun media sosial,” jelasnya.

Ia pun menyambut baik workshop yang digelar oleh Departemen Humas dan Informasi Publik PJT I bersama dengan Forum Jurnalis Peduli Sungai (FJPS). “Sembari bekerja di kantor dan di rumah bagi yang WFH, sambil duduk-duduk saja mengikuti workshop strategi komunikasi media untuk korporasi ini bisa dapat ilmu yang luar biasa dari Pak Zainal,” ungkapnya.

Ia juga mengenalkan sosol Zainal Arifin Emka pada seluruh pejabat strukturalnya. “Pak Zainal ini assesor untuk uji kompetensi wartawan. Beliau juga dosen komunikasi di Stikosa AWS. Semoga banyak ilmu yang bisa didapat dari webinar kali ini,” harapnya.

Dalam paparannya, Zainal menjelaskan tentang pentingnya komunikasi dengan media massa. “Intinya jangan menghindar dari wartawan. Jika ada pertanyaan lebih baik dijawab. Jika tidak maka pemberitaannya akan menggelinding tak tentu arah karena wartawan pastibakan mencari narasumber lain yang mungkin kurang kompeten,” katanya.

Saat sesi tanya jawab, sejumlah pejabat PJT I juga menanyakan perihal kompetensi SDM di perusahaan yang berlatar belakang teknik sipil dan mesin. Secara sederhana, Zainal memberikan saran atas pertanyaan tersebut.

“Memang tidak semua pejabat menguasai dan mampu menjawab pertanyaan wartawan. Lebih baik tetap direspon dan meminta waktu untuk menyiapkan jawaban. Bisa minta jawaban pada pehabat lain yang kebih kompeten di bidangnya. Atau bahkan bisa membantu memfasilitasi atau menghubungkan wartawan dengan pejabat yang bisa menjawab,” ungkapnya.

Ia meminta pejabat PJT I tidak hanya reakrif atau merespon saat ada berita jelek tentang perusahaan. Namun, kata dia, jika ada data yang memang menjadi siklus rutin tahunan bisa disiapkan sebelum ada pertanyaan dari wartawan.

“Saat kemarau pasti pertanyaan wartawan soal debit air di waduk, kualitas air sungai. Kalau musim hujan biasanya soal potensi banjir dan cara penanggulangannya. Ini siklus tahunan yang datanya bisa disiapkan sejak awal. Tinggal update angka atau data terbarunya saja,” sarannya.

Untuk mengurangi potensi kesalahan wartawan dalam menulis berita hasil wawancara, ia juga menyarankan dibuatkan rilis berita tertulis. “Terkadang ada istilah teknis yang tidak semua wartawan paham dan tahu. Dengan rilis tertulis bisa mengurangi potensi kesalahan dalam pemberitaan,” pungkasnya.

24

PJT I Flushing Bendungan Sengguruh

Malang – Perum Jasa Tirta (PJT) I melakukan flushing atau penggelontoran sedimen di Bendungan Sengguruh, Kabupaten Malang. Kegiatan pemeliharaan waduk itu dilakukan untuk memperpanjang usia guna bendungan dengan cara mengoptimalkan daya tampung waduk yang menyusut akibat tingginya sedimentasi. Proses flushing dilakukan selama enam hari. Terhitung mulai 26 Juni 2021 lalu dan berakhir hari ini, Kamis 1 Juli 2021.

Direktur Operasional PJT I, Gok Ari Joso Simamora menjelaskan, daya tampung air Bendungan Sengguruh memang telah mengalami penurunan cukup drastis akibat sedimentasi. “Pada Awal beroperasi di tahun 1989, kapasitas tampungan Bendungan Sengguruh mencapai 21,5 juta meter kubik. Namun karena posisinya yang berada paling hulu di sistem Brantas, maka bendungan ini menerima sedimen dan sampah dengan volume yang cukup tinggi tiap tahunnya. Laju sedimentasi Sengguruh saat ini telah mencapai 1,1 juta meter kubik per tahun. Ini mengakibatkan kapasitasnya turun dan hanya menyisakan 5-6 persennya atau sekitar 900 ribu meter kubik,” kata Simamora.

Ia menambahkan, luas daerah tangkapan air Waduk Sengguruh 1.659 km². Mencakup Kota Batu, Kota Malang, dan sebagian Kabupaten Malang. “Aktivitas manusia yang semakin meningkat pasti membutuhkan ruang, ini menyebabkan berkurangnya areal hutan di hulu. Bertambahnya areal pertanian dan pemukiman menyebabkan laju erosi di hulu meningkat, dan berakhir menjadi sedimentasi di Bendungan Sengguruh ini,” terang Simamora. “Pekerjaan flushing ini sangat diperlukan untuk menjaga bendungan agar tetap berfungsi. Idealnya kegiatan flushing dilaksanakan tiap tiga tahun. Flushing pertama sejak awal beroperasinya bendungan dilaksanakan pada tahun 2016, kemudian di tahun 2018. Jadi tahun 2021 ini adalah kali ketiga pelaksanaan flushing di Sengguruh.”

Simamora juga menambahkan bahwa kegiatan flushing ini merupakan salah satu bentuk implementasi penggunaan Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA) yang selama ini telah dipungut oleh PJT I kepada PT. PJB atas penggunaan air dari Waduk Sengguruh untuk pengoperasian PLTA. “Kegiatan flushing ini juga merupakan bentuk pelayanan kami kepada para pemanfaat, dalam hal ini PT. PJB yang telah membayarkan BJPSDA nya untuk kebutuhan pengelolaan sumberdaya air.”

Proses penggelontoran di awali dengan sosialisasi pada instansi terkait seperti TNI, Polri dan masyarakat sekitar, termasuk pemberitahuan pada Bupati Malang akhir Mei lalu. Kasubdiv Jasa ASA I/1 PJT I, Hermawan C Nugroho menambahkan, untuk sosialisasi pada masyarakat dilakukan untuk mengamankan agar tidak ada warga yang mendekat dan beraktivitas di hilir bendungan selama proses flushing dilakukan.

Untuk tahap pelaksanaan, di awal pihaknya sudah membuka pintu spillway untuk menggelontorkan air dan sedimen yang ada di dasar bendungan. Guna mengoptimalkan penggelontoran sedimen yang berwujud lumpur dan pasir, PJT I menurunkan empat alat berat amphibious excavator long arm. Flushing kali ini ditargetkan dapat menggelontor 200 hingga 250 ribu meter kubik sedimen. “Untuk bisa mengimbangi sedimen yang masuk ke waduk, tidak cukup jika hanya mengandalkan kapal keruk. Dari evaluasi flushing sebelumnya, kegiatan ini dinilai cukup efektif menambah kapasitas waduk hingga 250 meter kubik dalam waktu relatif singkat,” jelas Hermawan.

Saat ini proses flushing masih dilakukan untuk memindahkan sedimen dengan eskavator agar larut dan ikut mengalir ke sisi hilir bendungan. “Sampai sekarang masih kami lakukan. Rencananya, flushing akan selesai hari ini. Kalau memungkinkan, sore atau malam nanti, pintu air sudah ditutup dan bisa kembali diisi air,” katanya.

Ditanya mengenai daya tampung bendungan setelah digelontor, ia mengaku belum bisa menghitung secara pasti. “Sekarang baru kasat mata saja, tapi hitungan pasti untuk daya tampungnya akan dilakukan pengukuran echosounding lebih dulu oleh tim dari kantor pusat. Segera kami infokan lebih lanjut. Mungkin minggu depan,” tuturnya.

Setelah pintu air di Bendungan Sengguruh ditutup, Hermawan memastikan waduk dapat terisi penuh kembali dengan durasi setengah hari. “Untuk pengisian kembali air di Sengguruh bisa 8 sampai 12 jam. Air diisi dari aliran hulu di Sungai Brantas dan Sungai Lesti. Saat ini debit air dari kedua sungai masih normal di kisaran 30-40 meter kubik per detik,” ungkapnya.

Untuk mengurangi sedimentasi di Sengguruh, ia juga berharap agar masyarakat lebih memperhatikan kaidah konservasi dalam menjalankan aktivitas kesehariannya. Seperti tidak melakukan penebangan pohon di sisi hulu Sungai Brantas, termasuk juga menggunakan terasan dalam mengolah lahan pertanian. Selain itu lebih dimasifkan lagi kegiatan penanaman pohon untuk mengurangi erosi dan tanah longsor.

Ia juga mengimbau masyarakat di wilayah hulu, seperti Kota Batu, Kota Malang dan Kabupaten Malang agar tidak membuang sampah ke sungai atau bantaran sungai. Pasalnya, kata dia, sampah juga menjadi masalah yang cukup mendominasi di Bendungan Sengguruh.

Perlu diketahui, Bendungan Sengguruh merupakan salah satu bendungan yang berada di sistem Sungai Brantas dan dikelola oleh PJT I. Lokasinya berada di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang atau sekitar 24 KM di selatan Kota Malang dan 14 KM hulu Bendungan Sutami.

Bendungan ini berfungsi sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan kapasitas pembangkitan sebesar 2 x 14,5 MW. Selain itu, juga berperan sebagai penangkap sedimen yang akan masuk ke Bendungan Sutami, dengan demikian umur ekonomis Bendungan Sutami dapat terjaga.

22

PJT I Bersama Pemkab Madiun Tanam 10 Ribu Bibit Akar Wangi

Perum Jasa Tirta (PJT) I bersama dengan Pemkab Madiun melalui BPBD Madiun melakukan penanaman 10 ribu bibit akar wangi (chrysopogon zizanioides). Penanaman dalam rangka peringatan Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia itu dilakukan di kawasan lereng Gunung Wilis Desa Durenan, Gemarang, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Kepala Departemen Pengelolaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan, Nina Meita Sari mengatakan, penanaman tersebut sebagai implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) No 13 yaitu Penanganan Perubahan Iklim. Pelaksanaannya dituangkan dalam Program Penanaman Pohon di wilayah kerja PJT I sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

“Kami memberikan bantuan dana program TJSL kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Madiun untuk melaksanakan penanaman akar wangi di sepanjang bantaran anak Sungai Bengawan Solo di daerah Kabupaten Madiun. Ini sebagai upaya pencegahan dan mitigasi bencana,” jelasnya, Sabtu (19/6/2021).

Pemerintah Daerah Kabupaten Madiun juga memberikan penghargaan kepada PJT I. Penghargaan itu atas partisipasi dan peran sertanya dalam mendukung kegiatan pembangunan di Kabupaten Madiun melalui program TJSL tersebut.

Kepala Sub Divisi Jasa ASA III/2 PJT I, Achmad Syuhairus Syam mengatakan, kegiataan konservasi di wilayah Kabupaten Madiun telah dilakukan setiap tahun oleh PJT I.
Pada tahun ini, kegiatan konservasi difokuskan pada mitigasi bencana banjir dan longsor yang diwujudkan dalam bentuk penanaman jenis tanaman akar wangi atau vetiver.

“Vetiver ini memiliki akar serabutnya bersifat mengikat tanah dan panjangnya sampai lima meter ke dalam tanah. Sehingga sangat cocok untuk mencegah bencana longsor,” jelasnya.

Lokasi dipilihnya Desa Durenan, Kecamatan Gemarang karena termasuk wilayah DAS Brantas. Pertimbang lain, karena pernah terjadi longsor pada tanggal 5 April 2021 yang menelan banyak kerugian. Selain itu, lanjut dia, untuk membentuk keseimbangan ekologi dimana tanaman porang yang menjadi andalan ekonomi warga sekitar dapat dikurangi dampaknya dengan tanaman akar wangi.

Untuk diketahui, akar wangi dengan nama lain vetiver merupakan tanaman sejenis rumput besar atau alang-alang. Akar wangi secara masif akarnya tumbuh hingga kedalam lima meter sehingga dinilai memiliki fungsi seperti kolom-kolom beton yang dapat menahan tanah agar tidak longsor.

Akar wangi juga dapat tumbuh di daerah lahan marginal, kering ataupun tercemar. Disisi lain akar wangi juga tahan terhadap iklim, hama penyakit maupun api.

PJT I dan Inalum Kerjasama Bersihkan Bendungan Siruar dan Sigura-Gura

Perum Jasa Tirta (PJT) I melakukan kerjasama dengan PT Inalum untuk membersihkan dua bendungan di Wilayah Sungai (WS) Toba Asahan. Dua lokasi bendungan yang dibersihkan yakni Bendungan Siruar dan Bendungan Sigura-gura.

Direktur Operasional PJT I, Gok Ari Joso Simamora menjelaskan, kerjasama dengan Inalum sebagai bentuk komitmen terhadap layanan dan pengelolaan sumber daya air di WS Toba Asahan, Provinsi Sumatera Utara.

“Kami dari PJT I bersama dengan PT Inalum telah melakukan kerjasama untuk melaksanakan beberapa program kegiatan secara rutin dan berkala. Satu diantaranya adalah pada tahun 2020-2021 kami melaksanakan kegiatan yang dibilang masih baru yaitu pekerjaan penyemprotan dan pembersihan dinding bendungan yang mencakup area Bendungan Siruar, Sigura-gura dan Tangga,” jelas Simamora, Kamis (3/6/2021).

Pembersihan tubuh bendungan ini merupakan salah satu upaya pemeliharaan bangunan bermaterial beton. Bendungan Siruar mulai beroperasi sejak 1983, sedangkan Bendungan Sigura-gura sejak 1981. Selain untuk mempercantik tampilan bendungan, pembersihan ini juga berfungsi untuk memperpanjang usia guna bangunan.

Sampai dengan bulan Mei 2021 telah dilaksanakan kegiatan pembersihan pada dua lokasi bendungan yaitu Bendungan Siruar seluas 3.200 m2 dan Bendungan Sigura-gura 5.200 m2. Kegiatan pembersihan tersebut dilakukan dengan menggunakan metode Rope Access dan dilengkapi alat bantu Water Jet.

Pembersihan didukung tim pelaksana yang profesional dan tersertifikasi, serta memenuhi persyaratan K3 untuk bekerja di ketinggian. “Kegiatan pembersihan dinding bendungan ini dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar,” katanya.

Selain pembersihan diding bendungan, PJT I yang hadir di WS Toba Asahan sejak 2014 dan eksis tahun 2016 itu juga bekerjasama dengan Inalum dalam kegiatan konservasi. Sejak 2019 hingga kini sudah menanam pohon di lahan 371 hektare atau sebanyak 191 ribu batang pohon.

Khusus Kabupaten Toba, sudah dilakukan penanaman seluas 50 hektare atau 41 ribu batang di Desa Ombur Kecamatan Silaen. Adapun tahun 2021 seluas 290 hektare masih dalam proses penanaman.

Dikerjasamakan pula sosialisasi dan pelaksanaan operasi dan pemeliharaan Sungai Asahan. Kerjasama Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) juga dilakukan pada saat musim kemarau. Hal itu dilakukan agar menambah tampungan air di Danau Toba.

Adapun kegiatan lain yang dilakukan termasuk pembangunan Laboratorium Air di Parapat. Laboratorium itu akan menjadi sumber informasi bagi masyarakat terkait kondisi kualitas air Danau Toba.


Dept. Humas dan Informasi Publik PJT I

MoU Tripartit Konservasi Danau Toba resmi disepakati, PJT I, Inalum dan Pemkab Toba siap berkolaborasi

Perum Jasa Tirta (PJT) I bersama dengan PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) dan Pemkab Toba telah resmi menyepakati kerjasama pelaksanaan kegiatan konservasi Danau Toba, diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU. Perjanjian tripartit itu dilakukan untuk semakin menguatkan kinerja dalam pengelolaan daerah tangkapan air Danau Toba.

Penandatanganan MoU dilaksanakan Rabu, 2 Juni 2021 lalu. MoU ditandatangani oleh Direktur Operasional PJT I, Gok Ari Joso Simamora, Kepala Direktur Operasi dan Produksi PT Inalum, Rainaldy Harahap, dan Bupati Toba, Poltak Sitorus.

“Para pihak terkait MoU ini telah bersepakat untuk merealisasikan upaya konservasi Danau Toba secara berkelanjutan dan terkoordinir, sehingga diperoleh hasil yang optimal.” kata Gok Joso Ari Simamora saat dikonfirmasi, Jumat (4/6/2021).

Ia menjelaskan, dengan adanya kerjasama tripartit itu diharapkan dapat mendukung pelaksanaan kegiatan penghijauan yang selama ini telah berjalan, dengan pelibatan peran masyarakat setempat untuk menjaga kearifan lokal yang ada disekitar Danau Toba. Penanaman pohon ini, nantinya akan dapat mengembalikan fungsi daerah tangkapan air sebagai buffering zone untuk mengurangi tingkat erosi di hulu danau. Hal itu, kata dia, sebagai langkah untuk menjaga ketersediaan dan kestabilan muka air Danau Toba sekaligus menjadi program pemberdayaan masyarakat.

MoU ini akan membuka akses bagi para pihak untuk dapat saling berkoordinasi, diskusi dan melakukan pertukaran informasi dalam rangka pelaksanaan sejumlah program. Simamora juga menjelaskan bahwa program konservasi ini tidak hanya berhenti pada penanaman pohon saja, namun akan dilakukan secara berkesinambungan mulai dari penentuan lokasi penghijauan, sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat, pemeliharaan tanaman, hingga pengawasan dan evaluasi.

Direktur Operasional PJT I menegaskan, kegiatan konservasi sejauh ini diyakini belum cukup maksimal. “Dengan adanya kerjasama ini semoga akan diperoleh manfaat konservasi secara optimal. Tentunya dengan dukungan Bupati Toba dan jajarannya supaya Danau Toba semakin asri,” harapnya.

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan konservasi penghijauan sangat penting. “Masyarakat bisa terlibat dalam kegiatan konservasi dan merawat pohon yang telah ditanam. Sinergitas ini juga menjadi kewajiban kami dari BUMN untuk mengedukasi akan manfaat dari penghijauan, terutama bagi masyarakat setempat,” pungkasnya.

Dalam hal konservasi di Wilayah Sungai Toba Asahan, PJT I yang memperoleh penugasan dari Pemerintah sejak 2014 telah bekerjasama dengan PT. Inalum sejak 2016. Dari 2019 hingga kini sudah terlaksana program penanaman pohon di lahan kritis Danau Toba seluas 371 hektare atau sebanyak 191 ribu batang pohon.

Khusus Kabupaten Toba sudah terlaksana seluas 50 hektar atau 41 ribu batang di Desa Ombur, Kecamatan Silaen. Adapun tahun 2021 seluas 290 hektar masih dalam proses penanaman.


Dept. Humas dan Informasi Publik PJT I

Jasa Tirta I Siap Kolaborasi Benahi Permasalahan Kali Surabaya

Kegiatan patroli air rutin dilakukan untuk mengetahui kondisi pencemaran yang terjadi utamanya di Kali Surabaya. Bersama dengan instansi terkait, 25 Mei 2021 di Kali Surabaya dilakukan patroli air yang menghasilkan sejumlah temuan diantaranya ditemukan adanya banyak perahu tambang yang masih beroperasi. Selain itu, banyak juga ditemukan tumpukan sampah di bantaran sungai dan tak sedikit pula yang dibakar hingga masuk ke badan sungai.

Mencermati hal itu, pihak Perum Jasa Tirta (PJT) I selaku operator pengelola SDA di Wilayah Sungai Brantas akan segera melakukan pembenahan bersama Pemerintah dan Instansi terkait. Adapun berdasar data dari data tim patroli air, untuk perahu tambang dari wilayah Wringin Anom, Gresik hingga Gunungsari, Surabaya tercatat sebanyak 54 perahu yang beroperasi dan tiga lainnya tidak, karena kondisi rusak. Sementara sampah di sepanjang bantaran Kali Surabaya yang terpantau di wilayah Gresik, Sidoarjo, dan Surabaya juga mencapai ratusan titik.

Menyikapi maraknya perahu tambang yang digunakan untuk penyeberangan orang dan motor itu, pihak PJT I akan memastikan bersama instansi terkait akan memeriksa keberadaan izin formal dari perahu penyeberangan di Kali Surabaya. Selain permasalahan izin hal lain yang juga menjadi perhatian adalah pemenuhan kelengkapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) perahu yang beroperasi.

Hal lain yang juga menjadi temuan terkait kegiatan penambangan dimana pihak PJT I kedepannya akan segera melakukan survei. Tujuan besarnya agar jangan sampai perahu penambangan itu beroperasi tanpa pembinaan keselamatan. Adanya upaya preventif agar tidak terulang kembali tragedi di Kota Surabaya tahun 1998 dimana ada belasan orang meninggal karena perahunya terbalik akibat perahu tidak layak beroperasi.

Kedepannya perusahaan akan segera melakukan survei dan mengecek kondisi perahu tambang di Kali Surabaya. Dari pantauan tim patroli di lokasi, tak sedikit pula perahu tambang menggunakan dermaga yang posisinya menjorok ke sungai. Untuk penertiban perahu tambang, tidak hanya soal dermaga saja tapi unsur keselamatan juga penting. Jangan sampai terjadi kecelakaan dan menimbulkan korban jiwa.

Permasalahan lain yang juga mengemuka kemudian adalah banyaknya tumpukan sampah di bantaran Kali Surabaya. Di era pandemi ada dampak perubahan pola hidup masyarakat. Namun membuang sampah di bantaran sungai juga tidak bisa dibenarkan. Sebelumnya pada tahun 2019 akhir bersama Balai Besar Wilayah Sungai Brantas dan Pemkab Gresik, PJT I pernah melakukan pendataan dan survei papan larangan pembuangan sampah di bantaran Kali Surabaya. Pertanyaan yang mengemuka kemudian adalah apakah sampai sekarang papannya masih ada atau tidak, dihiraukan atau tidak dan hal tersebut tentunya menjadi perhatian bersama seluruh pihak yang berkepentingan.

Langkah strategis lain yang akan dilakukan adalah dalam waktu dekat PJT I akan membuat survei terkait sampah bantaran. Hasilnya akan dipaparkan pada Pemkab Gresik, Sidoarjo dan Pemkot Surabaya agar bisa segera dibuatkan rencana aksi penangangan sampah yang sebenarnya menjadi kewajiban dari pemkab atau pemkot. Tujuan akhirnya adalah ditemukan langkah strategis bersama pihak terkait untuk mengatasi permasalahan yang terjadi di Kali Surabaya.

Delapan Bendungan dan Dua Terowongan Aman Pasca Gempa Blitar

Malang – Peristiwa gempa tektonik berkekuatan 6,2 Skala Richter (SR) berpusat di 57 km tenggara Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Dari gempa yang terjadi Jumat (21/5/2021) pukul 19.09 WIB itu sempat dikhawatirkan berdampak pada bendungan yang menyinpan cadangan air dan terowongan yang dikelola Perum Jasa Tirta (PJT) I.

Namun dari hasil pemantauan visual dan pengecekan fisik, kondisi bendungan dan terowongan masih dalam keadaan normal. “Kalau dari gempa yang di Blitar kemarin, sudah kami cek kondisi delapan bendungan dan dua terowongan yang kami kelola masih kategori aman,” kata Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan saat dikonfirmasi, Senin (24/5/2021).

Raymond mengungkapkan, dalam dua bulan terakhir ada tiga kali gempa di atas 5 SR. Gempa itu, kata dia, terasa di beberapa bendungan dengan kisaran sebesar II hingga IV Modified Mercalli Intensity (MMI), sehingga perlu dilakukan pemerikasaan keamanan bendungan.

Ia menjelaskan, tidak ada retakan dan pergeseran atau rembesan air akibat gempa. “Setelah gempa (Jumat malam), keesokan harinya, tim kami dari PJT I langsung memantau kondisi bendungan dan terowongan. Alhamdulillah semuanya aman,” ujarnya.

Adapun delapan bendungan yang dipantau, yakni Bendungan Sengguruh, Sutami dan Selorejo di wilayah Kab Malang. Dua bendungan di Kab Blitar, yakni Bendungan Lahor dan Wlingi. Lalu Bendungan Wonorejo di Tulungagung, Bendungan Bening di Madiun, dan Bendungan Wonogiri di Jawa Tengah.

Sedangkan dua terowongan yang dikelola PJT I berada di Tulungagung. Pertama adalah Terowongan Tulungagung I atau dikenal dengan nama Terowongan Niyama yang dibangun tahun 1961. Kedua adalah Terowongan Tulungagung II atau Terowongan Tulungagung Selatan.

“Dua terowongan ini memang usianya cukup tua, jadi saat terjadi gempa maka setelahnya kami pantau langsung kondisinya. Kondisinya juga cukup aman dan tidak ada tanda-tanda retakan atau pergeseran,” ungkapnya.

Hasil pemantauan bendungan dan terowongan pasca gempa Blitar itu juga langsung dilaporkannya pada Dirjen SDA Kementerian PUPR. Selanjutnya, PJT I kini juga masih melakukan pemantauan kondisi dengan memakai instrumen keamanan bendungan yang terpasang dan laporan analisis serta evaluasi.


Dept. Humas dan Informasi Publik PJT I

Cegah Covid-19, PJT I Perketat Prokes Delapan Lokasi Wisata

Masa libur lebaran banyak dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur mengunjungi lokasi wisata. Selaku pengelola delapan lokasi wisata waduk atau bendungan di Jawa Timur PJT I tetap melakukan pengetatan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 menyesuaikan kebijakan pemerintah daerah setempat dalam mengoperasionalkan 8 lokasi wisata yang dikelola yaitu Pariwisata Sutami, Lahor, Wonorejo, Waruturi, Wlingi, Lodoyo, Bening, dan Selorejo. Dari delapan lokasi, tiga ditutup sementara menyesuaikan kebijakan Pemerintah Kabupaten. Untuk Taman Wisata Wlingi dan Lodoyo di Blitar terhitung tutup dari 12-17 Mei 2021. Adapun taman Wisata Bening di Madiun tutup sejak 4 Mei 2021 dan baru dapat beroperasi kembali pada 18 Mei 2021 dan diwajibkan untuk membatasi jumlah pengunjung hanya 50% dari 50% kapasitas normal. Kendati ditutup, perusahaan tetap melakukan perawatan lokasi wisata dan menyiagakan petugas di pos masuk lokasi wisata Wlingi dan Lodoyo serta Bening. Giat personel ketiga taman wisata adalah merawat aset dan meminta putar balik pengunjung yang datang ke lokasi.

Adapun untuk lima lokasi taman wisata bendungan yang tetap beroperasi, yakni Bendungan Lahor di perbatasan Blitar dan Malang, Bendungan Karangkates Malang, Bendungan Selorejo Malang, Bendung Gerak Waruturi Kediri, dan Bendungan Wonorejo Tulungagung. Lima tempat wisata yang dikelola PJT I tetap buka dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Pengunjung yang masuk diharuskan berasal dari wilayah sesuai dengan rayon lokasi wisata dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau membawa hasil Rapid Antigen Negatif. Pengetatan prokes ini dilakukan dengan penyekatan dan pembatasan di pintu masuk pariwisata. Dengan adanya penyekatan yang dilakukan kami meminta pengunjung untuk kembali ketika persyaratan yang diminta tidak terpenuhi,” jelasnya.

Hal lain yang menjadi perhatian khusus PJT I selaku pengelola untuk lokasi wisata yang dibuka selama masa pandemi adalah terkait keselamatan. PJT I sangat memperhatikan keselamatan para wisatawan. Di antaranya dengan melengkapi perlengkapan safety di setiap wahana yang tersedia, seperti perahu wisata serta memastikan batasan maksimal jumlah penumpang perahu.

Dua taman wisata yang dikelola yaitu Pariwisata Selorejo dan Pariwisata Bening telah tersertifikasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Untuk Selorejo dan Bening sudah tersertifikasi CHSE atau Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment (Ramah lingkungan). Dengan adanya sertifikasi CHSE itu, diharapkan dapat memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan dalam berwisata untuk masyarakat yang berkunjung.

Waktu liburan akhir pekan dan nantinya libur nasional akan menjelang, pastikan jika akan berkunjung ke obyek wisata yang dikelola oleh PJT I tetap patuhi dan terapkan protocol kesehatan. Gunakan masker, cuci tangan, dan tetap menjaga jarak agar kita terbebas dari penularan Covid-19. Ikuti seluruh kebijakan yang diterapkan dengan tujuan untuk menjaga keamanan dan keselamatan kita semua saat berwisata. Pembatasan pengunjung juga kami lakukan dengan harapan agar tidak ada klaster baru Covid-19 dari tempat wisata yang kami kelola. Tetap berwisata dengan aman dan nyaman.

Lowongan PT Jasa Tirta Energi

Info lowongan lagi dari PT Jasa Tirta Energi (JTE), anak perusahaan dari Perum Jasa Tirta I yang bergerak di bidang Energi dan Konstruksi.

Segera cek ketentuan dan kualifikasinya di http://bit.ly/Rekrutmen_JTE. Pendaftaran ditutup 22 Mei 2021. Ingat ya, PT JTE tidak memungut biaya dalam bentuk apapun dan tidak bekerjasama dengan pihak manapun dalam pelaksanaan rekrutmen ini.

Ayo segera daftarkan diri dan bergabung dengan PT JTE untuk ambil bagian dalam membangun negeri.

Yuk, catat seluruh persyaratannya dan pastikan juga kamu mendaftar jika masuk kualifikasinya.

 

Rekrutmen Staf Bidang Akuntansi dan Hukum

Perusahaan Umum Jasa Tirta I adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pengelola Sumber Daya Air yang berkantor pusat di Malang dan memiliki wilayah kerja mencakup lima wilayah sungai di Indonesia, memberi kesempatan kepada talenta profesional untuk mengisi posisi sebagai karyawan BUMN dengan jabatan:

  1. Staf Hukum
  2. Staf Akuntan

Dengan ketentuan sebagai berikut:

No Kebutuhan Jumlah Kebutuhan Kode Lamaran
  Kelompok Program Keahlian/ Kompetensi Program Studi Keahlian
1. Profesional Non Teknik Ilmu Hukum 1 PRF HKM
2. Profesional Non Teknik Akuntansi 1 PRF AK

 

Tata Cara Pendaftaran:

  1. Pendaftaran lamaran dilakukan secara online, melalui website: recruit.jasatirta1.co.id, dengan cara melakukan login terlebih dahulu kemudian melakukan registrasi lamaran yang dipilih.
  2. Register Online dimulai pada tanggal 28 April 2021 pukul 00.00 WIB dan ditutup pada tanggal 22 Mei 2021 Pukul 23.59 WIB.
  3. Pendaftaran yang dilakukan sebelum dan sesudah batas waktu yang telah ditentukan pada butir 2, akan ditolak secara otomatis oleh sistem.
  4. Ketentuan batas maksimal unggahan sebagai berikut: a. Foto dan KTP 150kb (jpeg/png) b. Ijazah, Transkrip, surat-surat keterangan, sertifikat 300kb (jpeg/png/pdf)

Informasi selanjutnya silakan kunjungi http://recruit.jasatirta1.co.id/?mod=berita&id=844

Pengumuman Lowongan

Jasa Tirta I Bantu Paket Sembako Untuk Korban Gempa Kabupaten Malang

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial atas bencana alam yang melanda Kabupaten Malang dan sekiratnya, Perum Jasa Tirta I (PJT I) memberikan bantuan berupa 200 paket sembako bagi korban gempa di Malang. Bantuan disalurkan melalui BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Malang. Perusahaan prihatin dan berduka atas terjadinya gempa yang terjadi di Malang bagian Selatan. Sebagai salah satu BUMN yang berpusat di wilayah Malang, bantuan ini diharapkan dapat memberikan memberikan rasa empati untuk para korban gempa.
Adapun bantuan paket sembako yang diberikan berisi beras tiga kilogram, gula pasir satu kilogram, tepung satu kilogram dan minyak goreng dua liter. Bantuan diserahkan secara langsung oleh Kepala Departeman Pengelolaan PKBL PJT I, Nina Meita Sari dan diterima Staf BPBD Kabupaten Malang, Isa Ansori pada Kamis, 22 April 2021. Direktur Utama PJT I Bapak Raymond Valiant menyatakan bahwa “Bantuan yang disalurkan berupa 200 paket sembako senilai Rp 20 Juta. Semoga apa yang diberikan PJT I walau tak dapat dinilai secara material, dapat ikut sedikit meringankan beban dan derita korban,”
Bantuan dari PJT I tersebut sendiri tercatat di dalam Tim Satgas Bencana BUMN Jatim. Sebelumnya, banyak BUMN lain yang berpusat di wilayah Jawa Timur juga menyalurkan bantuan serupa yakni paket sembako. Paket dibagikan tak hanya di wilayah Malang, tapi juga Lumajang, Blitar dan Tulungagung.
Seperti diketahui, gempa bumi bermagnitudo 6,7 mengguncang daerah Malang dan sekitarnya pada Sabtu (10/4/2021) pukul 14.00 WIB. Menurut keterangan resmi BMKG, pusat gempa berada di 8,95 LS dan 112,48 BT (90 km barat daya Kab Malang-Jatim) dengan kedalaman 25 km. Gempa juga dirasakan di sejumlah wilayah, yakni Jawa Timur bagian Selatan dan Tengah, hingga wilayah Jogja dan Jawa Tengah. Namun gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami.
—-
Dept. Humas dan Informasi Publik PJT I

Jasa Tirta I Bagikan Beasiswa Pada 50 Pelajar di Kota Malang

Perum Jasa Tirta (PJT) I membagikan bantuan beasiswa pada 50 pelajar di wilayah Kota Malang. Bantuan dari Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) itu diserahkan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Malang.

Untuk 50 pelajar penerima beasiswa terdiri dari 23 siswa jenjang SD dan 27 pelajar jenjang SMP. Masing-masing menerima beasiswa Rp 500 ribu yang diberikan secara tunai kepada siswa dengan didampingi orang tua atau wali murid.

Penyerahan beasiswa dilakukan simbolis oleh Kepala Dindikbud Kota Malang, Suwarjana bersama Kepala Departemen Pengelolaan PKBL PJT I, Nina Meita Sari. Nina menjelaskan, penyaluran beasiswa tersebut merupakan salah satu bentuk pelaksanaan program tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahan tahun 2021.

Ia menjelaskan, PJT I berkantor pusat di Kota Malang sehingga memberikan beasiswa bagi pelajar jenjang SD dan SMP di Kota Malang. Adapaun kriteria pelajar penerima beasiswa, yakni memiliki prestasi akademik yang baik, bertempat tinggal di sekitar wilayah sungai atau anak sungai Kali Brantas yang melintasi Kota Malang serta orang tua pelajar penerima beasiswa terdampak pandemi Covid-19.

Untuk memenuhi kriteria tersebut, pihaknya menilai Dindikbud Kota Malang yang tahu persis. “Agar program ini berjalan lancar dan sesuai tujuan yang diharapkan, kami dari PJT I sebagai BUMN pengelola Sumber Daya Air menggandeng Dindikbud Kota Malang agar penyaluran beasiswa ini tepat sasaran saat menjelaskan pada Kamis, 15 April 2021.

Kepala Dindikbud Kota Malang, Suwarjana menyampiakan terima kasih pada jajaran PJT I yang telah ikut andil peduli mewujudkan pembangunan berkelanjutan, salahsatunya melalui pendidikan berkualitas. Penyaluran beasiswa itu, kata dia, sebagai bentuk program kemitraan dan bina lingkungan dapat membantu dan meningkatkan motivasi semangat belajar siswa SD dan siswa SMP.

“Kriteria pelajar penerima beasiswa memiliki prestasi akademik yang baik secara tidak langsung mendorong siswa untuk berlomba belajar giat. Sehingga selain memperoleh nilai yang memuaskan juga mendapatkan berbagai bentuk apresiasi di antaranya mendapatkan beasiswa, baik itu beasiswa dari pemerintah maupun beasiswa dari pihak ketiga seperti PJT I,” ungkapnya.

Suwarjana berpesan pada murid serta orang tua dan wali murid penerima beasiswa agar bersyukur dengan adanya bantuan tersebut. “Patut kiranya berkah ini kita syukuri bersama. Sebab, Ananda sekalian terpilih dari ribuan pelajar yang ada. Untuk itu, selain bersyukur, maka gunakanlah beasiswa dari PJT I ini sebagaimana mestinya. Gunakan sesuai peruntukkannya seperti memenuhi kebutuhan sekolah atau kebutuhan belajar Ananda sekalian,” imbaunya.

Dept. Humas dan Informasi Publik PJT I

Jasa Tirta I Dukung Sentra Vaksinasi Covid-19 Bersama BUMN di Surabaya

Surabaya – Upaya Kementerian BUMN dalam percepatan program vaksinasi Covid-19 terus mendapatkan dukungan dari pelbagai pihak. Salah satunya dari Perum Jasa Tirta (PJT) I yang turut mengikutsertakan ratusan pekerjanya untuk menerima vaksinasi yang dipusatkan di Grand City, Surabaya.

“Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk insan Perusahaan Umum Jasa Tirta I adalah langkah penting dalam memerangi persebaran virus ini,” kata Dirut PJT I, Raymond Valiant Ruritan saat dikonfirmasi, Senin (5/4/2021).

Menurutnya, PJT I sebagai perusahaan BUMN yang bertugas mengoperasikan infrastruktur pengairan dan memberi pelayanan di bidang sumber daya air memang memerlukan vaksinasi. “Diharapkan (karyawan PJT I) bisa bekerja lebih optimal dan dapat lebih menangkal virus ini,” jelasnya.

Tak hanya karyawan PJT I, Raymond pun turut menjadi peserta yang menerima vaksinasi pada hari Minggu (3/4/2021). Ia pun menyampaikan terima kasih atas perhatian Kementerian BUMN pada pemenuhan vaksinasi untuk insan perusahaan. “Semoga ini benar-benar bermanfaat bagi peningkatan daya tahan para pelayan masyarakat,” ungkapnya.

Pelaksanaan Sentra Vaksinasi Bersama (SVB) BUMN telah berlangsung di tiga kota besar. Setelah Jakarta dan Semarang, kini giliran Surabaya menjadi lokus SVB BUMN untuk wilayah Jatim. SVB dipusatkan di Kompleks Grand City Mall Surabaya untuk melayani para warga lanjut usia atau lansia, serta karyawan BUMN khususnya di wilayah Jawa Timur. Pelaksanaan dibuka selama dua bulan, mulai 28 Maret 2021 lalu hingga 28 Mei 2021 mendatang.

SVB BUMN di Surabaya dibuka langsung oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Minggu (28/3/2021). Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan BUMN untuk mempercepat vaksinasi, terutama di kota besar, yang penduduknya juga padat.

Program tersebut didukung oleh Kementerian Kesehatan, Pemprov Jatim dan Pemerintah Kota Surabaya, serta perusahaan BUMN yang ada di Jatim. Targetnya adalah vaksinasi 5.000 orang dalam sehari, terutama bagi lansia.

Dalam memberikan pelayanan, SVB BUMN didukung sekitar 150 orang Covid Ranger dari seluruh BUMN di Jatim. Didukung pula sekitar 50 tenaga kesehatan baik dokter dan perawat yang berasal dari Indonesian Health Care (IHC) Corporation, Perusahaan yang terdiri dari gabungan rumah sakit BUMN.

Adapun target vaksinasi 5000 orang per hari tidak lain karena lansia ini bisa segera mendapatkan vaksinasi Covid-19 tercepat. Menurut Erick Thohir, rata-rata mortalitas atau kematian karena covid -19 didominasi oleh kelompok lansia.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) di awal tahun 2021, Jawa Timur memiliki sekitar 4,3 juta warga berusia 60 tahun ke atas. Kota Surabaya menyumbang sekitar 265 ribu lansia. Sementara itu terdapat 27 perusahaan BUMN yang beroperasi di Jawa Timur dimana pekerjanya merupakan bagian dari petugas layanan publik yang akan mendapatkan vaksinasi.


Dept. Humas dan Informasi Publik PJT I

Jasa Tirta I dan Kejati Sumut Kerjasama Tangani Permasalahan Perdata dan TUN

Medan – Perum Jasa Tirta (PJT) I bersama dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) melakukan kerjasama terkait penanganan masalah perdata dan tata usaha negara (TUN). Sinergitas kerjasama itu dituangkan dalam nota kesepahaman atau MoU yang dilakukan di kantor Kejati Sumut.

MoU ditandatangani oleh Kepala Kejati Sumut, IBN Wiswantanu dengan Manajer Utama Regional II PJT I, Ganindra Adi Cahyono. Penandatanganan juga disaksikan Direktur Operasional PJT I, Gok Ari Joso Simamora didampingi Kasubdiv Jasa ASA V/1, Mahendra Sitinjak.

Seusai Mou, Direktur Operasional PJT I menyampaikan bahwa kerjasama bilateral ini bertujuan untuk mengoptimalkan kegiatan operasional PJT I di wilayah sungai Toba Asahan, terutama meminimalisir potensi munculnya perkara perdata dan tata usaha negara. “Kerjasama ini merupakan upaya sinergitas kedua lembaga untuk memberikan hasil terbaik dalam memberikan pelayanan prima pengelolaan sumberdaya air di Toba Asahan, sesuai amanah Pemerintah,” jelasnya saat dikonfirmasi, Senin (29/3/2021).

Dalam MoU tersebut, PJT I selaku pihak pertama dimungkinkan mendapatkan bantuan advokasi hukum dari Kejati Sumut selaku pihak kedua. Advokasi itu dalam bentuk bantuan baik di dalam maupun di luar pengadilan untuk melakukan pemulihan dan penyelamatan keuangan atau kekayaan atas aset PJT I. Termasuk advokasi hukum terkait sengketa dalam bidang TUN yang dihadapi PJT I.

Kejati Sumut nantinya juga dapat memberikan bantuan hukum mewakili PJT I dalam perkara perdata dan TUN dalam proses litigasi maupun non litigasi. Perwakilan ini tentunya menunjuk pada surat kuasa khusus, baik sebagai penggugat maupun sebagai tergugat.

Selain itu, Kejati Sumut juga dapat memberikan pertimbangan atau pendapat hukum maupun pendampingan atas perkara Perdata dan TUN yang dihadapi oleh PJT I. Tindakan hukum lain juga diberikan Kejati Sumut yang bertindak sebagai mediator atau fasilitator dalam hal terjadi sengketa atau perselisihan antar lembaga negara, instansi pemerintah maupun BUMN/BUMD di bidang Perdata dan TUN.


Dept. Humas dan Informasi Publik PJT I

PJT I dan Pemkab Lamongan Sepakat Bangun SPAM Karangbinangun dan Brondong II

Lamongan – Pengembangan usaha melalui pembangunan SPAM (Sistem Pengolahan Air Minum) terus dilakukan Perum Jasa Tirta (PJT) I. BUMN pengelola sumber daya air itu tengah menyiapkan pembangunan SPAM Karangbinangun dan Brondong II di Kabupaten Lamongan.

Inisiasi PJT I untuk mendukung program penyediaan air bersih bagi masyarakat Lamongan itu disampaikan langsung oleh Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan usai audiensi (17/3) dengan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi. Raymond mengatakan, rencana pembangunan SPAM Karangbinangun dan Brondong II itu juga telah melalui proses penyusunan studi kelayakan Detail Engineering Desain (DED) yang telah selesai 2019.

“Studi kelayakan DED sudah selesai 2019. Kami juga telah beraudiensi langsung dengan Bupati Lamongan untuk memohon dukungan dari Pemkab Lamongan terkait upaya percepatan realisasi program SPAM Karangbinangun dan Brondong II. Ini merupakan tindaklanjut dari nota kesepahaman yang telah disepakati antara PJT I, Pemkab Lamongan, Pemerintah Pusat melalui BBWS Bengawan Solo serta Pemprov Jatim,” kata Dirut PJT I Bapak Raymond saat dikonfirmasi, Jumat (19/3/2021).

Melalui MoU itu, kata dia, dilakukan pembagian peran dari keempat pilar kelembagaan tersebut sesuai tugas dan fungsi masing-masing lembaga. Ia pun menargetkan proses pembangunan dapat terealisasi mulai 2022 mendatang. Namun langkah terdekat yang akan ditempuh oleh PJT I bersama dengan Pemda Lamongan yakni melalukan pembahasan teknis dengan melibatkan BBWS Bengawan Solo dan Balai PPW Jatim terkait pentahapan realisasinya.

Ia menjelaskan, untuk pembangunan SPAM Karangbinangun nantinya akan dioperasikan dengan kapasitas layanan 300 liter per detik. Sasarannya yakni untuk pemenuhan kebutuhan air bersih warga di wilayah Kecamatan Deket, Glagah, Kalitengah, dan Karangbinangun. Selain itu SPAM ini juga akan diperuntukan untuk pemenuhan sambungan industri di lokasi sekitar.

Sedangkan untuk pembangunan SPAM Brondong II berupa peningkatan kapasitas produksi hingga mencapai 200 liter per detik. Diharapkannya, penambahan kapasitas itu dapat mendukung PDAM Lamongan maupun menambah jangkauan pelayanan air bersih untuk industri di wilayah pantai utara Lamongan.

Dirut PJT I berharap dengan pembangunan SPAM baru ke depannya mampu menumbuhkan perekonomian Jawa Timur, khususnya di Kawasan Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan. Hal itu juga sebagai implementasi dari Perpres 80 Tahun 2019 untuk pengembangan kawasan yang diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan investasi di wilayah tersebut

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi merespon positif usulan program PJT I. Ia beserta segenap jajarannya akan berupaya mengawal percepatan program program SPAM untuk menjadi salah satu program 100 hari pertamanya sebagai Bupati baru di Lamongan.

Sebelumnya, pembangunan SPAM oleh PJT I di Lamongan telah dilakukan di dua lokasi, yakni SPAM Sekaran dan Brondong. Keduanya telah beroperasi sejak 2013.

Kapasitas produksi SPAM Sekaran juga telah ditambahkan menjadi 85 liter per detik dari awalnya yang hanya 35 liter per detik. Saat ini jangkauan pelayanan masih mencapai 3.742 Sambungan rumah atau 44 persen dari kapasitas terpasang.

Dengan adanya dukungan dari Pemkab dan PDAM Lamongan, percepatan penyerapan sambungan rumah ditargetkan dapat terlaksana pada triwulan II/2021. Adapun target layanannya sebanyak 4.700 sambungan rumah yang berada di Desa Duri Kulon, Desa Centini, dan Desa Keduyung di Kecamatan Laren. Bentuk layanan air bersih ini nantinya dilakukan PJT I dengan menggandeng PDAM serta HIPPAM setempat melalui sistem jual curah.

—-

Dept. Humas dan Informasi Publik PJT I

Melalui Klasterisasi BUMN, PJT I Siap Kembangkan Bisnis SPAM dan PLTS

Program holding atau klasterisasi yang dilakukan Kementerian BUMN memasukkan Perum Jasa Tirta (PJT) I dalam Klaster Danareksa. PJT I bersama puluhan BUMN lainnya masuk dalam kelompok Perusahaan scale up. Kepastian Holding ini nantinya akan dimintakan persetujuan langsung kepada Presiden. Saat ini Kementerian BUMN bersama PT. Danareksa sebagai induk klaster sedang menyiapkan strategic bussiness plan-nya. Ini disampaikan oleh Direktur Utama PT. Danareksa, Arisudono Soerono saat Webinar HUT PJT I ke-31 tahun, Jumat (26/2) lalu.

Dirut Danareksa, Bapak Arisudono juga menyatakan dukungan pada PJT I sebagai BUMN pengelola SDA untuk bisa mengembangkan usahanya. Bahkan, ia menyatakan siap berkoordinasi lebih lanjut terkait pengembangan usaha PJT I. “Ke depan bisa dibicarakan lebih lanjut dan minggu depan akan dibahas di Jakarta,” ujarnya saat webinar.

Menyikapi rencana holding tersebut, Dirut PJT I, Bapak Raymond Valiant Ruritan saat dikonfirmasi, Minggu (28/2/2021) menyatakan dengan adanya klasterisasi BUMN, maka akan memperkuat pengembangan bisnis PJT I yang selama ini telah dipersiapkan dengan matang. Terutama sektor SPAM (Sistem Pengolahan Air Minum) yang telah digarap dan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) yang akan dibangun dengan memanfaatkan bendungan yang dikelola.

Untuk pembangunan SPAM, PJT I telah menjalin kerjasama dengan pihak PDAM Lamongan di Jawa Timur. Seperti pengelolaan SPAM Brondong dengan kapasitas 50 liter per detik untuk 224 sambungan rumah dan 14 sambungan industri. SPAM Sekaran dengan kapasitas 85 liter per detik untuk 3.532 sambungan rumah.

Selain itu, ada rencana pengembangan SPAM Karangbinangun 300 liter per detik dengan rencana konstruksi tahun 2021-2022 dengan layanan untuk empat kecamatan. Dan yang terbaru, PJT I akan membangun SPAM dengan menggandeng Pemkot Malang dengan kapasitas awal 500 liter per detik.

Dari aspek energi, PJT I melalui anak perusahaannya selama ini telah menyuplai listrik melalui PLTM. Dan ini akan terus dikembangkan dengan menggunakan alternatif energi lain, diantaranya dengan membangun PLTS menggunakan solar panel (energi tenaga matahari) yang ditempatkan di atas permukaan air waduk. Setidaknya ada potensi sebesar 350 MW yang dapat dibangkitkan dari hasil kajian kelayakan PLTS Wonogiri dan Sutami.

Dirut PJT I menjelaskan, pihaknya tertarik dengan pemasangan solar panel karena banyak manfaat. “Kita tidak perlu sewa lahan karena di atas waduk dan bisa mengurangi penguapan air atau water loss,” ujarnya.

Solar panel itu, kata dia, diposisikan terapung dan bisa digeser. “Pemasangan solar panel ini tidak akan mengganggu operasional perawatan waduk karena tidak menutupi seluruh permukaan waduk. Jadi kalau banjir bisa digeser dan ditepikan sehingga tidak mendekati area spillway,” tuturnya.

Dengan adanya holding dalam Klaster Danareksa, ia mengakui potensi pengembangan usaha semakin terbuka. “Tergabungnya PJT I dalam klaster BUMN di bawah PT. Danareksa ini memungkinkan kami lebih berperan dalam menyelenggarakan pengusahaan SDA,” jelasnya.

“Kami berikhtiar menjalankan penugasan yang diberikan negara untuk memberikan pelayanan berupa pengelolaan sumberdaya air. Sinergi untuk pendanaan terkait pengusahaan air, seperti pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung di permukaan waduk atau penyediaan air bersih dapat didorong melalui klasterisasi di bawah pembinaan PT. Danareksa. Semoga PT. Danareksa dapat memperkuat aspek pendanaan dari upaya semacam ini,” harapnya.

Dalam webinar HUT PJT I ke 31 juga disampaikan materi Kebijakan Strategi Penyelenggaraan SPAM dengan narasumber Sekjen SDA Kementerian PUPR, Mohammad Zainal Fatah. Dalam paparannya, dijelaskan tentang harapan pemerintah kepada PJT I untuk dapat mendukung pencapaian program 100 % akses air bersih di tahun 2024. Selain itu, ada pula materi Pengelolaan Talenta dalam Kerangka Transformasi BUMN dengan narasumber Deputi Bidang SDM, Teknologi dan Informasi Kementerian BUMN, Alex Denni.

Webinar diikuti oleh ratusan peserta secara virtual dari PJT I grup serta dapat diakses melalui kanal Youtube Perusahaan.

Perum Jasa Tirta I Siapkan SPAM Untuk Penuhi Kebutuhan Air Minum Masyarakat Kota Malang

Sebagai upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih, pemerintah terus berupaya keras mewujudkan 100 persen akses air minum yang dapat langsung digunakan oleh penduduk Indonesia. Hal ini sesuai dengan target Sustainable Development Goal’s (SDG’s) 2030. Untuk itu negara melalui UU Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air telah memberikan kewenangan kepada BUMN/BUMD dalam menyelenggarakan sistem penyediaan air minum yang layak bagi masyarakat.

Menyikapi hal ini, Perum Jasa Tirta I selaku BUMN yang juga diberikan kewenangan dalam penyelenggaraan SPAM turut terjun dalam upaya pemenuhan target SDG’s 2030. Setelah berhasil mendirikan 2 water treatment plant (WTP) di Kabupaten Lamongan, Kali ini PJT I tengah menyiapkan konsep pembangunan SPAM di Kota Malang. Rencana ini telah dipaparkan oleh Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant dihadapan Walikota Malang, Sutiaji dalam rangka penawaran kerjasama penyediaan air bersih pada Selasa 23 Februari 2021 .

Dalam paparannya, Dirut PJT I yang didampingi Direktur Operasional Bapak Gok Ari Joso Simamora menyampaikan bahwa Kota Malang memiliki potensi sumberdaya air permukaan dari 3 sungai besar yang melintasinya. Pertama yang menjadi prioritas dengan potensi cukup besar yakni di Bendung Kedung Kandang, Sungai Amprong. Alternatif kedua dari Sungai Bango, tepatnya di bagian hulu sisi utara Kota Malang. Ketiga di Sungai Metro tepatnya di wilayah Barat Kota Malang. Ketiganya merupakan anak Sungai Brantas yang berada di bawah kewenangan pengelolaan PJT I. “Dari hasil kajian awal diketahui potensi sumber air bersih di ketiga sungai ini dapat dimanfaatkan untuk menunjang pembangunan sosial ekonomi daerah dengan kapasitas hingga 4.000 liter/detik, namun untuk tahap awal kami menawarkan penyediaan SPAM dengan kapasitas antara 500 – 1.000 liter/detik, menyesuaikan rencana tahapan pengembangan kota.” ucap Dirut PJT I, Selasa (23/2/2021).

Dirut PJT I menambahkan, penawaran kerjasama pengelolaan SPAM ini dilakukan karena hingga saat ini belum ada sumber air bersih yang berlokasi di Kota Malang. Beliau mencatat, selama ini sekitar 80 persen suplai air bersih oleh PDAM Kota Malang berasal dari sumber air di Kabupaten Malang dan Kota Batu. “Selama ini PDAM Kota Malang kurang lebih memiliki 110 ribu pelanggan air bersih. Untuk memenuhi kebutuhannya, 80 persen mengambil air dari Kabupaten Malang dan Kota Batu. Penggunaan air bawah tanah dalam jangka waktu lama pun memberikan dampak kurang baik terhadap lingkungan.” ujar beliau.

Walikota Malang, Sutiaji merespon baik tawaran yang disampaikan oleh PJT I. Di tengah sambutannya beliau menjelaskan bahwa kerjasama terkait penyediaan air minum ini sejalan dengan rencana pengembangan Kota Malang kedepan, sekaligus dapat mendukung pemenuhan target 100 persen layanan akses air bersih untuk masyarakat Kota Malang. “Tawaran kerjasama ini akan kami telaah berdasarkan kebutuhan air bersih Kota Malang hingga 5 tahun kedepan. Bahkan agar kerjasama berbasis bisnis ini dapat sustainable, maka perlu dikaji ketersediaan air baku hingga 25 tahun kedepan,” respon Walikota Malang. “Prinsipnya, bentuk kerjasama yang terjalin harus tetap mengedepankan kebutuhan masyarakat. Sehingga perlu lebih detil terkait teknis maupun model bisnis yang akan digunakan. Jangan sampai masyarakat menanggung beban berat atas tarif air bersih nantinya”.

Di akhir diskusi, Dirut PJT I menjelaskan bahwa sebagai BUMN pengelola sumberdaya air tentunya PJT I akan mengedepankan jaminan ketersediaan air secara kontinyu. “Kami pastikan air permukaan yang nantinya akan digunakan tidak mengganggu alokasi air untuk kebutuhan lainnya, terutama untuk suplai irigasi di sekitarnya.” Jelas Dirut PJT I.

Konsep kerjasama yang ditawarkan berbasis bussiness to bussiness. PJT I akan memproduksi air bersih dari air baku yang ada, yang kemudian dijual kepada PDAM Kota Malang untuk disalurkan ke masyarakat. “Kami akan melakukan perhitungan, untuk memperoleh best price untuk kerjasama ini,” Ucap Dirut PJT I. Pertemuan ini nantinya akan ditindaklanjuti dengan pengajuan proposal yang telah disesuaikan dengan kebutuhan Pemkot Malang, untuk kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman. Melalui proses awal ini diharapkan dapat ditemukan kesamaan visi dalam memberikan kontribusi dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat akan air bersih, khusunya di Kota Malang.

———————

Departemen Humas dan Informasi Publik

Perum Jasa Tirta I

Pengumuman Lelang Barang Bekas/ Aktiva Perum Jasa Tirta I

Yth. Bapak dan Ibu,

Terlampir kami umumkan “Lelang Barang Bekas/ Aktiva Perum Jasa Tirta I”. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh pada Panitia Pelelangan Barang Bekas/ Aktiva Perum Jasa Tirta I, beralamat di Jalan Surabaya 2A Malang, Telp. (0341) 551971 ext 375, Fax. (0341) 551976 Email : yunus@jasatirta1.net / syaikhuh48@gmail.com cp. Sdr. Syaikhu Hidayat. Detail pengumuman lelang dapat dilihat pada dokumen terkait. Terima kasih

Pengumuman Lelang 2021

KOLABORASI DAN LANGKAH BERSAMA ATASI BANJIR DI JOMBANG

Hujan deras yang mengguyur selama beberapa hari di hulu Sub DAS Konto menyebabkan banjir di Kabupaten Jombang, Jawa Timur sejak Kamis 04/02/2021. Debit besar di Sungai Konto menyebabkan tanggul di hulu rolak 70 jebol. Akibatnya air sungai meluap menggenangi daerah persawahan dan masuk ke saluran irigasi dengan debit yang cukup tinggi hingga melebihi kapasitasnya. Sejumlah tanggul dari Afvour Besuk dan Afvour Brawijaya ikut jebol dan menumpahkan air hingga melumpuhkan akses jalan nasional Jombang – Madiun sejak Jumat 05/02/2021.


Beberapa titik tanggul jebol yang telah teridentifikasi hingga Sabtu diantaranya ada di Desa Bandar Kedungmulyo sebanyak dua titik, yakni di Dusun Plosorejo dengan lebar kurang lebih 20 meter, Dusun Kedunggabus sepanjang 10 meter dan di Dusun Prayungan, Desa Gondangmanis dengan lebar 20 meter.

Sabtu, 06 Februari 2021 Gubernur Jawa Timur mengunjungi lokasi banjir bersama Bupati dan Wakil Bupati Jombang, Direktur Utama dan Direktur Operasional Perum Jasa Tirta (PJT) I serta Kepala BBWS Brantas. Dalam kesempatan tersebut Direktur Utama PJT I menjelaskan lebih lanjut bahwa sebagian besar air dari Sungai Konto sudah dikendalikan di Bendungan Selorejo, sehingga air yang dilepaskan di hilir bendungan sangat kecil. Namun besarnya tambahan debit dari sejumlah anak sungai lainnya yang membawa sampah serta material longsoran seperti pohon dan potongan kayu, menyebabkan air Sungai Konto meluap. Dirut PJT I juga menyampaikan bahwa sejumlah anak sungai Konto tersebut sebagian berasal dari Gunung Kelud, sehingga banyak membawa material sedimen.

Untuk mengatasi kondisi darurat ini, Direktur Operasional PJT I Bapak GAJ Simamora menyampaikan langkah tindak lanjut yang telah dilakukan. PJT I bersama dengan Dinas SDA PUPR Jombang, BPBD, BBWS Brantas serta masyarakat bergotong royong melakukan pembersihan Kali Konto dari sampah banjir. Pembersihan dilakukan secara mekanis dengan sejumlah alat berat. Selain itu, untuk menutup tanggul yang jebol dilakukan penanganan darurat dengan pemasangan Jumbo bag, bio bag, dolken, serta sesek bambu.

Sebagai penutup Dirut PJT I, Raymond Valiant menjelaskan bahwa kita semua perlu beradaptasi dengan melakukan mitigasi risiko mengingat kondisi daerah tangkapan air yang semakin kritis. Kolaborasi dan komitmen tentunya menjadi kata kunci penting agar bersama-sama kita dapat melakukan pembenahan secara sistematis terkait upaya pengelolaan banjir.
———————————————————
Departemen Humas dan Informasi Publik
Perum Jasa Tirta I

Tingkatkan Kewaspadaan, Jasa Tirta I Ingatkan Kerentanan Longsor di Tepian Sempadan Sungai

Malang – Bencana longsor masih menjadi ancaman di wilayah hulu Sungai Brantas, khususnya di wilayah Kota Malang. Hal itu ditegaskan Direktur Utama Perum Jasa Tirta (PJT) I, Raymond Valiant Ruritan, Kamis (28/1/2021).

Selama Januari 2021 telah terjadi 22 kejadian longsor di Kota Malang, seluruhnya terjadi pada sempadan sungai. Tanggal 18 Januari 2021 terjadi longsor di JI. Sadang, Kec Bunulrejo, Kec. Blimbing dan terdapat satu korban jiwa yang tenggelam di Sungai Bango akibat longsor tersebut.

Terhadap kejadian longsor yang ada, ia mengingatkan tentang kondisi geografis dan geologi Kota Malang. “Malang berada di lokasi perbukitan yang sebagian besar tanahnya terbentuk dari hasil pelapukan material erupsi di masa silam, sehingga tanah relatif mudah tererosi oleh air. Tanah mudah longsor pada saat jenuh dan dibebani oleh aktivitas manusia di atasnya,” kata Raymond.

Untuk hujan di 2021, ia mengatakan masih terdapat intensitas yang tinggi. Hal itu juga diprediksi berdampak pada kerentanan longsor yang terjadi di sempadan empat sungai besar yang ada di Kota Malang, yakni Brantas, Bango, Amprong, dan Metro.

Raymond menjelaskan, Sungai Brantas dari daerah Oro-oro Dowo sampai Jodipan merupakan daerah rawan longsor. Begitu juga beberapa area lain yang ada di tiga sungai lainnya.

“Yang telah terlanjur bermukim disana, maka perlu meningkatkan kewaspadaan. Jika rumah sudah mulai ada retakan, maka itu mengindikasikan adanya pergerakan tanah dan rawan longsor,” jelasnya.

Ia juga mengimbau warga yang akan membeli rumah maupun apartemen di daerah sempadan atau dekat sungai juga perlu hati-hati. “Pastikan jaminan keamanan yang menjadi kewajiban developer atau pengelola apartemen itu tersedia,” sarannya.

Dari catatan PJT I, debit terbesar Sungai Brantas di Kota Malang 1.580 m3/detik terjadi pada Desember 2007. Debit yang terpantau pada saat terjadi hujan dengan ketebalan 70 mm dalam satu jam pada tanggal 18 Januari ternyata masih di kisaran 200 m3/detik.

Selain itu elevasi Kota Malang sekitar 380-400 mdpl, sedangkan dasar sungai berada di 360-370 mdpl.

“Setidaknya, ada perbedaan elevasi 10 meter antara permukaan tanah di kota dengan dasar sungai di sekelilingnya. Artinya, masih ada perbedaan yang cukup untuk mengalirkan air dari drainase ke sungai,” ungkapnya.

Namun kata dia, salah satu masalah yang kerap terjadi di Kota Malang pada saat durasi hujan cukup lama adalah tingginya genangan, karena fungsi drainase yang tidak mampu mengalirkan air dengan lancar. Selain itu, saluran irigasi di beberapa tempat di sekitar Kota Malang juga beralih fungsi menjadi saluran drainase.

Kepala Pusat Studi Kebumian dan Mitigasi Bencana Universitas Brawijaya, Adi Susilo mengatakan, sempadan bukan hak manusia, karena merupakan ruang yang menjadi haknya sungai. “Tentu, sempadan yang digunakan sebagai pemukiman maupun aktivitas lain seperti hotel dan apartemen juga menjadi sangat rawan longsor,” jelasnya.

Hal itu, kata dia, karena sebelum dilakukan pembangunan, umumnya dilakukan pengurukan tanah yang sifatnya rentan longsor karena tidak padat. “Untuk itu, aturan batas sempadan harus dipatuhi dan kearifan lokal juga perlu diperhatikan. Warning dari alam juga perlu diwaspadai agar bencana bisa dihindari,” imbaunya.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya koordinasi antar instansi agar ada langkah yang sinergis dalam penanganan bencana di sempadan sungai. “Masyarakat yang menggunakan sempadan tetap mendapat aliran listrik dari PLN. Jika memang daerah terlarang untuk bangunan, seharusnya izin tidak keluar. Sehingga, proses pemberian listrik juga tidak diberikan,” pungkasnya.

Departemen Humas dan Informasi Publik PJT I

PJT I, JKPKA dan UM Gelar Temu Ilmiah Tentang Manajemen Air Hujan

Pembelajaran terkait hubungan antara air, lingkungan, serta manusia selalu diperlukan untuk menumbuhkan wawasan akan pentingnya kelestarian alam. Karena keseimbangan diantara ketiga komponen ini lah yang mampu menopang kehidupan di bumi ini.

Untuk itu Perum Jasa Tirta (PJT) I bersama Jaring-jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (JKPKA) dan Universitas Negeri Malang (UM) menggelar Temu Ilmiah secara online atau daring pada hari Selasa, 15 Desember 2020.
Kegiatan ini merupakan rangkaian dari program berkelanjutan berupa pendidikan lingkungan bagi para siswa SMA dan SMP di wilayah kerja PJT I. Temu Ilmiah ke-23 kali ini mengangkat tema Konservasi Partisipatif untuk Meningkatkan Ecoliterasi Siswa.

Orasi ilmiah berjudul Memanen Air Hujan disampaikan oleh Ketua UM Green Campus, Dr. Vivi Novianti M.Si. Dalam penjelasannya ia mengatakan, Indonesia menyimpan cadangan air dunia sebanyak 6 persen. Namun ironisnya, Pulau Jawa sebagai pulau terpadat penduduknya diramalkan akan menghadapi ancaman krisis air di tahun 2040.

Menurutnya, Indonesia dengan iklim tropis memiliki kelebihan dalam hal ketersediaan air. Curah Hujan rata-rata 2.500 mm per tahun. Namun jumlah air yang melimpah terkendala oleh banyaknya lahan seperti hutan yang beralih fungsi, sehingga tidak dapat menyerap air dalam tanah dan cenderung menjadi run off atau luapan air seperti banjir.

Saat ini, ketersediaan air dan pemanfaatan untuk kebutuhan manusia di Indonesia cukup beragam. Di Jawa, per orang memiliki ketersediaan air sebanyak 1.169 M³ per tahun, di Bali sebanyak 4.224 M³ per tahun, di Papua 296,84 M³ per tahun. Sedangkan di Sumatera 15.892 M³ per tahun dan Kalimantan menjadi yang terbanyak yakni 80.167 M³ per tahun atau sekitar 80 kali lipat ketersediaan air bagi perorangan di Jawa.

“Krisis air kini juga banyak terjadi di Pulau Jawa. Bahkan warga harus membeli air bersih dengan harga mahal yang seharusnya bisa diperoleh secara gratis dari alam. Untuk itu manajemen air hujan menjadi sangat penting untuk bisa dipelajari bersama untuk menjaga ketersediaan air di masa yang akan datang,” ungkapnya.

Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan mengapresiasi Temu Ilmiah yang digelar JKPKA. “Air menjadi komponen dasar kehidupan manusia. 70 persen lebih tubuh manusia terdiri dari air. Tentunya juga tidak bisa dilepaskan dari sumber daya ini,” jelasnya.

Ia memberikan pemahaman bahwa, air, lingkungan dan manusia adalah hal yang menyatu. Ia juga mengutip kalimat Marilyn Ferguson, seorang visioner yang pada tahun 1995 menulis buku tentang The Aquarian Conspiracy.

“Masa depan manusia ditentukan, bagaimana caranya mengatasi krisis. Saat itu yang dibahas adalah krisis lingkungan dan pemanasan global. Dan hari ini kita masih berhadapan dengan krisis tersebut. Saat ini juga ada krisis Covid-19 yang dampaknya sangat luas,” ungkapnya.

Karena pandemi pula, lanjut dia, Temu Ilmiah yang sebelumnya menjadi ajang pertemuan para guru dan pembina JKPKA dalam ruang fisik, kini hanya bisa bertatap muka lewat daring. Namun hal itu menurutnya, tak mengurangi makna dari pembelajaran bagi para guru dan siswa yang tergabung dalam JKPKA.

Ia pun menegaskan, kalimat Marilyn Ferguson, bahwa krisis menjadi penentu apakah manusia menghadapi berbagai perubahan. “Saya percaya ecoliterasi menjadi salah satu jawaban bagi kita semua untuk menentukan masa depan,” ungkapnya.

Koordinator Pusat JKPKA, Soetarno Said menegaskan komitmennya menjadikan JKPKA sebagai media pembelajaran bagi guru dan siswa dalam menjaga kelestarian air. Saat ini, JKPKA juga berkembang di enam wilayah di Indonesia. Wilayah tersebut adalah Wilayah Hulu, Tengah, Hilir DAS Kali Brantas, Hulu dan Tengah DAS Bengawan Solo serta Hulu DAS Asahan Kab. Toba Samosir Sumatera Utara.

(Departemen Humas dan Informasi Publik PJT I)

Diskusi Pengelolaan Sumber Daya Air bersama Dirut PJT I

Jumat 11 Desember 2020 dilaksanakan Diskusi Pengelolaan Sumber Daya Air bersama Direktur Utama PJT I dan rekan-rekan wartawan. Dalam diskusi dengan rekan-rekan media disampaikan bahwa curah hujan yang tinggi di penghujung tahun 2020 ini diprediksi masih berlanjut di 2021. Dengan debit air yang cukup tinggi, Perum Jasa Tirta (PJT) I mencatat sebanyak 17 titik tanggul rawan longsor di sepanjang DAS (Daerah Aliran Sungai) Brantas. Adapun untuk potensi banjir kami mencatat ada 17 titik (tanggul yang rawan longsor) di DAS Brantas. Mulai dari Kediri hingga Gresik. Rinciannya, ada tiga di Kab Kediri, dua di Nganjuk, lima di Jombang, tiga di Sidoarjo, dua di Kab Mojokerto, dan dua di Gresik. Dijelaskan bahwa kerawanan banjir dengan kondisi tanggul yang kritis menjadi sangat besar. Untuk itu, di tengah pandemi Covid-19, ia meminta pemerintah tetap mewaspadai potensi banjir yang belum bisa diprediksi.
Adapun dijelaskan bahwa curah hujan saat ini terus mengalami peningkatan. Di tahun 2019, tingkat curah hujan mencapai 1.250 milli meter per tahun. Di tahun 2020 sekitar 1.450-1550 mm per tahun. Sementara, pada 2021 diperkirakan lebih dari 1550 mm per tahun. Kedepannya kondisi akan lebih basah, karena curah hujan lebh tinggi. Di tahun 2021 curah hujan di DAS Brantas diperkirakan lebih dari 1500 mm per tahun. Ditambah lagi, kondisi pengelolaan lingkungan yang cenderung mengakibatkan berkurangnya resapan. Sehingga potensi banjir lebih tinggi, termasuk tanah longsor.
Ketika beliau ditanyakan mengenai daya tampung sungai dan bendungan yang dikelola PJT I, dapat dipastikan bahwa kapasitasnya masih mencukupi untuk daya tampung bendungan dan sungai. Meskipun demikian PJT I tidak bisa mengendalikan banjir di luar itu, seperti banjir yang menggenangi jalan raya atau wilayah pemukiman.
Selain itu, potensi bencana longsor juga cukup besar di DAS Brantas sisi hulu di wilayah Malang Raya. Seperti di Pujon Malang, sering terjadi longsor. Hal ini terjadi karena rata-rata daerah tangkapan air hujan yang semestinya bisa terserap dalam tanah mulai banyak berkurang. Kami mengimbau agar masing-masing individu untuk bersama-sama menciptakan perilaku pencegahan banjir. Salah satunya dengan menghindari pencermaran lingkungan khususnya di bantaran Sungai Brantas. Mengingat, limbah domestik di Brantas, baik padat berupa sampah dan cair yang berasal dari masyarakat persentasenya cukup besar mencapai 60 persen.

PJT I Bersama Kementerian PUPR Selenggarkan Sosialisasi BJPSDA untuk Industri & PDAM di Wilayah Sungai Toba Asahan, Sumatera Utara

Sebagaimana amanah dalam UUD 1945 dimana air termasuk kekayaan alam yang dikuasai oleh negara demi kemakmuran rakyat Indonesia. Aturan ini diperjelas juga dalam UU No. 17 Tahun 2019 tentang sumberdaya air. Melalui peraturan tersebut Pemerintah telah menugaskan Perum Jasa Tirta I (PJT I) untuk melaksanakan kegiatan pengelolaan sumberdaya air di beberapa wilayah sungai kewenangan Pemerintah Pusat. Tentunya di dalam pelaksanaannya, PJT I selalu menyelaraskan dengan langkah Kementerian PUPR sebagai regulator melalui pembagian peran dan tanggung jawabnya.

Kamis, 3 Desember 2020 Kementerian PUPR bersama PJT I menyelenggarakan sosialisasi terkait Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA) di Wilayah Sungai Toba Asahan. Sosialisasi ini merupakan tindaklanjut akan terbitnya KepMen PUPR No. 406 Tahun 2020 tentang penetapan tarif BJPSDA, khususnya bagi para pengguna air di sektor PDAM dan Industri di WS Toba Asahan.

Kegiatan yang dilangsungkan di Hotel Santika Medan ini menghadirkan narasumber dari Kementerian PUPR, Ibu Nur Widayati selaku pembicara dari Direktorat Bina OP. Beliau menjelaskan tentang konsepsi pembiayaan kegiatan pengelolaan sumberdaya air.
“Untuk dapat menjalankan fungsi sebagai pengelola, tentunya dibutuhkan adanya pendanaan. Negara telah merumuskan bahwa pembiayaan atas pengelolaan sumberdaya air ini dapat diperoleh dari APBN, swasta dan BJPSDA.” tutur Ibu Nur Widayati di awal paparannya.

Dijelaskan juga bahwa BJPSDA ini merupakan dana yang didapatkan dari para pengguna air seperti PLTA, PDAM maupun industri yang telah memperoleh manfaat atas air tersebut. Kepala Sub Koordinator Kelembagaan tersebut juga menyampaikan “Melalui UU No.17/2019 dan PP No.46/2010, negara telah memberikan kewenangan kepada PJT I sebagai BUMN yang memungut, menerima, serta menggunakan BJPSDA untuk kembali digunakan untuk kegiatan pengelolaan sumberdaya air.”

Kegiatan sosialisasi yang dihadiri oleh 27 pemanfaat SDA dari sektor PDAM & Industri ini dibuka oleh Direktur Operasional PJT I, Bapak Gok Ari Joso Simamora. Di awal sambutannya beliau menjelaskan bahwa kehadiran PJT I di WS Toba Asahan ini merupakan mandat dari Pemerintah sesuai Peraturan Presiden No.2/2014. “Kami melaksanakan penugasan yang diamanatkan oleh Pemerintah untuk dapat melaksanakan sebagian kegiatan pengelolaan sumberdaya air di Wilayah Sungai Toba Asahan”. Bapak Simamora juga menyampaikan bahwa sebelum adanya penetapan tarif di sektor Industri dan PDAM, PJT I telah melaksanakan sejumlah kegiatan pengelolaan SDA di Toba Asahan dimana pendanaannya diperoleh dari BJPSDA yang diperoleh dari sektor PLTA. “Kegiatan konservasi DAS Toba, normalisasi sungai melalui pengerukan lebih dari 500.000 m³ sedimen, hingga kegiatan modifikasi cuaca untuk menambah curah hujan di daerah tangkapan Danau Toba serta kegiatan pengelolaan lainnya dapat kami laksanakan selama kurun waktu empat tahun terakhir ini dengan adanya kontribusi BJPSDA dari PLTA.”

Dalam paparannya, beliau didampiingi oleh Bapak Fahmi Hidayat selaku Manajer Utama yang membidangi perencanaan dan keuangan di PJT I. “Peran dari PDAM dan Industri dalam pembayaran BJPSDA nantinya dapat meningkatkan layanan kami dalam mengelola sumberdaya air di wilayah Toba Asahan. Kedepan kami akan membangun Laboratorium Kualitas Air untuk meningkatkan kapasitas kami dalam melakukan pemantauan kualitas air di Danau Toba dan Sungai Asahan.” ucap Bapak Fahmi dalam paparannya.

Dengan terlaksananya kegiatan sosialisasi ini, maka diharapkan adanya pemahaman akan kewajiban bagi para pengguna air untuk turut berkontribusi dalam upaya pengelolaan SDA secara menyeluruh dan berkelanjutan melalui pembayaran BJPSDA. Sehingga dengan demikian PJT I dapat segera melaksanakan pemungutan tarif BJPSDA di wilayah sungai Toba Asahan, yaitu sebesar Rp.10,63/m³ untuk PDAM dan Rp.156,64/m³ untuk industri.

___________
Departemen Humas & Informasi Publik.

PJT I Berikan Pelatihan Online kepada Pelaku UMKM untuk Bangkit di Tengah Pandemi

Pandemi Covid-19 memberikan dampak negatif terhadap sektor ekonomi di Indonesia terutama bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Untuk mendukung program pemulihan ekonomi nasional termasuk diantaranya dukungan di sektor UMKM, Perum Jasa Tirta I (PJT I) turut berkontribusi melaksanakan sejumlah program bersama para mitra binaannya yang merupakan pelaku UMKM.

Pemberian suntikan modal berbunga ringan serta program relaksasi pengembalian pinjaman selama 1 tahun menjadi kebijakan perusahaan dalam menstimulus keberlangsungan usaha para mitra binaan. “Diharapkan dengan program relaksasi ini dapat sedikit meringankan beban para pelaku UMKM ditengah masa pandemi ini.” kata Samsul Hidayat, Sekretaris Perusahaan Perum Jasa Tirta I.

Selain itu, PJT I juga menyelenggarakan pelatihan online khusus untuk para mitra binaannya. Sesuai dengan tujuannya, pelatihan ini mengangkat tema tentang Pemberdayaan Mitra Binaan Untuk Bangkit Di Masa Pandemi.

Kali ini unit PKBL PJT I menggandeng Pusat Studi Pendampingan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (PSP-KUMKM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) sebagai narasumber. Tidak hanya itu, untuk memberikan pengalaman praktis tentang bisnis online kepada para mitra binaannya, PJT I pun menghadirkan narasumber dari Shopee Indonesia. “Harapan kami melalui pelatihan online ini dapat menambah wawasan serta kompetensi para mitra binaan, sehingga dapat naik kelas” ucap Sekretaris Perusahaan PJT I ditengah sambutannya sekaligus membuka acara pelatihan.

Pelatihan dilaksanakan selama 3 (tiga) hari yaitu mulai tanggal 24 – 26 November 2020. Materi yang disampaikan cukup beragam, mulai dari paparan kebijakan Pemerintah dalam upaya menyelamatkan UMKM di masa pandemi Covid-19, hingga bagaimana cara UMKM dapat bangkit dari krisis. Khusus untuk ini, para peserta diberikan pelatihan terkait strategi pengembangan diversifikasi produk dalam membaca peluang pasar, strategi pemasaran dalam menyiasati kondisi Pandemi Covid-19, serta pemanfaatan teknologi sosial media dalam mendukung pengembangan pasar UMKM.

Pelatihan diikuti oleh 50 pelaku UMKM yang terdiri dari 21 peserta di bidang olahan makanan dan minuman dan 29 peserta di bidang non makanan. Para peserta ini pun berasal dari berbagai daerah, diantaranya dari Sidoarjo, Kediri, Malang, Trenggalek, Surabaya, Mojokerto, Jombang, Pati dan Surakarta. Antusias peserta cukup tinggi, ini terlihat dari banyaknya pertanyaan kepada narasumber. Terutama terkait permasalahan yang dihadapi di masa pandemi Covid-19 ini.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada PJT I. Pelatihan ini memberi bekal wawasan kepada kami tentang bagaimana mengembangkan usaha. Terutama cara memasarkan produk UMKM melalui media online.” Ucap Muhammad Zamzam, mitra binaan pengrajin sepatu dari Mojokerto. “Kami juga berharap agar PJT I dapat memberikan pendampingan untuk pendaftaran merk atas produk buatan kami.”

Pembinaan berupa pemberian modal, pelatihan, pameran dan pendampingan akan senantiasa dilakukan PJT I sebagai BUMN pembina untuk meningkatkan kapasitas usaha UMKM yang berdaya saing tinggi. Secara riil, UMKM telah menjadi sektor utama penggerak perekonomian berbasis kemasyarakatan. Kontribusinya pada PDB Indonesia mencapai angka 60,3 %. Sehingga dengan mendukung sektor ini, maka sudah barang tentu akan mampu membantu percepatan pemulihan ekonomi masyarakat Indonesia.

___________
Departemen Humas dan Informasi Publik
Perum Jasa Tirta I

Jasa Tirta I sosialisasikan Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO 37001:2016

Setelah berhasil memperoleh sertifikat ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan pada Agustus lalu, secara bertahap implementasi pada sistem internal Perusahaan dilakukan penyesuaian. Mulai dari penetapan kebijakan anti penyuapan, penunjukan tim pengawas kepatuhan, melakukan analisa resiko terjadinya penyuapan, hingga menetapkan prosedur pengendalian finansial dan pelaporan & penyelidikan.

Sebagai upaya internalisasi semangat perubahan ini, Jumat 13 November 2020 telah dilaksanakan sosialisasi akan implementasi SMAP bagi internal PJT I. Materi sosialisasi diberikan oleh lembaga sertifikasi TUV Nord Indonesia, Bapak Boby Arief Indrajaja selaku Training Services Manajer. Kegiatan dilaksanakan secara daring dan dihadiri oleh pejabat serta karyawan perusahaan di seluruh unit kerja.

Sistem Anti Suap ini merupakan High Level System (HLS) dimana penerapnnya dapat diintegrasikan ke dalam sistem internal Perusahaan. Untuk itu perusahaan perlu menetapkan sasaran SMAP dan mereview sejumlah prosedur operasional dengan memasukkan proses pengendalian resiko penyuapan sekaligus tindak lanjut jika didapati adanya kejadian penyuapan. Di dalam paparannya, bapak Bobby pun menjelaskan bahwa aksi penyuapan ini merupakan bagian dari tindak korupsi yang tunduk pada UU nomor 11 tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap serta UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Oleh karenanya dalam implementasi SMAP, setiap insan perusahaan harus memahami dasar hukum akan tindakan penyuapan serta konsekuensinya.

Menerapkan SMAP dengan mengedepankan nilai-nilai AKHLAK adalah upaya kami untuk dapat memberikan pelayanan terbaik dengan mengutamakan integritas dalam segala tindakan yang dilakukan.

PJT I Raih Golden Award BUMN 2020 Infobank

Perum Jasa Tirta (PJT) I kembali meraih penghargaan dalam State Owned Enterprise Award 2020. Rating BUMN ini secara rutin diselenggarakan tiap tahun oleh Infobank sebagai sarana untuk mengukur kinerja dari perusahaan milik negara. Tahun 2020 ini PJT I berhasil menerima Golden Award atas prestasinya dalam mempertahankan predikat “sangat bagus” dalam kinerjanya sebagai BUMN pengelolaan Sumber Daya Air untuk kelima kalinya.

Dengan mengedepankan semangat AKHLAK dari seluruh insan perusahaan,perusahaan menerima penghargaan Golden Award BUMN 2020. Penghargaan ini diraih atas kinerja perusahaan dengan predikat sangat bagus.

Adapun penilaian pada ajang penghargaan ini dilakukan oleh tim independen secara profesional dengan melihat beberapa faktor. Diantaranya terkait pertumbuhan usaha yang dinilai dari pertumbuhan aset, ekuitas, dan laba perusahaan. Dari aspek rasio keuangan juga dinilai dengan delapan kriteria. Diantaranya, rasio aktiva lancar terhadap kewajiban jangka pendek, kewajiban terhadap total aset, ekuitas terhadap aktiva total, dan kewajiban terhadap ekuitas. Selain itu, dinilai pula dari rasio biaya terhadap pendapatan operasional, laba perusahaan terhadap pendapatan, return on average assets atau ROA dan return on average equity atau ROE.

Dari hasil penilaian sejumlah parameter itu, PJT I berhasil memperoleh nilai 96,08 atau masuk dalam kategori sangat bagus. Dari 118 BUMN yang dinilai, PJT I menduduki peringkat ke-7 sebagai BUMN yang memiliki kinerja sangat baik selama 5 (lima) tahun terakhir, terhitung mulai 2015 hingga 2019. Hasil yang diperoleh tidak lepas dari arahan serta dukungan dari Pemerintah, dalam hal ini Kementerian BUMN dibawah kepemimpinan Erick Thohir selama 365 hari ke belakang. Melalui program #365HariUntukIndonesia, PJT I telah melakukan sejumlah aksi korporasi untuk menerapkan 5 Prioritas Kementerian BUMN,.

Di bidang pengembangan teknologi, PJT I telah melakukan transformasi digital dalam menunjang kepemimpinan teknologi. Misalnya melalui sistem pemantauan hidrologi secara terpusat dengan analisa peramalan banjir yang mampu mempersingkat dan mengefisienkan pengambilan keputusan dalam rangka upaya pengendalian banjir. Hal itu merupakan salah satu peran Command Center PJT I yang menjadi wujud nyata akan transformasi teknologi. Terkait investasi optimalisasi aset, PJT I juga menambah investasi pengembangan bisnis di bidang pariwisata alam. Misalnya, memanfaatkan lahan greenbelt waduk yang merupakan aset serah kelola perusahaan yang berpusat di Kota Malang tersebut. Saat ini, PJT I tengah mempercantik sembilan lokasi pariwisata yang disiapkan sebagai tempat untuk menikmati eksotisme keindahan bendungan.

Inovasi model bisnis juga dilakukan, salah satunya dengan pengembangan bisnis Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM). Kedepan diharapkan PJT I dapat menjadi BUMN pengelola air bersih untuk mendukung pencapaian Millenium Development Goals berupa 100% layanan air bersih untuk masyarakat. Hal lain yang dilakukan adalah pengembangan talenta muda melalui proses rekrutment hingga ke Indonesia Timur maupun peningkatan skill bisnis para karyawan milenial melalui sejumlah pelatihan. Ini bertujuan untuk menjadikan BUMN sebagai pabrik talenta yang siap besaing di kancah global.

Adapun keberadaan perusahaan telah memberikan dukungan pada peningkatan sosial ekonomi Indonesia, terutama dalam program ketahanan pangan dan energi. Melalui kegiatan pengelolaan sumberdaya air, PJT I berupaya menjamin ketersediaan air untuk kebutuhan irigasi dan PLTA (sesuai Rencana Alokasi Air yang telah ditetapkan). Dari lima wilayah sungai yang dikelola, PJT I berkontribusi terhadap layanan irigasi seluas 1,39 juta hektar sawah dan pembangkitan listrik dari PLTA dan PLTM sebesar 4.500 juta Kwh/tahun.

Dept. Humas dan Informasi Publik

Perum Jasa Tirta I

Menjaring talenta muda Indonesia menjadi agen perubahan

Tenaga muda bertalenta tersebar di seluruh negeri ini, dari ujung barat hingga timur. Untuk memperoleh talenta terbaiknya, PJT I menjaring karyawan dari seluruh Indonesia. Tak terkecuali putra – putri terbaik dari Papua.

Proses seleksi para talenta muda diselenggarakan melalui berbagai program. Baik yang dilakukan oleh internal Perusahaan, maupun yang terkoordinir melalui program rekrutment bersama BUMN yang diselenggarakan oleh Forum Human Capital Indonesia (FHCI). Hal ini merupakan langkah strategis Kementerian BUMN untuk menjadikan perusahaan negara sebagai pabrik talenta yang mampu menyerap tenaga dari seluruh nusantara.

Tahun 2019 lalu, Papua terpilih sebagai lokasi rekrutmen bersama BUMN. Secara khusus, kami membuka kesempatan kepada putra-putri daerah untuk bersaing secara sehat. Proses rekrutmen dilaksanakan secara transparan dan profesional, dimana kompetensi pesertalah yang menjadi faktor utama untuk terpilih.

Dengan sumberdaya manusia yang handal, diharapkan mampu menjadikan BUMN bersaing secara global. Untuk membawa negeri ini, menjadi Indonesia maju.

Membangun Ekosistem Investasi Melalui Optimalisasi Nilai Aset Perusahaan

Untuk dapat terus bertumbuh, Perusahaan perlu melakukan investasi yang layak dan memiliki nilai manfaat. Diantaranya berupa optimalisasi potensi aset yang dikelola. Nilai aset yang meningkat, akan memberikan kontribusi positif bagi pengembangan Perusahaan.

Iklim investasi semacam ini, telah terbentuk di PJT I. Salah satunya berupa investasi pengembangan bisnis di bidang pariwisata alam. Dengan memanfaatkan lahan greenbelt waduk yang merupakan aset serah kelola Perusahaan, PJT I telah mengembangkan 9 (sembilan) lokasi pariwisata yang disiapkan sebagai tempat untuk menikmati eksotisme keindahan bendungan.

Dalam dua tahun terakhir ini, sejumlah area Pariwisata telah dikembangkan, baik berupa renovasi fisik maupun penambahan wahana wisata. diantaranya PATA Lahor, PATA Wonorejo, PATA Selorejo. Anda bisa menikmati keseruan camping di pinggir waduk maupun berkuda di Selorejo, atau puas berselfie ria di spot – spot menarik di PATA Lahor sambil menikmati aneka bakaran ikan.

Dengan tetap mengutamakan keamanan dan kenyamanan, setiap Unit Pariwisata yang kami kelola wajib menerapkan protokol kesehatan. Sehingga untuk anda yang menginginkan wisata alam bersama keluarga yang nyaman dan tenang, dapat menjadikan unit pariwisata kami sebagai pilihan menikmati akhir pekan.

Mengoptimalkan potensi aset yang Kami miliki merupakan implementasi akan nilai AKHLAK. Amanah dalam mengharmonisasikan antara kebutuhan dengan kapasitas Perusahaan untuk terus loyal dalam menjalankan tugas sebagai agent of change…

Transformasi Digital dalam Menunjang Kepemimpinan Teknologi

Sistem pemantauan hidrologi secara terpusat dengan analisa peramalan banjir mampu mempersingkat dan mengefisienkan pengambilan keputusan dalam rangka upaya pengendalian banjir. Itulah salah satu peran Command Center yang menjadi wujud nyata akan transformasi teknologi di Perum Jasa Tirta I.

Pemantauan 96 titik Tinggi Muka Air (AWLR) dan 121 Titik Lokasi Hujan (ARR) di 5 Wilayah Sungai PJT I kini dilakukan dengan menggunakan sistem digital berbasis internet. Kebutuhan akan kapasitas penyimpanan data yang besar dapat terpenuhi dengan adanya sistem digital ini.

Diresmikan sejak 2019, Command Center merubah proses bisnis dari sebelumnya bersifat sebagai data statis menjadi piranti aktif yang berkemampuan menganalisa data serta melakukan perhitungan kapasitas tampungan dan jumlah ketersediaan air waduk melalui cloud computing dengan software Aquarius.

Adanya Command Center telah memudahkan kami dalam pengambilan keputusan terkait pengoperasian infrastruktur maupun pelaporan kondisi hidrologi ke Pemerintah serta para stakeholder lain. Transformasi digital di era teknologi 4.0 merupakan jawaban akan kebutuhan kami untuk dapat memberikan pelayanan terbaik secara real time.

Inovasi Bisnis SPAM Suplai Kebutuhan Air Bersih

Untuk mampu bersaing di era disrupsi diperlukan inovasi bisnis dengan berorientasi pada kebutuhan pasar. Hilirisasi proses bisnis menjadi pilihan inovasi bagi kami. Tidak hanya mengelola air baku, namun juga berkontribusi dalam pencapaian MDG’s 100% layanan air bersih domestik maupun kawasan/perindustrian melalui bisnis Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM).

Kebaruan menjadi perspektif untuk memberikan layanan prima kepada para stakeholder. Pengembangan kapasitas dan potensi bisnis dapat dilakukan melalui kerjasama dan kolaborasi, baik dengan Pemerintah melalui KPBU maupun melalui MoU dengan Badan Usaha lainnya.

Inovasi bisnis akan terus kami lakukan agar hasil maksimal dapat diperoleh.
Pengembangan ini dapat berupa diversifikasi jenis usaha, maupun kebaruan dalam efisiensi proses bisnis utama.

Perum Jasa Tirta I Mendukung Ketahanan Pangan dan Energi

Untuk menuju Indonesia maju, ketahanan pangan dan energi menjadi parameter dalam upaya peningkatan kesejahteraan ekonomi dan sosial. Untuk itu Perum Jasa Tirta I berperan melakukan pengelolaan sumberdaya air secara terpadu di 5 Wilayah Sungai yang dikelola.

Melaksanakan kegiatan operasi dan pemeliharaan prasarana pengairan, konservasi daerah aliran sungai, serta menjamin ketersediaan air untuk irigasi dan PLTA (sesuai Rencana Alokasi Air yang telah ditetapkan) menjadi sarana PJT I untuk ikut serta dalam mendukung program ketahanan pangan dan energi.

#NilaiEkonomidanSosialUntukIndonesia
#365HariUntukIndonesia
#BUMNUntukIndonesia

Susur Sungai Kali Surabaya

Surabaya – Pemantauan pencemaran limbah di sungai terus dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Prov. Jatim, PJT I, BBWS Brantas dan sejumlah LSM yang tergabung dalam Tim Patroli Air Jawa Timur. Dari hasil susur sungai di Kali Surabaya, tim menemukan lima industri yang membuang limbah ke sungai. Kelimanya, yakni PT Mount Dream Indonesia, PT Miwon, PT Adiprima Suraprinta, PT Dewasa Aria Prima, dan UD Sumber Agung.

“Dari hasil pemantauan tim menyusuri Kali Surabaya mulai pukul 10.30 hingga 15.00 WIB ada lima industri yang buang limbah. Secara kasat mata limbahnya cukup bagus. Dari patroli sebelumnya, sampel limbah sudah pernah diambil dan hasilnya masih memenuhi baku mutu,” kata Koordinator Garda Lingkungan Jatim, Didik Harimuko saat dikonfirmasi, Selasa (29/9/2020).

Didik menjelaskan, sejak pandemi Covid-19, tim sempat menghentikan kegiatan sidak patroli di bulan Maret hingga Juni atau selama empat bulan. Namun, kini patroli yang kembali dilanjutkan, hanya menggunakan perahu dengan memantau outlet pembuangan limbah industri.

“Tim hanya pantau dan ambil sampel limbah dari sungai. Kami tidak langsung masuk ke pabrik, karena banyak industri yang menerapkan protokol kesehatan ketat dan tim diminta menunjukkan hasil rapid test atau swab. Jadi dari sampel limbah yang diujikan di lab dan hasilnya tidak memenuhi baku mutu, maka akan ditindaklanjuti oleh tim,” ungkapnya.

Tak hanya pencemaran limbah industri, limbah domestik dari pembuangan sampah di bantaran sungai juga menjadi perhatian Tim Patroli Air. “Banyak sampah menumpuk di bantaran sungai yang dibakar. Bisa jadi karena pandemi ini, banyak masyarakat sekitar bantaran yang membeli makanan siap saji yang dibungkus. Lalu kemasannya dibuang di pinggir sungai dan dibakar. Kami melihat ada lebih dari 10 titik di sepanjang Kali Surabaya,” jelasnya.

Kepala Sub Divisi Jasa ASA II/2 Perum Jasa Tirta I, Firman Sarifuddin Efendi mengatakan, pihaknya mendukung penuh pelaksanaan Patroli Air, khususnya di Kali Surabaya. “Memang sejak Covid-19 sempat berhenti (kegiatan patroli air). Dan kini sudah mulai digelar kembali. Tentunya, kami menerapkan protokol kesehatan dengan wajib mengenakan masker, cuci tangan dengan sabun, serta menggunakan rompi pelampung,” katanya.

Ditanya mengenai kondisi Kali Surabaya selama pandemi Covid-19, Ia memastikan tidak ada perubahan secara signifikan. Menurutnya, dibandingkan dengan tahun lalu, selama pandemi ini tidak ada perubahan dan masih sama

“Hanya untuk laporan pencemaran dari pembuangan limbah industri ini hampir tidak ada. Fenomena shock loading (pembuangan limbah industri) yang menyebabkan ikan munggut hanya terjadi sekali dan itu bukan di Kali Surabaya,” pungkasnya.

(Dept. Humas dan Informasi Publik PJT I)

Wisata Selorejo Kembali Dibuka Dengan Terapkan Protokol Kesehatan

Malang – Sejak masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) terjadi Maret 2020 lalu, wisata Bendungan Selorejo sempat ditutup untuk umum. Namun kini wisata yang menyuguhkan pemandangan waduk yang indah dengan suasana alam yang sejuk di Kecamatan Ngantang, Kab Malang yang dikelola Perum Jasa Tirta (PJT) I ini bisa kembali anda nikmati.

“Untuk Wisata Selorejo ini sudah buka mulai tanggal 1 September 2020. Penerapan protokol kesehatan dilaksanakan untuk semua karyawan dan mitra usaha pedagang serta pengemudi perahu yang dilengkapi dengan masker dan face shield,” kata Kepala Kepala Sub Divisi Pariwisata dan Jasa Lain PJT I, Inni Dian Rohani saat dikonfrimasi, Senin (28/9/2020).

Untuk penerapan protokol kesehatan, pihaknya juga memasang imbauan penggunaan masker, menjaga jarak, mencuci tangan yang tersebar di area hotel dan taman wisata. Selain itu, pengunjung juga diwajibkan menggunakan masker mulai dari pintu masuk serta di dalam taman wisata.

“Di lokasi wisata ada petugas Covid Rangers. Tugasnya untuk mengingatkan pengunjung agar tetap melaksanakan protokol kesehatan,” tuturnya.

Terkait kapasitas, pada masa normal, Taman Wisata Selorejo mampu menampung hingga 10 ribu pengunjung. Namun di era kebiasaan baru ini jumlah pengunjung dibatasi hanya 5 ribu orang per harinya.

“Pembatasan jumlah pengunjung yang hanya separuh dari kapasitas ini sudah kami ujicobakan. Syaratnya, apabila berkunjung adalah dalam kondisi sehat. Di pintu masuk ada pengukuran suhu dan mengisi buku tamu tentang riwayat data diri,” ungkapnya.

Menurutnya, Wisata Selorejo menawarkan sensasi bagi pengunjung yang benar-benar akan dekat dengan alam. Pengunjung dapat menikmati sajian kuliner khas ikan bakar dengan aneka sambal yang nikmat. Bahkan, kata dia, pengunjung bisa memancing bersama keluarga baik di tepi waduk maupun di atas perah sembari menikmati sensasi perahu dayung dan motor berkeliling waduk.

“Yang tak dapat dilupakan adalah melintas jembatan gantung yang cukup panjang di atas waduk. Jembatan gantung ini menjadi ikon Selorejo. Pengunjung juga dapat berenang di taman air untuk keluarga maupun kolam renang dewasa standar internasional bagi yang ingin menggelar even kompetisi renang,” ungkapnya.

Manajer Unit Bisnis Pariwisata PJT I, Bayu Pramadya menjelaskan, untuk tiket masuk Taman Wisata Selorejo pada hari biasa sebesar Rp 13 ribu per orang dan akhir pekan atau hari libur nasional sebesar Rp 20 ribu per orang. Tiket kendaraan bermotor roda dua sebesar Rp 2.000, roda empat Rp 5.000 dan bus Rp 15 ribu.

Bayu menambahkan, Selorejo juga menyediakan hotel dan fasilitas meeting atau rapat. Harga hotel mulai Rp 260 ribu per kamar untuk dua orang. Tersedia pula cottage mulai Rp 540 ribu per unit. Sedangkan paket meeting juga tersedia dengan harga ekonomis Rp 150 ribu per pax dengan makan siang dan coffee break.

Selain itu, ada pula paket hemat untuk diklat siswa dengan harga ekonomis mulai Rp 100 ribu per malam. Yang terbaru adalah paket Waterside Camp juga dapat dinikmati di Selorejo yang memiliki view tepi waduk dengan harga Rp 250 ribu per tenda per malam. Apabila pengunjung sudah memiliki tenda sendiri, ground atau lokasi kemah bisa disewa dengan membayar Rp 40 ribu per tenda untuk dua orang. Seluruh paket itu, lanjut dia, sudah termasuk asuransi.

Perlu diketahui, selama Wisata Selorejo ditutup untuk umum selama lebih dari lima bulan, PJT I berusaha memperbaiki layanan. Misalnya dengan memperbaiki seluruh cottage yang ada. Salah satu cottage yang telah direnovasi yaitu Anggrek Cattleya. Perbaikannya mengusung konsep Scandi Boho dalam penataan interiornya. Lokasinya terletak di ujung dengan view waduk.

“Dengan pemandangan di lokasi yang indah, tentu menjadi makin hangat dan cocok sekali untuk menghabiskan akhir pekan bersama keluarga. Bagi keluarga yang menyukai cita rasa artistik dan memiliki gaya hidup yang tidak konvensional, cottage ini menawarkan sensasi yang luar biasa,” pungkasnya.

(Dept. Humas dan Informasi Publik PJT I)

Perum Jasa Tirta I Bahas Mikroplastik Di Brantas Bersama Mahasiswa Pemerhati Lingkungan

Brantas merupakan salah satu Sungai Strategis yang keberadaannya memberikan pengaruh besar terhadap masyarakat Provinsi Jawa Timur dengan panjang sungai mencapai 320 km serta luasan DAS hingga 12.000 km2, Sungai Brantas menjadi tumpuan hampir 50% populasi penduduk Jawa Timur. Dari fakta di atas menjadikan banyak pihak yang menaruh perhatian pada kondisi Sungai Brantas.

Isu sampah mikroplastik telah mengemuka tidak hanya di Indonesia, namun telah menjadi isu global. Hal ini menarik minat beberapa peneliti muda untuk melakukan penelitian mandiri terkait kandungan mikroplastik di Sungai Brantas. Sejak Bulan Juli lalu, kelompok mahasiswa tersebut telah melakukan penelitian mikroplastik di beberapa titik sepanjang Sungai Brantas.

Menanggapi isu mikroplastik ini, Perum Jasa Tirta I sebagai BUMN Pengelola Wilayah Sungai Brantas merasa perlu melakukan pendalaman secara komprehensif. Salah satu pendekatan untuk memahami pengaruh mikroplastik adalah dengan melakukan penelitian dengan metode yang teruji dan memenuhi standar kaidah ilmiah sesuai panduan. Mikroplastik sendiri merupakan partikel yang berasal dari polymer dengan diameter < 5 mm. Sebagian dapat diamati secara visual menggunakan mikroskop dengan pembesaran 100 kali, sedangkan untuk mikroplastik berukuran lebih kecil (< 200 mikron) memerlukan instrumentasi dengan Fourier Transform Infrared (FTIR).

Sebelum melakukan penelitian tersebut, Perum Jasa Tirta I mengajak diskusi mahasiwa peneliti mikroplastik untuk memperoleh kesepahaman terkait metodologi penelitian maupun pengambilan data sampel air. Diskusi ini diselenggarakan secara terbatas di Kantor Pusat Perum Jasa Tirta I Jumat, 11 September 2020. Pada diskusi tersebut dibahas juga terkait upaya pengelolaan kualitas air yang telah dilakukan oleh Perum Jasa Tirta I, mulai dari teknis pengambilan sampel air, metode uji analisis sampel pada laboratorium, hingga cara memonitor kondisi kualitas air sepanjang Brantas secara ofline maupun online melalui sistem informasi kualitas air (SIKUALA). Diskusi dipimpin oleh Ir. Hermien Indraswari, MT selaku Ahli Lingkungan dari Perum Jasa Tirta I dan berlangsung kurang lebih selama 120 menit.

Permasalahan mikroplastik baru saja mengemuka lebih kurang 2 tahun terakhir ini. Hingga saat ini, mikroplastik belum ditetapkan sebagai parameter dalam menentukan kriteria mutu air sungai sebagaimana diatur pada Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001. Dari hasil penelitian yang akan dilakukan oleh Perum Jasa Tirta I nantinya diharapkan dapat memberikan gambaran tentang pengaruh mikroplastik dalam menentukan status mutu air sungai. Jika dari hasil penelitian diketahui adanya pengaruh yang signifikan, akan menjadi masukan kepada Pemerintah. Penelitian ini direncanakan akan dilakukan awal 2021 dengan menggandeng sejumlah akademisi serta stakeholder terkait.

Selepas diskusi, para Mahasiswa juga diperlihatkan ruang kendali yang dimiliki oleh PJT I. Dari Command Center ini, dapat terpantau kondisi kuantitas maupun kualitas air sungai yang dikelola oleh PJT I. Selain itu, mahasiswa juga diajak melihat proses uji analisa sampel air di Laboratorium Lingkungan PJT I. Dari cara menyimpan sampel, metode pengujiannya, hingga dihasilkan nilai kualitas air sesuai parameter yang dipersyaratkan.

_______
Departemen Humas & Informasi Publik
Perum Jasa Tirta I

Pengumuman Lelang PT Jasa Tirta Energi

PENGUMUMAN LELANG

Jasa Tirta Energi adalah Anak Perusahaan Perusahaan Umum (Perum) Jasa Tirta I yang bergerak di bidang Pengembangan Energi Baru Terbarukan dan Konstruksi. Kami mengundang Calon Penyedia untuk mengikuti Lelang Pengadaan Barang sebagai berikut :

  1. Bidang pekerjaan : Penyediaan barang
  2. Pemberi kerja : PT. Jasa Tirta Energi
  3. Paket Pekerjaan : Pengadaan Steel Sheet Pile (SSP) Type FSP III L = 12 m sebanyak 450 btg
  4. Lokasi Pekerjaan : Divisi Konstruksi PT. Jasa Tirta Energi Jl. Sekartaji No. 5, Kel. Doko, Kec. Ngasem, Kab. Kediri, Jawa Timur
  5. HPS : Rp. 4.419.360.000,00
  6. Cara Pengadaan : Pasca Kualifikasi Sistem Gugur Satu Sampul
  7. Penyedia merupakan Badan Usaha dengan kriteria :
    • Perizinan : SIUP
    • Bidang Pekerjaan : KBLI 46631
    • Kualifikasi usaha : Menengah/ besar
  8. Pendaftaran :

Kediri, Agustus 2020

Pokja Pengadaan Barang&Jasa Div. Konstruksi

Jasa Tirta Energi

Pengumuman Lelang PT Jasa Tirta Energi

PENGUMUMAN LELANG

  1. Jasa Tirta Energi adalah Anak Perusahaan Perusahaan Umum (Perum) Jasa Tirta I yang bergerak di bidang Pengembangan Energi Baru Terbarukan dan Konstruksi. Kami mengundang Calon Penyedia untuk mengikuti Lelang Pengadaan Barang sebagai berikut :
  2. Bidang pekerjaan : Penyediaan barang
  3. Pemberi kerja : PT. Jasa Tirta Energi
  4. Paket Pekerjaan : Pengadaan Steel Sheet Pile (SSP) Type FSP III L = 12 m sebanyak 250 btg
  5. Lokasi Pekerjaan : Divisi Konstruksi PT. Jasa Tirta Energi

Jl. Sekartaji No. 5, Kel. Doko, Kec. Ngasem, Kab. Kediri, Jawa Timur

  1. HPS : Rp. 2.455.200.000,00 (termasuk Ppn 10%)
  2. Cara Pengadaan : Pasca Kualifikasi Sistem Gugur Satu Sampul
  3. Penyedia merupakan Badan Usaha dengan kriteria :
    • Perizinan : SIUP
    • Bidang Pekerjaan : KBLI 46631
    • Kualifikasi usaha : Kecil/ Menengah/ besar
  4. Pendaftaran :

Kediri, Agustus 2020

Pokja Pengadaan Barang&Jasa Div. Konstruksi

Jasa Tirta Energi

Pengibaran Bendera Raksasa Terbentang di Pintu Air Jagir

Masih dalam suasana HUT Kemerdekaan RI ke-75 di bulan Agustus tahun ini banyak cara dilakukan untuk memupuk rasa nasionalisme di tengah masa pandemi. Salah satunya seperti yang dilakukan Perum Jasa Tirta (PJT) I dengan membentangkan bendera Merah Putih berukuran raksasa.

BUMN yang bertugas mengelola Sumber Daya Air termasuk di antaranya Wilayah Sungai Brantas itu, membentangkan bendera berukuran 10 x 20 meter di Pintu Air Jagir. Pembentangan dilakukan, Senin (24/8/2020) pagi sejak matahari terbit.

“Pembentangan bendera Merah Putih raksasa ini sebagai bentuk rasa syukur atas Kemerdekaan Indonesia yang kini memasuki usia 75 tahun. Dengan bendera yang sangat besar ini, maka masyarakat, khususnya di Surabaya yang melintas bisa melihat. Harapannya bisa menumbuhkan rasa nasionalisme pada warga,” ujar Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan.

Dipilihnya Pintu Air Jagir, kata dia, juga membawa pesan sejarah. “Pintu Air Jagir ini merupakan salah satu heritage bersejarah yang dibangun sekitar 1917 pada masa pemerintahan Hindia Belanda. Fungsinya untuk mengantisipasi banjir di Kota Surabaya,” ungkapnya.

Kepala Divisi Jasa ASA II PJT I, Arief Budiyantono menambahkan, bendera yang dibentangkan memiliki lebar 10 meter. Ukuran itu masih ideal untuk menyesuaikan dengan ketinggian puncak bangunan pintu air sekitar 16,5 meter dari permukaan tanah. Namun bendera dipasang di ketinggian sekitar 11 meter.

Arief menjelaskan, Pintu Air Jagir adalah salah satu infrastruktur melintang Kali Surabaya yang fungsi utamanya untuk mengatur aliran Kali Surabaya yang akan masuk Kali Wonokromo. Pintu Air Jagir juga berfungsi mengatur ketinggian muka air Kali Surabaya untuk menyuplai kebutuhan air bersih masyarakat Surabaya yang dikelola oleh PDAM Kota Surabaya.

Kali Surabaya merupakan anak sungai Brantas yang melintasi Kota Surabaya dan bermuara di Selat Madura. Terbentang mulai dari Mlirip Mojokerto melintasi wilayah Gresik, Sidoarjo dan Surabaya yang berakhir di Wonokromo, tepatnya sekitar Terminal Joyoboyo.

Lalu terpecah menjadi dua aliran sebelum bermuara ke laut. Pertama yaitu ke Kali Wonokromo melalui Pintu Air Jagir menuju wilayah Wonorejo. Kedua yaitu Kali Mas melalui Pintu Air Wonokromo yang melintasi tengah Kota Surabaya seperti wilayah Gubeng, Jembatan Merah hingga Petekan.

Launching Virtual Workshop Peralatan Kediri

Kediri – Perum Jasa Tirta (PJT) I melakukan revitalisasi bengkel alat berat untuk proses operasional perawatan sungai, bendung, dan bendungan. Dengan waktu yang singkat sekitar lima bulan dua minggu, bengkel lama di Kediri itu, kini disulap menjadi Workshop Peralatan dengan konsep ramah lingkungan.

Peresmian pun dilakukan langsung oleh Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan, Senin (17/8/2020) kemarin bertepatan dengan HUT RI ke-75 tahun. Launching dilakukan secara langsung dengan jumlah peserta yang dibatasi hanya untuk beberapa undangan dan karyawan dari Workshop Peralatan Kediri.

Selain itu, peresmian di masa pandemi Covid-19 ini juga dilakukan pula secara virtual melalui zoom meeting dan live streaming lewat youtube. Peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Dirut PJT I dilanjutkan penandatanganan prasasti.

“Tahun ini kita merayakan Proklamasi Kemerdekaan RI ke-75 dan tahun ini PJT I memasuki usia 30 tahun, dan pada tahun ini pula saya meresmikan revitalisasi Workshop Peralatan Kediri. Mungkin ini kesempatan yang tidak akan terulang pada masa saya dan masa mendatang,” kata Raymond.

Ia bercerita perihal kunjungannya ke Bengkel Peralatan Kediri sebagai direksi pertama kali tanggal 5 Desember 2014 saat peringatan Hari Bhakti PU. Saat itu, untuk pertama kalinya juga ia melihat langsung kondisi bengkel.

“Saat itu saya lihat ada banyak peralatan yang sudah menua. Barang-barang tersebut tidak tertata dengan baik bahkan banyak yang ditumbuhi sulur atau tanaman,” ungkapnya.

Namun saat ini semuanya telah berubah. “Kantor telah diperbaiki, telah direvitalisasi. Dengan kondisi yang lebih higienis dan ramah lingkungan. Semua ini menjadi salah satu bukti kerja keras yang dilakukan kawan-kawan di bawah divisi pengadaan dan pengelolaan aset,” pujinya.

Workshop Peralatan Kediri kini menjadi aset yang memiliki nilai tambah bagi perusahaan. Ia berharap Workshop Peralatan dapat dimanfaatkan dengan baik untuk merawat peralatan berat perusahaan dalam rangka menunjang kegiatan operasional pengelolaan Sumber Daya Air yang dilakukan PJT I.

Manajer Utama Sumber Daya Korporat PJT I, Taufiqqurahman mengatakan, revitalisasi Bengkel Peralatan Kediri itu menjadi yang pertama dan terbesar yang dilakukan PJT I sejak berdirinya bengkel Kediri pada masa proyek Brantas. Hal itu, kata dia menjadi keseriusan perusahaan dalam merawat aset dan menyediakan alat berat yang prima.

“Revitalisasi bengkel ini sesuai tupoksi PJT I dalam mengelola Sumber Daya Air di lima wilayah sungai di Indonesia. Revitalisasi dilakukan baik secara fisik konstruksi dan sistem kerja. Mulai alih fungsi gudang menjadi perkantoran modern dengan konsep industrial. Kantor lama menjadi mess karyawan dengan kapasitas 28 orang, hingga perbaikan area bengkel dan perbaikan fasilitas,” jelasnya.

Adapun anggaran revitalisasi tercatat sekitar Rp 1,18 milar dari anggaran perusahaan program investasi tahun 2019. Pengerjaan dilakukan selama 5,5 bulan pelaksanaan sejak November 2019 hingga pertengahan April 2020.

Taufiq menambahkan, wokshop tidak hanya membawahi perbaikan alat berat tapi juga mengelola 100 unit alat berat. Selain itu, pihaknya juga melakukan pengembangan layanan internal tidak hanya melakukan pemeliharaan dan perbaikan, namun juga pembuatan ponton dan kapal keruk melalui Workshop Peralatan.

Ia mengakui, alat berat yang dimiliki perusahaan sudah berusia tua. Hal itu menjadi tantangan tersendiri, khususnya ketersediaan sparepart atau suku cadang yang langka di pasaran dan mahalnya biaya pemeliharaan. Untuk itu ke depan, ia berharap perusahaan dapat membeli alat berat baru untuk meminimalisasi biaya perawatan.

Adapun proses kerja di Workshop Peralatan Kediri diawali dengan mobilisasi alat berat ke bengkel. Lalu memposisikan alat berat di dalam zona diagnosis. Di ruang tersebut, alat diperiksa untuk dipastikan kerusakan dan perawatan yang perlu dilakukan.

Proses pemeriksaan alat berat diawali dengan persetujuan work order. Selanjutnya dilakukan pengecekan mesin, perbaikan pengelasan, pengecekan kelistrikan, hingga pengecatan alat berat di ruang painting. Fasilitas ruang ganti dan ruang makan juga dilengkapi untuk menjadikan konsep bengkel semakin modern dan lebih higienis.

Revitalisasi ini juga merupakan bentuk implementasi core values AKHLAK, dimana perusahaan berupaya merawat serta menambah nilai aset yang diamanahkan oleh negara. Disamping itu berbagai inovasi dan peningkatan kompetensi juga digarap pada proyek ini. Kesemuanya untuk mendukung upaya PJT I dalam memberikan pelayanan prima kepada stakeholder termasuk juga masyarakat.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-75

Dirgahayu Republik Indonesia ke-75

Semangat Nasionalisme BUMN menjadi landasan kami melakukan pengelolaan sumber daya air secara terpadu untuk negeri ini. Kebergaaman dan kebhinekaan yang ada di seluruh Indonesia tidak menjadi penghalang bagi kami untuk terus berjuang demi kejayaan bangsa.

Peningkatan kompetensi SDM di bidang masing-masing, mempersatukan visi dan misi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik.
Kami percaya bahwa pekerjaan yang kami lakukan demi menunjang pemenuhan kebutuhan air, irigasi, listrik, serta tata kelola banjir menjadi kontribusi kecil kami untuk Indonesia.

Dirgahayu ke-75 Republik Indonesia, apapun kita, dimanapun kita berada mari wujudkan kiprah sebagai insan mandiri dalam mewujudkan kemerdekaan!

PJT I Menerima Sertifikat Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO 37001:2016

Perum Jasa Tirta (PJT) I terus melakukan inovasi dan pembenahan sistem manajemen internal. Sebagai salah satu BUMN, PJT I juga turut mendukung program pemerintah dalam meminimalisasi tindak penyuapan atau korupsi.

Implementasi dari dua hal tersebut, kini PJT I berhasil dan menerima Sertifikat ISO 37001:2016 yang diberikan oleh lembaga sertifikasi TUV NORD Indonesia. Sertifikat itu terkait dengan pengimplementasian sistem perusahaan dalam upaya mencegah, melawan, serta menindak setiap perilaku penyuapan yang berpotensi menimbulkan kerugian bagi perusahaan dan negara.

“Rabu, 12 Agustus 2020 kemarin menjadi salah satu tanggal bersejarah bagi kami Perum Jasa Tirta I. Untuk pertama kalinya, kami sebagai BUMN di bidang pengelolaan Sumber Daya Air berhasil menerima Sertifikat ISO 37001:2016,” kata Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan saat dikonfirmasi, Rabu (19/8/2020).

Hal ini, kata dia, menjadi parameter bahwa sistem bisnis PJT I telah mengakomodir upaya anti penyuapan. Selain itu, sertifikasi ISO itu juga menjadi wujud nyata dari implementasi core values BUMN yakni AKHLAK atau akronim dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

“Tentunya kami pegang teguh core values BUMN, yakni AKHLAK. Artinya, kami memegang teguh kepercayaan yang diberikan melalui perilaku integritas, terpercaya, bertanggung jawab, berkomitmen, akuntabilitas, jujur, dan disiplin,” jelas Raymond.

Menurutnya, core values BUMN AKHLAK itu bertujuan untuk proses transformasi human capital dalam meningkatkan daya saing BUMN agar mampu bersaing di era global. Prinsip core values dan sertifikat ISO itu juga seturut dengan Surat Menteri BUMN Nomor S-17/S/MBU/02/2020.

Bahkan, lanjut dia, PJT I juga telah menetapkan langkah untuk menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Raymond menuturkan, dalam hal ISO 37001:2016, terdapat empat aspek yang masuk dalam perolehan sertifikat Anti Penyuapan tersebut.

Pertama adalah aktivitas penagihan Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA) dan kedua yakni pengadaan barang dan jasa. Ketiga, yaitu proses penerimaan karyawan serta keempat, yakni pelaksanaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL).

Raymond juga menegaskan komitmen untuk menjadikan PJT I lebih amanah dan profesional dalam mengemban tugas yang diberikan oleh negara untuk mewujudkan pengelolaan Sumber Daya Air yang transparan dan akuntable.

“Tentunya, kami mengelola perusahaan secara profesional, menghindari benturan kepentingan, dan tidak menoleransi suap. Kami juga menjunjung tinggi kepercayaan dan integritas, serta berpedoman pada asas-asas tata kelola korporasi yang baik,” ujarnya.

Perlu diketahui, untuk mendapatkan ISO tersebut, perusahaan telah melalui sejumlah tahapan dalam proses sertifikasi. Di antaranya adalah Pelatihan Awarenes, Pelatihan Dokumentasi, Gap Analysis, Pelatihan Internal Auditor ISO 37001:2016 SMAP, Audit Internal, Pre Audit oleh Lembaga Sertifikasi dan Final Audit untuk menentukan kelayakan sertifikasi.

(Departemen Humas dan Informasi Publik)

PJT I bersama dengan Pemerintah Provinsi Jateng Terus Berupaya Menangani Pencemaran Bengawan Solo

Langkah nyata terus dilakukan untuk mengatasi pencemaran yang terjadi di Sungai Bengawan Solo. Perum Jasa Tirta I terlibat aktif bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengatasi permasalahan pencemaran di salah satu Sungai Lintas Provinsi tersebut. Berbagai rencana penanganan dan program dibahas pada Rapat Koordinasi Evaluasi Penanganan Sungai Bengawan Solo yang diselenggarakan oleh Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah pada tanggal 6 Juli 2020 melalui media teleconference. Rapat yang dihadiri oleh sejumlah instansi pemerintah dan para pelaku industri yang memiliki outlet buangan limbahnya di Bengawan Solo ini dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Bapak Ganjar Pranowo. Pada rapat ini Gubernur Jawa Tengah kembali mengingatkan komitmen para pelaku industri di sepanjang sungai untuk memastikan buangan air limbah yang masuk ke badan sungai telah sesuai dengan baku mutu yang dipersyaratkan. Limbah yang dibuang harus melalui sistem Pengolahan Air Limbah (IPAL). Apabila diperlukan waktu lebih dalam menyiapkan sistem pengolahannya, maka industri tersebut wajib mendapat izin khusus untuk terus dipantau perkembangannya. Setelah Desember 2020, jika pelaku usaha tidak melakukan perbaikan sistem IPALnya dan tetap mencemari sungai maka akan dilakukan penindakan hukum.

Untuk mendukung penanganan pencemaran Sungai Bengawan Solo, beberapa langkah telah diambil perusahaan. Diantaranya, PJT I telah memenuhi kebutuhan akan penambahan titik pemantauan kualitas air sebagaimana diminta oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada rapat sebelumnya. Titik pemantauan kualitas air di sepanjang Bengawan Solo, yang sebelumnya berjumlah 14 titik ditambah menjadi 17 titik. Lokasi baru yang menjadi titik pengambilan sampel berada di Jembatan Semanggi (Sungai Premulung) di dekat intake PDAM Surakarta, Jembatan Sungai Pepe dan Jembatan Jalan Ciu Karangwuni (Sungai Samin). Titik-titik pantau ini diletakkan di lokasi yang cukup strategis untuk memperoleh potret kualitas air Bengawan. Diharapkan dengan adanya monitoring secara rutin, dapat memberikan feeding data kepada Pemerintah untuk segera menindaklanjuti apabila diketahui adanya penurunan kualitas.

Untuk memperoleh hasil analisa daya tampung dan beban pencemar yang lebih komprehensif, saat ini PJT I juga sedang melakukan studi rasionalisasi titik pemantauan kualitas air bersama dengan ITS. Hasil studi ini akan dapat mengevaluasi lokasi eksisting pemantauan sekaligus untuk memetakan potensi titik baru lainnya yang diperlukan kedepannya.

Sesuai Keputusan Gubernur Jawa Tengah No. 660.1/23 Tahun 2020 telah dibentuk Tim Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Sungai Bengawan Solo di Provinsi Jawa Tengah. Pada tim ini, PJT I berperan sebagai anggota pokja 2 dengan fokus konservasi DAS, berupa penyusunan Rencana Tahunan Operasi Waduk Wonogiri dan pelaksanaannya, pemantauan kualitas air beserta pelaporan secara berkala, serta penyampaian informasi penurunan kualitas air yang bersifat insidental.

Perlu adanya komitmen dari semua pihak agar permasalahan pencemaran di Sungai Bengawan Solo dapat teratasi.
Dengan bersama kita dapat mewujudkan Sungai Bersih!!

Silaturahmi BUMN Pengelola SDA- Kunjungan Direksi PJT I ke PJT II

Kamis, 16 Juli 2020 Direksi Perum Jasa Tirta I bersilaturahmi ke kantor Perum Jasa Tirta II untuk berdiskusi sekaligus berbagi informasi terkait pengelolaan Sumberdaya Air yang dilakukan oleh kedua perusahaan BUMN. Hadir dalam pertemuan dimaksud dari pihak PJT I yaitur Direktur Utama, Bapak Raymond Valiant Ruritan, Direktur Operasional, Bapak Alfan Rianto, dan Direktur Keuangan dan Pengelolaan Sumber Daya, Bapak Bastian. Kunjungan diterima secara langsung oleh Plt. Direktur Utama dan Direktur Keuangan dan SDM Bapak Haris Zulkarnain, Direktur Pengembangan Usaha, Ibu Indriani Widiastuti dan Direktur Operasional dan Pemeliharaan, Bapak Anton Mardiyono.

Kerja sama serta sinergi merupakan wujud kolaborasi untuk meningkatkan kinerja BUMN untuk Indonesia

Pendidikan lingkungan bersama JKPKA di Era Pandemi Covid-19

Kehidupan tetap berjalan dan bumi akan selalu berputar, sudah menjadi kewajiban kita lah untuk terus menjaga lingkungan setiap saat. Meski di tengah masa pandemi global, Jasa Tirta I bersama dengan JKPKA tetap menjalankan program edukasi pelestarian lingkungan perairan dan salah satunya melalui penyelenggaraan Webinar. Adapun seminar online kali ini mengambil tema Pembelajaran Jarak Jauh tentang Peningkatan Kualitas Air di Indonesia, di Era Pandemi Covid-19 dengan Model Water Inquiry yang diikuti guru-guru serta para penggiat lingkungan.

Bersama Jaring-Jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (JKPKA), Perum Jasa Tirta I serta Universitas Negeri Malang turut hadir sebagai pemateri. Webinar ini disiarkan langsung melalui live streaming youtube pada Rabu, 15 Juli 2020 dan diikuti oleh ribuan peserta di seluruh Indonesia.
Adapun narasumber pada webinar kali ini yakni :
1. Bapak Raymond Valiant R – Direktur Utama Perum Jasa Tirta I
2. Prof. Dr. Sugeng Utaya, M.Si dari Pusat Studi Kebencanaan, Mitigasi, dan Lingkungan Universitas Negeri Malang
3. Bapak Soetarno – Koordinator Pusat JKPKA.
4. Bapak Budi Santoso, M.Pd – Koordinator Wilayah JKPKA Bagian Hilir DAS Brantas.

Water inquiry adalah metode pembelajaran yang diterapkan pada siswa sekolah (SMA dan SMP) untuk menganalisa kualitas air permukaan seperti air sungai, waduk, danau dengan cara memantau, mengambil sampel, dan menganalisa keragaman hayatinya untuk memperoleh skor kualitasnya. Metode ini berelasi dengan subyek pelajaran biologi, fisika, geografi, bahkan Bahasa Indonesia.

Edukasi di tiap tingkatan menjadi salah satu upaya menjaga kesinambungan dan keberlangsungan akan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan.

Rapat Koordinasi dan Perkenalan Pejabat di Lingkungan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo dan Perum Jasa Tirta I

Adanya pergantian pejabat di lingkungan Kementerian PUPR pada awal Juni lalu serta kebutuhan akan koordinasi tindaklanjut sejumlah permasalahan terkait pengelolaan Sumber Daya Air di Wilayah Sungai Bengawan Solo menjadi dasar penyelenggaraan rapat kerja dua instansi pengelola SDA ini.
Kegiatan rapat dilaksanakan secara langsung / off line dengan tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan. Bertempat di Kantor DJA III/2 Madiun acara dilaksanakan pada 8 Juli 2020. Rapat kerja dipimpin langsung oleh kedua pihak instansi yakni Bapak Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech selaku Kepala BBWS Bengawan Solo dan Direktur Operasional PJT I Bapak Ir. Alfan Rianto, M.Tech.

Pada acara tersebut dibahas sejumlah permasalahan dari hulu hingga hilir Bengawan Solo, diantaranya terkait rencana inspeksi besar Bendungan Wonogiri pasca dibangunnya Closure Dike, kondisi kualitas air Bengawan Solo dengan adanya sejumlah point source limbah industri, hingga permasalahan ketersediaan air di Bengawan Solo untuk pemenuhan kebutuhan sejumlah PDAM dan industri di hilir.

Dalam sambutannya baik Kepala BBWS Bengawan Solo maupun Direktur Operasional PJT I sepakat bahwa untuk menciptakan sistem pengelolaan yang terintegrasi diperlukan adanya kolaborasi dan kerja sama antar kedua pengelola SDA di bawah Kementerian PUPR ini. Upaya terbaik dari masing-masing instansi dengan mengenyampingkan ego sektoral akan menciptakan suasana harmonis, sehingga tiap permasalahan dapat terselesaikan sesuai kewenangan dan tupoksi masing-masing pihak.

Semoga kolaborasi selalu terjaga dengan baik agar pelayanan kepada masyarakat dapat selalu optimal.

Perum Jasa Tirta I Bantu UMKM

Di masa Pandemi CoVid-19 ini diperlukan adanya dukungan pada sektor UMKM sebagai salah satu penopang ekonomi masyarakat.

BUMN sebagai salah satu penggerak perekonomian negara juga turut berkontribusi untuk menjaga kestabilan perekonomian masyarakat melalui program kemitraannya.

PJT I turut berupaya melakukan langkah nyata perlindungan kepada semua UMKM binaan melalui program pemberian stimulus berupa penundaan pembayaran angsuran pokok pinjaman selama 1 tahun.
Selain kebijakan stimulus, PJT I juga tetap mengoptimalkan penyaluran dana Program Kemitraannya. Pada Semester I Tahun 2020, PJT I akan menyalurkan dana program kemitraan kepada 69 MB yang tersebar di seluruh wilayah kerja.

#BUMNuntukUMKM merupakan bentuk kontribusi nyata membangkitkan perekonomian masyarakat melalui usaha skala mikro, kecil dan menengah di Indonesia.

2 Tim Milenial PJT I masuk 30 besar MIS 2020

Ada kabar yang membanggakan dimana ada 2 tim @perumjasatirta1 masuk dalam “30 Besar Millennial Innovation Summit 2020” pada kategori Business Innovation dan Social Innovation dari total 8.610 inovasi yang masuk dari seluruh BUMN.

Perwakilan tim dari PJT I nantinya akan memasuki tahap Final Judgement dimana seluruh tim BUMN yang lolos akan bertemu disana. Yuk dukung terus para insan muda PJT I!

MENJAGA KEBERLANGSUNGAN UMKM DI TENGAH MASA PANDEMI


UMKM merupakan salah satu sektor riil penggerak perekonomian berbasis kemasyarakatan yang berkontribusi sebesar 60,3 % dari total Produk Domestik Bruto Indonesia. Dengan jumlah mencapai 64,2 juta unit, UMKM mampu menyerap 97% dari total tenaga kerja dan 99 % dari total lapangan kerja. Meskipun demikian Pandemi CoVid-19 telah membawa dampak negatif bagi para pelaku sektor UMKM, tidak terkecuali UMKM mitra binaan Jasa Tirta I. Kondisi pandemi ini menyebabkan menurunnya permintaan produk mitra binaan serta terhambatnya pasokan bahan baku produksi yang mengganggu kelancaran bisnis UMKM.

Dukungan agar sektor UMKM kembali menggeliat dilakukan PJT I dengan turut melakukan langkah nyata perlindungan kepada semua UMKM yang berada di bawah binaannya. PJT I memberikan stimulus berupa penundaan pembayaran angsuran pokok pinjaman para mitra binaan selama 1 tahun penuh. Hal ini merupakan salah satu upaya mitigasi dampak Pandemi CoVid-19 yang dilakukan oleh manajemen melalui Keputusan Direksi PJT I Nomor 0018/KPTS/DRUT/V/2020. Terhitung sejak tanggal 1 April 2020 – 31 Maret 202, para mitra binaan akan dibebaskan dari pembayaran angsuran pinjaman pokok.

Selain itu, tahun ini PJT I tetap akan mengoptimalkan penyaluran dana Program Kemitraannya. Pada Semester ini, dana telah disalurkan kepada 69 mitra binaan yang tersebar di seluruh wilayah kerja. Kegiatan UMKM binaan PJT I cukup beragam, mulai dari sektor industri perdagangan, perkebunan, peternakan, pertanian, perikanan maupun jasa.

Kami berupaya untuk menjaga keberlangsungan usaha para UMKM agar terus dapat meningkatkan kemampuannya menjadi UMKM yang tangguh dan mandiri.

PENGUMUMAN LELANG

PENGUMUMAN LELANG

No. 01/PLPJT1/VI/2020

 

Panitia Pelelangan Barang Bekas/ Aktiva Perum Jasa Tirta I akan melaksanakan lelang barang-barang inventaris yang dihapuskan dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Surakarta, dengan perincian sebagai berikut:

 

No Nama Barang Type

Tahun

Tonase (Kg) Nilai Limit (Rp) Jaminan (Rp)
A Kendaraan Kondisi Scrab (Besi Tua) dijual satu paket
1 Dump Truck TSD 402 D 1980 2.355 112.100.000 33.630.000
2 Dump Truck TSD 402 D 1979 2.355
3 Dump Truck TSD 402 D 1980 2.355
4 Dump Truck TSD 402 D 1980 2.355
5 Dump Truck TSD 402 D 1979 2.355
6 Dump Truck TSD 402 D 1979 2.750
7 Dump Truck 912 1983 2.355
8 Dump Truck 911 1983 2.355
9 Dump Truck SM8 1976 1.500
10 Dump Truck 1984 1.860
B Alat Berat Kondisi Scrab (Besi Tua) dijual satu paket 317.300.000 95.190.000
1 Wheel Loader 35B 1984 18.676
Vibration Roller CC21 1984 10.500
Truck Crane TI 100 L 1980 27.700
Truck Crane DA-1103 1984 2.355
Vibration Roller SV25 1980 750
Vibration Roller SV25 1980 750
Vibration Roller CC21 1984 2.000
Vibration Roller CC21 1984 2.000
Truck Crane TSD 402 D 1979 2.355

 

Keterangan

  • Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan.
  • Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Malang selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang.
  • Dihimbau kepada calon peserta lelang agar tidak melakukan penyetoran uang jaminan lelang di atas pukul 22.00 WIB karena terkait mekanisme End of Day (EOD) PT BRI (persero), Tbk. yang mempengaruhi pencatatan penyetoran uang jaminan pada KPKNL.
  • Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang.

Persyaratan Lelang:

  1. Memiliki akun yang telah terverifikasi pada website http://www.lelang.go.id
  2. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website di atas.
  3. Objek lelang tersebut diatas dijual lelang dengan kondisi apa adanya dan kepada peserta lelang dianggap telah mengetahui/memahami kondisi objek lelang.
  4. Apabila karena suatu hal terjadi gugatan, tuntutan dan pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang terhadap salah satu atau beberapa barang/obyek lelang tersebut di atas, pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak diperkenankan untuk melakukan tuntutan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Surakarta maupun Panitia Pelelangan Barang Bekas/ Aktiva Perum Jasa Tirta I
  5. Barang-barang yang akan dilelang tersebut di atas dapat dilihat pada Hari Senin tanggal 22 – 23 Juni 2020 pukul 08.00 – 15.00 WIB bertempat di Kantor Divisi Jasa Air & Sumber Air III Jalan Raya Kartasura KM 7 Banaran, Pabelan Surakarta 57102
  6. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh pada Panitia Pelelangan Barang Bekas/ Aktiva Perum Jasa Tirta I, beralamat di Jalan Surabaya 2A Malang, Telp. (0341) 551971 ext 375, Fax. (0341) 551976 Email : yunus@jasatirta1.net / syaikhuh48@gmail.com Sdr. Syaikhu Hidayat

 

 

Pelaksanaan Lelang:

Cara Penawaran Closed Bidding (dengan mengakses url http://www.lelang.go.id)
Hari, Tanggal Rabu, 24 Juni 2020 Jam 13.30 Server WIB
Batas akhir penawaran Rabu, 24 Juni 2020 Jam 13.30 Server WIB
Penetapan Pemenang Setelah batas akhir penawaran
Pelunasan lelang 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang
Bea Lelang Pembeli 2% dari harga lelang
Tempat Pelaksanaan Lelang KPKNL Surakarta

Kimangunsarkoro Nomor 141 Surakarta 57138

 

 

Malang, 17 Juni 2020

Ttd

Hermien Indrawari

(Ketua Pelelangan Barang Bekas/ Aktiva Perum Jasa Tirta I)

 

Rapat Kerja Perum Jasa Tirta i

Untuk menghadapi skenario The New Normal, Perum Jasa Tirta I menggelar Rapat Kerja yang diikuti oleh segenap jajaran Direksi dan Pejabat di semua level. Rapat ini dilaksanakan tepat sehari setelah libur Hari Raya Idul Fitri yaitu tanggal 26 Mei 2020, dengan tujuan agar penerapannya dapat segera terimplementasikan di seluruh lini bisnis perusahaan.

Dalam rapat kerja online tersebut Direktur Utama PJT I, Bpk. Raymond Valiant mensosialisasikan terkait perlunya skenario The New Normal sebagai upaya untuk menjaga keberlangsungan hidup manusia di tengah pandemi ini. Dalam scope perusahaan, Direksi juga menjelaskan agar tugas pengelolaan sumber daya air tetap dapat terlaksana dengan optimal maka kesehatan dan keselamatan para pekerja harus diutamakan. Untuk itu seluruh insan perusahaan (termasuk para stakeholder yang berkepentingan) harus menjalankan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Hal ini menjadi penting agar perusahaan dapat adaptif dan menuju kuadran New Normal dari sebelumnya Death Zone.
#coronavirus
#CovidSafeBUMN
#BUMNLawanCorona
#BUMNHadapiCorona
#NewNormal
#PerumJasaTirta1

Halal Bihalal “Online” Perum Jasa Tirta I

Salah satu ritual yang biasa dilakukan pada momentum Idul Fitri adalah Halal Bihalal. Momen ini menjadi sarana bersilaturahmi untuk saling bermaaf-maafan dengan kerabat dan handai taulan.
Kali ini ada yang berbeda dalam perayaan halal bihalal PJT I yang diselenggarakan secara daring melalui aplikasi Cloud X dari Telkom, Selasa 26 Mei 2020. Meskipun tak langsung bertatap muka namun hal ini tidak mengurangi khidmadnya acara. Kegiatan halal bihalal diikuti oleh seluruh insan PJT I dan PT JTE (anak perusahaan). –
Halal bihalal on line menjadi salah satu wujud implementasi New Normal kedepannya. Hal tersebut juga dibahas oleh Jajaran Direksi PJT I dalam sambutannya. Proses bisnis dan aktivitas perusahaan akan diupayakan dapat terus berjalan, dengan penerapan pola hidup bersih dan sehat serta menjaga physical distancing. Selain sambutan direksi acara juga diisi dengan sambutan dan ucapan selamat dari Ketua dan Anggota Dewas PJT I. Ucapan selamat juga disampaikan oleh jajaran pejabat 1 level di bawah direksi, perwakilan pejabat 2 level serta 3 level di bawah direksi. Sebelum acara diakhiri dengan doa penutup, Direktur Utama PT.JTE juga berkesempatan menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri dalam forum tersebut.

Selamat berlebaran, semoga kita dapat saling memaafkan. Mari bersama kita hadapi The New Normal.

 

Lebaran di Tengah Pandemi, PJT I Bagikan 2.600 Paket Sembako dan APD di Empat Provinsi

Untuk meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Corona Virus Disease (COVID)-19, terutama jelang Lebaran Idul Fitri 1441 H, Perum Jasa Tirta (PJT) I menggulirkan program Quick Win. Kegiatan perlindungan sosial dan kesehatan bagi masyarakat terdampak itu menyasar 25 kabupaten/kota di empat provinsi di Indonesia.

Total ada 2.600 paket sembako yang dibagikan untuk masyarakat terdampak Covid dan juga APD (alat pelindung diri) untuk fasilitas kesehatan tingkat bawah yang dibagikan. Empat provinsi yang menjadi sasaran, yakni Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Utara, dan DKI Jakarta.

Tiga provinsi berada di lima wilayah sungai (WS) yang dikelola PJT I. Mulai WS Bengawan Solo di Jatim dan Jateng, WS Brantas di Jatim, WS Jeratun Seluna di Jateng, WS Serayu Bogowonto di Jateng, dan WS Toba Asahan di Sumut. Dan ditambah wilayah kerja anak perusahaan, yakni PT JTE (Jasa Tirta Energi) di Provinsi DKI Jakarta.

“Quick Win ini merupakan program donasi kemanusiaan dalam rangka penanggulangan dampak COVID-19. Untuk paket sembako kami salurkan jelang Lebaran untuk meringankan beban masyarakat,” kata Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan, Jumat (22/5/2020).

Ia menjelaskan, ribuan paket sembako itu dibagikan kepada masyarakat yang terkena PHK dan/atau tutup usaha akibat adanya pandemi COVID-19. Disamping itu, pihaknya juga telah membagikan APD dan obat-obatan bagi petugas medis yang telah menjadi garda terdepan dalam penanganan pasien Corona.

Mulai dari baju hazmat, masker, boots, face shield, dan peralatan lainnya telah dibagikan ke beberapa faskes di 25 kabupaten/kota di seluruh wilayah kerja PJT I serta anak perusahaan PT JTE. Pemberian sembako dan APD itu berbasis wilayah serta ketersediaan dana.

Setiap daerah mendapat porsi jumlah paket sembako dan APD yang sama. Paket sembako dapat berisi 5 kg beras, 1 liter minyak goreng, 1 kg gula dan makanan instan atau sesuai ketersediaan sembako di masing masing wilayah.

Untuk pelaksanaan program Quick Win itu, ia tidak memperkenankan pemberian sembako dan APD dalam bentuk uang tunai. Sembako itu dibeli dan diperoleh dari Perum Bulog atau toko-toko yang dapat memenuhi kebutuhan di masing masing wilayah.

Anggaran paket sembako dan APD senilai total Rp 454 juta itu diperoleh dari pengalihan Tunjangan Hari Raya (THR) Dewan Pengawas dan Direksi PJT I, serta THR dari Komisaris dan Direksi PT JTE.

Pelaksana program juga bekerja sama dengan kelurahan atau desa setempat dalam menentukan target penerima manfaat. Untuk menghindari kerumunan massa, kata dia, pembagian sembako dilakukan secara door to door.

“Kami berharap bantuan paket sembako yang kami salurkan membawa manfaat bagi masyarakat. Terutama di saat pandemi dan jelang Lebaran. Termasuk bantuan APD semoga dapat melindungi para petugas medis dan paramedis dalam penanganan pasien COVID-19,” pungkasnya.
(Dept. Humas & Informasi Publik)

PJT I Bantu APD dan Obat-Obatan untuk Posko Satgas BUMN Lawan Covid-19

Wujud nyata BUMN Lawan Corona, PJT I memberikan bantuan secara langsung ke salah satu pusat informasi Covid-19 BUMN Gugus Tugas Kabupaten Malang, Jawa Timur. Bantuan diberikan secara langsung oleh oleh tim PKBL beserta Perwakilan Milenial (MAGENTA) PJT I, Rabu 06 Maret 2020. Bantuan yang diberikan berupa APD, dari Hazmat hingga masker serta obat-obatan yang diperuntukkan bagi Posko Karangkates. Bantuan dari Magenta PJT I berasal dari penggalangan dana yang telah dilakukan sebelumnya.

Mari bersama kita dukung upaya penanggulangan CoVid-19. Dengan bersama kita bisa melawan penyebaran CoVid-19!

Ramaikan Millenial Innovation Summit 2020!!

Insan Milenial PJT I,
Ayo ikuti dan ramaikan dan ikuti Millenial Innovation Summit (MIS) 2020. MIS 2020 diinisiasi oleh Kementerian BUMN dan bertujuan untuk mendorong peran serta kontribusi milenial BUMN untuk Indonesia.

Ada 5 kegiatan yang harus diikuti sebagai tahapan untuk kegiatan MIS 2020 yaitu pengumpulan judul ide, seleksi internal, input MIS 2020, proses seleksi, final booth camp, dan terakhir adalah pengumuman pemenang. Ada hadiah menarik yang bisa kalian raih berupa fresh fund untuk menjalankan proyek dimaksud. –
Ayokkkk, Insan Milenial PJT I segera daftarkan dirimu dan wujudkan inovasi-inovasi yang kamu miliki di kesempatan ini. Caranya dengan langsung kontak ke CP Mas Rheyza Gigih selaku Captain Milenial di nomor +62812-3989-8820 untuk menyampaikan ide dan gagasanmu yaaaa..