PJT I Gandeng HEPS Korea Selatan Kembangkan Green Hydrogen Berbasis PLTS Terapung

Malang, 11 Juni 2026 – Perum Jasa Tirta I (PJT I) menjalin kemitraan strategis bersama HEPS Co., Ltd. Korea Selatan dalam pengembangan green hydrogen di wilayah kerja PJT I. Kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen PJT I dalam mendukung transisi energi nasional melalui pemanfaatan energi baru terbarukan yang inovatif dan berkelanjutan.

Kemitraan tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Kantor Pusat PJT I, Malang, pada 11 Juni 2026. Kerja sama ini berfokus pada pengembangan proyek produksi, penyimpanan, dan pemanfaatan hidrogen hijau berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung.

Direktur Perum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis PJT I dalam memperluas kontribusi perusahaan, tidak hanya pada pengelolaan sumber daya air, tetapi juga dalam mendukung agenda transisi energi bersih di Indonesia.

“PJT I memiliki potensi wilayah kerja yang dapat dikembangkan untuk mendukung pemanfaatan energi terbarukan, salah satunya melalui PLTS Terapung. Melalui kerja sama dengan HEPS, kami berharap dapat menghadirkan solusi energi hijau yang inovatif, berkelanjutan, dan memberi nilai tambah bagi pengelolaan sumber daya air,” ujar Fahmi.

Sinergi antara pengalaman PJT I dalam pengelolaan sumber daya air dan teknologi hidrogen yang dimiliki HEPS diharapkan dapat membuka peluang pengembangan ekosistem energi hijau, khususnya melalui pemanfaatan potensi PLTS Terapung sebagai sumber energi untuk produksi hidrogen hijau.

Pengembangan green hydrogen menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung pengurangan emisi karbon serta memperkuat ketahanan energi nasional. Hidrogen hijau yang dihasilkan dari energi terbarukan memiliki potensi untuk dimanfaatkan pada berbagai sektor, mulai dari energi, industri, hingga transportasi rendah emisi.

Fahmi menambahkan, kerja sama ini juga sejalan dengan komitmen PJT I dalam mendorong pengelolaan sumber daya air yang adaptif terhadap tantangan masa depan, termasuk kebutuhan terhadap energi bersih dan berkelanjutan.

“Melalui langkah ini, PJT I terus memperkuat komitmen dalam mendukung pemanfaatan energi terbarukan, pengurangan emisi karbon, serta kontribusi terhadap ketahanan air dan energi untuk masa depan yang lebih berkelanjutan,” tambahnya.

Dengan adanya penandatanganan MoU ini, PJT I dan HEPS akan menjajaki berbagai potensi kerja sama teknis dan pengembangan proyek yang dapat diimplementasikan di wilayah kerja PJT I. Kolaborasi ini diharapkan menjadi awal dari penguatan peran PJT I dalam mendukung transformasi menuju ekonomi hijau dan pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Tags: No tags

Comments are closed.