PJT I Serahkan IPAL Biogas untuk Wujudkan Lingkungan Bersih dan Energi Alternatif di Tulungagung

Tulungagung, 10 Juni 2026 – Perum Jasa Tirta I (PJT I) menyerahkan bantuan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Biogas kepada masyarakat di dua desa di Kabupaten Tulungagung, yakni Desa Pagerwojo dan Desa Wonorejo. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan secara bertahap pada 9–10 Juni 2026.

Program IPAL Biogas ini merupakan salah satu Program Prioritas Lingkungan PJT I sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat di sekitar wilayah pengelolaan sumber daya air perusahaan.

Melalui program tersebut, PJT I terus memperkuat pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), khususnya pada Pilar Lingkungan. Program ini juga selaras dengan prinsip Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), terutama Pilar 6 yaitu Air Bersih dan Sanitasi Layak.

Direktur Perum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat, menyampaikan bahwa bantuan IPAL Biogas ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan program TJSL yang tidak hanya berorientasi pada bantuan fisik, tetapi juga memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

“Melalui IPAL Biogas ini, PJT I ingin mendorong pengelolaan limbah yang lebih baik, sekaligus menghadirkan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Limbah kotoran ternak yang sebelumnya berpotensi mencemari lingkungan dapat diolah menjadi energi alternatif dan pupuk organik yang bernilai guna,” ujar Fahmi.

Pemanfaatan biogas diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan energi rumah tangga melalui pengolahan limbah kotoran ternak menjadi sumber energi gas. Selain itu, hasil pengolahan juga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat penerima manfaat.

Program IPAL Biogas ini juga menjadi salah satu program PJT I yang dinilai dampak kebermanfaatannya melalui metode Social Return on Investment (SROI). Melalui pendekatan tersebut, perusahaan dapat mengukur nilai manfaat sosial, lingkungan, dan ekonomi yang dihasilkan dari program secara lebih komprehensif.

Fahmi menambahkan, keberhasilan program ini sangat bergantung pada keterlibatan dan komitmen masyarakat dalam mengelola fasilitas yang telah diserahkan.

“Kami berharap IPAL Biogas ini dapat dijaga, dikelola, dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Dengan pengelolaan yang baik, manfaatnya tidak hanya dirasakan hari ini, tetapi juga dapat berkelanjutan bagi lingkungan, sosial, dan perekonomian masyarakat,” tambahnya.

PJT I berkomitmen untuk terus menghadirkan program TJSL yang berdampak, terukur, dan sejalan dengan kebutuhan masyarakat serta tantangan pengelolaan lingkungan. Melalui penyerahan IPAL Biogas di Desa Pagerwojo dan Desa Wonorejo, PJT I berharap dapat mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan produktif bagi masyarakat Kabupaten Tulungagung.

Tags: No tags

Comments are closed.