PJT I Perluas Wilayah Kerja, Siap Perkuat Pengelolaan Sumber Daya Air Nasional

Malang, 8 Juni 2026 – Perum Jasa Tirta I (PJT I) resmi mendapatkan penugasan pengelolaan wilayah kerja baru melalui Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 2026 tentang Penambahan Wilayah Kerja Perum Jasa Tirta I. Penugasan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengelolaan sumber daya air secara terpadu dan berkelanjutan di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui Keputusan Presiden tersebut, wilayah kerja PJT I bertambah pada empat wilayah sungai, yaitu Wilayah Sungai Bali-Penida, Wilayah Sungai Pompengan-Larona, Wilayah Sungai Saddang, dan Wilayah Sungai Parigi-Poso. Penambahan wilayah kerja ini dilakukan dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah di bidang sumber daya air, khususnya melalui pengelolaan sumber daya air yang terpadu dan berkelanjutan.

Direktur Perum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat, menyampaikan bahwa penambahan wilayah kerja ini merupakan amanah sekaligus bentuk kepercayaan pemerintah kepada PJT I untuk memperluas kontribusi dalam pengelolaan sumber daya air nasional.

“Penambahan wilayah kerja ini menjadi amanah besar bagi PJT I. Kepercayaan yang diberikan pemerintah akan kami jawab dengan komitmen untuk mengelola sumber daya air secara profesional, berkelanjutan, serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat dan pembangunan nasional,” ujar Fahmi.

Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 2026, PJT I sebagai pengelola sumber daya air melaksanakan sebagian tugas dan tanggung jawab dalam pengelolaan sumber daya air pada keempat wilayah sungai tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2010 tentang Perum Jasa Tirta I serta ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang sumber daya air.

Fahmi menambahkan, perluasan wilayah kerja ini menjadi momentum bagi PJT I untuk terus meningkatkan kapasitas organisasi, memperkuat tata kelola, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di wilayah kerja baru.

“PJT I siap menjalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab. Kami akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan agar pengelolaan sumber daya air dapat berjalan optimal, adaptif, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Dengan bertambahnya wilayah kerja tersebut, PJT I siap memperkuat perannya sebagai BUMN pengelola sumber daya air yang mendukung ketahanan air, menjaga kelestarian lingkungan, serta berkontribusi terhadap pembangunan nasional di berbagai wilayah Indonesia.

Sebagai wujud rasa syukur atas amanah baru tersebut, PJT I menggelar tasyakuran dan doa bersama pada 8 Juni 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran Direksi, Dewan Pengawas, serta insan PJT I, dan menjadi momentum internal untuk memperkuat kebersamaan, semangat kolaborasi, serta komitmen seluruh insan PJT I dalam mengemban tugas baru untuk negeri.

Tags: No tags

Comments are closed.