Perkuat Kepedulian Sosial Untuk Wujudkan Ketahanan Pangan Perum Jasa Tirta I Kembali Gelar Pasar Murah Ramadan 1447 H di berbagai Wilayah Kerja

Malang – Dalam rangka menyongsong dan mengisi bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Perum Jasa Tirta I (PJT I) kembali menyelenggarakan Program Tebus Murah Sembako (TMS) sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat, khususnya dalam membantu pemenuhan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Kegiatan perdana dilaksanakan di Kelurahan Kedungkandang, Kota Malang pada 25 Februari 2026, dengan menyalurkan 200 paket sembako murah kepada masyarakat. Selanjutnya, program dilaksanakan di Desa Grudo dan Desa Selopuro, Kabupaten Ngawi—wilayah tepian Sungai Bengawan Solo—dengan total 150 paket sembako, bekerja sama dengan Komunitas Kecanduan Sedekah Ngawi (KSN) pada 27 Februari 2026.

Setiap paket sembako terdiri atas beras 3 kg, minyak goreng, tepung terigu, gula, garam, dan mi instan senilai Rp.120.000 yang dapat ditebus dengan harga Rp30.000 per paket oleh masyarakat sehingga diharapkan mampu meringankan beban kebutuhan rumah tangga menjelang dan selama Ramadan.

Program Tebus Murah Sembako merupakan agenda rutin Sub Divisi Pengelolaan TJSL dan ESG PJT I setiap bulan Ramadan. Tidak hanya di Malang dan Ngawi, kegiatan serupa juga digelar secara bertahap di berbagai wilayah kerja PJT I. Rangkaian selanjutnya akan dilaksanakan di Banjarnegara pada 5 Maret 2026.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar wilayah kerja.

“Ramadan adalah momentum untuk memperkuat kepedulian dan kebersamaan. Melalui Program Tebus Murah Sembako ini, Perum Jasa Tirta I ingin memastikan kehadiran BUMN benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tidak hanya dalam pengelolaan sumber daya air, tetapi juga dalam kontribusi sosial yang berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih dari sekadar penyaluran bantuan, setiap kegiatan TMS juga disertai sosialisasi mengenai peran dan tugas PJT I dalam pengelolaan sumber daya air. Masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai, diajak untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai dan mencegah pencemaran. Edukasi ini menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kualitas air demi keberlanjutan ekosistem dan ketersediaan air bagi generasi mendatang.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen PJT I dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan), Tujuan 2 (Tanpa Kelaparan), serta Tujuan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). Melalui integrasi program sosial dan edukasi lingkungan, PJT I berupaya memastikan bahwa keberlanjutan tidak hanya diwujudkan dalam aspek operasional pengelolaan sumber daya air, tetapi juga dalam pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, program ini juga mendukung agenda pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam Asta Cita, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan, memperluas pemerataan kesejahteraan, serta membangun pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan. Sebagai BUMN pengelola sumber daya air, PJT I berkomitmen untuk terus berkontribusi aktif dalam mewujudkan Indonesia yang tangguh dan berdaya saing.
—————————————————————————————————–
Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum

Tags: No tags

Comments are closed.