Enter your keyword

Semarak HUT RI ke 76, Jasa Tirta I Gelar Webinar Wawasan Kebangsaan Untuk Pengelola Sumberdaya Air.

Info seputar Jasa Tirta 1

Semarak HUT RI ke 76, Jasa Tirta I Gelar Webinar Wawasan Kebangsaan Untuk Pengelola Sumberdaya Air.

Semarak HUT RI ke 76, Jasa Tirta I Gelar Webinar Wawasan Kebangsaan Untuk Pengelola Sumberdaya Air.

Malang – Memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76, Perum Jasa Tirta I (PJT I) menggelar serangkaian acara secara daring. Mulai dari perlombaan virtual hingga ditutup dengan penyelenggaraan webinar bertemakan “Menuju Indonesia Tangguh dan Bertumbuh” pada Selasa 31 Agustus 2021. Webinar tersebut menghadirkan tiga orang narasumber dengan topik utama yang berbeda yakni seputar isu kebangsaan, perubahan badan hukum Perusahaan, dan tentang peran PJT I dalam mendukung ketahanan sumberdaya air nasional. Meski acara diselenggarakan secara daring, namun cukup dapat menarik antusiasme insan perusahaan baik dari induk maupun anak perusahaan untuk mengikuti hingga akhir acara.

 

Materi sesi pertama dipaparkan oleh Wakil Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Prof. Hariono. Beliau menyampaikan bahwa sebuah bangsa dapat dikatakan mandiri apabila dapat mengelola sumberdaya airnya secara berkelanjutan. Diantaranya dengan melakukan konservasi, sehingga manfaat air dapat terus dirasakan oleh generasi mendatang. Hal ini sejalan dengan misi Negara yakni melindungi segenap bangsa dan memajukan kesejahteraan umum. Beliau juga menjelaskan bahwa selain sebagai dasar negara, Pancasila sebagai leitstar dinamis maupun meja statis akan selalu menjadi pandangan hidup sekaligus ideologi dalam menentukan tujuan pembangunan. Untuk itu beliau berpesan agar insan PJT I sebagai pengelola sumberdaya air harus menjadi manusia pancasilais yang memiliki kebanggaan dalam berbangsa serta terus berinovasi mengembangkan potensi alam Indonesia untuk kesejahteraan masyarakatnya.

 

Pada webinar ini dihadirkan juga pembicara dari PT. Danareksa selaku induk PJT I dalam program klasterisasi BUMN. Materi pada sesi tengah ini disampaikan oleh Direktur Keuangan dan Investasi, Chris Soemijantoro. Dalam paparannya beliau menjelaskan bahwa program klasterisasi merupakan bentuk upaya penguatan BUMN. Bagi sebagian BUMN yang tidak dapat diklasterisasi maka akan dibentuk holding perusahaan di bawah PT. Danareksa dan PT. PPA, dengan fokus transformasi bisnis berupa penguatan kinerja melalui kolaborasi value chain and product, penguatan bargaining position, maupun sharing capabilities. PJT I sebagai entitas bisnis berbentuk Perum dimana sahamnya dimiliki sepenuhnya oleh negara memiliki peran utama sebagai “public service” di bidang sumber daya air. Hal ini sesuai dengan arahan sekaligus dukungan dari Kementerian PUPR terhadap rencana pembentukan holding untuk PJT I. Disampaikan juga bahwa timeline pembentukan holding untuk PJT I ditargetkan selesai di tahun 2022, dimana saat ini sedang dikaji terkait perubahan bentuk badan hukum yang sesuai dengan profil PJT I. Pemerseroan perusahaan nantinya harus dapat memperkuat peran utama PJT I dalam memberikan layanan umum sebagaimana diamanahkan dalam UU No. 17 tahun 2019 tentang Sumber Daya Air.

 

Untuk menambah wawasan terkait apa fungsi dan peran PJT I sebagai Pengelola Sumber Daya Air, dihadirkan juga narasumber dari Kementerian PUPR. Materi ketiga ini disampaikan oleh Direktur Bina Operasi dan Pemeliharaan, Ir. Lilik Cahyadiningsih, MA. Beliau menjelaskan bahwa fungsi dan peran PJT I yang utama adalah “Pelayanan Umum” di bidang SDA. Diantaranya berupa kegiatan konservasi, pendayagunaan sumberdaya air dan pengendalian daya rusak Air. Pokok-pokok tentang tugas dan tanggung jawab perusahan kemudian dijabarkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2010 tentang Perum Jasa Tirta I. Adapun untuk dapat mengelola SDA secara terpadu, beliau juga menyampaikan pentingnya Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air atau BJPSDA yang ditarik dari pemanfaat dan tarifnya telah ditetapkan oleh Tim Evaluasi Tarif Kementerian PUPR. Disampaikan bahwa untuk dapat mengelola SDA dengan baik perusahaan perlu untuk bersinergi dengan BBWS/BWS di masing-masing sungai. Tidak lupa beliau mengingatkan agar perusahaan dapat mengoptimalkan peranan dalam hal pemberian izin penggunaan air serta bertindak selaku pengelola Sumber Daya Air.

 

Dihubungi terpisah Rabu 01 September 2021, Direktur Utama PJT I Raymond Valiant Ruritan menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh penyelenggara acara. Menurutnya sebagai bangsa Indonesia, kita semua harus bersyukur atas kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu kita. Bentuk rasa syukur ini dapat dirupakan dalam bentuk upaya menjaga amanah dan marwah sebagai negara kesatuan. Untuk itu diperlukan banyak literasi berupa apapun dalam rangka meningkatkan kompetensi kita dalam mencintai bangsa ini. Diantaranya melalui keikutsertaan kegiatan webinar ini. Harapannya, PJT I dapat terus berkontribusi dalam menjaga amanah negara serta semakin profesional dalam mengelola SDA untuk kemakmuran Indonesia.

 

———-

Departemen Humas dan Informasi Publik

Perum Jasa Tirta I

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz