Enter your keyword

Maksud & Tujuan

Perum Jasa Tirta I

Maksud didirikannya perusahaan adalah untuk menyelenggarakan pemanfaatan umum atas air dan sumbersumber air yang bermutu dan memadai bagi pemenuhan hajat hidup orang banyak, serta melaksanakan tugas-tugas tertentu yang diberikan pemerintah dalam pengelolaan daerah aliran sungai, yang meliputi antara lain perlindungan, pengembangan dan penggunaan air sungai sungai dan/ atau sumber-sumber air termasuk pemberian informasi, rekomendasi, penyuluhan, dan bimbingan.

Tujuan perusahaan adalah turut membangun ekonomi nasional dengan berperan serta melaksanakan program pembangunan nasional di dalam bidang pengelolaan air dan sumber-sumber air.

Tugas Pokok Perusahaan diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2010, PP Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sumberdaya Air, dan UU Nomor 11 Tahun 1974 tentang Pengairan. UU Nomor 11 Tahun 1974 diberlakukan kembali setelah adanya putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 85/PUU-XI/2013 yang menyatakan bahwa UU Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumberdaya Air tidak memiliki kekuatan hukum mengikat dan memberlakukan kembali UU Nomor 11 Tahun 1974.

Berdasarkan pada regulasi-regulasi tersebut, tugas pokok dan tanggung jawab Perusahaan adalah sebagai berikut:

  1. Melaksanakan pengusahaan sumberdaya air (SDA) pada wilayah-wilayah kerja yang meliputi: a. Pelayanan SDA dalam rangka pemanfaatan SDA permukaan oleh pengguna; b. Pemberian jaminan pelayanan SDA kepada pengguna melalui pelaksanaan operasi dan pemeliharaan serta pembangunan prasarana SDA yang memberikan manfaat langsung; c. Pemberian pertimbangan teknis dan saran kepada pengelola SDA yang diberikan wewenang untuk penyiapan rekomendasi teknis untuk Pengusahaan SDA.
  2. Melaksanakan sebagian tugas dan tanggung jawab Pemerintah di bidang pengelolaan SDA yang meliputi: a. Pelaksanaan operasi atas prasarana SDA yang telah diserahoperasikan kepada Perusahaan; b. Pelaksanaan pemeliharaan preventif yang meliputi pemeliharaan rutin, berkala, dan perbaikan kecil prasarana SDA yang telah diserahoperasikan kepada Perusahaan; c. Pelaksanaan pemeliharaan preventif yang meliputi pemeliharaan rutin, berkala, dan perbaikan kecil sumber air yang telah diserahoperasikan kepada Perusahaan; d. Membantu Pemerintah menjaga dan mengamankan sumber air dan prasarana SDA untuk mempertahankan kelestariannya sesuai dengan kemampuan Perusahaan; e. Pemeliharaan darurat sumber air dan prasarana SDA yang telah diserahoperasikan kepada Perusahaan sesuai dengan kemampuan Perusahaan; f. Membantu Pemerintah dalam pelaksanaan konservasi SDA dan pengendalian daya rusak air sesuai dengan kemampuan Perusahaan; g. Penggelontoran dalam rangka pemeliharaan Sungai; h. Pemantauan evaluasi kuantitas air dan evaluasi kualitas air pada sumber air yang menjadi tanggung jawab Perusahaan; i. Penyebarluasan hasil pemantauan evaluasi sebagaimana dimaksud dalam huruf h kepada pengguna SDA, masyarakat, dan pemilik kepentingan; j. Bersama pengelola SDA lainnya memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan pemberdayaan masyarakat; dan k. Pemberian pertimbangan teknis dan saran kepada pengelola SDA yang diberikan wewenang untuk penyiapan rekomendasi teknis untuk penggunaan SDA.