Enter your keyword

Kunjungan Asisten Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi II Kementerian BUMN di DJA V/2 Perum Jasa Tirta I

Info seputar Jasa Tirta 1

Kunjungan Asisten Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi II Kementerian BUMN di DJA V/2 Perum Jasa Tirta I

Kunjungan Asisten Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi II Kementerian BUMN di DJA V/2 Perum Jasa Tirta I

Pada tanggal 29 Juli 2017 Asisten Deputi Bidang Usaha Industri  Agro dan Farmasi II Kementerian BUMN, Bapak Purnomo Sinar Hadi  beserta  rombongan berkenan untuk melihat secara langsung pengelolaan sungai secara terpadu yang dilakukan oleh DJA V, Perum Jasa Tirta I di Bendung Gerak Srayu dan Bendungan Sempor. Dalam kunjungan yang dilaksanakan Rombongan sangat terkesan dengan tata kelola air dan asset-aset yang di kelola oleh Perum Jasa Tirta I (PJT I) dalam menunjang pelayanan air secara terpadu, terorganisir dan berkelanjutan  di wilayah ini. Para pihak-pihak yang hadir menyebut bahwa kegiatan pengelolaan sumberdaya terpadu yang dilaksanakan oleh PJT I agar dapat dipertahankan dan dapat menjadi model bagi bendungan-bendungan lain yang ada di Indonesia.

Acara dilanjutkan dengan diskusi yang diselenggarakan di ruang rapat Kantor DJA V/2 di Bendungan Sempor dengan tema “Pengelolaan Sumber Daya Air secara Terpadu”. Dalam diskusi dimaksud turut hadir dari pihak PJT I, Direktur II Bapak Henda Tri Retnadi, Deputi Operasional II Bapak Ulie Mospar Dewanto, Kadiv. Jasa ASA V Bapak Agung Nugroho, dan Kepala Divisi Pengembangan Wilayah dan Optimasi Aset Bapak Muhammad Lukman Chakim.

Acara dibuka dengan sambutan oleh Direktur II Bapak Henda Tri Retnadi dimana sambutannya beliau menjelaskan bahwa model pengelolaan sumberdaya air di Perum Jasa Tirta I menganut tiga pilar yaitu One River, One Plan dan One Management, untuk mencakup seluruh pengelolaan sumberdaya air yang terpadu harus menganut tiga pilar tersebut” lanjut beliau. Deputi Operasional I Bapak Ulie Mospar Dewanto bertindak sebagai pimpinan dalam kegiatan diskusi yang dilaksanakan. Dijelaskan bahwa PJT I sebagai pengelola sumberdaya air mengacu pada PP 46 dimana engelolaan insfrastruktur SDA terbagi menjadi 2 bagian yaitu pengelolaan jasa air dan jasa non air. Dari sisi pengelolaan jasa air kegiatan yang dilaksanakan PJT I adalah pengendalian banjir, irigasi, pemeliharaan debit sungai, dan layanan untuk  pemanfaat air baku, air pembangkit energi (PLTA). Dari sisi jasa non air kegiatan yang dilaksanakan perusahaan adalah pariwisata, konsultasi, pelatihan, persewaan SSP, kapal keruk, dll. Kerjasama dengan pemangku kepentingan sangatlah penting untuk mendukung pelestarian lingkungan, sehingga sumber-sumber air  tetap terjaga antara lain dengan Pemerintah Daerah, Perum Perhutani, Perusahaan Listrik Negara, sekolah, dan lembaga serta instansi tekait. Acara diskusi ditutup pada pukul 16.10 WIB dengan ramah tamah sebelum berpisah dengan Bapak Asdep beserta Rombongan pada pukul 21.30 WIB. (yl)

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz