Enter your keyword

JKPKA Akan Pecahkan Rekor Muri

Info seputar Jasa Tirta 1

JKPKA Akan Pecahkan Rekor Muri

JKPKA Akan Pecahkan Rekor Muri

Jaring-jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (JKPKA) adalah organisasi guru dan siswa yang peduli terhadap pelestarian sumber daya air. Awalnya, organisasi ini didirikan oleh guru di wilayah DAS Kali Brantas, bersama IKIP Negeri Malang (sekarang Universitas Negeri Malang) dan Perum Jasa Tirta I (PJT I) Malang pada tanggal 24 Juni 1997. Sebelumnya merupakan Himpunan Pecinta Air (HPA) dan Gabungan siswa siswi peduli dan pecinta air (GASSIPPA) di sekolah.

Jejaring yang bermula berbasis di DAS Brantas ini, dulunya hanya ada 24 SMU, namun saat ini sudah berkembang menjadi 212 sekolah yang meliputi SD, SMP, SMA, SMK, dan MA di Indonesia. Pada tahun 2017 ini, JKPKA genap berusia 20 tahun, JKPKA bersama PJT I selaku mitra kerja berencana menyelenggarakan pencatatan Rekor di Museum Rekor Indonesia (MURI) dalam kaitannya dengan kegiatan Pemantauan bersama bioassessment yang akan dilaksanakan serentak di 2 (dua) Wilayah Sungai (WS) Brantas dan Bengawan Solo baik hulu tengah maupun hilir, dilaksanakan oleh lebih dari 1.500 peserta yang merupakan Anggota JKPKA, secara bersama-sama. Sehingga diharapkan dari kegiatan ini dapat diketahui kualitas air sungai Brantas dan Bengawan Solo saat itu juga, diukur berdasarkan metode yang telah ditentukan dan secara ilmiah, mempublikasikan hasil pengukuran agar mengetahui kondisi lingkungan yang ada sehingga diharapkan mampu memberi stimulus bagi masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.

Kegiatan pencatatan Rekor ini merupakan bagian dari peringatan 20 tahun JKPKA yang mengusung tema “Better Water For Better Future” bertujuan untuk meningkatkan peran sekolah anggota JKPKA sebagai pelopor sekolah sungai, mengenalkan JKPKA dan metode Bioassessment kepada stakeholder, dan memperkuat eksistensi JKPKA dan PJT I.

Kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 22 April 2017 yang bertempat di Blitar, Tulungagung, Kediri, Jombang, Gresik, Surabaya, Madiun, Boyolali dan pusat kegiatan di Malang. Peserta kegiatan ini merupakan siswa siswi dari sekolah anggota JKPKA yang berada di DAS Brantas dan Bengawan Solo sebanyak 1.500 peserta.

Pada tanggal 18 April 2017 dilaksanakan rapat Koordinasi antara JKPKA dengan PJT I di Ruang Sidang PJT I yang dihadiri oleh Koordinator JKPKA Bapak Drs. Soetarno, MSi, beserta perwakilan dari 47 sekolah di wilayah DAS Brantas dan Bengawan Solo. Rapat koordinasi ini dipimpin oleh Deputi Teknik Perum Jasa Tirta I, Bapak Fahmi Hidayat, ST, MT. (dian_sp)

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz